BAB III METODE PENELITIAN
|
|
|
- Siska Cahyadi
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 21 36 BAB III METODE PENELITIAN Pada bab ini akan dibahas mengenai masalah penelitian, variabel penelitian, hipotesa penelitian, subyek penelitian, alat ukur penelitian, prosedur penelitian dan metode pengolahan data yang digunakan dalam menganalisis data Masalah Penelitian Masalah penelitian ini adalah: Bagaimana hubungan sumber stres kerja dengan kinerja karyawan perusahaan teknologi informasi pada PT X? Hipotesa Penelitian Hipotesa dalam penelitian ini adalah: Hipotesa Alternatif 1 (HA 1): Ada hubungan yang signifikan antara sumber stres kerja dengan kinerja karyawan tetap. Hipotesa Alternatif 2 (HA 2): Ada hubungan yang signifikan antara sumber stres kerja dengan kinerja karyawan kontrak 3.3 Variabel Penelitian Dalam penelitian ini, variabel yang akan digunakan adalah sebagai berikut: Variabel 1: Sumber Stres kerja Yang dimaksud dengan sumber stres kerja adalah sumber hasil ketidaksesuaian individu dengan lingkungannya dikarenakan kondisi dimana tuntutan pekerjaan melebihi kemampuan pekerja menghadapinya. Berikut ini aspek-aspek yang dinilai dalam definisi operasional variabel stres kerja seperti yang dikemukakan oleh Altmeir & Ross (1994) dan Rice (1999). Bagian tersebut terdiri dari kondisi kerja, ambiguitas peran, hubungan interpersonal dalam pekerjaan, pengembangan karir dan sruktur organisasi.
2 Variabel 2: Kinerja Kinerja adalah adalah variabel dalam diri individu yang dapat menghasilkan respon kerja secara kualitas dan kuantitas baik itu baik atau buruk sesuai dengan tuntutan tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepada individu tersebut.. Berikut ini aspek- aspek yang dinilai dalam definisi operasioal variabel kinerja diambil dari panduan penilaian kinerja karyawan PT X. yaitu fokus terhadap kemampuan teknis, fokus terhadap SDM, fokus terhadap proses kerja, dan fokus terhadap strategi usaha. Hal ini sejalan dengan teori yang dikemukakan oleh Furtwengler (2002: 86) mengenai aspek aspek yang bisa dijadikan parameter untuk menilai kinerja yaitu aspek kecepatan, kualitas, layanan, nilai, ketrampilan interpersonal, mental untuk sukses, ketrampilan untuk sukses, kreativitas, ketrampilan berkomunikasi, inisiatif dan perencanaan berorganisasi. 3.4 Subyek Penelitian Subyek penelitian ini adalah seluruh karyawan TI pada PT X yang masih aktif bekerja dari karyawan kontrak sampai karyawan tetap dari berbagai bagian pekerjaan seperti bagian Microsoft, SAP, Cisco, Integrated Support dan lain sebagainya.. PT X adalah perusahaan jasa TI swasta nasional yang didirikan sejak tahun PT X menawarkan jasa pengembangan bisnis kepada pelanggan agar dapat mempermudah pelanggan mendapatkan kemudahan kemudahan dalam meraih tujuannya melalui jasa teknologi informasi secara benar, tepat dan sesuai dengan yang dibutuhkan pelanggan. Penggunaan sampel yang besar dalam pendekatan kuantitatif dianggap akan menghasilkan perhitungan statistik yang lebih akurat (Kerlinger & Lee, 2000). Distribusi frekuensi akan semakin mendekati bentuk normal ketika jumlah dari sampel tidak sedikit. Guilford & Fruchter (1978) menyarankan jumlah sampel yang tidak kurang dari 30. Atas dasar tersebut maka jumlah Subyek yang dijadikan sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 orang. Terdiri dari 50 pria,10 wanita dan 25 karyawan kontrak dan 45 karyawan tetap. Subyek telah bekerja minimal 6 bulan dengan alasan subyek telah dibekali dengan nilai- nilai dan tujuan dari organisasi dan sudah mengetahui tugas- tugasnya dengan baik. Rentan
3 38 usia subyek adalah dari umur 19 tahun sampai 55 tahun dengan alasan umur karyawan mulai bekerja sampai umur karyawan pensiun bekerja di PT X. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik accidental sampling yaitu teknik pengambilan sampling berdasarkan kemudahan dan ketersediaan subyek Alat Ukur Penelitian Dalam penelitian ini alat ukur yang yang digunakan adalah Job Stres Survey dari Spielberg (Spielberg & Vagg 1998) dan alat ukur penilaian kinerja karyawan PT X Alat Ukur Stres Kerja Alat ukur stres kerja yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah Job Stress Survey (JSS) yang diciptakan oleh Spielberg (Spielberg & Vagg, 1998). Alat ukur ini disajikan dalam bentuk pernyataan yang terdiri dari 30 item. Item - item yang terdapat pada JSS pada dasarnya terdiri dari 2 utama, yaitu tekanan pekerjaan dan dukungan dalam pekerjaan ( Spielberg & Vagg, 1998 : 299). Faktor- faktor tersebut dapat digambarkan menjadi empat bagian oleh Altmeir & Ross (1994) dan Rice (1999). Bagian tersebut terdiri dari kondisi kerja, ambiguitas peran, hubungan interpersonal dalam pekerjaan, pengembangan karir dan sruktur organisasi. Pembagian item item JSS yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah seperti yang tercantum didalam tabel pada halaman berikut ini:
4 39 Tabel 3.1. Pembagian Item JSS Menurut Teori Stres Kerja Aspek / bagian Sub/ bagian No. item Kondisi kerja -Beban kerja berlebihan 2,7,25,26,27 -Work underload 12,2410,15, -Kondisi lingkungan kerja yang 22,23 tidak mendukung Ambiguitas peran 1,4,9,11,16 Hubungan Interpersonal -Atasan 6,13 - Rekan kerja 5,28,29 -Pelanggan/klien 17 Pengembangan karir 3,8,19,20 Struktur organisasi 14,18,21,30 JSS terdiri dari dua bagian item pernyataan yang menggambarkan stressor. Pada bagian pertama dari JSS akan digunakan untuk mengukur intensitas stres kerja yang dialami oleh subyek penelitian dan pada bagian kedua akan digunakan untuk mengukur frekuensi stres subyek selama 6 bulan terakhir. Pada bagian pertama, skala yang digunakan adalah 1 sampai 9. Angka 1 menunjukan bahwa intensitas stressor dianggap paling rendah oleh subyek sedangkan angka 9 menunjukan intensitas stressor dianggap paling tinggi oleh subyek penelitian. Pada bagian ke dua skala yang akan digunakan untuk mengukur frekuensi stres kerja adalah 1 sampai 9+. Angka 1 menunjukan bahwa stressor tertentu tidak pernah dialami oleh subyek ata pernah dialami sekali dalam kurun waktu 6 bulan terakhir sedangkan angka 9+ menunjukan bahwa stressor tersebut pernah dialami subyek sebanyak 9 kali atau lebih dalam kurun waktu 6 bulan terakhir. JSS dapat digunakan untuk mengukur stres kerja pada berbagai bidang pekerjaan. Penggunaan JSS ini pernah dipergunakan oleh Sunarwinto (1996) dalam penelitiannya terhadap karyawan bank. Sunarwinto juga telah melakukan penterjemahan JSS kedalam bahasa Indonesia. Reliabilitas dari JSS yang diterjemahkan tersebut dibagi menjadi 2 bagian yaitu, reliabilitas untuk intensitas yaitu (Cronbach s = 0,94 dan reliabilitas untuk frekuensi yaitu ( Cronbach s α =
5 40 0,96). Oleh karena itu JSS yang akan dipergunakan dalam penelitian ini adalah JSS yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Sunarwinto. Ini dilakukan karena adanya keterbatasa waktu dan biaya oleh peneliti. Bentuk asli JSS dibagi menjadi 2 bagian yang mengukur intensitas dan frekuensi stress kerja secara terpisah. Peneliti akan memodifikasi format skala dengan meletakan ke dua bagian tersebut secara bersebelahan, seperti terlihat pada lampiran.hal ini untuk mempersingkat kuesioner dan menghindari kejenuhan subyek penelitian mengisi kuesioner. Untuk mengecek kelayakan dari kuesioner tersebut, peneliti melakukan uji face validity dan expert judgement. Pengujian face validity dilakukan dengan cara menunjukan format kuesioner JSS yang telah dimodifikasi kepada 3 orang karyawan perusahaan TI. Peneliti meminta pendapat berkaitan dengan keterbacaan dan kejelasan masing masing item serta petunjuk pengisian kuesioner. Expert judgement juga dilakukan dengan cara menunjukan hasil modifikasi kuesioner kepada kapala HRD perusahaan TI pada PT X. Item item yang terdapat pada JSS dinilai layak dan relevan dengan keadaan kerja karyawan TI pada PT X Alat Ukur Kinerja Karyawan Penilaian kinerja karyawan dalam penelitian ini berupa lembaran penelitian kinerja yang dipergunakan oleh PT X dalam menilai kinerja karyawannya selama kurun waktu 6 bulan. Penilaian kinerja karyawan dibagi menjadi dua bagian yaitu tingkat kepentingan dan penilaian kompetensi. Penilaian ini dilakukan oleh atasan dengan menggunakan kriteria yang telah ditetapkan oleh PT X yang berada di dalam lembaran panduan pengisian penilaian kinerja. Kriteria kriteria tersebut adalah fokus terhadap kemampuan teknis, fokus terhadap pelanggan, fokus terhadap SDM, fokus terhadap proses kerja, fokus terhadap strategi usaha dan fokus terhadap Terdiri dari 25 item dan setiap kriteria terdiri dari 5 item. Adapun lembaran penilaian kinerja karyawan pada PT X dapat dilihat pada lampiran 3.
6 Metode Pengolahan Data Pembahasan cara mengolah data alat ukur stres kerja dan alat ukur kinerja Metode Pengolahan Data alat ukur sumber stres kerja Telah disebutkan bahwa terdapat dua sub skala dalam JSS, masing masing skala mengukur intensitas dan frekuensi sumber stres kerja. Skor dari setiap item dijumlahkan, kemudian hasil penjumlahan tersebut dibagi menjadi jumlah item sebanyak 30. Kemudian hasilnya dikalikan dengan angka 10. Hal tersebut dilakukan kepada ke dua sub-skala JSS. Skor intensitas stres kerja berkisar antara 1-90 sedangkan skor frekuensi berkisar antara 1 sampai 90. Perhitungan selanjutnya adalah indeks stres kerja. Indeks stres kerja menunjukan tingkat stres kerja secara menyeluruh dari semua sumber stres yang dialami subyek. Ideks stres kerja (Job Stress Index/JSI) diperoleh dengan cara mengkalikan skor intensitas dengan skor frekuensi untuk masing masing item. Kemudian hasil tiap tiap item dibagi menjadi 60 karena merupakan jumlah keseluruhan item. Penggolongan tingkat stres kerja dapat dilihat pada table berikut ini. Tabel 3.2. Penggologan Tingkat Sumber Stres Kerja Berdasarkan Skor pada JSS. Deskripsi Rendah Sedang Tinggi Intensitas Stres Kerja Frekuensi Stres Kerja Indeks stres kerja 0,5-13,5 13,6-24,5 24, Metode Pengolahan data alat ukur kinerja karyawan PT X Metode pengolahan data karyawan pada PT X yaitu memberikan penilaian pada kolom tingkat kepentingan (TK) dan kolom performance review (PR) pada setiap item. Penilaian tersebut dapat di jelaskan sebagai berikut : Kolom isian Tingkat Kepentingan (TK) yaitu mengukur sejauh mana Kepentingan Kompetensi tersebut untuk jabatan yang bersangkutan saat ini.
7 42 Dalam menentukan TK, maksimal hanya 4 kompetensi, dijelaskan pada tabel berikut:. Tabel 3.3. Penjelasan Tingkat Kepentingan (TK) Kode Angka Istilah Keterangan PS 3 Penting Sekali Tanpa penguasaan kompetensi ini ybs tidak dapat melaksanakan tugas- tugas pokok pada Jabatan tersebut PT 2 Penting Penguasaan kompetensi ini akan membantu dan melengkapi pelaksanaa tugas-tugas pokok pada Jabatan tersebut TP 1 Tidak Penting Penguasaan Kompetensi ini akan membantu yang dalam melaksanakan tugasnya, tetapi tidak menyelesaikan permasalahan pokok pada jabatan tersebut TS 0 Tidak Relevan Sama sekali tidak terkait dengan tuntutan jabatan Tabel 3.4. Penjelasan Penilaian Performance Review KODE ANGKA ISTILAH KETERANGAN BS 5 Baik Sekali Jauh melebihi tuntutan jabatan BA 4 Baik Melebihi tuntutan jabatan CK 3 Cukup Sesuai dengan tuntutan jabatan KR 2 Kurang Belum memenuhi tuntutan jabatan KD 1 Kurang Sekali Jauh dibawah tuntutan jabatan Selanjutnya dengan mengkalikan TK dengan PR pada setiap item dan dijumlahkan totalnya untuk semua item kemudian dibagi total jumlah TK. Penggolongan tingkat kinerja karyawan pada PT X dapat dilihat pada tabel berikut ini
8 43 Tabel 3.5. Penggolongan Tingkat Kinerja Karyawan PT. X Rate Awal Akhir A (Baik sekali) 4.5 s/d 5.0 B ( Baik ) 3.5 s/d 4.4 C ( Sedang ) 2.5 s/d 3.4 D ( Buruk ) 1.5 s/d 2.4 E ( Buruk sekali ) 0 s/d Teknik Analisis Data Teknik yang dipakai dalam penelitian ini adalah teknik uji korelasi untuk melihat hubungan antara stres kerja dengan kinerja karyawan kontrak dan karyawan tetap perusahaan TI PT X. Tehnik analisa data yang dipergunakan dalam penelitian ini didasarkan atas tujuan dan hipotesis dari penelitian. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui korelasi antara variabel bebas yaitu stres kerja dan variabel terikat yaitu kinerja. Untuk menganalisis data pada penelitian ini digunakan teknik korelasional dengan rumus Korelasi Product Moment dari Karl Pearson yang dalam perhitungannya digunakan bantuan komputer yaitu program SPSS Versi 15. Untuk mengetahui hubungan satu variabel bebas dengan satu variabel terikat digunakan koefisien korelasi sederhana dengan rumus berikut: n ( XY) - ( X) ( Y) r xy = n ( X 2 ) - ( X) 2 n ( Y 2 ) - ( Y) 2 Keterangan: r x,y : Koefisien korelasi n : Jumlah subyek X : Skor setiap item Y : Skor total ( X) 2 : Kuadrat jumlah skor item X 2 : Jumlah kuadrat skor item Y 2 : Jumlah kuadrat skor total ( Y) 2 : Kuadrat jumlah skor total
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Variabel dan Hipotesis Penelitian 3.1.1. Variabel Penelitian dan Definisi Operasional 3.1.1.1.Variabel Bebas Variabel adalah karakteristik yang akan diobservasi dari satuan
3. METODE PENELITIAN
25 3. METODE PENELITIAN Pada bagian ketiga ini, peneliti akan menjelaskan mengenai permasalahan penelitian, hipotesis penelitian, variabel-variabel penelitian, tipe dan desain penelitian, partisipan penelitian,
BAB III METODE PENELITIAN. serta teknik pengujian instrumen. Terakhir akan dibahas mengenai prosedur
BAB III METODE PENELITIAN Pada bab ini akan diuraikan pembahasan mengenai desain penelitian, variabel penelitian dan subyek penelitian. Setelah itu, akan dilanjutkan dengan pembahasan mengenai metode pengumpulan
4. METODOLOGI PENELITIAN
4. METODOLOGI PENELITIAN Dalam bab ini akan diuraikan mengenai metode yang digunakan dalam penelitian ini. Penjelasan mengenai metodologi dimulai dengan menjelaskan populasi dan sampel dalam penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Subjek Populasi/Sampel Penelitian 1. Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan di Perpustakaan, Jalan Hariang Banga Nomor 2 Tamansari Bandung. 2. Populasi Penelitian
3. METODE PENELITIAN
3. METODE PENELITIAN Pada bab ini akan dijelaskan mengenai metode-metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu masalah penelitian, hipotesis penelitian, variabel-variabel, populasi dan
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN. Dalam penelitian ini beberapa variabel yang akan dikaji adalah :
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Variabel Penelitian & Hipotesis Dalam penelitian ini beberapa variabel yang akan dikaji adalah : 1. Variabel ( X ) : Kesepian (loneliness) 2. Variabel ( Y ) : Kesehjateraan
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian 3.1.1 Pendekatan Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, yakni suatu pendekatan penelitian yang dilakukan dengan cara pengolahan dan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Partisipan 1. Lokasi Penelitian ini dilaksanakan di Koperasi Simpan Pinjam TRISULA Kota Majalengka. 2. Partisipan Dalam penelitian ini pemilihan partisipan dengan
3. METODE PENELITIAN
3. METODE PENELITIAN Dalam metode penelitian akan dibahas tentang masalah penelitian, hipotesis penelitian, variabel penelitian, subjek penelitian, metode pegumpulan data, alat ukur penelitian, prosedur
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Penelitian ini bersifat kuantitatif, yaitu pendekatan yang bersifat ilmiah yang dilakukan pada pengambilan keputusan (Kuncoro, 2007). Penelitian yang dilakukan
3.1. Partisipan Penelitian Teknik Pengambilan Sampel
3. METODE PE ELITIA Pada bagian ketiga ini, penulis akan memaparkan metode dari penelitian ini yang meliputi partisipan penelitian (didalamnya terdapat karakteristik partisipan, teknik pengambilan sampel,
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. A. Jenis Penelitian. 2003). Menurut jenis penelitiannya, penelitian ini termasuk ke dalam jenis
1 BAB III METODOLOGI PEELITIA A. Jenis Penelitian Metode yang digunakan dalam peneltian ini adalah metode kuantitatif. Metode kuantitatif yaitu suatu metode penelitian yang menekankan analisisnya pada
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian merupakan usaha yang harus ditempuh dalam penelitian untuk menemukan, mengembangkan dan menguji suatu kebenaran pengetahuan. Metode yang digunakan harus sesuai
3. METODE PENELITIAN
29 3. METODE PENELITIAN Dalam bab ini akan diuraikan mengenai desain penelitian, masalah yang diteliti secara konseptual dan operasional, penjabaran variabel-variabel yang terkait, dan beberapa hal berkaitan
BAB III METODE PENELITIAN. Berdasarkan fokus telaahan dalam penelitian ini yakni mendeskripsikan
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Berdasarkan fokus telaahan dalam penelitian ini yakni mendeskripsikan mengenai hubungan antara sikap terhadap pembelajaran dengan pelaksanaannya pada widyaiswara
BAB III METODE PENELITIAN. menyatakan bahwa variabel dapat dikatakan sebagai suatu sifat yang
BAB III METODE PENELITIAN A. Identifikasi Variabel Penelitian Kerlinger (1973) menyatakan bahwa variabel adalah konstruk (constructs) atau sifat yang akan dipelajari. Di bagian lain Kerlinger menyatakan
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Desain penelitian Desain penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian asosiatif, dengan penelitian survei yang bersifat menjelaskan hubungan
BAB III METODE PENELITIAN. menentukan obyek-obyek penelitian yang akan diteliti dan besarnya
18 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Populasi, Sampel dan Teknik Sampling Sebelum penelitian dilaksanakan, terlebih dahulu peneliti harus menentukan obyek-obyek penelitian yang akan diteliti dan besarnya
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. 3.1 Diagram Alir Berikut ini merupakan diagram alur penelitian yang digunakan dalam penelitian ini.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Diagram Alir Berikut ini merupakan diagram alur penelitian yang digunakan dalam penelitian ini. Pemilihan subyek penelitian Penyusunan Instrumen Penelitian (kuesioner)
III. METODE PENELITIAN. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan tipe penelitian deskriptif dengan
III. METODE PENELITIAN A. Tipe Penelitian Dalam penelitian ini, penulis menggunakan tipe penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif karena penelitian ini mendeskripsikan variabel tunjangan kinerja
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional, yakni penelitian
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Rancangan Penelitian Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional, yakni penelitian yang meneliti tentang ada tidaknya hubungan antara variabel variabel yang
BAB I PENDAHULUAN. Universitas Indonesia. Hubungan sumber stres..., Rio Radityo, FPsi UI, 2009
1 16 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Di abad ke-21, teknologi informasi (TI) merupakan salah satu bidang yang sangat berperan penting pada perkembangan pekerjaan dan kehidupan personal masyarakat
BAB III METODE PENELITIAN
40 BAB III METODE PENELITIAN A. Tipe Penelitian Dalam penelitian ini variabel-variabel yang diteliti yaitu daya tarik interpersonal dan kohesivitas kelompok. Untuk kepentingan penelitian ini, maka pelaksanaannya
BAB III METODE PENELITIAN. A. Desain Penelitian
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini merupakan bentuk penelitian kuantitatif dengan menggunakan teknik korelasional. Penelitian dengan teknik korelasional merupakan penelitian
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Variabel adalah gejala yang dipersoalkan (Purwanto, 2010). Gejala bersifat
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Variabel Penelitian & Hipotesis 3.1.1 Variabel Penelitian & Definisi Operasional Variabel adalah gejala yang dipersoalkan (Purwanto, 2010). Gejala bersifat membedakan
BAB III METODE PENELITIAN
9 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode dan Variabel Penelitian 3.1.1 Metode Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi literasi informasi terhadap hasil belajar siswa kelas XI mata
BAB 3 Metode Penelitian
39 BAB 3 Metode Penelitian Bab ini akan membahas metode penelitian yang terdiri atas perumusan masalah, hipotesis penelitian, variabel penelitian, subyek penelitian, alat ukur atau instrumen akan yang
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN. Setelah peneliti menguraikan teori-teori yang digunakan dalam penelitian
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN Setelah peneliti menguraikan teori-teori yang digunakan dalam penelitian ini, selanjutnya peneliti akan memaparkan hal-hal yang berkaitan dengan metode penelitian. Pada bab
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN Dalam bab metodologi penelitian, akan dibahas mengenai variabel penelitian, masalah penelitian, subjek penelitian, metode pengambilan data, alat ukur yang digunakan, prosedur
3. METODOLOGI PENELITIAN
30 3. METODOLOGI PENELITIAN Pada Bab ini akan dibahas mengenai pertanyaan penelitian, hipotesis penelitian, variabel-variabel terkait, subjek penelitian, penyusunan alat ukur penelitian, prosedur penelitian,
Lokasi penelitian dilakukan pada Perpustakaan SMP Negeri 15 Bandung yang terletak di Jalan Dr. Setiabudhi Nomor 89.
BAB III METODE PENELITIAN Penelitian hubungan ketersediaan fasilitas perpustakaan dengan minat kunjung siswa ke perpustakaan ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan
BAB IV PERSIAPAN DAN PELAKSANAAN PENELITIAN
BAB IV PERSIAPAN DAN PELAKSANAAN PENELITIAN A. Orientasi Kancah Penelitian Subyek yang diteliti pada penelitian ini adalah istri (wanita) pada pasangan suami istri yang terikat dalam perkawinan. Istri
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Berdasarkan landasan teori yang ada serta rumusan hipotesis penelitian maka penelitian ini bersifat kuantitatif, menurut Wiratna (2014) bahwa penelitian kuantitatif
BAB 3 METODE PENELITIAN Variabel Penelitian dan Definisi Operasional
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Variabel Penelitian dan Definisi Operasional 3.1.1 Variabel Penelitian dan Definisi Operasional Penelitian ini menggunakan dua variabel yaitu proses pengambilan keputusan dan
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi korelasi (correlation
BAB III METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah studi korelasi (correlation study) yakni penelitian atau penelaahan hubungan antara variabel pada suatu situasi
BAB III METODE PENELITIAN. A. Metode Penelitian yang Digunakan
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian yang Digunakan Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Creswell ( dalam Alsa, 2003, h. 13) menjelaskan
BAB 3 METODE PENELITIAN. 3.1 Variabel Penelitian, Definisi Operasional dan Hipotesis
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Variabel Penelitian, Definisi Operasional dan Hipotesis 3.1.1 Variabel Penelitian Di dalam penelitian ini terdapat dua variabel, namun dikarenakan penelitian ini bukan bertujuan
Soeharto (1989: 150) mengemukakan untuk pengambilan sampel yang tingkat homogenitasnya tinggi untuk populasi dibawah 100 dapat dipergunakan sebagai sa
BAB 4 METODE PENELITIAN 4.1 Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan survey. Penelitian deskriptif dapat diartikan sebagai proses pemecahan masalah yang diselidiki
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan kegunaan tertentu.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Metode Penelitian Metode penelitian menurut Sugiyono (2006 : 1) pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan kegunaan tertentu. Penelitian tentang
BAB III METODA PENELITIAN
BAB III METODA PENELITIAN A. Jenis dan rancangan penelitian Penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti merupakan penelitian dengan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode pendekatan deskriptif
BAB III METODE PENELITTIAN. kepuasan kerja dengan komitmen organisasi. Dalam penelitian ini variabel yang diteliti yaitu
BAB III METODE PEELITTIA A. Tipe Penelitian Tipe penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang ingin melihat hubungan antara kepuasan kerja dengan komitmen organisasi. Dalam penelitian ini variabel
Bab 3 METODE PENELITIAN. Bab ini menjelaskan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk
Bab 3 METODE PENELITIAN Bab ini menjelaskan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menganalisis sebuah model yang telah dikembangkan pada bab sebelumnya. Langkah-langkah yang akan dijelaskan dalam
BAB 3 METODE PENELITIAN. Dalam metode penelitian ini akan diuraikan mengenai identifikasi variable
BAB 3 METODE PENELITIAN Dalam metode penelitian ini akan diuraikan mengenai identifikasi variable penelitian, definisi operasional variable penelitian, populasi dan sampel, metode pengambilan sampel, desain
METODOLOGI PENELITIAN
IV. METODOLOGI PENELITIAN 4.1. Penentuan Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini merupakan studi kasus yang dilakukan di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Tegallega di Jalan Soekarno Hatta No 216,
BAB III METODE PENELITIAN. Lingkungan Keluarga dengan Perilaku Empati siswa kelas X SMA Negeri 1 Tibawa
BAB III METODE PENELITIAN Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasional, yaitu suatu metode yang menggambarkan secara sistematis dan obyektif tentang Hubungan Lingkungan Keluarga
4. METODE PENELITIAN. Universitas Indonesia. Hubungan Antara..., Anindita Kart, F.Psi UI, 2008i
34 4. METODE PENELITIAN Dalam bab ini akan diuraikan mengenai metode yang digunakan dalam penelitian ini. Penjelasan mengenai metode dimulai dengan partisipan penelitian, desain penelitian, metode pengumpulan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi Penelitian, Subjek Populasi, dan Sampel Penelitian 1. Lokasi Penelitian Penelitian ini akan dilakukan di SMA Negeri 6 Bandung, yang beralamat di Jalan Pasirkaliki No.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Tipe Penelitian Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Alasannya adalah peneliti ingin mengeneralisasikan suatu fenomena pada suatu kelompok. Penelitian
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Metode penelitian merupakan salah satu elemen penting dalam suatu penelitian, sebab metode penelitian menyangkut cara yang benar dalam pengumpulan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis atau Rancangan dan Metode Pendekatan Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelasional yang bertujuan untuk mengungkapkan hubungan korelatif antara variabel
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Pada metode penelitian ini akan dibahas mengenai model pengembangan inventori kesiapan kerja, prosedur pengembangan inventori kesiapan kerja, uji coba item, dan teknik analisis
BAB III METODELOGI PENELITIAN
BAB III METODELOGI PENELITIAN A. Lokasi dan Subjek Penelitian 1. Lokasi penelitian : Lokasi penelitian dilaksanakan di Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, prodi D-III Keperawatan Universitas Pendidikan
BAB III METODA PENELITIAN
BAB III METODA PENELITIAN A. Jenis dan Rancangan Penelitian Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif non eksperimental dengan metode deskriptif korelasional dengan pendekatan cross
BAB III METODE PENELITIAN
70 BAB III METODE PENELITIAN Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis relevansi muatan lokal pengembangan potensi di. Analisis relevansi dilakukan terhadap relevansi eksternal antara tujuan muatan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. 2003). Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan Cross Sectional,
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional yang bertujuan untuk menganalisis hubungan antara variabel (Alimul,
BAB III METODA PENELITIAN. A. Jenis / Rancangan Penelitian dan Metode Pendekatan
BAB III METODA PENELITIAN A. Jenis / Rancangan Penelitian dan Metode Pendekatan Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasi yaitu penelitian yang dilakukan untuk melihat
BAB III METODE PENELITIAN
29 BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Subyek Populasi 1. Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan di Perpustakaan Universitas Pendidikan Indonesia, Jalan Setiabudhi No.229 Bandung. 2. Populasi Penelitian
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN Pada bab ini, akan dibahas mengenai metodelogi penelitian yang meliputi Variabel Penelitian & Definisi Operasional, Subyek Penelitian & Tehnik Sampling, Desain Penelitian, Alat
BAB III METODE PENELITIAN. Pada bab ini akan di bahas enam hal yang meliputi, identifikasi variabel
BAB III METODE PEELITIA Pada bab ini akan di bahas enam hal yang meliputi, identifikasi variabel penelitian, definisi operasional variabel penelitian, subjek penelitian, metode pengumpulan data, validitas
BAB III METODE PENELITIAN
3 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Lokasi dan Obyek Penelitian Lokasi penelitian ini adalah Butik Kharisma Indonesia yang berlokasi di Jalan Gajahmada No. 134, Semarang. Obyek penelitian ini adalah karyawan
BAB III METODE PENELITIAN
26 BAB III METODE PENELITIAN.1. Metode Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode rancangan korelasional dengan teknik survei untuk melihat hubungan variabel terikat dengan variabel tergantungnya.
3. METODE PENELITIAN. 25 Universitas Indonesia. Gambaran Optimisme..., Binta Fitria Armina, F.PSI UI, 2008
3. METODE PENELITIAN Pada bab ini peneliti akan menjelaskan tentang metode yang digunakan dalam penelitian ini. Adapun metode penelitian ini meliputi permasalahan, hipotesis, dan variabel yang diajukan
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasional yaitu penelitian yang
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Rancangan Penelitian Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasional yaitu penelitian yang diarahkan untuk menjelaskan hubungan antara dua variabel yaitu variabel
BAB III METODE PENELITIAN. A. Jenis Penelitian. bersifat deskriptif. Hal ini disebabkan karena data-data yang diperolah dalam
46 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif. Hal ini disebabkan karena data-data yang diperolah dalam penelitian
BAB III METODE PENELITIAN. adalah penelitian yang dalam prosesnya banyak menggunakan angka-angka dari
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang dalam prosesnya banyak menggunakan angka-angka
BAB III METODE PENELITIAN. penelitian diskriptif korelatif karena menjelaskan hubungan antara dua
47 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Rancangan Penelitian Berdasarkan tujuan yang telah diterapkan, penelitian ini merupakan penelitian diskriptif korelatif karena menjelaskan hubungan antara dua variabel
BAB III METODEOLOGI DAN PENELITIAN. hasil penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis
BAB III METODEOLOGI DAN PENELITIAN A. Tipe Penelitian Metode penelitian sangat menentukan suatu penelitian karena menyangkut cara yang benar dalam pengumpulan data, analisa data dan pengambilan keputusan
BAB IV HASIL PENELITIAN, ANALISIS DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN, ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Subjek Penelitian Pada bagian ini akan dijelaskan mengenai data-data deskriptif yang diperoleh dari responden. Data deskriptif yang menggambarkan
BAB III METODA PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik.
BAB III METODA PENELITIAN A. Jenis Rancangan Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik. Peneliti akan melakukan pengukuran variabel independent dan dependent, kemudian
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Metode penelitian merupakan salah satu elemen penting dalam suatu penelitian, sebab metode penelitian menyangkut cara yang benar dalam pengumpulan data,
BAB III METODE PENELITIAN. Dalam penelitian ini variabel variabel yang diteliti yaitu kompensasi dan
BAB III METODE PENELITIAN A. Tipe Penelitian Dalam penelitian ini variabel variabel yang diteliti yaitu kompensasi dan kepuasan kerja. Untuk kepentingan penelitian ini, maka pelaksanaanya dilakukan dengan
BAB III METODE PENELITIAN. A. Identifikasi Variabel Penelitian. B. Definisi Operasional Variabel Penelitian
BAB III METODE PEELITIA A. Identifikasi Variabel Penelitian Penelitian ini menggunakan dua variabel yaitu variabel dependent dan variabel independent. 1) Variabel Terikat (Y) adalah loyalitas kerja ) Variabel
BAB III METODE PENELITIAN. data dan diakhiri dengan menjelaskan waktu dan tempat penelitian.
BAB III METODE PENELITIAN Pada bab ini akan dijelaskan mengenai metode yang digunakan dalam penelitian ini. Penjelasan dimulai dengan menjelaskan mengenai rancangan penelitian, populasi dan sample penelitian,
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai, penelitian dilaksanakan melalui
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Pengamatan dilakukan terhadap karyawan khususnya PT. Utama Jaya Perkasa Sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai, penelitian dilaksanakan melalui pengumpulan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi, Populasi dan Sampel Penelitian 1. Lokasi Penelitian Penelitian ini berlokasi di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang terletak di Jalan Dr. Setiabudhi No. 299
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Jenis dan Lokasi Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian komparatif yaitu penelitian untuk mengetahui apakah antara dua atau lebih dari dua kelompok terdapat perbedaan
Bab 3 Metode Penelitian. 3.1 Variabel Penelitian dan Hipotesa Variabel Penelitian dan Devinisi Operasional
Bab 3 Metode Penelitian 3.1 Variabel Penelitian dan Hipotesa 3.1.1 Variabel Penelitian dan Devinisi Operasional Variabel 1 (V1) dalam penelitian ini adalah motivasi kerja.definisi operasional dari motivasi
BAB III METODE PENELITIAN. yang hati hati, teratur dan terus menerus, sedangkan untuk mengetahui bagaimana
19 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam pemecahan masalah yang ada suatu penelitian diperlukan penyelidikan yang hati hati, teratur dan terus menerus, sedangkan untuk mengetahui bagaimana
BAB V ANALISA DATA DAN INTERPRETASI
BAB V ANALISA DATA DAN INTERPRETASI Analisa data dan interpretasi didasarkan pada hasil perhitungan skor-skor subyek pada skala adaptasi WLCS dan skala adaptasi JSS. Hasil perhitungan tersebut akan menggambarkan
BAB III METODE PENELITIAN. A. Lokasi, Populasi, dan Sampel Penelitian. ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik
34 BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi, Populasi, dan Sampel Penelitian 1. Lokasi Penelitian Lokasi pada penelitian ini adalah di Universitas Pendidikan Indonesia Bandung. 2. Populasi Penelitian Populasi
BAB III METODE PENELITIAN. analisisnya pada data numerikal (angka) yang diolah dengan metoda
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang menekankan analisisnya pada data numerikal (angka) yang diolah dengan metoda statistika.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Pengamatan dilakukan terhadap karyawan PT. Inhutani I Kantor Direksi Jakarta. Jenis penelitian yang digunakan adalah asosiatif. Dengan penelitian asosiatif
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasi yaitu suatu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk mengungkapkan
