BAB I PENDAHULUAN - 2 -
|
|
|
- Veronika Pranoto
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1
2 BAB I PENDAHULUAN 1. Gambaran Umum Kecamatan Lingsar lahir tahun merupakan Kecamatan yang terbentuk dari pemekaran Kecamatan Narmada melalui Undang - undang Nomor Tahun Pemekaran Tersebut bertujuan antara lain : a. Meningkatkan efektipitas pendayagunaan sumber daya b. Memperpendek rentang kendali pemerintah c. Mempercepat penyebaran dan pemerataan hasil hasil pembangunan, sehingga dapat memotivasi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan guna peningkatan kesejahteraan masyarakat. Diawal terbentuknya, Kecamatan Lingsar terdiri dari 10 Desa Induk, dan berdasarkan Keputusan Bupati Lombok Barat Nomor : 8 tahun 2011 tentang penetapan Desa Persiapan menjadi Desa di Kabupaten Lombok Barat kemudian berkembang menjadi 15 Desa, yaitu : 1. Desa Lingsar 2. Desa Batu Kumbung 3. Desa Batu Mekar 4. Desa Karang Bayan 5. Desa Giri Madia 6. Desa Gegerung 7. Desa Duman 8. Desa Peteluan Indah 9. Desa Bug Bug 10. Desa Gegelang 11. Desa Gontoran 12. Desa Langko 13. Desa Sari Baya 14. Desa Dasan Geria 15. Desa Sigerongan 1.1. Keadaan Geografis Kecamatan Lingsar Kecamatan Lingsar memiliki batas batas wilayah sebagai berikut : Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Lombok Utara - 2 -
3 Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Narmada Sebelah barat berbatasan dengan Kota Mataram dan Kecamatan Gunung Sari Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Narmada Kecamatan Lingsar merupakan daerah pengunungan dengan curah hujan relatif banyak sehingga rata-rata 208 mm perbulan, dan di Wilayah utara merupakan wilayah pegunungan dan berbukit bukit. Luas wilayah Kecamatan Lingsar yaitu 79,75 km2 dengan mewilayahi 15 Desa, dengan 94 Dusun, serta dengan jumlah penduduk Jiwa. (Data BPS tahun 2013). Peta Kecamatan Lingsar Wilayah Kecamatan Lingsar Kecamatan Lingsar memiliki luas sekitar 79,77 km2, dengan 15 Desa yang masing masing luas dan jarak tempuh Desa ke Ibu kota sebagai berikut : - 3 -
4 Tabel 1 Luas Wilayah No Desa Luas Wilayah/Km2 1 Lingsar 4,51 2 Batu Kumbung 28,16 3 Batu Mekar 11,92 4 Karang Bayan 5,75 5 Giri Madia 3,33 6 Gegerung 2,94 7 Duman 6,91 8 Peteluan Indah 0,62 9 Bug bug 0,79 10 Gegelang 1,12 11 Gontoran 1,25 12 Langko 3,37 13 Saribaya 1,73 14 Dasan Geria 2,26 15 Sigerongan 4,70 Sumber : BPS tahun 2013 Tabel 2. Jarak Desa ke Kecamatan No Desa Jarak/Km 1 Lingsar 0 2 Batu Kumbung 1,5 3 Batu Mekar 0,6 4 Karang Bayan 4 5 Giri Madia 7 6 Gegerung 5 7 Duman 2,8 8 Peteluan Indah 1,7 9 Bug bug 1,9 10 Gegelang 2,4 11 Gontoran 2,0 12 Langko 5 13 Saribaya 1,73 14 Dasan Geria 4 15 Sigerongan 2,6 Sumber : BPS tahun 2013 Kecamatan Lingsar (Data BPS Tahun 2013) dipilah menjadi pemukiman, Ha, Tanah sawah Ha, Tanah Tegalan/tanah kering Ha, dan tanah lain-lainnya Ha
5 Struktur perekonomian di Kecamatan Lingsar masih bercorak agraris yang dibuktikan dengan penggunaan sawah secara optimal oleh masyarakat. Dengan mengetahui potensi ekonomi yang ada di wilayah Kecamatan Lingsar, maka strategi pembangunan apa yang dapat dilaksanakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Sumber Daya Alam : lahan/tanah pertanian, perkebunan sangat luas, yang ditanami dengan tanaman buah buahan seperi tanaman Manggis, Rambutan dan Mangga terdapat hampir diseluruh wilayah Desa, sedangkan untuk daerah perikanan terdapat diseluruh Desa se Kecamatan Lingsar dan khusus untuk budi daya ikan keramba ada di Desa Lingsar, Peteluan Indah, Batu Mekar, Karang Bayan, dan Sigerongan. Potensi Sumber Daya Manusia : Jumlah penduduk yang cukup banyak sebanyak jiwa (Data 2013). Letak geografis yang strategis wilayahnya terhampar pengunungan dan dilintasi jalan Nasional yang menuju ke obyek wisata yaitu Suranadi dan Narmada serta terdapat peninggalan bersejarah berupa Pura Lingsar. Jalan lintas timur merupakan penghubung antara Kecamatan Lingsar dan Kecamatan Narmada 1.2. Kependudukan Jumlah Penduduk Kecamatan Lingsar per Januari 2013 sebanyak jiwa, dengan rincian Laki laki dan Perempuan, dan terbagi dalam Kepala Keluarga (KK) Dapat dilihat pada tabel di bawah ini : - 5 -
6 Tabel 3 : Jumlah Penduduk menurut Jenis Kelamin Penduduk No Desa Laki Perempuan Jumlah 1 Lingsar Batu Kumbung Batu Mekar Karang Bayan Giri Madia Gegerung Duman Peteluan Indah Bug bug Gegelang Gontoran Langko Saribaya Dasan Geria Sigerongan Jumlah Sumber : BPS tahun 2013 Diagram Jumlah Penduduk per 2013 Jumlah penduduk menurut Desa dan jenis Kelamin dalam Kecamatan Lingsar dapat diilustrasikan dalam diagram dibawah ini : Lingsar Batu Kumbung Batu Mekar Karang Bayan Giri Madia Gegerung Duman Peteluan Indah Bug -bug Gegelang Gontoran Langko Saribaya Dasan Geria Sigerongan Laki-laki Perempuan Jumlah Dari Diagram diatas terlihat bahwa jumlah penduduk di Kecamatan Lingsar, yang paling banyak penduduknya adalah Desa Batu Mekar dengan - 6 -
7 jumlah Penduduk 9376 jiwa dengan jumlah Laki - laki sebanyak 4670 jiwa dan jumlah perempuan sebanyak 4706 jiwa. Sedangkan desa yang paling sedikit penduduknya dalah Desa Gontoran dengan jumlah penduduk jiwa dengan jumlah laki laki sebanyak 780 jiwa dan jumlah penduduk perempuan sebanyak 795 jiwa. Dari jumlah penduduk diatas dapat kita peroleh jumlah kepadatan penduduk di Kecamatan Lingsar tahun 2013 dengan perbandingan pada tabel 4. sebesar 6327 jiwa per km2. dan kepadatan masing masing desa dalam kecamatan Lingsar sebagai berikut : No desa Tabel 4 : Kepadatan Penduduk Jumlah Pendudu k Luas Wilayah/Km 2 Kepadatan Penduduk /Km2 1 Lingsar , Batu Kumbung , Batu Mekar , Karang Bayan , Giri Madia , Gegerung , Duman , Peteluan Indah , Bug bug , Gegelang , Gontoran , Langko , Saribaya , Dasan Geria , Sigerongan , Sumber : BPS tahun 2012 Dari tabel diatas dapat kita lihat bahwa Desa yang terpadat penduduknya dibandingkan dengan luas wilayahnya adalah Desa Peteluan Indah dengan jumlah penduduk 6327 jiwa sedangkan luas wilayahnya 0,62 Km2 sedangkan desa yang jarang penduduknya adalah desa 252 jiwa dengan luas wilayah 28,16 Km
8 BAB II POTENSI KECAMATAN LINGSAR 2. Pembangunan di Kecamatan Lingsar Program Pembangunan yang dilaksanakan di Kecamatan Lingsar dibiayai dari beberapa sumber yaitu antara lain : a. ADD b. PNPM c. Dari sumber lainnya Untuk tahun 2013 jumlah dana yang masuk ke Kecamatan Lingsar sebesar yang bersumber dari tiga (tiga) jenis pembiayaan tersebut sesuai tabel : Tabel 5 : Realisasi Dana ADD PNPM - MPD, PPIP, PNPM - GSC TAHUN 2013 No Desa Sumber Pembiayaan APBD I APBD II APBN Swadaya Jumlah Keterangan Sari Baya Dasan Geria Gontoran Sigerongan Gegerung Lingsar Duman Giri Madia Gegelang Bug - Bug Karang Bayan Langko Batu Mekar Peteluan Indah Batu Kumbung Total J umlah Sumber : PNPM kecamatan. Dari tabel diatas terlihat bahwa Jumlah Anggaran yang masuk untuk membangun pedesaan di Kecamatan Lingsar yang paling besar mendapat - 8 -
9 pembiayaan adalah desa Sigerongan dengan total jumlah Rp ,- yang bersumber dari APBD I sebesar Rp ,-, APBD II sebesar Rp ,-, APBN sebesar Rp ,- dan Swadaya sebesar Rp ,- dengan kegiatan/proyek sebanyak 15 (lima belas) jenis kegiatan. Sedangkan yang paling sedikit adalah desa Karang Bayan dengan total jumlah Rp ,- bersumber dari APBD I sebesar Rp ,- APBD II sebesar Rp ,- dan dari APBN sebesar Rp ,- hal ini disebabkan karena di desa Karang Bayan mendapat pembiayan hanya 4 (empat) jenis kegiatan/proyek Sosial Budaya Menghadapi era globalisasi, sumber daya manusia yang berkualitas sangat diperlukan. Selain untuk meningkatkan daya saing, sumber daya manusia yang baik dapat menunjang keberhasilan pembangunan. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia adalah melalui pendidikan. Pendidikan yang memadai dan tepat sasaran sejak dini akan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang ada. Berdasarkan data tahun 2013 mayoritas utama penduduk kecamatan Lingsar memeluk agama Islam, sisanya memeluk agama Hindu dan sebagian kecil memeluk agama katolik Protestan Agama Penduduk Kecamatan Lingsar yang beragama Islam mencapai 99,6 % sedangkan 0,4 % memeluk agama Hindu. Jumlah tempat ibadah di Kecamatan Lingsar sebanyak 89 Tempat ibadah yang terdiri dari 73 Masjid dan 16 Pura yang tersebar di masing-masing Desa Adat Istiadat - 9 -
10 Penduduk Kecamatan Lingsar sebagian besar merupakan penduduk suku sasak, dimana bahasa sehari - hari yang digunakan umumnya bahasa sasak serta adat dalam pernikahan merupakan adat asli daerah sasak Potensi Desa di Kecamatan Lingsar Penggunaan lahan diwilayah Kecamatan Lingsar (Data BPS tahun 2013) dipilah menjadi pemukiman, 1993 Ha, Tanah sawah Ha, tanah tegalan/tanah kering Ha, dan tanah lain lainnya Ha. Struktur perekonomian di Kecamatan Lingsar masih bercorak agraris yang dibuktikan dengan penggunaan lahan sawah secara optimal oleh masyarakat. Dengan mengetahui potensi ekonomi yang ada di wilayah Kecamatan Lingsar, maka strategi pembangunan apa yang dapat dilaksanakan untuk dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat penggunaan lahan pedesaan. Disamping hal tersebut, maka pencaharian yang lain ada dari industri kecil, dagang dan buruh bangunan. a. Sumber Daya Alam : lahan/tanah pertanian, perkebunan yang sangat luas, yang ditanami dengan tanaman buah buahan seperti tanaman Manggis, Durian, Rambutan dan Mangga terdapat hampir diseluruh Desa, sedangkan untuk daerah perikanan terdapat diseluruh desa se- Kecamatan Lingsar dan khusus untuk budi daya ikan keramba ada di Desa Lingsar, Peteluan Indah, Batu Mekar, Karang Bayan, dan Sigerongan. b. Potensi sumber Daya Manusia : jumlah penduduk yang cukup banyak sebanyak jiwa (Data 2013) Pertanian Sawah salah satu contoh pertanian yang ada di kecamatan Lingsar, petani di Wilayah ini memulai penyemaian benih pada awal musim selanjutnya penanaman pada musim penghujan datang, lahan yang digunakan oleh petani adalah daerah yang dialiri anak sungai jangkok, karena hal ini sangat cocok digunakan untuk menanam tumbuhan yang sangat memerlukan air dan
11 kelembaban udara ini atau sama halnya dengan petani padi lain yang ada di Indonesia. Biasanya rata tara petani panen pada bulan Juli - Agustus jika keadaan musim normal, dan biasanya petani mengolah hasil panennya sendiri dikarenakan petani ini perorangan bukan kelompok (kelompok tani) tetapi ada juga sebagian yang bekelompok seperti kelompok tani. Disamping itu petani di kecamatan Lingsar juga mempunyai kendala yang sangat perlu perhatian oleh pemerintah melalui PPL, karena masih banyak lahan tidur yang masih belum dimamfaatkan oleh petani disebabkan kurangnya modal dalam mengolah lahan yang ada, lahan yang subur ini sangat besar dampaknya bila dikelolah dengan baik dikarenakan dapat membantu perekonomian masyarakat. Masyarakat khususnya para petani sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah baik itu dalam bentuk dana maupun pengetahuan dalam hal ini wawasan dalam pengolahan lahan pertanian sehingga mencapai hasil yang lebih baik. Hasil Panen Petani Rakyat 2.6. Perkebunan Perkebunan yang ada di Kecamatan Lingsar seperti Manggis, Durian dan Rambutan, tetapi mayoritas masyarakat banyak memamfaatkan lahan mereka dengan menanam buah buahan tersebut diatas. Manggis adalah salah satu tanaman yang sangat digandrungi oleh petani karena hal yang sangat menguntungkan disamping itu pula usia tanaman ini mencapai 7 tahun sudah menghasilkan buah, sedangkan hasil panen disamping untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lokal juga dapat dikirim keluar daerah
12 Sama dengan pertanian, perkebunan juga memiliki kendala dari segi pemahaman berkebun dalam hal ini petani sangat mengharapkan adanya pelatihan - pelatihan yang dapat menambah wawasan mereka serta bantuan untuk mengolah lahan - lahan yang masih kosong dan belum dimanfaatkan secara optimal oleh petani. Kebun Manggis, Durian dan Rambutan di Desa Lingsar Pembibitan Manggis di Desa Batu Kumbung Pembibitan Manggis, dan Rambutan di Desa Batu Kumbung 2.7. Peternakan dan perikanan Peternakan memang banyak di setiap daerah begitu juga peternakan yang ada di Kecamatan Lingsar, salah satu contoh adalah Desa Peteluan
13 Indah dan Desa Lingsar yang mayoritas masyarakat berprofesi sebagai peternak baik itu sapi maupun ayam potong. Selain di Desa Peteluan Indah, Desa desa lain seperi Desa Batu Mekar, Sigerongan, dan Karang Bayan juga termasuk daerah Perikanan, perikanan yang ada memanfaatkan kolam atau keramba didesa tersebut. Peternakan di Desa Lingsar Pembibitan Ikan di Desa Batu Kumbung Kolam Pemancingan di Desa Lingsar
14 2.8. Pertambangan /Galian C Kecamatan Lingsar dialiri sungai jangkuk yang membatasi dan membelah antara desa dan desa lain yang ada di Kecamatan ini, otomatis dari segi pemanfaatan sangat banyak dalam hal ini pertambangan pasir adalah salah satu usaha warga setempat, dengan demikian pekerjaan ini dapat menyerap tenaga kerja sehingga dapat membantu roda perekonomian masyarakat. Pertambangan pasir ini selain banyak yang mempekerjakan buruh harian dan ada juga yang menggunakan Souple (alat pengeruk) tetapi hal ini sedikit tidak dapat membantu dikarenakan pertambangan tersebut tidak mempekerjakan buruh. Galian C di Desa Batu Mekar 2.9. Perdagangan Perdagangan juga sering disebut jual beli adalah salah satu proses transaksi yang telah disetujui oleh semua pihak dengan satu ketentuan. Perdagangan di kecamatan Lingsar berkembang cukup pesat dimana terdapat pasar yang berada di Desa Batu Mekar dengan ini kegiatan transaksi terjadi dengan seketika dipasar tersebut. Pasar Kecamatan Lingsar telah berdiri sejak Kecamatan ini masih berada dalam wilayah Narmada otomatis pasar ini sudah berkembang dengan seiringnya perubahan Kecamatan. Terlihat jelas Kecamatan ini adanya proses jual beli yang dilakukan setiap hari
15 Pasar Endut sangat bermanfaat diantara mekarnya suatu daerah dengan adanya suatu aktivitas perekonomian, mekarnya daerah tersebut dapat dilihat dengan banyak pertokoan dan kios kios namun belum didukung oleh terminal angkot yang sangat menunjang kemajuan pasar. Pasar Desa Endut Pariwisata Kawasan wisata yang berupaya dikembangkan diantaranya taman sejarah Narmada dan Pure Lingsar, pada momen tertentu khususnya diloklasi pure Lingsar akan terdapat ribuan pengunjung yang datang dan memadati yaitu pada waktu Puja Wali yang jatuh pada bulan Desember setiap tahun. Pada perayaan Puja Wali ini yang sangat terkenal dengan acara Perang Topat, dan ini tentu saja merupakan bagian pengembangan pariwisata budaya yang digalakan Kecamatan Lingsar. Areal Pariwisata Pura Lingsar
16 Telaga Beleq Mata Air Pancor Siwaq
17 BAB III PENYELENGGARAAN PELAYANAN KECAMATAN LINGSAR 1. Pemerintah Kecamatan Lingsar Kecamatan Lingsar terdiri dari beberapa unsur Pemerintahan antara lain Kantor Camat Lingsar, UPTD, Diknas, Puskesmas, UPTB, KB,UPTD. Pertanian, Perikanan dan Peternakan, Koramil dan Kapolsek. Pemerintahan Kecamatan Lingsar berpusat di Desa Lingsar. Kecamatan Lingsar berdiri pada tahun 1999 adapun nama - nama Camat yang pernah menjabat dapat kita lihat dari tabel berikut ini : Tabel 6. - nama Camat yang pernah /sedang menjabat No Masa Bhakti 1 H. Sahlir H. Masrun Arifin Drs. H. Muridun Mahnan, S.SPT Drs. Ahmada Siladandi Lalu Marta Jaya, S. Pi,MM H. Agus Sukma Aryana, S.sos 8 Suparlan,S.Sos sekarang Kantor Camat Lingsar beralamat di Jalan Gora 01 Desa Lingsar, Jumlah pegawai di Kantor Camat ada 49 orang, dengan pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 47 orang dan sisanya Tenaga Kontrak 2 orang atau honorer. Adapun Struktur Kepegawaian pada Kantor Camat Lingsar sebagai berikut :
18 1.1. Struktur Organisasi CAMAT SUPARLAN, S.Sos KLP. JABATAN FUNGSIONAL SEKCAM MUNAHAR, SIP KASUB KEUANGAN B. SUJIARTI KASUB PROGRAM WAYAN ARSA KASUB BAGMUM & KEPEG. KANDUNG KASI PEMERINHAN MUSANIP KASI TRANTIB SYAIAN KASI PMD BAHARUDIN KASI KESOS ROHANA KASI PELUM GD. ARSANA Kecamatan merupakan wilayah kerja Camat sebangai perangkat daerah Kabupaten dan berkedudukan di bawah serta bertanggung jawab kepada Bupati melaui sekretaris Daerah Tugas Pokok Melaksanakan kewenangan pemerintahan yang dilimpahkan oleh Bupati untuk menagani sebagian urusan otonomi daerah Fungsi Dalam melaksanakan tugas pokok tersebut Camat mempunyai fungsi : a. Melaksanakan kewenangan pemerintah yang dilimpahkan oleh Bupati untuk menangani sebagaian urusan otonomi daerah yang meliputi aspek perijinan, rekomendasi, koordinasi, pembinaan, pengawasan, fasilitasi, penetapan penyelenggaraan dan kewenangan lain yang dilimpahkan. b. Mengkoordinasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat
19 c. Mengkoordinasikan upaya penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum d. Mengkoordinasikan penerapan dan penegakan peraturan perundang - undangan e. Mengkoordinasikan pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum f. Mengkoordinasikan penyelenggaraan kegiatan pemerintahn di Tingkat Kecamatan g. Membina penyelenggaraan pemerintah desa dan atau kelurahan h. Melaksanakan pelayanan masyarakat yang menjadi ruang lingkup tugasnya dan atau yang belum dapat dilaksanakan pemerintahan desa dan atau kelurahan Adapun susunan organisasi Kecamatan Lingsar sesuai dengan peraturan Daerah Nomor 9 tahun 2011 seperti berikut ini : 1. Camat 2. Sekretariat Kecamatan terdiri dari 3. Sub Bagian Program 4. Sub Bagian Keuangan 5. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian 6. Kepala Seksi Pemerintahan 7. Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban 8. Kepal Seksi Pemberdayaan masyarakat Desa 9. Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial 10. Kepala Seksi Pelayanan Umum 1.4. SUSUNAN KEPEGAWAIAN A. Sekretaris Camat : Sekretaris Camat mempunyai tugas pokok melakukan pembinaan administrasi dan memberi pelayanan tekhnis administrasi kepada seluruh satuan organisasi Kecamatan. Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut Sekretaris Camat mempunyai tugas sebagai berikut :
20 Menyusun rencana, pengendalian dan mengevaluasi pelaksanaan pembinaan administrasi serta memberikan pelayanan tekhnis administrasi kepada seluruh satuan organisasi pemerintahan Kecamatan. Melaksanakan urusan administrasi Keuangan Melaksanakan urusan tata usaha, administrasi Kepegawaian, perlengkapan dan rumah tangga. B. Seksi Pemerintahan Seksi Pemerintahan mempunyai tugas pokok mengkoordinasikan penyelenggaraan kegiatan pemerintahan di Tingkat Kecamatan, membina penyelenggaraan pemerintahan Desa dan Kelurahan. Untuk menyelenggarakan tugas pokok tersebut, Seksi Pemerintahan mempunyai fungsi sebagai berikut : Melakukan Koordionasi dengan satuan kerja perangkat Daeran dan instansi pertikal dibidang penyelenggaraan di bidang Pemerintahan Melakukan koordinasi dan singkronisasi perencanaan dengan satuan kerja perangkat daerah dan instansi pertikal dibidang penyelenggaraan pemerintahan. Melakukan evaluasi dan melaporkan penyelenggaraan kegiatan pemerintahan di tingkat Kecamatan kepada Bupati Melakukan pembinaan dan pengawasan tertib administrasi pemerintahan Desa dan atau Kelurahan Memberikan bimbingan superpisi, fasilitasi dan konsultasi pelaksanaan adminstrasi Desa dan atau Kelurahan Melakukan pembinaan dan pemantauan terhadap Kepala Desa dan atau Kelurahan Melakukan evaluasi penyelenggaraan dan atau kelurahan ditingkat Kecamatan Melaporkan pelaksanaan pembinaan dan pemantauan penyelenggaraan pemerintahan Desa dan atau kelurahan ditingkat Kecamatan kepada Camat Menyusun program kerja dan pembinaan penyelenggaraan pemerintahan umum dan Desa atau kelurahan serta administrasi pertanahan
21 Mempasilitasi kegiatan penyelenggaraan pemerintahan di Desa dan atau Kelurahan. Pelantikan Kepala Desa di Kecamatan Lingsar C. Seksi Ketentraman dan Ketertiban Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum adalah unsur pelaksanaan pemerintahan kecamatan dibidang penyelenggaraan Ketentraman dan Ketertiban umum yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Camat Seksi Ketentraman dan Ketertiban umum mempunyai tugas pokok mengkoordinasikan penyelenggaraan Ketentraman kan ketertiban umum. Untuk menyelenggarakan tugas pokok tersebut, Seksi Trantib mempunyai fungsi sebagai berikut : Melakukan koordinasi dengan kepolisian Negara Repoblik Indonesia dan atau tentara Nasional Indonesia mengenai program dan kegaiatan penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum di wilayah Kecamatan; Melakukan koordinasi dengan pemuka agama yang berada di wilayah kerja Kecamatan untuk mewujudkan ketentraman dan ketertiban umum masyarakat di wilayah Kecamatan Melaporkan pelaksanaan pembinaan ketentaram dan ketertiban kepada Camat
22 D. SEKSI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA Seksi pemberdayaan desa / kelurahan adalah unsur pelaksana pemerintah Kecamatan di bidang penyelenggaraan masyarakat desa atau kelurahan yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Camat. Seksi pemberdayaan masyarakat desa/ kelurahan mempunyai tugas pokok mengkoordinasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat dan untuk menyelenggarakan tugas pokok tersebut seksi pemberdayaan masyarakat desa atau kelurahan mempunyai fungsi sebagai berikut: Mendorong partisipasi masyarakat untuk ikut serta dalam perencanaan pembangunan lingkup kecamatan dalam permusyawarah perencanaan pembangunan di desa atau kelurahan dan kecamatan. Melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap keseluruhan unit kerja baik pemerintah maupun swasta yang mempunyai program kerja dan kegiatan pemberdayaan masyarakat diwilayah kerja Kecamatan. Melakukan Evaluasi terhadap berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat di wilayah kecamatan baik dilakukan oleh unit kerja pemerintah maupun swasta. Melakukan tugas - tugas lain di bidang pemberdayaan masyarakat sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Melaporkan pelaksanaan tugas pemberdayaan masyarakat di wilayah kecamatan kepada Camat dengan tembusan kepada satuan keja perangkat daerah yang membidangi urusan pemberdayaan masyarakat E. SEKSI KESEJAHTERAAN SOSIAL Seksi Kesejahtran sosial adalah unsur pelaksana pemerintah kecamatan di bidang penyelenggaraan sosial yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Camat Seksi Kesejahtraan sosial mempunyai tugas pokok mengkoordinasikan penyelenggaraan kegiatan di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, tenaga kerja dan transmigrasi, pemberdayaan perempuan keluarga berencana dan agama di tingkat Kecamatan. Untuk menyelengarakan tugas pokok tersebut, seksi kesejahteraan sosial mempunyai fungsi sebagai berikut :
23 Melakukan pengupulan bahan penyusunan pedoman dan petunjuk teknis pembinaan di bidang agama, termasuk urusan haji serta pendidikan serta pendidikan dan kesehatan di kecamatan. Melakukan pengumpulan bahan penyusunan pedoman dan petunjuk tehnis pembinaan dibidang sisial, tenaga kerja dan transmigrasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kecamatan. Melakukan pengumpulan bahan penyusunan pedoman dan petunjuk teknis pembinaan di bidang pemberdayaan perempuan dan keluarda berencana di kecamatan. Melaporkan pelaksanaan kegiatan kesejhatraan sosial diwilayah Kecamatan kepada Camat. F. SEKSI PELAYANAN UMUM Seksi Pelayanan Umum adalah unsur pelaksana pemerintah kecamatan di bidang penyelenggaraan pelayanan umum yang berada dibawah dan bertanggung jawab langsung kepada Camat. Seksi pelayanan umum mempunyai tugas pokok mengkoordinasikan pemeliharaan perasarana dan pasilitas pelayanan umum dan melaksanakan pelayanan masyarakat yang menjadi ruang lingkup tugasnya dan atau yang belum dapat dilaksanakan pemeritah desa atau kelurahan. Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut, seksi pelayanan umum mempunyai fungsi sebagai berikut : Melakukan Koordiansi dengan satuan kerja perangkat daerah atau instansi vertikal yang tugas dan fungsi di bidang peleliharaan perasarana dan pasilitas pelayanan umum. Melakukan koordiansi dengan pihak swasta dalam pelaksanaan pemeliharaan prasarana dan pasilitas pelayanan umum Melaporkan pelaksanaan pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum di wilayah kecamatan kepada Bupati. Melakukan perencanaan kegiatan pelayanan kepada masyarakat di kecamatan
24 Melakukan percepatan pencapaian standar pelayanan minimal di kecamatan Melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat di kecamatan. Melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat di wilayah kecamatan. Melaporkan pelaksanaan kegiatan pelayanan kepada masyarakat di wilayah kecamatan kepada camat G. SEKERTARIAT TERDIRI DARI a. Sub bagian Program b. Sub Bagian Keuangan c. Sub bagian Umum Kepegawaian Sub-Bagian sub bagian tersebut berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada sekertaris. Tugas pokok dari masing-masing sub bagian tersebut adalah sebagai berikut; Sub bagian program mempunyai tugas pokok melakukan penyusunan rencan, pengendalian dan evaluasi pelaksanaannya serta menyusun laporan. Sub bagian Keuangan mempunyai tugas pokok melakukan penyusunan angaran serta penata usahaan dan menyusun pertanggung jawab keuangan. Sub bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas pokok melakukan urusan persuratan, kearsipan, kepegawaian, perlengkapan dan rumah tangga. VISI Visi kecamatan Lingsar adalah Terwujudnya Pelayanan Prima kepada Masyarakat dalam Rangka Efektivitas organisasi Kecamatan
25 MISI Untuk mewujudkan visi tersebut di rumuskan misi Kecamatan Lingsar sebagai berikut : 1. Melakukan pelayanan umum kepada masyarakat 2. Melaksanakan tugas tugas dibidang pemerintahan 3. Melaksanakan tugas tugas dibidang pemberdayaan, pembanguann dan kemasyarakatan 4. Melakukan tugas tugas dibidang ketentraman dan Ketertiban masyarakat 5. Melaksanakan tugas tugas dibidang Kesejahteraan sosial. Tujuan Tujuan dari pada Misi tersebut diatas adalah ; Misi 1. Melaksanakan pelayanan umum kepada masyarakat, Tujuan 1. Mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat Misi 2. Melaksanakan tugas tugas dibidang pemerintahan, Tujuan 2. Mewujudkan dan mengembangkan sistem administrasi pemerintahan yang efektif, efisien, adil, transparan dan bertanggung jawab, Misi 3. Melaksanakan tugas dibidang pemberdayaan, pembangunan dan kemasyarakatan. Tujuan 3. Mewujudkan masyarakat yang berdaya guna dan peningkatan kwalitas sumber daya manusia untuk melaksanakan pemberdayaan dan pembangunan yang berkelanjutan Misi 4. melaksanakan tugas - tugas dibidang ketentraman dan ketertiban masyarakat Tujuan 4. mewujudkan masyarakat yang tertib dan tentram diwilayah Kecamatan Misi 5. Melaksanakan tugas - tugas dibidang kedejahteraan sosial Tujuan 5. Mewujudkan kesejahteraan sosial masyarakat
26 Strategi Strategi adalah cara yang ditempuh untuk mencapai tujuan dan sasaran. Strategi Kantor Camat Lingsar merupakan rencana yang menyeluruh dan terpadu mengenai upaya upaya organisasi yang meliputi penetapan kebijakan, program operasional dan kegiatan dan memperhatikan sumber daya yang dimiliki serta lingkungan yang dihadapi. Strategi ini bermaksud untuk memberi arah, dorongan dan kesatuan pandang dan melaksanakan tujuan organisasi. Kebijakan Kebijakan adalah pedoman atau ketentuan ketentuan tertentu yang telah ditetapkan oleh yang berwenang untuk dijadikan pedoman, pegangan atau petunjuk dalam pengembangan atau pelaksanaan program/kegiatan guna untuk tercapainya kelancaran dan keterpaduan dalam perwujudan sasaran, tujuan, misi dan visi instansi pemerintah. Kebijakan Kantor Camat Lingsar terdiri dari kebijakan kebijakan yang telah ditetapkan oleh pimpinan instansi /SKPD dalam hal ini adalah Camat. Jadi kebijakan yang telah ditetapkan tersebut mencakup lebih dari satu sasaran kegiatan yang mendasar pelaksanaan tujuan dan sasaran. Mengoptimalkan kemampuan aparat dalam pembuatan KK dan KTP Optimalisasi pembinaan administrasi pemerintahan Kecamatan dan Desa Mengikutsertakan dalam pendidikan dan pelatihan dan mendorong timbulnya swadaya masyarakat dalam pembangunan Mendorong terbentuknya sistem keamanan banjar dan desa Mendorong terbentuknya usaha - usaha kecil menengah
27 BAB IV PELAKSANAAN PROGRAM DAN KEGIATAN 4.1 PELAKSANAAN MASING MASING SEKSI Pelayanan SKPD Kantor Camat Lingsar dalam mengimplementasi program kerja sebagaimana tugas pokok dan fungsi masing-masing bidang dianggarkan melalui APBD II selama 1 (satu) tahun, berdasarkan DPA - SKPD tahun anggaran 2013, dan ditegaskan melalui kebijakan keuangan berdasarkan Penetapan Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Barat, antara lain ditinjau dari kebijakkan keuangan berdasarkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Lombok Barat tahun anggaran 2013 disahkan melalui Perda Tahun 2013, sedangkan APBD Perubahan disahkan melalui Perda Tahun Menyikapi berbagai persoalan yang berkaitan dengan pelaksanaan program dan kegiatan berdasarkan masing-masing bidang bila dikaitkan dengan kebijakan keuangan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat serta dengan adanya perubahan APBD tahun 2013 tersebut diatas, ada beberapa permasalahan yang menjadi kendala dan hambatan yang dihadapi SKPD Kantor Camat Lingsar. antara lain : a. Ketersediaan dana yang ada menjadi faktor pembatas dalam mewujudkan kinerja dan kegiatan yang dilaksanakan. b. Dalam menunjang efektivitas kerja berdasarkan program dan kegiatan bidang dapat diamati bahwa efektivitas kerja aparatur yang masih belum berjalan dengan optimal.. c. Dalam menunjang penatakelolaan dan tertib administrasi sesuai dengan mekanisme dan kompetensi dalam memperoleh suatu laporan dari masingmasing unit kerja/instansi, dinas nivo dan pemerintahan desa se Kecamatan Lingsar, belum berjalan dengan optimal. d. Sarana dan prasarana yang masih belum memadai
28 Dalam menyikapi permasalahan yang terjadi sebagaimana tersebut diatas, adapun strategi yang ditempuh oleh SKPD Kantor Camat Lingsar dalam mengarahkan, memberikan solusi dan mencari pemecahannya antara lain : a. melalui upaya penghematan belanja dengan menempuh : a.1. Langkah-langkah antisipasi sepanjang tidak adanya kegiatan yang bersifat tehnis atau diluar perkiraan program yang ditetapkan a.2. Menunjang seefesien mungkin setiap kegiatan yang ditetapkan dengan batasan anggaran yang tersedia. b. Mengoptimalkan hasil kerja yang ada dan lebih baik lagi.. c. Dalam kaitanya dengan penatakelolaan administrasi, pimpinan secara timbal balik melakukan koordinasi yang mengarah pada sinkronisasi laporan yang disampaikan, d. Diharapkan agar dipenuhi dan dianggarkannya kebutuhan baik sarana dan prasarana penunjang kegiatan sebagai upaya untuk oprasionalisasi dan memperoleh hasil pekerjaan yang lebih baik. 4.2 REALISASI PELAKSANAAN PROGRAM DAN KEGIATAN Terkait dengan Realisasi pelaksanaan Program dan Kegiatan Rutin pada Kantor Camat Lingsar Kabupaten Lombok Barat, sebagai berikut: NO PROGRAM KEGIATAN REALISASI HASIL PROGRAM KEGIATAN REALISASI FISIK (%) I Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1 Jasa Komunikasi, Air dan Listrik Belanja Telpon Belanja Listrtik Belanja Air 2 Jasa Pemel. Dan Perijinan Randis / Oprasional Tersedia /Terpenuhi/terselenggaranya Belanja Jasa Service+Sparepart Belanja Penggantian Suku Cadang Belanja STNK 3 Jasa Adm. Keuangan Honorarium PPK Jasa Kebersihan Kantor, Sopir dan Tukang Belanja Prltn Kebershn + bhn pembersih 100 Kebun 5 Penyediaan ATK Belanja ATK Belanja Prangko dan Benda Pos Lainnya 100 Belanja Tinta Komptr,Fledis dll 6 Barang Cetak dan Penggadaan Belenja Cetak dan Penggandaan Komponen Instalasi Listrik / Per. Bgnan Ktr. Belanja Alt Listrik dan Elektronik Belanja Js Pemeliharaan Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Belanja Mdl Pengadaan Korsi Kantor Belanja Mdl Pengadaan Sound System - 9 Penyediaan bahan bacaan dan peraturan Belanja Surat Kabar/Majalah perundang-undangan
29 10 Rapat - rapat Koordinasi dan Konsultasi. Belanja Makan dan Minum Rapat Belanja Makan dan Minum Tamu Belanja Perjalanan Dinas Dalam Daerah Belanja Perjalanan Dinas Luar Daerah II Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Apratur. Tersedia /Terpenuhi/terselenggaranya 99,67 1 Pengadaan motor Roda tiga (Tosa) Belanja Modal pengadaan roda tiga dan kontainer 99 2 Pengadaan Komputer Belanja Mdl Pengdaan Komputer dan Printer Pemeliharaan Rutin / berkala Gedung Belanja Bhn Baku Bangunan Kantor Belanja Jasa Pemeliharaan Pemelioharaan rutin / berkala randis / oprasional Belanja Bahan Bakar Miyak dan Pelumas 5 Pemelioharaan rutin / berkala peralatan Belanja Jasa Pemeliharaan Gedung Kantor 6 Pemeliharaan rutin / berkala Meubeler Belanja Pemeliharaan Mebeleur 7 Pengadaan Mesin potong rumput Belanja modal mesin potong rumput Pengadaan tangga Alumunium Belanja Modal tangga alumunium Pengadaan Kursi kerja Belanja Modal Kursi Kerja Pengadaan Wireless Belanja modal Wireless 100 III Program Peningkatan Pengembangan Tersedia /Terpenuhi/terselenggaranya 100 Sistem Pelaporan Capaian Kenerja dan Keuangan Penyusuanan Laporan Capaian Kenerja dan Ikhtisar realisasi Kenerja SKPD 2 Penyusuan Laporan Keuangan Akhir Tahun dan Tahun Honorium Panitia Pelaksn Kegiatan 100 Honorium Panitia Pelaksana Kegiatan Belanja Alat Tulis Kantor Belanja Penggandaan Belanja Penjilidan 100 IV Program Perencanaan Kecamatan Tersedia /Terpenuhi/terselenggaranya Penyelenggaraan Musrenbang Kecamatan Belanja Alat Tulis Kantor Belanja Penggandaan Belanja Penjilidan Belanja Makanan dan Minuman Rapat Uang saku Uang Transport
30 Ditinjau dari konteks PP 24 Tahun 2005 terkait penyajian laporan keuangan sesuai SAP, target dan realisasi keuangan Kantor Camat Lingsar Kabupaten Lombok Barat Tahun Anggaran 2013 dapat diuraikan secara singkat sebagai berikut : No Program/kegiatan Anggaran Tahun 2011 Realisasi Anggaran % dari Anggaran TOTAL BELANJA , , TOTAL BELANJA TIDAK LANGSUNG , , I BELANJA PEGAWAI , , Gaji dan Tunjangan , ,00 101,14 Gaji Pokok PNS/Uang Representasi , ,00 101,26 Tunjangan Keluarga , ,00 100,07 Tunjangan , ,00 98 Tunjangan Fungsional Umum , ,00 100,10 Tunjangan Beras ,00 100,02 Pembulatan Gaji , ,00 100,10 Tambahan Penghasilan PNS , ,00 100,05 TOTAL BELANJA LANGSUNG , ,00 93,99 I Program Pelayanan Adm. Perkantoran , , Jasa Komunikasi, Air dan Listrik , , Jasa Pemel. Dan Perijinan Randis / , ,00 94 Oprasional 3 Jasa Adm. Keuangan , , Jasa Kebersihan Kantor, Sopir dan , , Tukang Kebun 5 Penyediaan ATK , , Barang Cetak dan Penggadaan , , Komponen Instalasi Listrik / Per. Bgnan , , Ktr. 8 Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor , ,
31 9 Penyediaan bahan bacaan dan peraturan , , per U U 10 Rapat - rapat Koordinasi dan Konsultasi , , Jasa Tenaga Kerja Administrasi/Teknis , ,00 60,71 Perkantoran II Program Peningkatan Sarana dan , ,00 99,67 Prasarana Apratur. 1 Belanja Modal Pengadaan Motor roda , ,00 99,82 (Tosa) 2 Belanja Modal Pengadaan Kontainer , ,00 3 Honorarium Tim Pengadaan Barang /Jasa , , Honorarium Tim Pemeriksa/Penerima Brg , , Belanja Alat Tulis , , Belanja Peralatan Kebersihan , , Pemeliharaan rutin / berkala randis / , , oprasional 8 9 Pengadaan Mesin Potong Rumput Pemeliharaan rutin / berkala peralatan , , , , Gedung Kantor (Pemlh. Komputer) 10 Pengadaan Tangga Alimunium , , Pengadaan Kursi Kerja Eselon III/IV , , Pengadaan Komputer / PC , , Pengadaan Wireless , , Pemeliharaan rutin Gedung Kantor , , Pemeliharaan rutin / berkala Meubeler , , III Program Peningkatan Pengembangan , , Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan 1 Penyusuanan Laporan Capaian Kenerja , , dan Ikhtisar realisasi Kenerja SKPD 2 Penyusuan Laporan Keuangan Akhir , , Tahun dan tahunan IV Program Perencanaan Kecamatan , , Penyelenggaraan Musrenbang Kecamatan , ,
32 4.3 CAPAIAN INDIKATOR KUNCI SUKSES BERDASARKAN INDIKATOR PENCAPAIAN TARGET KINERJA KEUANGAN TAHUN ANGGARAN 2013 Indikator pencapaian target kinerja keuangan tercermin pada penyerapan anggaran Belanja Tidak Langsung dan Belanja Langsung dalam konteks penganggaran berdasar Permendagri Nomor: 13 tahun 2006 pada masingmasing program yang menjadi tugas pokok dan fungsi Kantor Camat Lingsar. 1) Non Program Belanja tidak langsung yaitu belanja pegawai dengan anggaran setelah perubahan sebesar Rp ,39 dan terealisasi sebesar Rp ,00 (100,53 %), terdapat kekurangan anggaran sebesar Rp ,61 untuk menutupi kekurangan ini dibebankan pada anggaran belanja pegawai Setda kabupaten Lombok Barat. 2) Program Pelayanan Administrasi Perkantoran Tujuan program ini untuk menunjang kelancaran tugas-tugas kedinasan Untuk mencapai tujuan tersebut didukung dengan 14 kegiatan dengan anggaran setelah perubahan sebesar Rp ,00 terealisasi sebesar Rp ,00 atau 89 % 3) Program peningkatan sarana dana prasarana aparatur Tujuan program ini untuk menunjang operasinalisasi kerja dalam mencapai tujuan berdasarkan program dan 7 kegiatan yang ditetapkan dengan anggaran setelah perubahan sebesar Rp ,00 terealisasi sebesar Rp ,00 atau 99,67 %. 4) Program Peningkatan Pengembangan sistem Pelaporan Capaian Kinerja Keuangan Tujuan program ini untuk menunjang operasional kerja dalam mencapai tujuan dan menyusun laporan keuangan SKPD dengan anggaran setelah perubahan sebesar Rp ,00 terealisaasi sebesar Rp ,00 atau sebesar 100%
33 5) Program Musrembang tingkat desa dan kecamatan Tujuan diselenggarakannya Musrembang tahun 2013 tingkat Desa dan kecamatan : untuk mewujudkan koordinasi, integrasi dan sinkronisasi kerja lembaga dan RKPD dalam mengupayakan pencapaian sasaran prioritas pembangunan tahun 2013 berpatokan pada adanya salah satu ketentuan antara lain menyempurnakan rancangan awal RKP tahun 2013 dengan mengacu pada RPJM Anggaran yang tersedia untuk kegiatan ini adalah sebesar Rp ,00 terealisasi sebesar Rp ,00 atau 100 %. TP PKK Kecamatan Lingsar Gerakan pemberdayaan dan kesejahteraan Keluarga (PKK) sebagai salah satu wahana untuk mengerakkan peran serta masyarakat semakin hari semakin nyata perannya dalam pembangunan. Kenyataan yang harus dihadapi dalam pembangunan yang semakin berkembang, menurut peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan anggaran masih terbatas. Pengingkatan peranan gerakan PKK harus selaras dan sesuai dengan perkembangan keadaan dan tuntutan kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat, sejalan dengan pelaksanaan berbagai program pembangunan masyarakat, dan sesuai dengan 10 program program pokok PKK. 10 Program Pokok PKK, yaitu : 1. Penghayatan dan pengamalan pancasila 2. Gotong royong 3. Pangan 4. Sandang 5. Perumahan dan Tata Laksana Rumah Tangga 6 Pendidikan dan Keterampilan 7. Kesehatan 8. Pengembangan Kehidupan Berkoperasi 9. Kelestariang Lingkungan Hidup 10. Perencanaan Sehat
34 Tim penggerak PKK Lingsar memiliki susunan kepengurusan yang diketua oleh Ibu Riadah, dengan Camat Suparlan, S.sos sebagai dewan penyantun TP PKK Kecamatan Lingsar. Ketua TP PKK Kecamatan Lingsar membawahi 4 (empat) pokja yang bertugas mendukung dan menunjang kelancaran pelaksanaan 10 program pokok PKK. Adapun struktur Tim penggerak PKK Kecamatan Lingsar sebagai berikut ; Struktur Pengurus Tim Penggerak PKK Kecamatan Lingsar DEWAN PENYANTUN KETUA PARA WAKIL KETUA BENDAHARA SEKRETARIS PARA WAKIL BENDAHARA PARA WAKIL SEKERTARIS POKJA I POKJA II POKJA III POKJA IV KETUA WAKIL KETUA SEKRETARIS ANGGOTA KETUA WAKIL KETUA SEKRETARIS ANGGOTA KETUA WAKIL KETUA SEKRETARIS ANGGOTA KETUA WAKIL KETUA SEKRETARIS ANGGOTA Laporan Kegiatan Seksi Kesejahteraan Sosial Lapoaran Kegiatan Seksi Kesejahteraan Sosial tahun 2013 sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi yaitu membantu Camat Mendata, Memfasilitasi, Membina dan berkoordinasi dengan SKPD terkait dalam bidang : Agama
35 Pendidikan Kesehatan Kesejahteraan Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrai Pelaksanaan Kegiatannya adalah sebagai berikut : 1. Agama Mempasilitasi pengurus masjid untuk memperoleh bantuan pembangunan dari dan bantuan sosial Kabupaten Lombok barat. Mendampingi marbot Masjid untuk memperoleh bantuan dari Bantuan Sosial Prop NTB 85 Orang Mendampingi anak yatim memerima bantuan dari dana Bantuan sosial Prop NTB 170 Orang bantuan dari Badan Amal dan zakat Nasional Kabupaten Lombok Barat Menyalurkan bantuan dengan rincian sebagai berikut : - Masjid = 6 Buah - Pakir Miskin 90 Orang - Yatim Piatu 150 Orang 2. Pendidikan - Kordinasi dan Evaluasi kegiatan UKS di masing-masing Sekolah : o SD / MI : 41(10 belum memiliki pasilitas UKS) o SLTP / MTs : 9 o SMU / SMK./ MA : 6 - Pendampingan dalam melaksanakan imunisasi pada 10 SD atau MI 3. Kesehatan Berkoordinasi dengan puskesmas dalam menguatkan kembali kelembagaan pokjanal posyandu untuk lebih aktip dalam kegiatan posyandu. - Evaluasi kegiatan Desa siaga dan pemberdayaan masyarakat desa untuk mandiri dalam mengatasi permasalaah ibu hamil dan melahirkan/bersalin melalui kesehatan - Koordinasi dengan PKK dan puskesmas dalam mensosialisaikan PHBS terutama penggunaan jamban keluarga
36 4. Kesehejatraan Sosial - Koordinasi dan pasilitasi data miskin melalui : a. RTS PM banyak KK b. Pemegang kartu KPS sebanyak 6743 KK c. Penerimaan BLSM sebanyak 6743 d. Penggunaan SKTM : o Penggobatan : 295 o Pendidikan : 871 o Pembuatan Akta Kelahiran 148 o Isbat Nikah 93 e. Pemegang kartu PKH sebanyak 726 KK 5. Tenaga Kerja dan Transimigrasi Kordinasi dan pendataan tenaga kerja : Jumlah TKI sebanyak 241 Orang Pelantikan Pengrus PKK Kecamatan Pengurus PKK Kecamatan
37 Paduan Suara Tim PKK Kecamatan KEGIATAN TIM PENGGERAK PKK KEC. LINGSAR DAN PKK DESA MENYAMBUT HUT LOBAR TAHUN
38 PROFIL PEGAWAI KANTOR CAMAT LINGSAR : S U P A R L A N, S.Sos Tempat Tgl Lahir : Kekeri, 31 Desember 1971 N I P. : : Camat (Periode 2011 Sekarang) : M U N A H A R, SIP. Tempat Tgl Lahir : Lingsar, 31 Desember 1963 N I P. : : Sekcam Camat (Periode 2011 sekarang) : B A H A R U D I N Tempat Tgl Lahir : Ampenan, 31 Desember 1961 N I P. : : Kepala Seksi Pemberdaya Masyarakat Desa : Dra. R O H A N A Tempat Tgl Lahir : Semili, 28 Pebruari 1964 N I P. : : Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial : MUHAMAD MUSANIP, A.Md Tempat Tgl Lahir : 31 Desember 1970 N I P. : : Kepala Seksi Pemerintahan : I GEDE ARSANA, BA Tempat Tgl Lahir : 29 Maret 1959 N I P. : : Kepala Seksi Pelayanan Umum : S Y A I A N, BA Tempat Tgl Lahir : Sengkol, Loteng 15 Januari 1959 N I P. : : Kepala Seksi Trantib
39 : K A N D U N G, S.Sos Tempat Tgl Lahir : Lombok Tengah, 31 Desember 1964 N I P. : : Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian : I WAYAN ARSA, B.Sc Tempat Tgl Lahir : Mataram, 23 Juli 1961 N I P. : : Kepala Sub Bagian Perencanaan : Dra. BAIQ SUJIARTI Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 31 Desember 197 N I P. : : Kepala Sub Bagian Keuangan UNSUR PELAKSANA DAN SEKRETARIS DESA DI KECAMATAN LINGSA : NURWAHIDAH, S.Sos Tempat Tgl Lahir : Bima 08 Januari 1969 N I P. : : BAIQ MIFTAHUL JANNAH, A.Md Tempat Tgl Lahir : Lombok barat 31 Desember 1975 N I P. : : JOHAIRATUN ANWARIYAH Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 03 Oktober 1983 N I P. :
40 : LALU UDAYANA Tempat Tgl Lahir : Lombok barat 22 Seftember 1971 N I P. : : I GEDE WIRYA Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 31 Desember 1963 N I P. : : JUNAEDI HERIAWAN Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 25 Juni 1981 N I P. : : LALU PUTRANOM Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 31 Desember 1964 N I P. : : EVA SILVIA Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 8 Oktober 1985 N I P. : : AINURRAHMAN Tempat Tgl Lahir : Lombok Tengah, 21 Februari 1984 N I P. : : MUHAMMAD AHYAR RASYIDI Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat 29 Juli 1985 N I P. : : S U H A D Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat 31 Desember 1964 N I P. :
41 : HAMDI SYAHRUDIN Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 31 Desember 1963 N I P. : : Sekdes : JUNAIDI HAMID Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 16 Agustus 1966 N I P. : : Sekdes : JUHAINI Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 31 Desember 1969 N I P. : : Sekdes : MUHAMMAD RIDWAN Tempat Tgl Lahir : Situbondo, 09 Mei 1970 N I P. : : Sekdes : I WAYAN PUTU OKA Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 31 Oktober 1963 N I P. : : Sekdes : WARNA Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 31 Desember 1962 N I P. : : NURIMAN Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 31 Desember 1972 N I P. : : Sekdes
42 : LINA BUDIARTINI Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 15 Mei 1979 N I P. : : AMRIANI Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 31 Desember 1983 N I P. : : TAJUDIN Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 17 April 1979 N I P. : : SUBANDRI Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 31 Desember 1967 N I P. : : Sekdes : AGUS SUMARLIN Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 16 Agustus 1979 N I P. : : SUHERMAN JUNAIDI Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 26 Juni 1978 N I P. : : RINA ILMIDA, A. Md Tempat Tgl Lahir : Nganjuk, 16 Nopember 1976 N I P. :
43 : DEWA KETUT INDRAYANA Tempat Tgl Lahir : Mataram, 31 Desember 1962 N I P. : : HUSNA HERAWATI Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 5 Agustus 1981 N I P. : : MAELANI Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 01 Juli 1964 N I P. : : Sekdes : ABIDIN Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 12 Maret 1982 N I P. : : Sekdes : H. WARTI Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 31 Desember 1958 N I P. : : Sekdes : SYARIF WIYARDI Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 26 Agustus 1982 N I P. : : ZAINUDDIN Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 08 April 1978 N I P. :
44 : MARZUKI Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 11 Februari 1982 N I P. : : Sekdes : MAWARDIASIH Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 31 Desember 1969 N I P. : : Sekdes : SUADI PRATA Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 31 Maret 1983 N I P. : : SUHERMAN Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 31 Desember 1975 N I P. : : Sekdes : H. MAHRIP Tempat Tgl Lahir : Lombok Barat, 31 Desember 1968 N I P. : : Sekdes
PROFIL SKPD KECAMATAN NARMADA
PROFIL SKPD KECAMATAN NARMADA KECAMATAN NARMADA 2017 PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK BARAT KECAMATAN NARMADA Jl. Suranadi No. 43 Telp. (0370) 671142 Fax. Narmada Kode Pos 83371 Narmada, 23 Agustus 2017 K e
Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi SKPD
Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi SKPD Adapun susunan organisasi Kecamatan Labuapi sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2011 seperti berikut ini : 1. Camat. 2. Sekretaris Kecamatan. a. Sub
BAB II GAMBARAN PELAYANAN KECAMATAN JOGOROTO. Pada Bab ini memuat informasi tentang peran (tugas pokok dan fungsi)
BAB II GAMBARAN PELAYANAN KECAMATAN JOGOROTO Pada Bab ini memuat informasi tentang peran (tugas pokok dan fungsi) kecamatan dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah, mengulas secara ringkas apa
PEMERINTAH KABUPATEN GRESIK PENJABARAN APBD TAHUN ANGGARAN ,00
PEMERINTAH KABUPATEN GRESIK PENJABARAN APBD TAHUN ANGGARAN 2017 URUSAN PEMERINTAHAN : 6.01. - KECAMATAN ORGANISASI : 6.01.12. - KECAMATAN SIDAYU Halaman : 1.269 6.01.6.01.12.00.00.4. PENDAPATAN PENDAPATAN
PEMERINTAH KABUPATEN GRESIK PENJABARAN APBD TAHUN ANGGARAN ,00
PEMERINTAH KABUPATEN GRESIK PENJABARAN APBD TAHUN ANGGARAN 2017 URUSAN PEMERINTAHAN : 6.01. - KECAMATAN ORGANISASI : 6.01.17. - KECAMATAN SANGKAPURA Halaman : 1.338 6.01.6.01.17.00.00.4. PENDAPATAN PENDAPATAN
NO SASARAN PROGRAM INDIKATOR PROGRAM FORMULASI INDIKATOR
Indikator Kinerja Individu Sekretaris Kecamatan Turi Jabatan : Sekretaris Kecamatan Tugas : Merencanakan, melaksanakan, mengkoordinasikan, mengendalikan dan mengevaluasi serta memberikan dukungan pelayanan
PEMERINTAH KABUPATEN GRESIK PENJABARAN APBD TAHUN ANGGARAN ,00
PEMERINTAH KABUPATEN GRESIK PENJABARAN APBD TAHUN ANGGARAN 2017 URUSAN PEMERINTAHAN : 6.01. - KECAMATAN ORGANISASI : 6.01.05. - KECAMATAN BENJENG Halaman : 1.176 6.01.6.01.05.00.00.4. PENDAPATAN PENDAPATAN
KEPUTUSAN CAMAT KEDUNGPRING NOMOR : 188/ /Kep/ /2017 TENTANG PENETAPAN INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) KECAMATAN KEDUNGPRING KABUPATEN LAMONGAN
PEMERINTAH KABUPATEN LAMONGAN KECAMATAN KEDUNGPRING Jalan Raya Basuki Rahmad No. 21 Kedungpring Kode Pos 62272 Nomor Telp. (0322) 451916 E-mail [email protected] web site www.lamongan.go.id
PROFILE KECAMATAN PANGKALAN
PROFILE KECAMATAN PANGKALAN GAMBARAN UMUM ORGANISASI Kecamatan merupakan perangkat daerah Kabupaten yang mempunyai wilayah kerja tertentu dan dipimpin oleh seorang Camat yang berada dibawah dan bertanggung
PEMERINTAH KABUPATEN GRESIK PENJABARAN APBD TAHUN ANGGARAN ,00
PEMERINTAH KABUPATEN GRESIK PENJABARAN APBD TAHUN ANGGARAN 2017 URUSAN PEMERINTAHAN : 6.01. - KECAMATAN ORGANISASI : 6.01.07. - KECAMATAN DUDUKSAMPEYAN Halaman : 1.202 6.01.6.01.07.00.00.4. PENDAPATAN
MEMUTUSKAN: PERATURAN DAERAH TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA KECAMATAN DALAM WILAYAH KABUPATEN BULUNGAN.
SALINAN SALINAN BUPATI BULUNGAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA PERATURAN BUPATI BULUNGAN NOMOR 60 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA KECAMATAN DALAM WILAYAH
TUGAS POKOK DAN FUNGSI ( TUPOKSI)
TUGAS POKOK DAN FUNGSI ( TUPOKSI) Menghadapi era globalisasi dimana tingkat hubungan antar daerah sudah semakin transparan dan saling mempengaruhi, maka dibutuhkan suatu kelembagaan pemerintahan yang memiliki
BUPATI KARO PROPINSI SUMATERA UTARA PERATURAN BUPATI KARO NOMOR 41 TAHUN 2016 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI DAN URAIAN TUGAS KECAMATAN DI KABUPATEN KARO
BUPATI KARO PROPINSI SUMATERA UTARA PERATURAN BUPATI KARO NOMOR 41 TAHUN 2016 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI DAN URAIAN TUGAS KECAMATAN DI KABUPATEN KARO DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI KARO, Menimbang
BAB II GAMBARAN UMUM KECAMATAN GEDEBAGE KOTA BANDUNG 2.1. TUGAS POKOK, FUNGSI DAN STRUKTUR ORGANISASI
BAB II GAMBARAN UMUM KECAMATAN GEDEBAGE KOTA BANDUNG 2.1. TUGAS POKOK, FUNGSI DAN STRUKTUR ORGANISASI KECAMATAN GEDEBAGE 2.1.1. TUGAS POKOK Tugas Pokok Kecamatan Gedebage mengacu kepada Peraturan Pemerintah
BAB I PENDAHULUAN. A. Gambaran Umum Dalam pasal 3 Undang - undang Nomor 28 tahun 1999 tentang
BAB I PENDAHULUAN A. Gambaran Umum Dalam pasal 3 Undang - undang Nomor 28 tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang bersih dan bebas dari KKN, terdapat 7 (Tujuh) azas umum penyelenggaraan negara,
PENJABARAN PERUBAHAN APBD
Lampiran II Penjabaran Perubahan APBD Nomor : Tanggal : PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR PENJABARAN PERUBAHAN APBD TAHUN ANGGARAN 2015 Urusan Pemerintahan : 1.20 Urusan Wajib Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum,
RANCANGAN RENCANA KERJA ( RENJA ) KECAMATAN LINGGO SARI BAGANTI TAHUN 2014 KECAMATAN LINGGO SARI BAGANTI KABUPATEN PESISIR SELATAN.
RANCANGAN RENCANA KERJA ( RENJA ) LINGGO SARI BAGANTI TAHUN 2014 LINGGO SARI BAGANTI KABUPATEN PESISIR SELATAN Air Haji, 2014 KATA PENGANTAR Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT. Berkat rahmat
KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR PENJABARAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH TAHUN ANGGARAN 2014
KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR PENJABARAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH TAHUN ANGGARAN 2014 Urusan Pemerintahan : 1.13 Sosial 1.22 Pemberdayaan Masyarakat Desa Organisasi : 1.22.02 Badan Pemberdayaan
PERATURAN BUPATI BENGKULU SELATAN NOMOR 27 TAHUN 2011 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI DAN TATA KERJA KECAMATAN DALAM KABUPATEN BENGKULU SELATAN
PERATURAN BUPATI BENGKULU SELATAN NOMOR 27 TAHUN 2011 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI DAN TATA KERJA KECAMATAN DALAM KABUPATEN BENGKULU SELATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BENGKULU SELATAN, Menimbang
PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK UTARA KECAMATAN PEMENANG Jln. Raya Pemenang, Telp. ( 0370 ) Kode Pos 83352
PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK UTARA KECAMATAN PEMENANG Jln. Raya Pemenang, Telp. ( 0370 ) 6129323 Kode Pos 83352 RANCANGAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI KECAMATAN - TYPE A CAMAT. Camat sebagai penyelenggara pemerintahan
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR PERATURAN DAERAH KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR NOMOR 3 TAHUN 2010 TENTANG TATA CARA PENYUSUNAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DAN PELAKSANAAN MUSYAWARAH PERENCANAAN
PEMERINTAH KABUPATEN GRESIK PENJABARAN APBD TAHUN ANGGARAN ,00
PEMERINTAH KABUPATEN GRESIK PENJABARAN APBD TAHUN ANGGARAN 2017 URUSAN PEMERINTAHAN : 6.01. - KECAMATAN ORGANISASI : 6.01.13. - KECAMATAN UJUNG PANGKAH Halaman : 1.281 6.01.6.01.13.00.00.4. PENDAPATAN
BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG
BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Pemerintah Kecamatan sebagai salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah ( SKPD ) dilingkungan Pemerintah Kota Semarang sesuai dengan Perda No. 54 Tahun 2008 tentang Penjabaran
BUPATI CIAMIS PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI CIAMIS NOMOR 56 TAHUN 2016 TENTANG
BUPATI CIAMIS PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI CIAMIS NOMOR 56 TAHUN 2016 TENTANG TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA UNSUR ORGANISASI DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA
BUPATI KAPUAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERATURAN BUPATI KAPUAS NOMOR 67 TAHUN 2016 TENTANG
SALINAN BUPATI KAPUAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERATURAN BUPATI KAPUAS NOMOR 67 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA KECAMATAN DAN KELURAHAN KABUPATEN KAPUAS
PENJABARAN LAPORAN REALISASI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH
Lampiran II Perwal Penjabaran Pertanggungjawaban APBD TA 2016 Nomor : 36 Tahun 201 Tanggal : 22 Agustus 201 Urusan Pemerintahan : 1. 08 Urusan Wajib Lingkungan Hidup Unit Organisasi : 1. 08. 01 DINAS KEBERSIHAN
PEMERINTAH KABUPATEN PASURUAN KECAMATAN PURWODADI Jl. Raya Purwodadi No. 53 Telp (0343) Kec. Purwodadi Kab. Pasuruan 67163
PEMERINTAH KABUPATEN PASURUAN Jl. Raya Purwodadi No. 53 Telp (0343) 613345 Kec. Purwodadi Kab. Pasuruan 67163 KEPUTUSAN NOMOR :. TENTANG PEMBENTUKAN KELOMPOK KERJA OPERASIONAL PEMBINAAN POS PELAYANAN TERPADU
PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR PENJABARAN APBD
Lampiran II Peraturan Bupati APBD Nomor : 7 Tanggal : 29 December 2015 PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR PENJABARAN APBD TAHUN ANGGARAN 2016 Urusan Pemerintahan : 1. 20 Urusan Wajib Otonomi Daerah, Pemerintahan
BUPATI MADIUN SALINAN PERATURAN BUPATI MADIUN NOMOR 66 TAHUN 2011 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI KECAMATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
BUPATI MADIUN SALINAN PERATURAN BUPATI MADIUN NOMOR 66 TAHUN 2011 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI KECAMATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI MADIUN, Menimbang : a. bahwa dalam rangka pelaksanaan
INTISARI PP NOMOR 19 TAHUN 2008 TENTANG KECAMATAN OLEH : SADU WASISTIONO
INTISARI PP NOMOR 19 TAHUN 2008 TENTANG KECAMATAN OLEH : SADU WASISTIONO A P R I L 2 0 0 8 KETENTUAN UMUM (Pasal 1) Pembentukan kecamatan adalah pemberian status pada wilayah tertentu sebagai kecamatan
NO NAMA JABATAN TUGAS POKOK FUNGSI URAIAN TUGAS
LAMPIRAN : PERATURAN WALIKOTA CIMAHI Nomor : 30 Tahun 2008 Tanggal : 28 Nopember 2008 Tentang : TUGAS POKOK, FUNGSI DAN URAIAN TUGAS PADA KECAMATAN DAN KELURAHAN KOTA CIMAHI KECAMATAN NO NAMA JABATAN TUGAS
KEPALA DESA JATILOR KABUPATEN GROBOGAN PERATURAN DESA JATILOR NOMOR 4 TAHUN 2016 TENTANG SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA PEMERINTAH DESA
PEMERINTAH KABUPATEN GROBOGAN KECAMATAN GODONG DESA JATILOR Jl. Raya Purwodadi-Semarang Km. 13 Jatilor Kode Pos 58162 Website : www.desajatilor.grobogan.go.id Email : [email protected] SALINAN DESA
Berikut peta wilayah Kecamatan Satar Mese Utara dan batas-batas wilayahnya.
PROFIL KECAMATAN SATAR MESE UTARA A. KEADAAN UMUM Kecamatan Satarmese Utara dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Manggarai Nomor 08 Tahun 2015 tentang Pembentukan Kecamatan Satar Mese Utara.
2.1. TUGAS, FUNGSI, DAN STRUKTUR ORGANISASI SKPD
GAMBARAN PELAYANAN SKPD Bab ini menjabarkan tentang Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi, Sumber Daya SKPD, Kinerja Pelayanan SKPD, serta Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan SKPD. BAB 2 2.1.
BUPATI KEBUMEN PERATURAN BUPATI KEBUMEN NOMOR 92 TAHUN 2008 TENTANG RINCIAN TUGAS POKOK, FUNGSI DAN TATA KERJA KECAMATAN
BUPATI KEBUMEN PERATURAN BUPATI KEBUMEN NOMOR 92 TAHUN 2008 TENTANG RINCIAN TUGAS POKOK, FUNGSI DAN TATA KERJA KECAMATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI KEBUMEN, Menimbang Mengingat : : a. bahwa
PEMERINTAH KABUPATEN BATANGHARI PENJABARAN APBD TAHUN ANGGARAN 2012 JUMLAH PENDAPATAN , , ,
LAMPIRAN II : PERATURAN BUPATI NOMOR : TANGGAL : 71Tahun 2011 28 Desember 2011 PEMERINTAH KABUPATEN BATANGHARI PENJABARAN APBD TAHUN ANGGARAN 2012 URUSAN PEMERINTAHAN : 1.20. - OTONOMI DAERAH, PEMERINTAHAN
RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) KECAMATAN SLAWI KABUPATEN TEGAL TAHUN PEMERINTAH KABUPATEN TEGAL KECAMATAN SLAWI
RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) KECAMATAN SLAWI KABUPATEN TEGAL TAHUN 2014-2019 PEMERINTAH KABUPATEN TEGAL KECAMATAN SLAWI Alamat : Jalan Hos Cokroaminoto No.1 Slawi i KATA PENGANTAR Review Rencana Strategis
,00 Berdasarkan PP.No.9 Tahun 2007 & Terakhir PP.No.25 Tahun 2013, -
PEMERINTAH KOTA PAREPARE PENJABARAN APBD TAHUN ANGGARAN 2016 URUSAN PEMERINTAHAN : 1.20. - OTONOMI DAERAH, PEMERINTAHAN UMUM, ADMINISTRASI KEUANGAN DAERAH, PERANG ORGANISASI : 1.20.08. - KANTOR PELAYANAN
BUPATI PONOROGO PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI PONOROGO NOMOR TAHUN 2016 TENTANG
BUPATI PONOROGO PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI PONOROGO NOMOR TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, URAIAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA KECAMATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI
PEMERINTAH KABUPATEN KOLAKA PENJABARAN APBD TAHUN ANGGARAN 2014
LAMPIRAN II : PERATURAN BUPATI NOMOR TANGGAL : : 24 Tahun 2013 31 DESEMBER 2013 PEMERINTAH KABUPATEN KOLAKA PENJABARAN APBD TAHUN ANGGARAN 2014 URUSAN PEMERINTAHAN : 1.20. - OTONOMI DAERAH, PEMERINTAHAN
PERATURAN DAERAH KABUPATEN BELITUNG NOMOR 2 TAHUN 2005 TENTANG ORGANISASI KELURAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BELITUNG,
PERATURAN DAERAH KABUPATEN BELITUNG NOMOR 2 TAHUN 2005 TENTANG ORGANISASI KELURAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BELITUNG, Menimbang :a. bahwa dengan ditetapkannya Peraturan Pemerintah Nomor
PERATURAN DAERAH KOTA PEKANBARU NOMOR 7 TAHUN 2008 T E N T A N G
PERATURAN DAERAH KOTA PEKANBARU NOMOR 7 TAHUN 2008 T E N T A N G PEMBENTUKAN SUSUNAN ORGANISASI, KEDUDUKAN DAN TUGAS POKOK SEKRETARIAT DAERAH, SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH, KECAMATAN DAN
BUPATI BANYUMAS PERATURAN BUPATI BANYUMAS NOMOR 38 TAHUN 2010 TENTANG PENJABARAN TUGAS KECAMATAN DI KABUPATEN BANYUMAS
BUPATI BANYUMAS PERATURAN BUPATI BANYUMAS NOMOR 38 TAHUN 2010 TENTANG PENJABARAN TUGAS KECAMATAN DI KABUPATEN BANYUMAS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, BUPATI BANYUMAS, Menimbang : a. bahwa berdasarkan
GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN
24 GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN Keadaan Wilayah dan Potensi Sumber daya Alam Desa Cikarawang adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dengan luas wilayah 2.27
PERATURAN DAERAH KABUPATEN LANDAK NOMOR 9 TAHUN 2008 TENTANG SUSUNAN ORGANISASI PERANGKAT DAERAH KABUPATEN LANDAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
PERATURAN DAERAH KABUPATEN LANDAK NOMOR 9 TAHUN 2008 TENTANG SUSUNAN ORGANISASI PERANGKAT DAERAH KABUPATEN LANDAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA Menimbang Mengingat BUPATI LANDAK, : a. bahwa untuk melaksanakan
BERITA DAERAH KABUPATEN KULON PROGO
c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Bupati tentang Pelimpahan Sebagian Urusan Pemerintahan dari Bupati Kepada Camat; BERITA DAERAH
TaH, Jum RancangaN PERATURAN BUPATI BANDUNG NOMOR 7 TAHUN 2008 TENTANG
TaH, Jum 8-2-08 RancangaN PERATURAN BUPATI BANDUNG NOMOR 7 TAHUN 2008 TENTANG RINCIAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA KECAMATAN DAN KELURAHAN DI WILAYAH KABUPATEN BANDUNG Menimbang : a. DENGAN RAHMAT TUHAN
BAB II GAMBARAN PELAYANAN KECAMATAN BUAHBATU KOTA BANDUNG. 2.1 Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi Kecamatan Buahbatu Kota Bandung
214-218 BAB II GAMBARAN PELAYANAN KECAMATAN BUAHBATU KOTA BANDUNG 2.1 Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi Kecamatan Buahbatu Kota Bandung 2.1.1. Struktur Organisasi Kecamatan Buahbatu Kota Bandung Berdasarkan
WALIKOTA SURABAYA PROVINSI JAWA TIMUR
WALIKOTA SURABAYA PROVINSI JAWA TIMUR SALINAN PERATURAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR 73 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, URAIAN TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA KECAMATAN DAN KELURAHAN KOTA
BUPATI CIAMIS PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI CIAMIS NOMOR 63 TAHUN 2016
BUPATI CIAMIS PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI CIAMIS NOMOR 63 TAHUN 2016 TENTANG TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA UNSUR ORGANISASI KECAMATAN DAN KELURAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI CIAMIS,
PERATURAN DAERAH KABUPATEN PASER NOMOR 5 TAHUN 2010 TENTANG KECAMATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PASER,
PERATURAN DAERAH KABUPATEN PASER NOMOR 5 TAHUN 2010 TENTANG KECAMATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PASER, Menimbang a. bahwa sebagai salah satu syarat dalam rangka pembangunan hukum daerah
PEMERINTAH KABUPATEN GRESIK PENJABARAN APBD TAHUN ANGGARAN ,00
PEMERINTAH KABUPATEN GRESIK PENJABARAN APBD TAHUN ANGGARAN 2017 URUSAN PEMERINTAHAN : 6.01. - KECAMATAN ORGANISASI : 6.01.04. - KECAMATAN CERME Halaman : 1.164 6.01.6.01.04.00.00.4. PENDAPATAN PENDAPATAN
PEMERINTAH KABUPATEN LINGGA
1 1 PEMERINTAH KABUPATEN LINGGA PERATURAN DAERAH KABUPATEN LINGGA NOMOR 8 TAHUN 2011 TENTANG STRUKTUR ORGANISASI DAN TATA KERJA KECAMATAN DAN KELURAHAN KABUPATEN LINGGA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
BERITA DAERAH KABUPATEN BANDUNG NOMOR 60 TAHUN 2011 PERATURAN BUPATI BANDUNG NOMOR 60 TAHUN 2011 TENTANG
BERITA DAERAH KABUPATEN BANDUNG NOMOR 60 TAHUN 2011 PERATURAN BUPATI BANDUNG NOMOR 60 TAHUN 2011 TENTANG PELIMPAHAN SEBAGIAN URUSAN PEMERINTAHAN DARI BUPATI KEPADA CAMAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR
PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR PERATURAN DAERAH KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR NOMOR 3 TAHUN 2010 TENTANG TATA CARA PENYUSUNAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DAN PELAKSANAAN MUSYAWARAH PERENCANAAN
BUPATI PULANG PISAU PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERATURAN BUPATI PULANG PISAU NOMOR 3 TAHUN 2017 TENTANG
SALINAN BUPATI PULANG PISAU PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERATURAN BUPATI PULANG PISAU NOMOR 3 TAHUN 2017 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA KECAMATAN DAN KELURAHAN
PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI SELATAN PENJABARAN PERUBAHAN APBD TAHUN ANGGARAN 2011
Lampiran I : PERATURAN GUBERNUR NOMOR TANGGAL : : Tahun 2011 2 Oktober 2011 PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI SELATAN PENJABARAN PERUBAHAN APBD TAHUN ANGGARAN 2011 URUSAN PEMERINTAHAN ORGANISASI : : 1.20. -
LEMBARAN DAERAH KOTA PEKANBARU Nomor 7 Tahun 2008 PERATURAN DAERAH KOTA PEKANBARU NOMOR 7 TAHUN 2008 T E N T A N G
LEMBARAN DAERAH KOTA PEKANBARU Nomor 7 Tahun 2008 PERATURAN DAERAH KOTA PEKANBARU NOMOR 7 TAHUN 2008 T E N T A N G PEMBENTUKAN SUSUNAN ORGANISASI, KEDUDUKAN DAN TUGAS POKOK SEKRETARIAT DAERAH, SEKRETARIAT
BABI PENDAHULUAN. 1.2 Tugas Pokok dan Fungsi
BABI PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Rencana Kerja adalah suatu proses yang berorientasi kepada hasil yang akan di capai dalam jangka waktu 1 (satu) tahun dengan memperhitungkan Potensi, Peluang dan Kendala
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 19 TAHUN 2008 TENTANG KECAMATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 19 TAHUN 2008 TENTANG KECAMATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa sesuai dengan ketentuan Pasal 126 ayat
PROFILE KECAMATAN KUTAWALUYA
PROFILE KECAMATAN KUTAWALUYA Kecamatan Kutawaluya Kabupaten Karawang dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Karawang Nomor 9 Tahun 2011 tentang Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD, Dinas Daerah,
BUPATI PANGANDARAN PERATURAN BUPATI PANGANDARAN NOMOR TAHUN 2014 TENTANG TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA UNSUR ORGANISASI KECAMATAN
BUPATI PANGANDARAN PERATURAN BUPATI PANGANDARAN NOMOR TAHUN 2014 TENTANG TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA UNSUR ORGANISASI KECAMATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PANGANDARAN, Menimbang : a. bahwa
BUPATI KULON PROGO DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN BUPATI KULON PROGO NOMOR 72 TAHUN 2016 TENTANG
SALINAN BUPATI KULON PROGO DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN BUPATI KULON PROGO NOMOR 72 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, FUNGSI, DAN TUGAS, SERTA TATA KERJA PADA BADAN PERENCANAAN
PEMERINTAH KABUPATEN WONOSOBO
PEMERINTAH KABUPATEN WONOSOBO PERATURAN DAERAH KABUPATEN WONOSOBO NOMOR: 8 TAHUN 2002 TENTANG PERUBAHAN PERTAMA ATAS PERATURAN DAERAH KABUPATEN WONOSOBO NOMOR 03 TAHUN 2001 TENTANG PEMBENTUKAN ORGANISASI
BUPATI TANAH BUMBU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN TANAH BUMBU NOMOR 1 TAHUN 2017 TENTANG
BUPATI TANAH BUMBU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN TANAH BUMBU NOMOR 1 TAHUN 2017 TENTANG PEDOMAN PEMBENTUKAN RUKUN TETANGGA, RUKUN WARGA, LEMBAGA KEMASYARAKATAN LAINNYA DAN DUSUN
PENJABARAN LAPORAN REALISASI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH
Lampiran II Perwal Penjabaran Pertanggungjawaban APBD TA 2016 Nomor : 36 Tahun 201 Tanggal : 22 Agustus 201 Urusan Pemerintahan : 1. 16 Urusan Wajib Penanaman Modal Unit Organisasi : 1. 16. 01 BADAN PENANAMAN
PENJABARAN PERUBAHAN APBD
Lampiran II P E R G U B T e n t a n g P e n j a b a r a n Perubahan APBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2011 Nomor : 34 Tahun 2011 Tanggal : 18 August 2011 PEMERINTAH PROVINSI JAMBI PENJABARAN PERUBAHAN
PERATURAN BUPATI BERAU NOMOR 5 TAHUN 2013 TENTANG PELIMPAHAN SEBAGIAN URUSAN PEMERINTAHAN DARI BUPATI KEPADA CAMAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
SALINAN PERATURAN BUPATI BERAU NOMOR 5 TAHUN 2013 TENTANG PELIMPAHAN SEBAGIAN URUSAN PEMERINTAHAN DARI BUPATI KEPADA CAMAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BERAU Menimbang : a. bahwa untuk melaksanakan
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN GARUT
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN GARUT LD 42 2008 R PERATURAN DAERAH KABUPATEN GARUT NOMOR 27 TAHUN 2008 TENTANG SUSUNAN ORGANISASI KECAMATAN DAN KELURAHAN KABUPATEN GARUT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI
.:: Kecamatan Kedungpring Kabupaten lamongan ::.
GAMBARAN UMUM OPD 2 IMPLEMENTASI SAKIP OPD 3 INOVASI OPD . Tugas dan Fungsi 2. Struktur Organisasi 3. Potensi Sumber daya Manusia (SDM Gambaran Umum Kecamatan Kedungpring KONDISI GEOGRAFIS : Kecamatan
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN GARUT
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN GARUT LD 42 2008 R PERATURAN DAERAH KABUPATEN GARUT NOMOR 27 TAHUN 2008 TENTANG SUSUNAN ORGANISASI KECAMATAN DAN KELURAHAN KABUPATEN GARUT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI
INDIKATOR KINERJA UTAMA ( IKU ) Kecamatan Mantup
INDIKATOR KINERJA UTAMA ( IKU ) Kecamatan Mantup 27 KEPUTUSAN CAMAT MANTUP NOMOR : 188/ /KEP/413.316/2017 TENTANG PENETAPAN INDIKATOR KINERJA UTAMA ( IKU ) KECAMATAN MANTUP KABUPATEN LAMONGAN CAMAT MANTUP
BUPATI GUNUNGKIDUL BUPATI GUNUNGKIDUL,
BUPATI GUNUNGKIDUL PERATURAN BUPATI GUNUNGKIDUL NOMOR 18 TAHUN 2009 TENTANG POLA HUBUNGAN KERJA ANTAR PERANGKAT DAERAH DAN ANTARA KECAMATAN DENGAN PEMERINTAHAN DESA BUPATI GUNUNGKIDUL, Menimbang Mengingat
BUPATI JEMBRANA PROVINSI BALI PERATURAN BUPATI JEMBRANA NOMOR 59 TAHUN 2016 TENTANG
BUPATI JEMBRANA PROVINSI BALI PERATURAN BUPATI JEMBRANA NOMOR 59 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA KECAMATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI JEMBRANA,
BAB II GAMBARAN UMUM KECAMATAN SUKASARI KOTA BANDUNG
BAB II GAMBARAN UMUM KECAMATAN SUKASARI KOTA BANDUNG 2.1 Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi Kecamatan Sukasari Kota Bandung 2.1.1 Struktur Organisasi Kecamatan Sukasari Kota Bandung Berdasarkan Peraturan
PEMERINTAH KABUPATEN SAMPANG
LAMPIRAN II : PERATURAN BUPATI NOMOR TANGGAL : : 57 TAHUN 2015 23 DESEMBER 2015 PEMERINTAH KABUPATEN SAMPANG PENJABARAN APBD TAHUN ANGGARAN 2016 URUSAN PEMERINTAHAN ORGANISASI : 1.19. - KESATUAN BANGSA
RENCANA KERJA DAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH PEMERINTAH KOTA CIMAHI TAHUN ANGGARAN 2015
Hal 1 RENCANA KERJA DAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH PEMERINTAH KOTA CIMAHI Formulir RKA SKPD 2.2 TAHUN ANGGARAN 2015 URUSAN PEMERINTAHAN : 1.20. OTONOMI DAERAH, PEMERINTAHAN UMUM, ADMINISTRASI
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) 2016
1.1. Latar Belakang Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) 2016 BAB I PENDAHULUAN Penyusunan Laporan Kinerja Instansi Instansi Pemerintah (LKJiP) Satuan Kerja Perangkat Daerah Dinas Pemberdayaan Masyarakat
BAB II GAMBARAN PELAYANAN SKPD
BAB II GAMBARAN PELAYANAN SKPD 2.1 Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi SKPD Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Lamandau Nomor 16 tahun 2008 tanggal 19 Juni 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja
TUGAS POKOK, FUNGSI DAN STRUKTUR ORGANISASI
TUGAS POKOK, FUNGSI DAN STRUKTUR ORGANISASI Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2008, tentang Kecamatan Bab I, Pasal 1 angka 5 menyebutkan bahwa Kecamatan atau dengan sebutan lain wilayah
PROFILE KECAMATAN KARAWANG BARAT
PROFILE KECAMATAN KARAWANG BARAT TOPOGRAFIS Kecamatan Karawang Barat merupakan Bagian wilayah dari 30 Kecamatan di Kabupaten Karawang yang diresmikan berdirinya pada tanggal 09 Maret 2005. Kecamatan Karawang
PROFIL KECAMATAN TANJUANG BARU
PROFIL KECAMATAN TANJUANG BARU A. LATAR BELAKANG KECAMATAN TANJUANG BARU MERUPAKAN SALAH SATU KECAMATAN DARI 14 KECAMATAN YANG BERADA DI KABUPATEN TANAH DATAR DAN MERUPAKAN PEMEKARAN KECAMATAN SALIMPAUNG,
RENCANA STRATEGIS BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN
RENCANA STRATEGIS BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2016-2021 Kata Pengantar Alhamdulillah, puji syukur kehadirat ALLAH SWT, atas limpahan rahmat, berkat dan hidayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan
BAB II GAMBARAN PELAYANAN SKPD
BAB II GAMBARAN PELAYANAN SKPD 2.1. Tugas dan Fungsi, dan Struktur Organisasi SKPD Berdasarkan Peraturan Gubernur Sulawesi Tenggara Nomor 28 Tahun 2009 tentang Uraian Tugas Jabatan Struktural dan Non Struktural
PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI SELATAN PENJABARAN PERUBAHAN APBD TAHUN ANGGARAN 2011
Lampiran I : PERATURAN GUBERNUR NOMOR TANGGAL : : Tahun 2011 2 Oktober 2011 PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI SELATAN PENJABARAN PERUBAHAN APBD TAHUN ANGGARAN 2011 URUSAN PEMERINTAHAN ORGANISASI : : 1.20. -
BUPATI POLEWALI MANDAR
BUPATI POLEWALI MANDAR PERATURAN BUPATI POLEWALI MANDAR NOMOR 40 TAHUN 2012 TENTANG PELIMPAHAN SEBAGIAN KEWENANGAN BUPATI KEPADA CAMAT DILINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN POLEWALI MANDAR DENGAN RAHMAT TUHAN
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN BOGOR ORGANISASI DAN TATA KERJA KECAMATAN
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN BOGOR NOM0R : 24 TAHUN : 2008 PERATURAN DAERAH KABUPATEN BOGOR NOMOR 24 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KECAMATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BOGOR,
PEMERINTAH KABUPATEN DEMAK PENJABARAN APBD
Lampiran II Peraturan Bupati Demak Nomor : 58 Tahun 2015 Tanggal : 23 Desember 2015 PEMERINTAH KABUPATEN DEMAK PENJABARAN APBD TAHUN ANGGARAN 2016 Urusan Pemerintahan : 1. 20 Urusan Wajib Otonomi Daerah,
BERITA DAERAH KOTA BOGOR
BERITA DAERAH KOTA BOGOR TAHUN 2008 NOMOR 30 SERI D PERATURAN WALIKOTA BOGOR NOMOR 52 TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI, TATA KERJA DAN URAIAN TUGAS JABATAN STRUKTURAL DI LINGKUNGAN KECAMATAN WALIKOTA
IV. GAMBARAN UMUM TEMPAT PENELITIAN. Awal terbentuknya Desa Margo Mulyo Pada tahun 1960 terjadi bencana alam
IV. GAMBARAN UMUM TEMPAT PENELITIAN A. Kondisi Desa 1. Sejarah Desa Awal terbentuknya Desa Margo Mulyo Pada tahun 1960 terjadi bencana alam gunung berapi di Magelang Kecamatan Serumbung Jawa tengah. Pada
PROFIL KELURAHAN MONJOK BARAT KECAMATAN SELAPARANG KOTA MATARAM TAHUN 2015
PROFIL KELURAHAN MONJOK BARAT KECAMATAN SELAPARANG KOTA MATARAM TAHUN 2015 1 SEKAPUR SIRIH Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah memberikan Rahmat, Taufiq, Hidayah
PENJABARAN PERUBAHAN APBD
Lampiran II Penjabaran Perubahan APBD Nomor : Tanggal : PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR PENJABARAN PERUBAHAN APBD TAHUN ANGGARAN 2015 Urusan Pemerintahan : 1.20 Urusan Wajib Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum,
BAB IV DESKRIPSI WILAYAH PENELITIAN. 23 Juni 2007 oleh Bupati Sikka. Organisasi Pemerintah Kecamatan Alok Timur
BAB IV DESKRIPSI WILAYAH PENELITIAN A. Gambaran Umum Lokasi Penelitian 1. Pembentukan Kecamatan Alok Timur Kabuaten Sikka Kecamatan Alok Timur merupakan Kecamatan baru hasil pemekaran dari Kecamatan Alok
