GLOBAL OUTLOOK 2 OKTOBER 2017
|
|
|
- Hartanti Budiono
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 GLOBAL OUTLOOK 2 OKTOBER 2017 Pasar Menembus Level Tertinggi Sepanjang Sejarah Konfirmasi Bullish Terbatas Jenuh Beli PENURUNAN BI RATE MENJADI KATALIS IHSG Ekonomi Amerika Serikat (AS) pada periode Q2 tahun 2017 tumbuh 2,2% atau meningkat dari periode sebelumnya 2,0%. Ekonomi Zona Eropa juga mencatatkan kenaikan pertumbuhan ekonomi dari Q1 tahun 2017 sebesar 2,0% menjadi 2,3% pada Q2 tahun Sementara itu, ekonomi China relatif stabil di level 6,9% sepanjang semester pertama tahun Indeks manufaktur AS di bulan Agustus 2017 terus naik ke level 52,8 dibanding bulan sebelumnya di level 52,5. Indeks manufacturing PMI zona Eropa pada September 2017 naik ke level 58,1 naik dari sebelumnya 57,4. Inflasi AS pada bulan Agustus 2017 berada di level 1,9%. Inflasi negara China naik ke level 1,8% dari sebelumnya Juli 2017 di level 1,4%. Kenaikan inflasi memberikan indikasi mesin perekonomian dunia sudah mulai berjalan. Tingkat suku bunga The Fed tetap di level 1,25% dan Bank Sentral Eropa tetap mempertahankan suku bunga 0%. Tingkat suku bunga PBOC China juga tetap di level 4,35%. Bank Sentral Jepang juga tidak mengubah suku bunga di level - 0,1%.The Fed diperkirakan akan menaikkan tingkat suku bunga acuan pada Desember Dollar Index (DXY) di akhir bulan September 2017 naik 0,27% ke level 92,88 sebelumnya di level 92,63. Pergerakan DXY bulan ini memberikan indikasi mata uang global melemah terhadap USD dikarenakan membaiknya perekonomian AS. Sumber: Bursa Efek Indonesia, Infovesta, 30 September 2017 Investor masih akan mencermati beberapa peristiwa seperti ekspektasi atas reformasi pajak dan wacana The Fed untuk melakukan unwinding balance sheet seiring membaiknya perekonomian AS. Selain itu, investor juga memperhatikan kebijakan The Fed yang berpeluang menaikkan Fed Rate di Desember 2017, penurunan peringkat utang China satu tingkat dari AA- menjadi A+ serta kondisi geopolitik Semenanjung Korea.
2 MACRO OUTLOOK - 2 OKTOBER 2017 STRATEGI OBLIGASI - 2 OKTOBER 2017 STRATEGI SAHAM - 2 OKTOBER 2017 Aliran dana masuk modal asing ke pasar keuangan Indonesia berdasarkan data BI periode Januari sampai dengan Juni 2017 mencapai US$ 93,41 juta. Cadangan Devisa bulan Agustus 2017 naik menjadi USD 128,787 juta dari sebelumnya USD 127,759 juta. Indeks Harga Konsumen bulan September 2017 mengalami inflasi 0,13%-MoM atau 3,72%-YoY. Inflasi dipicu kenaikan indeks kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga. Rendahnya inflasi dan naiknya cadangan devisa membuat tingkat suku bunga acuan 7 days repo rate di bulan September 2017 turun 0,25% ke level 4,25%. Surplus neraca perdagangan Indonesia periode Januari-Agustus 2017 sebesar US$ 9,11 miliar melonjak dari sebelumnya US$ 5,13 miliar. Sistem keuangan tetap stabil dilihat dari rasio kecukupan modal (CAR) perbankan yang cukup tinggi sebesar 23% dan rasio likuiditas di level 23,3% pada bulan Juli Rasio kredit bermasalah (NPL) berada di level 3,0% (gross) atau 1,4% (net). Nilai tukar rupiah bulan September 2017 ditutup melemah 1,06%-mom di level per dollar AS seiring dengan kenaikan USD Index (DXY) ke level 92,88 pada September Yield obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun di akhir September 2017 berada di level 2,3% dibandingkan bulan sebelumnya 2,1% dipicu kenaikan inflasi Amerika ke level 1,9% pada Agustus Bank Indonesia (BI) kembali menurunkan suku bunga acuan 7 days repo rate. Hal ini memberikan dampak positif terhadap obligasi pemerintah Indonesia tenor 10 tahun sehingga di bulan September 2017 mengalami penurunan yield menjadi 6,5% dari sebelumnya 6,98%. Investor asing di bulan September 2017 tercatat melakukan aksi Net Buy obligasi pemerintah sebesar Rp 34,2 triliun atau Rp 153,6 triliun sepanjang tahun Solidnya kondisi makro ekonomi Indonesia di tambah stimulus penurunan suku bunga yang cukup agresif diperkirakan masih akan memicu investor asing untuk melakukan aksi beli sehingga akan menjadi katalis kenaikan harga instrumen obligasi lebih lanjut. Namun demikian investor akan mencermati kebijakan suku bunga The Fed dan perubahan arah pergerakan nilai tukar mata uang global terhadap Dollar AS serta penurunan rating negara China. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di bulan September 2017 ditutup menguat 0,63% MoM atau 11,41% YTD di level 5.900,85. Sepanjang September 2017 investor asing melakukan aksi jual sebesar Rp 11,2 triliun. Sehingga, akumulasi aksi jual bersih (netto) sepanjang tahun 2017 sebesar Rp 8,42 triliun. Investor domestik menjadi motor kenaikan IHSG. Kenaikan IHSG di September 2017 ditopang oleh sektor Pertanian +4,2% MoM, Industri Dasar dan Kimia +3,3% MoM dan sektor Keuangan +2,5% MoM sedangkan sektor Pertambangan mengalami penurunan sebesar -4,7% MoM. Penurunan suku bunga oleh BI diperkirakan akan memberi dampak positif terhadap minat investor membeli saham-saham sektor perbankan, infrastruktur dan properti. Sehingga memberikan potensi continuation bullish trend bagi IHSG di Q Selain itu investor akan menunggu rilis laporan keuangan emiten Q3-2017, dan ekspektasi membaiknya konsumsi dalam negeri. Faktor-faktor positif dari dalam negeri masih akan dapat meredam dampak negatif dari aksi jual investor asing, kebijakan suku bunga The Fed maupun pergerakan nilai tukar USD/IDR.
3 Rekomendasi Parameter ARMS Apa yang perlu diketahui sebelum menentukan parameter yang sesuai untuk Anda? Kami telah menyiapkan 2 strategi yang dirancang sesuai karakteristik Anda yang unik, antara lain: Strategi Interaksi DINAMIS Strategi ini cocok bagi Anda dengan: Profil investasi jangka pendek menengah Profil risiko agresif atau moderat Luas wawasan dan pengalaman berinvestasi di reksadana Memiliki waktu dan akses untuk berinteraksi dengan sistem ARMS secara on-line Memiliki toleransi terbatas atas gejolak pasar jangka pendek, sehingga lebih memilih pergerakan portofolio dibatasi atas risiko penurunan Aktif dalam mengambil posisi agar dapat kembali berinvestasi pada harga yang relatif menarik untuk meraih momentum pulihnya bursa (rebound) Strategi BALANCE / Kembali Berimbang Strategi ini cocok bagi Anda dengan: Profil investasi jangka panjang Profil risiko moderat atau konservatif Paham atas risiko pasar dan memiliki toleransi saat menghadapi gejolak pasar dalam jangka pendek Jarang memiliki waktu dan akses untuk berinteraksi dengan sistem ARMS secara on-line Lebih memilih pergerakan portofolio seiring pergerakan bursa (tracking) Tetap disiplin dengan strategi aset alokasinya dalam jangka panjang agar hasil investasinya dapat optimal. Gambaran Umum Strategi Interaksi DINAMIS Porsi saham dibatasi antara 100%-90% sesuai profil risiko Agresif atau Moderat. Fitur Auto-Trading diaktifkan untuk mengantisipasi perubahan kondisi bursa (UPTREND/DOWNTREND/SIDEWAYS) dengan menyesuaikan parameter fitur Cut Loss dan Auto RE-entry dari portofolionya secara berkala. Strategi portofolio pun dapat dikondisikan seiring tren yang terjadi di bursa tiap TRIWULAN/tiap SEMESTER. Bursa berpotensi alami SIDEWAYS di Q3 2017: Fitur Profit Climbing 1% mengunci setiap kenaikan dimana sistem ARMS akan melakukan re-base secara rutin setiap kenaikan 1%. Kombinasi fitur Cut-loss 2% + Auto RE-entry 1% juga diharap memberi posisi yang tepat bagi nasabah untuk membatasi potensi risiko sekaligus menjaga peluang berinvestasi kembali di saat IHSG alami skenario SIDEWAYS. Fitur Auto Reentry diatur lebih tipis agar sering/mudah terpicu dan portofolio memperoleh UNIT secara optimal saat bursa SIDEWAYS. Gambaran Strategi BALANCE / Kembali Berimbang Porsi saham dibatasi antara 70%-60% sesuai profil moderat atau konservatif. Fitur Auto-rebalancing diaktifkan, sehingga investor dapat mengelola risiko dengan menjaga komposisi portfolio secara berkala. Lewat fitur ini, nasabah secara otomatis akan melakukan ambil untung parsial (profit taking) setelah bursa mengalami kenaikan harga cukup tinggi, dan sebaliknya melakukan parsial re-investasi dari pasar uang ke bursa (re-entry) setelah bursa mengalami penurunan harga cukup dalam disesuaikan dengan target persentasi 2%-1% yang diinginkan nasabah atas perubahan nilai total portofolio investasinya. Strategi ini diharapkan memberi manfaat berupa kinerja portofolio yang lebih baik dibanding kinerja bursa saham dan/atau obligasi dalam jangka panjang.
4 Kondisi Pasar seperti apa yang mungkin terjadi? Uptrend Downtrend Sideways Apa yang dimaksud kondisi pasar Uptrend? Apa yang dimaksud kondisi pasar Downtrend? Apa yang dimaksud kondisi pasar Sideways? Kondisi harga aset investasi yang bergerak fluktuatif dengan kecenderungan meningkat Kondisi harga aset investasi yang bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menurun Kondisi harga aset investasi yang bergerak fluktuatif tanpa menunjukkan trend meningkat atau menurun PROYEKSI: PARAMETER SETTING UPTREND DI Q4 2017: POTENSI MENEMBUS RESISTANCE DENGAN KECENDERUNGAN KE LEVEL Strategi alokasi Saham di tengah potensi pasar UPTREND pada Q meski terbatas batas atas (resistance) 6.150: Hal ini dimulai dengan potensi IHSG menembus level dengan target break out teoritis menuju level Secara teknikal, IHSG potensi bergerak pada rentang +/-5% dengan support level Hal ini didukung sejumlah faktor fundamental yang mengindikasikan membaiknya pertumbuhan ekonomi global. Dari dalam negeri, pasar ditopang oleh kebijakan BI untuk menurunkan tingkat suku bunga acuan menjadi 4,25% dan estimasi perbaikan konsumsi dalam negeri sejalan dengan ekspektasi Pemerintah tidak menaikkan harga BBM dan LPG sampai akhir tahun Faktor risiko berasal dari kecenderungan investor asing yang melakukan aksi jual secara gradual sampai September 2017 mengantisipasi kebijakan The Fed untuk menaikkan suku bunga acuan pada akhir tahun Kondisi di atas memberi peluang IHSG mencatatkan level tertinggi baru sehingga berpotensi diikuti dengan risiko penurunan sementara dari aksi ambil untung (take profit). Oleh karena itu, nasabah dapat mempertimbangkan alokasi dana di Pasar Uang atau Fixed Income sebanyak 20%-40% dengan aktivasi Auto Balancing 1%. Secara detail, nasabah dapat mempertimbangkan rekomendasi parameter ARMS lainnya sesuai profil risiko dan karakter investasi yang disajikan pada halaman selanjutnya. Buka halaman selanjutnya dan temukan rekomendasi yang sesuai untuk Anda
5 Rekomendasi untuk Produk Reguler Premium Unit Linked Bank Tabungan Negara (BTN) Ikuti 2 langkah di bawah untuk menentukan strategi yang optimal bagi Anda Langkah 1 Kenali profil risiko Anda Langkah 2 Pilih Strategi terbaik sesuai Pilihan Anda Keterangan EQ : Generali Equity Fund FI : Generali Fixed Income Fund MM : Generali Money Market Fund Parameter ARMS AB : Auto Balancing PC : Profit Climbing CL : Cut Loss ARE : Auto Re-entry BB : Bounce Back NA : Fitur yang belum tersedia
6 Disclaimer: Rekomendasi ini dibuat oleh PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia untuk keperluan pemberian informasi saja. Rekomendasi ini bukan merupakan penawaran untuk penjualan atau pembelian. Semua hal yang relevan telah dipertimbangkan untuk memastikan informasi ini benar, tetapi tidak ada jaminan bahwa informasi tersebut akurat dan lengkap dan tidak ada kewajiban yang timbul terhadap kerugian yang terjadi dalam mengandalkan laporan ini. Kinerja di masa lalu bukan merupakan pedoman untuk kinerja di masa mendatang, harga unit dapat turun dan naik dan tidak dapat dijamin. Anda disarankan meminta pendapat dari konsultan keuangan anda sebelum memutuskan untuk melakukan investasi. Kinerja portofolio masing-masing nasabah yang menggunakan sistem ARMS bisa berbeda-beda dari waktu ke waktu tergantung dari pergerakan nilai pasar, periode waktu berinvestasi, alokasi campuran aset dan pemasangan parameter fitur Auto Risks Management System pada masing-masing akun nasabah.
GLOBAL OUTLOOK 4 SEPTEMBER 2017
GLOBAL OUTLOOK 4 SEPTEMBER 2017 Konsolidasi Pasar setelah Mencapai Level Tertinggi Menunggu Konfirmasi Uptrend atau Perubahan Trend Pasar PERTUMBUHAN EKONOMI MOTOR PASAR SAHAM GLOBAL Inflasi negara Amerika
GLOBAL OUTLOOK 1 NOVEMBER 2017
GLOBAL OUTLOOK 1 NOVEMBER 2017 Pasar Menembus Level Tertinggi Sepanjang Sejarah Konfirmasi Bullish Terbatas Jenuh Beli Data Pertumbuhan Ekonomi (GDP) Kuartal III-2017 Menjadi Pendorong Kenaikan IHSG Lebih
GLOBAL OUTLOOK 4 DECEMBER 2017
GLOBAL OUTLOOK 4 DECEMBER 2017 Bullish Trend Continuation Mode On Window Dressing Katalis Kenaikan IHSG Indeks Manufaktur negara Zona Eropa di bulan November 2017 di level 60.5 naik dari bulan sebelumnya
GLOBAL OUTLOOK 2 JANUARY 2018
GLOBAL OUTLOOK 2 JANUARY 2018 Bullish Trend Continuation Mode On Expectation of January Effect Indeks Manufaktur negara Zona Eropa di bulan Desember 2017 di level 60,6 naik dari bulan sebelumnya 60,1.
GLOBAL OUTLOOK 1 FEBRUARY 2018
GLOBAL OUTLOOK 1 FEBRUARY 2018 Bullish Trend Continuation Mode On PERTUMBUHAN EKONOMI DUNIA MULAI PULIH Indeks Manufaktur negara Zona Eropa di bulan Januari 2018 di level 59,6 turun dari bulan sebelumnya
GLOBAL OUTLOOK 1 FEBRUARY 2018
GLOBAL OUTLOOK 1 FEBRUARY 2018 Bullish Trend Continuation Mode On PERTUMBUHAN EKONOMI DUNIA MULAI PULIH Indeks Manufaktur negara Zona Eropa di bulan Januari 2018 di level 59,6 turun dari bulan sebelumnya
GLOBAL OUTLOOK 1 Juni 2018
GLOBAL OUTLOOK 1 Juni 2018 Market Volatility Getting Higher UNCERTAINTY RISK CREATE VOLATILITY Volatilitas pasar modal Indonesia meningkat di sepanjang bulan Mei 2018 akibat melemahnya nilai tukar Rupiah
GLOBAL OUTLOOK 1 Juni 2018
GLOBAL OUTLOOK 1 Juni 2018 Market Volatility Getting Higher UNCERTAINTY RISK CREATE VOLATILITY Volatilitas pasar modal Indonesia meningkat di sepanjang bulan Mei 2018 akibat melemahnya nilai tukar Rupiah
GLOBAL OUTLOOK 1 Juni 2018
Jun-13 Aug-13 Oct-13 Dec-13 Feb-14 Apr-14 Jun-14 Aug-14 Oct-14 Dec-14 Feb-15 Apr-15 Jun-15 Aug-15 Oct-15 Dec-15 Feb-16 Apr-16 Jun-16 Aug-16 Oct-16 Dec-16 Feb-17 Apr-17 Jun-17 Aug-17 Oct-17 Dec-17 Feb-18
GLOBAL OUTLOOK 1 APRIL 2017
GLOBAL OUTLOOK 1 APRIL 2017 Pelemahan USD paska Fed rate hike Merubah Sentimen Pasar Arus Dana Investasi Global Berbalik ke Emerging Market 5750 5500 5250 5000 4750 4500 4250 4000 3750 3500 Mar-12 Sep-12
GLOBAL OUTLOOK 1 APRIL 2016
GLOBAL OUTLOOK 1 APRIL 2016 Diulurnya Kenaikan Fed-rate Positif ke Emerging Market Aksi Stimulus Jepang-Eropa Batasi Efek Perlambatan Global 5750 5500 5250 5000 4750 4500 4250 4000 3750 3500 Mar-12 Jul-12
GLOBAL OUTLOOK 1 NOVEMBER 2014
GLOBAL OUTLOOK 1 NOVEMBER 2014 Bank Sentral Jepang dan Eropa Ambil Alih Estafet Stimulus Arus Likuiditas Global Kembali ke Bursa Asia 5250 5000 4750 4500 4250 4000 3750 3500 1-Mar-12 1-Jun-12 1-Sep-12
GLOBAL OUTLOOK 1 AGUSTUS 2017
GLOBAL OUTLOOK 1 AGUSTUS 2017 Rencana Normalisasi Bank Sentral AS dan Eropa Meredup Data inflasi 2Q17 Kelompok G-20 Terendah 8 tahun Terakhir 6000 5750 5500 5250 5000 4750 4500 4250 4000 3750 3500 Mar-12
GLOBAL OUTLOOK 1 MAY 2016
GLOBAL OUTLOOK 1 MAY 2016 Bertahannya Fed-rate Lepas Tekanan USD atas Valuta Regional Stimulus Jepang-Eropa-China Jaga Stabilitas Bursa Global 5750 5500 5250 5000 4750 4500 4250 4000 3750 3500 Mar-12 Jul-12
GLOBAL OUTLOOK 1 JUNE 2016
GLOBAL OUTLOOK 1 JUNE 2016 Tanpa dibayangi Kenaikan Fed-rate, USD Melemah Sementara Pelemahan USD Picu Reli Harga Komoditas dan Bursa Asia 5750 5500 5250 5000 4750 4500 4250 4000 3750 3500 Mar-12 Jul-12
GLOBAL OUTLOOK 1 OKTOBER 2014
GLOBAL OUTLOOK 1 OKTOBER 2014 Investor Asing Menanti Kenaikan Harga BBM Subsidi Investor Lokal Menanti Skenario Kompromi Politik Praktis 5250 5000 4750 4500 4250 4000 3750 3500 1-Mar-12 1-Jun-12 1-Sep-12
GLOBAL OUTLOOK 1 JANUARI 2015
GLOBAL OUTLOOK 1 JANUARI 2015 Prospek Ekonomi Global Tertekan Anjloknya Harga Minyak Aksi Stimulus Bank Sentral Eropa Terhambat Pemilu Yunani 5250 5000 4750 4500 4250 4000 3750 3500 1-Mar-121-Jun-121-Sep-121-Dec-121-Mar-131-Jun-13
GLOBAL OUTLOOK 1 AGUSTUS 2014
GLOBAL OUTLOOK 1 AGUSTUS 2014 Arus Likuiditas Global Selektif ke Bursa Asia ditengah Kenaikan Tensi Geopolitik dan Default Argentina-Portugal 5250 5000 4750 4500 4250 4000 3750 3500 1-Mar-12 1-Jun-12 1-Sep-12
USD FIXED INCOME FUND
Feb-14 Mar-14 LAPORAN USD FIXED INCOME FUND keahlian dalam mengidentifikasi kondisi ekonomi dan pergerakan investasi untuk menghasilkan hasil investasi yang kompetitif melalui berbagai macam instrumen
PERKEMBANGAN DAN PROFIL RISIKO INDUSTRI JASA KEUANGAN FEBRUARI 2015
PERKEMBANGAN DAN PROFIL RISIKO INDUSTRI JASA KEUANGAN FEBRUARI 2015 Otoritas Jasa Keuangan menilai bahwa secara umum kondisi sektor jasa keuangan domestik masih terjaga, dengan stabilitas yang memadai.
USD FIXED INCOME FUND
Oct-13 Nov-13 LAPORAN USD FIXED INCOME FUND keahlian dalam mengidentifikasi kondisi ekonomi dan pergerakan investasi untuk menghasilkan hasil investasi yang kompetitif melalui berbagai macam instrumen
Juni 2017 RESEARCH TEAM
RESEARCH TEAM RINGKASAN Ekonomi Indonesia kuartal pertama 2017 tumbuh 5,01% yoy. Angka ini lebih tinggi dibandingkan PDB pada kuartal keempat 2016 sebesar 4,94%(yoy) dan kuartal ketiga 2016 sebesar 4,92%
BAB I PENDAHULUAN. 12,94% meskipun relatif tertinggal bila dibandingkan dengan kinerja bursa
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Beragam isu membayangi, indeks Pasar Modal Indonesia sukses melewati semua ujian. Sepanjang 2012, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencerminkan kondisi
PRUlink Quarterly Newsletter
PRUlink Quarterly Newsletter Publikasi dari PT Prudential Life Assurance Kuartal Kedua 2012 Sekilas Ekonomi dan Pasar Modal Indonesia Informasi dan analisis yang tertera merupakan hasil pemikiran internal
LAPORAN KINERJA BULANAN - PANIN Rp CASH FUND
LAPORAN BULANAN - PANIN Rp CASH FUND 10-Mar-2004 Panin Rp Cash Fund bertujuan untuk memberikan hasil yang relatif stabil melalui penempatan terutama pada instrumen pasar uang. Pasar Uang 100% Obligasi
ANALISIS TRIWULANAN: Perkembangan Moneter, Perbankan dan Sistem Pembayaran, Triwulan III
ANALISIS TRIWULANAN: Perkembangan Moneter, Perbankan dan Sistem Pembayaran, Triwulan III - 2009 127 ANALISIS TRIWULANAN: Perkembangan Moneter, Perbankan dan Sistem Pembayaran, Triwulan III - 2009 Tim Penulis
PERKEMBANGAN DAN PROFIL RISIKO INDUSTRI JASA KEUANGAN FEBRUARI 2015
PERKEMBANGAN DAN PROFIL RISIKO INDUSTRI JASA KEUANGAN FEBRUARI 2015 Otoritas Jasa Keuangan menilai bahwa secara umum kondisi sektor jasa keuangan domestik masih terjaga, dengan stabilitas yang memadai.
LAPORAN KINERJA BULANAN - PANIN Rp CASH FUND
LAPORAN BULANAN - PANIN Rp CASH FUND 10-Mar-2004 Panin Rp Cash Fund bertujuan untuk memberikan hasil yang relatif stabil melalui penempatan terutama pada instrumen pasar uang. Pasar Uang 100% Deposito
ANALISIS TRIWULANAN: Perkembangan Moneter, Perbankan dan Sistem Pembayaran, Triwulan IV
ANALISIS TRIWULANAN: Perkembangan Moneter, Perbankan dan Sistem Pembayaran, Triwulan IV - 2010 245 ANALISIS TRIWULANAN: Perkembangan Moneter, Perbankan dan Sistem Pembayaran, Triwulan IV - 2010 Tim Penulis
ANALISIS TRIWULANAN: Perkembangan Moneter, Perbankan dan Sistem Pembayaran, Triwulan IV
ANALISIS TRIWULANAN: Perkembangan Moneter, Perbankan dan Sistem Pembayaran, Triwulan IV - 2009 263 ANALISIS TRIWULANAN: Perkembangan Moneter, Perbankan dan Sistem Pembayaran, Triwulan IV - 2009 Tim Penulis
LAPORAN KINERJA BULANAN - PANIN Rp CASH FUND
LAPORAN BULANAN - PANIN Rp CASH FUND 10-Mar-2004 Panin Rp Cash Fund bertujuan untuk memberikan hasil yang relatif stabil melalui penempatan terutama pada instrumen pasar uang. Pasar Uang 100% RD Pasar
I. PENDAHULUAN. mengalami pertumbuhan secara signifikan yang ditandai oleh meningkatnya
I. PENDAHULUAN I.1 latar Belakang Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2005 hingga 2007 mengalami pertumbuhan secara signifikan yang ditandai oleh meningkatnya surplus neraca pembayaran serta membaiknya
LAPORAN KINERJA BULANAN - PANIN Rp CASH FUND
LAPORAN BULANAN - PANIN Rp CASH FUND 10-Mar-2004 Panin Rp Cash Fund bertujuan untuk memberikan hasil yang relatif stabil melalui penempatan terutama pada instrumen pasar uang. Pasar Uang 100% BII (TD)
Monthly Market Update
Monthly Market Update RESEARCH TEAM RINGKASAN Ekonomi Indonesia tumbuh 4,94% yoy pada kuartal keempat 2016. Angka ini lebih rendah dibandingkan PDB pada kuartal sebelumnya yaitu sebesar 5,02% (yoy). Pada
PRUlink Quarterly Newsletter
PRUlink Quarterly Newsletter Kuartal Kedua 2014 PT Prudential Life Assurance terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Sekilas Ekonomi dan Pasar Modal Indonesia Informasi dan analisis yang tertera merupakan
MEMILIH INVESTASI REKSA DANA TAHUN 2010
MEMILIH INVESTASI REKSA DANA TAHUN 2010 Indonesia cukup beruntung, karena menjadi negara yang masih dapat mencatatkan pertumbuhan ekonomi positif tahun 2009 sebesar 4,4 % di tengah krisis keuangan global
LAPORAN KINERJA BULANAN - PANIN Rp CASH FUND
LAPORAN BULANAN - PANIN Rp CASH FUND Panin Rp Cash Fund bertujuan untuk memberikan hasil yang relatif stabil melalui penempatan terutama pada instrumen pasar uang. 10-Mar-2004 Pasar Uang 100% Obligasi
Kinerja CENTURY PRO FIXED
29-Jan-16 NAV: Total Dana Kelolaan 3,058,893,148.56 - Keuangan - Infrastruktur 0-80% AAA A - 66.33% 15.52% 18.15% - Inflasi (Jan 2016) - Inflasi (YoY) - BI Rate 0.51% 4.14% 7.25% Kinerja Sejak pe- Deskripsi
BAB I PENDAHULUAN. atau investor.kedua, pasar modal menjadi sarana bagi masyarakat untuk
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Pasar modal memiliki peran penting bagi perekonomian suatu negara karena pasar modal menjalankan dua fungsi. Pertama sebagai sarana bagi pendanaan usaha
LAPORAN KINERJA BULANAN - PANIN Rp CASH FUND
LAPORAN BULANAN - PANIN Rp CASH FUND 10-Mar-2004 Panin Rp Cash Fund bertujuan untuk memberikan hasil yang relatif stabil melalui penempatan terutama pada instrumen pasar uang. Pasar Uang 100.00% Deposito
Februari 2017 RESEARCH TEAM
RESEARCH TEAM RINGKASAN Ekonomi Indonesia tumbuh 4,94% yoy pada kuartal keempat 2016. Angka ini lebih rendah dibandingkan PDB pada kuartal sebelumnya yaitu sebesar 5,02% (yoy). Pada kuartal terakhir ini,
CENTURY PRO FIXED Dana Investasi Pendapatan Tetap
CENTURY PRO FIXED Dana Investasi Pendapatan Tetap 31-Jan-17 NAV: 2,098.321 CENTURY PRO Adalah gabungan dari produk asuransi seumur hidup (whole life) dan investasi dimana Pemegang Polis mempunyai kebebasan
PRUlink Newsletter Kuartal III 2010
PRUlink Newsletter Kuartal III 2010 Publikasi dari PT Prudential Life Assurance Sekilas Ekonomi dan Pasar Modal Indonesia Informasi dan analisis yang tertera merupakan hasil pemikiran internal perusahaan
I. PENDAHULUAN. Investasi merupakan suatu daya tarik bagi para investor karena dengan
I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Investasi merupakan suatu daya tarik bagi para investor karena dengan berinvestasi seorang investor dihadapkan pada dua hal yaitu return (imbal hasil) dan risiko. Dalam
BAB I PENDAHULUAN. dalam penggerakan dana guna menunjang pembiayaan pembangunan nasional.
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pasar modal memegang peranan penting dalam perekonomian Indonesia karena pasar modal merupakan sarana pembentuk modal dan akumulasi dana jangka panjang yang diarahkan
Laporan Kinerja Bulanan
CONSERVATIVE TENTANG PT SUN LIFE FINANCIAL INDONESIA Sun Life Financial adalah perusahaan penyedia layanan jasa keuangan internasional terkemuka yang menyediakan berbagai macam produk dan layanan asuransi
LAPORAN KINERJA BULANAN - PANIN Rp CASH FUND
LAPORAN BULANAN - PANIN Rp CASH FUND 10-Mar-2004 Panin Rp Cash Fund bertujuan untuk memberikan hasil yang relatif stabil melalui penempatan terutama pada instrumen pasar uang. Pasar Uang 100% Deposito
BAB I. PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Industri perasuransian merupakan salah satu bentuk Lembaga Keuangan Non Bank yang berperan menjadi salah satu pilar perekonomian nasional. Peran tersebut terkait dengan
Kinerja CARLISYA PRO SAFE
29-Jan-16 NAV: (netto) vs per December 2015 () 5.15% 6.92% Total Dana Kelolaan 395,930,218.07 10 0-100% Kinerja - Inflasi (Jan 2016) 0.51% Deskripsi Jan-16 YoY - Inflasi (YoY) 4.14% - BI Rate 7.25% Yield
PERKEMBANGAN EKONOMI MAKRO INDONESIA
PERKEMBANGAN EKONOMI MAKRO INDONESIA April 2015 Tim Riset SPMD Overview The Fed siap menaikan suku bunga acuan kapan saja yang berpotensi menarik dana tiba-tiba (sudden reversal) dari emerging market termasuk
LAPORAN KINERJA BULANAN - PANIN Rp CASH FUND
LAPORAN BULANAN - PANIN Rp CASH FUND 10-Mar-2004 Panin Rp Cash Fund bertujuan untuk memberikan hasil yang relatif stabil melalui penempatan terutama pada instrumen pasar uang. Pasar Uang 100% Obligasi
INFORMASI PORTOFOLIO Alokasi Portofolio Ekuitas/RD Saham : 58% Obligasi/RD Pendapatan Tetap : 0 % Kas/RD Pasar Uang : 52% Kinerja Portofolio
WAL BALANCED FUND TENTANG WAL BALANCED FUND WAL Balanced Fund merupakan salah satu produk WanaArtha Life, yang investasinya ditempatkan pada reksa dana campuran atau kombinasi dari efek-efek ekuitas, pendapatan
BAB 1 PENDAHULUAN. Pasar modal merupakan hal yang tidak asing lagi di Indonesia khususnya
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Pasar modal merupakan hal yang tidak asing lagi di Indonesia khususnya bagi para pelaku ekonomi. Dewasa ini pasar modal merupakan indikator kemajuan perekonomian
SEBERAPA JAUH RUPIAH MELEMAH?
Edisi Maret 2015 Poin-poin Kunci Nilai tukar rupiah menembus level psikologis Rp13.000 per dollar AS, terendah sejak 3 Agustus 1998. Pelemahan lebih karena ke faktor internal seperti aksi hedging domestik
PRUlink Newsletter Kuartal I 2009
PRUlink Newsletter Kuartal I 2009 Publikasi dari PT Prudential Life Assurance Sekilas Ekonomi dan Pasar Modal Indonesia Informasi dan analisis yang tertera merupakan hasil pemikiran internal perusahaan
