BAB II KAJIAN HISTORIS
|
|
|
- Vera Dewi Wibowo
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB II KAJIAN HISTORIS A. Periode Barok 1. Pengantar Pada awal masa Barok terdapat beberapa perkembangan karakteristik musik dari masa sebelumnya, yaitu: a. Pola ritmik Pada masa ini pola ritmik menjadi lebih pasti, teratur, dan berulang (satu pola ritmik atau pola ritmik yang mirip dapat muncul terusmenerus sepanjang lagu). Pada periode ini, tanda sukat mulai digunakan, disertai dengan penggunaan garis birama untuk pertama kalinya dalam sejarah musik 1. b. Tekstur Musik pada awal masa Barok menggunakan tekstur homofoni dan polifoni yang diperkaya dengan penggunaan teknik basso continuo dimana instrumen yang memainkan bagian bas tidak hanya memperkuat melodi bas tetapi juga menambahkan akor-akor secara berkesinambungan untuk melengkapi melodi bas tersebut. Teknik ini mempunyai peran ganda, yaitu memperjelas harmoni dan mengikat tekstur menjadi satu 2. 1 Joseph Kerman, Gary Tomlinson, Vivian Kerman, Listen: Brief Fourth Edition (Boston: Bedford / St. Martin s, 2000), hlm Joseph Kerman, Gary Tomlinson, Vivian Kerman, Listen: Brief Fourth Edition (Boston: Bedford / St. Martin s, 2000), hlm. 84 5
2 c. Harmoni Sistem tangga nada mayor dan minor mulai dipakai pada masa ini menggantikan pemakaian modus pada masa Renaissans. Pada masa ini akor sudah dipetakan sebelum keseluruhan lagu digubah. Selanjutnya pengembangan melodi dan kontrapung akan didasarkan pada pemetaan akor yang telah dibuat. Perasaan tonal (perasaan bahwa musik memiliki pusat pada sebuah tonik) menjadi semakin kuat dan masing-masing akor memiliki peran atau fungsi dalam relasinya dengan akor tonika 3. d. Melodi Berbeda dengan melodi renaisans yang intervalnya didisain untuk suara vokal manusia, melodi barok menggunakan interval dengan jarak yang sering cukup jauh satu sama lain. Hal ini dikarenakan orientasi komponis barok kepada musik instrumental keyboard. e. Dinamika Pada musik keyboard barok, tidak banyak terdapat perubahan dinamika seperti crescendo dan decrescendo karena keterbatasan instrumen harpsichord dalam mengeluarkan gradasi keras lembut suara. Hal ini disiasati para komponis dengan menampilkan efek gema pada dua frase atau motif yang diulang. Frase atau motif pertama akan dimainkan dengan dinamika yang kuat, sedangkan yang kedua dengan dinamika lembut. Efek gema ini sering disebut terrace dynamics. 3 Joseph Kerman, Gary Tomlinson, Vivian Kerman, Listen: Brief Fourth Edition (Boston: Bedford / St. Martin s, 2000), hlm
3 2. Biografi Johann Sebastian Bach Johann Sebastian Bach adalah anak terakhir dari delapan bersaudara. Ia lahir pada tanggal 21 Maret 1685 di Kota Eisenach, Jerman. Ayahnya bernama Johann Ambrosius Bach dan bekerja sebagai pemain terompet dan dirigen orkes Kota Eisenach. Keluarga Bach sejak abad ke-16 sampai abad ke-19 telah menghasilkan banyak musisi yang berkualitas. Bach memulai pendidikan pada sekolah yang dikelola gereja Lutheran di Eisenach. Pada tahun 1694 kedua orang tua Bach telah meninggal sehingga ia berpindah ke Ohrdruf dimana Bach diasuh oleh kakaknya, Johann Christoph Bach. Di Ohrdruf ia melanjutkan sekolah di Lyceum dan mendapat pelajaran bermain organ dari kakaknya yang merupakan seorang organis. Bach juga belajar komposisi sendiri dari buku musik Froberger, Kerl, dan Pachelbel. Ketika Bach berusia 15 tahun, rumah Johann Cristoph Bach menjadi semakin penuh seiring dengan bertambahnya anggota keluarga sehingga Bach harus pindah. Melalui perantaraan pemimpin musik di sekolah Lyceum, Bach mendapat tempat sebagai penyayi di gereja St. Mikael di Kota Luneburg, Jerman Utara. Bach mendapat sambutan hangat karena suara soprannya yang bagus. Setelah suaranya berubah dewasa, ia memulai tugas lain sebagai organis atau biolis. Ada kemungkinan pada masa itu Bach bertemu dengan komposer besar George Boehm dan belajar komposisi dari Boehm. Bach juga melakukan kunjungan ke Kota Hamburg untuk mendengar serta mempelajari permainan organ J.A. Reinecken di gereja St. Katarina. Pada tahun 1702, Bach pergi dari Luneberg untuk mencari pekerjaan. Ia memenangi perlombaan di kota Sangerhausen dan berhak atas posisi 7
4 sebagai organis gereja. Namun karena pangeran setempat tidak setuju, maka ditunjuklah orang yang lebih tua untuk mengambil posisi ini. Bach mendapat tugas memainkan musik untuk pangeran yang merupakan wakil pimpinan Kota Weimar pada tahun 1703 dan pada tahun yang sama mendapat posisi sebagai organis di Kota Arn. Karya-karya awal Bach diciptakan di kota ini. Selama bekerja di Kota Arn, Bach mendapatkan beberapa pengalaman yang kurang menyenangkan. Beberapa diantaranya yaitu ketika ia terlibat konflik dengan pemain fagot, berselisih paham dengan anggota paduan suara, dan ditegur oleh dewan gereja. Datangnya teguran dari dewan gereja bermula dari keterlambatan Bach kembali dari masa cutinya di tahun Ketika itu Bach diizinkan cuti untuk mendengar karya Buxtehude di Kota Lubeck. Ia kembali setelah tiga bulan, terlambat dari waktu cuti yang telah ditentukan. Selain itu dewan gereja juga menganggap iringan koral yang diciptakannya terlalu rumit sehingga sulit untuk diikuti jemaat. Pada tahun 1707, Bach memenangkan perlombaan untuk menjadi organis gereja St. Blasius yang terletak di Kota Mulhausen. Setelah memenangkan jabatan baru tersebut, Bach menikah dengan sepupunya yang bernama Maria Barbara Bach dan dikaruniai delapan anak. Jabatan tersebut tidak dipertahankan oleh Bach karena ia hanya diperbolehkan memainkan lagu yang sangat sederhana dalam ibadah. Bach lebih memilih menerima undangan sebagai organis istana untuk Pangeran Wilhelm Ernst, pangeran utama Kota Weimar pada tahun Pada masa jabatannya di Weimar sampai tahun 1717, Bach banyak menciptakan komposisi atas dorongan Pangeran Wilhelm. Ia menggubah prelude dan fuga, toccata dan fuga, dan koral prelude. Tugas-tugas Bach di 8
5 Weimar termasuk menciptakan karya dan bermain organ, mengajar organ, membuat komposisi, mengatur konstruksi organ dan harpsichord, memperbaiki alat musik istana, dan menjadi konsultan organ-organ baru bagi kota-kota sekitar. Pada tahun 1713, jabatan Bach dinaikkan menjadi konzertmeister agar tidak berpindah ke tempat lain. Pada akhir tahun 1716, kapelmeister meninggal dan Bach berharap agar jabatan tersebut diberikan kepadanya. Akhirnya jabatan tersebut diberikan kepada Telemann sehingga Bach kecewa dan meminta berhenti agar dapat menerima tawaran sebagai Kapelmeister Pangeran Leopold di Kota Cothen. Permohonan Bach untuk berhenti tidak dihiraukan sehingga sekali lagi Bach meminta dengan cara yang dianggap kasar. Atas perbuatannya ini Bach diberhentikan secara tidak hormat setelah sebulan dimasukkan ke dalam penjara. Pada masa jabatannya di Cothen, Bach lebih banyak menggubah lagu hiburan untuk pangeran. Kebanyakan karyanya adalah lagu-lagu untuk keyboard, biola, dan konserto-konserto termasuk konserto Brandenburg yang sangat terkenal. Istri pertama Bach meninggal dunia tahun 1720 ketika Bach sedang melakukan perjalanan bersama pangeran. Bach kemudin menikah lagi dengan Anna Magdalena dan menciptakan beberapa buku musik khusus untuk istrinya. Pada tahun yang sama dengan pernikahan kedua Bach, Pangeran Leopold juga menikah. Istri pangeran tidak tertarik pada musik sehingga sejak saat itu Bach tidak dianggap terlalu penting lagi di istana. Pada tahun 1723, Bach mendapat posisi sebagai cantor atau ketua musik di Sekolah Santo Thomas, Leipzig. Tugasnya adalah memimpin kegiatan musik untuk Kota Leipzig, bertanggung jawab untuk musik di empat gereja yang berpusat di Leipzig, dan mengajar di kelas. Pada masa ini 9
6 Bach sangat aktif membuat komposisi, terutama kantata-kantata untuk seluruh tahun gerejawi. Masa jabatan Bach di Leipzig berlangsung dari tahun Masa ini diwarnai dengan banyak perselisihan paham antara Bach, para pejabat gereja, dan kepala sekolah yang tidak mengerti keinginan Bach untuk memajukan musik. Hubungannya dengan dewan kota cukup baik. Ia juga mengadakan kegiatan musik di luar gereja seperti mengadakan makan malam musik di rumahnya. Bach juga menjadi guru privat, menulis empat buku musik untuk organ dan harpsichord yang berisi koral prelude, suita-suita, dan lagu untuk harpsichord. Ia juga memimpn perhimpunan music Collegium Musicum di Leipzig dari tahun 1729 sampai Perjalanan untuk sebagai konsultan organ dan mengadakan konser organ masih dilakukannya. Tahun 1747 Bach diundang ke Berlin tempat anaknya, Carl Phillipp Emanuel Bach, bekerja sebagai pemain keyboard istana untuk Raja Frederick dari Prussia. Raja Frederick adalah seorang komposer yang baik dan juga pemain flute. Raja sangat terkesan dengan kemampuan Bach dalam melakukan improvisasi dan memberi Bach sebuah tema untuk fuga yang secara spontan diimprovisasikan Bach pada piano. Bach terkesan dengan koleksi piano Raja Frederick. Pada waktu Bach kembali ke Leipzig, ia menggubah satu kumpulan lagu berdasar tema yang diberikan Raja Frederick berisi kanon-kanon, sebuah fuga, dan dua trio yang diberi judul Musikalische Opfer. Menjelang akhir hidupnya, kesehatan mata Bach menurun sampai ia buta total di tahun Dua kali operasi mata yang dijalani Bach gagal. Bach meninggal tahun 28 Juli 1750 akibat serangan otak 4. 4 Rhoderick J. McNeill, Sejarah Musik 1 (Jakarta: PT BPK Gunung Mulia, 1998), hlm
7 B. Periode Klasik 1. Pengantar Beberapa karakteristik musik pada periode ini yaitu: a. Pola ritmik Pola ritmik periode barok yang sangat teratur telah dianggap membosankan sehingga muncul pola ritmik yang lebih fleksibel. Dalam satu gerakan lagu dapat dipakai beberapa pola ritmik yang berbeda dalam setiap tema walaupun tempo dan tanda sukat tidak berubah. Pemakaian pola ritmik yang kontras dalam satu lagu ini menyebabkan lagu menjadi lebih susah ditebak dan lebih menarik 5. b. Tekstur Tekstur polifoni yang populer pada periode Barok mulai ditinggalkan dan digantikan dengan tekstur homofoni. Tekstur yang sering dijumpai pada musik untuk instrumen keyboard adalah melodi dengan iringan. Iringan dapat berupa arpeggio, alberti bass, dan kordal. c. Melodi dan Harmoni Melodi pada periode ini lebih sederhana, tidak rumit, dan tidak banyak menggunakan nada di luar tangga nada yang digunakan. Harmoni memakai progresi sederhana dan tidak banyak memakai akor kromatik. d. Tanda dinamika Seiring dengan ditemukannya cikal bakal piano pada tahun 1709 oleh Bartolomeo Christofori, kepopuleran harpsichord mulai 5 Joseph Kerman, Gary Tomlinson, Vivian Kerman, Listen: Brief Fourth Edition (Boston: Bedford / St. Martin s, 2000), hlm
8 menurun 6. Hal ini disebabkan oleh kemampuan alat musik piano dalam menghasilkan gradasi dinamika yang dapat lebih menyalurkan ekspresi komponis. Pemakaian tanda dinamika menjadi lebih beragam, mulai dari pianissimo sampai dengan fortissimo, juga terdapat crescendo dan diminuendo. Tanda-tanda dinamika tersebut dituliskan secara jelas dalam partitur. 2. Biografi Franz Joseph Haydn Franz Joseph Haydn lahir pada tanggal 31 Maret 1732 di Desa Rohrau, Austria Selatan. Ia merupakan anak kedua dari dua belas bersaudara. Ayahnya, Mathias Haydn, bekerja sebagai kusir kereta dan juga seorang musisi amatir yang handal. Minat musik Haydn sudah dipupuk sejak kecil melalui konser-konser keluarga yang digelar ayahnya. Haydn memperoleh pendidikan musik formal pertama saat berusia delapan tahun di katedral St. Stefanus, Wina. Selama sembilan tahun bersekolah disana ( ), ia memperoleh pendidikan umum dan menjadi penyanyi di paduan suara anak. Adapun yang menjadi guru pembimbing Haydn pada saat itu adalah Georg Reutter. Karena kesibukan Reutter, Haydn tidak mendapat bimbingan yang kuat dalam teori musik dan komposisi sehingga pada akhirnya lebih banyak belajar sendiri dari musik yang dinyanyikan dan didengarnya daripada apa yang diajarkan Reutter. Setelah meninggalkan paduan suara St. Stefanus, Haydn mencari nafkah sebagai musisi bebas dari tahun 1750 sampai tahun Selain menjadi guru privat, ia juga bermain biola atau organ baik di gereja maupun 1972), hlm John Gillespie, Five Centuries of Keyboard Music (New York: Dover Publications, Inc., 12
9 orkes di kota Wina. Selama masa ini Haydn banyak menulis karya musik untuk murid-muridnya dan memperdalam ilmunya dalam bidang komposisi. Pada saat ini juga Haydn mengagumi sonata-sonata karya C.P.E. Bach sehingga iapun mengakui bahwa musik C.P.E. Bach mempunyai pengaruh pada musiknya sendiri. Pada tahun , Haydn membantu Nicola Porpora, seorang komponis dan guru vokal dari Italia, sebagai pengiring. Haydn mempelajari teknik kompositorik, bahasa Italia, dan bernyanyi dari Porpora. Selain itu melalui Porpora-lah, Haydn berkesempan untuk bertemu dengan tokohtokoh musik terkenal Wina. Ia juga mempelajari buku karya Fux yang berjudul Gradus ad Parnassum. Pada tahun 1759 Haydn memperoleh jabatan pertamanya sebagai ketua musik di istana Pangeran Morzin. Simfoni-simfoni dan kuartet-kuartet geseknya yang pertama diciptakan pada masa ini. Selain itu, ia juga menciptakan banyak divertimento. Haydn menikah dengan Maria Keller di tahun Sayangnya, Maria tidak bisa memahami dan menghargai profesi suaminya sehingga pernikahan mereka tidak bahagia. Mereka tidak bercerai tetapi tidak dikaruniai anak. Setelah orkes Pangeran Morzin bubar, Haydn menjadi wakil ketua musik untuk Pangeran Paul Anton Esterhazy dan pada tahun 1766 ia naik jabatan menjadi ketua musik untuk penerus Pangeran Paul, yaitu Nikolaus Esterhazy. Tugas Haydn berkaitan dengan jabatan ini adalah menciptakan musik untuk keperluan majikannya, memimpin semua kegiatan musik, dan menjadi dirigen orkes istana. Selama tahun 1766 sampai 1773, ia menciptakan banyak simfoni, divertimento, musik kamar, opera, dan musik gerejawi. Tentang masa ini, Haydn menulis bahwa musiknya menjadi lebih 13
10 orisinil karena ia jauh dari pengaruh musik lain. Karya-karyanya yang penting dalam masa ini adalah simfoni-simfoni dan kuartet-kuartet gesek yang diciptakan pada tahun 1768 sampai Karya-karya tersebut menganut gaya Emfindsamer Still dan Strum und Drang. Haydn menjadi akrab dengan Mozart sejak tahun 1785, diawali dengan pertemuan mereka di Wina. Di awal tahun ini, Mozart mempersembahkan enam kuartet gesek kepada Haydn. Haydn pernah berkata pada Leopold Mozart, ayah Mozart, bahwa ia menyambut Mozart sebagai komponis terbaik di dunia. Pangeran Nikolaus Esterhazy meninggal dunia tahun 1790 dan penggantinya tidak begitu tertarik pada musik sehingga pekerjaan Haydn menjadi lebih sedikit. Haydn masih mendapat honorarium dari jabatannya, tetapi juga dibebaskan untuk mengadakan kunjungan ke London. Kabar bahwa Haydn sudah tidak terikat lagi kepada Pangeran Esterhazy didengar oleh seorang penyelenggara konser di London yang bernama J.P. Solomon. Solomon kemudian menemui Haydn di Wina untuk memintanya menggubah dua belas simfoni serta sebuah opera untuk konser-konser di London. Kesempatan ini dianggap Haydn sebagai puncak karirnya karena upah yang diterima jauh lebih besar daripada yang sebelum ini pernah diterimanya dan ia dapat mempresentasikan karyanya di hadapan publik setelah sekitar tiga puluh tahun tersembunyi di Istana Esterhazy. Kunjungannya ke London dilakukan dua kali, yaitu tahun dan dimana ia memimpin semua pertunjukan dari kedua belas simfoninya. Ia mendapat sambutan yang sangat meriah dan pengakuan sebagai komponis paling penting pada masanya. Pada bulan November 1792, Ludwig van Beethoven muda datang untuk belajar komposisi pada 14
11 Haydn. Hubungan ini hanya berlangsung sekitar setahun karena mereka tidak bisa saling menyesuaikan diri. Setelah tahun 1795, Haydn memusatkan perhatiannya untuk menciptakan musik-musik untuk kuartet gesek, trio piano, dan musik paduan suara. Diantara karya-karya terakhirnya, ada dua oratorio yang terkenal, yaitu Die Schopfung dan Die Jahreszeiten. Haydn terus menciptakan karya-karya untuk musik gereja selama tahun 1796 sampai Setelah itu ia tidak menciptakan musik lagi dan tinggal menetap dengan tenang di Wina lalu meninggal di sana pada tanggal 31 Mei C. Periode Romantik 1. Pengantar Pada periode Romantik, terdapat beberapa perkembangan karakteristik musik, yaitu: a. Pola Ritmik Pola ritmik lebih tidak teratur sehingga memunculkan kesan spontanitas. b. Tekstur Tekstur yang banyak dipakai dalam periode ini adalah homofoni dan kordal. c. Melodi dan Harmoni Komponis pada periode ini menggunakan banyak melodi dan akor kromatik. Melodi menjadi lebih emosional, berlebihan, dan demonstratif. Melodi juga menggambarkan perasaan yang ingin hlm Rhoderick J. McNeill, Sejarah Musik 2 (Jakarta: PT BPK Gunung Mulia, 1998), 15
12 dimasukkan komponis ke dalam musik. Komponis menemukan berbagai bentuk akor baru dan cara baru dalam menjajarkan akorakor sehingga mereka dapat memunculkan perasaan misterius, seram, gembira, maupun bergairah dalam karya-karyanya. Harmoni pada periode ini mempunyai dua macam fungsi, yaitu sebagai penyokong melodi untuk memunculkan unsur emosional dan membentuk tema atau motif dari suatu lagu 8. d. Rubato: Rubato berarti bahwa dalam penampilan musik, ritme diperlakukan secara fleksibel. Rubato dimainkan untuk menggambarkan ekspresi individual dalam bermusik. Chopin sendiri menerangkan rubato sebagai sebuah percepatan atau perlambatan pada melodi tangan kanan sementara iringan di tangan kiri tetap bermain dengan tempo yang stabil 9. e. Warna Suara Para komponis lebih bebas dalam mengeksplorasi warna suara dan kombinasinya. 2. Biografi Frederic Chopin Frederic Chopin lahir pada tanggal 1 Maret 1810 di Zelazowa Wola, Polandia. Ayah Chopin, Nicolas Chopin, berasal dari Perancis dan meninggalkan negaranya pada tahun 1787 untuk menghindari wajib militer. Ayah Chopin kemudian menikah dengan wanita Polandia dan menetap di 8 Joseph Kerman, Gary Tomlinson, Vivian Kerman, Listen: Brief Fourth Edition (Boston: Bedford / St. Martin s, 2000), hlm Barbara Russano Hanning, Concise History of Western Music (New York: W.W. Norton & Company, Inc., 1998), hlm
13 Warsawa. Chopin adalah anak kedua dan satu-satunya putra dari empat bersaudara. Bakat musik Chopin, terutama dalam bermain piano, sudah terlihat sejak ia kecil. Selama masa kanak-kanaknya, ia sering tampil di rumah para bangsawan dan tampil di konser umum. Ia juga telah dapat menggubah lagu-lagu tarian rakyat Polandia seperti mazurka dan polonaise. Salah satu polonaise ciptaannya diterbitkan ketika ia baru berumur tujuh tahun. Chopin telah mendapatkan pendidikan pianonya sejak kecil. Guru pertamanya adalah kakak tertuanya yang bernama Ludwika. Guru profesionalnya yang pertama adalah Wojciech Zywny. Chopin mengenyam pendidikannya di sekolah menengah Warsawa dan kemudian melanjutkan ke konservatori Warsawa dimana ia belajar teori musik dan komposisi selama tiga tahun. Selama masa sekolah ini, ia beberapa kali mengadakan perjalanan liburan ke daerah pedesaan dan tertarik dengan musik rakyat yang ia dengarkan dari masyarakat setempat. Melodi-melodi musik rakyat tersebut kemudian memberikan pengaruh penting dalam menggubah mazurka-mazurkanya. Pada tahun 1829, Chopin mengunjungi Berlin dan Wina untuk mengadakan konser dan mendapat sambutan hangat. Setelah kembali ke Warsawa, ia merencanakan serangkaian tur konser yang panjang namun tertunda karena adanya ketegangan politik di beberapa negara Eropa. Di Warsawa sendiri, Chopin terkenal karena karya-karyanya yang sangat nasionalis. Karyanya yang paling penting dari masa ini adalah dua konserto piano yang diciptakan selama tahun Chopin memutuskan untuk pindah ke Wina pada musim gugur tahun 1830 namun tidak mendapat sukses besar sehingga ia pindah lagi ke Paris 17
14 tahun Pada masa itu Paris disebut sebagai ibukota dunia untuk gerakan romantisime sehingga banyak komponis besar, seperti Paganini dan Lizt, pergi ke sana. Di Paris Chopin dapat cepat menyesuaikan diri sehingga ia mendapat banyak sponsor, terkenal sebagai guru piano yang laris, dan sering bermain piano di kedai-kedai. Pada bulan Februari tahun 1832, Chopin mengadakan konser umum yang meraih sukses, namun gaya permainannya yang sangat halus dan penuh detail lebih dirasa cocok untuk dimainkan di ruangan yang kecil saja. Selama kariernya, Chopin hanya mengadakan kira-kira 30 konser umum. Dalam lingkungan kedai, Chopin bertemu dengan banyak komponis terkenal seperti Liszt, Schumann, Mendelssohn, Meyerbeer, Bellini, dan Berlioz. Ia juga banyak mengenal tokoh-tokoh dalam bidang kesusastraan dan seni lukis. Kebanyakan karya Chopin yang terkenal diciptakan selama masa-masa ini, yaitu tahun 1831 sampai tahun Selain kegiatan musiknya selama tahun 1830-an, peristiwa yang penting dalam hidupnya adalah hubungan cinta Chopin dengan Aurore Dudevant, seorang penulis roman dengan nama pena George Sand. Chopin dan Sand bertemu tahun 1836 dengan perantaraan Liszt. Pada waktu itu Sand berumur 32 tahun dan telah bercerai dengan suaminya. Selama musim dingin tahun , Chopin pergi berlibur ke Pulau Majorca bersama Sand dan kedua anak Sand dari pernikahan pertama untuk mencari udara segar. Di sana, mereka menetap di bangunan bekas biara yang lembab sehingga kesehatan Chopin, yang ketika itu telah menderita tuberkolosis, menurun. Dalam suasana ini Chopin menciptakan kumpulan prelude Op
15 Kemudian Chopin dan Sand pergi ke rumah keluarga Sand di Nohant, dekat kota Paris, dimana Sand merawat Chopin hingga kesehatannya kembali. Mereka lalu kembali ke Paris dan tinggal berdekatan pada bulan Oktober Selama musim panas tahun , Chopin dan Sand selalu menghabiskan waktu di Nohant. Hubungan mereka ini menjadi sumber inspirasi Chopin, dimana banyak karya-karya pentingnya diciptakan selama hubungannya dengan Sand. Mereka berpisah tahun 1847 karena Chopin banyak ikut campur dalam perselisihan-perselisihan yang terjadi dalam keluarga Sand. Setelah berpisah dengan Sand, Chopin tidak lagi menciptakan lagu dan kesehatannya terus menurun. Hal ini diperburuk dengan terjadinya Revolusi Perancis tahun 1848 yang mengakibatkan Chopin kehilangan murid dan sumber penghasilan. Ia hanya tampil dalam beberapa konser di London, Manchester, dan Skotlandia, serta menetap sementara di rumah salah satu muridnya di Edinburgh. Chopin kembali ke Paris pada akhir 1848 dengan kondisi yang sangat lemah sehingga saudara perempuannya harus datang dari Polandia untuk merawatnya. Chopin kemudian meninggal pada tanggal 17 Oktober D. Periode Abad ke Pengantar Pada periode ini gaya musik menjadi sangat luas, bebas, dan beragam. Gaya musik tersebut antara lain nasionalisme, neo-klasik, minimalisme, atonal, serialisme, jazz, sprechtimme, musique concrete, dan musik elektronik. 10 Rhoderick J. McNeill, Sejarah Musik 2 (Jakarta: PT BPK Gunung Mulia, 1998), hlm
16 Keberagaman gaya musik tersebut menimbulkan keberagaman karakteristik musik yang secara umum dapat disebutkan sebagai berikut: a. Pola Ritmik Secara umum, pola ritmik yang digunakan pada periode ini menjadi lebih rumit dan tidak teratur, tetapi pada aliran minimalis, pola ritmik lebih sederhana dan diulang-ulang di seluruh lagu. b. Melodi dan Harmoni Melodi yang digunakan bervariasi dari sangat rumit dan seakan-akan tidak berkesinambungan antara not yang satu dengan not berikutnya sampai penggunaan nada blues pada musik jazz. Keterpusatan musik pada satu tonalitas dianggap tidak penting lagi dan muncul musik yang menggunakan prinsip atonalitas. Berbagai macam tangga nada baru dan struktur-struktur akor baru mulai muncul. Penggunaan disonan lebih dominan. c. Dinamika Dinamika yang digunakan sangat luas dan kontras dinamika digunakan dengan lebih ekstrim dibandingkan dengan periode-periode sebelumnya. d. Warna Suara Komponis mengeksplorasi alat musik untuk mendapatkan berbagai macam suara baru, misalnya dengan penggunaan kluster nada pada piano, menempelkan berbagai macam benda pada senar piano, teknik baru dalam memainkan instrumen tiup seperti flutter pada flute, teknik glisando, dan col legno 11 pada instrumen gesek Menggesek senar dengan menggunakan bagian kayu dari bow 12 Barbara Russano Hanning, Concise History of Western Music (New York: W.W. Norton & Company, Inc., 1998), hlm
17 2. Biografi Alberto Evaristo Ginastera Alberto Evaristo Ginastera lahir pada tanggal 11 April 1916 di Buenos Aires. Orangtuanya adalah warga negara Argentina keturunan Catalan dan Italia. Ginastera telah menunjukkan minatnya di bidang musik sejak kecil. Ia mendapat pendidikan musik formalnya yang pertama pada umur tujuh tahun. Lima tahun kemudian, Ginastera masuk ke Konservatorium Williams dan lulus pada tahun 1935 dengan medali emas di bidang komposisi. Pada tahun berikutnya, ia masuk ke Konservatorium Musik Nasional dimana ia belajar harmoni di bawah bimbingan Athos Palma. Ia juga belajar ilmu kontrapung dibawah bimbingan Jose Gil dan komposisi dibawah bimbingan Jose Andre. Ginastera lulus dari Konservatorium Musik Nasional pada tahun Pada masa sekolahnya ini, Ginastera menjadi terkenal ketika salah satu karyanya untuk tarian balet, Panambi, dipentaskan di Teater Colon pada tahun Karir mengajar Ginastera dimulai pada tahun Ia mengajar di Konservatorium Musik Nasional dan Akademi Militer Nasional San Martin. Pada tanggal 11 Desember di tahun yang sama, ia menikah dengan Mercedes de Toro. Mereka dikaruniai dua anak. Ginastera mengajar di akademi militer sampai tahun 1945 dimana ia diberhentikan oleh pemerintahan Peron karena menandatangani petisi yang mendukung kebebasan sipil. Setelah berhenti mengajar, Ginastera dan keluarganya mengunjungi Amerika dari bulan Desember 1945 sampai Maret Di Amerika, ia mengunjungi sekolah-sekolah musik seperti Juilliard, Harvard, Yale, Columbia, dan Eastman serta mendengar karya-karyanya dipentaskan oleh NBC Orchestra, Pan American Union, dan League of Composers. Ginastera 21
18 juga berkesempatan mengikuti kursus komposisi Tanglewood oleh Copland. Sebelumnya mereka telah bertemu pada tahun Copland menjadi teman dekat Ginastera dan turut mempengaruhi gaya musik Ginastera. Pada tahun 1948, Ginastera turut berperan dalam mendirikan ISCM 13 di Argentina. Ia juga menjadi direktur di Konservatorium Nasional La Plata. Pada tahun 1951, ISCM memilih karya String Quartet No. 1 dari Ginastera untuk mengikuti festival ISCM ke-25 di Frankfurt yang menandai perjalanan pertamanya ke Eropa. Di Eropa, Ginastera juga menghadiri rapat Dewan Musik Internasional dari UNESCO. Sejak saat itu, ia banyak melakukan pertunjukan di Eropa. Kesulitan Ginastera dengan pemerintahan Peron berlanjut ketika ia diberhentikan dari jabatannya di La Plata tahun Kendati demikian, Ginastera tidak berhenti membuat komposisi. ia menghasilkan karya-karya musiknya yang terkenal seperti Piano Sonata no. 1, Variaciones concentrantes, dan Pampeana no. 3. Ia juga menggubah komposisi untuk musik film. Ginastera menjabat sebagai dekan Fakultas Seni Musik dan Sains di Universitas Katolik Argentina selama tahun 1958 sampai Ia juga terus menciptakan komposisi-komposisi yang dipentaskan juga di Amerika dan makin mengokohkan statusnya sebagai komponis yang diakui. Jabatan sebagai dekan dilepas Ginastera ketika ia mendapat tawaran sebagai pimpinan dari Latin American Centre for Advanced Musical Studies di Instituto Torcuato di Tella pada tahun Pada tahun 1969, Ginastera bercerai dengan isteri pertamanya dan menikah lagi dengan seorang pemain cello yang bernama Aurora Natola 13 International Society for Contemporary Music merupakan suatu organisasi yang mempromosikan musik klasik kontemporer. 22
19 dua tahun sesudah perceraian tersebut. Setelah pernikahannya yang kedua ini, Ginastera terus menggubah karya-karya musik yang brilian. Ia kemudian meninggal pada tanggal 25 Juni 1983 dengan meninggalkan beberapa karya yang tidak sempat diselesaikannya. Ginastera menerima gelar kehormatan doktoral dari Universitas Yale (1968) dan Universitas Temple (1975). Ia juga dianugerahi penghargaan dari Argentine National Endowment for the Arts (1971) dan juga dari Dewan Musik Internasional UNESCO (1981) Stanley Sadie, The New Groove Dictionary of Music and Musicians, Volume 9 (London: Macmillan Publishers Limited, 2001), hlm
BAB I PENDAHULUAN. luas. Susunan bunyi atau nada yang tercipta dalam suatu karya musik mempunyai
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Musik adalah salah satu seni yang mempunyai ruang lingkup yang sangat luas. Susunan bunyi atau nada yang tercipta dalam suatu karya musik mempunyai karakter
SEJARAH MUSIK DUNIA. A.Perkembangan Musik Dunia
SEJARAH MUSIK DUNIA Sejak abad ke-2 dan abad ke-3 sebelum Masehi, di Tiongkok da Mesir ada musik yang mempunyai bentuk tertentu. Dengan mendapat pengaruh dari Mesir dan Babilon, berkembanglah musik Hibrani
BAB II KAJIAN DAN ANALISIS REPERTOAR
BAB II KAJIAN DAN ANALISIS REPERTOAR A. Periode Barok 1. Pengantar Beberapa karakteristik music flute pada periode ini yaitu : a. Pola ritmik Pada masa ini pola ritmik lebih pasti, teratur, dan berulang
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI A. Kronologis Terinspirasi oleh pengalaman penulis dalam menghadapi situasi saat kehilangan ayah dalam keluarga. Keluarga penulis terdiri dari ayah, ibu, dan empat orang anak. Bulan
BAB II LANDASAN TEORI. Gambar 2.1. Perkebunan Teh Medini
BAB II LANDASAN TEORI A. Medini Gambar 2.1. Perkebunan Teh Medini Medini adalah nama sebuah perkebunan teh di Gunung Ungaran, Jawa Tengah. Berada di sisi utara Gunung Ungaran, pada ketinggian 2050 meter
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI A. Periode Romantik Musik adalah ilmu atau seni penyusunan nada atau suara diurutan, kombinasi, dan hubungan temporal untuk menghasilkan komposisi (suara) yang mempunyai kesatuan
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI A. Fantasia Fantasia secara umum adalah karya musik yang tidak terikat oleh bentuk-bentuk yang sudah lazim. 1 Fantasia adalah istilah yang diambil pada zaman Renaisans untuk komposisi
BAB III ANALISIS REPERTOAR. A. French Suite No. 6 in E major, BWV 817 karya Johann Sebastian Bach
BAB III ANALISIS REPERTOAR A. French Suite No. 6 in E major, BWV 817 karya Johann Sebastian Bach 1. Analisis struktural Allemande Allemande merupakan sebuah tarian yang berasal dari Jerman Selatan. Karakteristik
BAB III ANALISIS KOMPOSISI
BAB III ANALISIS KOMPOSISI Proses penyusunan komposisi dan analisis bentuk struktur komposisi musik program Bermain Layang-layang untuk kuartet gesek dan piano. A. Proses Penyusunan Komposisi Komposisi
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Harapan menjadi salah satu bagian yang tak terpisahkan dalam hidup manusia, baik harapan kepada Tuhan maupun kepada manusia. Kepercayaan religius dan spiritual
BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah
BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Musik merupakan seni pengungkapan gagasan melalui bunyi, yang unsur dasarnya berupa melodi, irama, dan harmoni, dengan unsur pendukung berupa bentuk gagasan,
BAB 1 PENDAHULUAN. manusia. Sejak dahulu tanpa disadari, manusia telah menggunakan seni dalam
BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Seni adalah sesuatu hal yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Sejak dahulu tanpa disadari, manusia telah menggunakan seni dalam setiap perkembangan peradaban
BAB III ANALISIS KOMPOSISI
BAB III ANALISIS KOMPOSISI Dalam Bab III ini penulis akan menjelaskan tentang struktur dari semua komposisi. Penulis akan memaparkan secara struktural komposisi, Indahnya Bersama yang terdiri dari lima
BAB I PENDAHULUAN. (Jakarta: Balai Pustaka, 2001), hlm.? 1 Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi ketiga
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Tema Resital dan Pemilihan Repertoar Inspirator berasal dari kata bahasa Inggris inspiration (inspirasi, kata benda) yang artinya ilham --mendapatkan akhiran or untuk
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Musik sebagai hasil karya manusia dalam bentuk bunyi memiliki fungsi untuk menghibur atau untuk memenuhi kepuasan batin. Ketika berbicara tentang komposisi musik
BAB II LANDASAN TEORI
1520. 1 Masa awal Renaisans sering disebut masa aliran Netherland, oleh BAB II LANDASAN TEORI A. Komposisi Vokal Akapela Tahun 1450-1600, dalam sejarah musik sering disebut era Renaisans, suatu istilah
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI A. Fantasia Fantasia (yang dikenal juga dengan sebutan Fantasie atau Phantasia) pada mulanya merupakan sebuah istilah yang diadopsi pada zaman Renaissance untuk menyebut suatu karya
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI A. Paduan Suara Choir atau paduan suara oleh M. Soeharto dijelaskan sebagai kesatuan sejumlah penyanyi dari beberapa jenis suara berbeda di bawah pimpinan seorang dirigen. 1 Suara
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pada tahun 1812, untuk pertama kalinya seorang komponis berkebangsaan Irlandia, John Field mempergelarkan Nocturne no. 1-3 di St. Petersburg 1. Nocturne means a piece
BAB III ANALISIS KARYA
BAB III ANALISIS KARYA A. Konsep Penyusunan Komposisi Komposisi Medini ini akan dibagi menjadi tiga movement dengan tiga karakter tempo yaitu Allegro-Andante-Allegro, yang terinspirasi dari perjalanan
BAB I PENDAHULUAN. Mark C.Gridely, Jazz style history and analysis, eleven edition (United State: Pearson, 2012), hlm.3.
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Musik jazz adalah salah satu ikon musik abad ke-20 yang lahir di Amerika Serikat, yang merupakan proses akulturasi unsur budaya Afrika (terutama Afrika Barat) dengan
BAB III ANALISIS KARYA
BAB III ANALISIS KARYA A. Konsep Penyusunan Komposisi Sonata Jazz Reggae merupakan komposisi penggabungan dari dua genre musik yaitu Jazz dan Reggae ysng disusun dalam bentuk Sonata dengan menggunakan
LAPORAN PENELITIAN CONDUCTOR ORCHESTRA DALAM KONSER JANUARY OVERTURE
LAPORAN PENELITIAN CONDUCTOR ORCHESTRA DALAM KONSER JANUARY OVERTURE Oleh: Fu adi, S.Sn., M.A JURUSAN PENDIDIKAN SENI MUSIK FAKULTAS BAHASA DAN SENI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2013 0 A. Pendahuluan
BAB I PENDAHULUAN. M. Soeharto, Kamus Musik (Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia, 1992), 86. 2
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Musik adalah pengungkapan gagasan melalui bunyi yang unsur dasarnya berupa melodi, irama, dan harmoni. Dalam penyajiannya, musik sering berpadu dengan unsur-unsur
JURNAL TUGAS AKHIR ANALISIS STRUKTURAL PADA BAGIAN PERTAMA KONSERTO BIOLA, OP.64 DALAM E MINOR KARYA FELIX MENDELSSOHN
JURNAL TUGAS AKHIR ANALISIS STRUKTURAL PADA BAGIAN PERTAMA KONSERTO BIOLA, OP.64 DALAM E MINOR KARYA FELIX MENDELSSOHN SKRIPSI PERTUNJUKANN MUSIK Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Mencapai derajat Sarjana
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Penelusuran terhadap alasan Franz Schubert dalam membuat. Lieder Heidenröslein dan An Die Musik dapat ditinjau dari latar
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. KESIMPULAN Penelusuran terhadap alasan Franz Schubert dalam membuat Lieder Heidenröslein dan An Die Musik dapat ditinjau dari latar belakang perkembangan musik di Kota Vienna
BAB I PENDAHULUAN. beliau ciptakan, seperti halnya lagu Tuhan adalah kekuatanku yang diciptakan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Tuhan Kekuatan Dan Mazmurku merupakan salah satu lagu yang diciptakan oleh Theodora Sinaga. Theodora Sinaga adalah salah satu pencipta lagu yang ada di kota
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kata musik berasal dari bahasa Yunani yaitu mousikē, 'seni Muses' yang berarti seni suara yang dapat menghasilkan komposisi yang seimbang melalui unsur-unsur yang terdapat
BAB II KAJIAN REPERTOAR
BAB II KAJIAN REPERTOAR A. Periode Barok 1. Sekilas mengenai Periode Barok Periode Barok merupakan salah satu periode musik klasik yang berada di antara 1600 sampai 1750. 7 Istilah barok berasal dari kata
Unsur Musik. Irama. Beat Birama Tempo
Unsur- Unsur Musik Unsur Musik Bunyi Irama Notasi Melodi Harmoni Tonalitas Tekstur Gaya musik Pitch Dinamika Timbre Beat Birama Tempo Musik adalah bagian dari bunyi, namun bunyi dalam musik berbeda dengan
BAB IV PENUTUP. A. Kesimpulan
BAB IV PENUTUP A. Kesimpulan Terdapat banyak faktor yang memengaruhi keberhasilan berlangsungnya sebuah resital. Beberapa diantaranya adalah: kematangan persiapan, faktor kesehatan, ketenangan di atas
Mark C.Gridely, Jazz style history and analysis, eleven edition (United State: Pearson, 2012), hlm.6. 5
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Musik jazz adalah salah satu ikon musik dan budaya musik abad ke-20 yang lahir di Amerika Serikat, yang merupakan proses akulturasi unsur budaya Afrika (terutama Afrika
BAB I PENDAHULUAN. pendukung berupa gagasan, sifat dan warna bunyi. Kendati demikian, dalam
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penciptaan Musik adalah pengungkapan gagasan melalui bunyi, yang unsur dasarnya berupa melodi, irama (ritmik), dan harmoni dengan unsur pendukung berupa gagasan, sifat
BAB III ANALISIS KARYA
BAB III ANALISIS KARYA Komposisi Sonata Piano Berdasarkan tiga lagu dolanan Jawa Tengah yaitu Gundul-gundul Pacul, Cublak-Cublak Suweng, dan Suwe Ora Jamu, untuk piano tunggal terdapat tiga movement, antara
BAB I PENDAHULUAN. menciptakan karya-karya musik. Karya-karya tersebut sudah dikenal
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Dalam sejarah musik Barat, banyak komponis yang telah menciptakan karya-karya musik. Karya-karya tersebut sudah dikenal banyak orang bukan hanya di dunia bagian
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI A. Komposisi Musik Sonata 1. Pengertian Sonata Kata sonata berasal dari bahasa Italia sonare yang berarti berbunyi. Sonata merupakan jenis komposisi musik instrumental yang biasanya
BAB III ANALISIS KOMPOSISI
BAB ANALSS KOMPOSS Komposisi Kehilangan Ayah Sebuah musik program untuk Kuartet Gitar dalam bentuk Sonata, terdiri dari tiga movement yang saling berkaitan karena berdasarkan pada satu ide cerita yaitu
BAB III ANALISIS KOMPOSISI
BAB III ANALISIS KOMPOSISI Komposisi Keep On Dreaming terdiri dari tiga bagian yaitu Life Is Simple, Courage And Persistence, dan Dare To Dream Big. Komposisi ini dibuat untuk ansambel musik yang terdiri
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI A. Sejarah Perkembangan Musik Program. Musik program adalah komposisi musik instrumental yang menggambarkan sebuah adegan atau lukisan atau menggambarkan ide sastra. Istilah musik
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Tema Resital dan Pemilihan Repertoar
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Tema Resital dan Pemilihan Repertoar Resital merupakan ujian akhir yang wajib dilakukan bagi mahasiswa yang mengambil konsentrasi penyajian musik. Beberapa hal yang
BAB I PENDAHULUAN. Analisis merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh
BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG MASALAH Analisis merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang pelaku seni khususnya dibidang seni musik, baik sebagai seorang seorang pengajar, praktisi,
BAB III ANALISIS DATA
BAB III ANALISIS DATA A. Kerangka Komposisi Komposisi Fantasia Dalam G Mayor Untuk Piano Empat Tangan memiliki tiga bagian, yaitu I, II, dan III. Pada komposisi ini terdapat beberapa perubahan tempo untuk
Bab IV PENUTUP. Mauro Giuliani adalah salah satu gitaris dan juga seorang komposer pada
78 Bab IV PENUTUP A. Kesimpulan Mauro Giuliani adalah salah satu gitaris dan juga seorang komposer pada zaman Klasik hingga Romantik, instrumen musik yang pertama kali Giuliani pelajari adalah Cello akan
TRI JUNIARTO NOTOARDJO NIM KEPADA JURUSAN MUSIK FAKULTAS SENI PERTUNJUKAN INSTITUT SENI INDONESIA YOGYAKARTA
KONTRIBUSI KOMPOSISI VARIATION ON A THEME OF G. F. HANDEL, OPUS 107 KARYA M. GIULIANI (1781-1892) TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS STUDI GITAR KLASIK TINGKAT LANJUT Tugas Akhir Oleh ACHMAD TRI JUNIARTO NOTOARDJO
BAB IV PENUTUP. Dari hasil analisa dapat disimpulkan bahwa lagu Ammerland. memiliki dua bagian yaitu A dan B (frase yang tidak simetris), karena
BAB IV PENUTUP A. Kesimpulan Dari hasil analisa dapat disimpulkan bahwa lagu Ammerland memiliki dua bagian yaitu A dan B (frase yang tidak simetris), karena kalimat jawab pada bagian B selalu memiliki
BAB III ANALISIS KOMPOSISI
BAB III ANALISIS KOMPOSISI Komposisi Aku Anak Tuhan dan Raja dengan format a cappella untuk paduan suara remaja ini terdiri dari tiga bagian komposisi yang saling berkaitan berdasarkan satu cerita yang
BAB I PENDAHULUAN. yang telah dirasakan dan dikembangkan manusia sejak zaman purbakala.
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pada umumnya, sangat banyak definisi yang menjelaskan tentang pengertian musik, namun pada dasarnya musik merupakan kumpulan beberapa bunyi yang tersusun sedemikian
BAB I PENDAHULUAN. secara spesifikasi. Tindakan tersebut dinamakan dengan analisis.
BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Musik tidak terlepas peranannya dalam kehidupan manusia. Setiap orang pasti memiliki pengalaman musik yang berbeda-beda tergantung seberapa sering seseorang mendengar
BAB I PENDAHULUAN. media atau sarana yang digunakan untuk mengekspresikan diri. Musik adalah
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Musik merupakan cabang dari seni. Seni musik juga termasuk salah satu media atau sarana yang digunakan untuk mengekspresikan diri. Musik adalah salah satu
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Indonesia adalah bangsa yang besar. Terdiri dari 33 Provinsi, 17.508 Pulau dan 238 juta penduduk, Indonesia dikenal di mata dunia memiliki kekayaan serta keanekaragaman
BAB I PENDAHULUAN. berbagai suara kedalam pola-pola yang dapat dimengerti dan dipahami
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Musik adalah cabang seni yang membahas dan menetapkan berbagai suara kedalam pola-pola yang dapat dimengerti dan dipahami manusia (Banoe, 2003: 288). Musik
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Seni musik merupakan bidang seni yang sangat diminati, sebab musik
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Seni musik merupakan bidang seni yang sangat diminati, sebab musik merupakan media hiburan yang sangat efektif. Secara umum, musik merupakan kegiatan kesenian
BAB III ANALISIS KOMPOSISI
BAB III ANALISIS KOMPOSISI Suita Gambang Semarang untuk Kuartet Gitar dan Erhu merupakan komposisi yang menerapkan struktur suita modern, dimana tidak memiliki bentuk baku seperti yang ada pada suita barok.
APLIKASI PEMBELAJARAN MUSIK KLASIK BERBASIS MULTIMEDIA TUGAS AKHIR
APLIKASI PEMBELAJARAN MUSIK KLASIK BERBASIS MULTIMEDIA TUGAS AKHIR Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Mencapai Derajat Sarjana Teknik Informatika Disusun oleh: Thelma Caroline 080705659 PROGRAM
GLOSARIUM. lainnya, baik dari kata-kata maupu melodi lagu. musik untuk suatu pegelaran. tujuan pengadaannya
89 GLOSARIUM A Accordo (it) Akord. Sejumlah nada (paling sedikit tiga) yang dimainkan bersamasama Accent, Ing. Aksen, tekanan. Khususnya yang mendapat tekanan lebih dari yang lainnya, baik dari kata-kata
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI A. Musik Program 1. Pengertian Musik Program Musik program adalah istilah untuk musik instrumental yang berhubungan dengan cerita, puisi, atau sumber lainnya. Musik program diilhami
BAB I PENDAHULUAN. Oxford University, 1997), Dieter Mack, Apresiasi Musik Musik Populer (Yogyakarta : Yayasan Pustaka Nusatama,
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Musik merupakan salah satu elemen yang tidak bisa dilepaskan dalam keseharian. Musik juga memberi ketenangan ketika seseorang sedang mengalami permasalahan,
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI A. Metode Komposisi Musik Musik memiliki lima unsur yaitu: ritme, melodi, harmoni, ekspresi dan bentuk. Pembagian kelima unsur-unsur musik disini sesuai dengan pendapat Jamalus 1
(Penggalan frase 1, frase 2 dan frase 3 pada bagian A)
DESKRIPSI CIPTA LAGU AKU SIAP LOMBA VOKAL TUNGGAL TINGKAT SD SE-DIY DALAM RANGKA KEGIATAN WISATA KAMPUS Oleh : F. Xaveria Diah K. NIP : 19791222 200501 2 003 A. Pendahuluan Lagu ini dibuat dalam rangka
BAB III ANALISIS DATA
BAB III ANALISIS DATA A. Program Musik Komposisi ini terbagi dalam dua bagian, bagian pertama bercerita tentang kehidupan masa kecil orangtua, bagian kedua bercerita tentang kisah ketika orangtua penulis
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI A. Komposisi Komposisi diartikan sebagai sebuah karya musik, suara atau melodi utama akan diikuti oleh suara-suara atau melodi lainnya yang dikoordinasikan, ditata, atau dirangkai
BAB III ANALISIS KOMPOSISI
BAB III ANALISIS KOMPOSISI Konsep penyusunan komposisi Senangnya Masa Kecilku komposisi ini dibagi menjadi 3 lagu, yaitu Bahagia Mengenal Sekolah, Senangnya Bermain, dan Cinta. Instrumen yang digunakan
BAB I PENDAHULUAN. Dalam sejarah musik Barat, banyak komponis musik yang telah
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Dalam sejarah musik Barat, banyak komponis musik yang telah menciptakan karya komposisi-komposisi musik yang sampai sekarang karyakaryanya masih terdengar
BAB I PENDAHULUAN. berkembang ditengah-tengah kehidupan manusia, karena pada dasarnya seni
BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Seni musik merupakan bidang seni yang banyak diminati dikalangan apapun, sebab musik merupakan media yang sangat efektif. Secara umum, musik merupakan kegiatan kesenian
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI A. Sonata Kata sonata berasal dari bahasa Italia sonare yang berarti berbunyi. Sonata merupakan jenis komposisi musik instrumental yang biasanya terdiri dari tiga atau empat movement,
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Tema Resital dan Pemilihan Repertoar
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Tema Resital dan Pemilihan Repertoar Penulis memilih judul Petualanganku, yang artinya petualangan sang penulis dalam belajar musik klasik di FSP UKSW Salatiga. Proses
BAB III ANALISIS KOMPOSISI
BAB III ANALISIS KOMPOSISI Komposisi Tema dan Variasi berdasarkan lagu Mansibin Siraben untuk solo gitar ini memiliki struktur yang terdiri dari sebuah tema utama dan lima macam variasi dengan coda sebagai
BAB I PENDAHULUAN. Seni adalah kemampuan membuat sesuatu dalam hubungannya dengan upaya mencapai
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Karya Seni adalah kemampuan membuat sesuatu dalam hubungannya dengan upaya mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan oleh gagasan tertentu. Musik adalah suara yang
BAB I PENDAHULUAN 396.
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Musik adalah seni pengungkapan gagasan melalui bunyi, dengan unsur dasar berupa melodi, irama, dan harmoni, serta unsur pendukung berupa gagasan, sifat, dan warna bunyi.
BAB III ANALISIS KOMPOSISI
BAB III ANALISIS KOMPOSISI Komposisi musik a cappella Bermazmur Bagi-Mu merupakan representasi dari kitab Mazmur, komposisi musik ini dibuat dalam format paduan suara. Komposisi musik ini disusun berdasarkan
SILABUS MATA PELAJARAN: SENI BUDAYA (WAJIB PILIHAN) (SENI MUSIK)
Satuan Pendidikan : SMP... Mata Pelajaran : SENI MUSIK Kelas : VII Kompetensi Inti : KI.1 Menerima, menanggapi, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya. SILABUS MATA PELAJARAN: SENI BUDAYA (WAJIB PILIHAN)
LAMPIRAN I GUIDANCE INTERVIEW Pertanyaan-pertanyaan : I. Latar Belakang Subjek a. Latar Belakang Keluarga 1. Bagaimana anda menggambarkan sosok ayah
LAMPIRAN I GUIDANCE INTERVIEW Pertanyaan-pertanyaan : I. Latar Belakang Subjek a. Latar Belakang Keluarga 1. Bagaimana anda menggambarkan sosok ayah bagi diri anda sendiri? 2. Bagaimana anda menggambarkan
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI A. Komposisi Musik Sonata 1. Sejarah Singkat Perkembangan Sonata Kata sonata berasal dari bahasa Italia sonare yang berarti berbunyi. Sonata merupakan jenis komposisi musik instrumental
BAB I PENDAHULUAN. pembelajaran sehingga dapat mencapai hasil yang optimal. Kegiatan pembelajaran
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Strategi diartikan sebagai perencanaan yang berisi tentang rangkaian kegiatan yang didesain untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Penggunaan strategi dalam kegiatan
BAB I PENDAHULUAN. Manusia dapat menciptakan bunyi melalui sebuah proses, juga dapat
BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG MASALAH Manusia dapat menciptakan bunyi melalui sebuah proses, juga dapat menciptakan alat penghasil bunyi tersebut hingga tercipta berbagai macam bentuk serta memainkannya.
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Musik adalah satu sarana untuk menerjemahkan atau mengekspresikan isi dan pikiran manusia. Salah satu bentuk yang dikenal secara luas adalah musik klasik yang di dalamnya
BAB III ANALISIS KOMPOSISI
BAB III ANALISIS KOMPOSISI Pada bagian ini akan dijelaskan mengenai analisis struktural komposisi Nocturne yang telah disusun sebelumnya. Hasil analisis struktural akan dipaparkan mengenai bagaimana mengembangkan
BAB III ANALISIS KOMPOSISI
BAB III ANALISIS KOMPOSISI Komposisi Sonata in C # Minor Op. 1 No. 1 untuk cello dan piano terdiri dari tiga movement, yaitu sonata-allegro form bertempo adagio, minuet dan trio bertempo allegretto, dan
MUSIK ANSAMBEL. A. Pengertian dan Jenis Musik Ansambel. Musik ansambel adalah bermain musik secara. bersama-sama dengan menggunakan beberapa
Kompetensi Dasar 1. Menjelaskan simbol tempo dalam lagu 2. Menjelaskan makna ansambel 3. Menghubungkan antara simbol nada dengan elemen musik 4. Menghubungkan simbol nada dengan tempo dalam lagu 5. Memainkan
ANALISIS BENTUK MUSIK PADA KARYA YEARS OF THE BITTER AND THE SWEET. Oleh : Ulfa Ayunin ( )
ANALISIS BENTUK MUSIK PADA KARYA YEARS OF THE BITTER AND THE SWEET Oleh : Ulfa Ayunin (072134022) Dosen Pembimbing Karya Dosen Pembimbing Penulisan : Drs. Heri Murbiyantoro, S. Sn : Drs. Bambang Sugito,
BAB I PENDAHULUAN. mengaku diri sebagai makhluk ciptaan-nya, dan itu dengan perantaraan Kristus,
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada dasarnya doa berarti menempatkan diri di hadapan Allah dan mengaku diri sebagai makhluk ciptaan-nya, dan itu dengan perantaraan Kristus, oleh Roh Kudus. Maka ada
SEJARAH MUSIK. Sumasno Hadi
SEJARAH MUSIK Sumasno Hadi SEJARAH MUSIK Penulis: Sumasno Hadi Proofreader: Mirza Maulana Cover: Diandracreative Design Tata Letak: Diandracreative Design Diterbitkan Oleh: DIANDRA KREATIF (KELOMPOK PENERBIT
BAB III ANALISIS KOMPOSISI
BAB III ANALISIS KOMPOSISI A. Konsep Penyusunan Komposisi Suita Dalam Tangga Nada C Major Komposisi Musik untuk Trio Gitar ini merupakan komposisi yang menggunakan struktur dan karakter dari suita barok
PENGERTIAN MUSIK BAROK
PENGERTIAN MUSIK BAROK Musik Barok adalah musik klasik barat yang digubah pada Zaman Barok (Baroque), kira-kira antara tahun 1600 dan 1750. Zaman ini berlangsung sesudah Zaman Renaisans dan sebelum Zaman
BAB I PENDAHULUAN. Musik merupakan ungkapan perasaan seseorang yang dituangkan ke dalam
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Musik merupakan ungkapan perasaan seseorang yang dituangkan ke dalam nada dan syair yang mengandung unsur-unsur keindahan dan dapat mempengaruhi perasaan orang lain.
ANALISIS STRUKTURAL PADA BAGIAN PERTAMA KONSERTO BIOLA, OP.64 DALAM E MINOR KARYA FELIX MENDELSSOHN. TUGAS AKHIR Program Studi S1 Seni Musik.
ANALISIS STRUKTURAL PADA BAGIAN PERTAMA KONSERTO BIOLA, OP.64 DALAM E MINOR KARYA FELIX MENDELSSOHN TUGAS AKHIR Program Studi S1 Seni Musik Oleh: Themy Maleakhi Abrahams NIM. 1211792013 Semester Genap
Harmoni I. Progresi I IV V
Harmoni I Setelah kita mengetahui Skala dan Modal selain juga Kord dalam StrukturTonalitas, kita sudah mempunyai Pengetahuan Dasar Musik. Persoalan berikutnya adalah cara menggunakannya pada saat membuat
BAB I PENDAHULUAN. pendidikan informal, dan non formal. Pendidikan formal adalah pendidikan yang
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Musik merupakan cabang seni, dan juga merupakan bagian dalam kehidupan manusia, khususnya dalam memenuhi kebutuhan ekspresif manusia. Sebagai bagian dari kehidupan
LAPORAN AKHIR TAHUN PERTAMA PENELITIAN FUNDAMENTAL
Kode/ Rumpun ilmu Bidang ilmu : 674/ seni Musik : Seni Pertunjukan LAPORAN AKHIR TAHUN PERTAMA PENELITIAN FUNDAMENTAL PERANCANGAN ADAPTASI REPERTOAR KONSERTO UNTUK ENSAMBEL GITAR KLASIK SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN
CARA MUDAH MENENTUKAN AKOR SUATU LAGU
CARA MUDAH MENENTUKAN AKOR SUATU LAGU Abstrak Akor adalah unsur pokok dalam mengiringi lagu karena akor akan menjadi patokan untuk menentukan nada-nada yang akan dimainkan oleh instrumen yang digunakan
BAB I PENDAHULUAN. Utama Grafiti, 1994), 1. 2 James Dananjaja, 21.
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Sebuah bangsa yang baik adalah bangsa yang terus melestarikan tradisi leluhurnya secara turun temurun. Tradisi-tradisi ini kemudian disebut dengan folklore.
TINGKAT KABUPATEN/KOTA BANTEN 2015
FESTIVAL DAN LOMBA SENI SISWA TINGKAT KABUPATEN/KOTA BANTEN 2015 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN M ENENGAH KE URUAN A. Persyaratan Peserta
BAB I PENDAHULUAN. Beberapa komponis terkenal pada zaman Romantik akhir menciptakan
BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG MASALAH Beberapa komponis terkenal pada zaman Romantik akhir menciptakan karya dramatikal berupa opera. Opera adalah sebuah bentuk seni dari pementasan panggung dramatis
BAB II KAJIAN DAN ANALISIS REPERTOAR
BAB II KAJIAN DAN ANALISIS REPERTOAR A. Periode Barok (1600-1750) 1. Pengantar Pada periode barok abad ke-16, tanda- tanda perubahan gaya musik menjadi terlihat jika dibandingkan dengan periode renaisans.
THE VOICE OF MY SOUL RESITAL PIANO
THE VOICE OF MY SOUL RESITAL PIANO LAPORAN RESITAL Diajukan sebagai salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Musik Disusun oleh : Anastasia Joan Thiores NIM : 852012004 PROGRAM STUDI SENI MUSIK FAKULTAS
BAB 1 PENDAHULUAN. Piano berasal dari kata pianoforte yang diambil dari bahasa Italia. seorang bernama
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Piano berasal dari kata pianoforte yang diambil dari bahasa Italia. seorang bernama Bartolomeo Cristofori pada tahun 1720-an membuat sebuah piano. Model tradisional
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Memori adalah suatu proses dimana informasi yang didapat dari proses pembelajaran disimpan dan diambil. Tipe memori dapat dibedakan berdasarkan waktu, yaitu memori
KOMPETENSI DASAR SENI BUDAYA DAN PRAKARYA SEKOLAH DASAR KELAS I - VI
SENI BUDAYA DAN PRAKARYA SEKOLAH DASAR KELAS I - VI KELAS I KOMPETENSI INTI 1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya. 2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli,
BAB IV PENUTUP. A. Kesimpulan. Karya komposisi Suita Tiga Ekspresi untuk big band, pada dasarnya
BAB IV PENUTUP A. Kesimpulan Karya komposisi Suita Tiga Ekspresi untuk big band, pada dasarnya dipengaruhi oleh keinginan penulis mengangkat beberapa kisah hidup yang dialami, mulai dari perasaan sedih,
