BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI KEPRI
|
|
|
- Deddy Sudjarwadi
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI KEPRI No. xxx/05/21/th. V, 10 Mei 2010 KEADAAN KETENAGAKERJAAN DI PROVINSI KEPULAUAN RIAU SAMPAI DENGAN FEBRUARI 2010 TINGKAT PENGANGGURAN KEPRI TERENDAH DALAM EMPAT TAHUN TERAKHIR Jumlah angkatan kerja pada bulan Februari 2010 mencapai orang, meningkat sebanyak orang (3,22 persen) dibandingkan dengan keadaan Agustus 2009, atau bertambah sebanyak orang (5,27 persen) jika dibandingkan dengan jumlah angkatan kerja pada bulan Februari Jumlah penduduk yang bekerja pada bulan Februari 2010 sebesar orang, meningkat sebanyak orang (4,24 persen) jika dibandingkan dengan keadaan pada bulan Agustus 2009; atau meningkat sebanyak orang (5,96 persen) jika dibandingkan dengan keadaan Februari Pada bulan Februari 2010, struktur penduduk yang bekerja di sektor industri meningkat lagi dari 25,2 persen pada bulan Agustus 2009 menjadi 31,9 persen. Peningkatan jumlah penduduk yang bekerja pada sektor industri mampu menekan tingkat pengangguran terbuka (TPT) dari 8,11 persen (Agustus 2009) atau 7,81 persen (Februari 2009) menjadi 7,21 persen (Februari 2010). Dengan kata lain, TPT Kepri turun 0,9 persen dalam kurun waktu 6 bulan, atau turun sebesar 0,6 persen selama kurun waktu 1 tahun. Penyerapan tenaga kerja lebih banyak terjadi pada penduduk berpendidikan menengah ke bawah. Hal ini terlihat dari meningkatnya penduduk yang bekerja pada jenjang pendidikan tersebut dengan disertai dengan penurunan TPT nya. Sejak Februari 2007, pencapaian TPT pada periode kali ini (Februari 2010) adalah yang terendah, yaitu sebesar 7,21 persen. Sebelumnya, pencapaian terendah tejadi pada periode Februari 2009, yaitu sebesar 7,81 persen. Berita Resmi Statistik No. xxx /05/21/Th V, 10 Mei
2 1. Angkatan Kerja, Penduduk yang Bekerja, dan Pengangguran Keadaan ketenagakerjaan di Provinsi Kepulauan Riau pada bulan Februari 2010 menunjukkan adanya perbaikan dengan bangkitnya kembali sektor industri yang diiringi dengan menurunnya tingkat pengangguran terbuka. Jumlah angkatan kerja pada bulan Februari 2010 mencapai orang, yang berarti terdapat penambahan angkatan kerja sebanyak orang (3,22 persen) dibandingkan keadaan bulan Agustus 2009, atau bertambah sebanyak orang (5,27 persen) jika dibandingkan keadaan bulan Februari Namun demikian, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) relatif stabil keadaannya jika dibandingkan dengan keadaan bulan Februari 2009 maupun bulan Agustus Hal ini disebabkan karena peningkatan jumlah angkatan kerja juga diikuti oleh peningkatan jumlah penduduk bukan angkatan kerja, seperti mereka yang sedang bersekolah dan mengurus rumah tangga. Tabel 1. Penduduk Usia 15 Tahun ke Atas Menurut Kegiatan Seminggu yang Lalu, Kepulauan Riau: Agustus 2008 Februari 2010 URAIAN AGT 2008 FEB 2009 AGT 2009 FEB 2010 (1) (2) (3) (4) (5) Angkatan Kerja Bekerja Pengangguran Jumlah AK Bukan Angkatan Kerja Sekolah Mengurus Ruta Lainnya Jumlah BAK Total Penduduk Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) 66,09 64,75 64,58 64,95 Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) 8,01 7,81 8,11 7,21 Setengah Pengangguran Setengah Pengangguran Terpaksa Setengah Pengangguran Sukarela Sumber : BPS, Hasil Survei Angkatan Kerja Nasional Agt. 2008, Feb. 2009, Agt. 209, dan Feb Peningkatan jumlah angkatan kerja disebabkan oleh besarnya peningkatan jumlah penduduk yang bekerja, meskipun jumlah penduduk yang menganggur menurun. Pada bulan Februari 2010, jumlah penduduk yang bekerja mengalami perubahan dari orang pada 2 Berita Resmi Statistik No.xxx/05/21/Th.V, 10 Mei 2010
3 Agustus 2009 menjadi orang pada bulan Februari 2009, atau meningkat sebanyak orang (4,24 persen). Jika dibandingkan dengan keadaan setahun yang lalu (Februari 2009), jumlah penduduk yang bekerja meningkat sebanyak orang (5,96 persen). Peningkatan jumlah penduduk yang bekerja pada periode Februari 2010 ini ternyata mengurangi jumlah pengangguran. Pada Februari 2010, jumlah pengangguran sebesar orang, yang berarti turun sebanyak orang dibanding keadaan Agustus 2009, dan turun sebanyak orang dibanding keadaan Februari Menurunnya jumlah pengangguran tersebut berakibat turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT). TPT Kepulauan Riau pada Februari 2010 menjadi 7,21 persen, yang semula sebesar 8,11 persen pada Agustus 2009, atau 7,81 persen pada Februari Angka 7,21 tersebut bisa diartikan bahwa dari 100 orang angkatan kerja, terdapat 7,21 orang (7-8 orang) yang menganggur. Dari orang yang bekerja, ternyata terdapat orang yang memiliki jam kerja kurang dari 35 jam seminggu, sehingga mereka dikategorikan sebagai setengah pengangguran. Sebanyak orang tergolong sebagai setengah pengangguran terpaksa, yaitu mereka yang bekerja di bawah jam kerja normal dan masih mencari pekerjaan atau masih mau menerima pekerjaan lainnya, sedangkan sebanyak orang termasuk setengah pengangguran sukarela, yaitu mereka yang bekerja di bawah jam kerja normal dan tidak lagi mencari pekerjaan lainnya atau tidak mau menerima pekerjaan lainnya. 2. Penduduk yang Bekerja Menurut Lapangan Pekerjaan Utama Komposisi penduduk yang bekerja menurut lapangan pekerjaan utama memperlihatkan pola yang relatif sama antar periode. Sektor industri masih tetap sebagai lapangan pekerjaan yang banyak menyerap tenaga kerja di Kepulauan Riau, yaitu sebanyak 31,9 persen. Sektor lainnya yang dominan dalam penyerapan tenaga kerja antara lain jasa kemasyarakatan, sosial, dan perorangan (20,7 persen), perdagangan, rumah makan, dan jasa akomodasi (18,8 persen), dan pertanian, perkebunan, kehutanan, dan perikanan (13,5 persen). Meskipun memiliki pola yang tetap, struktur penduduk yang bekerja pada beberapa lapangan pekerjaan mengalami perubahan. Penyerapan tenaga kerja pada sektor industri yang pada periode sebelumnya (Agustus 2009) sempat menurun secara drastis, kini sudah mulai meningkat tajam, yaitu dari 25,2 persen menjadi 31,9 persen. Meskipun belum menyamai persentase setahun yang lalu (Februari 2009), peningkatan kali ini setidaknya turut memberikan kontribusi pada penurunan tingkat pengangguran terbuka di Kepulauan Riau. Berita Resmi Statistik No. xxx /05/21/Th V, 10 Mei
4 Tabel 2. Penduduk Usia Kerja yang Bekerja Menurut Lapangan Pekerjaan Utama, Kepulauan Riau: Februari 2009 Februari 2010 LAPANGAN PEKERJAAN UTAMA FEB 2009 AGT 2009 FEB 2010 (1) (2) (3) (5) Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, dan Perikanan (13,7) (13,2) (13,5) Pertambangan dan Penggalian (1,1) (1,5) (0,7) Industri (36,3) (25,2) (31,9) Listrik, Gas, & Air Minum (0,4) (0,6) (0,5) Bangunan (7,0) (6,1) (4,6) Perdagangan, Rumah Makan, dan Jasa Akomodasi (16,1) (22,3) (18,8) Angkutan, Pergudangan, dan Komunikasi (7,3) (10,0) (6,5) Lembaga Keuangan, Real Estate, Usaha Persewaan, dan Jasa Perusahaan (2,2) (2,4) (2,8) Jasa Kemasyarakatan, Sosial dan Perorangan (15,8) (18,7) (20,7) Penduduk Usia Kerja yang Bekerja (100,0) (100,0) (100,0) Sumber : BPS, Hasil Survei Angkatan Kerja Nasional 2009 dan Februari Penduduk yang Bekerja Menurut Status Pekerjaan Beralihnya penduduk dari pengangguran menjadi bekerja atau sebaliknya, dari lapangan pekerjaan yang satu ke lapangan pekerjaan lainnya, atau dari bukan angkatan kerja menjadi angkatan kerja, mengakibatkan berubahnya struktur penduduk yang bekerja menurut status pekerjaannya. Persentase penduduk yang bekerja sebagai buruh/karyawan/pegawai tetap dominan di Kepulauan Riau. Pada periode Februari 2010 ini, terdapat peningkatan yang cukup besar pada status buruh/karyawan/pegawai, yaitu mencapai 62,4 persen, di mana sebelumnya (Agustus 2009) persentasenya sebesar 56,3 persen. Meningkatnya penyerapan tenaga kerja di sektor industri yang diikuti oleh meningkatnya persentase penduduk yang bekerja sebagai buruh/karyawan/pegawai telah memberikan indikasi bahwa sektor formal di Kepulauan Riau mulai tumbuh kembali sebagaimana kondisi sebelum krisis global melanda. 4 Berita Resmi Statistik No.xxx/05/21/Th.V, 10 Mei 2010
5 Tabel 3. Penduduk Usia Kerja yang Bekerja Menurut Status Pekerjaan Utama, Kepulauan Riau: Februari 2009 Februari 2010 STATUS PEKERJAAN UTAMA FEB 2009 AGT 2009 FEB 2010 (1) (2) (3) (4) Berusaha Sendiri (21,9) (24,4) (22,5) Berusaha Dibantu Buruh Tidak Tetap/ Buruh Tidak Dibayar (4,4) (7,1) (3,6) Berusaha Dibantu Buruh Tetap (1,8) (3,0) (2,4) Buruh/Karyawan/Pegawai (60,7) (56,3) (62,4) Pekerja Bebas di Pertanian (1,3) (1,4) (1,3) Pekerja Bebas di non Pertanian (5,0) (3,4) (2,1) Pekerja Keluarga/Pekerja Tidak Dibayar (5,0) (4,3) (5,7) Penduduk Usia Kerja yang Bekerja (100,0) (100,0) (100,0) Sumber : BPS, Hasil Survei Angkatan Kerja Nasional 2009 dan Februari Penduduk yang Bekerja Menurut Pendidikan Pada Februari 2010, terdapat kenaikan jumlah pekerja yang berpendidikan SMA dan SMK. Sebaliknya, pekerja yang berpendidikan sarjana mengalami penurunan. Penduduk bekerja yang berpendidikan SMA naik sebanyak orang dan yang berpendidikan SMK naik sebanyak orang. Adapun pekerja berpendidikan sarjana mengalami penurunan dari orang (Agustus 2009) menjadi orang (Februari 2010). Sementara itu, pekerja berpendidikan SD ke bawah masih dominan di Kepulauan Riau, yaitu mencapai 28,3 persen, diikuti oleh pekerja berpendidikan SMA (27,4 persen). Berdasarkan fakta di atas, penyerapan tenaga kerja di Kepulauan Riau sudah mulai mempertimbangkan faktor pendidikan. Hal ini terlihat persentase penduduk bekerja yang berpendidikan SLTA ke atas lebih besar daripada yang berpendidikan kurang dari SLTA (59,1 persen berbanding 40,9 persen). Berita Resmi Statistik No. xxx /05/21/Th V, 10 Mei
6 Tabel 4. Penduduk Usia Kerja yang Bekerja Menurut Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan, Kepulauan Riau: Februari 2009 Februari 2010 PENDIDIKAN TERTINGGI YANG DITAMATKAN FEB 2009 AGT 2009 FEB 2010 (1) (2) (3) (4) SD ke Bawah (28,1) (28,8) (28,3) SMP (15,1) (14,9) (12,6) SMA (30,0) (25,4) (27,4) SMK (16,0) (19,5) (20,2) Diploma I/II/III (5,7) (3,5) (6,8) Universitas (5,1) (6,2) (4,7) Penduduk Usia Kerja yang Bekerja (100,0) (100,0) (100,0) Sumber : BPS, Hasil Survei Angkatan Kerja Nasional 2009 dan Februari Tingkat Pengangguran Terbuka Menurut Pendidikan Tingkat pengangguran terbuka secara umum di Kepulauan Riau mengalami penurunan, yaitu dari 8,11 persen menjadi 7,21 persen. Bahkan pencapaian TPT kali ini lebih rendah dari setahun sebelumnya (Februari 2009) yang mencapai 7,81 persen. Berdasarkan pendidikannya, penduduk yang banyak terserap ke lapangan kerja umumnya adalah berpendidikan SD ke bawah, SMP, dan SMA. Hal ini terlihat dari TPT pada tiap jenjang tersebut yang mengalami penurunan jika dibandingkan pada periode sebelumnya (Agustus 2009). Sementara itu, TPT pada jenjang diploma dan sarjana mengalami kenaikan, di mana kenaikan terbesar terjadi pada jenjang sarjana, yaitu dari 5,06 persen menjadi 16,69 persen. 6 Berita Resmi Statistik No.xxx/05/21/Th.V, 10 Mei 2010
7 Tabel 5. Tingkat Pengangguran Terbuka Menurut Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan, Kepulauan Riau: Februari 2009 Februari 2010 PENDIDIKAN TERTINGGI YANG DITAMATKAN FEB 2009 AGT 2009 FEB 2010 (1) (2) (3) (4) SD ke Bawah 3,12 7,15 5,50 SMP 12,08 9,74 6,05 SMA 8,27 9,96 6,14 SMK 9,56 7,07 8,67 Diploma I/II/III 7,53 6,88 8,82 Universitas 11,01 5,06 16,69 TPT KEPRI 7,81 8,11 7,21 Sumber : BPS, Hasil Survei Angkatan Kerja Nasional 2009 dan Februari Perkembangan TPAK dan TPT Tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) Kepulauan Riau dari Februari 2007 hingga Februari 2010 memperlihatkan tren yang relatif konstan. Fluktuasi TPAK Kepri yang terjadi bekisar antara persen, di mana keadaan terakhir (Februari 2010) berada pada posisi 64,95 persen, sedikit meningkat jika dibandingkan dengan kondisi Agustus 2009 (64,58 persen) maupun Februari 2009 (64,75 persen). Gambar 1. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Menurut Jenis Kelamin, Kepulauan Riau: Februari Februari TPAK ,94 69,28 52,45 82,71 82,63 85,86 84,56 84,04 63,07 65,61 66,09 64,75 64,58 44,37 49,01 47,55 46,39 46,54 82,43 64,95 48, Feb Agt Feb Agt Feb Agt Feb Periode Laki-laki Perempuan Total Berita Resmi Statistik No. xxx /05/21/Th V, 10 Mei
8 Berdasarkan jenis kelamin, TPAK laki-laki selalu berada di atas TPAK perempuan. Tren yang terbentuk di antara keduanya relatif tidak berbeda. Kondisi ini terjadi kemungkinan disebabkan karena masih dominannya laki-laki sebagai kepala rumah tangga dan persepsi di masyarakat Kepri yang masih menganggap laki-laki sebagai penanggung jawab keluarga, sehingga harus mencari kerja dan bekerja. Saat ini TPAK laki-laki mencapai 82,43 persen dan TPAK perempuan mencapai 48,98 persen. Jika dilihat dari daerah tempat tinggalnya, TPAK perkotaan lebih tinggi dibandingkan dengan TPAK perdesaan. Bahkan di daerah perdesaan, tren TPAK-nya menunjukkan perkembangan yang fluktuatif, berbeda dengan tren TPAK perkotaan yang relatif stabil. Hal ini sangat wajar terjadi, mengingat daerah perkotaan dianggap sebagai pusat aktivitas yang lebih banyak menjanjikan tersedianya lapangan pekerjaan. Hingga Februari 2010, TPAK perkotaan adalah sebesar 67,33 persen dan TPAK perdesaan mencapai 55,88 persen. Gambar 2. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Menurut Daerah Tempat Tinggal, Kepulauan Riau: Februari Februari 2010 TPAK ,35 69,28 56,20 66,58 63,07 51,79 68,99 65,61 54,94 70,28 66,09 50,32 68,29 64,75 51,51 69,01 64,58 47,63 67,33 64,95 55, Feb Agt Feb Agt Feb Agt Feb Periode Perkotaan Perdesaan Total Indikator penting ketenagakerjaan lainnya adalah tingkat pengangguran terbuka (TPT). Selama periode Februari 2007 Februari 2010, TPT Kepulauan Riau menunjukkan perkembangan yang relatif menurun. Sejak Agustus 2007, TPT Kepri cenderung menurun, dan pada Februari 2010 ini mencapai titik terendah, yaitu sebesar 7,21 persen. 8 Berita Resmi Statistik No.xxx/05/21/Th.V, 10 Mei 2010
9 Menurut jenis kelamin, TPT perempuan selalu lebih tinggi daripada TPT laki-laki. Hal ini dimungkinkan karena permintaan atas tenaga kerja laki-laki secara umum lebih tinggi dibandingkan dengan tenaga kerja perempuan. Namun, perbedaan TPT yang sebelumnya sangat senjang antara laki-laki dan perempuan, sejak Februari 2008 sudah mulai memperlihatkan selisih yang tidak terlalu jauh. Perkembangan tersebut menandakan bahwa permintaan akan tenaga kerja perempuan mengalami peningkatan, yang secara serta merta mengurangi permintaan tenaga kerja laki-laki. Keadaan terakhir (Februari 2010) menunjukkan pencapaian TPT antara laki-laki dan perempuan masing-masing sebesar 6,64 persen dan 8,09 persen. Gambar 3. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Menurut Jenis Kelamin, Kepulauan Riau: Februari Februari ,11 11,50 TPT ,86 6,81 9,01 7,62 8,49 8,91 8,23 8,58 8,76 9,03 8,01 7,81 8,11 7,67 7,56 7,25 8,09 7,21 6, Feb Agt Feb Agt Feb Agt Feb Periode Laki-laki Perempuan Total Berdasarkan daerah tempat tinggal, tren TPT daerah perkotaan lebih mendekati TPT Kepri secara umum, lain halnya dengan TPT daerah perdesaan yang menunjukkan angka yang berfluktuasi. Sejak Agustus 2007, TPT perkotaan selalu berada di atas TPT perdesaan. Hal ini diduga karena angkatan kerja yang banyak tertuju pada daerah perkotaan, jauh melebihi permintaan tenaga kerja yang tersedia, sehingga mereka yang tidak tertampung akan menjadi pengangguran. Berbeda dengan penyerapan tenaga kerja di perdesaan, meskipun yang tersedia lebih banyak pada sektor informal, penyerapan tenaga kerja relatif lebih mudah terjadi. Berita Resmi Statistik No. xxx /05/21/Th V, 10 Mei
10 Gambar 4. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Menurut Daerah Tempat Tinggal, Kepulauan Riau: Februari Februari ,96 TPT ,86 8,13 9,40 9,01 7,40 8,49 8,59 8,06 8,01 8,58 8,38 8,01 7,98 7,81 8,11 6,63 7,34 7,21 6, ,00 0 Feb Agt Feb Agt Feb Agt Feb Periode Perkotaan Perdesaan Total 10 Berita Resmi Statistik No.xxx/05/21/Th.V, 10 Mei 2010
KEADAAN KETENAGAKERJAAN DI PROVINSI KEPULAUAN RIAU SAMPAI DENGAN AGUSTUS 2009
BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI KEPULAUAN RIAU No. 152/12/21/Th.IV, 1 Desember 2009 KEADAAN KETENAGAKERJAAN DI PROVINSI KEPULAUAN RIAU SAMPAI DENGAN AGUSTUS 2009 TINGKAT PENGANGGURAN KEPRI KEMBALI NAIK
BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI KEPRI
BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI KEPRI No. 220/12/21/Th. V, 1 Desember 20 KEADAAN KETENAGAKERJAAN DI PROVINSI KEPULAUAN RIAU SAMPAI DENGAN AGUSTUS 20 TINGKAT PENGANGGURAN KEPRI SEMAKIN TURUN Jumlah angkatan
BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI KEPRI
BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI KEPRI No. 31/05/21/Th. VI, 5 Mei 2011 KEADAAN KETENAGAKERJAAN DI PROVINSI KEPULAUAN RIAU SAMPAI DENGAN FEBRUARI 2011 TINGKAT PENGANGGURAN KEPRI SEBESAR 7,04 PERSEN Jumlah
KEADAAN KETENAGAKERJAAN JAWA BARAT FEBRUARI 2015
BPS PROVINSI JAWA BARAT No. 31/05/32/Th. XVII, 5 Mei 2015 KEADAAN KETENAGAKERJAAN JAWA BARAT FEBRUARI 2015 FEBRUARI 2015 : TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 8,40 PERSEN Berdasarkan hasil Sakernas bulan
BPS PROVINSI JAWA BARAT
BPS PROVINSI JAWA BARAT No. 29/05/32/Th.XIX, 5 Mei 2017 KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI JAWA BARAT FEBRUARI 2017 Angkatan kerja pada Februari 2017 sebanyak 22,64 juta orang, naik sekitar 0,46 juta orang
KEADAAN KETENAGAKERJAAN JAWA BARAT FEBRUARI 2016
BPS PROVINSI JAWA BARAT No. 28/05/32/Th. XVIII,4 Mei 2016 KEADAAN KETENAGAKERJAAN JAWA BARAT FEBRUARI 2016 FEBRUARI 2015: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 8,57 PERSEN Berdasarkan hasil Sakernas bulan
BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI KEPULAUAN RIAU KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI KEPULAUAN RIAU FEBRUARI 2016
BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI KEPULAUAN RIAU No. 40/05/21/Th. XI, 4 Mei 2016 KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI KEPULAUAN RIAU FEBRUARI 2016 FEBRUARI 2016: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 9,03 PERSEN
KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH AGUSTUS 2015
No.08/11/62/Th.IX, 5 November 2015 KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH AGUSTUS 2015 Agustus 2015 : Tingkat Pengangguran Terbuka Provinsi Kalimantan Tengah Sebesar 4,54 persen angkatan kerja
KEADAAN KETENAGAKERJAAN AGUSTUS 2016
No.66/11/72/Th. XIX, 07 November 2016 KEADAAN KETENAGAKERJAAN AGUSTUS 2016 AGUSTUS 2016: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 3,29 PERSEN Jumlah angkatan kerja di Sulawesi Tengah pada Agustus 2016 mencapai
KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH Februari 2017
No.08/05/62/Th. XI, 5 Mei 2017 KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH Februari 2017 Februari 2017 : Tingkat Pengangguran Terbuka Provinsi Kalimantan Tengah Sebesar 3,13 persen angkatan kerja
KEADAAN KETENAGAKERJAAN DKI JAKARTA AGUSTUS 2017
Keadaan Ketenagakerjaan Agustus 2017 Provinsi DKI Jakarta No. 55/11/31/Th. XIX, 6 November 2017 PROVINSI DKI JAKARTA KEADAAN KETENAGAKERJAAN DKI JAKARTA AGUSTUS 2017 Tingkat P Terbuka (TPT) sebesar 7,14
KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH FEBRUARI 2015
No.08/05/62/Th.IX, 5 Mei 2015 KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH FEBRUARI 2015 Februari 2015 : Tingkat Pengangguran Terbuka Provinsi Kalimantan Tengah Sebesar 3,14 persen Jumlah angkatan
KEADAAN KETENAGAKERJAAN JAWA TENGAH
No.37/05/33/Th.IX, 05 Mei 2015 KEADAAN KETENAGAKERJAAN JAWA TENGAH FEBRUARI2015: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 5,31 PERSEN Jumlah angkatan kerja di Jawa Tengah Februari 2015 yang sebesar 18,29 juta
KEADAAN KETENAGAKERJAAN RIAU FEBRUARI 2013
No. 26/05/14/Th. XIV, 6 Mei 2013 KEADAAN KETENAGAKERJAAN RIAU FEBRUARI 2013 Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Riau pada Februari 2013 sebesar 4,13 persen Jumlah angkatan kerja di Riau pada Februari 2013
KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI PAPUA BARAT AGUSTUS 2014
No. 54/11/91/Th. XIV, 5 November 2014 KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI PAPUA BARAT AGUSTUS 2014 Jumlah angkatan kerja di Provinsi Papua Barat pada Agustus 2014 mencapai 398.424 orang, mengalami peningkatan
KEADAAN KETENAGAKERJAAN NTT AGUSTUS 2016
No. 06/11/53/Th. XIX, 7 November 2016 KEADAAN KETENAGAKERJAAN NTT AGUSTUS 2016 AGUSTUS 2016: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA NTT SEBESAR 3,25 % Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) NTT Agustus 2016 mencapai
KEADAAN KETENAGAKERJAAN INDONESIA AGUSTUS 2009
BADAN PUSAT STATISTIK No. 75/12/Th. XII, 1 Desember 2009 KEADAAN KETENAGAKERJAAN INDONESIA AGUSTUS 2009 Jumlah angkatan kerja di Indonesia pada Agustus 2009 mencapai 113,83 juta orang, bertambah 90 ribu
KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI KEPULAUAN RIAU FEBRUARI 2015
BPS PROVINSI KEPULAUAN RIAU No. 42/05/21/Th. X, 4 Mei 2015 KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI KEPULAUAN RIAU FEBRUARI 2015 FEBRUARI 2015: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 9,05 PERSEN Jumlah angkatan
KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH AGUSTUS 2012
No. 08/11/62/Th.VI, 5 November 2012 KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH AGUSTUS 2012 Agustus 2012 : Tingkat Pengangguran Terbuka Provinsi Kalimantan Tengah Sebesar 3,17 persen Jumlah angkatan
KEADAAN KETENAGAKERJAAN AGUSTUS 2016
BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 65/11/61/Th. XIX, 07 November 2016 KEADAAN KETENAGAKERJAAN AGUSTUS 2016 AGUSTUS 2016: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 4,23 PERSEN Jumlah angkatan kerja di Kalimantan
KEADAAN KETENAGAKERJAAN RIAU FEBRUARI 2015
KEADAAN KETENAGAKERJAAN RIAU FEBRUARI 2015 FEBRUARI 2015 : TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 6,72 PERSEN No. 28/05/14/Th.XVI, 5 Mei 2015 Jumlah angkatan kerja di Riau pada 2015 mencapai 2.974.014 orang,
KEADAAN KETENAGAKERJAAN DI PROVINSI KEPRI, KEADAAN SAMPAI DENGAN FEBRUARI 2009
BPS PROVINSI KEPULAUAN RIAU No.113/05/21/Th.IV, 15 Mei 2009 KEADAAN KETENAGAKERJAAN DI PROVINSI KEPRI, KEADAAN SAMPAI DENGAN FEBRUARI 2009 Jumlah angkatan kerja pada bulan Februari 2009 mencapai 668.510
KEADAAN KETENAGAKERJAAN DI MALUKU UTARA, AGUSTUS 2015
No. 27/05/82/Th. XI, 06 Mei No. 67/11/82/Th XIV, 05 November KEADAAN KETENAGAKERJAAN DI MALUKU UTARA, AGUSTUS : Jumlah penduduk usia 15 tahun ke atas (penduduk usia kerja) mencapai 773,18 ribu orang. Naik
KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI PAPUA BARAT AGUSTUS 2012
No. 52/11/91/Th. VI, 5 November 2012 KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI PAPUA BARAT AGUSTUS 2012 Jumlah angkatan kerja di Provinsi Papua Barat mencapai 361.597 orang, turun sebesar 22.495 orang dibandingkan
KEADAAN KETENAGAKERJAAN NTT FEBRUARI 2016
No. 06/05/53/Th. XVI, 4 Mei 2016 KEADAAN KETENAGAKERJAAN NTT FEBRUARI 2016 FEBRUARI 2016: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA NTT SEBESAR 3,59% Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) NTT Februari 2016 mencapai 3,59
KEADAAN KETENAGAKERJAAN MALUKU UTARA, FEBRUARI 2017
No. 27/05/82/Th. XI, 06 Mei 2014 30/05/82/Th XVI, 05 Mei KEADAAN KETENAGAKERJAAN MALUKU UTARA, FEBRUARI Jumlah angkatan kerja di Maluku Utara pada mencapai 557,1 ribu orang bertambah 32,6 ribu orang dibanding
KEADAAN KETENAGAKERJAAN MALUKU UTARA, FEBRUARI 2016
No. 27/05/82/Th. XI, 06 Mei 2014 No. 27/05/82/Th XV, 04 Mei KEADAAN KETENAGAKERJAAN MALUKU UTARA, FEBRUARI : Jumlah angkatan kerja di Maluku Utara pada mencapai 530,7 ribu orang, bertambah 11,7 ribu orang
KEADAAN KETENAGAKERJAAN RIAU FEBRUARI 2016
KEADAAN KETENAGAKERJAAN RIAU FEBRUARI 2016 FEBRUARI 2016 : TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 5,94 PERSEN No. 26/05/14/Th.XVII, 4 Mei 2016 Jumlah angkatan kerja di Riau pada 2016 mencapai 2.978.238 orang,
KEADAAN KETENAGAKERJAAN JAWA TENGAH
No.79 /11/33/Th.X, 07 November 2016 KEADAAN KETENAGAKERJAAN JAWA TENGAH AGUSTUS 2016: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 4,63 PERSEN Angkatan kerja di Jawa Tengah Agustus 2016 sebanyak 17,31 juta orang,
KEADAAN KETENAGAKERJAAN JAWA TENGAH
No.35 /05/33/Th.X, 04 Mei 2016 KEADAAN KETENAGAKERJAAN JAWA TENGAH FEBRUARI 2016: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 4,20 PERSEN Angkatan kerja di Jawa Tengah Februari 2016 sebanyak 17,91 juta orang,
KEADAAN KETENAGAKERJAAN AGUSTUS 2016 AGUSTUS 2016: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA (TPT) SEBESAR 4,31 PERSEN
BPS PROVINSI SUMATERA SELATAN No. 66/11/16/Th. XVIII, 7 November 2016 KEADAAN KETENAGAKERJAAN AGUSTUS 2016 AGUSTUS 2016: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA (TPT) SEBESAR 4,31 PERSEN Jumlah angkatan kerja di
BERITA RESMI STATISTIK
No. 74/11/35/Th.XV, 6 November 2017 BERITA RESMI STATISTIK BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI JAWA TIMUR Keadaan Ketenagakerjaan Jawa Timur Agustus 2017 Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jawa Timur sebesar
KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI BALI FEBRUARI 2017
No. 34/05/51/Th. XI, 5 Mei 2017 KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI BALI FEBRUARI 2017 Jumlah angkatan kerja di Provinsi Bali pada Februari 2017 mencapai 2.469.104 orang, bertambah 86.638 orang dibanding
BERITA RESMI STATISTIK
No. 53/11/14/Th. XX, 06 November 2017 BERITA RESMI STATISTIK Badan Pusat Statistik Provinsi Riau Keadaan Ketenagakerjaan Provinsi Riau Agustus 2017 Agustus 2017: Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar
KEADAAN KETENAGAKERJAAN AGUSTUS 2015 AGUSTUS 2015: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA (TPT) SEBESAR 4,91 PERSEN
No. 68 /11/17/Th IX, 5 November 2015 KEADAAN KETENAGAKERJAAN AGUSTUS 2015 AGUSTUS 2015: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA (TPT) SEBESAR 4,91 PERSEN Jumlah angkatan kerja di Provinsi Bengkulu pada Agustus 2015
Keadaan Ketenagakerjaan Maluku Utara Agustus 2017
BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI MALUKU UTARA Keadaan Ketenagakerjaan Maluku Utara Agustus 2017 Agustus 2017: Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Maluku Utara sebesar 5,33 persen. Angkatan kerja pada Agustus
KEADAAN KETENAGAKERJAAN NTT FEBRUARI 2015
No. 06/05/53/Th. XV, 5 Mei 2015 KEADAAN KETENAGAKERJAAN NTT FEBRUARI 2015 FEBRUARI 2015: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA NTT SEBESAR 3,12% Angkatan kerja NTT pada Februari 2015 mencapai 2.405.644 orang, bertambah
KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI BENGKULU FEBRUARI 2016
KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI BENGKULU FEBRUARI 2016 No. 29 /05/17/Th X, 4 Mei 2016 KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI BENGKULU FEBRUARI 2016 FEBRUARI 2016: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 3,84
KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH AGUSTUS 2014
No.08/11/62/Th.VIII, 5 November 2014 KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH AGUSTUS 2014 Agustus 2014 : Tingkat Pengangguran Terbuka Provinsi Kalimantan Tengah Sebesar 3,24 persen Jumlah angkatan
KEADAAN KETENAGAKERJAAN FEBRUARI 2015
KEADAAN KETENAGAKERJAAN FEBRUARI 2015 FEBRUARI 2015: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 4,98 PERSEN No.36/05/52/Th. IX, 5 Mei 2015 Jumlah angkatan kerja di Nusa Tenggara Barat pada Februari 2015 mencapai
KEADAAN KETENAGAKERJAAN AGUSTUS 2015
No.36/05/52/Th. IX, 5 November 2015 KEADAAN KETENAGAKERJAAN AGUSTUS 2015 AGUSTUS 2015: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 5,69 PERSEN Jumlah angkatan kerja di Nusa Tenggara Barat pada Agustus 2015 mencapai
KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI BENGKULU FEBRUARI 2016
No. 29 /05/17/Th X, 4 Mei 2016 KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI BENGKULU FEBRUARI 2016 FEBRUARI 2016: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 3,84 PERSEN Jumlah angkatan kerja di Provinsi Bengkulu pada Februari
KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI LAMPUNG AGUSTUS 2017
BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI LAMPUNG KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI LAMPUNG AGUSTUS 2017 AGUSTUS 2017 TINGKAT PENGANGGUR- AN TERBUKA SEBESAR 4,33 PERSEN Penduduk yang bekerja pada Agustus 2017 berkurang
BERITA RESMI STATISTIK
Keadaan Ketenagakerjaan Sulawesi Tenggara Agustus 2017 No. 63/11/Th. XI, 6 November 2017 BERITA RESMI STATISTIK Provinsi Sulawesi Tenggara Keadaan Ketenagakerjaan Sulawesi Tenggara Agustus 2017 Agustus
KEADAAN KETENAGAKERJAAN JAWA BARAT FEBRUARI 2014
BPS PROVINSI JAWA BARAT No. 25/05/32/Th. XVI, 5 Mei 2014 KEADAAN KETENAGAKERJAAN JAWA BARAT FEBRUARI 2014 FEBRUARI 2014: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 8,66 PERSEN Tingkat partisipasi angkatan kerja
KEADAAN KETENAGAKERJAAN AGUSTUS 2014
KEADAAN KETENAGAKERJAAN AGUSTUS 2014 No.65/11/72/Th. XVII, 05 November 2014 AGUSTUS 2014: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 3,68 PERSEN Jumlah angkatan kerja di Sulawesi Tengah Agustus 2014 mencapai
No. 03/05/81/Th.XVIII, 5 Mei 2017 KEADAAN KETENAGAKERJAAN MALUKU 2017 Jumlah Angkatan Kerja di Provinsi Maluku pada Februari 2017 mencapai 769.108 orang, bertambah sebanyak 35.771 orang dibanding angkatan
KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI JAWA BARAT AGUSTUS 2016
BPS PROVINSI JAWA BARAT No. 64/11/32/Th.XVIII, 7 November 2016 KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI JAWA BARAT AGUSTUS 2016 TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 8,89 PERSEN Provinsi Jawa Barat mengalami kenaikan
KEADAAN KETENAGAKERJAAN SUMATERA UTARA FEBRUARI 2016
BPS PROVINSI SUMATERA UTARA No. 29/05/12/Th. XIX, 4 Mei 2016 KEADAAN KETENAGAKERJAAN SUMATERA UTARA FEBRUARI 2016 FEBRUARI 2016: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 6,49 PERSEN angkatan kerja di Sumatera
KEADAAN KETENAGAKERJAAN NTT AGUSTUS 2015
No. 06/11/53/Th. XV, 5 November 2015 KEADAAN KETENAGAKERJAAN NTT AGUSTUS 2015 AGUSTUS 2015: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA NTT SEBESAR 3,83 % Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) NTT Agustus 2015 mencapai
KEADAAN KETENAGAKERJAAN FEBRUARI 2016
BPS PROVINSI JAWA TIMUR KEADAAN KETENAGAKERJAAN FEBRUARI 2016 No. 33/05/35/Th.XIV, 4 Mei 2016 FEBRUARI 2016: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 4,14 PERSEN Penduduk usia 15 tahun ke atas di Jawa Timur
KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI KEPULAUAN RIAU AGUSTUS 2014
BPS PROVINSI KEPULAUAN RIAU BPS PROVINSI KEPULAUAN RIAU No. 81/11/21/Th. IX, 5 November 2014 KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI KEPULAUAN RIAU AGUSTUS 2014 AGUSTUS 2014: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR
KEADAAN KETENAGAKERJAAN FEBRUARI 2016
No.36/05/52/Th. IX, 4 Mei 2016 KEADAAN KETENAGAKERJAAN FEBRUARI 2016 FEBRUARI 2016: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 3,66 PERSEN Jumlah angkatan kerja di Nusa Tenggara Barat pada Februari 2016 mencapai
Keadaan Ketenagakerjaan Provinsi Jambi Agustus 2017
BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI JAMBI Keadaan Ketenagakerjaan Provinsi Jambi Agustus 2017 Agustus 2017: Tingkat Pengangguran Terbuka Sebesar 3,87 Persen Jumlah angkatan kerja di Provinsi Jambi pada Agustus
KEADAAN KETENAGAKERJAAN FEBRUARI 2017 FEBRUARI 2017: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA (TPT) SEBESAR 3,80 PERSEN
BPS PROVINSI SUMATERA SELATAN No. 28/05/16/Th. XIX, 5 Mei 2017 KEADAAN KETENAGAKERJAAN FEBRUARI 2017 FEBRUARI 2017: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA (TPT) SEBESAR 3,80 PERSEN Jumlah angkatan kerja di Provinsi
BERITA RESMI STATISTIK
Keadaan Ketenagakerjaan Agustus 2017 No. 64/11/32/Th. XIX, 6 November 2017 BERITA RESMI STATISTIK PROVINSI JAWA BARAT Keadaan Ketenagakerjaan Agustus 2017 Agustus 2017 : Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT)
KEADAAN KETENAGAKERJAAN BANTEN FEBRUARI 2017
No. 29/05/36/Th.XI, 5 Mei 2017 KEADAAN KETENAGAKERJAAN BANTEN FEBRUARI 2017 Jumlah penduduk yang bekerja pada Februari 2017 sebesar 5,51 juta orang, meningkat sekitar 273 ribu pekerja jika dibandingkan
KEADAAN KETENAGAKERJAAN FEBRUARI 2014
BADAN PUSAT STATISTIK KEADAAN KETENAGAKERJAAN FEBRUARI 2014 FEBRUARI 2014: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 5,70 PERSEN No. 38/05/Th. XVII, 5 Mei 2014 Jumlah angkatan kerja di Indonesia pada Februari
KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI BALI FEBRUARI 2016
No. 34/05/51/Th. X, 4 Mei 2016 KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI BALI FEBRUARI 2016 Jumlah angkatan kerja di Provinsi Bali pada Februari 2016 mencapai 2.382.466 orang, bertambah sebanyak 10.451 orang dibanding
KEADAAN KETENAGAKERJAAN FEBRUARI 2017
No.33/05/52/Th. XI, 5 Mei 2017 KEADAAN KETENAGAKERJAAN FEBRUARI 2017 FEBRUARI 2017: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 3,86 PERSEN Jumlah angkatan kerja di Nusa Tenggara Barat pada Februari 2017 mencapai
KEADAAN KETENAGAKERJAAN BANTEN AGUSTUS 2016
No. 66/11/36/Th.X, 7 November 2016 KEADAAN KETENAGAKERJAAN BANTEN AGUSTUS 2016 Jumlah angkatan kerja pada Agustus 2016 mencapai 5,6 juta orang, naik sekitar 253 ribu orang jika dibandingkan dengan keadaan
KEADAAN KETENAGAKERJAAN FEBRUARI 2015
BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 32/05/61/Th. XVIII, 05 Mei 2015 KEADAAN KETENAGAKERJAAN FEBRUARI 2015 FEBRUARI 2015: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 4,78 PERSEN Jumlah angkatan kerja di Kalimantan
KEADAAN KETENAGAKERJAAN JAWA BARAT AGUSTUS 2015
BPS PROVINSI JAWA BARAT No. 67/11/32/Th. XVII, 5 November 2015 KEADAAN KETENAGAKERJAAN JAWA BARAT AGUSTUS 2015 Agustus 2015: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 8,72 PERSEN Jawa Barat mengalami penurunan
KEADAAN KETENAGAKERJAAN FEBRUARI 2016
BPS PROVINSI KALIMANTAN BARAT No. 29/05/61/Th. XIX, 04 Mei 2016 KEADAAN KETENAGAKERJAAN FEBRUARI 2016 FEBRUARI 2016: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 4,58 PERSEN Jumlah angkatan kerja di Kalimantan
KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROV SUMSEL FEBRUARI 2016
BPS PROVINSI SUMATERA SELATAN No. 29 /05/16/Th. XVIII, 04 Mei 2016 KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROV SUMSEL FEBRUARI 2016 Februari 2016: Tingkat Pengangguran Terbuka Sebesar 3,94 Persen Jumlah angkatan kerja
BADAN PUSAT STATISTIK PROPINSI KEPRI
BADAN PUSAT STATISTIK PROPINSI KEPRI No.90/01/1/Th.IV, 5 Januari 009 KEADAAN KETENAGAKERJAAN DI PROPINSI KEPRI, KEADAAN SAMPAI DENGAN AGUSTUS 008 Pada Agustus 008, jumlah angkatan kerja mencapai 666.000
KEADAAN KETENAGAKERJAAN FEBRUARI 2014
No. 22/5/Th.XVII, 5 Mei 2014 BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI ACEH KEADAAN KETENAGAKERJAAN FEBRUARI 2014 FEBRUARI 2014: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 6,75 PERSEN Jumlah angkatan kerja di Provinsi
Keadaan Ketenagakerjaan Agustus 2017 Di Provinsi Sulawesi Barat
Keadaan Ketenagakerjaan No. 69/11/76/Th. XI, 6 November BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI SULAWESI BARAT Keadaan Ketenagakerjaan Di Provinsi Sulawesi Barat : Tingkat Pengangguran Terbuka di Sulawesi Barat
BERITA RESMI STATISTIK. Keadaan Ketenagakerjaan NTB Agustus Agustus 2017: Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 3,32 persen
Keadaan Ketenagakerjaan NTB Agustus 2017 No. 74/11/Th. XI, 06 November 2017 BERITA RESMI STATISTIK BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Keadaan Ketenagakerjaan NTB Agustus 2017 Agustus 2017:
KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI BALI AGUSTUS 2016
No. 76/11/51/Th. X, 7 November 2016 KEADAAN KETENAGAKERJAAN PROVINSI BALI AGUSTUS 2016 Jumlah angkatan kerja di Provinsi Bali pada Agustus 2016 mencapai 2.463.039 orang, bertambah sebanyak 80.573 orang
BERITA RESMI STATISTIK
Keadaan Ketenagakerjaan Sumatera Barat Agustus 2017 No. 62/11/13/Th. XX, 06 November 2017 BERITA RESMI STATISTIK Keadaan Ketenagakerjaan Sumatera Barat Agustus 2017 Agustus 2017: Tingkat Pengangguran Terbuka
KEADAAN KETENAGAKERJAAN FEBRUARI 2017
KEADAAN KETENAGAKERJAAN FEBRUARI 2017 No. 28/5/13/Th XX, 05 Mei 2017 FEBRUARI 2017: TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA SEBESAR 5,80 PERSEN Angkatan kerja Sumatera Barat pada Februari 2017 sebanyak 2,62 juta,
BERITA RESMI STATISTIK
No. 59/11/Th. XI, 06 November 2017 BERITA RESMI STATISTIK BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI PAPUA BARAT Keadaan Ketenagakerjaan Papua Barat Agustus 2017 Agutus 2017: Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar
Keadaan Ketenagakerjaan Bali Agustus 2017
Berita Resmi Statistik Bulan November Provinsi Bali No. 75/11/51/Th. XI, 6 November BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI BALI Keadaan Ketenagakerjaan Bali Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Bali mencapai
