: FERI ADHI ASMARA J2E
|
|
|
- Herman Tanudjaja
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 ANALISIS PERSEPSI DAN TINGKAT PENERIMAAN MASYARAKAT SEKITAR MURIA TERHADAP KEBIJAKAN PEMBANGUNAN PLTN DI JEPARA DENGAN METODE PLS (PARTIAL LEAST SQUARE) SKRIPSI Oleh : FERI ADHI ASMARA J2E PROGRAM STUDI STATISTIKA JURUSAN MATEMATIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2010
2 DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL... HALAMAN PENGESAHAN... KATA PENGANTAR... ABSTRAK... ABSTRACT... DAFTAR ISI... DAFTAR SIMBOL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR TABEL... DAFTAR LAMPIRAN... i iii v vi vii viii xiii xv xvii xix BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perumusan Masalah Batasan Masalah Tujuan Penelitian Sistematika Penulisan... 7 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Partial Least Square (PLS) Spesifikasi Model Inner Model (Model Struktural)... 12
3 Outer Model (Model Pengukuran) Weight Relation (Hubungan Bobot) Identifikasi Model Estimasi Model Algoritma PLS Tahap Algoritma PLS Tahap Evaluasi Model Evaluasi Model Pengukuran Reflektif Evaluasi Model Pengukuran Formatif Evaluasi Model Struktural Interpretasi Model Pembangkit Listrik tenaga Nuklir (PLTN) Permasalahan Energi di Indonesia Teknologi Nuklir Energi Nuklir Reaktor Nuklir Cara Kerja PLTN Pengelolaan Limbah PLTN Analisis dampak Lingkungan Evaluasi tapak PLTN... 35
4 Otoritas yang Berkaitan dengan PLTN Otoritas Dalam Negeri Otoritas Internasional Keadaan Reaktor Nuklir di Luar Negeri Potensi PLTN di Indonesia Tapak PLTN di Muria Pemilihan Teknologi Reaktor Sumber Pasokan Uranium Pro dan Kontra Terhadap PLTN Anti PLTN Pro PLTN Persepsi masyarakat Terhadap Resiko PLTN Pengaruh Media Dimensi Sosial Politik Dimensi Sosio Kultural BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian... 48
5 3.2 Jenis dan Sumber Data Populasi dan Sampel Populasi Sampel Metode Pengumpulan Data Definisi Operasional dan Identifikasi Variabel Definisi Operasional Variabel Identifikasi Variabel Model dan Hipotesis Penelitian Model Penelitian Model Struktural Model Pengukuran Hipotesis Penelitian Skala Pengukuran Data Metode Analisis Data Uji Validitas Kuesioner Uji Reliabilitas Kuesioner Model Penelitian PLS Spesifikasi Model Identifikasi Model Estimasi Parameter Evaluasi Model Interpretasi Model BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1 Pengujian Validitas dan Reliabilitas Kuesioner... 92
6 4.1.1 Validitas Kuesioner Reliabilitas Kuesioner Analisa Model Penelitian Spesifikasi Model Hubungan Bobot Model Pengukuran Model Struktural Estimasi Parameter Evaluasi Model Evaluasi Model Pengukuran Reflektif Evaluasi Model Pengukuran Formatif Evaluasi Model Struktural Evaluasi Model (Revisi Pertama) Evaluasi Model Pengukuran Reflektif Evaluasi Model Pengukuran Formatif Evaluasi Model Struktural Evaluasi Model (Revisi Kedua) Evaluasi Model Pengukuran Reflektif Evaluasi Model Pengukuran Formatif Evaluasi Model Struktural Evaluasi Model (Revisi Ketiga) Evaluasi Model Pengukuran Reflektif Evaluasi Model Pengukuran Formatif
7 Evaluasi Model Struktural Evaluasi Model (Revisi Keempat) Evaluasi Model Pengukuran Reflektif Evaluasi Model Pengukuran Formatif Evaluasi Model Struktural Evaluasi Model (Revisi Kelima) Evaluasi Model Pengukuran Reflektif Evaluasi Model Pengukuran Formatif Evaluasi Model Struktural Interpretasi Model Model Pengukuran reflektif Model Pengukuran formatif Model Struktural BAB V KESIMPULAN 5.1 Kesimpulan DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN
8 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Krisis energi di Indonesia ditandai dengan menipisnya cadangan energi fosil yang tidak dapat diperbaharui. Produksi bahan bakar primer di Indonesia naik dari tahun ke tahun, terutama digunakan untuk mencukupi kebutuhan energi listrik baik untuk kegiatan rumah tangga maupun industri. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa cadangan energi akan habis dalam waktu dekat jika tidak segera dilakukan upaya pemakaian energi alternatif. Berdasarkan kondisi tersebut maka pemerintah Indonesia berinisiatif untuk membangun PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir) karena pembangkit listrik yang sudah ada kurang mencukupi kebutuhan energi listrik di Indonesia. Hal ini seperti ditunjukan pada road map pembangunan PLTN pada lampiran (1). Gagasan pembangunan PLTN sudah ada sejak tahun Studi tapak pernah dilakukan pemerintah Indonesia bekerjasama dengan pihak Italia dan diperoleh letak PLTN pertama yang memenuhi syarat teknis di Indonesia berada di daerah Ujung Watu (Jepara). Kemudian studi tapak kedua dilakukan pada tahun 1984 bekerjasama dengan pihak Jepang dan diperoleh hasil yang sama yaitu di Ujung Watu (Jepara). Hingga saat ini gagasan tersebut belum berhasil dilaksanakan karena belum ada persetujuan dari semua pihak di dalam negeri terutama dari sebagian kelompok masyarakat yang menolak kehadiran teknologi PLTN di Indonesia. Secara garis besar, masyarakat yang menolak kehadiran PLTN dapat digolongkan menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama adalah masyarakat awam yang bagi mereka nuklir
9 menimbulkan rasa takut karena kurang faham terhadap sifat atau karakter nuklir. Yang termasuk dalam kelompok ini adalah beberapa budayawan, politikus, tokoh agama dan beberapa masyarakat umum lainnya. Kelompok kedua adalah masyarakat yang sedikit faham tentang nuklir, tetapi menyangsikan kemampuan orang Indonesia dalam mengoperasikan PLTN dengan aman. Yang termasuk dalam kelompok ini adalah beberapa LSM dan kalangan akademisi. Kelompok ketiga adalah masyarakat yang cukup faham tentang nuklir tetapi menolak kehadiran PLTN karena melihat PLTN dari kacamata berbeda sehingga memiliki argumen yang berbeda pula. Termasuk dalam kelompok ini adalah beberapa pejabat dan mantan pejabat pemerintah yang pernah berhubungan dengan masalah energi, listrik dan nuklir. Gerakan masyarakat anti nuklir menarik perhatian para insinyur, doktor, profesor, sarjana dari berbagai disiplin ilmu dan masyarakat umum yang mengetahui manfaat ilmu pengetahuan dan teknologi nuklir untuk menghimpun diri menjadi kelompok masyarakat yang pro terhadap nuklir. Dari hasil studi dinyatakan bahwa pihak yang menolak kehadiran PLTN cenderung memiliki pertimbangan yang lebih besar terhadap aspek sosio kultural, politik, ekonomi, dan lingkungan dengan sedikit pertimbangan teknis. Sedangkan pihak yang menerima PLTN sebagian besar pertimbangannya berdasarkan sisi teknis dan implementasi pembangunan semata serta dianggap kurang mengakomodasi pertimbangan sosial, kultural, ekonomi dan politik. Pro dan kontra masyarakat sekitar Muria dalam menyikapi kebijakan energi nuklir di Jepara dapat diukur dengan analisis persepsi dan tingkat penerimaan masyarakat sekitar Muria terhadap kebijakan pembangunan PLTN di Jepara dengan menggunakan metode persamaan struktural berbasis varian, PLS (Partial Least Square). Muluk (2006) yang mengutip temuan
10 Tanaka (2004) untuk kasus di Jepang, menyebutkan bahwa tingkat penerimaan masyarakat terhadap PLTN umumnya tergantung pada tiga hal : persepsi akan resiko, persepsi akan manfaat, dan tingkat kepercayaan terhadap otoritas. Penelitian ini berusaha mengungkap ketiga hal tersebut beserta faktor-faktor lain yang menjadi pembangunnya. Penelitian ini merupakan penelitian multidimensi dengan fenomena yang diamati dapat dinyatakan dalam berbagai dimensi. Proses ini memungkinkan pengujian sebuah rangkaian hubungan yang relatif rumit secara simultan. Proses penarikan kesimpulan dalam penelitian ini bersifat multidimensi dan berjenjang, sehingga membutuhkan teknik analisis yang mampu mengakomodasi penelitian multidimensi. Berbagai alat analisis untuk penelitian multidimensi telah dikenal, seperti analisis regresi berganda, analisis faktor, analisis diskriminan dan sebagainya. Namun kelemahan utama dari teknik-teknik tersebut adalah keterbatasannya yang hanya dapat menganalisis satu hubungan variabel dependen melalui beberapa variabel independen pada satu waktu. Teknik SEM (Structural Equation Model) sebagai sebuah perluasan atau kombinasi dari beberapa teknik multivariat merupakan sebuah jawaban atas keterbatasan tersebut. Teknik ini mampu menjawab penelitian yang bersifat regresif dan dimensional. Terdapat dua model persamaan struktural yang dapat diaplikasikan dalam penelitian multidimensi yaitu Covariance Based SEM (CBSEM) atau dikenal Covariance Structure Analysis (CSA) dan Variance Based atau Component Based SEM. PLS merupakan SEM berbasis component atau variance dengan metode analisis yang tidak didasarkan pada banyak asumsi. Data tidak harus berdistribusi normal multivariat, indikator dapat menggunakan skala pengukuran nominal, ordinal, interval dan rasio serta besarnya sampel tidak harus besar. PLS juga dapat digunakan untuk mengkonfirmasi teori selain untuk menjelaskan ada tidaknya hubungan antar variabel laten. Dibandingkan dengan
11 CBSEM (Covarian Based Structural Equation Model), PLS dapat menganalisis konstruk dengan indikator reflektif dan indikator formatif secara bersamaan yang tidak mungkin dijalankan oleh CBSEM. Lebih jauh lagi perhitungan algoritma PLS mampu mengestimasi model yang besar dan komplek dengan ratusan variabel laten dan ribuan indikator (Falk and Miller (1992) dalam Ghozali (2008)). Secara filosofis perbedaan antara CBSEM dengan PLS adalah apakah model persamaan struktural akan digunakan untuk pengujian teori atau untuk tujuan prediksi. Pada situasi dimana terdapat dasar teori yang kuat dan pengujian teori sebagai tujuan utama dalam penelitian, maka metode CBSEM lebih sesuai. Namun untuk tujuan prediksi pendekatan PLS lebih cocok, diasumsikan bahwa semua ukuran varian adalah berguna untuk dijelaskan. PLS dimaksudkan untuk analisis prediksi sebab akibat dalam situasi dengan kompleksitas yang tinggi dan dukungan teori yang rendah. 1.2 Perumusan Masalah Berdasarkan identifikasi masalah di atas, maka dapat disusun perumusan masalah sebagai berikut : a. Bagaimana pengaruh gerakan sosial politik (pro dan kontra terhadap PLTN) terhadap peran media dalam pembentukan persepsi masyarakat sekitar Muria berkenaan dengan manfaat dan resiko PLTN beserta pengaruhnya terhadap tingkat kepercayaan masyarakat kepada otoritas yang berkaitan dengan PLTN? b. Bagaimana pengaruh kondisi sosio kultural masyarakat sekitar Muria terhadap tingkat penerimaannya kepada kebijakan pembangunan PLTN di Jepara yang menuntut perubahan kultur masyarakat menjadi masyarakat industri? c. Bagaimana pengaruh tingkat pengetahuan masyarakat sekitar Muria tentang seluk beluk PLTN terhadap pembentukan persepsi masyarakat berkenaan dengan manfaat dan resiko
12 PLTN beserta pengaruhnya terhadap tingkat kepercayaan masyarakat kepada otoritas yang berkaitan dengan PLTN? d. Bagaimana pengaruh tingkat kenyamanan dengan kehidupan saat ini terhadap tingkat kepercayaan masyarakat kepada otoritas yang berkaitan dengan kebijakan pembangunan PLTN di Jepara? e. Faktor manakah yang paling dominan diantara faktor persepsi terhadap manfaat PLTN, persepsi terhadap resiko PLTN dan tingkat kepercayaan masyarakat sekitar Muria kepada otoritas yang berkaitan dengan PLTN dalam dinamika penerimaan dan penolakan kebijakan pembangunan PLTN di Jepara? 1.3 Batasan Masalah Adapun batasan masalah dalam penelitian ini adalah penerapan metode SEM berbasis component atau variance dengan metode Partial Least Square (PLS). Metode PLS digunakan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi dan tingkat penerimaan masyarakat sekitar Muria terhadap kebijakan pembangunan PLTN di Jepara. 1.4 Tujuan Penelitian Penelitian ini dilakukan sebagai studi kritis penerapan metode PLS (Partial Least Square) pada analisis eksplorasi persepsi dan tingkat penerimaan masyarakat sekitar Muria terhadap kebijakan pembangunan PLTN di Jepara. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : a. Membuktikan pengaruh gerakan sosial politik (pro dan kontra terhadap PLTN) terhadap pembentukan persepsi masyarakat berkenaan dengan manfaat dan resiko PLTN serta tingkat kepercayaannya kepada otoritas yang berkaitan dengan kebijakan pembangunan PLTN di Jepara.
13 b. Membuktikan pengaruh gerakan sosial politik (pro dan kontra terhadap PLTN) terhadap peran media dalam melakukan penetrasi sosial dan politik kepada masyarakat berkaitan dengan dinamika penerimaan dan penolakan kebijakan pembangunan PLTN di Jepara. c. Membuktikan pengaruh media terhadap pembentukan persepsi masyarakat berkenaan dengan manfaat dan resiko PLTN serta pengaruhnya terhadap tingkat kepercayaan masyarakat kepada otoritas yang berkaitan dengan PLTN. d. Membuktikan pengaruh kondisi sosio kultural masyarakat sekitar Muria terhadap tingkat penerimaannya kepada kebijakan pembangunan PLTN di Jepara yang menuntut perubahan kultur masyarakat menjadi masyarakat industri. e. Membuktikan pengaruh tingkat pengetahuan masyarakat tentang seluk beluk PLTN terhadap pembentukan persepsi masyarakat berkenaan dengan manfaat dan resiko PLTN serta tingkat kepercayaannya terhadap otoritas yang berkaitan dengan pembangunan PLTN di Jepara. f. Membuktikan pengaruh tingkat kenyamanan hidup masyarakat sekitar Muria dengan kondisinya saat ini terhadap tingkat kepercayaannya kepada otoritas yang berkaitan dengan pembangunan PLTN di Jepara. g. Mengidentifikasi faktor yang paling dominan mempengaruhi tingkat penerimaan masyarakat terhadap pembangunan PLTN di Jepara diantara faktor persepsi terhadap manfaat PLTN, persepsi terhadap resiko PLTN dan tingkat kepercayaan masyarakat kepada otoritas yang berkaitan dengan pembangunan PLTN. 1.5 Sistematika Penulisan BAB I merupakan PENDAHULUAN berisi tentang Latar Belakang, Perumusan Masalah, Pembatasan Masalah, Tujuan Penelitian dan Sistematika Penulisan. BAB II merupakan TEORI PENUNJANG yang mendasari dan menunjang penulisan Tugas Akhir ini,
14 berisi tentang metodologi Partial Least Square (PLS) yang meliputi tahap spesifikasi model, identifikasi model, estimasi parameter, evaluasi model dan interpretasi model. Selanjutnya diberikan materi seputar PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir). BAB III merupakan METODOLOGI PENELITIAN berisi tentang Desain Penelitian, Jenis dan Sumber Data, Populasi dan Sampel, Metode Pengumpulan Data, Definisi Operasional dan Identifikasi Variabel, Model dan Hipotesis Penelitian, Skala Pengukuran Data, dan Metode Analisis Data. BAB IV merupakan ANALISIS DAN PEMBAHASAN berisi tentang pengujian validitas dan reliabilitas kuesioner serta analisis model penelitian. BAB V merupakan KESIMPULAN berisi tentang kesimpulan dari hasil pembahasan.
SKRIPSI. Oleh : ZAENUDIN ZUHRI J2E
ANALISIS PENGARUH KUALITAS LAYANAN, KUALITAS PRODUK DAN NILAI PELANGGAN TERHADAP KEPUASAN DAN LOYALITAS NASABAH BANK SYARIAH DENGAN METODE GENERALIZED STRUCTURED COMPONENT ANALYSIS (Survei Nasabah PT.
ANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN DAN KEPUASAN KONSUMEN PADA LAYANAN
ANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN DAN KEPUASAN KONSUMEN PADA LAYANAN INTERNET SPEEDY DI KOTA SEMARANG MENGGUNAKAN PARTIAL LEAST SQUARE (PLS) TUGAS AKHIR Disusun Oleh : BELLA CYNTHIA
BAB III METODE PENELITIAN. Dalam melakukan penelitian ini penulis mengambil obyek penelitian di
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Waktu dan Tempat Penelitian Dalam melakukan penelitian ini penulis mengambil obyek penelitian di Universitas Pendidikan Indonesia. Penelitian mulai dilaksanakan pada Bulan
2 METODE. Kerangka Pemikiran
16 2 METODE Kerangka Pemikiran PTT padi merupakan suatu metode pendekatan untuk mempertahankan atau meningkatkan produktivitas padi secara berkelanjutan dan efisiensi produksi. PTT menekankan pada prinsip
BAB III DESAIN DAN METODE PENELITIAN
BAB III DESAIN DAN METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian kausal karena bertujuan untuk menguji hipotesis tentang pengaruh satu atau beberapa variabel (variabel independen)
BAB III METODE PENELITIAN. yaitu sifat-sifat, ciri-ciri, atau hal-hal yang dimiliki oleh suatu elemen. Sedangkan
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Populasi dan Sampel Penelitian Populasi adalah kumpulan dari seluruh elemen beserta karakteristiknya yang menjadi objek penyelidikan atau penelitian secara menyeluruh. Karakteristik
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Pendekatan Penelitian Mengacu pada rumusan masalah yang telah ditetapkan pada bab sebelumnya, maka penelitian ini menggunakan metode kuantitatif untuk menguji dan membuktikan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Pelaksanaan 1. Waktu Penelitian Proses penelitian ini diawali dengan kegiatan mengidentifikasi permasalahan di tempat yang akan digunakan sebagai lokasi
ANALISIS HUBUNGAN INDIKATOR KETAHANAN PANGAN TINGKAT RUMAH TANGGA DENGAN KEADAAN GIZI BALITA MENGGUNAKAN METODE GSCA
ANALISIS HUBUNGAN INDIKATOR KETAHANAN PANGAN TINGKAT RUMAH TANGGA DENGAN KEADAAN GIZI BALITA MENGGUNAKAN METODE GSCA (Studi Kasus di Kecamatan Wedarijaksa Kabupaten Pati Propinsi Jawa Tengah) SKRIPSI Disusun
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Obyek dan Subyek Penelitian Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Unit II Gamping yang merupakan salah satu instansi rumah sakit yang berada di Jl. Wates
BAB III METODE PENELITAN
BAB III METODE PENELITAN A. Obyek / Subyek Penelitian 1. Obyek Penelitian Penelitian ini akan dilakukan pada PUSKESMAS Mantrijeron, sebagai unit pelayanan jasa yang menerapkan sistem manajemen mutu ISO
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian dilakukan pada PT. First Media Production yang beralamat di
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian dilakukan pada PT. First Media Production yang beralamat di Gedung Berita Satu Plaza Lantai 5 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 Jakarta
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Waktu dan Tempat Penelitian Penyusunan skripsi yang dilakukan oleh penulis membutuhkan data-data yang relevan guna menunjang proses penelitian. Usaha untuk mengumpulkan data-data
BAB III METODE PENELITIAN. Kasihan, Tamantirto, Bantul, Yogyakarta. Akuntansi, Prodi Ilmu Ekonomi sejumlah 76 dosen.
BAB III METODE PENELITIAN A. Obyek dan Subyek Penelitian 1. Obyek Penelitian Penelitian ini dilakukan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Alamat: Jalan Lingkar Selatan,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Pendekatan deskriptif merupakan penelitian yang bertujuan untuk menjelaskan fenomena yang
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Objek penelitian ini adalah Karyawan PT Tuin Abadi. Penelitian ini diteliti dengan kuesioner tertulis secara Face to Face (tatap muka) yang akan
III. METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode
III. METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei untuk mengumpulkan data. Penelitian kuantitatif dilakukan berdasarkan ukuran
III. METODE PENELITIAN
III. METODE PENELITIAN 3.1. Kerangka Pemikiran Penelitian PT. WOM Finance merupakan salah satu perusahaan pembiayaan (finance), dimana bidang usahanya memberikan pembiayaan kepada konsumen dengan konsentrasi
BAB III METODE PENELITIAN. perumusan masalah yang teridentifikasi, pengumpulan dasar teori yang
BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Pelakasanaan 1. Waktu Penelitian Proses penelitian ini diawali dengan kegiatan mengidentifikasi permasalahan di tempat yang akan digunakan sebagai lokasi penelitian,
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini menguji pengaruh penerapan empat karakteristik SIAM yang
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Pengumpulan Data Penelitian ini menguji pengaruh penerapan empat karakteristik SIAM yang terdiri dari broad scope, aggregation, integration, timeliness, terhadap kinerja Manajer
BAB III METODE PENELITIAN. kepuasan pelanggan berbelanja di Tokopedia. Proses penelitian akan
BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian 1. Waktu Penelitian Penelitian ini tentang pengaruh keamanan dan kemudahan terhadap kepuasan pelanggan berbelanja di Tokopedia. Proses penelitian
BAB III METODE PENELITIAN. Tipe penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Uji Hipotesis (hypothesis testing). Uji
BAB III METODE PENELITIAN A. Tipe Penelitian Tipe penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Uji Hipotesis (hypothesis testing). Uji Hipotesis adalah penelitian yang bertujuan untuk menguji hipotesis
BAB IV METODE PENELITIAN. komprehensif mengenai hubungan hubungan antar variabel variabel yang
BAB IV METODE PENELITIAN 4.1 Rancangan dan Ruang Lingkup Penelitian Rancangan penelitian merupakan suatu rencana yang terstruktur dan komprehensif mengenai hubungan hubungan antar variabel variabel yang
III. METODE PENELITIAN
III. METODE PENELITIAN 3.1. Kerangka Pemikiran Penelitian Saat ini SDM berperan aktif dan menjadi salah satu faktor keberhasilan dalam pencapaian visi dan misi perusahaan. Oleh karena itu, SDM suatu perusahaan
BAB III METODE PENELITIAN. semua pengguna akhir sistem (end-user) pada Dinas Pendapatan, Pengelola
25 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Sumber Data Penelitian ini menggunakan data primer yang merupakan data penelitian yang diperoleh langsung dari sumber aslinya (Sekaran, 2003). Objek penelitian adalah
BAB III METODELOGI PENELITIAN. dan pernah melakukan pembelian produk secara online di Bukalapak.com. pusat perkantoran yang berada di Jakarta.
BAB III METODELOGI PENELITIAN A. Waktu dan tempat penelitian Penelitian ini dilakukan pada responden yang tinggal di Jakarta Selatan dan pernah melakukan pembelian produk secara online di Bukalapak.com
III. METODE PENELITIAN. meneliti pada populasi atau sampel tertentu. Teknik penentuan sampel pada
III. METODE PENELITIAN 3.1 Jenis dan Tipe Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Metode penelitian kuantitatif adalah penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan
III. METODOLOGI PENELITIAN
III. METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Kerangka Pemikiran Pengembangan karir merupakan hal yang terpenting dalam mencapai tujuan suatu organisasi, karena dengan pengembangan karir dapat menciptakan pegawai yang
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PENGGUNAAN TRANSPORTASI PRIBADI PADA MAHASISWA MENGGUNAKAN PENDEKATAN PARTIAL LEAST SQUARE
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PENGGUNAAN TRANSPORTASI PRIBADI PADA MAHASISWA MENGGUNAKAN PENDEKATAN PARTIAL LEAST SQUARE (STUDI KASUS PADA UNIVERSITAS DIPONEGORO KOTA SEMARANG) SKRIPSI
ANALISIS STRUCTURAL EQUATION MODELING (SEM) UNTUK SAMPEL KECIL DENGAN PENDEKATAN PARTIAL LEAST SQUARE (PLS)
ANALISIS STRUCTURAL EQUATION MODELING (SEM) UNTUK SAMPEL KECIL DENGAN PENDEKATAN PARTIAL LEAST SQUARE (PLS) SKRIPSI Oleh : Miftahul Ulum NIM 101810101023 JURUSAN MATEMATIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Objek/Subjek Penelitian Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa akuntansi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Islam Indonesia, dan Universitas Ahmad Dahlan.
BAB III METODE PENELITIAN
A. Waktu dan Tempat Penelitian BAB III METODE PENELITIAN Penelitian ini dilaksanakan di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jakarta Gambir Tiga, Jakarta Pusat, tempat ini sengaja dipilih karena akses
BAB III METODE PENELITIAN. Rancangan penelitian adalah rencana yang mencakup penelitian secara
28 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Rancangan Penelitian Rancangan penelitian adalah rencana yang mencakup penelitian secara menyeluruh yang akan dilakukan oleh peneliti mulai dari membuat hipotesis dan
BAB III METODE PENELITIAN. 1 kota di Provinsi D.I. Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan data realisasi
37 BAB III METODE PENELITIAN A. Subyek Penelitian Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 4 kabupaten dan 1 kota di Provinsi D.I. Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan data realisasi APBD
BAB 3 METODE PENELITIAN. yang hasil pengukuran sampelnya akan mengeneralisasikan populasi dari obyek
BAB 3 METODE PENELITIAN 1.1 Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan desain survey. Survey adalah penelitian yang hasil pengukuran sampelnya akan mengeneralisasikan populasi dari obyek yang diteliti
BAB III METODE PENELITIAN. perumusan masalah yang teridentifikasi, pengumpulan dasar teori yang
BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Pelaksanaan 1. Waktu Penelitian Pada proses penelitian ini diawali dengan kegiatan mengidentifikasi permasalahan di tempat yang akan digunakan sebagai lokasi
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Objek Penelitian Direktorat Jendral Pajak (DJP) merupakan Direktorat Jendral di bawah Kementerian Keuangan Indonesia yang mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah explanative research dengan menggunakan
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah explanative research dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Menurut Sugiyono dalam Illah (2010), penelitian menurut tingkat
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Metode penelitian kuantitatif ini digunakan dalam meneliti para karyawan di PT. Wira Saka Abadi dengan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Alur Proses Metodologi Penelitian Pada gambar dibawah ini adalah alur proses dari tahapan metodologi penelitian yang dapat dilihat pada gambar 3.1 Tahap Awal 1. Studi
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskriptif Hasil Penelitian Responden dalam penelitian ini yaitu mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara. Penyebaran kuesioner dilakukan menggunakan penyebaran secara
DAFTAR ISI HALAMAN IDENTITAS. LEMBAR PERSETUJUAN.. PERNYATAAN... KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN...
DAFTAR ISI Halaman HALAMAN IDENTITAS. LEMBAR PERSETUJUAN.. PERNYATAAN....... KATA PENGANTAR.... DAFTAR ISI.... DAFTAR TABEL.... DAFTAR GAMBAR..... DAFTAR LAMPIRAN..... INTISARI..... ABSTRACT.... i ii iii
BAB III METODE PENELITIAN. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa program S1 Akuntansi di Kota
26 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Populasi dan Sampel Populasi penelitian ini adalah mahasiswa program S1 Akuntansi di Kota Bandarlampung. Teknik pengambilan sampel menggunakan convenience sampling, yaitu
BAB III METODE PENELITIAN. Populasi (population) yaitu wilayah generalisasi yang terdiri atas sekelompok
20 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Populasi dan Sampel Penelitian 3.1.1 Populasi Penelitian Populasi (population) yaitu wilayah generalisasi yang terdiri atas sekelompok orang, kejadian atau segala sesuatu
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tahapan Penelitian Gambar 3.1 Tahapan Penelitian. 3.2 Tahap Pendahuluan Pada tahap ini hal yag dilakukan terdiri atas 3 tahapan, yaitu melakukan studi literatur, melakukan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Populasi pada penelitian ini adalah semua pimpinan di lingkungan Satuan Kerja
22 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Populasi dan sampel Populasi pada penelitian ini adalah semua pimpinan di lingkungan Satuan Kerja Pengelola Daerah (SKPD) Kota Bandarlampung. Sampel diambil dengan
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Metode yang Digunakan Jenis penelitian ini menerapkan adalah analisis asosiative karena penelitian ini dilakukan untuk mencari hubungan kausal antara variabel independen terhadap
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1. Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian survey. Selanjutnya, unit analisis dalam penelitain ini adalah individu dengan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Obyek/Subyek Penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah Karyawan Bagian Akuntansi dan Keuangan BMT Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Sekitarnya. Sedangkan responden
BAB III. METODOLOGI PENELITIAN. Populasi merupakan keseluruhan pengamatan yang menjadi perhatian penelitian.
BAB III. METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Metode Penentuan Sampel Populasi merupakan keseluruhan pengamatan yang menjadi perhatian penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai yang terlibat
BAB III METODE PENELITIAN. Efek Indonesia (BEI) periode Pemilihan sampel penelitian didasarkan
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Populasi dan Sampel Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2008-2013. Pemilihan sampel penelitian didasarkan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. yang ada di Bandar Lampung untuk mengetahui faktor-faktor yang
27 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Metodologi Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilakukan pada universitas yang ada di Bandar Lampung untuk mengetahui faktor-faktor yang
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Bintaro Jaya Sektor IV Tangerang Selatan pondok betung no. 88 bintaro jaya sektor IV Tangerang Selatan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Pelaksanaan 1. Waktu Penelitian Waktu yang dilakukan dalam penelitian ini dimulai pada bulan September hingga Januari 2016. Lokasi penulis skripsi ini
*Corresponding Author:
Periode Maret 06, Samarinda, Indonesia ISBN: 978-60-7658-- Pemodelan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kesetiaan Konsumen Dengan Metode Covariance Based Structural Equation ing (Studi Kasus: Pengaruh Kesetiaan
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA PERUSAHAAN DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN PARTIAL LEAST SQUARE
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA PERUSAHAAN DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN PARTIAL LEAST SQUARE (Studi Kasus pada PT. Telkom Indonesia Divisi Regional Jawa Tengah - DIY dan Wilayah Telekomunikasi
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) merupakan salah satu solusi terbaik untuk mengatasi krisis energi yang dihadapi Indonesia. Energi nuklir yang seringkali dicap jelek sebagai
BAB III METODE PENELITIAN. Pada dasarnya variabel penelitian adalah segala sesuatu yang berbentuk
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Variabel Penelitian dan Definisi Operasional Pada dasarnya variabel penelitian adalah segala sesuatu yang berbentuk apa saja yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari
BAB III METODE PENELITIAN. berada di Jl. M.I Ridwan Rais No. 1 Gambir Jakarta Pusat.
BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian 1. Lokasi penelitian Dalam penulisan skripsi ini, penulis melakukan penelitian hanya pada PT. PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang
BAB III METODE PENELITIAN. Dengan jumlah keseluruhan sampel kurang dari 100. Dikarenakan penelitian
BAB III METODE PENELITIAN A. Objek dan Subjek Penelitian Dalam penelitian ini yang menjadi objek penelitian adalah Bank Syaraiah Mandiri KCP Wirobrajan, Yogyakarta. Sedangkan untuk subjek penelitian adalah
BAB III METODE PENELITIAN
41 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Jenis dan Desain Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dimana data yang digunakan merupakan data sekunder yang berasal dari laporan keuangan
STRUCTURAL EQUATION MODEL PARTIAL LEAST SQUARE (SEM-PLS) DENGAN SMARTPLS
MODUL PELATIHAN STRUCTURAL EQUATION MODEL PARTIAL LEAST SQUARE (SEM-PLS) DENGAN SMARTPLS AZUAR JULIANDI Disampaikan dalam Pelatihan Dosen-Dosen Program Studi Administrasi Bisnis Universitas Sumatera Utara
ISSN: JURNAL GAUSSIAN, Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015, Halaman Online di:
ISSN: 2339-2541 JURNAL GAUSSIAN, Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015, Halaman 485-495 Online di: http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/gaussian ANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Februari 2012 dan diperkirakan akan selesai pada bulan Mei 2012. Dengan waktu penelitian tersebut diharapkan
BAB III METODE PENELITIAN. untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 2011). Populasi
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 POPULASI DAN SAMPEL Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek atau subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti
BAB III METODE PENELITIAN. Populasi pada penelitian ini adalah aparat pemerintah daerah provinsi Lampung,
28 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Sampel Penelitian Populasi pada penelitian ini adalah aparat pemerintah daerah provinsi Lampung, pengambilan sampel menggunakan cara purposive sampling, dengan sampel
BAB III METODE PENELITIAN. 1. Populasi : Perusaahaan yang terdaftar Di Bursa Efek Indonesia tahun 2015.
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah asosiatif dengan menganalisis hubungan antara suatu variabel dengan variabel yang lain. B. Populasi dan Teknik Penentuan Sampel
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Berdasarkan hipotesis yang diajukan maka selanjutnya perlu merancang penelitian untuk menguji hipotesisinya. Merancang riset berarti menentukan jenis risetnya,
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LINGKUP PENELITIAAN...13
DAFTAR ISI HALAMAN SAMPUL...i HALAMAN JUDUL...ii HALAMAN PENGESAHAN...iii HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS...iv KATA PENGANTAR...v ABSTRAK...vii DAFTAR ISI...ix DAFTAR TABEL...xii DAFTAR GAMBAR...xiii BAB
BAB 3 METODELOGI PENELITIAN. menjelaskan keadaan pada objek penelitian yaitu dengan penelitian asosiatif. Penelitian
BAB 3 METODELOGI PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Disesuaikan dengan tujuan penelitian, maka jenis penelitian yang digunakan untuk menjelaskan keadaan pada objek penelitian yaitu dengan penelitian asosiatif.
BAB III METODE PENELITIAN. Metode penelitian yang dipakai penulis dalam penelitian ini adalah metode studi
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian yang Digunakan Metode penelitian yang dipakai penulis dalam penelitian ini adalah metode studi empiris, yaitu penelitian terhadap fakta empiris yang diperoleh
ABSTRAK. Kata Kunci: Partial Least Square (PLS), citra destinasi, motivasi wisatawan, kepuasan wisatawan.
Judul : Analisis pengaruh Citra Destinasi dan Motif Berwisata Terhadap Tingkat Kepuasan Wisatawan Lanjut Usia Nama : I Made Danny Dananjaya NIM : 1108405023 Pembimbing : 1. Ir. I Putu EN Kencana, M.T 2.
BAB III METODE PENELITIAN. Dengan pengertian objek penlitian yang dikemukakan oleh Sugiyono (2012:38)
BAB III METODE PENELITIAN.1 Objek Penelitian Objek penelitian merupakan sasaran untuk mendapatkan suatu data. Dengan pengertian objek penlitian yang dikemukakan oleh Sugiyono (01:8) bahwa Objek penelitian
BAB IV DESAIN DAN METODE PENELITIAN
BAB IV DESAIN DAN METODE PENELITIAN A. JENIS PENELITIAN Jenis penelitian ini adalah penelitian kausal (sebab akibat) dan statistik deskriptif dengan metode penelitian Kuantitatif (Quantitative Research).
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1. OBJEK DAN LOKASI PENELITIAN Objek pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa aktif jurusan Akuntansi dan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang sedang dan telah mengambil
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksplanatori (explanatory research).
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian eksplanatori (explanatory research). Menurut Singarimbun dan Effendi (1995: 5) dalam Liyana (2015: 48), penelitian
BAB III METODE PENELITIAN. pendekatan kuantitatif. Menurut Sugiyono (2010), penelitian eksplanatori adalah
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian eksplanatori dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Menurut Sugiyono (2010), penelitian eksplanatori adalah penelitian
ANALISIS PENGARUH FAKTOR KEPUTUSAN KONSUMEN DENGAN STRUCTURAL EQUATION MODELING PARTIAL LEAST SQUARE
ANALISIS PENGARUH FAKTOR KEPUTUSAN KONSUMEN DENGAN STRUCTURAL EQUATION MODELING PARTIAL LEAST SQUARE Alodya Ann Gita Alfa 1), Dewi Rachmatin 2), Fitriani Agustina 3) 1), 2), 3) Departemen Pendidikan Matematika,
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Jenis Penelitian Jenis penelitian dilakukan adalah penelitian empiris. Menurut Hartono (2013), penelitian empiris adalah penelitian dilakukan dengan membangun satu atau
APLIKASI SEM PLS-PM DALAM MENGANALISIS PENGARUH KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KUALITAS LINGKUNGAN (Studi Kasus : Masyarakat Lingkungan Kauman)
APLIKASI SEM PLS-PM DALAM MENGANALISIS PENGARUH KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KUALITAS LINGKUNGAN (Studi Kasus : Masyarakat Lingkungan Kauman) SKRIPSI Oleh Lalu Teguh Adi Prakasa NIM 091810101049
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Penerapan Self Assessment System dan Kualitas Pelayanan Pajak terhadap
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian Pada bab ini akan diuraikan hasil penelitian mengenai pengaruh Penerapan Self Assessment System dan Kualitas Pelayanan Pajak terhadap Kepatuhan
ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN RESTORAN CEPAT SAJI MENGGUNAKAN METODE PARTIAL LEAST SQUARE (Studi Kasus: Burger King Bali)
E-Jurnal Matematika Vol. 4 (3), Agustus 2015, pp. 98-103 ISSN: 2303-1751 ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN RESTORAN CEPAT SAJI MENGGUNAKAN METODE PARTIAL LEAST SQUARE (Studi Kasus: Burger King Bali) Made Sanjiwani
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. karena melibatkan sejumlah variable bebas (independent variable) dan variabel
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Structural Equation Modeling (SEM) Structural Equation Modeling (SEM) merupakan teknik dengan kombinasi dari analisis jalur (path) dan analisis regresi yang memungkinkan peneliti
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Proses penelitian ini dilakukan mulai bulan September 2016 sampai Maret 2017. Penelitian dilakukan pada Universitas Mercu Buana kampus Menteng,
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. 1. Sejarah Kantor Keluarga Berencana Kota Administrasi Jakarta
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Objek Penelitian 1. Sejarah Kantor Keluarga Berencana Kota Administrasi Jakarta Barat Sejarah berdirinya kantor Keluarga Berencana dimulai dari pembentukan
BAB III METODE PENELITIAN
55 BAB III METODE PENELITIAN Metode diartikan sebagai suatu cara atau teknis yang dilakukan dalam proses penelitian. Sedangkan penelitian diartikan sebagai upaya dalam bidang ilmu pengetahuan yang dijalankan
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini berjenis explanative research menggunakan pendekatan
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Penelitian ini berjenis explanative research menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menurut tingkat penjelasannya bermaksud menjelaskan kedudukan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Tahap Awal. Tahap Analisis Variabel - variabel Penerimaan SAP. (Model UTAUT)
BAB III METODOLOGI PENELITIAN Pada sub bab ini menjelaskan tentang tahapan yang dilakukan dari proses awal sampai akhir dalam penelitian. Secara singkat tahapan penelitian dapat dilihat pada gambar 3.1
III. METODELOGI PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian komparatif (Sugiyono, 2009:99) dimana
III. METODELOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian dan Sumber Data 1. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian komparatif (Sugiyono, 2009:99) dimana penelitian ini bersifat menjelaskan
