EAR FUNCTIONS HEARING EQUILIBRIUM
|
|
|
- Harjanti Kusumo
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 HEARING EQUILIBRIUM YETTY MACHRINA MILAHAYATI DAULAY DEPARTMENT OF PHYSIOLOGY FACULTY OF MEDICINE OF USU
2 EAR FUNCTIONS HEARING EQUILIBRIUM
3
4 EARS AS HEARING ORGAN Hearing is the neural perseption of sound energy. Sound waves : travelling vibration of air that consist of region of high pressure caused by compression of air molecules alternating with regions of low pressure caused by rarefaction of the molecule.
5 Major Function of The ear Parts External Ear : Pinna = - Collect sound waves and channel them to the ear canal - Help person to distinguish whether a sound is coming from in front or behind Ear canal (meatus acusticus externus) = - transmit the sound wave to membran tympani - guarded by fine hairs, modified sweat glands that produce cerumen (earwax). Both,prevent airbone particles from reaching the inner portion of the ear channel
6
7 Tympanic membrane Middle ear - vibrate when it struck by sound waves. - In resting air pressure on both side (outside and inside) tympanic membran must be equal. - The inside pressure of tympanic membrane exposed to atmosphereric pressure via eustachian (auditory tube). It connects middle ear to pharynx. - Eustachian tube is normally close. It can be opened by yawning, chewing and swallowing. - Throat infections sometime spread through the eustachian tube to middle ear, cause fluid accumulation in the middle ear.
8 Transfers the vibratory movement of the tympanic membrane to the fluid of the inner ear. Transfering facilited by : Malleus bone (attached to tympanic membrane) Incus Stapes (attached to oval window) As the tympanic membrane vibrates in respone to sound waves,the chain of bones is set into motion at the same frequency, transmitting this frequency of movement to the oval window
9 2 mechanism related to the ossicular system amplify the pressure of the airbone sound waves to set up fluid vibration in the cochlea : 1) Surface area of the tympanic membran is much larger than oval window 2) The lever action of the ossicles provides an additional mechanical advantage. 2) Tuba eustachius Connect middle ears with nasopharing
10
11 INNER EAR Cochlea Hearing reseptor / mechanoreseptor (organ of corti). Apparatus vestibularis COCHLEA Divided into 3 compartement : 1. Upper compartement (skala vestibuli) 2. Middle compartement (skala media) 3. Lower compartement (skala timpani)
12 Pada skala vestibuli dan skala timpani mengandung cairan perilimfe Skala media mengandung cairan endolimfe. Ujung skala vestibuli dan skala timpani bertemu = Helicotrema Skala vestibuli yang berada dekat telinga bagian tengah dibatasi oleh oval window
13 Skala media : Membran vestibularis Duktus kokhlearis Membran tektorial tempat terbenamnya sel- sel rambut Membran basillaris tempat melekatnya organ corti (reseptor pendengaran) Membran vestibularis Membran tektorial Membran basillaris Organ korti yang mengandung sel-sel rambut
14
15
16
17 MEKANISME PENDENGARAN APA SIH????
18
19 Gelombang suara ditangkap/ dikumpulkan oleh pinna merambat melalui meatus acusticus externus menggetarkan membrana tympani tulang-tulang pendengaran
20 1. Stapes melekat pada oval window, menutupi skala vestibuli Bila stapes bergerak oval window bergerak terdorong ke arah depan mendorong perilimfe ke depan mengelilingi helikotrema skala timpani (kompartemen bawah) Ketika stapes bergerak mundur oval window tertarik ke arah telinga bagian tengah perilimfe bergerak ke arah yang berlawanan. 2. Gelombang tekanan di kompartemen atas dipindahkan melalui membran vestibularis yang tipis ke dalam duktus kokhlearis melalui membran basillaris ke kompartemen bawah (menyebabkan oval window keluar-masuk)
21 Transmisi gelombang tekanan melalui m.basilaris menyebabkan membran ini bergerak ke atas dan ke bawah atau bergetar. Organ corti dan sel-sel rambut ikut bergerak naik turun sewaktu membran basillaris bergetar o.k rambut-rambut sel reseptor terbenam di dalam membran tektorial sel rambut bergerak ke depan dan ke belakang. 3. Perubahan maju mundur ini menyebabkan saluran ion gerbang mekanis di sel-sel rambut terbuka dan tertutup secara bergantian. perubahan potensial depolarisasi dan hiperpolarisasi secara bergantian
22 Depolarisasi sel-sel rambut (sewaktu membran basillaris bergeser keatas) meningkatkan kecepatan pengeluaran zat perantara Menaikkan potensial aksi di serat-serat aferen. Pada saat hyperpolarisasi (sewaktu membran basilaris begerak ke bawah) sel-sel rambut mengeluarkan sedikit zat perantara kecepatan pembentukan potensial aksi 5. Sel-sel rambut bersinaps membentuk saraf auditorius (koklearis). Penutupan dan pembukaan saluran di sel reseptor perubahan potensial berjenjang direseptor perubahan kecepatan Pembentukan potensial aksi
23
24 Jaras Pendengaran N.VIII medulla oblongata lemniscus lateralis midbrain temporal lobe
25
26 Hantaran Tulang Hantaran gelombang bunyi ke cairan telinga dalam melalui membran timpani dan tulang- tulang pendengaran. Hantaran vibrasi tulang tengkorak ke cairan telinga dalam Hantaran Udara Hantaran gelombang bunyi dari luar ke membran timpani melalui meatus acusticus externus
27 SUARA SIAPA YA??? Nada suatu suara (pitch) ditentukan frekuensi getaran Intensitas (kekuatan) bergantung amplitudo Kualitas suara (warna nada/timbre), yaitu nada tambahan yang menimpa nada dasar
28 Bila satu suara didengar maka suara tersebut akan menurunkan kemampuan individu untuk mendengar bunyi lain. Masking
29 Tes Pendengaran (Hearing Test) Rinne Test Weber test Schwabach Test Audiometri Ketulian 1. Tuli konduktif 2. Tuli sensorik
30 TELINGA SEBAGAI ORGAN KESEIMBANGAN Organ Fungsi : apparatus vestibularis : Menjaga keseimbangan Menjaga koordinasi pergerakan kepala dengan mata dan pergerakan postur tubuh Vestibulus apparatus : - Kanalis semisirkularis - Organ ottolith (sacculus dan utriculus)
31
32 Vestibulus apparatus berisi : cairan endolymph cairan perilimph hair cell : hairs of hair cell Kinocillium dan stereocilia Kanalis semisirkularis Fs : mendeteksi aksselerasi atau deselarasi atau rotasi kepala seperti ketika memulai atau berhenti berputar, berjungkir balik atau memutar kepala
33
34
35 Reseptor keseimbangan (hair cell) terletak di dalam ampula Hair cell l membentuk sinap dengan ujung terminal saraf afferen yang aksonnya membentuk nervus vestibularis. Vestibular nerve bersatu dengan nervus auditorius membentuk vestibulocochlear nerve.
36 Organ ottolith Fs : memberikan informasi mengenai posisi kepala relatif terhadap gravitasi dan juga mendeteksi perubahan dalam kecepatan gerakan linier (bergerak garis lurus tanpa memandang arah) Utrikulus : Untuk pergerakan vertikal dan horizontal Sakkulus : sama dengan utrikulus namun berespon secara selektif terhadap kemiringan kepala menjauhi posisi horizontal (mis : bangun dari tempat tidur)
37
38 Effect of Gravity on Utricular Receptor Cells Figure 15.36
39 Balance and Orientation Pathways There are three modes of input for balance and orientation Vestibular receptors Visual receptors Somatic receptors These receptors allow our body to respond reflexively Figure 15.38
40 PENCIUMAN Yetty Machrina MilahayatiDaulay Deprtemen Fisiologi FK USU 2009
41 RESEPTOR PENCIUMAN (Olfactory Reseptor) Letak : Mukosa olfaktorius Di atap cavum nasi
42 Membran mukosa olfaktorius terdiri atas 3 type sel : 1. Sel basal Sebagai precursor pembentukan sel reseptor baru. Sel reseptor berganti setiap 2 bulan sekali 2. Sel reseptor 3. Sel supporting Mensekresi mukus yang melapisi rongga hidung
43 Ujung dari sel reseptor terdapat knob besar yang mengandung cillia panjang tempat melekatnya odoriferus
44 Serabut afferent sel reseptor keluar dari hidung melalui lubang tipis pada tulang pipih ke bulbus olfaktorius di otak Serabut afferent dari sel reseptor yang membawa komponen tertentu bersinaps di glomerulus yang berbeda Glomerulus sebagai smell file dan sebagai first relay station dalam otak
45 Glomerulus meneruskan informasi ke sel mitral Sel mitral refine the smell
46
47 MENGAPA KITA BISA MEMBEDAKAN BERBAGAI MACAM BAU?
48 Manusia (+) 5 juta sel reseptor 1 reseptor 1 komponen dari zat bau Setiap reseptor diproyeksikan dalam berbagai pola di otak
49 PROSES PENCIUMAN Odoriferus melekat pada silia sel reseptor Molekul odoriferus tersebut larut pada epithel olfaktorius Mengaktifkan G-protein Mentrigger cascade camp Na + channel terbuka Depolarisasi reseptor potensial Potensial aksi di serabut afferent Glomerulus
50 Sel mitral Tractus olfactorius thalamus Limbic system Olfactory cortex Persepsi sadar
51
52
53 AH BAUNYA UDAH HILANG SISTEM PENCIUMAN MUDAH BERADAPTASI PROSES ADAPTASI TERJADI PADA CNS
54 Mukosa olfacatorius mengeluarkan suatu enzym yang berfungsi untuk membersihkan molekul odoriferus sehingga tidak secara terus menerus menstimulasi reseeptor olfaktorius Kerja odorant enzym = detoksifikasi pada liver Fs nya : 1. Membersihan mukosa dari odorant lama 2. Mengubah molekul yang berbahaya menjadi molekul yang tidak berbahaya
55 Letak VERONASAL ORGAN : setengah inchi dari os vomer Mendeteksi pheromones Pengikatan pheromones pada permukaan saraf reseptor mentrigger potensial aksi Transmisi signal dibawa ke limbic system melalui non olfactory pathway.
56 PENGECAPAN (TASTE)
57 Reseptor Pengecapan Reseptor pengecapan terletak didalam taste bud Di rongga mulut dan tenggorokan Paling banyak pada permukaan lidah Taste bud terdiri dari : - Taste pore = tempat masuk tastant - Sel reseptor pegecapan (berganti setiap 10 hari) - Supporting sel
58 Sel reseptor pengecapan dibentuk oleh sel epithel dengan banyak tonjolan-tonjolan dipermukaan atau mikrovilia yang keluar melalui taste pore (bersentuhan dengan tastan) Hanya bahan yang larut dalam saliva yang bisa sampai ke sel reseptor
59
60 Beribu-ribu rasa yang dapat kita ecap, dikombinasikan ke dalam 5 rasa utama : - Asin - Asam - Pahit - Manis - Umami
61 Asin Asam = distimulasi oleh tastan yang asin t.u NaCl Na + masuk secara langsung ke Na + channel pada sel reseptor membran sehingga bagian dalam membran kurang negatif.. depolarisasi = distimulasi oleh zat asam yang mengandung H + bebas. H + memblok K + channel pengeluaran K + ber(-) membran kurang negatif depolarisasi
62 Manis = distimulasi oleh glukosa atau zat pemanis lainnya (saccharin, aspartame,dll) Mengaktifkan G-protein mengaktikan camp phosphorylasi dan pemblokan K + channel depolarisasi Pahit = distimulasi oleh alkalloid (caffein, nichotin, strychnine, morphine dan bahan toxic lainnya)
63 Bitter chemical tastan mengaktifkan G protein taste (gustducin) set off camp Reseptor untuk rasa pahit, berkisar buah pada lidah manusia. Masing-masing berespon terhadap rasa pahit tertentu Rasa pahit merupakan suatu alarm terhadap bahan bahan berbahaya atau beracun untuk dikonsumsi
64 Umami = distimulasi oleh AA (glutamat)/msg Glutamat berikatan dengan G - protein coupled reseptor mengaktifkan second massenger system. Namun mekanis secara detail belum diketahui
65
66 JARAS PENGECAPAN
67 Beberapa faktor juga mempengaruhi taste : - Penciuman - Temperatur - texture makanan
68
EARS AS HEARING ORGAN Hearing is the neural perseption of sound energy. Sound waves = travelling vibration of air that consist of region of high press
HEARING EQUILIBRIUM DEPARTMENT OF PHYSIOLOGY FACULTY OF MEDICINE OF USU EAR FUNCTIONS HEARING EQUILIBRIUM 1 EARS AS HEARING ORGAN Hearing is the neural perseption of sound energy. Sound waves = travelling
FISIKA MEDIK PROSES PENDENGARAN
FISIKA MEDIK PROSES PENDENGARAN Lili Irawati TINJAUAN PUSTAKA Bagian Fisika Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Andalas email : [email protected] Abstrak Suara yang didengar telinga manusia
Tahun : Sistem Sensoris Pendengaran dan Keseimbangan Pertemuan 23
Matakuliah Tahun : 2009 : L0044/Psikologi Faal Sistem Sensoris Pendengaran dan Keseimbangan Pertemuan 23 TELINGA saraf kranial VIII (n. auditorius) terdiri dari 3 bagian : telinga luar, tengah dan dalam
Gambar 2.1. Anatomi Telinga Secara Umum (Tortora, 2008)
4 BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Telinga 2.1.1. Anatomi Telinga Telinga dibagi menjadi tiga bagian utama yaitu telinga luar, yang mengumpulkan bunyi dan menyalurkannya ke bagian yang lebih dalam, telinga
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Anatomi Telinga Dan Mekanisme Mendengar Proses mendengar diawali dengan ditangkapnya energi bunyi oleh daun telinga dalam bentuk gelombang yang dialirkan melalui udara atau
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Anatomi Telinga 2.1.1 Anatomi telinga luar Telinga luar terdiri dari daun telinga (aurikula), liang telinga (meatus acusticus eksterna) sampai membran timpani bagian lateral.
BIOAKUSTIK. Akustik membahas segala hal yang berhubungan dengan bunyi,
BIOAKUSTIK Akustik membahas segala hal yang berhubungan dengan bunyi, Bioakustik membahas bunyi yang berhubungan dengan makhluk hidup, terutama manusia. Bahasan bioakustik: proses pendengaran dan instrumen
BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN KERANGKA PEMIKIRAN
BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN KERANGKA PEMIKIRAN 2.1 Kajian Pustaka 2.1.1 Anatomi Organ Pendengaran Telinga adalah organ yang berfungsi dalam pendengaran dan juga keseimbangan tubuh. Telinga dapat dibagi menjadi
Telinga. Telinga tersusun atas tiga bagian yaitu telinga luar, telinga tengah, dan telinga dalam.
Telinga Telinga adalah alat indra yang memiliki fungsi untuk mendengar suara yang ada di sekitar kita sehingga kita dapat mengetahui / mengidentifikasi apa yang terjadi di sekitar kita tanpa harus melihatnya
Struktur dan Mekanisme Pendengaran Pada Manusia
Struktur dan Mekanisme Pendengaran Pada Manusia Lodowina Eresyen Rumaratu Nim : 102011092 Email : [email protected] Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana Pendahuluan Manusia
BAB V. Fungsi Indera Pendengaran
BAB V Fungsi Indera Pendengaran A. STRUKTUR ANATOMI TELINGA Secara anatomis, telinga manusia dapat diklasifikasikan menjadi tiga bagian, yaitu: 1. Telinga bagian luar Telinga bagian luar terdiri dari aurikula
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
5 BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Telinga Untuk memahami tentang gangguan pendengaran, perlu diketahui dan dipelajari anatomi telinga. Telinga dibagi atas telinga luar, telinga tengah, dan telinga dalam. 2.1.1.
ANATOMI SISTEM PENGECAPAN & PENGHIDU
ANATOMI SISTEM PENGECAPAN & PENGHIDU Dr. Simbar Sitepu, AAI Dr. Lita Feriyawati, M.Kes DEPARTEMEN ANATOMI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA SISTEM PENGECAPAN PENGECAPAN (Gustation, special
ANATOMI, FISIOLOGI TELINGA, HIDUNG, TENGGOROKAN
ANATOMI, FISIOLOGI TELINGA, HIDUNG, TENGGOROKAN gelombang suara mencapai membran tympani. Membran tympani bergetar menyebabkan tulang-tulang pendengaran bergetar. FungsiMT: a. Vibrasi: sensitifitasamauntuk
Sensasi dan Persepsi
SENSASI Sensasi dan Persepsi Sensasi: Deteksi energi fisik yg dihasilkan /dipantulkan oleh benda-benda fisik Persepsi Sekumpulan tindakan mental yg mengatur impulsimpuls sensorik mjd 1 pola bermakna Proses
Frekuensi suara Frekuensi suara yang dapat didengar adalah antara 20 dan Hz. Orangtua hanya dapat mendengar sampai frekuensi 10 khz. Diatas 20
Bunyi,telinga dan pendengaran. Gelombang bunyi adalah suatu getaran mekanis dalam suatu gas,cairan dan benda padat yang merambat/berjalan menjauhi sumber. Kita dapat melihat pada gambar tentang diafragma
BAB I ANATOMI DAN FISIOLOGI TELINGA
BAB I ANATOMI DAN FISIOLOGI TELINGA Telinga merupakan salah satu panca indera yang penting bagi manusia yang mempunyai dua fungsi yaitu untuk pendengaran dan keseimbangan. Telinga, menurut anatominya dibagi
SENSASI PERSEPSI Biopsikologi
SENSASI PERSEPSI Biopsikologi UNITA WERDI RAHAJENG www.unita.lecture.ub.ac.id Sensasi: Sensasi dan Persepsi Deteksi energi fisik yg dihasilkan /dipantulkan oleh bendabenda fisik Persepsi Sekumpulan tindakan
Membahas bio-akustik berarti berusaha mengurai keterkaitan antara bunyi. gelombang bunyi, getaran dan sumber bunyi dengan kesehatan.
_Bio Akustik_01 Membahas bio-akustik berarti berusaha mengurai keterkaitan antara bunyi gelombang bunyi, getaran dan sumber bunyi dengan kesehatan. Apa sih yang dimaksud gelombang itu? dan apa hubungannya
Alat Indera Manusia 1. Mata Bulu mata Alis mata Kelopak mata 2. Telinga
Alat Indera Manusia 1. Mata adalah organ penglihatan yang mendeteksi cahaya. Yang dilakukan mata yang paling sederhana tak lain hanya mengetahui apakah lingkungan sekitarnya adalah terang atau gelap. Mata
BAB I PENDAHULUAN. I.1 Batasan istilah
1 BAB I PENDAHULUAN I.1 Batasan istilah Trauma akustik adalah kerusakan sistem pendengaran akibat paparan energi akustik yang kuat dan mendadak seperti pada ledakan hebat, dentuman atau tembakan senjata
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Anatomi Telinga 2.1.1. Telinga Luar Telinga luar terdiri dari daun telinga dan liang telinga sampai membran timpani. Daun telinga terdiri dari tulang rawan elastin dan kulit.
VIII. PENGOLAHAN DAN PENYIMPANAN INFORMASI
VIII. PENGOLAHAN DAN PENYIMPANAN INFORMASI 8.1. KLASIFIKASI RESEPTOR. Fungsi reseptor ialah mengubah energi stimulus menjadi energi listrik dan menghantarkan informasi yang setara dengan stimulus ke susunan
SENSASI PENDENGARAN Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Psikologi Umum I yang dibina oleh Ibu Dyah Sulistyorini, M, Psi. Oleh
SENSASI PENDENGARAN Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Psikologi Umum I yang dibina oleh Ibu Dyah Sulistyorini, M, Psi Oleh Diar Arsyianti ( 406112402734) Universitas Negeri Malang Fakultas Ilmu
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. suara dan gelombang tersebut merambat melalui media udara atau penghantar
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Kebisingan 2.1.1. Definisi Kebisingan Bunyi atau suara didengar sebagai rangsangan pada sel saraf pendengar dalam telinga oleh gelombang longitudinal yang ditimbulkan getaran
Proses pendengaran terjadi mengikuti alur sebagai berikut: gelombang suara
Fisiologi pendengaran Proses pendengaran terjadi mengikuti alur sebagai berikut: gelombang suara mencapai membran tympani, membran tympani bergetar menyebabkan tulang-tulang pendengaran bergetar. Tulang
SELAMAT PAGI NEUROBIOPHYSIK PENDENGARAN DISUSUN OLEH KELAS A : KELOMPOK 2
SELAMAT PAGI NEUROBIOPHYSIK PENDENGARAN DISUSUN OLEH KELAS A : KELOMPOK 2 Nama Kelompok : Achmad Kadhafi (13-250-0020) Ferdirika Pormau (13-250-0021) Vikriya Fardiani (13-250-0025) Selly Lodarmase (13-250-0028)
11/29/2013 PENGINDERAAN ADALAH ORGAN- ORGAN AKHIR YANG DIKHUSUSKAN UNTUK MENERIMA JENIS RANGSANGAN TERTENTU
ANATOMI FISIOLOGI SISTEM PENGINDERAAN PENGINDERAAN ADALAH ORGAN- ORGAN AKHIR YANG DIKHUSUSKAN UNTUK MENERIMA JENIS RANGSANGAN TERTENTU BEBERAPA KESAN TIMBUL DARI LUAR YANG MENCAKUP PENGLIHATAN, PENDENGARAN,
BAB I PENDAHULUAN. Pasta gigi merupakan salah satu produk kesehatan yang paling kompleks.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pasta gigi merupakan salah satu produk kesehatan yang paling kompleks. Secara tipikal mengandung bahan abrasif, aqueous humectants (hidrokoloid). Pada matriks terkandung
NERVUS VESTIBULOCOCHLEARIS. Dr. ISKANDAR JAPARDI. Bagian Bedah Fakultas Kedokteran Umum Universitas Sumatera Utara
NERVUS VESTIBULOCOCHLEARIS Dr. ISKANDAR JAPARDI Bagian Bedah Fakultas Kedokteran Umum Universitas Sumatera Utara Pendahuluan Nervus Vestibulocochlearis merupakan nervus cranialis ke delapan. Nervus ini
SENSES ORGAN. Syarofina Pratiniyata
SENSES ORGAN Syarofina Pratiniyata Senses organ merupakan suatu kumpulan organ tubuh, baik pada tubuh manusia maupun pada tubuh hewan, yang mempunyai fungsi-fungsi khusus yang penting bagi kehidupannya.
12/3/2010 YUSA HERWANTO DEPARTEMEN THT-KL FK USU/ RSUP H. ADAM MALIK MEDAN FISIOLOGI PENDENGARAN
YUSA HERWANTO DEPARTEMEN THT-KL FK USU/ RSUP H. ADAM MALIK MEDAN FISIOLOGI PENDENGARAN 1 Skala vestibuli, berisi perilimf Helikotrema Skala tympani, berisi perilimf Foramen rotundum bergetar Menggerakkan
Sistem Saraf Tepi (perifer)
SISTIM SYARAF TEPI Sistem Saraf Tepi (perifer) Sistem saraf tepi berfungsi menghubungkan sistem saraf pusat dengan organ-organ tubuh Berdasarkan arah impuls, saraf tepi terbagi menjadi: - Sistem saraf
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA. Bunyi merupakan suatu gelombang berupa getaran dari molekul-molekul zat
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Bunyi atau Suara dan Sifatnya Bunyi merupakan suatu gelombang berupa getaran dari molekul-molekul zat yang saling beradu satu dengan yang lain secara terkoordinasi sehingga
PENDAHULUAN. Perut terisi makanan lambung diperintah untuk mencerna
SISTEM SENSORIK PENDAHULUAN Sistem sensorik memungkinkan kita merasakan dunia Bertindak sebagai sistem peringatan Nyeri indikasi menghindari rangsangan yang membahayakan Mengetahui apa yang terjadi dalam
BAB 1 PENDAHULUAN. Perkembangan disektor industri dengan berbagai proses produksi yang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Perkembangan disektor industri dengan berbagai proses produksi yang dilaksanakan menggunakan teknologi modern dapat menimbulkan dampak yang kurang baik bagi lingkungan,
TERMINOLOGI MEDIS SENSORY SYSTEM: THE EAR (SISTEM SENSORI: TELINGA) Deasy Rosmala Dewi, MKes
TERMINOLOGI MEDIS SENSORY SYSTEM: THE EAR (SISTEM SENSORI: TELINGA) Deasy Rosmala Dewi, MKes Tujuan Memahami arti kata medis yang berkaitan dengan telinga Membangun kata-kata medis yang berkaitan dengan
Ellen Prima, S.Psi., M.A.
Modul ke: Mekanisme - Mekanisme Persepsi Fakultas PSIKOLOGI Ellen Prima, S.Psi., M.A. Program Studi PSIKOLOGI www.mercubuana.ac.id Pengantar Menurut kamus besar kata mekanisme dapat diartikan sebagai cara
I. DEFINISI. Keseimbangan terbagi atas dua kelompok, yaitu : 1) Keseimbangan statis:
I. DEFINISI Keseimbangan adalah kemampuan untuk mempertahankan kesetimbangan tubuh ketika di tempatkan di berbagai posisi. Definisi menurut O Sullivan, keseimbangan adalah kemampuan untuk mempertahankan
1. Sklera Berfungsi untuk mempertahankan mata agar tetap lembab. 2. Kornea (selaput bening) Pada bagian depan sklera terdapat selaput yang transparan
PANCA INDERA Pengelihatan 1. Sklera Berfungsi untuk mempertahankan mata agar tetap lembab. 2. Kornea (selaput bening) Pada bagian depan sklera terdapat selaput yang transparan (tembus cahaya) yang disebut
ORGAN SENSORIK INDERA DAN MEKANISME SENSORIK
ORGAN SENSORIK INDERA DAN MEKANISME SENSORIK Sistem sensorik pada dasarnya berperan untuk melindungi seseorang dengan cara mengenali perubahan yang terjadi di lingkungan. Perubahan lingkungan akan menjadi
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Anatomi Telinga Telinga dibagi menjadi tiga bagian besar yaitu telinga luar, telinga tengah atau cavum tympani, dan telinga dalam atau labyrinth (Tortora, 2009; Snell, 2006).
Pengertian Mengenai Struktur, Mekanisme, dan Pemeriksaan Pendengaran
Pengertian Mengenai Struktur, Mekanisme, dan Pemeriksaan Pendengaran Agustina (102011217), Bonifacius Ricko (102012175), Jessica (102013034), Jason (102013102), Maria Amelia Goldie (102013119), Dewi Suryanti
TRANSPORTASI TRANSMEMBRAN MEMBRAN SEL
1. Dalam keseharian, seluruh aktifitas biologis, terjadi hubungan antara individu dengan lingkungan 2. Hubungan terjadi dalam bentuk pertukaran zat (cair, padat, gas) 3. Pertukaran zat dari tubuh ke lingkungan,
Mekanisme, Struktur, dan Fungsi Organ Pendengaran
Tinjauan Pustaka Mekanisme, Struktur, dan Fungsi Organ Pendengaran Jennifer 10.2012.023 / A6 Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana Jalan Arjuna Utara No.6 Jakarta Barat 11510 Email: [email protected]
HALAMAN JUDUL KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR GAMBAR DAFTAR TABEL DAFTAR BAGAN BAB I : KONSEP DASAR PSIKOLOGI FAAL 1
Daftar Isi Hal. HALAMAN JUDUL KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR GAMBAR DAFTAR TABEL DAFTAR BAGAN i iii iv ix xi xii BAB I : KONSEP DASAR PSIKOLOGI FAAL 1 A. Pemahaman tentang Biopsikologi 1 B. Area Kajian
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA. Telinga merupakan organ yang berfungsi sebagai indera pendengaran dan
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Telinga Telinga merupakan organ yang berfungsi sebagai indera pendengaran dan fungsi keseimbangan tubuh. 9 2.1.1. Anatomi telinga Telinga sebagai indera pendengar terdiri dari
FISIOLOGI INDERA PENGECAP
FISIOLOGI INDERA PENGECAP Lidah mempunyai reseptor khusus yang berkaitan dengan rangsangan kimia. Lidah merupakan organ yang tersusun dari otot. Permukaan lidah dilapisi dengan lapisan epitelium yang banyak
BAB VI. Fungsi Indera Penciuman
BAB VI Fungsi Indera Penciuman A. PENDAHULUAN Penciuman merupakan salah satu indera yang paling primitif. Walaupun penciuman tidak terlalu penting untuk spesies manusia, penciuman sangat penting bagi kelangsungan
Suara. Definisi Suara???
Suara Suara Definisi Suara??? Suara, Amplitudo dan Telinga Suara adalah fenomena kompleks yang melibatkan fisika dan persepsi. suara selalu melibatkan setidaknya tiga hal: sesuatu yang bergerak sesuatu
SMP kelas 9 - BIOLOGI BAB 3. Sistem Koordinasi dan Alat InderaLatihan Soal 3.2
1. Perhatikan gambar mata berikut! Image not readable or empty assets/js/plugins/kcfinder/upload/image/alat%20indrpng SMP kelas 9 - BIOLOGI BAB 3. Sistem Koordinasi dan Alat InderaLatihan Soal 3.2 Bagian
Tujuan Praktikum Menentukan ketajaman penglihatan dan bitnik buta, serta memeriksa buta warna
BAB IV SISTEM INDERA A. PEMERIKSAAN PENGLIHATAN Tujuan Praktikum Menentukan ketajaman penglihatan dan bitnik buta, serta memeriksa buta warna Dasar teori Mata merupakan organ sensorik yang kompleks, yang
BAB II PEMAHAMAN KONSEP SISWA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT DAN STAD PADA KONSEP SISTEM KOORDINASI
BAB II PEMAHAMAN KONSEP SISWA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT DAN STAD PADA KONSEP SISTEM KOORDINASI A. Pemahaman Konsep Menurut Thorpe (Sa jidah 2006) belajar merupakan suatu perubahan nilai,
BAB VII. Fungsi Indera Pengecap
BAB VII Fungsi Indera Pengecap A. PENDAHULUAN Indera pengecap sangat erhubungan erat dengan indera penciuman. Jika indera penciuman mengalami gangguan, misalnya karena menderita influenza, maka indera
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
4 BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Anatomi Telinga Telinga adalah pancaindra untuk pendengaran dan keseimbangan, terletak di lateral kepala. Telinga terdiri dari 3 bagian, yaitu telinga luar (auris externa),
BAB 1 PENGANTAR PSIKOLOGI FAAL 1
Dattar Isi BAB 1 PENGANTAR PSIKOLOGI FAAL 1 A. PENGERTIAN 2 B. PENDEKATAN BIOPSIKOLOGI 3 c. PERILAKU BIOLOGIS 6 D. PERKEMBANGAN PERILAKU (INTERAKSI ANTARA FAKTOR GENETIK DAN PENGALAMAN) 10 BAB 2 SISTEM
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Telinga 2.1.1 Anatomi dan Fisiologi Telinga Telinga merupakan alat penerima gelombang suara atau gelombang udara kemudian gelombang mekanik ini diubah mejadi impuls pulsa listrik
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Auris (telinga) dibedakan atas bagian luar, tengah, dan dalam.
3 BAB II TINJAUAN PUSTAKA II.1 Anatomi Telinga dan Organ Vestibular Auris (telinga) dibedakan atas bagian luar, tengah, dan dalam. Gambar 1. Anatomi Telinga. 4 II.1.1 Telinga Luar Telinga luar merupakan
INDERA PENCIUMAN. a. Concha superior b. Concha medialis c. Concha inferior d. Septum nasi (sekat hidung)
INDERA PENCIUMAN Indera penciuman adalah indera yang kita gunakan untuk mengenali lingkungan sekitar melalui aroma yang dihasilkan. Seseorang mampu dengan mudah mengenali makanan yang sudah busuk dengan
1. TES BATAS ATAS BATAS BAWAH
TES GARPU TALA Tes garpu tala adalah suatu tes untuk mengevaluasi fungsi pendengaran individu secara kualitatif dengan menggunakan alat berupa seperangkat garpu tala frekuensi rendah sampai tinggi 128
BAB II PENJALARAN IMPULS SARAF. Ganglia basalis merupakan bagian dari otak yang memiliki peranan penting antara lain
BAB II PENJALARAN IMPULS SARAF 2.1 Ganglia basalis dan subthalamik nukleus Ganglia basalis merupakan bagian dari otak yang memiliki peranan penting antara lain dalam menghasilkan gerakan motorik terutama
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Arus globalisasi telah melanda setiap bangsa di seluruh penjuru dunia, tidak terkecuali Indonesia. Arus ini membawa perubahan dalam berbagai aspek kehidupan manusia
II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Suara dan Kebisingan Pengertian Suara atau Bunyi
II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Suara dan Kebisingan 2.1.1. Pengertian Suara atau Bunyi Suara atau bunyi didefinisikan sebagai getaran yang ditransmisikan melalui suatu medium elastis (misalnya udara) yang kemudian
1. Cepat rambat bunyi di dalam zat padat. 2. Cepat rambat bunyi di dalam gas
BAB -13 B U N Y I Gelombang bunyi adalah sebuah gelombang mekanik longitudinal yang menyebar melalui udara, air, dan media lainnya. Gelombang Kecepatan Bunyi 1. Cepat rambat bunyi di dalam zat padat Rumus
ACOUSTICS HUMAN HEARING, CHAPTER 12
2010 ACOUSTICS HUMAN HEARING, CHAPTER 12 Ini merupakan terjemahan dari buku karangan HeinrichKuttruff Disusun oleh Rukmini dwi astuti M0207056 MIPA/fisika Chapter 12 Human hearing Ketertarikan kita pada
Neuromuskulator. Laboratorium Fisiologi Veteriner PKH UB 2015
Neuromuskulator Laboratorium Fisiologi Veteriner PKH UB 2015 STRUKTUR SARAF 3/12/2015 2 SIFAT DASAR SARAF 1. Iritabilitas/eksisitaas : kemampuan memberikan respon bila mendapat rangsangan. Umumnya berkembang
oleh membrane dengan lembaran tipis jaringan yang disebut membran timpani, atau gendang telinga.
Ketajaman pada Pendengaran Steaffie Eunike Cassandra 10-2011-391 E1 Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Krida Wacana Jl. Terusan Arjuna No.6 Jakarta Barat 11510 Email: [email protected] Pendahuluan
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Anatomi Telinga 2.1.1. Anatomi Telinga Luar Telinga luar terdiri dari aurikula dan kanalis auditorius eksternus dan dipisahkan dari telinga tengah oleh membrana timpani. Aurikula
SD kelas 6 - ILMU PENGETAHUAN ALAM BAB 12. RANGKA DAN SISTEM ORGAN PADA MANUSIALatihan soal 12.2
SD kelas 6 - ILMU PENGETAHUAN ALAM BAB 12. RANGKA DAN SISTEM ORGAN PADA MANUSIALatihan soal 12.2 1. Bagian mata yang berfungsi mengatur banyak sedikitnya cahaya yang masuk ke dalam mata adalah... Pupil
Tes pendengaran rutin untuk diagnosis gangguan pendengaran Rinne, Weber, Schwabah test. Test penala nada tinggi dan nada rendah
TEST PENALA & AUDIOMETRI NADA MURNI Yusa Herwanto Departemen THT-KL FK USU/ Rs.Adam Malik Medan GARPU PENALA (Turning Fork) Tes pendengaran rutin untuk diagnosis gangguan pendengaran Rinne, Weber, Schwabah
BAB 1 PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara
7 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Indera pengecap merupakan salah satu alat untuk merasakan rasa yang ditimbulkan oleh makanan atau bahan lainnya. Lidah adalah sebagai indra pengecapan. Fungsi lidah
Fisiologi Penglihatan: Fototransduksi dan Penyampaian Sinyal Visual
Komang Shary K., NPM 1206238633 Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia LTM Pemicu 1 Modul Penginderaan Fisiologi Penglihatan: Fototransduksi dan Penyampaian Sinyal Visual Pendahuluan Fungsi utama mata
BAB 2 DEFINISI GAG REFLEX. Dari semua permasalahan yang mungkin terjadi di bagian intraoral
BAB 2 DEFINISI GAG REFLEX 2.1 Definisi Dari semua permasalahan yang mungkin terjadi di bagian intraoral radiography, gagging merupakan salah satu masalah terbanyak. Gagging yang juga sering disebut gag
Komunikasi di Sepanjang dan Antar Neuron. Gamaliel Septian Airlanda
Komunikasi di Sepanjang dan Antar Neuron Gamaliel Septian Airlanda Prinsip Dasar Jalannya Rangsang a) Resting Membrane Potensial b) Potensial Membrane c) Potensial aksi d) Sifat elektrik pasif membrane
Otak melakukan Integrasi (penggabungan), rekognisi, reorganisasi & interpretasi informasi sensoris yg lebih kompleks Makna
SENSASI PERSEPSI Dita Rachmayani., S.Psi., M.A PROSES Sensasi Transduksi Persepsi Tanggapan Proses pendeteksian hadirnya stimuli Sederhana/perasaan/- kesan yg timbul sebagai akibat Perangsangan suatu reseptor
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA. Otitis Media Supuratif Kronik (OMSK) atau yang biasa disebut congek adalah
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Definisi Otitis Media Supuratif Kronik (OMSK) Otitis Media Supuratif Kronik (OMSK) atau yang biasa disebut congek adalah infeksi kronis di telinga tengah dengan adanya lubang
ASKEP GANGGUAN PENDENGARAN PADA LANSIA
ASKEP GANGGUAN PENDENGARAN PADA LANSIA I. PENGERTIAN Berkurangnya Pendengaran adalah penurunan fungsi pendengaran pada salah satu ataupun kedua telinga. Tuli adalah penurunan fungsi pendengaran yang sangat
CREATIVE THINKING. MANUSIA DAN ILMU PENGETAHUAN Panca Indra
CREATIVE THINKING MANUSIA DAN ILMU PENGETAHUAN Panca Indra HIDUNG Hidung merupakan panca indera manusia yang sangat penting untuk mengenali bau dan juga untuk bernafas. Bagian-Bagian Hidung Dan Fungsinya
BY RAHARDYAN PARNAAJI
BY JI A A N R A P N RAHARDYA INFORMASI LINGKUNGAN EXTERNA DAN INTERNA SSP RESEPTOR SENSORIK Bagian neuron yang menimbulkan potensial aksi pada neuron dan juga merupakan tranduser yang mengubah bentuk energi
Interaksi Manusia Komputer. Manusia
Interaksi Manusia Komputer Manusia PENDENGARAN (TELINGA) Kebanyakan manusia dapat mendeteksi suara dalam kisaran frekuensi 20 Hertz s/d 20 KHeartz Selain frekuensi, suara juga dapat bervariasi dalam hal
PERSEPSI BENTUK. Persepsi Modul 1. Udhi Marsudi, S.Sn. M.Sn. Modul ke: Fakultas Desain dan Seni Kreatif. Program Studi Desain Produk
PERSEPSI BENTUK Modul ke: Persepsi Modul 1 Fakultas Desain dan Seni Kreatif Udhi Marsudi, S.Sn. M.Sn Program Studi Desain Produk www.mercubuana.ac.id Abstract Persepsi dapat diartikan sebagai bagaimana
Tabel 2.1 Tangga Intensitas dari Kebisingan Skala Intensitas Desibels Batas Dengar Tertinggi
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Kebisingan 1. Pengertian Kebisingan Bising umumnya didefinisikan sebagai bunyi yang tidak dikehendaki 3). Bunyi adalah sensasi yang timbul dalam telinga akibat getaran udara
biologi SET 18 SISTEM HORMON DAN PANCA INDRA DAN LATIHAN SOAL SBMPTN ADVANCE AND TOP LEVEL A. SISTEM HORMON
18 MATERI DAN LATIHAN SOAL SBMPTN ADVANCE AND TOP LEVEL biologi SET 18 SISTEM HORMON DAN PANCA INDRA A. SISTEM HORMON Hormon adalah senyawa organik yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin (buntu) yang berfungsi
Pemeriksaan Pendengaran
Komang Shary K., NPM 1206238633 Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia LTM Pemicu 4 Modul Penginderaan Pemeriksaan Pendengaran Pendahuluan Etiologi penurunan pendengaran dapat ditentukan melalui pemeriksaan
AUDIOLOGI. dr. Harry A. Asroel, Sp.THT-KL BAGIAN THT KL FK USU MEDAN 2009
AUDIOLOGI dr. Harry A. Asroel, Sp.THT-KL BAGIAN THT KL FK USU MEDAN 2009 Definisi : Ilmu yang mempelajari pendengaran MENDENGAR diperlukan 1.Rangsang yg Adekuat bunyi 2.Alat penerima rangsang telinga BUNYI
Pengantar Psikologi Fungsi-Fungsi Psikis. Dosen Meistra Budiasa, S.Ikom, MA
Pengantar Psikologi Fungsi-Fungsi Psikis Dosen Meistra Budiasa, S.Ikom, MA Persepsi Objek-objek sekitar kita, kita tangkap melalui alat-alat indra dan diproyeksikan pada bagian tertentu di otak sehingga
MEMBRAN SEL DAN TRANSPORT. Agustina Setiawati, M.Sc., Apt
MEMBRAN SEL DAN TRANSPORT Agustina Setiawati, M.Sc., Apt MODEL MEMBRAN Fluid Mosaic Model 1972 Singer & Nicolson : lipid diatur dlm struktur 2 lapis dg protein yg berbeda2 tertanam / menempel pada lipid
SOUND WAVES P H Y S I C S F O R 1 2 TH G R A D E R S
SOUND WAVES P H Y S I C S F O R 1 2 TH G R A D E R S Chapter Overview Properties of Sound Waves Speed of Sound Waves Doppler Effect Beat Sound Waves on Strings and Pipes Intensity and Intensity Level of
BAB II KAJIAN PUSTAKA. bunyi. Vibrasi atau getaran media ini digambarkan sebagai suatu gelombang
5 BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Definisi Bunyi Bunyi adalah suatu efek yang dihasilkan pada organ pendengaran yang disebabkan oleh vibrasi udara atau media lainnya yang berasal dari suatu sumber bunyi. Vibrasi
Gangguan Pendengaran
REFERAT Gangguan Pendengaran Oleh : Nisrina Mardhiyah -masih proses- Preceptor : Arif Dermawan, dr., Sp. T.H.T.K.L.K., M.Kes BAGIAN ILMU PENYAKIT THT-KL FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PADJADJARAN BANDUNG
Audiometri. dr. H. Yuswandi Affandi, Sp. THT-KL
Audiometri dr. H. Yuswandi Affandi, Sp. THT-KL Definisi Audiogram adalah suatu catatan grafis yang diambil dari hasil tes pendengaran dengan menggunakan alat berupa audiometer, yang berisi grafik batas
Fungsi. Sistem saraf sebagai sistem koordinasi mempunyai 3 (tiga) fungsi utama yaitu: Pusat pengendali tanggapan, Alat komunikasi dengan dunia luar.
Pengertian Sistem saraf adalah sistem yang mengatur dan mengendalikan semua kegiatan aktivitas tubuh kita seperti berjalan, menggerakkan tangan, mengunyah makanan dan lainnya. Sistem Saraf tersusun dari
ORGAN PENYUSUN SISTEM SARAF MANUSIA
ORGAN PENYUSUN SISTEM SARAF MANUSIA SEL SARAF, terdiri dari 1. Dendrit 2. Badan Sel 3. Neurit (Akson) Menerima dan mengantarkan impuls dari dan ke sumsum tulang belakang atau otak ORGAN PENYUSUN SISTEM
BAB 2. FUNDAMENTAL PENDENGARAN
BAB 2. FUNDAMENTAL PENDENGARAN 2.1. PENDAHULUAN Telinga adalah sebuah keajaiban penciptaan baik, atau evolusi, tergantung pada sudut pandang Anda. Apa yang tidak diperdebatkan bagaimanapun, adalah bahwa
BAB VI PEMBAHASAN. Dalam penelitian ini digunakan sebanyak 30 perempuan penderita xerostomia
50 BAB VI PEMBAHASAN 6.1. Subyek Penelitian Dalam penelitian ini digunakan sebanyak 30 perempuan penderita xerostomia yang berusia lanjut, karena penderita xerostomia sering ditemukan pada usia lanjut
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Otitis media supuratif kronis (OMSK) merupakan peradangan dan infeksi kronis pada telinga tengah dan rongga mastoid yang ditandai dengan adanya sekret yang keluar terus
SISTEM SARAF. Oleh Dr. KATRIN ROOSITA, SP.MSi. DEPARTEMEN GIZI MASYARAKAT, FEMA, IPB
SISTEM SARAF Oleh Dr. KATRIN ROOSITA, SP.MSi. DEPARTEMEN GIZI MASYARAKAT, FEMA, IPB FUNGSI SISTEM SARAF Menerima informasi dari dalam dan luar tubuh Mengkoordinasikan informasi Memberikan respon terhadap
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Musik adalah suatu bentuk seni dengan media suara. Musik memegang peran yang cukup besar dalam kehidupan manusia walaupun sering tidak disadari. Dalam kehidupan sehari-hari,
A. Bagian-Bagian Otak
A. Bagian-Bagian Otak 1. Cerebrum (Otak Besar) Cerebrum adalah bagian terbesar dari otak manusia yang juga disebut dengan nama Cerebral Cortex, Forebrain atau Otak Depan. Cerebrum merupakan bagian otak
