BAB III METODE PENELITIAN
|
|
|
- Djaja Hadiman
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi Penelitian dan Subjek Penelitian 1. Lokasi Penelitian Lokasi penelitian merupakan tempat di mana penelitian akan dilakukan yaitu di Kelompok Bermain Bunga Nusantara PKBM Jayagiri, pemilihan lokasi penelitian tersebut berdasarkan masalah yang ditemukan oleh peneliti terkait pengelolaan kelompok bermain dilihat dari aspek kepemimpinan, pengembangan program dan pembiayaan melalui pelaku pengelolaan yaitu pengelola, pegawai, tutor, dan masyarakat atau orang tua peserta didik yang didasari dari hasil pengamatan sebelum penulis mengangkat penelitian. Sebagaimana yang dipaparkan dalam latar belakang penelitian, maka penelitian ini dilakukan di Kelompok Bermain yang merupakan program binaan dari PKBM Jayagiri yang beralamat di Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Lokasi penelitian setelah Kober adalah PKBM Jayagiri yang merupakan tempat di mana proses kegiatan pengelolaan dilaksanakan oleh pengelola, pegawai dan tutor Kober. Lokasi penelitian tersebut merupakan tempat penelitian yang diharapkan mampu memberikan informasi mengenai pengelolaan kelompok bermain yang mencakup aspek kepemimpinan, pengembangan program dan pembiayaan dalam proses pendidikan anak usia dini di Kober. 2. Subjek Penelitian Subjek dalam penelitian ini adalah pengelola Kober sebagai informan utama sedangkan pegawai, tutor, dan orang tua peserta didik adalah informan triangulan, pemilihan informan tersebut didasarkan pihak-pihak yang dijadikan sebagai sampel dalam sebuah penelitian atau suatu komponen utama dan memiliki kedudukan penting dalam suatu penelitian ilmiah karena didalam subjek penelitian ini terdapat beberapa variabel-variabel yang dapat diteliti. Dalam penelitian kualitatif, subjek penelitian pada dasarnya tidak menggunakan populasi dan sampel yang banyak. Subjek penelitian biasanya sedikit dipilih secara
2 42 purposif, yang penting subjek tersebut dapat memberikan informasi secara tuntas sehingga mampu mengungkap permasalahan penelitian. Subjek penelitian dalam penelitian kualitatif biasa disebut informan. Informan merupakan komponen utama yang memiliki kedudukan penting dalam penelitian, karena dari para informan inilah terdapat aspek-aspek yang menjadi kajian untuk diteliti. Dalam penelitian ini, informan utama yang diteliti adalah pengelola Kober sedangkan informan triangulan adalah pendidik Kober, pegawai dan orang tua peserta didik Kober,. Sumber data adalah untuk kepentingan triangulasi dan sebagai pelengkap informasi, maka penulis memanfaatkan sumber informasi lain yang dapat memberikan informasi pelengkap tentang hal-hal yang tidak terungkap yakni orang tua peserta didik Kober, tutor Kober dan juga pegawai PKBM yang memiliki keterkaitan pada proses pengelolaan Kober dengan karakteristik dari para orang tua peserta didik Kober yaitu ibu dari peserta didik Kober. Jumlah subjek penelitian terdiri dari lima orang informan yaitu satu orang pengelola Kober, satu orang pendidik Kober, dua orang pegawai PKBM dan satu orang tua peserta didik Kober yang terdiri satu ibu atau perempuan sebagai orang tua peserta didik Kober. Jumlah sumber data penelitian yang sedikit didasarkan kepada pertimbangan bahwa penelitian kualitatif lebih mementingkan informasi yang banyak daripada banyaknya jumlah informan. Oleh karena itu, maka penetapan sumber penelitian ini dilakukan secara purposif atau sesuai dengan tujuan. B. Desain Penelitian Desain penelitian pada umumnya merupakan aktivitas yang dilakukan secara berurut dari awal sampai akhir penelitian, lalu pada akhirnya akan memberikan gambaran tentang keseluruhan perencanaan, pelaksanaan pengumpulan data, analisis, dan penafsiran data, sampai pada penulisan laporan. Secara umum tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini ada empat tahap yaitu: 1. Tahap Pra Lapangan Pra lapangan merupakan kegiatan awal yang dilakukan pada penelitian, meliputi tujuh kegiatan yakni; menyusun rancangan penelitian atau usulan
3 43 penelitian, memilih lapangan penelitian untuk melihat apakah terdapat kesesuaian dengan kenyataan yang ada di lapangan, mengurus perizinan untuk pelaksanaan penelitian, menjelajahi dan menilai keadaan lapangan atau orientasi lapangan, memilih dan memanfaatkan informan berkenaan dengan kepentingan informasi yang dibutuhkan pada penelitian, menyiapkan perlengkapan penelitian, dan terakhir persoalan etika penelitian. 2. Tahap Pekerjaan Lapangan Tahapan pekerjaan lapangan atau pelaksanaan studi merupakan kegiatan yang dilakukan oleh penulis di lokasi penelitian, yakni mengumpulkan data melalui teknik-teknik yang telah ditetapkan sesuai dengan prosedur penelitian dan kondisi lapangan, meliputi pemahaman latar penelitian dan persiapan diri, memasuki lapangan, dan berperan serta sambil mengumpulkan data. 3. Tahap Analisis Data Proses analisis data dimulai dengan menelaah seluruh data yang tersedia dari berbagai sumber, yaitu dari wawancara, pengamatan, dokumen-dokumen pendukung. Data yang telah terkumpul tersebut diolah sesuai dengan kaidah pengolahan data yang relevan dengan pendekatan penelitian kualitatif. 4. Tahap Penulisan Laporan Penelitian laporan hasil penelitian tidak terlepas dari keseluruhan tahapan kegiatan dan unsur-unsur penelitian. Pada tahap ini mengadakan pengumpulan data, analisa data dilakukan secara terus menerus selama proses penelitian sampai data yang diperlukan terkumpul, pengolahan data berupa laporan awal setelah membandingkan data empiric dengan kajian teoritik, dan pengolahan data sebagai laporan akhir yang dilakukan setelah data yang diperlukan lengkap terkumpul. C. Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif karena dalam penelitian ini penulis melihat adanya suatu kesesuaian antara sifat penelitian dengan masalah yang diungkap. Surakhmad (1998:193) mengemukakan tentang sifat penelitian deskriptif yaitu pada umumnya sifat dari segala bentuk penyelidikan ialah menuturkan dan menafsirkan data yang ada, misalnya tentang
4 44 situasi yang dialami, satu hubungan, kegiatan, pandangan, sikap yang nampak atau tentang proses yang berlangsung. Adapun mengenai tujuan penelitian ini yang bersifatkan deskriptif untuk mencari informasi faktual yang mendetail yang pada ujung dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan gejala yang ada, setelah itu untuk mengidentifikasi masalah-masalah atau untuk mendapatkan justifikasi keadaan dan praktek-praktek yang sedang berlangsung, lalu untuk membuat komparasi dan evaluasi terhadap perkembangan keilmuan dan untuk mengetahui apa yang dikerjakan oleh orangorang lain dalam menangani masalah atau situasi yang sama, agar dapat belajar dari mereka untuk kepentingan pembuatan rencana dan pengambilan keputusan di masa depan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif karena penggunaan kualitatif didasari oleh pemikiran bahwa pendekatan tersebut memiliki kesesuaian dengan fokus penelitian yang pada hakikatnya ingin melakukan eksplorasi pada objek penelitian atau memperoleh gambaran secara mendalam. Salah satu karakteristik utama dari penelitian kualitatif adalah memfokuskan pada kejadian tertentu, yaitu kasus atau fenomena. Untuk menggunakan pendekatan kualitatif secara tepat, diperlukan sebuah metode. Metode penelitian deskriptif tertuju kepada pemecahan masalah yang ada pada masa sekarang, pelaksanaan metode deskriptif tidak hanya terbatas sampai pada pengumpulan data dan penyusunan data, tetapi meliputi analisa dan interpretasi arti data. Metode penelitian deskriptif ini mengarahkan penelitian yang bermaksud untuk membuat pecandraan (deskripsi) mengenai situasi-situasi atau kejadian-kejadian. Tujuannya untuk membuat pecandraan secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta dan sifat-sifat populasi atau daerah tertentu. Sudjana (2001: 65) menjelaskan bahwa penelitian deskriptif sesuai sifat dan karakteristiknya memiliki langkah-langkah tertentu dalam pelaksanaannya. Langkah-langkah yang dimaksud secara umumnya adalah sebagai berikut:
5 45 1. Perumusan masalah Metode penelitian mana pun harus diawali dengan adanya masalah, yakni pengajuan pertanyaan-pertanyaan penelitian yang jawabannya harus dicari penulis di lapangan. Pertanyaan masalah mengandung variabel-variabel yang menjadi kajian dalam studi ini. Dalam penelitian deskriptif, penulis dalam menentukan status variabel atau mempelajari hubungan-hubungan antara variabel. 2. Menentukan jenis informasi yang diperlukan. Dalam hal ini penulis perlu menetapkan informasi apa yang diperlukan untuk menjawab pertanyaan atau masalah yang telah dirumuskan di atas. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa penelitian deskriptif memusatkan perhatian kepada masalah aktual yang terjadi pada saat berlangsungnya penelitian. Oleh karena itu yang harus digali adalah bermacam-macam informasi yang berkenaan dengan kondisi, peristiwa, gejala yang ada pada saat penelitian dilaksanaakan. 3. Menentukan prosedur pengumpulan data Setelah informasi yang sangat diperlukan sebagai data mentah pada penelitian ini ditetapkan dengan seksama dan purposif. Langkah berikutnya yaitu menentukan cara-cara pengumpulan data. Ada dua unsur penelitian yang diperlukan, yakni instrumen atau alat pengumpul data dan sumber data atau sampel, yakni dari mana informasi itu sebaiknya diperoleh. Dalam penelitian ini alat pengumpul data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. 4. Menentukan prosedur pengolahan informasi atau data Data dan informasi yang telah diperoleh dengan instrumen yang dipilih dari sumber data atau subjek penelitian tertentu masih merupakan informasi atau data kasar. Informasi dan data tersebut perlu diolah agar dapat dijadikan bahan untuk menjawab pertanyaan penelitian. Mengingat sifat dan tujuan penelitian deskriptif, maka jenis pengolahan data yang digunakan adalah statistika deskriptif seperti teknik persen, kuartil, modus, median, mean, simpangan baku, korelasi, dan lain-lain. Prosedur yang
6 46 dilakukan antara lain dimulai dari pemeriksaan data, lalu klasifikasi data, selanjutnya tabulasi data berdasarkan klasifikasi yang dibuat, setelah itu menghitung frekuensi jawaban atau data, lalu perhitungan lebih lanjut sesuai dengan teknik statistika yang dipilih, kemudian memvisualisasikan data, dan terakhir menafsirkan data sesuai dengan pertanyaan penelitian. 5. Menarik kesimpulan penelitian Berdasarkan hasil pengolahan data, penulis menyimpulkan hasil penelitian deskriptif dengan cara menjawab pertanyaan-pertanyaan penelitian dan mensintesiskan semua jawaban tersebut dalam satu kesimpulan yang merangkum permasalahan-permasalahan secara keseluruhan. Berdasarkan pada ciri-ciri di atas, penulis berupaya untuk memperoleh suatu gambaran yang jelas mengenai Pengelolaan Kelompok Bermain Bunga Nusantara (studi kegiatan pengelolaan di Kober Bunga Nusantara PKBM Jayagiri). D. Definisi Operasional Dalam suatu penelitian perlunya penjelasan dari variabel-variabel yang saling berkaitan. Dalam penelitian ini penulis bermaksud memberikan definisi dari variabel pengelolaan pada aspek kepemimpinan, pengembangan program, dan pembiayaan. 1. Kepemiminan Kepemimpinan yang diteliti berdasarkan tipe dan gaya dari pengelola Kober. Tipe dan gaya kepemimpinan menurut Nawawi (2006:156) dapat diklasifikasikan sebagai berikut, yaitu kepemimpinan ahli, kepemimpinan kharismatik, kepemimpinan paternalistik, dan kepemimpinan transformasional. 2. Pengembangan Program Pengembangan program yang diteliti berdasarkan fungsi dan prinsip pengelolaan yang digunakan oleh Kober. Fungsi manajemen menurut Sudjana (2010:53) terdiri dari enam urutan yang terdiri sebagai berikut, yaitu perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pembinaan, penilaian, dan pengembangan.
7 47 3. Pembiayaan Pembiayaan yang diteliti berdasarkan pilar utama yang menjadi persyaratan terbangunnya akuntabilitas. menurut Fattah N (2009:52) ada tiga pilar utama untuk membangun akuntabilitas, yaitu adanya transparansi para penyelenggaran, adanya standar kinerja, dan adanya partisipasi untuk menciptakan suasana kondusif. ketiga pilar utama tersebut diteliti berdasarkan sumber biaya yang didapatkan, penggunaan anggaran, dan pengelolaan pembiayaan. E. Instrumen Penelitian Dalam pengumpulan data, penulis menjadi instrumen utama penelitian atau merupakan alat pengumpul data utama, karena penulis yang melakukan segala sesuatu hal dari seluruh proses penelitian baik dalam perencanaan, melaksanakan pengumpulan data, menganalisis, menafsirkan data dan melaporkan hasil penelitiannya. Hal ini sesuai dengan apa yang dikemukakan oleh Moleong (2004:121) bahwa, dalam penelitian kualitatif penulis bertindak sebagai instrumen utama. Penulis sebagai instrumen penelitian dapat memahami makna interaksi antar manusia, membaca gerak muka, memahami perasaan dan nilai yang terkandung dibalik ucapan atau perbuatan subjek penelitian, sehingga meskipun digunakan alat perekam, penulis tetap memegang peranan utama sebagai alat penelitian. Dalam pelaksanaan penelitian ini, penulis bertindak sebagai instrumen utama dan terjun langsung ke lapangan untuk mengumpulkan data dalam kondisi yang sesungguhnya. F. Proses Pengembangan Instrumen Proses pengembangan instrumen berdasarkan hasil dari studi pendahuluan yang diperoleh peneliti dan digunakan untuk menggali kedalaman informasi yang disesuaikan dengan kajian teori yang diangkat oleh peneliti, langkah penyusunan instrument tersebut terdiri dari penyusunan kisi-kisi dan penyusunan pedoman wawancara. Keseluruhan proses ini melalui beragam tahapan yang dimulai dari studi pendahuluan untuk memperkuat referensi dalam memperoleh justifikasi masalah dengan mengupayakan pelebaran konsep variabel yang diangkat, setelah itu melakukan konsultasi dengan para pembimbing berulang-ulang untuk
8 48 memperjelas arah penelitian yang seharusnya, kemudian melakukan kajian lapangan kembali untuk penyesuaian instrumen dan terakhir adalah pemantapan instrumen berdasarkan kajian analisis instrumen sedari awal. G. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data dalam penelitian dengan pendekatan kualitatif maka asumsi yang digunakan adalah dengan memandang bahwa realitas itu bersifat holistik atau menyeluruh, tidak dapat dipisah-pisahkan ke dalam variabelvariabel seperti halnya dalam kuantitatif. Dalam penelitian ini, untuk memperoleh informasi yang akurat dan lengkap, maka dilakukan penggalian data ke unit kasus yaitu para pendidik Kober Bunga Nusantara, pengelola Kober dan orang tua peserta didiknya dengan teknik wawancara mendalam, studi dokumentasi, observasi dan studi kepustakaan. Dalam hal ini juga dilakukan triangulasi data dengan cara mengkonfirmasi kebenaran informasi yang diperoleh tersebut ke pihak-pihak yang terkait sehingga informasi yang diperoleh menjadi utuh. 1. Wawancara Wawancara atau interview dilaksanakan kepada informan kunci atau primer dan beberapa informan sumber yaitu pengelola sebagai informan kunci dan pegawai, tutor, dan orang tua peserta didik sebagai informan sumber, pelaksanaan proses wawancara dilaksanakan bertahap sesuai kebutuhan informasi selama satu bulan terhitung sebanyak 4 kali dan masing-masing kepada informan kunci dan informan sumber. Wawancara tersebut berdasarkan kebutuhan penelitian dan terkait pada variabel penelitian yaitu hanya pada pengelolaan kepemimpinan, pengembangan program, dan pembiayaan. Menurut Sukmadinata (2005: ) mengatakan bahwa, wawancara dapat dilakukan dalam beberapa bentuk yaitu wawancara informal, wawancara dengan menggunakan pedoman wawancara dan wawancara terbuka berstandar. Bentuk wawancara yang digunakan oleh penulis adalah wawancara terbuka berstandar juga telah mempunyai pedoman, pertanyaan-pertanyaan bersifat terbuka, tetapi telah tersusun dan terumuskan secara standar. Oleh karena itu, sebelum akan dilakukannya proses wawancara, penulis menyiapkan instrumen wawancara yang merupakan pedoman wawancara kepada informan. Namun untuk menggali lebih jauh informasi dari informan
9 49 maka penulis juga menggunakan wawancara informal yang dilakukan dari pembicaraan yang tidak formal, berlangsung secara alamiah, tidak difokuskan kepada hal-hal tertentu. Wawancara dengan menggunakan pedoman dilaksanakan dengan berpegang pada pedoman yang telah disiapkan sebelumnya, di mana dalam pedoman tersebut telah disusun secara sistematis hal-hal yang akan ditanyakan. Hal penting yang perlu diperhatikan oleh penulis dalam melakukan wawancara adalah dengan memanfaatkan informan kunci atau primer maupun informan sekunder. Informan kunci atau primer yaitu orang yang mempunyai pengetahuan lebih baik dalam bidang yang dikaji, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, atau memiliki perspektif yang berbeda dan dapat menjadi pembeda dalam hal kematangan dari yang lainnya dalam menjelaskan bidang yang dikaji. Informan kunci atau primer dalam penelitian ini adalah pengelola Kelompok Bermain. Sedangkan informan sekunder adalah orang yang sangat menguasai bidang yang akan diteliti baik dari sisi organisasi, pengelolaan pembiayaan ataupun program-programnya yakni pihak pendidik Kober dan pengelola Kober Bunga Nusantara. 2. Observasi Observasi atau pengamatan dilaksanakan pada kegiatan atau tingkah laku dari pengelola, staf pegawai PKBM termasuk tutor, dan juga terhadap kelengkapan administrasi Kober Bunga Nusantara, proses observasi tersebut dilaksanakan secara intensif selama proses penelitian. Proses pelaksanaan observasi tersebut hanya mencakup pada kegiatan pengelolaan yang dilakukan oleh informan dan pada kelengkapan administrasi lembaga. Observasi atau pengamatan merupakan suatu teknik atau mengumpulkan data dengan jalan mengadakan pengamatan terhadap kegiatan yang sedang berlangsung. Kegiatan tersebut bisa berkaitan dengan proses pengembangan program yang dilakukan oleh pengelola dan pendidik kober dan pada kegiatan proses pemberian layanan pendidikan kepada peserta didik. Observasi dapat dilakukan secara partisipatif maupun non partisipatif. Dalam observasi partisipatif atau participatory observation penulis ikut serta dalam
10 50 kegiatan yang sedang berlangsung sebagai peserta program kegiatan. Dalam observasi non partisipatif penulis tidak ikut dalam kegiatan, karena posisi penulis hanya cukup mengamati kegiatan dengan lebih seksama. Observasi yang digunakan oleh penulis adalah observasi non partisipatif berdasarkan aspek kepemimpinan yaitu penulis mengamati tingkah laku pengelola sebagai seorang pemimpin, pengembangan program yaitu penulis mengamati tutor Kober sebagai pendidik, dan pembiayaan yaitu penulis mengamati kelengkapan administrasi Kober. Pada penelitian ini yang menjadi objek observasi adalah kegiatan pengelolaan yang pelakunya adalah pengelola, pegawai, pendidik dan masyarakat atau orang tua peserta didik di Kober Bunga Nusantara PKBM Jayagiri. 3. Studi Dokumentasi Studi dokumentasi yang dilakukan oleh peneliti hanya terkait pada variabel yang diteliti yaitu pada proses pengelolan Kelompok bermain dan penerapan yang diteliti yaitu kepemimpinan, pengembangan program, dan pembiayaan. menurut Sukmadinata (2005:221) adalah suatu teknik pengumpulan data dengan menghimpun dan menganalisis dokumen-dokumen, baik dokumen tertulis, gambar maupun elektronik. Dokumen-dokumen yang dihimpun dipilih sesuai dengan tujuan dan fokus masalah. Dokumen tersebut diurutkan sesuai dengan sejarah kelahiram, kekuatan dan kesesuaian isinya dengan tujuan pengkajian. Isinya dianalisis, dibandingkan yang satu dengan yang lain, dan dipadukan sehingga membentuk satu hasil kajian yang sistematis, terpadu dan utuh. Dalam penelitian ini, dihimpun berbagai dokumen berupa foto kegiatan yang terkait dengan kegiatan pengembangan program yang dilakukan oleh pendidik kober kepada masyarakat dan peserta didik, kegiatan pertemuan yang sering dilakukan oleh para pengelola, pegawai dan pendidik, dan penggunaan pembiayaan terhadap fasilitas dan media pembelajaran di Kober Bunga Nusantara. H. Triangulasi Data Menurut Sugiyono (2013:125) dalam teknik triangulasi data dapat diartikan sebagai teknik pengumpulan data yang bersifat menggabungkan dari berbagai teknik pengumpulan data dan sumber data yang telah ada, maka sebenarnya
11 51 penulis mengumpulkan data yang sekaligus menguji kredibilitas data, yaitu mengecek kredibilitas data dengan berbagai teknik pengumpulan data dan berbagai sumber data. Ada dua macam triangulasi data yang digunakan penulis yaitu triangulasi teknik dan triangulasi sumber atau triangulasi subjek. Triangulasi teknik berarti penulis menggunakan teknik pengumpulan data yang berbeda-beda untuk mendapatkan data dari sumber yang sama. penulis menggunakan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi untuk sumber data yang sama secara serempak. Sedangkan triangulasi sumber berarti untuk mendapatkan data dari sumber yang berbeda-beda dengan teknik yang sama. Dalam penelitian ini sumber data yang menjadi informan kunci atau informan utama penelitian adalah pengelola, pegawai, pendidik Kober Bunga Nusantara sedangkan informan triangulan ialah masyarakat atau orang tua peserta didik Kober Bunga Nusantara. I. Analisis Data Berkenaan dengan pengolahan dan analisis data, Moleong (2004:248), menjelaskan bahwa, analisis data kualitatif adalah upaya yang dilakukan dengan jalan bekerja dengan data, mengorganisir data, memilah-milahnya menjadi satuan yang dapat dikelola, mensintetiskannya, mencari dan menemukan pola, menemukan apa yang penting dan apa yang dipelajari, serta memutuskan apa yang dapat diceritakan kepada orang lain. Pendapat lain mengenai analisis data penelitian kualitatif dikemukakan oleh Sugiyono (2013:90), yang menyatakan bahwa analisis dalam penelitian kualitatif dilakukan pada saat pengumpulan data berlangsung menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi, dan setelah selesai pengumpulan data dalam periode tertentu. Pengolahan dan analisis data dalam penelitian ini mencakup langkah-langkah sebagai berikut: 1. Pengumpulan Data Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi yang dicatat dalam catatan lapangan yang terdiri atas catatan deskriptif yang
12 52 merupakan catatan tentang apa yang dilihat, diamati, disaksikan, didengar, dan dialami sendiri oleh penulis. Pengumpulan data ini menyangkut semua hal yang berkaitan dengan proses pengelolaan yang dilihat dari aspek kepemimpinan, pengembangan program dan pembiayaan dalam proses pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini. Catatan deskriptif ini merupakan data alami dari lapangan, tanpa adanya komentar dan tafsiran dari penulis tentang fenomena yang dijumpai. Sedangkan catatan reflektif merupakan catatan yang berisi kesan, komentar, pendapat, gagasan atau ide, dan tafsiran penulis tentang fenomena yang dijumpai. 2. Reduksi Data Reduksi data adalah proses pemilihan, pemusatan perhatian pada penyederhanaan atau menyingkat data dalam bentuk uraian laporan terperinci dan sistematis, menonjolkan pokok-pokok yang penting agar lebih mudah dikendalikan, lebih mudah digolongkan, membuang yang tidak perlu, yang akan memberikan gambaran menjadi lebih terarah tentang hasil pengamatan dan juga mempermudah penulis untuk mencari kembali data itu apabila diperlukan. Proses reduksi data ini dilakukan secara terus menerus selama penelitian berlangsung. 3. Penyajian Data Penyajian data merupakan upaya untuk menyajikan data guna melihat gambaran keseluruhan data atau bagian-bagian tertentu dari penelitian. Penyajian data yang sering digunakan dalam penelitian kualitatif adalah dalam bentuk teks naratif dari catatan lapangan. Agar penulis tidak tergelincir dalam pengambilan kesimpulan yang terlihat memihak dan tidak berdasar, maka penulis akan mengadakan klasifikasi data dan memberikan penggolongan kembali sesuai fokus masalahnya berdasarkan pertanyaan penelitian yang diajukan dan pedoman wawancara untuk pengelola, pegawai, pendidik Kober dan masyarakat atau orang tua peserta didik. 4. Penarikan Kesimpulan dan verifikasi Kesimpulan dan verifikasi adalah upaya untuk mencari makna terhadap data yang dikumpulkan dengan mencari pola, tema, hubungan, persamaan, hal-hal yang sering timbul dan sebagainya. Pada awalnya kesimpulan sementara masih sangat tentative dan kabur, namun kemudian dengan bertambahnya data maka
13 53 kesimpulan akan lebih mantap dan kokoh serta dapat dipertanggungjawabkan, dan kesimpulan yang ada senantiasa diverifikasi selama penelitian berlangsung. Hal tersebut didukung pula melalui peninjauan ulang terhadap catatan lapangan dan tukar pikiran dengan orang-orang yang terlibat dalam penelitian Pengelolaan Kelompok Bermain yang dilihat dari aspek kepemimpinan, pengembangan program, dan pembiayaan kepada pelaku pengelolaan yaitu pengelola, pegawai, pendidik Kober dalam proses pembelajaran PAUD.
BAB III METODE PENELITIAN
44 BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi Penelitian dan Subjek Penelitian 1. Lokasi Penelitian Lokasi penelitian merupakan area dimana penulis menemukan masalah terkait kesinambungan pengasuhan anak usia
BAB III METODE DAN PROSEDUR PENELITIAN. Metode yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif,
BAB III METODE DAN PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, artinya penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan masalah
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian 1. Pendekatan penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif adalah jenis penelitian yang
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode penelitian yang digunakan adalah metode dekskriptif kualitatif.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan adalah metode dekskriptif kualitatif. Sugiyono (2008:9) mengemukakan bahwa: metode kualitatif adalah metode yang berlandaskan
BAB III METODE PENELITIAN
22 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian merupakan hal yang penting dalam suatu penelitian yang berguna untuk memandu seorang peneliti dalam suatu penelitian yang berguna untuk
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian tentang Fenomena Kehidupan Anak Pekerja Ojek Payung di
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi Penelitian Penelitian ini mengambil lokasi di Malioboro, yang merupakan pusat perbelanjaan oleh-oleh di Yogyakarta. Peneliti memilih lokasi tersebut selain objek yang
BAB III METODE PENELITIAN. penelitian ini masalah yang sedang diteliti yaitu mengenai peran tutor paud dalam
BAB III METODE PENELITIAN A. Subjek Penelitian Subjek penelitian merupakan orang, ataupun benda yang sedang diteliti, dimana subjek penelitian ini merupakan orang yang mengalami masalah. Dalam penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. METODE PENELITIAN Secara umum, metode dapat diartikan yakni suatu cara, teknik, strategi dalam mencapai suatu tujuan tertentu. Dalam kaitannya dengan penelitian, tentu tentang
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Pendekatan Penelitian dan Metode Penelitian 1. Pendekatan Penelitian Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif karena sifat data yang dikumpulkan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif atau penelitian kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah
III. METODE PENELITIAN. akhlakul karimah peserta didik di SMP IT Ar Raihan. Untuk mencapai tujuan,
49 III. METODE PENELITIAN 3.1 Pendekatan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan peran Guru IPS dalam membina akhlakul karimah peserta didik di SMP IT Ar Raihan. Untuk mencapai tujuan,
METODE PENELITIAN. atau dengan menggunakan alat kuantifikasi yang lain, melainkan melakukan
III. METODE PENELITIAN A. Pendekatan Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian jenis ini dimaksudkan sebagai suatu cara yang tidak menggunakan prosedur statistik atau dengan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. A. Lokasi Penelitian Penelitian tentang implementasi pendidikan multikultural pada anak
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Lokasi Penelitian Penelitian tentang implementasi pendidikan multikultural pada anak melalui permainan tradisional ini dilakukan di Kampoeng Dolanan Nusantara. Kampoeng
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Untuk memecahkan suatu masalah dalam penelitian diperlukan suatu
36 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. METODE PENELITIAN Untuk memecahkan suatu masalah dalam penelitian diperlukan suatu metode penelitian. Secara umum metode penelitian diartikan sebagai cara ilmiah untuk
BAB III METODE PENELITIAN. Lokasi penelitian dilakukan di Taman Kanak-Kanak Kartini. TK ini terletak di Desa
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Latar Penelitian Lokasi penelitian dilakukan di Taman Kanak-Kanak Kartini. TK ini terletak di Desa Biyonga Kecamatan Limboto. Dipilihnya TK Kartini Kecamatan Limboto Kabupaten
BAB III METODE PENELITIAN. kualitatif. Hal ini didasarkan atas tujuan penelitian yang ingin mengetahui dan
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Metode Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Hal ini didasarkan atas tujuan penelitian yang ingin mengetahui
Moleong (2012: 6) mengemukakan pengertian metode penelitian kualitatif sebagai berikut:
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. PENDEKATAN DAN METODE PENELITIAN 1. Pendekatan Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, yaitu suatu proses penelitian dan
BAB III METODE PENELITIAN
26 BAB III METODE PENELITIAN A. METODE PENELITIAN Metode sangat diperlukan dalam suatu kegiatan penelitian untuk memperoleh pemecahan masalah dari suatu masalah yang sedang diteliti agar mencapai tujuan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian 1. Pendekatan dan Jenis Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif, maksudnya data yang dikumpulkan
Pertama, penulis bermaksud mengembangkan konsep pemikiran,
114 BAB III METODE PENELITIAN A. PENDEKATAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mengkaji permasalahan dan memperoleh makna yang lebih mendalam sesuai dengan kondisi lingkungan.
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Dalam penelitian ini, terdapat beberapa hal yang perlu dijelaskan dalam kaitannya dengan metodologi dan prosedur yang digunakan dalam penelitian,
BAB III METODE PENELITIAN. kriteria pengambilan data yang akan dilakukan. untuk mengumpulkan data-data sekaligus untuk dianalisis lebih
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi Penelitian Dalam pelaksanaan penelitian mengenai pola asuh keluarga broken home dalam perkembangan anak ini, peneliti mengambil lokasi di Desa Sumberejo, Kecamatan Madiun.
BAB II METODE PENELITIAN
30 BAB II METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif, Menurut Sugiyono (2010:14) metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan
BAB III METODE PENELITIAN. bersifat faktual secara sistematis dan akurat. Sebagaimana dinyatakan oleh
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif artinya bahwa penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan atau menguraikan suatu situasi yang bersifat
BAB III METODE PENELITIAN. Desa Ketep, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang. Dipilihnya
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi Penelitian Penelitian tentang Interaksi Sosial antar Pedagang ini mengambil lokasi penelitian di Kawasan Obyek Wisata Ketep Pass, Desa Ketep, Kecamatan Sawangan, Kabupaten
BAB III METODE PENELITIAN. pemahaman masing-masing manajemen pembiayaan bank syariah terhadap
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Obyek Penelitian Sesuai dengan tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pemahaman masing-masing manajemen pembiayaan bank syariah terhadap informasi laporan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. merupakan suatu cara untuk mencari kebenaran secara ilmiah berdasarkan pada data
49 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Suatu penelitian ilmiah dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya apabila menggunakan suatu metode yang sesuai dengan kajian penelitian. Metode penelitian
BAB III METODE PENELITIAN. Mungkid, Kabupaten Magelang. Dipilihnya lokasi ini sebagai tempat
21 BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi Penelitian Penelitian ini mengambil lokasi di daerah Desa Progowati, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang. Dipilihnya lokasi ini sebagai tempat penelitian dengan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Subjek Penelitian 1. Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Cibeunying Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung. Kelurahan Cibeunying merupakan satu
BAB III METODE PENELITIAN. motivasi, tindakan dan lain secara holistik. 31 Sedangkan disebut deskriptif
30 BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, disebut kualitatif karena merupakan penelitian yang bermaksud memahami fenomena
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian kualitatif deskriptif merupakan penelitian
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Paradigma Penelitian Paradigma adalah suatu cara pandang untuk memahami kompleksitas dunia nyata. Paradigma tertanam kuat dalam sosialisasi para penganut dan praktisinya.
BAB III METODE PENELITIAN. perilaku, persepsi, motivasi, tindakan, dan lain-lain, secara holistik, dan
BAB III METODE PENELITIAN A. BENTUK PENELITIAN Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode penelitian diperlukan untuk memecahkan suatu masalah dalam penelitian.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian diperlukan untuk memecahkan suatu masalah dalam penelitian. Secara umum metode adalah suatu kerangka kerja untuk melakukan tindakan,
BAB III METODE PENELITIAN. laporan keuanga di BWI dan untuk mengetahui persepsi nadzir terhadap
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Obyek Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akuntabilitas dan transparansi laporan keuanga di BWI dan untuk mengetahui persepsi nadzir terhadap akuntabilitas
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian lapangan (field research),
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian lapangan (field research), yaitu penelitian yang pengumpulan datanya dilakukan di lapangan.
BAB III METODE PENELITIAN. dan Taylor (Moleong, 2000:3) penelitian kualitatif adalah prosedur
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Menurut Bogdan dan Taylor (Moleong, 2000:3) penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan
BAB III METODE PENELITIAN
69 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian 1. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat kualitatif yaitu suatu pendekatan penelitian yang menghasilkan data
BAB III METODE PENELITIAN
30 BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Subjek Penelitian 1. Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan di kelompok sosial yaitu Kelompok Model Desa Konservasi (MDK), yang berlokasi di Desa Sukamandi,
BAB III METODE PENELITIAN. kualitatif. Penelitian ini disebut penelitian deskriptif karena menghasilkan data
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini disebut penelitian deskriptif karena menghasilkan
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini mengambil lokasi di Workshop Mandiri Craft yang. mengalami perkembangan. gempa pada tahun 2006.
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi Penelitian Penelitian ini mengambil lokasi di Workshop Mandiri Craft yang beralamat di Jalan Parangtritis Km 6,5 Cabean, Sewon, Bantul, Yogyakarta. Pertimbangan dari
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan Penelitian dan Metode Penelitian 1. Pendekatan Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yakni pendekatan penelitian yang menjawab permasalahan
BAB III METODE PENELITIAN
Feed Back BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Subjek Penelitian Produk Kerajinan kriya anyam bahan lidi memiliki beragam varian, produkproduk tersebut memiliki nilai fungsi dan estetis yang menarik,
BAB III METODE PENELITIAN
33 BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian 1. Pendekatan Penelitian Pendekatan penelitian yang digunakan pada studi ini adalah pendekatan kualitatif. Metode penelitian kualitatif adalah
BAB III METODE PENELITIAN. pendekatan kualitatif. Metode kualitatif adalah metode penelitian yang
50 BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Metode kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan
BAB III METODE PENELITIAN. penelitian, data dan sumber data, teknik pengumpulan data, instrumen penelitian,
BAB III METODE PENELITIAN Pembahasan pada bab ini berkaitan erat dengan metode penelitian yang akan digunakan selama penelitian, meliputi pendekatan dan jenis penelitian, kehadiran dan peran peneliti di
BAB III METODE PENELITAN. A. Pendekatan dan Jenis Penelitian
BAB III METODE PENELITAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif, dalam hal ini, peneliti ingin menggambarkan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi Penelitian Lokasi atau tempat penelitian mengenai fenomena perempuan pengangkut garam di Desa Kedungmutih, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak khususnya di pangkalan KUB
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Waktu Penelitian 1. Lokasi Penelitian Penelitian ini meneliti tentang fenomena perilaku menyimpang di kalangan pelajar SMA Negeri 8 Surakarta, dengan mengambil lokasi
BAB III METODE PENELITIAN. Obyek dalam penelitian ini adalah pelaporan Corporate Social
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Obyek Penelitian Obyek dalam penelitian ini adalah pelaporan Corporate Social Responsibility (CSR) sehubungan dengan fenomena yang peneliti temui yaitu terdapat perbedaaan
Pendekatanyang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif,
39 III. METODE PENELITIAN A. Pendekatan Penelitian Pendekatanyang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, karena ditinjau dari sudut cara dan taraf pembahasan masalahnya, serta hasil
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian deskriptif kualitatif. Isaac & Michael
BAB III METODE PENELITIAN A. Tipe Penelitian Penelitian ini menggunakan tipe penelitian deskriptif kualitatif. Isaac & Michael menjelaskan penelitian deskriptif adalah melukiskan secara fakta atau karakteristik
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif.
III. METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Menurut Creswell (1998:15) pendekatan kualitatif adalah suatu proses penelitian dan pemahaman
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Dalam bab ini penulis menyajikan mengenai lokasi dan subjek populasi/sampel penelitian, desain penelitian, metode dan teknik penelitian, definisi operasional, instrumen penelitian
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. ini berkaitan dengan proses, prinsip dan prosedur penelitian.
68 BAB III METODOLOGI PENELITIAN Metodologi, dalam pengertian luas mengacu kepada pengertian yang menyangkut proses, prinsip dan prosedur yang dipergunakan untuk mendekati masalah dan mencari jawabannya.
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Metode, secara harfiah berarti cara. Selain itu, metode berasal dari bahasa Yunani, metha (melalui atau melewati), dan hodos (jalan atau cara), metode bisa berarti suatu prosedur
BAB III PROSEDUR PENELITIAN. Dalam metoda penelitian pada prinsipnya tidak terlepas dari bagaimana
36 BAB III PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam metoda penelitian pada prinsipnya tidak terlepas dari bagaimana cara untuk mempelajari, menyelidiki ataupun melaksanakan suatu kegiatan secara
BAB III METODE PENELITIAN. Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi.
34 BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi Penelitian Dalam Penelitian ini peneliti mengambil lokasi penelitian di Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi. Pemilihan tempat ini karena masyarakat
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Subjek Penelitian 1. Lokasi Penelitian Peneliti melakukan penelitian yang berlokasi di UPT P2TP2A Kota Bandung, UPT P2TP2A adalah Unit Pelaksana Teknis Pusat Pelayanan
BAB III METODE PENELITIAN
37 BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian sangat penting keberadaannya didalam proses penelitian yang dilakukan secara terencana dan sistematis, metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. tepat agar tujuan penelitian dapat tercapai. Metode yang digunakan dalam
35 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Setiap penelitian ilmiah memerlukan pemilihan metode penelitian yang tepat agar tujuan penelitian dapat tercapai. Metode yang digunakan dalam penelitian
BAB III PROSEDUR PENELITIAN. kewilayahan dalam penelitian ini merujuk desain penelitian deskriptifkualitatif,
BAB III PROSEDUR PENELITIAN A. METODE PENELITIAN Metode untuk penyusunan perencanaan partisipatif berbasis kewilayahan dalam penelitian ini merujuk desain penelitian deskriptifkualitatif, yaitu suatu metode
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif atas dasar
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif atas dasar paradigma naturalistik. Sugiyono (2007) menegaskan bahwa: Metode penelitian kualitatif
BAB III METODE PENELITIAN
16 BAB III METODE PENELITIAN Setiap kegiatan penelitian sejak awal harus ditentukan dengan jelas pendekatan apa yang akan diterapkan, hal ini dimaksudkan agar penelitian tersebut dapat benar-benar mempunyai
BAB III METODE PENELITIAN. Pemuda Hijau Indonesia) regional Yogyakarta ini menggunakan metode
BAB III METODE PENELITIAN A. Bentuk Penelitian Penelitian tentang volunterisme pemuda kota dalam KOPHI (Koalisi Pemuda Hijau Indonesia) regional Yogyakarta ini menggunakan metode penelitian kualitatif
BAB III METODE PENELITIAN. Pandanan Kecamatan Wonosari Kabupaten Klaten. yaitu bulan Oktober sampai bulan Desember 2012.
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi Penelitian Penelitian mengenai Pola Asuh Orang Tua terhadap Anak dalam Keluarga pada Bidang Pendidikan, berlokasi di Dusun Pandanan Desa Pandanan Kecamatan Wonosari
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian Berdasarkan jenisnya, penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Menurut Lexy J. Moleong, penelitian kualitatif adalah penelitian yang dimaksud untuk
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Sebelum melakukan penelitian ke lapangan, seorang peneliti harus melakukan
60 BAB III METODOLOGI PENELITIAN Sebelum melakukan penelitian ke lapangan, seorang peneliti harus melakukan persiapan yang sesuai dengan prosedur penelitian. Persiapan-persiapan ini akan membantu kelancaran
BAB III PROSEDUR PENELITIAN
BAB III PROSEDUR PENELITIAN A. Pendekatan Dan MetodePenelitian Metode yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, yaitu memperoleh data empiris saat penelitian dilakukan. Ada dua
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengambilan lokasi di Panti asuhan ini
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Lokasi Penelitian Pelaksanaan penelitian mengenai tipe-tipe interaksi sosial di Panti asuhan ini, peneliti mengambil lokasi di Panti asuhan Santa Maria, Ganjuran, Bantul,
BAB III METODE PENELITIAN. Yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah penerapan penentuan
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Obyek Penelitian Yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah penerapan penentuan biaya ijarah dalam rahn emas. Peneliti akan melakukan penelitian di bagian penetapan ujrah
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Pada bab tiga merupakan uraian dari metode penelitian yang akan digunakan oleh peneliti dalam melakukan penelitian mengenai intervensi terhadap anak dengan hambatan komunikasi.
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Metode Penelitian Metode penelitian adalah suatu cara yang dipergunakan untuk memecahkan suatu permasalahan yang akan diteliti. Metode penelitian merupakan suatu
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Penelitian ini akan meneliti mengenai dampak ibu bekerja sebagai TKW di luar negeri terhadap berubahnya peran dan fungsi anggota keluarga. Oleh karena itu,
BAB III METODE PENELITIAN. Bab ini merupakan kunci bagi pelaksanaan penelitian yang penulis
BAB III METODE PENELITIAN Bab ini merupakan kunci bagi pelaksanaan penelitian yang penulis lakukan. Agar mudah tergambarkan alur penelitiannya, maka berikut ini penulis menjelaskan metode penelitian, jenis
BAB II METODE PENELITIAN. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode deskriptif dengan
BAB II METODE PENELITIAN 2.1 Bentuk Penelitian Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Bentuk deskriptif adalah bentuk penelitian yan memusatkan masalah-masalah
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Subjek Penelitian 1. Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan di Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Ekonomi Syariah (LP2ES) Learning Center Bandung, yang berlokasi
III. METODE PENELITIAN. jenis data penelitian yang terdiri dari data primer dan data sekunder. Selanjutnya
III. METODE PENELITIAN Bab ini membahas mengenai pendekatan penelitian yang dilakukan oleh peneliti. Selain itu, bab ini juga mencakup penetapan tempat penelitian, fokus penelitian, jenis data penelitian
BAB III METODE PENELITIAN. tertulis atau lisan dari orang-orang dan prilaku yang dapat diamati. 33
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif yaitu sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Metode merupakan suatu hal yang sangat penting, karena salah satu upaya ilmiah yang menyangkut cara kerja untuk dapat memahami dan mengkritisi objek, sasaran suatu ilmiah untuk
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Pendekatan Penelitian Penelitian kualitatif bertujuan untuk menggambarkan realitas yang kompleks dan memperoleh pemahaman makna dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata
BAB III METODE PENELITIAN. No 95 Pesawahan Teluk Betung Selatan Bandar Lampung.
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Latar Penelitian Penelitian ini dilakukan di SDN 2 Pesawahan yang beralamat di Jalan Ikan Kakap No 95 Pesawahan Teluk Betung Selatan Bandar Lampung. Penelitian ini dilaksanakan
BAB III METODE PENELITIAN. Dalam penelitian skripsi ini, peneliti menggunakan pendekatan. penjelajahan: kesimpulanya studi kasus deskriptif.
39 BAB III METODE PENELITIAN. A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Dalam penelitian skripsi ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus, dimana hanya melibatkan beberapa
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Pendekatan Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif berdasarkan judul penelitian yang digunakan yaitu Implementasi Etika Public Relations PT
BAB III METODE PENELITIAN. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan
31 BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan Penelitian Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pendekatan penelitian kualitatif adalah penelitian yang digunakan
