SISTEM PAKAR DIAGNOSA AUTISME PADA ANAK BERBASIS ANDROID
|
|
|
- Erlin Hardja
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 SISTEM PAKAR DIAGNOSA AUTISME PADA ANAK BERBASIS ANDROID Nurhakim, Frisma Handayanna, Rinawati Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Nusa Mandiri (STMIK Nusa Mandiri) Jl. Kramat Raya No. 18 Jakarta Pusat Abstract Autism is a developmental disorder in children that causes child is difficult do communicte and interact socially. An expert system identification and treatment of autistic children based on android has not been widely applied, ussually only done manually based on the identification of a Psychologist assessment. Identification expert system is expected to assist in the identification of children with autism are much faster and accurate approach using data from Psychologists and special needs teachers. Knowledge in the expert system is represented in the form of rules and methods of reasoning and used method of trace forward chaining. Output on a system such as whether Three si The possibility of autism in child based on facts bor symptoms given to the system. The test results shaw that the system of identification Ana treatment of autistic children to help in the identification of children with autism and provide general description of the autistic child. In addition, there is also general information on children with autism and theirs methods of theraphy for children with autism in accordance with the conditions of the child. Keywords: Expert System, Autism, Android, Forward Chaining. Abstrak Autisme merupakan gangguan perkembangan pada anak yang menyebabkan seorang anak sulit untuk berkomunikasi dan berinteraksi sosial. Sistem pakar identifikasi dan penanganan anak autis berbasis android belum banyak diterapkan, biasanya hanya dilakukan secara manual berdasarkan identifikasi dari penilaian Psikolog. Sistem pakar identifikasi ini diharapkan dapat membantu dalam proses identifikasi anak autis secara lebih cepat dan mendekati akurat menggunakan data dari psikolog dan guru berkebutuhan khusus. Pengetahuan pada sistem pakar ini direpresentasikan dalam bentuk aturan dan metode penalaran yang digunakan adalah metode runut maju (forward chainning). Keluaran pada sistem berupa ada tidaknya kemungkinan autisme pada seorang anak berdasarkan fakta atau gejala yang diberikan kepada sistem. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem identifikasi dan penanganan anak autis membantu dalam proses identifikasi anak autis dan memberikan gambaran secara umum tentang anak autis. Selain itu, tersedia juga informasi umum mengenai anak autis beserta metode terapi bagi anak autis sesuai dengan kondisi anak tersebut. Kata kunci: Sistem Pakar, Autisme, Android, Forward Chaining. Sistem Pakar Diagnosa Autisme Pada Anak Berbasis Android (Nurhakim) 158
2 1. PENDAHULUAN Salah satu gangguan psikologis dalam tumbuh kembang yang sering terjadi belakangan ini adalah autisme yaitu ketidaknormalan perkembangan mental yang menyebabkan anak sulit untuk berinteraksi sosial. Diagnosa autisme biasanya dilakukan oleh seorang pakar khususnya psikolog atau dokter di bidang tumbuh kembang anak. Namun, saat ini banyak anak dengan gangguan autisme yang telat dideteksi dan lambat dalam penanganannya dikarenakan mahalnya biaya konsultasi dengan dokter atau psikolog serta masih banyak orangtua yang masih awam mengenai anak autis. Sebenarnya orang tua juga dapat melakukan diagnosa awal kemungkinan autisme pada anak dengan melakukan pengamatan perilaku anak dalam kesehariannya terutama dari cara berkomunikasi, berinteraksi sosial dengan anak sebayanya, dan kemampuan berimajinasi pada anak. Psikologis pada anak sangat menunjang tumbuh kembang pada anak. Dengan demikian dibutuhkan sebuah sistem pakar yang merupakan perangkat lunak pengambil keputusan yang mampu mencapai tingkat performa yang sebanding seorang pakar dalam bidang masalah yang khusus dan sempit. Sistem pakar mengatasi perilaku buruk masalah psikoligis pada anak dapat membantu seseorang untuk mengatasi perilaku buruk tentang psikologis pada anak berdasarkan dari pengetahuan gejala dan keluhan yang dirasakan pasien yaitu pasien adalah orang tua dari anak, sehingga dapat melakukan pencegahan dan pengobatan awal yang nantinya tidak menyebabkan anak mengalami gangguan psikologis [1]. Sistem identifikasi dan penanganan anak autis berbasis android belum banyak diterapkan, biasanya hanya manual berdasarkan identifikasi dari penilaian psikolog. Kemajuan teknologi informasi saat ini sangatlah pesat, dilihat dari bertambahnya pengguna smartphone android di Indonesia. Sehingga, diharapkan dengan sistem pakar berbasis android ini dapat membantu proses identifikasi anak autis secara lebih cepat, terutama bagi para orang tua yang masih awam tentang anak autis. 2. METODOLOGI PENELITIAN 2.1. Sistem pakar (Expert System) Sistem pakar atau Expert System disebut juga dengan Knowledge Based System adalah suatu aplikasi komputer yang ditujukan untuk membantu pengambilan keputusan atau pemecahan persoalan dalam bidang yang spesifik [2]. Terdapat empat orang yang terlibat dalam lingkungan sistem pakar yaitu [3]: a. Pakar (Expert) Pakar adalah seorang individu yang memiliki pengetahuan khusus, pemahaman, pengalaman dan metode-metode yang digunakan untuk memecahkan persoalan dalam bidang tertentu. b. Pembangun atau pembuat pengetahuan (Knowledge Engineer) Pembangun pengetahuan memiliki tugas utama menerjemahkan dan merepresentasikan pengetahuan yang diperoleh dari pakar, baik berupa pengalaman pakar dalam menyelesaikan masalah maupun sumber terdokumentasikan lainnya ke dalam bentuk yang bisa diterima oleh sistem pakar. c. Pembangun atau pembuat sistem (System Engineer) Sistem Pakar Diagnosa Autisme Pada Anak Berbasis Android (Nurhakim) 159
3 Pembangun sistem adalah orang yang bertugas merancang antarmuka pemakai sistem pakar, merancang pengetahuan yang sudah diterjemahkan oleh pembangun pengetahuan ke dalam bentuk yang sesuai dan dapat diterima oleh sistem pakar dan mengimplementasikannya ke dalam mesin inferensi. d. Pengguna (user) Komponen-komponen sistem pakar dalam kedua bagian tersebut dapat dilihat dalam Gambar II.1. Gambar 1. Struktur Sistem Pakar (Sumber : Rosnelly (2012)) 2.2. Autisme Autisme adalah gangguan perkembangan yang sangat kompleks pada anak. Seringkali gejala tampak sebelum anak mencapai usia 3 tahun. Autisme lebih tepat dikatakan sebuah sindrom, yang merupakan kumpulan gejala yang seringkali berbeda pada tiap individu dan tiap keadaan. Gejala dan perlakuan terhadap anak penderita autis berbeda. Anak autisme mengalami gangguan berkomunikasi, interaksi sosial, perilaku, emosi, serta proses sensoris [4] Metode Inferensi Metode inferensi berperan sebagai otak dari sistem pakar. Mesin inferensi berfungsi memandu proses penalaran terhadap suatu kondisi, berdasarkan basis pengetahuan yang tersedia. Di dalam metode inferensi terjadi proses untuk memanipulasi dan mengarahkan kaidah, model, dan fakta yang disimpan dalam basis pengetahuan dalam rangka mencapai solusi/kesimpulan. Dalam prosesnya, metode inferensi menggunakan strategi penalaran dan strategi pengendalian. Sistem pakar adalah aplikasi berbasis komputer yang digunakan untuk menyelesaikan masalah sebagaimana yang dipikirkan oleh pakar [5]. Ada 2 pendekatan dalam menentukan metode inferensi, yaitu sebagai berikut [5]: 1. Runut Maju (Forward Chaining) Runut maju atau pelacakan ke depan berarti menggunakan himpunan aturan kondisi-aksi. Dalam metode ini, data digunakan untuk menentukan aturan mana yang akan dijalankan, kemudian aturan tersebut dijalankan. Mungkin proses menmbahkan data ke memori kerja. Proses diulang sampai ditemukan satu hasil. Pelacakan ke depan mencari fakta yang sesuai dengan bagian IF dari Sistem Pakar Diagnosa Autisme Pada Anak Berbasis Android (Nurhakim) 160
4 aturan IF-THEN [5] Gambar diagram pelacakan ke depan dapat dilihat pada gambar di bawah ini: Gambar 2. Gambar Diagram Pelacakan Ke Depan (Forward Chaining) (Sumber : Hayadi (2016:7)) 2. Runut Balik (Backward Chaining) Runut Balik atau pelacakan ke belakang merupakan metode penalaran kebalikan dari runut maju. Dalam runut balik penalaran dimulai dengan tujuan kemudian merunut balik ke jalur yang akan mengarahkan ke tujuan tersebut. Runut balik disebut juga sebagai goal-driven reasoning, merupakan cara yang efisien untuk memecahkan masalah yang dimodelkan sebagai masalah pemilihan terstruktur [5]Gambar diagram pelacakan ke belakang dapat dilihat pada gambar di bawah ini: Gambar 3. Gambar Diagram Pelacakan ke Belakang (Beckward Chaining) (Sumber : Hayadi (2016:8)) Kedua metode inferensi tersebut dipengaruhi oleh tiga macam penelusuran, yaitu: a. Depth-first search, melakukan penelusuran kaidah secara mendalam dari simpul akar bergerak menurun ke tingkat dalam yang berurutan. b. Breadth-first search, bergerak dari simpul akar, simpul yang ada pada setiap tingkat diuji sebelum pindah ke tingkat selanjutnya. c. Best-first search, bekerja berdasarkan kombinasi kedua metode sebelumnya Metode Penelitian Penelitian dilakukan dengan metode penelitian kuantitatif. Yaitu dengan melakukan 1. Observasi, menggunakan metode ini dengan menguji hasil dari permasalahan dengan mencari banyak referensi. Dengan melakukan pengamatan dan menganalisis gangguan autisme 2. Wawancara Melakukan tanya jawab (wawancara) kepada guru dan terapis di Sekolah Citra Anindya. Sistem Pakar Diagnosa Autisme Pada Anak Berbasis Android (Nurhakim) 161
5 3. HASIL DAN PEMBAHASAN 3.1. Pengumpulan Data Pakar Tabel 1. Objek Pakar 1 Nama : Farida Utami, M.Psi Alamat : Depok Jabatan : Psikolog RiwayatPendidikan : S2 Psikologi Lama Bekerja : 2008 hingga sekarang 2 Nama : Nila Susanti, S.Psi Alamat : Ciledug Jabatan : Guru ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) RiwayatPendidikan : S1 Psikologi Lama Bekerja : 2008 hingga sekarang 3 Nama : Lastri Fajriah, S.Psi Alamat : Pademangan Serpong Tangerang Jabatan : Guru ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) RiwayatPendidikan : S1 Psikologi Lama Bekerja : 2006 hingga sekarang 4 Nama : EasyMarganing Rahayu, S.Psi Alamat : Gang Duku II No.96 Pinang Tangerang Jabatan : Guru ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) RiwayatPendidikan : S1 Psikologi Lama Bekerja : 2006 hingga sekarang 3.2. Hasil Wawancara Pakar 1. Autisme (untuk usia 0-1 Tahun) a. Tidak melakukan kontak mata. b. Tampak tenang dan jarang menangis. c. Jarang mengoceh. d. Asyik dengan keadaannya sendiri. 2. Autisme (untuk usia 1-2 Tahun) a. Tidak merespon saat dipanggil namanya. b. Sulit mempertahankan kontak mata. c. Tidak tertarik dengan anak lain. d. Melakukan gerakan yang tidak umum. e. Mengalami hambatan bahasa. 3. Autisme infantil (untuk usia 2-5 Tahun) a. Tidak mampu melakukan permainan pura-pura. b. Tidak tertarik dengan anak lain. c. Tidak merespon saat dipanggil namanya. d. Tertarik pada bagian dari mainan. e. Tidak memahami sikap tubuh orang lain. 4. Sindrom Asperger (untuk usia 2-5 Tahun) a. Tidak hambatan dalam dalam perkembangan bahasa. b. Pola perilaku, perhatian, dan aktivitas yang terbatas dan berulang-ulang. c. Sulit berbaur dengan lingkungan sosial. d. Suka memberikan pertanyaan yang monoton. Sistem Pakar Diagnosa Autisme Pada Anak Berbasis Android (Nurhakim) 162
6 e. Tidak sabar dalam menunggu giliran. f. Suka lompat-lompat dan berjalan mondar-mandir. g. Tidak ada timbal balik sosial dan emosi. 5. ADHD atau AttentionDeficitHyperactiveDisorder (untuk usia 2-5 Tahun) a. Sulit mempertahankan atensi b. Menghindari untuk terlibat dalam tugas yang memerlukan waktu yang lama. c. Banyak melakukan gerakan yang diulang-ulang dan tidak bermakna. d. Keterlambatan berbahasa. e. Mengalami kesulitan dalam aktivitas mengisi waktu luang dengan tenang. f. Suka membeo Algoritma Sistem Pakar Mulai Home Konsultasi YA Pilih usia Tampilan pertanyaan gejala autisme TIDAK TIDAK Info Autisme YA Menampilkan info mengenai autisme validasi pertanyaan TIDAK YA Petunjuk YA Info Petunjuk Gejala == basis aturan TIDAK Keluar Tampil hasil diagnosa dan solusi selesai Gambar 4. Rancangan Algoritma Sistem Pakar 3.4. Basis Pengetahuan 1. Tabel Pakar Basis pengetahuan merupakan pengetahuan penting dari suatu sistem pakar, besar kecilnya kemampuan sistem pakar biasanya ditentukan oleh kapasitas dari basis pengetahuannya, sedangkan mesin pengambil keputusan adalah aplikasi yang membantu dan memandu pengguna sistem pakar dalam memanipulasi data dan memilih pengetahuan yang sesuai untuk mendapatkan pengetahuan. Sistem Pakar Diagnosa Autisme Pada Anak Berbasis Android (Nurhakim) 163
7 Tabel 2. Tabel Pakar Keterangan: Kolom pertama menerangkan rule macam-macam gangguan autisme pada pakar. Baris pertama menerangkan indikasi-indikasi gejala autisme pada pakar. Tanda square root menunujukkan gejala apa saja yang digunakan pada pakar Kolom kesimpulan menerangkan nama gangguan autisme yang dihasilkan dari indikasi gejala. 2. Rule-rule pada Pakar Rule 1 : Jika tampak tenang dan jarang menangis dan jarang mengoceh dan asyik dengan keadaannya sendiri dan tidak melakukan kontak mata Maka anak terindikasi gangguan Autisme (usia 0-1 Tahun). Rule 2 : Jika tidak merespon saat dipanggil namanya dan sulit mempertahankan kontak mata dan tidak tertarik dengan anak lain dan melakukan gerakan yang tidak umum dan mengalami hambatan berbahasa Maka anak terindikasi gangguan Autisme (usia 1-2 Tahun). Rule 3 : Jika tidak mampu melakukan permainan pura-pura dan tidak tertarik dengan anak lain dan tidak merespon saat dipanggil namanya dan tertarik pada bagian dari mainan dan tidak memahami sikap tubuh orang lain Maka anak terindikasi gangguan Autisme (usia 2-5 Tahun). Rule 4 : Jika pola perilaku, perhatian, dana ktivitas yang terbatas dan berulang-ulang dan sulit berbaur dengan lingkungan sosial dan suka memberikan pertanyaan yang monoton dan tidak sabar dalam menunggu giliran dan suka lompat-lompat dan berjalan mondar-mandir dan tidak ada timbal balik sosial dan emosi Maka anak terindikasi gangguan Asperger (usia 2-5 Tahun). Rule 5 : Jika sulit mempertahankan atensi dan menghindari untuk terlibat dalamtugas yang memerlukan waktu yang lama dan banyak melakukan gerakan yang diulangulang dan tidak bermakna dan suka membeo dan keterlambatan dalam berbahasa dan mengalami kesulitan dalam aktivitas mengisi waktu luang dengan tenang Maka anak terindikasi gangguan ADHD atau Attention Deficit Hyperactive Disorder (usia 2-5 Tahun). Sistem Pakar Diagnosa Autisme Pada Anak Berbasis Android (Nurhakim) 164
8 3. PohonKeputusanPakar Diagnosa 0-1 Thn 1-2 Thn 2-5 Thn G001 G005 G020 G033 G055 G002 G006 G021 G034 G056 G003 G004 G013 G019 G025 G026 G028 G036 P001 Autisme G007 G008 G009 G010 G011 G012 G014 G015 G016 G017 G018 P002 Autisme G022 G023 G024 G027 G029 G030 G031 G032 G041 G042 G043 G044 G045 G046 G035 G037 G038 G039 G040 G048 G049 G050 G051 G052 G053 G054 P004 G057 G058 G059 G060 G061 G062 G063 G064 G065 G066 G067 G068 G069 P005 G047 Asperger ADHD P003 Autisme Infantil Gambar 5. Pohon Keputusan Pakar G001 G002 G003 G004 G005 G006 G007 G008 G009 G010 G011 G012 G013 G014 G015 G016 G017 G018 G019 G020 G021 Tabel 3. Keterangan Indikasi Bayi tampak tenang dan jarang menangis. Sulit bila digendong. Tidak mengoceh. Tidak senang diayun di lutut. Tidak tertarik dengan anak lain. Tidak suka memanjat benda seperti tangga. Tidak senang bermain petak umpet atau cilukba. Tidak suka bermain pura-pura misal masak-masakan. Tidak pernah meminta sesuatu dengan menunjuk jari. Tidak pernah menggunakan jari untuk menunjuk ke sesuatu agar orang melihat ke sana. Tidak dapat bermain dengan mainan kecil seperti mobil-mobilan atau balok mainan. Tidak pernah membawa dan memperlihatkan barang-barang kepada orang lain. Tidak mau menatap mata. Tidak bisa menjaga kontak mata min 10 detik. Tidak merespon saat dipanggil namanya. Tidak merespon jika kita menunjukkan sesuatu. Tidak peduli dengan orang lain didekatnya. Menyukai secara berlebihan pada suatu bagian benda seperti roda pada mobilmobilan dan memandanginya dalam waktu lama. Perkembangannya agak terlambat misal dalam berjalan ataupun berkomunikasi. Tidak berminat terhadap mainan seperti bola, mobil-mobilan, boneka. Suka memperhatikan dan memainkan jari-jarinya di depanmata. Sistem Pakar Diagnosa Autisme Pada Anak Berbasis Android (Nurhakim) 165
9 G022 Tertarik pada benda yang bergerak atau berputar misal kipas angin, roda berputar. G023 Suka melompat-lompat atau mengepak-ngepakkan tangan tanpa tujuan min 30 menit. G024 Panik hingga menutup telinga jika mendengar suara keras maupun lirih. G025 Menolak untuk dipeluk. G026 Suka tiba-tiba menangis atau tertawa tanpa sebab. G027 Sering kali berjalan mondar-mandir tanpa tujuan. G028 Bermain dengan benda yang bukan mainan misal ujung selimut. G029 Kurang imajinatif dalam permainan. G030 Suka bermain dengan cahaya atau pantulan. G031 Tidak berminat terhadap pembicaraan atau aktivitas di sekitarnya. G032 Tidak bisa menunjukkan ekspresi wajah marah, senang, sedih. G033 Tidak bisa atau jarang memulai sebuah komunikasi dengan orang. G034 Tidak bisa memahami perintah yang diberikan. G035 Terlihat asik jika dibiarkan sendiri. G036 Tidak ada senyum sosial saat bertemu orang lain. G037 Tidak bisa melakukan permainan bergiliran dengan teman. G038 Suka menarik-narik tangan orang lain jika menginginkan sesuatu. G039 Sangat marah jika jika terjadi perubahan dalam suatu hal. G040 Terbentuk suatu rutinitas yang kaku memakai baju tertentu atau berjalan tanpa henti. G041 Belum mampu berbicara atau mengucapkan kata sesuai usianya. G042 Seperti mengalami gangguan pendengaran, tidak merespon saat dipaanggil. G043 Tidak berminat untuk belajar bicara, tidak mau menirukan suara. G044 Sukamenyakitidirisendiridenganmenggigitataumencakar. G045 Tidakdapatmenyatakankeinginannyadengan kata-kata. G046 Suka membeo, meniru kata atau kalimat saat ditanya orang lain. G047 Suka meracau, suka mengucapkan kata aneh yang tidak ada artinya berulang-ulang. G048 Sangat spontan atau sangat cepat dalam mengucapkan sesuatu dan sering menyela pembicaraan orang lain. G049 Sering bernyanyi tapi tidak mengerti arti nyanyiannya. G050 Tidak mempunyai rasa takut terhadap benda atau binatang berbahaya. G051 Walaupun memakai tata bahasa yang baik dalam berbicara tetapi sering mengulang kata-kata yang sama dengan artikulasi yang tidakbaik dan tanpa intonasi. G052 Sering mencari perhatian dengan berbicara keras dan tidak peduli bila orang lain dengan tujuan ingin mengalihkan pembicaraan ketopik lain. G053 Tidak memiliki rasa humor atau tidak merespon untuk tertawa dan tidak mengerti bila orang lain bercanda atau membuat lelucon. G054 Gaya bicaranya sangat monoton, kaku dan datar serta sangat cepat, tidak seperti pada umumnya. G055 Gagal dalam menyimak suatu yang rinci misal instruksi. G056 Sulit bertahan pada satu aktifitas. G057 Cepat beralih perhatian pada stimulus atau rangsangan dari luar. G058 Menghindar dari kegiatan yang memerlukan perhatian lama misal bermain puzzle. G059 Saat ditanya sering menjawab sebelum pertanyaan selesai. G060 Sering memotong atau menyela pembicaraan orang. G061 Tidak sabar dalam menunggu giliran. G062 Sembrono, melakukan tindakan berbahaya tanpa pikir panjang. G063 Permintaan harus segera dipenuhi. G064 Sangat usil dan suka mengganggu anak lainnya. G065 Mudah frustasi dan putus asa. G066 Tidak bisa diam, selalu menggerakan kaki atau tangan dan sering menggeliat G067 Sering berlari-lari dan memanjat serta sulit melakukan kegiatan dengan tenang. Sistem Pakar Diagnosa Autisme Pada Anak Berbasis Android (Nurhakim) 166
10 G068 G069 Sering berbicara berlebihan atau tanpa henti. Sering bergerak seolah diatur oleh motor penggerak. Keterangan gangguan penyakit : P001 Autisme (untuk usia 0-1 Tahun). P002 Autisme (untuk usia 1-2 Tahun). P003 Autisme Infantil(untuk usia 2-5 Tahun). P004 Asperger Sindrom (untuk usia 2-5 Tahun). P005 ADHD (Attention Deficit Hyperactive Disorder) (untuk usia 2-5 Tahun) 3.4. Implementasi Dan Pengujian Sistem 1. Desain Entity Relationship Diagram (ERD) Berikut ERD yang penulis gunakan pada sistem pakar diagnosa autisme pada anak adalah sebagai berikut : nama_pemyakit id_penyakit solusi penyebab keterangan penyakit 1 mempunyai id id_penyakit 1 basis_aturan 1 id_gejala ya tidak mulai selesai gejala M mempunyai id_gejala nama_gejala Gambar 6. Entity Relationship Diagram (ERD) 2. User Interface a. Tampilan Pilihan Menu Aplikasi Sistem Pakar Gambar 7. Tampilan Pilihan Menu Aplikasi Sistem Pakar Sistem Pakar Diagnosa Autisme Pada Anak Berbasis Android (Nurhakim) 167
11 b. Tampilan Menu Informasi Seputar Autisme Jurnal Sains Komputer & Informatika (J-SAKTI) Gambar 8. Tampilan Informasi Seputar Autisme c. Tampilan Menu Petunjuk Aplikasi. Gambar 9. Tampilan Menu Petunjuk Aplikasi d. Tampilan Menu Sekolah dan Tempat Terapi. Gambar 10. Tampilan Menu Sekolah dan Tempat Terapi Sistem Pakar Diagnosa Autisme Pada Anak Berbasis Android (Nurhakim) 168
12 e. Tampilan Menu Pilih Usia Anak f. Tampilan Halaman Konsultasi Gambar 12. Tampilan Menu Pilih Usia Anak Gambar 13. Tampilan Halaman Konsultasi g. Tampilan halaman hasil konsultasi, solusi dan terapi. Gambar 14. Tampilan halaman hasil konsultasi, solusi dan terapi Sistem Pakar Diagnosa Autisme Pada Anak Berbasis Android (Nurhakim) 169
13 4. SIMPULAN Berdasarkan pembahasan seperti yang telah diuraikan dapat ditarik kesimpulan bahwa ketika pembuatan aplikasi sistem pakar diagnosa gejala autisme ini dan hasil pengamatan yang penulis lakukan, maka menyimpulkan halhal sebagaiberikut : 1. Aplikasi sistem pakar diagnosis gejala autisme dan penanganannya denganmenggunakan metod forward chaining, dapat membantu pengguna umum untuk mengetahui dan dapat menangani anak yang diindikasi terkena autisme berdasarkan usia dan gejala ganggua nautisme. 2. Aplikasi sistem pakar diagnosa gejala autisme berbasis android dapat diakses oleh semua orang secara online dengan cara menginstall aplikasi sistem pakar tersebut di handphone android user. 3. Sistem pakar ini dibuat dengan tampilan yang sederhana dan user friendly sehingga para pengguna tidak kesulitan untuk menggunakannya. DAFTAR PUSTAKA [1] Perbawa, Doddy Satrya, Wawan Laksito, dandidik Nugroho Sistem Pakar Perilaku Psikologis pada Anak dengan Metode Forward Chaining. ISSN: Jakarta: Jurnal Ilmiah SinusVol. 2, No. 2, November 2012: [2] Hayadi, B. Herawan Sistem Pakar. Yogyaakarta: Deepublish. [3] Rosnelly, Rika Sistem Pakar Konsep dan Teori. Yogyakarta: Andi Offset. [4] Pamoedji, Gayatri Pertanyaan dan Jawaban Seputar Autisme. Tangerang: Hasanah. [5] Kursini AplikasiSistemPakar. Yogyakarta: Andi Offset. Sistem Pakar Diagnosa Autisme Pada Anak Berbasis Android (Nurhakim) 170
Penerapan Forward Chaining Pada Program Diagnosa Anak Penderita Autisme
Penerapan Forward Chaining Pada Program Diagnosa Anak Penderita Autisme Gusti Ayu Kadek Tutik A. 1), Rosa Delima 2), Umi Proboyekti 3) Jurusan Teknik Informatika. Fakultas Teknik Universitas Kristen Duta
Diagnosis Desease of Down Syndrome In Children with Forward Chaining Methods
Seminar Nasional Peranan Ipteks Menuju Industri Masa Depan (PIMIMD-4) Institut Teknologi Padang (ITP), Padang, 27 Juli 2017 ISBN: 978-602-70570-5-0 http://eproceeding.itp.ac.id/index.php/pimimd2017 Diagnosis
SISTEM PAKAR UNTUK MENENTUKAN TIPE AUTISME PADA ANAK USIA 7-10 TAHUN MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING. Agam Krisna Setiaji
1 SISTEM PAKAR UNTUK MENENTUKAN TIPE AUTISME PADA ANAK USIA 7-10 TAHUN MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING Agam Krisna Setiaji Program Studi Teknik Informatika Fakultas Ilmu Komputer Universitas Dian Nuswantoro,
SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSIS AUTISME DAN GANGGUAN PSIKOLOGIS LAINNYA PADA ANAK BERBASIS WEB
SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSIS AUTISME DAN GANGGUAN PSIKOLOGIS LAINNYA PADA ANAK BERBASIS WEB TUGAS AKHIR OLEH : ARIK NUR ADITYA 0634010149 JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI UNIVERSITAS
SISTEM PAKAR ANALISIS PENYAKIT LUPUS ERITEMATOSIS SISTEMIK PADA IBU HAMIL MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING
SISTEM PAKAR ANALISIS PENYAKIT LUPUS ERITEMATOSIS SISTEMIK PADA IBU HAMIL MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING Sry Yunarti Program Studi Sistem Informasi STMIK Profesional Makassar [email protected]
Sistem Pakar untuk Mendiagnosis Autisme
Sistem Pakar untuk Mendiagnosis Autisme Muhammad Aldrin 1, Zainudin Zukhri 2, Andhik Budi Cahyono 3 Jurusan Teknik Informatika, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, Indonesia [email protected]
Sistem Pakar untuk Mendiagnosa Penyakit yang Disebabkan Nyamuk dengan Metode Forward Chainning
Nur Nafi iyah dkk: Sistem Pakar untuk Mendiagnosa Penyakit 20 Sistem Pakar untuk Mendiagnosa Penyakit yang Disebabkan Nyamuk dengan Metode Forward Chainning Nur Nafi iyah dan Endang Setyati Program Pascasarjana
BAB I PENDAHULUAN. Dari hari ke hari istilah autisme semakin banyak diperbincangkan di
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dari hari ke hari istilah autisme semakin banyak diperbincangkan di mana-mana. Hal ini mengindikasikan bahwa perkembangan autisme semakin lama semakin meningkat. Namun,
BAB I PENDAHULUAN. pesat terutama pada dunia komputer memberikan kita wawasan yang luas
BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Seiring perkembangan teknologi dan informasi yang semakin cepat dan pesat terutama pada dunia komputer memberikan kita wawasan yang luas sehingga kita dapat memperoleh
APLIKASI SISTEM PAKAR UNTUK MENGIDENTIFIKASI PENYAKIT DALAM PADA MANUSIA MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING
APLIKASI SISTEM PAKAR UNTUK MENGIDENTIFIKASI PENYAKIT DALAM PADA MANUSIA MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING 1 Diah Malis Oktaviani (0089), 2 Tita Puspitasari (0365) Program Studi Teknik Informatika Universitas
APLIKASI SISTEM PAKAR DETEKSI DINI PADA PENYAKIT TUBERKULOSIS
APLIKASI SISTEM PAKAR DETEKSI DINI PADA PENYAKIT TUBERKULOSIS Wenny Widiastuti 1, Dini Destiani 2, Dhami Johar Damiri 3 Jurnal Algoritma Sekolah Tinggi Teknologi Garut Jl. Mayor Syamsu No. 1 Jayaraga Garut
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sejak dilahirkan hingga tumbuh dewasa manusia diciptakan dengan kecerdasan yang luar biasa, kecerdasan juga akan berkembang dengan pesat. Kecerdasan tersebut yang dapat
SISTEM PAKAR MENDIAGNOSA PENYAKIT UMUM YANG SERING DIDERITA BALITA BERBASIS WEB DI DINAS KESEHATAN KOTA BANDUNG
Jurnal Komputer dan Informatika (KOMPUTA) 65 SISTEM PAKAR MENDIAGNOSA PENYAKIT UMUM YANG SERING DIDERITA BALITA BERBASIS WEB DI DINAS KESEHATAN KOTA BANDUNG Tati Harihayati 1, Luthfi Kurnia 2 1,2 Program
BAB 2 TINJAUAN TEORI. Artificial Intelligence. Jika diartikan Artificial memiliki makna buatan,
BAB 2 TINJAUAN TEORI 2.1 Kecerdasan Buatan Kecerdasan buatan adalah sebuah istilah yang berasal dari bahasa Inggris yaitu Artificial Intelligence. Jika diartikan Artificial memiliki makna buatan, sedangkan
ABSTRAK. Kata kunci : sistem pakar, forward chaining, dempster shafer.
ABSTRAK Sistem pakar merupakan sistem berbasis komputer yang menggunakan pengetahuan, fakta dan teknik penalaran dalam memecahkan masalah yang biasanya hanya dapat dipecahkan oleh seorang pakar dalam bidang
BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan komputer sekarang ini sangat pesat dan salah. satu pemanfaatan komputer adalah dalam bidang kecerdasan buatan.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan komputer sekarang ini sangat pesat dan salah satu pemanfaatan komputer adalah dalam bidang kecerdasan buatan. Di dalam bidang kecerdasan buatan, termasuk
MENGENAL SISTEM PAKAR
MENGENAL SISTEM PAKAR Bidang teknik kecerdasan buatan yang paling popular saat ini adalah system pakar. Ini disebabkan penerapannya diberbagai bidang, baik dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan terutama
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sejarah internet dimulai pada 1969 ketika Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset tentang
SISTEM PAKAR PENDETEKSI PENYAKIT MATA BERBASIS ANDROID
Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi (JUSTIN) Vol. 1, No. 2, (2017) 57 SISTEM PAKAR PENDETEKSI PENYAKIT MATA BERBASIS ANDROID Aditiawarman 1, Helfi Nasution 2, Tursina 3 Program Studi Teknik Informatika,
TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI 2016
RANCANG BANGUN SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT DEMAM BERDARAH MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING SKRIPSI Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat untuk Memperoleh Gelar Sarjana (S.Kom) Pada Program Teknik Informatika
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1 Analisa Sistem Kendala-kendala yang dihadapi pada sistem yang sedang berjalan yaitu : 1. Sebagian besar masyarakat tidak perduli akan penyakit yang dideritanya.
BAB 1 PENDAHULUAN Latar belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar belakang Perkembangan komputer dewasa ini telah mengalami banyak perubahan yang sangat pesat, seiring dengan kebutuhan manusia yang semakin banyak dan kompleks. Komputer yang
TUGAS KELOMPOK SISTEM PAKAR NAMA KELOMPOK : FERI DWI UTOMO ROBBY INDRAWAN SUDRAJAT SEPTIAWAN PRIO SETIADI
TUGAS KELOMPOK SISTEM PAKAR NAMA KELOMPOK : FERI DWI UTOMO 1341177004176 ROBBY INDRAWAN SUDRAJAT 1341177004239 SEPTIAWAN PRIO SETIADI 1341177004314 JURNAL KE 1 JUDUL : Aplikasi Sistem Pakar Untuk Mendiagnosa
Pengetahuan 2.Basis data 3.Mesin Inferensi 4.Antarmuka pemakai (user. (code base skill implemetation), menggunakan teknik-teknik tertentu dengan
Bab II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pengertian Sistem Pakar Sistem pakar (expert system) adalah sistem yang berusaha mengapdosi pengetahuan manusia ke komputer, agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti
NASKAH PUBLIKASI. SISTEM PAKAR PERAWATAN FACIAL ACNE PADA KLINIK dr.ve MEDICAL DERMATIC BERBASIS WEB
NASKAH PUBLIKASI SISTEM PAKAR PERAWATAN FACIAL ACNE PADA KLINIK dr.ve MEDICAL DERMATIC BERBASIS WEB OLEH : Riski Megawati 2012.01.0023 PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA
Sistem Pakar untuk Mendiagnosa Penyakit Kucing Menggunakan Metode Backward Chaining
Sistem Pakar untuk Mendiagnosa Penyakit Kucing Menggunakan Metode Backward Chaining Mardiah Fadhli Politeknik Caltex Riau Jl. Umbansari No.1, telp/fax: 0761 53939/0761 554224 e-mail: [email protected] Abstrak
SKRIPSI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENENTUKAN ANAK PENDERITA AUTIS BERBASIS EXPERT SYSTEM DENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW)
SKRIPSI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENENTUKAN ANAK PENDERITA AUTIS BERBASIS EXPERT SYSTEM DENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) Oleh: JOHAN SUPRIYANTO 2010-51-162 PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA
APLIKASI SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT GINJAL DENGAN METODE DEMPSTER-SHAFER
APLIKASI SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT GINJAL DENGAN METODE DEMPSTER-SHAFER Aprilia Sulistyohati, Taufiq Hidayat Laboratorium Sistem Informasi dan Perangkat Lunak Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknologi
PERANCANGA SISTEM PAKAR PENDETEKSI GANGGUAN KEHAMILAN ABSTRAK
PERANCANGA SISTEM PAKAR PENDETEKSI GANGGUAN KEHAMILAN Budiya Surya Putra, S.Kom. ABSTRAK Sistem pakar pendeteksian gangguan kehamilam ini merupakan sistem untuk mengetahui jenis-jenis gangguan kehamilan
MODEL HEURISTIK. Capaian Pembelajaran. N. Tri Suswanto Saptadi
1 MODEL HEURISTIK N. Tri Suswanto Saptadi 2 Capaian Pembelajaran Mahasiswa dapat memahami dan mampu mengaplikasikan model Heuristik untuk menyelesaikan masalah dengan pencarian solusi terbaik. 1 3 Model
BAB 1 PENDAHULUAN. Penyakit THT merupakan salah satu jenis penyakit yang sering ditemukan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Teknologi semakin berkembang seiring dengan meningkatnya kebutuhan setiap individu di berbagai bidang, seperti di bidang bisnis, pendidikan, psikologi, dan tentu saja
2/22/2017 IDE DASAR PENGANTAR SISTEM PAKAR MODEL SISTEM PAKAR APLIKASI KECERDASAN BUATAN
APLIKASI KECERDASAN BUATAN PENGANTAR SISTEM PAKAR Shinta P. Sari Prodi. Informatika Fasilkom UIGM, 2017 Definisi : Sebuah program komputer yang dirancang untuk memodelkan kemampuan menyelesaikan masalah
PEMANFAATAN TEKNOLOGI KNOWLEDGE-BASED EXPERT SYSTEM UNTUK MENGIDENTIFIKASI JENIS ANGGREK DENGAN MENGGUNAKAN BAHASA PEMROGRAMAN JAVA
Yogyakarta, 22 Juli 2009 PEMANFAATAN TEKNOLOGI KNOWLEDGE-BASED EXPERT SYSTEM UNTUK MENGIDENTIFIKASI JENIS ANGGREK DENGAN MENGGUNAKAN BAHASA PEMROGRAMAN JAVA Ana Kurniawati, Marliza Ganefi, dan Dyah Cita
SISTEM PAKAR DIAGNOSIS KERUSAKAN SEPEDA MOTOR NON MATIC
SISTEM PAKAR DIAGNOSIS KERUSAKAN SEPEDA MOTOR NON MATIC Cholil Jamhari 1*, Agus Kiryanto 2, Sri Huning Anwariningsih 3 1,2,3 Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Sahid Surakarta
PENGEMBANGAN SISTEM PAKAR DIAGNOSIS PENYAKIT DAN HAMA PADA TANAMAN SEMANGKA BERBASIS ANDROID
PENGEMBANGAN SISTEM PAKAR DIAGNOSIS PENYAKIT DAN HAMA PADA TANAMAN SEMANGKA BERBASIS ANDROID Imas Siti Munawaroh¹, Dini Destiani Siti Fatimah² Jurnal Algoritma Sekolah Tinggi Teknologi Garut Jl. Mayor
PENERAPAN SISTEM PAKAR DALAM MENGANALISIS PENGARUH RELAKSASI MANAJEMEN STRES
PENERAPAN SISTEM PAKAR DALAM MENGANALISIS PENGARUH RELAKSASI MANAJEMEN STRES Chandra Wijaya K. 1, Rangga Firdaus 2 1 Program Studi Manajemen Informatika 2 Program Studi Teknik Informatika Sekolah Tinggi
PEMANFATAN TEOREMA BAYES DALAM PENENTUAN PENYAKIT THT
PEMANFATAN TEOREMA BAYES DALAM PENENTUAN PENYAKIT THT Sri Winiarti Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta Email : [email protected] ABSTRAK Dalam
SISTEM PAKAR ONLINE MENGGUNAKAN RULE BASE METHOD UNTUK DIAGNOSIS PENYAKIT AYAM SKRIPSI KIKI HENDRA SITEPU
SISTEM PAKAR ONLINE MENGGUNAKAN RULE BASE METHOD UNTUK DIAGNOSIS PENYAKIT AYAM SKRIPSI KIKI HENDRA SITEPU 060823019 DEPARTEMEN MATEMATIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SUMATERA
SISTEM PAKAR BERBASIS MOBILE UNTUK MENDETEKSI PENYAKIT PADA GINJAL
SISTEM PAKAR BERBASIS MOBILE UNTUK MENDETEKSI PENYAKIT PADA GINJAL Achmad Solichin Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Budi Luhur Jl. Ciledug Raya, Petukangan Utara, Jakarta Selatan,
Feriani A. Tarigan Jurusan Sistem Informasi STMIK TIME Jln. Merbabu No. 32 AA-BB Medan
Sistem Pakar Untuk Mendiagnosa Ginjal dengan Metode Backward Chaining Feriani A. Tarigan Jurusan Sistem Informasi STMIK TIME Jln. Merbabu No. 32 AA-BB Medan Abstrak Sistem pakar adalah sistem berbasis
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Anak merupakan sebuah karunia bagi setiap orangtua. Setiap anak diharapkan dapat tumbuh dan berkembang secara sehat, baik fisik, mental dan sosial sesuai dengan pertambahan
APLIKASI SISTEM PAKAR UNTUK PERTOLONGAN PERTAMA MENDIAGNOSA DEMAM Shela Shelina Universitas Gunadarma Jl. Margonda Raya No. 100 Pondok Cina, Depok 164
EXPERT SYSTEM APPLICATION FOR FIRST AID DIAGNOSE FEVER Shela Shelina Undergraduate Program, Information Systems Gunadarma University http://www.gunadarma.ac.id Keywords: Expert System, General Disease
Sistem Pakar Untuk Mendeteksi Kerusakan Pada Sepeda Motor 4-tak Dengan Menggunakan Metode Backward Chaining
Sistem Pakar Untuk Mendeteksi Kerusakan Pada Sepeda Motor 4-tak Dengan Menggunakan Metode Backward Chaining Maria Shusanti F Program Studi Teknik Informatika Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bandar Lampung
APLIKASI SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT KULIT SAPI BERBASIS WEB DENGAN MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING
APLIKASI SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT KULIT SAPI BERBASIS WEB DENGAN MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING Hady Kurniawan Teknik Informatika STMIK ATMA LUHUR PANGKALPINANG Jl. Jend. Sudirman Selindung
APLIKASI DIAGNOSA PENYAKIT ANAKMELALUI SISTEM PAKAR MENGGUNAKAN JAVA 2 MICRO EDITION YOSEPHIN ERLITA KRISTANTI
APLIKASI DIAGNOSA PENYAKIT ANAKMELALUI SISTEM PAKAR MENGGUNAKAN JAVA 2 MICRO EDITION YOSEPHIN ERLITA KRISTANTI Fakultas Teknologi Industri Universitas Gunadarma ABSTRAK Hampir tidak ada penyakit anak yang
SISTEM PAKAR IDENTIFIKASI KEMAMPUAN OTAK PADA ANAK SEKOLAH DASAR MENGGUNAKAN ALGORITMA BACKWARD CHAINING
Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Multimedia 06 SISTEM PAKAR IDENTIFIKASI KEMAMPUAN OTAK PADA ANAK SEKOLAH DASAR MENGGUNAKAN ALGORITMA BACKWARD CHAINING Galih Hermawan ), Muhammad Qadhafi Laksono
DIAGNOSA PENYAKIT JANTUNG DENGAN METODE PENELUSURAN FORWARD CHAINNING-DEPTH FIRST SEARCH
DIAGNOSA PENYAKIT JANTUNG DENGAN METODE PENELUSURAN FORWARD CHAINNING-DEPTH FIRST SEARCH Putri Kurnia Handayani Jurusan Sistem Informasi Universitas Muria Kudus PO BOX 53 Gondangmanis Kudus e-mail : [email protected]
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi 2004 Yogyakarta, 19 Juni 2004
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi 2004 Yogyakarta, 19 Juni 2004 Visualisasi Sistem Pakar Dalam Menganalisis Tes Kepribadian Manusia (Empat Aspek Tes Kepribadian Peter Lauster) Sri Winiarti
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Ansietas (anxiety) atau kecemasan adalah suatu keadaan emosional yang tidak menyenangkan yang ditandai oleh rasa ketakutan dan gejala fisik yang menegangkan
PERANCANGAN SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSA PENYAKIT TBC (TUBERCULOSIS) PADA ANAK SKRIPSI AGUSTINA ERNARIA MANURUNG
PERANCANGAN SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSA PENYAKIT TBC (TUBERCULOSIS) PADA ANAK SKRIPSI AGUSTINA ERNARIA MANURUNG 041401067 PROGRAM STUDI STRATA 1 ILMU KOMPUTER DEPARTEMEN ILMU KOMPUTER FAKULTAS MATEMATIKA
SISTEM PAKAR. Entin Martiana Jurusan Teknik Informatika - PENS
SISTEM PAKAR Entin Martiana Jurusan Teknik Informatika - PENS Defenisi Sistem Pakar 1. Sistem pakar (expert system) adalah sistem yang berusaha mengapdosi pengetahuan manusia ke komputer, agar komputer
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN Bab ini berisikan tentang metodologi penelitian yang dilakukan dalam pelaksanaan penelitian agar hasil yang dicapai tidak meyimpang dari tujuannya. Adapun metodologi penelitian
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Alur Metodologi Penelitian Adapun alur metodologi penelitian yang akan dipakai dalam menyelesaikan penelitian tugas akhir ini adalah sebagai berikut: Gambar 3.1 Alur Metodologi
BAB III ANALISIS SISTEM
31 BAB III ANALISIS SISTEM 3.1 Model Keputusan Dengan adanya permasalahan dalam tumbuh kembang anak dibutuhkan sistem pakar untuk memenuhi tenaga kesehatan professional. Gambar 3.1 menunjukkan flowchart
Sistem Pakar Perkembangan Anak Usia 0-12 Bulan Berbasis Web Dengan Metode Forward Chaining
Sistem Pakar Perkembangan Anak Usia 0-12 Bulan Berbasis Web Dengan Metode Forward Chaining M. Rosidi Zamroni, Choirul Anggun Cahyanti, Ahmad Jalaluddin 1) Program Studi Teknik Informatika Universitas Islam
MERANCANG SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT JANTUNG DENGAN METODE FORWARD CHAINING BERBASIS WEB SKRIPSI
MERANCANG SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT JANTUNG DENGAN METODE FORWARD CHAINING BERBASIS WEB SKRIPSI Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Jenjang Strata Satu (S1) Pada Program
Aplikasi Sistem Pakar untuk Menentukan Gaya Belajar Anak Usia Sekolah Dasar
12 n Jurnal Teknologi Informasi & Komunikasi Digital Zone, Volume 6, Nomor 2, November 2015: 12-17 n ISSN: 1978 Aplikasi Sistem Pakar untuk Menentukan Gaya Belajar Anak Usia Sekolah Dasar Diki Arisandi
Rancang Bangun Sistem Pakar Pendiagnosa Penyakit Demam Typhoid dan Demam Berdarah Dengue dengan Metode Forward Chaining
Rancang Bangun Sistem Pakar Pendiagnosa Penyakit Demam Typhoid dan Demam Berdarah Dengue dengan Metode Forward Chaining Benny Wijaya, Maria Irmina Prasetiyowati Program Studi Teknik Informatika, Universitas
BAB 1 PENGENALAN SISTEM PAKAR
BAB 1 PENGENALAN SISTEM PAKAR DEFINISI System yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer, agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa dilakukan para ahli. ES dikembangkan
BAB IV HASIL DAN UJI COBA
BAB IV HASIL DAN UJI COBA II.1. Tampilan Hasil Penulis merancang program sistem pakar untuk diagnosis penyakit pengapuran pada sendi (OA) pada orang dewasa berbasis web dengan menggunakan bahasa pemrograman
PENGEMBANGAN SISTEM PAKAR BERBASIS ATURAN UNTUK MENENTUKAN MATA KULIAH YANG AKAN DIAMBIL ULANG (REMEDIAL) DENGAN METODE FORWARD CHAINING
PENGEMBANGAN SISTEM PAKAR BERBASIS ATURAN UNTUK MENENTUKAN MATA KULIAH YANG AKAN DIAMBIL ULANG (REMEDIAL) DENGAN METODE FORWARD CHAINING HARIYADI Program Studi Teknik Elektro UMSB ABSTRAK Nilai IP (Indeks
PENERAPAN METODE BACKWARD CHAINING PADA KASUS TINDAK PERDATA. Intisari
PENERAPAN METODE BACKWARD CHAINING PADA KASUS TINDAK PERDATA Buchary Rumampuk 1, Moh Hidayat Koniyo 2, Abd. Azis Bouty 3. Intisari Indonesia merupakan negara hukum yang didalamnya sudah terdapat peraturanperaturan
BAB I PENDAHULUAN. seiring dengan kebutuhan manusia yang semakin banyak dan kompleks. Hal ini yang
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan komputer dewasa ini mengalami perkembangan yang sangat pesat, seiring dengan kebutuhan manusia yang semakin banyak dan kompleks. Hal ini yang
APLIKASI SHELL SISTEM PAKAR
APLIKASI SHELL SISTEM PAKAR Yeni Agus Nurhuda 1, Sri Hartati 2 Program Studi Teknik Informatika, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Teknokrat Lampung Jl. Z.A. Pagar Alam 9-11 Labuhan Ratu,
TAKARIR. data atau informasi dan transformasi data yang bergerak dari pemasukan data hingga ke keluaran. Database
TAKARIR artificial intelligence backward chaining Data Flow Diagram (DFD) Database Decision Tree expert system forward chaining Flowchart Hardware Input Interface knowladge base Login Logout Output kecerdasan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pakar Definisi Pakar (Human Expert) adalah seseorang yang telah mempelajari fakta- fakta, buku teks, dan pengetahuan bidangnya, serta mengembangkan pengetahuan yang telah terdokumentasi
BAB I PENDAHULUAN. Osteoarthritis (OA). Osteoarthritis atau penyakit pengapuran sendi adalah
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Salah satu jenis penyakit rematik yang paling banyak ditemukan adalah Osteoarthritis (OA). Osteoarthritis atau penyakit pengapuran sendi adalah penyakit rematik yang
SISTEM PAKAR MENDIAGNOSA PENYAKIT MALARIA BERBASIS WEB
SISTEM PAKAR MENDIAGNOSA PENYAKIT MALARIA BERBASIS WEB Berlin P. Sitorus Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknik Universitas Satya Negara Indonesia E-Mail: [email protected] ABSTRAK Perkembangan
Pedoman Identifikasi Anak Autis. Sukinah jurusan PLB FIP UNY
Pedoman Identifikasi Anak Autis Sukinah jurusan PLB FIP UNY Adanya gangguan dalam berkomunikasi verbal maupun non-verbal Terlambat bicara Tidak ada usaha untuk berkomunikasi Meracau dengan bahasa yang
APLIKASI SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSIS GANGGUAN PADA GENERATOR SET BERBEBAN
ISSN 1412 3762 http://jurnal.upi.edu/electrans ELECTRANS, VOL.11, NO.2, SEPTEMBER 2012, 63-70 APLIKASI SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSIS GANGGUAN PADA GENERATOR SET BERBEBAN Irfan Sanusi, Bambang Trisno,
SISTEM PAKAR PENYAKIT LAMBUNG MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING
F.1 SISTEM PAKAR PENYAKIT LAMBUNG MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING Andi Nurkholis *, Dina Sri Lestari Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Wahid Hasyim Jl. Menoreh Tengah X/22, Sampangan,
Pedologi. Attention Deficit and Hyperactivity Disorder (ADHD) Maria Ulfah, M.Psi., Psikolog. Modul ke: Fakultas PSIKOLOGI. Program Studi Psikologi
Modul ke: Fakultas PSIKOLOGI Pedologi Attention Deficit and Hyperactivity Disorder (ADHD) Maria Ulfah, M.Psi., Psikolog Program Studi Psikologi www.mercubuana.ac.id ADHD (Attention Deficit Hyperactive
Oleh TIM TERAPIS BALAI PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KHUSUS DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TENGAH
Oleh TIM TERAPIS BALAI PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KHUSUS DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TENGAH Pendahuluan Tidak ada anak manusia yang diciptakan sama satu dengan lainnya Tidak ada satupun manusia tidak memiliki
Troubleshooting PC dengan Sistem Pakar
Endang Supriyati * Diterima : 13 Maret 2012 disetujui : 9 Mei 2012 diterbitkan : 20 Juni 2012 ABSTRACT Troubleshoting Personal Computer with expert systems allow anyone who is having problems with the
Expert System. Siapakah pakar/ahli. Pakar VS Sistem Pakar. Definisi
Siapakah pakar/ahli Expert System Seorang pakar atau ahli adalah: seorang individu yang memiliki kemampuan pemahaman superior dari suatu masalah By: Uro Abdulrohim, S.Kom, MT Definisi Program komputer
PENGEMBANGAN SISTEM PENENTUAN UNIT KERJA KARYAWAN PADA PT. ANEKA MODE INDONESIA BERDASARKAN PSIKOTEST MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING
PENGEMBANGAN SISTEM PENENTUAN UNIT KERJA KARYAWAN PADA PT. ANEKA MODE INDONESIA BERDASARKAN PSIKOTEST MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING Dendy Hutama Putra 1, Dwi Puspitasari 2, Faisal Rahutomo 3 1,2,3
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA Sistem pakar dapat diterapkan dalam bidang psikologi. Penelitian tugas akhir tentang sistem pakar ramuan obat tradisional telah dibangun dengan platform web menggunakan metode Dempster.
PENDAHULUAN 1. Latar Belakang 2. Rumusan Masalah 3. Tujuan Dan Manfaat
PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Perkembangan ilmu kedokteran mengalami kemajuan pesat yang ditandai dengan ditemukannya penyakit-penyakit tropis baru yang belum teridentifikasi sebelumnya. Para dokter ahli
BAB I PENDAHULUAN. tubuh. Dalam suatu serangan jantung (myocardial infarction), bagian dari otot
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Penyakit Jantung adalah sebuah otot yang memompa darah ke seluruh tubuh. Dalam suatu serangan jantung (myocardial infarction), bagian dari otot jantung mati sewaktu
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Obat merupakan substansi yang dapat mengurangi gejala hingga menyembuhkan penyakit. Obat-obatan banyak yang beredar dan dijual bebas di pasaran. Ada yang bebas dibeli,
APLIKASI DIAGNOSA KERUSAKAN MESIN SEPEDA MOTOR BEBEK 4 TAK DENGAN METODE FORWARD CHAINING
ISSN : 2338-4018 APLIKASI DIAGNOSA KERUSAKAN MESIN SEPEDA MOTOR BEBEK 4 TAK DENGAN METODE FORWARD CHAINING Supyani ([email protected]) Bebas Widada ([email protected]) Wawan Laksito ([email protected])
SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT SALURAN PENCERNAAN MENGGUNAKAN METODE DEMPSTER SHAFER
SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT SALURAN PENCERNAAN MENGGUNAKAN METODE DEMPSTER SHAFER 1 Yasidah Nur Istiqomah (07018047), 2 Abdul Fadlil (0510076701) 1 Program Studi Teknik Informatika 2 Program
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Industri Peternakan Unggas di Indonesia pada lima tahun belakangan ini sedang mengalami kemerosotan. Hal ini cenderung dikarenakan oleh kurangnya perhatian pemerintah
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Masalah
1 BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Masalah Sindrom Asperger adalah salah satu gejala autisme dimana para penderitanya memiliki kesulitan dalam berkomunikasi dengan lingkungannya, sehingga kurang bisa
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM III.1 Analisa Analisa merupakan tahap awal yang harus dilakukan untuk memecahkan permasalahan yang sedang dihadapi. Tahap ini sangat penting karena dengan proses
SISTEM CERDAS DIAGNOSA PENYAKIT AYAM
SISTEM CERDAS DIAGNOSA PENYAKIT AYAM PRASETYO ADHY PRABOWO Program Studi Ilmu Komputer, FIK Universitas Dian Nuswantoro Jl. Nakula I No. 5-11, Semarang, 50131 Abstrak : Seiring perkembangan tekhnologi,
UKDW BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Autis merupakan gangguan perkembangan fungsi otak yang mencakup bidang sosial, komunikasi verbal (bahasa) dan non-verbal, imajinasi, fleksibilitas, lingkup minat, kognisi
Rancang Bangun Sistem Pakar untuk Diagnosis Penyakit Mulut dan Gigi dengan Metode Fuzzy Logic
Rancang Bangun Sistem Pakar untuk Diagnosis Penyakit Mulut dan Gigi dengan Metode Fuzzy Logic Arnon Makarios, Maria Irmina Prasetiyowati Program Studi Teknik Informatika, Universitas Multimedia Nusantara,
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di Jurusan Ilmu Komputer Fakultas Matematika dan
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di Jurusan Ilmu Komputer Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Lampung. Waktu penelitian dilakukan
Review JURNAL Sistem Pakar Diagnosa Kerusakan Pada Motor Matic Vario Berbasis Web Studi Kasus : Bengkel Jozz Motor Cangkiran
Review JURNAL Sistem Pakar Diagnosa Kerusakan Pada Motor Matic Vario Berbasis Web Studi Kasus : Bengkel Jozz Motor Cangkiran Imam Wicaksono ([email protected]) Fitro Nur Hakim ([email protected]) Victor
SISTEM PAKAR UNTUK MENENTUKAN PEKERJAAN BERDASARKAN KECERDASAN MAJEMUK PADA ANAK BERBASIS ANDROID NASKAH PUBLIKASI
SISTEM PAKAR UNTUK MENENTUKAN PEKERJAAN BERDASARKAN KECERDASAN MAJEMUK PADA ANAK BERBASIS ANDROID NASKAH PUBLIKASI diajukan oleh Amalia Putri Setyawan 12.12.6988 kepada SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA
BAB I PENDAHULUAN. pesat, seiring dengan kebutuhan manusia yang semakin banyak dan kompleks.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan komputer dewasa ini telah mengalami banyak perubahan yang sangat pesat, seiring dengan kebutuhan manusia yang semakin banyak dan kompleks. Komputer yang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.2 Rumusan Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Diagnosis penyakit yang diderita oleh seorang penderita harus dapat dilakukan dengan tepat dan akurat, karena kesalahan diagnosis berakibat fatal dan bisa membahayakan
II. Deskripsi Kondisi Anak
I. Kondisi Anak 1. Apakah Anak Ibu/ Bapak termasuk mengalami kelainan : a. Tunanetra b. Tunarungu c. Tunagrahita d. Tunadaksa e. Tunalaras f. Tunaganda g. Kesulitan belajar h. Autisme i. Gangguan perhatian
