BAB III METODOLOGI PENELITIAN
|
|
|
- Ratna Kusuma
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 1.1. Kerangka Pikir Kerangka pikir adalah suatu kerangka yang berisi tentang proses lama suatu perusahaan dimana dengan menggunakan metode Soft System Methodology (SSM) dihasilkan suatu proses baru. Tabel 3.1. Kerangka Pikir PROSES LAMA PROSES BARU Pengambilan Keputusan yang Lama Setiap Keputusan melalui Pimpinan Jalur Informasi yang pelan Proses Pembayaran ke supplier yang Lama METODE SSM (Soft System Methodology) Pengambilan Keputusan lebih Cepat Setiap keputusan dapat diputuskan oleh Direksi Jalur Informasi Lebih Cepat Proses Pembayaran ke supplier lebih Cepat Pada kerangka pikir diatas, dapat dilihat adanya proses lama yang terjadi di PT RLS dan dengan menggunakan metode SSM (Soft System Methodology) dihasilkan suatu proses baru. Adapun proses lama berupa pengambilan keputusan yang lama, karena harus melalui beberapa bagian baru dapat diputuskan suatu keputusan, setiap keputusan melalui pimpinan dimana keputusan yang akan diambil harus disetujui oleh pimpinan dalam pelaksanaanya, jalur informasi yang pelan dimana terjadi keterlambatan penerimaan data, proses pembayaran ke supplier yang lama dimana supplier selalu telat dalam menerima pembayaran.
2 Dengan bantuan metode SSM didapatkan suatu proses baru yang diinginkan yang berupa perubahan dari proses lama menjadi proses baru dimana dihasilkan pengambilan keputusan yang lebih cepat tanpa harus melalui beberapa bagian, keputusan dapat langsung diputuskan oleh direksi tanpa harus melalui pimpinan, jalur informasi yang diterima akan lebih cepat, proses pembayaran ke supplier akan lebih cepat atau tepat pada waktu yang ditentukan Metode Analisis Penelitian dilakukan di kantor pusat PT RLS mengenai operasional perusahaan tersebut. Dalam memecahkan masalah yang ada pada kegiatan operasional perusahaan penulis menggunakan metode Soft System Methodology (SSM). Waktu penelitian adalah sekitar 4 bulan dimulai dari bulan November 2002 sampai dengan bulan Februari 2003 Sedangkan untuk penulisan tesis ini dilakukan secara bertahap sejak penelitian dimulai sampai akhir dari penelitian Soft System Methodology Adapun tahap-tahap yang harus dilakukan pada Soft System Methodology (SSM) adalah sebagai berikut : Permasalahan Dalam tahap ini, penulis melakukan pengumpulan data dan informasi untuk menemukan masalah yang terdapat dalam perusahaan melalui wawancara dengan pelaku kegiatan yang mempunyai masalah dan melakukan pengamatan secara langsung terhadap karyawan di PT RLS untuk mencari masalah-masalah yang sering muncul. Adapun tujuan dari tahap pertama ini adalah untuk memberikan gambaran secara menyeluruh mengenai masalah yang terjadi dan selanjutnya dapat digunakan untuk menganalisis berbagai masalah yang terjadi Penggambaran Permasalahan Dalam tahap kedua ini bertujuan untuk mengetahui lebih jelas mengenai permasalahan yang sedang dihadapi oleh perusahaan. Adapun tujuan dari tahap ini adalah untuk mengetahui lebih dalam permasalahan yang sedang dihadapi dimana dapat digunakan sebagai petunjuk untuk menentukan berbagai macam faktor yang mempengaruhi dan menjadi penyebab atas berbagai permasalahan yang muncul.
3 Hasil dari tahap ini adalah Rich Picture dimana Rich Picture ini menggambarkan mengenai situasi masalah yang sedang dihadapi dalam gambaran animasi. Penggambaran yang detail mengenai hubungan antar bagian dalam suatu perusahaan digambarkan secara jelas, sehingga kita dapat mengetahui permasalahan yang ada Root Definition Pada tahap ketiga ini dilakukan Root Definition dimana didefinisikan mengenai tujuan utama dari sistem (model) yang diinginkan dimana dalam pendefinisian diceritakan mengenai input yang ada dilakukan proses transformasi untuk menghasilkan output yang diinginkan. Tahap ini dilakukan untuk dapat mengetahui pihak-pihak mana saja yang terlibat dalam masalah yang muncul. Evaluasi dari tahap ini adalah dengan menggunakan metode CATWOE. Kriteria CATWOE adalah sebagai berikut : 1. C / Customer adalah orang yang mengharapkan manfaat dari tindakan yang diambil 2. A / Actor adalah pelaku yang melakukan tindakan 3. T / Transformation Process adalah perubahan dari masukan yang ada untuk menuju ke arah yang lebih baik 4. W / Weltanschauung adalah bentuk tindakan yang ideal untuk menghadapi dan mengamati permasalahan 5. O/ Owner adalah pelaku yang dapat menghentikan tindakan 6. E / Environemental Constraint adalah rintangan yang terdapat dalam lingkungan tindakan Membuat model konseptual Pada tahap ini bertujuan untuk melihat sejauh mana pelaku terlibat dalam proses transformasi yang terjadi sebagai akibat pelaksanaan sebuah kegiatan. Model konseptual ini adalah suatu penggambaran konsep yang ideal bagi perusahaan dan CATWOE menjadi dasar bagi pembuatan konsep ini. Model konseptual yang dihasilkan, menggambarkan keinginan tentang bentuk kegiatan terbaik pada masa yang akan datang dari kegiatan yang bermasalah dengan kata lain bahwa penggambaran model konseptual ini adalah penggambaran perbaikan untuk sistem yang berjalan sekarang ini. Adapun berbagai pertanyaan yang dapat dijawab dengan pembuatan model konseptual ini adalah sebagai berikut : o Dimana dan bagaimana perubahan sistem yang harus dilakukan untuk mengatasi berbagai macam masalah yang sedang dihadapi saat ini? o Bagaimana melakukan seleksi atas sistem yang ada?
4 Kita harus mengetahui sistem yang mana yang harus diganti atau dirubah dengan melihat apakah sistem yang berjalan sudah efektif belum, jika belum efektif, kita harus melihat lebih kedalam yaitu bagian dari sistem yang ada (sub-sistem), kita harus melakukan seleksi untuk mengambil sistem yang efektif dan merubah sistem yang tidak efektif Membandingkan model konseptual dengan real world Pada tahap ini, akan dibandingkan sistem real world dengan sistem pada model konseptual. Untuk itu, perlu digambarkan dalam bentuk tabel sehingga dapat mengetahui perbedaan antara sistem real world dengan konseptual. Penggambaran tabel itu berisi tentang sistem lama yang ada, perubahan yang diinginkan dan sistem baru yang digambarkan pada konseptual model. Tujuan dari perbandingan ini adalah untk memahami lebih baik berbagai permasalahan yang ada dimana dapat digunakan sebagai dasar untuk melakukan perbaikan dan meningkatkan kualitas kegiatan Melakukan perubahan Pada tahap ini, segala macam usulan serta perubahan yang memungkinkan untuk memajukan perusahaan akan dimasukan guna dapat memberikan input yang banyak. Untuk itu, perlu digambarkan dalam bentuk tabel sehingga dapat perubahan yang dilakukan. Penggambaran tabel itu berisi tentang sistem lama yang ada dan perubahan yang bisa dilakukan (Sistem Baru). Tujuan dari tahap ini adalah untuk mengidentifikasi dan menyelidiki berbagai kemungkinan perubahan yang bisa terjadi dengan membuat daftar alternatif perubahan. Hasil yang didapat dari proses melakukan perubahan ini adalah berupa daftar perubahan yang diputuskan agar dapat diterima dan diimplementasikan Melakukan tindakan Pada tahap ini, kita melakukan implementasi dari perubahan yang telah ditentukan, sehingga kita dapat menentukan perubahan mana yang perlu dilakukan untuk merubah strategi yang telah ada. Tujuan akhir dari tahap ini adalah melakukan formulasi dari tindakan dan menentukan bagaimana perubahan itu dilakukan Teknik Pengumpulan Data Data yang dikumpukan pada penelitian ini adalah dengan cara sebagai berikut:
5 Studi kepustakaan yaitu mempelajari berbagai teori guna menunjang penyusunan kerangka pemikiran penelitian Pengamatan secara langsung dengan kegiatan sehari-hari di PT RLS guna mencari masalah dalam perusahaan. Wawancara langsung dengan karyawan yang ada di PT RLS guna mencari solusi terbaik dalam memecahkan masalah serta alternatif yang diberikan.
Sistem Remedial Nilai Siswa SMA Olah Raga Negeri Sriwijaya Palembang Menggunakan J2ME dengan Metode Soft System Methodology (SSM)
Sistem Remedial Nilai Siswa SMA Olah Raga Negeri Sriwijaya Palembang Menggunakan J2ME dengan Metode Soft System Methodology (SSM) A.Yani Ranius,S.Kom.,M.M. Nita Rosa Damayanti, S. Kom Universitas Bina
SISTEM REMEDIAL NILAI SISWA SMA OLAH RAGA NEGERI SRIWIJAYA PALEMBANG MENGGUNAKAN J2ME DENGAN METODE SOFT SYSTEM METHODOLOGY (SSM)
SISTEM REMEDIAL NILAI SISWA SMA OLAH RAGA NEGERI SRIWIJAYA PALEMBANG MENGGUNAKAN J2ME DENGAN METODE SOFT SYSTEM METHODOLOGY (SSM) A.Yani Ranius,S.Kom.,M.M. Nita Rosa Damayanti, S. Kom Universitas Bina
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 1.1. Perusahaan Ritel Perdagangan ritel adalah kegiatan penjualan kembali tanpa perubahan bentuk dan jenis barang baru maupun bekas dalam partai kecil terutama kepada konsumen rumah
xix 5 KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Saran 91 DAFTAR PUSTAKA 93 LAMPIRAN 105 RIWAYAT HIDUP 117
xvii DAFTAR ISI DAFTAR TABEL xx DAFTAR GAMBAR xxi 1 PENDAHULUAN 1 1.1 Latar Belakang 1 1.2 Rumusan Masalah 4 1.3 Pertanyaan Penelitian 4 1.4 Tujuan Penelitian 4 1.5 Manfaat Penelitian 5 1.6 Ruang Lingkup
Bab IV Analisis Kasus Perencanaan Transportasi untuk Penanganan Kemacetan
57 Bab IV Analisis Kasus Perencanaan Transportasi untuk Penanganan Kemacetan Proses analisis kasus dimaksudkan untuk memperjelas penelitian berdasarkan kenyataan (reality) dengan maksud menerapkan hasil
Gambar 3.1. Metodologi Penelitian
BAB III METODOLOGI PENELITIAN Pada bab ini menjelaskan cara penelitian dimana terdapat rincian tentang urutan langkah-langkah yang dibuat secara sistematis, logis sehingga dapat dijadikan pedoman yang
PERANCANGAN SISTEM WAREHOUSE BERBASIS ODOO DENGAN SOFT SYSTEM METHODOLOGY DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH BANDUNG
PERANCANGAN SISTEM WAREHOUSE BERBASIS ODOO DENGAN SOFT SYSTEM METHODOLOGY DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH BANDUNG WAREHOUSE SYSTEM DESIGN BASED ODOO WITH SOFT SYSTEM METHODOLOGY IN MUHAMMADIYAH BANDUNG HOSPITAL
3 METODOLOGI. 3.1 Waktu dan Lokasi Penelitian
3 METODOLOGI 3.1 Waktu dan Lokasi Penelitian Penelitian ini dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pengumpulan data, pengolahan data, dan analisis data. Tahap persiapan dan pengumpulan data dilakukan
PERANCANGAN SISTEM PROCUREMENT BERBASIS ODOO DENGAN SOFT SYSTEM METHODOLOGY DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH BANDUNG
PERANCANGAN SISTEM PROCUREMENT BERBASIS ODOO DENGAN SOFT SYSTEM METHODOLOGY DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH BANDUNG DESIGNING PROCUREMENT SYSTEM USING ODOO WITH SOFT SYSTEM METHODOLOGY IN MUHAMMADIYAH BANDUNG
Pengambilan Keputusan Manajerial
MODUL PERKULIAHAN Pengambilan Keputusan Manajerial Modul Final Semester Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Manajemen Tatap Muka 09 Kode MK MK Disusun Oleh, ST, MBA Abstract Kompetensi Mampu mengidentifikasi
PERANCANGAN FITUR SISTEM SALES AND DISTRIBUTION PADA PABRIK GULA JATIBARANG DENGAN MENGGUNAKAN SOFT SYSTEM METHODOLOGY
PERANCANGAN FITUR SISTEM SALES AND DISTRIBUTION PADA PABRIK GULA JATIBARANG DENGAN MENGGUNAKAN SOFT SYSTEM METHODOLOGY DESIGNING FEATURE OF SALES AND DISTRIBUTION SYSTEM IN JATIBARANG SUGAR FACTORY BY
PERANCANGAN SISTEM FIXED ASSET MANAGEMENT BERBASIS OPENERP DENGAN METODE SOFT SYSTEM METHODOLOGY (STUDI KASUS: RSUD AL IHSAN)
PERANCANGAN SISTEM FIXED ASSET MANAGEMENT BERBASIS OPENERP DENGAN METODE SOFT SYSTEM METHODOLOGY (STUDI KASUS: RSUD AL IHSAN) DESIGNING FIXED ASSET MANAGEMENT SYSTEM BASED ON OPENERP USING SOFT SYSTEM
Ch. 7 MODELLING BUSINESS SYSTEMS by Dot Tudor. Inggang Perwangsa Nuralam, SE., MBA
Ch. 7 MODELLING BUSINESS SYSTEMS by Dot Tudor Inggang Perwangsa Nuralam, SE., MBA Problem Improve business a good understanding: Under investigation Identify the stakeholders an approach of the stakeholders
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN Metodologi penelitian berisi penjelasan tahap-tahap yang dilalui penulis dalam menyusun penelitian. Tahap-tahap tersebut adalah tahap awal penelitian, tahap pengumpulan data,
SSM, SEBUAH PENDEKATAN HOLISITIK UNTUK KEGIATAN AKSI(LEARNING FOR ACTIONS)
SSM, SEBUAH PENDEKATAN HOLISITIK UNTUK KEGIATAN AKSI(LEARNING FOR ACTIONS) Oleh : Hendri Hidayatullah *) Abstrak Tulisan ini hendak mendiskusikan metodologi baru yang belum banyak dikenal di Indonesia:
KAPABILITAS DINAMIK PADA UKM SENTRA PENGOLAHAN KERUPUK IKAN DAN UDANG DI INDRAMAYU BERBASIS SUMBER DAYA
BULETIN PSP ISSN: 0251-286X Volume 20 No. 2 Edisi April 2012 Hal 213-228 KAPABILITAS DINAMIK PADA UKM SENTRA PENGOLAHAN KERUPUK IKAN DAN UDANG DI INDRAMAYU BERBASIS SUMBER DAYA Oleh: Trisna Ningsih 1,
Penentuan Produksi Jumlah Bakso Ikan Optimal Untuk Memaksimalkan Keuntungan di CV. Punakawan Semar dengan Pendekatan Hard System Methodology
Penentuan Produksi Jumlah Bakso Ikan Optimal Untuk Memaksimalkan Keuntungan di CV. Punakawan Semar dengan Pendekatan Hard System Methodology Disusun oleh: 1. Rainisa Maini Heryanto Jurusan Teknik Industri,
PERANCANGAN SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN BERBASIS OPENERP DENGAN METODE SOFT SYSTEMS METHODOLOGY (STUDI KASUS : RUMAH SAKIT UMUM DAERAH AL IHSAN)
PERANCANGAN SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN BERBASIS OPENERP DENGAN METODE SOFT SYSTEMS METHODOLOGY (STUDI KASUS : RUMAH SAKIT UMUM DAERAH AL IHSAN) DESIGNING FINANCIAL ACCOUNTING BASED ON OPENERP USING SOFT
PERANCANGAN SISTEM ASSET MANAGEMENT BERBASIS ODOO DENGAN SOFT SYSTEM METHODOLOGY DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH BANDUNG
ISSN : 2355-9365 e-proceeding of Engineering : Vol.3, No.2 Agustus 2016 Page 3409 PERANCANGAN SISTEM ASSET MANAGEMENT BERBASIS ODOO DENGAN SOFT SYSTEM METHODOLOGY DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH BANDUNG DESIGNING
PERANCANGAN SISTEM PENGADAAN (PROCUREMENT) BERBASIS OPENERP DENGAN METODE SOFT SYSTEM METHODOLOGY (Studi Kasus: RSUD Al Ihsan)
PERANCANGAN SISTEM PENGADAAN (PROCUREMENT) BERBASIS OPENERP DENGAN METODE SOFT SYSTEM METHODOLOGY (Studi Kasus: RSUD Al Ihsan) DESIGN PROCUREMENT SYSTEM BASED ON OPENERP USING SOFT SYSTEM METHODOLOGY (Case
BAB I PENDAHULUAN. Dalam hal ini, perusahaan sering dihadapkan pada masalah masalah yang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Suatu perusahaan selalu berusaha untuk mendapatkan laba yang maksimal. Dalam hal ini, perusahaan sering dihadapkan pada masalah masalah yang kompleks dalam mengambil
BAB 1 PENDAHULUAN. Pada zaman sekarang ini, tingkat kebutuhan manusia terhadap teknologi
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada zaman sekarang ini, tingkat kebutuhan manusia terhadap teknologi informasi semakin tinggi. Seiring berjalannya waktu seluruh teknologi informasi yang selama ini
BAB 3 ANALISIS SISTEM BERJALAN. PT. Auto Sukses Perkasa berdiri pada tahun 2006 merupakan perusahaan yang
51 BAB 3 ANALISIS SISTEM BERJALAN 3.1 Latar Belakang PT. Auto Sukses Perkasa berdiri pada tahun 2006 merupakan perusahaan yang bergerak di bidang automotive accessories, plastic injection, dan moulding
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring dengan perkembangan zaman, kebutuhan akan informasi menjadi unsur utama demi keberlangsungan sistem dari suatu perusahaan saat ini, terutama di bidang bisnis
5 MODEL KONSEPTUAL PADA UNIT PERIKANAN TONDA DENGAN RUMPON DI PPP PONDOKDADAP
pengajuan penerbitan Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP); permohonan pemeriksaan fisik kapal, alat penangkapan ikan, dan dokumen kapal penangkap ikan dan/atau kapal pengangkut ikan; dan pengajuan penerbitan
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sebagai respon dari perkembangan teknologi serta tuntutan masyarakat terhadap peningkatkan pelayanan, transparasi dan efektifitas, pemerintah mulai melakukan perubahan
BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN. bidang packaging, seperti membuat bungkusan dari suatu produk seperti, chiki,
BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN 3.1 Riwayat Perusahaan PT. Karya Indah Bersama adalah sebuah perusahaan yang bergerak pada bidang packaging, seperti membuat bungkusan dari suatu produk seperti, chiki,
Mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi Program Studi Magister Sistem Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga.
Knowledge Capture Berbasis Soft System Methodology (SSM) untuk Bagian Promosi Universitas (Studi Kasus: Bagian Promosi dan Hubungan Luar Universitas Kristen Satya Wacana) 1) Grace Lusiana Beeh, 2) Kristoko
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1. Analisa dan Deskripsi Sistem 4.1.1. Gambaran Proses Berdasarkan Surat Edaran yang dikeluarkan oleh direksi nomor 22/DIRG/DPPKG/2008 tentang pedoman penagihan
BAB II LANDASAN TEORI. meliputi konsep strategi, konsep manajemen perubahan, kerangka kerja
BAB II LANDASAN TEORI Bab landasan teori ini akan menjelaskan mengenai tinjauan literatur yang akan menjadi landasan teori dalam penelitian. Tinjauan literatur tersebut meliputi konsep strategi, konsep
Bab II Kajian Pustaka
13 Bab II Kajian Pustaka II.1 Pembuatan Keputusan Keputusan merupakan penilaian atas pendapat terhadap persoalan yang dipertimbangkan atau tindakan atas pencapaian kesimpulan (www.answers.com). Sedangkan
BAB I PENDAHULUAN. komunikasi dan informasi. Begitu pula dengan perusahaan, kebutuhan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi dewasa ini semakin pesat, kini setiap aspek kehidupan manusia sangat dipengaruhi oleh teknologi komunikasi dan informasi.
IMPLEMENTASI SOA PADA PEMODELAN ARCHITECTURE ENTERPRISE SISTEM PENGAWASAN PRODUK TERAPETIK
IMPLEMENTASI SOA PADA PEMODELAN ARCHITECTURE ENTERPRISE SISTEM PENGAWASAN PRODUK TERAPETIK Winayu Budi Wardhani 1), Lukito Edi Nugroho 2), Widyawan 3) 1,2,3) Jurusan Teknik Elektro dan Teknologi Informasi,
BAB I PENDAHULUAN. ini sangat ketat. Munculnya distributor - distributor ini didukung oleh adanya
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Persaingan sistem penjualan dan pembelian parfum di Indonesia saat ini sangat ketat. Munculnya distributor - distributor ini didukung oleh adanya modal
DISAIN ARSITEKTUR KNOWLEDGE MANAGEMENT SYSTEM KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DI YAYASAN BPK GKP BANDUNG
DISAIN ARSITEKTUR KNOWLEDGE MANAGEMENT SYSTEM KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DI YAYASAN BPK GKP BANDUNG Yarith Tialen,Yeffry Handoko, Yasmi Afrizal E-mail : [email protected], [email protected], [email protected]
PROSIDING SEMINAR NASIONAL GEOTIK ISSN:
PENERAPAN KNOWLEDGE CAPTURE UNTUK PROMOSI FAKULTAS MENGGUNAKAN SOFT SYSTEM METHODOLOGY (SSM) (STUDI KASUS: FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS VICTORY SORONG) Matheus Supriyanto Rumetna 1, Danny Manongga 2, Ade
BAB IV PERANCANGAN SISTEM
BAB IV PERANCANGAN SISTEM 4.1 Perancangan Sistem Perancangan sistem adalah suatu gambaran sketsa sistem atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah ke dalam kesatuan yang utuh dan berfungsi. Perancangan
Outline 0 PENDAHULUAN 0 TAHAPAN PENGEMBANGAN MODEL 0 SISTEM ASUMSI 0 PENDEKATAN SISTEM
Outline 0 PENDAHULUAN 0 TAHAPAN PENGEMBANGAN MODEL 0 SISTEM ASUMSI 0 PENDEKATAN SISTEM Pendahuluan 0 Salah satu dasar utama untuk mengembangkan model adalah guna menemukan peubah-peubah apa yang penting
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pada jaman sekarang ini, perkembangan teknologi sudah semakin pesat. Hampir semua sistem perhitungan manajemen input output barang di perusahaan berkembang dilakukan
BAB 3 METODE PEMECAHAN MASALAH
BAB 3 METODE PEMECAHAN MASALAH 3.1 Metode Penelitian Metode penelitian dilakukan dengan cara melakukan pengamatan dan wawancara terhadap para pekerja dilantai produksi solid pada PT Abbott Indonesia. Pengamatan
Analisis Perencanaan Pembangunan Daerah Pesisir Pantai Dengan Pendekatan Sistem Lunak (Soft Systems Methodology)
Analisis Perencanaan Pembangunan Daerah Pesisir Pantai Dengan Pendekatan Sistem Lunak (Soft Systems Methodology) Ayu Palarentin 1, Sana Prabowo 1, Arif Zainudin 1* 1 Program Studi Ilmu Pemerintah, Fakultas
BAB 3 METODOLOGI PEMECAHAN MASALAH
BAB 3 METODOLOGI PEMECAHAN MASALAH Metodologi pemecahan masalah merupakan langkah-langkah sistematis yang berperan penting sebagai pedoman dalam menyelesaikan dan memberikan solusi dari masalah yang timbul
BAB 1 Pendahuluan 1.1 Latar Belakang
BAB 1 Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Dewasa ini banyak industri yang mengalami perkembangan salah satunya adalah PT DI (Dirgantara Indonesia). Perusahaan ini merupakan satu-satunya badan usaha milik negara
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Matematika adalah cabang ilmu pengetahuan yang mempunyai peranan sangat penting dalam kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan komunikasi. Selain itu matematika juga
BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan dunia usaha pada era globalisasi ini diwarnai dengan
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Perkembangan dunia usaha pada era globalisasi ini diwarnai dengan persaingan yang semakin ketat. Persaingan bukan hanya datang dari dalam tetapi datang juga
Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu (SENMI-2010) Universitas Budi Luhur ISSN :
Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu (SENMI-2010) Universitas Budi Luhur ISSN : 2087-0930 Kajian Penerapan Aplikasi Open Source di Perguruan Tinggi Dengan Pendekatan Soft System Methodology Studi kasus
PERANCANGAN MAN HOUR INTEGRATED CONTROL APPLICATION PADA PERUSAHAAN BARBASIS PROJECT
PERANCANGAN MAN HOUR INTEGRATED CONTROL APPLICATION PADA PERUSAHAAN BARBASIS PROJECT Rahayu Ary Yuniarti Information Systems Department, School of Information Systems, Binus University Jl. K.H. Syahdan
B A B I P E N D A H U L U A N
1 B A B I P E N D A H U L U A N 1.1. Latar Belakang Dalam era globalisasi seperti sekarang ini, perkembangan dan kemajuan teknologi melaju dengan cepatnya. Hal ini terutama untuk teknologi informasi dimana
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN Metodologi adalah suatu proses berpikir yang dilakukan dalam penulisan suatu laporan, mulai dari menentukan judul dan permasalahan, melakukan pengumpulan data yang akan digunakan
BAB 3 ANALISIS SISTEM / PROGRAM. sederhana, dimana seluruh aspek operasional dan manajemen, dipertanggungjawabkan
BAB 3 ANALISIS SISTEM / PROGRAM 3.1 Organisasi Perusahaan Bentuk organisasi pada SPBU No. 34.45.222 merupakan organisasi yang sederhana, dimana seluruh aspek operasional dan manajemen, dipertanggungjawabkan
APLIKASI SOFT SYSTEM METHODOLOGY (SSM) UNTUK PERENCANAAN TERINTEGRASI BIOFUEL DALAM SEKTOR PERTANIAN DAN SEKTOR ENERGI
APLIKASI SOFT SYSTEM METHODOLOGY (SSM) UNTUK PERENCANAAN TERINTEGRASI BIOFUEL DALAM SEKTOR PERTANIAN DAN SEKTOR ENERGI Alfa Firdaus 1 dan M Syamsul Maarif 2 Program Studi Teknik Industri, Universitas Mercu
BAB I PENDAHULUAN. memberikan perhatian yang serius untuk kegiatan-kegiatan dan kemajuan. tertentu maupun hasil operasinya selama satu periode.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang PT Kereta Api Indonesia (Persero) merupakan badan perusahaan milik Negara yang bergerak dalam bidang jasa perkeretaapian. PT Kereta Api Indonesia (Persero) sebagai
DIAGRAM SISTEM. Asti Widayanti S.Si M.T.
DIAGRAM SISTEM Asti Widayanti S.Si M.T. Latar Belakang Gambar dapat bercerita lebih luas daripada tulisan Diagram dapat digunakan untuk menggambarkan informasi dan ide untuk situasi yang komplek Apakah
BAB 1 PENDAHULUAN. Salah satu teknologi yang dapat diterapkan dalam perusahaan adalah
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sistem Informasi Akuntansi merupakan salah satu jenis sistem informasi yang diperlukan oleh perusahaan dalam era globalisasi saat ini. Hal tersebut ditunjang dengan
PENENTUAN JUMLAH OPERATOR OPTIMUM DEPARTEMEN DESAIN PT SPT MELALUI PENDEKATAN HARD SYSTEM METHODOLOGY
PENENTUAN JUMLAH OPERATOR OPTIMUM DEPARTEMEN DESAIN PT SPT MELALUI PENDEKATAN HARD SYSTEM METHODOLOGY 1 Nurdinintya Athari, 2 Bambang Indra Ismaya, 3 Reh Ulina, 4 Edo Rantau Wijaya 1 Program Studi Teknik
BAB IV RENCANA IMPLEMENTASI. Berdasarkan hasil analisa proses pengembangan produk baru di Bio
BAB IV RENCANA IMPLEMENTASI 4.1 Rencana Implementasi dan Action Plan 4.1.1 Rencana Implementasi Berdasarkan hasil analisa proses pengembangan produk baru di Bio Farma maka dapat diambil solusi yang terbaik
BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan perekonomian yang cepat membawa dampak persaingan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Perkembangan perekonomian yang cepat membawa dampak persaingan yang semakin ketat antara perusahaan-perusahaan, khususnya yang bergerak di bidang yang sejenis.
MODEL KEBIJAKAN PENGELOLAAN AGROINDUSTRI BIOENERGI DALAM PERSPEKTIF KELESTARIAN LINGKUNGAN (SOFT SYSTEM METHODOLOGY SEBAGAI SUATU PENDEKATAN)
MODEL KEBIJAKAN PENGELOLAAN AGROINDUSTRI BIOENERGI DALAM PERSPEKTIF KELESTARIAN LINGKUNGAN (SOFT SYSTEM METHODOLOGY SEBAGAI SUATU PENDEKATAN) Petir Papilo 1 dan M. Syamsul Maarif 2 Program Studi Teknik
PENGUKURAN DAN PENINGKATAN KINERJA RANTAI PASOKAN DENGAN PENDEKATAN SCOR (SUPPLY CHAIN DI PT. XYZ TUGAS SARJANA DEA DARA DAFIKA SIAGIAN NIM.
PENGUKURAN DAN PENINGKATAN KINERJA RANTAI PASOKAN DENGAN PENDEKATAN SCOR (SUPPLY CHAIN OPERATIONS REFERENCE) DAN LEAN SIX SIGMA DI PT. XYZ TUGAS SARJANA Diajukan untuk Memenuhi Sebagian dari Syarat-syarat
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN Berikut merupakan diagram alir tahapan penelitian untuk dapat menyelesaikan permasalahan yang terjadi di Super Shop and Drive: Gambar 3.1 Metodologi Penelitian 83 1 Aktivitas
Memberikan pengetahuan tentang:
Materi Pembekalan Presentasi Memberikan pengetahuan tentang: BPMN [materi utama] BPR Trend Teknologi Informasi E-Business E-Commerce 1 Proses proses adalah satu set aktivitas dan sumber daya yang terdefinisi
Jurnal Ilmiah Administrasi Publik (JIAP) URL: ej our na lf ia. ub.ac. id/ i nde x.p hp/j ia p
Jurnal Ilmiah Administrasi Publik (JIAP) URL: http:// ej our na lf ia. ub.ac. id/ i nde x.p hp/j ia p JIAP Vol. 2,., pp 21-22, 201 201 FIA UB. All right reserved ISSN 2302-298 e-issn 2503-2887 Analisis
Jurnal Ilmiah Administrasi Publik (JIAP)
Jurnal Ilmiah Administrasi Publik (JIAP) URL: http://ejour nalfia.ub. ac.id/ind e x. ph p/jiap JIAP Vol. 2,. 4, pp 211-220, 2016 2016 FIA UB. All right reserved ISSN 2302-2698 e-issn 2503-2887 Analisis
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Teknologi merupakan bagian yang penting dalam menunjang dan mengatur kinerja perusahaan. Dalam beberapa tahun terakhir ini, sistem yang digunakan dalam suatu perusahaan
BAB 1 PENDAHULUAN. kegiatan operasionalnya. Kegiatan operasional dalam perusahaan leasing ILUFA
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Tidak dapat disangkal apabila semua perusahaan menginginkan kegiatan operasinya dapat dijalankan dengan efektif dan efisien sehingga dapat dilakukan penghematan
BAB I PENDAHULUAN. tepat, maka setiap instansi, organisasi, atau perusahaan memerlukan Program
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Demi menunjang dan memperlancar tugas kerja suatu instansi,organisasi atau perusahaan dimana data diolah menjadi informasi yang dapat dimanfaatkan oleh pimpinan
BAB 3 METODOLOGI PEMECAHAN MASALAH
BAB 3 METODOLOGI PEMECAHAN MASALAH 3.1 Flow Diagram Metodologi Pemecahan Masalah Metodologi penelitian merupakan tahapan tahapan penelitian yang harus ditetapkan terlebih dahulu sebelum melakukan analisis
BAB III ANALISIS SISTEM. komponen dengan mempelajari seberapa bagus bagian-bagian komponen
BAB III ANALISIS SISTEM 3.1 ANALISIS SISTEM Analisis sistem adalah teknik pemecahan masalah yang menguraikan bagianbagian komponen dengan mempelajari seberapa bagus bagian-bagian komponen tersebut bekerja
Apakah ISO 9001 bermanfaat??
Apakah ISO 9001 bermanfaat?? Hasil Survey: Survey yang dilakukan oleh Engineering Quality Forum, di Inggris, menyatakan bahwa 68 % perusahaan yang sudah ISO 9001, tidak merasakan manfaatnya Survey lain
BAB I PENDAHULUAN. Daya Manusia yang baik merupakan kunci sukses tercapainya tujuan instansi.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sumber Daya Manusia pada hakekatnya merupakan salah satu modal dan memegang peranan penting dalam keberhasilan instansi. Pengelolaan Sumber Daya Manusia yang baik merupakan
Sistem Pendukung Keputusan / Decision Support System PENGAMBILAN KEPUTUSAN, SISTEM, PEMODELAN DAN DUKUNGAN
Sistem Pendukung Keputusan / Decision Support System PENGAMBILAN KEPUTUSAN, SISTEM, PEMODELAN DAN DUKUNGAN CONTENT 1. Pengambilan Keputusan 2. Proses Pemodelan 3. Fase Kecerdasan 4. Fase Desain 5. Fase
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Perkembangan teknologi informasi yang demikian cepatnya telah memasuki
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Perkembangan teknologi informasi yang demikian cepatnya telah memasuki segala bidang kehidupan. Sejalan dengan perkembangan zaman, komputer berdampak pada persaingan
BAB I PENDAHULUAN 1 Bab 1
BAB I PENDAHULUAN 1 Bab 1 1.1 Latar Belakang Masalah Selama ini PT. Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS) dalam melakukan pendaftaran calon staff pembina masih dilakukan secara offline dan juga dalam mengolah
ABSTRAK. Salah satu tipe technology process dalam manajemen operasi adalah. proyek. Teknologi dalam proyek berhubungan dengan salah satu jenis produk
ABSTRAK Salah satu tipe technology process dalam manajemen operasi adalah proyek. Teknologi dalam proyek berhubungan dengan salah satu jenis produk yang disesuaikan dengan syarat-syarat yang unik dari
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN Bab ini berisikan tentang latar belakang penelitian, penjelasan mengenai permasalahan yang diangkat yaitu berupa perumusan masalah, tujuan yang ingin dicapai, batasan masalah, dan sistematika
BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pada era globalisasi ini, perkembangan dunia teknologi jelas semakin meningkat. Manusia dapat mengakses informasi yang dibutuhkan dengan lebih mudah kapanpun dan dimanapun,
LAPORAN ANALISIS SISTEM E LAUNDRY
LAPORAN ANALISIS SISTEM E LAUNDRY Disusun oleh : 1. Ridlo Pamuji 13111111/22 2. Nova Mustopa 13111115/22 PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI UNIVERSITAS MERCU BUANA YOGYAKARTA
TUGAS AKHIR. Diajukan guna melengkapi sebagian syarat dalam mencapai gelar Sarjana Strata Satu (S1)
TUGAS AKHIR EVALUASI KINERJA SUPPLIER DENGAN MENGKOMBINASIKAN METODE DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA) DAN METODE PEMBOBOTAN NILAI YANG DIGUNAKAN PADA PT. SI Diajukan guna melengkapi sebagian syarat dalam
