BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
|
|
|
- Teguh Tanuwidjaja
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dewasa ini persaingan industri telekomunikasi semakin kompetitif, teknologi informasi berkembang dengan pesat dimana perkembangan teknologi digital dengan percepatan akses yang sedemikian besar telah memberikan kemajuan dibidangnya.perkembangan teknologi yang semakin canggih ini menuntut semua orang untuk dapat mengikutiperkembangan tersebut, tidak terkecuali sumber daya manusia disuatu perusahaan.jika dilihatdari keberhasilan suatu perusahaan teknologi dan informasi, maka tidak terlepas dari faktor utama, yaitu sumber daya manusia, yang merupakan aspek terpenting dalam perusahaan diantara sumber daya yang lainnya.oleh karena itu perusahaan harus mampu mengelola sumber daya manusia secara efektif dan efisien sehingga tujuan perusahaan dapat dicapai.tercapainya suatu tujuan dalam perusahaan bekaitan erat dengan profesionalitas kerja karyawan yang mampu bertanggung jawab terhadap pekerjaanya.menyadari peranan karyawan yang sangat penting dalam suatu tujuan perusahaan, maka perusahaan harus melakukan pengembangan utuk karyawan dengan melakukan pelatihan dan pemberian motivasi sebagai salah satu upaya meningkatkan kinerja karyawannya.dengan menerapkan sistem tersebut diharapkan karyawan dapatmelaksanakan tugasnya dengan baikdan bertanggung jawab ataspekerjaan sehingga mampumeningkatkan kinerja dengan optimal. Pelatihan menurut Dessler (2010:280) adalah Proses mengajarkan karyawan baru atau yang ada sekarang, keterampilan dasar yang mereka butuhkan untuk menjalankan pekerjaan mereka.sedangkan menurut Hasibuan (2002:69) mengemukakan bahwa Pelatihan adalah bagian dari pendidikan yang menyangkut proses belajar untuk memperoleh dan meningkatkan keterampilan di luar sistem pendidikan yang berlaku, dalam waktu yang relatif singkat dan dengan metode yang lebih mengutamakan latihan daripada teori. 1
2 2 Dan menurut Noe (2006:257) dalam bukunya yang berjudul Human Resources management of job related knowledge, skills, and behavior by employees pelatihan merupakan upaya memfasilitasi pengetahuan karyawan tentang pekerjaan, keterampilan dan perilaku mereka.pada dasarnya perusahaan sangat mengaharapkan karyawan yang mampu, cakap, dan terampil dalam melakukan pekerjaannya.oleh karena itu selain diberikannya pelatihan kepada karyawan, pemberian motivasipun sangat mempengaruhi tingkat tinggi rendahnya kinerja karyawan dalam bekerja. MenurutNawawi (2000:351) Motivasi adalah suatu kondisi yang mendorong atau menjadi sebab seseorang melakukan suatu perbuatan atau kegiatan, yang berlangsung secara sadar. Sedangkan menurut Robbins dalam Winardi (2004:1) Motivasi adalah kesediaan untuk melaksanakan upaya tinggi untuk mencapai tujuan-tujuan keorganisasian,yang dikondisikan oleh kemampuan upaya, untuk memenuhi kebutuhan individual tertentu dengan tujuan untuk dapat meningkatkan kinerja para karyawannya. Menurut Mangkunegara (2007:69) Kinerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seseorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Sedangkan menurut Istiningsih (2006:24) Kinerja adalah hasil kerja karyawan baik dari segi kualitas maupun kuantitas berdasarkan standar kerja yang telah ditentukan.dan menurut Hasibuan (2002:160) Kinerja merupakan suatu hasil kerja yang dicapai seseorang dalam melaksanakan tugas-tugasnya atas kecakapan, usaha dan kesempatan. PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk (TELKOM) yang merupakan salah satu perusahan persero milik Negara (BUMN).Perusahaan persero ini merupakan perusahaan yang menyediakan layanan telekomunikasi dan jaringan terbesar di Indonesia.Telkom menyediakan layanan InfoComm, telepon kabel tidak bergerak (fixed wireline) dan telepon nirkabel tidak bergerak (fixedwireless), layanan telepon seluler, data dan internet, serta jaringan dan interkoneksi baik secara langsung maupun melalui anak perusahaan.salah satu produk jasa akses internet
3 3 Telkom adalah Telkom Speedy.Speedy adalah layanan akses internet end to- end berkecepatan tinggi yang berbasis teknologi akses Asymmetric Digital Subsciber Line (ADSL), yang memungkinkan terjadinya komunikasi data suarasecara bersamaan (simultan) melalui satu saluran biasa (pada media jaringan akses kabel tembaga). PT. TELKOM Divisi Access Network Site Operation Bandung Timurmemilikipelanggan speedy yang cukup banyak, dimana pada setiap jaringanmemungkinkan akan terjadinya error. Dikarenakan adanya masalah tersebut makasolusi yang tepat adalah memonitor gangguan speedy yang masuk dari pelangganyang kemudian akan dilaporkan kepada para teknisi yang terlatih untukmemperbaiki gangguan yang terjadi. Untukmeningkatkan kinerja karyawan, PT Telkom telah melakukan berbagai upaya pelatihan, salah satunya dengan melakukan pendidikan dan latihan (diklat) yang tujuannya adalah untuk menambah pengalaman dan pengetahuan karyawan dalam halproduk Speedy, selain itu Telkom melakukan pelatihan pembelajaran kepada karyawan dalam sebuah programyaitu situs e-learningsebagai satu media pembelajaran karyawan di lingkungan perusahaan.telkom e-learning diproyeksikan untuk menjadi media pembelajaran dan penyampaian informasi secara cepat dan massal.selain itu media e-learning dapat dijadikan alat untuk pembekalan sehingga diharapkan karyawan mempunyai kemampuan/ pengetahuan dasar yang seragam dari sebuah materi / kompetensi tertentu yang dimaksudkan agar dapat memenuhi standar kerja yang telah di tetapkan oleh perusahaan. Untuk mendapatkan sumber daya manusia yang diharapkan mampu memberikan andil positif terhadap semua kegiatan perusahaan dalam mencapai tujuannya, Telkom berupaya memberikan motivasi yang diberikan perusahaan pada karyawanya yaitu adanya pemberian penghargaan untuk karyawan atau unit yang berprestasi dalam rangka meningkatkan produktivitas pegawai yang meliputi penghargaan keagamaan seperti pemberian program umrah untuk karyawan yang berprestasi, penghargaan prestasi individu, dan penghargaan prestasi unit. Hal
4 4 yang diberikan perusahaan diharapkan mampu untuk meningkatkan kinerja dan kualitas kerjanya. Namun hal tersebut masih belum sesuai dengan perfomansi di lapangan, masih banyaknya pengguna speedy yang belum puas atas pelayanan yang diberikan, terlihat dari banyaknya keluhan dari para pelanggan Speedy.hal tersebut dapat dilihat dari table berikut: Tabel 1.1 KELUHAN PELANGGAN STO BANDUNG TIMUR 2012 NO KELUHAN PELANGGAN 1 Pengaduan Gangguan Network Pengaduan Tagihan/Billing Pengaduan Proses Aktivasi Pengaduan Buka Tutup Isolir Pengaduan Akses Lambat Pengaduan Produk Speedy Lambatnya Penanganan Lain Lain 426 JUMLAH 9102 Sumber :PT Telkomarea Bandung Timur Dapat dilihat dari table diatas bahwa masih banyaknya tiket gangguan yang masuk pada STO Bandung Timur, dari table diatas menunjukkan bahwa banyaknya keluhan tertinggi pelanggan adalah dari gangguan network dan akses jaringan yang lambat.selain itu masih banyaknya pengaduan pelanggan masalah proses aktivasi dan produk speedy, begitupula masih adanya pengaduan ketidak akurasian Tagihan/ Billing Speedy dan lambatnya penanganan oleh teknisi speedy pun merupakan salah satu masalah yang terjadi pada STO Bandung Timur.
5 5 Tabel 1.2 Performansi POJ Tahun 2012 Bulan FEB MRT APR MEI JUN JUL AGST SEP OKT NOV DES Performansi SPEEDY 77,57 81,75 81,70 78,65 73,23 87,39 90,59 88,42 88,39 71,40 70,36 GROOVIA 80,53 77,49 83,07 90,79 91,14 90,80 84,17 82,00 89,62 82,22 81,43 POTS 67,89 82,57 83,49 85,59 85,24 91,36 86,29 88,49 81,38 77,90 71,05 MAINTENANCE 103, , , , , , ,5 7 94,02 94,22 89,91 87,63 Sumber :POJ PT. Telkom area Bandung Timur Dari table diatas dapat dilihat bahwa Performansi Pelayanan Operasional Jaringan Speedy tiap semester tidak ada yang mampu mencapai performansi 100, Padahal menurut pihak Telkom produk Speedy merupakan core competency ditahunnya.bila dilihat dari performansi Groovia tidak ada yang mampu mencapai performansi 100.Dan apabila dilihat dari table performansi POTS sepanjang tahun tersebut belum ada yang mampu mencapai tolak ukur POTS 100.Dan yang terakhir dapat dilihat dari maintenance pelaksanaan pemeliharaan dari bulan ke bulan mengalami naik turun, hal tersebut sangat berpengaruh pada pelayanan operasional jaringan terhadap performansi Speedy, Groovia dan POTS.Jika dilihat dari keseluruhan performansi POJ, hal ini menandakan bahwa STO Bandung Timur masih banyaknya tingkat gangguan pelayanan, maka STO Bandung Timur harus mampu untuk mencapai target demi menekan angka tiket gangguan pelayanan. Dengan adanya penurunan performansi Pelayanan Operasional Jaringan, maka hal tersebut menandakan bahwa kinerjakaryawan perusahaan masih kurang maksimal dan perlu adanya perbaikan secara menyeluruh. Kinerja karyawan selain dipengaruhi oleh faktor pelatihan, juga dapat dipengaruhi oleh faktor motivasi.berdasarkan uraian diatas, terdapat keterkaitan
6 6 antara pelatihan karyawan, motivasi dan kinerja karyawan pada suatu perusahaan, maka peneliti tertarik untuk meneliti lebih lanjut mengenai: HUBUNGAN PELATIHAN DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT TELKOM SPEEDY STO BANDUNG TIMUR 1.2 Identifikasi Masalah Berdasarkan uraian diatas penulis mengidentifikasikan masalah sebagai berikut: 1. Bagaimana tanggapan karyawan mengenai pelatihan, motivasi dan kinerja karyawan pada PT Telkom Speedy STO Bandung Timur? 2. Bagaimana hubungan pelatihan terhadap kinerja karyawan pada PT Telkom Speedy STO Bandung Timur? 3. Bagaimana hubungan motivasi terhadap kinerja karyawan pada PT Telkom Speedy STO Bandung Timur? 1.3 Maksud dan Tujuan Penelitian Berdasarkan latar belakang serta identifikasi masalah diatas, maka penelitian ini dimaksudkan sebagai syarat yang harus ditempuh oleh penulis dalam rangka menempuh sidang sarjana Fakultas Bisnis Manajemen di Universitas Widyatama.Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah: 1. Untuk mengetahui tanggapan karyawan mengenai pelatihan, motivasi dan kinerja karyawan pada PT Telkom Speedy STO Bandung Timur. 2. Untuk mengetahui hubungan pelatihan terhadap kinerja karyawan pada PT Telkom Speedy STO Bandung Timur. 3. Untuk mengetahui hubungan motivasi terhadap kinerja karyawan pada PT Telkom Speedy STO Bandung Timur.
7 7 1.4 Manfaat Penelitian Dari hasil penelitian ini diharapkan akan menambah kegunaan sebagai berikut: 1. Penulis, untuk lebih memahami secara mendalam mengenai masalah yang menyangkut pelatihan, motivasi dan kinerja serta untuk mempelajari cara cara penerapan teori yang penulis peroleh selama mengikuti perkuliahan. 2. Perusahaan, sebagai salah satu masukan dan bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan terhadap berbagai masalah yang muncul dalam perusahaan yang menyangkut pelatihan, motivasi dan kinerja. 3. Pihak lain, penulis berharap hasil penelitian ini dapat menambah sumber informasi yang akan bermanfaat dalam penelitian selanjutnya di bidang sumber daya manusia.
BAB I PENDAHULUAN. unggulan dibidang jasa akses Internet. Speedy adalah layanan akses internet endto-end
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Telkom melakukan sebuah terobosan dimana Telkom Speedy menjadi unggulan dibidang jasa akses Internet. Speedy adalah layanan akses internet endto-end berkecepatan
BAB I PENDAHULUAN. Era globalisasi menuntut setiap orang untuk selalu mengikuti
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Era globalisasi menuntut setiap orang untuk selalu mengikuti perkembangan teknologi dan informasi. Perkembangan dunia teknologi pun terus mengalami kemajuan
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi semakin pesat, perkembangan tersebut tengah berdampak pada segala aspek kehidupan manusia salah satunya
BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi semakin pesat, mempermudah proses pengambilan keputusan selanjutnya.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi semakin pesat, perkembangan tersebut tengah berdampak pada segala aspek kehidupan manusia salah satunya
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Tinjauan terhadap Obyek Studi
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Tinjauan terhadap Obyek Studi Industri telekomunikasi dan informasi saat ini berkembang dengan pesat. Persaingan antar operator telekomunikasi yang ada semakin ketat seiring dengan
ABSTRAKSI APUNG NOERACHMAT
ABSTRAKSI APUNG NOERACHMAT : KINERJA PEGAWAI UNIT PELAYANAN PT. TELKOM DIVISI REGIONAL V JAWA TIMUR DI SURABAYA TIMUR Dalam upaya menjadi perusahaan infokom terdepan di kawasan regional melalui komitmen
BAB I PENDAHULUAN. PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. (PT. Telkom) merupakan perusahaan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latarbelakang Masalah PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. (PT. Telkom) merupakan perusahaan penyelenggara informasi dan telekomunikasi (InfoComm) serta penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi
BAB I PENDAHULUAN. karena dengan internet kita bisa mengakses dan menemukan segala informasi di
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Zaman sekarang, internet merupakan kebutuhan bagi banyak orang karena dengan internet kita bisa mengakses dan menemukan segala informasi di seluruh dunia dengan cepat
BAB I PENDAHULUAN. dengan berkembanganya PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk (TELKOM) yang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dewasa ini perkembangan teknologi komunikasi sangatlah pesat. Terbukti dengan berkembanganya PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk (TELKOM) yang merupakan salah satu perusahan
BAB I PENDAHULUAN. Manajemen merupakan suatu alat untuk mencapai tujuan yang yang telah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Manajemen merupakan suatu alat untuk mencapai tujuan yang yang telah ditetapkan oleh organisasi. Dengan adanya manajemen yang baik akan dapat membantu untuk
BAB I PENDAHULUAN. PIDO BUSANA merupakan salah satu perusahaan garment yang bergerak
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian PIDO BUSANA merupakan salah satu perusahaan garment yang bergerak di bidang pembuatan pakaian jadi yang menyediakan produk dengan kualitas yang baik. Perusahaan
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian. Produktivitas kerja akan tercapai bila organisasi memiliki karyawan yang
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Produktivitas kerja akan tercapai bila organisasi memiliki karyawan yang memiliki semangat kerja yang tinggi yang didukung oleh iklim kerja yang kondusif
BAB 1 PENDAHULUAN 1-1. Universitas Kristen Maranatha
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Sejak tahun 2000 hingga saat ini, industri telekomunikasi di Indonesia merupakan industri yang tingkat pertumbuhannya sangat pesat dibandingkan dengan perindustrian
BAB I PENDAHULUAN. jumlah pengguna internet di Indonesia yang sudah mencapai 63 juta pada tahun
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Dewasa ini pertumbuhan akses internet semakin pesat. Hal ini ditandai oleh jumlah pengguna internet di Indonesia yang sudah mencapai 63 juta pada tahun
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, perusahaan haruslah
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, perusahaan haruslah mempunyai strategi agar tetap dapat mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan tersebut. Selain
BAB I PENDAHULUAN. telekomunikasi secara lengkap yang terbesar di Indonesia. TELKOM
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. (TELKOM) merupakan perusahaan penyelenggara informasi dan telekomunikasi serta penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi secara
BAB I PENDAHULUAN. Pelayanan dan promosi yang berkualitas dan bermutu tinggi menjadi
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pelayanan dan promosi yang berkualitas dan bermutu tinggi menjadi perhatian utama dari suatu perusahaan. Promosi atau juga dikenal dengan komunikasi pemasaran (marketing
1. Pendahuluan 1.1 Latar Belakang
1. Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Dewasa ini, pengaksesan informasi serta sosialisasi melalui Internet sangat berkembang, Banyak perusahan telekomunikasi meluncurkan produk-produk unggulan mereka sebagai
BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Pada era globalisasi, persaingan dalam usaha bisnis menjadi sangat kompetitif baik di pasar domestik maupun global. Persaingan bisnis yang ketat di era globalisasi
Gambar 1.1 Logo PT. Telkom Tbk
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Tinjauan Terhadap Objek Studi 1.1.1 Profil PT. Telkom Tbk. PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. adalah perusahaan penyelenggara jasa dan jaringan paling lengkap terbesar di Indonesia.
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Meningkatnya kebutuhan hidup manusia menjadi salah satu alasan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Meningkatnya kebutuhan hidup manusia menjadi salah satu alasan berkembang pesatnya dunia bisnis saat ini dalam skala global ataupun negara. Hal tersebut berbanding
BAB 1 PENDAHULUAN. berkembang pesat. Dengan berkembangnya teknologi informasi dan semakin
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan teknologi komunikasi dalam beberapa waktu ini semakin berkembang pesat. Dengan berkembangnya teknologi informasi dan semakin terbukanya perdagangan
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, maka pada tahap akhir penelitian ini penulis menarik beberapa kesimpulan berdasarkan pokok masalah dan sesuai dengan
BAB 1 PENDAHULUAN. merupakan perusahaan penyelenggara informasi dan telekomunikasi (InfoComm)
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penggunaan teknologi informasi pada saat ini sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan lagi dengan kehidupan sehari-hari. Penggunaannya meliputi berbagai segmen dan
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, memicu
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, memicu manusia untuk mendapatkan kebutuhan sarana dan prasarana yang praktis, mudah dan efisien. Seperti halnya
BAB I PENDAHULUAN. Indonesia, Tbk (Telkom) memiliki produk retail jasa
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) memiliki produk retail jasa telekomunikasi yang dijual ke pelanggan, diantaranya produk Telepon (jasa telekomunikasi
sbab I PENDAHULUAN 1.1 Tinjauan Terhadap Obyek Studi a. Telkom Speedy
sbab I PENDAHULUAN 1.1 Tinjauan Terhadap Obyek Studi a. Telkom Speedy Speedy adalah brand dari layanan akses internet end-to-end untuk penggunaan di residensial atau bisnis kecil dan menengah yang berbasis
BAB I PENDAHULUAN. terhubung dengan PT. Telekomunikasi Indonesia (TELKOM) di area Gresik,
BAB I PENDAHULUAN Pada bab satu penulis menjelaskan latar belakang mengapa penulis melakukan pengukuran dan pengecekan pada jalur kabel fiber optic yang terhubung dengan PT Telekomunikasi Indonesia (TELKOM)
BAB I PENDAHULUAN Gambaran Umum Objek Studi Gambar 1.1 Logo Perusahaan PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk.
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Gambaran Umum Objek Studi Gambar 1.1 Logo Perusahaan PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. Sumber: http://www.telkom.co.id/ 1.1.1. Profil Perusahaan PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Triyana, (2006:2) Mangkunegara (2008 : 67), Rivai dan Basri (2005:50)
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Dalam era globalisasi yang selalu ditandai dengan terjadinya perubahan-perubahan pesat pada kondisi ekonomi secara keseluruhan, telah menyebabkan munculnya
BAB I PENDAHULUAN. Pertumbuhan industri telekomunikasi di dunia termasuk di Indonesia
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Permasalahan Pertumbuhan industri telekomunikasi di dunia termasuk di Indonesia hingga saat ini tercatat paling tinggi dibandingkan industri yang lain. Pertumbuhan seperti
BAB I PENDAHULUAN. Perusahaan-perusahaan menghadapi lingkungan bisnis yang semakin kompleks
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Perusahaan-perusahaan menghadapi lingkungan bisnis yang semakin kompleks karena meningkatnya proses globalisasi yang melanda semua Negara, termasuk Indonesia.
BAB I PENDAHULUAN. yang semakin kompleks. Oleh karena itu banyak perusahaan berlomba-lomba
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Perkembangan internet dewasa ini mengalami kemajuan yang cukup pesat. Hal tersebut sejalan dengan perubahan kebutuhan masyarakat akan jasa internet yang
BAB 1 PENDAHULUAN. Ade Busana merupakan salah satu perusahaan garment yang bergerak di. Perusahaan yang berlokasi di kawasan Cibogo Lembang ini
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Ade Busana merupakan salah satu perusahaan garment yang bergerak di bidang pembuatan pakaian rajutan yang menyediakan produk berkualitas. Perusahaan yang
BAB I PENDAHULUAN. ini, tuntutan konsumen atas kualitas layanan komunikasi bergerak atau mobile
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Permasalahan Pada era persaingan industri selular di Indonesia maupun dunia dewasa ini, tuntutan konsumen atas kualitas layanan komunikasi bergerak atau mobile sangat
PDF Create! 2 Trial. BAB I PENDAHULUAN. 1.1Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1Latar Belakang Masalah Setiap instansi atau organisasi (khususnya institusi milik pemerintah) saat ini memiliki kecenderungan untuk meningkatkan kemampuan organisasinya dalam hal memberikan
BAB IV GAMBARAN UMUM PT.TELKOM CABANG CEMPEDAK PEKANBARU. 4.1 Sejarah Singkat Berdirinya PT.Telkom Cabang Cempedak Pekanbaru
46 BAB IV GAMBARAN UMUM PT.TELKOM CABANG CEMPEDAK PEKANBARU 4.1 Sejarah Singkat Berdirinya PT.Telkom Cabang Cempedak Pekanbaru PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. ( TELKOM, Perseroan, atau Perusahaan ) adalah
BAB I PENDAHULUAN. pertanggungjawaban atas pengelolaan suatu perusahaan. menyediakan layanan InfoCom, telepon tidak bergerak kabel (fixed wireline)
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Laporan keuangan merupakan alat yang sangat penting untuk memperoleh informasi mengenai posisi keuangan perusahaan dan hasil usaha yang dicapai oleh suatu perusahaan.
BAB III METODE PENELITIAN. 3.1 Sejarah Singkat PT. TELKOM INDONESIA. jaringan terbesar di Indonesia. TELKOM menyediakan layanan
20 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Sejarah Singkat PT. TELKOM INDONESIA. PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. ( TELKOM, Perseroan, Perusahaan atau Kami ) adalah penyedia layanan telekomunikasi dan jaringan
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN YANG MENGGUNAKAN JASA PROVIDER INDOSAT IM2 (Studi Kasus Di Plasa Marina Surabaya) SKRIPSI
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN YANG MENGGUNAKAN JASA PROVIDER INDOSAT IM2 (Studi Kasus Di Plasa Marina Surabaya) SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam Era seperti sekarang ini yang ditandai oleh revolusi teknologi komunikasi dan informasi telah mengakibatkan terjadinya perubahan (change) yang luar biasa. Adanya
DAFTAR ISI. ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... iv DAFTAR TABEL... viii DAFTAR GAMBAR... xi DAFTAR LAMPIRAN... xii
DAFTAR ISI ABSTRAK... i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... iv DAFTAR TABEL... viii DAFTAR GAMBAR... xi DAFTAR LAMPIRAN... xii BAB I BAB II PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang... 1 1.2 Identifikasi Masalah...
BAB I PENDAHULUAN. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung. (Perda) Kotamadya Bandung Nomor 7/PD/1974 dengan memiliki tujuan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Salah satu masalah yang menarik untuk dikaji berkaitan dengan gambaran hasil sumber daya manusia adalah efektivitas kerja pegawai. Perusahaan Daerah Air Minum
I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Perkembangan ekonomi global dan kemajuan teknologi yang demikian cepat membawa dampak timbulnya persaingan usaha yang begitu ketat dan terjadi di semua sektor ekonomi.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pemilihan Judul
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pemilihan Judul Era globalisasi menuntut kemampuan daya saing yang kuat dalam hal teknologi, manajemen dan sumberdaya manusia. Pada era ini, informasi masuk secara
BAB 1 PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG PENELITIAN
BAB 1 PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG PENELITIAN Dewasa ini Negara kita dihadapkan pada kemajuan jaman yang begitu pesat, pembangunan di segala bidang, mengakibatkan kehidupan masyarakat semakin modern,
BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah
BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Dalam dunia pasar modal, laporan keuangan perusahaan memiliki fungsi yang sangat strategis. Pihak-pihak yang memiliki kepentingan terhadap perkembangan suatu
BAB I PENDAHULUAN. penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi secara lengkap (full service and
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk., yang selanjutnya disebut TELKOM atau Perseroan, merupakan perusahaan informasi dan komunikasi (InfoCom) serta penyedia jasa
BAB I PENDAHULUAN. yang dimilki agar dapat bertahan dalam menghadapi persaingan. Setiap perusahaan dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam suatu perusahaan di samping faktor lain seperti modal. Oleh karena itu, sumber
Struktur Organisasi Pada PT.TELKOM INDONESIA, Tbk
Struktur Organisasi Pada PT.TELKOM INDONESIA, Tbk Dalam rangka melaksanakan tugas operasional perusahaan adanya strukur organisasi diperlukan. Struktur organisasi merupakan kerangka dan susunan perwujudan
ANALISA SISTEM PERFORMANSI LAYANAN CUSTOMER SPEEDY DI PERANGKAT OPTIC ACCESS NETWORK (OAN)
ANALISA SISTEM PERFORMANSI LAYANAN CUSTOMER SPEEDY DI PERANGKAT OPTIC ACCESS NETWORK (OAN) Dedi Maryadi Program Studi Teknik Elektro Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura [email protected]
BAB I PENDAHULUAN. tergantung pada tenaga kerja yang dimiliki oleh organisasi. yang lebih serius dibandingkan dengan sumber daya lainnya
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Sukses atau tidaknya sebuah organisasi sangat tergantung pada tenaga kerja yang dimiliki oleh organisasi tersebut. Sumber daya manusia memegang peranan yang
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Manajemen sumber daya manusia merupakan satu bidang manajemen
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Manajemen sumber daya manusia merupakan satu bidang manajemen yang khusus mempelajari hubungan dan peranan manusia dalam organisasi. Manajemen sumber daya manusia
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada Jaringan POTS (Plain old telephone service) yang saat ini tersambung dengan kabel tembaga tidak mengahasilkan pendapatan yang signifikan bagi penyedia jaringan.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Internet Service Provider (ISP) atau penyelenggara jasa komunikasi adalah sebuah kelompok usaha atau perusahaan yang menyediakan jasa layanan internet
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada era globalisasi ini, perkembangan dunia bisnis semakin mengalami kemajuan yang pesat. Era globalisasi menyebabkan terjadinya perubahan hampir di semua sektor kehidupan
BAB 1 BAB 1. PENDAHULUAN
BAB 1 BAB 1. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dewasa ini persaingan bisnis di sektor telekomunikasi semakin ketat baik dari lingkungan bisnis jasa maupun industri telekomunikasi. Munculnya operatoroperator
BAB I PENDAHULUAN. Dalam era globalisasi yang ditandai oleh dunia usaha yang semakin
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Dalam era globalisasi yang ditandai oleh dunia usaha yang semakin kompetitif, perusahaan dituntut untuk mengoptimalkan sumber daya yang dimilikinya, salah satunya
BAB I PENDAHULUAN Profil Perusahaan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. jaringan telekomunikasi secara lengkap di Indonesia. PT.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Perusahaan 1.1.1 Profil Perusahaan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. (selanjutnya disebut PT. Telkom) adalah perusahaan informasi dan
BAB I PENDAHULUAN. Pos Indonesia merupakan sebuah badan usaha milik negara (BUMN)
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Pos Indonesia merupakan sebuah badan usaha milik negara (BUMN) Indonesia yang bergerak di bidang layanan posseperti pos & giro, bisnis komunikasi, bisnis
BAB I PENDAHULUAN. Di dalam menghadapi persaingan usaha, perusahaan dituntut untuk dapat
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Di dalam menghadapi persaingan usaha, perusahaan dituntut untuk dapat menyediakan sumber daya manusia yang berkualitas. Sumber daya manusia merupakan unsur
BAB II LANDASAN TEORI. Suatu kesatuan dari komponen-komponen yang saling berinteraksi untuk. mencapai tujuan tertentu di dalam sebuah lingkaran.
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Sistem Definisi umum dari sistem adalah: Suatu kesatuan dari komponen-komponen yang saling berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu di dalam sebuah lingkaran. Menurut
