DAMPAK SERVICE ORIENTED ARCHITECTURE TERHADAP DUNIA BISNIS DAN PENDIDIKAN
|
|
|
- Irwan Halim
- 7 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 DAMPAK SERVICE ORIENTED ARCHITECTURE TERHADAP DUNIA BISNIS DAN PENDIDIKAN Ikhsan Putra Kurniawan* *Peserta Kuliah Seminar(A) Semester Genap 2007/2008 Kelompok 255 Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia Kampus UI Depok, Jawa Barat [email protected] Abstrak Munculnya Web Services menghadirkan berbagai macam percepatan teknologi informasi dalam bidang bisnis dan pendidikan. Salah satu arsitektur terbaru yang menggunakannya adalah Service Oriented Architecture. SOA adalah arsitektur software yang membolehkan penggunaan layanan software secara loosely coupled untuk mempertemukan kebutuhan proses bisnis dan para penggunanya. Pada lingkungan SOA, sumber daya jaringan dibuat tidak tergantung pada apapun dan dapat diakses tanpa mengetahui platform tempat implementasi. Pengaruh SOA pada lingkungan bisnis dan pendidikan sangat terasa dikarenakan kebutuhan akan interaksi multiplatform dan kehandalan dari sifat loosely coupled dari SOA. Kata Kunci: SOA, Web Services, Loosely Coupled, Bisnis, Pendidikan 1. Pendahuluan Bagi kalangan bisnis atau perusahaan, untuk dapat terus bertahan diperlukan sifat adaptasi yang tinggi. Banyaknya interaksi dengan berbagai lembaga dan klien membuatnya membutuhkan suatu arsitektur software untuk sistem informasi yang membolehkan perusahaan untuk berkomunikasi dengan berbagai jenis platform yang digunakan oleh partner. Permasalahan lainnya adalah seringnya perusahaan melakukan proses outsourcing atau pencarian sumber daya untuk memenuhi kebutuhannya maupun kebutuhan klien. Proses outsourcing menuntut perusahaan memiliki arsitektur software yang mampu berkomunikasi dengan sistem lainnya. Dan harus dijamin proses outsourcing di suatu tempat tidak akan gagal dikarenakan gagalnya proses outsourcing di tempat lainnya. Hampir sejalan dengan kalangan bisnis, kaum akademisi juga memiliki kebutuhan untuk berinteraksi dengan
2 cepat, lintas platform dan melakukan pembagian kerja dengan kliennya. Misalnya lembaga pemberi hibah penelitian bagi universitas. Service Oriented Architecture sendiri didefinisikan sebagai sebuah arsitektur sofware yang membolehkan penggunaan layanan software secara loosely coupled untuk mempertemukan kebutuhan suatu proses bisnis dan para penggunanya. Berikut adalah struktur dari makalah ini. Bab 2 akan dijelaskan studi pustaka mengenai SOA. Pada awalnya dijelaskan bagaimana kebutuhan akan perusahaan untuk tetap eksis dan tangguh di dunia bisnis dan dapat dipenuhi dengan SOA. Bagian selanjutnya menjelaskan bagaimana SOA mampu menyelesaikan permasalahan yang terdapat pada kalangan bisnis di daerah pelabuhan di Genoa, Italia. Bagian selanjutnya menjelaskan bagaimana SOA dapat membantu menyelesaikan permasalahan konsep rumah cerdas yang menghubungkan banyak layanan perabotan elektronik, dimana perusahaanperusahaan perabotan rumah tangga dituntut untuk memiliki sifat loosely coupled. Selanjutnya dijelaskan bagaimana suatu perusahaan dapat mengetahui bahwa suatu mengukur kecocokan teknologi web service yang merupakan alat SOA dengan tujuan atau cita-cita perusahaan. Bagian akhir menjelaskan dampak pengaruh SOA pada dunia pendidikan yaitu lembaga keuangan untuk hibah riset terbesar di China yang melayani ribuan universitas. Bab 3 akan berisi kesimpulan makalah ini. 2. Studi Pustaka SOA memberikan dampak positif dan sangat signifikan dalam bidang bisnis dan pendidikan. SOA mampu menyelesaikan berbagai macam persoalan yang ditemui oleh dunia bisnis dan pendidikan. Pertama yang akan dibahas adalah dampak SOA pada dunia bisnis. Teknologi web services sudah semakin dipilih oleh industri dan menjadi standard baru untuk menjadikan organisasi bisa untuk melakukan transaksi dengan relasirelasinya melalui internet dalam mendukung strategi bisnisnya secara umum[1]. Gartner mendefinisikan agility sebagai kemampuan dari oganisasi untuk merasakan perubahan lingkungan dan meresponnya secara efisien dan efektif. Agility sudah dirangkul oleh filosofi manufacturing baru oleh perusahaan dalam berkompetisi di lingkungan yang tidak jelas dan tidak dapat diprediksi. Agility membutuhkan sumber daya manusia yang fleksibel, sistem manufacturing yang fleksibel, organisasi yang desentralisasi, dan hubungan luar dengan pensuply. Kesemuanya ini dapat dipenuhi oleh SOA, yaitu, fleksibilitas, sifat desentralisasi sudah dipenuhi oleh sifat loosely coupled dari SOA. Terdapat banyak bukti bahwa SOA mampu berhasil menyelesaikan permasalahan di bidang bisnis, diantaranya: (1) Implementasi SOA pada Business Community di Pelabuhan Genoa, Italia.[2] (2) Impentasi Perabotan Elektronik Rumah Tangga menggunakan SOA[3] Berikut adalah berbagai kebutuhan yang ditemui Business Community yang ada di Pelabuhan Genoa Italia: Requirements of a Business Community 1. Pervasivity, semua operator harus dapat mengkases layanan secara independen secara infrastruktur.
3 2. Interoperability, layanannya juga harus dapat mengijinkan komunikasi tidak hanya antar operator manusia tetapi juga diantara sistemnya. 3. Openness, operator harus dapat berinteraksi diantara mereka walaupun terdapat perbedaan teknologi atau organisasi yang besar. 4. Extensibility, rekanan dari BC harus dapat merubah format dan data yang dipertukarkan dengan biaya rendah. 5. Security, rekanan BC harus dapat bertukar pesan atau melakukan transaksi dengan jaminan keamanan. 6. Service Provider Independence (unbundling), operator BC tidak boleh dipaksa untuk menggunakan layanan atau jaringan tertentu atau aplikasi tertentu. SOA adalah arsitektur yang cocok untuk menyelesaikan permasalahan ini, sifatnya yang loosely coupled, menjadikan satu layanan dapat tetap berjalan walaupun layanan lainnya tidak berjalan. Standard XML yang memungkinkan interoperabilitas dan komunikasi diantara berbagai jenis platform dalam berbagai format. Implementasi SOA lainnya pada perabotan rumah tangga atau perusahaan yang menghasilkan produk rumah cerdas. Dibandingkan SOA dengan Service Centric Architecture oleh Nakamura[3]. Terdapat 3 hal yang menjadi perhatian dalam konsep rumah cerdas: a. Kehandalan dan konsentrasi beban komputasi. Nakamura[3] menemukan bahwa arsitektur SCA beban komputasinya semuanya diarahkan kepada home server. Akibatnya ketergantungan semua perlatan terhadap home server menjadi tinggi. Ketika home server mengalami crash, maka semua perabotan elektronik rumah tangga menjadi tidak berfungsi. Selain itu arsitektur ini juga menyulitkan proses efisiensi, karena untuk memperbaiki kinerja satu perabotan, maka semua perabotan akan mengalami hal yang sama, mengingat semuanya dibebankan pada home server. SOA dengan konsep loosely coupled nya mampu menyelesaikan hal ini. Tidak ada peralatan yang bergantung atau menjadi penentu kesemua peralatan. Selain itu efisiensi mudah dilakukan hanya pada perabotan yang besar beban komputasinya tanpa melakukan efisiensi pada perabotan elektronik yang tidak membutuhkannya. b. Ekstensi sistem. Produsen perabotan elektronik rumah tangga harus mulai mengadopsi kebebasan atau sifat loosely coupled jika ingin tetap eksis dan bertahan dibeli konsumen. c. Interoperability. Karena dengan arsitektur SOA pada konsep rumah cerdas sangat memungkinkan adanya penambahan atau pengurangan peralatan baru atau yang lama. Sehingga produk-produk baru dituntut agar mampu berkomunikasi dengan berbagai platform peraltan. Meskipun SOA yang sering menggunakan Web Services sebagai alatnya, belum ada metode yang dapat menguji cocok atau tidaknya Web Services terhadap tujuan atau arah perusahaan. Selama ini, para manajer perusahaan yang ingin mengimplementasikan Web Services hanya menggunakan persaan dan
4 keyakinan akan berhasil saja dalam mengimplementasikannya. Huang mengusulkan metode balanced scorecard untuk mengetahui bagaimana mengintegrasikan Web Services dengan strategi kompetitif perusahaan[4]. Ada empat perpspektif yang merupakan titik tolak evaluasi bagaimana hal ini bisa dilakukan menurut Huang[4]: 1. Perspektif pembelajaran dan inovasi. Bagaimana Web Services mampu mendukung pembelajaran yang berkelanjutan dalam inovasi. 2. Perspektif proses bisnis internal. Bagaimana Web Services mampu meningkatkan proses bisnis internal. 3. Perspektif finansial. Bagaimana Web Services mampu meningkatkan performa finansial perusahaan. 4. Perspektif pelanggan. Bagaimana Web Services mampu menigkatkan nilai perusahaan terhadap konsumen. Selain hal yang disebutkan sebelumnya, salah satu kelebihan dari SOA yang belum dibahas mendalam adalah konsep reuse. Atau menggunakan sumber daya yang sudah ada. Bagian kedua mengenai dampak SOA pada pendidikan akan menjelaskan hal ini lebih detail. Liu[5] melakukan sebuah penelitian terhadap SOA dengan mengimplementasikannya pada lembaga keuangan terbesar di China dalam melakukan proses seleksi 40ribu proposal penelitian dari universitas dan institut riset di China. Kebutuhan dari lembaga tersebut yang terberat adalah, proses pengumpulan data proposal tersebut dan penyeleksiannya dilakukan dalam rentang yang tergolong sangat sempit dibandingkan dengan lembaga lainnya di dunia. Permasalahan-permasalahan tersebut dapat disebutkan sebagai berikut: 1. Puluhan ribu dokumen yang dikumpulkan menggunakan format dan platform yang berbeda-beda. 2. Pemrosesan dokumen tersebut dilakukan oleh lembaga keuangan China, termasuk merubah format, dan menyeleksinya dalam waktu sempit. Solusi yang diusulkan Liu[5] adalah sebagai berikut: 1. Konsep reuse dan loosely coupled SOA diterapkan dengan membagibagi pekerjaan server lembaga keuangan ke berbagai server yang ada di tiap universitas. Setiap dokumen yang masuk dalam berbagai format diolah dan dipetakan dengan standard xml. 2. Setelah dokumen-dokumen tersebut diolah di berbagai server universitas, maka dokumen-dokumen yang sudah standard tersebut baru dikirim oleh server universitas ke server lembaga keuangan China. 3. Kesimpulan SOA memiliki sifat-sifat yang istimewa yang dapat menyelesaikan berbagai persoalan bisnis dan pendidikan. Sifat-sifat tersebut adalah loosely coupled dan konsep reuse serta interoperability. Loosely coupled memungkinkan setiap layanan yang ada tetap bisa berajalan dengan baik, meskipun layanan lainnya tidak berjalan dengan baik. Reuse memungkinkan adanya pembagian kerja atau desentralisasi beban dari berbagai layanan yang ada. Interoperability memungkinkan layanan menjamin dan menjadikan bisa berbagai jenis platform dan standard
5 dokumen ataupun sistem saling berkomunikasi dengan baik. 4. Daftar Pustaka [1] Zhao, J.L., Tanniru, M., & Zhang, L.J.(2007). Services computing as the foundation of enterprise agility: Overview of recent advances and introduction to the special issue, Information Systems Frontiers volume 9, Maret 2007, hal 1-8. [2] Baglietto, P., Maresca, M., Parodi, A., & Zingirian, N.(2002), Deployment of Service Oriented Architecture for Business Community, Enterprise Distributed Object Computing Conference (EDOC 02). [3] Nakamura, M., Igaki, H., Tamada, H., & Matsumoto, K.(2004), Implementing Integrated Services of Networked Home Appliances Using Service Oriented Architecture, ICSOC 04, November 15-19, 2004, New York, New York, USA, Copyright 2004 ACM. [4] Huang, C.D., & Hu, Q.(2004), Integrating Web Services with Competitive Strategies: The Balanced Scorecard Approach, CAIS volume 13, hal [5] Liu, O., & Ma, J.(2004), E- Document Management based on web services and xml, CAIS volume 14, hal
E-DOCUMENT MANAGEMENT BASED ON WEB SERVICES AND XML
Diringkas oleh : Kelompok 255 Anggota Kelompok : Ikhsan Putra Kurniawan - 1204000432 Mata Kuliah : Kelas Seminar (IKI140991) Semester : Genap 2007/2008 Ringkasan Jurnal : E-Document Mangement berdasarkan
BAB I PENDAHULUAN. Dewasa ini penggunaan komputasi awan atau Cloud Computing
BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Dewasa ini penggunaan komputasi awan atau Cloud Computing berkembang dengan signifikan. Perusahaan-perusahaan besar yang berorientasi terhadap penggunaan teknologi
BAB I PENDAHULUAN. I.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, aplikasi dan platform yang digunakan oleh departemen-departemen dan unit pendukung pada perguruan tinggi menjadi beragam.
Implementasi Service-Oriented Architecture dengan Web Service untuk Aplikasi Informasi Akademik
1 Implementasi Service-Oriented Architecture dengan Web Service untuk Aplikasi Informasi Akademik F Kapojos, H.F. Wowor, A.M. Rumagit, A.P.R Wowor. Abstrak Service Oriented Architecture (SOA) suatu teknologi
Arsitektur Web Service Web service memiliki tiga entitas dalam arsitekturnya, yaitu: 1. Service Requester (peminta layanan)
1. Pengenalan Web Service Definisi Web Service Web service adalah suatu sistem perangkat lunak yang dirancang untuk mendukung interoperabilitas dan interaksi antar sistem pada suatu jaringan. Web service
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang dan Permasalahan
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang dan Permasalahan e-gov merupakan suatu konsep penyelenggaraan pemerintahan yang memfokuskan pada kepentingan warga negara terkait untuk pemberian layanan dan administrasi
WEB SERVICE Pembayaran Uang Kuliah Online. dengan PHP dan SOAP WSDL. Roki Aditama CV. LOKOMEDIA
WEB SERVICE Pembayaran Uang Kuliah Online dengan PHP dan SOAP WSDL Roki Aditama CV. LOKOMEDIA WEB SERVICE Pembayaran Uang Kuliah Online dgn PHP dan SOAP WSDL Perpustakaan Nasional : Katalog Dalam Terbitan
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Saat ini perkembangan dan perubahan bisnis terjadi begitu cepat dan tidak dapat diprediksi sehingga banyak perusahan besar ataupun organisasi seringkali berubah untuk
Web Services merupakan salah satu bentuk implementasi dari arsitektur model aplikasi N-Tier yang berorientasi layanan. Perbedaan Web Services dengan
Overview Web Service (sebagai software) adalah sebuah sistem didesain untuk mendukung mesin interoperabilitas untuk berinteraksi dalam jaringan. Seringnya Web service hanya berupa application programming
BAB 1 Service Oriented Architecture 1.1 Evolusi SOA
BAB 1 Service Oriented Architecture 1.1 Evolusi SOA Dengan melakukan penelusuran evolusi pola-pola integrasi, maka dapat ditunjukkan bahwa SOA merupakan teknik integrasi yang dibangun berdasarkan teknologi
INTEGRASI SISTEM INFORMASI RUMAH SAKIT BERBASIS PENERAPAN SOA
Media Informatika Vol. 11 No. 1 (2012) INTEGRASI SISTEM INFORMASI RUMAH SAKIT BERBASIS PENERAPAN SOA Ana Hadiana Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer LIKMI Jl. Ir. H. Juanda no. 96 Bandung
PENGGUNAAN PARADIGMA SOA (SERVICE ORIENTED ARCHITECTURE) UNTUK MEREALISASIKAN INTEROPERABILITAS DAN INTEGRITAS SISTEM INFORMASI.
Media Informatika Vol. 11 No. 1 (2012) PENGGUNAAN PARADIGMA SOA (SERVICE ORIENTED ARCHITECTURE) UNTUK MEREALISASIKAN INTEROPERABILITAS DAN INTEGRITAS SISTEM INFORMASI Rini Astuti Sekolah Tinggi Manajemen
I. SISTEM BISNIS ENTERPRISE
Manajemen & SIM 2 Bisnis Elektronik Hal. 1 SISTEM BISNIS ELEKTRONIK Definisi Bisnis Elektronik Saat ini dunia perdagangan tidak lagi dibatasi dengan ruang dan waktu. Mobilitas manusia yang tinggi menuntut
BAB 1 PENDAHULUAN. yang bermanfaat guna mendukung pengambilan keputusan secara tepat dan
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kemajuan teknologi yang pesat khususnya di bidang teknologi komunikasi dan informasi membawa perubahan yang besar di berbagai bidang kehidupan. Dalam kemajuan teknologi,
WEB SERVICES. Sistem terdistribusi week 12
WEB SERVICES Sistem terdistribusi week 12 Outline Kegunaan web service Sejarah bahasa pemrograman Perusahaan pengusul web service Arsitektur web service Keuntungan & kekurangan wes service Kegunaan web
RESUME BUKU MANAGEMENT INFORMATION SYSTEM 10/e CHAPTER 14: ENTERPRISE AND GLOBAL MANAGEMENT OF INFORMATION TECHNOLOGY
RESUME BUKU MANAGEMENT INFORMATION SYSTEM 10/e CHAPTER 14: ENTERPRISE AND GLOBAL MANAGEMENT OF INFORMATION TECHNOLOGY TUGAS MATA KULIAH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN TAKE HOME TEST NOMOR 4 CAHYO DWI SULISTIYO
SERVICE ORIENTED ARCHITECTURE (SOA)
Implemented using Web Services SERVICE ORIENTED ARCHITECTURE (SOA) Oleh: Ahmad Syauqi Ahsan 1 TUJUAN Mengerti konsep dasar dari Service Oriented Architecture (SOA). Memahami manfaat SOA. Mengerti kapan
MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA
SALINAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 62 TAHUN 2017 TENTANG TATA KELOLA TEKNOLOGI
Firewall & WEB SERVICE
Firewall & WEB SERVICE Definisi Firewall Umumnya ditempatkan pada batas network untuk membangun batas pinggir keamanan (security). Firewall digunakan untuk melindungi internal network dari eksternal yang
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Seiring dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi yang ada,
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi yang ada, khususnya di dalam dunia teknik informatika, penting bagi pelaku industri yang berkecimpung di dunia
GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP)
Mata Kuliah : Pemodelan Bobot Mata Kuliah : 3 Sks GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) Deskripsi Mata Kuliah : Unified Modelling Language; Use Case Diagram; Class Diagram dan Object Diagram; Activity
IMPLEMENTASI TATA KELOLA SOA DALAM PROYEK PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK SEBAGAI SOLUSI PERUSAHAAN YANG DITERAPKAN DI PT. XYZ
IMPLEMENTASI TATA KELOLA SOA DALAM PROYEK PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK SEBAGAI SOLUSI PERUSAHAAN YANG DITERAPKAN DI PT. XYZ Case Study RYAN RAHMANSYAH 1212400075 Program Pasca Sarjana Ilmu Komputer PROGRAM
PENERAPAN SOA SEBAGAI ALTERNATIF PENGINTEGRASIAN MULTI SISTEM INFORMASI
Media Informatika Vol. 9 No. 1 (2010) PENERAPAN SOA SEBAGAI ALTERNATIF PENGINTEGRASIAN MULTI SISTEM INFORMASI Ana Hadiana Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer LIKMI Jl. Ir. H. Juanda 96 Bandung
BAB III LANDASAN TEORI. Commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Konsep Dasar E-Commerce Electronic Commerce (e-commerce) adalah proses pembelian, penjualan atau pertukaran produk, jasa dan informasi melalui jaringan komputer. e- Commerce
BAB 1 Pendahuluan. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Kecepatan proses transaksi menjadi sebuah standar bagi sebuah perusahaan dalam memenuhi kebutuhan konsumen. Proses transaksi menjadi sebuah kelemahan ketika proses
Pengantar Teknologi Informasi
FTI 209 Konsep Teknologi (2 sks) Pengantar Teknologi Informasi Ir. Sihar, M.T. Program studi Teknik Informatika Fak. Teknologi Informasi Bandung 2011 Daftar Pustaka Cyganski, D., Orr, J.A. Information
1. Komunikasi, E-Commerce merupakan pengiriman informasi, produk/layanan,atau sarana elektronik lainnya.
Sejarah E-Commerce Penerapan Electronic Commerce bermula diawal tahun 1970-an, dengan adanya Electronic Found Transfer(EFT). Saat itu, tingkat aplikasinya masih terbatas pada perusahaan besar, lembaga
BAB II LANDASAN TEORI. Basis Data Terdistribusi didefinisikan sebagai sebuah collection of multiple,
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Basis Data Terdistribusi Basis Data Terdistribusi didefinisikan sebagai sebuah collection of multiple, database yang saling berkaitan secara logik yang didistribusikan melalui
INTEGRASI ARSITEKTUR DAN MANAJEMEN LAYANAN TI UNTUK PENCAPAIAN FLEKSIBILITAS TEKNOLOGI INFORMASI PADA ORGANISASI
INTEGRASI ARSITEKTUR DAN MANAJEMEN LAYANAN TI UNTUK PENCAPAIAN FLEKSIBILITAS TEKNOLOGI INFORMASI PADA ORGANISASI A r a d e a Teknik Informatika Fakultas Teknik Universitas Siliwangi Jl. Siliwangi no.24
Implementasi Services Oriented Architecture (SOA) Dalam Sistem Transaksi Perbankan di Perguruan Tinggi Studi Kasus: Universitas Padjadjaran
Implementasi Services Oriented Architecture (SOA) Dalam Sistem Transaksi Perbankan di Perguruan Tinggi Studi Kasus: Universitas Padjadjaran Arif Firmansyah Development Center of Information System and
BAB I. Pendahuluan. dan sebagai penunjang dalam pengembangan pasar, meningkatkan efisiensi, dapat
BAB I Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Masalah e-commerce merupakan kebutuhan esensial saat ini dalam dunia bisnis global, dan sebagai penunjang dalam pengembangan pasar, meningkatkan efisiensi, dapat menekan
Bab 2. Pembahasan. Definisi Outsourcing
Bab1. Pendahuluan Dengan terus berkembangnya teknologi informasi maka berkembangnya pula sistem informasi itu. Saat ini sistem informasi sudah banyak digunakan oleh perusahaanperusahaan karena dengan adanya
BAB I PENDAHULUAN. pengambil keputusan. Data Warehouse sebagai sarana pengambilan keputusan, merupakan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah 1 Dalam menentukan dan mengambil suatu keputusan pada suatu perusahaan atau instansi diperlukan data-data yang diolah menjadi suatu informasi yang berguna bagi
WEB-BASED INTERPRISE sebagai SOLUSI BISNIS
WEB-BASED INTERPRISE sebagai SOLUSI BISNIS Latar Belakang Dengan lingkungan sistem informasi yang semakin terdistribusi dan heterogen akan sangat dibutuhkan pola manajemen system yang secara konsisten
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Saat ini telekomunikasi sangatlah penting untuk medukung kehidupan sehari hari. Industri yang maju tidak luput oleh adanya teknologi telekomunikasi yang baik, dengan
KOLABORASI INFORMASI UNTUK MENDUKUNG INTEGRASI SISTEM INFORMASI. Abstrak
KOLABORASI INFORMASI UNTUK MENDUKUNG INTEGRASI SISTEM INFORMASI SATRIYO ADHY Program Studi Teknik Informatika Jurusan Matematika Fakultas MIPA Universitas Diponegoro Semarang [email protected] Abstrak
Siklus Adopsi & Model Operasi e-bisnis
Siklus Adopsi & Model Operasi e-bisnis Untuk memaksimalkan laba dari investasi infrastruktur e-bisnis, perlu pemahaman tentang bagaimana perusahaan dalam menerapkan e-bisnis. Penelitian menunjukkan bahwa
SILABUS. 1 PENGENALAN ELECTRONIC COMMERCE (E- COMMERCE) 2 MANFAAT, TANTANGAN E-COMMERCE & KLASIFIKASI MODEL BISNIS E COMMERCE
SILABUS. 1 PENGENALAN ELECTRONIC COMMERCE (E- COMMERCE) 2 MANFAAT, TANTANGAN E-COMMERCE & KLASIFIKASI MODEL BISNIS E COMMERCE KONTRAK PERKULIAHAN Pertemuan 1-6 dilakukan dengan penyampaian materi kepada
PEMANFAATAN DAN PELUANG KOMPUTASI AWAN PADA SEKTOR BISNIS DAN PERDAGANGAN
PEMANFAATAN DAN PELUANG KOMPUTASI AWAN PADA SEKTOR BISNIS DAN PERDAGANGAN Oleh : EKA PUTRA MAHARDIKA P, ST, MTI Dosen Manajemen Informatika Universitas Suryadarma ABSTRAK Model komputasi telah berkembang
Pengantar. Sekilas E-Bisnis. Fungsi E-Bisnis. Komponen-komponen E-Bisnis. Hubungan E-Bisnis dengan E-Commerce
Pengantar Sekilas E-Bisnis E-bisnis menghubungkan semua karyawan, pelanggan, pemasok, dan stakeholders lainnya tanpa pandang wilayah geografis. E-bisnis pakai standar data elektronik umum dan otomatisasi
SISTEM KEAMANAN DATA PADA WEB SERVICE MENGGUNAKAN XML ENCRYPTION
SISTEM KEAMANAN DATA PADA WEB SERVICE MENGGUNAKAN XML ENCRYPTION Ari Muzakir Teknik Informatika Universitas Bina Darma Palembang Jl. A. Yani No. 12 Palembang email : [email protected] Abstrak Web service
SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)
SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) Nama Mata Kuliah : Pemodelan Kode Mata Kuliah : TI 015 Bobot Kredit : 3 SKS Semester Penempatan : III Kedudukan Mata Kuliah : Mata Kuliah Keilmuan dan Keterampilan Mata Kuliah
TUGAS INDIVIDU Sistem Informasi Manajemen PERBANDINGAN IMPLEMENTASI OUT SOURCING, INSOURCING DAN CO- SOURCING DAN DALAM PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI
TUGAS INDIVIDU Sistem Informasi Manajemen PERBANDINGAN IMPLEMENTASI OUT SOURCING, INSOURCING DAN CO- SOURCING DAN DALAM PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI Oleh : Luckhy Natalia Anastasye Lotte P.056091571.44
Silabus. 1 Pengenalan Electronic Commerce (E-Commerce) 2 Manfaat, Tantangan E-Commerce & Klasifikasi Model Bisnis E Commerce
KONTRAK PERKULIAHAN Pertemuan 1-6 dilakukan dengan penyampaian materi kepada mahasiswa Pertemuan 7 diadakan QUIZ / review materi Pertemuan 8 diadakan UTS dimana materi diambil dari pertemuan 1-6 Setelah
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PARIWISATA INDONESIA BERBASIS WEB SERVICES
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PARIWISATA INDONESIA BERBASIS WEB SERVICES Abstrak Agus Hariyanto 1) 1) Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Jember Jl. Mastrip Po Box 164 Jember Telp (0331)-333532
BAB I PENDAHULUAN. khususnya di area perkotaan, sebagai tanggapan terhadap gaya hidup modern dengan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Restaurant adalah salah satu industri di dunia yang berkembang dengan cepat, khususnya di area perkotaan, sebagai tanggapan terhadap gaya hidup modern dengan fleksibilitas
BAB I PENDAHULUAN. I.1. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) bidang II Kota Bandung adalah salah satu bagian dari BPPT Kota Bandung yang melayani proses penerbitan perizinan meliputi
SISTEM BISNIS ELEKTRONIK
SISTEM BISNIS ELEKTRONIK Saat ini dunia perdagangan tidak lagi dibatasi dengan ruang dan waktu. Mobilitas manusia yang tinggi menuntut dunia perdagangan mampu menyediakan layanan jasa dan barang dengan
Analisis dan Perancangan Aplikasi Smartphone untuk Penyebaran Informasi Akademik Kepada Mahasiswa
Analisis dan Perancangan Aplikasi Smartphone untuk Penyebaran Informasi Akademik Kepada Mahasiswa 1 Satriyo Adhy dan 2 Panji Wisnu W Program Studi Teknik Informatika FSM Universitas Diponegoro Semarang
BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Persaingan yang semakin kompetitif dalam dunia pendidikan terutama bagi Akademi yang dikelola oleh masyarakat (Swasta), menuntut pihak pengelola untuk mengembangkan
Developing information systems and technology to support business strategy
product profile Developing information systems and technology to support business strategy Penggunaan teknologi informasi dalam bisnis telah berkembang dari fungsinya yang hanya sebagai media pertukaran
BAB I PENDAHULUAN. I.1 Latar Belakang Permasalahan
13 BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Permasalahan Teknologi informasi mempunyai pengaruh yang besar dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat karena sudah merupakan bagian dari kehidupan masyarakat.
10 Teknologi yang Akan Tren di Tahun 2017
10 Teknologi yang Akan Tren di Tahun 2017 Tren Teknologi Industri 2017 1. AI dan Advanced Machine Learning Machine Learning adalah cabang lanjutan Artificial Intelligent (AI), yang mencakup sistem lebih
Nama : - Kartika Rahel - Mayke - Rinaras - Radhika Frisdela
Nama : - Kartika Rahel - Mayke - Rinaras - Radhika Frisdela Review Question BAB 1 No.1-17 1. Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan perencanaan sumber daya perusahaan yaitu sebuah sistem informasi
Arsitektur Aplikasi Web
Web Engineering 2010 Arsitektur Aplikasi Web Husni [email protected] Husni.trunojoyo.ac.id Komputasi.wordpress.com Outline Pendahuluan Metode dan Pendekatan Seluk beluk Arsitektur Web Komponen dasar
BAB I PENDAHULUAN. baik internal maupun eksternal untuk melakukan inovasi dalam. mengembangkan produk dan servisnya. Bank diharapkan dapat merespons
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Industri perbankan Indonesia saat ini sedang menghadapi tekanantekanan baik internal maupun eksternal untuk melakukan inovasi dalam mengembangkan produk dan servisnya.
IT Infrastructure and Emerging Technologies
Chapter 5 IT Infrastructure and Emerging Technologies 5.1 2007 by Prentice Hall LEARNING OBJECTIVES Tentukan infrastruktur TI dan menjelaskan komponenkomponennya. Mengidentifikasi dan menggambarkan tahapan
PROPOSAL. Hudi Kusuma Bharata /14/2009
PROPOSAL Pengembangan Framework Aplikasi berbasis SOA (Service-Oriented Architecture) untuk Integrasi Aplikasi-2 Bisnis di PT XYZ Hudi Kusuma Bharata - 341208719 11/14/2009 Abstraksi: Membuat framework
Rancang Bangun Aplikasi Cash Bank dan Sales dengan Service Oriented Architecture pada Platform Java
Rancang Bangun Aplikasi Cash Bank dan Sales dengan Service Oriented Architecture pada Platform Java Riyanarto Sarno 1, Dwi Sunaryono 2, Gita Ventyana 3 1,2,3 Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi
Adi Heru Utomo Jurusan Teknologi Informasi, Politeknik Negeri Jember Jalan Mastrip Kotak Pos 164 Jember
Sistem Monitoring dan Evaluasi pada Moodle untuk kegiatan E-learning pada Program S-2 Pascasarjana Fakultas Teknologi Informasi Jurusan Teknik Informatika Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya Adi
E-Business Infrastructure
E-Business Infrastructure Layanan aplikasi/layanan e-bisnis CRM, SCM, Data Mining, CMS Lapisan Perangkat Lunak Sistem Perangkat lunak web browser, web server, jaringan dan DBMS Lapisan Transpor/Jaringan
Jurnal Ilmiah INOVASI, Vol.14 No.2 Hal , Mei-Agustus 2014, ISSN
ANALISIS KINERJA KOMPUTASI TERDISTRIBUSI DENGAN PLATFORM WEB SERVICE MENGGUNAKAN METODE REST REPRESENTATIONAL STATE TRANSFER Oleh : Yogiswara *) ABSTRAK Teknologi Komputasi terdistribusi seperti Common
TOPIK PENELITIAN MAHASISWA PRODI S-1 SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS U'BUDIYAH INDONESIA TAHUN AJARAN 2015/2016
TOPIK PENELITIAN MAHASISWA PRODI S-1 SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS U'BUDIYAH INDONESIA TAHUN AJARAN 2015/2016 Bidang Ilmu : Sistem Informasi NO TOPIK PENELITIAN SUB TOPIK Arsitektur, Dukungan layanan Algortitma
Distributed System. Number One Introduction. Genap 2011/2012. Dahlia Widhyaestoeti, S.Kom
Distributed System Genap 2011/2012 Number One Introduction Dahlia Widhyaestoeti, S.Kom Number One Introduction Matakuliah SKS Dosen Hari Email Blog : Distributed System :3 : Dahlia Widhyaestoeti, S.Kom
Web Service Security
Web Service Security Yosalia Sitompul Nim. 110155201076 Jln.kijang lama, no.33, tanjungpinang, Kepri 29123, Indonesia E-mail : [email protected] Mahasiswa Program S1 Teknik Informatika, FT, UMRAH
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Studio Tugas Akhir (TA) merupakan bagian di Program Studi S1 Ilmu Komputer FMIPA USU yang berperan dalam proses administrasi tugas akhir mahasiswa. Studio TA menangani
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN INFRASTRUKTUR TI DAN TEKNOLOGI BARU
Fakultas Ekonomi Universitas Budi Luhur SISTEM INFORMASI MANAJEMEN INFRASTRUKTUR TI DAN TEKNOLOGI BARU 1 INFRASTRUKTUR TI Infrastruktur TI terdiri atas sekumpulan perangkat dan aplikasi piranti lunak yang
Implementasi Services Oriented Architecture (SOA) dalam Sistem Transaksi Perbankan di Perguruan Tinggi Studi Kasus : Universitas Padjadjaran
Implementasi Services Oriented Architecture (SOA) dalam Sistem Transaksi Perbankan di Perguruan Tinggi Studi Kasus : Universitas Padjadjaran Arif Firmansyah S.Si, MT. Development Center of Information
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Dewasa ini, kebutuhan rumah tangga semakin meningkat, disertai dengan gaya hidup masyarakat yang semakin konsumtif, menyebabkan pengeluaran menjadi semakin
BAB I PENDAHULUAN. Pemanfaatan komputasi berbasis internet (cloud computing) mengalami
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pemanfaatan komputasi berbasis internet (cloud computing) mengalami perkembangan yang pesat. Kemunculan beberapa perusahaan teknologi informasi seperti Google, Amazone
PERBEDAAN INSOURCING DAN OUTSOURCING DALAM PENGEMBANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI
Mata Kuliah : Sistem Informasi Manajemen Penyerahan : 25 September 2013 Dosen : Dr. Ir. Arif Imam Suroso, MSc(CS) Batas Penyerahan : 4 Oktober 2013 PERBEDAAN INSOURCING DAN OUTSOURCING DALAM PENGEMBANGAN
Capaian Pembelajaran
Capaian Pembelajaran Mata kuliah : E-Commerce Semester : VI Jurusan : Manajemen Informatika Sks : 3 sks CAPAIAN PEMBELAJARAN : Mahasiswa memiliki pengetahuan dan wawasan bisnis yang dilakukan secara elektronik,
BAB 1 PENDAHULUAN. bisnis, teknologi dan gaya hidup manusia saat ini. Teknologi-teknologi baru di bidang
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Telekomunikasi dan jaringan komputer telah berdampak sangat luas dalam bisnis, teknologi dan gaya hidup manusia saat ini. Teknologi-teknologi baru di bidang telekomunikasi
BAB 2 DASAR TEORI. 2.1 Service Oriented Architecture (SOA) Konsep Service Oriented 2-1
BAB 2 DASAR TEORI 2.1 Service Oriented Architecture (SOA) Saat berbicara mengenai SOA, maka terlebih dahulu harus dilakukan pembahasan mengenai services. Services adalah sebuah fungsi yang terdefinisi
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dunia bisnis dewasa ini mengalami tekanan-tekanan yang sangat berat. Persaingan bisnis yang semakin ketat membuat perusahaan bisnis meningkatkan atau bahkan mengubah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Perkembangan dunia menuju era globalisasi memungkinkan kegiatan perekonomian berkembangan sedemikian rupa sehingga melewati batas-batas wilayah dan antar
SAP Sistem Informasi Manajemen 2 Jurusan SI Halaman - 1 dari 5
SATUAN ACARA PERKULIAHAN Mata Kuliah : MANAJEMEN DAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN 2(SIM 2)* Fakultas : Ilmu Komputer Jurusan : S1 Sistem Kode MK : ATA 2007/ 2008 PERTEMUAN POKOK BAHASAN & TIU SUB POKOK BAHASAN
BAB 1 PENDAHULUAN. lebih cepat dan murah tentunya menuntut para pemberi informasi untuk memiliki
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi informasi yang semakin hari semakin pesat berdampak pada perilaku informasi kebanyakan orang, kebutuhan informasi yang lebih cepat dan murah
B. Dasar CRM. C. Arsitektur CRM
A. Pemahaman CRM CRM merupakan sebuah pendekatan baru dalam mengelola hubungan korporasi dan pelanggan pada level bisnis sehingga dapat memaksimumkan komunikasi, pemasaran melalui pengelolaan berbagai
STRATEGI INTEGRASI DATA MELALUI KONSEP INTEROPERABILITAS SISTEM ELEKTRONIK
STRATEGI INTEGRASI DATA MELALUI KONSEP INTEROPERABILITAS SISTEM ELEKTRONIK BANDUNG, 15 NOVEMBER 2017 DIREKTORAT E GOVERNMENT DITJEN. APLIKASI INFORMATIKA KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA PENGARUH
BAB 1 PENDAHULUAN. Seiring dengan perkembangan jaman, teknologi juga mengalami. perkembangan yang pesat terutama dalam bidang teknologi informasi dan
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring dengan perkembangan jaman, teknologi juga mengalami perkembangan yang pesat terutama dalam bidang teknologi informasi dan telekomunikasi. Inovasi pada bidang
PENJURIAN ONLINE BERBASIS WEB SERVICE
PENJURIAN ONLINE BERBASIS WEB SERVICE Dwi Sunaryono 1, Wahyu Suadi 2, I Made Krisna Widhiastra 3 1,2,3 Fakultas Teknologi Informasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, 60111 E-mail : [email protected],
10 Teknologi yang Akan Tren di Tahun 2017
10 Teknologi yang Akan Tren di Tahun 2017 Tren Teknologi Industri 2017 1. AI dan Advanced Machine Learning Machine Learning adalah cabang lanjutan Artificial Intelligent (AI), yang mencakup sistem lebih
BAB II KAJIAN PUSTAKA. tablet layar sentuh (touchscreen) yang berbasis Linux. Seiring perkembangannya
BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Android Android merupakan sebuah sistem operasi telepone seluler dan komputer tablet layar sentuh (touchscreen) yang berbasis Linux. Seiring perkembangannya Android berubah menjadi
SISTEM INFORMASI INFRASTRUKTUR DAN ARSITEKTUR
SISTEM INFORMASI INFRASTRUKTUR DAN ARSITEKTUR Infrastruktur informasi terdiri dari fasilitas fisik, jasa, dan manajemen yang mendukung semua sumber daya komputasi secara bersama dalam suatu organisasi.
BAB I PENDAHULUAN. Masalah-masalah baru yang kompleks timbul dengan tiada henti-hentinya
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah-masalah baru yang kompleks timbul dengan tiada henti-hentinya dalam suatu organisasi. Metode pemecahan masalah yang dimasa lalu untuk dapat menyajikan informasi
PENERAPAN CLOUD COMPUTING PADA WEBSITE PEMESANAN KAMAR KOST DENGAN MODEL LAYANAN SOFTWARE AS A SERVICE
PENERAPAN CLOUD COMPUTING PADA WEBSITE PEMESANAN KAMAR KOST DENGAN MODEL LAYANAN SOFTWARE AS A SERVICE Anggit Dwi Hartanto 1), Fitria Utami 2) 1,2) Teknik Informatika STMIK AMIKOM Yogyakarta email : [email protected]
MODEL DESAIN BPEL UNTUK KOMPOSISI WEB SERVICE DALAM OPEN ESB
MODEL DESAIN BPEL UNTUK KOMPOSISI WEB SERVICE DALAM OPEN ESB 1 Ricky Eka Putra1, Bayu Adhi Nugroho2 Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Informasi, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2 Teknik Informatika,
RESUME BUKU MANAGEMENT INFORMATION SYSTEMS 10/E (O BRIEN/MARAKAS) CHAPTER 14: ENTERPRISE AND GLOBAL MANAGEMENT OF INFORMATION TECHNOLOGY
Tugas : Take Home Ujian Akhir Triwulan Mata Kuliah : Sistem Informasi Manajemen Dosen : Dr. Ir. Arif Imam Suroso, M.Sc RESUME BUKU MANAGEMENT INFORMATION SYSTEMS 10/E (O BRIEN/MARAKAS) CHAPTER 14: ENTERPRISE
14. ENTERPRISE AND GLOBAL MANAGEMENT OF INFORMATION TECHNOLOGY (Summary) Oleh: Gustiyan Taufik Mahardika P
14. ENTERPRISE AND GLOBAL MANAGEMENT OF INFORMATION TECHNOLOGY (Summary) Oleh: Gustiyan Taufik Mahardika P056111501.48 BAGIAN I. MENGELOLA TEKNOLOGI INFORMASI SI (Sistem Informasi) dan TI (Teknologi Informasi)
RANCANG BANGUN PERANGKAT LUNAK APLIKASI PELAYANAN KESEHATAN BERBASIS SERVICE-ORIENTED ARCHITECTURE
RANCANG BANGUN PERANGKAT LUNAK APLIKASI PELAYANAN KESEHATAN BERBASIS SERVICE-ORIENTED ARCHITECTURE Sarwosri 1, Farah Naja 2 1,2 Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Informasi, Institut Teknologi
6/26/2011. Kebutuhan perusahaan untuk mengimplementasikan BI cukup besar. BI dengan data analysis toolnya merupakan
Aplikasi e business yang berfungsi untuk mengubah data data dalam perusahaan (data operasional, transaksional, dll) ke dalam bentuk pengetahuan Analisis terhadap transaksi transaksi di masa lampau dan
CLUSTERING & GRID COMPUTING. Sistem terdistribusi week 10
CLUSTERING & GRID COMPUTING Sistem terdistribusi week 10 Outline Komputasi terdistribusi dengan terkluster Komputasi terdistribusi dengan grid Tujuan dari komputasi terdistribusi adalah menyatukan kemampuan
