KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR GAMBAR DAFTAR TABEL DAFTAR LAMPIRAN
|
|
|
- Widyawati Irawan
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 DAFTAR ISI Halaman ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... iv DAFTAR GAMBAR... xi DAFTAR TABEL... xx DAFTAR LAMPIRAN... xxi BAB I PENDAHULUAN... 1 A. Latar Belakang Masalah... 1 B. Identifikasi Masalah... 4 C. Pembatasan Masalah... 4 D. Rumusan Masalah... 5 E. Tujuan Penelitian... 5 F. Manfaat Penelitian... 5 BAB II KAJIAN PUSTAKA... 7 A. Kerangka Teoritis Pengertian Tinjauan Proses Pembuatan Desain a. Pengertian Desain b. Unsur-Unsur Desain ) Titik ) Garis a) Garis Lurus Horizontal b) Garis Lurus Vertikal c) Garis Lurus Miring Diagonal d) Garis Melengkung iv
2 3) Bidang ) Ruang ) Warna c. Prinsip-Prinsip Desain ) Proporsi (Skala) ) Keseimbangan (Balance) ) Kontras (Contrast) ) Irama (Rhythm) ) Kesatuan (Unity) a) Kesatuan Statis dan Dinamis b) Kesatuan Ide c) Kesatuan Gaya dan Watak Pengertian Produk Kerajinan Anyam a. Pengertian Kerajinan Anyam ) Kerajinan ) Anyaman a) Perkembangan Kerajinan Anyam b) Jenis-Jenis Kerajinan Anyaman b. Anyaman Rotan ) Jenis-Jenis Rotan a) Rotan Irit (Calamus Trachycoleus Beccari) b) Rotan Manau (Calamus Manan Miq) c) Rotan Batang (Daemonorops Robustus Warb) d) Rotan Cacing (Calamus Melanoloma Mart) e) Rotan Sega (Calamus Caesius Blume) f) Rotan Getah (Daemonorops Angustifolia Mart) ) Cara Penebangan ) Pengolahan v
3 4) Bahan dan Perkakas Membuat Perabotan Rumah ) Cara Menganyam Rotan a) Anyaman Belitan b) Anyaman Belitan Bertukar c) Anyaman Belitan Rangkap d) Anyaman Belitan Bertukar Rangkap e) Anyaman Tunggal f) Anyaman Rangkap g) Anyaman Penguat h) Anyaman Tegak i) Anyaman Tali ) Motif/Corak Anyaman Rotan a) Motif/Corak Anyaman Rotan Klasik, Antik, dan Kelabang b) Motif/Corak Anyaman Rotan Dekoratif Geometris, Geometris, dan Tradisi c) Motif/Corak Anyaman Rotan Jruna Kembar Besar, Jruno Kembar Kecil, dan Silang Ghedek d) Motif/Corak Anyaman Rotan Liris Antik, Liris, dan Lampitan ) Proses Finishing a) Natural Coating b) Stain c) Fancy Colour d) Water Based Glaze B. Hasil Penelitian yang Relevan C. Kerangka Konseptual BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian Tempat Penelitian Waktu Penelitian vi
4 B. Subjek Penelitian Populasi Sampel C. Metode Penelitian D. Desain Penelitian E. Instrumen Penelitian F. Teknik Pengumpulan Data Observasi Dokumentasi Wawancara (Interview) G. Teknik Analisis Data BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Data Penelitian a. Produk Kerajinan Anyam Rotan I (Penyekat Ruangan) b. Produk Kerajinan Anyam Rotan II (Kursi dan Meja Tamu) c. Produk Kerajinan Anyam Rotan III (Kursi Anak-Anak) d. Produk Kerajinan Anyam Rotan IV (Kursi Goyang Anak-Anak) e. Produk Kerajinan Anyam Rotan V (Keranjang Buah) B. Analisis Hasil Penelitian Proses Penentuan Ide Produk Kerajinan Anyam Rotan Proses Pembuatan Desain Bentuk Produk Kerajinan Anyam Rotan Persiapan Bahan Persiapan Alat Analisis dan Proses Pembuatan 5 (Lima) Produk Kerajinan Anyam Rotan Yogja yang Diteliti a. Produk Kerajinan Anyam Rotan I (Penyekat Ruangan) ) Analisis Produk Kerajinan Anyam Rotan I (Penyekat Ruangan) ) Proses Pembuatan Produk Kerajinan Anyam Rotan I (Penyekat Ruangan) vii
5 a) Proses Pembuatan Kerangka Penyekat Ruangan b) Proses Menganyam Rotan untuk Produk Penyekat Ruangan c) Proses Membersihkan/Memutihkan Rotan d) Proses Penjemuran Rotan Setelah Dibersihkan/Diputihkan e) Proses Finishing f) Penjemuran Setelah Finishing g) Proses Menggabungkan Penyekat Ruangan b. Produk Kerajinan Anyam Rotan II (Kursi dan Meja Tamu) ) Analisis Produk Kerajinan Anyam Rotan II (Kursi dan Meja Tamu) a) Kursi Tamu b) Meja Tamu ) Proses Pembuatan Produk Kerajinan Anyam Rotan II (Kursi dan Meja Tamu) a) Proses Pembuatan Kursi Tamu (1) Proses Pembuatan Kerangka Kursi Tamu (2) Proses Menganyam Rotan untuk Produk Kursi Tamu (3) Proses Finishing b) Proses Pembuatan Meja Tamu (1) Proses Pembuatan Kerangka Meja Tamu (2) Proses Menganyam Rotan untuk Produk Meja Tamu (3) Proses Finishing c. Produk Kerajinan Anyam Rotan III (Kursi Anak-Anak) ) Analisis Produk Kerajinan Anyam Rotan III (Kursi Anak-Anak) ) Proses Pembuatan Produk Kerajinan Anyam Rotan III (Kursi Anak-Anak) a) Proses Pembuatan Kerangka Kursi Anak-Anak b) Proses Menganyam Rotan untuk Produk Kursi Anak-Anak c) Proses Finishing viii
6 d. Produk Kerajinan Anyam Rotan IV (Kursi Goyang Anak-Anak) ) Analisis Produk Kerajinan Anyam Rotan IV (Kursi Goyang Anak-Anak) ) Proses Pembuatan Produk Kerajinan Anyam Rotan IV (Kursi Goyang Anak-Anak) a) Proses Pembuatan Kerangka Kursi Goyang Anak-Anak b) Proses Menganyam Rotan untuk Produk Kursi Goyang Anak-Anak c) Proses Finishing e. Produk Kerajinan Anyam Rotan V (Keranjang Buah) ) Analisis Produk Kerajinan Anyam Rotan V (Keranjang Buah) ) Proses Pembuatan Produk Kerajinan Anyam Rotan V (Keranjang Buah) a) Proses Pembuatan Kerangka Keranjang Buah b) Proses Menganyam Rotan untuk Produk Keranjang Buah c) Proses Finishing C. Pembahasan Kemudahan dan Kesulitan dalam Proses Pembuatan Kerajinan Anyam Rotan di Industri Kerajinan Anyam Rotan Yogja Cara Meningkatkan Nilai Estetis dan Desain Produk Kerajinan Anyam Rotan di Industri Kerajinan Anyam Rotan Yogja a. Utility atau Aspek Kegunaan ) Security (Keamanan) ) Comfortable (Kenyamanan) ) Flexibility (Keluwesan) b. Unsur Estetika atau Syarat Keindahan D. Temuan Penelitian BAB V PENUTUP A. Simpulan B. Saran ix
7 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN Lampiran Lampiran Lampiran Lampiran Lampiran Lampiran x
DAFTAR GAMBAR Halaman
DAFTAR GAMBAR Halaman Gambar 2.1. Membentuk Rotan... 9 Gambar 2.2. Sambungan Lurus/ Pengikat pada Bentuk Lingkaran... 9 Gambar 2.3. Sambungan Silang Dibelit dengan Tali Rotan... 10 Gambar 2.4. Sambungan
Desain Kursi Berbahan Baku Rotan Dari Masa ke Masa
Jurnal Rekajiva Jurnal Online Institut Teknologi Nasional Desain Interior Itenas No.01 Vol.01 Januari 2013 Desain Kursi Berbahan Baku Rotan Dari Masa ke Masa Detty Fitriany, Jamaludin, Irsalina Adani Institut
TINJAUAN PUSTAKA. keputih-putihan atau kekuning-kuningan serta kehitam-hitaman. Batang tanaman
TINJAUAN PUSTAKA Deskripsi Rotan Akar tanaman rotan mempunyai sistem perakaran serabut, berwarna keputih-putihan atau kekuning-kuningan serta kehitam-hitaman. Batang tanaman rotan berbentuk memanjang dan
TINJAUAN PUSTAKA. kayu yang terpenting di Indonesia (MacKinnon et al., 2000). Rotan dapat
TINJAUAN PUSTAKA Deskripsi Rotan Rotan merupakan palem berduri yang memanjat dan hasil hutan bukan kayu yang terpenting di Indonesia (MacKinnon et al., 2000). Rotan dapat berbatang tunggal (soliter) atau
Seminar Nasional BOSARIS III Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya
PENERAPAN DESAIN DALAM RANGKAIAN BUNGA SEBAGAI PELENGKAP DEKORASI RUANG Arita Puspitorini PKK Abstrak, Bunga sejak dulu hingga kini memiliki peran penting dalam kehidupan manusia, karena bunga dirangkai
NIRMANA DUA DIMENSI. Oleh: Dr. Kasiyan, M.Hum. Jurusan Pendidikan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta 2013
NIRMANA DUA DIMENSI Oleh: Dr. Kasiyan, M.Hum. Jurusan Pendidikan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta 2013 PENGERTIAN NIRMANA Berasal dari dua akar kata, yakni nir yang artinya
TINJAUAN PUSTAKA. Rotan
TINJAUAN PUSTAKA Rotan Saat ini Indonesia dikenal sebagai negara produsen rotan terbesar dan memiliki jenis rotan terbanyak di dunia. Dalam sub sektor kehutanan rotan menyumbangkan devisa terbesar setelah
Pengertian Seni Rupa. Prinsip - prinsip Seni
Pengertian Seni Rupa Secara sederhana, seni rupa adalah ungkapan ide atau perasaan yang estetis dan bermakna dari pembuatnya yang diwujudkan melalui media rupa yang bisa ditangka dan dirasakan dengan rabaan.
TINJAUAN PUSTAKA. tanaman famili Palmae yang tumbuh memanjat yang disebut
TINJAUAN PUSTAKA Deskripsi Rotan Rotan berasal dari bahasa melayu yang berarti nama dari sekumpulan jenis tanaman famili Palmae yang tumbuh memanjat yang disebut "Lepidocaryodidae". Lepidocaryodidae berasal
PEMANFAATAN ROTAN SEBAGAI BAHAN KERAJINAN ANYAMAN DI DESA SEDAHAN JAYA KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN KAYONG UTARA
PEMANFAATAN ROTAN SEBAGAI BAHAN KERAJINAN ANYAMAN DI DESA SEDAHAN JAYA KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN KAYONG UTARA Rattan Utilization of Wicher Crafts Insedahan Jayavillage in Sukadana District Kayong Utara
Obbi Pardamean Pane a*, Irawati Azhar b, Tito Sucipto b
Jenis Rotan, Rotan Olahan Dan Analisis Ekonomi Pada Industri Pengolahan Rotan Komersial di Kota Medan Type Rattan, Rattan Products Processed and Economic Analysis On Commercial Rattan Manufacturing in
Jenis, sifat dan kegunaan rotan
Standar Nasional Indonesia Jenis, sifat dan kegunaan rotan ICS 65.020.99 Badan Standardisasi Nasional Daftar isi Daftar isi...i Prakata...ii 1 Ruang lingkup... 1 2 Istilah dan definisi... 1 3 Lambang
STUDI PEMANFAATAN ROTAN OLEH MASYARAKAT DUSUN KEBAK RAYA DI KAWASAN HUTAN DESA SURUH TEMBAWANG KECAMATAN ENTIKONG KABUPATEN SANGGAU
STUDI PEMANFAATAN ROTAN OLEH MASYARAKAT DUSUN KEBAK RAYA DI KAWASAN HUTAN DESA SURUH TEMBAWANG KECAMATAN ENTIKONG KABUPATEN SANGGAU (Study on the use of rattan by people in kebak raya hamlet in the forest
PRODUCTION COST ANALYSIS OF RATTAN CRAFT IN SMALL AND MEDIUM ENTERPRISES IN RUMBAI DISTRICT, PEKANBARU (A CASE STUDY AT UD. DONA ROTAN FURNITURE)
ANALISIS BIAYA PRODUKSI HASIL KERAJINAN ROTAN PADA INDUSTRI USAHA KECIL DAN MENENGAH (UKM) DI KECAMATAN RUMBAI, PEKANBARU (STUDI KASUS UD. DONA ROTAN FURNITURE) PRODUCTION COST ANALYSIS OF RATTAN CRAFT
ANALISIS PEMASARAN PRODUK ROTAN OLAHAN DI KOTA BINJAI (MARKETING ANALYSIS OF RATTAN PRODUCTS PROCESSED IN BINJAI)
ANALISIS PEMASARAN PRODUK ROTAN OLAHAN DI KOTA BINJAI (MARKETING ANALYSIS OF RATTAN PRODUCTS PROCESSED IN BINJAI) Pardamean Tampubolon 1, Irawati Azhar 2, Tito Sucipto 2 1 Mahasiswa Program Studi Kehutanan,
BAB 3 METODE PERANCANGAN
BAB 3 METODE PERANCANGAN 3.1 Konsep Desain 3.1.1 Analisa Data A. Denah The Sanchaya Resort Hotel Gambar 3.1 Denah The Sanchaya Resort Hotel The Sanchaya Resort Hotel berada di Jalan Permaisuri No 5, Tanjung
V. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN DAN KARATERISTIK INDUSTRI PRODUK JADI ROTAN
V. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN DAN KARATERISTIK INDUSTRI PRODUK JADI ROTAN 5.1. Letak Geografis Lokasi Penelitian Lokasi penelitian berada di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Kecamatan
ESTETIKA BENTUK Pengertian. Estetika adalah suatu kondisi yang berkaitan dengan sensasi keindahan yang dirasakan seseorang
ESTETIKA BENTUK Pengertian Estetika adalah suatu kondisi yang berkaitan dengan sensasi keindahan yang dirasakan seseorang Rasa keindahan itu akan muncul apabila terjalin perpaduan yang serasi dari elemen
DAFTAR ISI. KATA PENGANTAR... i. ABSTRAK... v. DAFTAR ISI... vi. DAFTAR TABEL... xiii. DAFTAR GAMBAR... xiv. A. Latar Belakang Masalah...
DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... i ABSTRAK... v DAFTAR ISI... vi DAFTAR TABEL... xiii DAFTAR GAMBAR... xiv BAB I. PENDAHULUAN1 A. Latar Belakang Masalah... 1 B. Rumusan Masalah... 3 C. Tujuan dan Manfaat Penelitian...
@UKDW BAB 1 PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Akar wangi merupakan tumbuhan jenis rumput yang memiliki banyak manfaat dan BAB 1 PENDAHULUAN dikenal dengan aromanya yang khas. Akar tumbuhan yang termasuk dalam jenis rumput yang
JENIS ROTAN, PRODUK ROTAN OLAHAN DAN ANALISIS EKONOMI PADA INDUSTRI PENGOLAHAN ROTAN KOMERSIAL DI KOTA MEDAN HASIL PENELITIAN.
JENIS ROTAN, PRODUK ROTAN OLAHAN DAN ANALISIS EKONOMI PADA INDUSTRI PENGOLAHAN ROTAN KOMERSIAL DI KOTA MEDAN HASIL PENELITIAN Oleh : OBBI PARDAMEAN PANE 071203024/ Teknologi Hasil Hutan PROGRAM STUDI KEHUTANAN
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. bentuk dan motif yang bevariasi sehingga bentuk dan motif tidak kelihatan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Anyaman 2.1.1 Pengertian Anyaman Kerajinan anyaman merupakan kerajinan tradisional yang masih ditekuni sampai saat ini. Di samping banyak kegunaannya juga karena unsur kemudahaannya.
RINCIAN KEGIATAN DAN ALOKASI PERTEMUAN DALAM SEMESTER
MATA MATERIAL KONSTRUKSI TR-221 DISUSUN OLEH : NURYANTO, S.PD., M. T. NIP. : 19761305 2006041010 PROGRAM STUDI TEKNIK ARSITEKTUR PERUMAHAN-D3 JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR FAKULTAS PENDIDIKAN TEKNOLOGI
BAB III DATA DAN ANALISA PERANCANGAN A. Bambu i. Bambu untuk produk Bambu Apus
BAB III DATA DAN ANALISA PERANCANGAN A. Bambu i. Bambu untuk produk Bambu Apus Gambar 3. Bambu Apus/Bambu Tali (Sumber: Aboutherbal 2010) Bambu apus dikenal juga sebagai bambu tali atau dalam bahasa Sundanya
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan hasil analisis penelitian penulis berkenaan dengan Kajian
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis penelitian penulis berkenaan dengan Kajian Gambar Pada Pendidikan Anak Usia Dini (Studi Deskriptif Analitik Terhadap Karakteristik Gambar
2. Sejarah Desain Interior
1. Pengertian Interior Menurut Francis D. K. Ching (Chng & Binggeli, 2012) interior desain adalah Interior design is the planning, layout, and design of the interior spaces within buildings. These physical
DAFTAR ISI Halaman ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... ii UCAPAN TERIMA KASIH... iii DAFTAR ISI... iv DAFTAR TABEL... v DAFTAR GAMBAR...
DAFTAR ISI Halaman ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... ii UCAPAN TERIMA KASIH... iii DAFTAR ISI... iv DAFTAR TABEL... v DAFTAR GAMBAR... vii BAB I PENDAHULUAN... 1 A. LATAR BELAKANG PENELITIAN... 1 B. IDENTIFIKASI
METODOLOGI PENELITIAN. kalkulator dan kusioner. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah. Kegiatan yang dilakukan dalam tahapan ini mencakup:
METODOLOGI PENELITIAN Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini dilaksanakan bulan Januari sampai dengan bulan Maret 2011. Alat
TINJAUAN PUSTAKA. kelompok palem-paleman yang hidupnya merambat. Golongan ini termasuk
TINJAUAN PUSTAKA Rotan Rotan sebagaimana asalnya merupakan tumbuhan yang tergolong dalam kelompok palem-paleman yang hidupnya merambat. Golongan ini termasuk dalam sub-famili calamoideae yang mempunyai
Oleh: Kasiyan, M.Hum. Jurusan Pendidikan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta
RAGAM HIAS TRADISIONAL Oleh: Kasiyan, M.Hum. Jurusan Pendidikan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta Pengertian Ragam Hias Ragam hias adalah bentuk dasar hiasan yang biasanya
BAB I PENDAHULUAN. negara dan telah terbukti terutama di saat resesi ekonomi pada tahun 1985 dan
10 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Usaha Kecil dan Menengah (UKM) merupakan basis usaha rakyat, yang secara mengejutkan mampu bertahan di masa krisis 1997. Kenyataan yang ada menunjukkan bahwa
LATIHAN SOAL. 8. Perhatikan gambar berikut ini, teknik pembuatan yang digunakan pada gambar tersebut adalah.
LATIHAN SOAL 1. Perencanaan atau perancangan produk kerajinan umumnya lebih menitikberatkan pada berbagai aspek. Aspekaspek tersebut diantaranya. a. Nilai estetika dan keunikan b. Nilai asset c. Nilai
Menggambar Lendutan Portal Statis Tertentu
Menggambar Lendutan Portal Statis Tertentu (eformasi aksial diabaikan) Gambar 1. Portal Statis Tertentu Sebuah portal statis tertentu akan melendut dan bergoyang jika dibebani seperti terlihat pada Gambar
6 DESAIN KRIYA TEKSTIL DENGAN
6 DESAIN KRIYA TEKSTIL DENGAN TEKNIK MENGANYAM Kompetensi yang akan diperoleh setelah mempelajari bab ini adalah pemahaman tentang pengertian teknik menganyam, desain dan prinsip teknik menganyam, jenis
Lampiran 1 KUISIONER INSTRUMEN PENELITIAN PENGOLAHAN DAN ANALISIS KELAYAKAN BERBAGAI JENIS PRODUK KERAJINAN ROTAN DI CV HARAMAS PENELITI :
Lampiran 1 KUISIONER INSTRUMEN PENELITIAN PENGOLAHAN DAN ANALISIS KELAYAKAN BERBAGAI JENIS PRODUK KERAJINAN ROTAN DI CV HARAMAS PENELITI : Nama : Tiwa Solida Sigalingging NIM : 071201004 Program Studi
ELEMEN PEMBENTUK RUANG INTERIOR
ELEMEN PEMBENTUK RUANG INTERIOR Ruangan interior dibentuk oleh beberapa bidang dua dimensi, yaitu lantai, dinding, plafon serta bukaan pintu dan jendela. Menurut Wicaksono dan Tisnawati (2014), apabila
PEMANFAATAN ROTAN NON KOMERSIAL SEBAGAI BAHAN BAKU MEBEL DITINJAU DARI SIFAT FISIS DAN MEKANIS
Jurnal Riset Industri Hasil Hutan Vol.3, No.1, Juni 2011: 1 6 PEMANFAATAN ROTAN NON KOMERSIAL SEBAGAI BAHAN BAKU MEBEL DITINJAU DARI SIFAT FISIS DAN MEKANIS UTILIZATION OF NON-COMERCIAL RATTAN AS FURNITURE
LOMBA KOMPETENSI SISWA SMK. TINGKAT PROVINSI JAWA TIMUR Sidoarjo, September 2014 KERAJINAN TEKSTIL
LOMBA KOMPETENSI SISWA SMK TINGKAT PROVINSI JAWA TIMUR Sidoarjo, September 2014 LOMBA KOMPETENSI SISWA SMK KERAJINAN TEKSTIL Disusun Oleh : Drs. Syamsudin, M. Sn. Ir. Sri Herlina, M.Si. PEMERINTAH PROVINSI
DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN LEMBAR PERNYATAAN...
DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN LEMBAR PERNYATAAN... i KATA PENGANTAR... ii UCAPAN TERIMA KASIH... iii ABSTRAK... v DAFTAR ISI... vi DAFTAR TABEL... vii DAFTAR BAGAN... x DAFTAR GAMBAR... xi BAB I. PENDAHULUAN...
ESTETIKA BENTUK SEBAGAI PENDEKATAN SEMIOTIKA PADA PENELITIAN ARSITEKTUR
ESTETIKA BENTUK SEBAGAI PENDEKATAN SEMIOTIKA PADA PENELITIAN ARSITEKTUR Jolanda Srisusana Atmadjaja Jurusan Arsitektur FTSP Universitas Gunadarma ABSTRAK Penelitian karya arsitektur dapat dilakukan melalui
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA Rotan adalah salah satu jenis tumbuhan berbiji tunggal (monokotil) yang memiliki peranan ekonomi yang sangat penting (FAO 1997). Sampai saat ini rotan telah dimanfaatkan sebagai
Identifikasi jenis-jenis rotan pada hutan rakyat di Katingan, Kalimantan Tengah dan upaya pengembangan
PROS SEM NAS MASY BIODIV INDON Volume 1, Nomor 2, April 2015 ISSN: 2407-8050 Halaman: 194-200 DOI: 10.13057/psnmbi/m010205 Identifikasi jenis-jenis rotan pada hutan rakyat di Katingan, Kalimantan Tengah
RINCIAN KEGIATAN DAN ALOKASI PERTEMUAN DALAM SEMESTER
RINCIAN KEGIATAN DAN ALOKASI PERTEMUAN DALAM SEMESTER MATA KULIAH GAMBAR ARSITEKTUR TR-221 DISUSUN OLEH : NURYANTO, S.PD., M. T. NIP. : 19761305 2006041010 PROGRAM STUDI TEKNIK ARSITEKTUR PERUMAHAN-D3
Solusi Hunian Bagi Pekerja dan Pelajar di Kawasan Surabaya Barat Berupa Rancangan Desain Rusunawa
JURNAL SAINS DAN SENI POMITS Vol. 2, No.2, (2013) 2337-3520 (2301-928X Print) G-58 Solusi Hunian Bagi Pekerja dan Pelajar di Kawasan Surabaya Barat Berupa Rancangan Desain Rusunawa Laras Listian Prasetyo
Menata Pola Ragam Hias Tekstil
MENATA POLA RAGAM HIAS TEKSTIL 81 Menata Pola Ragam Hias Tekstil A. RINGKASAN Dalam bab ini kita akan belajar menata pola ragam hias tekstil. Sebelumnya kita telah memiliki pengetahuan tentang keragaman
I. PENDAHULUAN A. Penjelasan Tema / Ide /Judul Perancangan B. Latar Belakang Perancangan
I. PENDAHULUAN A. Penjelasan Tema / Ide /Judul Perancangan Perancangan desain produk furnitur rak buku dengan gaya pop art, furnitur yang dibuat ialah furnitur rak buku dengan menampilkan berbagai macam
BAB 4 PENUTUP. Universitas Indonesia
BAB 4 PENUTUP Tembikar merupakan salah satu tinggalan arkeologi yang penting dalam mempelajari kehidupan manusia masa lalu. Berbagai informasi dapat diperoleh dari artefak berbahan tanah liat ini, mulai
BAB I PENDAHULUAN. dilakukan setelah perang dunia kedua, tepatnya tanggal 12 Juli 1949 di Inggris
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Pengkajian hubungan manusia dengan lingkungan kerja sebenarnya sudah lama dilakukan oleh manusia, tetapi pengembangannya yang lebih mendalam baru dilakukan setelah
BAB III PROSES PERANCANGAN. A. Bagan Pemecahan Masalah
BAB III PROSES PERANCANGAN A. Bagan Pemecahan Masalah Limbah spanduk MMT (Metromedia Technologi\ Riset kebutuhan dan peluang pemanfaatan limbah spanduk MMT Gagasan pemanfaatan limbah spanduk MMT untuk
BAB III TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORERIKAL PENDEKATAN ARSITEKTUR ORGANIK PADA TATA RUANG LUAR DAN DALAM HOMESTAY DAN EKOWISATA SAWAH
BAB III TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORERIKAL PENDEKATAN ARSITEKTUR ORGANIK PADA TATA RUANG LUAR DAN DALAM HOMESTAY DAN EKOWISATA SAWAH 3.1. Tinjauan Pendekatan Arsitektur Organik 3.1.1. Definisi Arsitektur
PERAN MEBEL SEBAGAI KOMPONEN INTERIOR
638 PERAN MEBEL SEBAGAI KOMPONEN INTERIOR PERAN MEBEL SEBAGAI KOMPONEN INTERIOR Heru Pradana Program Studi Desain Interior Sekolah Tinggi Desain InterStudi Jl. Kapten Tendean No. 2 Kebayoran Baru Jakarta
BAB 1 PENDAHULUAN. 1-1 Universitas Kristen Maranatha
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kursi Roda adalah alat bantu untuk melakukan aktifitas bagi penderita cacat fisik seperti patah tulang kaki, cacat kaki, atau penyakit-penyakit lain yang menyebabkan
SOAL PENILAIAN AKHIR SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2017/2018. Mata Pelajaran : Prakarya dan KWU Kompetensi Keahlian : AP/TB/MM/KK/UPW
PEMERINTAH PROVINSI BALI DINAS PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 1 TAMPAKSIRING Jl. DR. Ir. Soekarno, Desa Sanding, Kecamatan Tampaksiring Telp. (0361) 981 681 SOAL PENILAIAN AKHIR SEMESTER GANJIL
BAB III OBJEK PENELITIAN
BAB III OBJEK PENELITIAN III.1. Objek Penelitian III.1.1. Sejarah Singkat PT Rysban Jaya Agung berdiri di awal tahun 2010 dan telah berkembang dengan baik. Peredaran usaha yang dilakukan oleh PT Rysban
III DATA DAN ANALISA PERANCANGAN
III DATA DAN ANALISA PERANCANGAN A. Kelompok Data Berkaitan Dengan Aspek Fungsi Produk Rancangan Pengertian unsur ergonomis pada produk kerajinan aspek fungsi menepati porsi utama atau karya kerajinan
BAB 3 DINAMIKA. Tujuan Pembelajaran. Bab 3 Dinamika
25 BAB 3 DINAMIKA Tujuan Pembelajaran 1. Menerapkan Hukum I Newton untuk menganalisis gaya pada benda diam 2. Menerapkan Hukum II Newton untuk menganalisis gaya dan percepatan benda 3. Menentukan pasangan
EKSPLORASI MATERIAL ROTAN PITRIT MENGGUNAKAN METODE EKSPLORASI FISIK EXPLORATION OF RATTAN PITRIT MATERIAL USING PHYSICAL EXPLORATION METHODS
EKSPLORASI MATERIAL ROTAN PITRIT MENGGUNAKAN METODE EKSPLORASI FISIK EXPLORATION OF RATTAN PITRIT MATERIAL USING PHYSICAL EXPLORATION METHODS Tryana Puji Pertiwi Prodi S1 Desain Produk, Fakultas Industri
Pengertian struktur. Macam-macam struktur. 1. Struktur Rangka. Pengertian :
Pengertian struktur Struktur adalah sarana untuk menyalurkan beban dalam bangunan ke dalam tanah. Fungsi struktur dalam bangunan adalah untuk melindungi suatu ruang tertentu terhadap iklim, bahayabahaya
KUESIONER PENELITIAN 1 RE-LAYOUT TATA RUANG PERPUSTAKAAN PADA KANTOR PERPUSTAKAAN ARSIP DAN DOKUMENTASI KABUPATEN SERDANG BEDAGAI
KUESIONER PENELITIAN 1 RE-LAYOUT TATA RUANG PERPUSTAKAAN PADA KANTOR PERPUSTAKAAN ARSIP DAN DOKUMENTASI KABUPATEN SERDANG BEDAGAI Dengan segala kerendahan hati, saya mohon kesediaan bapak/ibu/saudara/i
EKSISTENSI MEBEL BAMBU DI TENGAH PERKEMBANGAN DESAIN DAN TEKNOLOGI (Usman Lubis, Resky Annisa Damayanti) Pendahuluan Bambu telah digunakan oleh masyar
Dimensi, Vol.11- No.2, September 2014 EKSISTENSI MEBEL BAMBU DI TENGAH PERKEMBANGAN DESAIN DAN TEKNOLOGI Usman Lubis, Resky Annisa Damayanti *) Abstract Nowadays, more and more people are turning to modern
Industri Kreatif berbasis Rotan
Industri Kreatif berbasis Rotan Nur Hidayat Pendahuluan Rotan sebagai tumbuhan liana hutan dikelompokan ke dalam jenis Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) cukup potensial. Sekitar 530 jenis rotan dunia, 316
BAGIAN 5 DASAR PERANCANGAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL
BAGIAN 5 DASAR PERANCANGAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL Pada bagian ini akan dibahas secara lebih mendalam hal-hal yang berkaitan dengan dasar perancangan media iklan dan komunikasi visual, yang meliputi;
Salah satu dari 6M yang dapat dipahami sebagai pasar sasaran dari produk yang dihasilkan oleh suatu usaha adalah... a. Mooney b.
PEMERINTAH PROVINSI BALI DINAS PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 1 TAMPAKSIRING Jl. DR. Ir. Soekarno, Desa Sanding, Kecamatan Tampaksiring Telp. (0361) 981 681 SOAL PENILAIAN AKHIR SEMESTER GANJIL
JAMUR TIRAM SEBAGAI IDE PENCIPTAAN KARYA LAMPU DUDUK
JAMUR TIRAM SEBAGAI IDE PENCIPTAAN KARYA LAMPU DUDUK TUGAS AKHIR KARYA Oleh WAHYUDI NIM. 11147110 FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN INSTITUT SENI INDONESIA SURAKARTA 2016 JAMUR TIRAM SEBAGAI IDE PENCIPTAAN
MENENTUKAN NILAI PRODUKSI INDUSTRI ROTAN CV. BUDI MULYA DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEKOMPOSISI LU PADA MODEL EKONOMI LEONTIEF
JIMT Vol. 9 No. 1 Juni 2012 (Hal. 75-81) Jurnal Ilmiah Matematika dan Terapan ISSN : 2450 766X MENENTUKAN NILAI PRODUKSI INDUSTRI ROTAN CV. BUDI MULYA DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEKOMPOSISI LU PADA MODEL
GAMBAR ORNAMEN. Dwi Retno SA., M.Sn
GAMBAR ORNAMEN Dwi Retno SA., M.Sn PENGERTIAN ORNAMEN berasal dari kata ORNARE (bahasa Latin) yang berarti menghias. juga berarti dekorasi atau hiasan sering disebut sebagai disain dekoratif atau disain
V. ULASAN KARYA PERANCANGAN A. Konsep Perancangan Dalam proses perancangan desain furniture dengan tujuan untuk pemberian nilai baru dengan menggunakan desain mainan tradisional yang sekarang sudah jarang
BAB I PENDAHULUAN. mancanegara. Dapat dikatakan sebagai kerajinan tradisional. Baik sebagai bentuk
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dewasa ini kerajinan anyam di Indonesia sudah banyak digemari oleh para turis dalam dan luar negeri. Karena kerajinan anyam ini sudah berkembang, bentuk kerajinan
LEMBAR PENGESAHAN LEMBAR PERNYATAAN ORISINALITAS LAPORAN LEMBAR PERNYATAAN PUBLIKASI LAPORAN TUGAS AKHIR KATA PENGANTAR
ABSTRAK Dalam penulisan makalah perancangan desain ini, penulis membahas mengenai perancangan desain sebuah galeri kerajinan tangan dengan fasilitas penunjangnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Anthropometri Menurut Sritomo (1989), salah satu bidang keilmuan ergonomis adalah istilah anthropometri yang berasal dari anthro yang berarti manusia dan metron yang
BAB I PENDAHULUAN Latar belakang. Perkembangan perekonomian dunia serta meningkatnya dampak pemanasan
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar belakang Perkembangan perekonomian dunia serta meningkatnya dampak pemanasan global yang mengindikasikan pengaruh buruk sentra-sentra perekonomian khususnya perindustrian terhadap
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Fungsi dan Bentuk Fungsi daripada furnitur dan aksesoris yang dibuat adalah untuk membantu setiap tamu untuk melakukan aktifitas meditasi, sehingga furnitur berupa sarana
BAB III DATA DAN ANALISA PERANCANGAN A. Kelompok Data yang Berkaitan Dengan Aspek Fungsi Produk Rancangan 1. Kerajinan Kata kerajinan, dalam istilah bahasa Inggris disebut craft, sedang dalam istilah Bahasa
4 GAMBARAN UMUM INDUSTRI ROTAN
4 GAMBARAN UMUM INDUSTRI ROTAN 4.1 Perkembangan Industri Rotan di Indonesia Sebagai negara penghasil bahan baku rotan terbesar di dunia, produk jadi rotan Indonesia tidak menunjukkan tingkat ekspor yang
6 SISTEM EVALUASI 6.1 Data Responden Evaluasi Elemen Desain Kursi Rotan 6.2 Pengembangan Sistem Evaluasi Elemen Desain Kursi Rotan
6 SISTEM EVALUASI Sistem evaluasi bertujuan untuk memperoleh pengetahuan antara kata Kansei dengan elemen desain yang menunjukkan kata tersebut. Pengetahuan tersebut diperoleh dari responden dengan menggunakan
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Perancangan
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Perancangan Di berbagai bidang, suatu penelitian yang berkaitan dengan suatu rancangan produk atau proses, kualitas menjadi hal yang sangat diperhitungkan. Kualitas
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perusahaan manufaktur merupakan jenis perusahaan yang didirikan dengan tujuan untuk memperoleh laba yang ditetapkan dan mampu mempertahankan kelangsungan hidupnya.
BAB 3 DINAMIKA GERAK LURUS
BAB 3 DINAMIKA GERAK LURUS A. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Menerapkan Hukum I Newton untuk menganalisis gaya-gaya pada benda 2. Menerapkan Hukum II Newton untuk menganalisis gerak objek 3. Menentukan pasangan
MATA KULIAH : Nirmana
MATA KULIAH : Nirmana SEMESTER : I KODE : MKK06105 SKS : 3 PRODI / FAKULTAS : Kriya / Seni Rupa dan Desain DOSEN : Ari Supriyanto, S.Sn., M.A. KOMPETENSI : Mahasiswa mampu menyusun berbagai unsur seni
PENGOLAHAN ROTAN OLEH Dra. Jasni, M.Si Puslitbang Keteknikan Kehutanan dan Pengolahan Hasil Hutan
ASSAMU ALAIKUM M WARRAH MATULLAHI WABARRAKATUH PENGOLAHAN ROTAN OLEH Dra. Jasni, M.Si Puslitbang Keteknikan Kehutanan dan Pengolahan Hasil Hutan Sebaran tanaman rotan Kep Fiji Timur Afrika Barat Cina Selatan
BAB I PENDAHULUAN. Di Indonesia terdapat 143 jenis bambu yang beranekaragam. manfaat kerna batangnya kuat, kerat dan elastis sehingga membuat bambu
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Di Indonesia terdapat 143 jenis bambu yang beranekaragam. Keanekaragaman ini dapat disebabkan karena adanya perbedaan iklim, tanah, dan topografi. Tanaman bambu merupakan
INVENTARISASI DAN PEMANFAATAN ROTAN OLEH MASYARAKAT SEKITAR HUTAN
1 INVENTARISASI DAN PEMANFAATAN ROTAN OLEH MASYARAKAT SEKITAR HUTAN (Studi Kasus:Hutan Batang Toru Blok Barat Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara) SKRIPSI Oleh: Iyen Eriana Naibaho 101201128
STRUKTURAL FUNICULAR: KABEL DAN PELENGKUNG
STRUKTURAL FUNICULAR: KABEL DAN PELENGKUNG 1.1 PENGANTAR STRUKTUR FUNICULAR Ada jenis-jenis struktur yang telah banyak digunakan oleh perencana gedung yaitu struktur pelengkung dan struktur kabel menggantung.
BAB I PENDAHULUAN. melalui desain cover. Karena keefektifan di cover menekankan pada bentuk
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Cover merupakan media komunikasi visual yang bertujuan untuk menyampaikan pesan, informasi, dan ilmu pengetahuan. Salah satu daya tarik pada media bacaan adalah
TINJAUAN PUSTAKA. secara geografis terletak antara Bujur Timur dan
4 TINJAUAN PUSTAKA Hutan Batang Toru Kawasan Hutan Batang Toru terdiri dari Blok Barat dan Blok Timur, secara geografis terletak antara 98 53-99 26 Bujur Timur dan 02 03-01 27 Lintang Utara. Secara administratif
DASAR-DASAR METROLOGI INDUSTRI Bab VI Pengukuran Kelurusan, Kesikuan, Keparalellan, Dan Kedataran BAB VI
BAB VI Tujuan : Setelah mempelajari materi pelajaran pada bab VI, diharapkan mahasiswa dapat : 1. Menjelaskan arti dari kelurusan, kesikuan, keparalelan dan kedataran. 2. Menyebutkan beberapa alat ukur
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Dalam karya seni rupa mempunyai struktur yang terdiri dari elemen visual
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Dalam karya seni rupa mempunyai struktur yang terdiri dari elemen visual seperti garis, warna, bentuk dan gelap terang; dari pengorganisasian elemennya meliputi
BAB 4. Konsep Desain
BAB 4 Konsep Desain 4.1 Fungsi Bentuk Dalam perancangan furnitur dan aksesoris pada lobi hotel Artotel ini, rancangan furnitur yang dibuat yaitu kursi, coffee table, dan stool, sedangkan untuk aksesoris
BAB IV KONSEP PERANCANGAN
BAB IV KONSEP PERANCANGAN Dalam proses perancangan desain gerobak kopi keliling renceng sepeda ini, digunakan metode yang merujuk pada konsep perancangan. Sebuah konsep dalam proses perancangan dirasa
PENGOLAHAN ROTAN untuk BAHAN BAKU MEBEL DAN KERAJINAN
PENGOLAHAN ROTAN untuk BAHAN BAKU MEBEL DAN KERAJINAN oleh: Sahwalita Balai Penelitian Kehutanan Palembang Jl. Kol. H. Burlian Km. 6,5 Punti Kayu e-mail: [email protected] I. PENDAHULUAN Mengetahui
Produk Interior Fasilitas Publik di Yello Hotel Dengan Bahan Rotan
JURNAL INTRA Vol. 5, No. 2, (2017) 946-955 946 Produk Interior Fasilitas Publik di Yello Hotel Dengan Bahan Rotan Nerissa Arviana Wijaya Program Studi Desain Interior, Universitas Kristen Petra Jl. Siwalankerto
Prinsip Desain poster
Desain Poster Pengertian Poster Poster adalah gambar pada selembar kertas berukuran besar yang digantung atau ditempel di dinding atau permukaan lain. Poster merupakan alat untuk mengiklannkan sesuatu,
ELEMEN-ELEMEN STRUKTUR BANGUNAN
ELEMEN-ELEMEN BANGUNAN Struktur bangunan adalah bagian dari sebuah sistem bangunan yang bekerja untuk menyalurkan beban yang diakibatkan oleh adanya bangunan di atas tanah. Fungsi struktur dapat disimpulkan
INTERIOR Pengertian dan Sejarah (Materi pertemuan 1 dan 2)
INTERIOR Pengertian dan Sejarah (Materi pertemuan 1 dan 2) DOSEN PENGAMPU: ARDIANSYAH, S.T, M.T PROGRAM STUDI TEKNIK ARSITEKTUR FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI MATERI PERTEMUAN 1 DAN 2
