BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN"

Transkripsi

1 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Bab ini akan membahas tentang hasil penelitian dan pembahasan. Hasil penelitian yang terdiri atas bagaimana cara mengembangkan Lembar Kerja Siswa dengan model ADDIE, kevalidan Lembar Kerja Siswa, keefektivan Lembar Kerja Siwa. Selanjutnya akan dijelaskan pula pembahasan secara mendalam. Hasil penelitian dan pembehasan akan dijelaskan secara rinci sebagai berikut..1 Hasil Penelitian Sesuai dengan model ADDIE, langkah-langkah pembuatan Lembar Kerja Siswa pembelajaran IPA dengan model Inkuiri Terbimbing sebagai berikut :.1.1 Analysis Dalam tahap analisis dilakukan beberapa analisis yaitu : a. Analisis Kebutuhan Seperti yang sudah dijelaskan di bab 1, hasil analisis kebutuhan dilakukan untuk mengetaui bagaimana pembelajaran IPA menggunakan LKS yang ada di SD. Menurut hasil penelitian, pembelajaran IPA menggunakan LKS di SD masih kurang maksimal, karena LKS digunakan sebagai pengganti pelajaran kosong atau guru berhalangan hadir jadi dalam penggunakan LKS masih belum maksimal. Sehingga pembelajaran yang dilakukan belum bisa mencapai indikator yang digunakan. b. Analisis Kurikulum dan Materi Analisis kurikulum 2006 IPA di kelas V SD semester genap dengan SK (Standar Kompetensi) Menarapkan sifat-sifat cahaya melalui kegiatan membuat suatu karya atau model, yang dibagi menjadi satu KD (Kompetensi Dasar). Dipilih KD mendeskripsikan sifat-sifat cahaya. Penyusunan Lembar Kerja Siswa dengan materi sifat-sifat cahaya. Indikator berdasarkan materinya yaitu : 1) Mendemonstrasikan sifat cahaya yang mengenai berbagai benda(bening, berwarna, gelap) 37

2 38 2) Mendeskripsikan sifat-sifat cahaya yang mengenai cermin datar 3) Menunjukkan contoh peristiwa pembiasan cahaya dalam kehidupan seharihari melalui percobaan. ) Menunjukkan bukti bahwa cahaya putih terdiri dari berbagai warna, misaknya dengan menggunakan cakram warna..1.2 Design Tahap Design ini dikenal juga dengan istilah membuat rancangan. Tahap yang perlu dilaksanakan pada proses rancangan yaitu: pertama merumuskan tujuan pembelajaran. Kemudian menentukan strategi pembelajaran yang tepat harusnya seperti apa untuk mencapai tujuan tersebut. Hasil penelitian dan pembahasan akan dijelaskan secara rinci sebagai berikut: a. Merumuskan tujuan pembelajaran Hasil analisis dan materi kemudian dilakukan merumuskan tujuan pembelajaran yaitu: (1) Dapat mendemonstrasikan sifat cahaya yang mengenai berbagai benda dengan benar; (2) Dapar mendeskripsikan sifat-sifat cahaya yang mengenai cermin datar dan cermin cekung; (3) dapat menunjukkan contoh peristiwa pembiasaan cahaya dalam kehidupan sehari-hari dengan benar; () Dapat menunjukkan bukti bahwa cahaya putih terdiri dari berbagai warna dengan benar. Materi dikumpulkan dari berbagai referensi diantaranya BSE matematika untuk SD/MI kelas V karya Heri Sulistyanto, Rositawaty, Choiril Azmiawaty. b. Menentukan strategi pembelajaran Dalam penyusunan Lembar kerja siswa harus memilih strategi pembelaran yang tepat untuk digunakan dalam menyusun LKS dengan itu peneliti memilih model inkuiri terbimbing untuk digunakan dalam LKS tersebut. Model yang dipilih dalam pembuatan Lembar kerja Siswa ini adalah inkuiri terbimbing, sesuai dengan konsep pembelajaran yang ada didalam Lembar Kerja Siswa tersebut..1.3 Development Pembuatan draf awal Lembar kerja Siswa Setelah langkah-langkah penyusunan dipenuhi, maka berhasil disusun LKS pembelajaran dengan judul Pengembangan Lembar kerja Siswa Berbasis Model

3 39 Inkuiri Terbimbing Topik Sifat-sifat Cahaya untuk kelas V SD. Pembuatan LKS pembelajaran ini menggunakan Microsoft office word 2007 dan corel drow. LKS pembelajaran ini merupakan desain sementara. Adapun komponen dalam Lembar Kerja Siswa IPA adalah sebagai berikut: a. Lembar Standar Kompetensi(SK), Kompetensi Dasar(KD), dan Indikator. Lembar ini berisikan tentang SK apa yang dipilih, KD apa yang dipilih dan indikor pembelajaran. Tampilan lembar Standar Kompetensi(SK), Kompetensi Dasar(KD), dan Indikator tampak pada gambar 2 dibawah ini. Gambar 2 Lembar Standar Kompetensi(SK), Kompetensi Dasar(KD), dan Indikator b. Lembar Petunjuk penggunaan LKS Petunjuk penggunaan LKS merupakan lembar yang berisi tentang cara penggunaan LKS pembelajaran ini. Bertujuan agar siswa paham cara menggunakan LKS ini. Tampilan lembar petunjuk penggunaan LKS tampak pada gambar 3 di bawah ini.

4 0 Gambar 3 Petunjuk penggunaan LKS c. Kegiatan belajar Lembar kerja siswa terdiri dari materi dan kegiatan belajar siswa. kegiatan belajar yaitu menemukan jawaban berdasarkan percobaan. Contoh tampilan kegiatan belajar dan percobaan dalam LKS pembelajaran tampak pada gambar 3 di bawah ini. Gambar Belajar dan Pengerjaan Soal

5 Validasi ahli Validasi ahli merupakan tahap validasi LKS pembelajaran oleh validator. Tahap validasi ahli menggunakan instrument penelitian atau lembar penelitian yang sebelumnya telah mendapat persetujuan dari dosen pembimbing. Validasi Instrumen penelitian terdiri validasi pakar media, dan validasi pakar materi. Tahap validasi bertujuan untuk mendapatkan masukan dari para validator yaitu dosen dan guru, selanjutnya masukan akan dijadikan bahan evaluasi. Berikut ini adalah daftar validator LKS pembelajaran pada tabel 10 di bawah ini. Tabel 10 Nama Validasi Ahli No Nama Pakar Keterangan 1 Herry Sanoto, S.Si., M.Pd validator materi Dosen IPA 2 Birmanti Setya Utami, S.Sn validator Dosen Desain Komunikasi media Visual FTI UKSW Validasi dilakukan oleh validitator, kemudian saran dari validator digunakan untuk revisi produk. Hasil dari uji validitas pakar materi tertera pada tabel 11. No Aspek Penilaian Syarat Didaktik Syarat konstruksi Tabel 11 Hasil Validasi Pakar Materi Indikator Skor Skor rata-rata Kesesuaian antara indikator dengan kompetensi dasar Kesesuaian uraian materi dengan SK dan KD Kejelasan informasi padailustrasi gambar 3 di dalam LKS Kesesuaian dengan model inkuiri Kesesuaian soal evaluasi dengan materi Orientasi siswa siap mengikuti pembelajaran.18 Memberi perumusan masalah Siswa dalam pemberian jawaban sementara Dalam mengajak siswa untuk mencari informasi Mengajak siswa untuk menguji hipotesis Mengajak siswa untuk membuat kesimpulan Penggunaan bahasa yang sesuai dengan kemampuan siswa Penggunakan struktur kalimat yang jelas 3.00 Penjelasan yang ditulis mudah dipahami

6 2 Kesesuaian gambar dengan materi Total skor 8 Kritik dan Saran dari validator pakar materi digunakan untuk revisi produk. Kritik dan saran tertera pada tabel 12 di bawah ini. Tabel 12 Saran perbaikan dari Pakar Materi No Bagian yang perlu Perbaikan Saran Perbaikan 1 Kesalahan dalam pengetikan Revisi pengetikan Berdasarkan penilaian validator pada aspek materi diperoleh data dari syarat didaktik 6 dengan skor rata-rata.18 dan syarat konstruksi 12 dengan skor ratarata 3. Hasil dari keseluruhan aspek adalah 8 dengan rata-rata adalah 8, penilaian menunjukkan kategori baik. Sedangkan, dari aspek pakar media divalidasi oleh Birmanti Setya Utami, S.Sn. selaku dosen DKV FTI memberikan saran agar memperhatikan dalam pengambilan gambar dari internet karena ada yang free, free non comersial, ada yang tidak boleh dipakai bebas. Sampul depan/belakang bisa didesain lebih menarik, sesuai dengan topik bahasan. No Aspek penilaian Tabel 13 Hasil validasi Pakar Media Indikator Skor Skor Ratarata Dalam penggunaan bahasa Syarat Penggunaan struktur kalimat 3 Didaktik Penjelasan yang ditulis mudah dipahami Kesesuaian gambar Kesesuaian tulisan Kesesuaian gambar(ukuran gambar, ketajaman 3 Syarat gambar) Teknis Kesesuaian penampilan 3.7 Kesesuaian gambar dengan materi Total skor 29 Kritik dan Saran dari validator pakar media digunakan untuk revisi produk. Kritik dan saran tertera pada tabel 1 di bawah ini. Tabel 1

7 3 Saran perbaikan dari pakar Media No Bagian yang perlu Perbaikan Saran Perbaikan 1 Sampul depan/belakang didesain sesuai topik bahasan Revisi sampul depan/belakang Berdasarkan penilaian validator pada aspek media diperoleh data dari syarat didaktik 1 dengan skor rata-rata 3.dan syarat teknis 1 dengan skor ratarata 3.7. Hasil dari keseluruhan aspek adalah 29 dengan rata-rata adalah 29 penilaian menunjukkan kategori baik Revisi produk Berdasarkan masukan yang diberikan oleh pakar materi, khusunya dalam penulisan masih banyak kesalahan ketik. Pada gambar letak kesalahan ketik terletak pada bagian penulisan Dosen Pembimbing dan gambar 6 adalah perbaikan dari kesalahan pengetikan. Gambar yang belum di revisi Gambar 6 Sesudah direvisi

8 Pada gambar 7 letak kesalahan ketik terletak pada bagian penulisan studi dalam cover LKS dan pada gambar 8 adalah perbaikannya dari kesalahan tersebut. Gambar 7 Sebelum direvisi Gambar 7 Sebelum direvisi Gambar 8 Sesudah direvisi Berdasarkan masukan yang diberikan oleh pakar media, Sampul depan/belakang bisa didesain lebih menarik, sesuai dengan topik bahasan. Gambar 9 sebelum direvisi

9 .1. Implementation Lembar kerja Siswa ini diimplementasikan dalam pembelajaran IPA kelas V di SD Negeri mangunsari 0 Salatiga setelah mendapat persetujuan validator. Pemilihan sekolah dengan mempertimbangkan jumlah siswa sebanyak 18 siswa, sekolah menggunakan LKS hanya untuk dikerjakan saat pelajaran kosong ataupun saat guru berlangan hadir. Saat observasi untuk sekolah ini cenderung masih menggunakan LKS hanya sebagai pembantu untuk guru jika guru berhalangan hadir ataupun kosong dan siswa hanya mengisi latihan-latihan soal yang ada dalam LKS tersebut, sehingga peneliti memutuskan untuk menggunakan SD Negeri Mangunari 0 Salatiga sebagai subjek implementasi LKS pembelajaran. Implementasi dilaksanakan dalam ssatu pertemuan. Yaitu pada hari sabtu, 30 juli 2016 mulai dari pukul dikurangi dengan waktu istirahat. Persiapan sebelum implementasi dalam pembelajaran dilakukan beberapa hal sebagai berikut. a. Memberitahukan kepada guru kelas V SD Negeri Mangunsari 0 Salatiga tentang rencana pembelajaran yang akan dilakukan di dalam kelas. b. Memperbanyak LKS pembelajaran sebanyak 18 LKS. c. Memperbanyak lembar respon siswa untuk mengetahui pendapat mengenai LKS. Gambar 10 sesudah direvisi

10 6 d. Mempersiapkan alat dan bahan yang digunakan dalam pembelajaran dengan menggunakan LKS pembelajaran. Implementasi diawali dengan perkenalan dan penyampaian rencana kegiatan yang akan dilakukan. Sebelum LKS digunakan peneliti memberi tau bahwa materi pada pertemuan ini adalah sifat-sifat cahaya, dihadiri oleh 18 siswa kelas V. Kegiatan pertama, peneliti membagikan LKS secara individu Kegiatan selanjutnya peneliti menjelaskan apa yang akan dilakukan menggunakan LKS tersebut dan meminta anak untuk membaca petunjuk penggunaan LKS sebelum mengerjakan apa yang ada dalam LKS tersebut, siswa tidak diperkenankan untuk membuka buku apapun. Peneliti menuntun jalannya pelajaran menggunakan LKS pembelajaran. Di akhir kegiatan kedua ini peneliti bersama siswa mengoreksi jawaban yang siswa kerjakan. Kegiatan ketiga, peneliti tanya jawab kepada siswa bagaimana pembelajarannya menggunakan LKS tersebut..1. Evaluation Tahap terakhir pengembangan Lembar Kerja Siswa pembelajaran IPA adalah evaluasi penggunaan Lembar Kerja Siswa yang telah dihasilkan dan di uji cobakan Analisis Data Kepraktisan Analisis data kepraktisan dilakukan berdasarkan penilaian guru kelas dan melalui lembar penilaian LKS. Analisis data kepraktisan juga dilakukan berdasarkan penilaian siswa melalui angket respon siswa. Observer (guru kelas) memberikan penilaian yang positif dalam pembelajaran IPA, sebagian besar siswa juga tertarik dan memberikan tanggapan bahwa LKS pembelajaran memudahkan mereka dalam memahami materi. Berikut adalah penilaian dari observer dan respon dari siswa terhadap aspek kepraktisan LKS pembelajaran. 1. Penilaian guru(observer) Lembar penilaian pada aspek ini meliputi 20 indikator yang harus dipenuhi. Hasil penilaian dapat dilihat pada tabel 1 berikut ini.

11 7 No Aspek Penilaian Syarat Didaktik Syarat konstruksi Syarat Teknis Total skor Tabel 1 Hasil validitasi respon guru Indikator Kesesuaian antara indikator pencapaian kompetensi dengan Kompetensi Dasar Kesesuaian uraian materi dengan SK dan KD Skor Kejelasan informasi pada ilustrasi gambar di dalam LKS Kesesuaian dengan model Inkuiri Terbimbing Kesesuaian soal evaluasi dengan materi Mengajak siswa aktif dalam pembelajaran untuk berfikir memecahkan masalah. Memberi penekanan persoalan yang mengandung teka-teki, dan menantang siswa untuk berfikir memecahkan teka teki. Memberi variasi stimulus untuk menebak dari suatu permasalahan atau jawaban sementara dari suatu permasalahan yang sedang dikaji. Mengumpulkan informasi yang dibutuhkan untuk menguji hipotesis yang diajukan Penentuan jawaban sesuai dengan data dan informasi yang diperoleh. Perumusan kesimpulan dalam proses pembelajaran. Ketepatan penggunaan bahasa. Kesesuaian ilustrasi dengan materi. Kejelasan struktur materi yang disajikan. Penggunaaan kalimat yang tepat Penggunaan kalimat yang mudah dimengerti Kesesuaian gambar dengan materi Meningkatkan motivasi dalam proses pembelajaran. Teks dapat terbaca dengan baik Ukuran teks dan jenis huruf dapat terbaca 90 Skor Ratarata...

12 8 Berdasarkan penilaian validator pada aspek respon guru diperoleh data syarat didaktik 0 dengan skor rata-rata.,syarat konstruksi 22 dengan rata-rata., dan syarat teknis 18 dengan rata-rata. dan skor keseluruhan dari keseluruhan aspek 90 rata-rata adalah 90 penilaian menunjukkan kategori baik. 2. Respon siswa Respon siswa didapatkan dari angket yang dibagikan oleh peneliti kepada siswa setelah mereka melakukan pembelajaran menggunakan LKS pembelajaran. Pertanyaan dalam angket respon siswa tersebut terdiri dari 18 poin pernyataan dan 3 aspek, hasil dari respon siswa dapat dilihat pada tabel 16 berikut ini. Tabel 16 Hasil validasi respon siswa No Aspek yang di nilai Indikator Skor Skor ratarata Kesesuaian antara indikator pencapaian kompetensi dengan Kompetensi Dasar Kesesuaian uraian materi dengan SK dan KD Kejelasan informasi pada ilustrasi gambar di 3 dalam LKS Kesesuaian soal evaluasi dengan materi Kesesuaian dengan model Inkuiri Terbimbing 1. Syarat Orientasi bisa membangkitkan minat siswa didaktik untuk belajar 3.90 Perumusan masalah dapat dipahami siswa Siswa memberi jawaban sementara (hipotesis) Langkah pengumpulan data mudah dipahami Pengujian hipotesis mudah dipahami Langkah penarikan kesimpulan mudah dipahami bahasa sesuai dengan kemampuan siswa 2. Menggunakan struktur kalimat yang jelas dan Syarat sederhana konstruksi Penjelasan yang ditulis mudah dipahami.7 Kesesuaian gambar/ilustrasi dengan materi Kesesuaian tulisan (ukuran huruf, jenis huruf) Kesesuaian gambar (kesesuaian gambar, 3. Syarat teknis ketajaman gambar, ukuran gambar).33 Kesesuaian penampilan (Penampilan menarik untuk siswa) Total Skor 7

13 9 Berdasarkan penilaian tersebut diperoleh rata-rata respon siswa syarat didaktik 3 dengan skor rata-rata 3.90, respon siswa syarat kontruksi 19 dengan rata-rata.7 dan respon siswa syarat teknis 13 dengan skor rata-rata.33 dan jumlah skor keseluruhan dari semua aspek adalah 7 dengan skor rata-rata 7 penilaian menunjukkan kategori baik..2 Pembahasan.2.1 Kevalidan Pembuatan LKS Pembelajaran Penelitian ini mengembangkan Lembar Kerja Siswa pada mata pelajaran IPA pada topik sifat-sifat cahaya. Proses pembuatan dilaksanakan sesuai dengan alur model ADDIE yang terdiri dari tahapan. Produk pengembangan tersebut setelah disetujui oleh validator selanjutnya diujicobakan setelah memperoleh hasil akhir. Lembar Kerja siswa dapat membantu siswa dalam mempelajari materi sifatsifat cahaya karena di dalam Lembar kerja siswa ini berisi bukan hanya materi saja melainkan dalam LKS ini terdapat lembar yang mengajak siswa untuk melakukan praktek sehingga siswa dapat mencoba apa yang ada dalam LKS ini maka dari itu pemahaman siswa akan lebih gampang dalam memahami materi sifat-sifat cahaya ini. Siswa akan lebih gampang mempelajari dengan cara melakukan praktek langsung daripada dengan mempelajari materinya saja. Lembar Kerja Siswa yang baik adalah LKS yang digunakan sebagai media ajar yang digunakan oleh guru, ditulis dengan menggunakan bahasa yang baik dan mudah dimengerti, disajikan secara menarik. Lembar Kerja Siswa juga dapat mengaktifkan siswa dalam proses pembelajaran dan. Revisi pada LKS pembelajaran meliputi aspek materi dan serta aspek media, revisi aspek media yaitu : beberapa teks masih salah ketik, sampul depan-belakang masih kaku, memperhatikan dalam pengambilan gambar. sehingga dapat disimpulkan bahwa rata-rata keseluruhan indikator media adalah 29 dengan kategori baik. Revisi LKS terkait dengan aspek materi. Pada revisi ini dimulai dengan masih banyak dalam kesalahan ketik kemudian dirubah sesuai dengan saran perbaikan yang diberikan pakar materi. Dalam hal ini peneliti juga mengubah dan melengkapi dalam kesalahan ketik dalam LKS tersebut. Sehingga dapat

14 0 disimpulkan bahwa rata-rata keseluruhan indikator materi adalah 8 dengan kategori baik..3 Pembahasan.3.1 Kevalidan Pembuatan LKS Pembelajaran Penelitian ini mengembangkan Lembar Kerja Siswa pada mata pelajaran IPA pada topik sifat-sifat cahaya. Proses pembuatan dilaksanakan sesuai dengan alur model ADDIE yang terdiri dari tahapan. Produk pengembangan tersebut setelah disetujui oleh validator selanjutnya diujicobakan setelah memperoleh hasil akhir. Lembar Kerja siswa dapat membantu siswa dalam mempelajari materi sifatsifat cahaya karena di dalam Lembar kerja siswa ini berisi bukan hanya materi saja melainkan dalam LKS ini terdapat lembar yang mengajak siswa untuk melakukan praktek sehingga siswa dapat mencoba apa yang ada dalam LKS ini maka dari itu pemahaman siswa akan lebih gampang dalam memahami materi sifat-sifat cahaya ini. Siswa akan lebih gampang mempelajari dengan cara melakukan praktek langsung daripada dengan mempelajari materinya saja. Lembar Kerja Siswa yang baik adalah LKS yang digunakan sebagai media ajar yang digunakan oleh guru, ditulis dengan menggunakan bahasa yang baik dan mudah dimengerti, disajikan secara menarik. Lembar Kerja Siswa juga dapat mengaktifkan siswa dalam proses pembelajaran dan. Revisi pada LKS pembelajaran meliputi aspek materi dan serta aspek media, revisi aspek media yaitu : beberapa teks masih salah ketik, sampul depan-belakang masih kaku, memperhatikan dalam pengambilan gambar. sehingga dapat disimpulkan bahwa rata-rata keseluruhan indikator media adalah 29 dengan kategori baik. Revisi LKS terkait dengan aspek materi. Pada revisi ini dimulai dengan masih banyak dalam kesalahan ketik kemudian dirubah sesuai dengan saran perbaikan yang diberikan pakar materi. Dalam hal ini peneliti juga mengubah dan melengkapi dalam kesalahan ketik dalam LKS tersebut. Sehingga dapat disimpulkan bahwa rata-rata keseluruhan indikator materi adalah 8 dengan kategori baik.

15 1.3.2 Keefektifan Pembuatan Lembar Kerja Siswa Keefektifan analisis data Keefektifan pembuatan Lembar Kerja Siswa juga berdasarkan hasil yang didapatkan berdasarkan angket respon guru dan angket respon siswa terhadap Lembar Kerja Siswa yang telah diimplementasikan. Berikut akan dijelaskan secara rinci hasil angket respon guru dan respon siswa. 1. Hasil Angket Respon Guru terhadap Media Pembelajaran Berdasarkan hasil perhitungan angket respon guru diperoleh skor rata-rata 86 dari keseluruhan dua puluh penilaian. Hasil perhitungan berada pada kategori baik.skor ini menunjukkan bahwa guru setuju jika pembelajaran menggunakan Lembar Kerja Siswa yang telah dikembangkan. 2. Hasil Angket Respon Siswa terhadap Media Pembelajaran Berdasarkan angket yang telah diisi siswa diketahui bahwa rata-rata keseluruhan skor adalah 7 dari keseluruhan delapan belas. Hasil perhitungan berada pada kategori baik. Hal ini menunjukkan bahwa siswa sangat setuju belajar menggunakan media komik pembelajaran yang telah dikembangkan.. Temuan Penelitian Berdasarkan observasi penelitian penggunaan lembar kerja Siswa berbasis model inkuiri terbimbing topik sifat-sifat untuk kelas V, yang telah dilakukan peneliti mendapatkan beberapa hal yang dapat dijadikan temuan penelitian anatara lain : 1. Lembar Kerja Siswa, ternyata siswa sangat menyukai dengan pembelajaran yang ada didalam LKS yang telah dikembangkan karena lebih menarik untuk dipelajari. 2. Respon siswa terhadap pelajaran IPA menjadi berubah, dengan menggunakan LKS ini siswa menjadi mudah memahami pelajaran IPA, karena dalam kegiatan yang ada di dalam LKS sangat memudahkan siswa dalam memahami materi dan dalam LKS ini tidak hanya berisi tentang materi saja melainkan ada prakteknya juga yang bisa dipraktekkan oleh siswa.

16 2 3. Siswa akan menjadi lebih aktif dan tidak bosan dengan pembelajaran IPA menggunakan LKS ini.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Bab ini membahas tentang hasil penelitian dan pembahasan. Hasil penelitian ini meliputi: bagaimana cara mengembangkan multimedia interaktif, kevalidan multimedia

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Bab ini akan membahas tentang hasil penelitian dan pembahasan. Hasil penelitian yang terdiri atas bagaimana cara mengembangkan komik discovery learning dengan model

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Bab ini akan membahas tentang hasil penelitian dan pembahasan. Hasil penelitian membahas bagaimana cara mengembangkan media papan kartun bilangan dengan model sistem

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN Bab ini akan membahas tentang jenis penelitian yang digunakan, subyek penelitian, desain pengembangan, sumber data, teknik dan instrument pengumpulan data, serta analisis data.

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. pengembangan. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods)

BAB III METODE PENELITIAN. pengembangan. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods) BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan embedded

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Produk yang dikembangkan adalah perangkat pembelajaran berupa LKS berbasis

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Produk yang dikembangkan adalah perangkat pembelajaran berupa LKS berbasis BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Jenis penelitian yang dilakukan merupakan jenis penelitian pengembangan. Produk yang dikembangkan adalah perangkat pembelajaran berupa LKS berbasis

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. dikembangkan dalam penelitian ini adalah perangkat pembelajaran yang terdiri

BAB III METODE PENELITIAN. dikembangkan dalam penelitian ini adalah perangkat pembelajaran yang terdiri BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitain Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian pengembangan, yaitu penelitian yang digunakan untuk mengembangkan suatu produk. Produk yang dikembangkan

Lebih terperinci

BAB V SIMPULAN DAN SARAN. dikembangkan, dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Pengembangan modul himpunan dengan pendekatan Pendidikan

BAB V SIMPULAN DAN SARAN. dikembangkan, dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Pengembangan modul himpunan dengan pendekatan Pendidikan 134 BAB V SIMPULAN DAN SARAN A. Simpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan terhadap modul yang dikembangkan, dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Pengembangan modul himpunan dengan pendekatan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENGEMBANGAN DAN PEMBAHASAN. Hasil dari penelitian pengembangan ini berupa (1) sebuah LKS berbasis

BAB IV HASIL PENGEMBANGAN DAN PEMBAHASAN. Hasil dari penelitian pengembangan ini berupa (1) sebuah LKS berbasis Dicetak pada tanggal 2018-0-29 Id Doc: 589c95819dce119ed2 BAB IV HASIL PENGEMBANGAN DAN PEMBAHASAN.1 Penyajian Hasil Uji Coba Hasil dari penelitian pengembangan ini berupa (1) sebuah LKS berbasis pendekatan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. LKS (Lembar Kerja Siswa) berbasis etnomatematika pada kompetensi segitiga.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. LKS (Lembar Kerja Siswa) berbasis etnomatematika pada kompetensi segitiga. BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil penelitian Produk yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah bahan ajar berupa LKS (Lembar Kerja Siswa) berbasis etnomatematika pada kompetensi segitiga.

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. yang telah dilakukan, diperoleh hasil penelitian dan pembahasan masing-masing

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. yang telah dilakukan, diperoleh hasil penelitian dan pembahasan masing-masing BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Berdasarkan penelitian mengenai pengembangan perangkat pembelajaran kalkulus kelas XI semester genap dengan pendekatan saintifik Kurikulum 2013

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Pada penelitian ini dihasilkan perangkat pembelajaran ditinjau dari kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan, berikut penjabarannya berdasarkan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Lembar Kerja Siswa (LKS) materi matriks dengan pendekatan PMR untuk siswa

BAB III METODE PENELITIAN. Lembar Kerja Siswa (LKS) materi matriks dengan pendekatan PMR untuk siswa BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah Penelitian Pengembangan untuk menghasilkan Lembar Kerja Siswa (LKS) materi matriks dengan pendekatan PMR untuk siswa kelas X SMK.

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. atau dalam bahasa Inggris disebut Research and Development (R&D).

BAB III METODE PENELITIAN. atau dalam bahasa Inggris disebut Research and Development (R&D). BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang akan dilakukan yaitu penelitian dan pengembangan atau dalam bahasa Inggris disebut Research and Development (R&D). Menurut Sugiyono (2010:297)

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. dihasilkan berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Lembar Kegiatan

BAB III METODE PENELITIAN. dihasilkan berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Lembar Kegiatan BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Produk yang dihasilkan berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) berbasis

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. penelitian untuk mengembangkan suatu produk. Adapun produk yang

BAB III METODE PENELITIAN. penelitian untuk mengembangkan suatu produk. Adapun produk yang BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yaitu suatu proses penelitian untuk mengembangkan suatu produk. Adapun produk yang dikembangkan dalam penelitian

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. terdiri dari lima tahap yaitu Analysis (Analisis), Design (Perancangan),

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. terdiri dari lima tahap yaitu Analysis (Analisis), Design (Perancangan), BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Pengembangan perangkat pembelajaran matematika materi Bangun Ruang Sisi Lengkung dengan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia telah

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN. model pengembangan model ADDIE (Analyze, Design, Development,

BAB III METODE PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN. model pengembangan model ADDIE (Analyze, Design, Development, BAB III METODE PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN 3.1 Model Penelitian dan Pengembangan Model penelitian dan pengembangan yang digunakan oleh peneliti adalah model pengembangan model ADDIE (Analyze, Design, Development,

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Realistik (PMR) bagi siswa SMP kelas VIII sesuai Kurikulum 2013.

BAB III METODE PENELITIAN. Realistik (PMR) bagi siswa SMP kelas VIII sesuai Kurikulum 2013. BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Produk yang dihasilkan dari penelitian ini berupa Lembar Kegiatan Siswa (LKS) materi perbandingan dengan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. dihasilkan berupa software pembelajaran matematika melalui media Macromedia Flash

BAB III METODE PENELITIAN. dihasilkan berupa software pembelajaran matematika melalui media Macromedia Flash BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitan Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan yang berorientasi pada pengembangan dan mengimplementasikan produk yang dihasilkan. Produk yang dihasilkan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. trigonometri. Tahap-tahap yang digunakan dalam pengembangan ini adalah

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. trigonometri. Tahap-tahap yang digunakan dalam pengembangan ini adalah A. Hasil Penelitian BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Jenis penelitian yang dilakukan merupakan jenis penelitian pengembangan. Produk yang dikembangkan adalah perangkat pembelajaran berupa RPP dan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan atau Research and

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan atau Research and BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D). Produk yang akan dikembangkan dalam penelitian ini adalah perangkat

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENGEMBANGAN DAN PEMBAHASAN. Hasil dari penelitian ini berupa (1) sebuah LKS berbasis creative problem

BAB IV HASIL PENGEMBANGAN DAN PEMBAHASAN. Hasil dari penelitian ini berupa (1) sebuah LKS berbasis creative problem BAB IV HASIL PENGEMBANGAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Hasil Pengembangan Hasil dari penelitian ini berupa (1) sebuah LKS berbasis creative problem solving pada materi barisan dan deret tak hingga, (2)

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS MODEL INKUIRI TERBIMBING TOPIK SIFAT-SIFAT CAHAYA UNTUK KELAS V SEKOLAH DASAR

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS MODEL INKUIRI TERBIMBING TOPIK SIFAT-SIFAT CAHAYA UNTUK KELAS V SEKOLAH DASAR PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS MODEL INKUIRI TERBIMBING TOPIK SIFAT-SIFAT CAHAYA UNTUK KELAS V SEKOLAH DASAR SKRIPSI Untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan pada Universitas Kristen Satya Wacana

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. dengan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) pada

BAB III METODE PENELITIAN. dengan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) pada BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan suatu produk berupa perangkat pembelajaran. Perangkat

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. menghasilkan suatu produk baru melalui proses pengembangan dan validasi.

BAB III METODE PENELITIAN. menghasilkan suatu produk baru melalui proses pengembangan dan validasi. BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian pengembangan (Research and Development) ini bertujuan menghasilkan suatu produk baru melalui proses pengembangan dan validasi. Produk yang dikembangkan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. pendekatan project based learning. Bahan ajar yang dikembangkan berupa RPP

BAB III METODE PENELITIAN. pendekatan project based learning. Bahan ajar yang dikembangkan berupa RPP BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan, yaitu suatu penelitian yang bertujuan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji kualitas produk tersebut.

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. A. Hasil Penelitian Prosedur pengembangan LKS materi Bangun Ruang Sisi Datar yang

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. A. Hasil Penelitian Prosedur pengembangan LKS materi Bangun Ruang Sisi Datar yang BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Prosedur pengembangan LKS materi Bangun Ruang Sisi Datar yang menggunakan pendekatan kontekstual dan berorientasi pada kemampuan berpikir kritis

Lebih terperinci

Adapun poin-poin atas saran dari validator ahli desain tersebut adalah sebagai

Adapun poin-poin atas saran dari validator ahli desain tersebut adalah sebagai berikut : Adapun poin-poin atas saran dari validator ahli desain tersebut adalah sebagai a. Pada gambar 4.12 saran dari validator adalah perlu direvisi pada covernya yaitu dengan menambahkan intansi pendidikan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. bagian tersebut akan diuraikan sebagai berikut.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. bagian tersebut akan diuraikan sebagai berikut. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian A.1 Hasil Uji Validitas Validitas LKS ini dilakukan pada tiga bagian, yakni validitas materi, validitas konstruksi dan validitas bahasa. Adapun hasil validasi

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development (R & D). Menurut Sugiyono (2007: 407), penelitian

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN HANDOUT PEMBELAJARAN TEMATIK UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR KELAS III

PENGEMBANGAN HANDOUT PEMBELAJARAN TEMATIK UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR KELAS III Pengembangan Handout Pembelajaran Tematik untuk Siswa SD (Retno Ningtyas,dkk) PENGEMBANGAN HANDOUT PEMBELAJARAN TEMATIK UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR KELAS III Retno Ningtyas dan Tri Nova Hasti Yunianta Program

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development).

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development). BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitain Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development). Penelitian pengembangan (Research and Development) adalah suatu jenis penelitian

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Media pembelajaran berbasis android dengan program Construct 2 pada

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Media pembelajaran berbasis android dengan program Construct 2 pada BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Media pembelajaran berbasis android dengan program Construct 2 pada materi bangun ruang sisi datar untuk siswa SMP kelas 8 dikembangkan dengan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. untuk meningkatkan prestasi belajar matematika siswa SMP kelas VIII ini

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. untuk meningkatkan prestasi belajar matematika siswa SMP kelas VIII ini BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Pengembangan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan lembar kegiatan siswa (LKS) berbasis pendekatan saintifik pada materi lingkaran untuk

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development). Menurut Endang Mulyatiningsih (2012: 145) produk penelitian

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. mengembangkan perangkat pembelajaran matematika berupa RPP dan LKS pada

BAB III METODE PENELITIAN. mengembangkan perangkat pembelajaran matematika berupa RPP dan LKS pada A. Jenis Penelitian BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran matematika berupa RPP dan LKS

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. model probing prompting pada materi segitiga dan segi empat untuk SMP kelas

BAB III METODE PENELITIAN. model probing prompting pada materi segitiga dan segi empat untuk SMP kelas BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran dengan pendekatan kontekstual dan model probing prompting

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) DENGAN KONSEP TEMATIK TERINTEGRASI DAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK SISWA KELAS 3 SEKOLAH DASAR SKRIPSI

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) DENGAN KONSEP TEMATIK TERINTEGRASI DAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK SISWA KELAS 3 SEKOLAH DASAR SKRIPSI PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) DENGAN KONSEP TEMATIK TERINTEGRASI DAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK SISWA KELAS 3 SEKOLAH DASAR SKRIPSI untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan pada Universitas Kristen

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN MODUL IPA BERBASIS EKSPERIMEN MATERI PERISTIWA ALAM DI INDONESIA UNTUK SISWA KELAS V SD ARTIKEL

PENGEMBANGAN MODUL IPA BERBASIS EKSPERIMEN MATERI PERISTIWA ALAM DI INDONESIA UNTUK SISWA KELAS V SD ARTIKEL PENGEMBANGAN MODUL IPA BERBASIS EKSPERIMEN MATERI PERISTIWA ALAM DI INDONESIA UNTUK SISWA KELAS V SD ARTIKEL untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan pada Universitas Kristen Satya Wacana oleh Puput Ambaryuni

Lebih terperinci

BAB IV. pengembangan ADDIE dengan langkah-langkah, (1) Analysis, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation, dan (5) Evaluation.

BAB IV. pengembangan ADDIE dengan langkah-langkah, (1) Analysis, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation, dan (5) Evaluation. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Pembahasan Dalam mendesain LKS ini, peneliti menggunakan model pengembangan ADDIE dengan langkah-langkah, (1) Analysis, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation,

Lebih terperinci

III. METODOLOGI PENELITIAN. (LKS) stoikiometri berbasis keterampian proses sains. Oleh karena itu, metode

III. METODOLOGI PENELITIAN. (LKS) stoikiometri berbasis keterampian proses sains. Oleh karena itu, metode III. METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah produk yaitu lembar kerja siswa (LKS) stoikiometri berbasis keterampian proses sains. Oleh karena itu,

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian dan pengembangan. Produk yang dikembangkan berupa perangkat pembelajaran berupa Rancangan Pelaksanaan

Lebih terperinci

SKRIPSI. Disusun untuk memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan pada Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. Oleh Pahala Alalam Kayana

SKRIPSI. Disusun untuk memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan pada Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. Oleh Pahala Alalam Kayana PENGARUH METODE DEMONSTRASI BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL (CD INTERAKTIF) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD N CABAK KECAMATAN JIKEN KABUPATEN BLORA SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2011/2012 SKRIPSI

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN PENGEMBANGAN. penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D).

BAB III METODE PENELITIAN PENGEMBANGAN. penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). BAB III METODE PENELITIAN PENGEMBANGAN A. Metode Penelitian Pengembangan Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Metode

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Aplikasi game flash matematika pada materi sistem koordinat yang dikembangkan pada penelitian ini telah diterapkan sebagai suplemen belajar bagi siswa kelas 8 B SMP

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan menggunakan metode pengembangan model ADDIE (Assume, Design, Development,

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan yang menghasilkan produk. Produk pengembangan berupa RPP dan LKS dengan pendekatan saintifik berbasis problem

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian. siswa (LKS) berbasis problem based learning (PBL) pada kompetensi statistika

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian. siswa (LKS) berbasis problem based learning (PBL) pada kompetensi statistika BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Pengembangan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan lembar kegiatan siswa (LKS) berbasis problem based learning (PBL) pada kompetensi statistika

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan yang berorientasi

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan yang berorientasi BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan yang berorientasi pada pengembangan produk. Produk yang dikembangkan merupakan produk efektif yang dapat

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS INKUIRI POKOK BAHASAN ENERGI DAN PERUBAHANNYA

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS INKUIRI POKOK BAHASAN ENERGI DAN PERUBAHANNYA PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA () BERBASIS INKUIRI POKOK BAHASAN ENERGI DAN PERUBAHANNYA Yanuar Sinatra Dosen Jurusan Teknik Elektro Sekolah Tinggi Teknik Malang Email: [email protected] Abstrak: Penelitian

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS Inquiry dan Local material MATERI POKOK SISTEM KOORDINASI KELAS XI IPA 2 MA NEGERI PRAMBON NGANJUK

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS Inquiry dan Local material MATERI POKOK SISTEM KOORDINASI KELAS XI IPA 2 MA NEGERI PRAMBON NGANJUK PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS Inquiry dan Local material MATERI POKOK SISTEM KOORDINASI KELAS XI IPA 2 MA NEGERI PRAMBON NGANJUK SKRIPSI Diajukan Untuk Penulisan Skripsi Guna Memenuhi

Lebih terperinci

Retno Ningtyas, Tri Nova Hasti Yunianta, Wahyudi. Abstrak

Retno Ningtyas, Tri Nova Hasti Yunianta, Wahyudi. Abstrak HANDOUT PEMBELAJARAN TEMATIK UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR KELAS III Retno Ningtyas, Tri Nova Hasti Yunianta, Wahyudi Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Jenis penelitian yang dilakukan adalah Research and Development (R&D)

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Jenis penelitian yang dilakukan adalah Research and Development (R&D) BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Pengembangan Jenis penelitian yang dilakukan adalah Research and Development (R&D) dengan produk yang dikembangkan berupa perangkat pembelajaran berbasis

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. kurikulum, dan analisis siswa.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. kurikulum, dan analisis siswa. BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini adalah model pengembagan ADDIE dengan tahapan Analysis (Analisis), Design (Perancangan),

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENGEMBANGAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENGEMBANGAN DAN PEMBAHASAN 1 BAB IV HASIL PENGEMBANGAN DAN PEMBAHASAN A. Penyajian Hasil Penelitian dan Pengembangan 1. Penelitian dan Pengumpulan Data Awal Tahap pertama dalam prosedur penelitian dan pengembangan adalah melakukan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. open-ended pada materi Bangun Datar Segiempat kelas VII Sekolah Menengah

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. open-ended pada materi Bangun Datar Segiempat kelas VII Sekolah Menengah BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian pengembangan dengan produk yang dihasilkan berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Berdasarkan rumusan masalah yang telah dikemukakan, penelitian ini

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Berdasarkan rumusan masalah yang telah dikemukakan, penelitian ini BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian Berdasarkan rumusan masalah yang telah dikemukakan, penelitian ini tergolong penelitian pengembangan modul pembelajaran pada pokok bahasan segi empat untuk

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN PROYEK MATERI ALAT-ALAT OPTIK UNTUK KELAS X SMA

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN PROYEK MATERI ALAT-ALAT OPTIK UNTUK KELAS X SMA PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN PROYEK MATERI ALAT-ALAT OPTIK UNTUK KELAS X SMA Oktarinah 1), Ketang Wiyono 2), Zulherman 2) 1 Alumni Pendidikan FisikaUniversitas Sriwijaya 2 Dosen

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D). Penelitian dan pengembangan menurut Sugiyono (2013: 297) merupakan penelitian

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN. langkah pengembangan yaitu menganalisis kurikulum. digambarkan dalam bentuk bagan sebagai berikut.

BAB III METODE PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN. langkah pengembangan yaitu menganalisis kurikulum. digambarkan dalam bentuk bagan sebagai berikut. BAB III METODE PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN A. Model Penelitian dan Pengembangan Model penelitian pengembangan yang dipilih untuk pengembangan LKS yaitu model penelitian 4-D yang dikemukakan oleh Thiagarajan,

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Pengembangan dengan model ADDIE (Analysis, Design, Develop, Implement,

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Pengembangan dengan model ADDIE (Analysis, Design, Develop, Implement, BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Jenis penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah Penelitian Pengembangan dengan model ADDIE (Analysis, Design, Develop, Implement, Evaluation).

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN Pada bab III ini, akan dipaparkan beberapa subjudul yang meliputi jenis dan model penelitian, prosedur pengembangan, prosedur uji coba produk, dan jadwal penelitian. Sesuai dengan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENGEMBANGAN. ADDIE (Analysis-Design-Development-Implementation-Evaluation). Model

BAB III METODE PENGEMBANGAN. ADDIE (Analysis-Design-Development-Implementation-Evaluation). Model 3.1 Model Pengembangan BAB III METODE PENGEMBANGAN Model pengembangan yang akan peneliti gunakan adalah model ADDIE (Analysis-Design-Development-Implementation-Evaluation). Model ini dikembangkan oleh

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. tahapan yaitu Analysis (Analisis), Design (Perancangan), Development

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. tahapan yaitu Analysis (Analisis), Design (Perancangan), Development BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Pengembangan perangkat pembelajaran matematika realistik pada materi aritmatika sosial untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa

Lebih terperinci

Validitas Perangkat Pembelajaran Matematika Berbasis Penemuan Terbimbing

Validitas Perangkat Pembelajaran Matematika Berbasis Penemuan Terbimbing Suska Journal of Mathematics Education (p-issn: 2477-4758 e-issn: 2540-9670) Vol. 3, No. 1, 2017, Hal. 15 26 Validitas Perangkat Pembelajaran Matematika Berbasis Penemuan Terbimbing Rena Revita Program

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. pengembangan atau Research and Development (R&D). Menurut. dengan pendekatan problem solving pada materi himpunan untuk

BAB III METODE PENELITIAN. pengembangan atau Research and Development (R&D). Menurut. dengan pendekatan problem solving pada materi himpunan untuk BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D). Menurut Sugiyono (2015: 407), metode penelitian pengembangan

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN 21 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Penelitian & Pengembangan (Research and Development) ini terdiri dari tiga tahap, di mana langkah-langkah penelitian mengacu pada model pengembangan

Lebih terperinci

Pengembangan modul IPA fisika berbasis inkuiri terbimbing untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa

Pengembangan modul IPA fisika berbasis inkuiri terbimbing untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN FISIKA III 2017 "Etnosains dan Peranannya Dalam Menguatkan Karakter Bangsa" Program Studi Pendidikan Fisika, FKIP, UNIVERISTAS PGRI Madiun Madiun, 15 Juli 2017 94 Makalah Pendamping

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAN. yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Berikut

BAB IV PEMBAHASAN. yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Berikut BAB IV PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Sesuai dengan model pengembangan ADDIE, prosedur yang dilakukan dalam penelitian pengembangan multimedia interaktif ini meliputi lima tahap, yaitu analysis, design,

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis, Subjek, dan Tempat Penelitian Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D), penelitian pengembangan adalah metode penelitian

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENGEMBANGAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENGEMBANGAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENGEMBANGAN DAN PEMBAHASAN A. Penyajian dan Analisis Data Hasil Penelitian 1. Penelitian dan Pengumpulan Data Penelitian dan pengumpulan data merupakan tahap awal dalam pengembangan media

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN LKS MATEMATIKA MENGGUNAKAN STRATEGI PEMECAHAN MASALAH POLYA MATERI KELILING DAN LUAS LINGKARAN KELAS VIII SEMESTER II SMP

PENGEMBANGAN LKS MATEMATIKA MENGGUNAKAN STRATEGI PEMECAHAN MASALAH POLYA MATERI KELILING DAN LUAS LINGKARAN KELAS VIII SEMESTER II SMP PENGEMBANGAN LKS MATEMATIKA MENGGUNAKAN STRATEGI PEMECAHAN MASALAH POLYA MATERI KELILING DAN LUAS LINGKARAN KELAS VIII SEMESTER II SMP Nurneyla Hadrotul Ula *, Cholis Sa dijah ** Universitas Negeri Malang

Lebih terperinci

Pengembangan Media Komik Matematika Berbasis Pendekatan Scientific pada Materi Bilangan Bulat

Pengembangan Media Komik Matematika Berbasis Pendekatan Scientific pada Materi Bilangan Bulat Pengembangan Media Komik Matematika Berbasis Pendekatan Scientific pada Materi Bilangan Bulat Dian Fitriani *, Edrizon, Yusri Wahyuni, Rita Desfitri Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENGEMBANGAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENGEMBANGAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENGEMBANGAN DAN PEMBAHASAN A. Penyajian Data Hasil Penelitian 1. Penelitian dan Pengumpulan Data Tahap awal dalam pengembangan media pembelajaran yaitu penelitian dan pengumpulan data. Penelitian

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. datar untuk siswa SMP kelas VIII Semester 2. Game edukasi ini dibuat

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. datar untuk siswa SMP kelas VIII Semester 2. Game edukasi ini dibuat A. Hasil Penelitian BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 1. Pengembangan Game Edukasi Penelitian ini menghasilkan game edukasi matematika dengan pendekatan guided discovery

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. pendidikan (educational research and development) menggunakan 4D

BAB III METODE PENELITIAN. pendidikan (educational research and development) menggunakan 4D 51 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Pengembangan bahan ajar khususnya Lembar Kegiatan Siswa (LKS) dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan pendidikan (educational

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Berdasarkan penelitian pengembangan yang telah dilakukan, diperoleh hasil

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Berdasarkan penelitian pengembangan yang telah dilakukan, diperoleh hasil A. Hasil Penelitian BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Berdasarkan penelitian pengembangan yang telah dilakukan, diperoleh hasil penelitian untuk setiap langkah sebagai berikut. 1. Analysis (Analisis)

Lebih terperinci

Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP UMSurabaya I. Pendahuluan

Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP UMSurabaya I. Pendahuluan PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) MATEMATIKA MATERI PRISMA KELAS VIII DENGAN PENDEKATAN SCIENTIFIC DI SMP DR. SOETOMO SURABAYA Artikel Penulis I : Musnidatul Millah Arief; Penulis II : Dra. Chusnal

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. materi aritmetika sosial untuk SMP kelas VII dengan model pembelajaran Group

BAB III METODE PENELITIAN. materi aritmetika sosial untuk SMP kelas VII dengan model pembelajaran Group BAB III METODE PENELITIAN A. Prosedur Pengembangan Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran matematika berupa RPP dan LKS pada materi aritmetika

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Berdasarkan model pengembangan ADDIE yaitu tahap analysis (analisis),

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Berdasarkan model pengembangan ADDIE yaitu tahap analysis (analisis), BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Berdasarkan model pengembangan ADDIE yaitu tahap analysis (analisis), design (perancangan), development (pengembangan), implementation (implementasi),

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENGEMBANGAN DAN PEMBAHASAN. Hasil dari penelitian ini berupa: (1) enam buah LKS mind map berbasis

BAB IV HASIL PENGEMBANGAN DAN PEMBAHASAN. Hasil dari penelitian ini berupa: (1) enam buah LKS mind map berbasis BAB IV HASIL PENGEMBANGAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Pengembangan Hasil dari penelitian ini berupa: (1) enam buah LKS mind map berbasis scientific pada materi bangun ruang sisi datar beraturan; (2) pengujian

Lebih terperinci

III. METODOLOGI PENELITIAN. dan pengembangan. Menurut Sugiyono (2010), metode penelitian dan pengembangan

III. METODOLOGI PENELITIAN. dan pengembangan. Menurut Sugiyono (2010), metode penelitian dan pengembangan 24 III. METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan. Menurut Sugiyono (2010), metode penelitian dan pengembangan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Tempat penelitian ini dilaksanakan di kelas VIII C SLB Negeri Surakarta semester genap tahun ajaran 2012/2013. Alasan memilih

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Berdasarkan Van den Akker (1999:3-5) tujuan penelitian pengembangan bisa

BAB III METODE PENELITIAN. Berdasarkan Van den Akker (1999:3-5) tujuan penelitian pengembangan bisa BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan. Berdasarkan Van den Akker (1999:3-5) tujuan penelitian pengembangan bisa dilihat dari berbagai

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan R & D (Research and

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan R & D (Research and BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan R & D (Research and Develepment). Penelitian R & D (Research and Develepment) adalah suatu proses atau

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Segitiga dan Segiempat untuk siswa SMP sekaligus mengetahui. kevalidan, keefektifan, dan kepraktisannya.

BAB III METODE PENELITIAN. Segitiga dan Segiempat untuk siswa SMP sekaligus mengetahui. kevalidan, keefektifan, dan kepraktisannya. BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran berupa RPP dan LKS matematika dengan menggunakan

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji kelayakan produk tersebut. Produk yang

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. yang mengacu learning trajectory dan berorientasi pada kemampuan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. yang mengacu learning trajectory dan berorientasi pada kemampuan BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Hasil Pengembangan Produk Pengembangan perangkat pembelajaran berbasis pemecahan masalah yang mengacu learning trajectory dan berorientasi

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. dalam bahasa Inggris disebut Research and Development (R&D). Menurut Wina

BAB III METODE PENELITIAN. dalam bahasa Inggris disebut Research and Development (R&D). Menurut Wina BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang akan dilakukan yaitu penelitian dan pengembangan atau dalam bahasa Inggris disebut Research and Development (R&D). Menurut Wina Sanjaya

Lebih terperinci

III. METODOLOGI PENELITIAN. dan pengembangan (Research and Development). Menurut Sugiyono (2013)

III. METODOLOGI PENELITIAN. dan pengembangan (Research and Development). Menurut Sugiyono (2013) 32 III. METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan (Research and Development). Menurut Sugiyono (2013) metode

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam pengembangan perangkat pembelajaran berupa RPP dan LKS dengan pendekatan scientific berbasis problem based learning

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Sugiyono (2010: 297) menyatakan bahwa R&D adalah penelitian yang

BAB III METODE PENELITIAN. Sugiyono (2010: 297) menyatakan bahwa R&D adalah penelitian yang BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitan ini merupakan desain Research and Development (R&D). Sugiyono (2010: 297) menyatakan bahwa R&D adalah penelitian yang digunakan untuk menghasilkan

Lebih terperinci

III. METODOLOGI PENELITIAN. LKS ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (research

III. METODOLOGI PENELITIAN. LKS ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (research 33 III. METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan LKS berbasis representasi kimia yang meliputi representasi makroskopik, submikroskopik dan simbolik. Pengembangan

Lebih terperinci

III. METODE PENGEMBANGAN. Metode penelitian yang digunakan yaitu research and development atau

III. METODE PENGEMBANGAN. Metode penelitian yang digunakan yaitu research and development atau III. METODE PENGEMBANGAN A. Model Pengembangan Metode penelitian yang digunakan yaitu research and development atau penelitian pengembangan. Desain (model) pengembangan yang digunakan mengacu pada research

Lebih terperinci