BAB III METODE PENELITIAN
|
|
|
- Farida Johan
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB III METODE PENELITIAN Dalam bab ini penulis menyajikan mengenai lokasi dan subjek populasi/sampel penelitian, desain penelitian, metode dan teknik penelitian, definisi operasional, instrumen penelitian dan proses pengembangan instrumen, serta analisis data dalam melakukan penelitian. A. Lokasi atau Subjek Populasi/Sampel 1. Lokasi Penelitian Lembaga : PKBM Misykatul Anwar Alamat : Jl. Sentral No.43 RT.03 RW.04 Kelurahan Cibabat Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi 2. Subjek Populasi/Sampel Penelitian Adapun subjek adalah sumber data dari mana data diperoleh. Menurut Arikunto S (2004:47) sumber data diidentifikasikan menjadi tiga yaitu person, place, paper. 1. Person yaitu sumber data berupa orang yang bisa memberikan data berupa jawaban lisan melalui wawancara. Dalam penelitian ini subjek penelitiannya adalah instruktur, 22 warga belajar yang diobservasi secara umum dan dua warga belajar yang diobservasi secara mendalam, pengelola PKBM Misyaktul Anwar serta dua orang tua warga belajar. 2. Place yaitu sumber data berupa tempat atau sumber data yang menyajikan tampilan berupa keadaan diam dan bergerak, meliputi fasilitas gedung, kondisi lokasi, kegiatan belajar-mengajar, kinerja, aktifitas dan sebagainya yang ada di PKBM Misykatul Anwar, Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi. 3. Paper yaitu berupa simbol atau sumber data yang menyajikan tanda-tanda berupa huruf, angka, gambar, simbol-simbol dan lain-lain. Dalam penelitian ini yang menjadi paper adalah berupa banda-benda tertulis seperti buku-buku arsip, catatan-catatan, dokumen yang ada di PKBM Misykatul Anwar, 38
2 39 Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi seperti catatan harian intruktur, daftar absensi kehadiran, dokumentasi kegiatan pelatihan. B. Desain Penelitian Melalui pendekatan kualitatif diperoleh pemahaman dan penafsiran yang mendalam mengenai makna, kenyataan dan fakta yang relevan. Dalam hal ini penelitian kualitatif menurut Moleong (2008 : 6) adalah : Penelitian yang secara holistik bermaksud memahami fenomena tentang apa yang dialami subjek penelitian, baik itu perilakunya, persepsi, motivasi maupun tindakannya, dan secara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa, pada suatu konteks khusus yang alamiah dan dengan memanfaatkan berbagai metode alamiah. Adapun mengenai desain penelitian kualitatif menggunakan tiga tahapan dalam merancang suatu penelitian diantaranya ialah : 1. Tahap Persiapan Tahapan ini merupakan kegiatan yang dilakukan peneliti sebelum pengumpulan data, ada beberapa kegiatan yang harus dilakukan oleh peneliti dalam tahap ini, diantaranya : a. Menyusun rancangan penelitian. Rancangan penelitian ini biasa disebut proposal penelitian. Pada tahap ini penulis memilih la b. pangan penelitian, penentuan jadwal penelitian, memilih alat penelitian, rancangan pengumpulan data, menentukan latar belakang masalah dan alasan pelaksanaan penelitian, serta kajian kepustakaan yang dijadikan dasar dalam menentukan fokus yaitu mencari teori atau konsep yang berkaitan dengan peran instruktur dalam menumbuhkan motivasi warga belajar melalui pelatihan kewirausahaan. c. Memilih lapangan fokus penelitian. Dalam memilih lokasi penelitian, penulis melakukan kesesuaian antara teori yang didapat oleh penulis dengan kenyataan/praktek dilapangan. d. Mengurus perizinan. Perizinan dibuat kepada pihak-pihak yang berwenang memberikan izin untuk mengadakan penelitian. e. Menjajagi dan menilai keadaan lapangan. Penulis terlebih dahulu membaca dari kepustakaan dan mengetahui dari orang tentang objek penelitian
3 40 sehingga penulis mengenali situasi dan kondisi daerah tempat penelitian yang akan dilakukan serta memiliki gambaran umum tentang keadaan di lapangan. f. Memilih dan memanfaatkan responden. Responden yang dipilih oleh penulis sendiri disesuikan dengan informasi yang dibutuhkan oleh penulis. Tuntutan kredibilitas penelitian terutama untuk menguji kesahihan data, karenanya ditetapkan narasumber yang kredibel yaitu instruktur, dua warga belajar, dua orang tua dan pengelola PKBM Misykatul Anwar. g. Menyiapkan perlengkapan penelitian. Perlengkapan yang dipersiapkan oleh penulis dalam melakukan penelitian ini, diantaranya yaitu pedoman penelitian yang memuat pokok yang menjadi subjek kajian, perlengkapan fisik, surat izin mengadakan penelitian dari universitas, kontak dengan lembaga tempat penelitian yaitu PKBM Misykatul Anwar. 2. Tahap pelaksanaan Pada tahap pelaksanaan merupakan kegiatan penelitian yang dilakukan langsung di tempat penelitian, tahap lapangan pekerjaan dibagi atas dua bagian yaitu : a. Memahami latar penelitian dan persiapan diri. Pada tahap ini penulis mengklasifikasi subjek penelitian yang sesuai dengan alat pengumpul data yang digunakan dengan melihat kepada subjek penelitian yang ada pada latar penelitian serta data yang harus dikumpulkan. b. Memasuki lapangan. Pada tahap ini peneliti berusaha untuk menyesuaikan diri dengan karakteristik lapangan penelitian sehingga dapat terjadi keakraban dan tidak adanya dinding pemisah antara penulis dan subjek penelitian. Adapun kegiatan yang dilakukan peneliti, diantaranya : 1). Mengadakan wawancara dengan instruktur, warga belajar, orang tua dan pengelola PKBM Misykatul Anwar sebagai subjek penelitian yang difokuskan pada bagaimana peran instruktur dalam menumbuhkan motivasi warga belajar melalui pelatihan kewiraushaan. 2). Melakukan observasi terhadap lingkungan dan kegiatan yang dilakukan pengelola, instruktur dan warga belajar.
4 41 3. Tahap Akhir Untuk mengecek kebenaran data atau informasi yang telah diperoleh dapat dipercaya maka perlu dilakukan member check dan tringulasi sehingga setiap data atau informasi yang diperoleh selalu dikonfirmasikan dan diteliti kembali kepada sumber datanya. Triangulasi juga dilakukan dengan merujuk pada sumber yang ada dimana peneliti menerapkan triangulasi dengan mengadakan pengecekan drajat kepercayaan beberapa subjek penelitian selaku data yaitu membandingkan data hasil wawancara mendalam dari instruktur dengan data hasil wawancara dengan warga belajar dan pengelola dengan menggunakan metode yang sama. C. Metode Penelitian Setiap kegiatan penelitian sejak awal sudah harus ditentukan dengan jelas pendekatan/desain penelitian apa yang akan diterapkan, hal ini dimaksudkan agar penelitian tersebut dapat benar-benar mempunyai landasan kokoh dilihat dari sudut metodologi penelitian, disamping pemahaman hasil penelitian yang akan lebih proporsional dan dapat memberikan gambaran kepada peneliti tentang bagaimana langkah-langkah penelitian dilakukan, sehingga permasalahan tersebut dapat dipecahkan. Penggunaan metode yang sesuai dengan permasalahan yang diteliti membuahkan hasil penelitian yang dapat dipertanggungjawabkan. Berdasarkan fokus telaahan dalam penelitian ini yaitu ingin mengetahui tentang bagaimana Peran Instruktur Dalam Menumbuhkan Motivasi Warga Belajar Paket C Melalui Pelatihan Kewirausahaan diperlukan suatu metode yang tepat. Metode merupakan cara ataupun teknik tertentu yang dipergunakan sebagai alat bantu dalam mencapai tujuan penelitian, sebagaimana yang dikemukakan oleh Winarno (1990 : 131), bahwa Metode merupakan cara utama yang dipergunakan untuk mencapai suatu tujuan, misalnya untuk menguji serangkaian hipotesis, dengan mempergunakan teknik serta alat-alat tertentu.
5 42 Masalah yang diteliti adalah masalah-masalah aktual yang terjadi pada masa sekarang. Oleh karena itu, metode yang sesuai adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, sebagaimana dikemukakan oleh Sudjana dan Ibrahim (2001 : 64) bahwa : Metode penelitian deskriptif adalah penelitian yang berusaha mendeskripsikan suatu gejala, peristiwa, kejadian yang terjadi pada saat sekarang. Dengan kata lain, penelitian deskriptif mengambil masalah atau memusatkan perhatian kepada masalah-masalah aktual sebagaimana adanya pada saat penelitian dilaksanakan. Studi deskriptif terutama berkenaan dengan masa kini, meskipun tidak jarang memperhitungkan peristiwa masa lampau dan pengaruhnya terhadap kondisi masa kini. Pandangan Suharsimi Arikunto tentang penelitian deskriptif bahwa metode deskriptif merupakan penelitian nonhipotesis sehingga dalam langkah penelitiannya tidak perlu memerlukan hipotesis. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif hal ini dikarenakan penulis meneliti tentang kejadian yang sedang berlangsung. Menurut Winarno Surakhmad (1990 : 139) Metode deskriptif tertuju kepada pemecahan masalah yang ada pada masa sekarang, pelaksanaan metode deskriptif tidak hanya terbatas sampai pada pengumpulan data dan penyusunan data, tetapi meliputi analisa dan interpretasi arti data. Hal yang sama diungkapkan oleh Sumadi Suryabrata (2003 : 76) menyatakan bahwa, Metode penelitian deskriptif adalah penelitian yang bermaksud untuk membuat pecandraan (deskripsi) mengenai situasi-situasi atau kejadiankejadian. Tujuannya untuk membuat pecandraan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta dan sifat-sifat populasi atau daerah tertentu. Metode penelitian deskiptif bertujuan mengungkapkan data dari subjek penelitian secara akurat dan sistematis. Sebagaimana diungkapkan Saifuddin Azwar (2004 : 7) bahwa, Penelitian deskriptif bertujuan menggambarkan secara sistematik dan akurat fakta dan karakteristik mengenai populasi atau mengenai bidang tertentu. Penelitian ini berusaha menggambarkan situasi atau kejadian. Data yang dikumpulkan semata-mata bersifat deskriptif sehingga tidak bermaksud mencari penjelasan, menguiji hipotesis, membuat prediksi, maupun mempelajari implikasi.
6 43 Penelitian mengenai peran instruktur dalam menumbuhkan motivasi warga belajar melalui pelatihan kewirausahaan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif menurut Bogdan dan Taylor sebagaimana dikutip Moleong (2011:4) adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari lisan orang-orang atau perilaku yang dapat diamati. Ciri-ciri penelitian kualitatif menurut Bogdan dan Biklen (Moleong, 1982 : 39) diantaranya ialah : 1. Lingkungan alamiah sebagai sumber data langsung. 2. Manusia merupakan alat (instrumen) utama pengumpulan data. 3. Analisis data dilakukan secara induktif. 4. Penelitian bersifat deskriptif analitik (data berupa kata-kata, gambar, perilaku) tidak dituangkan dalam bentuk bilangan/angka statistik. 5. Tekanan penelitian berada pada proses, penelitian kualitatif lebih banyak mementingkan segi proses daripada hasil. 6. Pembatasan penelitian berdasarkan fokus. 7. Perencanaan bersifat lentur dan terbuka. 8. Hasil penelitian merupakan kesepakatan bersama. 9. Pembentukan teori berasal dari dasar. 10. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif. 11. Teknik sampling cenderung bersifat purposive. 12. Penelitian bersifat menyeluruh (holistik). 13. Makna sebagai perhatian utama penelitian. Karakteristik umum penelitian kualitatif menurut Bogdan dan Biklen (Moleong, 1982 : 27) ada sebelas karakter, yaitu : 1. Penelitian kualitatif mennggunakan latar alamiah atau pada konteks dari suatu keutuhan (enity). 2. Penelitian kualitatif instrumennya adalah manusia, baik peneliti sendiri atau dengan bantuan orang lain. 3. Penelitian kualitatif menggunakan metode kualitatif. 4. penelitian kualitatif menggunakan analisis data secara induktif. 5. Penelitian kualitatif lebih menghendaki arah bimbingan penyusunan teori subtantif yang berasal dari data. 6. Penelitian kualitatif mengumpulkan data deskriptif (kata-kata, gambar) bukan angka-angka. 7. Penelitian kualitatif lebih mementingkan proses daripada hasil. 8. Penelitian kualitatif menghendaki adanya batas dalam penelitiannya atas dasar fokus yang timbul sebagai masalah dalam penelitian.
7 44 9. Penelitian kualitatif meredefinisikan validitas, realibilitas dan objektivitas dalam versi lain dibandingkan dengan yang lazim digunakan dalam penelitian klasik. 10. Penelitian kualitatif menyusun desain yang secara terus menerus disesuaikan dengan kenyataan lapangan (bersifat sementara). 11. Penelitian kualitatif menghendaki agar pengertian dan hasil interpretasi yang diperoleh dirundingkan dan disepakati oleh manusia yang dijadikan sumber data. Dengan demikian, dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif pada penelitian ini berdasarkan kepada permasalahan yang diteliti yaitu mendeskripsikan mengenai peran instruktur dalam menumbuhkan motivasi warga belajar melalui pelatihan kewiraushaan, serta menganalisis data yang telah diperoleh. D. Definisi Operasional Untuk menghindari terjadinya perbedaan penafsiran dalam mengartikan istilah-istilah yang dipergunakan dalam penelitian ini, maka dijelaskan istilahistilah itu sebagai berikut : 1. Peran Instruktur Peran pendidik merupakan prestasi yang dapat ditunjukkan oleh pendidik, sebagaimana yang diungkapkan oleh Ridwan (Eko, 2012 : 201) bahwa, Peran pendidik merupakan hasil yang dapat dicapai dalam melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya berdasarkan kecakapan, pengalaman, dan kesungguhan serta waktu yang tersedia. Wujud dari peran pendidik direalisasikan oleh kompetensi. Peran instruktur yang dimaksud dalam hal ini ialah suatu upaya kinerja instruktur dengan berbagai kemampuan atau kompetensi yang dimilikinya dalam melakukan proses pembelajaran pelatihan kewirausahaan di PKBM Misykatul Anwar kepada warga belajar paket C.
8 45 2. Motivasi belajar pelatihan kewirausahaan Omrod dalam Eko (2012 : 233) menguraikan tentang motivasi belajar ialah sebagai berikut: Motivasi memiliki pengaruh terhadap perilaku belajar siswa, yaitu motivasi mendorong meningkatnya semangat dan ketekunan dalam belajar. Motivasi belajar memegang peranan penting dalam memberi gairah, semangat dan rasa senang dalam belajar sehingga siswa yang mempunyai motivasi tinggi mempunyai energi yang banyak untuk melaksanakan kegiatan belajar yang pada akhirnya akan mampu memperoleh prestasi yang lebih baik. Simamora (1999:345), Pelatihan adalah serangkaian aktifitas yang dirancang untuk meningkatkan keahlian-keahlian, pengetahuan pengalaman atau perubahan sikap seseorang. Kewirausahaan menurut Drucker (Mustofa Kamil, 2010 : 118) mengemukakan bahwa Kewirausahaan akan tampak menjadi sifat, watak dan ciri-ciri yang melekat pada seseorang yang mempunyai kemauan keras untuk mewujudkan gagasan inovatif ke dalam dunia usaha yang nyata dan dapat mengembangkannya. Motivasi belajar yang dimaksud dalam hal ini adalah bagaimana motivasi dapat tumbuh pada diri warga belajar melalui pelatihan kewirausahaan di PKBM Misykatul Anwar. E. Instrumen Penelitian Salah satu hal yang mempengaruhi kualitas hasil penelitian ialah kualitas instrumen penelitian. Dalam penelitian kualitatif yang menjadi instrumen atau alat penelitian adalah peneliti itu sendiri. Oleh karena itu diperlukan suatu instrumen penelitian yang tepat untuk mendapatkan data yang diperlukan. Instrumen penelitian merupakan alat bantu yang digunakan oleh peneliti untuk mengumpulkan data penelitian dengan cara melakukan pengukuran. (Eko, 2012 : 51). Sedangkan menurut Sugiyono (2010 : 102), Instrumen penelitian adalah suatu alat yang digunakan mengukur fenomena alam maupun sosial yang diamati.
9 46 Instrumen dalam penelitian sosial secara garis besar dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu instrumen tes dan instrumen non tes. Adapun instrumen penelitian yang digunakan oleh peneliti ialah instrumen non tes berupa observasi, wawancara dan tringulasi. Langkah-langkah menyusun instrumen penelitian non tes menurut Eko (2012 : 127) ialah sebagai berikut : 1. Menetapkan variabel yang akan diteliti 2. Merumuskan definisi konseptual 3. Menyusun definisi operasional 4. Menyusun kisi-kisi instrumen 5. Menyusun butir-butir instrumen Sebagaimana yang telah dijelaskan di atas bahwa penulis menggunakan instrumen penelitian sebagai berikut : a. Observasi Observasi menurut Ngalim Purwanto (Basrowi, 2009 : 93) ialah Metode atau cara menganalisis dan mengadakan pencatatan secara sistematis mengenai tingkah laku dengan melihat atau mengamati individu atau kelompok secara langsung. Begitu pula seperti yang diungkapkan oleh Eko (2012 : 47), observasi diartikan sebagai Pengamatan dan pencatatan secaar sistematik terhadap unsurunsur yang nampak dalam suatu gejala pada objek penelitian. Langkah-langkah dalam melakukan observasi adalah sebagai berikut : 1. Harus diketahui di mana observasi itu dapat dilakukan. 2. Harus ditentukan dengan pasti siapa saja yang akan diobservasi. 3. Harus diketahui dengan jelas data-data apa saja yang diperlukan. 4. Harus diketahui bagaimana cara mengumpulkan data agar berjalan mudah dan lancar. 5. Harus diketahui tentang cara mencatat hasil observasi, seperti telah menyediakan buku catatan, kamera, tape recorder, dan alat-alat tulis lainnya.
10 47 b. Wawancara Wawancara (interview) menurut Eko Putro (2012 : 41) merupakan Suatu proses tanya jawab atau dialog secara lisan antara pewawancara dengan responden atau orang yang diwawancarai dengan tujuan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan oleh peneliti. Wawancara memiliki tujuan yang pada dasarnya dapat digolongkan ke dalam tiga golongan besar seperti yang dijelaskan oleh Sutrisno (Eko, 2012 : 41) yaitu : 1. Sebagai metode primer Bilamana wawancara dijadikan sebagai satu-satunya alat pengumpul data. 2. Sebagai metode pelengkap Jika digunakan sebagai alat untuk mencari informasi yang tidak dapat diperoleh dengan cara lain. 3. Sebagai kriterium Digunakan untuk mengecek kebenaran data yang telah diperoleh dengan metode lain. Wawancara yang peneliti lakukan untuk mengumpulkan data kepada pengelola, instruktur dan warga belajar sebagai peserta didik. Hal ini dikarenakan dari mereka pula data yang diperoleh dan harus sesuai dengan apa yang terjadi saat pelaksanaan pelatihan di lapangan. Jenis wawancara yang peneliti ambil ialah wawancara tidak terstruktur, sebagaimana diungkapkan oleh Eko (2012 : 42) bahwa Wawancara tidak terstruktur atau terbuka adalah wawancara bebas, dimana pewawancara tidak menggunakan pedoman wawancara yang telah tersusun secara sistematis dan lengkap untuk pengumpulan data. Tujuan menggunakan wawancara tidak terstruktur agar responden dapat mengemukakan pendapatnya secara terbuka dan mendalam. Berikut ini merupakan langkah-langkah wawancara menurut Sugiyono (2010 : 322), yaitu 1. Menetapkan kepada siapa wawancara itu akan dilakukan, 2. Menyiapkan pokok-pokok masalah yang akan menjadi bahan pembicaraan, 3. Mengawali atau membuka alur wawancara, 4. Melangsungkan alur wawancara, 5. Mengkonfirmasikan ikhtisar hasil wawancara dan mengakhirinya,
11 48 6. Menuliskan hasil wawancara ke dalam catatan lapangan, 7. Mengidentifikasi tindak lanjut hasil wawancara yang telah diperoleh. c. Triangulasi Menurut Moleong (2006:49), triangulasi adalah Teknik pemeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain diluar data itu untuk keperluan pengecekan atau sebagai pembanding terhadap data itu. F. Teknik Pengumpulan Data Dalam pengumpulan data peneliti menggunakan beberapa teknik pengumpulan data. Untuk mendapatkan data, peneliti menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan triangulasi. Sebagai metode ilmiah observasi sering diartikan sebagai kegiatan pengamatan secara langsung ke objek penelitian untuk melihat dari dekat kegiatan yang dilakukan (Ridwan, 2005 : 76). Dalam penelitian ini dilakukan pengamatan secara langsung dengan cara mengamati dan berinteraksi langsung antara peneliti dengan responden. Observasi secara langsung disebut juga sebagai observasi partisipatif. Observasi yang dilakukan pun bersifat terbuka. Dalam observasi menurut Basrowi (2009 : 104), Peneliti terlibat dengan kegiatan sehari-hari orang yang sedang diamati atau yang digunakan sebagai sumber data penelitian. Maksud observasi bersifat terbuka yang peneliti lakukan maksudnya ialah subjek penelitian mengetahui tentang penelitian yang peneliti lakukan. Sebagaimana telah diungkapkan oleh Basrowi (2009 : 105), Pengamat secara terbuka diketahui oleh subjek, sedangkan para subjek dengan sukarela memberikan kesempatan pada pengamat untuk mengamati peristiwa yang terjadi dan mereka menyadari bahwa ada orang yang mengamati hal yang dilakukan oleh mereka. Wawancara atau sering juga disebut interview merupakan alat pengumpul informasi dengan mengajukan pertanyaan secara lisan. Menurut M. Nasir (1988 : 234) wawancara adalah : Proses memperoleh keterangan untuk tujuan penelitian dengan cara tanya jawab sambil bertatap muka antara si penanya atau pewawancara dengan si
12 49 penjawab atau responden dengan menggunakan pewawancara alat yang dinamakan interview guide (pedoman wawancara). Selanjutnya penulis melakukan wawancara yang dilakukan kepada instruktur dengan tujuan untuk mengetahui upaya apa saja yang telah dilakukan dalam menumbuhkan motivasi kepada warga belajar pelatihan kewirausahaan. Wawancara kepada warga belajar bertujuan untuk mengetahui motivasi belajar dalam mengikuti pelatihan kewirausahaan. Mewawancarai pengelola, untuk mengetahui peran instruktur dalam membelajarkan warga belajarnya, sedangkan wawancara kepada orang tua ialah untuk mengetahui motivasi belajar anak dan kesan orang tua terhadap sikap instruktur. G. Analisis Data Konsep analisis data kualitatif sebagaimana diungkapkan oleh Bogdan dan Biklen (Basrowi, 2009 : 193) merupakan, Upaya yang dilakukan dengan jalan bekerja dengan data, mengorganisasikan data, memilah data menjadi satuan yang dapat dikelola, mengadakan sintesis (memadukan), mencari dan menemukan pola, menemukan apa yang penting dan apa yang dipelajari, membuat keputusan apa yang dapat diceritakan kepada orang lain. Pengolahan dan analisis data dilakukan sesuai dengan ketentuan penelitian kualitatif yaitu diinterpretasikan dan dianalisis secara terus menerus dari awal hingga selesai penelitian. Analisis data dimulai sejak di lapangan, sejak itu sudah ada penghalusan data, penyusunan kategori dan kawasannya serta sudah ada upaya yang dimulai dalam rangka menyusun historis yaitu teorinya sendiri. Berkaitan dengan proses penganalisaan data kualitatif di atas, telah dikemukakan pula oleh Djudju Sudjana (2006 : 214) bahwa analisis data dilakukan melalui kegiatan sebagai berikut : a. Reduksi Data Yaitu kegiatan menelaah kembali seluruh catatan yang diperoleh melalui teknik observasi, wawancara dan sebagainya. Reduksi data merupakan kegiatan mengabstraksi atau merangkum data dalam suatu laporan evaluasi yang sistematis dan difokuskan pada hal-hal yang inti.
13 50 b. Display Data Yaitu merangkum hal-hal pokok dan kemudian disusun dalam bentuk deskripsi yang naratif dan sistematik sehingga dapat memudahkan untuk mencari tema sentral sesuai dengan fokus atau rumusan unsur-unsur yang dievaluasi serta mempermudah untuk memberi makna. Kegiatan ini pun untuk mempermudah peneliti dalam melihat gambaran unsur-unsur yang dievaluasi secara menyeluruh. Display data disajikan dala berbagai macam tampilan seperti matrik, grafik, chart, bagan alur, gambar dan sebagainya. c. Verifikasi Data Yaitu melakukan pencarian makna dari data yang dikumpulkan secara lebih teliti. Kegiatan ini dilakukan dengan cara mencari pola, tema, bentuk, hubungan, persamaan dan perbedaan, faktor-faktor yang mempengaruhi dan sebagainya. Hasil kegiatan ini adalah kesimpulan hasil penelitian secara menyeluruh, utuh dan akurat.
BAB III METODE PENELITIAN. bertujuan agar kegiatan praktis terlaksana secara rasional dan terarah sehingga
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode adalah suatu cara bertindak menurut sistem aturan tertentu yang bertujuan agar kegiatan praktis terlaksana secara rasional dan terarah sehingga dapat
BAB III METODE PENELITIAN. dan Taylor (Moleong, 2000:3) penelitian kualitatif adalah prosedur
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Menurut Bogdan dan Taylor (Moleong, 2000:3) penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan
BAB III METODE PENELITIAN. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan
100 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian 1. Pendekatan dan Metode Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan fokus penelitian adalah pada pelaksanaan
BAB III METODE PENELITIAN. Sesuai dengan permasalahan, penelitian ini bertujuan untuk
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Metode Penelitian Sesuai dengan permasalahan, penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kondisi aktual tentang pelaksanaan Al-Quran dengan metode isyarat
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Sebelum melakukan penelitian ke lapangan, seorang peneliti harus melakukan
60 BAB III METODOLOGI PENELITIAN Sebelum melakukan penelitian ke lapangan, seorang peneliti harus melakukan persiapan yang sesuai dengan prosedur penelitian. Persiapan-persiapan ini akan membantu kelancaran
BAB III METODE PENELITIAN
33 BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian 1. Pendekatan Penelitian Pendekatan penelitian yang digunakan pada studi ini adalah pendekatan kualitatif. Metode penelitian kualitatif adalah
BAB III METODE PENELITIAN. Pola penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian
51 BAB III METODE PENELITIAN A. Pola dan Pendekatan Penelitian Pola penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Seperti yang didefinisikan oleh Bogdan dan Taylor
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif atas dasar
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif atas dasar paradigma naturalistik. Sugiyono (2007) menegaskan bahwa: Metode penelitian kualitatif
BAB III METODE PENELITIAN. dimana peristiwa-peristiwa yang menjadi objek penelitian berlangsung,
BAB III METODE PENELITIAN A. Pola Penelitian Penelitian ini jika dilihat dari lokasi sumber datanya termasuk kategori penelitian lapangan (field reseach). Penelitian lapangan adalah untuk mencari dimana
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian skripsi ini menggunakan jenis penelitian kualitatif (field research). Penelitian kualitatif adalah jenis penelitian yang berlandaskan pada
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan Penelitian dan Metode Penelitian 1. Pendekatan Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yakni pendekatan penelitian yang menjawab permasalahan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. METODE PENELITIAN Secara umum, metode dapat diartikan yakni suatu cara, teknik, strategi dalam mencapai suatu tujuan tertentu. Dalam kaitannya dengan penelitian, tentu tentang
BAB III METODE PENELITIAN. A. Tempat dan Waktu Penelitian
BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Tempat penelitian merupakan tempat diperolehnya data yang dibutuhkan dari masalah yang sedang diteliti. Penelitian ini dilaksanakan
BAB III METODE PENELITIAN. penelitian ini masalah yang sedang diteliti yaitu mengenai peran tutor paud dalam
BAB III METODE PENELITIAN A. Subjek Penelitian Subjek penelitian merupakan orang, ataupun benda yang sedang diteliti, dimana subjek penelitian ini merupakan orang yang mengalami masalah. Dalam penelitian
BAB III METODE PENELITIAN. Metode penelitian yang digunakan adalah metode dekskriptif dengan
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian yang Digunakan Metode penelitian yang digunakan adalah metode dekskriptif dengan pendekatan kualitatif, yaitu penelitian yang tidak dimaksudkan untuk pengujian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pola dan Jenis Penelitian 1. Pola penelitian Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode kualitatif yaitu pengamatan, wawancara, atau penelaahan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi Penelitian dan Subjek Penelitian 1. Lokasi Penelitian Lokasi penelitian merupakan tempat di mana penelitian akan dilakukan yaitu di Kelompok Bermain Bunga Nusantara
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian 1. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode Penelitian kualitatif sering disebut juga metode penelitian naturalistik
BAB III METODE PENELITIAN. yang dijalankan untuk memperoleh fakta-fakta dan prinsip-prinsip dengan sabar,
34 BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Metode adalah suatu cara atau teknis yang dilakukan dalam proses penelitian. Sedangkan penelitian adalah upaya dalam bidang ilmu pengetahuan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Bogdan dan Taylor mendefinisakan metodologi kualitatif sebagai
Moleong (2012: 6) mengemukakan pengertian metode penelitian kualitatif sebagai berikut:
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. PENDEKATAN DAN METODE PENELITIAN 1. Pendekatan Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, yaitu suatu proses penelitian dan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan Penelitian Pendekatan yang peneliti gunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan analisis deskriptif. Metode penelitian kualitatif sering disebut metode
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini telah dilaksanakan di tiga buah sekolah menengah pertama
BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini telah dilaksanakan di tiga buah sekolah menengah pertama negeri yang berada di Kabupaten Magelang yaitu SMP N 1 Mungkid, SMP N 2
BAB III METODE PENELITIAN. Dalam penelitian ini penulis menggunakan tipe penelitian kualitatif. Penelitian
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Dalam penelitian ini penulis menggunakan tipe penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan proses penelitian yang menghasilkan prosedur analisis
BAB III METODE PENELITIAN. penelitian misalnya perilaku, persepsi, motivasi, tindakan dan lain-lain secara
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan/penelitian kualitatif. Pendekatan kualitatif adalah suatu langkah prosedur
BAB III METODE PENELITIAN
26 BAB III METODE PENELITIAN A. METODE PENELITIAN Metode sangat diperlukan dalam suatu kegiatan penelitian untuk memperoleh pemecahan masalah dari suatu masalah yang sedang diteliti agar mencapai tujuan
BAB III METODE PENELITIAN. mengenai dunia alam ataupun dunia sosial. memprioritaskan pada gambaran kejadian-kejadian yang berlangsung pada
BAB III METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian Penelitian adalah aktivitas menelaah suatu masalah dengan menggunakan metode ilmiah secara terancang dan sistematis untuk menemukan pengetahuan atau hal
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian Berdasarkan jenisnya, penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Menurut Lexy J. Moleong, penelitian kualitatif adalah penelitian yang dimaksud untuk
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Penelitian ini adalah penelitian pendidikan, maka metode penelitian pendidikan
BAB III METODE PENELITIAN. Metode penelitian adalah cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian adalah cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Seperti telah dikemukakan dalam tujuan dari penelitian ini,
BAB III METODE PENELITIAN
37 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode dan Jenis Penelitian Metode adalah cara cepat untuk melakukan sesuatu dengan menggunakan pikiran secara seksama dalam mencapai suatu tujuan. Sedangkan penelitian
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode penelitian yang digunakan adalah metode dekskriptif kualitatif.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan adalah metode dekskriptif kualitatif. Sugiyono (2008:9) mengemukakan bahwa: metode kualitatif adalah metode yang berlandaskan
BAB III PROSEDUR PENELITIAN. penelitian. Menurut pendapat Suharsimi Arokunto (1990:34) Metode adalah
BAB III PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam metode penelitian terdapat dua istilah penting, yaitu metode dan penelitian. Menurut pendapat Suharsimi Arokunto (1990:34) Metode adalah cara yang
BAB III METODE PENELITIAN
37 BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian merupakan suatu cara atau jalan untuk memperoleh kembali pemecahan terhadap segala permasalahan. 1 Metode dapat diartikan juga sebagai suatu cara atau teknis
informasi yang diperlukan. Jadi laporan kualitatif kaya dengan deskripsi
BAB III METODE PENELITIAN A. Prosedur Penelitian Langkah-langkah yang digunakan dalam penelitian ini, antara lain mengumpulkan, menyusun, menganalisis serta menginterpretasikan data yang dikumpulkan menjadi
BAB III METODE PENELITIAN. dipengaruhi atau ditentukan oleh tepat tidaknya penelitian atau penentuan metode
BAB III METODE PENELITIAN Metode adalah salah satu faktor yang terpenting dan sangat menentukan dalam penelitian, hal ini disebabkan karena berhasil tidaknya suatu penelitian banyak dipengaruhi atau ditentukan
METODE PENELITIAN BAB III. A. Jenis Penelitian. Sesuai rumusan masalah yang ada, maka jenis penelitian yang penulis
75 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Sesuai rumusan masalah yang ada, maka jenis penelitian yang penulis gunakan termasuk penelitian deskriptif dengan menggunakan latar alamiah atau pada konteks
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Paradigma Penelitian Paradigma adalah suatu cara pandang untuk memahami kompleksitas dunia nyata. Paradigma tertanam kuat dalam sosialisasi para penganut dan praktisinya.
BAB III METODE PENELITIAN
73 BAB III METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, yaitu peneliti yang dimaksudkan untuk mengungkapkan gejala secara holistic-kontekstual
III. METODE PENELITIAN. data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku
III. METODE PENELITIAN 3.1. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif didefinisikan sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian deskriptif adalah penelitian yang prosedur
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Menurut Bogdan dan
46 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Menurut Bogdan dan Taylor yang dikutip oleh Moleong (2000: 3) penelitian kualitatif adalah prosedur
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
47 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode dan Pendekatan Penelitian Fokus penelitian adalah manajemen kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Metode penelitian menggambarkan tentang
BAB III METODE PENELITIAN. kualitatif. Hal ini didasarkan atas tujuan penelitian yang ingin mengetahui dan
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Metode Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Hal ini didasarkan atas tujuan penelitian yang ingin mengetahui
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. atau fenomena yang ada pada saat penelitian dilakukan atau bersifat aktual,
41 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode dan Bentuk Penelitian 1. Metode Penelitian Metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode deskriptif pendekatan kualitatif. Sebagaimana dikatakan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 1. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami
BAB III METODE PENELITIAN. Skripsi ini menggunakan pendekatan yang menjadi landasan kerja
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Skripsi ini menggunakan pendekatan yang menjadi landasan kerja adalah penelitian kualitatif yang berdasarkan fenomenologis. Dimana pendekatan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian 1. Jenis Penelitian Dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian field research (penelitian lapangan) yang bersifat deskriptif,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Dilihat dari jenisnya penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. metode kualitatif. Pendekatan ini sebagai prosedur penelitian yang
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Pendekatan penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Pendekatan ini sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan
BAB III METODE PENELITIAN. (Qualitative research) adalah suatu penelitian yang ditujukan untuk
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Merujuk pada permasalahan diatas, maka penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun yang dimaksud dengan penelitian kualitatif (Qualitative
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif untuk mendeskripsikan dan menginterpretasikan apa yang
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Sesuai dengan judul penelitian ini yakni, Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Perilaku Keagamaan Siswa di SMA Negeri 1 Tulungagung,
BAB III METODE PENELITIAN. dimana subjek penelitian ini merupakan orang yang mengalami masalah.
1 BAB III METODE PENELITIAN A. Subjek Penelitian Subjek penelitian merupakan orang, ataupun benda yang sedang diteliti, dimana subjek penelitian ini merupakan orang yang mengalami masalah. Dalam penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
40 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian 1. Lokasi Penelitian Penelitian ini mengambil lokasi di Pantai Depok yang letaknya masih satu kompleks dengan Pantai Parangtritis dan Pantai Parangkusumo.
angka statistik, melainkan dalam bentuk kualitatif.
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pendekatan penelitian kualitatif itu sendiri adalah suatu penelitian yang
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode penelitian diperlukan untuk memecahkan suatu masalah dalam penelitian.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian diperlukan untuk memecahkan suatu masalah dalam penelitian. Secara umum metode adalah suatu kerangka kerja untuk melakukan tindakan,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan pendekatan penelitian Pada hakekatnya, penelitian dilakukan untuk mendapatkan penemuan baru atau mencari suatu kebenaran. Dalam penelitian, kita mengenal dua bentu
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian 1. Pendekatan Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif adalah suatu proses penelitian
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai manajemen di
36 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai manajemen di Perpustakaan Masjid PUSDAI Jawa Barat. Untuk memperoleh gambaran yang sesuai dengan
BAB III METODE PENELITIAN
43 BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Pendekatan ini adalah bentuk narasi yang bersifat kreatif dan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian adalah cara yang digunakan untuk melaksanakan penelitian atau research yaitu usaha untuk menemukan, mengembangkan, menguji kebenaran suatu pengetahuan yang dilakukan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian 1. Pendekatan penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif adalah jenis penelitian yang
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Metode, secara harfiah berarti cara. Selain itu, metode berasal dari bahasa Yunani, metha (melalui atau melewati), dan hodos (jalan atau cara), metode bisa berarti suatu prosedur
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan di Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul
BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul yang beralamatkan di jalan Brigjen Katamso Ledoksari, Wonosari. Selain itu
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Penelitian adalah suatu proses penyelidikankan yang ilmiah melalui pengumpulan, pengolahan, analisis dan penyimpulan data berdasarkan pendekatan,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian 1. Pendekatan dan Jenis Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif, maksudnya data yang dikumpulkan
BAB III METODELOGI PENELITIAN
BAB III METODELOGI PENELITIAN Dalam bab ini di uraikan mengenai prosedur penelitian berupa langkahlangkah yang ditempuh dalam kegiatan penelitian ini untuk mengungkapkan data dan fakta di lapangan dalam
BAB III METODE PENELITIAN. pengolahan dan analisis secara sistematis dan terarah agar penelitian dapat
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Desain penelitian adalah suatu rencana mengenai cara pengumpulan, pengolahan dan analisis secara sistematis dan terarah agar penelitian dapat dilaksanakan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. BERMUTU di MGMP Sub Rayon I Tanjungsari, sesuai dengan butir-butir
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. METODE PENELITIAN Untuk mendapatkan gambaran mengenai implementasi pembelajaran dan pemahaman konsep Materi dan Sifatnya pada guru IPA SMP peserta program BERMUTU di MGMP
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Subjek Penelitian 1. Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Cibeunying Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung. Kelurahan Cibeunying merupakan satu
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (Field Research). Field Research adalah penelitian yang dilakukan di lapangan atau
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian mengandung prosedur dan cara melakukan verifikasi data yang diperlukan untuk memecahkan dan menjawab masalah penelitian. Dengan kata lain metode penelitian akan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Desain Penelitian 1. Pendekatan Penelitian Keberhasilan dari suatu penelitian, salah satunya ditentukan oleh pendekatan penelitian yang digunakan. Pendekatan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian yang terdapat di dalam skripsi ini adalah penelitian field research yaitu menganalisis dan menyajikan fakta secara sistematik
BAB III METODE PENELITIAN. Pengemis, Pengamen dan Gelandangan di Kota Madiun ini, jenis penelitian
41 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Dalam penelitian Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja Dalam Penertiban Pengemis, Pengamen dan Gelandangan di Kota Madiun ini, jenis penelitian yang digunakan
BAB III METODE PENELITIAN. gambar, dan bukan angka-angka. Hal ini disebabkan oleh adanya penerapan. menjadi kunci terhadap apa yang sudah diteliti.
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif, maksudnya data yang dikumpulkan itu berupa kata-kata,
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. PENDEKATAN DAN METODE PENELITIAN. Secara umum penelitian dapat diartikan sebagai cara ilmiah untuk
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. PENDEKATAN DAN METODE PENELITIAN Secara umum penelitian dapat diartikan sebagai cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Menurut Winarno
BAB III METODE DAN PROSEDUR PENELITIAN. Metode yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif,
BAB III METODE DAN PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, artinya penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan masalah
III. METODE PENELITIAN. Tipe penelitian ini menggunakan tipe penelitian deskriptif. Tipe deskriptif adalah tipe
29 III. METODE PENELITIAN A. Tipe dan Pendekatan Penelitian Tipe penelitian ini menggunakan tipe penelitian deskriptif. Tipe deskriptif adalah tipe penelitian yang mengeksplorasi dan atau memotret situasi
dimana mereka melaksanakan kegiatannya dan dalam waktu yang relatif cukup
BAB III PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Penelitian Sesuai dengan tuntutan rumusan masalah dan fokus penelitian sebagaimana diuraikan pada Bab I, dimana penelitian ini menghendaki adanya eksplorasi untuk
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Metode Penelitian Permasalahan yang akan dikaji oleh peneliti merupakan masalah yang bersifat sosial dan dinamis. Oleh karena itu, peneliti memilih menggunakan metode penelitian
BAB III METODE PENELITIAN. No 95 Pesawahan Teluk Betung Selatan Bandar Lampung.
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Latar Penelitian Penelitian ini dilakukan di SDN 2 Pesawahan yang beralamat di Jalan Ikan Kakap No 95 Pesawahan Teluk Betung Selatan Bandar Lampung. Penelitian ini dilaksanakan
BAB III METODE PENELITIAN. Ceramah ( Kajian Komunikasi Simbolik Dalam Ceramah Maulid Nabi Oleh
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan Dan Jenis Penelitian Sesuai dengan judul penelitian ini yaitu Komunikasi Nonverbal Dalam Ceramah ( Kajian Komunikasi Simbolik Dalam Ceramah Maulid Nabi Oleh Nasiri
BAB III METODE PENELITIAN. Bogdan Dan Taylor (Andi Prastowo, 2011: 22) menyatakan metode
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Bogdan Dan Taylor (Andi Prastowo, 2011: 22) menyatakan metode kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif kualitatif berupa kata-kata
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan jenis penelitian field research, yaitu penelitian yang dilakukan di lapangan atau di lingkungan tertentu.
BAB III METODE PENELITIAN. Obyek dalam penelitian ini adalah pelaporan Corporate Social
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Obyek Penelitian Obyek dalam penelitian ini adalah pelaporan Corporate Social Responsibility (CSR) sehubungan dengan fenomena yang peneliti temui yaitu terdapat perbedaaan
