(Saskia Valentine, Sarwo Edy Handoyo)

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "(Saskia Valentine, Sarwo Edy Handoyo)"

Transkripsi

1 PENGARUH STOCK SPLIT TERHADAP PERUBAHAN HARGA SAHAM DAN LIKUIDITAS SAHAM PADA PERUSAHAAN- PERUSAHAAN YANG TERCATAT DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN (Saskia Valentine, Sarwo Edy Handoyo) Accounting and Finance Department, Faculty of Economics and Communication, BINUS University Jln. K.H. Syahdan No. 9, Palmerah, Jakarta Barat ABSTRACT In maintaining the average stock price and liquidity of shares, one way that lately many conducted by issuers in Indonesia stock exchange through a stock split (splitting of shares). This research aims to find out whether there is a difference in the average stock return and volume trading activity before and after the stock split. The testing period is 21 days stock, i.e. 10 days Exchange before the stock split (n-1 to n-10) bursa and 10 days after the stock split of every 30 samples. Statistical tests used are paired sample t-test. After a test or paired samples t-test showed that the probability of where its value was above 0.05 (p-value of 0.05 >) to return the shares and its probability of where its value was above 0.05 (p-value of 0.05 >) for trading volume activity. Then both of them in States there was no significant difference between before and after the stock split. Keyword (S): Stock Split, stock Return, Trading Volume of Activity. ABSTRAK Dalam mempertahankan kenormalan harga saham dan likuiditas saham, salah satu cara yang akhir-akhir ini banyak dilakukan oleh emiten di Bursa Efek Indonesia yaitu melalui stock split ( pemecahan saham). Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan rata-rata return saham dan trading volume activity sebelum dan sesudah stock split. Periode pengujian yang digunakan adalah 21 hari bursa, yaitu 10 hari bursa sebelum stock split (n-1 sampai n-10) dan 10 hari bursa setelah stock split dari setiap 30 sampel. Uji statistik yang digunakan adalah paired sample t-test. Setelah dilakukan uji-t atau paired sample-test menunjukan bahwa probabilitasnya sebesar dimana nilainya adalah di atas

2 0,05 (p-value > 0,05) untuk return saham dan probabilitas nya sebesar dimana nilainya adalah di atas 0,05 (p-value > 0,05) untuk trading volume activity. Maka keduanya di nyatakan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah stock split.(s) Kata Kunci : Stock Split, Return saham, Trading Volume Activity. PENDAHULUAN Di era globalisasi, pasar modal atau bursa menjadi sarana pendanaan yang cukup penting bagi perusahaan maupun institusi lain (misalnya pemerintah) dan sebagai sarana berinvestasi. Dengan adanya pasar modal, perusahaan yang ingin menambah modal harus mendaftarkan sahamnya dan menjadi perusahaan yang tercatat di bursa sehingga sahamnya bisa di perdagangkan di pasar sekunder. Adanya pasar modal memungkinkan para investor untuk memiliki perusahaan yang sehat dan perprospek baik, karena tidak hanya dimiliki oleh sejumlah orang tertentu. Penyebaran kepemilikan yang luas akan mendorong perkembangan perusahaan yang transparan. Hal ini akan mendorong menuju terciptanya good corporate governance. Ada berbagai macam yang dapat mempengaruhi aktivitas perdagangan di pasar modal, di antaranya adalah informasi yang masuk ke pasar modal tersebut. Informasi memegang peranan penting terhadap setiap transaksi perdagangan pasar modal. Salah satu informasi yang harus di ketahui investor adalah informasi mengenai aksi korporasi yang di lakukan oleh perusahaan yakni pengumuman stock split (pemecahan saham). Stock split adalah memecahkan selembar saham menjadi sejumlah lembar saham, pemecahan saham mengakibatkan bertambahnya jumlah lembar saham yang beredar tanpa transaksi jual beli yang mengubah besarnya modal. Harga per lembar saham adalah sebesar 1/n dari harga sebelumnya. Dalam pandangan teori keuangan tradisional, pemecahan saham hanyalah merupakan cosmetic event karena tidak merubah kekayaan pemegang saham, namun pemecahan saham pada prakteknya seringkali diterima pasar sebagai sinyal positif bagi perbaikan kinerja perusahaan. Pada umumnya stock split dilakukan setelah terjadi kenaikan harga saham. Bagi perusahaan, stock split tersebut diharapkan memberikan reaksi pasar positif terhadap stock price. Selama stock split, nilai nominal saham menjadi lebih rendah mengikuti split faktornya. Penurunan nilai nominal diharapkan akan diikuti dengan penurunan harga saham sehingga menuju ketingkat perdagangan optimal (optimal trading range). Perusahaan melakukan stock split juga bertujuan untuk meningkatkan likuiditas pemegang saham. Tindakan korporasi seperti stock split seringkali digunakan oleh perusahaan-perusahaan yang sahamnya diunggulkan (blue chip stock). Saham unggulan memiliki aktivitas transaksi yang tinggi umumnya berkapitalisasi besar. Saham mereka menjadi leader dalam industry sejenis. Tidak mudah emiten masuk dalam kelompok ini, karena harus memenuhi berbagai persyaratan sulit. Perubahan harga saham ditentukan oleh kinerja perusahaan yang mengeluarkan saham. Stock split akan memberikan informasi tentang peningkatan return masa depan.. Harga saham yang lebih rendah setelah melakukan investasi sehingga akan menunjukan pasar yang semakin likuid. Hal ini akan meningkatkan frekuensi transaksi yang berpengaruh terhadap volume perdagangan saham. Besarnya volume perdagangan dapat dilihat melalui indikator trading volume activity (TVA). Menurut Horne dan Machowitz yang di kutip oleh Fahmi dan dan Hadi (2011) pemecahan saham (stock split) adalah peningkatan jumlah saham beredar dengan mengurangi nilai nominal saham. Sedangkan menurut Jogiyanto (2010) stock split adalah memecahkan selembar saham menjadi banyak lembar saham. Pemecahan saham mengakibatkan bertambahnya jumlah lembar saham yang beredar tanpa transaksi jual beli yang mengubah besarnya modal. Harga per lembar saham adalah sebesar 1/n dari harga sebelumnya. Stock split merupakan suatu aktivitas yang dilakukan oleh para manager perusahaan dengan melakukan perubahan terhadap jumlah saham yang beredar dan nilai nominal per lembar saham sesuai dengan split factor. Split factor merupakan perbandingan jumlah saham yang beredar sebelum dilakukannya split dengan jumlah saham yang beredah setelah dilakukan split. Stock split biasanya dilakukan pada saat harga saham di nilai terlalu tinggi, sehingga akan mengurangi kemampuan para investor untuk membelinya. Dengan melakukan stock split diharapkan harga saham yang dinilai terlalu tinggi dapat menurun sehingga dapat menarik investor untuk membeli dan meningkatkan volume perdagangan saham tersebut. Return merupakan hasil yang diperoleh dari investasi. Return dapat berupa return realisasi yang sudah terjadi atau return ekspektasi yang belum terjadi yang tetapi diharapkan akan terjadi di masa mendatang. Dalam membuat keputusan investasinya, seorang investornya yang rasional akan

3 mempertimbangkan risiko dan tingkat keuntungan yang diharapkan. Untuk itu investor seharusnya melakukan analisis sebelum menentukan saham yang akan mereka beli. Dalam melakukan analisi, investor membutuhkan informasi. Adanya informasi yang dipublikasikan akan merubah keyakinan para investor yang dapat dilihat dari reaksi pasar. Salah satu reaksi pasar tersebut adalah reaksi volume perdagangan saham. Berdasarkan uraian di atas maka penelitian ini mengambil judul : Pengaruh stock split terhadap perubahan harga saham dan likuiditas saham pada perusahaan-perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia tahun Penelitian yang di lakukan oleh Hernoyo (2013) mengenai Pengaruh stock split announcement terhadap volume perdagangan dan return. Dari hasil tersebut penelitian dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh signifikan stock split announcement terhadap return saham dan tidak ada pengaruh yang signifikan rata-rata volume perdagangan sebelum dan sesudah stock split announcement. Berdasarkan penelitian Shinta (2010) mengenai analisis tingkat kemahalan harga saham dan kinerja keuangan perusahaan sebagai faktor pembeda keputusan pemecahan saham. Dari pengujian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan tingkat kemahalan harga saham yang signifikan yang diukur dengan price earning ratio dan price to book value antara perusahaan yang melakukan stock split dengan perusahaan yang tidak melakukan stock split. Berdasarkan Ellen (2010) mengenai pemecahan saham terhadap likuiditas dan return Saham menunjukan bid-ask menyebar sebelum dan sesudah berbagi perpecahan berbeda, yang berarti bahwa pangsa perpecahan mempengaruhi likuiditas saham, namun tujuan untuk meningkatkan likuiditas saham tidak tercapai. Menurut Heriyanto (2012) berdasarkan jurnal nya yang berjudul analisis pengaruh terhadap harga saham pada perusahaan go public di Bursa Efek Indonesia sebelum dan sesudah stock split, menunjukkan bahwa apabila diuji pada total sampel secara keseluruhan stock split tidak membawa pengaruh yang signifikan terhadap harga saham. Namun khusus harga saham yang naik maka pemecahan saham menaikkan harga saham. Sedang untuk harga saham yang turun pemecahan saham menurunkan harga saham. METODE PENELITIAN JENIS DAN SUMBER DATA Penelitian ini menggunakan data sekuder. Data meliputi data perusahaan yang hanya melakukan stock split pada tahun 2003 sampai dengan Data diperoleh dari situs Bursa Efek Indonesia (BEI) dari website ( dan ( Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. POPULASI DAN METODE PENENTUAN SAMPEL Variabel Independent adalah stock split. Sedangkan variabel dependen adalah return saham dan trading volume activity. Variabel-variabel ini dipilih karena terdapat perbedaan hasil penelitian dari para peneliti sebelumnya. Hasil penelitian sebelumnya ada yang menjelaskan bahwa variabel independen yaitu stock split memiliki pengaruh terhadap return saham dan trading volume activity. Ada pula yang menjelaskan secara signifikan tidak berpengaruh. METODE ANALISIS DATA Pertama melakukan uji Statistik deskriptif, digunakan untuk menganalisis data dengan cara menceritakan/menjabarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan untuk berlaku umum/generalisasi. Dalam penelitian ini menjabarkan statistik deskriptif berupa mean dan standar deviasi. Kemudian uji normalitas dikarenakan data yang di teliti harus di ketahui terlebih dahulu apakah terdistribusi normal atau tidak nomal. Fungsi pengujian suatu data di kategorikan sebagai

4 distribusi normal atau tidak adalah sebagai alat untuk membuat kesimpulan populasi berdasarkan data sampel. Pengujian normalitas ini akan dapat menentukan alat uji selanjutnya yang digunakan dalam penelitian. Untuk menguji data berdistribusi normal atau tidak normal apabila dilihat dari grafik plot linera dan histogram. Grafik histogram menunjukan pola yang mendekati bentuk bell dan plot linear memperlihatkan data yang bergerak mengikuti garis linear diagonal sehingga dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal dan memenuhi asumsi normalitas. Kemudian yang terpenting ada melakukan uji hipotesis. Jika data berdistribusi normal, maka uji statistik parametrik yang digunakan adalah paired sample t-test. Jika distribusi tidak normal maka dilakukan transformasi log sehingga data berdistribusi normal. Dan jika data tetap tidak normal maka digunakan alat uji statistic non parametrik dengan Wilcoxon Signed Rank-Test. Langkah-langkah uji paired sample t-test sebagai berikut : a. Menentukan level of significance (α = 5 %) dengan derajat kebebasan (degree of freedom) n-1. b. Menentukan t table berdasarkan derajat keyakinan sebesar 5%. c. Membandingkan probabilitas (p) t-hitung dan α= 5%. Penarikan kesimpulan pada uji ini didasarkan pada : a. Jika t hitung > t tabel, atau nilai probabilitas pada kolom sig.(2-tailed)< 0,05, maka Ha diterima. b. Jika t hitung < t tabel, atau nilai probabilitas pada kolom sig.(2-tailed)>0,05 maka Ha di tolak. Langkah-langkah uji wilcoxon signed rank test sebagai berikut : a. Menentukan level of significance (α = 5%) dengan derajat kebebasan (degree of freedom) n-1. b. Membandingkan Probabilitas (p) z-hitung dan α = 5 % c. Menentukan t table berdasarkan derajatkeyakinan sebesar 5 %. d. Penarikan Kesimpulan pada uji ini didasarkan pada : e. Jika z hitung > z tabel, atau nilai probabilitas pada kolom sig.(2-tailed)< 0,05 maka Ha diterima. f. Jika z hitung < z tabel, atau nilai probabilitas pada kolom sig.(2-tailed) > 0,05 maka Ha ditolak. HASIL DAN PEMBAHASAN ANALISIS DATA DESKRIPTIF Dari hasilnya dapat diketahui bahwa nilai pergerakan return saham pada periode sebelum pengumuman pemecahan saham cenderung sama dengan pergerakan return saham pada periode sesudah pengumuman pemecahan saham. Lonjakan return saham terjadi pada saat t-0 dengan rata-rata mencapai -0, Secara teori return saham yang dihasilkan pada saat pengumuman adalah bernilai negatif. Dengan adanya stock split, saham emiten di pasar akan lebih murah dengan jumlah saham yang lebih banyak. Dengan kondisi seperti ini, maka perdagangan saham pelaku stock split diharapkan lebih likuid dan kemampuan dalam menggalang dana untuk perusahaan menjadi lebih baik. Berdasarkan hasilnya secara keseluruhan pergerakan rata-rata TVA cenderung mengalami peningkatan pada hari disekitar event date yaitu pada t-10 sampai t+10. Pergerakan TVA mengalami puncaknya pada t-4 yaitu dengan nilai 0, Selanjutnya grafik TVA mengalami penyesuaian yaitu menurun hingga t+10. Berdasarkan hasil tersebut, menunjukan bahwa transaksi perdagangan saham yang terjadi di Bursa Efek akan menjadi lebih bergairah merespon adaanya stock split yang dilakukan perusahaan. Respons pasar mulai tampak pada waktu t-7 hingga t-4, yang menunjukan adanya peningkatan yang cukup tajam pada Trading Volume Activity (TVA). Tabel 1 Uji hipotesis uji t- Return Saham Periode Tahun Periode Return Saham t statistik p-value Keterangan Sebelum -0, Ho Diterima Sesudah -0,

5 Berdasarkan tabel di atas, nilai t-hitung untuk uji statistik return saham periode sebelum pengumuman terhadap rata-rata return saham sesudah pengumuman adalah sebesar dan probabilitas sebesar dimana nilainya adalah di atas 0,05 (p-value > 0,05). Dengan demikian Ho diterima dan Ha ditolak. Hal ini menunjukan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara return saham sebelum pengumuman dengan rata-rata return saham sesudah pengumuman stock split. Hal ini diperkuat dengan bukti berdasarkan tabel tersebut bahwa rata-rata return saham baik pada periode sebelum pengumuman maupun periode sesudah pengumuman adalah sama-sama bernilai negatif, yaitu untuk sebelum pengumuman adalah sebesar -0, dan untuk sesudah pengumuman adalah sebesar -0, Dengan demikian hipotesis pertama yang menyatakan bahwa Terdapat perbedaan rata-rata return saham antara sebelum dan sesudah stock split, tidak dapat diterima. Periode TVA t statistik p-value Keterangan Sebelum 0, Ho Diterima Sesudah 0, Berdasarkan tabel di atas, nilai t-hitung untuk uji statistik TVA periode sebelum pengumuman terhadap rata-rata TVA sesudah pengumuman adalah sebesar dan probabilitas sebesar dimana nilainya adalah diatas 0,05 (p-value > 0,05). Dengan demikian Ho diterima dan Ha ditolak. Hal ini menunjukan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara TVA sebelum pengumuman dengan rata-rata TVA sesudah pengumuman stock split. Hal ini diperkuat dengan bukti berdasarkan tabel tersebut bahwa rata-rata TVA baik pada periode sebelum pengumuman maupun periode sesudah pengumuman adalah sama-sama bernilai positif, yaitu untuk sebelum pengumuman adalah sebesar 0, dan untuk sesudah pengumuman adalah sebesar 0, Dengan demikian hipotesis pertama yang menyatakan bahwa Terdapat perbedaan rata-rata TVA antara sebelum dan sesudah stock split, tidak dapat diterima. SIMPULAN DAN SARAN 1. Hipetesis pertama menyatakan bahwa Terdapat perbedaan rata-rata return saham antara sebelum dan sesudah stock split, tidak dapat diterima. Setelah dilakukan uji-t atau paired sample-test dinyatakan bahwa probabilitasnya sebesar dimana nilainya adalah diatas 0,05 (p-value > 0,05). Dengan demikian Ho diterima dan Ha ditolak. Hal ini menunjukan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara return saham sebelum pengumuman dengan rata-rata return saham sesudah pengumuman stock split. 2. Hipotesis kedua menyatakan bahwa Terdapat perbedaan TVA antara sebelum dan sesudah stock split, tidak dapat di terima. Setelah melakukan uji-t atau paired sample-test dinyatakan bahwa probabilitas nya sebesar dimana nilainya adalah di atas 0,05 (p-value > 0,05). Dengan demikian Ho diterima dan Ha ditolak. Hal ini menunjukan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara TVA sebelum pengumuman dengan rata-rata TVA sesudah pengumuman stock split. Kesimpulan dari seluruhnya bahwa Tidak terdapat perbedaan yang signifikan ratarata return antara sebelum dan sesudah stock split. Artinya pengumuman stock split tidak berpengaruh secara signifikan terhadap return saham. Kemudian Tidak terdapat perbedaan yang signifikan likuiditas saham ( trading volume activity) antara sebelum dan sesudah stock split. Hal ini berarti pengumuman stock split tidak berpengaruh secara signifikan terhadap likuiditas saham..

6 REFERENSI Darmadji, T,. Fakhrudin, M, H (2011). Pasar Modal di Indonesia (edisi 3). Jakarta: Penerbit Salemba Empat. Hartono, Jogiyanto, 2010, Teori Portofolio dan Analisis Investasi, BPFE UGM, Yogyakarta Hernoyo, Muhammad Ade Pengaruh Stock Split Announcement Terhadap Volume Perdagangan dan Return. Management Analysis Journal, 2 (1), h: 20:34 Herlianto, D (2010). Seluk Beluk Investasi di Pasar Modal Indonesia. Yogyakarta: Penerbit, Goysen Publishing. Iguh Wijarnako, Prasetyo, 2012, Analisis Pengaruh Pemecahan Saham (Stock Split) Terhadap Likuiditas Saham dan Return Saham, Diponegoro : Jurnal Of Management, Vol. 1, No. 2, Hal : Indarti, Iin dan Desti Mulyani Br.Purba Analisis Perbandingan Harga Saham dan Volume Perdagangan Saham Sebelum dan Sesudah Stock Split. Aset, 13(1), h: Jain, Ajeet and Mohammad G. Robbani, 2013, The effect of stock split announcements on abnormal returns during a financial crisis, Journal of Finance and Accountancy, Page 1-10, A and M University, Alabama Khoirul H, Shinta HS. 2010, Analisis Tingkat Kemahalan Harga Saham dan Kinerja Keuangan Perusahaan sebagai Faktor Pembeda Keputusan Pemecahan Saham (Stock Split) : Pengujian Terhadap Trading Range Hypothesis dan Signaling Hypothesis. Jurnal Bisnis dan Akuntansi. Lubis, Wenda Sari Pengaruh Pemecahan Saham (Stock Split) Terhadap Perubahan Harga Saham dan Likuiditas Saham Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI. Skripsi Universitas Sumatera Utara Mulyana, Denden, 2011, Analisis Likuiditas Saham Serta Pengaruhnya Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Yang Berada Pada Indek LQ45 di Bursa Efek Indonesia, Jurnal Magister Manajemen, Vol. 4, No. 1, Hal : Rudnicki, Jozef Stock Splits And Liquidity For Two Major Capital Markets From Central Eastern Europebusiness. Management And Education, 10 (2), pp: Rusliati, Ellen. 2010, Pemecahan Saham terhadap Likuiditas dan Return Saham. Jurnal Bisnis dan Ekonomi. Susilo, Bambang Pasar Modal ( Mekanisme Perdagangan Saham, Analisis Sekuritas, Dan Strategi Investasi Di Bursa Efek Indonesia). Yogyakarta: UPP STIM YKPN. Sadikin, Ali, 2013, Analisis Abnormal Return saham dan Volume Perdagangan Saham, Sebelum dan Sesudah Peristiwa Pemecahan Saham, Jurnal Manajemen dan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Lambung Mangkurat, Vol. 12, No. 1, Hal: Salim, Joko, Cara Gampang Bermain Saham, Jakarta : Visimedia Susanti, Nining, (2009), Reaksi Pasar Terhadap Pengumuman Stock Split Perusahaan yang Terdaftar di BEI. Jurnal Ekonomi. Stock Split dan Reverse Stock From reverse/split reverse 2010 Stock Split dan Reverse Stock From reverse/splitreverse- 2011/

7 Stock Split dan Reverse Stock From reverse/splitreverse- 2012/ Stock Split dan Reverse Stock From reverse/splitreverse-2013/ Stock Split dan Reverse Stock From reverse/splitreverse- 2014/ RIWAYAT HIDUP Nama Penulis : Saskia Valentine Tempat, Tanggal Lahir : Jakarta, 14 February 1993 Pendidikan : S1 Akuntansi Bidang : Pasar Modal (2015)

ANALISIS PERBANDINGAN ABNORMAL RETURN

ANALISIS PERBANDINGAN ABNORMAL RETURN ANALISIS PERBANDINGAN ABNORMAL RETURN DAN LIKUIDITAS SAHAM SEBELUM DAN SESUDAH STOCK SPLIT PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2010-2015 Cindy Hadiwijaya Program Studi Magister

Lebih terperinci

ANALISIS PERBEDAAN ABNORMAL RETURN, LIKUIDITAS SAHAM, DAN TINGKAT KEMAHALAN HARGA SAHAM SEBELUM DAN SESUDAH PEMECAHAN SAHAM

ANALISIS PERBEDAAN ABNORMAL RETURN, LIKUIDITAS SAHAM, DAN TINGKAT KEMAHALAN HARGA SAHAM SEBELUM DAN SESUDAH PEMECAHAN SAHAM ANALISIS PERBEDAAN ABNORMAL RETURN, LIKUIDITAS SAHAM, DAN TINGKAT KEMAHALAN HARGA SAHAM SEBELUM DAN SESUDAH PEMECAHAN SAHAM OLEH: RATIH NUR INDAHSARI B. A311 08 267 JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI DAN

Lebih terperinci

ANALISIS ABNORMAL RETURN DAN LIKUIDITAS SAHAM SEBELUM DAN SESUDAH STOCK SPLIT PERIODE

ANALISIS ABNORMAL RETURN DAN LIKUIDITAS SAHAM SEBELUM DAN SESUDAH STOCK SPLIT PERIODE ANALISIS ABNORMAL RETURN DAN LIKUIDITAS SAHAM SEBELUM DAN SESUDAH STOCK SPLIT PERIODE 2008-2012 Wening Asriningsih Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia Email: [email protected] Abstrak: Analisis

Lebih terperinci

I Putu Gede Brahmaputra Waisnawa Suhadak R. Rustam Hidayat Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang

I Putu Gede Brahmaputra Waisnawa Suhadak R. Rustam Hidayat Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang ANALISIS REAKSI PASAR ATAS PENGUMUMAN STOCK SPLIT OLEH PT. JAPFA COMFEED INDONESIA TBK. TAHUN 2013 (Studi Pada Perusahaan di Sektor Peternakan Yang Terdaftar di BEI Periode Tahun 2013) I Putu Gede Brahmaputra

Lebih terperinci

ABNORMAL RETURN DI SEKITAR TANGGAL PENGUMUMAN STOCK SPLIT

ABNORMAL RETURN DI SEKITAR TANGGAL PENGUMUMAN STOCK SPLIT ABNORMAL RETURN DI SEKITAR TANGGAL PENGUMUMAN STOCK SPLIT Oleh: Yogo Heru Prayitno 1) E-mail: [email protected] 1) Universitas Widyatama Bandung ABSTRACT The researcher observed the announcement

Lebih terperinci

REAKSI PASAR MODAL TERHADAP PERISTIWA STOCK SPLIT PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

REAKSI PASAR MODAL TERHADAP PERISTIWA STOCK SPLIT PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA REAKSI PASAR MODAL TERHADAP PERISTIWA STOCK SPLIT PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Robert Jao Fakultas Ekonomi, Jurusan Akuntansi Universitas Atma Jaya Makassar [email protected]

Lebih terperinci

PERBEDAAN VOLUME PERDAGANGAN SAHAM DAN ABNORMAL RETURN SEBELUM DAN SESUDAH PERISTIWA STOCK SPLIT PADA PERUSAHAAN DI BURSA EFEK INDONESIA

PERBEDAAN VOLUME PERDAGANGAN SAHAM DAN ABNORMAL RETURN SEBELUM DAN SESUDAH PERISTIWA STOCK SPLIT PADA PERUSAHAAN DI BURSA EFEK INDONESIA 1571 PERBEDAAN VOLUME PERDAGANGAN SAHAM DAN ABNORMAL RETURN SEBELUM DAN SESUDAH PERISTIWA STOCK SPLIT PADA PERUSAHAAN DI BURSA EFEK INDONESIA Selaras Christiani Ginting 1 Henny Rahyuda 2 1 Fakultas Ekonomi

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Pendekatan Studi Penelitian ini menggunakan metode event study, yaitu metode yang digunakan untuk mengukur reaksi harga saham terhadap suatu peristiwa yang ditandai dengan

Lebih terperinci

Oleh : INDAH NOOR KHOIRIA DEWI B FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO SEMARANG

Oleh : INDAH NOOR KHOIRIA DEWI B FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO SEMARANG PENGARUH STOCK SPLIT TERHADAP ABNORMAL RETURN DAN VOLUME PERDAGANGAN SAHAM PADA PERUSAHAAN BERTUMBUH DAN TIDAK BERTUMBUH (Studi Kasus Pada Bursa Efek Indonesia 2010-2014) Oleh : INDAH NOOR KHOIRIA DEWI

Lebih terperinci

Reaksi Pasar Terhadap Pengumuman Saham Bonus di Bursa Efek Indonesia

Reaksi Pasar Terhadap Pengumuman Saham Bonus di Bursa Efek Indonesia Reaksi Pasar Terhadap Pengumuman Saham Bonus di Bursa Efek Indonesia Ni Putu Desy Ratna Dewi 1 I Made Sukartha 2 1 Fakultas Ekonomi Universitas Udayana (Unud), Bali, Indonesia e-mail: [email protected]

Lebih terperinci

BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN. Penelitian ini menggunakan variabel dependen yaitu abnormal return dan trading

BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN. Penelitian ini menggunakan variabel dependen yaitu abnormal return dan trading BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Objek Penelitian Pada bab ini akan disajikan mengenai data yang berhasil dikumpulkan. Penelitian ini menggunakan variabel dependen yaitu abnormal return

Lebih terperinci

Oleh: Fretty Asih Rumanti dan Moerdiyanto ABSTRAK

Oleh: Fretty Asih Rumanti dan Moerdiyanto ABSTRAK PENGARUH PEMECAHAN SAHAM (STOCK SPLIT) TERHADAP RETURN DAN TRADING VOLUME ACTIVITY (TVA) SAHAM PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2006-2010 ABSTRAK Oleh: Fretty Asih Rumanti dan

Lebih terperinci

Enggar Trijunanto. Kata Kunci : Pemecahan Saham (Stock Split), Abnormal Return Saham, Volume Perdagangan Saham

Enggar Trijunanto. Kata Kunci : Pemecahan Saham (Stock Split), Abnormal Return Saham, Volume Perdagangan Saham ANALISIS PENGARUH PEMECAHAN SAHAM (STOCK SPLIT) TERHADAP ABNORMAL RETURN SAHAM DAN LIKUIDITAS SAHAM PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2011-2015 Enggar Trijunanto ABSTRAK

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di

BAB III METODE PENELITIAN. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Populasi dan Sampel Penelitian Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2007-2010. Teknik pemilihan sampel

Lebih terperinci

Shochihatuz Zainia Fauzi Suhadak R. Rustam Hidayat Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang

Shochihatuz Zainia Fauzi Suhadak R. Rustam Hidayat Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang PENGARUH PENGUMUMAN STOCK SPLIT TERHADAP LIKUIDITAS SAHAM DAN RETURN SAHAM (Studi pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2012-2014) Shochihatuz Zainia Fauzi Suhadak R. Rustam Hidayat

Lebih terperinci

ANALISIS PERBEDAAN VOLUME PERDAGANGAN SAHAM DAN RETURN SAHAM SEBELUM DAN SESUDAH STOCK SPLIT

ANALISIS PERBEDAAN VOLUME PERDAGANGAN SAHAM DAN RETURN SAHAM SEBELUM DAN SESUDAH STOCK SPLIT ANALISIS PERBEDAAN VOLUME PERDAGANGAN SAHAM DAN RETURN SAHAM SEBELUM DAN SESUDAH STOCK SPLIT Putu Sri Widyahari, I Wayan Bagia, Fridayana Yudiaatmaja Jurusan Manajemen Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja,

Lebih terperinci

PENGARUH PENGUMUMAN DIVIDEN SAHAM TERHADAP ABNORMAL RETURN DAN TRADING VOLUME ACTIVITY SAHAM DI BEI

PENGARUH PENGUMUMAN DIVIDEN SAHAM TERHADAP ABNORMAL RETURN DAN TRADING VOLUME ACTIVITY SAHAM DI BEI Pengaruh Pengumuman Dividen... (Ekaliya JTS) 298 PENGARUH PENGUMUMAN DIVIDEN SAHAM TERHADAP ABNORMAL RETURN DAN TRADING VOLUME ACTIVITY SAHAM DI BEI THE ANNOUNCEMENT EFFECT OF STOCK DIVIDEND ON ABNORMAL

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Harga Saham menentukan adanya permintaan dan penawaran (demand and

BAB I PENDAHULUAN. Harga Saham menentukan adanya permintaan dan penawaran (demand and 15 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Harga Saham menentukan adanya permintaan dan penawaran (demand and supply) terhadap jumlah lembaran saham, jika harga saham dinilai terlalu mahal (overvalued)

Lebih terperinci

ABSTRAK. Kata-kata kunci: return saham, abnormal return, stock split, volume perdagangan saham, trading volume activity

ABSTRAK. Kata-kata kunci: return saham, abnormal return, stock split, volume perdagangan saham, trading volume activity ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perbedaan return saham dan volume perdagangan saham berdasarkan sebelum stock split dan sesudah terjadinya stock split pada perusahaan yang terdaftar di

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang

BAB III METODE PENELITIAN. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang 25 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Populasi dan Sampel Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder

Lebih terperinci

ABSTRACT. Keywords: Stock split, Signaling theory, Trading range theory, Liquidity. vii

ABSTRACT. Keywords: Stock split, Signaling theory, Trading range theory, Liquidity. vii ABSTRACT The stock split carried out based on of two theories. According to the Trading Range Theory, the high stock prices is the driving force for the company to split its shares with the hope of increasing

Lebih terperinci

III. METODOLOGI PENELITIAN. digunakan dalam penelitian ini adalah volume perdagangan, jumlah saham yang

III. METODOLOGI PENELITIAN. digunakan dalam penelitian ini adalah volume perdagangan, jumlah saham yang III. METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Jenis dan Sumber Data Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, yaitu data yang diterbitkan oleh organisasi yang bukan pengolahnya. Sacara spesifik data

Lebih terperinci

PENGARUH STOCK SPLIT TERHADAP VOLUME PERDAGANGAN SAHAM DAN ABNORMAL RETURN PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI ARTIKEL ILMIAH

PENGARUH STOCK SPLIT TERHADAP VOLUME PERDAGANGAN SAHAM DAN ABNORMAL RETURN PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI ARTIKEL ILMIAH PENGARUH STOCK SPLIT TERHADAP VOLUME PERDAGANGAN SAHAM DAN ABNORMAL RETURN PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI ARTIKEL ILMIAH Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Penyelesaian Program Pendidikan

Lebih terperinci

PENGARUH STOCK SPLIT TERHADAP LIKUIDITAS SAHAM DAN ABNORMAL RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN

PENGARUH STOCK SPLIT TERHADAP LIKUIDITAS SAHAM DAN ABNORMAL RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN PENGARUH STOCK SPLIT TERHADAP LIKUIDITAS SAHAM DAN ABNORMAL RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2010-2014 Diajukan Untuk Memenuhi Tugas dan Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi

Lebih terperinci

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Penelitian ini menganalisis volume perdagangan saham dan abnormal

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Penelitian ini menganalisis volume perdagangan saham dan abnormal 3.1 Objek Penelitian BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN Penelitian ini menganalisis volume perdagangan saham dan abnormal return saham sebelum dan sesudah pengumuman stock split di BEI pada tahun 2010

Lebih terperinci

ANALISIS RESPON PASAR TERHADAP PENGUMUMAN SAHAM BONUS PADA BURSA EFEK INDONESIA

ANALISIS RESPON PASAR TERHADAP PENGUMUMAN SAHAM BONUS PADA BURSA EFEK INDONESIA ANALISIS RESPON PASAR TERHADAP PENGUMUMAN SAHAM BONUS PADA BURSA EFEK INDONESIA Siti Murtopingah Rina Mudjiyanti Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Purwokerto ABSTRACT This study is to analysis

Lebih terperinci

PERBEDAAN VOLUME PERDAGANGAN SAHAM SEBELUM DAN SESUDAH REVERSE STOCK SPLIT PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE

PERBEDAAN VOLUME PERDAGANGAN SAHAM SEBELUM DAN SESUDAH REVERSE STOCK SPLIT PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE PERBEDAAN VOLUME PERDAGANGAN SAHAM SEBELUM DAN SESUDAH REVERSE STOCK SPLIT PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2007-2011 Komang Ayu Setia Dewi 1 1 Fakultas Ekonomi Universitas Udayana (Unud),

Lebih terperinci

ANALISIS KOMPARATIF SAHAM LQ45 SEBELUM DAN SESUDAH PILPRES AMERIKA SERIKAT 2016

ANALISIS KOMPARATIF SAHAM LQ45 SEBELUM DAN SESUDAH PILPRES AMERIKA SERIKAT 2016 ANALISIS KOMPARATIF SAHAM LQ45 SEBELUM DAN SESUDAH PILPRES AMERIKA SERIKAT 2016 1 Ni Putu Tila Permata Sari 2 I Gusti Ayu Purnamawati, 3 Nyoman Trisna Herawati Jurusan Akuntansi Program S1 Universitas

Lebih terperinci

PENGUJIAN ABNORMAL RETURN PELUNCURAN INDEKS MNC36 SAHAM SEBELUM DAN SESUDAH. Siti Barokah, Rini Setyo Witiastuti. Abstrak. Info Artikel.

PENGUJIAN ABNORMAL RETURN PELUNCURAN INDEKS MNC36 SAHAM SEBELUM DAN SESUDAH. Siti Barokah, Rini Setyo Witiastuti. Abstrak. Info Artikel. Management Analysis Journal 5 (2) (2016) http://maj.unnes.ac.id PENGUJIAN ABNORMAL RETURN PELUNCURAN INDEKS MNC36 SAHAM SEBELUM DAN SESUDAH Siti Barokah, Rini Setyo Witiastuti Jurusan Manajemen, Fakultas

Lebih terperinci

BAB IV METODE PENELITIAN

BAB IV METODE PENELITIAN 60 BAB IV METODE PENELITIAN 4.1. Jenis Disain Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif non-ekperimental, dengan jenis deskriptif, dan komparatif. Dilihat dari pengendalian variabel, penelitian

Lebih terperinci

PENGARUH PERGANTIAN CEO TERHADAP RETURN SAHAM PERUSAHAAN YANG TERMASUK DALAM INDEKS LQ 45 PERIODE

PENGARUH PERGANTIAN CEO TERHADAP RETURN SAHAM PERUSAHAAN YANG TERMASUK DALAM INDEKS LQ 45 PERIODE PENGARUH PERGANTIAN CEO TERHADAP RETURN SAHAM PERUSAHAAN YANG TERMASUK DALAM INDEKS LQ 45 PERIODE 2007-2012 CEO TURNOVER EFFECT ON STOCK COMPANY RETURN THAT WAS INSIDED INDEX LQ45 PERIOD 2007-2012 Ni Wayan

Lebih terperinci

ANALISIS PERBEDAAN TRADING VOLUME ACTIVITY

ANALISIS PERBEDAAN TRADING VOLUME ACTIVITY ANALISIS PERBEDAAN TRADING VOLUME ACTIVITY DAN ABNORMAL RETURN SEBELUM DAN SESUDAH PENGUMUMAN BUY BACK SAHAM (Studi pada Perusahaan yang Terdaftar di BEI yang Melakukan Buy Back Tahun 2012-2014) Rizka

Lebih terperinci

Analisis Perbandingan Harga Saham dan Volume Perdagangan Saham Sebelum dan Sesudah Stock Split

Analisis Perbandingan Harga Saham dan Volume Perdagangan Saham Sebelum dan Sesudah Stock Split Aset, Maret 2011, hal. 57-63 Vol. 13 No. 1 ISSN 1693-928X Analisis Perbandingan Harga Saham dan Volume Perdagangan Saham Sebelum dan Sesudah Stock Split IIN INDARTI DESTI MULYANI BR.PURBA Sekolah Tinggi

Lebih terperinci

ANALISIS PERGERAKAN HARGA SAHAM DAN VOLUME PERDAGANGAN SAHAM TERHADAP PENGUMUMAN RIGHT ISSUE PADA EMITEN DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE

ANALISIS PERGERAKAN HARGA SAHAM DAN VOLUME PERDAGANGAN SAHAM TERHADAP PENGUMUMAN RIGHT ISSUE PADA EMITEN DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE ANALISIS PERGERAKAN HARGA SAHAM DAN VOLUME PERDAGANGAN SAHAM TERHADAP PENGUMUMAN RIGHT ISSUE PADA EMITEN DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2009-2012 Wilson Yaputra Yakup Yoyo Cahyadi, S.E,.M.M Universitas

Lebih terperinci

Management Analysis Journal

Management Analysis Journal MAJ 1 (3) (2014) Management Analysis Journal http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/maj REAKSI PASAR MODAL INDONESIA TERHADAP PENGUMUMAN KENAIKAN HARGA BBM 22 JUNI 2013 Ervina Ratna Ningsih, Dwi Cahyaningdyah

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. kecil (Akhmad dan Ramadyansari, 2013). Pasar modal merupakan fasilitas yang

BAB I PENDAHULUAN. kecil (Akhmad dan Ramadyansari, 2013). Pasar modal merupakan fasilitas yang 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pasar modal mempunyai peranan penting sebagai salah satu sumber pembiayaan dana usaha di Indonesia, sedangkan disisi lain, pasar modal merupakan wahana investasi

Lebih terperinci

BAB II PENGUMUMAN REVERSE SPLIT DAN REAKSI PASAR. aktivitas perusahaan. Telah banyak corporate action di Bursa Efek Indonesia (BEI)

BAB II PENGUMUMAN REVERSE SPLIT DAN REAKSI PASAR. aktivitas perusahaan. Telah banyak corporate action di Bursa Efek Indonesia (BEI) BAB II PENGUMUMAN REVERSE SPLIT DAN REAKSI PASAR A. Stock Split Corporate action merupakan tindakan perusahaan yang berhubungan dengan aktivitas perusahaan. Telah banyak corporate action di Bursa Efek

Lebih terperinci

PENGARUH STOCK SPLIT TERHADAP LIKUIDITAS DAN RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA NASKAH PUBLIKASI

PENGARUH STOCK SPLIT TERHADAP LIKUIDITAS DAN RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA NASKAH PUBLIKASI PENGARUH STOCK SPLIT TERHADAP LIKUIDITAS DAN RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA NASKAH PUBLIKASI Disusun Oleh : ZAINUL BACHTIAR B 200 090 031 PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS

Lebih terperinci

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA EFFICIENT MARKET THEORY (TEORI EFISIENSI PASAR)

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA EFFICIENT MARKET THEORY (TEORI EFISIENSI PASAR) BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 LANDASAN TEORI 2.1.1 EFFICIENT MARKET THEORY (TEORI EFISIENSI PASAR) Pasar yang efisien adalah suatu pasar bursa dimana efek yang diperjualbelikan merefleksikan seluruh informasi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. kontribusi yang besar bagi perekonomian Indonesia (Purbawati dkk, 2016).

BAB I PENDAHULUAN. kontribusi yang besar bagi perekonomian Indonesia (Purbawati dkk, 2016). 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan pasar modal di Indonesia terbilang cukup pesat. Hal ini membuat para pelaku bisnis lebih mengembangkan usahanya melalui pasar modal. Para pelaku

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Dengan demikian, pasar modal juga bisa diartikan sebagi pasar untuk

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Dengan demikian, pasar modal juga bisa diartikan sebagi pasar untuk BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pasar Modal Pasar modal adalah pertemuan antara pihak yang memiliki kelebihan dana dengan pihak yang membutuhkan dana dengan cara memperjualbelikan sekuritas. Dengan demikian,

Lebih terperinci

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN. dan index harga saham gabungan diperoleh dari Yahoo Finance tahun

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN. dan index harga saham gabungan diperoleh dari Yahoo Finance tahun BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 METODE PENGUMPULAN DATA Penelitian ini menggunakan data historis tentang harga saham, jumlah lembar saham dan index harga saham gabungan diperoleh dari Yahoo Finance tahun

Lebih terperinci

III. METODE PENELITIAN. Objek penelitian pada skripsi ini adalah emiten yang masuk dalam LQ 45 periode

III. METODE PENELITIAN. Objek penelitian pada skripsi ini adalah emiten yang masuk dalam LQ 45 periode III. METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Objek penelitian pada skripsi ini adalah emiten yang masuk dalam LQ 45 periode Februari Juli yaitu indeks yang terdiri dari 45 perusahaan yang tercatat yang

Lebih terperinci

Jurusan Akuntansi Program S1 Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja, Indonesia

Jurusan Akuntansi Program S1 Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja, Indonesia Analisis Perbedaan Abnormal Return Dan Trading Volume Activity (TVA) Sebelum Dan Sesudah Internet Financial Reporting (IFR) (Event Study Pada Saham LQ45 Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode Agustus

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. 1. Kt Mas Trisna, Lucy S Musmini dan Edy Sujana, 2014.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. 1. Kt Mas Trisna, Lucy S Musmini dan Edy Sujana, 2014. BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Terdahulu Penelitian terdahulu yang menjadi rujukan dalam penelitian ini diantaranya adalah : 1. Kt Mas Trisna, Lucy S Musmini dan Edy Sujana, 2014. Penelitian ini

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan studi peritiwa (event study). Event study merupakan studi yang mempelajari reaksi pasar modal terhadap suatu peristiwa (event) yang

Lebih terperinci

Skripsi. Disusun Oleh : Wahyu Widya Yanti B

Skripsi. Disusun Oleh : Wahyu Widya Yanti B ANALISIS DAMPAK PENGUMUMAN RIGHT ISSUE TERHADAP RETURN SAHAM DI BURSA EFEK INDONESIA (Studi kasus pada perusahaan go public di BEI periode 2010-2013) Skripsi Diajukan untuk memenuhi tugas dan syarat-syarat

Lebih terperinci

LANDASAN TEORI. Stock Split merupakan salah satu corporate action yang harus dipublikasikan

LANDASAN TEORI. Stock Split merupakan salah satu corporate action yang harus dipublikasikan 9 II. LANDASAN TEORI 2.1. Stock Split Stock Split merupakan salah satu corporate action yang harus dipublikasikan kepada publik. Hal tersebut diatur dalam pasal 68 dan 86 tahun 1995 tentang Pasar Modal

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan Abnormal Return (AR) dan

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan Abnormal Return (AR) dan BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan Abnormal Return (AR) dan Trading Volume Activity (TVA) yang terjadi dalam perusahan perusahaan yang sudah melakukan

Lebih terperinci

PENGUJIAN TERHADAP ABNORMAL RETURN DAN TRADING VOLUME ACTIVITY SEBAGAI REAKSI PASAR MODAL ATAS PERISTIWA STOCK SPLIT

PENGUJIAN TERHADAP ABNORMAL RETURN DAN TRADING VOLUME ACTIVITY SEBAGAI REAKSI PASAR MODAL ATAS PERISTIWA STOCK SPLIT PENGUJIAN TERHADAP ABNORMAL RETURN DAN TRADING VOLUME ACTIVITY SEBAGAI REAKSI PASAR MODAL ATAS PERISTIWA STOCK SPLIT Yovita Vivianty Indriadewi Atmadjaja * ABSTRACT Stock split is a corporate action by

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Objek penelitian ini adalah seluruh perusahaan go public yang terdaftar di

BAB III METODE PENELITIAN. Objek penelitian ini adalah seluruh perusahaan go public yang terdaftar di BAB III METODE PENELITIAN A. Objek Penelitian Objek penelitian ini adalah seluruh perusahaan go public yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang datanya diperoleh melalui www.idx.co.id. Perusahaan yang

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN di Bursa Efek Indonesia (BEI). Teknik pengambilan sampel yang

BAB III METODE PENELITIAN di Bursa Efek Indonesia (BEI). Teknik pengambilan sampel yang BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Sampel dan Data Penelitian Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang terdaftar pada tahun 2011-2013 di Bursa Efek Indonesia (BEI). Teknik pengambilan sampel

Lebih terperinci

ABSTRACT. Keywords: Stock split, event study, abnormal return, LQ45.

ABSTRACT. Keywords: Stock split, event study, abnormal return, LQ45. ABSTRACT Stock split is one of the common events which can be happened in the capital market. The aim of this study is to analyze the impact of stock split announcements on stock prices and trading volume

Lebih terperinci

II. TINJAUAN PUSTAKA. membeli surat-surat berharga. Pasar modal adalah suatu situasi dimana para

II. TINJAUAN PUSTAKA. membeli surat-surat berharga. Pasar modal adalah suatu situasi dimana para II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1.Pasar Modal Pasar modal adalah pasar dimana para investor bertemu untuk menjual atau membeli surat-surat berharga. Pasar modal adalah suatu situasi dimana para pelakunya (penjual

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. Objek penelitian Objek penelitian ini adalah perusahaan yang go public di bursa Efek Indonesia dan mengeluarkan kebijakan stock split. B. Jenis Data Data yang digunakan dalam

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Pasar modal (capital market) merupakan pasar untuk berbagai instrumen keuangan

BAB 1 PENDAHULUAN. Pasar modal (capital market) merupakan pasar untuk berbagai instrumen keuangan 1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Pasar modal (capital market) merupakan pasar untuk berbagai instrumen keuangan jangka panjang yang bisa diperjualbelikan, baik surat utang (obligasi), ekuiti (saham),

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data kuantitatif yakni

BAB III METODE PENELITIAN. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data kuantitatif yakni 28 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis dan Sumber Data 3.1.1 Jenis Data Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data kuantitatif yakni data yang berupa angka-angka. Sedangkan menurut dimensi

Lebih terperinci

3.1. Desain Penelitian

3.1. Desain Penelitian digilib.uns.ac.id BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Desain Penelitian Desain penelitian dengan metode dokumentasi, yaitu mengumpulkan data yang terkait. Jenis data yang digunakan merupakan data sekunder,

Lebih terperinci

DIPONEGORO JOURNAL OF MANAGEMENT Volume 1, Nomor 2, Tahun 2012, Halaman

DIPONEGORO JOURNAL OF MANAGEMENT Volume 1, Nomor 2, Tahun 2012, Halaman DIPONEGORO JOURNAL OF MANAGEMENT Volume 1, Nomor 2, Tahun 2012, Halaman 189-199 http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/djom Analisis Pengaruh Pemecahan Saham (Stock Split) Terhadap Likuiditas Saham Dan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian dan Sumber Data Penelitian ini tergolong ke dalam jenis penelitian event study. Event study digunakan untuk menguji kandungan informasi dari suatu peristiwa.

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA Dalam bab ini akan dijabarkan beberapa teori yang menjadi landasan analisis penulis mengenai hubungan variabel- variabel dalam penelitian, yaitu : Stock split (pemecahan saham),

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. perusahaan yang telah go public dalam upaya menambah dana kegiatan

BAB I PENDAHULUAN. perusahaan yang telah go public dalam upaya menambah dana kegiatan BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Kecendrungan tata ekonomi dunia semakin diwarnai dan ditentukan oleh perkembangan pasar modal. Pasar modal ini sendiri sebagai indikator kemajuan perekonomian

Lebih terperinci

ANALISIS PERBEDAAN BID ASK SPREAD DAN VOLATILITAS SAHAM SEBELUM DAN SESUDAH PENGUMUMAN STOCK SPLIT

ANALISIS PERBEDAAN BID ASK SPREAD DAN VOLATILITAS SAHAM SEBELUM DAN SESUDAH PENGUMUMAN STOCK SPLIT ANALISIS PERBEDAAN BID ASK SPREAD DAN VOLATILITAS SAHAM SEBELUM DAN SESUDAH PENGUMUMAN STOCK SPLIT NOERITA FEBRIANTI Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Surabaya, Kampus Ketintang Surabaya

Lebih terperinci

ANALISIS REAKSI PASAR MODAL TERHADAP PENGUMUMAN DIVIDEN DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI)

ANALISIS REAKSI PASAR MODAL TERHADAP PENGUMUMAN DIVIDEN DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) ANALISIS REAKSI PASAR MODAL TERHADAP PENGUMUMAN DIVIDEN DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) (Pengamatan Terhadap Abnormal Return dan Trading Volume Activity) SKRIPSI Oleh: Arief Dharmawan NIM. 090810301062 Program

Lebih terperinci

STUDI KOMPARATIF VOLUME PERDAGANGAN SAHAM SEBELUM DAN SESUDAH STOCK SPLIT PADA PERUSAHAAN LQ45 DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE

STUDI KOMPARATIF VOLUME PERDAGANGAN SAHAM SEBELUM DAN SESUDAH STOCK SPLIT PADA PERUSAHAAN LQ45 DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE STUDI KOMPARATIF VOLUME PERDAGANGAN SAHAM SEBELUM DAN SESUDAH STOCK SPLIT PADA PERUSAHAAN LQ45 DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2009-2013 Ni Komang Asri Sugiartini Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. dapat menjadi pengetahuan bagi investor dan masyarakat. penulis dapat menyimpulkan bahwa:

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. dapat menjadi pengetahuan bagi investor dan masyarakat. penulis dapat menyimpulkan bahwa: BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui reaksi pasar modal terhadap peristiwa pengumuman penurunan harga BBM 16 Januari 2015. Penelitian ini menggunakan metode

Lebih terperinci

Andika Putra Pratama, Saryadi, Sendhang Nurseto. Jurusan Administrasi Bisnis Universitas Diponegoro.

Andika Putra Pratama, Saryadi, Sendhang Nurseto. Jurusan Administrasi Bisnis Universitas Diponegoro. ANALISIS PERBEDAAN HARGA SAHAM, VOLUME PERDAGANGAN SAHAM, RETURN SAHAM SEBELUM DAN SESUDAH INFORMASI RENCANA AKUISISI PT. BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) Tbk. OLEH PT. BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk. Andika

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Selama periode pengamatan yaitu dari tahun 2011 sampai dengan 2012, jumlah perusahaan yang mengumumkan pembagian dividen adalah sebanyak 231 perusahaan untuk

Lebih terperinci

METODE PENELITIAN. 3.1 Variabel Penelitian Dan Definisi Operasional. Stock Split adalah perubahan nilai nominal perlembar saham dengan menambah

METODE PENELITIAN. 3.1 Variabel Penelitian Dan Definisi Operasional. Stock Split adalah perubahan nilai nominal perlembar saham dengan menambah 22 III. METODE PENELITIAN 3.1 Variabel Penelitian Dan Definisi Operasional Stock Split adalah perubahan nilai nominal perlembar saham dengan menambah atau mengurangi jumlah saham yang beredar menjadi n

Lebih terperinci