PERGESERAN PARADIGMA PEMBELAJARAN: dari TEACHER-CENTERED LEARNING ke STUDENT - CENTERED LEARNING
|
|
|
- Widyawati Sudjarwadi
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 PERGESERAN PARADIGMA PEMBELAJARAN: dari TEACHER-CENTERED LEARNING ke STUDENT - CENTERED LEARNING Harsono Pusat Pengembangan Pendidikan Universitas Gadjah Mada
2 Latar belakang I lecture, you listen : 80% waktu pembelajaran aktivitas mahasiswa minimal mahasiswa cenderung bersikap pasif (receiver) mahasiswa tidak dapat think outside the box prior knowledge mahasiswa tidak diaktifkan transfer pengetahuan satu arah tidak ada proses eksplorasi, transformasi dan konstruksi ilmu dosen menjadi sumber informasi utama materi tidak bersifat kontekstual soft skills mahasiswa tidak berkembang
3 EDUCATION is the process of sender receiver Guide, Facilitator, Model Life-long learner who is Responsible for nurturing active learning is a Educato r uses the systemic & systematic application of Theory, Strategies, Techniques of typically the change in behavior Communication which affects a change in knowledg e Measurable Actions typically the Learn er is an then demonstrates Active, engaged participant who contributes to Social and learning environment which results in Development Utilization that result in a Design Management of Evaluation Domains of Instructional Technology Processes Resources Tools Training in in prek - 12 in in Higher Ed Inform al Setting s
4
5
6
7
8
9 Semesters Hakekat pegeseran paradigma: dari TCL (paedagogy) ke SCL (andragogy) Student-centered learning Teacher-centered learning A continuum approach
10 TCL SCL
11 Hakekat pergeseran paradigma: dari TCL ke SCL CONTENT COMPETENCE CONCEPT CONTEXT CONSTRUCTION C O N T I N U U M
12 Pengajaran menjadi misi utama Passive learning the teacher as the Sage on the Stage Teacher-centered Instruction paradigm Peluang Student-centered Learning paradigm Pembelajaran menjadi misi utama Active learning the teacher as the Guide on the Side
13
14 Hakekat SCL Dari 7 (tujuh) azas Taman Siswa yang ditegaskan oleh Ki Mangunsarkoro pada rapat pendirian Taman Siswa tanggal 3 Juli 1922, terdapat satu azas yang pada hakekatnya adalah jiwa SCL:..maka pengajaran berarti mendidik anak akan menjadi manusia yang merdeka batinnya, merdeka fikirannya dan merdeka tenaganya. Guru jangan hanya memberi pengetahuan yang perlu dan baik saja, akan tetapi harus juga mendidik si murid akan dapat mencari sendiri pengetahuan itu dan memakainya guna amal keperluan umum. Pengetahuan yang baik dan perlu yaitu yang manfaat untuk keperluan lahir dan batin dalam hidup bersama
15 Hakekat SCL Mahasiswa memiliki peluang dan / atau keleluasaan untuk mengembangkan segenap kapasitas dan kemampuannya (prior knowledge & experience) sebagai pembelajar sepanjang hayat (ngangsu kawruh: cipta, karsa, rasa dan karya), melalui aktivitas: mengeksplorasi bidang yang diminatinya membangun (konstruksi) pengetahuan serta mencapai kompetensinya secara aktif, interaktif, mandiri dan bertanggung jawab, pembelajaran yang bersifat kolaboratif, kooperatif dan kontekstual, belajar beyond the classroom dan think out the box serta difasilitasi dan dibimbing oleh dosen (sebagai mitra pembelajaran) yang menerapkan Patrap Tri Loka secara utuh.
16 Tut wuri andayani Ki Hadjar Dewantara: Tut wuri andayani berarti mengikuti di belakang dengan wibawa Dengan sikap tut wuri andayani, ini sering terjadi, bahwa anak-anak kita berbuat suatu kesalahan, sebelum atau tanpa tindakan kita pada saatnya. Itu tidak mengapa, tiap kesalahan akan membawa pidananya sendiri; tiap kesalahan itu bersifat mendidik
17 STAR (SCL-PLUS) STAR = Student Teacher Aesthetic Role-sharing Tujuan STAR: Character building, yaitu menciptakan hubungan serasi antara mahasiswa dan dosen menuju kepribadian kesarjanaan, yang dicirikan oleh: Penguasaan disiplin yang kuat Kemampuan berartikulasi (penalaran dan argumen yang memadai) Tutur bahasa yang baik / baku, terutama tertulis Bersikap santun Kearifan: Terpelajar (learned) Kecerdasan (smartness) Tilikan yang luas (insight) Sikap hati-hati (prudent) Penalaran terhadap norma kebenaran (ethical) Kemampuan mencerna informasi ilmiah (ability to digest)
18 PATRAP TRI LOKA : Ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri andayani (Ki Hadjar Dewantara) UGM - S T A R (Sudjarwadi, 2007): Student Teacher Aesthetic Rolesharing In the front providing a model, in the middle creating motivation and intention and in the back giving constructive support (FX Nadar, 2007)
19 Learner model: Academy Student Hands-on Skills labs Skilled instructor Online curriculum Hands-on Skills exams Simulations Students construct their understanding through variety of instructor-facilitated experiences Online assessment Communities Instructional multimedia Projects & case studies Optional textbooks
20
21 Reflection The successful teacher is no longer on a height, pumping knowledge at high pressure into passive receptacles..he / she is senior student anxious to help his / her junior. William Osler ( )
22 Reflection Learning is not a spectator sport. Students do not learn much by just sitting in class listening to teachers, memorizing prepackaged assignments, and spitting out answers Students must talk about what they are learning, write about it, relate it to past experiences, apply it to their daily lives Students must make what they learn part of themselves.
23 Reflection By separating teaching from learning, we have teachers who do not listen and students who do not talk ( Palmer, 1998)
24 SCL - TCL Self-directed learning Efforts well-orchestrated Teacher as facilitator Teacher as conductor (Liberating-Intentional Climate) (Domesticating-Intentional Climate) 1 2 SCL TCL 3 4 Self-centered effort Repressive leadership Passive leadership Student conformity or rebellion (Enabling-Accidental Climate) (Reactive-Accidental Climate) Dysfunctional and unproductive
25
26 Jenis-jenis / Strategi SCL Collaborative learning Cooperative learning Competitive learning Case-based learning Research-based learning Problem-based learning Individual learning
27
28 Pembelajaran aktif Karakteristika: Mentally not physically Berkomunikasi Bekerjasama Berpikir kritis Memecahkan masalah Kreatif Inovatif
29 Pembelajaran mandiri Proses & pengalaman belajar diatur dan dikontrol oleh peserta didik Peserta didik memutuskan: bagaimana di mana, dan kapan belajar tentang suatu hal yang dianggap penting Kemampuan seseorang dalam hal metode dan disiplin logika dan analitik kolaboratif dan interdependen curiousity kreatif termotivasi persisten dan bertanggung jawab percaya diri reflektif sadar diri
30 Pembelajaran kolaboratif Dosen dan para mahasiswa berbagi pengetahuan Proses berfokus pada kerjasama, saling menghargai pendapat yang berbeda Berbagi otoritas di antara dosen dan mahasiswa dengan sikap dewasa Dosen sebagai mediator: mencari berbagai cara untuk membantu mahasiswa agar mahasiswa berperan aktif dalam pembelajaran Pengelompokan mahasiswa secara heterogen Bersifat kualitatif, pengayaan pengetahuan / pemahaman
31 Collaborative as the intersection of ideas, self, and other people Communities, group learning IDEAS Personal information management, learning OTHER PEOPLE SELF Conversation collaboration Contact & relation management
32 Pembelajaran kooperatif Mahasiswa bekerja bersama-sama dalam kelompok kecil dan heterogen - untuk menyelesaikan (mencapai) tujuan bersama Dibandingkan dengan kerja individual atau kompetitif, pembelajaran kooperatif: pencapaian individu / kelompok lebih baik kualitas strategi penalaran lebih baik transfer penalaran dari kelompok ke individu lebih sering terjadi lebih banyak metakognisi lebih benyak ide dan solusi masalah Mahasiswa lebih termotivasi secara intrinsik ingin tahu secara intelektual memperhatikan teman-temannya lebih sehat secara psikologik
33 Hambatan dalam pembelajaran kooperatif The Free-rider effect: anggota kelompok tidak termotivasi untuk berpartsipasi, sekedar mengikuti kerja kelompok, dan turut menikmati hasil akhir kelompok The Sucker effect: anggota kelompok yang bermotivasi menolak untuk memberi informasi lebih banyak dari apa yang dia berikan pada saat berdiskusi The Rich-get-richer effect: anggota kelompok dengan kemampuan dan motivasi tinggi mengambil alih peran kunci untuk keuntungan pribadinya
34 Piramida pembelajaran (Miller) K 5% Membaca 10% Audio-visual Demonstrasi 20% 30% Diskusi kelompok Praktik Kolaboratif & Kooperatif 50% 75% 90%
35 Modes of Interaction in Education from Anderson and Garrison (1998)
36
37 Pembelajaran secara kontekstual Kaidah pembelajaran yang menggabungkan content dengan pengalaman individu, masyarakat dan lingkungan / alam pekerjaan Suatu pembelajaran konkret yang melibatkan aktivitas hands-on dan minds-on Kecakapan praktik (hands-on) dan berpikir (mindson) merupakan azas pendekatan kontekstual
38 Pembelajaran secara kontekstual Peserta didik memroses pengetahuan baru dengan cara yang bermakna Pendidik didorong untuk mewujudkan atmosfer pembelajaran yang mencakup berbagai pengalaman dalam konteks sosial, budaya, fisik atau psikologik Pembelajaran perlu melalui proses motivasi, pemahaman, aplikasi, penilaian dan feedback
39 Asumsi model paedagogy dan andragogy Asumsi Paedagogy Andragogy Konsep pembelajar Bergantung pada guru (pasif) Independen / selfdirected (aktif) Peran guru Figur otoritas Pembimbing &fasilitator Peran prior knowledge pembelajar Kesiapan untuk belajar Orientasi pembelajaran Motivasi Lebih banyak ditambah daripada digunakan sebagai sumber belajar Uniform dalam tingkat dan kurikulum Berpusat pada subyek Eksternal, reward & punishment Sebagai sumber yang kaya untuk pembelajaran Berkembang dari tugas dan masalah Berpusat pada masalah/ tugas kontekstual Insentif internal dan sikap ingin tahu
40 STUDENT-CENTERED LEARNING SDL CONTX SCL CONST CL
41 Ringkasan SCL merupakan keniscayaan bagi PT Karakteristika SCL: Pembelajar dewasa yang aktif (mentally not physically) mandiri bertanggung jawab mampu belajar beyond the classroom belajar sepanjang hayat Keleluasaan bagi para mahasiswa untuk mengembangkan potensi mengeksplorasi dan mentrasformasi ilmu pengetahuan Pembelajaran secara kolaboratif, kooperatif, kontesktual Mengembangkan prior knowledge dan membangun pengetahuan baru Patrap Tri Loka sebagai pengejawantahan fungsi fasilitator STAR sebagai ciri atmosfer akademik: character building
42
43
Latar belakang 12/19/2013. PERGESERAN PARADIGMA PEMBELAJARAN: dari TEACHER-CENTERED LEARNING ke STUDENT - CENTERED LEARNING
Latar belakang PERGESERAN PARADIGMA PEMBELAJARAN: dari TEACHER-CENTERED LEARNING ke STUDENT - CENTERED LEARNING Harsono Pusat Pengembangan Pendidikan Universitas Gadjah Mada I lecture, you listen : 80%
ACTIVE LEARNING. Harsono Bagian Pendidikan Kedokteran / Pusat Pengembangan Pendidikan Universitas Gadjah Mada
ACTIVE LEARNING Harsono Bagian Pendidikan Kedokteran / Pusat Pengembangan Pendidikan Universitas Gadjah Mada Tut wuri andayani Ki Hadjar Dewantara: Tut wuri andayani berarti mengikuti di belakang dengan
Penyusunan RPKPS dengan strategi student-centered learning. Harsono Pusat Pengembangan Pendidikan Universitas Gadjah Mada
Penyusunan RPKPS dengan strategi student-centered learning Harsono Pusat Pengembangan Pendidikan Universitas Gadjah Mada Lima Pilar Utama RPKPS: 1. Materi lebih didekatkan pada persoalan nyata 2. Integrasi
Learning strategy : a continuum
SAIFUL BATUBARA LATAR BELAKANG I lecture, you listen : 80% waktu pembelajaran Activitas mahasiswa minimal Mahasiswa cenderung bersikap pasip (receiver) Mahasiswa tdk dapat think outside the box Prior knowledge
Student-Centered Learning di Perguruan Tinggi
ARTIKEL Harsono, Student-Centered Learning di Perguruan Tinggi Student-Centered Learning di Perguruan Tinggi Harsono Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Abstract We assume that students
UNIVERSITAS GADJAH MADA. PANDUAN PENYUSUNAN PROPOSAL PROGRAM HIBAH PEMBELAJARAN Student Teacher Aesthetic Role-sharing (STAR)
UNIVERSITAS GADJAH MADA PANDUAN PENYUSUNAN PROPOSAL PROGRAM HIBAH PEMBELAJARAN Student Teacher Aesthetic Role-sharing (STAR) TAHUN ANGGARAN 2012 MEI 2012 Pusat Pengembangan Pendidikan (P3) Universitas
21/04/2006 Draft MODUL TEACHING LEARNING
PERUBAHAN PEMBELAJARAN DARI TEACHER CENTERED LEARNING MENJADI STUDENT CENTERED LEARNING MENGAPA HARUS MELAKUKAN PERUBAHAN PEMBELAJARAN? APAKAH DENGAN SISTIM PEMBELAJARAN YANG BIASA DILAKUKAN SUDAH DIANGGAP
PERKEMBANGAN INOVASI PENDIDIKAN DI FAKULTAS KEDOKTERAN UGM
PERKEMBANGAN INOVASI PENDIDIKAN DI FAKULTAS KEDOKTERAN UGM Potret perjalanan 64 tahun menuju Institusi Pendidikan Kedokteran berkelas dunia Harsono Bag. Pendidikan Kedokteran FKUGM / Pusat Pengembangan
P e n g a n t a r SELF-DIRECTED LEARNING. Self-directed learning: batasan. Self-directed learning (1)
P e n g a n t a r SELF-DIRECTED LEARNING Harsono Bagian Pendidikan Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Belajar: Melibatkan ketrampilan dan perilaku Bukan sekedar menerima informasi dari
STRATEGI PEMBELAJARAN
STRATEGI PEMBELAJARAN LILIANA SUGIHARTO 1 Pengertian pembelajaran PENDIDIK INTERAKSI SUMBER BELAJAR PESERTA DIDIK 2 1 Masalah pembelajaran 3 4 2 Fish is Fish 5 6 3 7 Birds 8 4 Cows 9 People 10 5 Students
Teacher Centered Learning Dan Student Centered Learning
Teacher Centered Learning Dan Student Centered Learning I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sebelum usia sekolah, biasanya orang tua adalah satu-satunya orang yang dipercaya, paling dekat sekaligus tempat
STRATEGI PEMBELAJARAN PENDEKATAN SCL
MATERI 4 STRATEGI PEMBELAJARAN PENDEKATAN SCL (STUDENT CENTERED LEARNING) Susbstansi: 1. TCL vs SCL 2. Ragam Pembelajaran SCL 3. Kemampuan yg diperoleh Mhs menurut model 4. Apa yg hrs dilakukan oleh: a.
Oleh. Ace Suryadi, MSc, Ph.D. Direktur Jenderal Pendidikan Luar Sekolah
Oleh Ace Suryadi, MSc, Ph.D Direktur Jenderal Pendidikan Luar Sekolah PROSES BELAJAR DI SEKOLAH (yang selama ini berlangsung)? TEACHING MEMORIZING NOTHING REMEMBERING FORGETING 6 KELEMAHAN OUTCOME PENDIDIKAN
Softskill, Kurikulum, Dosen, dan Mahasiswa. Bertalya Universitas Gunadarma
Softskill, Kurikulum, Dosen, dan Mahasiswa Bertalya Universitas Gunadarma TIM PROGRAM HIBAH KOMPETISI BERBASIS INSTITUSI (PHKI) BATCH 3 Universitas Gunadarma (2010 2012) Ketua Pelaksana : Dr. Asep Djuarna..
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Menurut Dikti (2007), materi pembelajaran pendidikan tinggi di Indonesia
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Menurut Dikti (2007), materi pembelajaran pendidikan tinggi di Indonesia saat ini umumnya disusun tidak mengikuti taksonomi dimensi pengetahuan yang akan dicapai
Contoh Pendidikan Karakter Dalam Mata Kuliah: Sikap Mental Etika Profesi
Majelis Pendidikan Tinggi Dewan Pendidikan Tinggi Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Kopertis Wilayah V Yogyakarta, 4 April 2017 Contoh Pendidikan Karakter Dalam Mata Kuliah: Sikap Mental
MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF MATEMATIKA PADA MAHASISWA
MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF MATEMATIKA PADA MAHASISWA Novia Dwi Rahmawati Pendidikan Matematika, Universitas Hasyim Asy ari Jombang Email: [email protected] Abstract Nowadays, many education
INTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS TEKS Nunik Sugesti
INTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS TEKS Nunik Sugesti Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta Character education is not a new thing;
Arini Estiastuti (Staf Pengajar PGSD Fakultas Ilmu Pendidikan UNNES) ABSTRACT
PENERAPAN PENDEKATAN KONSTEKTUAL PADA MATA PELAJARAN PENGETAHUAN SOSIAL DI SEKOLAH DASAR (The Application Of Vicinity Contextual To The Subject of Social Knowledge In Elementary School) Arini Estiastuti
Tim Pengembang Kurikulum DIKTI
Tim Pengembang Kurikulum DIKTI Pengertian pembelajaran PENDIDIK INTERAKSI SUMBER BELAJAR PESERTA DIDIK PEMBELAJARAN BERPUSAT PADA DOSEN/ GURU PEMBELAJARAN BERPUSAT PADA MAHASISWA MENGAPA HARUS STUDENT
FOKUS KAJIAN. model pembelajaran. sekolah. 1. Rasional. 2. Konsep dasar. 3. Posisi kurikulum dalam sistem pendidikan
FOKUS KAJIAN 1. Rasional 2. Konsep dasar 3. Posisi kurikulum dalam sistem pendidikan 4. Kaitan teori pendidikan, desain kurikulum, dan model pembelajaran 5. Kurikulum dalam pembelajaran 6. Implikasi terhadap
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. jadi, yang tinggal dipindahkan ke orang lain dengan istilah transfer of knowledge.
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pergeseran pembelajaran adalah pergeseran paradigma, yaitu paradigma dalam cara kita memandang pengetahuan, paradigma belajar dan pembelajaran itu sendiri. Paradigma
EFFECTIVE TEACHER AND EFFECTIVE TEACHING
EFFECTIVE TEACHER AND EFFECTIVE TEACHING Disajikan dalam Seminar Nasional dengan Tema Strategi Belajar Mengajar Yang Efektif Untuk Mewujudkan Generasi Emas Moh Salimi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah
yahoo.com
endrotomoits@ yahoo.com endrop3ai@ its.ac.id [email protected] [email protected] [email protected] KEMAMPUAN APA YANG BISA DIHASILKAN DENGAN CERAMAH/ KULIAH Mendengarkan Mencatat yang ia
PELATIHAN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 BAGI GURU SD DI KOTA SEMARANG
PELATIHAN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 BAGI GURU SD DI KOTA SEMARANG oleh Fine Reffiane, Henry Januar Saputra, Moh. Aniq Kh.B., Husni Wakhyudin, Arfilia Wijayanti Universitas PGRI Semarang [email protected]
BUKU PANDUAN PELAKSANAAN STUDENT CENTERED LEARNING (SCL) DAN STUDENT TEACHER AESTHETHIC ROLE-SHARING (STAR)
BUKU PANDUAN PELAKSANAAN STUDENT CENTERED LEARNING (SCL) DAN STUDENT TEACHER AESTHETHIC ROLE-SHARING (STAR) PUSAT PENGEMBANGAN PENDIDIKAN UNIVERSITAS GADJAH MADA 2010 Buku Putih SCL-STAR i TIM PENYUSUN
Endrotomo, tim DIKTI
Endrotomo, tim DIKTI endrop3ai@ its.ac.id KEMAMPUAN APA YANG BISA DIHASILKAN DENGAN CERAMAH/ KULIAH PEMBELAJARAN KOGNITIVISME Perubahan persepsi / pemahaman [email protected] 10% 20% 30% 50% 70% Reading
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pendidikan memegang peranan penting dalam kehidupan manusia.
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan memegang peranan penting dalam kehidupan manusia. Pendidikan dapat mewujudkan semua potensi diri manusia dalam mengembangkan kemampuan dan membentuk
Standar Kurikulum Penilaian landasan penumbuh kembangan kompetensi abad 21 dan karakter bangsa
Standar Kurikulum Penilaian landasan penumbuh kembangan kompetensi abad 21 dan karakter bangsa Nizam Kepala Pusat Penilaian Pendidikan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
PENERAPAN STRATEGI REACT DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS X SMAN 1 BATANG ANAI
Vol. 3 No. 1 (214) : Jurnal Pendidikan Matematika, Part 1 Hal. 26-3 PENERAPAN STRATEGI REACT DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS X SMAN 1 BATANG ANAI Fadhila El Husna 1),
mengungkapkan gagasan-gagasan matematis secara tulisan atau lisan, menggunakan pendekatan bahasa matematis untuk menyatakan informasi matematis, mengg
ABSTRAK Skripsi dengan judul Kemampuan Komunikasi Matematis Pada Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) Materi Komposisi Fungsi di MA Al-Hikmah Langkapan
IMPLIKASI PELAKSANAAN KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI BAGI SEKOLAH/MADRASAH, SISWA, DAN ORANG TUA) *) Oleh: Anik Ghufron **)
IMPLIKASI PELAKSANAAN KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI BAGI SEKOLAH/MADRASAH, SISWA, DAN ORANG TUA) *) Oleh: Anik Ghufron **) Dalam Oxford Advanced Learner s Dictionary dinyatakan bahwa implikasi memiliki
PRAKTIK BELAJAR LAPANGAN TERINTEGRASI
www.iakmi.or.id PRAKTIK BELAJAR LAPANGAN TERINTEGRASI Aplikasi Student Centered Active Learning untuk Meningkatkan Mutu Lulusan Agustin Kusumayati, dr., MSc., PhD. Ketua Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Penelitian ini berjudul Studi Deskriptif mengenai Student Centered Learning yang Diterapkan pada Siswa di SMA X Bandung. Student Centered Learning (SCL) merupakan pendekatan pembelajaran yang memadukan
Psikologi Belajar Orang Dewasa
Psikologi Belajar Orang Dewasa DIANA SEPTI PURNAMA Email: [email protected] www.uny.ac.id Abilities Interests Teaching Styles (s) Abilities Interests Learning Styles (s) FACILITATOR LEARNER CURRICULUM
HAKIKAT METODE PEMBELAJARAN. Oleh : Herminarto Sofyan
HAKIKAT METODE PEMBELAJARAN Oleh : Herminarto Sofyan Latar Belakang Dalam keseluruhan proses pendidikan di perguruan tinggi, pembelajaran merupakan aktivitas paling utama. Salah satu faktor penentu keberhasilan
Effective Teaching Plan. Corporate Learning Directorate
Effective Teaching Plan Corporate Learning Directorate http://corporatelearning.binus.edu 1 2 1 OUTCOMES At the end of this session, the participant will be able to: - Explain component of Curriculum Component
BAB I PENDAHULUAN I. 1. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN I. 1. Latar Belakang Pergeseran paradigma pendidikan kedokteran di Indonesia dari pembelajaran berpusat pada pendidik (teacher centered learning/tcl) kearah pembelajaran berpusat pada
PEMBELAJARAN DAN KOMUNITAS Pertemuan 2
PEMBELAJARAN DAN KOMUNITAS Pertemuan 2 RELATIVITAS DAN UNIVERSALITAS PENDIDIKAN Proses perubahan tingkah laku seorang individu atau kelompok melalui upaya pengajaran dan pelatihan CUKUPKAH PENNDIDIKAN
PEMBELAJARAN KREATIF DAN KOLABORATIF PADA ABAD 21 TINJAUAN KURIKULUM Dr. H. Ahmad Zaki Mubarak, M.Si.
PEMBELAJARAN KREATIF DAN KOLABORATIF PADA ABAD 21 TINJAUAN KURIKULUM 2013 Dr. H. Ahmad Zaki Mubarak, M.Si. Disajikan dalam Pelatihan Guru MI Persis Gandok Tasikmalaya, 11 Juli 2017 Outline 1. Kecenderungan
HAKIKAT METODE PEMBELAJARAN. Oleh : Herminarto Sofyan
HAKIKAT METODE PEMBELAJARAN Oleh : Herminarto Sofyan Latar Belakang Dalam keseluruhan proses pendidikan di perguruan tinggi, pembelajaran merupakan aktivitas paling utama. Salah satu faktor penentu keberhasilan
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TEMATIK DI SD MUHAMMADIYAH PROGRAM KHUSUS KOTA BARAT SURAKARTA SKRIPSI. Oleh: SITI SOLEKHAH K
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TEMATIK DI SD MUHAMMADIYAH PROGRAM KHUSUS KOTA BARAT SURAKARTA SKRIPSI Oleh: SITI SOLEKHAH K8410055 FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2014
LO = CP, CAPAIAN PEMBELAJARAN
LO = CP, CAPAIAN PEMBELAJARAN SERANGKAIAN PERNYATAAN KOMPETENSI/KEMAMPUAN YANG DIPEROLEH LULUSAN SECARA UMUM DAN KHUSUS UNTUK BEKAL IMPLEMENTASI DI DUNIA PEKERJAAN HARUS TERUJI DAN DENGAN INSTRUMEN PENILAIAN
BAB I PENDAHULUAN. salah satu komponen penting dalam membentuk manusia yang memiliki
A. Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN Perkembangan abad 21 saat ini ditandai oleh pesatnya perkembangan IPA dan teknologi. Terutama pada pembangunan nasional yaitu bidang pendidikan. Oleh karena
DASAR FILOSOFI. Manusia harus mengkontruksikan pengetahuan pengetahuan itu dan memberi makna melalui pengalaman nyata.
DASAR FILOSOFI Pengetahuan dibangun oleh manusia sedikit demi sedikit, yang hasilnya diperluas melalui konteks yang terbatas (sempit), dan tidak sekonyong-konyong. Pengetahuan bukanlah seperangkat fakta-fakta,
Pembelajaran.
Pembelajaran [email protected] Pengertian pembelajaran PENDIDIK INTERAKSI SUMBER BELAJAR PESERTA DIDIK Prinsip pembelajaran menurut SN Dikti : interaktif, holistik, integratif, saintifik, kontekstual,
HAKIKAT METODE PEMBELAJARAN. Oleh : Herminarto Sofyan
HAKIKAT METODE PEMBELAJARAN Oleh : Herminarto Sofyan KOMPETENSI TENAGA AKADEMIK PP No.19/2005 Pedagogik Kepribadian Profesional Sosial Kepmen 045/2002 Utama Kepribadian Keilmuan Kekaryaan Sikap Kemasyarakatan
Evaluasi Kurikulum Prodi Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia FTI UII Yogyakarta
Evaluasi Kurikulum Prodi Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia FTI UII Yogyakarta Sejarah Kurikulum Prodi Teknik Informatika Hingga saat ini, Program Studi Teknik Informatika
BAB I PENDAHULUAN. yaitu berubahnya sistem pembelajaran dari teacher centered menjadi
A. Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN Pembelajaran pada abad 21 merupakan pembelajaran yang menekankan peserta didik harus aktif. Perubahan dari abad 19 ke abad 21 yaitu berubahnya sistem pembelajaran
Susilawati, Suarman, Rina Selva Johan . ( ),
1 PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR KELAS VIII MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DI SMP ISLAM AL-MUHSININ RIMBA MELINTANG KABUPATEN ROKAN HILIR Susilawati,
DARI PETA KURIKULUM Sampai Ke BUKU BLOK : PANDUAN STEP By STEP. (tim kurikulum UGM)
DARI PETA KURIKULUM Sampai Ke BUKU BLOK : PANDUAN STEP By STEP (tim kurikulum UGM) 10 tahap umum design curriculum PBL (Wiers et al 2002) Give the rationale for the curriculum and form a curriculum planning
Diah Pitaloka Handriani SMP Negeri 1 Surakarta
22-200 IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN DAN PRESTASI BELAJAR IPA MATERI LINGKUNGAN KELAS VII H SMP NEGERI 1 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN
PENGARUH PENDEKATAN SAVI
PENGARUH PENDEKATAN SAVI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 14 SURAKARTA SKRIPSI Oleh: FATKHU ROKHMA DIANA K4308088 PROGRAM
Toleransi keterlambatan 15 menit, lebih dari itu diperbolehkan masuk, tetapi tidak boleh tanda tangan di daftar hadir. Tugas sesuai deadline HP silent
Aturan Berpakaian Sifat semi formal (dari bahan selain kaos dan jeans) Sepatu tertutup, u perempuan diperkenankan memakai yang terbuka diujungnya asalkan style stiletto atau wedges Toleransi keterlambatan
RIDA BAKTI PRATIWI K
PENGARUH PENERAPAN METODE EKSPERIMEN DISERTAI MEDIA PEMBELAJARAN ULAR TANGGA TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI DITINJAU DARI AKTIVITAS SISWA KELAS VIII SMP N 1 KEBAKKRAMAT TAHUN AJARAN 2011/2012 SKRIPSI Oleh:
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARANACTIVE KNOWLEDGE SHARINGUNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BERTANYA BIOLOGISISWA KELAS XI IPA 1 SMA NEGERI 1 NGEMPLAKTAHUN
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARANACTIVE KNOWLEDGE SHARINGUNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BERTANYA BIOLOGISISWA KELAS XI IPA 1 SMA NEGERI 1 NGEMPLAKTAHUN PELAJARAN 2011/ 2012 Skripsi Oleh: EvitaRosiliaDewi X
KETERAMPILAN-KETERAMPILAN MENGAJAR
KETERAMPILAN-KETERAMPILAN MENGAJAR RINI SOLIHAT Jurusan Pendidikan Biologi FPMIPA UPI Pendahuluan Profesional : Pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan oleh seseorang dan menjadi sumber penghasilan kehidupan
Tujuan: Di akhir sesi ini, peserta diharapkan mampu untuk:
Team Based Learning Tujuan: Di akhir sesi ini, peserta diharapkan mampu untuk: Mendefinisikan Team Based Learning (TBL) Menggambarkan empat prinsip dasar TBL Mengidentifikasi keuntungan TBL Menyebutkan
SPESIFIKASI PROGRAM STUDI S1 TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MURIA KUDUS
SPESIFIKASI PROGRAM STUDI S1 TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MURIA KUDUS SPS PROGRAM STUDI S1 TEKNIK INFORMATIKA SF 1 1 Revisi : IV Tanggal : 18 Agustus 2012 Dikaji ulang oleh : Pembantu
Asmaul Husna. Program Studi Pendidikan Matematika FKIP UNRIKA Batam Korespondensi: ABSTRAK
PENGARUH PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI KECAMATAN LEMBAH GUMANTI Asmaul Husna Program Studi Pendidikan Matematika
COMPLETE: Profile Lulusan Undip
COMPLETE: Profile Lulusan Undip P2KKN KKN-PPM Tim I Tahun 2017 COMPLETE: Muncul dari keprihatinan terhadap merosotnya daya saing bangsa Three major issues in the education of young people today Vision:
PERANAN GURU DALAM PENERAPAN TEKNOLOGI PEMBELAJARAN
PERANAN GURU DALAM PENERAPAN TEKNOLOGI PEMBELAJARAN Prof. Udin S. Sa ud, Ph.D UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 2010 RASIONAL Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi memberikan dampak positif terhadap peningkatan
PROCEEDINGS INTERNATIONAL SEMINAR
PROCEEDINGS INTERNATIONAL SEMINAR UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA KAMPUS CIBIRU 2016 37 KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Oleh Ujiati Cahyaningsih [email protected]
BAB I PENDAHULUAN. Pengaruh Pembelajaran Model Matematika Knisley Terhadap Peningkatan Kemampuan Koneksi Matematis Siswa SMA
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan merupakan kebutuhan sepanjang hayat. Pendidikan adalah upaya sadar untuk meningkatkan kualitas dan mengembangkan potensi individu yang dilakukan secara
TEAM TEACHING I T S-SURABAYA PUSAT PENGEMBANGAN PENDIDIKAN & AKTIFITAS INSTRUKSIONAL (P3AI)
Syamsul Arifin [email protected] www.its.ac.id HP:081-2354-2233 TEAM TEACHING PUSAT PENGEMBANGAN PENDIDIKAN & AKTIFITAS INSTRUKSIONAL (P3AI) I T S-SURABAYA written simulations oral narrative videos electronic
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Globalisasi memberikan dampak yang cukup signifikan dewasa ini. Hal tersebut ditandai dengan berkembangnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) secara pesat
ACTIVE LEARNING & SOFT SKILLS Neila Ramdhani
ACTIVE LEARNING & SOFT SKILLS Neila Ramdhani Tell me and I will forget Show me and I may remember Involve me and I will understand. Confucius, 450 BC A. Apakah Soft Skills itu? Sering juga disebut keterampilan
Group Investigation Group Investigation Artinya :...Dan sesunggugnya kalau Kami perintahkan kepada mereka, Bunuhlah dirimu atau keluarlah kamu dari kampong halamanmu, niscaya mereka tidak akan melakukannya
I. PENDAHULUAN. meningkatkan mutu pendidikan antara lain dengan perbaikan mutu belajarmengajar
1 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan merupakan suatu usaha yang mencetak seseorang menjadi generasi yang berkualitas dan memiliki daya saing. Upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan antara
PEMBELAJARAN BERBASIS KONSEP Pendekatan konstruktivisme. Harsono Pusat Pengembangan Pendidikan Universitas Gadjah Mada
PEMBELAJARAN BERBASIS KONSEP Pendekatan konstruktivisme Harsono Pusat Pengembangan Pendidikan Universitas Gadjah Mada J.A. Comenius (1592-1670): Permulaan pembelajaran harus dimulai dengan memperhatikan
PARADIKMA BARU PEMBELAJARAN MATEMATIKA
PARADIKMA BARU PEMBELAJARAN MATEMATIKA Oleh: Dr. Supinah (Widyaiswara PPPPTK Matematika) A. PENDAHULUAN Orientasi pendidikan di Indonesia pada umumnya mempunyai ciri-ciri cenderung memperlakukan peserta
BAB II LANDASAN TEORI
6 BAB II LANDASAN TEORI A. Pembelajaran Matematika Matematika (dari bahasa Yunani: mathēmatiká) adalah studi besaran, struktur, ruang, dan perubahan. Para matematikawan mencari berbagai pola, merumuskan
2013 PENERAPAN METODE KERJA KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT PADA ANAK DIDIK
ABSTRAK Marlina, 2013. Penelitian ini berangkat dari permasalahan kurangnya prestasi belajar siswa pada pokok bahasan operasi hitung bilangan bulat SDN Paniis Kecamatan Tanjungkerta Kabupaten Sumedang
HUBUNGAN ANTARA PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
40 JURNAL KEPERAWATAN NOTOKUSUMO VOL. IV, NO. 1, AGUSTUS 2016 HUBUNGAN ANTARA PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN Fika Nur
Bentuk Tesis di IKM dan Perumusan masalahtujuan. Adi Utarini
Bentuk Tesis di IKM dan Perumusan masalahtujuan penelitian Adi Utarini Fase 5: Diseminasi Fase 1: Konseptual SIKLUS PENELITIAN Fase 2: Rancangan Fase 4: Fase analitik Fase 3: Fase empirik Manfaat penelitian
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang IPA merupakan pengetahuan yang sistematis dan tersusun secara teratur, berlaku umum (universal) dan berupa kumpulan data hasil observasi dan eksperimen (Carin dan
IMPLIKASI PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA BAGI SISWA SEKOLAH DASAR
IMPLIKASI PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA BAGI SISWA SEKOLAH DASAR Daswarman Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bung Hatta [email protected] Abstract Mathematics
BAB II TINJAUAN PUSTAKA Definisi Problem-Based Learning (PBL) pelajaran (Sudarman, 2007).
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Problem-Based Learning (PBL) 2.1.1 Definisi Problem-Based Learning (PBL) Problem-Based Learning (PBL) adalah suatu pendekatan pembelajaran yang menggunakan masalah dunia kerja
Gambaran Pelaksanaan Problem-Based Learning Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi
Gambaran Pelaksanaan Problem-Based Learning Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi Anggia Rohdila Sari 1, Nyimas Natasha Ayu Shafira 2 Fakultas
BAB 1 PENDAHULUAN. Ilmu pengetahuan dan teknologi informasi terutama penggunaan internet saat ini
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Ilmu pengetahuan dan teknologi informasi terutama penggunaan internet saat ini berkembang pesat setiap tahunnya. Menurut data Internet World Stats, Indonesia termasuk
Dr. Katharina Rustipa, M.Pd.
Dr. Katharina Rustipa, M.Pd. Capaian Pembelajaran: Peserta dapat: Memilih metode pembelajaran yang sesuai dengan capaian pembelajaran. Menjelaskan cara memilih metode pembelajaran Menjelaskan hubungan
PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS GADJAH MADA NOMOR 581/P/SK/HT/2010
PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS GADJAH MADA NOMOR 581/P/SK/HT/2010 TENTANG PANDUAN UMUM PENYUSUNAN KURIKULUM 2010 PROGRAM STUDI JENJANG SARJANA DI UNIVERSITAS GADJAH MADA REKTOR UNIVERSITAS GADJAH MADA, Menimbang
Pemanfaatan ICT untuk meningkatkan kualitas pembelajaran
Pemanfaatan ICT untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Herman Dwi Surjono, Ph.D. [email protected] http://blog.uny.ac.id/hermansurjono http://herman.elearning-jogja.org http://www.facebook.com/hermands
Strategy Development of NoS-based Learning through Lecturer-Teacher Collaboration in Learning Innovation
BIOEDUKASI Volume 9, Nomor 2 Halaman 1-6 ISSN: 1693-265X Agustus 2016 Strategi Pengembangan Pembelajaran Berbasis NOS (Nature of Science) Sebagai Bentuk Kolaborasi Dosen-Guru Dalam Rangka Implementasi
BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Heri Sugianto, 2013
1 BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) berkaitan dengan cara mencari tahu tentang fenomena alam secara sistematis. Pendidikan IPA diharapkan dapat menjadi wahana bagi peserta
ADULT LEARNING. Program Studi Ilmu Keperawatan STIKes Fort De Kock Bukittinggi. By : Silviani, Ns
ADULT LEARNING Program Studi Ilmu Keperawatan STIKes Fort De Kock Bukittinggi By : Silviani, Ns Apa yang anda ketahui dari Adult Learning? Tujuan Pembelajaran Pada akhir sesi, mahasiswa diharapkan mampu
KONSEP DASAR PENGEMBANGAN KBK DI PERGURUAN TINGGI. Oleh: Anik Ghufron FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2004
KONSEP DASAR PENGEMBANGAN KBK DI PERGURUAN TINGGI Oleh: Anik Ghufron FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2004 EMPAT PERTANYAAN ESENSIAL DALAM KURIKULUM 1. What to teach? (Pengetahuan
I. PENDAHULUAN. mengkaji berbagai aspek kehidupan masyarakat secara terpadu, karena memang
1 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah IPS atau Social Studies adalah salah satu mata pelajaran di sekolah yang mempunyai tugas mulia dan menjadi fondasi penting bagi pengembangan kecerdasan personal,
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF: THINK-PAIR- SHARE (TPS) DALAM MATA KULIAH ANALISIS WACANA DI PROGRAM STUDI SASTRA JEPANG UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF: THINK-PAIR- SHARE (TPS) DALAM MATA KULIAH ANALISIS WACANA DI PROGRAM STUDI SASTRA JEPANG UNIVERSITAS BRAWIJAYA Nadya Inda Syartanti Dosen Program Studi Sastra Jepang Fakultas
MODEL PEMBELAJARAN SOMATIS, AUDITORI, VISUAL DAN INTELEKTUAL (SAVI): IMPLEMENTASI PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) DI SMP
MODEL PEMBELAJARAN SOMATIS, AUDITORI, VISUAL DAN INTELEKTUAL (SAVI): IMPLEMENTASI PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) DI SMP Evy Maya Stefany Teknologi Pembelajaran, Pascasarjana,
PEDOMAN PEMBELAJARAN BERBASIS RISET
PEDOMAN PEMBELAJARAN BERBASIS RISET UNIVERSITAS ISLAM MALANG 2017 Kerjasama antara Pusat Pengembangan Pembelajaran dan Relevansi Pendidikan dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNISMA
BAB I PENDAHULUAN. mutu pendidikan nasional dan menghasilkan lulusan yang memiliki keunggulan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan nasional dan menghasilkan lulusan yang memiliki keunggulan kompetitif dan
EFEKTIVITAS STRATEGI PEMBELAJARAN MURDER TERHADAP PARTISIPASI DAN KEMAMPUAN BERPIKIR ANALITIS SISWA SMA NEGERI 1 GOMBONG PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI
EFEKTIVITAS STRATEGI PEMBELAJARAN MURDER TERHADAP PARTISIPASI DAN KEMAMPUAN BERPIKIR ANALITIS SISWA SMA NEGERI 1 GOMBONG PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI SKRIPSI Oleh: DISKA ASANI K4308016 FAKULTAS KEGURUAN
BAB I PENDAHULUAN. berjalan secara efektif dan efisien yang dimulai dari perencanaan, mengupayakan agar individu dewasa tersebut mampu menemukan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Proses pembelajaran merupakan upaya secara sistematis yang dilakukan pengajar untuk mewujudkan proses pembelajaran berjalan secara efektif dan efisien yang dimulai
