GAME DESIGNER: GAME DESIGN DOCUMENT STMIK AMIKOM 2012
|
|
|
- Suryadi Salim
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 GAME DESIGNER: GAME DESIGN DOCUMENT STMIK AMIKOM 2012
2 Referensi Buku: Game Design Workshop Second Edition 2008 Chapter 12,13,14 (halaman: ) Mohon dibaca untuk menambah wawasan Anda Fokus pertemuan ke-11 adalah membedah Game Design Document (GDD) Source: John Laird - University of Michigan
3 Siklus Game Development Preproduction Mampu menunjukkan apa yang harus dibuat agar game menjadi berjalan bagus Beberapa percobaan yang bervariasi untuk menemukan faktor FUN dari game Membuat fitur-fitur dasar / awal dari game Production Pengujian ulang dari core gameplay yang dibuat ketika pada tahap preproduction Menambah Fitur Membuat Level Alpha Fitur sudah lengkap tapi masih dalam tingkat kasar Memperbaiki bugs awal yan ditemukan dengan segera Memoles lebih lanjut menambah efek, pesan bantuan yang baru, perbaikan lebih lanjut Beta Hanya memperbaiki bug saja
4 Timeline dari Mobile Game Production Inspiration & Preproduction ( 3 days) Hasilnya berupa concept paper Conceptualization (5-7 days) Bentuknya adalah design summary/design document Story Board dan prototype Technical Architecture (5 days) Menentukan detail teknis Hasilnya adalah master technical specification/production document Tool Building (5 days) Assembly (10 days) Levels (15 days) Review, Testing, (15 days) Total (about 2 months) contoh untuk mobile game
5 Kenapa Butuh Dokumentasi? Team Dynamics Game tidak lagi diproduksi ole individu tunggal saat ini (kebanyakan video game adalah kerja tim) Kolaborasi antara pelaksana sangat bervariasai dengan latar belakang yang berbeda teknikal vs artistik Designers dan programmer membutuhkan berbagai asset dari artist dan membutuhkan perubahan terhadap enviroment dari games untuk alasan perubahan gameplay/teknikal Gameplay programmers harus bekerjasama erat dengan animasi Pengaturan waktu mempunyai dampak yang besar terhadap gameplay Gerakan baru sering harus ditambahkan/dibuat Collision geometry sering harus disesuaikan dengan kebutuhan dari gameplay
6 3 Tahapan dari Design Document Concept Paper / Design Treatment Digunakan untuk menentukan apakah ide yang didapat berharga untuk dikembangkan lebih lanjut Design Document / Design Summary Blueprint dari game Berbentuk Game script/storyboard atau prototype Peluang Pasar yang ditargetkan Dasar awal dari evaluasi lebih mendalam Technical Design Specification / Production Document Digunakan untuk menulis kode program dan mengatur produk
7 Design Treatment/Concept Paper (Project Proposal) Gunanya: Awal dari penentuan apakah ide tersebut layak untuk dikembangkan lebih lanjut Berguna menjadi Sales tool Mengandung bagian penjelasan game untuk topik: High concept dari game Plihan dari desain dasar game: game genre, dsb, Fitur yang akan membuat game menjadi unik Game story: plot, karakter yang ada: tidak lebih dari 1 halaman Game play: apa yang dilakukan pemain? Pengembangan Teknis: platform, development enviroment Target pelanggan Kalkulasi biaya (waktu pengembangan) Analisa Resiko Buat singkat dan sederhana: 1-2 halaman saja Tidak mengandung semua plot game hanya ide utama saja Bila memungkinkan akan disertakan prototype mini dari ide utama
8 Design Treatment: High Concepts Harus bisa dijelaskan dalam 1-2 kalimat : Upayakan agar menarik dan seunik mungkin! CONTOH: Perang tiada henti antara hero kesehatan modern melawan pasukan kuman yang beringas merusak koloni gigi Perang berbasis tentara dengan latar belakang budaya kuno yang berperang sampai titik darah penghabisan Berjuang tiada henti untuk mendapatkan kekayaan dengan menjadi nelayan milyuner Penjahat yang menjadi pahlawan dengan mencegah terbukanya gerbang neraka dari dimensi lain Mensimulasikan permainan musik rock dengan controller gitar plastik
9 Design Treatment: Game Story Pada tahun 2045: Manusia sudah menguasai ilmu nanoteknologi. Perang melawan kuman tidak lagi dilakukan dengan metode kimia, melainkan langsung menggunakan perangkat nanoteknologi dengan menggunakan senjata laser dan lainnya. Pasukan kuman mengganggu pertahanan koloni gigi. Kini semuanya ada pada tangan anda sebagai pemain. Apakah anda akan melawan dan mengalahkan kuan-kuman yang akan merusak kolni gigi yang anda pertahankan, atau anda akan kalah? Anda memiliki semuanya: senjata, keahlian dan semangat tunggu apalagi?
10 Design Treatment: Game Play and Look Game akan menggunakan first person view point dengan menambahkan efek 3D sebagai fitur utama dalam membangun ketegangan melawan musuh. Permainan ini menggunakan model Tower Defense style dimana pemain akan menembak kuman yang mendekat dari berbagai penjuru. Pemain akan diwakilkan dalam bentuk meriam Super Teeth Cannon dengan beberapa jenis peluru unik sesuai level dan tipe senjata yang digunakan. Dikontrol dengan mouse. Semakin cepat pemain melakukan gerak refleks dan menembak kuman yang semakin mendekat, maka peluang menang akan semakin besar. Kalau lambat merespon dan salah sasaran dalam menembak maka kuman akan semakin mendekat dan merusak senjata anda dan pada akhirnya menghancurkan koloni gigi yang anda pertahankan.
11 Design Treatment: Game Play and Look 2 Pemain harus terus menembaki kuman yang mendekat sembari menghindari beberapa karakter yang akan membantu pemain. Bila salah menembak karakter yang bersahabat maka pemain akan diberikan hukuman. Beberapa trik bisa digunakan pemain sesuai dengan jenis peluru yang sedang dimiliki. Triknya adalah menembaki musuh yang paling dekat terlebih dahulu sambil mencoba mengarahkan peluru ke kuman yang masih jauh dengan harapan akan terkena sisa peluru yang menyasar.
12 Design Treatment: Technical Game ini akan menggunakan Unity 3D engine yang cukup baik menangani efek 3D tanpa membutuhkan spesifikasi komputer berat/tinggi. Model 3D yang digunakan akan dibuat dengan menggunakan Blender dan Photoshop akan digunakan untuk skin dan art/background/enviroment lainnya. Pada tahap awal akan dibuat ke platform PC lalu akan dikembangkan ke Android. Penggunakan script akan menggunakan C# sebagai pemrograman utama dengan alasan kemudahan SDM yang mengenal Unity 3D. Masa pengembangan berkisar 1,5-2 bulan.
13 3 Tahapan dari Design Document Concept Paper / Design Treatment Digunakan untuk menentkan apaka ide yang didapat berharga untuk dikembangkan lebih lanjut Design Document / Design Summary Blueprint dari game Berbentuk Game script/storyboard atau prototype Peluang Pasar yang ditargetkan Dasar awal dari evaluasi lebih mendalam Technical Design Specification / Production Document Digunakan untuk menulis kode program dan mengatur produk
14 Design Document Gunanya: Merinci secara detail semua yang akan terjadi didalam game Lebih mudah mengevaluasi dan melakukan perubahan dari pada implementasi komputer secara langsung (hemat waktu dan biaya) Dasar dari perhitungan biaya dan mengukur perkembangan Memberikan kesempatan bagi yang lainnya untuk mengimplementasikan desain yang dibuat Dokumentasi lengkap dari game itu sendiri lebih dari 100 halaman Dibuat olehgame Designer dan Technical Leads Biasanya tidak sama bila dilakukan oleh game developer langsung Jika tidak ada disini, maka kemungkinan tidak ada didalam game Tergantung kepada filosofi pengembangan
15 Design Document Lebih formal dan lengkap dibanding concept treatment What does the player do? What is the interface? What is the plot? Detail! Jangan tinggalkan apapun dalam imajinasi What are all the levels? What are all the characters? How can they interact? What can you do to them? Art bible what will be the look of the game Rencana Pengembangan/skedul What is going to be done When is it going to be done Who is going to do it
16 Design Document Sections Product Specification Game Overview Gameplay and Mechanics Story, Setting, Character Levels Interface AI Art
17 Design Document: Product Specification Production team: Members and experience Time: game play, shelf life Target platform Production tools: Microsoft project, excel, PhotoShop,... Schedule with milestones and deliverables Etc. Localization: Languages, art work,... Packaging and Documentation
18 Design Document: Game Overview Game Concept Feature Set Genre Target Audience Game Flow Summary Bagaimana pemain bergerak didalam game. Baik melalui framing interface (pergerakan interface) dan game itu sendiri. Look and Feel Bagaimana dasar tampilan dan rasa dari game? Apa gaya tampilannya? Project Scope Rangkuman dari cakupan keseluruhan game itu sendiri. Number of locations Number of levels Number of NPC s Number of weapons Etc.
19 Game Play Gerak / laju dan perkembangan Game Struktur Tantangan dan Misi Struktur Puzzle Objectives Apa objectives dari game?
20 Mechanics Aturan dari game, baik secara implisit dan eksplisit. Bagian ini biasanya sangat besar cakupannya. Physics Bagaimana dunia fisik dari game bekerja? Gerakan General Movement Other Movement Objects Picking Up Objects Moving Objects Actions Switches and Buttons Picking Up, Carrying and Dropping Talking Reading Combat Jika ada pertarungan atau bahkan konflik, bagaimana hal ini ditampilkan? Artificial Intelligence Economy Apa aktivitas ekonomi dari game? Bagaimana kerjanya?
21 Story, Setting and Character Story and Narrative Detail spesifik seperti script dialog dan cut scenes bisa dibuat dibentuk terpisah seperti Story Document Bible. Game World Deskripsi umum mengenai struktur dari dunia game, tampilannya juga Characters Cerita latar belakang karakter, kepribadian dan profil.
22 Character Profile
23 Example Art
24 Level Design Nama dari Section/Level/Scene Tampilan dan kemunculan dari Physical and audio Background buat sketsanya bila memungkinkan Foreground objects and characters Aksi apa yang mereka lakukan? Objek mana yang dianimasikan? Sound effects Objectives Transitions
25 Level Design Consumer testing (bukan oleh game designers) Dimana mereka merasa bosan? Mudahnya, saya jatuh dan mati. Langsung mati. Game ini hanya berisi level yang membuat saya ingin segera menyerah dan tidak bersemangat untuk mencapai akhir level. Dibagian mana mereka mati? Berapa waktu yang tersedia antara satu tantangan dengan tantangan lain? Seharusnya kurang dari 20 menit untuk menyelesaikan 1 level (contoh) Terkadang membantu pemain dengan menggerakkan mereka ketika mengalami kendala Memperbanyak checkpoints, membuat masalah lebih mudah Tidak sulit membuat level yang lebih SULIT Sulit membuat level yang lebih MUDAH
26 Interface Visual System HUD Apa controls yang digunakan? Menus Rendering System Camera Lighting Models Control System Bagaimana pemain mengendalikan game? Apa saja perintah spesifik yang digunakan? Audio Music Sound Effects Help System
27 Interface
28 Design Document: Art Specification Jelaskan keseluruhan gaya dari art work yang digunakan didalam game Berikan contoh dari backgrounds Sertakan sketsa dari semua karakter utama game
29 Design Document: Art Specification
30 Design Document: Art Specification Jelaskan keseluruhan gaya dari art work yang digunakan didalam game Berikan contoh dari backgrounds
31 Key Points to a Good Design Document Filosofi harus dibuat secara eksplisit (semua tujuan dari game) Buat mudah dibaca, ditulis dengan baik dan lengkap Gunakan tabel, grafik jika diperlukan Berikan daftar prioritas untuk ide agar sema tahu ana yang harus diutamakan dan mana yang ditolak Tidak Bisa Diabaikan, Penting, Jika Memungkinkan Ditolak Sertakan alasan pendukungnya! Berikan semua detailnya Tabel yang menjelaskan apa yang terjadi jika X menyentuh Y Bagaimana anda melakukan yang lainnya: motion capture/animation
32 3 Tahapan dari Design Document Concept Paper / Design Treatment Digunakan untuk menentkan apaka ide yang didapat berharga untuk dikembangkan lebih lanjut Design Document / Design Summary Blueprint dari game Berbentuk Game script/storyboard atau prototype Peluang Pasar yang ditargetkan Dasar awal dari evaluasi lebih mendalam Technical Design Specification / Production Document Digunakan untuk menulis kode program dan mengatur produk
33 Technical Design Specification Gunanya: detail dari implementasi Ditulis sebelum anda membelanjakan dana yang banyak Mengizinkan banyak orang melakukan kerja dalam waktu bersamaan / secara bersama-sama Detail lanjutan untuk art, music, sounds, video, dll. Definition of data structures and interfaces Pseudo-code Bisa mendebug ide yang ada sebelum melakukan coding Menyediakan dokumentasi Ruang lingkup dar Development Skedul dengan tahapan, jadwal peluncuran bertahap
34 Tugas 11 Tuangkan prototype game yang anda buat kedalam bentuk Game Design Document (GDD) Gunakan template yang tersedia (pilih ) Kirim via ke [email protected] Kita akan diskusikan beberapa GDD pada pertemuan minggu depan.
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pembuatan Game Petualangan Menggunakan Construct Identifikasi Masalah 1.3 Tujuan Tugas Akhir
BAB 1 PENDAHULUAN Dalam bab ini menjelaskan mengenai latar belakang tugas akhir, identifikasi masalah, tujuan tugas akhir, lingkup tugas akhir, metodologi serta sistematika penulisan. 1.1 Latar Belakang
commit to user BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Game Game tidak memiliki makna yang sama dengan Toys. Dalam bahasa Inggris, Toys A plaything for children games To play at any sport or diversion To play for a stake or prize;
BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN 2.1 Analisa Kebutuhan Komponen - komponen yang diperlukan untuk menganalisis kebutuhan dari objek yang akan dibangun antara lain sistem pendukung serta desain program. Di
3.1.3 Target Pemain Target pemain pada game Pangeran Diponegoro ini adalah semua umur.
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN GAME 3.1 Konsep Dasar Proyek Pengembangan Game 3.1.1 Konsep Dasar Game Game Pangeran Diponegoro ini bercerita tentang perjalanan perjuangan seorang Pangeran Diponegoro
BAB III ANALISIS KEBUTUHAN DAN PERANCANGAN APLIKASI
BAB III ANALISIS KEBUTUHAN DAN PERANCANGAN APLIKASI Dalam bab ini akan menjelaskan tahapan tahapan yang berada dalam tahapan Production yang telah dijelaskan pada bab sebelumnya. 3.1 Pembuatan Game Design
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Video game merupakan perkembangan alami dari permainan tradisional ke medium yang baru (Schell, 2008, pp. xl). Medium baru tersebut tidak lain dihasilkan oleh perkembangan
1.1 Latar Belakang. 1.2 Identifikasi Masalah BAB 1
BAB 1 PENDAHULUAN Bab ini membahas mengenai Latar Belakang, Identifikasi Masalah, Lingkup Tugas akhir, Tujuan Penelitian, Metode Penelitian dan Sistematika Penulisan. 1.1 Latar Belakang Algoritma adalah
Pemrograman Game STMIK AMIKOM Purwokerto
Pemrograman Game STMIK AMIKOM Purwokerto FORMAL ELEMENT: Players Objectives Procedures Rules Resources Conflict Boundaries Goal SYSTEM DYNAMICS ELEMENT: Objects Properties Behaviours Relationships DRAMATIC
MENGENAL HURUF DAN MEMBACA BAHASA INGGRIS SISWA SD MUHAMMADIYAH 3 AMBARKETAWANG
PERANCANGAN GAME PUZZLE MENGENAL HURUF DAN MEMBACA BAHASA INGGRIS SISWA SD MUHAMMADIYAH 3 AMBARKETAWANG Puji Handayani Putri Program Studi TeknikInformatika Universitas PGRI Yogyakarta Email: [email protected]
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1 Konsep Dasar Proyek Pengembangan Game Konsep Dasar Game
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1 Konsep Dasar Proyek Pengembangan Game 3.1.1 Konsep Dasar Game Game The Legend Of Diponegoro Chapter II : Purwodadi Warfare ini adalah game yang menceritakan perlawanan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN Pendahuluan berisi tentang latar belakang, identifikasi masalah, tujuan tugas akhir, lingkup tugas akhir, metodologi penelitian dan sistematika penulisan. 1.1 Latar Belakang Perkembangan
BAB V IMPLEMENTASI KARYA. Laporan tugas akhir pada BAB V dijelaskan mengenai proses atau jalan cerita
BAB V IMPLEMENTASI KARYA Laporan tugas akhir pada BAB V dijelaskan mengenai proses atau jalan cerita dalam desain dan pembuatan game bergenre vehicular combat untuk anak-anak. Sebelum memulai mendesain,
3.1.3 Target Pemain Target pemain pada game Cari Kata Indonesia ini adalah semua umur, sehingga segala usia dapat memainkan game ini.
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN GAME 3.1 Konsep Dasar Proyek Pengembangan Game 3.1.1 Konsep Dasar Game Game Cari Kata Indonesia ini bergenre puzzle kata. Pada game ini pemain ditugaskan untuk mencari
BAB I PENDAHULUAN. masyarakat. Tingginya minat tersebut seakan menuntut para designer dan
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Industri kreatif di Indonesia sudah mulai berkembang sejak beberapa tahun yang lalu. Perkembangan industri kreatif diikuti dengan tingginya minat masyarakat. Tingginya
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi elektronik dan komputer yang semakin pesat saat ini, memudahkan kehidupan manusia dalam banyak bidang. Beberapa bidang yang terdorong seiring
BAB III ANALISA KEBUTUHAN DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISA KEBUTUHAN DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Alat dan Bahan Dalam pembuatan game Timun Mas digunakan perangkat yang dibagi menjadi 2 perangkat, yaitu perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak
BAB 1 PENDAHULUAN 1-1
BAB 1 PENDAHULUAN Di dalam bab ini akan menjelaskan latar belakang masalah yang mendasari pembuatan penelitian, disertai identifikasi masalah, tujuan Tugas Akhir, lingkup Tugas Akhir, metodologi Tugas
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI 1.1 Tinjauan Pustaka Tinjauan pustaka dalam pembuatan game Sunlana, penulis mengambil dua judul karya tulis ilmiah. Karya tulis ilmiah pertama yang ditulis oleh
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi saat ini melaju dengan pesat, diiringi dengan kebutuhan manusia yang menginginkan kemudahan akan fasilitas-fasilitas yang mendukung manusia dalam
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN Pada bab ini menjelaskan tentang latar belakang, lingkup dari Tugas Akhir, tujuan Tugas Akhir, metode Tugas Akhir, serta sistematika penulisan laporan Tugas Akhir. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Tugas Akhir 1.2 Indentifikasi Masalah
BAB 1 PENDAHULUAN Pada bab ini menjelaskan tentang latar belakang, lingkup dari Tugas Akhir, tujuan Tugas Akhir, metodelogi Tugas Akhir, serta sistematika penulisan laporan Tugas Akhir. 1.1 Latar Belakang
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1 Konsep Dasar Proyek Pengembangan Game Dalam konsep dasar pengembangan Game terdapat beberapa metode yang dapat diterapkan seperti konsep,desain,pengumpulan bahan,pembuatan
BAB III METODOLOGI DAN PERANCANGAN KARYA
BAB III METODOLOGI DAN PERANCANGAN KARYA Metodologi dan perancangan karya adalah tahap menganalisa dan menyusun suatu karya yang nantinya akan menyelesaikan masalah, tentu dengan bantuan data yang dikumpulkan
1.1 Latar Belakang 1-1
1. BAB 1 PENDAHULUAN Pada bab ini menjelaskan tentang latar belakang, lingkup dari Tugas Akhir, tujuan Tugas Akhir, metodologi Tugas Akhir, serta sistematika penulisan laporan Tugas Akhir. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN. Semakin berkembangnya teknologi pada era ini telah membuat banyak
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Semakin berkembangnya teknologi pada era ini telah membuat banyak perubahan terutama didalam gaya hidup pada masyarakat. Salah satu perubahan yang mencolok dapat dilihat
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN Pada bab ini menjelaskan tentang latar belakang, lingkup dari Tugas Akhir, tujuan Tugas Akhir, metodelogi Tugas Akhir, serta sistematika penulisan laporan Tugas Akhir. 1.1 Latar Belakang
BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN. media promosi digital bernama Advergame. Dalam kerja praktik ini penulis
BAB IV DESKRIPSI PEKERJAAN Dalam Bab IV ini akan dibahas mengenai deskripsi pekerjaan selama melakukan kerja praktik di CV Sego Njamoer. Pada pelaksanaan kerja praktik, penulis merancang sebuah proyek
xiii TAKARIR Action : ActionScript : Android : Array : Attack : Background Music : Block Inventory : Battle System : Touchscreen : Controller :
xiii TAKARIR Action : ActionScript : Android : Array : Attack : Background Music : Block Inventory : Battle System : Touchscreen : Controller : Camera View : Defend : Experience : Game : Game Menu : Level
BAB III ANALISA KEBUTUHAN DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISA KEBUTUHAN DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Project Overview 3.1.1 Executive Summary Dalam game tersebut terdapat interface menu sebelum memasuki game. Dalam interface menu tersebut terdapat menu
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1 Konsep Dasar Proyek Pengembangan Game 3.1.1 Konsep Dasar Game Game Tangkap Koruptor ini adalah permainan yang dimainkan oleh 1 orang (single player). Player akan berlari
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Game merupakan kata dalam bahasa inggris yang berarti permainan. Permainan adalah sesuatu yang dapat dimainkan dengan aturan tertentu sehingga ada yang menang dan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Teknologi yang semakin berkembang di zaman sekarang ini telah merambah ke berbagai bidang, termasuk di bidang multimedia. Elemen teks, gambar, suara, video, dan animasi
BAB 1 PENDAHULUAN. dalam berbagai bidang industri, tidak terkecuali dalam industri game.
BAB 1 PENDAHULUAN BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penggabungan antara elemen-elemen dari dunia nyata dengan elemen dari dunia virtual, yang disebut sebagai Augmented Reality, berkembang cukup pesat
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Implementasi Aplikasi Untuk dapat menggunakan aplikasi game Adventure of indigo : let s do math, terdapat spesifikasi perangkat keras, spesifikasi perangkat lunak, cara instalasi
Bab I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah
Bab I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Game adalah salah satu bentuk dari animasi interaktif dimana player dapat berinteraksi dengan game world yang merupakan dunia yang ada dalam game. Dalam game,
Game Edukasi Sebagai Media Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini
Jurnal INFORM Vol. 1, No. 1, (2016) ISSN: 2502-3470 1 Game Edukasi Sebagai Media Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini Anik Vega Vitianingsih Teknik Informatika, Fakultas Teknik Universitas Dr. Soetomo
BAB III TINJAUAN PUSTAKA
BAB III TINJAUAN PUSTAKA 3.1 Pengertian Game Menurut Ma'ruf Harsono (2014: 3) di dalam bukunya yang berjudul "Pengaruh Bermain Game Terhadap Perkembangan Remaja" dijelaskan bahwa: 1. Game adalah lingkungan
BAB I PENDAHULUAN. Gambar 1.1 Newzoo Report Mengenai Jumlah Mobile Gamer di Indonesia 1
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pasar game di Indonesia sangat besar dan terus tumbuh. Newzoo Report mencatat, Indonesia memiliki 34 juta mobile gamer yang aktif bermain game dan rela membayar sejumlah
MEMBANGUN APLIKASI GAME PLANE FIGHTER MENGGUNAKAN FLASH
MEMBANGUN APLIKASI GAME PLANE FIGHTER MENGGUNAKAN FLASH Naskah Publikasi disusun oleh : Derrys Novy Anggriawan Saputra 06.12.1693 Kepada SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER AMIKOM YOGYAKARTA
BAB 4 HASIL DAN PENELITIAN
BAB 4 HASIL DAN PENELITIAN 4.1 Implementasi Aplikasi 4.1.1 Spesifikasi Sistem 4.1.1.1 Hardware Berikut merupakan spesifikasi perangkat keras yang dibutuhkan untuk menjalankan game Revenge of Plants : -
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.2 Identifikasi Masalah
BAB 1 1 PENDAHULUAN Bab ini berisi mengenai penjelasan latar belakang, identifikasi masalah, tujuan tugas akhir, lingkup tugas akhir, metodologi tugas akhir, dan sistematika penulisan tugas akhir. 1.1
ABSTRAK. Keyword : Game, Endless Runner, Unity.
ABSTRAK Game ber-genre endless runner dapat didefinisikan oleh dua hal yaitu karakter pemain yang tidak dapat berhenti atau maju terus ke depan. Pengaturan game yang sederhana, hanya berfokus terhadap
BAB 1 PENDAHULUAN. untuk mensimulasikan bentuk atau model tampak secara visual (modeling), bahkan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Derasnya arus Perkembangan dunia IT dewasa ini tidak hanya dimanfaatkan dalam dunia bisnis, industri dan perfilman namun telah menyeluruh ke semua bidang. Hal yang
1. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Tugas Akhir Perancangan Game Mechanics Design pada Game (Studi Kasus: Game Cookurubukan).
1. BAB 1 PENDAHULUAN Pada bab ini menjelaskan tentang latar belakang, identifikasi masalah, tujuan tugas akhir, lingkup tugas akhir, serta sistematika penulisan laporan tugas akhir. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN. memenuhi berbagai macam kebutuhan manusia.kebutuhan-kebutuhan tersebut
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pada masa post-modern berbagai macam smartphone diproduksi untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan manusia.kebutuhan-kebutuhan tersebut diantaranya adalah hiburan,
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Game adalah fenomena global. Permainan elektronik yang menggunakan media komputer maupun mesin konsul seperti Playstation, Xbox, Nintendo, sudah menjamur dan
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada saat ini game mobile mulai berjaya, dan semakin berkembang, sebelumnya platform untuk game seperti konsol dan pc yang paling berjaya. Namun dengan berkembangnya
Thariq Nugrohotomo
Restuadi Studiawan 5104100085 R Adityo Marhananto 5105100115 Thariq Nugrohotomo 5106100042 Aditya Ideawan - 5106100166 Permainan Simulasi Pesawat Luar Angkasa Pemain mengendalikan satu pesawat Terdapat
PENDAHULUAN LATAR BELAKANG Perkembangan dunia informasi khususnya dalam bidang komputer dirasakan oleh banyak orang sebagai perkembangan yang sangat c
PEMBUATAN GAME 3D AFTER LIFE DENGAN MENGGUNAKAN DXSTUDIO: INVENTORY DAN ENVIRONMENT Jonas Nahason Purba Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknik Industri, Universitas Gunadarma Jl. Margonda Raya 100,
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Zaman sekarang teknologi telah menjadi salah satu kebutuhan bagi sebagian besar masyarakat. Menurut Yulianto (2012) kemajuan dari teknologi, khususnya teknologi informasi
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Langkah Penelitian Pada penelitian ini, penulis menggunakan model pengembangan multimedia yang dikembangkan oleh Luther. Model pengembangan multimedia ini terdiri dari 6 tahap,
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Implementasi Game 4.1.1 Spesifikasi Hardware Berikut ini merupakan spesifikasi perangkat keras yang dianjurkan untuk dapat memainkan game Traces of Crime : Smartphone/tablet
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada zaman sekarang ini, perangkat berbasis sistem operasi Android adalah yang paling populer di kalangan masyarakat. Berdasarkan data dari perusahaan 'Net Applications'
PEMBUATAN GAME PERANG KAPAL 2 DIMENSI MENGGUNAKAN SOFTWARE MULTIMEDIA BUILDER Naskah Publikasi. diajukan oleh. Sigit Triharyanto
PEMBUATAN GAME PERANG KAPAL 2 DIMENSI MENGGUNAKAN SOFTWARE MULTIMEDIA BUILDER 4.9.7 Naskah Publikasi diajukan oleh Sigit Triharyanto 06.11.1154 kepada JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN
BAB I PENDAHULUAN. Khususnya bermunculannya smartphone yang membantu pekerjaan manusia atau
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Perkembangan teknologi sangat sulit dijauhkan dari kehidupan manusia. Khususnya bermunculannya smartphone yang membantu pekerjaan manusia atau sekedar mengenalkan
BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI
BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Implementasi 4.1.1 Spesifikasi hardware Spesifikasi minimum PC yang diperlukan untuk memainkan game Pandawa Lima adalah sebagai berikut: Processor Intel Pentium Core
BAB III PERANCANGAN GAME
BAB III PERANCANGAN GAME III.1 Metodologi Perancangan Ada tujuh unsur yang harus dipenuhi sebuah game, yaitu: [4] 1. Konsep Awal 2. Desain Inti 3. Gameplay 4. Detail 5. Game Balance 6. Tampilan 7. Wrapping
The Process. A Layered Technology. Software Engineering. By: U. Abd. Rohim, MT. U. Abd. Rohim Rekayasa Perangkat Lunak The Process RPL
The Process By: U. Abd. Rohim, MT A Layered Technology Software Engineering tools methods process model a quality focus 2 1 Langkah-langkah SE v Definition (What?) System or Information Engineering, Software
BAB I PENDAHULUAN Latar belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar belakang Saat ini para pemain game (gamers) di dunia semakin bertambah banyak. Bermain game dapat menyegarkan pikiran setelah bekerja atau melakukan aktifitas yang lainnya.
BAB III ANALISIS DAN DESAIN GAME. Program ini dirancang dan dibangun menggunakan perangkat keras atau hardware yang
BAB III ANALISIS DAN DESAIN GAME 3.1 Peralatan dan Tools Program ini dirancang dan dibangun menggunakan perangkat keras atau hardware yang direkomendasikan beserta alat dan bahan yang digunakan adalah
PENDAHULUAN Latar Belakang Tugas Akhir Game Game Development Life Cycle GDLC Taksonomi Bloom
PENDAHULUAN Bab ini membahas mengenai latar belakang tugas akhir, identifikasi masalah, tujuan tugas akhir berdasarkan latar belakang, lingkup tugas akhir, metodologi penulisan tugas akhir dan sistematika
BAB 3 LANDASAN TEORI
BAB 3 LANDASAN TEORI 3.1 Game Game bisa diartikan sebagai aktivitas terstruktur atau semi struktur, yang biasanya dilakukan untuk bersenang-senang dan kadang digunakan sebagai alat pembelajaran (Wibisono
APLIKASI SIMULASI INTERAKTIF MANASIK HAJI MENGGUNAKAN PAMUDI
APLIKASI SIMULASI INTERAKTIF MANASIK HAJI MENGGUNAKAN PAMUDI 5208100702 LATAR BELAKANG Penyajian simulasi manasik haji lebih praktis Pesatnya Perkembangan Teknologi Grafis dalam Pencitraan Digital Pengembangan
Implementasi Artificial Intelligence pada game Defender of Metal City dengan menggunakan Finite State Machine
JURNAL TEKNIK POMITS Vol. 6, No. 2, (2017) ISSN: 2337-3539 (2301-9271 Print) A-717 Implementasi Artificial Intelligence pada game Defender of Metal City dengan menggunakan Finite State Machine Billy, Imam
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Budaya atau kebudayaan merupakan kata yang berasal dari bahasa sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal). Kata ini diartikan
APLIKASI GAME EDUKASI BOOK OF PHANTASM DENGAN MENGGUNAKAN UNITY3D UNTUK MENINGKATKAN FREKUENSI BELAJAR
APLIKASI GAME EDUKASI BOOK OF PHANTASM DENGAN MENGGUNAKAN UNITY3D UNTUK MENINGKATKAN FREKUENSI BELAJAR Santo Rinaldhi Binus University, Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia Michael Gregory Binus University,
Panduan Dokumentasi Proyek kuliah Rekayasa Perangkat Lunak
Panduan Dokumentasi Proyek kuliah Rekayasa Perangkat Lunak Tulis dengan bahasa yang baik, susun dengan rapi untuk BAB I - V. Boleh gunakan bahasa yang kurang formal pada bagian BAB VI. AREA/TOPIK PEMBAHASAN
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Artificial Intelligence (AI) agen adalah fitur standar game komputer modern, baik sebagai lawan, teman atau tutor dari pemain. Agar tampil otentik, agen tersebut
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM Game development life cycle adalah sebuah metode pembangunan dan pengembangan game, dimana di dalamnya ada tahapan initiation, pre-production, production, testing,
BAB 1 PENDAHULUAN. sesuatu yang baru. Contoh multimedia interaktif adalah multimedia. pembelajaran interaktif, aplikasi game, kios informasi, dll.
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Teknologi dan informasi telah berkembang dengan pesat dan sangat berperan besar dalam kehidupan manusia. Banyak pekerjaan yang dapat diselesaikan dengan adanya teknologi
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Masalah Perkembangan teknologi sangat sulit dijauhkan dari kehidupan manusia. Khususnya bermunculannya smartphone yang membantu pekerjaan manusia atau
APLIKASI PERMAINAN HORROR GAME (STAY ALIVE) BERBASIS DEKSTOP MENGGUNAKAN BLENDER 3D DAN UNITY 3D Dimas Mapanji ELang 4IA24
APLIKASI PERMAINAN HORROR GAME (STAY ALIVE) BERBASIS DEKSTOP MENGGUNAKAN BLENDER 3D DAN UNITY 3D 52412134 Dimas Mapanji ELang 4IA24 Latar Belakang Perkembangan video game saat ini berada pada masa kejayaannya.
BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI
BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Implementasi 4.1.1 Spesifikasi yang Diperlukan Agar aplikasi game Book of Phantasm beroperasi dengan baik maka dibutuhkan spesifikasi komputer sebagai berikut: a. Spesifikasi
BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. diperlukan agar dapat mengimplementasikan game Job Seeker ini. a. Intel Pentium 4 2,34 Ghz. b. Memory (RAM) 512MB RAM
BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Implementasi Bagian ini akan menjelaskan spesifikasi perangkat keras dan perangkat lunak yang diperlukan agar dapat mengimplementasikan game Job Seeker ini. 4.1.1 Spesifikasi
BAB II LANDASAN TEORI. Tinjauan pustaka yang digunakan antara lain pengertian game, pembuatan game,
BAB II LANDASAN TEORI Untuk mendukung pembuatan game tower defense tentang perjuangan arekarek Suroboyo, maka karya game akan menggunakan beberapa tinjauan pustaka. Tinjauan pustaka yang digunakan antara
PERANCANGAN GAME LET S TAP AND DANCING NASKAH PUBLIKASI. diajukan oleh Devit Surtianingsih
PERANCANGAN GAME LET S TAP AND DANCING NASKAH PUBLIKASI diajukan oleh Devit Surtianingsih 11.01.2851 kepada SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER AMIKOM YOGYAKARTA YOGYAKARTA 2014 Perancangan
BAB II LANDASAN TEORI. saat ini sedang mengalami kemajuan yang pesat. Sehingga video game kini tidak
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Game Game mempunyai arti permainan dalam bahasa Indonesia. Permainan merupakan sebuah aktivitas rekreasi dengan tujuan bersenang-senang, mengisi waktu luang, atau berolahraga
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Game merupakan jenis hiburan yang disukai oleh semua orang di semua usia, baik anak-anak sampai dewasa ataupun tua. Selain digunakan untuk menghilangkan kepenatan
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Makanan Sehat Makanan yang sehat yaitu makanan yang higienis dan bergizi. Makanan yang higienis adalah makanan yang tidak mengandung kuman penyakit dan tidak mengandung racun
BAB 1 PENDAHULUAN. Perkembangan game memang belakangan ini sangat pesat, game game
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan game memang belakangan ini sangat pesat, game game tersebut meliputi game online dan game offline. Game itu sendiri adalah sebuah aplikasi / software
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Multimedia Multimedia adalah penggunaan komputer untuk menampilkan informasi yang merupakan gabungan dari teks, grafik, audio dan video sehingga membuat pengguna dapat bernavigasi,
BAB I PENDAHULUAN. untuk menyelesaikan permasalahan yang bisa direpresentasikan dengan graf.[1]
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Salah satu algoritma yang dipelajari untuk menyelesaikan permasalahan adalah algoritma A-Star. Algoritma A-Star menyelesaikan masalah yang menggunakan graf untuk perluasan
Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto Yogyakarta
Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto Yogyakarta Materi Kuliah : Manajemen Proyek Semester Genap E.N. Tamatjita e-mail : [email protected] http://www.tamatjita.com 1 Pendahuluan INTI : Ilmu perencanaan
GAME API UNGGUN : THE GAME BERBASIS ANDROID
GAME API UNGGUN : THE GAME BERBASIS ANDROID Tugas Akhir untuk memenuhi sebagian persyaratan mencapai derajat Diploma III Program Studi Diploma III Teknik Informatika diajukan oleh MAHESTU M3112085 kepada
1. Pendahuluan. 1.1 Latar belakang
1.1 Latar belakang 1. Pendahuluan Indonesia menduduki posisi 5 besar dengan pengguna aktif smartphone sebanyak 47 juta, atau sekitar 14% dari seluruh total pengguna ponsel [1]. Menurut Tim WeAreSocial
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Implementasi Aplikasi Agar dapat mengimplementasikan permainan Res-Avail Card Battle dengan baik, maka berikut spesifikasi hardware, software dan prosedur penggunaan yang
BAB 1 PENDAHULUAN. Dilihat dari perkembangan teknologi informasi saat ini, industri game merupakan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dilihat dari perkembangan teknologi informasi saat ini, industri game merupakan salah satu yang berkembang pesat dan menarik perhatian masyarakat luas. Tidak dapat
BAB I PENDAHULUAN. Seiring perkembangan teknologi informasi, Perkembangan game. mempunyai prospek yang luar biasa. Era modernisasi dimana teknologi
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring perkembangan teknologi informasi, Perkembangan game mempunyai prospek yang luar biasa. Era modernisasi dimana teknologi komputerisasi berkembang dengan pesat,
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Game tidak hanya dapat dijadikan sebagai sarana hiburan pada era sekarang, tetapi juga dapat dijadikan sebagai sarana pembelajaran, mencari teman baru, melatih
1.1 Program Studi Strata-1 Teknologi Informasi (S1-TI)
1.1 Program Studi Strata-1 Teknologi Informasi (S1-TI) Visi Program Studi S1-TI adalah : Pada tahun 2030 menjadi Program Studi Teknologi Informasi unggulan Dunia dalam Bidang Animasi dan Game yang berbasis
SDLC Concepts. Muhammad Yusuf D3 Manajemen Informatika Universitas Trunojoyo
SDLC Concepts Muhammad Yusuf D3 Manajemen Informatika Universitas Trunojoyo Http://yusufxyz.wordpress.com Email: [email protected] IVS Task Group Produk terdiri dari : hardware, software, dokumentasi,
3.5.1 Use Case Diagram Activity Diagram Unity 3D Pengenalan Unity 3D Komponen (Component)...
DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... i HALAMAN PENGESAHAN... iii PERNYATAAN... iv MOTTO DAN PERKATAAN... v PRAKATA... vii DAFTAR ISI... ix DAFTAR GAMBAR... xiii DAFTAR TABEL... xvii INTISARI... xviii ABSTRACT...
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN III.1. Analisis Sistem Analisis sistem adalah teknik pemecahan masalah yang menguraikan bagian-bagian komponen dengan mempelajari seberapa bagus bagian-bagian komponen tersebut
SILABUS MATAKULIAH. Pendahuluan Mengenal Tools Air for Android. - Menu bar - Component Inspektor - Tool Box - Libraries - Stage
SILABUS MATAKULIAH Revisi : 1 Tanggal Berlaku : 2 September 2013 A. Identitas 1. Nama Matakuliah : A2 53413 / Pemrograman Mobile I Program Studi : Teknik Informatika D3 3. Fakultas : Ilmu Komputer 4. Bobot
BAB I PENDAHULUAN.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi saat ini khususnya penggunaan teknologi perangkat smartphone semakin meningkat. Smartphone tidak hanya alat yang digunakan untuk komunikasi,
Copyright ATLANTICA. Asep Herman Suyanto
ATLANTICA Asep Herman Suyanto [email protected] http://www.bambutechno.com GAME FEATURES Turn-based Battle System Atlantica kembali ke akar dari RPG tradisional dan menggabungkan turn-based combat klasik
Program Dokumenter Drama. Modul ke: 12FIKOM. Fakultas. Andi Fachrudin, M.Si. Program Studi Broadcasting
Modul ke: Program Dokumenter Drama Fakultas 12FIKOM Andi Fachrudin, M.Si. Program Studi Broadcasting Program Dokumenter Drama Dokumentasi drama (drama dokumenter), yakni suatu film atau drama televisi
