Model Pembelajaran CTL dan Model Pembelajaran Langsung
|
|
|
- Veronika Sanjaya
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Model Pembelajaran CTL dan Model Pembelajaran Langsung PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DAN DIRECT INSTRUCTION (DI) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI DASAR MENGANALISIS RANGKAIAN RLC PADA RANGKAIAN KELISTRIKAN KELAS X DI SMKN 2 SURABAYA. Mochammad Indra Wahyudi Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya [email protected] Munoto Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya [email protected] Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Learning (CTL) terhadap hasil belajar siswa dibandingkan dengan model pembelajaran Direct instruction (DI) dan untuk mengetahui bagaimana hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) pada kompetensi dasar menganalisis karakteristik rangkaian RLC. Sasaran penelitian yaitu kelas X AV di SMKN 2 Surabaya tahun ajaran 2013/2014. Penelitian yang dilakukan dengan metode Quasi Experimental dengan desain Pretest-Postest Nonequivalent Control Group Desaign ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X AV di SMKN 2 Surabaya. Sampel yang diambil terdiri dari dua kelas yakni kelas siswa kelas X AV 1 sebanyak 31 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas X AV 2 sebanyak 31 orang sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh melalui hasil belajar siswa yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan memperoleh rata-rata hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran CTL sebesar 79,9 sedangkan rata-rata hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran konvensional sebesar 77,9. Hasil uji-t menunjukan adanya perbedaan hasil belajar dengan harga t hitung sebesar 2,55 yang dikonsultasikan pada t tabel 1,67. Dengan demikian, hasil belajar siswa dengan menggunakan model Learning (CTL) lebih baik daripada hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran langsung (direct instruction). Kata kunci: model Learning (CTL), model pembelajaran langsung, hasil belajar siswa. Abstract This research was meant to find out the influence of Contextual Teaching and Learning ( CTL ) against study result of the students compared with a model of learning Direct Instruction ( DI ) and to see how study result of the students who use Contextual Teaching and Learning ( CTL ) on basic competence analyze characteristic of a series RLC. The target of research that is a class of X AV in SMKN 2 Surabaya the academic year 2013 / The study was performed with a method of quasi experimental with a design pretest-postest nonequivalent control group desaign is aimed to tell the difference of the results of study. The population of this research is all the students in the class X AV SMKN 2 Surabaya. Samples to be taken consisting of two class namely class a student X AV 1 thirty-one people as a class experimentation and graders X AV 2 thirty-one people as a class control Methods of data collection in this study was obtained through student learning outcomes are analyzed by descriptive quantitative and obtain average results of student learning using learning model CTL 79.9 while the average student learning outcomes using conventional learning model of The results of t- test showed the difference in learning outcomes at a price of 2.55 t consulted on t table Thus, the results of student learning using learning model Contextual Teaching and Learning (CTL) are better than the results of student learning using direct instruction (DI) models. Key words: learning models Contextual Teaching and Learning (CTL), learning models of Direct Instruction (DI), student learning outcomes. PENDAHULUAN Berdasarkan hasil wawancara peneliti mendapat kesimpulan bahwa model pembelajaran konvensional yang diterapkan pada mata pelajaran teknik listrik menggunakan model pembelajaran direct instruction. Dari 16 siswa 20% memperoleh hasil belajar dibawah 663
2 Jurnal Pendidikan Teknik Elektro, Volume 03 Nomer 03 Tahun 2014 Hal nilai SKM (7,5). Guru mata pelajaran teknik listrik kelas X AV SMKN 2 Surabaya mengatakan bahwa siswa cenderung lebih tertarik apabila siswa tersebut mengetahui kegunaan/aplikasi dari mata pelajaran yang akan disampaikan. Oleh karena itu perlu adanya penelitian mengenai model pembelajaran yang mampu menghubungkan konsep teori dengan aplikasi di kehidupan sehari-hari, Contextual Teaching and Learning (CTL) merupakan suatu konsep yang membantu guru memotivasi siswa untuk memanfaatkan pengetahuan mereka dalam menyelesaikan masalah kehidupan sehari-hari. Dalam hal ini tentu saja siswa dapat menemukan hubungan bermakna antara ide-ide abstrak dengan aplikasi praktis dalam konteks dunia nyata. Berkaitan dengan itu peneliti bermaksud melakukan eksperimen pengaruh model pembelajaran contextual teaching and learning (CTL) terhadap hasil belajar siswa pada kompetensi dasar menganalisis karakteristik rangkaian RLC pada rangkaian kelistrikan di SMKN 2 Surabaya. Rumusan masalah penelitian ini adalah: Apakah ada pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dan Direct Instruction terhadap hasil belajar siswa kelas X TAV pada kompetensi dasar menganalisis karakteristik rangkaian RLC pada rangkaian kelistrikan di SMKN 2 Surabaya Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model Learning (CTL) terhadap hasil belajar siswa kelas X TAV lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran Direct Instruction pada kompetensi dasar menganalisis karakteristik rangkaian RLC pada rangkaian kelistrikan di SMKN 2 Surabaya. (2) Untuk mengetahui hasil belajar siswa yang menggunakan model Learning (CTL) pada kompetensi dasar menganalisis karakteristik rangkaian RLC pada rangkaian kelistrikan di SMKN 2 Surabaya KAJIAN PUSTAKA Elanie B. Johnson (Riwayat, 2008) mengatakan pembelajaran kontekstual adalah sebuah sistem yang merangsang otak untuk menyusun pola-pola yang mewujudkan makna. Lebih lanjut, Elanie mengatakan bahwa pembelajaran konstekstual adalah suatu sistem pembelajaran yang cocok dengan otak yang menghasilkan makna dengan menghubungkan muatan akademis dengan konteks dari kehidupan sehari-hari siswa. Jadi, pembelajaran konstekstual adalah usaha untuk membuat siswa aktif dalam memompa kemampuan diri tanpa merugi dari segi manfaat, sebab siswa berusaha mempelajari konsep sekaligus menerapkan dan mengaitkannya dengan dunia nyata (Rusman, 2012: 187). Komponen pembelajaran kontekstual menurut Elanie dalam Rusman (2012) meliputi: (1) menjalin hubungan-hubungan yang bermakna (making meaningful connections); (2) mengerjakan pekerjaan-pekerjaan yang berarti (doing significant work); (3) melakukan proses belajar yang diatur sendiri (self-regulated learning); (4) mengadakan kolaborasi (collaborating); (5) berpikir kritis dan kreatif (critical and creative thingking); (6) memberikan layanan secara individual (nurturing the individual); (7) mengupayakan pencapaian standar yang tinggi (reching high standars); dan (8) menggunakan asesmen autentik (using authentic assessment). Ada tujuh prinsip pembelajaran kontekstual yang harus dikembangkan oleh guru, yaitu: (1) Konstrutivisme (Contructivism) (2) Menemukan (Inquiry) (3) Bertanya (Questioning) (4) Masyarakat belajar (Learning community) (5) Pemodelan (Modelling) (6) Refleksi (7) Penilaian yang sebenarnya (Authentic assessment). Kelebihan dari model pembelajaran CTL, adalah (1) proses belajar menggunakan model pembelajaran CTL terkesan lebih bermakna dan Real (nyata). Artinya siswa dituntut untuk dapat mengungkap hubungan antara pengalaman belajar disekolah dengan kehidupan nyata. Hal ini sangat diperlukan karena siswa dapat mengorelasikan materi yang ditemukan dengan kehidupan nyata, dan materi yang dipelajari akan tertanam erat dalam memori siswa, sehingga tidak akan mudah dilupakan. (2) Pembelajaran lebih produktif dan mampu menumbuhkan penguatan konsep kepada siswa karena model pembelajaran CTL manganut aliran kontruktivisme, dimana seorang siswa dituntut untuk menemukan pegetahuannya sendiri. Melalui landasan filosofis kontruktivisme siswa diharapkan belajar melalui mengalami bukan menghafal. Kelemahan dari model pembelajaran CTL menurut Endang (2013) adalah bagi guru kelas, guru harus memiliki kemampuan untuk memahami secara mendalam skill dan media alat bantu. Model pembelajaran langsung didesain bagi siswa dalam mempelajari pengetahuan yang terstruktur dan dapat dipelajari melalui tahap demi tahap (Arends, 1997). Model ini berpusat pada guru (teacher centered) dan melandasakan pada tiga ciri: (1) tipe siswa yang 664
3 Model Pembelajaran CTL dan Model Pembelajaran Langsung dihasilkan, (2) alur atau sintaks dalam proses pembelajarannya, dan (3) lingkunan (suasana) belajarnya. Model pembelajaran langsung memerlukan pengelolaan guru dengan cermat, dalam hal alokasi waktu, kejelasan dalam memberikan pengetahuan atau keterampilan baru harus disajikan tahap demi tahap. Selain itu, guru harus mampu menciptakan kondisi lingkungan (suasana) belajar yang berorientasi pada utugas. Hal ini munkin terjadi bila guru memiliki kemampuan mengajar yang efektif (Arends, 1997). sintaks model pembelajaran langsung memiliki lima tahap, yaitu menentukan tujuan, mejelaskan atau mendemonstrasikan pengetahuan, memberikan latihan terbimbing, memberikan umpan balik, dan memberikan latihan lanjutan (Arends, 1997: 265). Kelebihan model pembelajaran langsung, Antara lain sebagai berikut: (a) Guru dapat mengendalikan isi materi dan urutan materi yang akan diberikan ke siswa Guru dapat mengendalikan isi materi dan urutan materi yang akan diberikan ke siswa. (b) Model ini memungkinkan untuk diterapkan secara efektif dalam kelas yang besar maupun kecil. (c) Melalui pembimbingan, guru dapat menekankan hal-hal penting atau kesulitan-kesulitan yang mungkin dihadapi siswa. (d) cara yang efektif untuk mengajarkan konsep dan keterampilanketerampilan yang eksplisit kepada siswa yang berprestasi rendah (e) Informasi yang banyak dapat tersampaikan dalam waktu yang relatif singkat (f) Metode ceramah merupakan cara yag bermanfaat untuk menyampaikan informasi kepada siswa yang tidak suka membaca (g) Model pembelajaran langsung yang menekankan kegiatan mendengar (misalnya, ceramah) dan mengamati (misalnya demonstrasi) dapat membantu siswa yang cocok belajar dengan cara-cara ini (h) Model pembelajaran langsung (terutama demonstrasi) dapat memberi siswa tantangan untuk mempertimbangkan kesenjangan yang terdapat di Antara teori (yang seharusnya terjadi) dan observasi (i) Model pembelajaran ini berguna bagi siswa yang tidak memiliki kepercayaan diri. Keterbatasan model pembelajaran langsung, sebagai berikut: (a) Tidak semua siswa memiliki kemampuan untuk mendengarkan, mengamati, dan mencatat dengan baik. (b) Guru kadang kesulitan untuk mengatasi perbedaan dalam hal kemampuan, pengetahuan awal, tingkat pembelajaran dan pemahaman, gaya belajar, atau ketertarikan siswa. (c) Kesempatan siswa untuk mengembangkan keterampilan social dan interpersonal terbatas karna partisipasi aktif lebih banyak dilakukan oleh guru. (d) Kesuksesan pembelajaran ini sangat bergantung pada guru. (e) Model pembelajaran ini dapat berdampak negatif terhadap kemampuan penyelesaian masalah, kemandirian, dan keingintahuan siswa. (f) Model pembelajaran langsung membutuhkan keterampilan komunikasi yang baik dari guru. (g) Guru sulit untuk mendapatka umpan balik mengenai pemahaman siswa. (h) Model pembelajaran ini akan sulit diterapkan untuk maeri-materi yang abstrak dan kompleks. (i) siswa akan kehilangan perhatian setelah menit dan hanya akan mengingat sedikit isi materi yang disampaikan. (j) Siswa menjadi tidak bertanggung jawab mengenai materi yang harus dipelajari oleh dirinya karena menganggap materi akan diajarkan oleh guru. Hasil belajar adalah kemampuankemampuan yang dimiliki siswa setelah menerima pengalaman belajarnya (Nana Sudjana 1991: 22). Hasil belajar dipengaruhi oleh pengalaman subjek belajar dengan dunia fisik dan lingkungannya. Hasil belajar seseorang tergantung pada apa yang telah diketahui, I subjek belajar, tujuan, motivasi yang mempengaruhi proses interaksi dengan bahan yang sedang dipelajari. Dikemukakan oleh Bayu Winarno yang dikutip dari Sardiman A.M. (2009:38). Berdasarkan uraian di atas penulis tertarik untuk meneliti pengaruh model pembelajaran Contextual teaching and learning dan model pembelajaran Direct instruction pada suatu penelitian yang berjudul Pengaruh Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) Dan Direct Instruction (DI) Terhadap Hasil Belajar Pada Kompetensi Dasar Menganalisis Rangkaian Rlc Pada Rangkaian Kelistrikan Kelas X Di Smkn 2 Surabaya METODE PENELITIAN Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 2 Surabaya. Waktu pelaksanaan penelitian semester ganjil tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yaitu penelitian yang datanya berupa angka atau nilai. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimental. Dengan menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design, karena dalam desain ini kelompok kontrol tidak dipilih secara random. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas X AV SMKN 2 Surabaya yang berjumlah 109 siswa. Dan sampel pada penelitian ini 665
4 Jurnal Pendidikan Teknik Elektro, Volume 03 Nomer 03 Tahun 2014 Hal adalah siswa dan siswi kelas X AV1 yang berjumlah 31 siswa sebagai kelas ekperimen dengan diberi treatment pembelajaran menggunakan model pembelajaran CTL dan siswa siswi kelas X AV2 yang berjumlah 31 siswa sebagai kelas kontrol dengan perlakuan pembelajaran Direct instraction sebagai pembanding. Adapun desain rancangan penelitian ini digambarkan sebagai berikut:. Tabel 1. Desain Eksperimen O 1 X CTL O 2 O 3 X DI O 4 O 1, O 3 : Tes awal diberikan sebelum perlakuan, X CTL :Pembelajaran dengan menerpakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning. X DI :Pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran Direct instraction (model pembelajaran yang diterapkan disekolah). O 2, O 4 : Tes akhir diberikan setelah perlakuan Sebelum soal diberikan kepada siswa, soal harus terlebih dahulu diujicoba. Soal diujicobakan kepada siswa kelas XI TAV-2 yang berjumlah 30 siswa. Kemudian dilakukan perhitungan meliputi; validitas, reliabilitas, daya pembeda, dan tingkat kesukaran soal. Dengan menggunakan AnatesV4. Teknik analisis data meliputi nilai akhir, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji beda yang dilakukan pada hasil pretest dan posttest. Untuk uji normalitas ini menggunakan software SPSS versi 17 yaitu dengan one sample kolmogrov smirnov test, dan uji homogenitas menggunakan Test of Homogeneity of variances. Sedangkan uji beda menggunakan rumus uji-t, untuk menggetahui hasil belajar siswa setelah diberi treatment. Adapun kriteria pengujian ialah sebagai berikut: Gambar 1. Kriteria Uji-t pihak kanan H 0 ditolak jika t hitung > t tabel atau t h > t t(1-ɑ); n1+n2-2) dan H 1 diterima, hasil belajar dengan menggunakan Contextual Teaching and Learning lebih tinggi dari pada dengan menggunakan model pembelajaran Direct instraction. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil dari penelitian ini adalah deskripsi data hasil validasi perangkat pembelajaran meliputi; silabus, RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), modul dan validasi butir soal. Berikut hasil validasi perangkat pembelajaran: Validasi Perangkat Pembelajaran % 90.00% 80.00% 70.00% 60.00% 50.00% Hasil Validasi Perangkat Pembelajaran 89.11% 83.20% 84.24% RPP LKS Soal RPP LKS Soal Gambar 2. Grafik hasil rating validasi perangkat pembelajaran Perangkat pembelajaran yang dirancang untuk digunakan pada model Learning (CTL) pada kompetensi dasar menganalisis karakteristik rangkaian RLC pada rangkaian kelistrikan dinyatakan baik dengan hasil rating masing-masing sebesar 89,11% untuk validasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), 83,20% untuk validasi LKS dan 84,24% untuk hasil validasi butir soal. sehingga disimpulkan perangkat pembelajaran dapat digunakan untuk model pembelajaran CTL di SMK Negeri 2 Surabaya. Dari keseluruhan saran dari validator telah dilakukan perbaikan sesuai saran untuk menjadikan perangkat pembelajaran yang lebih baik untuk digunakan dalam model pembelajaran CTL. Sebelum melaksanakan penelitian dilakukan pengujian butir soal meliputi: uji reliabilitas, uji daya beda, dan uji tingkat kesukaran soal. Pengujian butir soal ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kevalidan soal yang akan dijadikan soal pretest dan posttest pada kelas X TAV-2. Pengujian butir soal dilakukan dengan memberikan soal pilihan ganda sebanyak 25 soal kepada siswa kelas XI TAV-1 dengan jumlah siswa sebanyak 31 siswa. Setelah dilakukan pengujian kevalidan butir soal 666
5 Model Pembelajaran CTL dan Model Pembelajaran Langsung menggunakan AnatesV4 didapat 20 butir soal pilihan ganda yang dapat digunakan untuk pretest dan posttest. Berikut ditampilkan hasil validitas buti soal. Suatu soal dikatakan baik apabila soal tersebut valid dan juga harus reliabel. Soal dikatakan reliabel apabila mempunyai Rxy hitung > Rxy tabel. Dengan N = 31 siswa dan berdasarkan tabel Rxy= 0,349. Reliabilitas soal yang dihitung melalui anatesv4, didapatkan Rxy hitung = 0,94. Sehingga Rxy hitung = 0,94 > Rxy tabel = 0,349. Dengan demikian soal tersebut adalah reliabel. Tabel 2. Hasil Taraf Kesukaran Butir Soal Kriteria No. Butir Soal Jumlah Soal Mudah 3, 4 6, 7, 8, 9, 11, 9 14, 15 Sedang 1, 2, 10, 12, 13, 16, 10 17, 18, 19, 20 Sukar 5 1 Jumlah 20 Soal tersebut harus dapat membedakan antara siswa pintar (kelas atas) dan siswa yang kurang pintar (kelas bawah). Hasil analisis daya beda tes juga menggunakan AnatesV4, indeks daya beda soal dapat dilihat pada Tabel 3 di bawah ini. Tabel 3. Hasil Pengujian Daya Beda Butir Soal Kriteria No. Butir Soal Jumlah Soal Jelek 17 1 Cukup 5, 18 2 Bagus Sangat 1, 2, 3, 4, 6, 7, 8, 9, 10, 17 Bagus 11, 12, 13, 14, 15, 16, 19, 20 Jumlah 20 Hasil belajar dan uji-t Sebelum menggunakan Uji-t terlebih dahulu dilakukan Uji normalitas menggunakan software SPSS versi 17 dengan one sample kolmogrov smirnov test. Uji normalitas digunakan untuk mengetahui apakah sampel yang digunakan berasal dari populasi yang berdistribusi normal atau tidak. Jika nilai signifikansi yang diperoleh > α = 0,05 maka sampel berasal dari populasi yang berditribusi normal. Dan sebaliknya jika nilai signifikansi yang diperoleh < α = 0,05, maka sampel bukan berasal dari populasi yang berdistribusi normal. Nilai signifikansi hasil uji Kolmogorov Smirnov memiliki nilai 0,161 untuk kelas eksperimen dan 0,142 untuk kelas kontrol, keduanya lebih besar dari α = 0,05. Dengan demikian H o diterima artinya sampel berdistribusi normal dan H 1 ditolak.. Selanjutnya dilakukan Uji homogenitas untuk mengetahui apakah kedua sampel memiliki varian yang sama. Uji homogenitas menggunakan software SPSS versi 17.0 dengan uji Levene Statistic. Diketahui nilai signifikasinya 0,40 lebih besar dari 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa data tersebut homogen karena syarat uji homogenitas, apabila nilai Sig: ρ<0,05 maka data tidak homogen dan apabila Sig: ρ>0,05 maka data homogen. Pada analisi akhir dilakukan Uji beda atau uji-t menggunakan software SPSS versi Hasil analisis memberikan nilai t hitung sebesar = 2,55 sedangkan t tabel sebesar = 1,67. Hasil t hitung ini jatuh pada daerah penolakan H o. Jadi hipotesis H o ditolak dan hipotesis H 1 diterima. Ini berarti rerata hasil belajar siswa yang menggunakan model Learning lebih besar daripada model pembelajaran Direct instraction Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa hasil belajar dengan menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning menunjukkan hasil yang baik. PENUTUP Berdasarkan data dari hasil uji penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan: (1) Dari analisis nilai akhir siswa diketahui bahwa rata-rata nilai akhir siswa kelas eksperimen yang menggunakan model Learning (CTL) bernilai 79,9. Sedangkan untuk rata-rata nilai akhir siswa pada kelas control yang menggunakan model pembelajaran Direct Istruction (DI) menunjukkan nilai 77,9 lebih kecil dibandingkan kelas eksperimen. (2) Pada hasil Uji-t diketahui nilai t hitung dengan menggunakan SPSS bernilai 2,55 sedangkan t tabel diketahui bernilai 1,67. Maka dapat disimpulkan bahwa t hitung >t tabel yang artinya tolak H 0 dan terima H 1. sehingga dapat disimpulkan bahwa rerata hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) lebih tinggi daripada kelas yang menggunakan model pembelajaran Direct instraction. Saran Metode pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat dijadikan alternatif dalam proses belajar 667
6 Jurnal Pendidikan Teknik Elektro, Volume 03 Nomer 03 Tahun 2014 Hal mengajar agar proses belajar mengajar lebih menarik. Pembelajaran menggunakan model Learning (CTL) dapat digunakan sebagai inovasi baru dalam rangka meningkatkan hasil belajar siswa, sehingga model ini dapat diterapkan pada mata diklat lain yang sesuai. Serta guru harus mempunyai pemahaman yang tinggi pada mata pelajaran yang menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL). DAFTAR PUSTAKA Arends, R.I Classroom Instruction and Management. New York: McGraw- Hill Companies, Inc. Darmadi, Hamid Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta. Depdiknas Standar Proses Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Permendiknas Nomor 41 Tahun DePorter, Bobbi dkk Quantum Learning. Bandung: Kaifa Johnson. B. Elaine Conextual Teaching and Learning. California: Corwin Press. Inc. Kardi, Soeparman dan Nur, Mohamad Pengajaran Langsung. Surabaya: PSMS UNESA, University press. Majid, Abdul Strategi Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya Offset. Think-Pair-Share Terhadap Hasil Belajar Pada Standar Kompetensi Memperbaiki Radio Penerima. Skripsi. Surabaya: Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya. Sudjana, Nana Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya. Sugiyono Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta Sugiyono Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. Sugiyono Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta Sugiyono Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta. Suprihatiningrum, Jamil Strategi Pembelajaran. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media. Trianto Model-Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik, Konsep, Landasan Teoritis-Praktis dan Implementasinya. Jakarta: Prestasi Pustaka Winarno, Bayu Pengaruh Lingkungan Belajar dan Motivasi Berprestasi Terhadap Hasil Belajar Siswa Kompetensi Keahlian Teknik Otomasi Industri Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Depok Yogyakarta. Jurnal Skripsi. Vol 9: hal. 5 Nurhadi;Yasin,B.;Senduk,A.G Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL). Malang:Universitas Negeri Malang. Setiawan, Dhidik Pengaruh Metode Pembelajaran Inkuiri Terhadap Ketuntasan Hasil Belajar Siswa Terhadap Ketuntasan Hasil Belajar Siswa di SMK 3 Buduran Sidoarjo. Skripsi. Surabaya: Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya. Sigit, Desi Diannanti Pengaruh Pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL) Model Kooperatif Tipe 668
Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw
Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI TEKNIK AUDIO VIDEO PADA MATA PELAJARAN PEREKAYASAAN SISTEM AUDIO DI SMK NEGERI
Sriningsih Program Studi Pendidikan Akuntansi, Jurusan Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Surabaya,
STUDI KOMPARASI HASIL BELAJAR DAN KETERAMPILAN PROSES SISWA YANG MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DENGAN BANTUAN LKS DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DI KELAS X AKUNTANSI Sriningsih Program
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN TEKNIK LISTRIK DI SMK NEGERI 2 SURABAYA
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN TEKNIK LISTRIK DI SMK NEGERI 2 SURABAYA Fitriyah Dewi Sartika Program Studi S1 Pendidikan Teknik Elektro,Teknik
Media Pembelajaran dan Model Pembelajaran Langsung
Media Pembelajaran dan Model Pembelajaran Langsung PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN SOFTWARE ELECTRONICS WORKBENCH (EWB) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI DASAR MENERAPKAN MACAM-MACAM
PENGARUH MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA MATERI GAYA
PENGARUH MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA MATERI GAYA Tifa Nasrul Afif 1), St. Y. Slamet 2), Matsuri 3) PGSD FKIP Universitas Sebelas Maret, Jalan Slamet Riyadi 449 Surakarta.
Model Pembelajaran Discovery Learning
Model Pembelajaran Discovery Learning PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING PADA KOMPETENSI DASAR MENERAPKAN DIODA SEMIKONDUKTOR SEBAGAI PENYEARAH KELAS X TEKNIK AUDIO VIDEO DI SMK N 2 SURABAYA.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS)
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Terhadap Hasil Belajar Siswa Dengan Kreativitas Berbeda Pada Standar Kompetensi Memahami Sifat Dasar Sinyal Audio Miftakhul Hidayah dan
Perbedaan Model Pembelajaran ARCS Dengan Konvensional
Perbedaan Model Pembelajaran ARCS Dengan Konvensional PERBEDAAN HASIL BELAJAR MODEL PEMBELAJARAN ATTENTION, RELEVANCE, CONFIDENCE, SATISFACTION (ARCS) DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KONVENSIONAL PADA KELAS
Perbedaan Model Pembelajaran Berdasarkan Masalah Metode PQ dan LSQ
PERBEDAAN HASIL BELAJAR MODEL PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH (MPBM) METODE PLANTED QUESTION DAN LEARNING STARTS WITH A QUESTION PADA MATA PELAJARAN TEKNIK ELEKTRONIKA DASAR KELAS X TAV DI SMKN 2 SURABAYA
Pengaruh Penerapan Pembelajaran Model Pembelajaran Inkuiri Terhadap Hasil Belajar Siswa
PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA DIKLAT MEMBUAT REKAMAN AUDIO DI STUDIO DI SMK NEGERI 2 SURABAYA Chrisna Rizki Haryudhie, J.A Pramukantoro
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Menerapkan Pendekatan Kontekstual
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MENERAPKAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR PADA MATA PELAJARAN TEKNIK LISTRIK DI SMK NEGERI 3 BUDURAN SIDOARJO Eki Pristiyanto
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro. Volume 05 Nomor 03 Tahun 2016,
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro. Volume 05 Nomor 03 Tahun 2016, 951-956 Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan dalam mengajarkan suatu keterampilan pada siswa yaitu model pembelajaran langsung.
PENGARUH CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA
PENGARUH CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA Ratna Wulan Ndari 1, Caswita 2, Tina Yunarti 2 [email protected] 1 Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika
MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DAN GROUP TERHADAP PRESTASI BELAJAR
MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DAN GROUP TERHADAP PRESTASI BELAJAR Sony Cornelis Lee dan Farida Nur Kumala Pendidikan Guru Sekolah Dasar UNIKAMA [email protected] dan [email protected]
Pengaruh Metode Pembelajaran Problem Solving
Pengaruh Metode Pembelajaran Problem Solving PENGARUH METODE PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN TEKNIK LISTRIK DI SMK NEGERI 5 SURABAYA Mochamad Ma aruf Program Studi
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA Lies Setyaningrum 1), Siti Kamsiyati ), Tri Budiarto 3) PGSD FKIP Universitas Sebelas Maret, Jalan Slamet Riyadi 449 Surakarta
Artikel diterima: Oktober 2017; Dipublikasikan: November 2017
Science Education Journal, 1 (2), November 2017, 64-72 E. ISSN. 2540-9859 Article DOI: 10.21070/sej.v1i2.1178 Original Research Article Pengaruh Pendekatan Contextual Teaching And Learning Berbasis Inquiry
Pembelajaran Aktif Team Quiz
PERBEDAAN HASIL BELAJAR STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TEAM QUIZ DAN PEMBELAJARAN KONVENSIONAL PADA MATA PELAJARAN ELEKTRONIKA DASAR DI KELAS X TAV SMK NEGERI 7 SURABAYA Afif Tauviqurrokhman Pendidikan Teknik
Pengaruh Model Pembelajaran Kontekstual Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI IA SMA Negeri 3 Watansoppeng
77 Pengaruh Model Pembelajaran Kontekstual Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis The Effect of Contextual Learning Method to the Critical Thinking Ability of Students Class XI SMA Negeri 3 Watansoppeng Sugiarti,
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING YANG DIPADUKAN DENGAN TEKNIK CATATAN TULIS DAN SUSUN TERHADAP HASIL BELAJAR MENERAPKAN DASAR-DASAR KELISTRIKAN DAN ELEKTRONIKA KELAS X JURUSAN TEKNIK
PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD NEGERI KARANGJATI
894 Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Edisi 9 ke-5 Tahun 2016 PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD NEGERI KARANGJATI THE EFFECT OF CONTEXTUAL LEARNING
PENERAPAN METODE INKUIRI PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI SISWA KELAS VII SMP KARTIKA 1-7 PADANG ARTIKEL OLEH: ZUMRATUN HASANAH
PENERAPAN METODE INKUIRI PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI SISWA KELAS VII SMP KARTIKA 1-7 PADANG ARTIKEL Ditulis untuk memenuhi salah satu persyaratan guna memperoleh gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) OLEH: ZUMRATUN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. sampai bulan April. Mulai dari tahap persiapan, observasi, eksperimen dan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data Penelitian Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan, dari bulan Februari sampai bulan April. Mulai dari tahap persiapan, observasi, eksperimen
Pengaruh Model Pembelajaran Langsung dan Kooperatif TAI Ditinjau dari Kemampuan Matematika Siswa
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG DAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI (TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION) TERHADAP HASIL BELAJAR PADA KOMPETENSI DASAR MENGANALISIS RANGKAIAN RLC PADA RANGKAIAN
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1 No. 1 Februari 2017
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PAIR CHECK DENGAN TIPE THINK PAIR SQUARE DI SMA Nurul Huda Arianti, Syubhan An nur, Mastuang FKIP Unlam Banjarmasin, [email protected]
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DI SEKOLAH DASAR
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DI SEKOLAH DASAR Siti Aisah, Kartono, Endang Uliyanti Program Studi Pendidikan Guru Sekolah
Pengaruh Permainan Scramble dalam Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT Terhadap Hasil Belajar
PENGARUH PERMAINAN SCRAMBLE DALAM MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN TEKNIK ELEKTRONIKA DASAR DI SMK NEGERI 1 KEDIRI Sholihatin Fitriyah S1 Pendidikan Teknik
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Metode Demonstration berbantuan Software PSIM 9.03
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Metode Demonstration berbantuan Software PSIM 9.3 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN METODE DEMONSTRATION BERBANTUAN SOFTWARE PSIM 9..3 PADA MATA PELAJARAN
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN STRATEGI BELAJAR AKTIF HOLLYWOOD SQUARES
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN STRATEGI BELAJAR AKTIF HOLLYWOOD SQUARES DENGAN PEMBELAJARAN KONVENSIONAL PADA MATAPELAJARAN PENGUKURAN LISTRIK DI SMK NEGERI 5 PADANG Arif Mardani PROGRAM STUDI
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PEKERJAAN DASAR ELEKTROMEKANIK KELAS X TPTU SMK NEGERI 3 BUDURAN SIDOARJO Adytia Faridil
EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN CTL (CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING)
EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN CTL (CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP N 16 BATAM TAHUN PELAJARAN 2014/2015 PutriYulia*, Nencita O. Sunggu
PENGARUH PENERAPAN METODE PEMECAHAN MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA
Syntax Literate : Jurnal Ilmiah Indonesia ISSN : 2541-0849 e-issn : 2548-1398 Vol. 1, no 3 November 2016 PENGARUH PENERAPAN METODE PEMECAHAN MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Abdul Wakhid
Oleh: Desti Widiyana, Universitas Negeri Yogyakarta,
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ARIAS (ASSURANCE, RELEVANCE, INTEREST, ASSESSMENT, AND SATISFACTION) TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR KKPI PADA SISWA KELAS X SMK NEGERI 1 PEDAN THE EFFECT OF ARIAS (ASSURANCE,
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN DEMONSTRASI TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA SMK
Pengaruh Penggunaan Metode... (Adi Rukmana Putra) 73 PENGARUH METODE PEMBELAJARAN DEMONSTRASI TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA SMK THE INFLUENCE OF DEMONSTRATION TEACHING METHOD ON THE STUDENT
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3. Jenis dan Lokasi Penelitian 3.. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Sugiyono (00:07) mengemukakan bahwa penelitian
Development of Basic Competency Learning Module on Poultry Meat and Seafood Processing at SMKN 3 Wonosari
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN KOMPETENSI DASAR PENGOLAHAN UNGGAS DAGING DAN SEAFOOD DI SMKN 3 WONOSARI Penulis 1 : Sofia Imtikhana (11511247016) Penulis 2 : Marwanti, M.Pd Kampus : Universitas Negeri
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GAMBAR TEKNIK LISTRIK DI SMK AL-AZHAR MENGANTI GRESIK
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GAMBAR TEKNIK LISTRIK DI SMK AL-AZHAR MENGANTI GRESIK Ervan Dwi Rizkyanto S1 Pendidikan Elektro, Fakultas Teknik,
PENGARUH PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN MACROMEDIA FLASH PADA MATA PELAJARAN MEKANIKA TEKNIK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X TGB-2 SMKN 1 MOJOKERTO
PENGARUH PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN MACROMEDIA FLASH PADA MATA PELAJARAN MEKANIKA TEKNIK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X TGB-2 SMKN 1 MOJOKERTO Bayu Tri Dianto S1 Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas
Nia Wati dan Suliyanah Jurusan Fisika, Universitas Negeri Surabaya
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN PENDEKATAN INKUIRI TRHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 PACET PADA MATERI PERPINDAHAN KALOR Nia Wati dan Suliyanah Jurusan Fisika,
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI. (Jurnal) Oleh DEBI GUSMALISA
1 PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI (Jurnal) Oleh DEBI GUSMALISA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Pengaruh Model Pembelajaran CTL Terhadap Hasil Belajar Siswa
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CTL(CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI DASAR MENERAPKAN MACAM - MACAM GERBANG DASAR RANGKAIAN LOGIKA DI SMK NEGERI 7 SURABAYA M.
Kata kunci : Model pembelajaran Active Learning dengan Strategi Active Knowledge Sharing (AKS), Model Pembelajaran Langsung, Hasil Belajar Siswa..
PERBEDAAN HASIL BELAJAR PEMBELAJARAN DENGAN ACTIVE LEARNING (STRATEGI ACTIVE KNOWLEDGE SHARING) DAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG PADA PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIK PENERANGAN DI SMKN
PENGARUH PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING
Pengaruh Penerapan Problem. (Aunurrofiq Hidayat) 454 PENGARUH PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DIPADU DENGAN AKTIVITAS KOLABORATIF TRUE OR FALSE STRATEGY TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA Nurhayati Pendidikan Fisika, Fakultas P.MIPA dan Teknologi, IKIP PGRI Pontianak Jalan Ampera No.88 Pontianak e-mail: [email protected]
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN Inovasi Pembelajaran untuk Pendidikan Berkemajuan FKIP Universitas Muhammadiyah Ponorogo, 7 November 2015
PERBEDAAN RERATA HASIL BELAJAR BASIS DATA DENGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EKSPLICIT INSTRUCTION DAN PROBLEM BASED LEARNING PADA SISWA JURUSAN TEKNIK KOMPUTER JARINGAN KELAS XII SMK PGRI 4 NGAWI Khusnul
Jurusan Kimia, Jalan Mannuruki IX, Makassar 90224
58 Perbandingan Metode Pemberian Tugas Kerja Kelompok dengan Kerja Individu pada Model Pembelajaran Discovery Learning terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI MIA SMAN 1 Tondong Tallasa Kab.Pangkep
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X TEKNIK AUDIO VIDEO PADA MATA PELAJARAN TEKNIK ELEKTRONIKA DASAR DI SMK NEGERI 3 SURABAYA Irene Indrawati Program Studi
Pengembangan Perangkat Pembelajaran
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG PADA STANDAR KOMPETENSI MEREKAM AUDIO DI STUDIO DI SMKN 2 SURABAYA Yulianto S1 Pendidikan Elektro, FakultasTeknik, Universitas Negeri
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM QUIZ PADA KONSEP SISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA DI KELAS XI IPA SMA NEGERI 8 KOTA TASIKMALAYA JURNAL
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM QUIZ PADA KONSEP SISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA DI KELAS XI IPA SMA NEGERI 8 KOTA TASIKMALAYA JURNAL Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat dalam Memperoleh
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V DI SD SABBIHISMA 01 PADANG
ARTIKEL PENELITIAN PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V DI SD SABBIHISMA 01 PADANG OLEH NURI HAYATUL JANNAH NPM: 1310013411080 PROGRAM
PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA MTs
PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA MTs Nego Linuhung 1), Satrio Wicaksono Sudarman 2) Pendidikan Matematika FKIP Universitas Muhammadiyah
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment).
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Desain Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Jenis penelitian ini dipilih karena situasi kelas sebagai tempat mengkondisi
Ulfa Devayuni Utami;Suwasono; Perbedaan Penerapan Metode Mind Maping dengan...
Ulfa Devayuni Utami;Suwasono; Perbedaan Penerapan Metode Mind Maping dengan... PERBEDAAN PENERAPAN METODE MIND MAPPING DENGAN METODE CERAMAH TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X PADA MATA PELAJARAN
Pendidikan Biologi Volume 4, Nomor 2 Mei 2012 Halaman 53-59
Pendidikan Biologi Volume 4, Nomor 2 Mei 2012 Halaman 53-59 PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF BIOLOGI SISWA KELAS VII SMP NEGERI
Kata-kata kunci: minat belajar, hasil belajar aspek kognitif, metode konvensional, media video. Abstract
Perbedaan Minat dan Hasil Belajar Aspek. (Adzan Ramadhan Dirgantara Putra) 361 PERBEDAAN MINAT DAN HASIL BELAJAR ASPEK KOGNITIF ANTARA PEMBELAJARAN FISIKA MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO DENGAN PEMBELAJARAN FISIKA
HANAFI RUSLI NIM / 2009
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN CTL BERBANTUAN BLOG DAN PEMBELAJARAN KONVENSIONAL PADA MATA PELAJARAN MENGANALISA RANGKAIAN LISTRIK KELAS X DI SMKN 1 PADANG JURNAL HANAFI
Journal of Elementary Education
JEE 3 (2) (2014) Journal of Elementary Education http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jee KEEFEKTIFAN KARTU PINTAR PENGETAHUAN TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR STRUKTUR BUMI Dina Mursalina Jurusan
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW DENGAN MEDIA VNC VIEWER UNTUK PENINGKATAN KOMPETENSI PRESENTASI VIDEO DI SMK NEGERI 3 YOGYAKARTA
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MEKATRONIKA : E-Journal Universitas Negeri Yogyakarta http://journal.student.uny.ac.id/ojs 413 EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW DENGAN MEDIA VNC VIEWER UNTUK PENINGKATAN
STUDI TENTANG PERBEDAAN HASIL BELAJAR CHASIS DAN PEMINDAH TENAGA ANTARA YANG DIAJAR DENGAN MENGGUNAKAN TEAM GAMES TOURNAMENT
JURNAL TEKNIK MESIN, TAHUN 22, NO. 2, OKTOBER 2014 1 STUDI TENTANG PERBEDAAN HASIL BELAJAR CHASIS DAN PEMINDAH TENAGA ANTARA YANG DIAJAR DENGAN MENGGUNAKAN TEAM GAMES TOURNAMENT DAN CERAMAH SISWA KELAS
Pengaruh strategi pembelajaran the power of two dengan question student have
Pengaruh strategi pembelajaran the power of two dengan question student have PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN TIPE THE POWER OF TWO DENGAN TIPE QUESTION STUDENT HAVE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA
BAB III METODE PENELITIAN. A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian eksperimen semu (quasi
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian eksperimen semu (quasi eksperimental research). Perlakuan pembelajaran yang diberikan adalah pembelajaran
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Karanganyar yang beralamat di Jl. R. W. Monginsidi Karanganyar. Alasan dipilihnya
PERBANDINGAN PRESTASI BELAJAR GEOGRAFI DENGAN PEMBELAJARAN TPS DAN TS KELAS X SMAN 15 BANDARLAMPUNG (J U R N A L) Oleh TIURMA LAERIS RULLITA.
0 PERBANDINGAN PRESTASI BELAJAR GEOGRAFI DENGAN PEMBELAJARAN TPS DAN TS KELAS X SMAN 15 BANDARLAMPUNG (J U R N A L) Oleh TIURMA LAERIS RULLITA. P FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMPUNG
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH DENGAN PEMBELAJARAN KONVENSIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA
Jurnal Online Pendidikan Fisika PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH DENGAN PEMBELAJARAN KONVENSIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Ratelit Tarigan Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian yang dilakukan adalah merupakan penelitian eksperimen semu.
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Desain Penelitian Penelitian yang dilakukan adalah merupakan penelitian eksperimen semu. Penelitian eksperimen semu ini digunakan untuk meneliti keefektifan pembelajaran
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Modeling The Way pada Mata Pelajaran Instalasi Motor Listrik
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Modeling The Way pada Mata Pelajaran Instalasi Motor Listrik PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MODELING THE WAY DENGAN BANTUAN SOFTWARE ESS PADA
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Dasar dan Pengukuran Listrik
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Dasar dan Pengukuran Listrik PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN DASAR dan PENGUKURAN LISTRIK dengan MENERAPKAN MPK TIPE STAD BERBASIS KURIKULUM 2013 di SMK NEGERI 3
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHEIVEMENT DIVISIONS
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHEIVEMENT DIVISIONS (STAD) BERBANTUAN MULTIMEDIA POWERPOINT TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT PADA SISWA
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Complex Instruction Terhadap Hasil Belajar IPS
Yulita Dewi Purmintasari, Ayu Lestari Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Complex Instruction Terhadap Hasil Belajar IPS YULITA DEWI PURMINTASARI, AYU LESTARI
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN FESTO FLUIDSIM SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PNEUMATIK SISWA KELAS XII DI SMK MUDA PATRIA KALASAN
1 EFEKTIVITAS PENGGUNAAN FESTO FLUIDSIM SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PNEUMATIK SISWA KELAS XII DI SMK MUDA PATRIA KALASAN THE EFFECTIVENESS OF THE USE OF FESTO FLUIDSIM AS
Auliya Puspitaningtyas, Parlan, Dedek Sukarianingsih Jurusan Pendidikan Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING DALAM MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMAN 10 MALANG PADA POKOK BAHASAN KELARUTAN (s) DAN HASIL KALI KELARUTAN
ABSTRAK
Application of Cooperative Learning Model Type two stay two stray (TSTS) and Effect on Student Learning Outcomes Biology Class X SMA Negeri 4 baseboards Bengkalis Riau Province 1) Putri Jhonevia 2) Drs.
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3. 1. Jenis dan Desain Penelitian 3.1.1. Jenis Penelitian Prosedur yang dilaksanakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimen quasi. Tujuan dari penelitian ini
PENGARUH MODEL PICTURE AND PICTURE TERHADAP HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL KELAS III SD
PENGARUH MODEL PICTURE AND PICTURE TERHADAP HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL KELAS III SD Ahmad Fauzi, Sugiyono, Suryani Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Untan Email: [email protected]
Keefektifan CTL Berbantuan Macromedia Flash Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis pada Materi Segiempat
JURNAL KREANO, ISSN : 2086-2334 Diterbitkan oleh Jurusan Matematika FMIPA UNNES Volume 4 Nomor 1 Bulan Juni Tahun 2013 Keefektifan CTL Berbantuan Macromedia Flash Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis pada
Kadek Rahayu Puspadewi Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Mahasaraswati Denpasar ABSTRACT
PENGARUH METODE INDUKTIF BERBANTUAN ASESMEN OTENTIK TERHADAP PRESTASI BELAJAR ALJABAR LINEAR I MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKAUNIVERSITAS MAHASARASWATI DENPASAR Kadek Rahayu Puspadewi Program
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA Annissawati 1, Sri Hastuti Noer 2, Tina Yunarti 2 [email protected] 1 Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika
PERBEDAAN PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN METODE KONVENSIONAL DENGAN PEMBELAJARAN MODEL KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER
PERBEDAAN PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN METODE KONVENSIONAL DENGAN PEMBELAJARAN MODEL KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) TERHADAP MOTIVASI DAN PEMAHAMAN PESERTA DIDIK KELAS XI SEMESTER II SMA NEGERI
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ADVANCE ORGANIZER TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK BESARAN DAN SATUAN
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ADVANCE ORGANIZER TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK BESARAN DAN SATUAN Karya Sinulingga dan Amelia Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Medan [email protected]
PENGARUH MODEL NUMBERED HEAD TOGETHER BERBANTUAN GEOGEBRA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS
Jurnal e-dumath Volume No., Agustus 016 Hlm. 10-17 PENGARUH MODEL NUMBERED HEAD TOGETHER BERBANTUAN GEOGEBRA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS Siti Koyumah 1), Rukmono Budi Utomo ) 1) Mahasiswa
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini telah dilaksanakan di SMP Negeri 12 Yogyakarta dan pengambilan data telah dilakukan pada tanggal 19 26 November 2016 di kelas VII
84 Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 7 Tahun 2017
84 Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 7 Tahun 2017 Abstrak KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA MATERI SEGIEMPAT MENGGUNAKAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME DITINJAU DARI KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA DAN
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SIKLUS BELAJAR (LEARNING CYCLE) 5E
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SIKLUS BELAJAR (LEARNING CYCLE) 5E BERBANTUAN MEDIA LKS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN (Ksp) KELAS XI IPA MAN 2 LOMBOK TENGAH JURNAL
PENGARUH CHALLENGE BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 1 GETASAN KABUPATEN SEMARANG
PENGARUH CHALLENGE BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 1 GETASAN KABUPATEN SEMARANG Retno Nursanti, Kriswandani, Tri Nova Hasti Yunianta Progam Studi Pendidikan Matematika
Afif Yuli Candra Prasetya dan Suliyanah Jurusan Fisika, Universitas Negeri Surabaya
PENGARUH PENERAPAN METODE EKSPERIMEN DENGAN MODEL PENGAJARAN LANGSUNG (DIRECT INSTRUCTION) TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X PADA MATERI PERPINDAHAN KALOR DI SMA NEGERI 1 KEDUNGADEM BOJONEGORO Afif
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN OUTDOOR STUDY TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI. (Jurnal) Oleh HAMDA WARA
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN OUTDOOR STUDY TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI (Jurnal) Oleh HAMDA WARA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP KEMAMPUAN MENYIMPULKAN HASIL PENGAMATAN GERAK BENDA PADA SISWA KELAS III SDN MRICAN 1 KOTA KEDIRI SKRIPSI
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP KEMAMPUAN MENYIMPULKAN HASIL PENGAMATAN GERAK BENDA PADA SISWA KELAS III SDN MRICAN 1 KOTA KEDIRI SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh
BAB III METODE PENELITIAN
23 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Jenis dan Lokasi Penelitian Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimen semu (quasi eksperimental research) dengan desain Two-Groups Post Test Only. Sugiyono
KEEFEKTIFAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS GRUP INVESTIGATION DAN DISCOVERY LEARNING DITINJAU DARI HASIL BELAJAR
KEEFEKTIFAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS GRUP INVESTIGATION DAN DISCOVERY LEARNING DITINJAU DARI HASIL BELAJAR Ira Vahlia 1, Yeni Rahmawati ES 2, Tri Anjar 3 1, 2,3 Universitas Muhammadiyah Metro Alamat
