ARSITEKTUR.. FAMILI KOMPUTER : IBM PC

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "ARSITEKTUR.. FAMILI KOMPUTER : IBM PC"

Transkripsi

1 ARSITEKTUR.. FAMILI KOMPUTER : IBM PC

2 Pada bab ini kita akan meuhat bagaimana para arsitek merangkaikan komponen suatu komputer. Yang menjadi contoh disini adalah mm PC, namon prinsip berlaku sarna bagi kebanyakan komputeryang lain. Bagian 5.1 mengemukakan tinjauan singkat mengenai famili mm PC (termasuk PC AT), farnili turunannya PS/2, dan anggota kelompok Pc. Kemudian kita akan membahas secara rind arsitektur sistem hardware (USA) PC (Bagian 5.2 dan 5.3). Kitajuga akan meuhat beberapa chip pendukong PC dan interface antara sistem hardware dan software. Kita akan melihat bagaimana para arsitek memberikan alarnat ke berbagai komponen sistem, seperti memori akses random (RAM), ROM, tabel vektor exception, dan port I/O yang dipetakan memori (Bagian 5.4). Dalarn pembahasan mengenai sistem software PC, kita akan melihat tanggung jawab atau tugas ROM BIOS. Bab ini diakhiri dengan penilaian manfaat arsitektural PC (Bagian 5.5). ISTILAH KUNCI 308 Koprosesor Prosesor penggunaan khusus yang dirancang untuk beroperasi secara dekat dengan unit pemrosesan sentral (CPO) agar ia mendapatkan fungsionalitas tambahan, seperti aritmetik titik ambang. Enhanced Expanded Memory Standard (EEMS) Jenis memori expanded yang dapat digunakan oleh ffim PC (International Business Machine Corporation's Personal Computer) untuk menjalankan program secara langsung; ia juga disebut memori expanded LIM 4.0. Bus Channel I/O (input-output) PC Bus lokal expanded dari ffim PC. Ia mempunyai delapan jalur data. 20 jalur alamat, dan sejumlah besar jalur daya dan kontrol. Bus channel I/O PC AT Perluasan atau pengembangan Bus Channel I/O ffim PC yang digunakan oleh komputer PC AT (Advanced Technology). Bus AT memberikan 16 (bukan 8) jalur data. 24 (sebagai perluasan dari 20) jalur alamat, dan memberikan intenupt serta pengontrol akses memori langsung (DMA) tambahan. Interface paralel programmable (ppi) Peralatan programmable yang memberikan interface antara Bus Channel I/O PC dengan peralatan I/O paralel, seperti disk drive atau printer. ROM BIOS Sistem I/O Dasar untuk PC, yang bertempat dalam memori read only (ROM) dan memberikan kontrol peralatan I/O lwgsung (hardware) dan timer.

3 Jika daya hidup, ia akan mengecek hardware, memprogram sirkuit refresh RAM dinamis (DRAM), memprogram peralatani/o, dan memuat sistem pengoperasian. Receiver-transmittertak-sinkronuniversal(UAR1) Peralatanyang memberikan interface antara Bus Channel I/O PC dengan peralatani/o yang digabungkan,yang tugasnya mengirim dan menerima informasi dalam bentuk bit serial, seperti modem. Wait State (kedudukan menunggu) Siklus bus kosong yang dijalankan oleh CPU pada waktu peralatan yang digabungkan (termasuk memori) tidak dapat mengantarkan data yang diminta dalam jurnlah waktu yang ditetapkan. Ini merupakan satu-satunya bab kita akan membahas HSA komputer secara rinci, dan kita akan mendeskripsikanbeberapa detail arsitekturalkhusus yang tidak akan kita kemukakan lagi untuk mesin yang lain apapun. Kita mengambil mm PC sebagai contoh karena ia melakukan revolusi terhadap industri komputer dalam beberapa hal. Sebelum PC, ada famili komputer besar yang terdiri atas sekitar 10 model dan puluhan ribu komputer individual. Sekarang terdapat lebih dari 60 juta PC yang telah digunakan.pc mengenalkankepada publik tentang komputasi yang sebenarnya, bukan hanya untuk game dan program aplikasi kecil yang telah ada sebelumnya.perubahandalam pendekatanini secara besar-besarantelah mengubah industri software dan hardware. Sebelum munculnya PC, produk software telah dianggap berhasil apabila penciptanya bisa menjual puluhan ribu kopi. Sekarang, pembuat software, sepertimicrosoft Corporation,Lotus DevelopmentCorporation, Ashton-Tate Corporation, dan Borland International, merup~an korporasi atau perusahaanmulti-jutadolar,denganprodukbest-selling-merekateljual antararatusan ribu sampaijutaan kopi. Yang terakhir,pc merupakankakek moyang dari berbagai komputer personal canggih sekarang ini, termasuk famili PS/2 (Personal System! 2). Penulis benar-benar mengharapkan agar semua pembaca mendapatkan pengetabuanmengenaikomputerpersonal.jelasnya,arti historisnyaakan membantu pemahaman kita mengenai komputer personal. 5.1 FAMILIIBM PC DAN TURUNANNYA Industri komputer telah berkembang dengan cepat sejak penemuannya pada akhir tabun 1940-an. Pada tabun pertama, komputer yang paling murah harganya ratusan ribu dolar, dan harga ini terus meningkat apabila komputer tersebut meningkat ukuran dan kompleksitasnya. Namun demikian, dengan munculnya integrasi skala besar pada tabun 1970-an, harga komputer turun secara menyolok, dan pada akhir 309

4 tabun 1970-an, komputer-komputer yang relatif tidak mahal bagi para pemakai individual telah menjangkau pasar. Komputer tersebut dikenal sebagai personal computer (komputer personal); yang harganya biasanya di bawah $5000. Sebelum mengenal komputer personal, para pemakai biasanya mengklasifikasikan komputer dengan nama mainframe, minikomputer, atau superkomputer. Mainframe merupakan kuda beban bagi bisnis dan industri. Ia dirancang untuk memenuhi kebutuhan perusahaan besar, memberikan atau menyediakan ribuan terminal, menyediakanpenyimpan<'l1dalam jumlah gigabyte, dan memberi pasokan sumber untuk mengelola database yang besar. Namun demikian, harganya juga ratusan ribu sampai jutaan dolar. Minikomputer, yang umumnya lebih kecil dari pada mainframe, dirancang untuk memenuhi kebutuhan perusahaan kecil, laborato rium, dan departemen. Mesin ini dapat digunakan oleh beberapa pemakai sampai sekitar 100 pemakai, dan umumnya harganya antara $ sampai $1 juta. Superkomputer adalah mesin tercepat dan terbesar yang ada pada saat itu dan oleh karenanya, harganya juga paling mahal. Jelasnya, bila secara perorangan kita tidak akan mampu menyediakanminikomputer,mainframe, atau superkomputer. Komputer personal pertama kali muncul setelah diperkenalkannya mikroprosesor,yaitu CPU chip tunggal yang terdiri atas set register, ALU, dan unit kontrol komputer. Intel Corporation mengenalkan mikroprosesor yang pertama, yaitu chip kalku1ator4-bit yang disebut 4004, pada tabun 1971, yang kemudian pada taboo 1975 ia mengenalkan 8080, yaitu chip CPU penggunaan umum 8-bit. Perusahaan lain, seperti Rockwell dan Motorola, memunculkan rnikroprosesor pesaing pada waktu yang hampir bersamaan.perusahaan komputer dengan mudah dapat membuat komputer personal yang tidak mahal dengan menggunakan mikroprosesor sebagai CPU, yang dikombinasikan dengan komponen pendukung yang lain. Komponen lain tersebut meliputi power supply, sistem memori utama, bus sistem, terminal tampilan video, dan sistem I/O. Komputer personal pertama yang menjangkaupasar meliputi Altair 8800 dari MITS, TRS-80 dari Radio Shack, dan PEr PC (Personal Electronic Transacter) dari Commodore, yang semuanya muncul sekitar tabun Komputer tersebut ditujukan bagi para penggemar komputer. Walaupun revolusi komputer personal telah dimulai, namun tidak sampai 4 tabun kemudian, tepatnya bulan Agustus 1981, ffim telah memperkenalkan ffim Pc. ffim, yang sekarang telah menjadi raksasaindustrikomputer,membidikkanatau memfokuskanpada sumbermanufaktur dan marketing yang belum banyak terdapat dalam pasaran pasaran komputer personal. Ia juga memunculkan sistem pengoperasianms DOS (Microsoft Corporation's Disk Operating System), yang secara cepat menjadi standart industri. 310

5 .- - n_. _ n Tujuan awal penggunaanpc adalah untuk perusahaanbisnis kecil dan aplikasi pennainan. Pada waktu ffim memperkenalkan PC, pola penggunaan komputer personalnya sangat berbeda dengan apa yang kita jumpai sekarang ini. Spreadsheet dan word prosesor,yang merupakandua aplikasiutama komputerpersonal sekarang ini, pada waktu itu belum sempuma dan belum banyak digunakan. aplikasi grafik, seperti komputer untuk desain dan desktop publishing, hanya digunakan pada mainframe dan minikomputer. Penggunaan untuk bisnis utama yang diperkirakan oleh perusahaan komputer pada saat itu adalah menggunakan versi program keeil yang dapat dijalankan pada mainframe dan minikomputer, seperti program accounting dan perpajakan untuk perusahaankeeil. Dengan adanya sasaran pasar ini, ffim telah membuat beberapa keputusan penting mengenai konfigurasi PC. Kita akan membahas hal ini seeara lebih rinei pada bagian berikut ini IBMPC dan PC AT Tidak seperti para pendahulunya yang sangat terkenal, yaitu Apple II dari Apple Computer, yang menggunakan CPU 8-bit. ffim PC menggunakan CPU 16- bit. Pada tabun 1981, mikroprosesor 8086 dari Intel merupakan mikroprosesor 16- bit yang paling banyak digunakan di seluruh dunia, dan oleh karenanya banyak programmer yang telah mengenalnya dengan baik. Namun demikian, dari pada memilih mikroprosesor 8086 yang menggunakan bus data 16-bit, ffim lebih cenderung memilih mikroprosesor 8088 dari PC intel, yaitu versi yang lebih murah dari pada 8086, yang menggunakan bus data 8-bit, bukannya menggunakan bus 16- bit. (Lihat Case Studies untuk mengetabui lebih detal mengenai famili mikroprosesor Intel). Keunggulan menggunakan mikroprosesor 8088 adalah (1) bahwa ia mempunyai arsitektur set instruksi (ISA) yang sama seperti 8086 dan ia juga dapat menjalankan semua software yang berdasar pada 8086, dan (2) karena ia menggunakan bus 8-bit. para perancang dapat mengirit biaya pembuatan PC, yaitu dengan cara menggunakan peralatan pendukung 8-bit dan bukan dengan peralatan pendukung 16-bit. Biaya menjadi kendala utama bagi berhasilnya proyek PC, karena harga PC yang rendah akan lebih banyak menarik minat para pemakai bam. Namun, kinerja PC hams dapat dibandingkan dengan pesaingnya yaitu minikomputer. ffim PC merupakan arsitektur bus tunggal. Jika otak PC adalah mikroprosesor 8088, maka sistem syarafnya adalah bus lokal yang diperluas, yang menurut ffim disebut PC I/O Channel Bus (Bus Channel I/O PC), atau hanya disebut PC Bus. PC Bus melengkapi PC dengan delapan jalur data, 20 jalur alamat, dan sejumlah jalur kontrol dan jalur daya untuk memberikan fleksibilitas. Ruang alamat fisik PC adalah 1 MB. 311

6 Salah satu keputusan atau kebijakan kunci yang menyebabkan berhasilnya PC adalah bahwa ia memasarkannya sebagaiarsitektur terbuka, yakni arsitektur yang komponennya, struktur busnya, dan sistem pengoperasiannya didokumentasi secara terbuka oleh perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan komponen dapat merancang komponen barn atau komponen penggantian, sehingga para pemakai dapat dengan mudah menarnbahkan komponen tersebut pada sistem aslinya. Sejumlah perusahaan telah memasarkan komputer dengan arsitektur terbuka, termasuk Apple (narnun bukan untuk produk Macintosh-nya), dan sekarang ada banyak sekali peralatan yang kompatibel dengan bus untuk komputer tersebut. Peralatan yang ada tersebut meliputi papan memori, adapter graftk, disk drive, interface komunikasi, modem, dan bahkan CPU pengganti. Yang terakhir, keberhasilan sistem tergantung pada kehandalan (reliabilitas) dan keberadaan suku cadang komponennya, dan ffim telah menentukan PC sebagai dasar untuk pembuatan famili komponen yang reliabel dan telah ditetapkan dengan baik. Komponen tersebut tidak hanya meliputi mikroprosesor, narnun juga pengontrol bus, pengontrol interrupt, timer, pengontrol DMA, dan interface I/O serial dan paralel. Bagian berikutnya pada Bab ini akan mendeskrlpsikan komponen ini dan menunjukkan bagaimana ffim mengasembling mereka menjadi mikrokomputer berkinerja tinggi. Pada tahun 1983, Intel memunculkan famili 8086/8088 pada waktu' ia memperkenalkan mikroprosesor 80286, dan segera setelah itu IBM menggabungkannya ke dalarn famili PC-nya untuk memanfaatkan kemarnpuan proteksi memori dan kecepatan yang meningkat dari mikroprosesor itu. Pada tahun 1984, ffim mem perkenalkan PC AT, yang merupakan PC hasil dari peningkatan kinerja utama yang pertama dari ffim PC. 802~6 pada dasamya mempunyai ISA yang sarna dengan yang dimiliki 8086 dan 8088, narnun ia mempunyai dukungan tambahan terhadap hardware yang digunakan untuk segmentasi dan proteksi memori. Ia dapat beroperasi dalam Real Address mode (mode Real Address), yang merupakan mode kompatibilitas 8088, dan ia dapat berjalan pada semua software yang didasarkan pada 8088 asli (kecuali untuk software yang digunakan untuk segmentasi). Lebih dari itu, menggunakan lintasan (path) I/O 16-bit, buka9 path 8-bit, dan ia mempunyai jalur 24-alarnat, sehingga ia mempunyai ruang alarnat fisik 16-MB.. Dengan munculnya AT, IBM harus mengupgrade PC Bus-nya. IBM menarnakan bus barnnya ini PC AT I/O Channel Bus (Bus Channel I/O PC AT), atau hanya disebut PC AT Bus. Struktur bus antara PC dan PC AT mempunyai perbedaan pokok, dan kita akan membahas perbedaan tersebut pada bab berikutnya. Selain menetapkan standart bus untuk industri komputer personal, famili PC dari ffim juga menyusun standart untuk tampilan video. ffim PC muncul dengan 312

7 standart Monochrome Display Adapter (MDA), yang mempunyai satu wama dasar (bagian depan) dan satu wama background, misalnya hijau pada hitam. ffim PC juga mempunyaiadaptertampilanwarnapilihanyang disebutcolor GraphicsAdapter (CGA). Namun demikian, CGA mempunyai resolusi yang begitu rendah (320 x 200 pixel dengan empat wama), sehingga kebanyakan perusahaan bisnis mengandalkan pada resolusi MDA yang lebih tinggi (720 x 350 pixel). ffim PC AT muncul dengan Enhanced Graphics Adapter (EGA), dengan resolusi 640 x 350 pixel dan 16 wama IBM Ps/2 Pada tabun 1987, ffim memperkenalkanfamili komputer personal barn, yaitu famili PS/2, untuk mengganti famili PC. Famili PS/2 berbeda dengan famili PC dalam beberapa hal; dua yang paling pokok adalah bahwa ia menggunakan bus yang dirancang kembali yang disebut Micro Channel Architecture (MCA), dan ia menggunakan tampilan video resolusi lebih tinggi yang disebut Video Graphics Array (VGA). (Banyak PC sekarang menggunakan VGA). VGA memiliki resolusi 640 x 480 pixel dengan 16 wama. Meskipun demikian, famili PS/2 menggunakan famili chip CPU Intel yang sarna dan menjalankan hampir semua software yang sarna.(konversinyatidakbenar; softwareyang dibuatuntukps/2 tidakharns beijalan pada PC). Famili PS/2 terdiri atas sejumlah model dehgan konfigurasi komponen yang berbeda, yang merefleksikan pertumbuhan teknologi mikrokomputer yang cep'at dalam tabun 1980-andan 1990-an.Model 25 dan 30 menggunakanchip CPU 8086 dan PC AT Bus (betum menggunakanbus MCA). Model 50 dan 60 menggunakan.cpu dan bus MCA 16-bit, dan Model 80 menggunakan mikroprosesor dan satu-satunya anggota famili PS/2 yang menggunakan bus MCA 32-bit. Intel mengenalkan mikroprosesor80386 pada tabun Ia.merupakanCPU 32- bit dan memberikanbus data 32-bit, bus alamat 32-bit,dan ruang alamat virtual48- bit. Seperti halnya 80286, ia juga mempunyai mode operasi Real Address, yang membuatnya kompatibel derigan program yang diran cang untuk beijalan pada CPU 8086 dan.8088; jadi ia dapat menjalankan semua software yang dirancang untuk famili PC. Pada tabun 1988, Intel mencanangkan mikroprosesor 80386SX, yang pada dasamya merupakan chip dengan bus data 16-bit (bukan bus data 32-bit). Chip 80386SX memungkinkan para developer (perusahaan komputer) membuat komputer 32-bit dengan mengirit biaya pembuatan, karena mereka dapat menggunakan chip memori 16-bitdan peralatan I/O 16-bit, seperti hard disk. Pada 313

8 tahun yang sarna, ffim memperkenalkananggota famili PS/2 yang lebih murah, yaitu Model 70, yang menggunakan CPU 80386SX dan bus MCA 16-bit. Pada tahun 1989, Intel mengeluarkan mikroprosesor 80486, yang sarna dengan 80386, narnun ia menyertakancache dan putaran (circuitry)internaluntuk pengkalkulasian aritmetik titik arnbang. (Beberapa komputer personal yang pertama menyertakan memori cache eksternaldan prosesor titik arnbang,narnun mereka ini tidak menjadi bagian dari chip CPU). Pada tahun 1991, ffim memperkenalkanmodel 90 dan 95, yang menggunakan mikroprosesor dan standart video bam yang disebut Extended Graphics Array (XGA). XGA memberikan dua resolusi, yaitu 1024 x 768 dengan 256 warna atau 640 x 480 dengan 65,536 wama dan pada dasamya sarna dengan enhanced VGA (VGA yang ditingkatkan) Anggota Kelompok PC Segera setelah ffim mulai memproduksi ffim PC, dan sebagian karena ia merupakan arsitektur terbuka, maka para perusahaan mulai membuat anggota kelompok PC. PC clone (anggota kelompok PC) adalah komputer yang software dan hardware-nya kompatibel dengan ffim PC. Untuk bisa kompatibel dengan PC atau PC AT, clone (anggota kelompok) ini hams menyanggaatau mempunyaiset instruksi8086(atau80386) secarakeseluruhan dan pada dasamya hams mempunyai hardware intrrupt yang sarna. Ia juga hams mempunyai struktur I/O yang menggunakan call sistem yang kompatibel dengan basic input-output system (BIOS) PC. Narnun demikian, jika clone menggunakan sistem I/O yang berbeda dengan yang digunakan PC, ia mungkin tidak bisa menjalankan software yang menjalankani/o tingkat hardware-nya sendiri (kecuali dengan memanggil routine BIOS). Banyak program yang berkinerja tinggi menghindari call BIOS, dan akibatnya beberapa program ini tidak dapat berjalan pada clone PC tertentu. Namun demikian, banyak clone PC yang tidak 100% kompatibel dengan PC, walaupun mereka ini bisa menjalankan sebagian besar software untuk PC yang ada sekarang ini. Farnili PC, yang termasuk mesin clone maupun mesin ffim, terus mengikuti perubahan seni teknologi. Akhir-akhirini, lusinan perusahaan memproduksi clone PC yang didasarkan pada chip CPU Intel, yaitu 8088, 8086, 80386, 80386SX, dan Pada waktu ffim mencanangkan famili PS/2, ia membuat ketetapan yang menyangkutkonfigurasips/2 yang mempengamhiclone tersebut.ffim memutuskan untuk tidak hanya memperluas AT Bus menjadi 32-bit, narnun juga menetepakan kembali arsitekturnya dan memperkenalkan PS/2 yang didasarkan pada MCA. 314

9 Narnun pada saat itu, beberapa perusahaan lain telah menghasilkan clone PC yang begitu mengandalkan CPU Walaupun Intel telah memunculkan berturutturut CPU 80386SX dan 80486, banyak perusahaan yang tetap menghasilkan clone PC dengan bus yang kompatibel dengan AT. Karena clone (kelompok) PC 32-bit menggunakan prosesor 32-bit, maka beberapa perusahaan umumnya menyertakan bus memori 32-bit tertutup (proprietary). Pada waktu ffim mengentikan memproduksi mesin PC AT Bus, industri komputer tidak mempunyai standart bus 32-bit. Pada kenyataannya, ffim tisak pemah mengeluarkan spesiftkasi detail mengenai PC AT Bus. Untuk mengatasi tidak adanya atau kurangnya standart PC 32-bit, pada tabun 1988 konsorsium dari beberapa perusahaan melakukan standardisasi bus AT extended 32-bit, yang disebut Extended Industry Standard Architecture (EISA) bus. Spesiftkasi EISA mencakup semua karakteristik timing bus bam. Sebaliknya, PC AT Bus sekarang dikenal sebagai industry standard architecture (lsa) bus. Bus EISA nampaknya akan menjadi standart yang akan diterima bagi anggota famhi PC 32-bit di masa mendatang, dan baik arsitektur MCA maupun arsitektur EISA narnpaknya akan menjadi standart untuk industri PC tabun Sementara mayoritas PC tabun 1991 mempunyai bus ISA, namun ada beberapa diantaranya yang mempunyai bus MCA dan bus EISA. Adalah benar bila kita katakan bahwa kecepatan RAM dinarnis (DRAM) belum bisa mengejar atau menyetarakan diri dengan peningkatan kecepatan CPU. Akibatnya, banyak perusahaan PC menyertakan atau menggabungkan memori cache yang relatif besar atau menggunakan sistem penyimpanan interleaved untuk mempercepat akses memori utama yang lambat. Cache menggunakan RAM statis (SRAM) berkecepatan tinggi dan mempunyai berbagai organisasi (susunan), seperti yang dikemukakan pada Bagian Cache biasa mempunyai 8-K word 32-bit dan aturan posted write-through yang memelihara atau menjaga koherensi cache dengan cara memonitor bus dan dengan cara tidak memvalidasi entri cache yang tampilannya dalam memori dimodiftkasi oleh operasi store. Beberapa PC menggunakan SRAM sebagai pengganti DRAM, namun SRAM lebih mahal, sehingga komputer yang dihasilkan akan mempunyai harga yang lebih mahal. 5.2 KONFIGURASI MIKROKOMPUTER DASAR Mikrokomputer, seperti halnya PC, adalah komputer yang didasarkan pada mikroprosesor. Mikrokomputer menggunakan bus dengan cara yang sarna seperti yang dilakukan oleh komputer lain. Komputer tersebut biasanya terdiri atas casis 315

10 n ~ n......_._ (rangka) yng berisi power supply dan system board (papan sistem), yang juga disebut mother board. Papan sistem biasanyamenyaqggacpu dan chip pendukung primemya, seperti jarn (clock), buffer data dan alarnat, pengontrol interrupt, dan beberapa memori utama. Papan sistem juga mempunyai slot, yaitu konektor yang di dalamnya berisi beberapa hubungan atau koneksi. Slot ini menyangga cards (atau daughterboard)yang ia sendirimenyanggacircuitry,sepertimemoritambahan, hard disk, pengontrol ootuk floppy disk (disket) dan hard disk, pengontrol monitor, pengontrol mouse, dan sejumlahopsion lain. Para perancang menstandardisasislot dan menghuboogkannyasecara paralel pada mother board. Dengan konfigurasi ini, pemakai dapat membelicard bam dan secaramudahdenganhanya memasangkannya ke dalarn slot yang kosong. Peralatan bam tersebut segera menjadi bagian terpadu dari komputer. Dengan teknologi sirkuit terpadu yang moocul pada akhir tabun 1970-an dan awal taboo 1980-an,beberapaperusahaanchip tidakbisa membuatsatu chip tunggal yang bisa memberikan semua fungsionalitas sistem komputer yang dikehendaki (walaupun sekarang usaha ini harnpir bisa dilakukan). Oleh karenanya, para perusahaan itu memproduksi chip sets (set chip), yang merupakan set dari chip pendukungkompatibelyang mengimplementasikanberbagaifungsi tertentu, seperti pengontrol interrupt,pengontrolbus, dan timer. Perusahaankomputer dapat dengan bebas dan mudah menggunakan set chip ini pada waktu merancang komputer. Umumnya, chip yang berada da1amset mematuhi batasan timing yang.sarna dan mempooyai logika kompatibel. Para perancang dengan mudah bisa menentukan atau memilih komponen yang diperlukandan menghuboogkannyabersarna dengan menggunakan bus yang tepat. Bahkan dimungkinkan pula bagi perancang untuk me-layout komputer secara keseluruhan tanpa pemah merancang sirkuit logika tunggal. Sebaliknya, para arsitek dan perancang komputer mainframe menetapkan setiap komponen sirkuit secara sendiri-sendiri,kemudian para perusahaan membuat spesiflkasinya. Meskipun demikian, hasilnya harnpir sarna, seperti yang segera akan anda lihat. Perusahaan chip biasanya memproduksichip khusus yang disebut koprosesor, yang beroperasi bersarna dengan CPU guna meningkatkan fungsionalitasnya. Beberapa chip koprosesor menjalankan aritmetik kecepatan tinggi, beberapa yang lain memberikan pemetaan hardware untuk memori virtual, dan yang lainnya memberikan grafik kecepatan tinggi. Chip koprosesor berbeda dengan chip pendukung dalam hal cara ia berkomunikasi dengan CPU, dan kita akan membicarakan koprosesor titik arnbang 8087 Intel dan protokol komooikasinya pada Bagian 5.3. Intel juga memproduksi chip koprosesor untuk chip CPU-nya yang lain, dan PC yang didasarkanpada chip CPU yang lebih bam dan lebih cepat seringkali menggunakan koprosesor yang bersesuaian: 316

11 CPU Koprosesor Titik Ambang Yang Bersesuaian 8088 dan dan 80386SX Tak ada mempunyai circuitry titik ambang internal 5.3 KOMPONEN IBM PC ArsitekturfamiliffiM PC tidakhanyaditentukanoleh mikroprosesornya,namun juga oleh detail bus sistem, adapter display, keyboard, printer, tampilan video, dan BIOS-nya. Pada bagian ini, pertama kali kita akan melihat secara mendetail mikroprosesor 8088 (Bagian 5.3.1) diikuti dengan deskripsi mengenai interface kontrol mikroprosesor (Bagian 5.3.2). Kemudian kita akan mendeskripsikan PC Bus, PC AT Bus, dan sistem interrupt (Bagian 5.3.3). Bagian dan mengemukakan masalah sistem I/O dan membahas beberapa chip pendukung I/O programmable yang menjalankan berbagai tugas I/O secara efisien, sehingga mengurangi beban tugas CPU yang dilakukannya. Terakhir, kita akan mendeskripsikan koprosesor aritemtik titik ambang (Bagian 5.3.6). Pada bagian berikut ini kita akan membahas komponen sirkuit PC dengan cukup mendalam. Tujuannya supaya kita bisa mengetahui beberapa pertimbangan yang hams dilakukan oleh para arsitek dan perancang ketika mendesain komputer. Pertimbangan ini semuanya penting, dan pilihan komponen menjadi faktor desain yang pokok dalam segala pengimplementasian.satu-satunyajenis komputer yang akan kita jelaskaii dengan rinci mengenai komponen sirkuitnya adalah PC ini, namun dalam pembahasan ini kita akan mendapatkan banyak pelajaran mengenai seluk beluknya, khususnya karena komponen ini sangat mempengamhi kegunaan arsitektur PC. Tiga tujuan utama bagian ini adalah untuk mendapatkan gambaran mengenai penggunaanbus lokal expanded, I/O yang dikontrol DMA, dan interrupt yang divektorisasi. Gambar 5.1 menunjukkan komponen utama ffim PC. Sistem kontrol bus meliputi pengontrol bus maupun buffer data dan latches alamat (Latches adalah register sederhana yang menyanggakatup (valve)dan menempatkannyapada bus). Sistem kontrol interrupt(intr control) terutamaberisi pengontrolinterrupt. Sistem kontrol RAM dan ROM meliputichip RAM dan ROM, dekoder alamat, dan buffer. 317

12 INTR Sistem kontrol DMA terutama berisi pengontrol DMA. Timer-nya adalah timer interval programmable, dan sistem kontrol I/O menyertakan interface paralel programmable (PPI). Garnbartersebut melukiskancpu, narnun ia tidak menunjukkan koprosesor titik ambang CPU 8088 Berikut ini kita akan melihat sekilas mengenai ISA dari mikroprosesor 8088 Intel. Karena 8088 dan 8086 mempunyaiisa yang sarna, apa yang kita kemukakan mengenai 8088 disini juga berlaku bagi Juga, dengan hanya perbedaannya pada instruksi yang digunakan untuk mengelola segmentasi dan proteksi memori, juga mempunyai ISA yang sarna dengan 8088 dan deskripsiberikut ini juga ada kaitannya dengannya. Case Study 12 akan memberikan rincian tambahan mengenai hal tersebut. [ ~ control inmi!oglc i82591 Power, supcly I Clock Wait-state : logic NMI!ntel 3088 C?U INTR Bus control system ROM ana ROM control Expanded local bus Additional slots jlo control DMA Keyboard i control 3na i I!8237A-oj. :Imer RAM and RAM control Gambar 5.1 Komponen utama IBM Pc. Gambar ini tidak menunjukkan sebagian besar jalur kontrol dim hubungan bus. NM1, nonmaskable-interrupt; 1NTR, interrupt request. Bilangan yang ada dalam kurung menunjukkan nomor suku cackmg untuk setiap komponen. 318

13 Datatype. * * * * 8088 memberikan datatype berikut ini: integer biner unsigned 8-bit dan 16 bit integer (bilangan bulat) komplemen dua 8-bit dan 16-bit desimal packed (dua digit BCD per byte) desimal unpacked (satu digit BCD per byte; 4-bit high-ordemya adalah 0 Set Register 8088 adalah mikroprosesor 16-bit. Set registemya, yang ditun jukkan pada Gambar 5.2, terdiri atas 13 register penggunaan khusus 16-bit dan set sembilan flag. Setiap register data mempunyai penggunaan khusus: AX adalah akumulator, BX adalah register base, CX menyangga count (digunakan selama instruksi transfer data tertentu), dan DX menyimpan atau menyangga data temporer. CPU dapat mengalamatkan setiap register data atau setiap setengah register data 8-bit mempunyai empat register segmen dan menggunakan pengalamatan register segmen (Bagian 2.5.3) baik untuk meningkatkan ukuran alamat efektif dari 16 menjadi 20 bit dan untuk memberi software suatu cara perelokasian tiap keempat segmen yang berbeda tersebut secara independen. Yang terakhir ini akan kita bahas ketika kita membicarakan formasi alamat efektif. Keempat register indeks memberikan offset terhadap berbagai segmen. Sebagai contoh, selama operasi string, register indeks sumber (SI) dan register indeks tujuan (DI) memberikan offset dari karakter pada saat itu dalam string sumber dan tujuan, dan flag arah (DF) menentukan apakah operasi tersebut at<:anmenambah (increment) atau mengurangi (decrement) SI dan DI. Terakhir, CPU secara.individual dapat l)1enyusun atau menghapus beberapa flag. Iajuga dapat memberlakukan set flag sebagai kuantiti 16-bit (dengan 7 bit tak terpakai). Set Instruksi 8088 mempunyai set instruksi penuh. Banyak instruksinya yang dapat mengubah atau memanipulasi data dan mempunyai varian 8-bit dan 16-bit. Register AX adalah akumulator untuk sebagian besar instruksi aritmetik dan logika. Berikut ini adalah daftar jenis instruksinya: 319

14 AX 8 AH Data register f 8 Accumulator AL BX BH Base BL CX CH Count CL DX SP BP SI DH Data DL Index register and pointers Stack pointer Base pointer Source index DI Destination index CS DS SS ES Segment register Code segment Data segment Stack segment Extra segment Program counter and flags register IP Instruction pointer Flags i - - : ; OF DF IF TF SF ZF i AF i! PF i I CF OF, Overview flag; DF, Direction flag; IF, Interrupt flag; TF, Trap flag; SF, Sign flag; ZF, Zero flag; AF, Auxiliary carry flag; PF, Parity flag; CF, Carry flag. Gambar 5.2 Register user-visible (dapat dilihat oleh pemakai) dari mikroprosesor 8088 Intel. (Flag: OF, flag overflow; DF, flag arah; IF, flag interrupt; TF,flag trap; SF, flag sign; ZF, flag nol; AF, flag carry pembantu; PF, falg parity; dan CF, flag carry. Tanda garis pisah menunjukkan bit tak terpakai. * * aritemtik (integer, desimal) SHIFT dan ROTATE (dengan atau tanpa carry t1:tg) 320

15 * * * * * * * * * logis (AND, OR, XOR, NOT) string (MOVE, COMPARE, SCAN) transfer kontrol (JUMP, LOOP, REPEAT, CALL, RETURN) interrupt (INTI1AlE INTERRUPT, RETURN FROM INTERRUPT, dan flag SET and CLEAR IF) stack (PUSH, POP, PUSH FLAGS, POP FLAGS) load, store, dan exchange (byte, word) kontrol prosesor (ESCAPE, HALT, LOCK, TEST, WAIT, NO OP) input (IN) dan output (OUT) (byte atau word) khusus/ miscellaneous (ADJUST, CONVERT, TRANSLAlE). Karena sebagian besar instruksi bersifat standart (dan banyak yang telah dibahas pada bab sebelumnya), kita tidak akan membahasnya disini. Bagi anda yang ingin melihat secara lebih mendetail mengenai famili 80x86, anda bisa membacanya pada Case Studies. Optional segment-override-prefix byte Mandatory op-code byte Address specification and immediate-data '" Immediate data bytes Data I ,,1101 op code Data low I Data Addressing mode mod reg rim I disp high Displacement... mod reg rim disp low disp high Gambar 5.3 Komponen-komponen instruksi Nilai rr dalam byte segment-override menunjukkan register segmen yang mengikuti: ES (00), CS (01), SS (10), dan DS (11); Disp, displacement (offset) atau pengganti; Mod, reg, rim; lihat penjelasannya pada teks. 321

16 Format Instruksi Setiap instruksi mempunyai suatu op-code byte perintah. Instruksi impliedoperand (operand penuh) hanya berisi byte op-code. Beberapa instruksi mungkin mempunyai 8 atau 16 bit data immediate, menurut byte op-code-nya. Instruksi yang mengakses memori mempunyaibeberapa byte untuk setiap spesiftkasialamat. Setiap spesiftkasi alamat berisi satu address-mode byte (byte mode alamat) yang diikuti oleh satu atau dua displacementbyte (byte pengganti).jika ada, spesiftkasi alamat akan menunjukkan mode pengalamatan, panjang alamat, displacement (penggantian),dan register base dan indeks, seperti yang akan dibahas pada bagian berikutnya. CPU biasanya menentukan register segmen dengan default. Namun demikian, programmer dapat mendahulukan instruksi dengan segment-overrideprefix byte, yang menetapkanregister segmen mana yang akan digunakan. Bagian berikut inijuga akan mendeskripsikanbagaimanacpu menentukanregistersegmen. Gambar 5.3 menunjukkan komponen instruksi Pengalamatan CPU mengkomputasi alamat efektif 20-bit dalam dua bagian. Pertama ia mengkomputasicpu address(alamatcpu) 16-bitdengan menggunakansalah satu mode pengalamatan standart yang ditunjukkan pada deskripsi selanjutnya nanti. Kedua ia mengkomputasi alamat efektif dengan menggunakan pengalamatan register segmen seperti yang dikemukakan pada Bagian Karena 8088 tidak memberikan memori virtual, maka alamat fisiknya sama seperti alamat efektif. Selama penjemputan instruksi,cpu mendapatkanalamat instruksicpu 16-bitdari counter program (IP). Selama akses stack, ia mendapatkanalamat CPU dari pointer stack (SP). Selama eksekusi instruksi,cpu menggunakanbyte mode pengalamatan dan field displacement instruksi untuk menentukan alamat CPU operand. Byte mode pengalamatan mempunyai tiga field (mod, reg, dan rim) yang digunakan bersama-sama dalam menentukan register dan mode pengalamatan: mod reg rim 322

17 Tabel 5.1 Mode pengalamatan standart dari instruksi 8086 Intel. Mode Computation rim mod Implied Sf Df Direct Direct address Direct, indexed Sf + disp ; 10 DI + disp , 10 Base relative BX Base relative direct BX + disp ,00 Base relative indexed BX + Sf BX + Df Base relative indexed stack BP + Sf BP + Dl Base relative direct stack BP + disp , 10 Base relative direct indexed BX + Sf + disp ,10 BX + Df + disp ,10 Base relative direct indexed stack BP + Sf + disp ,10 BP + Df + disp ,10 displacement (offset); the two-letter abbreviations refer to the values in the corresponding registers. Apabila mod = 112, maka CPU menggunakan mode pengalamatan standart yang disebutkan pada Tabel 5.1. Untuk mode pengalamatan standart, CPU mendapatkan displacement,disp, dari instruksiitu sendiri. (Offset biasanya disebut displacement dalam literatur PC). Apabila mod = 112, maka CPU menggunakan pengalamatan register, yang dalam hal ini reg field byte mode pengalamatan dan 1 bit op code (w) menentukan register. Tabel 5.2 menunjukkan bagaimana 8088 menentukan atau memilih register untuk pengalamatm register. 323

18 Tabel 5.2 Pilihan register untuk mod = 112 pengalamatan. reg w =oa w=l AL CL OL BL AH CH OH BH AX CX OX BX SP BP SI DI athe wbit comes from the op code. Formasi A/amat Efektif 8088 menggunakan pengalamatan register segmen untuk mengubah alamat CPU menjadi alamat efektif 20-bit. Register segmen selalu mengacu kepada keempat segmen 64-KB meori utama yang disebut data segment, code segment, stacf<:segment, dan extra segment. (Sepanjang pembahasan kita. register segmen yang mengacu pada kepada segmen ini secara berturut-turut akan disingkat dengan OS, CS, SS, dan ES; lihat Gambar 5.2). Umumnya, segmen data (data segment) dan segmen ekstra menyangga data, segmen kode menyangga sebagian program yang sedang dijalankan, dan segmen stack menyar.gga stack sistem. Pada waktu membentuk alamat efektif, CPU memilih register segmen default yang didasarkan pada jenis akses memori: * Selama penjemputan instruksi, CPU mendapatkan alamat efektif dari IP dan selalu memilih CS. * Selama operasi stack, CPU mendapatkan alamat efektif dari SP dan selalu memilih SS. *. Untuk operasi lain, CPU menggunakan default berikut ini, yang mungkin tidak ditolak oleh programmer: * Pada waktu ia membentuk alamat efektif dengan menggunakan pointer base (BP), ia memilih SS. 324

19 va * * P;tda waktu ia membentuk alarnat efektif dengan menggunakan indeks tujuan (DI) yang terjadi selarna operasi string, ia mernilih ES. Untuk semua operasi yang lain, ia mernilih DS mempunyai dua instruksi I/O, yaitu IN dan OUT, yang men transfer data diantara akumulator (AL untuk transfer byte atau AX untuk transfer word). CPU mempunyai ruang alamat I/O 16-bit dan dengan demikian ia dapat mengakomodasi 64-K port 8-bit atau 32-K port 16-bit. Selarna operasi I/O, CPU mengambil alarnat port dari instruksi itu sendiri sebagai operand immediate atau dari DX Interface Kontrol 8088 adalahperalatanchip tunggalyang mempunyaisejumlahkoneksiekstemal yang disebut pin. Pin ini digunakanuntuk menghubungkanperalatan chip tersebut dengan peralatan lain dan dengan memori. Beberapa pin merupakan pin alamat, yang lainnya adalah pin data, dan sisanya adalah pin daya dan kontrol menggunakanbidirectionalpin (pindua arab),yakniuntukinputdan ouput(walaupun hal ini tidak sekaligus).pin dengan penggunaanberbeda pada waktu yang berbeda disebut time-division-multiplexed(tmd) pin. Mikroprosesor 8088 ditempatkan dalarn paket pin 40. Para perancang dari Intel mernilih pin 40 ini dikarenakan faktor biaya dan adanya keterbatasan yang diakibatkanoleh adanyapengemasanteknologipada tahun 1980.Akibatnyamemang sangat berpengarnh. Beberapa pin harns melakukan lebih dari satu fungsi dan dengan demikian mereka membutuhkanmultiplexingpembagianwaktu. Kemudian, karena pin-pin tersebut mempunyai penggunaan berbeda dan pada waktu yang tidak sarna, PC harns menyediakan latches (pengunci) untuk menyangga nilai temporer. Selain itu CPU perlu dirancang agar dapat mengirirnkandan menerima data dengan byte bukannya dengan word. Hal ini juga untuk menjadikan PC agar ia lebih mudah menggunakan peralatan ekstemal 8-bit dan juga untuk alasan ekonornis. Lmtasan data 16-bit, seperti yang digunakan oleh rnikroprosesor 8086 Intel, menggunakan delapan pin time-division-multiplexed, yang membtuhkan pengunci data dan jalur bus data tambahan,sehingga hal ini akan menambah biaya. Pin 40 dari 8088 menetapkan interfacenya dengan peralatan luar, yang maksudnya peralatan-peralatanpc yang lain. Narnun demikian, untuk memaharni prinsip-prinsipumum mengenai operasi PC, kita tidak perlu memaharni setiap pin tersebut. Tabel 5.3 memberikan garnbaran mengenai pin 40 dan penggunaannya. 325

20 Kontrol Bus CPU 8088 menggunakan siklus bus yang paling sedikit melakukan 4 siklus jam; setiap siklus jam menentukan satu keadaan atau kedudukan bus. Selama siklus memori atau bus I/O, CPU menempatkanalamat memori atau alamat peralatan I/ o pada bus selama kedudukan bus pertama membagi alamat menjadi tiga bagian (bit 19-16, bit 15-8, dan bit 7-0), yang ia kirimkan melalui pin A19/S6 ke A16/S3, melalui pin AI5 ke A8, dan melalui pin AD7 ke ADO. Tujuan CPU mengirimkan alamat hanya selama kedudukan bus pertama adalah bahwa ia ingin menggunakan pin A19/S6 sampai A16/S3 untuk informasi status dan AD7 sampai ADOuntuk data selama kedudukan bus yang lain. Karena 1 siklus jam waktunya tidak cukup bagi sistem penyimpanan atau sistem I/O untuk mendekode alamat, maka circuitrybus menyertakanpenguncialamatuntuk menyimpanatau menyangga alamat-alamatdan menempatkanmereka pada bus pada waktu sistem penyimpanan dan sistem I/O mendekode mereka (lihat Gambar 5.1 dan 5.4). Tabel 5.3 Fungsi-fungsi pin dalam mikroprosesor Nama Pin AD7-ADO A15-A8 AI9/S6-AI6/S3 GND, Vcc CLK RESET Control Fungsi Kedelapan pin ini bersifat time-division-multiplexed. Mereka berfungsi sebagai pin output alamat maupun sebagai pin data dua arab. Kedelapan pin ini hanya berfungsi sebagai pin output alamat Keempat pin bersifat time-division-multiplexed. Mereka berfungsi sebagai pin output alamat maupun sebagai pin output status. Ketiga pin ini (dua diantaranya adalah pin GND) menghubungkan chip ke power supply. (GND, ground; Vcc, voltase). Pin ini, yakni input jam, menrima 4,77 MHz signal dari jam ekstemal (Clock Generator 8284A) dan mengatur timing Signal jam mengatur kecepatancpu. 4,77 MHz didasarkan pada sifat-sifat pengoperasian semua komponen sistem. Beberapa clone PC berjalan pada kecepatan yang lebih tinggi karena semua komponennya lebih cepat. Signal ke pin menyebabkan 8088 menandai berbagai register dan memulai operasi. PC mengeluarkansignal RESETpada power up atau waktu teijadinya system crash. Signal RESET menyebabkan CPU menandai segmen register segmennya dan pointer instruksinya, dan ia menyusun register segmen kodenya menjadi FFF16, yakni alamat vektor reset. Akibatnya, eksekusi dimulai pada routine yang alamatnya berada dalam lokasi FFFF pin yang lain membawa signal kontrol tambahan; beberapa diantaranya akan dibahas tersendiri. 326

21 Selama siklus memori atau siklus bus I/O, alamat memilih lokasi memori atau peralatan I/O. Setelah CPU mengirimkan alamat tersebut, ia mungkin akan mengirimkan data (selama siklus bus tulis atau siklus bus output) atau mungkin akan membaca data (selama siklus bus baca atau siklus bus input). Selama siklus bus tulis atau siklus bus output, CPU menempatkan data pada pin AD? sampai ADO selama kedudukan bus kedua, ketiga, dan keempat, dan peralatan penerima (mungkin lokasi memori yang telah ditentukan atau peralatan I/O yang telah ditentukan) membaca data yang dihasilkan oleh CPU selama kedudukan bus keempat. Untuk siklus bus baca atau siklus bus input, lokasi memori atau peralatan I/O yang telah ditentukan akan menempatkan data pada jalur data, dan prosesor membaca data (dengan cara membaca nilai pada pin AD? sampai ADO) selama kedudukan bus keempat. Yang terakhir, peralatan ekstemal yang telah dipilih akan secara logis melepaskan diri dari bus, dan CPU menyiapkan siklus bus berikutnya dengan cara melepaskan dirinya dari bus alamat. Peralatan lain sekarang bisa meminta jasa bus. Wait State (kedudukan menunggu) Tidak semua peralatan dapat merespon terhadap request input dalam keempat kedudukan bus yang diperlukan tersebut. Apabila suatu peralatan tidak bisa merespon, maka ia memberitahu CPU mengenai kenyataan itu dengan mengirimkan signal not-ready ke input READY CPU, yang merupakan salah satu input kontrol. CPU menguji input READY pada akhir kedudukan bus kedua. Jika READY false (salah), maka CPU akan memasukkan wait state ke dalam siklus bus. Wait state adalah kedudukan (state) bus dummy (bodoh) yang dijalankan oleh CPU pada waktu peralatan yang tergabung atau memori tidak dapat mengantarkan data yang diminta dalm jumlah waktu yang dikehendaki atau yang telah ditetapkan. CPU mengecek READY kembali pada akhir wait state dan mengulangi proses sampai READY true (benar). Ia kemudian membaca data dari bus data. Perlu anda perhatikan, bahwa karena wait state, siklus bus mungkin bisa lebih lama dari pada 4 siklus jam. Signal Status CPU CPU mempunyai tujuh pin yang mengantarkaninformasistatus ke pengontrol bus, yaitu S2 sampai SOdan A19/S6 sampai A16/S3. Pin status S2 sampai SO, yakni tiga dari pin kontrol, selalu mengirimkan informasi status dari CPU; pin TOM A19/S6 sampai A16/S3 mengirimkan informasi status hanya pada waktu tertentuselamasiklusbus. Denganmenggunakanpin status,cpu membuatinformasi berikut ini dapat digunakan oleh (tersedia bagi) pengontrol bus: 327

22 register segmen yang digunakan untuk membentuk alamat state (kedudukan) flag interrupt jenis siklus bus: akses segmen kode baca memori tulis memori tak ada operasi bus pengabulan interrupt baca I/O tulis I/O halt status antrean instruksi: CPU menjalankan byte pertama instruksi CPU mengosongkan antrean instruksi CPU mengambil byte instruksi berikutnya dari antrean. A19/S6 -A16/S3 A15 -A8 Address bus bits ' Address latch Address bus bits 15-8 Address bus bits CPU AD7-ADO.,',..' Data bus bits 7-0 Control : :'~~~5~~1:~a,~i~~n~;~iver Control Storage system Gambar 5.4 Diagram bus CPU 8088 yang disederhanakan, yang menunjukkan pengunci (latches) alamat dan transceiver data yang diperlukan. 328

23 Selain itu, CPU memberikan signal kontrol berikut ini: signal bus-request dan bus-grant untuk mengkoordinasikankoprosesor signal bus-control untuk mengunci bus dengan instruksi LOCK signal interrupt-control PC Bus dan Sistem Interrupt Pada Bab 5 kita mendeskripsikan bus lokal, bus lokal expanded, dan bus sistem. Bagian ini dan berikutnya akan menggambarkan penggunaan bus lokal expanded. PC Bus adalah bus lokalexpanded.pembuatnyamerancangbus ini sedemikian rupa sehingga pemakai dapat dengan mudah menggabungkanberbagai peralatan I/ o ke bus ini. PC Bus sama dengan bus lokal 8088, namun ia menggunakan signal kontrol yang sedikit berbeda. (Bus lokal 8088 pada Gambar 5.4 berada diantara CPU dengan pengunci alamat dan transceiverdata. Lihatjuga Gambar 5.5). Ia juga memberikan sejumlah layanan tambahan kepada peralatan yang digabungkan, rnisalnya daya, jalur request interrupt, dan jalur kontrol DMA. PC Bus menggunakan pengontrol bus, pengunci alamat, dan transceiver data (buffer data dua arab) sebagai bagian dari circuitrynya.pengontrol bus, yang akan kita bahas pada bagian selanjutnya,menghasilkansignalkontrol. Signal ini berbeda dengan signal dari bus lokal CPU; namon perbedaan ini tidak penting untuk pembahasan kita kali ini, kecuali ada yang perlu anda ~atat bahwa signal tersebut menyertakanjalur-jalu kontrol baca memori, tulis memori, baca I/O, dan tulis I/O terpisah, untuk membedakan siklus bus baca dan tulis I/O dengan siklus bus baca dan tulis memori. (Dengan menggunakan dua jalur kontrol, CPU 8088 hanya membedakan antara baca dan tulis dan antara memori dan I/O). Jalur kontrol memori dan I/O yang terpisah memungkinkan pengontrol DMA bisa mentransfer data secara langsung dari peralatan I/O ke memori selama siklus bus tunggal. Ringkasnya, PC Bus menggunakan 62 jalur, yang 20 diantaranya adalah jalur alamat, delapan diantaranyajalur data dua arab, delapan diantaranya adalah jalur daya dan ground, dan 26 sisanya adalahjalur kontrol. Jalur kontrol-jalurkontrol ini meliputi jalur request DMA, jalur persetujuan DMA, jalur request interrupt, jalur ready channel I/O, jalur jam berfrekuensi tinggi, dan beberapa jalur kontrol penggunaan khusus lainnya. 329

24 Pengontrol Bus 8288 Intel Pengontrol bus 8288 mengubah status CPU dan signal jam menjadi signal kontrol bus. Gambar 5.5 menunjukkanhubungan antara CPU, pengontrol bus, bus lokal CPU, dan Bus Channel I/O Pc. Pemrosesan Interrupt Para arsitek prosesor melengkapi 8088 Intel dengan mekanisme umum untuk pemrosesan interrupt. Pada waktu peralatan ekstemal meminta interrupt, maka CPU mengawali atau membentuk rangkaian siklus bus khusus yang disebut interruptacknowledge sequence (rangkaian persetujuan interrupt). Peralatan ekstemal mengenali atau mengetahui rangkaian persetujuan interrupt dengan cara mendekode signal kontrol bus, dan peralatan yang meminta nielakukan respon dengan cara menempatkan nomor vektor interruptnya pada bus data agar bisa dibaca CPU. CPU menggunakan nomor vektor interrupt, yang dikalikan dengan 4, sebagai offset bagi tabel vektor interrupt, dan kemudian ia mencabang ke interrupt handler yang tepat. Part of the IBM PC I/O channel bus Power supply Memory and I/O read and rho 8088I~I b.. writ. oootroll1 " ClK st;~u~ ~ signals I ll 8088 ClK RcADY RESET A19-A17 A16 - A8 AD7 - ADO Control Address latch Address latch Data transceiver Gambar 5.5 Jam, daya, dan circuitry bus yang digunakan oleh IBM Pc. 330

25 Karena ffim PC menggunakan pengontrol interrupt, maka peralatan eksternal tidak berkomunikasi secara langsung dengan CPU. Namun, ia mengirimkan interrupt request-nya ke pengontrol interrupt (akan dibabas secara singkat). Hanya pengontrol interrupt-lab yang bisa secara langsung me-request (meminta) interrupt CPU, dan hanya pengontrol interrupt-lab yang merespon ke rangkaian persetujuan interrupt CPU. Ia meresponnya dengan cara mengirimkan nomor vektor interrupt dari peralatan yang meminta ke CPU. Jika CPU bisa mengabulkan interrupt dan pengontrol interrupt meminta interrupt, maka CPU akan memulai pemrosesan interrupt. Kapan tepatnya pemrosesan tersebut dimulai tergantung pada beberapa faktor, yang meliputi apakab instruksi sinkronisasi prosesor (instruksi dengan preftks LOCK) sedang berjalan, atau apakab request HOLD bus melakukari penundaan. Pada sembarang event, bilamana CPU mulai memproses interrupt, maka signal status yang dihasilkan CPU akan memberitahu pengontrol bus mengenai keadaan atau kenyataan itu. CPU memulai pemrosesan interrupt dengan rangkaian persetujuan interrupt, yang menyediakan cukup waktu bagi CPU untuk menerima 1 byte data, yaitu nomor vektor interrupt, dari pengontrol interrupt. CPU mengontrol bus selama seluruh rangkaian persetujuan interrupt. Hal ini mencegab pengontrol bus melakukan request HOLD dan memberikan kontrol bus ke peralatan lain, misalnya koprosesor. Pengawalan Interrupt SetelabCPU menyetujuirequest(permintaan)interruptdan mendapatkannomor vektor interrupt, i.a memulai interrupt-initiationsequence (rangkaian pengawalan interrupt) standart. Pada dasamya, ia menjalankanjump (lompatan) indexed-indirect) ke interrupt handler. Ia pertama kali akan menggeser nomor vektor interrupt ke kiri 2 bit guna membentuk interrupt-vectoraddress (alamat vektor interrupt). (Tabel vektor interruptmulai pada alamat dalam ffim PC; dengan demikian, offset yang berada dalam tabel tersebut merupakan alamat vektor interrupt). Bila dimulai dari alamat vektor interrupt, maka 2 byte yang pertama adalab nilai segmen kode dan dua byte berikutnyaadalab nilai IP. CPU menjemputbyte-byte ini dengan menggunakan'siklus bus biasa. Selanjutnya, ia mendorong atau mengeluarkan isi register flag yang ada dalam flag, dan ia menghapus atau mengosongkan flag interrupt dan trap (IF dan TF). Ia kemudian mendorongatau mengeluarkannilai CS dan IP yang ada dalam stack. Yang terakhir, ia mengganti isi CS dan IP dengan nilai yang barn saja ia jemput dari vektor interrupt. Oleh karena itu, eksekusi berlanjut dengan interrupt handler. 331

26 Pengontrol Interrupt 8259A Intel 8088 hanya mempunyai dua input kontrol interrupt, yaitu nonmaskable interrupt (NMI)dan interruptrequest(intr).jika sistem,sepertiffim PC, menggunakan lebih dari satu peralatan yang dapat mengabulkan interruptjenis yang sarna, maka sistem tersebut harns dilengkapidengan circuitrytambahan agar bisa menyesuaikan diri dengan request interrupt yang bersarnaan. Ia juga harns dilngkapi dengan circuitry untuk memberitahu CPU mengenai nomor vektor interrupt dari peralatan yang meminta, yang ia lakukan dengan cara mengirimkan nomor itu ke bus data selarna perangkaian persetujuan interrupt. Pengontrol interrupt 8259A Intel adalah chip penggunaan khusus yang dirancang untuk tujuan tersebut. -," '.0 AO INT Data 8259A interrupt control o Other interrupt signals Clock INTR 8088 L:: Memory and I/O read and write control Address bus Data bus NMI auto 8253 OUT 1 Timer OUT 2 To DMA channel 0 Gambar 5.6 Pengontrol interrupt IBM Pc. NMI, nonmaskable interrupt; INTR, interrupt request; CS, chip select. 332

27 Gambar 5.6 menunjukkanbagaimanaffim PC menggunakanpengontrolinterrupt. Ia juga menunjukkan hubungan interrupt untuk logika keyboard dan untuk timer, yang akan kita bahas sebentar lagi. Pengontrol interrupt mempunyai beberapa fungsi: * Ia menerima request interruptdari sebanyaknyadelapan sumber yang berbeda. * Ia memberi prioritas kepada request interrupt tertentu. * Ia menutup request interrupt * Ia memproses signal persetujuan interrupt CPU dengan mengirimkan nomor vektor interrupt ke CPU. Ia mendasarkan tindakannya ini pada sumber interrupt dan nilai yang diprogram. Jika ada request-request interrupt lain tetjadi pada waktu PC sedang memproses interrupt, maka pengontrol interrupt akan mengantrekan atau mengurutkan mereka agar dapat ditangani oleh CPU. Pengontrol DMA CPU dapat mengontrol semua I/O dengan secara langsung menulis data dan mengontrol word pada interface I/O (dengan menggunakan instruksi OUT) dan dengan membaca data dan informasi status dari interface I/O tersebut (dengan menggunakan instruksi IN). Namun demikian, agar penggunaan CPU efisien, ia bisa mengontrol setiap transfer data. Agar pemakai mendapatkanlayanan I/O yang efisien, maka PC bisa menggunakan pengontrol I/O DMA. Sebelum membahas pengontrol I/O DMA PC dan penggunaannya,marilahkita lihat dulu mengenai apa yang hams dilakukan CPU apabila tidak ada pengontrol DMA. Pada umumnya, peralatan I/O memproses data dalam blok. Sebagai contoh, pada waktu membaca data dari disket (floy disk), CPU mungkin memerlukan terjadinya transfer seluruh sektor data dari disk ke buffer yang ada dalam memori atau sebaliknya.pada waktu CPU mentransferfile melaluijalur telpon, ia mungkin mengirimkan rangkaian ratusan karakter ke interface I/O serial. Umumnya, CPU akan melakukan hal-hal berikut ini untuk mentransferblok data input dari disk ke buffer yang ada dalam memori: 1. Pertama kali CPU akan memprogram peralatan interface I/O, seperti yang dijelaskan pada Bagian (Umumnya, software ROM BIOS akan menginstruksikancpu untuk memprogram peralatan interface I/O). 333

28 2. CPU kemudian akan menjalankan disk dengan carn mengirimkan signal kontrol kepadanya dengan menggunakan interface I/O. CPU mengirimkan alamat byte pertama dari blok yang sedang dijalankan maupun signal yang meminta agar disk drive mulai membaca data. 3. Bila CPU telah menjalankan peralatan I/O, maka peralatan tersebut akan mentransfer data ke interface I/O satu byte sekali waktu. 4. Interface I/O menginterupsi CPU pada waktu ia menerima data dari disk. 5. CPU membaca (dengan menggunakan instruksi IN) data dalarn register byte akumulatomya (AL), yang secara serentak atau bersarnaan menyiapkan interface I/O untuk byte berikutnya. 6. Sekarang CPU mengecek apakah masih ada data yang akan ditransfer. Jika masih ada, ia akan memberitahu peralatan I/O untuk berlanjut guna mendapatkan byte data berikutnya, dan peralatan I/O memberi signal pada disk untuk mentransfer byte berikutnya. 7. Sementara itu CPU mentransfer byte sebelumnya dari register AL-nya ke memori dan menarnbahkan (increment) pointer-nya ke dalarn memori. 8. CPU sekarang menunggu interrupt I/O yang akan menginterupsinya. Mungkin ia melakukan tugas lain pada waktu menunggu interrupt I/O ini. Pada waktu interface I/O menginterupsinya, maka ia kembali ke Langkah 5 dan berlanjut dengan urutan ini sarnpai tak ada lagi data yang perlu ditransfer (Langkah 6). Guna pengontrol DMA adalah untuk menjalankan hal-hal yang sarna dengan Langkah 5, 6, dan 7 (memberi signal pada peralatan I/O untuk mentransfer byte data berikutnya, mentransfer data ke lokasi memori berikutnya, dan mengecek apakah masih ada lagi data yang perlu ditransfer), sehingga ia membebaskan CPU dari tugas atau kerja yang berulang-ulang. Pengontrol DMA tidak memprogram interface I/O dan tidak pula memproses interrupt. Namun demildan, pada waktu ia selesai mentransfer data, ia akan memberitahu CPU dengan cara meminta interrupt. Perlu anda catat bahwa untuk mentransfer data dari peralatan I/O ke memori, pengontrol DMA harns mengontrol bus untuk setiap transfer. Yakni, ia harns mengirimkan alarnat yang benar kepada PC Bus, dan ia harns mengawali siklus bus I/O dan memori dengan tepat. Ia melakukan hal-hal ini selagi CPU sibuk melakukan hallain, narnun ia dan CPU harns mencari protokol bus yang cocok agar keduanya tidak berbenturan menggunakan bus pada waktu yang bersarnaan. 334

29 Pengontrol DMA 8237 Intel Dengan demikian, pengontrol DMA merupakan prosesor penggunaan khusu yang dirancang untuk mentransfer blok data diantara memori dan peralatan interface I/O. PC menggunakan pengontrol DMA 8237 dari Intel mempunyai empat channel I/O independen dan dengan demikian ia dapat mengontrol empat transfer data independen pada waktu yang bersarnaan. Tentu saja mereka hams satu persatu dalarn men~gunakan bus. Selarna transfer data, pengontrol DMA menjadi bus master (induk bus). Ia menghasilkan alarnat memori dan meberitahu interface I/O mengenai kapan menempatkan data ke dalarn bus dan kapan mengambil data dari bus tersebut, tergantung pada arah transfer. Jika CPU membutuhkan membutuhkan bus sementara pengontrol DMA menjadi bus master, maka CPU hams menunggu sarnpai pengontrol DMA melepaskan bus mempunyai 27 register. Dua puluh diantaranya adalah channel-specific (lima macarn register untuk setiap channel), sedangkan yang tujuh adalah systemwide. Register channel-specific terdiri atas empat register 16-bit dan satu DMA mode register (register mode DMA) 6-bit per channel. Register 16-bit menyanggajalannya atau DMA base address (alarnat base DMA) blok data yang ada dalarn memori utama, DMA current address (alarnat byte yang sedang ditransfer), total atau DMA base count, dan DMA current count (nomor byte yang masih ada yang akan ditransfer) untuk transfer data. Bit dari mode register menentukan berbagai parameter transfer, yang meliputi apakah hams menanibahkan atau mengurangkan alarnat bam (pada saat itu) setelah setiap byte yang ditransfer, apakah transfer tersebut merupakan transfer baca atau tulis, apakah hamskah secara otomatis mereset atau menyusun kembali alarnat atau count register bam (pada saat itu) ke nilai awal pada waktu count bam mencapai nol (DMA autoinitialization), dan mode transfer apa yang dilakukan tersebut. Autoinisialisasi berguna bagi channel yang menjalankan operasi sarna terhadap alarnat yang sarna secara berkelanjutan, rnisalnya menyegarkan atau memulihkan DRAM atau layar video. Ada empat mode transfer: 1. Mode tunggal DMA, dengan pengontrol DMA secara independen merninta bus untuk setiap byte yang ingin ia transfer. 2. Mode blok DMA, dengan pengontrol DMA tidak melepaskan bus sarnpai ia selesai mentransfer seluruh blok data. 3. Mode demand DMA, dengan' pengontrol DMA tetap menjadi bus master selarna peralatan I/O yang tergabung mernintanya. 335

30 4. Mode cascade DMA, dengan pengontrol DMA kedua mengontrol bus dan transfer.pengontrolcascading(bersarnbungbersarna)adalah sarnadengandaisy chaining. Ketujuh register systemwide tersebut adalah DMA temporary address register (register alamat temporer DMA) 16-bit, DMA temporary count register (register count temporer DMA) 16-bit, DMA status register (register status DMA) 8-bit, DMA command register (register perintah DMA) 8-bit, DMA temporary register (register temporer DMA) 8-bit, DMA mask register (register penutup DMA) 4-bit, dan DMA request register (register request DMA) 4-bit. Register status mempunyai 2 bit untuk tiap channel, yaitu bit request yang menunjukkan apakah request ditunda atau tidak' dan bit count terminal (TC) yang menunjukkan apakah count saat itu telah mencapai nol atau belum. Register perintah mengontrol operasi pengontrol DMA dan menentukan, diantara operasi tersebut, apakah transfer memori-ke-memori akan terjadi (yang membutuhkan dua channel DMA), menentukan mode timing, dan menentukan prioritas pelayanan terhadap request I/O. Bit register penutup men-disable request I/O untuk channel yang bersesuaian. Apabila channel telah menyelesaikan transfer, maka ia menyusun bit penutup (mask)-nya dan menjadi tidak aktif. Bit register request, yang dapat disusun oleh program, mengawali pelayanan atau servis terhadap pengontrol DMA. Pengontrol DMA menghapusnya apabila transfer telah selesai. Register temporer menyangga data selama transfer data memori-ke-memori, dan alamat temporer serta register count temporer menyangga alamat dan count pada waktu pengontrol DMA menambahkan atau mengurangkannya. CPU dapat menulis setiap register alamat base dari channel, register count base, register perintah, register request, dan register mode. Ia dapat membaca setiap alamat barn dan count barn dari channel, register status, dan register temporer 8- bit. Yang terakhir, CPU dapat menyusun dan menghapus berbagai bit register mask (penutup) dan mengawali operasi penghapusan master; yang hal ini menandai semua register DMA. (Reset hardware melakukan hal yang sama). Transfer data kurang lebih terns berlanjut seperti berikut. Sebelum transfer dimulai, CPU memprogram operasi transfer, yaitu ia mengirimkan alamat base, count base, dan parameter transfer ke channel yang diinginkan dalam pengontrol DMA. Pengontrol DMA secara otomatis memuati alarnat saat itu dan register count saat itu dengan alamat base dan count base. CPU mentransfer semua kuantiti 16- bit ke alamat peralatan yang sarna dengan menggunakan dua instruksi OUT. Ia pertama kali selalu mentransfer byte low-order dan kemudian barn byte high-order. CPU kemudian menyelesaikan pemrograman channel dengan mengirimkan informasi 336

31 kontrol y~g tepat ke register perintah dan register mode. Yang terakhir, ia mengaktifkan pengontrol DMA dengan cara menghapus bit penutup channel. Hal ini menempatkan pengontrol DMA dalam muatan transfer data dan membebaskan CPU dari tugas lain. I Power supply 8288 II Memoryand 1/0read and write control.. i 8088 Address I - - A-bus.. Clock latches r I Data D-bus.. logic buffer -.,.., I... r Address decoder I I latch 8-bit NMI. I I I.. latch Wait-state I I H 4x4 Select Address Enable Bus 8273 DMAcontroller. control DMA DMA.' Request Acknowledge o o D-bus ",, To.INTO +:;-....-, ,.:' ".. for'clock r,.,:.; To... ".'.'-', ". ".... " ;;"''';:<,'i. speaker 2 Timer,\";::\,,,, "' >,!o:". i, ' 1'--"..,;-.t. logic,,'1\: DMrequest lines,<" ';":> "'<f.,'', i'.,-.,/ -,-. DRQ1...," H ",- ".-,...' '', '..' "'H"DR02 -- ",.. "',, DR03,,. '6MA acknowledge line s " " -,'. DACKO ' - H;" DACK1.. "." I ", f[ DACK2 " DACK3 4 A<;:K I,i: :. ACK, i ", PPI,< -- PPI :;: 2:....; - INT "C"', ". INT ".,,;.,, \\;;t-", ' :,, -1!'..., '. Gambar 5.7 Sirkuit pengontrol DMA dari IBM Pc. Lihat juga Gambar 5.5 dan 5.6. Perhatikan bahwa output interrupt (INT) dari PPI dan channel I timer adalah signal request servis DMA. Petunjuk: DRQn, jalur request DMA n; DACKn, jalur persetujuan DMA n; ACK, persetujuan; INT, request interrupt; NMI interrupt nonmaskable; PPI, interface paralel programmable. 337

32 Untuk transfer memori-ke-i/o, pengontrol DMA dengan segera mentransfer byte pertarna.untuk transfer I/O-ke-memori,pengontrolDMA menunggu interface I/O untuk mengetahuiapakahbyte telah ada; ia kemudian mentransferbyte pertarna. Pada kasus lain, setelah byte ditransfer,pengontroldma mengurangkancount saat itu dan mungkin menambahkan atau mengurangi alamat saat itu, tergantung pada mode transfemya. Pada waktu terakhir kali count saat itu mencapai nol, maka transfer telah selesai. Pengontrol DMA mengirimkan nilai true pada jalur proses akhir (EOP) dan menyusun bit count terminal dalam register status. h Pengontrol DMA melakukan kontrol terhadap bus selama transfer mode blok. Ia memeliharakontrolbus menurutpermintaaninterfacei/o yang digabungkan selama transfer mode demand (permintaan), dan ia melepaskan kontrol terhadap bus setelah ia mentransfer setiap byte selama transfer mode tunggal. Terakhir, seperti halnya CPU, ia memasukkan wait state apabila interface I/O yang digabungkan belum siap. Karena pengontrol DMA dapat menggenerasi atau menghasilkan alamat dan mengirimkan data pada bus secara serentak, maka ia dapat mentransfer data dalam jangka waktu lima jam (clock) sebanding dengan minimum 29 untuk CPU. Dalam keadaan ideal, ia dapat mentransfer data pada kecepatan hampir I MBS, sementara kecepatan transfer maksimum CPU kurang lebih 170 KBS. Mode transfer opetimal tergantung pada sifat interface I/O. Mode tunggal adalah paling cocok untuk peralatan lambat, seperti keyboard, yang mentransfer I byte sekali waktu. Mode demand adalah paling cocok untuk peralatan yang menyangga datanya, seperti pengontrol disk. Selama transfer demand, peralatan ekstemalterus menerusme-requestbus sampaibuffer-nyakosong.apabilaia berhenti melakukan request terhadap bus, pengontrol DMA akan melepaskan bus ke CPU. Mode blok paling cocokdilakukan pada waktu peralatantersebut dapat mentransfer data pada kecepatanpengontrolvideo (atauhampir sama) sepertiuntuk memulihkan layar video. Gambar 5.7 menunjukkan hubungan antara pengontrol DMA 8237, Bus I/O PC, dan peralatan I/O. Ia juga menunjukkandetail atau rinci dari request DMA dan jalur persetujuan. Untuk ffim PC, channell dari timer menyambungke channel 0 dari pengontrol DMA. BIOS PC memprogram channel 0 dari pengontrol DMA untuk memulihkan memori dan channel I dari timer untuk memberitahu DMA mengenai kapan memulihkan memori tersebut. Dalam PC, channel I dari DMA menyambung ke programmable parallel interface (PPI), yang berfungsi sebagai interface antara Bus Channel I/O PC dengan peralatani/o paralel, seperti disk drive atau printer. Channel 2 berhubungan dengan pengontrol floppy disk atau disket (PPI yang ada di sebelah kanan dalam gambat tersebut). Channel 3 berhubungan 338

33 dengan universalasynchronousreceover-transmitter(dart),yang berfungsisebagai interface antara Bus Channel I/O PC dengan peralatan I/O tergabung yang mengirimkan data dalam bentuk bit serial (misalnya, modem). UART tidak ditunjukkanpada gambartersebut.baik PPI maupunuart akan dibahaskemudian pada Bagian Pengontrol DMA 8237 beroperasi bersama dengan latch (pengunci) 8-bit ekstemal. Selama operasi biasa, 8 bit output 8237 dari suatu alamat 16-bit berada pada jalur alamatnya. Pengunci 8-bit ekstemal memberikan 8 bit alamat 16-bit yang masih ada mengontrol pengunci 8-bit dan menyusun nilanya sewaktu dibutuhkan. Karena PC menggunakan alamat 20-bit, maka circutry yang keluar ke 8237 hams dilengkapi dengan 4 bit alamat tambahan, yang merupakan nomor segmen 64-K. Latch atau pengun ci 4 x 4 yang terlihatpada Gambar 5.7 memasok atau memberikan satu nomor segmen 4-bit kepada setiap dari keempat channel independen Bus Channel va IBMPC AT Pada waktu IBM merancang AT, ia merancang kembali bus sistem agar bisa mengakomodasi atau menampung 16 bit data (sebagai pengganti 8) dan sejumlah jalur kontroltambahan.namun demikian,ia tidaksecaralengkapmerancangkembali bus tersebut, tetapi ia membuatnya sedemikian rupa sehingga PC AT Bus ini merupakanperluasandari PC Bus. Yang pertama, untuk memeliharakompatibilitas dengan hardware PC, IBM tetap menggunakan slot (celah) channel I/O 62-pin dasar, yang ia gunakan dalam PC. IBM menamai kembali beberapa pin, seperti yang akan kita bahas sebentar lagi. Kemudian, ia menambahkan slot pendukung atau tambahan 36-pin, yang ia tempatkandalamjalur yang mempunyaistandart slot Pc. Akibatnya, card tunggal dapat menggunakankedua slot tersebut sekaligus. Bus tambahan mempunyai delapan jalur data tambahan, tujuh jalur alamat tambahan, lima jalur request interrupt tambahan, empat request DMA dan jalur persetujuan tambahan, dan delapan jalur daya dan kontrol. Tujuan perubahan tersebut akan kita dapatkan gambarannya dengan melihat observasi berikut ini, yakni kenapa PC AT menggunakan prosesor PC AT menambah pengontrol DMA tambahan,pengontrol interrupt tambahan, dan sirkuit pemulihan memori khusus. Hal ini membebaskantugas channel 0 DMA (sekarang dianggap sebagai bus tambahan). Untuk menunjukkan bahwa pemulihan memori terjadi, IBM menambahkanjalur khusus ke AT Bus yang disebut REFRESH. Di sini ia mengganti fungsi jalur persetujuan DMA cnannel 0 pada PC. AT menggunakan request interrupt 2 untuk mengalirkan pengontrol interrupt kedua, 339

34 dan ia menggunakan request interrupt 9 untuk mengganti atau mengarnbil alih fungsi request interrupt2 sebelumnya.apabila beroperasi dalarn mode Real Address (seperti yang dilakukan oleh 8088), maka ruang alarnatnya kecil hanya terbatas sarnpai 1 MB. Pada waktu AT menjalankan CPU-nya dalarn mode Real Address, ia menggunakan 62 jalur bus asli, persis apa yang dilakukan oleh PC. Di sini dapat dikatakan AT bertindak sepertipc. Apabila tidak beroperasidalarn mode Real Address dan AT menggenerasialarnatyang besar, maka ia menggunakanjalur kontrol baca dan tulis memori khusus, yang hal ini barn bagi PC AT Bus, untuk menunjukkan alarnat yang besar. Demikian juga, bahwa peralatan yang ditandai dengan alarnat dalarn megabyte yang pertama sarna sekali tidak perlu mendekode jalur alamat high-order, dan card yang dipasangkan dalarn slot PC dapat secara mudah dipasangkan dalam slot PC AT. Walaupun PC AT dapat menggunakancard yang dirancang untuk PC, narnun AT mempunyai bus data 16-bit. Peralatan yang dapat mentransfer 16 bit pada sekali waktujuga akan dapat melakukannya,dan AT Bus mempunyaijalur kontrol khusus yang dapat digunakan untuk mentransfer 16 bit sekali waktu tersebut. Salah satu jalur kontrol tambahan, yakni zero-wait-state line (jalur wait state nol) atau OWS, akan menghapus wait state yang ada dalarn CPU. ffim menempatkan jalur ini dalarn posisi kosong (tak terpakai) pada PC Bus asli, sehingga perusahaan peralatan dapat memproduksi card 8-bit maupun card 16-bit. Satu jalur kontrol khusus yang lain menunjukkanbahwa suatu peralatandapat mengawali transfer 16- bit. Jalur ini memungkinkan PC untuk membedakan atau mernisahkan card 8-bit dan card 16-bit. Karena pengontrol DMA dari PC mengunci jalur alarnat highorder, maka ffim menempatkankopi ketiga jalur yang terkunci ini pada AT Bus. Hal ini memungkinkan papan berkecepatan tinggi beroperasi dengan lebih cepat dari pada sebelumnya karena adanya delay perkembangan atau perarnbatan proses penguncian. Sebagai catatan terakhir, peralatan ekstemal, seperti CPU pengganti, dapat menjadi bus master dengan menggunakanjalur kontrol MASTER. Bus EISA Para perancang harns mengatasi beberapa masalah apabila mereka ingin memperluas arsitektur yang telahh ada, dan konsorsium EISA telah melakukan pekerjaan dalarn rangka memperluas PC AT Bus dengan baik. Sejak tahun 1991, Intel telah memproduksi set chip EISA, yang meliputi Bus Controller (pengontrol bus) 82358, Integrated System Peripheral (peralatan pendukung sistem terpadu) 82357, dan Bus Master InterfaceController(pengontrolinterfaceinduk bus) Banyak perusahaan yang sekarang memproduksi PC yang didasarkan pada bus EISA. 340

35 Pada waktu ffim memperluas atau mengembangkanpc Bus menjadi PC AT Bus dengan menambahkan jalur data. jalur alamat, dan jalur kontrol kepadanya, para perancang menyelaraskan kompatibjlitas ke bawah. Pemakai dapat menggunakan sembarang peralatan 8-bit dengannya. Para perancang EISA mengembangkan PC AT Bus dengan cara yang sarna: * Bus EISA bersifat downward-compatible(kompatibelmenurun) terhadap bus PC dan PC AT. Yakni, slot EISA menerima card PC 8-bit dan kartu PC AT 16-bit maupun"card EISA 32-bit. * Sembarang bus master yang menggunakanbus dapat mentransfer data ke dan dari sembarang memori atau peralatan pendukung yang tergabung, tanpa memandang luasnya transfer data (8, 16, atau 32 bit). * Bus EISA memberikan translation siklus demi siklus untuk luas data yang berbeda dan untuk jenis transfer yang berbeda. seperti transfer tunggal clan transfer burst (transfer data sinkron yang berkecepatan tinggi). * Bus EISA memungkinkanperalatan sarna-sarnamenggunakanjalur interrupt, walaupun hanya peralatan EISA yang dirancang untuk menggunakan fasilitas ini. (Pada bus PC dan PC AT, hanya satu peralatan yang dapat menggunakan jalur interrupt yang ada). * Pengontrol bus EISA memungkinkan bus mengakses ke semua bus master prioritas tinggi. Sebagai contoh, circuitry PemulihanDRAM dapat mengakses ke memori. PC AT Bus terdiriatas dua slotyang berisi98 sambungan.bus EISA menambah 88 sambungan tambahan ke slot EISA dan 59 jalur barn ke bus. (Beberapa sambunganmempunyaifungsionalitasduplikasi).bus EISA secaratotal mempunyai 157 jalur. Slot EISA lebih dalam dari pada slot PC AT dan PC. Selain itu, card EISA mempunyai takik (notch) khusus di dalamnya, yang memungkinkan card tersebut menjorok lebih dalam lagi ke dalam slot EISA. Card C clanpc AT tidak bisa menjoroksedalamcard EISA ini. Oleh karenanya,card EISA dapat bersambung ke jalur bus EISA yang barn, sedangkan slot dalam PC dan PC AT tidak memungkinkan card PC dan PC AT bersambung dengan jalur bus yang barn. Desain ini menghasilkan kompatibilitaspasang antara slot EISA dengan card PC dan PC AT. Bus data barn terdiri atas 16 jalur data, 30 jalur alamat (yang mengeluarkan 2 bit alarnat low-order), dan 13 jalur daya clankontrol. Jalur kontrol menetapkan byte atau beberapa byte mana yan akan ditransfer,apakah siklus busnya merupakan 341

36 siklus bus EISA (apabila ya, maka ia dapat mentransfer 32 bit), jenis siklus bus EISA apa (memori atau I/O) yang terlibat, apakah papan yang tergabung merupakan papan EISA, berapa nomor bus master dari papan yang tergabung tersebut, dan berapa nomor bus master yang pada saat itu mengontrol bus. Bus EISA mempunyai fasilitas yang memungkinkan peralatan EISA mengkonfigurasi dirinya sendiri secara otomatis dan mempunyai fasilitas yantg memungkinkan CPU atau bus master yang tergabung membaea atau menulis sembarang memori atau peralatan I/O. Bagaimana peralatan EISA dan non-eisa dipadukan dalam clone PC? Peralatan EISA menunjukkan keberadaannya dengan earn menempatkan signal kontrol yang sesuai pada bus. Peralatan non-eisa tidak menghasilkan signal ini. Dengan menginterpretasikan signal PC dan PC AT Bus, kedua pengontrol bus dan bus master dapat menentukan jenis peralatan yang tergabung. Sekarang kita misalkan ada peralatan EISA 32-bit ingin menu lis ke peralatan non-eisa, katakanlah peralatan 8-bit. Selama siklus bus awal, pengontrol bus dan peralatan EISA memonitor signal kontrol bus. Apabila peralatan yang merespon menunjukkan bahwa ia tidak bisa melakukan transfer data 32-bit, maka pengontrol bus EISA akan membaea data dan alamat dan melakukan kontrol bus tersebut; bus master asli akan melepaskan kontrol. Pengontrol bus EISA sekarang akan menggenerasi signal kontrol untuk transfer data 8-bit dengan menggunakan protokol yang tepat (PC atau PC AT) dari peralatan yang digabungkan, dan ia mengirirnkan data sebesar satu atau dua byte pada sekali waktu, sesuai kebutuhan. Kita sekarang akan kembali membahas mengenai ffim PC Sistem va Mikroprosesor 8088 mempunyai dua instruksi I/O, yaitu IN dan OUT. Pada waktu menjalankan instruksi IN, CPU mengawali siklus baea I/O. Kemungkinan yang akan menyangga alamat port I/O adalah instruksi tersebut atau register DX, dengan alamat port ini akan dikirim oleh CPU ke bus alamat. CPU kemudian memuat nilai register AL yang ada pada bus data dengan peralatan ekstemal yang alamat port-nya telah ia transmisikan. Pada waktu menjalankan instruksi OUT, CPU mengawali siklus tulis I/O. Yang mungkin akan menyangga alamat port I/O adalah instruksi tersebut atau register DX. CPU mengirirnkan alamat port ke bus alamat, dan ia mengirirnkan isi register AL 8088 ke bus data. Peralatan ekstemal yang dialamatkan akan menerima data dari bus data. Dekoder alamat port I/O pada PC hanya akan mendekode 10jalur alamat loworder selama instruksi I/O. Jadi, arsitektur PC membatasi jumlah alamat port I/O sampai 210 atau Karena beberapa aplikasi, seperti buffer tampilan video, 342

37 memerlukan alamat yang lebih banyak dari pada jumlah itu, maka para arsitek PC mencadangkan atau menyediakan beberapa blok alamat memori utama untuk tujuan tersebut. Jadi, beberapa peralatan I/O menggunakan I/O yang dipetakan memori, sedangkan yang lain menggunakan instruksi I/O. Kita akan mendeskripsikan alamat memori utama cadangan tersebut pada bagian selanjutnya dalam bab ini. Adapter Interface va Sebagian besar mikrokomputer,termasuk IBM PC dan PC AT, memberikan I/O paralel dan serial. Peralatan yang mentransmisi 1 atau beberapa byte data pada sekali waktu menggunakan parallel I/O (I/O paralel). Contohnya adalah disk dan printer. Peralatan yang menggunakanserial I/O (I/O serial) mentransmisidata 1 bit pada sekali waktu melalui jalur data tunggal (bukannya mentransmisi semua bit dalam byte secara serentak melaluijalur bus independen). Sebagai contoh, banyak PC menggunakanjalur telpon untuk komunikasijarak jauh, danjalur telpon tersebut memerlukan transmisi data serial. Untuk memberikan atau menyediakan I/O serial dan paralel tersebut, para perancang telah memproduksi berbagai macam interface I/O programmable untuk I/O serial dan paralel. Interface ini memenuhi sejumlah besar kebutuhan dan memberikan berbagai protokol I/O. IBM PC mempunyai satu interfaceparalelpada motherboard, yang ia gunakan untuk berbagai aplikasi. Selain itu, pemakai dapat menambahkan interface I/O serial maupun paralel sebagaipilihan bagi peralatanyang ada dengan memasangkan card pilihan yang tepat ke dalam slot yang sudah ada. Sebagai contoh, adapter komunikasi adalatt card pilihan (opsion) yang mempunyai interface serial untuk modem, sedangkan adapter printer dan adapter mouse adalah card opsion yang mempunyai interface paralel untuk printer dan mouse. Interface I/O ini menjadi bagian terpadu dari komputer bila pemakai menggabungkannya. Peralatan serial dan paralel menggunakanchip interfacei/o standart.dua chip interface I/O biasa, yang telah dikemukakan di depan, adalah 8255A PPI, yang digunakan dalam interface standart pada IBM PC untuk I/O paralel, dan 8250 UART, yang"digunakan oleh IBM PC untuk I/O serial. Ada beberapa perbedaan antara dua chip interface ini dengan chip yang digunakan dalam famili mikrokomputer yang lain. Dan juga ada perbedaan antara kedua chip ini dengan peralatan yang bersesuaian (atau chip) yang diguna.~andalam mesin dan Namun, perbedaanini tidaklahbegitu penting. Bagian opsional pada Bagian mendeskripsikan arsitektur fungsional dari kedua chip tersebut secara lebih rinei. Namun demikian, pertama kali kita akan melihat bagaimana para perancang 343

38 - -.u._.. menggabungkan atau memasukkan sirkuit interface I/O ke dalam komputer. Setiap interface I/O harns mempunyai circuitry pendekodean alamat sendiri untuk menentukan alamat port I/O-nya. Para arsitek sistem menyediakan alamat port tersebut, dan kita akan membahasnya kemudian. Penyambungan peralatan ke PC Bus berarti menyambungkan input chip-select (penentu chip) dari suatu peralatan dengan circuitry pendekodean alamat, menyambungkan pin kontrol dan dayanya ke jalur kontrol dan daya bus, dan menyambungkan jalur datanya ke jalur data bus. Setelah itu, para perancang menyambungkan port I/O interface dengan peralatan 1/ o yang dipitihnya, misalnya modem atau pengontrol floppy-disk-drive. Gambar 5.8 melukiskan bagaimana menyambungkan 8255A PPI ke PC Bus. Interface Paralel Programmable 8255 (Opsional) Pada bagian ini kita akan mendeskripsikan operasi 8255A PPI dan kemampuan fungsionalnya, dan akan melihat tanggung jawab CPU dalam memprogramnya. Tingkat detail yang dikemukakan dalam bagian ini jauh lebih tinggi dari pada yang dibutuhkan oleh banyak arsitek. Kita juga akan melihat bagaimana sistem I/O yang lengkap bekerja. Hal ini harns diketahui oleh para arsitek pada waktu ia merancang sebuah sistem. Secara internal, 8255A berisi empat register, yaitu satu register kontrol, dan tiga register data yang masing-masing untuk ketiga port-nya. Register data menyangga data yang akan dikirimkan oleh port (jika CPU memprogram port untuk output) atau menyangga data yang akan diterima port (jika CPU memprogramnya untuk input). Register kontrol menentukan mode operasi dari 8255A. CPU memprogram 8255A dengan menuliskan nitai ke dalam register kontrol. Namun demikian, CPU tidak dapat membaca isi register kontrol karena register kontrol tersebut bersifat write-only. Pada waktu CPU menjalankan instruksi IN atau OUT yang menentukan PPI, dua pin alamat akan menentukan salah satu dari keempat register tersebut yang akan diakses oleh CPU. Oleh karena itu, CPU dianggap bisa mengalamatkan secara langsung tiga buffer data dan register kontrol. Mode Operasi 8255A mempunyai tiga mode operasi dasar, yaitu I/O dasar, I/O strobed (yang muncul dan hhang dengan cepat), dan bus dua arah. Berikut ini kita akan melihat sepintas mengenai mode operasi I/O dasar dan I/O strobed. 344

39 -_. ":'--, _ '.. ~. ' Address Control andstatus Data., ~['x ("'''-. Address I. "" 6. decoder It'. l. ri <-. 1\ I~ I' r ~{ I t.; I Parallel 1/0 device ~if Gambar 508Menyambungkan 8255A PPI ke PC Bus. Tanda garis putus-putus menggambarkan peralatan pada board yang dapat ditempatkan pada card opsion dan dipasangkan ke dalam slot Pc. Mode I/O Dasaro Mode dasar adalah mode default, dengan ketiga port mengawali input. Dalam mode ini, port tersebut mengunci semua output: Apabila port diprogram untuk output dan CPU menuliskan nilai ke dalam register datanya, maka port akan menyangganilai tersebut yakni menguncinyadan mengirirnkannya ke pin output-nya setelah CPU menuliskan nilai bam ke dalam register data. PPI tidak mengunci input-nya. Jadi, CPU hanya dapat membaca nilai pada waktu peralatan ekstemal secara aktif mengirirnkannyaocpu membaca nilai dengan cara membaca register data dari port tersebut. Mode Strobed. Selama operasi strobed, hardware membagi port menjadi dua kelompok. Untuk kelompok pertama, port A beroperasi sebagai port data input atau output, dan setengah ke atas dari port C beroperasi sebagai port kontrol untuk port 345

40 A. Kita akan mendeskripsikanmaksudnya sebentar lagi. Untuk kelompok kedua, port beroperasi sebagaiport data input atau output, dan setengahke bawah dari port C beroperasi sebagaiport kontroluntuk port B. Keduakelompoktersebut beroperasi secara independendan dengan cara yang sarna, dan CPU dapat memprograrnsetiap kelompok secara terpisah. Kita hanya akan melihat operasi register dari kelompok yang pertarna. Selarna operasi strobed, port A mengunci semua data input dan output. Bit yang berada di atas pertengahanport C, bersarnadengan register kontrol, mengatur operasi port A. Biasanya, ada 1 bit yang menentukan apakah port A beroperasi sebagai port input ataukah output. Jika CPU memprograrn port A menjadi port output, maka interface paralel akan menggunakan bit dari port C untuk meminta interrupt dan untuk berfungsi sebagai flag persetujuan input dan flag penuh buffer output. Jika CPU memprograrnport A untuk input, maka ia menggunakan bit dari port C untuk meminta interrupt, untuk berfungsi sebagai strobe input, dan untuk berfungsi sebagai flag penuh buffer input. Mode Bus Dua Arah. Dalarn mode ini, Port A berfungsi sebagai port dua arah, dan bit dari register data Port C akan melakukan handshake protocol (protokol handshake) dengan cara yang sarna seperti yang akan kita bahas berikutnya. Selain itu, CPU dapat memprograrn Port B sebagai port input ataupun sebagai port output. Komunikasi Paralel Dengan Menggunakan Handshaking Handshaking Gabattangan) adalah metode umum pengontrolanarus informasi antara dua prosesor komunikasi. Apabila salah satu peralatan ingin mengirimkan data ke peralatan yang satunya, maka ia me-requestpermisi untuk melakukannya. Ia kemudian menunggu sampai peralatan yang satunya tersebut menyetujui permintaan ijin peralatan yang pertarna untuk mengirim data. Pengirim kemudian mengirimkandata. Peralatanpenerima mungkin kemudianakan mengirimkanbalik signalpemyataanke pengirimyang mengabarkanbahwaia telah menerimainformasi yang dikirimkannya,dan dengan demikian hal ini mengakhiriprotokol komunikasi. Protokol komunikasi persis sarna seperti orang yang melakukanjabat tangan yang menandakan setuju atas suatu transaksi. Keduanya hanya berbeda narnanya. Sekarang kita akan menganalisa protokol output sederhana untuk PPI dan melihat mengenai apa yang dikerjakan oleh bit register kontrol. Kita rnisalkan bahwa PPI mengawali pengiriman informasi berikut:!nt = false (yakni, PPI tidak me-request interrupt) dan OBF =false (buffer output tidak penuh); rnisalkan juga bahwa peralatan I/O mengirimkan kembali ACK =false (pemyataan tidak menerima 346

41 data). Apabila ia ingin mengirimkan data ke peralatan I/O, maka CPU akan menjalankan instruksi OUT dengan alarnat port PPI sebagai operand. Instruksi OUT mengirimkan data yang ada dalarn AL ke PPI. PPI secara otomatis akan membacadata tersebutdan mengirimkannyake peralatani/o. PPljuga mengirimkan true untuk OBF guna memberitahukanperalatan I/O bahwa data tersebut ada dan valid. Segera setelah peralatan I/O mengetahui bahwa OBF telah mengubah kedudukannya, peralatan I/O akan membaca data dan menyusun ACK ke true, yang' memberitahu.ppi bahwa ia (peralatan I/O) telah menerima data tersebut. Seakarang PPI mungkin akan mengubahnitai yang ada dalarn registerdatanya. PPI menginformasikancpu bahwa ia siap mengirirnkandata yang lebih banyak dengan meminta interrupt (menyusun!nt =true). Garnbar 5.9 melukiskan protokol output ini. CPU PPI I/O device INT0 (DOBF Data ALl ICD 01 1 Bus " Data Port Data CD The CPU executes OUT to send the value in AL to the PPI. CD The Prl,rea~~~.h~ ~I~~.., '," "..!.">-~~""~ ':_'-' j','.,'" "'.' :. 0' The PPI ~~nds ~e~al~e to ~~ VOd~i~:::"::,',<:tY:,;",,., o The PPI~~~ qbf'~~eto telltli~ ~q~~v!~e;it,e~~~ i&.aie,it~ble~nd valid. ~,~, ~'.' >_j" Ihe I/O device read~~e,"~:"~":l,'~/"'h.,.::~;';t'~';'.i!:'.{'::>, value when '9~F.changes fioin false,t9 The I/O device s~~ ACKto true to tell the PPI it has received the data. (2) The PPI raises an Interrupt by setting INTto true. Gambar 5.9 Protokol handshake output standart. Protokol input harnpir sarna dengan protokol output (lihat Garnbar 5.10). Pada waktu CPU akan membaca data, ia memprograrn port untuk input. Kita misalkan bahwa CPU telah memprogram PPI untuk input dan telah memberitahu PPI untuk membaca beberapa data. Pada mulanya CPU akan mengirimkanibf =false (yang menunjukkan bahwa buffer input tidak penuh), dan peralatan I/O mengirimkan STB = true (input strobe). (Pada waktu STB berjalan dari true ke false, maka PPI akan benar-benar membaca data input). Segera setelah peralatan I/O mendapatkan data, ia mengirimkannya ke PPI pada port outputnya. la kemudian menyusun atau 347

42 menetapkan STB = false, yang memberitahukanppi untuk membacadata. PPI membacadata tersebutdan segeramenyusunibf =trueuntukmemberitahuperalatan I/O bahwa ia belum siap menerimadata lagi.peralatani/o tidak boleh mengirimkan lagi data pada port outputnya hingga PPI mengirimkan IBF =false. Sekarang PPI memberitahucpu bahwa ia mempunyaidata dengan meminta interrupt(menyusun!nt =true). CPU membaca data dalarn AL dengan carn menjalankan instruksi IN, yang juga menghapus buffer, dan PPI melakukan respon dengan cara menyusun!nt dan IBF sarna denganfalse. Pada prinsipnya hal tersebut adalah bagaimana CPU dapat berkomunikasi dengan peralatan I/O dengan menggunakan 8255A. Bit register C memberikan fungsi kontrol. Selain itu, PPI harns memberitahukan~ralatan I/O untuk memulai membaca dan menulis data, dan memberitahukan mengenai bagaimana PPI menggunakanbit registerc yang masih ada. CPU dapat mengirimkansignalkontrol ke peralatan I/O (dengan memprogram bit register C untuk output), atau ia bisa menerima signal status dari peralatan tersebut (dengan memprogram bit register C untuk input). Jika CPU memprograrn port untuk output, ia akan menulis nilai output yang ada dalarn register data Port C. Untuk menge tahui detail tambahan mengenai hal ini, pembaca bisa melihat spesifikasi 8255A. 8255A bisa mempunyaibeberapa fungsi. Mother board PC menggunakan satu fungsinya untuk membaca informasi status, informasi keyboard, setting switch konfigurasi,dan untuk mengontrolberbagaiperalatan.pc memprogramport A dan C untuk input dan port B untuk output, dan ia menguhubungkanport ke peralatan ekstemal tertentu. CPU,- INT(!)@ PPI STB. I ' I 0 I, >;":. Data 1(3)1_ 'I CD! Data Gambar 5.10 Protokol handshake input standart. 348

43 Walaupun pembahasan kita telab mengasumsikan bahwa komunikasi terjadi antara CPU dan 8255A, narnun sebenarnya tak ada hubungan langsung diantaranya keduanya. Semua signal kontrol dan data mengalir melalui PC Bus. Jika ada peralatan selain CPU mengawali siklus baca dan tulis I/O dan mengirimkan alarnat 8255A pada bus, maka 8255A akan melakukan merespon persis sarna seperti pada waktu CPU mengawali siklus bus baca dan tulis. Selanjutnya, kita akan melihat bahwa pengontrol DMA juga melakukan hal yang sarna yakni ia mengawali siklus bus baca dan tulis I/O untuk mentransfer data diantara chip interface I/O dengan memori utama tanpa campur tangan CPU. Pertama kali kita akan melihat operasi adapter interface I/O serial. Teknik va Serial Untuk peralatan yang memerlukan transmisi data serial, seperti modem, perusahaan komponen melengkapinya dengan sirkuit interface khusus untuk mengubah data paralel yang dikirimkan melaluipc Bus menjadiformat serial yang dapat digunakan untuk transrnisi dan sebaliknya. ffim PC menggunakan 8250 DART untuk tujuan tersebut, dan kita akan inembahasnya sebentar lagi. Narnun, pertama kali kita akan melihat sekilas mengenai transrnisi serial. Perlu anda ingat bahwa para perancang dapat melakukan pilihan lain untuk komunikasi serial. Deskripsi ini adalah untuk jalur komunikasi serial biasa. Contoh mengenaitransrnisiserialini adalahsebagaiberikut.peralatanpengirim mengirimkan true (biasanya, voltase lebih tinggi) pada jalur transrnisi pada waktu ia dalam keadaan idle atau tidak mentransrnisi data. Transrnisi dimulai ketika peralatan pengirim mengubah signaljalur ke false (menurunkan voltase). Setelah itu, peralatan pengirim mengirimkanbit secara individualdengan mengubah signal untuk menyesuaikan panjangnya waktu, yang disebut bit time. Signalfalse berarti bahwa ia sedang mengirimkan bit nol; signal true berarti bahwa ia sedang mengirimkan bit satu. Kecepatan transrnisi, yang disebut baud rate, menentukan jumlah perubahan voltase per detik. Pada kecepatan rendah, hal tersebut secara efektif sarna dengan jumlah.bit yang dikirimkan oleh peralatan pengirim per detik, dan bit time adalah kebalikan dari baud rate. Bit pertama yang ditransrnisikanoleh pengirim setelah ia memulai transrnisi disebut mark bit (bit mark); ia tidak berisi data narnun hanya mengubah receiver (penerima) yang mengawali transmisi. Setelah mark bit dikirim, pengirim mengirimkanjumlah data bit (bit data) yang tepat. Setelah itu, ia mengirimkan bit parity. Peralatan interface I/O menggunakan bit parity untuk mengecek kesalahan transrnisi.pengirim kemudian menghentikantransrnisidengan mengirimkanjumlah stop bit (bit stop) yang tepat. Garnbar 5.11 menunjukkan contoh transrnisi serial. 349

44 Idle Start bit f'- '. ".. Data bit times..1'.'2 " 3..' 5..'-" ::?'- Parity '6::!.".~, 1 Stop bits Idle 'Time Data-bit values o Gambar 5.11 Transmisi data serial dari nilai dengan menggunakan dan 2 stop bit. 7 data bit. 1 bit parity Peralatan komunikasi standart menggunakan sejumlah kombinasi baud rate standart, bit parity, bit data, dan bit stop. Umumnya, peralatan komunikasi tidak disinkronisasi oleh jam yang sama, sehingga ia merupakan asynchronous transmission (transmisi sinkron atau serempak). Pada waktu receiver (penerima) mendeteksi permulaan transmisi serial, ia membaca (mengecek voltase pada) jalur I/O yang ada dalam pertengahan setiap bit time. Ia mencatat 1 jika jalur tefsebut tinggi dan 0 jika rendah. Prosedur sampling ini meniadakan atau tidak menganggap perbedaan kecil antara frekuensi jam dari dua peralatan komunikasi. Namun demikian, ia memerlukan jam (clock) berfrekuensi tinggi, yaitu receiver clock. Apabila sebaliknya, maka transmitter akan menggunakan jam berfrekuensi rendah, yaitu transmitter clock, untuk mengatur bit time. Kesalahan dari beberapa jenis kadang-kadang terjadi. Dalam overrun error, peralatan pengirim tetap melanjutkan mengirim data sementara penerima tidak siap untuk menerima transmisi. Kadang-kadang perbedaan antara frekuensi jam menyebabkan receiver (penerima) mencoba jalur transmisi pada waktu yang tidak tepat. Hal ini disebut framing error. Pada waktu peralatan menggunakan bit parity untuk mendeteksi kesalahan dan penerima mendapatkan bit parity yang tidak benar, maka hal ini akan mengakibatkan terjadinya parity error. Receiver- Transmitter Tak Sinkron Universal 8250 (Opsional) Sekarang kita mendeskripsikan 8250 UART (UART 8250) secara agak rinci. Para perancangnya membuat UART 8250 ini untuk menginterface komputer dengan jalur telpon, dan peralatan I/O serial yang tergabung biasanya adalah modem (kependekan dari modulator-demodulator). Modem mengubah signal digital menjadi signal audio yang dapat digunakan untuk transmisi jalur telpon, dan sebaliknya. 350

45 8250 mempunyai delapan signal kontrol yang mengatur interfacenya ke bus. Empat diantaranya adalah signal input baca. Mereka ini memungkinkan 8250 menangkap inputnya atau mengirimkan data outputnya. Satu signal kontrol memungkinkan 8250 menangkap alamat dan nilai pin chip-select-nya.dua signal output menginformasikanperalatan ekstemal mengenai kapan CPU telah memilih 8250 dan kapan CPU membaca datanya menggunakan output interrupt-nya untuk me-request interrupt. Kedelapan jalur handshake, yang enam diantaranya telah ditentukan penggunaannya, mengatur komunikasi antara 8250 dengan peralatan I/O serial yang tergabung. Dalam pembahasan berikut, kita anggap bahwa peralatan tersebut adalah modem. Berikut adalah enam fungsi yang telah ditentukan: RTS Request permission to send (meminta permisi untuk mengirim). Output ini memberitahu modem bahwa 8250 mempunyai data yang siap untuk dikirim. CTS Clear to send (mulai mengirim). Input dari modem ini memberitahu 8250 bahwa ia sekarang mulai mengirim datanya. DTR Data terminal ready(terminaldata siap).(terminaldata adalahperalatan untuk mengirim dan menerima data). Output ini memberitahu modem bahwa 8250 telah siap untuk menerima data. DSR Data set ready (set data siap). (Set data adalah struktur data untuk menyangga data dalam memori). Input ini memberitahu 8250 bahwa modem mempunyai data dan siap untuk mengirimkannya. RI Ring indicator (indikator ring). Modem telah mendeteksi signal ring telpon. RLSD Received line signal detect (deteksi signal jalur terdeteksi). Modem sekarang telah mendeteksi frekuensi pembawa transmitter dan dapat memulai komunikasi data. Berikut ini adalah deskripsi handshake biasa yang terjadi selama komunikasi data dengan modem. Pada pembahasan ini, 8250 merupakan terminal data dan modem merupakan set data. Pada Gambar 5.12, nomor yang berada dalam kurung adalah urutan langkah. Jika modem mempunyai data yang ingin ia kirim ke 8250, maka ia akan menjalankan handshake yang sarna. Apabila 8250 mempun yai data yang ingin ia kirimkan ke modem, maka ia me-request permisi dari modem dengan cara 351

46 mengiriminya signal RTS = true {I}. Signal RTS memberitahu modem bahwa 8250 telah siap untuk mengirimkan data. Apabila modem siap untuk menerima data, maka ia mengirimkan DSR = true {2}, dan dengan demikian ia menginfonnasikan 8250 bahwa ia telah siap untuk menerima data sekarang mengirimkan data {3} pada port output serialnya (SOUl). Data pada umumnya adalah rangkaian byte, dengan setiap byte dibentuk (dikerangkai) oleh bit start dan sejumlah bit parity dan bit stop yang tepat. Apabila 8250 tidak mempunyai data lagi untuk dikirim, maka ia mengirimkan DTR =false {4}. Jika, selama transmisi, modemtidak dapatmenerimadata, ia akan mengirimkandsr =false {5}, yang memberitahu 8250 bahwa modem tidak lagi bisa menerima data. Data terminal Data set CPU o SOUT Modem Gambar 5.12 Hubungan biasa antara UART don modem Dalam contoh ini, 8250 mengawali transmisi. CPU memprogram 8250 dengan mengirimkan data (dengan menggunakan instruksi OUl) ke register kontrol CPU menentukan status 8250 dengan membaca register status Salah satu register kontrol mengatur frekuensi jam transmit dan receive (transmisi dan terima); register kontrol kedua mengatur bit parity, jumlah bit stop, dan jumlah bit data. Register status menyangga atau menyimpan status transmisi (register data terima penuh, register data transmisi kosong, kesalahan pengkerangkaan, kesalahan parity, kesalahan kelebihan, dan sebagainya). Untuk merekapitulasi, register kontrol 8250 mengontrol kedudukan (state) signal handshake output, sedangkan register statusnya, ketika dibaca oleh CPU, memberikan status signal handshake output. 352

47 5.3.5 Timer Interval Programmable Banyak peralatan maupun aplikasi memerlukan signal timer untuk mengaktitkan mereka ini. Sebagai contoh, memori harns dipulihkan se-seringkali, speaker memerlukan signal periodik untuk menggenerasi suaranya (bunyi bel, tanda peringatan, nada), dan program yang mengelola waktu harian perlu diberitahu apabila detik berlalu. Pada bagian ini, kita akan mendeskripsikan Programmable Timer 8253, yang digunakan PC. Kita juga akan melihat bagaimana PC menggunakannya untuk mengawali operasi DRAM-refresh (pemulihan DRAM). Timer Interval Programmable 8253 Timer interval adalah.sirkuit penggunaan khusus untuk menggenerasi signal timing (pengaturan waktu) untuk peralatan aplikasi berisi tiga counter independen, yang diberi nama channel 0 sampai 2. Setiap channel mempunyaijam ekstemalnya sendiri, mode register (register mode) 6-bit, initial-countregister (register count awal) 16-bit, input gate, dan output. Counter memulai count atau hitungannya dengan nilai yang disimpan dalam register count awal. Ia kemudian mengurangkan count dengan setiap detak jam inputnya. Terminal count (count terminal) terjadi apabila count atau hitungan tersebut mencapai nol. Pada waktu counter mencapai count terminal, timer akan menggenerasi output seperti yang diten tukan oleh nilai register modenya. Selarijutnya,kita akan membahas secara singkat mode 8253 ini. Memprogram timer interval berarti menuliskan riilai ke ketiga register count awal dan ketiga register mode. Dikarenakan desain timer, maka CPU hanya dapat menuliskan nilai ke register mode, namun ia dapat membaca dan menulis ke register count. Pemrograman setiap counter mencakup dua bagian: (1) menuliskan byte ke register modenya, dan (2) menuliskan count ke register count-nya. 6 bit register mode menentukan operasi baca-tulis, mode, dan apakah timer akan menggunakan desimal terkode biner (BCD) atau aritmetik biner~bit operasi baca-tulis menentukan bagaimana CPU akan menuliskan nilai ke dalam register count, yaitu apakah: (1) byte yang paling berarti atau signiftkan saja, (2) byte yang paling kurang signiftkan, atau (3) kedua byte tersebut (dengan byte yang paling kurang signiftkan dulu). Apabila CPU telah menyusun operasi baca-tulis, maka ia harus membaca dan menulis register count tepat seperti yang ditentukan atau ditetapkan register mode. Sebagai contoh, jika counter ingin mendapatkan atau mengirimkan nilai 16-bit, maka CPU hams mengirim 2 byte data atau membaca 2 byte data darinya. 353

48 PC menggunakan 4,77-MHz (210-ns titik) signaljarnnya sendiri dengan sirkuit terbagi empat untuk mengatur timer. Ia menggunakan output timer untuk mengatur jam pengaturan hariannya guna mengawali pemulihan DRAM dan untuk mengaktifkan speaker. Output yang berasal dari channel 0 dari timer berjalan langsung ke pengontrol interrupt untuk meminta interrupt jenis-o (Lihat Gambar 5.7). Interrupt jenis-o menginfonnasikan CPU untuk menambah jam time-of-day (pengaturan jam harian)- nya. Output dari channel 1 dari timer beijalan ke channel 0 dari pengontrol DMA. CPU menggunakan channel 0 dari pengontrol DMA untuk memulihkan (refresh) DRAM. Output dari channel 2 dari timer pergi atau beijalan ke sirkuit speaker. Berbagai macam program memuatkan nilai dalam timer. untuk mengontrol frekuensi suara speaker dan durasi atau selang waktu. Refresh RAM Dinamis IBM PC menggunakan chip DRAM untuk memori utama. Chip ini harns dipulihkan (refresh) setiap 2 ills untuk menjaga nilai mereka. PC melakukan hal ini dengan membaca data dari 12810kasi memori yang berurutan dalam setiap jangka waktu 2-ms. Pada waktu sistem pertama kali beijalan, CPU memprogram channel o dari pengontrol DMA untuk membaca dari lokasi memori berurutan 64-K dengan menggunakan mode tunggal dan mode autoinisialisasi. (Untuk memprogram pengontrol DMA guna membaca lokasi memori berurutan 64-K adalah sarna mudahnya dengan memprogramnya guna membaca dari 128 lokasi yang berurutan. Mode autoinisialisasi memberitahu pengontrol DMA untuk mengulangi operasi sebelumnya, misalnya, menggunakan parameter yang sarna). CPU juga memprogram channel 0 dari timer untuk meminta servis kepada channel 0 DMA setiap 15 Jls. Pada waktu pengontrol DMA mendapatkan atau menerima request tersebut, ia akan membaca lokasi memori berikutnya. Apabila ia telah selesai membaca dari 128 lokasi memori yang berurutan, berarti ia telah memulihkan semua DRAM. Namun demikian, ia terus melanjutkan membaca lokasi memori yang berurutan, yakni satu lokasi setiap 15 Jls, sampai ia membaca dari okasi memori yang berurutan. Ia kemudian menjalankan proses pemulihan kembali Koprosesor Titik Ambang Mikroprosesor 8088 Intel tidak memberikan (dilengkapi dengan) bilangan titik ambang, dan ia juga tidak mempunyai operasi titik ambang sendiri. Program aplikasi yang memerlukan aritmetik titik ambang, seperti software desain grafik, umumnya dilengkapi dengan subroutine untuk tujuan tersebut. Subroutine ini menyamai operasi 354

49 titik ambang dengan cara menggunakan operasi integer (bilangan bulat), logika, dan shift standart. Untuk banyak program, penyamaan (emulasi) software ini dapat diterima, namun untuk aplikasi intensif titik ambang, PC memberikan altematif yang lebih cepat, yaitu math coprocessor (koprosesor matematika). Koprosesor matematika adalah prosesor penggunaan khusus yang dirancang untuk beroperasi bersama dengancpu dan menjalankanoperasimatematisuntuknya.intel merancang koprosesor 8087 untuk meningkatkan mikroprosesor 8088 dan 8086, dan para pemakai dapat dengan mudah menambahkan atau menggabungkan 8087 ke PC mereka dengan cara menyisipkanatau memasukkannyadalam prewired chip socket atau rongga chip yang telah disambung (bukannyaslot atau celah) yang disediakan untuk keperluan tersebut. Pada bagian ini, kita akan melihat hubungan antara koprosesor 8087 dengan 8088 CPU. Software yang sedikit melakukan aritmetik titik ambang mungkin tak membutuhkan koprosesor, bahkan jika koprosesor tersebut ada, dan melakukan semua aritmetik dengan menggunakan set instruksi Beberapa software mengecek keberadaan 8087 dan menggunakannyajika ada; jika tidak ada. maka ia menggunakan software untuk titik ambang. Software yang lain membutuhkan keberadaan dilengkapi dengan (memberikan) instruksi aritmetik untuk beberapa kategori data, yaitu word 16-bit, integer pendek 32-bit, integer panjang 64-bit, bilangan titik ambang pendek 32-bit,bilangantitik ambang panjang 64-bit, bilangan titik ambang temporer 80-bit, dan bilangan desimal packed 80-bit. Jadi, ia memperluas atau mengembangkanjenis data asli dari 8088 CPU kompatibel dengan Floating:point Standard 745 IEEE menampilkan semua integer (bilangan bulat) dalam notasi komplemen duaan. Gambar 5.13 menggambarkan representasi titik ambang selalu membaca dan menulis data sebesar 1 byte sekali waktu, yaitu dengan membaca atau menulis byte lowest-order(urutan paling rendah) dulu. Ia mengubah semua data menjadi nilai titik ambang temporer pada waktu ia membaca semua itu, dan ia mengubah mereka kembali menjadi jenis tertentu pada waktu ia J;Ilenulismereka.,Kecuali untuk penambahan (add), pengurangan(subtract),perkalian(multiply),dan pembagian(divide)bilangan bulat (integer) pada operand integer dua. yang semuanya menghasilkan hasil bilangan bulat, 8087 menjalankan semua aritmetik titik ambang dengan menggunakan representasi titik ambang temporer 80-bit. Tidak seperti halnya 8088 CPU (CPU 8088), koprosesor 8087 tidak akan beroperasi sendiri. Ia memerlukan dukungan 8088 dan Intel memproduksi 8087 dalam paket DIP 4O-pinyang merupakanpin yang kompatibel dengan 8088, dan pada PC, pin tersebut disambungkan secara paralel. 355

50 8087 mempunyai set register sendiri, yang akan kita bahas sebentar lagi, dan set lengkap instruksi aritmetik (yang meliputi ADD, SUBTRACT, MULTIPLY, DIVIDE, ABSOLUfE VALUE, CHANGE SIGN, SCALE, ROUND, LOG2, LOGe' SQUARE ROOT, TAN, dan ARCTAN). Iajuga dilengkapi dengan berbagai instruksi pendukung (loads, stores, comparisons, tests, dan examinations) dan instruksi kontrol prosesor (INITIALIZE PROCESSOR, ENABLE and DISABLE INTERRUPTS, LOAD and STORE CONTROL WORD, STORE STATUS WORD, LOAD and STORE ENVIRONMENT, SAVE and RESTORE STATE, INCREMENT and DECREMENT STACK POINTER, NO OP, dan WAIT). Namun demikian, ia tidak melakukan komputasi alamat, dan juga tidak memproses interrupt. Keduanya menjadi tanggung jawab CPU. Short floating point Long floating point Temporary floating point. E7 E10 E14. EOIF1. EOI F1 EOIFỌ F23..,t... F521".:." Gambar 5.13 Bilangan titik ambang 8087 (atau IEEE). Representasi titik ambang yang diberikan oleh koprosesor numerik 8087 dari Intel dan standan titik ambang 745 IEEE mengarahkankan binemya ke sebelah kiri dari FI untuk riil pendek dan panjang dan ke antara FO dan FI untuk riil temporer (sepeni terlihat pada gambar). Untuk riil pendek dan panjang, FO mempunyai nilai implisit I, yang telah dihilangkan. 356 Operas; 8087 Berikut ini adalah deskripsi singkat mengenai bagaimana koprosesor dan CPU bekerja bersama. Selama operasi biasa, 8087 terus menerus "watching" (mengawasi) bus. Kapan saja CPU menjemput dan mendekode instruksi, 8087 juga mendekodenya dapat memberitahu kapan adanya op code dengan menganalisa output status CPU, dan ia dapat memberitahukan byte yang mana yang sedang ia dekode dengan menganalisa output status queue (antrean) instruksi mengabaikan semua instruksi kecuali ESCAPE. (Lihat Gambar 5.14). Pada waktu

51 intstruksi ESCAPE terjadi, CPU dan koprosesor beroperasi secara paralel, yang masing-masing merespon ke ESCAPE dengan tindakan yang berbeda. Ketika CPU menjalankan instruksi ESCAPE, ia menentukan mode pengalamatan (berdasarkan pada bit rim dan mod yang ada dalam instruksi), menggenerasi alamat, dan menjemput operand. CPU kemudian mengabaikan atau tidak memerlukan item ini dan berlanjut ke instruksi berikutnya. Ketika 8087 menjalankan ESCAPE, ia pertama kali menentukan mode pengalamatan instruksi dengan menganalisa signal kontrol CPU, dan kemudian ia menangkap alamat yang dihasilkan CPU dan operand dari bus. Yang terakhir, ia mendekode 6 bit yang ada dalam instruksi ESCAPE, yang memberitahu 8087 mengenai operasi yang mana yang akan dijalankan. (Namun demikian, CPU mengabaikan 6 bit ini; dilihat dari sudut pandang CPU, ESCAPE adalah satu instruksi, bukannya dua). Signal TEST menyinkronkan koprosesor. Pada waktu CPU menjalankan instruksi WAIT, hardware akan mengecek input TEST. Jika TEST = true,maka CPU berhenti sampai TEST =false. Bilamana 8087 menjalankan ESCAPE, ia pertama kali menyusun TEST ke true. Bila hal ini telah dilakukan, ia mengubah TEST kefalse. Demikian pula, programmerdapat memaksa CPU untuk menunggu 8087 menyelesaikan eksekusi dengan menempatkan instruksi WAIT dalam program kapan saja pengaturan waktu koprosesor terganggu, seperti sebelum menggunakan result Lebihdari itu, praktek pemrograman yang baik adalah dengan memasukkan instruksi WAIT sebelum semua instruksi ESCAPE untuk memastikanbahwakoprosesortelah menyelesaikaneksekusisetiapinstruksisebelum memberinya instruksi yang barn. Kontrol Bus 8087 harns mendapatkan kontrol bus pada waktu ia akan membaca atau menulis ke memori. (Jika anda lihat sebelumnya, CPU sebelumnya memberi alamat operand dan result kepada 8087) kemudian melakukan request ke bus master, dan ketika CPU dapat menyerahkan bus tersebut, ia akan merespon dan melepaskannya mengetahui atau mendapati persetujuan dan mengambil alih sebagai bus master. Apabila 8087 telah selesai, ia mengembalikan kontrol bus ke CPU. Perlu anda ingat bahwa 8087 tidak mempunyai akses ke set register CPU. Sebagai akibatnya, ia hanya dapat beroperasi pada operand yang disimpan dalam memori. (Meskipun CPU mengakses operand untuk instruksi ESCAPE, ia mengabaikannya). Begitu pula sebaliknya, CPU tidak mempunyai akses ke register Jadi, 8087 harns menempatkan nilai dalam memori sebelum CPU bisa 357

52 menggunakannya. Walaupun 8087 dapat menginterupsi CPU, ia harns menempatkan sembarang nilai yang ingin ia komunikasikan ke CPU dalam memori. Hal ini mencakup infonnasi status. 8 7 o x mod X i X I X rim I I Gambar Format instruksi Ese 358 Set Register 8087 mempunyai sebuah stack register delapan-word,per word-nya berisi 80 bit. Setiap word stack mempunyai tag 2-bit yang menunjukkan apakah ia kosong, apakah ia berisi nomor valid, 0, atau result salah (sepertiresult atau hasil pembagian nol) dapat membaca nilai dari memori dan mendorongnya ke dalam stack, dan ia dapat menge-popnilai dari stack dan menyimpannyadalam memori. Operasi memori merupakan pokok bahasan jenis konversi yang telah dikemukakan sebelumnya dapatjuga menggenerasidan menyampaikanbeberapa konstanta ke dalam stack (1t,+1, -1, e, dan sebagainya). Ia dapat beroperasi pada operand stack taupun pada operand memori, dan ia dapat mendorong result pada stack ataupun menempatkannya dalam memori. Selain itu, register individual yang ada dalam stack dapat berfungsi sebagai register operand dan register result mempunyai empat register tambahan, yaitu register kontrol, register status, pointer instruksi,dan pointerdata. Registerkontrolmempunyaibeberapa fungsi. Ia memungkinkan atau menutup kemungkinanterjadinya interrupt yang dihasilkan oleh Ia menentukan presisi aritmetik (24, 53, atau 64 bit), menentukan bagaimana 8087 harns membulatkan bilangan, dan menentukan bagaimana 8087 harns memproses hasil tidak valid, misalnya pembagian oleh nol. Register status terdiri atas flag exception, flag request interrupt, kode kondisi, pointer top stack, dan flag busy. Yang terakhir, pointer instruksi menyangga alamat instruksi pada saat itu, dan pointer data menyangga atau menyimpan alamat operand dapat menuliskan isi dari semua register ini ke memori (misalnya, untuk menentukan instruksi apa yang menyebabkan interrupt), dan ia dapat memuat register kontrol dari memori. Koprosesor 8087 memberikan kinerja yang baik bagi CPU untuk pemrosesan numerik. Pembaca yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai 8087 bisa melihat referensi manual 8087 yang diterbitkan oleh perusahaan pembuatnya.

53 5.4 SISTEM SOFTWARE Para arsitek HSA komputer melengkapihsa tersebutdengankomponen fisik esensial, yaitu CPU, sistem penyimpanan, sistem I/O, timer, berbagai peralatan tergabung. Namun demikian, ia sendiri tidak menentukan arsitek tersebut. Program harns dapat berkomunikasi dengan peralatan hardware, sehingga para arsitek sistem harns menandai alamat port I/O supaya diketahui oleh peralatan hardware. Secara bersama, hardware dan software juga harns menyediakan lingkungan eksekusi yang cocok untuk software. Sebagai contoh, pada waktu hardware mengawali interrupt dan mencabang ke interrupt handler, software tidak saja harns dapat berhubungan dengan sumber interrupt dan hardware interrupt, namun ia juga harns bisa kembali ke program yang diinterupsi seolah-olah tak ada sesuatu yang telah tetjadi. Tanggung jawab arsitektural yang lain adalah memberikan atau menetapkan alamat memori utama ke komponen software khusus dari suatu sistem, misalnya BIOS, yang mengontrol hardware. Karena kode BIOS dalam PC berada dalam ROM, maka ia seringkali disebut ROM BIOS. Diantara tanggung jawab BIOS adalah untuk mengawali betjalannya sistem ketika pertama kali daya dihidupkan, untuk memprogram berbagai chip pendukung, dan untuk mengontrol peralatan hardware, seperti keyboard, printer, dan tampilan layar video. Bagian ini membahas organisasi (susunan) software dari farnili PC, terrnasuk penetapan alamat port I/O, penetapan vektor interrupt, ROM BIOS, dan penetapan memori utama. Kita mungkin akan mendapatkan pemahaman yang lebih dalam mengenai lingkup definisi farnili arsitektural ini dengan' melihat atau mempelajari penetapan atau assignment tersebut Penetapan Alamat Port va Pada waktu pertama kali pemakai menghidupkan daya pada PC, hardware secara otomatis akan melakukan reset, yang memulai proses system initialization (inisialisasil pengawalan sistem). Signal RESET betjalan ke semua sirkuit programmable. Sirkuit ini meres- ponnya dengan mengawali register esensial tertentu. Mikroprosesor 8088, misalnya, mengosongkan register segmen, pointer instruksi, dan flag registemya. Sirkuit yang dapat mengirirnkan data ke bus, seperti interface I/O dan timer, mengosongkan arah data dan register kontrol. Hal ini mengawali pin dua arah sebagai atau menjadi pin.input dan mencegahnya menempatkan data semu pada bus. 359

54 Tabel 5.4 Alamat port I/O ffim PC standart. System Board Components O-F AO CO-DF EO-FF 100-1FF 8237A-5 DMA controller 8259A interrupt controller programmable interval timer 8255A-5 programmable parallel interface DMA page registers NMI mask register Reserved Reserved Not usable I/O Channel Components F F F 2FO-2F7 2F8-2FF 300-3IF F F F C F 3AO-3A9 3BO-3B9 3CO-3CF 3DO-3Df 3EO-3EF 3FO-3F7 3F8-3FF Game I/O adapter Expansion unit Reserved Printer controller (secondary parallel port, or LPT2) Reserved 8250 DART (secondary serial port, or COM2) Prototype card Fixed-disk controller Fixed-disk controller Printer controller (primary parallel port, or LPTI) Synchronous data link control (SDLC) communications or secondary binary synchronous interface Not used Primary binary synchronous interface Monochrome display adapter (MDA) and parallel printer port Reserved Color/graphics display adapter (CGA) Reserved 51// floppy-disk controller 8250 DART (primary serial port or COMI) Setelah inisialisasi hardware, CPU memuati register segmen kodenya dengan nilai FFFF16 dan mulai berjalan. Maka, ia harns menjemput instruksi pertarna dari FFFF016. (Ingat, bahwa hardware secara otomatis menggeser isi register segmen sebesar 4 bit ke kiri selama formasi alamat). Dalam PC, FFFF016 adalah permulaan dari kode inisialisasi ROM BIOS. Software ini, yang menyelesaikan proses inisialisasi 360

55 sistem, memp':lnyaisejumlah tanggung jawab atau tugas umum: 1. Mengeeek reliabilitas (daya handa!) sistem hardware * menguji 16 KB pertama dari RAM * menguji flag prosesor * menguji register prosesor * menguji ROM yang berisi BIOS * menguji timer 2. Mengecek dan memprograrn peralatan programmable * memprogram timer dan pengontrol DMA untuk memulihkan DRAM * menguji dan mengawali pengontrol interrupt * menguji, mengawali, dan menjalankan pengontrol video * menguji keyboard * menguji pengontrol disket 3. Memuat sistem pengoperasiandan mentransferkontrol kepadanya.setelah ini, sistem pengoperasian memungkinkan interrupt. Disamping untuk pengawalan sistem, tujuan pokok ROM BIOS adalah untuk memberikan dukungan kepada pemakai untuk menjalankan I/O sambil mengurangi beban tugas mereka dalam berhubungan secara langsung dengan semaeam hardware peralatan I/O, pengontrol interrupt, timer, pengontrol DMA, dan keyboard. Prosedur ROM BIOS yang mengendalikan hardware ini dimaksudkan untuk diaktifkan melalui inrerrupt dengan eara seperti yang akan segera kita bahas. Pemakai tidak perlu memprogram pengontrol DMA atau bahkan tidak perlu tabu alamat portnya bila ingin menulis ke disk. Lebih dari itu, ketika pemakai mengganti peralatan hardware, satu-satunya perubahan yang diperlukan adalah mengupgrade routine ROM BIOS yang mengontrol peralatan itu atau melengkapi dengan RAM BIOS untuk tujuan tersebut. Bila sistem pengoperasian telah mempunyai muatan, software pemakai menggunakan BIOS hanya untuk menjalankan operasi tingkat rendah. Ia merninta kode ROM BIOS denga me-request interrupt dan memasok sistem dengan nomor vektor interrupt. Lihat kembali Bagian 5.3.3, bahwa CPU menerjemahkan nomor vektor interrupt menjadi alamat vektor interrupt dengan eara menggesernya ke kiri sebesar 2 bit (yakni, mengalikannya dengan 4). Hal ini berarti bahwa tabel vektor interrupt ditempatkan dalam memori utama pada alamat yang mempunyai jangkauan dari 0 sampai 3FF16. Setiap vektor interrupt yang berada dalam tabel merupakan 361

56 alamat interrupt handler untuk jenis interrupt tersebut, dan OOberapaalamat OOrada dalam ROM BIOS. Dalam TaOOI5.5, ditunjukkan lingkup interrupt. Perhatikan bahwa interrupt 1916adalah call ke loader bootstrap, yang juga merupakan prosedur akhir yang dijalankan selama inisialisasi sistem Penetapan Alamat Memor; Memori utama, yang juga disebut conventional memory (memori konvensional), merupakan lokasi penyimpanan yang dapat direferensi CPU selama siklus bus memory-read (baca memori) atau memory write (tulis memori) biasa tanpa hardware khusus. Karena para arsitek yang merancang PC memilih mikroprosesor 8088 sebagai CPU-nya, maka mereka membatasi jumlah memori utama yang secara langsung dapat dialamati PC sampai 1 MB (220 byte). Para arsitek PC membagi ruang alamat memori konvensional ke dalam sejumlah blok, yang mereka gunakan untuk mengalokasikan berbagai komponen software. Mereka mengalokasikan blok yang terbesar, yang mempunyai alamat OOrjangkauan antara 0 K sampai 640 K, untuk memprognim memori, yang mereka implementasikan dengan chip DRAM. Mereka mencadangkan blok sisanya, yang mempunyai alarnat yang menjangkau antara 640 K sampai 1024 K, untuk ROM BIOS dan komponen sistem yang lain. Tabel 5.6 menunjukkan pengalokasian alamat dalam memori konvensional. Perhatikan lokasi tabel vektor interrupt. Dapat kita lihat bahwa program tidak dapat menempati ruang tersebut. Ia juga tidak dapat menempati 512 byte yang OOradadiantara dan 5FFl6' yang man~ arsitek mengalokasikannya untuk sistem software yang lain. Namun demikian, pemakai dapat memodiflkasi tabel dan software yang OOradadalam alamat tersebut dan menginstal modul software khusus. Banyak program yang melakukan hal ini dan memodiflkasi taooivektor interrupt, misalnya, agar interrupt bisa mencabang ke routine pemakai, bukannya ke routine sistem yang telah ditentukan. Begitulah caranya agar pemakai dapat menambahkan atau menggabungkan handler peralatan khusus ke sistem. Perhatikan pula bahwa para arsitek telah mencadangkan blok alarnat yang OOsaruntuk adapter grafik monokromdan berwarna tidak memoorikanruang alamati/o yang cukupmemadaiuntukmenanganibufferlayarvideo(ramtampilan video) atau ROM tampilan video dan kontrol hard disk, sehingga PC hanya menggunakan sebagian ruang alamat memori konvensional untuk tujuan tersebut. 362

57 Tabel 5.5 Tabel vektor interrupt ffim PC. Address o ,7 8 9 A B,C D E F IA IB lc ID IE IF F 40-5F F FO FI-FF Function Divide by zero Single step Nonmaskable interrupt (NMI) Breakpoint instruction Overflow Print screen Reserved Time-of-day hardware interrupt Keyboard hardware interrupt Reserved Serial communications hardware interrupts Fixed-disk hardware interrupt Diskette hardware interrupt Printer hardware interrupt Video I/O call Equipment-check call Memory-check call Diskette I/O call RS232 I/O call Cassette I/O call Keyboard I/O call Printer I/O call Printer I/O call Bootstrap loader Time-of-day call Get-control-of-keyboard break Get-control-of-timer interrupt Pointer-to-video initialization table Pointer-to-diskette parameter table Pointer-to-graphics character generator DOS program terminate DOS function call DOS CTRL-BRK exit address DOS fatal-error vector DOS absolute disk read DOS absolute disk write DOS terminate, tix in storage Reserved for DOS Reserved Reserved for uscr softwarc intcrrupts Not used Reserved for BASIC Used by BASIC interpreter whilc running Not used 363

58 Memor; Expanded Bagian yang diberi nama "LIM data area" dalam Tabel 5.6 periu anda perhatikan.sepertiyang dikemukakansebelumnya,ukuran ruang alamat maksimum dari memori konvensional adalah 1 MB, walaupun pemakai hanya dapat menggunakannya 640 KB. Namun, dengan menambahkan hardware memori expanded khusus ke PC, pemakai dapat meningkatkan jumlah memori yang ada sampai 16 MB. Kita telah membahas memori expanded pada Bagian Pada tahun 1984, Lotus, Intel, dan Microsoft (LIM) telah memperkenalkan Expanded Memory Specification(EMS),yang juga disebutlim 3.2 EMS. Standart ini menggunakanblok alamatkonvensional64-kyang tak terpakaiuntuk mengakses data yang dalam Tabel 5.6 dinamakan "LIM data area", Perhatikan, bahwa dalam PC 8088, alamat ini mempunyaijangkauan antara 816 K sampai 880 K, sedangkan PC dan 80386, LIM data area mencakup alamat 784 K sampai 848 K. Hardware memetakan alamat tersebut ke dalam memori expanded dan dengan demikian memungkinkan terjadinya, selain 640 KB memori konvensional penuh, penambahan 64 KB alamat memoriyang digunakanuntuk mengaksesdata. Dengan mengosongkan bank memori, card EMS dapat memasok sampai 16 MB memori expanded kepada pemakai. Hardware yang sama dapat juga memetakan blok alamat antara 64 K sampai 640 K ke dalam memori expanded, apabila tak ada chip RAM dalam PC yang meresponke alamat tersebut.(jika dua peralatan,rnisalnyaram dan papan memori expanded,meresponke alamatyang samadan keduanyamemaksakanmenempatkan data pada waktu yang bersamaan, maka ia akan memperpendek sirkuit dan akan membakar sirkuit bus). Namun demikian, PC tidak dapat menjalankan program dari memori expanded (hanya data), sehingga kebanyakan komputer yang menggunakanmemoriems biasanyajuga mempunyai640 KB memorikonvensional penuh. Untuk pemakai yang mempunyai memori utama kurang dari 640 K, card EMS memungkinkanpemakai tersebut untuk menggunakan640 K memori card itu semuanya sebagai memori utama tambahan dan untuk menggunakan sisa memori card tersebut untuk memori EMS. 364

59 Tabel 5.6 Memori yang dicadangkan pada mm PC, PC AT, dan clone PC tennasuk memori dengan CPU Address3 PC Usage PC AT and PC Usage 960 K-1024 K 880 K-96OK 896 K-96OK 880 K-896 K 848 K-880 K 816 K-848 K 800 K-816 K 784 K-8oo K 768 K-784 K 752 K-768 K 736 K-752 K 720 K-736 K 704 K-720 K 640 K-704 K K ROM BIOS Unused Unused Unused LIM data area LIM data area Hard-disk ROM Unused EGA ROM Unused CGA Unused MDA EGA or VGA User RAM BASIC, special system RAM RAM BIOS Interrupt-vector table ROM BIOS Extra ROM Extra ROM Unused Unused LIM data area LIM data area LIM data area EGA ROM Unused CGA Unused MDA EGA or VGA User RAM BASIC, special system RAM RAM BIOS Interrupt-vector table aaddresses below 640 K are available to users; those above 640 K are reserved for system use. Enhanced Expanded Memory (memori expanded yang ditingkatkan) Pada tabun 1987, Lotus, Intel, dan Microsoft mengadopsi standart memori expanded yang disebut LIM 4.0 EMS, yang sebelumnya diperkenalkan oleh AST Research, Quadram, dan Ashton-TatesebagaiEnhanced Expanded Memory Specification (EEMS). LM 4.0 EMS (EEMS) berbeda dengan LIM 3.2 EMS dalam beberapa hal yang pokok. Yang pertarna, ia memberikan memori expanded yang lebih banyak - yakni sampai 32 MB. Kedua, ia memberikan teknik pemetaaan alamat yang lebih fleksibel. Sebagai pengganti hanya menggunakan alamat LIMdata-area, ia dapat memetakan alamat memori konvensional, yaitu alamat yang berada dalam 640 K pertama dari memori utama, ke dalam alamat memori ex- 365

60 panded. Akibatnya, PC dapat menjalankanprogram secara langsung di luar EEMS. Papan EEMS dapat memuat banyak program ke dalam memori expanded dan dengan segera menukar diantara mereka.juga, sistem tidak boleh mempunyai chip RAM pada alamat yang sarna yang digunakan oleh papan EEMS. Dan karena kebanyakan PC paling sedikit mempunyai 512 KB memori konvensional, maka ada batasan praktis pada ukuran program yang dapat ia jalankan dalam memori EEMS. Meskipun demikian, EEMS memiliki banyak keunggulan dari pada EMS, yang meliputi fakta bahwa (1) EEMS dapat memetakan beberapa area memori konvensional yang tidak berdekatan ke dalam memori yang ditingkatkan, (2) program pemakai dapat memodifikasi alamat yang dipetakan, dan (3) PC dapat menjalankan program secara langsung di luar memori EEMS. Perlu anda catat bahwa program tetap terbatas sampai 640 KB memori, dan tentunya dalam prakteknya mereka ini akan lebih kecil. 5.5 MANFAAT ARSITEKTURAL ARSITEKTUR PC Keberhasilan PC dalam mengembangkan atau memperluas pangsa pasarnya adalah karena jasa para pe:rancangnya, yang merakit komputer berharga murah tapi canggih dengan menggunakan teknologi yang sudah ada. Pada tahun 1980, kendala biaya sangat menghambat mereka, sehingga mereka melakukan kompromi untuk mengurangi biaya. Kita akan membahas sebagian darinya pada bagian ini. PC berdaya terap bagi pemakai yang mengehendakinya dan bersifat cukup umum bagi program aplikasi yang memerlukannya. Sebenarnya, dengan melihat sepintas di toko software, kita akan lebih bisa mengetahui mengenai daya terap dan sifat umumnya (generalisitas) bagi berbagai macarn program dari pada yang dapat dilakukan oleh para perancang sebelumnya. Kita tidak perlu berfikir keras untuk menjalankan program ilmiah utama, sehingga kurangnya dukungan integral untuk aritmetik titik ambang tidak menjadi beban pokok. Pada kenyataannya, para perancang menyertakan socket (rongga) untuk koprosesor titik ambang meskipun Int~l belum memproduksi satu pun yang dipandang memadai. Hal ini mungkin dianggap tidak berguna, sehingga Intel tidak merancang koprosesomya untuk secara langsung memberikan atau mendukung aritmetik titik ambang melalui mekanisme seperti trap pada op code yang tak terpakai, yang hal ini akan mempercepat interface dan meningkatkan daya terap dengan hanya tambahan biaya yang sedikit atau tidak ada tambahan biaya sama sekali. 366

61 Pada waktu ffim memperkenalkanpc pada tabun 1981, memori pada saat itu mahal dan aplikasi komputer personal yang ada masih keeil. Pada saat itu kita sulit membayangkanpc yang memerlukanlebih dari 640 KB memori utama. Meskipun demikian, komputer mainframemempunyaimemoriutama yang ukurannyaberlipat ganda, dan para perancang PC dapat dengan mudah meramalkan bahwa batasan 640 KB memori utama akan menjadi kendala yang sangat mengganggu untuk aplikasimasadepan.namun demikian,peningkatanruangalamatakan meningkatkan biaya dan, seperti yang kita lihat di toko software, ruang alamat yang terbatas belum mengganggu perkembangbiakan atau pertumbuhan software. Pada kenyataannya, ruang alamat yang terbatas telah membantu para perancang dalam mengontrol biaya hardware PC, karena sebenamya semua program awal tahun 1990 dirancang untuk berjalan dengan memori yang tidak lebih dari 640 KB. (Sebaliknya, karena Macintosh selalu memberikan memori yang lebih banyak, banyak program Macintosh yang memerlukan memori lebih dari 1 MB). Seperti yang ditunjukkanoleh ffim ketika ia membiarkanpenyempumaan PCnya kepada perusahaan,arsitekturpc memungkinkanterjadinya implementasiyang berbiaya rendah dan mudah dirancang.namun demikian, karena ruang alamat keeil yang diakses memori hanya 1 byte, maka tidak dimungkinkan membangun PC yang berkinerjatinggi.aplikasiyang membutuhkankinerjatinggibam bisadilakukan setelah munculnya PC AT, clone PC dan 80486, dan mesin lebih bam lainnya. Masalah kemudahanpenggunaan,daya tempa,daya kembang(ekspandabilitas) telah ditetapkan untuk ruang memori dan keeepatan sistem. PC memungkinkan perkembanganke.arahyang lebihbam, desainkinerjayang lebihtinggidan perluasan ke sistem yang lebih besar. Ia tidak bisa seeara langsungmemberikan fasilitas yang diinginkan tersebut sendiri. Dalam menilaimanfaatarsitekturalpc, ada pepatabyang munculdalam ingatan kita: Anda tabu Pioneersmerekaadalahpara perintisdengananak panahdi punggung mereka. Kebanyakan komputer personal yang mendahului PC telah mati, penuh dengan tusukan anak panah. PC mempunyai inanfaat yang memadai dan plat nama yang cukup menonjol untuk berevolusimenjadi desain yang baik dan menetapkan (mempengaruhi penetapan) sejumlah standart mikrokomputer, walaupun ia mempunyai banyak kekurangan dalam hal fasilitas arsitektur komputer yang dikehendaki. Mengenai kinerja sistemnya, PC telah lebih dari cukup pada waktu pertarna kali ffim memperkenalkannya. Dengan meningkatnya kompleksitas aplikasi, gangguan kinerja yang pokok bagai kebanyakan pemakai teratasi dengan adanya sistem penyimpanan disk. Jadi, pada waktu pemakai menambahkan hard disk ke 367

62 PC, mereka akan mendapatkanpeningkatankecepatan yang menakjubkan.banyak aplikasi sekarang memerlukan komputer personal yang berkineija lebih tinggi dan lebih barn, namun banyak pemakai PC tidak bisa melihat kecepatan CPU ekstra yang diberikan oleh chip tercepat maupun oleh chip dan Untuk semua pemakai,kecuali pemakai tertentu, sekarangini hard disk sangat penting. Sebagian dari kepentingannya itu, yang harns kita ketahui, adalah dalam hal memori PC yang kecil. Dalam banyak aplikasi, disk yang lebih cepat akan berfungsi lebih dari sekedar memori utama. RINGKASAN 368 Dengan menggunakan ffim PC sebagai contoh, bab ini mengemukakan tinjauan mengenai sistem komputer lengkap.,kita telah mendeskripsikan CPU, set instruksinya, dan operasinya. Kita juga membahas sejumlah chip pendukung, yang meliputi pengontrol bus, pengontrol interrupt programmable, pengontrol DMA, dua interface I/O, dan koprosesor titik ambang. Yang terakhir kita membahas interface software-hardware, yang meliputi tanggung jawab ROM BIOS, penetapan alamat port I/O, dan penetapan alamat memori. ffim PC menggunakan mikroprosesor 8088 Intel, yakni mikroprosesor 16-bit dengan bus data 8-bit dan bus alamat 20-bit, dan ia juga menggunakan bus lokal expanded yang disebut Bus Channel I/O PC. CPU menggenerasi signal status, yang diteijemahkan oleh pengontrol bus ke dalam signal kontrol bus. Selain jalur alamat, jalur data, dan jalur daya, bus menyertakan jalur request interrupt, jalur request dan persetujuan DMA, dan jalur kontrol I/O dan memori independen. Circuitry bus meliputi pengunci alamat dan transceiver data. CPU 8088 men genal dua jenis request interrupt, yaitu maskable dan nonmaskable. Pengontrol interrupt PC menangani request interrupt maskable, yang berasal dari logika keyboard, timer, dan pengontrol DMA. Pengontrol interrupt memberi prioritas interrupt, menutup (mask) interrupt, menyetujui interrupt, dan menggenerasi nomor vektor interrupt, yang ia kirimkan ke CPU bilamana diminta. PC menggunakan pengontrol DMA programmable untuk mentransfer data diantara interface I/O serial dan paralel dan memori, dan ia menggunakan PPI fleksibel untuk berkomunikasi dengan peralatan I/O. Daya programmable memberi pemakai atau sistem pengoperasian suatu kontrol serba bisa terhadap pengontrol DMA dan PPI. PPI, misalnya memberikan berbagai opsion dan handshake I/O,

63 yang digunakanpc untuk membacapembahankonfigurasi,keyboard,keseimbangan (parity) RAM, dan status channel I/O, dan untuk mengontrol beberapa peralatan, termasuk speaker. PC menggunakan timer interval programmable untuk mengawali pemulihan DRAM, untukk mengontrolnada speaker,dan untuk mengendalikanjam pengaturan waktu harian. Ia menggunakan UART untuk melakukan komunikasi serial dengan modem, misalnya. CPU berkomunikasidenganperalatansistemdenganearnmembacaatau menulis ke alamat portnya, dan kita telah membahas penetapan alamat port I/O dari PC. Demikian pula halnya, hardwaredan softwareberkomunikasidengan BIOS dengan cara mengawali atau memunculkanjenis interrupttertentu,dan dalam bab ini anda telah melihat tabel vektor interrupt PC. Yang terakhir, para arsitek sistem mencadangkan berbagai alamat memori utama untuk tabel vektor interrupt, RAM BIOS, BASIC, RAM pemakai, dan pilihan sistem yang lain, misalnya memori tampilan video dan ROM hard disk. Farnili PC telah tumbuh atau berkembang dengan memunculkan berbagai macam komputer dan sejumlah besar clone (anggota kelompok). Anggota farnili yang lebih bam meliputi mesin AT jenis 80286, 80386, dan Bus I/O PC menggunakan lintasan (path) data 8-bit, sedangkanbus I/O PC AT menggunakan lintasan data 16-bit.Walaupun ffim tidak pemah melakukan standardisasibus PC 32-bit, namun konsorsium independen dari pemsahaan PC bam-bam saja telah memperkenalkan bus EISA, hal ini menjanjikan panjangnya umur farnili PC. LATIHAN 5.1 Untuk set cache asosiatifdua arah yang mempunyai 8 K word 32-bit, berapa banyak byte SRAM yang berada dalam masing-masingbank memori cache? 5.2 Jelaskanmengapabus alarnatyang beradapadapc tidakdireksional,sedangkan bus data adalah bidireksional (dua arah). Jelaskan mengapa chip CPU menggunakan beberapa pin baik untuk data maupun alamat! 5.3 Jelaskan mengapa I/O DMA lebih cepat dari pada I/O yang dikontrol CPU, yang keduanya untuk PC? 369

64 5.4 Berapa milisecond yang diperlukan pengontrol DMA untuk membaca 128 lokasi penyimpanan yang berurutan jika ia mengakses setiap lokasi dalam setiap 15 Jls?Misalkan pengontroldma membacadari okasimemori yang berurutan sebelum ia melakukan autoinisialisasi, maka berapa kali ia memulihkan memori sebelum ia melakuakan autoinisialisasi? 5.5 Anda misalkan ada PC 16-bit beijalan pada kecepatan 1 MPS. Disk-nya berotasi pada kecepatan 3600 rpm, mempunyai seek time terhadap head ratarata 30 ms, dan mempunyai kecepatan transfer 500 KBS. Berapa banyak instruksiyang dapat dijalankanoleh PC tersebut selama latensi rotasionalratarata? Berapa instruksi yang dapat ia jalankan selama delay rata-rata dalam menempatkan head? 5.6 Dengan berpedoamn pada sistem yang dikemukakan pada Latihan 5.5, apa kelebihan dan kekurangani/o DMA? Jika data disimpan dalam buffer I/O 2- byte, dapatkah CPU menyangganya dengan disk (misalkan diperlukan dua instruksi untuk memindahkan setiap pasang byte dari buffer ke memori)? 5.7 Sebutkanempat aplikasi,bahwadengan menambahkanperalatanberikut maka kineija PC akan meningkat! a. koprosesor matematika b. sistem disk berkineija lebih tinggi c. chip CPU berkineija lebih tinggi 5.8 Bagaimana penambahan cache akan mempengaruhi kineija PC 4,77 MHz (seperti IBM PC yang didasarkan pada 8088 asli)? Bagaimana ia bisa mempengaruhi kineija PC yang didasarkan pada 20, 25, atau 33 Mhz atau PC yang didasarkan pada 20,25, atau 33 Mhz 80486? Nyatakan dengan jelas asumsi anda! 5.9 Apa keuntungan terpisahnyajalur kontrol baca memori, tulis memori, baca I/ 0, dan tulis I/O pada Bus Channel I/O PC? Latihan Untuk Referensi 5.10 Lihatlah manual mikroprosesor 8088 Intel. Berdasarkan pada nitai yang ada dalam preftks segment-override, op code apa yang tidak dimungkinkan untuk instruksi? 370

65 5.11 Dengan menggunakan manual 8088 Intel atau IBM PC, tunjukkan rangkaian kerja (berjalannya proses) sepanjang interrupt sampai kembalinya dari interrupt yang memperlihatkan bahwa setelah dipulihkan untuk menjalankan eksekusi kembali, program yang telah diinterupsi tersebut akan berjalan seolaholah ia tidak pernah diinterupsi pada tempat yang pertama Sebisa anda, sebutkan sebab yang membatasi ukuran program yang dapat berjalan di luar memori EEMS (LI1vI4.0)! 5.13 Lihat manual 8088 Intel dan jelaskan apa yang terjadi apabila penambahan alamat overflow (berkelebihan).[penambahanalamat segmen terbesar dengan alamat efektif terbesar, yaitu (220-16) + (216-1), akan menghasilkan nilai yang lebih dari 20-bit untuk alamat fisik] Carilah atau tentukan alamat port I/O untuk register dari chip DMA papan sistem. Lakukan hal yang sama untuk timer interval 8253 papan sistem! Masalah untuk Pembahasan Kelompok 5.15 Bagaimana penambahan memori virtual bisa mempengaruhi: a. PC yang menjalankan MS-DOS? b. PC yang menjalankan Windows? 5.16 Pengontrol interrupt memberikan nomor vektor interrupt kepada CPU. Apa alternatif yang bisa dilakukanjika pengontrol tersebut tidak memberikannya? 5.17 Sebisa anda, sebutkan beberapa alasan mengapa para arsitek PC mungkin memilih hanya mendekode 10 jalur alamat I/O! 5.18 Siklus jam IBM PC adalah sekitar 210 ns, yang hampir secepat siklus jam VAX 11/780 yaitu 200 ns. Namun, PC jauh lebih lambat bila dibandingkan dengan VAX 11/780.Jelaskan.(petunjuk: Anda perlu melihatperbedaanyang diakibatkan oleh bus 32-bit dengan bus 8-bit atau 16-bit). 371

66 INDEKS mikroprosesor 8086 mikroprosesor 8088 mikroprosesor mikroprosesor transmisi tak sinkron mode I/O dasar PPI mode bus dua arab PPI bit time set chip Color Graphics Adapter (CGA) koprosesor daisy chaining segmen data terminal data byte penggantian alamat base DMA mode blok DMA register perintah DMA current count (count bam) register penutup DMA register request DMA register status DMA register count temporer DMA Enhanced Expanded Memory Specification (EEMS) Extended Graphics Array (XGA) bus Extended Industry Architecture (EISA) handshaking ffimpc register count inisial koprosesor 8087 mikroprosesor mikroprosesor 80386SX byte mode pengalamatan sistem input-output dasar (BIOS) baud rate pin dua arab card segmen kode memori konvensional alamat CPU bit data set data daughter board autoinisialisasi DMA count base DMA DMA cascade mode current address (alamat bam) DMA DMA mode demand DMA register mode DMA mode tunggal DMA register alamat temporer DMA register temporer DMA Enhanced Graphics Adapter (EGA) Expanded Memory Specification (EMS) Standard segmen ekstra framing error idle Industry Standard Architecture (ISA) 372

67 rangkaian.persetujuan interrupt alamat vektor interrupt latch (pengunci) LIM 4.0 EMS mark bit Micro Channel Architecture (MCA) minikomputer field mod mother board overrun error parity error Bus PC AT Bus PC Bus Channel I/O PC interface paralel (ppi).. Jam penenma field rim byte segment-overridel-prefix I/O serial segmen stack mode strobed PPI papan sistem count terminal jam transmitter universal asynchronous receiver transmitter (UART) rangkaian inisiasi interrupt timer interval LIM 3.2 EMS komputer mainframe Monochrome Display Adapter (MDA) mikrokomputer mikroprosesor modem register mode (timer 8253) byte op code I/O paralel PC AT Bus Channel I/O PC AT clone (anggota kelompok) PC komputer personal programmable PS/2 mode Real Address field reg ROM BIOS (basic input-output system) slot bit stop superkomputer pengawalan (inisialisasi) sistem pin time-division-multiplexed (TOM) Video Graphics Array (VGA) wait state 373

68

Materi 3. Komponen Mikrokomputer SYSTEM HARDWARE DAN SOFTWARE DADANG MULYANA

Materi 3. Komponen Mikrokomputer SYSTEM HARDWARE DAN SOFTWARE DADANG MULYANA Materi 3 SYSTEM HARDWARE DAN SOFTWARE DADANG MULYANA dadang mulyana 2012 1 Komponen Mikrokomputer Video display (jenis dan resolusi) Keyboard Drive Disk Unit system Prosessor Pendukung dadang mulyana 2012

Lebih terperinci

MIKROPROSESOR REGISTER-REGISTER MIKROPROSESOR INTEL

MIKROPROSESOR REGISTER-REGISTER MIKROPROSESOR INTEL Perguruan Tinggi Mitra Lampung MIKROPROSESOR REGISTER-REGISTER MIKROPROSESOR INTEL 8086 Erwin Ardianto, S.T FLAG REGISTER 8086 memiliki flag register dengan panjang16-bit. Dari 16-bit itu terdapat 9 bendera

Lebih terperinci

PETA MEMORI MIKROPROSESOR 8088

PETA MEMORI MIKROPROSESOR 8088 1. Bagan Dasar µp 8088 PETA MEMORI MIKROPROSESOR 8088 Gambar 1. Bagan Dasar µp 8088 Elemen didalam mikroprosesor adalah : CU (Control Unit) adalah manajer dari semua unit. CU mengatur keselarasan kerja

Lebih terperinci

Mikroprosesor. Bab 3: Arsitektur Mikroprosesor. INTEL 8086 Generasi Awal Prosesor PENTIUM. Arsitektur Mikroprosesor 1

Mikroprosesor. Bab 3: Arsitektur Mikroprosesor. INTEL 8086 Generasi Awal Prosesor PENTIUM. Arsitektur Mikroprosesor 1 Mikroprosesor Bab 3: Arsitektur Mikroprosesor Generasi Awal Prosesor PENTIUM Arsitektur Mikroprosesor 1 20 bit Arsitektur Mikroprosesor 16 bit Register Antrian (FIFO) Arsitektur Mikroprosesor 2 Prosesor

Lebih terperinci

KONFIGURASI PIN-PIN MIKROPROSESOR Z 80. Yoyo somantri Dosen Jurusan Pendidikan Teknik Elektro FPTK Universitas Pendidikan Indonesia

KONFIGURASI PIN-PIN MIKROPROSESOR Z 80. Yoyo somantri Dosen Jurusan Pendidikan Teknik Elektro FPTK Universitas Pendidikan Indonesia KONIGURASI PIN-PIN MIKROPROSESOR Z 80 Yoyo somantri Dosen Jurusan Pendidikan Teknik Elektro PTK Universitas Pendidikan Indonesia 1. Konfigurasi Pengelompokan pin pin dari mikroprosesor Z80 dapat dilihat

Lebih terperinci

OPERATION SYSTEM. Jenis - Jenis Register Berdasarkan Mikroprosesor 8086/8088

OPERATION SYSTEM. Jenis - Jenis Register Berdasarkan Mikroprosesor 8086/8088 OPERATION SYSTEM Nama : Dian Fahrizal Nim : 110170096 Unit : A3 Jenis - Jenis Register Berdasarkan Mikroprosesor 8086/8088 Mikroprosesor 8086/8088 memiliki 4 register yang masing-masingnya terdiri dari

Lebih terperinci

Mata Kuliah : Bahasa Rakitan Materi ke-3

Mata Kuliah : Bahasa Rakitan Materi ke-3 Mata Kuliah : Bahasa Rakitan Materi ke-3 Struktur Register REGISTER Register adalah sebagian kecil memory komputer yang dipakai i untuk tempatt penampungan dt data. Data yang terdapat dalam register dapat

Lebih terperinci

REGISTER Register-register yang terdapat pada mikroprosesor, antara lain :

REGISTER Register-register yang terdapat pada mikroprosesor, antara lain : REGISTER Register adalah sebagian memori dari mikroprosesor yang dapat diakses dengan kecepatan yang sangat tinggi. Register-register yang terdapat pada mikroprosesor, antara lain : General purpose register

Lebih terperinci

Diktat Kuliah Organisasi dan Interaksi

Diktat Kuliah Organisasi dan Interaksi Mikroprosesor dan Antarmuka Diktat Kuliah Organisasi dan Interaksi Nyoman Bogi Aditya Karna Sisfo IMelkom [email protected] http://bogi.blog.imtelkom.ac.id Institut Manajemen elkom http://www.imtelkom.ac.id

Lebih terperinci

Sistem Komputer. Komputer terdiri dari CPU, Memory dan I/O (Arsitektur Von-Neumann) Ada tiga bus dalam sistem komputer

Sistem Komputer. Komputer terdiri dari CPU, Memory dan I/O (Arsitektur Von-Neumann) Ada tiga bus dalam sistem komputer ELEKTRONIKA DIGITAL TEORI ANTARMUKA Sistem Komputer Komputer terdiri dari CPU, Memory dan I/O (Arsitektur Von-Neumann) Komponen komputer dihubungkan oleh bus. Ada tiga bus dalam sistem komputer Alamat

Lebih terperinci

Memori Semikonduktor

Memori Semikonduktor Memori Semikonduktor Tiga jenis yang umum digunakan saat ini adalah: 1. Memori semi konduktor yang memakai teknologi LSI (Large-scale integration), adalah istilah teknis dalam bahasa Inggris di bidang

Lebih terperinci

ORGANISASI DAN ARSITEKTUR KOMPUTER. rsp oak informatika

ORGANISASI DAN ARSITEKTUR KOMPUTER. rsp oak informatika ORGANISASI DAN ARSITEKTUR KOMPUTER rsp oak informatika 1 Microprocessor Intel 80x86 rsp oak informatika 2 Central Processing Unit (CPU) CPU merupakan eupa a prosesor untuk memproses data Terpusat (central)

Lebih terperinci

TEORI MIKROPROSESOR 8088

TEORI MIKROPROSESOR 8088 TEORI MIKROPROSESOR 8088 I. MIKROPROSESOR 8088 Mikroprosesor 8088 mulai diperkenalkan oleh Intel Corporation pada tahun 1978. Mikroprosesor ini mengawali sejarah perkembangan mikroprosesor Intel selanjutnya,

Lebih terperinci

R E G I S T E R. = Code Segment Register = Data Segment Register = Stack Segment Register = Extra Segment Register. 3.

R E G I S T E R. = Code Segment Register = Data Segment Register = Stack Segment Register = Extra Segment Register. 3. R E G I S T E R Register adalah sebagian kecil memori komputer yang dipakai untuk tempat penampungan data dengan ketentuan bahwa data yang terdapat dalam register dapat diproses dalam berbagai operasi

Lebih terperinci

Struktur Sistem Komputer

Struktur Sistem Komputer Struktur Sistem Komputer ARSITEKTUR UMUM SISTEM KOMPUTER Sistem Komputer Sistem komputer terdiri atas CPU dan sejumlah perangkat pengendali yang terhubung melalui sebuah bus yang menyediakan akses ke memori

Lebih terperinci

Kumpulan instruksi lengkap yang dimengerti

Kumpulan instruksi lengkap yang dimengerti Set Instruksi: 1 Set instruksi? Kumpulan instruksi lengkap yang dimengerti oleh CPU Operasi dari CPU ditentukan oleh instruksiinstruksi yang dilaksanakan atau dijalankannya. Instruksi ini sering disebut

Lebih terperinci

Mikroprosesor. Pertemuan 8. By: Augury

Mikroprosesor. Pertemuan 8. By: Augury Mikroprosesor Pertemuan 8 By: Augury [email protected] Sinyal pada Mode Maksimum Status siklus bus Status siklus bus ( S0, S1, S2 ) Sinyal ini merupakan keluaran yang akan diberikan oleh IC lain

Lebih terperinci

Set Instruksi & Mode Pengalamatan. Team Dosen Telkom University 2016

Set Instruksi & Mode Pengalamatan. Team Dosen Telkom University 2016 Set Instruksi & Mode Pengalamatan Team Dosen Telkom University 2016 Karakteristik Instruksi Mesin Set intruksi adalah kumpulan lengkap dari instruksi yang dapat dieksekusi oleh CPU Set instruksi adalah

Lebih terperinci

PENGERTIAN REGISTER. Arsitektur Mikroprosesor INTEL 8086 Tinjauan Umum

PENGERTIAN REGISTER. Arsitektur Mikroprosesor INTEL 8086 Tinjauan Umum PENGERTIAN REGISTER Dalam pemrograman dengan bahasa Assembly, mau tidak mau anda harus berhubungan dengan apa yang dinamakan sebagai Register. Lalu apakah yang dimaksudkan dengan register itu sebenarnya?.

Lebih terperinci

Struktur Sistem Komputer

Struktur Sistem Komputer Struktur Sistem Komputer Pengampu Mata Kuliah Casi Setianingsih (CSI) Hp : 081320001220 (WA Only) Email Tugas : [email protected] Email Tel-U : [email protected] Komposisi Penilaian Quiz

Lebih terperinci

BAB 3 UNIT KONTROL. Universitas Gadjah Mada 1

BAB 3 UNIT KONTROL. Universitas Gadjah Mada 1 BAB 3 UNIT KONTROL Unit kontrol bertanggung jawab atas terbentuknya operasi yang sesuai dengan instruksi yang terdapat pada program. Eksekusi instruksi dilakukan satu persatu, dimulai dari awal program,

Lebih terperinci

SOAL UAS SISTEM KOMPUTER Kelas XI RPL & TKJ

SOAL UAS SISTEM KOMPUTER Kelas XI RPL & TKJ SOAL UAS SISTEM KOMPUTER Kelas XI RPL & TKJ 1. Tempat penyimpanan primer yang bersifat mudah hilang (volatile) dikarenakan hilang saat listrik padam adalah... a. Random Access Memory b. Read Only Memory

Lebih terperinci

Set Instruksi: Set instruksi?

Set Instruksi: Set instruksi? Set Instruksi: 1 Set instruksi? Operasi dari CPU ditentukan oleh instruksiinstruksi yang dilaksanakan atau dijalankannya. Instruksi ini sering disebut sebagai instruksi mesin (machine instructions) atau

Lebih terperinci

Sistem Komputer. Tiga komponen utama : CPU

Sistem Komputer. Tiga komponen utama : CPU PERTEMUAN Tiga komponen utama : CPU Sistem Komputer Memori (primer dan sekunder) Peralatan masukan/keluaran (I/O devices) seperti printer, monitor, keyboard, mouse, dan modem 1 Modul I/O Merupakan peralatan

Lebih terperinci

LAPORAN PRAKTIKUM ORGANISASI KOMPUTER & BAHASA ASSEMBLY PROGRAM OPERASI ARITMATIKA. Kelas : INF 2B Praktikum 1 Nama : Fernalia NIM : J3C212210

LAPORAN PRAKTIKUM ORGANISASI KOMPUTER & BAHASA ASSEMBLY PROGRAM OPERASI ARITMATIKA. Kelas : INF 2B Praktikum 1 Nama : Fernalia NIM : J3C212210 LAPORAN PRAKTIKUM ORGANISASI KOMPUTER & BAHASA ASSEMBLY PROGRAM OPERASI ARITMATIKA Kelas : INF 2B Praktikum 1 Nama : Fernalia NIM : J3C212210 PROGRAM KEAHLIAN MANAJEMEN INFORMATIKA DIREKTORAT PROGRAM DIPLOMA

Lebih terperinci

Karakteristik Instruksi Mesin

Karakteristik Instruksi Mesin PERTEMUAN Karakteristik Instruksi Mesin Instruksi mesin (machine intruction) yang dieksekusi membentuk suatu operasi dan berbagai macam fungsi CPU. Kumpulan fungsi yang dapat dieksekusi CPU disebut set

Lebih terperinci

Diktat Kuliah intel 8088

Diktat Kuliah intel 8088 Mikroprosesor dan Antarmuka Diktat Kuliah intel 888 Nyoman Bogi Aditya Karna Sisfo IMTelkom [email protected] http://bogi.blog.imtelkom.ac.id Institut Manajemen Telkom http://www.imtelkom.ac.id Bagan

Lebih terperinci

SISTEM KERJA MIKROPROSESOR

SISTEM KERJA MIKROPROSESOR 1 SISTEM KERJA MIKROPROSESOR Percobaan I Tujuan Percobaan 1. Mempelajari hubungan bahasa tingkat rendah dengan arsitektur mikroprosesor. 2. Memahami konsep pemograman modular dan pengolahan data dalam

Lebih terperinci

BAB II MIKROPROSESOR INTEL 8088

BAB II MIKROPROSESOR INTEL 8088 BAB II MIKROPROSESOR INTEL 8088 Tujuan Setelah mempelajari bab ini, mahasiswa mampu: a. Memahami konfigurasi pin 8088 b. Mengidentifikasi blok arsitektur internal 8088 c. Menjelaskan fungsi register yang

Lebih terperinci

UJIAN AKHIR SEMESTER TAHUN AKADEMIK 2010/2011

UJIAN AKHIR SEMESTER TAHUN AKADEMIK 2010/2011 NIM NAMA KELAS DOSEN UJIAN AKHIR SEMESTER TAHUN AKADEMIK 2010/2011 TEAM MIKROPROSESOR DAN ANTARMUKA (SK2023) Tanggal Waktu 120 menit Sifat Ujian Closed book, No Calculator TTD Nilai A. Pilihan Ganda Pilihlah

Lebih terperinci

MAKALAH MODE DAN FORMAT PENGALAMATAN SET INSTRUKSI. Nama : Annisa Christyanti Kelas : XI TJA 3 NIS :

MAKALAH MODE DAN FORMAT PENGALAMATAN SET INSTRUKSI. Nama : Annisa Christyanti Kelas : XI TJA 3 NIS : MAKALAH MODE DAN FORMAT PENGALAMATAN SET INSTRUKSI Nama : Annisa Christyanti Kelas : XI TJA 3 NIS : 3103113017 TEKNIK JARINGAN AKSES SMK TELKOM SANDHY PUTRA PURWOKERTO TAHUN AJARAN 2014/2015 Mode dan Format

Lebih terperinci

MODUL PRAKTIKUM ORGANISASI SISTEM KOMPUTER

MODUL PRAKTIKUM ORGANISASI SISTEM KOMPUTER MODUL PRAKTIKUM ORGANISASI SISTEM KOMPUTER Versi 3.0 Tahun Penyusunan 2011 Tim Penyusun 1. Yuti Dewita Arimbi 2. Nurul Hidayati 3. Ulfie Hasanah 4. Stya Putra Pratama Laboratorium Teknik Informatika Jurusan

Lebih terperinci

ARSITEKTUR KOMPUTER SET INSTRUKSI

ARSITEKTUR KOMPUTER SET INSTRUKSI LOGO ASSALAMU ALAIKUM ARSITEKTUR KOMPUTER SET INSTRUKSI Disajikan Oleh : RAHMAD KURNIAWAN, S.T., M.I.T. TEKNIK INFORMATIKA UIN SUSKA RIAU Karakteristik dan Fungsi Set Instruksi Operasi dari CPU ditentukan

Lebih terperinci

Tahun Akademik 2015/2016 Semester I DIG1B3 Konfigurasi Perangkat Keras Komputer

Tahun Akademik 2015/2016 Semester I DIG1B3 Konfigurasi Perangkat Keras Komputer Tahun Akademik 2015/2016 Semester I DIG1B3 Konfigurasi Perangkat Keras Komputer SAP-2 Mohamad Dani (MHM) E-mail: [email protected] Hanya dipergunakan untuk kepentingan pengajaran di lingkungan Telkom

Lebih terperinci

Pertemuan Ke-8 Unit I/O (Unit Masukan dan Keluaran)

Pertemuan Ke-8 Unit I/O (Unit Masukan dan Keluaran) Pertemuan Ke-8 Unit I/O (Unit Masukan dan Keluaran) Sistem komputer memiliki tiga komponen utama, yaitu : CPU, memori (primer dan sekunder), dan peralatan masukan/keluaran (I/O devices) seperti printer,

Lebih terperinci

Struktur Fungsi CPU. Mata Kuliah Arsitektur Komputer Program Studi Sistem Informasi 2013/2014 STMIK Dumai -- Materi 03 --

Struktur Fungsi CPU. Mata Kuliah Arsitektur Komputer Program Studi Sistem Informasi 2013/2014 STMIK Dumai -- Materi 03 -- Struktur Fungsi CPU Mata Kuliah Arsitektur Komputer Program Studi Sistem Informasi 2013/2014 STMIK Dumai -- Materi 03 -- This presentation is revised by @hazlindaaziz, STMIK, 2014 Main Material: Acknowledgement

Lebih terperinci

CENTRAL PROCESSING UNIT (CPU) Sebuah mesin tipe von neumann

CENTRAL PROCESSING UNIT (CPU) Sebuah mesin tipe von neumann CENTRL PROCESSING UNIT (CPU) rsitektur dasar mesin tipe von neumann menjadi kerangka referensi pada komputer digital umum (general-purpose) modern. 3 bagian fundamental tersebut adalah: Data bus Data bus

Lebih terperinci

Hanif Fakhrurroja, MT

Hanif Fakhrurroja, MT Pertemuan 6 Organisasi Komputer CPU dan Sistem Bus Hanif Fakhrurroja, MT PIKSI GANESHA, 2013 Hanif Fakhrurroja @hanifoza [email protected] Agenda Pertemuan 6 1 CPU 2 Sistem Bus Pendahuluan Video CPU CPU

Lebih terperinci

Bahasa Rakitan PENGERTIAN REGISTER

Bahasa Rakitan PENGERTIAN REGISTER PENGERTIAN REGISTER Dalam pemrograman dengan bahasa Assembly, mau tidak mau anda harus berhubungan dengan apa yang dinamakan sebagai register. Lalu apakah yang dimaksud dengan register itu sebenarnya?

Lebih terperinci

Penghubung bagi keseluruhan komponen komputer dalam menjalankan tugasnya Komponen komputer : CPU Memori Perangkat I/O

Penghubung bagi keseluruhan komponen komputer dalam menjalankan tugasnya Komponen komputer : CPU Memori Perangkat I/O Sistem Bus Sistem Bus Penghubung bagi keseluruhan komponen komputer dalam menjalankan tugasnya Komponen komputer : CPU Memori Perangkat I/O Transfer data antar komponen komputer. Data atau program yang

Lebih terperinci

BAB VI INPUT OUTPUT. Universitas Gadjah Mada 1

BAB VI INPUT OUTPUT. Universitas Gadjah Mada 1 BAB VI INPUT OUTPUT Unit input/output memberi CPU kemampuan untuk berkomunikasi dengan peripherals. Terdapat beberapa alasan diperlukannya unit I/O, diantaranya adalah : 1. Besar tegangan dan arus isyarat

Lebih terperinci

Pengelolaan Keterbatasan dan Pencirian

Pengelolaan Keterbatasan dan Pencirian Pengelolaan Keterbatasan dan Pencirian Pokok Bahasan: 1. Kinerja CPU dan Konsumsi Daya 2. Pengelolaan Caches dan Memori 3. Bus dan Memory 4. Perangkat I/O Baku Tujuan Belajar: Setelah mempelajari dalam

Lebih terperinci

BAB I TUGAS MATA KULIAH SISTEM MIKROPROSESOR DOSEN PEMBERI TUGAS : FATAH YASIN, ST, MT.

BAB I TUGAS MATA KULIAH SISTEM MIKROPROSESOR DOSEN PEMBERI TUGAS : FATAH YASIN, ST, MT. 1 BAB I TUGAS MATA KULIAH SISTEM MIKROPROSESOR DOSEN PEMBERI TUGAS : FATAH YASIN, ST, MT. A. Deskripsi Tugas 1. Jelaskan perbedaan mikroprosesor dan mikrokontroler. 2. Jelaskan mode-mode pengalamatan yang

Lebih terperinci

Pertemuan 6 SPESIFIKASI PERANGKAT KERAS 8086/8088

Pertemuan 6 SPESIFIKASI PERANGKAT KERAS 8086/8088 Pertemuan 6 SPESIFIKASI PERANGKAT KERAS 8086/8088 Gambar 6-1. Pin-Out dan Fungsi Pin Intel 8088 GND A14 A13 A12 A11 A10 A9 A8 AD7 AD6 AD5 AD4 AD3 AD2 AD1 AD0 NMI INTR CLK GND 1 40 2 39 3 38 4 37 5 36 6

Lebih terperinci

DCH1B3 Konfigurasi Perangkat Keras Komputer SAP-2

DCH1B3 Konfigurasi Perangkat Keras Komputer SAP-2 DCH1B3 Konfigurasi Perangkat Keras Komputer SAP-2 1 11/20/2016 1 Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa dapat: Memahami Arsitektur SAP-2. Menjelaskan cara kerja SAP-2. Menjelaskan instruksi-instruksi

Lebih terperinci

Bahasa Rakitan By Okti Yudhanti Nur K REGISTER

Bahasa Rakitan By Okti Yudhanti Nur K REGISTER REGISTER PENGERTIAN REGISTER Dalam pemrograman dengan bahasa Assembly, mau tidak mau anda harus berhubungan dengan apa yang dinamakan sebagai Register. Lalu apakah yang dimaksudkan dengan register itu

Lebih terperinci

Sistem Operasi. Struktur Sistem Komputer. Adhitya Nugraha. Fasilkom 10/6/2014

Sistem Operasi. Struktur Sistem Komputer. Adhitya Nugraha. Fasilkom 10/6/2014 Sistem Operasi Struktur Sistem Komputer Adhitya Nugraha 2014 [email protected] Fasilkom 10/6/2014 Objectives Mahasiswa mengetahui komponen-komponen yang membangun sebuah sistem komputer. Mahasiswa

Lebih terperinci

Pertemuan ke 7 Mode Pengalamatan. Computer Organization Eko Budi Setiawan

Pertemuan ke 7 Mode Pengalamatan. Computer Organization Eko Budi Setiawan Pertemuan ke 7 Mode Pengalamatan Computer Organization Eko Budi Setiawan Mode Pengalamatan Mengatasi keterbatasan format instruksi Dapat mereferensi lokasi memori yang besar Mode pengalamatan yang mampu

Lebih terperinci

TI2043 Organisasi dan Arsitektur Komputer Tugas 2 Interrupt Driven I/O

TI2043 Organisasi dan Arsitektur Komputer Tugas 2 Interrupt Driven I/O TI2043 Organisasi dan Arsitektur Komputer Tugas 2 Interrupt Driven I/O Aditya Legowo Pra Utomo 2B 08501039 Tugas ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas Mata Kuliah Organisasi dan Arsitektur Komputer

Lebih terperinci

SINYAL INTERUPSI. 1. Latar Belakang

SINYAL INTERUPSI. 1. Latar Belakang SINYAL INTERUPSI 1. Latar Belakang Sistem komputer tidak akan berguna tanpa adanya peralatan input dan output. Operasioperasi I/O diperoleh melalui sejumlah perangkat eksternal yang menyediakan alat untuk

Lebih terperinci

MAKALAH. Mikroprosesor Zilog Z80 DI SUSUN OLEH: M.RIZAL PAHLEPI SAIFANNUR FIZATUL VUZA HERU RINALDI KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL

MAKALAH. Mikroprosesor Zilog Z80 DI SUSUN OLEH: M.RIZAL PAHLEPI SAIFANNUR FIZATUL VUZA HERU RINALDI KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL MAKALAH Mikroprosesor Zilog Z80 DI SUSUN OLEH: M.RIZAL PAHLEPI SAIFANNUR FIZATUL VUZA HERU RINALDI KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL POLITEKNIK NEGERI LHOKSEUMAWE JURUSAN TEKNIK ELEKTRO 2012 1 Daftar isi

Lebih terperinci

ARSITEKTUR SET INSTRUKSI. Ptputraastawa.wordpress.com

ARSITEKTUR SET INSTRUKSI. Ptputraastawa.wordpress.com ARSITEKTUR SET INSTRUKSI [email protected] Ptputraastawa.wordpress.com Karakteristik Dan Fungsi Set Instruksi Operasi dari CPU ditentukan oleh instruksi-instruksi yang dilaksanakan atau dijalankannya.

Lebih terperinci

Struktur Sistem Komputer

Struktur Sistem Komputer Struktur Sistem Komputer Tidak ada suatu ketentuan khusus tentang bagaimana seharusnya struktur sistem sebuah komputer. Setiap ahli dan desainer arsitektur komputer memiliki pandangannya masing-masing.

Lebih terperinci

PERTEMUAN MINGGU KE-5 ARSITEKTUR SET INSTRUKSI

PERTEMUAN MINGGU KE-5 ARSITEKTUR SET INSTRUKSI PERTEMUAN MINGGU KE-5 ARSITEKTUR SET INSTRUKSI KARAKTERISTIK DAN FUNGSI SET INSTRUKSI Operasi dari CPU ditentukan oleh instruksiinstruksi yang dilaksanakan atau dijalankannya. Instruksi ini sering disebut

Lebih terperinci

Soal Komunikasi Data Kelas XI TKJ

Soal Komunikasi Data Kelas XI TKJ Soal Komunikasi Data Kelas XI TKJ PAKET A 1. Tempat penyimpanan primer yang bersifat mudah hilang (volatile) dikarenakan hilang saat listrik padam adalah... a. Random Access Memory b. Read Only Memory

Lebih terperinci

CENTRAL PROCESSING UNIT (CPU)

CENTRAL PROCESSING UNIT (CPU) CENTRL PROCESSING UNIT (CPU) rsitektur dasar mesin tipe von neumann menjadi kerangka referensi pada komputer digital umum (general-purpose) modern. 3 bagian fundamental tersebut adalah: Data bus Data bus

Lebih terperinci

Sistem Mikroprosessor

Sistem Mikroprosessor Sistem Mikroprosessor Agung Prasetyo,ST. Jurusan Teknik Elektro Akademi Teknologi Warga Surakarta Sistem yang berbasis microprosessor: Juga biasa di sebut microcomputer adalah suatu rangkaian digital yang

Lebih terperinci

YAYASAN PENDIDIKAN CAHAYA PUTRA BANGSA SMK KARYA PUTRA BANGSA Teknik Komputer Jaringan

YAYASAN PENDIDIKAN CAHAYA PUTRA BANGSA SMK KARYA PUTRA BANGSA Teknik Komputer Jaringan YAYASAN PENDIDIKAN CAHAYA PUTRA BANGSA SMK KARYA PUTRA BANGSA Teknik Komputer Jaringan Kompetensi Dasar : Set PC Tingkat : II (Dua) Program Keahlian : Teknik Komputer dan Jaringan Tanggal : Bidang Keahlian

Lebih terperinci

Arsitektur Dasar Mikroprosesor. Mikroprosesor 80186/80188

Arsitektur Dasar Mikroprosesor. Mikroprosesor 80186/80188 Arsitektur Dasar Mikroprosesor Mikroprosesor 80186/80188 Arsitektur 1. Lebar data bus diantaranya sebagai berikut : a. Mikroprosesor 80186 mempunyai bus data 16 bit b. Mikroprosesor 80188 mempunyai bus

Lebih terperinci

Pertemuan 2 Organisasi Komputer II. Struktur & Fungsi CPU (I)

Pertemuan 2 Organisasi Komputer II. Struktur & Fungsi CPU (I) Pertemuan 2 Organisasi Komputer II Struktur & Fungsi CPU (I) 1 Menjelaskan tentang komponen utama CPU dan Fungsi CPU Membahas struktur dan fungsi internal prosesor, organisasi ALU, control unit dan register

Lebih terperinci

ORGANISASI INTERNAL PROSESOR Oleh: Priyanto

ORGANISASI INTERNAL PROSESOR Oleh: Priyanto ORGANISASI INTERNAL PROSESOR Oleh: Priyanto Setiap prosesor memiliki beberapa perbedaan dan keistimewaan, tetapi organisasi dasarnya terdiri dari arithmatic/logic unit (ALU), register dan control unit

Lebih terperinci

Input : Memasukkan data dari luar kedalam mikroprosesor Contoh: Keyboard, mouse

Input : Memasukkan data dari luar kedalam mikroprosesor Contoh: Keyboard, mouse Input Output Input : Memasukkan data dari luar kedalam mikroprosesor Contoh: Keyboard, mouse Output: Menampilkan data Contoh: Monitor, printer Unit Input/Output dalam bekerja memerlukan sinyal kontrol

Lebih terperinci

SISTEM MIKROPROSESOR RIZAL SURYANA JURUSAN TEKNIK ELEKTRO - UNJANI

SISTEM MIKROPROSESOR RIZAL SURYANA JURUSAN TEKNIK ELEKTRO - UNJANI SISTEM MIKROPROSESOR RIZAL SURYANA JURUSAN TEKNIK ELEKTRO - UNJANI Sistem Mikroprosesor? Sistem Gabungan dari beberapa elemen atau komponen yang membentuk suatu fungsi tertentu Mikroprosesor Sebuah chip

Lebih terperinci

Pendahuluan BAB I PENDAHULUAN

Pendahuluan BAB I PENDAHULUAN Pendahuluan BAB I PENDAHULUAN 1.1. Definisi Komputer Komputer merupakan mesin elektronik yang memiliki kemampuan melakukan perhitungan-perhitungan yang rumit secara cepat terhadap data-data menggunakan

Lebih terperinci

PENGANTAR MIKROKOMPUTER PAPAN TUNGGAL (SINGLE CHIP) Oleh : Sumarna, Jurdik Fisika, FMIPA UNY

PENGANTAR MIKROKOMPUTER PAPAN TUNGGAL (SINGLE CHIP) Oleh : Sumarna, Jurdik Fisika, FMIPA UNY PENGANTAR MIKROKOMPUTER PAPAN TUNGGAL (SINGLE CHIP) Oleh : Sumarna, Jurdik Fisika, FMIPA UNY E-mail : [email protected] A. Utama Sistem Mikrokomputer Gambar berikut menunjukkan 5 (lima) unit utama dalam

Lebih terperinci

Diktat Kuliah - Pipeline

Diktat Kuliah - Pipeline Mikroprosesor dan Antarmuka Diktat Kuliah - Pipeline Nyoman Bogi Aditya Karna Sisfo IMTelkom [email protected] http://bogi.blog.imtelkom.ac.id Institut Manajemen Telkom http://www.imtelkom.ac.id Proses

Lebih terperinci

ORGANISASI KOMPUTER DASAR

ORGANISASI KOMPUTER DASAR ORGANISASI KOMPUTER DASAR A. KOMPONEN SISTEM Sebuah komputer moderen/digital dengan program yang tersimpan di dalamnya merupakan sebuah system yang memanipulasi dan memproses informasi menurut kumpulan

Lebih terperinci

Arsitektur Dasar µp. Sistem Komputer Universitas Gunadarma

Arsitektur Dasar µp. Sistem Komputer Universitas Gunadarma Arsitektur Dasar µp Sistem Komputer Universitas Gunadarma Mikroprosesor 80186/80188 Arsitektur 1. Lebar data bus diantarnya sebagai berikut : Mikroprosesor 80186 mempunyai bus data 16 bit Mikroprosesor

Lebih terperinci

Chapter 6 Input/Output

Chapter 6 Input/Output Chapter 6 Input/Output Masalah-masalah Input/Output Periferal yang bervariasi Pengiriman jumlah data yang berbeda Dengan kecepatan yang berbeda Dalam format yang berbeda Semua periferal I/O berkecepatan

Lebih terperinci

MAKALAH REGISTER. Disusun Untuk Memenuhi Tugas Pada Semester 3 Jurusan D3 Teknik Elektro Dengan Mata Kuliah Sistem Digital & Mikroprosessor

MAKALAH REGISTER. Disusun Untuk Memenuhi Tugas Pada Semester 3 Jurusan D3 Teknik Elektro Dengan Mata Kuliah Sistem Digital & Mikroprosessor MAKALAH REGISTER Disusun Untuk Memenuhi Tugas Pada Semester 3 Jurusan D3 Teknik Elektro Dengan Mata Kuliah Sistem Digital & Mikroprosessor Disusun Oleh : Nisvi Fatimah 2213030006 INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH

Lebih terperinci

Arsitektur Komputer, Mikroprosesor dan Mikrokontroller. TTH2D3 Mikroprosesor

Arsitektur Komputer, Mikroprosesor dan Mikrokontroller. TTH2D3 Mikroprosesor Arsitektur Komputer, Mikroprosesor dan Mikrokontroller TTH2D3 Mikroprosesor Organisasi berkaitan dengan fungsi dan desain bagian-bagian sistem komputer digital yang menerima, menyimpan dan mengolah informasi.

Lebih terperinci

SISTEM BUS. Oleh : 1. Sena Bagus Riswaya / Miftah Rajunda / Mujianto / Ahmad Budi Santoso /

SISTEM BUS. Oleh : 1. Sena Bagus Riswaya / Miftah Rajunda / Mujianto / Ahmad Budi Santoso / SISTEM BUS Oleh : 1. Sena Bagus Riswaya / 10111019 2. Miftah Rajunda / 10112098 3. Mujianto / 10111039 4. Ahmad Budi Santoso / 10111064 VIDEO Introducing BUS Pengertian Sistem Bus Bus adalah Jalur komunikasi

Lebih terperinci

LAPORAN PRAKTIKUM ORGANISASI KOMPUTER & BAHASA ASSEMBLY PROGRAM POINTER OPERASI ARITMATIKA

LAPORAN PRAKTIKUM ORGANISASI KOMPUTER & BAHASA ASSEMBLY PROGRAM POINTER OPERASI ARITMATIKA LAPORAN PRAKTIKUM ORGANISASI KOMPUTER & BAHASA ASSEMBLY PROGRAM POINTER OPERASI ARITMATIKA Kelas : INF 2B Praktikum 1 Nama : Fernalia NIM : J3C212210 PROGRAM KEAHLIAN MANAJEMEN INFORMATIKA DIREKTORAT PROGRAM

Lebih terperinci

MIKROKONTROLER Arsitektur Mikrokontroler AT89S51

MIKROKONTROLER Arsitektur Mikrokontroler AT89S51 MIKROKONTROLER Arsitektur Mikrokontroler AT89S51 Ringkasan Pendahuluan Mikrokontroler Mikrokontroler = µp + Memori (RAM & ROM) + I/O Port + Programmable IC Mikrokontroler digunakan sebagai komponen pengendali

Lebih terperinci

MATERI TAMBAHAN SISTEM OPERASI PERTEMUAN 2 SKEMA DASAR SISTEM KOMPUTER DAN PERANGKAT LUNAK

MATERI TAMBAHAN SISTEM OPERASI PERTEMUAN 2 SKEMA DASAR SISTEM KOMPUTER DAN PERANGKAT LUNAK MATERI TAMBAHAN SISTEM OPERASI PERTEMUAN 2 SKEMA DASAR SISTEM KOMPUTER DAN PERANGKAT LUNAK DOSEN: INDAH PURWANDANI, M.KOM BSI BOGOR SEPTEMBER 2012 HARDWARE TERDIRI DARI: 1. Pemroses (processor) Berfungsi

Lebih terperinci

PERTEMUAN 1 PENGENALAN MIKROPROSESOR

PERTEMUAN 1 PENGENALAN MIKROPROSESOR PERTEMUAN 1 PENGENALAN MIKROPROSESOR Mikroprosesor pertama, Intel 4004, merupakan mikroprosesor 4 bit, yaitu 1. Controller yang dapat diprogram pada satu serpih. 2. Mikroprosesor ini hanya mengalamati

Lebih terperinci

BAB VI ARSITEKTUR KOMPUTER

BAB VI ARSITEKTUR KOMPUTER A VI ARSITEKTUR KOMPUTER 6.1 PENDAHULUAN Arsitektur disini dapat didefinisikan sebagai gaya konstruksi dan organisasi dari komponenkomponen sistem komputer. Walaupun elemen-elemen dasar komputer pada hakekatnya

Lebih terperinci

1 Tinjau Ulang Sistem Komputer

1 Tinjau Ulang Sistem Komputer 1 Tinjau Ulang Sistem Komputer Overview Sebelum memulai mempelajari sistem operasi penting bagi kita untuk mengetahui komponen-komponen yang menjadi bagian dari sebuah sistem komputer disertai cara kerjanya.

Lebih terperinci

P10 Media I/O Universitas Mercu Buana Yogyakarta

P10 Media I/O Universitas Mercu Buana Yogyakarta P10 Media I/O Universitas Mercu Buana Yogyakarta A. Sidiq P. 1 Sistem Komputer Komponen utama sistem komputer : CPU Memory (Primary & Secondary) I/O Devices Ex : I Keyboard, Mouse, Modem Ex : O Monitor,

Lebih terperinci

Arsitektur SAP-2 W BUS ACKNOWLEDGE HEXADECIMAL KEYBOARD ENCODER ACCUMULATOR INPUT PORT 1 ALU FLAGS READY INPUT PORT 2 SERIAL IN PROGRAM COUNTER TMP

Arsitektur SAP-2 W BUS ACKNOWLEDGE HEXADECIMAL KEYBOARD ENCODER ACCUMULATOR INPUT PORT 1 ALU FLAGS READY INPUT PORT 2 SERIAL IN PROGRAM COUNTER TMP W BUS ACKNOWLEDGE HEXADECIMAL KEYBOARD ENCODER 16 ACCUMULATOR INPUT PORT 1 READY SERIAL IN 0 7 INPUT PORT 2 ALU 2 FLAGS PROGRAM COUNTER 16 TMP MAR 16 B 16 64 K MEMORY C Arsitektur SAP-2 MDR OUTPUT PORT

Lebih terperinci

ORGANISASI SISTEM KOMPUTER & ORGANISASI CPU Oleh: Priyanto

ORGANISASI SISTEM KOMPUTER & ORGANISASI CPU Oleh: Priyanto ORGANISASI SISTEM KOMPUTER & ORGANISASI CPU Oleh: Priyanto Komputer Digital adalah mesin elektronik yang dapat melakukan operasi- operasi aritmatik dan lojik. Komputer digital terdiri dari sistem interkoneksi

Lebih terperinci

Blok sistem mikrokontroler MCS-51 adalah sebagai berikut.

Blok sistem mikrokontroler MCS-51 adalah sebagai berikut. Arsitektur mikrokontroler MCS-51 diotaki oleh CPU 8 bit yang terhubung melalui satu jalur bus dengan memori penyimpanan berupa RAM dan ROM serta jalur I/O berupa port bit I/O dan port serial. Selain itu

Lebih terperinci

Set Instruksi. Set Instruksi. Set Instruksi adalah kumpulan

Set Instruksi. Set Instruksi. Set Instruksi adalah kumpulan Bab 10 Disusun Oleh : Rini Agustina, S.Kom, M.Pd Definisi: lengkap instruksi yang dapat adalah kumpulan dimengerti CPU Sifat2: 1. Merupakan Kode Mesin 2. Dinyatakan dalam Biner 3.Biasanya digunakan dalam

Lebih terperinci

Konsep Mikroprogramming. Sistem Komputer Universitas Gunadarma

Konsep Mikroprogramming. Sistem Komputer Universitas Gunadarma Konsep Mikroprogramming Sistem Komputer Universitas Gunadarma Struktur Register µp Model programming 8086 sampai Pentium Pro menggunakan program visible karena registerregisternya digunakan langsung dalam

Lebih terperinci

William Stallings Computer Organization and Architecture. Chapter 9 Set Instruksi: Karakteristik dan Fungsi

William Stallings Computer Organization and Architecture. Chapter 9 Set Instruksi: Karakteristik dan Fungsi William Stallings Computer Organization and Architecture Chapter 9 Set Instruksi: Karakteristik dan Fungsi 1 Set instruksi? Kumpulan instruksi lengkap yang dimengerti oleh CPU Kode mesin Biner Kode assembly

Lebih terperinci

Komponen-komponen Komputer

Komponen-komponen Komputer PERTEMUAN II Komponen-komponen Komputer Komponen CPU Register Register yang terdapat dalam CPU, yaitu : MAR (Memory Address Register) Menentukan alamat di dalam memori yang akan diakses untuk operasi Read/Write

Lebih terperinci

10. Konsep Operasional Prosessor dan Memori

10. Konsep Operasional Prosessor dan Memori 10. Konsep Operasional Prosessor dan Memori 10.1. Hubungan antara prosessor dan memori Pada modul ini, akan dipelajari prinsip dasar dari hubungan antara prosessor dan memori. Dimulai dengan lokasi memori

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI LANDASAN TEORI 2.1 Bahasa-Bahasa Komputer Pemakaian Komputer dewasa ini telah sedemikian pesatnya sejalan dengan kemajuan teknologi Komputer itu sendiri. Berbagai bidang seperti Industri,

Lebih terperinci

Hal-hal yang perlu dilakukan CPU adalah : 1. Fetch Instruction = mengambil instruksi 2. Interpret Instruction = Menterjemahkan instruksi 3.

Hal-hal yang perlu dilakukan CPU adalah : 1. Fetch Instruction = mengambil instruksi 2. Interpret Instruction = Menterjemahkan instruksi 3. PERTEMUAN 1. Organisasi Processor #1 Hal-hal yang perlu dilakukan CPU adalah : 1. Fetch Instruction = mengambil instruksi 2. Interpret Instruction = Menterjemahkan instruksi 3. Fetch Data = mengambil data

Lebih terperinci

STRUKTUR CPU. Arsitektur Komputer

STRUKTUR CPU. Arsitektur Komputer STRUKTUR CPU Arsitektur Komputer Tujuan Mengerti struktur dan fungsi CPU yaitu dapat melakukan Fetch instruksi, interpreter instruksi, Fetch data, eksekusi, dan menyimpan kembali. serta struktur dari register,

Lebih terperinci

Input : Memasukkan data dari luar kedalam mikroprosesor Contoh: Keyboard, mouse

Input : Memasukkan data dari luar kedalam mikroprosesor Contoh: Keyboard, mouse Input Output Input : Memasukkan data dari luar kedalam mikroprosesor Contoh: Keyboard, mouse Output: Menampilkan data Contoh: Monitor, printer Unit Input/Output dalam bekerja memerlukan sinyal kontrol

Lebih terperinci

: Ahmad Sadili : Teknik Komputer (Reg) Tugas Mata Kuliah Mikroprosesor. Mikroprosesor Zilog Z80

: Ahmad Sadili : Teknik Komputer (Reg) Tugas Mata Kuliah Mikroprosesor. Mikroprosesor Zilog Z80 Nama Jurusan : Ahmad Sadili : Teknik Komputer (Reg) Tugas Mata Kuliah Mikroprosesor Mikroprosesor Zilog Z80 Mikroprosesor Zilog Z80 dikembangkan oleh Zilog Inc. dan mulai dipasarkan pada tahun 1976. Z80

Lebih terperinci

ARSITEKTUR MIKROPROSESOR Z80. Yoyo somantri Dosen Jurusan Pendidikan Teknik Elektro FPTK Universitas Pendidikan Indonesia

ARSITEKTUR MIKROPROSESOR Z80. Yoyo somantri Dosen Jurusan Pendidikan Teknik Elektro FPTK Universitas Pendidikan Indonesia ARSITEKTUR MIKROPROSESOR Z80 Yoyo somantri Dosen Jurusan Pendidikan Teknik Elektro FPTK Universitas Pendidikan Indonesia Pendahuluan Pada bab ini akan dibahas tentang tujuan perkuliahan, arsitektur mikroprosesor

Lebih terperinci

Pertemuan 10 DASAR ANTAR MUKA I/O

Pertemuan 10 DASAR ANTAR MUKA I/O Pertemuan DASAR ANTAR MUKA I/O TEKNIK PENGALAMATAN I/O Terdapat dua metode dasar untuk mengalamati I/O, yaitu : I/O Terisolasi (Isolated I/O) Prosesor memisahkan antara ruang alamat untuk memori dengan

Lebih terperinci

IMPLEMENTASI PENGISIAN REGISITER DATA DAN OPERASI ARITMATIKA MENGGUNAKAN PROGRAM COMMAND PROMPT, BAHASA ASSEMBLER

IMPLEMENTASI PENGISIAN REGISITER DATA DAN OPERASI ARITMATIKA MENGGUNAKAN PROGRAM COMMAND PROMPT, BAHASA ASSEMBLER IMPLEMENTASI PENGISIAN REGISITER DATA DAN OPERASI ARITMATIKA MENGGUNAKAN PROGRAM COMMAND PROMPT, BAHASA ASSEMBLER Hambali Program Studi Sistem Informasi, STMIK Logika Medan email: [email protected]

Lebih terperinci

Pengantar Teknologi Informasi A. Pertemuan 7. Prossesor & Memori

Pengantar Teknologi Informasi A. Pertemuan 7. Prossesor & Memori Pertemuan 7. Prossesor & Memori P7. Prosesor & Memori Missa Lamsani 1 Processor dan Memori Alat pemroses adalah alat dimana instruksiinstruksi program diproses untuk mengolah data yang sudah dimasukan

Lebih terperinci

J. Informatika AMIK-LB Vol.1 No.2 /Mei/2013

J. Informatika AMIK-LB Vol.1 No.2 /Mei/2013 PERANGKAT LUNAK PEMBELAJARAN OPERASI ARITMATIKA PADA MIKROPROSESOR INTEL 8088/8086 DENGAN METODE CBT (Computer Based Training) Oleh SITI MUSTAWA Dosen Prodi Manajemen Informatika, AMIK Labuhanbatu Rantauprapat,

Lebih terperinci

Arsitektur Set Instruksi. Abdul Syukur

Arsitektur Set Instruksi. Abdul Syukur Arsitektur Set Instruksi Abdul Syukur [email protected] http://skurlinux.blogspot.com 085374051884 Tujuan Memahami representasi set instruksi, dan jenis-jenis format instruksi. Mengetahui jenis-jenis

Lebih terperinci

STRUKTUR FUNGSI CPU. Menjelaskan tentang komponen utama CPU. Membahas struktur dan fungsi internal prosesor, organisasi ALU, control unit dan register

STRUKTUR FUNGSI CPU. Menjelaskan tentang komponen utama CPU. Membahas struktur dan fungsi internal prosesor, organisasi ALU, control unit dan register Organisasi Komputer STRUKTUR FUNGSI CPU 1 Tujuan Menjelaskan tentang komponen utama CPU dan Fungsi CPU Membahas struktur dan fungsi internal prosesor, organisasi ALU, control unit dan register Menjelaskan

Lebih terperinci

MODUL I PENGENALAN ASSEMBLY

MODUL I PENGENALAN ASSEMBLY MODUL I PENGENALAN ASSEMBLY Apakah bahasa assembly? Bahasa assembly adalah bahasa pemrograman dengan korespondensi satu-satu antara perintahperintah/pernyataannya dan bahasa mesin komputer. Bahasa assembly

Lebih terperinci