JURNAL TEKNIK ITS Vol. 5, No. 2, (2016) ISSN: ( Print)
|
|
|
- Adi Tedjo
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 A728 Analisa Forensik Whatsapp dan LINE Messenger pada Smartphone Android sebagai Rujukan dalam Menyediakan Barang Bukti yang Kuat dan Valid di Indonesia Syukur Ikhsani dan Bekti Cahyo Hidayanto Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Jl. Raya ITS, Surabaya Indonesia Abstrak Aplikasi pengolah pesan yang populer di Indonesia adalah WhatsApp dan LINE Messenger. Peningkatan penggunaan aplikasi tersebut berbanding lurus dengan peningkatan tingkat kejahatan yang menggunakan aplikasi pengolah pesan itu. Tidak jarang, aplikasi pengolah pesan digunakan untuk bertukar informasi yang ilegal ataupun tindakan pemerasan. Hal ini membutuhkan penanganan khusus dan peran forensika digital untuk menyelesaikan kasus yang ada. Penelitian ini menggunakan skenario percakapan dan eksperimen modifikasi terhadap kondisi aplikasi, diantaranya penggunaan normal, penghapusan percakapan dan aplikasi. Data setiap eksperimen akan diambil dengan menggunakan metode yang menyesuaikan dengan kondisi perangkat. Data yang berhasil diambil akan dianalisa menggunakan FTK Imager dan SQLite Browser untuk mencari data-data yang penting terkait pengungkapan kasus. Setelah data penting berhasil diketahui, maka dilakukan analisa lanjutan untuk membuktikan data tersebut dapat dipakai dalam pengungkapan sebuah kasus. Setelah data dapat dibuktikan maka dilanjutkan dengan analisa perbandingan data digital terkait eksperimen, perangkat, dan aplikasi pengolah pesan. Langkah terakhir adalah melakukan analisa keamanan dari setiap aplikasi untuk memberikan rekomendasi terkait aplikasi pengolah pesan yang terbaik pada bidang forensika digital. Didapatkan kesimpulan bahwa bukti data digital telah berhasil didapat dengan menggunakan dua metode, yaitu secara manual dan menggunakan aplikasi tambahan. Data yang berhasil didapatkan adalah data utama seperti data kontak dan percakapan serta data pendukung seperti media dan database cadangan. Faktor yang mempengaruhi keberhasilan mendapatkan bukti digital adalah aktivitas modifikasi pada kondisi aplikasi dan perangkat yang digunakan. Dan pada akhirnya WhatsApp merupakan aplikasi yang menjadi rujukan dalam forensika digital sedangkan LINE Messenger merupakan aplikasi yang lebih aman karena lebih sulit untuk dilakukan analisa forensika digital. Kata Kunci Forensika Digital, LINE Messenger, Mobile Forensics, WhatsApp P I. PENDAHULUAN ERKEMBANGAN teknologi komunikasi dan informasi pada era ini semakin maju saja. Zaman dulu manusia saling terhubung dengan sandi dan isyarat. Seiring manusia mengenal baca tulis, maka budaya pesan surat pun mulai muncul. Penemuan teknologi telepon seakan menjadi lonceng perkembangan teknologi komunikasi dan informasi menjadi semakin bergema. Ditemukannya jaringan internet dan teknologi komputer membuat semua menjadi nyata. Ya teknologi semakin menyeramkan perkembangannya. Sekarang era internet cepat dan perangkat telepon seluler menjadi sebuah tren teknologi masa kini Tak susah menemukan pembuktiannya. Cobalah tengok apa yang digenggam orang-orang saat berjalan. Dan cobalah perhatikan aktivitas mereka sepanjang hari. Semua terkoneksi dengan internet melalui telepon selulernya. Mau sekedar mulitmedia seperti melihat video atau bermain games hingga melakukan pekerjaan dan membaca laporan perusahaan bisa digunakan melalui telepon seluler pintar mereka. Hanya butuh koneksi internet, semua bisa dilakukan. Tak terkecuali aktivitas berbalas pesan, baik itu dilakukan secara pribadi semacam komunikasi dua arah, maupun berbalas pesan dalam jumlah user yang besar seperti keluarga, teman, atau kerabat dalam sebuah obrolan grup. Dulu komunikasi pribadi menggunakan ponsel hanya bisa melalui layanan short messaging service (SMS) yang terbatas hanya komunikasi dua arah dan 160 karakter. Namun saat ini sudah mulai meluas dengan adanya ponsel pintar yang menyediakan berbagai aplikasi pengolah pesan yang mutakhir dengan beragam fitur dan layanan. Dua aplikasi pengolah pesan yang terkenal dan paling banyak digunakan di Indonesia adalah LINE Messenger dan WhatsApp. Berdasarkan survei GobalWebIndex, sejak 2014 WhatsApp menempati posisi teratas dengan angka 54 persen dari total angka keseluruhan pengguna aplikasi pengolah pesan dan diperkirakan terus meningkat. [1] Sedangkan LINE Messenger memiliki pengguna di Indonesia sebanyak 30 juta dan menjadikan Indonesia sebagai peringkat kedua pengguna terbesar LINE Messenger di dunia, hanya kalah dibandingkan Jepang yang mencapai 52 juta pengguna [2]. Dua aplikasi ini digunakan oleh masyarakat Indonesia dari berbagai lapisan. Secara khusus LINE Messenger digunakan oleh pengguna yang menyukai tampilan lebih menarik dan fitur emoji yang banyak memberikan pilihan dalam mengekspresikan maksud dari sebuah pembicaraan. Untuk WhatsApp digunakan oleh orang-orang yang lebih simpel dengan emoji yang sederhana
2 A729 sehingga biasanya cocok untuk para pekerja profesional dan akademisi. Di tengah peningkatan penggunaan teknologi dan pengolah pesan, hadir ke permukaan beberapa kasus kejahatan yang melibatkan teknologi sebagai barang bukti dalam pengadilan, baik sebagai alat utama maupun pendukung dari kejahatan. Seperti kasus korupsi RC, seorang pejabat sekaligus politisi, yang melibatkan bukti percakapan melalui aplikasi WhatsApp [3] maupun kasus prostitusi online menggunakan aplikasi pengolah pesan [4]. Kedua kasus ini akhirnya membutuhkan penanganan yang khusus karena kita tak hanya berpendapat melalui bukti screenshot saja yang mungkin bisa dimanipulasi, namun data lengkap tentang bukti digital seperti waktu percakapan dan kontak yang dituju. Kepolisian dan Pemerintah sudah bereaksi dengan membuat badan-badan khusus untuk menangani kasus-kasus yang melibatkan teknologi informasi. Polri membuat divisi Cyber Crime untuk menyelidiki dan menyidik tindak pidana khusus, terutama kegiatan penyidikan yang berhubungan dengan teknologi informasi, telekomunikasi, serta transaksi elektronik. Sedangkan pemerintah melalui Kementrian Komunikasi dan Informasi membuat sebuah lembaga bernama Indonesia Security Incident Response Team on Internet and Infrastructure/Coordination Center (Id-SIRTII/CC) untuk membantu dalam penanganan kejahatan yang terjadi pada teknologi informasi. Kehadiran mereka diimbangi dengan kehadiran para akademisi untuk memberikan daya dukung terhadap pengungkapan kasus-kasus kejahatan yang sejalan dengan bidang digital forensik. Namun sayangnya topik semacam forensika digital ini masih cukup sulit ditemukan di Indonesia, khususnya hal-hal yang terkait dengan forensik sosial media dan pengolah pesan. Padahal sudah banyaknya penelitian di negara lain terkait topik seperti ini seperti yang sudah dilakukan oleh Noora Al Mutawa dan rekan dari Zayed University, Dubai untuk melakukan analisis forensik pada aplikasi jejaring sosial di perangkat bergerak. Ada juga penelitian oleh Neha S, Thakur dari University of New Orleans, Amerika Serikat dan juga Cosimo Anglano dari Universita del Piemonte Orientale, Italia yang membahas tentang analisis forensik dari WhatsApp. Dari penelusuran literatur yang ada, penulis juga menemukan bahwa belum adanya penelitian terkait forensika di bidang LINE Messenger. Padahal aplikasi ini seperti yang sudah diketahui sebelumnya cukup digandrungi oleh pengguna usia muda di Indonesia. Penulis melihat bahwa kebutuhan akan penelitan terkait analisa forensika di bidang aplikasi pengolah pesan, khususnya WhatsApp dan LINE Messenger yang terbaru harus segera dilaksanakan. Diharapkan dengan adanya penelitian ini, dapat memberikan sumbangan pengetahuan bagi kalangan penegak hukum dan akademisi untuk membantu penyelesaian masalah di bidang forensik di bidang aplikasi perangkat bergerak, khususnya di bidang pengolah pesan populer di Indonesia karena mempertimbangkan budaya dan popularitas penggunaan aplikasi di Indonesia. Selain itu untuk para programmer yang tertarik pada bidang pengembangan aplikasi untuk forensik dapat terbantukan dengan penelitian ini. II. URAIAN PENELITIAN Berdasarkan pada diagram alur metodologi pada gambar 1, berikut merupakan merupakan penjelasan dari setiap prosesnya A. Studi Literatur Tahapan ini merupakan awal dari penelitian tugas akhir. Pada tahapan ini, penulis menggali dan menganalisa informasi terkait penelitan yang diambil, khususnya mengenai perangkat lunak serta model pengujian yang sesuai untuk studi kasus. Selain itu, penulis harus memahami dan memastikan bahwa setiap perangkat dan konsep yang ingin diajukan dalam penelitian ini sudah memenuhi kebutuhan dan dukungan terhadap luaran yang diharapkan. B. Pembuatan Skenario dan Eksperimen Pembuatan skenario dan ekperimen berguna untuk mendapatkan barang bukti sebagai langkah menuju tahap analisa. Penelitian ini menggunakan kondisi yang biasanya terjadi di kehidupan sehari-hari dalam melakukan kejahatan atau transaksi yang dicurigai. Hasil pengujian akan berimplikasi pada penelusuran dan pengembangan barang bukti. Skenario dan eksperimen yang akan dijalankan pada penelitian ini yaitu skenario percakapan dan eksperimen penggunaan aplikasi. Berikut merupakan deskripsi dari skenario yang akan dijalankan pada penelitian kali ini: 1) Skenario Percakapan Skenario percakapan dibuat dengan mengambil sebuah kasus yang mungkin akrab dengan kejahatan dan memerlukan forensika telepon seluler. Oleh karena itu, skenario yang mungkin adalah pemerasan dan pornografi dimana kedua macam kejahatan tersebut biasanya memerlukan kehadiran ahli forensik dalam menganalisa pembuktian terhadap kejahatan. 2) Eksperimen Penggunaan Aplikasi 1. Eksperimen 1: Aplikasi dijalankan dengan biasa. 2. Eksperimen 2: Aplikasi dijalankan dengan biasa dengan penghapusan file/percakapan melalui layanan aplikasi 3. Eksperimen 3: Aplikasi dijalankan dengan dengan biasa dengan dihapus/di uninstall melalui aplikasi telepon seluler. C. Pengujian Skenario dan Eksperimen Pada tahapan ini penulis akan menguji skenario dan eksperimen untuk mendapatkan data digital. Lama pengujian skenario tidak dibatasi. Hal ini dilakukan agar mempermudah dalam pengambilan dan menganalisa data digital yang akan dilakukan pada proses selanjutnya. Eksperimen akan dijalankan sesuai dengan kondisi yang ada pada lingkungan yang sebenarnya sehingga bukti digital yang ada diharapkan sudah sepenuhnya sesuai dengan kondisi yang nyata yang terjadi pada sehari-hari. Metode dalam menguji eksperimen adalah dengan menggunakan telepon seluler dan emulator yang telah dipasang di laptop penulis. D. Pengambilan Data Digital Pada tahap ini kita akan mengambil data digital yang telah diujikan melalui skenario dan eksperimen yang telah ditentukan sebelumnya. Pengambilan data digital disini menggunakan dua macam aplikasi, yaitu aplikasi penggandaan data dan aplikasi untuk mengembalikan data yang terhapus. Jika diperlukan,
3 A730 maka penggunaan perangkat forensik akan digunakan pada penelitian dengan kerjasama dengan pihak eksternal Jurusan Sistem Informasi ITS yang memiliki perangkat tersebut. Gambar 1 Metodologi penelitian E. Analisa Data Digital Setelah data berhasil didapatkan, maka akan dianalisa menggunakan aplikasi dan literatur pendukung untuk mencapai tujuan dari penelitian. Sebagai pengujian standar, maka penulis menggunakan aplikasi forensika digital yang sudah banyak digunakan dan tersedia secara gratis, yaitu Forensic Tool Kit (FTK) Imager dan SQLite Browser. Hasil analisa yang diharapkan ada 4 macam, yaitu struktur penyimpanan data, macam-macam data yang didapatkan, faktor yang mempengaruhi ketersediaan barang bukti/data digital, dan tingkat keamanan dari kedua aplikasi pengolah pesan tersebut. Struktur penyimpanan data akan memperlihatkan bagaimana tingkat kompleksitas dan penjelasan terhadap data yang dapat dianalisa oleh para investigator. Seperti yang ada di penelitian sebelumnya, WhatsApp memiliki direktori pada media, file, dan database [5]. Contoh struktur penyimpanan data adalah sebagai berikut: Tabel 1 Contoh struktur data Konten Direktori File Database /data/data/com.whatsapp/da Kontak tabases Wa.db (SQLite v.3) Database obrolan Foto profil /data/data/com.whatsapp/da tabases /data/data/com.whatsapp/fil es/avatars Msgstore.db (SQLite v.3) UID.j, dimana UID adalah identifikator dari sebuah kontak Setelah struktur penyimpanan data, maka kita akan menganalisa data yang terdapat pada konten tersebut. Untuk konten kontak misalnya, ada beberapa data yang bisa diambil dan dianalisa seperti yang tertera pada tabel berikut: Nama Lokasi -id Tabel 2 Contoh jenis data Pengertian Nomor rekaman
4 A731 Jid is_whatsapp_user ID Kontak WhatsApp (contoh maka x adalah nomor telepon dari kontak tersebut Jika memiliki nomor 1, artinya berhubungan dengan pengguna sebenarnya, jika 0 berarti tidak Faktor yang mempengaruhi ketersediaan barang bukti akan dilihat dari perbedaan hasil eksperimen yang dilakukan untuk setiap aplikasi dengan mempertimbangkan dua analisa sebelumnya, yaitu struktur penyimpanan data dan jenis data yang didapatkan. Setiap eksperimen akan dibandingkan dan dianalisa untuk memenuhi tujuan penelitian. Tingkat keamanan akan mempertimbangkan kelengkapan struktur dan analisa data yang didapatkan pada skenario dan eksperimen dari kedua aplikasi pengolah pesan. Semakin lengkap data yang dapat dianalisa maka dianggap menjadi aplikasi dengan rujukan terbaik bagi para penegak hukum untuk digunakan oleh masyarakat. Semakin sedikit data yang dapat dianalisa maka dianggap menjadi aplikasi dengan tingkat keamanan terbaik bagi pengguna. A. Ketersediaan Data Digital III. HASIL DAN DISKUSI 1) Hasil Data Eksperimen 1 Eksperimen pertama merupakan aktivitas penggunaan aplikasi dengan kondisi normal, tanpa ada modifikasi penggunaan maupun penanganan terhadap aplikasi. Oleh karena itu, penulis mendapatkan semua file dengan lengkap, khususnya pada pengambilan data digital melalui metode aplikasi tambahan. 2) Hasil Data Eksperimen 2 Eksperimen kedua merupakan aktivitas penggunaan aplikasi dengan modifikasi terhadap isi aplikasi, yaitu penghapusan percakapan yang melibatkan skenario percakapan. Penghapusan percakapan memberikan efek kepada database aplikasi sehingga jumlah data yang dapat diambil tidak jauh berbeda dengan eksperimen pertama, namun dengan isi yang berbeda. 3) Hasil Data Eksperimen 3 Eksperimen ketiga merupakan aktivitas penggunaan aplikasi dengan modifikasi terhadap penangangan aplikasi, yaitu penghapusan aplikasi dari perangkat. File yang terdapat pada folder data akan terhapus secara otomatis karena proses pelepasan aplikasi sehingga hanya menyisakan file yang ada pada storage (bukan folder data yang harus dilakukan proses rooting dahulu). B. Analisa Data Digital 1) Lokasi Data pada Perangkat a) Lokasi Folder WhatsApp: Folder WhatsApp memiliki dua lokasi yang berbeda dan nama yang berbeda, yaitu folder com.whatsapp dan WhatsApp. Lokasi folder com.whatsapp berada di folder data dengan gambaran direktori sebagai berikut: Selain folder com.whatsapp, folder lain yang bernama WhatsApp terletak di media penyimpanan (luar). Dalam penelitian ini, penulis menggunakan penggunaan yang standar sehingga folder WhatsApp berada pada media penyimpanan internal. Jika dimodifikasi, bisa saja folder WhatsApp ini berada di media penyimpanan eksternal (kartu memori). b) Lokasi LINE Messenger: Folder LINE Messenger memiliki dua lokasi yang berbeda dan nama berbeda, yaitu folder jp.naver.line.android dan LINE_Backup. Lokasi folder jp.naver.line.android berada di folder data dengan gambaran direktori sebagai berikut: data data jp.naver.line.android Selain folder jp.naver.line.android, LINE Messenger juga memiliki folder LINE_Backup. Folder LINE_Backup memiliki karakterisitik khusus karena dibuat jika ada proses backup pada aplikasi LINE Messenger. Folder ini dapat dimodifikasi atau dipindahkan menuju media penyimpanan eksternal (kartu memori). 2) Struktur Folder dan File Aplikasi Bagian ini merupakan analisa terkait struktur folder dan file aplikasi menggunakan bantuan aplikasi FTK Imager. a) Struktur Folder dan File WhatsApp Berikut merupakan struktur folder untuk masing-masing folder dari WhatsApp: 1. Folder com.whatsapp Struktur data folder com.whatsapp adalah sebagai berikut: Gambar 2 Struktur folder com.whatsapp Secara umum, ada enam folder utama dan tiga subfolder dalam folder com.whatsapp. Namun ada beberapa perangkat dan eksperimen yang memiliki satu folder tambahan, yaitu app_webview. 2. Folder WhatsApp Struktur data folder WhatsApp adalah sebagai berikut: data data com.whatsapp
5 A732 Dari hasil analisa struktur folder dan file aplikasi, didapatkan beberapa file yang menyerupai database dengan format SQLite. Oleh karena itu dibutuhkan pembuktian menggunakan SQLite Browser. Didapatkan bahwa hanya beberapa database yang berhasil didapatkan data di dalamnya dan penting untuk dianalisa lebih lanjut. C. Analisa Bukti Digital 1) Kategorisasi Data Digital Berdasarkan hasil analisa struktur dan isi folder serta database, berikut merupakan data-data yang penting untuk mendukung investigasi dan pengungkapan kasus kejahatan, yaitu: Gambar 3 Struktur folder WhatsApp Didalam folder WhatsApp terdapat 5 folder utama, dengan 9 sub-folder. b) Struktur Folder dan File LINE Messenger Berikut merupakan struktur folder untuk masing-masing folder dari LINE Messenger: 1. Folder jp.naver.line.android Struktur data folder jp.naver.line.android adalah sebagai berikut: Gambar 4 Struktur folder jp.naver.line.android Secara umum, ada 13 folder yang dimiliki oleh folder jp.nave.line.android. Namun ada beberapa penyesuaian bergantung pada kondisi perangkat dan penggunaan aplikasi LINE Messenger sendiri. 2. Folder LINE_Backup Folder LINE_Backup memiliki karakteristik khusus, karena dibuat karena adanya proses percadangan dari percakapan aplikasi. Jumlah file juga bergantung pada jumlah percakapan yang dicadangkan. Analisa Database Aplikasi WhatsApp Wa.db Msgstore.db Tabel 3 Data penting Data Pendukung 2) Pembacaan Database Aplikasi a) WhatsApp LINE Messenger Naver_line Untuk database wa.db, kami menggunakan tabel wa_contacts dimana tabel tersebut memberikan informasi mengenai kontak yang ada pada database WhatsApp. Berikut merupakan isi dan fungsi dari setiap kolom yang ada pada tabel wa_contacts. _id jid is_whatsapp_user status status_timestamp number raw_contact_id display_name phone_type phone_label unseen_msg_count photo_ts Thumb_ts photo_id_timestamp given_name family_name wa_name sort_name Tabel 4 Tabel wa_contacts Arti/Fungsi Nomor rekaman database WhatsApp ID Menentukan pengguna WhatsApp atau tidak Status kontak WhatsApp Aktivitas terakhir (kode unix epoch Nomor telepon pengguna Nomor kontak Nama pada kontak Tipe telepon Label pada telepon Jumlah pesan yang belum dibaca Foto kontak Keterangan penggunaan avatar Keterangan avatar telah disimpan (kode unix epoch Nama dari pengguna Nama keluarga dari pengguna Nama dari kontak dari profil Nama kontak yang digunakan pada aplikasi Untuk database msgstore.db, kami menggunakan tabel chat _list dan messages. Tabel chat_list merupakan tabel yang menunjukkan isi dari daftar percakapan yang ada pada aplikasi WhatsApp. Berikut merupakan isi dan fungsi dari setiap kolom yang ada pada tabel chat_list:
6 A733 _id key_remote_jid message_table_id subject creation last_read_message_table_id last_read_receipt_sent_message _table_id archived sort_timestamp mod_tag gen my_messages Tabel 5 Tabel chat_list Arti/Fungsi Nomor rekaman database WhatsApp ID tujuan ID pesan yang direkam Nama percakapan (grup) Waktu grup dibuat (kode unix epoch ID tabel pesan terakhir ID tabel terakhir pesan dibaca Pesan yang diarsipkan Waktu pengurutan (kode unix epoch Inisiatif percakapan Sedangkan tabel messages merupakan isi percakapan yang dilakukan oleh pengguna pada aplikasi WhatsApp tersebut. Berikut merupakan isi dan fungsi dari setiap kolom yang ada pada tabel messages: _id key_remote_jid key_from_me key_id status needs_push data timestamp media_url media_mime_type media_wa_type media_size media_name media_caption media_hash media_duration origin latitude longitude thumb_image remote_resource received_timestamp send_timestamp receipt_server_timestamp receipt_device_timestamp read_device_timestamp played_device_timestamp raw_data recipient_count participant_hash starred Tabel 6 Tabel messages Arti/Fungsi Nomor rekaman database WhatsApp ID Arah pesan Nomor identitas pesan Status pesan Penunjuk pesan broadcast Konten pesan text Waktu pesan dikirim (kode unix epoch URL file media yang dikirim Tipe MME dari file yang telah dikirim Tipe pesan Ukuran media yang dikirim Nama file yang dikirim Isi caption dari file yang dikirim Enkripsi data terkait media yang dikirim Durasi media yang dikirim Isi percakapan Garis lintang lokasi pengirim Garis bujur lokasi pengirim Gambar tampilan ID pengirim (untuk group chat) Waktu pesan sampai pada perangkat sendiri (kode unix epoch Waktu pengiriman Waktu pesan sampai pada server (kode unix epoch Waktu pesan sampai tujuan (kode unix epoch Waktu pesan dibaca (kode unix epoch Waktu media dimainkan (kode unix epoch Tampilan untuk gambar / video Jumlah penerima (pada percakapan grup) Kode peserta (grup) Kode bintang (percakapan yang ditandai) b) LINE Messenger Untuk mengetahui kontak yang ada pada aplikasi LINE Messenger maka kita membutuhkan tabel contacts. Berikut merupakan isi dan fungsi dari setiap kolom pada tabel contacts: m_id contact_id contact_key name phonetic_name server_name addressbook_name custom_name status_msg is_unread_status_msg picture_status picture_path relation status is_first display_type capable_flags contact_kind contact_type buddy_category buddy_icon_type is_on_air hidden favorite added_time_to_friend updated_time created_time recommend_params Tabel 7 Tabel contacts Fungsi/Isi ID pengguna LINE ID kontak pada perangkat Kunci kontak pada perangkat Nama kontak pada aplikasi Nama pada server aplikasi Nama pada kontak perangkat Status pada kontak Status pesan yang belum dibaca Foto pada kontak Kode foto Hubungan antara user dengan kontak Status akun pada kontak aplikasi Penanda kontak Jenis kontak Tipe kontak Kategori akun/kontak Tipe icon kontak Kontak yang sedang Live/online Kontak yang disembunyikan Kontak favorit Waktu pembaruan rekomendasi (kode unix epoch Waktu pembuatan rekomendasi (kode unix epoch Jalur akun yang direkomendasikan Fungsi tabel chat adalah untuk memberikan daftar percakapan yang ada pada aplikasi. Berikut merupakan isi dan fungsi dari setiap kolom pada tabel chat: chat_id chat_name owner_mid last_from_mid last_message last_created_time message_count read_message_count type is_notification skin_key input_text hide_member p_timer last_message_display_tim e mid_p Tabel 8 Tabel chat Fungsi / Isi ID percakapan Nama percakapan User pemilik percakapan ID user aktif terakhir Isi Pesan terakhir Waktu terakhir dibuat (kode unix epoch Jumlah pesan Jumlah pesan yang telah dibaca Tipe percakapan Notifikasi Kunci skin (warna background) Daftar anggota disembunyikan Pesan terakhir dilihat (kode unix epoch
7 A734 is_archived read_up Fungsi / Isi Pesan sudah diarsipakn ID Server menggunakan dua database. Untuk WhastApp kita menggunakan kolom key_id. Berikut merupakan contoh analisa percakapan pada WhastApp: LINE Messenger terdapat tabel chat_history. Tabel ini berfungsi untuk memberikan isi percakapan dari semua obrolan yang dilakukan pada aplikasi. Berikut merupakan isi dan fungsi dari setiap kolom pada tabel chat_history: id server_id type chat_id from_mid content created_time delivered_time status sent_count read_count location_name location_address location_phone location_latitude location_longitude attachement_image attachement_image_hei ght attachement_image_wid th attachement_image_size attachement_type attachement_local_uri parameter chunks Tabel 9 Tabel chat_history Arti / Fungsi Nomor rekaman pada database aplikasi Nomor rekaman pada server aplikasi Tipe pesan ID percakapan ID pengirim Isi pesan Waktu pesan dibuat (kode unix epoch Waktu pesan sampai (kode unix epoch Status pesan Jumlah penerima Jumlah pembaca Nama lokasi Alamat lokasi Telepon lokasi Derajat lintang lokasi Derajat bujur lokasi Jumlah gambar attachment Tinggi gambar attachment Lebar gambar attachment Ukuran gambar attachment Tipe attachment Lokasi file 3) Pembuktian Data Digital a) Analisa Percakapan Penggunaan kode tambahan Dalam analisa percakapan, pertama adalah melakukan pembuktian terbalik dengan menyamakan percakapan yang terjadi pada aplikasi dengan skenario percakapan yang telah dibuat sebelumnya. Hal ini dilakukan untuk kondisi bukti hanya berasal dari salah satu pihak saja (bukti dari tersangka atau korban). Tabel 10 Perbandingan Skenario dan Aktivitas Percakapan Skenario Aktivitas Percakapan Kesimpulan Percakapan "Selamat siang Korban 1, Selamat siang X, Sama dan terbukti salam kenal" salam kenal "Halo mas, salam kenal Halo mas, salam juga. Anda siapa ya? Ada kenal juga. Anda Sama dan terbukti perlu apa kalau boleh siapa ya? Ada perlu tahu?" apa kalau boleh tahu? Dalam penelitian ini, penulis juga memiliki bukti dari kedua belah pihak. Oleh karena itu, kita juga dapat menganalisa key_id Korban 32E615DFDC E7419A92B9 FE8F46F0CF "5FEC EFCEE4CF ABDFE0C003 F Tabel 11 Perbandingan key_id pengguna key_id data Tersangka 32E615DFDC E7419A92B9 "Gila kamu!" FE8F46F0CF " "Bagaimana mas? "5FEC Apakah saya perlu 6EFCEE4CF memberikan spoiler ABDFE0C00 dulu ke internet agar 3F anda lebih percaya?" Kesimpulan Sama dan terbukti Sama dan terbukti Untuk LINE Messenger sendiri kita menggunakan kolom server_id. Berikut merupakan analisa menggunakan server_id: server_id Korban " " " " Tabel 12 Perbandingan server_id pengguna server_id content Tersangka " " " " "Selamat siang Korban 1, salam kenal" "Halo mas, salam kenal juga. Anda siapa ya? Ada perlu apa kalau boleh tahu?" Kesimpulan Sama dan terbukti Sama dan terbukti 4) Hasil Akhir Pembuktian Berdasarkan hasil analisa percakapan dan bukti pendukung, didapatkan hasil bahwa dua aplikasi pengolah pesan, LINE Messenger dan WhatsApp dapat menghasilkan barang bukti yang kuat dan valid untuk sebuah kasus hukum di Indonesia karena berhasil membuktikan validitas percakapan. Untuk aplikasi WhatsApp memberikan bantuan bukti pendukung yang lebih lengkap dibandingkan LINE Messenger. D. Perbandingan Data Digital 1) Perbandingan Data Aplikasi Berikut merupaakan tabel perbandingan antara aplikasi WhatsApp dengan LINE Messenger: Tabel 13 Perbandingan aplikasi Pembanding WhatsApp LINE Messenger Folder Data Aplikasi com.whatsapp jp.naver.line.android Lokasi Folder Data Aplikasi Folder Pendukung Aplikasi Lokasi Folder Pendukung Ketersediaan Folder Pendukung data/data/com.whatsa pp WhatsApp Penyimpanan Internal Pasti data/data/jp.naver.line. android LINE_Backup Penyimpanan Internal Tentatif Backup Percakapan Satu file untuk semua Satu file untuk satu percakapan percakapan Verifikasi Telepon Telepon dan Perlindungan Tipe file terbuka Tipe file
8 A735 Pembanding WhatsApp LINE Messenger database disembunyikan Database kontak wa.db naver_line Tabel Kontak wa_contacts contacts Nomor Telepon Tersedia enkripsi Database Percakapan msgstore.db naver_line Tabel List Percakapan chat_list chat Tabel Isi Percakapan messages chat_history Database cadangan dienkripsi Tidak ada Media Dikelola dalam satu folder terstruktur Dikelola terpisah Penyimpanan Media Otomatis Aksi Pengguna 2) Perbandingan Database Aplikasi Bagian ini akan membahas perbandingan database aplikasi yang berada pada data internal aplikasi dengan database yang ada pada media penyimpanan, baik internal maupun eksternal bergantung pada pengguna. Berikut merupakan perbandingan untuk database untuk setiap aplikasi: a) WhatsApp Untuk mendapatkan file database, database aplikasi harus memerlukan proses rooting terlebih dahulu agar dapat masuk ke dalam data. Sedangkan untuk database backup tidak diperlukan proses rooting karena file database tersebut berada pada media penyimpanan, baik internal maupun eksternal bergantung pada pilihan pengguna. Untuk database aplikasi dapat ditemukan dengan nama file msgstore.db. Sedangkan untuk database cadangan memiliki nama file msgstore.db.crypt8. Setiap file database tersebut memiliki tujuan masing-masing sesuai lokasi file tersebut. File database aplikasi berguna untuk operasional dari aplikasi tersebut. Seluruh aktivitas dan pesan yang ada dalam aplikasi disimpan dan diproses menggunakan database tersebut. Sedangkan untuk file database backup hanya digunakan untuk database cadangan dan berguna untuk mengembalikan data jika percakapan terhapus atau aplikasi dilepaskan (uninstall). Oleh karena tujuan yang berbeda, maka pengembang memberikan penanganan khusus pada kondisi file masing-masing. Untuk file database aplikasi tidak ada enkripsi sedangkan database cadangan memerlukan enkripsi. Hal ini dikarenakan adanya perbedaan pada tingkat kerumitan lokasi data dan cara penggunaannya pada aplikasi. Untuk membuka database, keduanya sama-sama dapat dibuka menggunakan aplikasi eksternal. Untuk database aplikasi, file dapat lansung dibuka menggunakan aplikasi pengolah database SQLite Browser. Sedangkan database cadangan tidak bisa dibuka secara lansung menggunakan SQLite Browser. Database cadangan harus dibuka menggunakan WhatsApp Viewer dengan tambahan kunci enkripsi menggunakan file license yang berada pada folder data aplikasi. Hal inilah yang membuat kedua database ini harus dilakukan rooting jika ingin membukanya. b) LINE Messenger Untuk mendapatkan file database, pada database aplikasi diperlukan proses rooting dahulu agar bisa masuk ke dalam folder data aplikasi. Sedangkan database cadangan tidak perlu masuk ke dalam proses rooting karena berada pada media penyimpanan yang bergantung pada pilihan pengguna. Untuk nama file, pada database aplikasi kita dapat menemukan file tersebut dengan nama naver_line. Sedangkan untuk database backup, kita dapat menemukan file zip dengan nama seperti LINE_Android-backup-chat ed.zip. Tujuan dari kedua database pada LINE Messenger ini tidak jauh berbeda. Untuk database aplikasi ditujukan pada operasional aplikasi sedangkan untuk database cadangan ditujukan pada pengembalian percakapan yang terhapus atau hilang. Untuk enkripsi pada file database aplikasi tidak ada, begitu juga dengan database cadangan. Namun untuk kepentingan dalam membuka database, untuk database aplikasi dapat dibuka dengan mudah menggunakan bantuan aplikasi pengolah database SQLite Browser. Namun untuk database cadangan hingga hari ini belum diketahui cara membukanya. Selain dapat dibuka untuk file medianya saja menggunakan aplikasi khusus untuk file ZIP atau RAR semacam WinRAR, maka file ini hanya dapat dibuka oleh aplikasi LINE Messenger sendiri. 3) Perbandingan Data Perangkat Untuk data perangkat, semua perangkat dapat dilakukan rooting menggunakan aplikasi tambahan. Proses rooting dilakukan agar dapat mengambil data yang berada dalam sistem operasi. Untuk penarikan data secara manual menggunakan proses imaging pada folder data dan sistem pada sistem operasi Android, hanya Samsung Galaxy S3 Mini. Hal ini dikarenakan proses yang dilakukan berhasil membuat kartu memori dengan format ext-2 untuk di-mount menjadi kartu memori internal. Untuk ASUS Zenfone 2, proses mounting tidak bisa dilakukan sehingga folder data yang memiliki ukuran lebih dari 4 GB tidak bisa diambil dan dipindahkan ke dalam kartu memori. Untuk Bluestacks sendiri tidak bisa dilakukan karena menggunakan perangkat yang berbeda. Untuk penarikan data menggunakan aplikasi tambahan berupa Root Explorer. Seluruh data dapat diambil dengan cara melakukan proses zip agar integritas data dapat dipertanggungjawabkan. 4) Perbandingan Data Eksperimen Aktivitas pada setiap eksperimen telah diatur pada bagian sebelumnya dimana setiap eksperimen memiliki aktivitas tersendiri. Eksperimen pertama merupakan aktivitas biasa pada penggunaan aplikasi. Eksperimen kedua merupakan penggunaan aplikasi dengan tambahan aktivitas penghapusan percakapan. Eksperimen ketiga merupakan penggunaan aplikasi dengan tambahan aktivitas penghapusan aplikasi. Berdasarkan aktivitas yang dilakukan pada setiap eksperimen akan mempengaruhi ketersediaan data aplikasi. Untuk eksperimen pertama data yang didapatkan dari aplikasi telah lengkap didapatkan. Untuk eksperimen kedua, data yang didapatkan juga sama lengkapnya, namun ada perbedaan pada database aplikasi dimana aktivitas percakapan yang telah dihapus tidak tercatat kembali pada database. Untuk eksperimen ketiga, penghapusan aplikasi mengakibatkan data aplikasi ikut terhapus sehingga tidak bisa dianalisa lebih lanjut. Untuk data pendukung, perbedaan terhadap aktivitas nyatanya tidak banyak mempengaruhi ketersediaan data.
9 A736 Indikator jumlah data hanya dapat berubah karena kondisi aktivitas aplikasi seperti adanya penambahan percakapan atau media sehingga secara menyeluruh data pendukung tidak terpengaruh atas aktivitas yang dilakukan pada aplikasi atau perangkat. A. Kesimpulan IV. KESIMPULAN 1. Bukti digital pada aplikasi WhatsApp dan LINE Messenger berhasil didapatkan dari perangkat Android dengan menggunakan dua cara, yaitu cara manual dan menggunakan aplikasi tambahan. 2. Data yang dapat diambil merupakan data utama dan data pendukung aplikasi. Data utama berupa database berisikan kontak dan percakapan dan artefak file penyusun aplikasi. Data pendukung aplikasi berupa database cadangan dan file-file terkait media seperti gambar, video, dan suara. 3. Faktor yang mempengaruhi keberhasilan mendapatkan bukti digital pada aplikasi WhatsApp dan LINE Messenger adalah aktivitas perubahan kondisi aplikasi dan perangkat yang digunakan. 4. WhatsApp merupakan aplikasi pengolah pesan yang menjadi rujukan dalam forensika digital di Indonesia.Sedangkan untuk LINE Messenger menjadi aplikasi pengolah pesan yang lebih aman karena sulit untuk dilakukan proses analisa forensika digital. B. Saran 1. Dibutuhkan adanya standar baku untuk proses forensika digital yang ada di Indonesia serta formulir untuk dokumentasi agar proses terstandarisasi dan validitas hasil analisa dapat diterima oleh semua pihak yang berkepentingan. 2. Untuk pelaksanaan forensika digital pada perangkat mobile dibutuhkan perangkat akuisisi data secara manual semacam Cellebrite atau GPG JTAG dan sistem operasi Linux agar validitas dan integritas serta kelengkapan data yang lebih terjamin. DAFTAR PUSTAKA [1] Sisternet, "Sisternet.xl.co.id," XL Corporation, 19 May [Online]. Available: [Accessed 13 January 2016]. [2] N. Ngazi and M. Angelina, "Viva.co.id," Viva News, 25 November [Online]. Available: [Accessed 13 January 2016]. [3] W. Aji, "Tribun Nasional," Tribunnews, 9 November [Online]. Available: [Accessed 11 January 2016]. [4] Hidayat, "Tempo Online," Tempo, 14 Desember [Online]. Available: [Accessed 11 January 2016]. [5] C. Anglano, "Forensic Analysis of WhatsApp Messenger on Android," Elsevier, 2014.
ANALISIS LIVE FORENSICS UNTUK PERBANDINGAN APLIKASI INSTANT MESSENGER PADA SISTEM OPERASI WINDOWS 10
Seminar Nasional Sistem Informasi Indonesia, 6 November 2017 ANALISIS LIVE FORENSICS UNTUK PERBANDINGAN APLIKASI INSTANT MESSENGER PADA SISTEM OPERASI WINDOWS 10 Tayomi Dwi Larasati dan Bekti Cahyo Hidayanto
Analisis Forensik WhatsApp Artefak pada Platform Android
Analisis Forensik WhatsApp Artefak pada Platform Android Anggie Khristian 1, Yesi Novaria Kunang, S.T., M.Kom 2., Siti Sa uda, M.Kom 3 1) Mahasiswa Teknik Informatika, Universitas Bina Darma 2), 3) Dosen
TAKARIR. Digital Forensik Ilmu pengetahuan atau keahlian untuk mengidentifikasi, mengoleksi, serta menganalisa barang bukti digital.
TAKARIR Digital Forensik Ilmu pengetahuan atau keahlian untuk mengidentifikasi, mengoleksi, serta menganalisa barang bukti digital. Forensic Imaging Backup Investigator Forensik Tools Write Blocking Proses
Analisis Mobile Forensik Investigasi Studi kasus pada LINE Chat MESSENGER Artikel Ilmiah
Analisis Mobile Forensik Investigasi Studi kasus pada LINE Chat MESSENGER Artikel Ilmiah Peneliti : Peter Deo Saksono (672012152) Dr. Irwan Sembiring, S.T., M.Kom Program Studi Teknik Informatika Fakultas
ANALISIS LIVE FORENSICS APLIKASI WHATSAPP DAN LINE PADA SISTEM OPERASI WINDOWS 8
ANALISIS LIVE FORENSICS APLIKASI WHATSAPP DAN LINE PADA SISTEM OPERASI WINDOWS 8 Imam Riadi 1), Sunardi 2), Muhamad Ermansyah Rauli 3) 1 Program Studi Sistem Informasi, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Copyright 2007 Nokia. All rights reserved.
Olah Pesan Cepat 2007 Nokia. Semua hak dilindungi undang-undang. Nokia, Nokia Connecting People, Nseries, dan N77 adalah merek dagang atau merek dagang terdaftar dari Nokia Corporation. Produk dan nama
Pelatihan. Depok Air Unlimited Network
Pelatihan Depok Air Unlimited Network Outline Pelatihan #3 Tutorial Penggunaan DAUN Pengenalan Android #1 #2 Depok Air Unlimited Network (DAUN) Pengenalan Android Apa itu Android? Android adalah sistem
MODUL UNTUK OPERATOR E-LEARNING UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MAB BANJARMASIN Oleh: Hamdan Husein Batubara, M.Pd.I
MODUL UNTUK OPERATOR E-LEARNING UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MAB BANJARMASIN Oleh: Hamdan Husein Batubara, M.Pd.I A. Mengenal E-Learning Moodle Moodle yang merupakan singkatan dari Modular Object Oriented
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Tekhnologi komunikasi terus berkembang dari waktu ke waktu untuk memenuhi kebutuhan manusia. Begitu pula dengan tekhnologi perangkat seluler, baik telepon rumah maupun
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Tidak bisa dipungkuri bahwa perkembangan teknologi memang sangat memengaruhi kehidupan umat manusia pada abad ini. Perkembangannya pun berjalan pesat dan sangat cepat.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada masa sekarang ini masyarakat Indonesia sudah tidak asing lagi dengan penggunaan telepon seluler sebagai alat komunikasi. Telepon seluler sudah menjadi alat komunikasi
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN Pada bab ini dijelaskan tujuan, latar belakang, gambaran sistem, batasan masalah, perincian tugas yang dikerjakan, dan garis besar penulisan skripsi. 1.1. Tujuan Skripsi ini bertujuan
BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pesan SMS dapat dijadikan sebagai barang bukti digital dalam kasus tindak kejahatan. Di Indonesia sendiri barang bukti digital dalam pengungkapan tindak kejahatan
BAB I PENDAHULUAN. digunakan untuk mengirim dan menerima informasi. penting dalam suatu organisasi maupun pribadi. Hal ini terkait dengan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi kian pesat dalam setiap lini kehidupan yang secara disadari atau tidak telah mengubah gaya hidup masyarakat. Sejalan dengan meningkatnya peranan
BAB I PENDAHULUAN. internet yang Anda pakai untuk mengirim dan menjelajahi interenet,
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Konteks Penelitian Whatsapp adalah sebuah aplikasi chatting pada yang biasanya tersedia di bursa smartphone yang memungkinkan penggunanya berbagi gambar dan pesan. Whatsapp adalah
Panduan Penggunaan Aplikasi incloud Bahasa Indonesia
Panduan Penggunaan Aplikasi incloud Bahasa Indonesia A. Memulai Menggunakan Layanan Aplikasi incloud memungkinkan Anda untuk menyimpan, mengelola berkas dan konten dari perangkat mobile Anda. Dengan aplikasi
Apa yang dimaksud komunukasi daring sinkron dan asinkron? Kelebihan dan Kekurangan Komunikasi Daring Sinkron dan Asinkron
Apa yang dimaksud komunukasi daring sinkron dan asinkron? Komunikasi daring sinkron merupakan komunikasi dalam jaringan yang berlangsung secara real time (Sinkron) dengan menggunakan komputer sebagai media.
Pesan Cepat. Nokia N76-1
Pesan Cepat Nokia N76-1 TIDAK ADA JAMINAN Aplikasi dari pihak ketiga yang disertakan dalam perangkat ini mungkin dibuat oleh dan mungkin milik orang atau lembaga yang tidak berafiliasi atau terkait dengan
Materi Sim Dig KD 3.2. Menerapkan Komunikasi Daring (2. Melaksanakan Komunikasi Daring Sinkron)
Materi Sim Dig KD 3.2. Menerapkan Komunikasi Daring (2. Melaksanakan Komunikasi Daring Sinkron) A. Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti pembelajaran, siswa mampu : menjelaskan bentuk komunikasi daring
Aplikasi Monitoring Keberadaan Objek Melalui Perangkat Bergerak Berbasis Android
1 Aplikasi Monitoring Keberadaan Objek Melalui Perangkat Bergerak Berbasis Android Iqbal Dwiki Kurniawan 5110100070 Dosen Pembimbing : Dwi Sunaryono, S.Kom., M.Kom. Adhatus Solichah A., S.Kom., M.Sc. JURUSAN
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Layanan push email adalah layanan multimedia yang memungkinkan pengguna layanan menerima email langsung ke perangkat mobile yang di miliki secara real time. Push email
Kegiatan Belajar 7: Menerapkan pengetahuan pengelolaan informasi digital melalui penerapan pengetahuan komunikasi dalam jaringan sinkron
Kelas X SMK Gondang Kegiatan Belajar 7: Menerapkan pengetahuan pengelolaan informasi digital melalui penerapan pengetahuan komunikasi dalam jaringan sinkron A. Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti pembelajaran,
Tips dan Fitur WhatsApp yang Belum Banyak Diketahui
Tips dan Fitur WhatsApp yang Belum Banyak Diketahui Yogi Prayoga Nurus Wardatun [email protected] Abstrak Whatsapp adalah aplikasi berbasis pesan untuk smartphone mirp seperti BlackBarry Messenger.
Rancang Bangun Aplikasi Perangkat Bergerak Layanan Pemesanan Barang (Studi Kasus Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya )
A783 Rancang Bangun Aplikasi Perangkat Bergerak Layanan Pemesanan Barang (Studi Kasus Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya ) Shoffi Izza Sabilla, Sarwosri, dan Erma Suryani Jurusan Teknik Informatika,
Implementasi Prosedur Forensik untuk Analisis Artefak Whatsapp pada Ponsel Android
Implementasi Prosedur Forensik untuk Analisis Artefak Whatsapp pada Ponsel Android Yesi Novaria Kunang Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bina Darma Palembang, Indonesia [email protected]
BAB I PENDAHULUAN. Saat ini kebutuhan untuk berkomunikasi menjadi suatu hal yang sangat
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Saat ini kebutuhan untuk berkomunikasi menjadi suatu hal yang sangat penting bagi setiap orang. Kebutuhan tersebut mengakibatkan meningkatnya kebutuhan layanan jasa
BAB I I. PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang
BAB I I. PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Pada bab ini membahas tentang pendahuluan. Teknologi sudah sangat berkembang di era zaman sekarang. Bahkan teknologi sudah menjadi kebutuhan primer dari manusia
BlackBerry Messenger. Panduan Pengguna. Versi: 6.2
BlackBerry Messenger Panduan Pengguna Versi: 6.2 SWD-1989066-0314041215-039 Daftar Isi Persiapan: BBM... 3 Tentang BBM... 3 Kebutuhan... 3 Fitur baru... 3 Pintasan: BBM... 4 Mengganti gambar tampilan atau
WHATSAPP FORENSICS: EKSPLORASI SISTEM BERKAS DAN BASIS DATA PADA APLIKASI ANDROID DAN IOS
WHATSAPP FORENSICS: EKSPLORASI SISTEM BERKAS DAN BASIS DATA PADA APLIKASI ANDROID DAN IOS Ahmad Raf'ie Pratama Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia Jalan
MENGGUNAKAN APLIKASI TELEGRAM DI BERBAGAI PERANGKAT
MENGGUNAKAN APLIKASI TELEGRAM DI BERBAGAI PERANGKAT Nama Penulis [email protected] Abstrak Telegram adalah Aplikasi pesan chatting yang memungkinkan pengguna untuk mengirimkan pesan chatting rahasia
Analisis Deteksi Spyware Pada Platform Android
Analisis Deteksi Spyware Pada Platform Android Rizki Syahrul Alamsyah 1, Irwansyah 2, Kurniawan 3 Mahasiswa Universitas Bina Darma 1 Dosen Universitas Bina Darma 2,3 Jl. A. Yani No.12 Plaju, Palembang
Aplikasi Instant Messenger
Aplikasi Instant Messenger Semenjak distribusi jaringan internet dapat ditemukan di banyak tempat, bahkan di area yang paling pelosok di Indonesia, peranan aplikasi Instant Messenger mulai terlihat. Dulu,
BlackBerry Messenger. Panduan Pengguna. Versi: 6.0
BlackBerry Messenger Panduan Pengguna Versi: 6.0 SWD-1589651-0629111438-039 Daftar Isi Persiapan: BBM... 3 Tentang BBM... 3 Kebutuhan... 3 Fitur dan penyempurnaan baru... 3 Mengganti gambar tampilan atau
IKEA Indonesia, Customer Support, Jl. Jalur Sutera Boulevard Kav. 45, Alam Sutera Serpong, Serpong, Kec. Tangerang, Banten, INDONESIA.
Kebijakan Privasi Komitmen Privasi Kami terhadap Pelanggan IKEA Indonesia ("kami") berkomitmen untuk melindungi dan menghormati privasi Anda. Kebijakan ini menetapkan alasan kami mengumpulkan data dari
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring dengan semakin meluasnya penggunaan media komunikasi di masa sekarang ini, pertukaran data dan informasi pun menjadi sangatlah mudah. Perkembangan media komunikasi
cepat dan kian merambah ke setiap komponen teknologi informasi itu sendiri. Dari mulai dikenalnya komputer, hardware, software, hingga
APLIKASI PHONEBOOK DARURAT BERBASIS ANDROID ECA (Emergency Call Aplication) 1. Latar Belakang Perkembangan di bidang teknologi informasi saat ini semakin cepat dan kian merambah ke setiap komponen teknologi
F-Secure Mobile Security for S60
F-Secure Mobile Security for S60 1. Menginstal dan mengaktivasi Versi sebelumnya Menginstal Anda tidak perlu menghapus instalan F-Secure Mobile Anti-Virus versi sebelumnya. Periksa pengaturan F-Secure
Olahpesan cepat. Hak cipta 2007 Nokia. Semua hak dilindungi undang-undang.
2007 Nokia. Semua hak dilindungi undang-undang. Nokia, Nokia Connecting People, dan Nseries adalah merek dagang atau merek dagang terdaftar dari Nokia Corporation. Produk dan nama perusahaan lain yang
KEBIJAKAN PRIVASI KEBIJAKAN PRIVASI
KEBIJAKAN PRIVASI Terakhir diperbaharui: 1 April 2018 Kami di Klola Indonesia menghormati privasi dan keamanan data dari setiap pengunjung situs web maupun pengguna layanan dan produk kami. Untuk itu,
BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN
3 BAB II ANALISIS DAN PERANCANGAN 2.1 Analisis Sistem Aplikasi Chatting Messenger ini berbasis android. Aplikasi ini dibuat sebagai alat komunikasi yang dapat digunakan untuk berinteraksi secara realtime.
APLIKASI SHORT MESSAGE SERVICE MENGGUNAKAN PERINTAH SUARA BERBASIS ANDROID
APLIKASI SHORT MESSAGE SERVICE MENGGUNAKAN PERINTAH SUARA BERBASIS ANDROID Frengki Rifenko Hendra Saputra Junaidi Jurusan Teknik Informatika STMIK PALCOMTECH PALEMBANG Abstrak Android adalah sistem operasi
Panduan Pengguna Individu APLIKASI GRATIFIKASI ONLINE (GOL)
USAID CEGAH Empowering Community of Accountability Panduan Pengguna Individu APLIKASI GRATIFIKASI ONLINE (GOL) JANUARI, 2018 Publikasi ini didanai oleh Rakyat Amerika melalui melalui Badan Amerika Serikat
BAB I PENDAHULUAN. yang beragam dan salah satu di antaranya adalah media SMS (Short Message
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Masalah Telepon selular merupakan alat komunikasi yang sudah dipakai oleh sebagian besar orang di dunia. Telepon selular menyediakan media komunikasi yang beragam
2008 Nokia. Semua hak dilindungi. Nokia, Nokia Connecting People, dan Nseries adalah merek dagang atau merek dagang terdaftar dari Nokia Corporation.
Olahpesan cepat 2008 Nokia. Semua hak dilindungi. Nokia, Nokia Connecting People, dan Nseries adalah merek dagang atau merek dagang terdaftar dari Nokia Corporation. Nokia tune adalah merek melodi dari
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Internet adalah sesuatu yang tidak asing lagi di kalangan masyarakat modern di indonesia. Di era informasi seperti saat ini internet memegang peranan penting dalam
BAB III PERENCANAAN KEBUTUHAN DAN PERANCANGAN
BAB III PERENCANAAN KEBUTUHAN DAN PERANCANGAN 3.1 Perencanaan Kebutuhan Telepon seluler merupakan salah satu sarana penunjang yang mendukung setiap orang beraktivitas setiap hari. Karena itu, tentunya
BAB I PENDAHULUAN. sebuah teknologi yang berbasis mobile atau perangkat bergerak. Saat ini mobile
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Di era telekomunikasi, perkembangan teknologi komunikasi mengarah ke sebuah teknologi yang berbasis mobile atau perangkat bergerak. Saat ini mobile phone
Enkripsi Sederhana SMS (Short Message Service) Menggunakan Vigenere Cipher
Enkripsi Sederhana SMS (Short Message Service) Menggunakan Vigenere Cipher Gagarin Adhitama - 13508089 Program Studi Teknik Informatika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung,
BAB I PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan teknologi pada era globalisasi saat ini sangatlah cepat, dimana perubahan banyak terjadi dalam tatanan kehidupan manusia, termasuk diantaranya
Penentuan Posisi. Hak Cipta 2007 Nokia. Semua hak dilindungi undang-undang.
Penentuan Posisi 2007 Nokia. Semua hak dilindungi undang-undang. Nokia, Nokia Connecting People, Nseries, dan N81 adalah merek dagang atau merek dagang terdaftar dari Nokia Corporation. Nama produk dan
UKDW BAB 1 PENDAHULUAN
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Yogyakarta merupakan salah satu tempat pariwisata yang banyak dikunjungi wisatawan baik dalam maupun luar negeri. Dalam berwisata ke Yogyakarta seringkali wisatawan-wisatawan
BAB I PENDAHULUAN. menghasilkan informasi. Untuk mendapatkan dan menghasilkan informasi,
BAB I PENDAHULUAN 1. 1 Latar Belakang Informasi sangat penting bagi kita karena semua kegiatan kita memerlukan informasi, dan bisa juga dikatakan bahwa semua kegiatan kita dituntut untuk menghasilkan informasi.
Kebijakan Privasi Kami
Kebijakan Privasi Kami Terakhir diubah: 12 Desember 2014. Ringkasan perubahan dapat dibaca di bagian bawah Kebijakan Privasi ini. Tujuan dari Kebijakan Privasi ini untuk memberikan gambaran umum tentang
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Internet Internet dapat diartikan sebagai kumpulan komputer besar di dunia yang saling terhubung satu sama lain. Jika komputer terhubung ke Internet maka berarti terhubung dengan
LINE CHAT VULNERABILITY:
LINE CHAT VULNERABILITY: UNENCRYPTED CHAT MESSAGE FOR IOS & UNAUTHORIZED ACCESS TO SENSITIVE DATA WITH PHYSICAL ACCESS Illustration (Picture) from Line.me July 30 th, 2014 @YoKoAcc ([email protected]) &
IMPLEMENTASI PROSEDUR FORENSIK UNTUK APLIKASI WHATSAPP PADA PONSEL ANDROID
IMPLEMENTASI PROSEDUR FORENSIK UNTUK APLIKASI WHATSAPP PADA PONSEL ANDROID Yesi Novaria Kunang 1), Anggie Khristian 2) 1 Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Bina Darma 2
PEMERINTAH KABUPATEN GROBOGAN DESA JATILOR KECAMATAN GODONG PERATURAN KEPALA DESA JATILOR NOMOR 6 TAHUN 2012 TENTANG
SALINAN PEMERINTAH KABUPATEN GROBOGAN DESA JATILOR KECAMATAN GODONG PERATURAN KEPALA DESA JATILOR NOMOR 6 TAHUN 2012 TENTANG PENDAYAGUNAAN WEBSITE RESMI PEMERINTAH DESA JATILOR http://desajatilor.grobogan.go.id
BlackBerry Internet Service. Versi: 4.5.1. Panduan Pengguna
BlackBerry Internet Service Versi: 4.5.1 Panduan Pengguna Diterbitkan: 2014-01-08 SWD-20140108163043169 Daftar Isi 1 Persiapan... 7 Tentang paket layanan pengiriman pesan untuk BlackBerry Internet Service...
Pengenalan Internet. Arrummaisha A
Pengenalan Internet Arrummaisha A INTERNET INTERnational NETworking Merupakan 2 komputer atau lebih yang saling berhubungan membentuk jaringan komputer hingga meliputi jutaan komputer di dunia (internasional),
ANALISIS LIVE FORENSICS UNTUK PERBANDINGAN APLIKASI INSTANT MESSENGER (LINE, FACEBOOK, DAN TELEGRAM) PADA SISTEM OPERASI WINDOWS 10.
TUGAS AKHIR KS 141501 ANALISIS LIVE FORENSICS UNTUK PERBANDINGAN APLIKASI INSTANT MESSENGER (LINE, FACEBOOK, DAN TELEGRAM) PADA SISTEM OPERASI WINDOWS 10. LIVE FORENSICS ANALYSIS FOR COMPARING INSTANT
Sistem Registrasi Online Alumni ITB 87
Celebrating 30 years of ITB 87 Sistem Registrasi Online Alumni ITB 87 Petunjuk Penggunaan http://itb87.org 2017 Pendahuluan Alumni ITB 87 berjumlah lebih dari 1500 orang yang kini berdomisili dan berkarya
. : Monica Justiana. Kelas : XI IPA 1. No. Absen : 26
Nama : Monica Justiana Kelas : XI IPA 1 No. Absen : 26 EMAIL 1. Pengertian Email Surat elektronik (disingkat ratel atau surel atau surat-e) atau pos elektronik (disingkat pos-el) atau nama umumnya dalam
Membangun Aplikasi Layanan Pengiriman to SMS dan. SMS to berbasis SMS Gateway TUGAS AKHIR. Disusun Oleh : SYAIFUL ALAM NPM.
Membangun Aplikasi Layanan Pengiriman E-mail to SMS dan SMS to E-mail berbasis SMS Gateway TUGAS AKHIR Disusun Oleh : SYAIFUL ALAM NPM. 0534010137 JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Aplikasi pada umumnya dibuat untuk mempermudah manusia dalam mengerjakan tugas tertentu. Begitu pula dengan aplikasi smartphone, di bidang komunikasi aplikasi ini dibuat
BAB I PENDAHULUAN.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG PERANCANGAN Pada zaman era globalisasi saat ini, merupakan suatu perubahan zaman yang berkembang pesat, yang dimana teknologi yang berkembang yang semakin canggih.
MENGIDENTIFIKASI BEBERAPA LAYANAN INFORMASI YANG ADA DI INTERNET. Nama : Ilham Dimas K Kelas : IX-4 No : 15
MENGIDENTIFIKASI BEBERAPA LAYANAN INFORMASI YANG ADA DI INTERNET Nama : Ilham Dimas K Kelas : IX-4 No : 15 Standart Kompetensi 2. Menggunakan Internet untuk memperoleh informasi Kompetensi Dasar 2.2 Mengidentifikasi
USER MANUAL MANIFES ELEKTRONIK (FESTRONIK) LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (UNTUK PENERIMA) VERSI 1.1
USER MANUAL MANIFES ELEKTRONIK (FESTRONIK) LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (UNTUK PENERIMA) VERSI 1.1 KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA Copyright @ 2017 Daftar Isi Daftar
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Dalam era modern sekarang ini disadari bahwa hampir semua aspek kegiatan disegala bidang ditentukan oleh kualitas dari teknologi dan informasi yang diterima dan dihasilkan.
Push to talk 1.5. Hak Cipta 2007 Nokia. Semua hak dilindungi undang-undang.
Push to talk 1.5 2007 Nokia. Semua hak dilindungi undang-undang. Nokia, Nokia Connecting People, dan Nseries adalah merek dagang atau merek dagang terdaftar dari Nokia Corporation. Nama produk dan perusahaan
BAB 1 PENDAHULUAN. praktis, itulah yang diinginkan oleh orang-orang saat ini. Penggunaan telepon
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Di era globalisasi ini, perkembangan teknologi semakin pesat. Mudah dan praktis, itulah yang diinginkan oleh orang-orang saat ini. Penggunaan telepon genggam sudah
Gambar 1.1 Aplikasi Instant Messenger. Sumber: Dok. Peneliti
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masyarakat Indonesia pada saaat ini telah banyak mengenal instant messenger sebagai salah satu media komunikasi yang digunakan. Kemunculan instant messenger pada dasarnya
DEPOK AIR UNLIMITED NETWORK TAHUN ANGGARAN 2012
USER MANUAL DEPOK AIR UNLIMITED NETWORK TAHUN ANGGARAN 2012 Pusat Ilmu Komputer Universitas Indonesia Instalasi Untuk melakukan proses instalasi aplikasi Depok Air Unlimited Network, berikut langkahlangkahnya.
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. 4.1 Kebutuhan Sistem
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Kebutuhan Sistem Untuk dapat menjalankan sistem yang dibuat ini diperlukan perangkat keras dan perangkat lunak dengan spesifikasi tertentu. Adapun rekomendasi spesifikasi
F-Secure Mobile Security. Android
F-Secure Mobile Security Android F-Secure Mobile Security TOC 2 Daftar Isi Bab 1: Penginstalan...4 1.1 Menginstal...5 1.2 Mengaktifkan...6 1.3 Mengkonfigurasi produk...7 1.4 Menghapus instalan produk dari
BAB III PEMODELAN BISNIS, DATA, DAN PROSES
BAB III PEMODELAN BISNIS, DATA, DAN PROSES 3.1 Pemodelan Bisnis Kehadiran ponsel pintar menjadi berperan penting dalam hubungan komunikasi dan akses terhadap informasi terkini menjadi lebih mudah dan praktis,
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
B A N D U N G STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR BAGIAN KETIGA DIVISI PENGEMBANGAN APLIKASI PUSAT TEKNOLOGI INFORMASI DAN PANGKALAN DATA 2017 BANDUNG Nomor Dokumen Pembuatan PTIPD-SOP-3-001 3 November 2017 KEMENTRIAN
Materi Sim Dig KD 3.2 Menerapkan Komunikasi Daring (1. Melaksanakan Komunikasi Daring Asinkron)
Materi Sim Dig KD 3.2 Menerapkan Komunikasi Daring (1. Melaksanakan Komunikasi Daring Asinkron) A. Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti pembelajaran, siswa mampu untuk : menjelaskan bentuk komunikasi
Tips penting. N91 dan N91 8GB umum. Nokia PC Suite (terutama Nokia Audio Manager) Manajemen File
Tips penting N91 dan N91 8GB umum Nokia PC Suite (terutama Nokia Audio Manager) Nokia PC Suite dioptimalkan untuk manajemen data pada Memori telepon [C:]. Nokia PC Suite dianjurkan untuk mengelola kontak,
Integrasi Protokol SMS dan Internet pada Mobile Banking
Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika (JEPIN) Vol. 1, No. 2, (2015) 128 Integrasi Protokol SMS dan Internet pada Mobile Banking Yusmanto 1, Albarda 2 1,2 Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi
BAB I PENDAHULUAN. dari isinya, informasi dapat berupa penting atau tidak penting. Bila dilihat dari sifat
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Informasi adalah inti yang dipertukarkan dalam proses berkomunikasi. Jenis informasi yang digunakan dalam komunikasi pun bermacam-macam. Jika dilihat dari isinya, informasi
Penerapan Digital Signature pada Dunia Internet
Penerapan Digital Signature pada Dunia Internet Nur Cahya Pribadi NIM : 13505062 Program Studi Teknik Informatika, Institut Teknologi Bandung Jl. Ganesha 10, Bandung E-mail : [email protected]
BAB I PENDAHULUAN. Semakin berkembangnya teknologi yang diterapkan di telepon seluler
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Semakin berkembangnya teknologi yang diterapkan di telepon seluler (ponsel) benar-benar telah merubah kita semua. Jika diawal kehadirannya ponsel hanya diperuntukan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Di era informasi internet memegang peranan penting dalam segala aspek kehidupan manusia. Internet menjadi media yang banyak digunakan oleh kalangan
GMail. Fitur pada Gmail :
E-Mail E-Mail atau electronic mail (surat elektronik) merupakan salah satu media pengirim pesan melalui internet. Pengiriman dan penggunaan e-mail menggunakan prosedur standar yang disebut protokol. Protokol
Frequently Asked Question (FAQ)
Frequently Asked Question (FAQ) Bidang Teknologi Informasi Sistem Informasi Penerimaan OJK (SIPO) Glossary 1. SIPO SIPO atau Sistem Informasi Penerimaan OJK adalah sistem informasi / aplikasi berbasis
ANALISIS RECOVERY BUKTI DIGITAL INSTAGRAM MESSANGERS MENGGUNAKAN METODE NATIONAL INSTITUTE OF STANDARDS AND TECHNOLOGY (NIST)
ANALISIS RECOVERY BUKTI DIGITAL INSTAGRAM MESSANGERS MENGGUNAKAN METODE NATIONAL INSTITUTE OF STANDARDS AND TECHNOLOGY (NIST) 3 Imam Riadi 1), Anton Yudhana 2),Muhamad Caesar Febriansyah Putra 3) 1 Program
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. permasalahan dari suatu sistem informasi. Hasil akhir dari analisis sistem
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1. Analisis yang Berjalan Analisis sistem merupakan proses memilah-milah suatu permasalahan menjadi elemen-elemen yang lebih kecil untuk dipelajari guna mempermudah
Kebijakan Privasi. Cakupan. Jenis Data dan Metode Pengumpulan
Kebijakan Privasi Dalam Kebijakan Privasi ( Kebijakan ) ini, kami, Qualcomm Incorporated dan anak perusahaan kami (secara bersama-sama disebut kami, kami, atau milik kami ), memberikan informasi mengenai
APLIKASI SHORT MESSAGE SERVICE DENGAN ENKRIPSI TEKS MENGGUNAKAN ALGORITMA ADVANCED ENCRYPTION STANDARD BERBASIS MOBILE PADA PLATFORM ANDROID
APLIKASI SHORT MESSAGE SERVICE DENGAN ENKRIPSI TEKS MENGGUNAKAN ALGORITMA ADVANCED ENCRYPTION STANDARD BERBASIS MOBILE PADA PLATFORM ANDROID Andi Harmin Program Studi Teknik Komputer STMIK Profesional
BAB I PENDAHULUAN. berkembang pesat pada era ini. Terlebih lagi, banyak aplikasi mobile yang diciptakan, membuat
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Perkembangan teknologi telekomunikasi yang ada pada saat ini mampu menciptakan berbagai macam perangkat keras yang dapat digunakan untuk mengirim atau menerima informasi
SMART Platform Pada T-Cash Telkomsel
SMART Platform Pada T-Cash Telkomsel Disusun Oleh : Shinta Mutiara 1401144134 MB 38-02 MANAJEMEN BISNIS TELEKOMUNIKASI DAN INFORMATIKA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS TELKOM BANDUNG 2017 Pengertian
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Seiring dengan perkembangan teknologi saat ini, tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan internet juga sangat berkembang dan kebutuhan manusia dalam kegiatan transaksi
