MACHINE LEARNING MULTI KLASIFIKASI CITRA DIGITAL
|
|
|
- Yuliana Hartanto
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 MACHINE LEARNING MULTI KLASIFIKASI CITRA DIGITAL Andi Lukman 1), Marwana 2) 1), 2) Teknik Informatika STIMED Nusa Palapa Jl. Urip Sumoharjo No. 20 Gedung Graha Pena Lt. 10 Makassar [email protected] 1), [email protected] 2) Abstrak Penelitian ini bertujuan membangun aplikasi machine learning multi klasifikasi citra digital sebagai alat bantu bagi para peneliti citra untuk mendapatkan algoritma learning yang optimal dalam mengenali multi kelas berbagai objek citra digital. Penelitian ini ingin menyempurnakan machine learning klasifikasi citra yang telah penulis teliti sebelumnya, dimana memiliki kekurangan antara lain: hanya dapat digunakan untuk binary klasifikasi, hanya dapat menginput tipe file PNG8 warna dan memerlukan waktu yang lama untuk menginput data citra digital. Algoritma yang digunakan dalam penelitian ini adalah algoritma klasifikasi machine learning WEKA yaitu Support Vector Machine, K-Nearest Neighbor, Naive Bayes, C4.5 Decisision Tree, Logistic Regression dan Random Forest. Data set yang digunakan diambil dari California Institute of Technology bernama Caltech 101. Metode Desain sistem menggunakan diagram Unified Modeling Language. Aplikasi dibangun menggunakan bahasa pemrograman Java yang didukung oleh library machine learning WEKA. Black box testing digunakan untuk menguji validasi setiap fungsi pada aplikasi. Proses learning dan testing pengenalan citra juga akan diuji dengan menghitung persentasi keberhasilan mengenali citra digital. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi para peneliti citra di berbagai bidang, dimana mereka dapat menggunakan machine learning yang dibangun untuk bereksperimen dalam menentukan algoritma learning yang tepat sesuai objek penelitiannya dan menggunakan algoritma tersebut untuk mengenali citra digital. Kata kunci : Machine Learning, Multi Klasifikasi, WEKA, Support Vector Machine, K-Nearest Neighbor, Naive Bayes, C4.5 Decisision Tree, Logistic Regression dan Random Forest. 1. Pendahuluan Penelitian klasifikasi untuk pengenalan citra sangat dibutuhkan di berbagai bidang, seperti: informatika, kedokteran, kelautan, pertanian dan bisnis. Penelitianpenelitian yang telah dilakukan misalnya: klasifikasi buku [1] dan klasifikasi Breast Tissue [2] pada umumnya membuat aplikasi khusus untuk klasifikasi citra digital tertentu menggunakan algoritma machine learning tertentu dengan nilai-nilai parameter optimal sesuai hasil penelitannya. Aplikasi-aplikasi khusus tersebut hanya efektif digunakan untuk citra yang telah diteliti sebagai objek penelitiannya, sehingga setiap peneliti citra harus membangun aplikasi baru untuk objek penelitian baru. Hal ini membutuhkan keahlian dalam pemrograman, sementara para peneliti citra berasal dari berbagai bidang ilmu yang bukan programmer. Untuk mengatasi masalah tersebut, penulis telah melakukan penelitian tentang machine learning klasifikasi citra digital berbasis software as a service (SaaS) [3]. Aplikasi yang telah dibangun memberikan fleksibilitas dalam memilih algoritma machine learning yang optimal dan dapat diakses dengan hanya bermodalkan browser internet. Namun aplikasi tersebut hanya dapat melakukan binary klasifikasi, dimana setiap objek citra yang akan diteliti hanya mempunyai kelas ya dan tidak, sehingga tidak dapat digunakan untuk multi klasifikasi. Aplikasi tersebut juga terbatas hanya dapat menggunakan data set citra digital bertipe PNG8 warna, sehingga data input yang tidak bertipe PNG8 warna harus dikonversi ke tipe file tersebut. Selain itu, karena aplikasi tersebut berbasis SaaS, sehingga setiap data input citra digital yang ingin digunakan harus diunggah ke server sebelum diolah, hal ini membutuhkan waktu yang lama, sementara semakin banyak data citra yang digunakan, semakin akurat hasil belajar sebuah machine learning. Dari latar belakang masalah tersebut, penulis mencoba menyempurnakan hasil penelitian sebelumnya dengan melengkapinya dengan fasilitas klasifikasi multi kelas, data input yang dapat membaca beberapa jenis file citra digital dan aplikasi berbasis desktop. Penelitian ini mencoba membangun sebuah aplikasi multi klasifikasi citra digital menggunakan algoritma-algoritma machine learning WEKA. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu para peneliti pengenalan citra tanpa harus membangun sendiri aplikasi setiap melakukan penelitian, dilengkapi dengan fleksibilitas pemilihan multi klasifikasi, algoritma machine learning dan jenis data citra masukan serta kecepatan dalam memasukkan data citra digital. Beberapa penelitian yang telah dilakukan menjadi ide dasar dalam penelitan ini. Implementasi Pengolahan Citra 1
2 dan Algoritma LVQ untuk Pengenalan Pola Buku. Penelitian ini menggunakan Algoritma Learning Vector Quantization (LVQ) untuk klasifikasi buku sesuai sampulnya. Sebelum diolah menggunakan LVQ, citra terlebih dahulu dinormalisasi dan dikonversi menjadi citra biner [1]. Breast Tissue Classification Using Gabor Filter, PCA and Support Vector Machine. Penelitian ini menggunakan algoritma Support Vector Machine (SVM) untuk klasifikasi citra mamografi dalam mengenali kanker payudara. Sebelum diklasifikasi, Citra terlebih dahulu melalui proses normalisasi, ekstraksi fitur menggunakan filter gabor dan reduksi dimensi citra menggunakan PCA [2]. Using the K-Nearest Neighbor Algorithm for the Classification of Lymph Node Metastasis in Gastric Cancer. Citra terlebih dahulu melalui proses seleksi fitur untuk mereduksi dimesinya, kemudian digunakan K-Nearest Neighbor (KNN) untuk klasifikasi. Penelitian ini membuktikan kelayakan dan efektivitas dari metode machine learning untuk diagnosa kelenjar getah bening metastatis pada kanker lambung menggunakan data GSI [4]. Comparing Image Classification Methods: K-Nearest-Neighbor and Support-Vector-Machines. Penelitian ini mencoba membandingkan kemampuan klasifikasi citra metode KNN dan SVM menggunakan model Bag of Word (BoW). Dengan menggunakan model BoW, SVM lebih unggul dari KNN [5]. Analisis Komparasi Algoritma Klasifikasi Data Mining Untuk Prediksi Mahasiswa Non Aktif. Penelitian ini membandingkan 4 algoritma data maining yaitu logistic regression, decision tree, naïve bayes dan neural network untuk mendapatkan algoritma yang paling akurat dalam memprediksi mahasiswa nonaktif pada perguruan tinggi. Data set yang digunakan sebanyak 3861 mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro terdiri dari data demografi dan akademik [6]. Seleksi Fitur Menggunakan Random Forest Dan Neural Network. Penelitian ini menggabungkan algoritma Random Forest dan Neural Network untuk kebutuhan klasifikasi, agar data set yang mempunyai banyak fitur. Percobaan menggunakan seleksi fitur dengan menggunakan data set iris, lung cancer dan semeion handwriting digital [7]. Analysis of Machine Learning Algorithms using WEKA. Penelitian ini mengimplementasikan aplikasi WEKA untuk klasifikasi dan membandingkan performa waktu learning dan ketepatan klasifikasi beberapa Algoritma Machine Learning [8]. Software as a Service Untuk Machine Learning Klasifikasi Citra Digital. Penelitian ini menawarkan fleksibilitas dalam pemilihan algoritma learning dan kemudahan akses karena menggunakan teknologi SaaS serta menggunakan algoritma-algoritma machine learning WEKA[3]. Citra digital merupakan gambar pada bidang dua dimensi yang direkam oleh mesin digital dan disimpan dalam bentuk file dengan format tertentu. Ukuran citra digital dinyatakan dalam pixel (picture element) berupa matriks dua dimensi M X N yang membentuk sebuah fungsi f(x,y). Pengolahan citra merupakan proses memanipulasi dan menganalisis citra dengan bantuan komputer, dalam hal ini mengolah informasi yang terdapat pada suatu citra digital untuk keperluan pengenalan objek secara otomatis. Ada berbagai teknik pengolahan citra tergantung kebutuhan dan keluaran yang diinginkan. Berikut beberapa teknik yang dapat digunakan yaitu: normalisasi, Bag of Words dan grayscaling. Normalisasi merupakan proses menyeragamkan ukuran citra digital inputan menjadi matriks ukuran M X N. Hal ini dilakukan karena setiap citra yang diolah belum tentu mempunyai ukuran yang sama. Normalisasi juga digunakan untuk memperkecil citra digital agar jumlah pixel yang akan diolah tidak terlalu banyak. Semakin banyak jumlah pixel, semakin banyak data set yang menyebabkan semakin lama waktu komputasi. Bag of Words (BoW) atau biasa juga disebut bag of feature merupakan teknik yang diadopsi dari text mining untuk kebutuhan memperkecil data set dengan mempertahankan posisi setiap bagiannya. Sebagai ilustrasi, misalnya gambar 1 merupakan citra berukuran 16X16 pixel atau 256 pixel dibagi menjadi 16 BoW. Setiap bagian terdiri dari 16 pixel (4X4 pixel). Gambar 1. Ilustrasi Bag of Words 16 bagian Grayscaling adalah teknik yang digunakan untuk mengubah citra berwarna menjadi bentuk grayscale. Setiap pixel pada citra berwarna terbagi atas tiga bagian yaitu R (red), G (green) dan B (blue). Aturan yang digunakan sebagai berikut [2]: (x,y, f (x,y)) (x,y,i(x,y)) I(i, j) = Keterangan : f(x,y) I(x,y) R(i,j)+ G(i,j)+ B(i,j) 3 = nilai intensitas lama. (1) = nilai intensitas pixel grayscale Machine learning mempelajari bagaimana sebuah mesin atau komputer dapat belajar dari pengalaman atau bagaimana cara memprogram mesin untuk dapat belajar. Machine learning membutuhkan data untuk belajar sehingga biasa juga diistilahkan dengan learn from data 2
3 [9]. Secara garis besar ada 3 jenis metode belajar yang digunakan yaitu: Supervised Learning, Unsupervised Learning dan Reinforcement Learning. Khusus untuk kebutuhan klasifikasi, metode Supervised Learning yang sering digunakan dimana program diberikan beberapa contoh data yang telah diketahui jenis/ klasifikasinya sebagai bahan pembelajaran atau pelatihan [10]. Terdapat beberapa aplikasi machine learning yang telah dikembangkan oleh universitas-universitas ternama di dunia. Salah satu yang popular adalah machine learning WEKA. WEKA (Waikato Environment for Knowledge Analysis) merupakan perangkat lunak Data Mining yang memiliki sekumpulan algoritma standar Machine Learning untuk kebutuhan praproses, klasifikasi, pengelompokan, regresi, Association Rules Mining (ARM) dan visualisasi [8]. WEKA menyediakan Library pada kelas weka.classifiers yang dapat langsung digunakan dalam pemrograman Java [13]. Setiap data yang akan diolah menggunakan Machine Learning WEKA, harus memenuhi standar dataset dari kelas weka.core.instance. Setiap instan memiliki beberapa atribut. Domain dari atribut dapat berupa Nominal (Misalnya : gunting, lampu dan cangkir), Numerik (bilangan bulat dan pecahan), String, Date (tanggal) dan Relasional. Dataset tersebut biasanya disimpan dalam format file ARFF (Attribute Relation File Format) yang terdiri dari dua bagian yaitu header (menjelaskan tipe atribut) dan bagian data (meliputi data yang dipisah dengan koma). Beberapa algoritma machine learning yang terdapat pada kelas weka.classifiers tersebut antara lain : Support Vector Machine (functions.smo), K- Nearest Neighbor (lazy.ibk), Naive Bayes (bayes.naivebayes), C4.5 Decision Tree (trees.j48), Logistic Regression (functions.logistic) dan Random Forest (trees.randomforest). Penelitian ini menggunakan instrumen meliputi seperangkat komputer berbasis core i3 dan Perangkat lunak yaitu : Java2 SDK, Eclipse IDE for Java Developer dan Library machine learning WEKA. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Teknik Kepustakaan dengan mencari bahan-bahan yang berkaitan dengan materi penelitian, baik dari buku, jurnal dan internet. Data citra yang digunakan untuk data set latih, uji dan pengenalan citra adalah Caltech 101 yaitu kumpulan objek citra digital berasal dari California Institute of Technology bagian penelitian computational vision yang diunduh dari 01/. Kesuksesan fungsi dari aplikasi akan diuji menggunakan metode black box testing sehingga dapat diketahui apakah aplikasi sukses berjalan sesuai yang diharapkan. Pengujian lainnya adalah persentasi keberhasilan aplikasi dalam mengenali citra digital sesuai data set pelatihan dan pengujian yang diberikan. Untuk menghitung persentasi tersebut digunakan rumus berikut: Keberhasilan = Jumlah_Citra_Uji_Dikenali Jumlah_Citra_Uji 2. Pembahasan x 100% (2) Pembahasan terdiri dari diagram kelas, diagram aktivitas, praproses data set, pelatihan, pengujian dan pengenalan citra digital. Adapun dataset citra yang digunakan adalah citra benda yang terdiri dari cangkir, gunting dan lampu. Untuk kebutuhan pelatihan dan pengujian, masingmasing benda terdiri dari 20 citra atau secara keseluruhan 60 citra. Untuk kebutuhan pengenalan digunakan citra berbeda masing-masing 5 citra atau secara keseluruhan 20 citra. Contoh dataset tersebut dapat dilihat pada Gambar 2. Gambar 2. Dataset Citra Digital Kelas terdiri dari atribut dan fungsi pada suatu sistem. Diagram kelas (class diagram) merupakan salah satu diagram UML yang berfungsi menggambarkan struktur dan deskripsi kelas dan paket beserta hubungan satu sama lain. Gambar 3. Diagram Kelas aplikasi Gambar 3 merupakan diagram kelas sistem yang dibangun. Terdapat 6 kelas diagram tersebut yaitu kelas PraAnalisis, NormalisasidanBoW, KonversiKeArff, TrainAndTest, AlgoritmaMLWeka dan PengenalanCitra. Sebelum Citra dapat diklasifikasi, citra terlebih dahulu dinormalisasi menjadi 64x64 pixel kemudian dilakukan proses Bag Of Words 16 bagian, setelah itu dikonversi dan disimpan ke file model ARFF agar dapat dilakukan proses 3
4 pelatihan dan pengujian menggunakan algoritmaalgoritma Machine Learning WEKA. Pengenalan citra digital dapat dilakukan dengan menggunakan algoritma dengan persentasi terbaik sesuai hasil pelatihan dan pengujian. Diagram kelas belum menjelaskan alur aktivitas dari aplikasi. Untuk menjelaskan hal tersebut dibutuhkan diagram aktivitas. Diagram aktivitas (activity diagram) merupakan salah satu diagram UML yang menggambarkan workflow (aliran kerja) atau aktivitas secara keseluruhan dari sistem atau proses bisnis sistem dan bukan apa yang dilakukan aktor. Diagram aktivitas mendukung perilaku paralel pada sistem. Gambar 4 merupakan diagram aktivitas dari aplikasi yang dibangun. Gambar 4. Diagram Aktivitas Aplikasi Aplikasi terdiri dari 4 menu yaitu halaman pra-analisis, halaman latih_uji, halaman help dan keluar. Pada halaman pra-analisis dilakukan proses awal sebelum citra dapat diklasifikasi, halaman latih_uji digunakan untuk melatih dan menguji algoritma machine learning, halaman help menampilkan cara penggunaan aplikasi dan keluar untuk keluar dari aplikasi. Sebelum dilakukan proses pelatihan, pengujian dan pengenalan citra, terlebih dahulu citra digital melalui tahap pra-proses/pra-analisis agar dapat menjadi data set yang dapat diolah oleh algoritma-algoritma klasifikasi WEKA. Identity dimasukkan sebagai identitas dari citra yang akan diklasifikasi. Citra digital diambil dari komputer dan melakukan proses selanjutnya. Tampilan Identity dan Ambil Citra Digital dapat dilihat pada gambar 5. Kemudian Citra digital melalui proses normalisasi berupa proses transformasi yaitu mengubah ukuran citra digital menjadi 64X64 pixel. Hal ini dilakukan agar setiap citra menjadi seragam sehingga lebih memudahkan bagi algoritma untuk mempelajarinya. Gambar 5. Tampilan input Identity dan ambil file citra digital Citra yang telah dinormalisasi dibagi menjadi 16 bagian dengan mempertahankan posisi setiap pixel. Hal ini dikenal dengan proses bag of words. Tahap pertama, mengambil nilai setiap pixel pada citra digital. Setiap pixel tersebut terdiri dari nilai R, G dan B, sehingga perlu dihitung rata-ratanya, mirip dengan proses grayscaling menggunakan rumus (1) kemudian disimpan dalam matriks (array) 2 dimensi untuk mempertahankan posisi setiap pixel. Sehingga didapatkan matrix 64X64 yaitu dari (0,0) sampai (63,63) yang berisi nilai antara Tahap kedua membagi matriks tersebut menjadi 16 bagian sehingga setiap bagian terdiri dari 16X16 pixel dalam bentuk matriks dengan tetap mempertahankan posisinya. Dalam mendapatkan nilai bag of words, dibutuhkan 16 matriks yaitu bow01 sampai bow16 dan diambil menurut posisi baris matriks. Posisi baris pertama, matriks bow01 terdiri dari pixel (0,0) sampai pixel (15,15), bow02 dari (0,16) sampai (15,31), bow03 dari (0,32) sampai (15,47), bow04 dari (0,48) sampai (15,63). Posisi baris kedua, matriks bow05 terdiri dari pixel (16,0) sampai pixel (31,15), bow06 dari (16,16) sampai (31,31), bow07 dari (16,32) sampai (31,47), bow08 dari (16,48) sampai (31,63). Posisi baris ketiga, matriks bow09 terdiri dari pixel (32,0) sampai pixel (47,15), bow10 dari (32,16) sampai (47,31), bow11 dari (32,32) sampai (47,47), bow12 dari (32,48) sampai (47,63). Posisi baris keempat, matriks bow13 terdiri dari pixel (48,0) sampai pixel (63,15), bow14 dari (48,16) sampai (63,31), bow15 dari (48,32) sampai (63,47), bow16 dari (48,48) sampai (63,63). Tahap ketiga, menghitung nilai rata-rata pixel dalam setiap bagian matriks dari matriks bow01 sampai bow16 kemudian disimpan kedalam field BoW01 sampai BoW16 di datastore bersama field relasi dan field target klasifikasinya. Namun data set tersebut belum bisa diolah oleh algoritma machine learning WEKA karena harus dikonversi dahulu ke format ARFF. Tampilan halaman pra-analisis dapat dilihat pada Gambar 6. Konversi data set ke ARFF dibutuhkan agar data set dapat dikenali oleh algoritma-algoritma Machine Learning WEKA. Tahap Pertama, membuat bagian header ARFF. Setiap kelas didefenisikan menggunakan library weka.core.fastvector metode addelement yang berisi yes 4
5 dan no. Library dan metode tersebut digunakan juga untuk mengisi setiap atribut menggunakan library weka.core.attribute yaitu BoW01 sampai BoW16 dan Kelas. Kemudian memasukkan header data set menggunakan library weka.core.instances. Tahap kedua, membuat bagian data dengan cara mengambil data set yang telah tersimpan pada tabel sesuai nama relasi yang dimasukkan dan dibaca oleh komputer satu persatu dan dimasukkan kedalam data set menggunakan library weka.core.instance. Proses tersebut mengalami perulangan (loop) sampai data habis terbaca. Setelah itu user memasukkan persentase pemisah antara pelatihan dan pengujian. Proses berikutnya adalah pelatihan dan pengujian algoritma sesuai dataset yang telah diberikan. pada proses ini aplikasi menggunakan algoritma-algoritma Machine Learning WEKA sesuai pilihan user. Gambar 6. Tampilan Halaman Pra Analisis Setelah bagian header dan data telah diisi lengkap, data tersebut disimpan ke dalam bentuk file ARFF. data set telah siap digunakan oleh algoritma-algoritma klasifikasi WEKA untuk kebutuhan pelatihan, pengujian dan pengenalan citra digital. Tampilan file ARFF dapat dilihat pada Gambar 7. Gambar 8. Ambil file Arff dan pemilihan Algoritma Learning Berikut hasil pelatihan dan pengujian setiap algoritma dengan aturan persentase 70% latih dan 30% uji atau dari 60 dataset citra, 42 digunakan untuk pelatihan dan 18 digunakan untuk pengujian. Sebagai contoh, Pada Gambar 9 dengan dataset citra yang diberikan, terlihat hasil pelatihan dan pengujian tingkat kebenaran klasifikasi citra uji oleh algoritma Support Vector Machine yaitu 50% benar. Citra cangkir, 4 dikenali, 2 dikenali sebagai citra lampu. Citra gunting, 5 berhasil dikenali, 1 dikenali sebagai citra cangkir. Citra lampu, tidak berhasil dikenali, malah semua dikenali sebagai citra cangkir Gambar 7. Tampilan File ARFF Sebelum melatih dan menguji algoritma machine learning, terlebih dahulu user mengambil file Arff kemudian memilih algoritma yang akan digunakan. Terdapat 6 pilihan algoritma yaitu : Support Vector Machine, Naïve Bayes, C4.5 Decision Tree, K-Nearest Neighbor, Logistic Regression dan Random Forest. Gambar 8 memperlihatkan pengambilan file Arff dan Pemilihan Algoritma Learning. Gambar 8. Hasil Latih dan Uji Algoritma SVM Setiap algoritma dilatih dan diuji dengan dataset dan persentasi pembagian latih uji yang sama, hasilnya adalah kemampuan klasifikasi setiap algoritma berbeda-beda. Rincian hasil tersebut dapat dilihat pada tabel 1. Kemampuan klasifikasi maksimal hanya sampai 77,77% dan minimal 33,33%. 5
6 Tabel 1. Rekapitulasi Klasifikasi Algoritma Machine Learning Algoritma Machine Learning Support Vector Machine Naïve Bayes C4.5 Decision Tree K-Nearest Neighbor Logistic Regression Random Forest Citra Jumlah dikenali Sebagai Uji Cang kir Gun ting Lam pu Perse ntase Cangkir % Gunting Lampu Cangkir ,44 Gunting % Lampu Cangkir % Gunting Lampu Cangkir % Gunting Lampu Cangkir ,33 Gunting % Lampu Cangkir ,77 Gunting % Lampu Setelah proses pelatihan dan pengujian setiap algoritma learning dengan persentasi pembagian dataset yang telah diberikan, maka aplikasi telah siap digunakan untuk pengenalan citra digital. Tentunya pengenalan citra digital menggunakan algoritma machine learning terbaik hasil pengujian yaitu Random Forest. Gambar 8 memperlihatkan tampilan pengenalan citra digital dengan mengambil file citra yang diperuntukkan untuk pengenalan. Citra digital yang digunakan disini adalah citra yang tidak termasuk dalam 60 dataset keperluan pelatihan dan pengujian. 3. Kesimpulan Penelitian ini berhasil membangun machine learning multi klasifikasi citra digital yang fleksibel untuk kebutuhan pelatihan, pengujian dan pengenalan. Hasil pengujian keberhasilan klasifikasi dengan 60 dataset citra cangkir, gunting dan lampu menempatkan algoritma Random Forest sebagai algoritma learning terbaik yaitu 77,77% berhasil mengklasifikasi citra digital, Sehingga algoritma inilah yang digunakan dalam proses pengenalan citra digital. Daftar Pustaka [1] Lukman, Andi, Implementasi Pengolahan Citra dan Algoritma LVQ Untuk Pengenalan Pola Buku, Seminar Nasional Informatika (SNIf), hal , Okt. 19, [2] Hajare, Pravin S. dan Dixit, Vaibhav V, Breast Tissue Classification Using Gabor Filter, PCA and Support Vector Machine, International Journal of advancement in electronics and computer engineering (IJAECE), Vol. 1 Issue 4, hal , Juli, [3] Lukman, Andi dan Marwana, Software as a Service Untuk Machine Learning Klasifikasi Citra Digital, Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Multimedia (Semnasteknomedia),buku 2, hal , Feb. 8, 2014 [4] Li, Chao, dkk., Using the K-Nearest Neighbor Algorithm for the Classification of Lymph Node Metastasis in Gastric Cancer, Journal of Computational and Mathematical Methods in Medicine, Vol. 2012, hal. 1-11, Okt [5] Kim, Jinho, dkk., Comparing Image Classification Methods-K- Nearest-Neighbor and Support-Vector-Machines, Proceedings of Applied Mathematics in Electrical and Computer Engineering, hal ,January 25-27, [6] Hastuti, Khafiizh, Analisis Komparasi Algoritma Klasifikasi Data Mining Untuk Prediksi Mahasiswa Non Aktif, Proc. Semantik 2012, hal , Juni, 23, [7] Saputra, Wahyuni S.J, dkk., Seleksi Fitur Menggunakan Random Forest Dan Neural Network, Proc. IES 2011, hal , Oktober 26, [8] Desai, Aaditya, dan Rai, Sunil, Analysis of Machine Learning Algorithms using WEKA, Proc. ICWET 2012, hal , Maret, [9] Alpaydin, Ethem, Introduction to Machine Learning, Second Edition, London: MIT Press, [12]Harrington, Peter, Machine Learning.in Action,, New York: Manning, [13]Witten, Ian H., dkk, Data Mining Practical Machine Learning Tools and Techniques, Third Edition, Burlington: Morgan Kaufmann Publishers, Gambar 8. Tampilan Pengenalan Citra Digital 6
SOFTWARE AS A SERVICE UNTUK MACHINE LEARNING KLASIFIKASI CITRA DIGITAL
SOFTWARE AS A SERVICE UNTUK MACHINE LEARNING KLASIFIKASI CITRA DIGITAL Andi Lukman 1), Marwana 2) 1), 2) Teknik Informatika STIMED Nusa Palapa Jl. Urip Sumoharjo No. 20 Gedung Graha Pena Lt. 10 Makassar
MACHINE LEARNING PENGENALAN CITRA DIGITAL DIGITAL IMAGE RECOGNITION MACHINE LEARNING
MACHINE LEARNING PENGENALAN CITRA DIGITAL DIGITAL IMAGE RECOGNITION MACHINE LEARNING Andi Lukman 1, Syafaruddin 2, Merna Baharuddin 2 1 Program Studi Teknik Informatika, Sekolah Tinggi Multimedia dan Informatika
Versi Online tersedia di : JURNAL TECH-E (Online)
JURNAL TECH-E - VOL. 1 NO. 1 (2017) Versi Online tersedia di : http://bsti.ubd.ac.id/e-jurnal JURNAL TECH-E 2581-116 (Online) Artikel Perancangan Aplikasi Prediksi Kelulusan Mahasiswa Tepat Waktu Pada
Moch. Ali Machmudi 1) 1) Stmik Bina Patria
UJI PENGARUH KARAKTERISTIK DATASET PADA PERFORMA ALGORITMA KLASIFIKASI Moch. Ali Machmudi 1) 1) Stmik Bina Patria 1) Jurusan Manjemen Informatika-D3 Email : 1 [email protected] 1) Abstrak Tujuan utama
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Data Mining Data Mining adalah proses yang mempekerjakan satu atau lebih teknik pembelajaran komputer (machine learning) untuk menganalisis dan mengekstraksi pengetahuan (knowledge)
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penentuan dosen pembimbing tugas akhir masih dilakukan secara manual di Jurusan Teknik Informatika UMM yang hanya mengandalkan pengetahuan personal tentang spesialisasi
Abidah Elcholiqi, Beta Noranita, Indra Waspada
Abidah Elcholiqi, Beta Noranita, Indra Waspada PENENTUAN BESAR PINJAMAN DI KOPERASI SIMPAN PINJAM DENGAN ALGORITMA K-NEAREST NEIGHBOR (Studi Kasus di Koperasi Simpan Pinjam BMT Bina Insani Pringapus) Abidah
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM Bab ini menjelaskan tentang analisa data, rancangan sistem, dan skenario pengujian. Bagian analisa data meliputi data penelitian, analisis data, data preprocessing.
Modul Praktikum WEKA. Pembaca modul ini diasumsikan telah mengerti dasar-dasar datamining.
Modul Praktikum WEKA Yudi Wibisono (e: [email protected] ); t: @yudiwbs Ilmu Komputer Universitas Pendidikan Indonesia (cs.upi.edu) Versi BETA : Oktober 2013 http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/3.0/
PERSYARATAN PRODUK. 1.1 Pendahuluan Latar Belakang Tujuan
BAB 1 PERSYARATAN PRODUK Bab ini membahas mengenai hal umum dari produk yang dibuat, meliputi tujuan, ruang lingkup proyek, perspektif produk, fungsi produk dan hal umum yang lainnya. 1.1 Pendahuluan Hal
BAB III METODOLOGI 3.1. Prosedur Penelitian Identifikasi Masalah
BAB III METODOLOGI Dalam penelitian ini metodologi memegang peranan penting guna mendapatkan data yang obyektik, valid dan selanjutnya digunakan untuk memecahkan permasalahan yang telah dirumuskan. Maka
KLASIFIKASI PROSES BUSINESS DATA MAHASISWA UNIVERSITAS KANJURUHAN MALANG MENGGUNAKAN TEKNIK DATA MINING
KLASIFIKASI PROSES BUSINESS DATA MAHASISWA UNIVERSITAS KANJURUHAN MALANG MENGGUNAKAN TEKNIK DATA MINING Moh Ahsan Universitas Kanjuruhan Malang [email protected] ABSTRAK. Universitas Kanjuruhan Malang
IMPLEMENTASI DATA MINING DENGAN NAIVE BAYES CLASSIFIER UNTUK MENDUKUNG STRATEGI PEMASARAN DI BAGIAN HUMAS STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
IMPLEMENTASI DATA MINING DENGAN NAIVE BAYES CLASSIFIER UNTUK MENDUKUNG STRATEGI PEMASARAN DI BAGIAN HUMAS STMIK AMIKOM YOGYAKARTA Erik Hadi Saputra 1), Burhan Alfironi Muktamar 2) 1), 2) Teknik Informatika
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pendidikan adalah salah satu aspek terpenting bagi kehidupan manusia, yang dapat mempengaruhi manusia itu sendiri, juga menjadi faktor pendukung dalam setiap sektor
ABSTRAK. Keywords : Data Mining, Filter, Data Pre-Processing, Association, Classification, Deskriptif, Prediktif, Data Mahasiswa.
ABSTRAK Kemajuan teknologi membuat begitu mudahnya dalam pengolahan suatu informasi. Waktu tidak lagi menjadi hambatan dalam pengolahan data yang sangat banyak. Hal ini didukung pula dengan adanya perkembangan
IMPLEMENTASI TEKNIK SELEKSI FITUR INFORMATION GAIN PADA ALGORITMA KLASIFIKASI MACHINE LEARNING UNTUK PREDIKSI PERFORMA AKADEMIK SISWA
IMPLEMENTASI TEKNIK SELEKSI FITUR INFORMATION GAIN PADA ALGORITMA KLASIFIKASI MACHINE LEARNING UNTUK PREDIKSI PERFORMA AKADEMIK SISWA Betha Nurina Sari 1) 1) Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas
ARTIKEL APLIKASI KLASIFIKASI JENIS JENIS BUAH JERUK MENGGUNAKAN METODE K-NEAREST NEIGHBOR
ARTIKEL APLIKASI KLASIFIKASI JENIS JENIS BUAH JERUK MENGGUNAKAN METODE K-NEAREST NEIGHBOR Oleh: RIDHO ARY SUMARNO 13.1.03.02.0092 Dibimbing oleh : 1. Hermin Istiasih M.T., M.M. 2. Mochammad Bilal S.kom.,
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perguruan tinggi merupakan strata terakhir sebelum mahasiswa dapat bersaing didalam dunia kerja. Agar mampu bersaing didalam dunia kerja, mahasiswa dituntut
PENGENALAN POLA BENTUK BUNGA MENGGUNAKAN PRINCIPLE COMPONENT ANALYSIS DAN K-NN
PENGENALAN POLA BENTUK BUNGA MENGGUNAKAN PRINCIPLE COMPONENT ANALYSIS DAN K-NN Herfina 1) 1) Program Studi Ilmu Komputer, FMIPA Universitas Pakuan Jl. Pakuan PO BOX 452, Ciheuleut Bogora email : [email protected]
ANALISIS PERBANDINGAN IMPLEMENTASI KERNEL PADA LIBRARY LibSVM UNTUK KLASIFIKASI SENTIMEN MENGGUNAKAN WEKA
ANALISIS PERBANDINGAN IMPLEMENTASI KERNEL PADA LIBRARY LibSVM UNTUK KLASIFIKASI SENTIMEN MENGGUNAKAN WEKA Prawidya Destarianto 1, Wahyu Kurnia Dewanto 2, Hermawan Arief Putranto 3 1,2,3 Jurusan, Teknologi
APLIKASI PENGENALAN DAUN UBI JALAR UNTUK JENIS UBI JALAR UNGU, MERAH, PUTIH DAN KUNING MENGGUNAKAN METODE PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS
APLIKASI PENGENALAN DAUN UBI JALAR UNTUK JENIS UBI JALAR UNGU, MERAH, PUTIH DAN KUNING MENGGUNAKAN METODE PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS SKRIPSI Diajukan Untuk Penulisan Skripsi Guna Memenuhi Salah Satu
APLIKASI PENGENALAN WAJAH UNTUK VALIDASI PESERTA UJIAN ONLINE MENGGUNAKAN METODE HAAR CASCADE DAN EIGEN FACE VECTOR
APLIKASI PENGENALAN WAJAH UNTUK VALIDASI PESERTA UJIAN ONLINE MENGGUNAKAN METODE HAAR CASCADE DAN EIGEN FACE VECTOR Mika Tandililing Program Studi Teknik Komputer, STMIK Profesional [email protected]
Dosen Program Studi Ilmu Komputer Universitas Pakuan Bogor
PENGENALAN KADAR TOTAL PADAT TERLARUT PADA BUAH BELIMBING BERDASAR CITRA RED-GREEN-BLUE MENGGUNAKAN PRINCIPLE COMPONENT ANALYSIS (PCA) SEBAGAI EKSTRAKSI CIRI DAN KLASIFIKASI K-NEAREST NEIGHBORHOOD (KNN)
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengolahan Citra Digital [3] Citra atau gambar didefinisikan sebagai sebuah fungsi dua dimensi, f(x,y), di mana x dan y adalah koordinat bidang datar, dan harga fungsi f di setiap
DIAGNOSA PREDIKSI PENYAKIT JANTUNG DENGAN MODEL ALGORITMA NAÏVE BAYES DAN ALGORITMA C4.5
Konferensi Nasional Ilmu Sosial & Teknologi (KNiST) Maret 2017, pp. 7~12 7 DIAGNOSA PREDIKSI PENYAKIT JANTUNG DENGAN MODEL ALGORITMA NAÏVE BAYES DAN ALGORITMA C4.5 Tri Retnasari 1, Eva Rahmawati 2 1 STMIK
BAB 3 PROSEDUR DAN METODOLOGI. menawarkan pencarian citra dengan menggunakan fitur low level yang terdapat
BAB 3 PROSEDUR DAN METODOLOGI 3.1 Permasalahan CBIR ( Content Based Image Retrieval) akhir-akhir ini merupakan salah satu bidang riset yang sedang berkembang pesat (Carneiro, 2005, p1). CBIR ini menawarkan
Data Mining Terapan dengan Matlab
Pendahuluan i ii Data Mining Terapan dengan Matlab Pendahuluan iii DATA MINING TERAPAN DENGAN MATLAB Oleh : Budi Santosa Edisi Pertama Cetakan Pertama, 2007 Hak Cipta 2007 pada penulis, Hak Cipta dilindungi
PENERAPAN DECISION TREE UNTUK PENENTUAN POLA DATA PENERIMAAN MAHASISWA BARU
PENERAPAN DECISION TREE UNTUK PENENTUAN POLA DATA PENERIMAAN MAHASISWA BARU Aradea, Satriyo A., Ariyan Z., Yuliana A. Teknik Informatika Universitas Siliwangi Tasikmalaya Ilmu Komputer Universitas Diponegoro
PREDIKSI KELULUSAN MAHASISWA PADA PERGURUAN TINGGI KABUPATEN MAJALENGKA BERBASIS KNOWLEDGE BASED SYSTEM
PREDIKSI KELULUSAN MAHASISWA PADA PERGURUAN TINGGI KABUPATEN MAJALENGKA BERBASIS KNOWLEDGE BASED SYSTEM Teknik Informatika, Teknik Industri, Teknik Informatika Fakultas Teknik - Universitas Majalengka
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI penelitian. Pada bab ini akan dibahas literatur dan landasan teori yang relevan dengan 2.1 Tinjauan Pustaka Kombinasi metode telah dilakukan oleh beberapa peneliti
BABI PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BABI PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kanker payudara adalah jenis kanker yang dimulai pada sel-sel payudara sebagai sekelompok sel kanker, yang kemudian dapat menyerang jaringan di sekitarnya atau menyebar
Terkait dengan klasifikasi trafik jaringan komputer, beberapa penelitian telah dilakukan dengan fokus pada penerapan data mining. Penelitian tentang
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada saat ini komunikasi data pada jaringan internet telah mencapai kemajuan yang sangat pesat, ditandai oleh pemakaiannya yang lebih beragam dan teknologi yang digunakan
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Dalam mencapai tujuan pembangunan ekonomi diperlukan peran serta lembaga keuangan untuk membiayai pembangunan tersebut. Lembaga keuangan memegang peranan penting dalam
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisis Masalah Dalam mengetahui suatu bahan jenis kulit cukup sulit karena bahan jenis kulit memeliki banyak jenis. Setiap permukaan atau tekstur dari setiap jenisnya
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. manusia dengan menggunakan metode Gabor Filter dan Algoritma
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Berikut merupakan desain penelitian yang akan digunakan pada proses rancang bangun aplikasi sistem pengenalan pola fraktur tengkorak manusia dengan menggunakan
PERBANDINGAN K-NEAREST NEIGHBOR DAN NAIVE BAYES UNTUK KLASIFIKASI TANAH LAYAK TANAM POHON JATI
Techno.COM, Vol. 15, No. 3, Agustus 2016: 241-245 PERBANDINGAN K-NEAREST NEIGHBOR DAN NAIVE BAYES UNTUK KLASIFIKASI TANAH LAYAK TANAM POHON JATI Didik Srianto 1, Edy Mulyanto 2 1,2 Teknik Informatika,
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 1.1 Data Mining Data mining adalah proses yang menggunakan teknik statistik, matematika, kecerdasan buatan, dan machine learning untuk mengekstrasi dan mengidentifikasi informasi
MODUL 12 Model Prediktif
MODUL 12 Model Prediktif Prediktif Analytics adalah teknologi yang menangkap proses data mining dalam rutinitas sederhana. Kadang-kadang disebut "one-click data mining," Model ini menyederhanakan dan mengotomatisasi
PENGGUNAAN ALGORITMA KLASIFIKASI DALAM DATA MINING
PENGGUNAAN ALGORITMA KLASIFIKASI DALAM DATA MINING A ang Subiyakto Program Studi Sistem Informasi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Jakarta Jl. Ir. H. Juanda No. 95 Ciputat Tangerang Banten 15412 E-mail:
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
7 BAB II TINJAUAN PUSTAKA Penelitian maupun pembuatan aplikasi mengenai pengenalan karakter / pengenalan pola ataupun yang berhubungan dengan Jaringan Syaraf Tiruan terlebih dengan metode Backpropagation
Penerapan Data Mining dalam Memprediksi Pembelian cat
Konferensi Nasional Sistem & Informatika 2015 STMIK STIKOM Bali, 9 10 Oktober 2015 Penerapan Data Mining dalam Memprediksi Pembelian cat Fitriana Harahap STMIK POTENSI UTAMA Jl. KL. Yos Sudarso KM 6,5
Data Mining II Estimasi
Data Mining II Estimasi Matakuliah Data warehouse Universitas Darma Persada Oleh: Adam AB Data Mining-2012-a@b 1 Tahapan proses datamining Input (Data) Metode (Algoritma Data Mining) Output (Pola/Model/
BAB III METODE PENELITIAN. dan bahan, agar mendapatkan hasil yang baik dan terstruktur. Processor Intel Core i3-350m.
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Alat dan Bahan Untuk menunjang penelitian yang akan dilakukan, maka diperlukan alat dan bahan, agar mendapatkan hasil yang baik dan terstruktur. 3.1.1 Alat Penelitian Adapun
BAB 3 ANALISIS DAN KEBUTUHAN ALGORITMA
BAB 3 ANALISIS DAN KEBUTUHAN ALGORITMA 3.1 Analisis Masalah Jaringan saraf tiruan hopfield merupakan salah satu Algoritma Machine Learning yang dapat mengklasifikasikan suatu objek citra berdasarkan pelatihan
KLASIFIKASI KAYU DENGAN MENGGUNAKAN NAÏVE BAYES-CLASSIFIER
KLASIFIKASI KAYU DENGAN MENGGUNAKAN NAÏVE BAYES-CLASSIFIER ACHMAD FAHRUROZI 1 1 Universitas Gunadarma, [email protected] Abstrak Masalah yang akan diangkat dalam makalah ini adalah bagaimana
APLIKASI IDENTIFIKASI ISYARAT TANGAN SEBAGAI PENGOPERASIAN E-KIOSK
APLIKASI IDENTIFIKASI ISYARAT TANGAN SEBAGAI PENGOPERASIAN E-KIOSK Wiratmoko Yuwono Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Elektronika Negeri Surabaya-ITS Jl. Raya ITS, Kampus ITS, Sukolilo Surabaya 60111
Penghitungan k-nn pada Adaptive Synthetic-Nominal (ADASYN-N) dan Adaptive Synthetic-kNN (ADASYN-kNN) untuk Data Nominal- Multi Kategori
Penghitungan k-nn pada Adaptive Synthetic-Nominal (ADASYN-N) dan Adaptive Synthetic-kNN (ADASYN-kNN) untuk Data Nominal- Multi Kategori Abstrak 1 Sri Rahayu, 2 Teguh Bharata Adji & 3 Noor Akhmad Setiawan
PENGARUH PEMAKAIAN EDGE DETECTION PADA SISTEM PENGENALAN HURUF KAPITAL TULISAN TANGAN
Jurnal Teknik dan Ilmu Komputer PENGARUH PEMAKAIAN EDGE DETECTION PADA SISTEM PENGENALAN HURUF KAPITAL TULISAN TANGAN (The Influence of Edge Detection Use on Capital Letter Hand Writing Recognition System)
Apa itu is K-Nearest Neighbor (KNN) Algorithm?
K-Nearest Neighbor Pendahuluan K-Nearest Neighbour atau KNN adalah salah dari algoritma instance based learning atau case-based reasoning. Definisi case based reasoning: KNN digunakan dalam banyak aplikasi
PENERAPAN ALGORITMA PARTITIONING AROUND MEDOIDS (PAM) CLUSTERING UNTUK MELIHAT GAMBARAN UMUM KEMAMPUAN AKADEMIK MAHASISWA
PENERAPAN ALGORITMA PARTITIONING AROUND MEDOIDS (PAM) CLUSTERING UNTUK MELIHAT GAMBARAN UMUM KEMAMPUAN AKADEMIK MAHASISWA 1 Yulison Herry Chrisnanto, 2 Gunawan Abdillah 1,2 Jurusan Informatika Fakultas
PENGELOMPOKAN MAHASISWA BERDASARKAN NILAI UJIAN NASIONAL DAN IPK MENGGUNAKAN METODE K-MEANS
PENGELOMPOKAN MAHASISWA BERDASARKAN NILAI UJIAN NASIONAL DAN IPK MENGGUNAKAN METODE K-MEANS Hartatik STMIK Amikom Manajemen Informatika STMIK AMIKOM Yogyakarta Jl. Ringroad Utara, Condong Catur, Depok,
BAB I PENDAHULUAN. minat dalam persaingan mengembangkan atau membuat berbagai teknologi baru.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Era digital saat ini cukup jelas membuktikan betapa pesatnya perkembangan teknologi dan informasi. Hal ini akan terus berlangsung karena semakin banyaknya minat dalam
Jurnal Informatika Mulawarman Vol. 12, No. 1, Februari ISSN
Jurnal Informatika Mulawarman Vol. 12, No. 1, Februari 2017 50 APLIKASI KLASIFIKASI ALGORITMA C4.5 (STUDI KASUS MASA STUDI MAHASISWA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS MULAWARMAN
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi senantiasa membawa dampak secara langsung maupun tidak langsung, baik itu berdampak positif maupun negatif dan akan sangat berpengaruh terhadap
PERBANDINGAN KINERJA ALGORITMA C4.5 DAN NAIVE BAYES UNTUK KETEPATAN PEMILIHAN KONSENTRASI MAHASISWA. Abstrak
PERBANDINGAN KINERJA ALGORITMA C4.5 DAN NAIVE BAYES UNTUK KETEPATAN PEMILIHAN KONSENTRASI MAHASISWA Wiwit Supriyanti 1), Kusrini 2), Armadyah Amborowati 3) STMIK AMIKOM Yogyakarta 1),2),3) Email : [email protected]
BAB III METODOLOGI. Support Vector Machines (SVM) merupakan salah satu metode machine
BAB III METODOLOGI 3.1 Hipotesis Support Vector Machines (SVM) merupakan salah satu metode machine learning yang dapat melakukan klasifikasi data dengan sangat baik. Metode ini bertujuan untuk mendapatkan
Perangkat Lunak - Weka*
MMA10991 Topik Khusus - Machine Learning Perangkat Lunak - Weka* Dr. rer. nat. Hendri Murfi * Beberapa bagian dari slide ini adalah terjemahan dari slide Data Mining oleh I. H. Witten, E. Frank dan M.
BAB III PERANCANGAN SISTEM
BAB III PERANCANGAN SISTEM Dalam pengerjaan perancangan dan pembuatan aplikasi pengenalan karakter alfanumerik JST algoritma Hopfield ini menggunakan software Borland Delphi 7.0. 3.1 Alur Proses Sistem
UJI KINERJA FACE RECOGNITION MENGGUNAKAN EIGENFACES
1 Uji Kinerja Face Recognition Menggunakan Eigenfaces UJI KINERJA FACE RECOGNITION MENGGUNAKAN EIGENFACES ABDUL AZIS ABDILLAH 1 1STKIP Surya, Tangerang, Banten, [email protected] Abstrak. Pada paper
Penerapan Algoritma C4.5 untuk Klasifikasi Tingkat Keganasan Kanker Payudara
1 Penerapan Algoritma C4.5 untuk Klasifikasi Tingkat Keganasan Kanker Payudara Dwi Ayu Nursela A11.2010.05307 Teknik Informatika S1, Fakultas Ilmu Komputer Universitas Dian Nuswantoro Jalan Nakula I No.
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Metode Pengumpulan Data Data yang digunakan pada penelitian ini merupakan data sentimen dari pengguna aplikasi android yang memberikan komentarnya pada fasilitas user review
BAB I PENDAHULUAN. telinga, wajah, infrared, gaya berjalan, geometri tangan, telapak tangan, retina,
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sistem biometrika merupakan teknologi pengenalan diri dengan menggunakan bagian tubuh atau perilaku manusia. Sidik jari, tanda tangan, DNA, telinga, wajah, infrared,
SILABUS MATAKULIAH. Indikator Pokok Bahasan/Materi Aktifitas Pembelajaran
SILABUS MATAKULIAH Revisi : - Tanggal Berlaku : Maret 2015 A. Identitas 1. Nama Matakuliah : A11.54606 / Data 2. Program Studi : Teknik Informatika-S1 3. Fakultas : Ilmu Komputer 4. Bobot sks : 3 SKS 5.
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Identifikasi Masalah Identifikasi permasalahan ini bahwasanya diambil dari sudut pandang masyarakat tentang objek (batik) yang dikenal dari segi pola dan gambar
SISTEM PENGOALAHAN DATA MINING INDUSTRI SEPATU MENGGUNAKAN METODE K-MEANS CLUSTERING DI JAWA TENGAH
SISTEM PENGOALAHAN DATA MINING INDUSTRI SEPATU MENGGUNAKAN METODE K-MEANS CLUSTERING DI JAWA TENGAH Ahmad Zaqi Al Kahfi Universitas Dian Nuswantoro Email : [email protected] Abstrak Pengolahan database
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini mengambil tempat di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang berlokasi di Jl. Lingkar Selatan, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa
KLASIFIKASI CITRA FORMULIR MENGGUNAKAN METODE SUPPORT VECTOR MACHINE (SVM) PADA PROSES DIGITALISASI FORMULIR
KLASIFIKASI CITRA FORMULIR MENGGUNAKAN METODE SUPPORT VECTOR MACHINE (SVM) PADA PROSES DIGITALISASI FORMULIR Dewi Pramudi Ismi 1), Ardiansyah 2) 1 Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri,
PENERAPAN ADABOOST UNTUK KLASIFIKASI SUPPORT VECTOR MACHINE GUNA MENINGKATKAN AKURASI PADA DIAGNOSA CHRONIC KIDNEY DISEASE
PENERAPAN ADABOOST UNTUK KLASIFIKASI SUPPORT VECTOR MACHINE GUNA MENINGKATKAN AKURASI PADA DIAGNOSA CHRONIC KIDNEY DISEASE Eka Listiana 1*, Much Aziz Muslim 1 1 Program Studi Teknik Informatika, Fakultas
Analisis Kinerja Struktur Data Kd-Tree Pada Metode K-Nearest Neighbors
Riau Journal of Computer Science Vol.2 No.2 Tahun 2016 : 1-6 1 Analisis Kinerja Struktur Data Kd-Tree Pada Metode K-Nearest Neighbors Yuan Lukito Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Informasi
Analisis Algoritma Decision Tree untuk Prediksi Mahasiswa Non Aktif
Analisis Algoritma Decision Tree untuk Prediksi Mahasiswa Non Aktif Khafiizh Hastuti 1, Erwin Yudi Hidayat 2 1, 2 Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Dian Nuswantoro, Semarang 50131 E-mail : 1 [email protected],
Perbandingan Klasifikasi Tugas Akhir Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika Menggunakan Metode Naïve Bayes Classifier dan K-Nearest Neighbor
Perbandingan Klasifikasi Tugas Akhir Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika Menggunakan Metode Naïve Bayes Classifier dan K-Nearest Neighbor Yusra 1, Dhita Olivita 2, Yelfi Vitriani 3 1,2,3 Jurusan Teknik
TINJAUAN PUSTAKA. Definisi Data Mining
TINJAUAN PUSTAKA Definisi Data Mining Sistem Manajemen Basis Data tingkat lanjut dan teknologi data warehousing mampu untuk mengumpulkan banjir data dan untuk mentransformasikannya ke dalam basis data
BAB I PENDAHULUAN. ke karakteristik tertentu pada manusia yang unik dan berbeda satu sama lain.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah keamanan (security) merupakan salah satu isu yang sangat penting akhir-akhir ini. Salah satu teknik yang diunggulkan bisa diterapkan untuk permasalahan tersebut
IDENTIFIKASI TANDA TANGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA DOUBLE BACKPROPAGATION ABSTRAK
IDENTIFIKASI TANDA TANGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA DOUBLE BACKPROPAGATION Disusun oleh: Togu Pangaribuan 0722087 Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Jl. Prof.Drg. Suria Sumantri, MPH No. 65, Bandung
BAB II DASAR TEORI. CV Dokumentasi CV berisi pengolahan citra, analisis struktur citra, motion dan tracking, pengenalan pola, dan kalibrasi kamera.
BAB II DASAR TEORI Pada bab ini akan dibahas teori yang berkaitan dengan skripsi ini, meliputi pustaka OpenCV, citra, yaitu citra grayscale dan citra berwarna, pengolahan citra meliputi image enhancement
IDENTIFIKASI RAMBU-RAMBU LALU LINTAS MENGGUNAKAN LEARNING VECTOR QUANTIZATION
IDENTIFIKASI RAMBU-RAMBU LALU LINTAS MENGGUNAKAN LEARNING VECTOR QUANTIZATION RULIAH Program Studi Sistem Informasi Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Banjarbaru Jl. A. Yani Km. 33,3 Loktabat
PENGKLASIFIKASIAN TINGKAT DANGEROUS DRIVING BEHAVIOR MENGGUNAKAN DATA ELEKTROENSEFALOGRAFI (EEG) DENGAN PENDEKATAN MACHINE LEARNING
PENGKLASIFIKASIAN TINGKAT DANGEROUS DRIVING BEHAVIOR MENGGUNAKAN DATA ELEKTROENSEFALOGRAFI (EEG) DENGAN PENDEKATAN MACHINE LEARNING Nama : Alisca Damayanti NPM : 50412648 Jurusan : Teknik Informatika Fakultas
JURNAL IT STMIK HANDAYANI
VISUALISASI BANGUNAN PADA MASJID PENDEKATAN TEKNIK DATA MINING PADA PUSAT DATA KESEHATAN NASIONAL MENGGUNAKAN MAP VISUALIZATION M. Adnan Nur Teknik Informatika STMIK Handayani Makassar [email protected]
Optimasi Teknik Klasifikasi Modified k Nearest Neighbor Menggunakan Algoritma Genetika
Optimasi Teknik Klasifikasi Modified k Nearest Neighbor Menggunakan Algoritma Genetika Siti Mutrofin 1, Arrie Kurniawardhani 2, Abidatul Izzah 3, Mukhamad Masrur 4 Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum
BAB I PENDAHULUAN. Sistem penglihatan manusia memiliki akurasi yang besar dalam mengenali
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Sistem penglihatan manusia memiliki akurasi yang besar dalam mengenali objek 3 dimensi. Sistem penglihatan manusia dapat membedakan berbagai macam objek 3 dimensi
IMPLEMENTASI PENGOLAHAN CITRA DAN ALGORITMA LVQ UNTUK PENGENALAN POLA BUKU
IMPLEMENTASI PENGOLAHAN CITRA DAN ALGORITMA LVQ UNTUK PENGENALAN POLA BUKU Andi Lukman Program Studi Teknik Informatika STIMED Nusa Palapa, Jl. Urip Sumohardjo No. 20 Graha Pena Lt. 10 Makassar [email protected]
DATA MINING UNTUK MENGANALISA PREDIKSI MAHASISWA BERPOTENSI NON-AKTIF MENGGUNAKAN METODE DECISION TREE C4.5
DATA MINING UNTUK MENGANALISA PREDIKSI MAHASISWA BERPOTENSI NON-AKTIF MENGGUNAKAN METODE DECISION TREE C4.5 Dwi Untari A11.2010.05410 Program Studi Teknik Informatika S1 Fakultas Ilmu Komputer Universitas
Data Mining. Pengenalan Sistem & Teknik, Serta Contoh Aplikasi. Avinanta Tarigan. 22 Nov Avinanta Tarigan Data Mining
Data Mining Pengenalan Sistem & Teknik, Serta Contoh Aplikasi Avinanta Tarigan 22 Nov 2008 1 Avinanta Tarigan Data Mining Outline 1 Pengertian Dasar 2 Classification Mining 3 Association Mining 4 Clustering
PENERAPAN TEKNIK DATA MINING UNTUK MENENTUKAN HASIL SELEKSI MASUK SMAN 1 GIBEBER UNTUK SISWA BARU MENGGUNAKAN DECISION TREE
PENERAPAN TEKNIK DATA MINING UNTUK MENENTUKAN HASIL SELEKSI MASUK SMAN 1 GIBEBER UNTUK SISWA BARU MENGGUNAKAN DECISION TREE Castaka Agus Sugianto Program Studi Teknik lnformatika Politeknik TEDC Bandung
PREDIKSI HERREGISTRASI CALON MAHASISWA BARU MENGGUNAKAN ALGORITMA NAÏVE BAYES
PREDIKSI HERREGISTRASI CALON MAHASISWA BARU MENGGUNAKAN ALGORITMA NAÏVE BAYES Selvy Megira 1), Kusrini 2), Emha Taufiq Luthfi 3) 1), 2), 3) Teknik Universitas AMIKOM Yogyakarta Jl Ring road Utara, Condongcatur,
BAB I PENDAHULUAN. Peminatan atau bidang peminatan adalah sebuah jurusan yang harus di
BAB I PENDAHULUAN I. Latar Belakang Peminatan atau bidang peminatan adalah sebuah jurusan yang harus di ambil oleh mahasiswa untuk menentukan arah kompetensi dan keahlian mahasiswa tersebut yang mana di
Penerapan Data Mining Untuk Menampilkan Informasi Pertumbuhan Berat Badan Ideal Balita dengan Menggunakan Metode Naive Bayes Classifier
Penerapan Data Mining Untuk Menampilkan Informasi Pertumbuhan Berat Badan Ideal Balita dengan Menggunakan Metode Naive Bayes Classifier Octia Nuraeni 55410244 Teknik Informatika Pembimbing : Dr. Riza Adrianti
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Apa yang orang lain pikirkan telah menjadi sesuatu yang penting untuk menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan (Pang and Lee, 2006). Sesuatu yang orang lain
PENERAPAN DATA MINING UNTUK EVALUASI KINERJA AKADEMIK MAHASISWA MENGGUNAKAN ALGORITMA NAÏVE BAYES CLASSIFIER
PENERAPAN DATA MINING UNTUK EVALUASI KINERJA AKADEMIK MAHASISWA MENGGUNAKAN ALGORITMA NAÏVE BAYES CLASSIFIER I. PENDAHULUAN Mahasiswa merupakan salah satu aspek penting dalam evaluasi keberhasilan penyelenggaraan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penyakit Kanker merupakan suatu peyakit yang paling ditakuti oleh masyakat karena proses penyembuhannya yang sulit, efek yang ditimbulkan dan memerlukan biaya yang
PERBANDINGAN DECISION TREE
84 2015 Jurnal Krea-TIF Vol: 03 No: 02 PERBANDINGAN DECISION TREE PADA ALGORITMA C 4.5 DAN ID3 DALAM PENGKLASIFIKASIAN INDEKS PRESTASI MAHASISWA (Studi Kasus: Fasilkom Universitas Singaperbangsa Karawang)
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Berikut merupakan desain penelitian yang akan digunakan pada proses penelitian penerapan Hidden Markov Models : 40 Studi Literatur dan Kepustakaan Rumusan
ABSTRAK. Kata kunci: Spam, Android, Pesan, Java, Webservice. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Penipuan dengan menggunakan pesan singkat pada ponsel yang diterima oleh pengguna sampai sekarang ini masih sangat banyak. Pesan penipuan ini dikirim oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan
Identifikasi Tanda Tangan Dengan Ciri Fraktal dan Perhitungan Jarak Euclidean pada Fakultas Teknologi Informasi Universitas Budi Luhur
Identifikasi Tanda Tangan Dengan Ciri Fraktal dan Perhitungan Jarak Euclidean pada Fakultas Teknologi Informasi Universitas Budi Luhur Cahya Hijriansyah 1, Achmad Solichin 2 1,2 Program Studi Teknik Informatika
BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Data mining adalah proses mengeksplorasi dan menganalisis data dalam jumlah besar untuk menemukan pola dan rule yang berarti (Berry & Linoff, 2004). Klasifikasi adalah
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Support Vector Machines (SVM) Setelah melalui proses training dan testing dengan metode Support Vector Machines (SVM), diperoleh hasil yang tertera
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. penelitian yang penting (Baharudin, Lee and Khan, 2010). Beberapa peneliti telah
BAB II TINJAUAN PUSTAKA Beberapa peneliti yang melakukan penelitian menganggap text mining menjadi sangat penting karena kemudahan untuk mendapatkan data elektronik dari berbagai macam sumber, karena itu
IMPLEMENTASI DEEP LEARNING BERBASIS TENSORFLOW UNTUK PENGENALAN SIDIK JARI
Royani Darma Nurfita, Gunawan Ariyanto, Implementasi Deep Learning Berbasis Tensorflow Untuk Pengenalan Sidik Jari IMPLEMENTASI DEEP LEARNING BERBASIS TENSORFLOW UNTUK PENGENALAN SIDIK JARI Royani Darma
