BAB II KONDISI OBJEKTIF MASYARAKAT DI LEBAK
|
|
|
- Harjanti Tan
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB II KONDISI OBJEKTIF MASYARAKAT DI LEBAK A. Letak Geografis dan Luas Wilayah Kabupaten Lebak 1. Kondisi Geografis Secara geografi Kabupaten Lebak, terletak pada posisi 105º25' -106º30' Bujur Timur dan 6º18' - 7º00' Lintang Selatan. Kabupaten Lebak memiliki luas wilayah ,16 Ha.Sedangkan luas wilayah laut yang menjadi kewenangan Kabupaten Lebak yaitu 73,3 Km² dengan panjang pantai sekitar 91,42 Km². 1 Adapun batas-batas wilayah Kabupaten Lebak adalah sebagai berikut : a) Sebelah Utara : Kabupaten Serang dan Tangerang b) Sebelah Timur : Kabupaten Bogor dan Sukabumi c) Sebelah Barat : Kabupaten Pandeglang d) Sebelah Selatan : Samudera Hindia Kabupaten Lebak juga dilalui oleh beberapa Daerah Aliran Sungai (DAS), yaitu DAS Ciujung yang bermuara di Laut Jawa, meliputi Sungai Ciujung, Cilaki, Ciberang, dan Cisimeut serta DAS Ciliman dan Cimadur yang bermuara d Samudera Indonesia, meliputi Sungai Ciliman dan anak sungainya, Sungai Cimadur, Cibareno, Cisiih, Cihara, Cipogar dan Cibaliung. Html 1 Blogspot, Com/2010/Sensus-Kabupaten-Lebak, 16
2 17 Daerah Aliran Sungai (DAS) di Wilayah Kabupaten Lebak No Nama DAS Luas (Ha) 1 Ciujung Ciberang Cisimeut Cidurian Cibeureum Cicinta 60 7 Ciliman Cibaliung Cibinuangeun Cilangkahan Cihara Cisiih Cimancek Cipager Cimadur Cidikt Cibareno Cisawarna Ciujung Topografi Kabupaten Lebak mempunyai keadaan topografi yang cukup bervariasi, mulai dari dataran tinggi hingga dataran yang relatif rendah di bagian utara dan selatan, dengan ketinggian berkisar
3 18 antara 100 meter hingga di atas meter dari permukaan laut. Daerah dengan ketinggian antara 100 sampai 500 meter diatas permukaan laut meliputi sekitar 80 %, kawasan yang berada pada ketinggian 500 sampai meter meliputi 16 % dan kawasan yang berada pada ketinggian lebih dari meter sekitar 4 % dari luas keseluruhan Kabupaten Lebak. 2 Ketinggian wilayah di Kabupaten Lebak dapat diklasifikasikan kedalam tiga kelas ketinggian, yaitu: a) Ketinggian antara meter diatas permukaan air laut; tersebar di Kecamatan Banjarsari, Bayah, Bojongmanik, Cibadak, Cibeber, Cigemblong, Cihara, Cijaku, Cikulur, Cileles, Cilograng, Cimarga, Cipanas, Cirinten, Curugbitung, Gunungkencana, Kalanganyar, Lebakgedong, Malingping, Muncang, Panggarangan, Rangkasbitung, Maja, Wanasalam, Warunggunung, Kalanganyar. b) Ketinggian antara meter diatas permukaan air laut; tersebar di sebagian Kecamatan Bayah, Bojongmanik, Cibeber, Cigemblong, Cijaku, Cileles, Cilograng, Cipanas, Cirinten, Gunungkencana, Lebakgedong, Leuwidamar, Panggarangan, Muncang, Sajira dan Sobang. c) Ketinggian lebih dari meter diatas permukaan air laut. Tersebar di sebagian kecil Kecamatan Cibeber, Cipanas, Lebakgedong, Muncang dan Sobang. 2 Pdf. Gambaran Umum BAPPEDA Kabupaten Lebak, 27 Oktober 2016
4 19 3. Morfologi Morfologi Kabupaten Lebak dapat dibagi menjadidataranperbukitan (landai, bergelombang, terjal) dan gunungataupegunungan. 3 a) Datarantersebar di bagian utara, barat dan selatan Kabupaten Lebak b) Perbukitan landaitersebar di bagian selatan dan utara kearah timur Kabupaten Lebak c) Perbukitan bergelombangterletak di bagian tengah dan selatan kearah timur Kabupaten Lebak d) Perbukitan terjalterletak di bagian tengah kearah timur Kabupaten Lebak 4. Demografi Penduduk sebagai salah satu komponen dalam suatu sistem wilayah memiliki peranan yang penting sebagai subyek pelaku perubahan pemanfaatan ruang melalui berbagai kegiatan dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya. Selain sebagai pelaku perubahan ruang, penduduk juga merupakan pihak yang akan memperoleh manfaat dari upaya-upaya penataan ruang. Dengan demikian dinamika kependudukan memiliki peranan yang penting sebagai obyek maupun dalam dinamika perkembangan suatu wilayah. Sebagai subyek pembangunan, potensi sumber daya manusia digunakan sebagai ujung tombak untuk mempercepat peningkatan ke arah kehidupan yang lebih baik. Semakin tinggi kualitas sumber daya manusia, semakin cepat pulalah proses 3 Pdf. Gambaran Umum BAPPEDA Kabupaten Lebak
5 20 peningkatan itu terjadi. Sedangkan sebagai obyek pembangunan, sumber daya manusia perlu mendapat perhatian, karena pembangunan yang hanya bertujuan fisik saja, tanpa diiringi dengan mempersiapkan perangkat pendukungnya,hanya akan menimbulkan kesenjangan dalam kemajuan. Jumlah penduduk Kabupaten Lebak dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Sebagai landasan perencanaan pembangunan sanitasi di Kabupaten Lebak, perlu dibuat angka proyeksi untuk 4 tahun ke depan, dengan digunakan rumus perhitungan sebagai berikut: o Di mana: Pt = Jumlah penduduk tahun ke t Po = Jumlah Penduduk awal r = rata rata pertumbuhan penduduk t = Waktu 5. Jumlah dan Laju Pertumbuhan Penduduk Jumlah penduduk Kabupaten Lebak tahun 2010 berdasarkan data Lebak Dalam Angka Tahun 2011 yaitu sebanyak jiwa. Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 415 jiwa dari tahun sebelumnya yaitu jiwa.penduduk Kabupaten Lebak tersebar di 28 kecamatan, 5 kelurahan dan 340 desa. Ditinjau darilaju Pertumbuhan Penduduk (LPP) di Kabupaten Lebak dari tahun ke tahunmenunjukkan angka yang relatif menurun. Pada periode , LPP Kabupaten Lebak mencapai 2,49% menurun menjadi hanya 1,72% dan kembali
6 21 padaperiode mengalami penurunan menjadi 1,59%. Kondisi tersebut menunjukkan upaya pengendalian penduduk di Kabupaten Lebak relatif cukup baik.walaupunrata-rata petumbuhannya masih di bawah rata-rata nasional, namundemikian tetap harus dilakukan peningkatan upaya untuk mengendalikan lajupertumbuhan penduduk sehingga laju pertumbuhan penduduk dapatditurunkan dari waktu ke waktu.untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut ini. B. Sosial dan Buadaya Kabupaten Lebak memiliki karakteristik geografis yang unik meliputi dataran rendah, wilayah pegunungan dan wilayah pesisir. Kajian sosiologi menyebutkan pada wilayah pegunungan dan wilayah pesisir karakteritik masyarakatnya sangat berbeda, dimana masyarakat pesisir lebih egaliter sedangkan masyarakat di pegunungan lebih tertutup dan hirarkis. Namun di Kabupaten Lebak kedua karakteristik tersebut berbaur, masyarakat lebih egaliter namun masih menganggap peran penting kyai dan jawara sebagai panutan. Hasil Studi World Bank (Program P2TPD 2007) terhadap pelaksanaan transparansi dan partisipasi menggambarkan pola hubungan partisipasi yang aktif.partisipasi dikatakan aktif apabila tingkat kesadaran dan kepercayaan masyarakat tinggi. Dalam konteks ini, Kabupaten Lebak bisa dijadikan salah satu gambaran di mana kesadaran dan kepercayaan masyarakat terhadap jalannya pemerintahan mulai meningkat, sehingga tampak bahwa dorongan keingintahuan masyarakat menjadi tinggi, disamping keinginan
7 22 untuk terlibat yang juga tinggi. Oleh karena itu, pola hubungan dan keterlibatan antara eksekutif, legislatif, dan masyarakat dapat digambarkan sebagai segitiga sama sisi di mana dalam hubungan tersebut tampak harmonis dan potensi konflik kecil. Hal tersebut menjadi modal penting bagi perencanaan pembangunan. Dengan kesadaran dari masyarakat terhadap kepentingan dan perannya dalam pembangunan, maka-maka program pembangunan akan berjalan sesuai kebutuhan dan dukungan masyarakat. Masyarakat nampak sangat egaliter. Hal ini turut berperan dalam mendorong kesadaran baru bahwa dalam setiap perumusan kebijakan perlu diperhatikan kehidupan budaya lokal yang telah tumbuh dan berkembang secara turun temurun serta mengakar di masyarakat. C. Kondisi Keagamaan Penduduk Lebak merupakan penduduk yang mayoritas beragama Islam, kehidupan beragama ditengah-tengah masyarakat sangat penting karena agama merupakan unsure mutlak dalam mecapai keadaan masyarakat yang aman dan nyaman serta damai dan tentram dalam membina masyarakat dalam kehidupan seharihari. Kehidupan beragama di Lebak dapat dikatakan lancar dengan baik sebagai mana mestinya. 4 Hal ini dikarenakan penduduk setempat mayoritas beragama Islam. Dalam menunjang pendidikan di bidang keagamaan telah diupayakan pembinaan-pembinaan berupa 4 Zaeni Rokhi, Komuikasi Anatarpribadi Dan Santri Di Pondok Pesantren Al-Idrus Kalanganyer Lebak-Banten. (2010, Pdf)P.34
8 23 pengajian baik untuk anak-anak, remaja maupun dewasa yang diadakan di Mushola-mushola, masjid, ataupun majlis a lim yang diadakan setiap minggu atau sebulan sekali. Salah satunya pada masyarakat Rancagawe kelurahan Kalang Anyar yang mayoritasnya beragama Islam, dengan demikian berharap hubungan antara umat beragama berjalan dengan baik sehingga tercipta suasana yang kondusif, terjadinya hubungan yang harmonis antara Ulama dan Umro. Untuk itu adanya kegiatan seperti dibawah ini yang dapat menjadi motivasi demi terlaksanannya tujuan tersebut. 1. Dilaksanakannya pengajian-pengajiandilingkunganmasingmasing yang diadakansetiapminggudanbulanan. 2. Ikutserta di dalamkegiatanpelaksanaanmusabaqahtilawatil Qu an baik ingka kecama anmaupun ingka KabupatenLebak 3. Mengadakan safari Ramadhanberupatarawihkeliling di bulansuciramadhan 4. Serta mengadakankegiatan bazaar ataupasarmurahmenjelangharirayaidulfitri. 5 D. Kondisi Pendidikan Masyarakat Lebak mayoritas beragama Islam, peningkatan mutu pendidikan Islam di Lebak meningkat, hal ini terlihat dengan banyak dibangunnya pondok pesantren klasik maupun pondok pesantren modern dan tempat tempat pendidikan agama. namun dalam hal ini yang sangat berperan adalah pendidikan pesantren Al-Idrus 5 Zaeni Rokhi, Komuikasi Anatarpribadi Dan Santri Di Pondok Pesantren
9 24 karena pendidikan pesantrenlah yang dapat membuat orang berlaku tawadhu dan rendah hati, akibat pendidikan kiyai atau ulama. Hal tersebut membuktikan bahwa apa yang diajarkan kiyai mempunyai pengaruh yang sangat kuat dan membekas sehingga salah satu keberhasilan pendidikan pesantren adalah tertanamnya sifat kerja sama yang kuat, baik dalam bidang agama maupun sosial. 6 Tradisi pesantren merupakan kerangka pendidikan Islam tradisional di Jawa dan Madura, yang perjalanan sejarahnya jadi obyek penelitian para sarjana yang mempelajari Islam di Indonesia. Kebanyakan gambaran tentang kehidupan pesantren hanya menyentuh aspek kesederhanaan bangunan bangunan dalam kehidupan pesantren, kesederhanaan cara hidup para santri, kepatuhan mutlak para santri kepada kiyainya dan dalam beberapa hal pelajaran- pelajaran dasar mengenai kitab kitab Islam klasik, sebagai pusat pusat pendidikan Islam tingkat tinggi, pesantren juga mendidik guru-guru Madrasah, guru guru Lembaga pengajian dan para Khotib Jum a. kebe hasilan pa a pemimpin-pemimpin pesantren dalam menghasilkan sejumlah besar ulamayang berkualitas tinggi adalah karena pendidikan yang dikembangkan oleh para kiyai. Secara umum pondok pesantren memiliiki tujuan dan fungsi sebagai sebagai lembaga pendidikan dan penyiaran agama Islam untuk membentuk manusia yang mempunyai kesadaran tinggi akan pentingnya ajaran-ajaran agama Islam untuk diwariskan dan 6 Zamakhsari Dhofier, Tradisi Pesantren, Studi Pandangan Hidup Kyai Dan Visinya Mengenai Masa Depan Indonesia
10 25 diajarkan serta disebarkan lagi untuk disebarkankepada generasigenerasi berikutnya. tujuan pendidikan tidak semata-mata untuk memperkaya pikiran murid dengan penjelasan penjelasan, tetapi untuk meningkatkan moral, melatih, mempertinggi semangat, menghargai nilai spiritual dan kemanusiaan. Menurut tradisi pesantren, pengetahuan seseorang diukur oleh jumlah buku-buku yang telah dipelajarinya dan kepada ulama mana telah berguru. dalam tradisi pesantren juga dikenal sistem pemberian ijazah, tatapi bentuknya tidak seperti yang kita kenal dalam sistem modern melainkan berbentuk pencantuman nama dalam suatu daftar rantai transmisi pengetahuan yang dikeluarkan oleh seorang guru terhadap terhadap muridnya. sistem individual dalam sistem pendidikan Islam tradisional disebutsistem sorogan.
Buku Putih Sanitasi Kabupaten Lebak 2013
BAB II GAMBARAN UMUM WILAYAH 2.1 Geografis, Administratif, dan Kondisi Fisik 2.1.1 Kondisi Geografis Secara geografi Kabupaten Lebak, terletak pada posisi 105º25' -106º30' Bujur Timur dan 6º18' - 7º00'
BAB V GAMBARAN UMUM. Secara visualisasi wilayah administrasi dapat dilihat dalam peta wilayah Kabupaten Lebak sebagaimana gambar di bawah ini
69 BAB V GAMBARAN UMUM 5.1 Letak Geografis dan Luas Wilayah Kabupaten Lebak terletak antara 6º18-7º00 Lintang Selatan dan 105º25-106º30 Bujur Timur, dengan luas wilayah 304.472 Ha (3.044,72 Km²) yang terdiri
BAB II GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH
BAB II GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH 2.1. Aspek Geografi dan Demografi Kabupaten Lebak memiliki luas sebesar 304.472 Ha (3.044,72 Km 2 ) dan memiliki batas administrasi sebagai berikut : Sebelah Utara :
KESIAPAN PELAYANAN KESEHATAN ARUS MUDIK IDUL FITRI 1436 H / 2015
KESIAPAN PELAYANAN KESEHATAN ARUS MUDIK IDUL FITRI 1436 H / 2015 DINAS KESEHATAN KABUPATEN LEBAK JL. MULTATULI NO. 5 RANGKASBITUNG TLP. 0252-201312 FAX. 0252-201024 1 BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG
PEMERINTAH KABUPATEN LEBAK RENCANA KERJA DAERAH TAHUN 2016 PEMBANGUNAN
PEMERINTAH KABUPATEN LEBAK RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DAERAH (RKPD) TAHUN 2016 BADAN PERENCANAANPEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN LEBAK 2015 LAMPIRAN PERATURAN BUPATI LEBAK NOMOR : 8 TAHUN 2015 TENTANG : TENTANG
DOKUMEN PELAKSANAAN PERUBAHAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH PEMERINTAH KABUPATEN LEBAK TAHUN ANGGARAN 2016 DPPA - SKPD 2.
DOKUMEN PELAKSANAAN PERUBAHAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH PEMERINTAH KABUPATEN LEBAK TAHUN ANGGARAN 06 Formulir DPPA - SKPD. Urusan Pemerintahan Organisasi :.0. - PERTANIAN :.0.0. - DINAS PERTANIAN
Penataan Ruang Kabupaten Lebak
Penataan Ruang Kabupaten Lebak Sumber daya kewilayahan harus dikelola secara bijaksana untuk mewujudkan pemerataan pertumbuhan wilayah dan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan dengan memperhatikan
PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN LEBAK PROVINSI BANTEN
PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN LEBAK PROVINSI BANTEN Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Lebak Tahun 2014-2034 KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas karunia dan rahmat-nya
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN LEBAK
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN LEBAK NOMOR : 2 TAHUN 2006 PERATURAN DAERAH KABUPATEN LEBAK NOMOR 2 TAHUN 2006 TENTANG PEMBENTUKAN KECAMATAN-KECAMATAN DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN LEBAK DENGAN RAHMAT TUHAN
PERATURAN DAERAH KABUPATEN LEBAK NOMOR 4 TAHUN 2002
PERATURAN DAERAH KABUPATEN LEBAK NOMOR 4 TAHUN 2002 TENTANG PEMBENTUKAN ORGANISASI DAN TATA KERJA PERANGKAT DAERAH KABUPATEN LEBAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI LEBAK, Menimbang : a. bahwa dalam
Propinsi BANTEN. Total Kabupaten/Kota
Propinsi BANTEN Total Kabupaten/Kota Total Kecamatan Total APBN (Juta) Total APBD (Juta) Total BLM (Juta) : 8 : 154 : Rp. 236.193 : Rp. 16.353 : Rp. 252.545 92 of 342 PERDESAAN PERKOTAAN INFRASTRUKTUR
Lampiran I.36 PENETAPAN DAERAH PEMILIHAN DAN JUMLAH KURSI ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI DALAM PEMILIHAN UMUM TAHUN 2014
Lampiran I.6 : Keputusan Komisi Pemilihan Umum : 108/Kpts/KPU/TAHUN 01 : 9 MARET 01 ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI DALAM PEMILIHAN UMUM TAHUN 01 No DAERAH PEMILIHAN JUMLAH PENDUDUK JUMLAH
KATA PENGANTAR. Lebak, Maret 2015 BUPATI LEBAK. Hj. ITI OCTAVIA JAYABAYA, SE, MM
iv KATA PENGANTAR Puji syukur ke hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-nya sehingga Pemerintah Kabupaten Lebak dapat menyelesaikan penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten
IV. GAMBARAN UMUM. Kabupaten Lebak merupakan salah satu kabupaten yang terletak di
51 IV. GAMBARAN UMUM 4.1 Gambaran Umum Kabupaten Lebak 4.1.1 Letak Geografis Kabupaten Lebak merupakan salah satu kabupaten yang terletak di Provinsi Banten. Kabupaten Lebak beribukota di Rangkasbitung
Lampiran I.36 PENETAPAN DAERAH PEMILIHAN DAN JUMLAH KURSI ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI DALAM PEMILIHAN UMUM TAHUN 2014
Lampiran I.6 : Keputusan Komisi Pemilihan Umum : 108/Kpts/KPU/TAHUN 01 : 9 MARET 01 PENETAPAN DAERAH PEMILIHAN DAN JUMLAH KURSI ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI DALAM PEMILIHAN UMUM TAHUN
Jumlah rumah tangga usaha pertanian di kabupaten Lebak Tahun 2013 sebanyak rumah tangga
Jumlah rumah tangga usaha pertanian di kabupaten Lebak Tahun 2013 sebanyak 187.364 rumah tangga Jumlah perusahaan pertanian berbadan hukum di kabupaten Lebak Tahun 2013 sebanyak 17 Perusahaan Jumlah perusahaan
DINAS PERTAMBANGAN DAN ENERGI
Nomor : 10/Pan.Distamben.LMD II/2012 Kecamatan Gunungkencana & Cikulur Tahun Anggaran 2012, maka dengan ini kami umumkan Penyedia Barang/Jasa untuk kegiatan tersebut adalah : Nama Perusahaan : PT. MUTIARA
BAB VI PENGARUH KINERJA PELAYANAN PUBLIK TERHADAP KUALITAS SUMBERDAYA MANUSIA
82 BAB VI PENGARUH KINERJA PELAYANAN PUBLIK TERHADAP KUALITAS SUMBERDAYA MANUSIA Dalam mekanisme pemerintahan suatu negara atau wilayah, pemerintah memiliki kewenangan sekaligus kewajiban untuk memberikan
09. ACUAN PENETAPAN REKOMENDASI PUPUK N, P, DAN K PADA LAHAN SAWAH SPESIFIK LOKASI (PER KECAMATAN) PROVINSI BANTEN
09. ACUAN PENETAPAN REKOMENDASI PUPUK N, P, DAN K PADA LAHAN SAWAH SPESIFIK LOKASI (PER KECAMATAN) PROVINSI BANTEN 98 Urea SP36 KCl Urea SP36 KCl Urea SP36 KCl Banten/ 1. Ciledug Kodya Tangerang 2. Larangan
PEMERINTAH KABUPATEN LEBAK DINAS SUMBER DAYA AIR
PEMERINTAH KABUPATEN LEBAK DINAS SUMBER DAYA AIR Jl. Siliwangi (Pasir Ona) Nomor 101 Rangkasbitung telp/fax (0252) 280914 KATA PENGANTAR Bismillaahirahmaanirrahiim. Segala puji bagi Allah SWT, Dialah yang
PERATURAN DAERAH KABUPATEN LEBAK NOMOR 17 TAHUN 2008 TENTANG RENCANA TATA RUANG WILAYAH (RTRW) KABUPATEN LEBAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
PERATURAN DAERAH KABUPATEN LEBAK NOMOR 17 TAHUN 2008 TENTANG RENCANA TATA RUANG WILAYAH (RTRW) KABUPATEN LEBAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI LEBAK, Menimbang : a. bahwa untuk menyesuaikan program
PERENCANAAN INFRASRUTKUR JALAN PERDESAAN POTENSIAL KABUPATEN LEBAK PROVINSI BANTEN
PERENCANAAN INFRASRUTKUR JALAN PERDESAAN POTENSIAL KABUPATEN LEBAK PROVINSI BANTEN Adang Irawan Program Studi Teknik Sipil, Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta [email protected] ABSTRAK Ketertinggalan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG
BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Menurut Suwithi (2008: 19 20), industri pariwisata telah berkembang dengan pesat dari masa ke masa terbukti dari semakin banyaknya orang melakukan kegiatan wisata dan
KONDISI GEOGRAFIS DAN IKLIM GEOGRAPHICAL CONDITION AND CLIMATE
1.1 Letak Geografis / Geographical Potition KONDISI GEOGRAFIS DAN IKLIM GEOGRAPHICAL CONDITION AND CLIMATE 105º 5' 106º 30' Bujur Timur / of east longitudinal 6º 18' 7º 00' Lintang Selatan / of south latitude
DAYA DUKUNG HIJAUAN PAKAN UNTUK PENGEMBANGAN TERNAK SAPI POTONG DAN KERBAU DALAM MENDUKUNG PSDS/K 2014 DI KABUPATEN LEBAK
DAYA DUKUNG HIJAUAN PAKAN UNTUK PENGEMBANGAN TERNAK SAPI POTONG DAN KERBAU DALAM MENDUKUNG PSDS/K 2014 DI KABUPATEN LEBAK (Carrying Capacity of Forage and Crop Waste for Development of Buffalo and Cattle
Kabupaten Lebak secara topografi memiliki 3 (tiga) karakteristik ketinggian dari permukaan laut, yaitu:
Letak Geografis dan Luas Wilayah Kabupaten Lebak terletak antara 6º18'-7º00' Lintang Selatan dan 105º25'-106º30' Bujur Timur, dengan luas wilayah 304.472 Ha (3.044,72 Km²) yang terdiri dari 28 Kecamatan
KAJIAN UMUM WILAYAH PENELITIAN. Kondisi Geografis
43 KAJIAN UMUM WILAYAH PENELITIAN Kondisi Geografis Provinsi Banten dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2000 Tentang Pembentukan Provinsi Banten. Wilayah Provinsi Banten berasal dari sebagian
ANALISIS SEBARAN KEMISKINAN DAN FAKTOR PENYEBAB KEMISKINAN DI KABUPATEN LEBAK
ANALISIS SEBARAN KEMISKINAN DAN FAKTOR PENYEBAB KEMISKINAN DI KABUPATEN LEBAK Arief Rahman Susila Universitas Terbuka [email protected] Abstract: The problem of this study comes from the current issues
STATISTIK DAERAH KABUPATEN LEBAK 2015
Katalog BPS : 1101002.3602 STATISTIK DAERAH KABUPATEN LEBAK 2015 BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN LEBAK STATISTIK DAERAH KABUPATEN LEBAK 2015 BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN LEBAK STATISTIK DAERAH KABUPATEN
REALISASI BELANJA DAN PEMBIAYAAN SAMPAI DENGAN 31 JULI 2017 ( BERDASARKAN SP2D YANG DITERBITKAN )
PEMERINTAH KABUPATEN LEBAK BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH REALISASI BELANJA DAN PEMBIAYAAN SAMPAI DENGAN 31 JULI 2017 ( BERDASARKAN SP2D YANG DITERBITKAN ) ANGGARAN R E A L I S A S I S I S
PENGUMUMAN HASIL TES TERTULIS CALON ANGGOTA PANWASLU KECAMATAN SE-KABUPATEN LEBAK Nomor : 15/K/BT.01/X/2017
PANITIA PENGAWAS PEMILU KABUPATEN LEBAK KELOMPOK KERJA PEMBENTUKAN PANWASLU KECAMATAN Alamat Sekretariat : Jl. Raya Siliwangi No. 42 Pasir Ona Rangkasbitung Timur PENGUMUMAN HASIL TES TERTULIS CALON ANGGOTA
Rencana Strategis Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Tahun
BAB I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pembangunan pertanian secara umum telah dan akan terus memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah, baik secara langsung dalam peningkatan Produk Domestik Regional
GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN
31 GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN Gambaran Geografis Wilayah Secara astronomis, wilayah Provinsi Banten terletak pada 507 50-701 1 Lintang Selatan dan 10501 11-10607 12 Bujur Timur, dengan luas wilayah
BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN. 5.1 Analisis Pola Spasial Sebaran Kemiskinan
BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN 5.1 Analisis Pola Spasial Sebaran Kemiskinan Dalam analisis pola spasial sebaran kemiskinan di Kabupaten Lebak ini, menggunakan data dari PODES tahun 2000, 2003, dan 2006. Hasil
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN LEBAK
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN LEBAK NOMOR : 3 TAHUN 2006 PERATURAN DAERAH KABUPATEN LEBAK NOMOR 3 TAHUN 2006 TENTANG PEMBENTUKAN, PENATAAN, DAN PERUBAHAN NAMA DESA-DESA DI WILAYAH KABUPATEN LEBAK DENGAN RAHMAT
KESESUAIAN DAN ARAH PENGEMBANGAN LAHAN TERNAK KERBAU DI KABUPATEN LEBAK
KESESUAIAN DAN ARAH PENGEMBANGAN LAHAN TERNAK KERBAU DI KABUPATEN LEBAK (Land Suitability and Recommendation for Buffalo Development in Lebak District) E. JUARINI, SUMANTO, I-G.M. BUDIARSANA dan L. PRAHARANI
ALOKASI DANA DESA BERKURANG/
No. Kecamatan Nama Desa DANA DESA ALOKASI DANA DESA DBH JUMLAH 2017 2018 2017 2018 2017 2018 2017 2018 (1) (2) (3) 1 MALINGPING CILANGKAHAN 814.087.000 937.244.000 123.157.000 368.882.000 531.260.600 162.378.600
BAB I PENDAHULUAN. kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pendidikan pada dasarnya adalah usaha untuk membudayakan manusia atau memanusiakan manusia, pendidikan amat stategis untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan
KONDISI UMUM DAERAH PENELITIAN
15 KONDISI UMUM DAERAH PENELITIAN Lokasi Kabupaten Lebak secara geografis terletak antara 6º18'-7º00' Lintang Selatan dan 105º25'-106º30' Bujur Timur, dengan luas wilayah 304.472 Ha atau 3.044,72 km².
KATA PENGANTAR. Akhirnya, kami berharap buku saku sederhana ini dapat berguna dan bermanfaat bagi kemajuan Kabupaten Lebak tercinta.
KATA PENGANTAR Puji dan Syukur marilah kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas berkat dan karunia-nya kami dapat menyelesaikan buku saku Daftar Sebaran Kegiatan Pembangunan Kabupaten Lebak Tahun
BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA STASIUN KLIMATOLOGI PONDOK BETUNG-TANGERANG
B M K G BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA STASIUN KLIMATOLOGI PONDOK BETUNG-TANGERANG Telp: (021) 7353018 / Fax: 7355262 Website : http://www.staklimpondoketung.net Jln. Raya Kodam Bintaro No.
DINAS PENDIDIKAN Jalan Siliwangi Pasir Ona Telp. (0252) Rangkasbitung 42313
PEMERINTAH KABUPATEN LEBAK DINAS PENDIDIKAN Jalan Siliwangi Pasir Ona Telp. (0252) 280786 Rangkasbitung 42313 PENGUMUMAN PEMENANG LELANG Momor : 420/ 4637 /Pan/Disdik/2011 Berdasarkan Proses Pengadaan
BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA STASIUN KLIMATOLOGI PONDOK BETUNG-TANGERANG
B M K G BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA STASIUN KLIMATOLOGI PONDOK BETUNG-TANGERANG Telp: (021) 7353018 / Fax: 7355262 Website : http://www.staklimpondoketung.net Jln. Raya Kodam Bintaro No.
Pendidikan Menengah Universal 12 Tahun
Bahan Paparan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Pendidikan Menengah Universal 12 Tahun Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 6 Maret 2012 1 Indonesia Education: Managing a Big Size Population 240 million
BAB IV GAMBARAN UMUM
BAB IV GAMBARAN UMUM A. Kondisi Geografis Sumber: Gambar 4.1 Peta Provinsi Banten 1. Batas Administrasi Secara geografis, Provinsi Banten terletak di ujung barat Pulau Jawa yang memiliki luas sebesar 9.160,70
GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. Administrasi
GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN 26 Administrasi Kabupaten Sukabumi berada di wilayah Propinsi Jawa Barat. Secara geografis terletak diantara 6 o 57`-7 o 25` Lintang Selatan dan 106 o 49` - 107 o 00` Bujur
NO NO PESERTA NAMA TEMPAT LAHIR TGL LAHIR JENKEL AGAMA PENDIDIKAN JABATAN UNIT KERJA
LAMPIRAN KEPUTUSAN BUPATI LEBAK Nomor : 800/KEP.223-BKPP/2017 Tanggal : 23 Februari 2017 Tentang : Penetapan Kelulusan Calon Pegawai Negeri Sipil Dilingkungan Kabupaten Lebak Tahun Anggaran 2017 Dari Pegawai
PENGUMUMAN PEMENANG Nomor : 600/92-PPBJ/KONSTRUKSI/IRIGASI/DSDA/X/2016
Nomor : 600/92-PPBJ/KONSTRUKSI/IRIGASI/DSDA/X/2016 di Lingkungan Dinas Sumber Daya Air Kabupaten Lebak Nomor : 600/81- Pemenang Pengadaan dengan Metode Pengadaan Langsung untuk : Rehabilitasi Jaringan
LAMPIRAN PENGUMUMAN PEMENANG DAN PEMENANG CADANGAN LELANG PENGADAAN BARANG/JASA DINAS SUMBER DAYA AIR KABUPATEN LEBAK TAHUN ANGGARAN 2011
LAMPIRAN PENGUMUMAN PEMENANG DAN PEMENANG CADANGAN LELANG PENGADAAN BARANG/JASA DINAS SUMBER DAYA AIR KABUPATEN LEBAK TAHUN ANGGARAN 2011 LOKASI I REHABILITASI JARINGAN IRIGASI (DAK) 1 DI. Citinggar Sajira
BAB I PENDAHULUAN. aspek, termasuk dalam struktur sosial, kultur, sistem pendidikan, dan tidak
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Perkembangan dunia telah melahirkan suatu perubahan dalam semua aspek, termasuk dalam struktur sosial, kultur, sistem pendidikan, dan tidak tertutup kemungkinan
PEMERINTAH PROVINSI BANTEN DOKUMEN PELAKSANAAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH ( DPA SKPD ) TAHUN ANGGARAN 2017 BELANJA LANGSUNG
PEMERINTAH PROVINSI BANTEN DOKUMEN PELAKSANAAN ANGGARAN ( DPA SKPD ) TAHUN ANGGARAN 2017 BELANJA LANGSUNG NO DPA SKPD 1.01 01 01 01 5 2 URUSAN PEMERINTAHAN 1.01. 1.01 Urusan Wajib Pelayanan Dasar Pendidikan
INVENTARISASI PRODUKSI PADI DENGAN MENGGUNAKAN DATA CITRA MODIS DI KABUPATEN LEBAK, PROVINSI BANTEN
INVENTARISASI PRODUKSI PADI DENGAN MENGGUNAKAN DATA CITRA MODIS DI KABUPATEN LEBAK, PROVINSI BANTEN (Rice Production Inventory Using MODIS Image Data in Lebak Regency, Banten Province) Ratih Kusumawardani
P E M E R I N T A H P R O V I N S I B A N T E N
P E M E R I N T A H P R O V I N S I B A N T E N Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (ILPPD) Provinsi Banten Tahun 2014 I. Latar Belakang: Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan
INFORMASI LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH (ILPPD) KABUPATEN LEBAK TAHUN ANGGARAN 2014
INFORMASI LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH (ILPPD) KABUPATEN LEBAK TAHUN ANGGARAN 2014 I. PENDAHULUAN Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (ILPPD) adalah informasi penyelenggaraan
KEPUTUSAN KEPALA DINAS KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN KABUPATEN LEBAK. Nomor : 522/Kep. -Hutbun/2014 Lampiran : 1 (satu) berkas.
Renstra Dishutbun Lebak 2014-2019 P E M E R I N T A H K A B U P A T E N L E B A K DINAS KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN Jalan Siliwangi (Pasir Ona) No.3 Telp. (0252) 280 790 R A N G K A S B I T U N G 42313 KEPUTUSAN
BAB III Gambaran Umum BAPPEDA Kabupaten Sukabumi. derajat Bujur Timur dan 60 derajat 57 sampai 70 derajat 25 Lintang
33 BAB III OBYEK LAPORAN KULIAH KERJA LAPANGAN 3.1.1 Gambaran Umum BAPPEDA Kabupaten Sukabumi Kabupaten Sukabumi terletak antara 106 derajat 49 sampai 107 derajat Bujur Timur dan 60 derajat 57 sampai 70
IV. KEADAAN UMUM DAERAH PENELITIAN. terletak di bagian selatan Pulau Jawa. Ibu kota Provinsi Daerah Istimewa
IV. KEADAAN UMUM DAERAH PENELITIAN A. Keadaan Fisik Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan daerah provinsi di Indonesia, yang terletak di bagian selatan Pulau Jawa. Ibu kota Provinsi Daerah Istimewa
BAB II TINJAUAN UMUM
BAB II TINJAUAN UMUM 2.1 Lokasi dan Kesampaian Daerah Lokasi CV. Jayabaya Batu Persada secara administratif terletak pada koordinat 106 O 0 51,73 BT dan -6 O 45 57,74 LS di Desa Sukatani Malingping Utara
MATRIK RENCANA KERJA PRIORITAS PEMBANGUNAN KABUPATEN LEBAK TAHUN ANGGARAN 2011
MATRIK RENCANA KERJA PRIORITAS PEMBANGUNAN KABUPATEN LEBAK TAHUN ANGGARAN 2011 Prioritas 1 : Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat melalui Pemberdayaan Masyarakat dan pengembangan ekonomi yang berbasis
Katalog BPS : 1101002.3602 BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN LEBAK STATISTIK DAERAH KABUPATEN LEBAK 2016 BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN LEBAK STATISTIK DAERAH KABUPATEN LEBAK 2016 Katalog BPS : 1101002.3602
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. merupakan cara pemecahan masalah penelitian yang dilaksanakan secara
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode dan Langkah-langkah Penelitian Menurut Syamsudin dan Damaianti (2007:14) Metode penelitian merupakan cara pemecahan masalah penelitian yang dilaksanakan secara terencana
BAB III. Setting Penelitian
BAB III Setting Penelitian A. Kondisi Geografis dan Keadaan Pulau Madura. 1. Geografi Posisi geografis Madura terletak ditimur laut Pulau Jawa, kurang lebih 7 sebelahselatan dari katulistiwa di antara
DAFTAR BIAYA PANGGILAN WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI RANGKASBITUNG
Lampiran : Surat Keputusan Ketua PN Rangkasbitung Nomor : W29.U3/645/HT.04.01/IV/2016 DAFTAR BIAYA PANGGILAN WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI RANGKASBITUNG NO. NAMA KECAMATAN NAMA KEL./DESA RADIUS BIAYA
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Banjir merupakan bencana alam yang paling sering terjadi di dunia. Hal ini juga terjadi di Indonesia, dimana banjir sudah menjadi bencana rutin yang terjadi setiap
IV. KONDISI UMUM LOKASI PENELITIAN
IV. KONDISI UMUM LOKASI PENELITIAN 4.1. Taman Nasional Gunung Halimun Salak 4.1.1. Sejarah, Letak, dan Luas Taman Nasional Gunung Halimun (TNGH) ditetapkan pada tanggal 28 Februari 1992 dengan Surat Keputusan
BAB II GAMBARAN UMUM OBYEK PENELITIAN. Mongondow Utara. Secara geografis kecamatan Bintauna berada pada 125 0
BAB II GAMBARAN UMUM OBYEK PENELITIAN 2.1 Letak Geografis dan Topografi Kecamatan Bintauna merupakan bekas kerajaan yang sekarang termasuk salah satu dari enam kecamatan dikabupaten daerah tingkat II Bolaang
2015 STRATEGI PENGEMBANGAN FASILITAS WISATA PANTAI SAWARNA DI KABUPATEN LEBAK BANTEN
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Dewasa ini, pariwisata merupakan sektor ekonomi penting di Indonesia. Pada tahun 2009, pariwisata menempati urutan ketiga dalam hal penerimaan devisa setelah
KEADAAN UMUM DAERAH PENELITIAN
KEADAAN UMUM DAERAH PENELITIAN Administrasi Kabupaten Garut terletak di Provinsi Jawa Barat bagian Selatan pada koordinat 6º56'49'' - 7 º45'00'' Lintang Selatan dan 107º25'8'' - 108º7'30'' Bujur Timur
KEADAAN UMUM WILAYAH KABUPATEN SUKABUMI. Administrasi
KEADAAN UMUM WILAYAH KABUPATEN SUKABUMI Administrasi Secara administrasi pemerintahan Kabupaten Sukabumi dibagi ke dalam 45 kecamatan, 345 desa dan tiga kelurahan. Ibukota Kabupaten terletak di Kecamatan
I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Maksud Dan Tujuan
I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Balai Pengelolaan DAS Citarum-Ciliwung sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) pusat Direktorat Jenderal Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial di daerah mempunyai kewenangan
BAB 1 PENDAHULUAN. Partisipasi 1 Masyarakat dalam Pengurangan..., Andhip Whenda Polisa, 2015
1 BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kabupaten Cilacap adalah kabupaten dengan wilayah administrasi yang terluas di Provinsi Jawa Tengah. Luas Kabupaten Cilacap ± 6,94 % dari luas Provinsi Jawa Tengah
KONDISI UMUM LOKASI PENELITIAN
26 III. KONDISI UMUM LOKASI PENELITIAN A. Letak dan Luas Lokasi kawasan Gunung Endut secara administratif terletak pada wilayah Kecamatan Lebakgedong, Kecamatan Sajira, Kecamatan Sobang dan Kecamatan Muncang,
KONDISI UMUM LOKASI PENELITIAN
IV. KONDISI UMUM LOKASI PENELITIAN 4.1 Letak Geografis Kabupaten Bengkalis merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Riau. Wilayahnya mencakup daratan bagian pesisir timur Pulau Sumatera dan wilayah kepulauan,
IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Kota Bandar Lampung merupakan Ibu Kota Provinsi Lampung. Selain
56 IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN A. Keadaan Umum Kota Bandar Lampung Kota Bandar Lampung merupakan Ibu Kota Provinsi Lampung. Selain sebagai pusat kegiatan pemerintahan, sosial, politik, pendidikan,
4 KONDISI UMUM DAERAH PENELITIAN
4 KONDISI UMUM DAERAH PENELITIAN 4.1 Keadaan Umum Kabupaten Sukabumi 4.1.1 Letak geografis Kabupaten Sukabumi berada di wilayah Provinsi Jawa Barat dengan jarak tempuh 96 km dari Kota Bandung dan 119 km
BAB II KONDISI OBJEKTIF DESA MARGAMULYA KEC. CILELES KAB. LEBAK. Kabupaten Lebak yang letaknya berada di kecamatan Cileles provinsi Banten Luas
BAB II KONDISI OBJEKTIF DESA MARGAMULYA KEC. CILELES KAB. LEBAK A. Kondisi Geografis Kondisi geografis penelitian di Desa Margamulya yang penulis akan utarakan dalam Bab II ini, yaitu hasil observasi dan
BAB I PENDAHULUAN LAPORAN AKHIR. Penyusunan Neraca Sumber Daya Alam Provinsi Banten Latar Belakang
Penyusunan BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang merupakan salah satu provinsi yang pembangunannya masih berbasis pada sumber daya alam yang merupakan modal ekonomi dan sistem penunjang kehidupan. Pemanfaatan
BAB II DESKRIPSI KOTA SURAKARTA
BAB II DESKRIPSI KOTA SURAKARTA A. Kondisi Geografi Surakarta merupakan salah satu kota di Jawa Tengah yang menunjang kota-kota besar seperti Semarang maupun Yogyakarta. Letaknya yang strategis dan berpotensi
BAB II KONDISI OBJEKTIF KELURAHAN GELAM DAN MAJLIS TA LIM MIFTAHUL JANNAH
BAB II KONDISI OBJEKTIF KELURAHAN GELAM DAN MAJLIS TA LIM MIFTAHUL JANNAH A. Latar belakang berdirinya kelurahan Paradigma Pemerintah Daerah yang mengacu pada UU No. 32 Tahun 2004 telah merubah peran lembaga
AREN. Gambar 1. Pohon Industri Produk Turunan Aren Sumber : BPTP Banten (2005)
I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Aren atau enau (Arrenga pinnata Merr) merupakan salah satu tanaman perkebunan jenis palma yang memiliki potensi nilai ekonomi yang tinggi dan dapat tumbuh subur di wilayah
PENGADILAN NEGERI RANGKASBITUNG KEPUTUSAN KETUA PENGADILAN NEGERI RANGKASBITUNG NOMOR : W29.U3/ 211 /HT.04.01/I/2017 TENTANG
PENGADILAN NEGERI RANGKASBITUNG KEPUTUSAN NOMOR : W29.U3/ 211 /HT.04.01/I/2017 TENTANG PANJAR PERKARA PADA PENGADILAN NEGERI RANGKASBITUNG TAHUN 2017 Menimbang : Mengingat : a. Bahwa untuk kelancaran proses
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN LEBAK NOMOR : 1 TAHUN 2008 PERATURAN DAERAH KABUPATEN LEBAK NOMOR 1 TAHUN 2008 TENTANG
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN LEBAK NOMOR : 1 TAHUN 2008 PERATURAN DAERAH KABUPATEN LEBAK NOMOR 1 TAHUN 2008 TENTANG PEMBENTUKAN, PENATAAN, DAN PERUBAHAN NAMA NAMA DESA DI WILAYAH KABUPATEN LEBAK DENGAN RAHMAT
KONDISI UMUM WILAYAH STUDI
16 KONDISI UMUM WILAYAH STUDI Kondisi Geografis dan Administratif Kota Sukabumi terletak pada bagian selatan tengah Jawa Barat pada koordinat 106 0 45 50 Bujur Timur dan 106 0 45 10 Bujur Timur, 6 0 49
A. PD.Bank Perkreditan Rakyat (BPR)
LAMPIRAN II : PERATURAN DAERAH PROVINSI JAWA BARAT NOMOR : 30 TAHUN 2010 TANGGAL : 31 DESEMBER 2010 TENTANG : PERUBAHAN ATAS PERATURAN DAERAH PROVINSI JAWA BARAT NOMOR 14 TAHUN 2006 TENTANG PERUSAHAAN
KATA PENGANTAR. Assalamualaikum alaikum Wr.Wb
KATA PENGANTAR Assalamualaikum alaikum Wr.Wb Alhamdulillah puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan taufik dan hidayah sehingga kami dapat menyusun Profil Kesehatan Kabupaten
V. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN
V. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN 5.1. Letak Geografis, Topografi, Curah Hujan, dan Jenis Tanah Secara geografis wilayah Kabupaten Serang terletak diantara 5 50' - 6 21' Lintang Selatan dan 105 7' 106
IV. GAMBARAN UMUM 4.1. Kondisi Geografis dan Iklim
IV. GAMBARAN UMUM 4.1. Kondisi Geografis dan Iklim Provinsi Banten secara geografis terletak pada batas astronomis 105 o 1 11-106 o 7 12 BT dan 5 o 7 50-7 o 1 1 LS, mempunyai posisi strategis pada lintas
BAB II TINJAUAN UMUM
BAB II TINJAUAN UMUM 2.1 Keadaan Umum 2.1.1 Lokasi Kesampaian Daerah Lokasi CV JBP secara administratif termasuk dalam wilayah Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak. Provinsi Banten. Secara geografis lokasi
III. KONDISI UMUM LOKASI
III. KONDISI UMUM LOKASI 3.1. Sejarah Kawasan Berawal dari Cagar Alam Gunung Halimun (CAGH) seluas 40.000 ha, kawasan ini pertama kali ditetapkan menjadi salah satu taman nasional di Indonesia pada tahun
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Tubagus Arief Rachman Fauzi, 2013
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Kabupaten Pandeglang terletak di wilayah Provinsi Banten, merupakan kawasan sebagian besar wilayahnya masih pedesaan. Luas wilayahnya 2.193,58 KM 2. Menurut
BAB III KONDISI UMUM LOKASI PENELITIAN
11 BAB III KONDISI UMUM LOKASI PENELITIAN 3.1 Taman Nasional Gunung Halimun Salak 3.1.1 Sejarah, letak, dan luas kawasan Taman Nasional Gunung Halimun (TNGH) ditetapkan pada tanggal 28 Februari 1992 dengan
Buku Putih Sanitasi Kabupaten Lebak 2013
BAB III PROFIL SANITASI WILAYAH 3.1 Perilaku Hidup Bersih an Sehat (PHBS) dan Promosi Higiene Pola hidup bersih dan sehat (PHBS) adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai
IV. GAMBARAN UMUM TEMPAT PENELITIAN. Bandar Lampung merupakan Ibukota Provinsi Lampung yang merupakan daerah
IV. GAMBARAN UMUM TEMPAT PENELITIAN 4.1 Gambaran Umum Kota Bandar Lampung Bandar Lampung merupakan Ibukota Provinsi Lampung yang merupakan daerah yang dijadikan sebagai pusat kegiatan pemerintahan, politik,
PEMERINTAH KABUPATEN LEBAK DINAS CIPTA KARYA
Nomor : 602.1/181-PAN.DCK/APBD/2013 : Penataan Jalan Lingkungan Permukiman Kampung Gajrug-Kampung Sampaleun Desa Bintang Resmi : Rp. 322.209.000,- (Tiga Ratus Dua Puluh Dua Juta Dua Ratus Sembilan Nama
PERATURAN DAERAH KABUPATEN LEBAK NOMOR 2 TAHUN 2014 TENTANG RENCANA TATA RUANG WILAYAH KABUPATEN LEBAK TAHUN
salinan PERATURAN DAERAH KABUPATEN LEBAK NOMOR 2 TAHUN 2014 TENTANG RENCANA TATA RUANG WILAYAH KABUPATEN LEBAK TAHUN 2014-2034 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI LEBAK, Menimbang : a. bahwa keberadaan
SELAYANG PANDANG BPDAS CITACILI
SELAYANG PANDANG BPDAS CITACILI Kegiatan Penghijauan Daerah Aliran Sungai (DAS) sudah di mulai sejak tahun 1970- an dengan Dana Inpres (Instruksi Presiden). Institusi yang menangani bernama Proyek Perencanaan
