UPN "VETERAN" JAKARTA
|
|
|
- Doddy Kartawijaya
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 PEMILIHAN SUPPLIER BAHAN BAKU DENGAN MENGGUNAKAN METODE MULTIKRITERIA PREFERENCE RANKING ORGANIZATION METHOD FOR ENRICHMENT EVALUATION (PROMETHEE) Nurul Fauziah, Catur Kurniawan Fakultas Teknik UPN Veteran Jakarta Abstract In the manufacturing company, the supply of raw material depend on the vendor of the raw material it self. Therefore, the presence of a systematic and objective procedure to select and assess the supplier is become very important. This research focused on one of the suppliers of raw material product, polyester in Agar-agar Matahari Wallet Green at PT. Samudra Montaz. In this research, the method of supplier selection used is PROMETHEE (Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation). It includes Promethee I, II and sensitivity analysis with weight change method (Walking Weight). Keywords: Supplier Selection, PROMETHEE, Walking Weight PENDAHULUAN Agar dapat bertahan dalam era kompetisi ini maka perusahaan berupaya dalam meningkatkan performansinya dalam rangka menghasilkan suatu Output produksi yang optimal. Output yang optimal adalah output yang mampu memenuhi keinginan customer. Dimana untuk menghasilkan output yang optimal dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti lancarnya proses produksi, peningkatan kualitas produk, sistem distribusi yang baik, dll. PT Samudra Montaz adalah sebuah perusahaan percetakan khususnya percetakan kemasan. Kualitas hasil cetakan merupakan nilai penting bagi konsumen. Tentu saja kualitas yang dihasilkan perusahaan percetakan tidak terlepas dari bahan baku atau material cetak yang digunakan. Masalah yang dialami oleh perusahaan adalah sulitnya menentukan supplier mana yang memiliki performansi terbaik dari segi waktu, kualitas dan kuantitas sehingga perusahaan bisa memprioritaskan supplier tersebut dalam memenuhi bahan baku yang dibutuhkan. Keputusan untuk memilih supplier bukanlah sebuah hal yang mudah, pada kenyataannya banyak hal yang harus dipertimbangkan dalam memilih supplier. Hal ini telah banyak menjadi bahasan utama diberbagai forum sejak tahun 1960-an. Salah satunya adalah hasil penelitian yang dilakukan oleh Dickson yang lebih dikenal dengan Dickson s Vendor Selection Criteria, kriteria dalam pemilihan supplier menurut Dickson (Weber, 1990) dibagi menjadi 23 kriteria seperti yang terlihat pada tabel dibawah ini. Proses pemilihan yang benar dapat menurunkan biaya pembelian, meningkatkan kualitas, meningkatkan daya saing didalam Pemilihan Supplier bahan baku dengan menggunakan...(nurul Fauziah dan Catur Kurniawan) - 233
2 market/pasar dan dapat tercapainya hubungan jangka panjang dengan supplier (buyer-supplier relationship). Untuk mengatasi permasalahan yang ada pada PT. Samudra Montaz digunakanlah metode pengambilan keputusan multi kriteria yaitu metode Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation (PROMETHEE) yang berfokus pada pilihan preferensi si pembuat keputusan untuk kemudian dibandingkan dan dipilih salah satu supplier. Metode ini juga dapat dipakai dalam memilih supplier pada bahan baku lain di PT Samudra Montaz. TINJAUAN PUSTAKA Supply Chain Management Supply Chain adalah sebuah sistem yang melibatkan proses produksi, pengiriman, penyimpanan, distribusi dan penjualan produk dalam rangka memenuhi permintaan akan produk tersebut. Tujuan supply chain management adalah untuk memastikan sebuah produk berada pada tempat dan waktu yang tepat untuk memenuhi permintaan konsumen tanpa menciptakan stok yang berlebihan atau kekurangan. Dalam supply chain management terdapat lima prinsip dasar yang sangat penting, yaitu perencanaan (planning), sumber barang (sourcing), manufacturing, pengiriman dan pengembalian. Sumber barang (Sourcing) adalah proses memilih supplier yang akan mengirimkan barang dan jasa yang dibutuhkan untuk menciptakan produk atau service perusahaan. Hal ini juga melibatkan masalah penentuan harga, pengiriman dan proses pembayaran dengan supplier dan menciptakan tolak ukur untuk memantau dan meningkatkan hubungan baik. Keuntungan dari supply chain management yang baik adalah untuk mendapatkan kecepatan yang maksimal pada saat barang dan jasa bergerak memalui jalur supply sementara itu terjadi penurunan biaya dan peningkatan nilai tambah untuk service ke customer. (Marcellinus Cahyo Pamungkas, 2010). Multi Criteria Decision Making (MCDM) Tabucanon (1988) dalam bukunya menyatakan bahwa proses pengambilan keputusan adalah pemilihan suatu alternatif dari berbagai alternatif sehingga menghasilkan pilihan terbaik berdasarkan beberapa kriteria optimasi. Kriteria disini adalah ukuran, aturan, dan standar untuk membantu proses pengambilan keputusan. Sebelum melakukan proses pengambilan keputusan, maka himpunan alternatif dan kriteria terlebih dahulu harus ditetapkan. Preference Ranking Organization Method For Enrichment Evaluation (PROMETHEE) Preference Ranking Organization Method For Enrichment Evaluation (PROMETHEE) adalah suatu metode penentuan urutan dalam analisis multikriteria. Dugaan dari dominasi kriteria yang digunakan dalam PROMETHEE adalah penggunaan nilai dalam hubungan outranking. Semua parameter yang dinyatakan mempunyai pengaruh nyata menurut pandangan ekonomi (Brans et. Al.1986). PROMETHEE termasuk dalam keluarga dari metode outranking yang dikembangkan oleh B.Roy dan meliputi dua tahap yaitu membangun hubungan outranking kemudian mengekploitasi hubungan outranking tersebut untuk mendapatkan jawaban atas optimasi kriteria. Data Dasar Analisis Promethee Fase Proses Pengambilan Keputusan F1 (.) f2 (.)... fj (.)... fk (.) a 1 F 1 (a 1 ) f 2 (a 1 )... f j (a 1 )... fk (a 1 ) a 2 F 1 (a 2 ) f 2 (a 2 )... f j (a 2 )... fk (a 2 ) a i F 1 (a i ) f 2 (a i )... f j (a i )... fk (a i ) a 2 F 1 (a 2 ) f 2 (a n )... f j (a n )... fk (a n ) Proses Promethee Langkah- langkah yang digunakan metode ini adalah sebagai berikut: 1. Penentuan nilai alternatif terhadap kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya. 2. Penjelasan dari kriteria, alternatif (a) dievaluasi pada beberapa kriteria (k) yang harus dimaksimalkan atau diminimalkan. 3. Rekomendasi fungsi freferensi untuk keperluan aplikasi. Dalam Promethee disajikan enam fungsi kriteria. Hal ini tentu saja tidak mutlak, tetapi bentuk ini cukup baik untuk beberapa kasus BINA TEKNIKA, Volume 9 Nomor 2, Edisi Desember 2013,
3 4. Evaluasi matriks. Saat kriteria dan alternatif sudah terpilih, langkah selanjutnya adalah membuat matriks payoff. Tabel matrik ini untuk setiap pasangan kriteria- kriteria, ukuran kuantitatif dan kualitatif dari efek yang dihasilkan oleh alternatif berhubungan dengan kriteria tersebut. Suatu matrik dapat terdiri dari data ukuran kardinal atau skala ordinal. 5. Menentukan indeks preferensi multikriteria. Preferensi dinyatakan dengan angka antara 0 dan 1, dan dinilai dengan prosedur tertentu. 6. Promethee ranking. Arah dalam grafik nilai outranking ditentukan berdasarkan Leaving Flow dan Entering Flow. Leaving Flow adalah jumlah nilai garis lengkung yang memiliki arah menjauh dari node a dan hal ini merupakan karakter pengukuran outranking. Penjelasan dari hubungan outranking dibangun atas pertimbangan untuk aksi pada grafik nilai outranking, berupa urutan parsial (Promethee I) dan urutan lengkap (Promethee II) pada sejumlah aksi yang mungkin, dapat diusulkan pada pembuat keputusan untuk memperkaya penyelesaian masalah karakteristik data. Nilai Hubungan Outranking dalam Promethee Dominasi Kreteria Nilai f merupakan nilai nyata dari suatu kriteria: f : K _ R Dan tujuan berupa prosedur optimasi, untuk setiap alternatif a _ K, f (a) merupakan evaluasi dari alternatif tersebut untuk suatu kriteria. Pada saat dua alternatif dibandingkan: a, b _ K, harus dapat ditentukan perbandingan preferensinya. Penyampaian intensitas (P) dari preferensi alternatif a terhadap alternatif b sedemikian rupa sehingga: a. P (a,b) = 0, berarti tidak ada beda antara a dan b, atau tidak ada preferensi dari a lebih baik dari b. b. P (a,b) 0, berarti lemah preferensi dari a lebih baik dari b. c. P (a,b) 1, kuat preferensi dari a lebih baik dari b. d. P (a,b) 1, berarti mutlak preferensi dari a lebih baik dari b. Rekomendasi Fungsi Preferensi untuk Keperluan Aplikasi a. Tipe I atau Kriteria Biasa (Usual Criterion) 0 jika d = 0 H (d) = 1 jika d 0 Pada kasus ini tidak ada beda (sama penting) antara a dan b dan hanya jika a=b atau f(a)= f(b), maka nilai preferensinya bernilai 0 (Nol) atau H(d) = 0. Apabila nilai kriteria dari masing- masing alternatif memiliki nilai berbeda, maka pembuat keputusan membuat preferensi mutlak bernilai 1 (satu) atau H(d) = 1 untuk alternatif yang memiliki nilai lebih baik. b. Tipe II atau Kriteria Quasi (Quasi Criterion) 0 jika q d q H (d) = 1 jika d < -q atau d > q tipe ini menggunakan satu threshold atau kecenderungan yang sudah ditentukan, dalam kasus ini threshold itu adalah indifference. Indifference ini biasanya dilambangkan dengan karakter m atau q dan nilai indifference harus diatas 0 (nol). Jika pembuat keputusan menggunakan kriteria quasi ia harus menentukan nilai q, dimana nilai ini dapat menjelaskan pengaruh yang signifikan dari suatu kriteria (dalam pandangan ekonomi). Dalam hal ini, preferensi yang lebih baik diperoleh apabila terjadi selisih antara dua alternatif diatas nilai q. c. Tipe III atau Kriteria dengan Preferensi Linier d /p jika p d p H (d) = 1 jika d < -p atau d > p Kriteria preferensi linier dapat menjelaskan bahwa selama nilai selisih memiliki nilai yang lebih rendah dari p, preferensi dari pembuat keputusan meningkat secara linier dengan nilai d. Jika nilai d lebih besar dibandingkan dengan nilai p, maka terjadi preferensi mutlak. d. Tipe IV atau Kriteria Level (Level Criterion) 0 jika [d] q, H (d) = 0.5 jika q < [d] p 1 jika p < [d] Dalam kasus ini kecenderungan tidak berbeda q dan kecenderungan preferensi p adalah ditentukan secara simultan. Jika d berada diantara nilai q dan p, hal ini berarti situasi preferensi yang lemah (H(d) = 0.5). e. Tpe V atau Kriteria dengan Preferensi Linier dan Area yang Tidak Berbeda 0 jika d q, H (d) = ( d q ) / ( p q ) jika q < d p 1 jika p < d Pemilihan Supplier bahan baku dengan menggunakan...(nurul Fauziah dan Catur Kurniawan) - 235
4 Pada kasus ini, pengambilan keputusan mempertimbangkan peningkatan preferensi secara linier tidak berbeda hingga preferensi mutlak dalam area antara dua kecenderungan q dan p. Dua parameter tersebut telah ditentukan. a dan hal ini merupakan karakter pengukuran outranking. f. Tipe VI atau Kriteria Gaussian (Gaussian Criterion) H (d) = 1 exp {-d2 / 2 _2} Fungsi ini bersyarat apabila telah ditentukan nilai _ dimana dapat dibuat berdasarkan distribusi normal dalam statistik. 3. Indeks Preferensi Multikriteria Indeks preferensi multikriteria (ditentukan berdasarkan rata-rata bobot dari fungsi preferensi Pi: _(a,b) πpi (a,b): a, b A _(a,b) merupakan intensitas preferensi pembuat keputusan yang menyatakan bahwa alternatif a lebih baik dari alternatif b dengan pertimbangan secara simultan dari seluruh kriteria. Hal ini dapat disajikan dengan nilai antara 0 dan 1, dengan ketentuan sebagai berikut: _(a,b) 0, menunjukan preferensi yang lemah untuk alternatif a lebih baik dari alternatif b berdasarkan semua kriteria. _(a,b) 1, menunjukan preferensi yang kuat untuk alternatif a lebih baik dari alternatif b berdasarkan semua kriteria. 4. PROMETHEE Ranking Dari sejumlah kumpulan alternatif pada hubungan outranking dalam promethee memberikan jawaban optimasi kriteria dalam paradigma permasalahan multikriteria yang meliputi: 1. Arah dalam Grafik Nilai Outranking Untuk setiap node a dalam grafik nilai outrankingditentukan berdasarkan Leaving Flow, dengan persamaan: _+ (a) = _(a,x) Dimana _(a,x) menunjukkan preferensi bahwa alternatif a lebih baik dari alternatif x. Leaving Flow adalah jumlah dari nilai garis lengkung yang memiliki arah menjauh dari node Secara sistematis dapat ditentukan Entering FLow dengan persamaan _- (a) = _(x,a) Entering Flow diukur berdasarkan karakter outranking dari a. Sehingga pertimbangan dalam penentuan Net Flow diperoleh dengan persamaan: _(a) = _ + (a) _ (a) METODE PENELITIAN Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kriteria yang dipentingkan dalam proses pemilihan supplier dan memilih supplier terbaik yang sesuai dengan keinginan perusahaan dari supplier yang selama ini digunakan oleh perusahaan. Variabel penelitian terdiri dari variabel terikat, yaitu supplier terpilih, sedangkan variabel bebas adalah Biaya (Cost), Kualitas (Quality), Pengiriman (Delivery), Jangka Waktu Pembayaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode PROMETHEE. Masalah yang terjadi dalam perusahaan adalah pemilihan supplier yang menawarkan harga rendah, berkualitas dan kompeten BINA TEKNIKA, Volume 9 Nomor 2, Edisi Desember 2013,
5 Langkah- langkahnya adalah sebagai berikut: a. Penentuan alternatif- alternatif nilai dari data supplier terhadap kriteria-kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya. b. Menentukan tipe fungsi preferensi dan nilai preferensi multikriteria. c. Menghitung nilai preferensi yang merupakan transformasi selisih nilai kriteria antar alternatif (H(d)) ke dalam fungsi preferensi. d. Perhitungan Indeks preferensi, ditentukan berdasarkan rata-rata bobot fungsi preferensi. e. Membuat matrik indeks preferensi multi kriteria berdasarkan nilai indeks preferensi yang telah dihitung sebelumnya. f. Perhitungan arah preferensi dipertimbangkan berdasarkan nilai indeks leaving flow (_+), entering flow ( ) dan net flow. Leaving flow merupakan suatu ukuran atau nilai yang menunjukkan kekuatan alternatif. Entering flow merupakan suatu ukuran atau nilai yang menunjukkan kelemahan dari alternatif, sedangkan net flow merupakan hasil dari leaving flow dikurangi entering flow. g. Setelah mendapatkan net flow, kita sudah dapat mengetahui pertimbangan untuk menentukan urutan (prioritas) alternatif. h. Dalam pemilihan supplier ini kita perlukan Walking weight, yaitu analisis sensitivitas untuk mengetahui perubahan prioritas alternatif ketika terdapat perubahan-perubahan pada tingkat kepentingan relatif terhadap kriteria. i. Pada tahap ini ditentukan posisi atau urutan supplier dengan memperhatikan hasil dari PROMETHEE I dan II serta perhitungan walking weight. Untuk mendapatkan hasil yang baik, dilakukan dengan tahapan yang jelas dan tepat. Sehingga diperlukan suatu metode penelitian dan kerangka pemecahan masalah yang dapat dilihat pada gambar berikut: Pemilihan Supplier bahan baku dengan menggunakan...(nurul Fauziah dan Catur Kurniawan) - 237
6 PENGUMPULAN & PENGOLAHAN DATA Pada proses pemilihan supplier yang dilakukan perusahaan saat ini, perusahaan mempunyai beberapa supplier untuk tiap jenis bahan baku. Dengan kondisi ini, perusahaan menilai hal ini kurang efisien. Performansi dari tiap supplierpun berbeda-beda. Oleh karena itu perusahaan menghendaki satu supplier saja untuk tiap jenis bahan baku. Selama ini kriteria utama yang dipakai untuk menetapkan supplier hanya berdasarkan harga. Akibatnya sering kali performansi dari supplier tersebut kurang baik. Berdasarkan literatur, diperoleh beberapa kriteria yang berhubungan dengan pemilihan supplier dalam suatu sistem logistik. Setelah melalui proses observasi dan diskusi dengan perusahaan, maka terpilihlah empat kriteria yang akan dijadikan dasar pertimbangan pemilihan supplier diperusahaan ini, diantaranya harga, kualitas, waktu pengiriman dan jangka waktu pembayaran. Pada awal perhitungan, masing-masing kriteria diberikan bobot yang sama. Metode pemberian bobot sebenarnya bebas ditentukan oleh perusahaan. Pengolahan data ini bertujuan untuk menghitung performansi dari tiap supplier dan mengurutkannya dari yang tertinggi sampai yang terendah sehingga decision maker dapat menentukan supplier yang terbaik dengan berbagai pertimbangan. Data awal yang dapat digunakan untuk menghitung performansi tiap supplier S1, S2, dan S3 terhadap bahan baku polyester dapat dilihat pada tabel berikut: Kri Min Alternatif Tipe Para teria Max S1 S2 S3 Preferensi meter H Min I - K Max III P= 90 KP Max III P=90 WP Min I - Dalam menghitung nilai preferensi, masing-masing alternatif dilakukan perhitungan secara berpasangan satu per satu berdasarkan pilihan bentuk preferensi yang sudah ditetapkan sebelumnya. Perangkingan parsial Promethee I berdasarkan nilai Leaving Flow dan Entering Flow adalah sebagai berikut: Alt S1 S2 S3 _+ _- _ S1-0,5138 0,2666 0,3902 0,0055 0,3847 S2 0,0027-0,2527 0,1277 0,3847-0,2569 S3 0,0083 0,2555-0,1319 0,2597-0,1277 Nilai Leaving Flow, Entering Flow dan Net Flow Untuk Complete Ranking (Promethee II), perankingan berdasarkan net flow dengan nilai terbesar pada net flow merupakan alternatif terbaik. Sehingga diperoleh hasil seperti pada tabel berikut: Alternatif Net Flow Rank S1 0,3847 I S2-0,2569 III S3-0,1277 II Dari data tabel di atas maka dapat dibuat representasi nodenya yang dapat dilihat pada gambar berikut ini : S1 S3 S2 Walking weight adalah salah satu cara uji sensitivitas. Berdasarkan pengamatan dari peneliti, maka ditentukan bobot kriteria harga adalah 50%, bobot kriteria kualitas 25% sedangkan bobot kriteria Ketepatan Pengiriman dan Waktu Pembayaran masing- masing 12,5%. Dari perubahan bobot tersebut, maka terjadi perubahan nilai pada indeks preferensi, leaving flow, entering flow dan net flow seperti yang terlihat pada tabel dibawah ini. Alt S1 S2 S3 _+ _- _ S1-0,6319 0,5083 0,5701 0,0056 0,5646 S2 0,0028-0,5014 0,2521 0,3813-0,1292 S3 0,0083 0,1306-0,0694 0,5049-0,4354 Complete ranking berdasarkan net flow setelah perubahan bobot Nilai Nilai Kriteria Bobot Bobot Awal yang digunakan I II III IV Harga (H) Kualitas (K) Ketepatan Pengiriman (KP) Waktu Pembayaran (WP) Jumlah BINA TEKNIKA, Volume 9 Nomor 2, Edisi Desember 2013,
7 Uji sensitivitas ini dilakukan untuk mengetahui apakah perubahan kebijakan perusahaan mempengaruhi hasil keputusan pemilihan supplier. Untuk itu, uji sensitivitas pada penelitian ini dilakukan dengan mencoba merubah nilai bobot untuk masing-masing kriteria. Perubahan nilai bobot kriteria untuk uji sensitivitas dapat dilihat pada tabel dibawah ini. Alternatif Net Flow Rank S1 0,5646 I S2-0,1292 II S3-0,4354 III Setelah dilakukan uji sensitivitas, maka diketahui bahwa perubahan kebijakan perusahaan terhadap bobot kriteria mempengaruhi hasil peringkat supplier. Hasil dari uji sensitivitas menunjukkan bahwa S1 mendapatkan nilai tertinggi dari semua perubahan bobot kriteria. Dari sisi harga, kualitas, ketepatan pengiriman dan waktu pembayaran, S1 tetap paling unggul dari kedua supplier lainnya. Dari data tabel di atas maka dapat dibuat representasi nodenya yang dapat dilihat pada gambar berikut ini : S1 S2 S3 PEMBAHASAN Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menentukan peringkat supplier bahan polyester 12µ untuk pembuatan produk kemasan Agar-agar Matahari Wallet Green. Penilaian dilakukan terhadap tiga supplier polyester 12 µ yang dimiliki oleh PT. Samudra Montaz. Tiga supplier itu adalah PT X, PT Y dan PT Z. Dalam penelitian ini digunakan metode Promethee. Penentuan peringkat tersebut berdasarkan kriteria-kriteria harga, kualitas, ketepatan pengiriman dan waktu pembayaran sebagai pertimbangan dalam memilih supplier. Untuk beberapa perusahaan, harga pada umumnya merupakan satu-satunya dimensi yang dipertimbangkan dalam pemilihan supplier, sebenarnya ada beberapa kerakteristik supplier, yang seharusnya diperhatikan dalam memilih supplier antara lain kualitas, delivery dan lain- lain. Tidak ada sebuah kriteria yang baku dalam menentukan supplier, akan tetapi kriteria yang digunakan sebaiknya dapat mencerminkan strategi perusahaan dan karakteristik item yang akan dipasok. Penilaian supplier yang baik harus dapat mengidentifikasikan hal- hal mana saja yang nantinya akan mempengaruhi total cost. Perangkingan dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu secara parsial (Promethee I) dan complete (Promethee II). Pada perangkingan secara parsial dilakukan dengan melihat nilai Leaving flow dan Entering flow. Semakin besar Leaving flow dan semakin kecil Entering flow, maka semakin baik alternatif tersebut. Sedangkan perangkingan secara complete berdasarkan pada nilai Net flownya, yang mana semakin besar nilainya maka menunjukkan semakin tinggi rangkingnya. Perankingan berdasarkan metode Promethee II ini menggunakan nilai net flow yaitu nilai bersih dari kekuatan (leaving flow) dikurangi kelemahan alternatif (entering flow) untuk menghilangkan hasil terpecah seperti yang dihasilkan pada metode promethee I. Penggunaan metode Promethee dapat mengakomodasi adanya perubahan bobot untuk setiap kriteria dengan analisis sensitivitas yang disebut dengan Walking Weight. Pada peneliatian ini, bobot kriteria diubah sesuai persentasi bobot yang diprioritaskan PT. Samudra Montaz terhadap kriteria alternatif. Setelah melakukan walking weight sesuai keinginan perusahaan, maka hasil yang didapat bisa kita bandingkan dengan analisis uji sensitivitas. Pada uji sensitivitas di perubahan bobot I sampai ke IV, dihasilkan bahwa S1 tetap berada pada peringkat pertama. Hal ini berarti, dari segimanapun tingkat bobot kriteria dinaikan atau berubah, supplier tersebut tetap menjadi pilihan yang paling baik. Sedangkan untuk kedua supplier lainnya, yaitu S2 dan S3 selalu berganti posisi satu sama lain. Pada saat bobot kriteria kualitas diberikan nilai yang tinggi, maka S2 lebih unggul dari pada S3. Namun, ketika bobot kriteria ketepatan pengiriman dan waktu pembayaran yang ditinggikan, S3 lah yang lebih unggul dari S2. KESIMPULAN Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut : 1. Berdasarkan identifikasi dan wawancara, kriteria-kriteria yang sangat penting dalam pemilihan supplier di PT. Samudra Montaz Pemilihan Supplier bahan baku dengan menggunakan...(nurul Fauziah dan Catur Kurniawan) - 239
8 adalah harga, kualitas, ketepatan pengiriman dan waktu pembayaran. 2. Dari penelitian yang telah dilakukan, berdasarkan Promethee II dengan bobot kriteria yang telah ditentukan perusahaan maka didapatkan posisi peringkat supplier polyester 12 µ untuk produk kemasan Agar-agar Matahari Wallet Green pada PT. Samudra Montaz. Berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditentukan oleh PT. Samudra Montaz kepada tiga supplier polyester yaitu S1, S2 dan S3 didapatkan bahwa S1 berada diperingkat pertama S2 berada diperingkat kedua sedangkan S3 berada diperingkat ketiga. 3. Untuk menguji kesensitivan hasil peringkat supplier terhadap perubahan yang dapat saja terjadi sekehendak perusahaan. Dimana bobot kriteria dapat berubah sesuai dengan kebutuhan, maka dilakukanlah uji sensitivitas. Dimana hasil dari uji sensitivitas itu didapatkan bahwa dari segi apapun nilai bobot kriteria dinaikkan, peringkat terbaik tetap S1. SARAN Penelitian dengan metode Promethee ini tidak hanya dapat digunakan untuk pemilihan supplier polyester 12 µ produk kemasan Agaragar Matahari Wallet Green saja, namun dapat diterapkan pada supplier- supplier bahan lainnya. Dari hasil penelitian ini dapat disarankan bahwa sebaiknya supplier yang digunakan oleh PT. Samudra Montaz adalah PT. Argha Karya. Hendaknya dalam mengambil keputusan dengan menggunakan metode promethee ini, peran pihak pengambil keputusan terletak pada pemberian bobot kriteria serta kendala yang dimiliki perusahaan. Oleh sebab itu pihak pengambil keputusan dapat menggunakan metode ini dengan mempertimbangkan tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan. DAFTAR PUSTAKA Brans, J.P & Mareschal, Bertrand. How to Decide with PROMETHEE. [Online]. Tersedia: mweb.htm [17 Desember 2012] Brans, J.P & Vincke, Ph. (1985). A Preference Ranking Organization Method (The PROMETHEE Method for Multiple Criteria Decision-Making) Up: Management Science (Vol.31, No.6) [Online]. Tersedia: [5 Februari 2013] Brans, J.P & Mareschal, Bertrand. PROMETHEE METHODS. ULB and VUB Brussels Free Universities. [Online]. Tersedia: anett.racz/docs/dss/promethee.pdf [ 5 Februari 2013]. Iksan. (2006). Menerapkan Model Multicriteria Decision Making (MCDM) dalam Penentuan Optimasi Kebijakan Supply Chain. Jurnal Sistem Teknik Industri Volume 7, No 1 Januari 2006 Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya. [Online]. Tersedia: /15948/1/sti-jan2006- %20%283%29.pdf [5 Februari 2013]. Keyser, Wim De dan Peeters, Peter. (1994). Theory and Methodology A Note on the use of PROMETHEE multicriteria methods. European Journal of Operational Research. 89 (1996) Belgium. Miranda dan Widja, (2007). Manajemen Logistic dan Supply Chain Management. Harvarindo, Jakarta. Noorfithriani, Raisha. (2009). Penerapan Metode Promethee Dalam Menganalisa Peringkat Bank Syariah Berdasarkan Kepuasan Nasabah pada Tiga Bank Syariah di Kota Yogyakarta. Tugas Akhir Sarjana Jurusan Teknik Industri FTI UII Yogyakarta: tidak diterbitkan. Saaty TL, (1993). Pengambilan Keputusan Bagi Para Pemimpin. PT.Pustaka Binaman Presindo. Sari, Eshter Winda. (2011). Perbandingan Antara Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation (PROMETHEE) dalam Pemilihan Supplier pada PT.Japfa Santori Indonesia. Tugas Akhir Diploma IV STMI Jakarta: tidak diterbitkan. Suryadi, Kadarsih dan Ramdhani, Ali. (2002). Sistem Pendukung Keputusan. PT.Remaja Rosda Karya. Bandung. Triyanti, Vivi dan Gadis, M.T.. (2008). Pemilihan Supplier Untuk Industri Makanan Menggunakan Metode Promethee. Jurnal of Logistic and Supply Chain Management (Vol.1, No.2,June 2008) BINA TEKNIKA, Volume 9 Nomor 2, Edisi Desember 2013,
Prosiding Seminar Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Vol. 1, No. 1, September 2016 ISSN
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PROMOSI JABATAN STRUKTURAL ESELON II.B MENGGUNAKAN METODE PROMETHEE (Study kasus: Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Kutai Timur) Herman *,1, Awang Harsa Kridalaksana 2, Zainal
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN JABATAN STRUKTURAL MENGGUNAKAN METODE PROMETHEE
EKSPLORA INFORMATIKA 181 SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN JABATAN STRUKTURAL MENGGUNAKAN METODE PROMETHEE Gunawan Ali STMIK Dharmasraya Jalan Lintas Sumatera KM. 18 Kec. Koto Baru, Kab. Dharmasraya,
SISTEM REKOMENDASI PEMILIHAN SEKOLAH TAMAN KANAK-KANAK DENGAN METODE PROMETHEE
SISTEM REKOMENDASI PEMILIHAN SEKOLAH TAMAN KANAK-KANAK DENGAN METODE PROMETHEE SKRIPSI Diajukan Untuk Penulisan Skripsi Guna Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Komputer (S.Kom.) Pada Program
IMPLEMENTASI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PADA SUPPLIER FURNITURE MENGGUNAKAN MODEL PROMETHEE ABSTRAK
IMPLEMENTASI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PADA SUPPLIER FURNITURE MENGGUNAKAN MODEL PROMETHEE Alexander Setiawan, Agustinus Noertjahyana, Willy Saputra Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri
USULAN PRIORITAS DALAM PEMILIHAN SUPPLIER BAHAN BAKU BAJA DENGAN METODE PROMETHEE DI PT SINAR SAKTI MATRA NUSANTARA *
Reka Integra ISSN: 2338-5081 Jurusan Teknik Industri Itenas No.04 Vol.3 Jurnal Online Institut Teknologi Nasional Oktober 2015 USULAN PRIORITAS DALAM PEMILIHAN SUPPLIER BAHAN BAKU BAJA DENGAN METODE PROMETHEE
JURNAL SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN JENIS KAMERA CCTV MENGGUNAKAN METODE PROMETHEE
JURNAL SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN JENIS KAMERA CCTV MENGGUNAKAN METODE PROMETHEE SELECTION OF DECISION SUPPORT SYSTEM CCTV CAMERA USING METHODS PROMETHEE Oleh: WAHID AZHARI FAUZI 12.1.03.02.0359
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Data dan Informasi 2.1.1 Data Data merupakan refresentasi dari fakta atau gambaran mengenai suatu objek atau kejadian. Data dinyatakan dengan nilai yang berbentuk angka, deretan
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
7 BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Sistem Pendukung Keputusan Pengertian sistem pendukung keputusan adalah sistem penghasil informasi spesifik yang ditujukan untuk memecahkan suatu masalah tertentu yang harus
PENERAPAN METODE PROMETHEE DALAM SELEKSI BEASISWA MAHASISWA BERPRESTASI
PENERAPAN METODE PROMETHEE DALAM SELEKSI BEASISWA MAHASISWA BERPRESTASI Eka Larasati Amalia 1), Dimas Wahyu Wibowo 2) 1),2) Teknik Informatika, Politeknik Negeri malang 1),2) [email protected],
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Sistem Pendukung Keputusan Persoalan pengambil keputusan pada dasarnya adalah bentuk pemilihan dari berbagai alternatif tindakan yang mungkin dipilih. Yang prosesnya melalui
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Sistem Pendukung Keputusan 2.1.1. Definisi Keputusan Keputusan (decision) yaitu pilihan dari dua atau lebih kemungkinan. Keputusan dapat dilihat pada kaitannya dengan proses,
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK PEMILIHAN LOKASI PEMBUKAAN CABANG USAHA VARIASI MOBIL DENGAN METODE PROMETHEE
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK PEMILIHAN LOKASI PEMBUKAAN CABANG USAHA VARIASI MOBIL DENGAN METODE PROMETHEE Cindra Onggo (05018001), Fiftin Noviyanto (0015118001) 1,2 Program Studi Teknik Informatika
JURNAL SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN PENERIMA BPJS KESEHATAN PBI MENGGUNAKAN METODE PROMETHEE
JURNAL SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN PENERIMA BPJS KESEHATAN PBI MENGGUNAKAN METODE PROMETHEE Decision Support Systems BPJS PBI Recipient Determination Using the Method Promethee Oleh: UMI QONI
Aplikasi Multi Criteria Decision Making Menggunakan Metode Promethee
Jurnal Teknik Informatika Vol. 1 September 2012 1 Aplikasi Multi Criteria Decision Making Menggunakan Metode Promethee Nurul Hadi 1, Yuli Fitrisia 2 & Wawan Yunanto 3 1 Program Studi Sistem Informasi Politeknik
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Manajemen rantai pasok adalah metode, alat, atau pendekatan pengelolaan yang terintegrasi dari rantai pasok (Pujawan, 2005). Rantai Pasok adalah suatu kegiatan menghubungkan
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN SISWA PENERIMA BEASISWA DENGAN METODE PROMETHEE (STUDI KASUS: SMP PERGURUAN KEBANGSAAN MEDAN)
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN SISWA PENERIMA BEASISWA DENGAN METODE PROMETHEE (STUDI KASUS: SMP PERGURUAN KEBANGSAAN MEDAN Dewi Safitri Hutabarat (0911005 Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika,
USULAN PENENTUAN PRIORITAS SUPPLIER BAHAN BAKU PLATE STEEL DENGAN METODE PROMETHEE DI PT DIRGANTARA INDONESIA (PERSERO)
Reka Integra ISSN: 2338-5081 Jurusan Teknik Industri Itenas No.1 Vol.4 Jurnal Online Institut Teknologi Nasional Januari 2016 USULAN PENENTUAN PRIORITAS SUPPLIER BAHAN BAKU PLATE STEEL DENGAN METODE PROMETHEE
ANALISIS PEMILIHAN JURUSAN FAVORIT MENGGUNAKAN METODE PROMETHEE (Studi Kasus pada STMIK El Rahma Yogyakarta)
ANALISIS PEMILIHAN JURUSAN FAVORIT MENGGUNAKAN METODE PROMETHEE (Studi Kasus pada STMIK El Rahma Yogyakarta) Edi Faizal Program Studi Manajemen Informatika STMIK El Rahma Yogyakarta e-mail: [email protected]
Penerapan Metode Promethee Dalam Penyeleksian Siswa Baru (Airlines Staff) pada LPP Penerbangan
Konferensi Nasional Sistem & Informatika 2015 STMIK STIKOM Bali, 9 10 Oktober 2015 Penerapan Metode Promethee Dalam Penyeleksian Siswa Baru (Airlines Staff) pada LPP Penerbangan Safrizal 1), Lili Tanti
Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Lokasi BTS menggunakan metode Promethee
Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Lokasi BTS menggunakan metode Promethee Ariyasti Ulfa, Yuli Fitrisia 2, Yohana Dewi Lulu W 3 Program Studi Teknik Informatika Multimedia, Jurusan Komputer, Politeknik
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Sistem Pendukung Keputusan Keputusan adalah suatu pengakhiran daripada proses pemikiran tentang suatu masalah atau problema untuk menjawab pertanyaan apa yang harus diperbuat
BAB III LANDASAN TEORI
BAB III LANDASAN TEORI III.1. Sistem Pendukung Keputusan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) adalah suatu sistem informasi yang menggunakan model-model keputusan, basis data, dan pemikiran manajer sendiri,
STMIK GI MDP. Program Studi Sistem Informasi Kekhususan Komputerisasi Akuntansi Skripsi Sarjana Komputer S1 Tahun 2010/2011
STMIK GI MDP Program Studi Sistem Informasi Kekhususan Komputerisasi Akuntansi Skripsi Sarjana Komputer S1 Tahun 2010/2011 SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENEMPATAN POSISI KARYAWAN PADA PT. DUTA ABADI PRIMANTARA
RANCANG BANGUN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN PEMENANG TENDER PROYEK KERETA API MENGGUNAKAN METODE PROMETHEE (STUDI KASUS PT
RANCANG BANGUN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN PEMENANG TENDER PROYEK KERETA API MENGGUNAKAN METODE PROMETHEE (STUDI KASUS PT. KERETA API INDONESIA DAOP 8 SURABAYA) Wahyu Chusnul Rozil 1) 1) S1 /
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI Pada bab ini akan dibahas teori tentang Sistem Pendukung Keputusan, Preference Ranking Organizational Method for Enrichment Evaluation (Promethee), HyperText Preprocessor (PHP), MySQL,
Jurnal Sistem Informasi
JSIKA Vol 3, No 2 (2014)/ ISSN 2338-137X Jurnal Sistem Informasi Situs Jurnal : http://jurnal.stikom.edu/index.php/jsika RANCANG BANGUN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN SUPPLIER PADA PT AMSI DENGAN
Bab 2. Tinjauan Pustaka
Bab 2 Tinjauan Pustaka 2.1 Penelitian Sebelumnya Penelitian tentang sistem pendukung keputusan dengan mengunakan metode Promethee telah banyak dilakukan oleh penelitipeneliti, akademisi maupun praktisi-praktisi
APLIKASI PENGGUNAAN METODE PROMETHEE DALAM SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK PENENTUAN MEDIA PROMOSI Studi Kasus: STMIK Indonesia
Vol. 5, No. 2, Juli 2009 ISSN 0216-0544 APLIKASI PENGGUNAAN METODE PROMETHEE DALAM SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK PENENTUAN MEDIA PROMOSI Studi Kasus: STMIK Indonesia Dony Novaliendry Jurusan Teknik
Usulan Prioritas Peringkat dalam Pemilihan Supplier Produk Yamato dengan Metode Promethee Studi Kasus PT. Chitose Mfg. *
Reka Integra ISSN: 2338-5081 Teknik Industri Itenas No. 2 Vol. 1 Jurnal Online Institut TeknologiNasional Oktober 2013 Usulan Prioritas Peringkat dalam Pemilihan Supplier Produk Yamato dengan Metode Promethee
IMPLEMENTASI PEMILIHAN SUPPLIER OBAT MENGGUNAKAN METODE PROMETHEE PADA APOTEK MURNI PALU
IMPLEMENTASI PEMILIHAN SUPPLIER OBAT MENGGUNAKAN METODE PROMETHEE PADA APOTEK MURNI PALU Syaiful Hendra 1, Aifan 2, Hajra Rasmita 3 1 Teknik Informatika, STMIK Adhi Guna 2,3 Sistem Informasi, STMIK Adhi
BAHAN BAKU DENGAN MENGGUNAKAN METODE MULTI CRITERIA DECISION MAKING
1 PEMILIHAN SUPPLIER BAHAN BAKU DENGAN MENGGUNAKAN METODE MULTI CRITERIA DECISION MAKING (MCDM) WITH PROMETHEE DAN GOAL PROGRAMMING DIPERUSAHAAN AZAM JAYA SIDOARJO Sartin FTI-UPNV Jatim ABSTRAKSI Dalam
PENERAPAN METODE PROMETHEE DALAM MENENTUKAN DOSEN TERBAIK
PENERAPAN METODE PROMETHEE DALAM MENENTUKAN DOSEN TERBAIK Robiatul Adawiyah 1 1,2 Sistem Informasi, Tehnik dan Ilmu Komputer, Universitas Potensi Utama 3 Universitas Potensi Utama, Jl. Yosudarso Tanjung
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN PERGURUAN TINGGI SWASTA PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA DI PROPINSI DKI JAKARTA DENGAN METODE AHP DAN PROMETHEE
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN PERGURUAN TINGGI SWASTA PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA DI PROPINSI DKI JAKARTA DENGAN METODE AHP DAN PROMETHEE Sularso Budilaksono 1), Suwarno 2), Agus Herwanto 3)
APLIKASI PENGAMBILAN INVESTASI PROPERTI DENGAN METODA PROMETHEE
Seminar Nasional Informatika 20 (semnasif 20) ISSN: 979-2328 UPN Veteran Yogyakarta, 2 Juli 20 APLIKASI PENGAMBILAN INVESTASI PROPERTI DENGAN METODA PROMETHEE Nur Heri Cahyana Jurusan Teknik Informatika
PORTABILITAS APLIKASI PERANGKINGAN SELEKSI PENERIMAAN SISWA BARU DENGAN METODE PROMETHEE
PORTABILITAS APLIKASI PERANGKINGAN SELEKSI PENERIMAAN SISWA BARU DENGAN METODE PROMETHEE Wijanarto, M.Kom Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer Universitas Dian Nuswantoro Jl. Nakula
Juwita Linggarani Mahasiswa Teknik Informatika, FT UMRAH
PERBANDINGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) DAN PREFERENCE RANKING ORGANIZATION METHOD FOR ENRICHMENT EVALUTION (PROMETHEE) SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN PEGAWAI TELADAN PEMERINTAH KOTA
(Studi Kasus CV. MITRA JAYA) Skripsi
Pemilihan supplier Bahan Baku Partikel dengan metode AHP (Analytical Hierarchy Process) dan PROMETHEE (Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evalution) (Studi Kasus CV. MITRA JAYA) Skripsi
(Studi kasus di PT. Hero Supermarket Cabang Suci Bandung)
Jurnal Itenas Metode Rekayasa Pemilihan Pemasok Sayuran di Supermarket dengan Metode AHP LPPM dan Itenas PROMETHEE No. 4 Vol. XIII Institut Teknologi Nasional Oktober Desember 2009 Metode Pemilihan Pemasok
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Masalah Makanan bukan hanya sekedar untuk dikonsumsi oleh seseorang yang sakit atau sehat. Makanan merupakan sumber bahan energi tubuh manusia biasanya
Usulan Penentuan Rangking Supplier Bahan Baku Baja dengan Metode Promethee (Studi Kasus PT. PINDAD PERSERO) *
Reka Integra ISSN: 2338-5081 Teknik Industri Itenas No.1 Vol.1 Jurnal Online Institut Teknologi Nasional Juli 2013 Usulan Penentuan Rangking Supplier Bahan Baku Baja dengan Metode Promethee (Studi Kasus
Usulan Penentuan Rangking Supplier Bahan Baku Baja dengan Metode Promethee (studi Kasus PT. PINDAD PERSERO)
Reka Integra ISSN: 2338-5081 Teknik Industri Itenas No.02 Vol.01 Jurnal Online Institut Teknologi Nasional [September, 2013] Usulan Penentuan Rangking Supplier Bahan Baku Baja dengan Metode Promethee (studi
STIKOM SURABAYA. Kata kunci: Promethee, Decision Support System, Multi Criteria Decision Making, Medicine and Health Equipment Suppliers.
PENERAPAN METODE PROMETHEE DALAM SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN SUPPLIER OBAT DAN ALAT KESEHATAN (STUDI KASUS PT MITRA FARMA ANUGERAH LESTARI KEDIRI) Retno Ayu P.W 1), Haryanto Tanuwijaya 2) 1) S1/Jurusan
BAB 2 LANDASAN TEORI Sistem Pendukung Keputusan Pengertian Keputusan. Universitas Sumatera Utara
6 BAB 3: ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Bab ini menjabarkan tentang tujuan dari perancangan sistem, kriteria dan pilihan kesimpulan dalam menentukan pemilihan pegawai terbaik. Selain itu juga tahapan
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENENTUKAN PRIORITAS PERBAIKAN SARANA DAN PRASARANA PENGAIRAN MENGGUNAKAN METODE PROMETHEE
Setiansyah, Sistem Pendukung Keputusan untuk Menentukan Prioritas Perbaikan Sarana dan Prasarana Pengairan V - 67 SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENENTUKAN PRIORITAS PERBAIKAN SARANA DAN PRASARANA PENGAIRAN
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pembuatan keputusan merupakan fungsi utama seorang manajer atau administrator. Kegiatan pembuatan keputusan meliputi pengidentifikasian masalah, pencarian
Kata Kunci : Multi Criteria Decision Making, Promethee, Goal Programming, Supplier, Customer
PEMILIHAN SUPPLIER BAHAN BAKU DENGAN METODE MULTI CRITERIA DECISION MAKING (MCDM) WITH PROMETHEE DAN GOAL PROGRAMMING DI PERUSAHAAN SANDAL AZAM JAYA SIDOARJO Enny Ariyani Jurusan Teknik Industri, Fakultas
ANALISA DAN PENERAPAN METODE AHP DAN PROMETHEE UNTUK MENENTUKAN GURU BERPRESTASI
ANALISA DAN PENERAPAN METODE AHP DAN PROMETHEE UNTUK MENENTUKAN GURU BERPRESTASI Siska Kurnia Gusti Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN SUSKA Riau, Jl. HR Soebrantas, KM.
BAB I PENDAHULUAN. Setiap perusahaan yang memiliki rantai pasok (supply chain), baik sebagai
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Permasalahan Setiap perusahaan yang memiliki rantai pasok (supply chain), baik sebagai supplier maupun sebagai pelanggan, baik yang beroperasi dalam wilayah Indonesia
IMPLEMENTASI METODE PROMETHE DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMILIHAN SISWA KELAS UNGGULAN SMA METHODIST I MEDAN
Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Multimedia 205 STMIK AMIKOM Yogyakarta, 6-8 Februari 205 IMPLEMENTASI METODE PROMETHE DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMILIHAN SISWA KELAS UNGGULAN SMA METHODIST I
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah UD. Gloria merupakan suatu usaha dagang yang menjual barang keperluan sehari-hari (kelontong) baik secara grosir maupun eceran. Usaha yang bertempat di Jalan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Hutan adalah sumber kekayaan alam yang mampu memberikan manfaat yang sangat besar. Hasil yang diperoleh dari hutan merupakan aset yang sangat berharga dan menjanjikan.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN SELEKSI CALON KARYAWAN DENGAN METODE PROMETHEE STUDI KASUS PAMELLA GROUP YOGYAKARTA
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN SELEKSI CALON KARYAWAN DENGAN METODE PROMETHEE STUDI KASUS PAMELLA GROUP YOGYAKARTA 1 Nurul Azizah (06018082), 2 Sri Winiarti (0516127501) 1,2 Program Studi Teknik Informatika
PORTABILITAS APLIKASI PERANGKINGAN SELEKSI PENERIMAAN SISWA BARU DENGAN METODE PROMETHEE
Techno.COM, Vol. 11, No. 4, November 2012: 173-180 PORTABILITAS APLIKASI PERANGKINGAN SELEKSI PENERIMAAN SISWA BARU DENGAN METODE PROMETHEE Willy Bagus Saptian 1, Wijanarto 2 1,2 Program Studi Teknik Informatika,
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN GADGET ANDROID MENGGUNAKAN METODE PROMETHEE
Techno.COM, Vol. 12, No. 2, Mei 2013: 104-116 SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN GADGET ANDROID MENGGUNAKAN METODE PROMETHEE Gunawan 1, Setia Astuti 2 1,2 Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Ilmu
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN PEMBELIAN SMARTPHONE DENGAN METODE PROMETHEE
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN PEMBELIAN SMARTPHONE DENGAN METODE PROMETHEE Andriyan Dwi Putra 1) Stevi Ema Wijayanti 2) 1)2) Magister Teknik Informatika STMIK AMIKOM Yogyakarta Jl Ring road Utara,
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMBAGIAN KELAS UNGGULAN SISWA BARU MENGGUNAKAN METODE PROMETHEE PADA STM RAKSANA MEDAN
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMBAGIAN KELAS UNGGULAN SISWA BARU MENGGUNAKAN METODE PROMETHEE PADA STM RAKSANA MEDAN Junaidi Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, STMIK Budidarma Medan Jl. Sisingamangaraja
ANALISIS PEMILIHAN SUPPLIER BAHAN BAKU DENGAN MENGGUNAKAN METODE FUZZY ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (FAHP)
ANALISIS PEMILIHAN SUPPLIER BAHAN BAKU DENGAN MENGGUNAKAN METODE FUZZY ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (FAHP) Winda Sulistiana 1 dan Evi Yuliawati 2 1 Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri,
Impelentasi Metode Promethee dan AHP pada Pemilihan Indekost di Telkom University. Risky Diatama
Impelentasi Metode Promethee dan AHP pada Pemilihan Indekost di Telkom University Risky Diatama Program Studi Teknik Informatika, Departemen Informatika Telkom University Jl. Telekomunikasi No. 1 Bojongsoang,
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Analisa masalah adalah penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh kedalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan
Implementasi Metode Promethee dan Borda Dalam Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Lokasi Pembukaan Cabang Baru Bank
Jurnal Sistem Informasi Bisnis 02(2015) On-line : http://ejournal.undip.ac.id/index.php/jsinbis 145 Implementasi Metode Promethee dan Borda Dalam Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Lokasi Pembukaan Cabang
PENERAPAN METODE ENTROPY DAN METODE PROMETHEE DALAM MERANGKING KUALITAS GETAH KARET
PENERAPAN METODE ENTROPY DAN METODE PROMETHEE DALAM MERANGKING KUALITAS GETAH KARET Anggi Syahadat Harahap 1, Tulus 2, Erna Budhiarti 3 1,2,3 Fakultas Ilmu Komputer & Teknologi Informasi Universitas Sumatera
IMPLEMENTASI METODE PROMETHEE UNTUK MENENTUKAN PENERIMA BEASISWA
IMPLEMENTASI METODE PROMETHEE UNTUK MENENTUKAN PENERIMA BEASISWA Ichsan Taufik, Undang Syaripudin, Jumadi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung Abstract Providing
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Sistem Pendukung Keputusan Menurut Ralp C. Davis, keputusan adalah hasil pemecahan masalah yang dihadapi dengan tegas. Suatu keputusan merupakan jawaban yang pasti terhadap suatu
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Hardisk merupakan ruang simpan utama dalam sebuah komputer. Bukan hanya dokumen, tapi juga gambar, musik, dan video. Program-program komputer, sistem operasi semuanya
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA Multi Criteria Decision Making (MCDM) adalah suatu metode pengambilan keputusan untuk menetapkan alternatif terbaik dari sejumlah alternatif berdasarkan beberapa kriteria tertentu.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN KELOMPOK PEMILIHAN DAYAH TERBAIK MENGGUNAKAN METODE PROMETHEE DAN METODE BORDA. Mahdi
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN KELOMPOK PEMILIHAN DAYAH TERBAIK MENGGUNAKAN METODE PROMETHEE DAN METODE BORDA Mahdi Politeknik Negeri Lhokseumawe Jl. Banda Aceh-Medan km. 280 Buketrata - Lhokseumawe email:
PEMILIHAN SUPPLIER MENGGUNAKAN METODE ANALYTIC NETWORK PROCESS (ANP) DI PT. HARVITA TISI MULIA SEMARANG
PEMILIHAN SUPPLIER MENGGUNAKAN METODE ANALYTIC NETWORK PROCESS (ANP) DI PT. HARVITA TISI MULIA SEMARANG 1 Febriarto Adhi Wiwoho 1 Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Dian Nuswantoro Jalan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN Metodologi merupakan langkah-langkah sistematis yang dipergunakan untuk mempermudah dalam mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan. Metodologi penelitian adalah cara yang
IMPLEMENTASI METODE MCDM DALAM PEMILIHAN KANTOR URUSAN AGAMA (KUA) TELADAN DENGAN MENGGUNAKAN PROMETHEE (STUDI KASUS : KEMENTERIAN AGAMA KEPAHIANG)
IMPLEMENTASI METODE MCDM DALAM PEMILIHAN KANTOR URUSAN AGAMA (KUA) TELADAN DENGAN MENGGUNAKAN PROMETHEE (STUDI KASUS : KEMENTERIAN AGAMA KEPAHIANG) Heru Febistian 1, Desi Andreswari 2, Aan Erlansari 3
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Konsep Dasar Sistem Sistem merupakan kumpulan elemen-elemen yang saling terkait dan bekerja sama untuk memperoleh masukan ( input) yang ditujukan kepada sistem tersebut dan mengolah
2.1.1 Sejarah Singkat Perusahaan
2.1.1 Sejarah Singkat Perusahaan PT Adira Dinamika Multifinance Cabang Medan beralamat di Jalan Bambu II Komplek Graha Niaga Blok A No. 12-14 Medan adalah suatu perusahaan yang bergerak di bidang jasa
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENENTUKAN MITRA KERJA MENGGUNAKAN METODE PROMETHEE PADA OUTDOOR EVENT ORGANIZER
Volume 20 No. 2, Desember 2014 ISSN : 1693-590x SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENENTUKAN MITRA KERJA MENGGUNAKAN METODE PROMETHEE PADA OUTDOOR EVENT ORGANIZER Paryanta 1, Agung Nugroho 2 STMIK AUB Surakarta
PERBANDINGAN METODE PROMETHEE DENGAN METODE ELECTRE PADA SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN SMARTPHONE ANDROID SKRIPSI
PERBANDINGAN METODE PROMETHEE DENGAN METODE ELECTRE PADA SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN SMARTPHONE ANDROID SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Komputer (S.
SKRIPSI YOGYAKARTAA 2011
PEMILIHAN SUPPLIER BAHAN BAKU PLAT DENGAN MENGGUNAKAN METODE PROMETHEEE DI PT. MEGA ANDALAN KALASAN YOGYAKARTA SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Mencapai Derajat Sarjana Teknik Industri
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN PAKET INTERNET OPERATOR TELEKOMUNIKASI DENGAN METODE AHP (ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS)
ISSN : 2338-4018 SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN PAKET INTERNET OPERATOR TELEKOMUNIKASI DENGAN METODE AHP (ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS) Bagus Prasetyo ([email protected]) Wawan Laksito Y.S.
2015 SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN LOKASI RESTORAN MENGGUNAKAN METODE SMARTER DAN PROMETHEE
BAB I 1.1. Latar Belakang PENDAHULUAN Kota Bandung merupakan salah satu kota besar di Indonesia dengan tag line paris van java nya selain terkenal dengan fashionnya juga terkenal akan kulinernya yang beragam
PEMILIHAN KONTRAKTOR PERBAIKAN ROTOR DI PEMBANGKIT LISTRIK PT XYZ DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DAN GOAL PROGRAMMING
PEMILIHAN KONTRAKTOR PERBAIKAN ROTOR DI PEMBANGKIT LISTRIK PT XYZ DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DAN GOAL PROGRAMMING Akhmad Rusli 1, *), dan Udisubakti Ciptomulyono 2) 1, 2) Program
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN MARKETING OFFICER BERPRESTASI DENGAN METODE PROMETHEE (Studi Kasus : BRI Kantor Cabang Katamso Yogyakarta)
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN MARKETING OFFICER BERPRESTASI DENGAN METODE PROMETHEE (Studi Kasus : BRI Kantor Cabang Katamso Yogyakarta) Ripto Mukti Wibowo 1, Adhistya Erna Permanasari 2, Indriana
Pengembangan Sistem Informasi Untuk Menentukan Prioritas Pemberian Kredit dengan Metode Promethee
Jurnal Sistem Informasi Bisnis 01(2015) On-line : http://ejournal.undip.ac.id/index.php/jsinbis 47 Pengembangan Sistem Informasi Untuk Menentukan Prioritas Pemberian Kredit dengan Metode Promethee Sujarwo
PENGGUNAAN ALGORITMA PROMETHEE UNTUK PEMILIHAN GURU TELADAN TINGKAT SMU DAN SMK Bayu Firmanto 6
PENGGUNAAN ALGORITMA PROMETHEE UNTUK PEMILIHAN GURU TELADAN TINGKAT SMU DAN SMK Bayu Firmanto 6 Abstrak: Dinas Pendidikan Kota memiliki misi meningkatkan mutu pendidikan dengan melakukan program-program
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN JENIS TANAMAN PANGAN BERDASARKAN KONDISI LINGKUNGAN DI KOTA MALANG
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN JENIS TANAMAN PANGAN BERDASARKAN KONDISI LINGKUNGAN DI KOTA MALANG Imam Fahrur Rozi 1, Moh. Cholil Mahfud 2, Andhan Wharismana 3 1,2,3 Program Studi Teknik Informatika,
PEMBUATAN APLIKASI PEMILIHAN CALON GURU TELADAN DENGAN MENGUNAKAN MEDIA WEB Bayu Firmanto 4
PEMBUATAN APLIKASI PEMILIHAN CALON GURU TELADAN DENGAN MENGUNAKAN MEDIA WEB Bayu Firmanto 4 Abstrak: Salah misi Dinas Pendidikan Kota adalah meningkatkan mutu pendidikan dengan melakukan program-program
2.2 Metode Analytic Hierarchy Process (AHP) Prinsip Analytic Hierarchy Process (AHP) Konsep Dasar Analytic Hierarchy Process (
DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING... i LEMBAR PENGESAHAN PENGUJI... ii LEMBAR KEASLIAN... iii HALAMAN PERSEMBAHAN... iv HALAMAN MOTTO... vii KATA PENGANTAR... viii ABSTRAKSI... x TAKARIR... xi DAFTAR
BAB I PENDAHULUAN. Salah satu aspek fundamental dalam supply chain management adalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Salah satu aspek fundamental dalam supply chain management adalah manajemen kinerja dan perbaikan secara berkelanjutan. Untuk menciptakan manajemen kinerja yang efektif
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Teknologi XXV Program Studi MMT-ITS, Surabaya, 30 Juli 2016
IMPLEMENTASI METODE AHP - PROMETHEE DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN ALTERNATIF SOLUSI TERBAIK PADA PROYEK PENINGKATAN SISTEM PENCUCIAN KOMPRESOR PADA TURBIN GAS DI PT XYZ Ilham Kurniawan 1) dan Udisubakti
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Manajemen 2.1.1 Definisi Manajemen Robbins dan Coultier (2012) menyatakan bahwa manajemen mengacu pada proses mengkoordinasi dan mengintegrasikan kegiatan-kegiatan kerja agar diselesaikan
LAPORAN SKRIPSI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN CALON KETUA OSIS DI SMK NURUL MUSHTHOFA MENGGUNAKAN VOTING DAN METODE PROMETHEE
LAPORAN SKRIPSI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN CALON KETUA OSIS DI SMK NURUL MUSHTHOFA MENGGUNAKAN VOTING DAN METODE PROMETHEE MOCHAMAD NUR BOWO NIM. 201251092 DOSEN PEMBIMBING Rina Fiati,ST,M.Cs
TUGAS AKHIR. Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Strata-1 Teknik Industri. Oleh
TUGAS AKHIR PENERAPAN METODE PROMETHEE DALAM MENGANALISIS PERINGKAT BANK SYARIAH BERDASARKAN KEPUASAN NASABAH PADA TIGA BANK SYARIAH DI KOTA YOGYAKARTA Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh
Evaluasi Kinerja Supplier Bahan Baku Menggunakan Metode Fuzzy Analytic Hierarchy Process (Studi Kasus di PT. Inti Luhur Fuja Abadi)
Evaluasi Kinerja Supplier Bahan Baku Menggunakan Metode Fuzzy Analytic Hierarchy Process (Studi Kasus di PT. Inti Luhur Fuja Abadi) Raw Material Supplier Performance Evaluation Using Fuzzy Analytic Hierarchy
Preference Ranking Organization Method For Enrichment Evaluation(Promethee) Sebagai Penunjang Keputusan Pemilihan Anggota Bem Fmipa Unlam Banjarbaru
Preference Ranking Organization Method For Enrichment Evaluation(Promethee) Sebagai Penunjang Keputusan Pemilihan Anggota Bem Fmipa Unlam Banjarbaru Megi Adhiyani 1, Muliadi 2, Dwi Kartini 2 1,2,3 Prodi
Sistem Pendukung Keputusan (SPK) Pemilihan Tanaman Pangan Pada Suatu Lahan Berdasarkan Kondisi Tanah Dengan Metode Promethee
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer e-issn: 2548-964X Vol. 2, No. 5, Mei 2018, hlm. 2118-2126 http://j-ptiik.ub.ac.id Sistem Pendukung Keputusan (SPK) Pemilihan Tanaman Pangan Pada
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Di setiap lembaga pendidikan khususnya sekolah, komputer menjadi alat yang penting untuk mempermudah kinerja para guru dan staf yang bertugas, salah satunya
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN SISWA TERBAIK DENGAN METODE PROMETHEE BEBASIS WEB DI MTSN BENDOSARI SUKOHARJO
ISSN : 2338-4018 SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN SISWA TERBAIK DENGAN METODE PROMETHEE BEBASIS WEB DI MTSN BENDOSARI SUKOHARJO Khoirul Huda ([email protected]) Muhammad Hasbi ([email protected])
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
vii DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL HALAMAN PENGESAHAN ABSTRAK KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR GAMBAR DAFTAR TABEL DAFTAR LAMPIRAN BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.2 Perumusan Masalah 1.3 Batasan Masalah
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. artian yang lebih spesifik yakni pihak ketiga dalam supply chain istilah dalam
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Vendor Dalam arti harfiahnya, vendor adalah penjual. Namun vendor memiliki artian yang lebih spesifik yakni pihak ketiga dalam supply chain istilah dalam industri yang menghubungkan
IMPLEMENTASI METODE PROMETHEE DALAM PENENTUAN PENERIMA KREDIT USAHA RAKYAT (KUR)
IMPLEMENTASI METODE PROMETHEE DALAM PENENTUAN PENERIMA KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) Riska Hanifah Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, IKPIA Perbanas, Jl. Perbanas, Karet Kuningan
