BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN
|
|
|
- Shinta Tanudjaja
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 1.1 Pendekatan Penelitian Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Bogdan dan Taylor (dalam Basrowi, 2008: 21) mendefinisikan kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orangorang dan perilaku yang dapat diamati. Menurut mereka pendekatan ini diarahkan pada latar dan individu tersebut secara holistik. Sehingga, dalam hal ini tidak boleh mengisolasikan individu atau organisasi ke dalam variabel atau hipotesis, tetapi perlu memandangnya sebagai bagian dari suatu keutuhan. Pendekatan kualitatif bertujuan untuk dapat menjelaskan bagaimana fenomena yang terjadi dengan mengumpulkan data yang cukup mendalam. Persoalan bagi pendekatan kualitatif ini juga bukan kepada banyaknya data atau kuantitas, melainkan kualitas atau kedalaman data yang diperoleh. Terdapat beberapa ciri dalam pendekatan kualitatif seperti; menganalisa data lapangan, menyatakan laporan dalam deskripsi detail, subjektif yang melakukan penggalian interpretasi data. (Kriyantono, 2010: 57) Penelitian yang dilakukan ini tidak menggunakan pendekatan kuantitatif karena peneliti ingin mengetahui lebih dalam mengenai fenomena yang ada, dimana pendekatan kuantitatif tidak mengkaji lebih dalam penyebab akan fenomena yang ada. Pendekatan kualitatif menggunakan teknik observasi dan wawancara mendalam yang diharapkan mampu menggali lebih dalam mengenai pengembangan harmonisasi karyawan antar divisi. 1.2 Jenis Penelitian Jenis Penelitian ini merupakan deskriptif, yakni pengumpulan data berupa kata, gambar dan bukan angka. Laporan penelitian pun akan berisi kutipankutipan data untuk memberi gambaran penyajian laporan yang ada. Data tersebut dapat berasal dari naskah wawancara, catatan lapangan, foto dan dokumen
2 resmi. Dalam jenis penelitian deskriptif ini, peneliti akan menganalisis data yang lebih kaya dan sejauh mungkin dari bentuk aslinya.(basrowi, 2008: 28) Jenis penelitian deskriptif ini digunakan karena dalam penelitian mengenai pengelolaan harmonisasi yang terjadi antar divisi khususnya antar karyawan, dibutuhkan data berupa kata dan bukan angka untuk mengetahui bagaimana pengembangan komunikasi yang terjadi dalam divisi-divisi yang ada. Sehingga pengumpulan data akan dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Pengumpulan data ini bukan berupa angka dan pada hasil penelitian nantinya, akan dideskripsikan lebih dalam oleh peneliti dengan menggunakan kata-kata terkait penelitian yang dilakukan. 1.3 Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian fenomenologi yang ditujukan untuk memahami arti peristiwa dan kaitan-kaitannya terhadap orang-orang biasa dalam situasi-situasi tertentu. Metode penelitian fenomenologi tidak berasumsi bahwa peneliti mengetahui arti sesuatu bagi orang-orang yang sedang diteliti, melainkan diawali dengan diam. Metode ini merupakan aspek subjektif dari perilaku seseorang, dimana penelitian berusaha untuk masuk ke dalam dunia konseptual para subjek yang diteliti sedemikian rupa sehingga peneliti dapat memahami apa dan bagaimana suatu pengertian dikembangkan dalam kehidupan sehari-hari. Poin kunci kekuatan metode fenomenologi ini adalah kemampuannya membantu peneliti memasuki bidang persepsi orang lain guna memandang kehidupan sebagaimana dilihat oleh orang-orang tersebut. Metode fenomenologi ini akan berkaitan dengan pendekatan kualitatif, dimana peneliti akan mengkaji fenomena yang ada di lapangan dengan persepsi serta teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara.(ardianto, 2011: 65-66) Metode fenomenologi ini akan digunakan dalam meneliti bagaimana pengembangan harmonisasi karyawan antar divisi dalam Komunikasi AntarPribadi yang dilakukan. Metode fenomenologi ini berkaitan dengan penelitian yang diawali yakni melihat kejadian yang ada di lapangan, kemudian mencoba mengambil persepsi subjektif terkait kejadian yang ada di lapangan.
3 3 Sehingga beranjak dari fenomena yang ada, maka penelitian mengkaji bagaimana Komunikasi AntarPribadi dalam divisi dapat dikelola untuk mencapai harmonisasi. 1.4 Teknik Pengumpulan Data Metode penelitian kualitatif berbeda dengan kuantitatif dalam teknik pengumpulan data penelitian. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel purposive. Menurut Neuman (dalam Saunders, Lewis & Thornhill, 2009: 230) teknik purposive ini memungkinkan peneliti untuk memilih informan secara bebas yang dirasa dapat menjawab pertanyaan atas penelitian. Teknik ini digunakan biasanya dalam konteks sampel yang kecil untuk mendapatkan informasi. Sampel purposive ini dirasa sesuai dengan penelitian yang dilakukan, karena peneliti telah mengetahui informan kunci yang terkait dengan penelitian melalui karakteristik dari penelitian dan informan. Sehingga informan berasal dari pihak yang terkait dengan beberapa divisi dan informan kunci berupa koordinator Divisi Relasi Internal. Kemudian Ruslan(2010: 29) menyatakan bahwa cara memperoleh data penelitian terbagi menjadi 2 jenis yaitu: Data Primer Data primer merupakan data yang diperoleh secara langsung dari sebuah obyek penelitian perorangan, kelompok maupun organisasi. Data primer dalam penelitian berupa wawancara mendalam dan observasi partisipan.(ruslan, 2010: 29) Wawancara Mendalam Wawancara mendalam merupakan teknik mengumpulkan data dengan cara bertatap muka secara langsung dengan informan agar data lengkap dan mendalam. Pada wawancara mendalam, pewawancara relatif tidak mempunyai kontrol atas respon informan. Artinya informan bebas memberikan jawaban-jawaban yang lengkap, mendalam; bila perlu, tidak ada yang disembunyikan. Untuk itu pewawancara harus dapat berusaha
4 membuat situasi lebih informal yang bertujuan agar informan dapat memberikan jawaban lebih mendalam terkait dengan penelitian. Dalam penelitian mengenai pengelolaan harmonisasi karyawan antar divisi oleh Departemen Komunikasi Bank Indonesia ini, wawancara mendalam ditujukan pada beberapa informan yang mewakili beberapa kelompok divisi serta adanya keterkaitan hubungan yang lebih besar antar divisi. Selain itu perbedaan ruangan juga menjadi karakteristik informan karena pengelolaan hubungan yang dilakukan jauh lebih sulit. Wawancara mendalam yang dilakukan juga terbatas dengan adanya peraturan dari organisasi untuk melakukan wawancara kepada pihak tertinggi dan bukan karyawan. Oleh karena itu, wawancara mendalam ditujukan pada tiga informan yakni : 1. HO : Kepala Divisi(Deputi Direktur) Strategi Komunikasi 2. TN : Kepala Divisi(Deputi Direktur) Relasi Internal 3. AN : Kepala Divisi(Deputi Direktur) Pemberdayaan Komunitas Observasi lapangan Observasi lapangan atau pengamatan lapangan merupakan kegiatan yang setiap saat dilakukan, dengan kelengkapan pancaindra yang dimiliki. Selain dengan membaca koran, mendengarkan radio, berbicara dengan orang lain, observasi juga merupakan kegiatan memahami lingkungan. (Ardianto, 2011: 180) Observasi difokuskan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan fenomena penelitian. Dan terdapat dua jenis metode observasi yakni observasi partisipan dan observasi nonpartisipan. Observasi Partisipan, peneliti lebih memungkinkan mengamati kehidupan individu atau kelompok dalam situasi rill, dimana setting yang rill tanpa dikontrol atau diatur secara sistematis seperti penelitian eksperimental, misalnya. Sedangkan observasi nonpartisipan, peneliti hanya berperan sebagai penonton dan tidak terjun langsung ke lapangan. Ketika mengamati
5 5 kelompok yang menjadi subjek penelitian, peneliti seolah menjaga jarak, tidak terjun langsung membaur dengan kelompok penelitiannya. Dalam penelitian yang dilakukan, observasi berupa observasi partisipan, dimana peneliti mengamati langsung situasi yang ada terkait dengan Komunikasi AntarPribadi yang terjadi dalam Departemen Komunikasi dengan berkontribusi dalam beberapa divisi yang ada selama tiga bulan, periode Februari Mei Data Sekunder Data sekunder merupakan data yang tidak diperoleh dengan sendirinya, melainkan sudah tersedia melalui publikasi organisasi baik berupa website dan jurnal. Data sekunder dalam penelitian berupa dokumentasi organisasi dan studi kepustakaan (Ruslan, 2010: 30) Dokumentasi Dokumentasi merupakan suatu cara pengumpulan data yang menghasilkan catatan-catatan penting yang berhubungan dengan masalah yang diteliti, sehingga akan diperoleh data yang lengkap, sah dan bukan berdasarkan perkiraan. Dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data yang sudah tersedia dalam catatan dokumen. Data ini digunakan sebagai data pendukung dan pelengkap bagi data primer yang diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam. (Basrowi, 2008: 158) Dokumentasi yang dilakukan dalam penelitian ini berupa data-data yang terkait dengan penelitian yakni website, booklet dan foto, yang berfungsi sebagai data pendukung yang sesuai dengan situasi sosial di lapangan Studi Kepustakaan Studi kepustakaan dilakukan dengan mencari dan membaca buku serta berbagai teori yang berkaitan dengan penelitian, baik dari perpustakaan, lembaga penyimpanan jurnal serta toko buku.
6 1.5 Teknik Analisis Data Analisis data merupakan analisa tentang data yang diperoleh agar diketahui maknanya. Dalam analisa ini muncul interpretasi atas hasil atau data yang telah diperoleh. Terdapat beberapa analisa data kualitatif, dan penelitian ini menggunakan Teknik analisa data yang dikembangkan oleh Strauss & Corbin. Menurut Strauss & Corbin (dalam Saunders, Lewis & Thornhill, 2009: ), terdapat 3 tahap analisa data yaitu sebagai berikut : 1. Open Coding Open coding merupakan proses memilah data ke dalam suatu unit. Proses ini sama halnya seperti mengkategorikan beberapa data yang nantinya akan dipisahkan menjadi unit-unit konseptual dan diberi label nama untuk memudahkan dalam memaknai. Unit data ini nantinya dapat berhubungan dengan kata, baris, kalimat atau jumlah paragraf. Menurut Strauss & Corbin, terdapat tiga sumber utama untuk membuat label nama yakni; peneliti menggunakan istilah-istilah yang muncul dari data; penggunaan istilah yang muncul dari partisipan; penggunaan yang ada pada teori dan literatur. Dalam penelitian ini, Open coding dilakukan dengan menyusun kode yang muncul dari teori dan konsep yang nantinya dikaitkan dengan hasil wawancara. Catatan lapangan sebagai segala kegiatan yang dilakukan oleh informan selama wawancara berlangsung dan catatan jawaban informan sebagai kata kunci atau istilah-istilah yang muncul selama wawancara. 2. Axial Coding Axial coding merupakan proses untuk mengenali hubungan antara kategori-kategori yang ada. Pada tahap ini, peneliti mencari bagaimana proses hubungan yang ada antara kategori data dengan realitas atau teori. Dalam tahap ini, proses pembangunan teori dimulai. Inti dari tahap ini adalah untuk menjelaskan fenomena dan mengeksplorasi dengan mengidentifikasi apa yang terjadi dan mengapa hal tersebut terjadi.
7 7 Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhinya dan bagaimana hal tersebut dapat dikelola. Menurut Strauss & Corbin, pada tahap ini disarankan untuk merumuskan pertanyaan atau pernyataan, yang nantinya dapat dibuat sebagai hipotesis untuk menguji hubungan yang ada. Ketika melakukan proses ini diharapkan bukti pendukung terkait dengan kasus juga dapat ditemukan agar variasi dalam penelitian lebih menarik. Dalam penelitian ini, Axial coding dilakukan dengan membagi kategori atau konsep sesuai dengan kode koding yang nantinya akan disesuaikan bersama jawaban setiap informan. Sehingga hasil penelitian lebih memudahkan dalam melihat antara konsep dan realitas jawaban dari setiap informan. 3. Selective Coding Selective coding merupakan integrasi kategori-kategori untuk menghasilkan teori yang akan diberi label. Pengumpulan data yang telah dilakukan pada tahap sebelumnya, kemudian terbagi menjadi kategori utama dan sub-kategori terkait. Pada tahap ini, terjadi proses mengidentifikasi salah satu kategori utama, yang lebih akrab disebut sebagai kategori pusat dalam rangka menghubungkan nya dengan kategori lain.dan penetapan teori sudah lebih jelas pada tahap ini. Dalam penelitian ini, Selective coding dilakukan dengan mencantumkan kode koding bersama konsep yang sesuai dengan masalah penelitian dan mengambil jawaban setiap informan yang sesuai dengan konsep yang ada. Dalam jawaban informan tersebut akan dibuat suatu pernyataan subjektif atas hasil wawancara. Kemudian dalam selective coding ini, akan semakin terlihat teori yang akan digunakan yang nantinya dijabarkan dalam pembahasan. 1.6 Teknik Keabsahan Data Dalam melihat bagaimana keabsahan data yang dilakukan dalam penelitian, dapat menggunakan triangulasi. Menurut Moleong (dalam Ruslan, 2010: 219), triangulasi merupakan teknik pemeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sumber lain untuk pembanding, yakni dengan menggunakan;
8 sumber, metode, penyidik dan teori dalam penelitian kualitatif. Menurutnya teknik triangulasi ini berfungsi untuk menghilangkan perbedaan-perbedaan konstruksi kenyataan yang ada dalam konteks pengumpulan data tentang suatu kejadian dan hubungan dari berbagai pandangan. a. Teknik Triangulasi Sumber Merupakan perbandingan dan pengecekan balik suatu derajat kepercayaan informasi yang didapatkan melalui waktu dan alat yang berbeda melalui; - Membandingkan data hasil pengamatan dengan hasil wawancara. - Membandingkan apa yang dikatakan seseorang di depan umum dengan apa yang diucapkan secara pribadi. - Membandingkan apa yang dikatakan tentang situasi penelitian dengan apa yang dikatakan sepanjang waktu. - Membandingkan keadaan dan perspektif seseorang berpendapat sebagai rakyat biasa, dengan yang berpendidikan. b. Teknik Triangulasi Metode Merupakan pengecekan derajat kepercayaan yakni dengan melihat hasil penelitian melalui teknik pengumpulan data atau beberapa data dengan sumber yang sama. c. Teknik Triangulasi Penyidik Merupakan teknik yang memanfaatkan penelitian atau pengamat lainnya untuk mengecek kembali derajat kepercayaan data. Selain itu dapat juga dengan membandingkan hasil pekerjaan seorang analisis dengan yang lainnya, dan pemanfaatan teknik untuk mengurangi pelencengan dalam pengumpulan suatu data hasil penelitian. d. Teknik Triangulasi Teori Merupakan teknik yang beranggapan bahwa fakta tidak dapat diperiksa derajat kepercayaannya dengan satu teori atau lebih, melainkan dengan penjelasan banding.
9 Selain teknik triangulasi diatas, Moleong (dalam Ruslan, 2010: 232) juga menyatakan bahwa pemeriksaan keabsahan data memiliki 4 kriteria yakni; 9 a. Credibility (Derajat Kepercayaan) Merupakan penerapan derajat kepercayaan yang berfungsi untuk melaksanakan inkuiri sehingga tingkat kepercayaan akan tercapai, memperlihatkan derajat kepercayaan hasil-hasil penemuan dengan jalan pembuktian penelitian yang dilakukan. b. Transferability (Keteralihan) Merupakan suatu penemuan dapat berlaku atau diterapkan pada semua konteks dalam populasi yang sama atas dasar yang diperoleh pada sampel yang mewakili populasi. c. Dependability (Ketergantungan) Merupakan adanya pengulangan studi dalam kondisi yang sama dan hasil esensialnya sama, sehingga hal tersebut dapat dikatakan reliabilitasnya tercapai. d. Confirmability (Kepastian) Merupakan persetujuan beberapa orang terhadap pandangan, pendapat dalam penemuan atau hasil penelitian. Pengalaman seseorang secara subjektif jika disepakati oleh beberapa orang, maka dapat dikatakan objektif. Berdasarkan beberapa teknik keabsahan data diatas, penelitian yang dilakukan menggunakan teknik triangulasi sumber yakni membandingkan hasil wawancara dengan realitas yang dilakukan oleh para informan dan membandingkan hasil wawancara dengan pandangan dari informan ahli. Selain itu penelitian juga menggunakan teknik triangulasi metode, dimana hasil pengumpulan data baik primer maupun sekunder dikaitkan satu sama lain.
10
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Pendekatan Penelitian Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Pendekatan kualiatif bertujuan untuk menjelaskan fenomena sedalam-dalamnmya melalui
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Pendekatan Penelitian Penelitian ini merupakan kegiatan ilmiah yang bertujuan untuk mengetahui sesuatu hal yang belum diketahui dengan cara metode sistematis dan terarah.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Pendekatan Penelitian Dalam penelitian yang berjudul IMPLEMENTASI INTRANET SEBAGAI SALURAN KOMUNIKASI INTERNAL BERBASIS CYBER-PR (SUATU STUDI PADA ASTRANET PT ASTRA INTERNATIONAL
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Pendekatan Penelitian Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, dimana dalam proses penelitian yang digunakan berdasarkan
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Pendekatan Penelitian Penelitian kualitatif menggunakan metode kualitatif yaitu pengamatan, wawancara, atau penelaahan dokumen. Metode kualitatif ini digunakan karena beberapa
BAB III METODE PENELITIAN. kualitatif. Bogdan dan Taylor mendefinisikan metodologi kualitatif sebagai
31 BAB III METODE PENELITIAN A. JENIS PENELITIAN Untuk dapat memberikan gambaran serta bentuk regulasi emosi pada pecandu game online, maka penelitian ini akan menggunakan metode kualitatif. Bogdan dan
BAB 3 METODELOGI PENELITIAN. Metodologi yang dipakai dalam penelitian kali ini merupakan metodologi
BAB 3 METODELOGI PENELITIAN 3.1 Pendekatan Penelitian Metodologi yang dipakai dalam penelitian kali ini merupakan metodologi kualitatif. Menurut Rosady Ruslan, untuk meneliti bidang ilmu sosial, dan khususnya
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. yang hadir dalam suatu konteks yang terbatas (bounded context), meski batasbatas
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Studi kasus didefinisikan sebagai fenomena khusus
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN. Jenis metode analisis data kualitatif digunakan penulis untuk melakukan
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Metode Pengumpulan Data Jenis metode analisis data kualitatif digunakan penulis untuk melakukan penelitian skripsi ini. Metode analisi data kualitatif didefinisikan sebagai
BAB III METODE PENELITIAN. Kontraktor Listrik Nasional (PAKLINA) DPC Madiun. Dalam penelitian ini agar
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi Penelitian Yang menjadi lokasi penelitian dalam penulisan ini adalah Persatuan Kontraktor Listrik Nasional (PAKLINA) DPC Madiun. Dalam penelitian ini agar peneliti
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Kualitatif 3.1.1 Pendekatan Penelitian Sebuah metode penelitian terbagi menjadi dua yakni Kualitatif dan Kuantitatif. Pengertian dari metode penelitian kualitatif adalah data
BAB 3 PENDAHULUAN. kualitatif. Data yang dikumpulkan adalah berupa kata-kata, gambar, dan bukan
BAB 3 PENDAHULUAN 3.1. Metode Penelitian 3.1.1 Penelitian Kualitatif Dalam penelitian ini pendekatan yang dilakukan adalah melalui pendekatan kualitatif. Data yang dikumpulkan adalah berupa kata-kata,
BAB III METODE PENELITIAN. A. Fokus Penelitian. Hardiness yang dimaksud dalam penelitian ini adalah hardiness yang diartikan. B.
BAB III METODE PENELITIAN A. Fokus Penelitian Penelitian ini berfokus kepada faktor-faktor yang menjadi pembentuk kepribadian hardiness pada ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus lebih dari satu.
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan tipe penelitian studi kasus ( case studies).
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yaitu penelitian tentang data yang dikumpulkan dan dinyatakan dalam bentuk katakata dan gambar,
BAB III METODE PENELITIAN. berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan prilaku yang dapat diamati
33 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini berupaya menggambarkan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. A. Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan di Pos PAUD di RW 04 Desa Kertamukti Kecamatan Haurwangi dan sekitarnya.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan di Pos PAUD di RW 04 Desa Kertamukti Kecamatan Haurwangi dan sekitarnya. B. Desain Penelitian Penelitian ini dilakukan dengan
BAB. 3 METODE PENELITIAN
BAB. 3 METODE PENELITIAN 3.1 Pendekatan Penelitian Ditinjau dari jenis datanya pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Adapun yang dimaksud dengan penelitian
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN. primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang menjadi acuan
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Sumber Data Sumber data dalam penelitian kualitatif ada 2 sumber, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang menjadi acuan utama kita dalam melakukan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Pendekatan Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif berdasarkan judul penelitian yang digunakan yaitu Implementasi Etika Public Relations PT
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN. sejumlah asumsi yang dipegang bersama, konsep atau proposisi yang
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Paradigma Penelitian Paradigma, menurut Bogdan dan Biklen adalah kumpulan longgar dari sejumlah asumsi yang dipegang bersama, konsep atau proposisi yang mengarahkan cara
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Pendekatan Penelitian Penelitian dalam skripsi ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang menggunakan pendekatan naturalistik
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Pendekatan Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian,
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Pendekatan Penelitian Penelitian kualitatif bertujuan mengembangkan konsep sensitivitas pada masalah yang dihadapi, menerangkan realitas yang berkaitan dengan penelusuran
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Menurut Bogdan dan Taylor (Tohirin, 2012:2), penelitian kualitatif
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Didalam menjawab pertanyaan yang terdapat pada permasalahan, penelitian
44 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Sifat Penelitian Didalam menjawab pertanyaan yang terdapat pada permasalahan, penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif,
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Pendekatan Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan interpretatif. Pendekatan interpretatif didasarkan pada keyakinan bahwa individu merupakan
BAB lll METODE PENELITIAN
BAB lll METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Kualitatif Bogdan dan Taylor (1975, h.5) mendefinisikan metodologi kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif kata tertulis
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Pendekatan Penelitian Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Pendekatan ini dipakai karena dapat berpengaruh di pola pengumpulan data dan analisis data.
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Pendekatan dan Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif untuk mendeskripsikan topik dan rumusan masalah akan diteliti. Penelitian kualitatif
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Pendekatan Penelitian Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pendekatan ini menekankan pada proses perolehan data untuk memperoleh hasil
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Deskripsi Latar, Sumber Data, Satuan Kajian 3.1.1 Deskripsi Latar Masalah yang ingin dijelaskan peneliti seperti yang tertulis di judul yaitu Peran Public Relations PT Suria
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Pendekatan Penelitian Penelitian kualitatif bertujuan untuk menggambarkan realitas yang kompleks dan memperoleh pemahaman makna dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode penelitian diperlukan untuk memecahkan suatu masalah dalam penelitian.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian diperlukan untuk memecahkan suatu masalah dalam penelitian. Secara umum metode adalah suatu kerangka kerja untuk melakukan tindakan,
BAB III METODE PENELITIAN. penelitian tersebut maka digunakan metodologi penelitian sebagai berikut:
BAB III METODE PENELITIAN Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran secara mendalam mengenai pengalaman psikologis pada remaja yang mengalami perceraian orangtua. Untuk mengetahui hasil dari
BAB III METODE PENELITIAN. Bogdan Dan Taylor (Andi Prastowo, 2011: 22) menyatakan metode
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Bogdan Dan Taylor (Andi Prastowo, 2011: 22) menyatakan metode kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif kualitatif berupa kata-kata
BAB III METODE PENELITIAN. Ceramah ( Kajian Komunikasi Simbolik Dalam Ceramah Maulid Nabi Oleh
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan Dan Jenis Penelitian Sesuai dengan judul penelitian ini yaitu Komunikasi Nonverbal Dalam Ceramah ( Kajian Komunikasi Simbolik Dalam Ceramah Maulid Nabi Oleh Nasiri
BAB III RUMUSAN PENELITIAN. mengungkapkan sesuatu yang belum diketahui dengan metode sistematis dan terarah.
BAB III RUMUSAN PENELITIAN 3.1. Pendekatan Penelitian Pada dasarnya penelitian merupakan kegiatan ilmiah yang bertujuan untuk mengungkapkan sesuatu yang belum diketahui dengan metode sistematis dan terarah.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. bagaimana strategi produser program RADIONET SHOW di BINUS TV dalam
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Pendekatan Penelitian Penelitian yang dilakukan oleh penulis ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi produser program RADIONET SHOW di BINUS TV dalam meningkatkan
BAB III METODE PENELITIAN. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan tipe penelitian studi kasus (case studies). Menurut Moleong
BAB III METODE PENELITIAN. Yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah penerapan penentuan
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Obyek Penelitian Yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah penerapan penentuan biaya ijarah dalam rahn emas. Peneliti akan melakukan penelitian di bagian penetapan ujrah
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Pendekatan Penelitian Menurut Elvinaro Ardianto (2011), ada 3 pendekatan penelitian yaitu: Positivisme Positif berarti apa yang ada berdasarkan fakta objektif. Secara tegas
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan Penelitian Pendekatan kualitatif adalah suatu proses penelitian dan pemahaman yang berdasarkan pada metodologi yang menyelidiki suatu fenomena sosial dan masalah
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian deskriptif kualitatif. Isaac & Michael
BAB III METODE PENELITIAN A. Tipe Penelitian Penelitian ini menggunakan tipe penelitian deskriptif kualitatif. Isaac & Michael menjelaskan penelitian deskriptif adalah melukiskan secara fakta atau karakteristik
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian Berdasarkan jenisnya, penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Menurut Lexy J. Moleong, penelitian kualitatif adalah penelitian yang dimaksud untuk
BAB III METODE PENELITIAN. kualitatif deskriptif, dengan tipe penelitian studi kasus (case studies).
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan tipe penelitian studi kasus (case studies). Menurut
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. kualitatif. Bogdan dan taylor (dalam Moleong, 2009) Peneliti memilih
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 PENDEKATAN DAN JENIS PENELITIAN Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pendekatan kualitatif. Bogdan dan taylor (dalam Moleong, 2009) Peneliti memilih menggunakan
BAB III METODE PENELITIAN. pemahaman tentang realitas di lapangan. Karena metode kualitatif merupakan
59 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Ketika merujuk pada permasalahan yang dikaji, maka dengan menggunakan metode
BAB III METODE PENELITIAN. sesuai jika didekati dengan pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif digunakan untuk
BAB III METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna kematian orangtua bagi remaja. Kematian merupakan fenomena yang pasti terjadi pada setiap individu dan
BAB III METODE PENELITIAN. deskriptif kualitatif, dengan tipe penelitian studi kasus (case studies). Menurut
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif, dengan tipe penelitian studi kasus (case studies). Menurut
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Pendekatan Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif umumnya digunakan untuk memahami fenomena-fenomena
BAB III METODE PENELITIAN
23 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Pendekatan Penelitian Wimmer dan Dominick menyebut pendekatan sebagai paradigma, yaitu seperangkat teori, prosedur, dan asumsi yang diyakini tentang bagaimana peneliti
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Pendekatan Penelitian Sesuai dengan paradigma, permasalahan dan jenis datanya, pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Tujuan
BAB III METODE PENELITIAN. Permasalah penelitian yang ingin dijabarkan disini adalah mengenai
BAB III METODE PENELITIAN Permasalah penelitian yang ingin dijabarkan disini adalah mengenai pengalaman subjek yang menderita HIV positif. Teori Viktor E. Frankl dalam penelitian ini dinyatakan bukan sebagai
BAB III METODE PENELITIAN. kualitatif. Bogdan dan taylor (dalam Moleong, 2009) mendefinisikan metode
44 BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Bogdan dan taylor (dalam Moleong, 2009) mendefinisikan metode
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Lexy J.
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Lexy J. Moleong (2004: 6) mendefinisikan penelitian kualitatif sebagai penelitian yang
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian deskriptif adalah penelitian yang prosedur
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. produksi program Icip-icip di BINUS TV dalam meningkatkan kualitas program.
85 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Pendekatan Penelitian Penelitian ini dilakukan agar dapat mengetahui bagaimana analisis strategi produksi program Icip-icip di BINUS TV dalam meningkatkan kualitas
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian deskriptif kualitatif. Dimaksud
20 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Pendekatan Penelitian Penelitian ini menggunakan tipe penelitian deskriptif kualitatif. Dimaksud dengan pendekatan kualitatif dalam penelitian ini merupakan suatu proses
BAB III METODE PENELITIAN. A. Rancangan Penelitian. permasalahan yang sangat kompleks dan dinamis sehingga penting untuk
BAB III METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian Permasalahan sosial yang terjadi di tengah masyarakat merupakan permasalahan yang sangat kompleks dan dinamis sehingga penting untuk mengkaji secara holistik
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
33 BAB III METODOLOGI PENELITIAN Dalam bab III ini penulis akan memberikan data dalam metodologi penelitian yang terdiri dari jenis dan pendekatan penelitian, penentuan lokasi, sumber data, teknik pengumpulan
27 Universitas Indonesia
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Paradigma dan Pendekatan Penelitian Paradigma adalah suatu cara pandang untuk memahami kompleksitas dunia nyata (Mulyana, 2006:9). Paradigma yang digunakan dalam penelitian
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Pendekatan Penelitian Menurut kamus Oxford Advanced Leaner s Dictionary of Current English istilah research, yang berarti melakukan penyelidikan dalam aturan untuk menemukan
BAB III METODE PENELITIAN. Michael menjelaskan penelitian deskriptif adalah melukiskan secara fakta atau
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Penelitian ini menggunakan tipe penelitian deskriptif kualitatif. Isaac dan Michael menjelaskan penelitian deskriptif adalah melukiskan secara fakta atau karakteristik
BAB III METODE PENELITIAN. Obyek dalam penelitian kualitatif adalah obyek yang alamiah atau natural setting.
28 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif yang bertujuan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah (sebagai lawannya eksperimen). Obyek
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini akan membahas tentang Strategi Produksi Program Reality
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Pendekatan Penelitian Penelitian ini akan membahas tentang Strategi Produksi Program Reality Show Bagi-Bagi Berkah di Trans TV dengan menggunakan metode penelitian Kualitatif.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. hakikatnya merupakan upaya untuk menemukan kebenaran atau untuk lebih
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Paradigma Penelitian Lexy J. Moleong 28, dalam bukunya menjelaskan bahwa, penelitian pada hakikatnya merupakan upaya untuk menemukan kebenaran atau untuk lebih membenarkan
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data
54 BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Metode penelitian Penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskripstif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku
BAB III METODE PENELITIAN. menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata atau lisan dari orang-orang dan perilaku
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Desain Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, yaitu jenis penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata atau lisan
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan jenis penelitian
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan jenis penelitian diskriptif kualitatif yaitu penelitian tentang data yang dikumpulkan
Penelitian ini tidak tergolong kepada penelitian kuantitatif karena tujuan pokok
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam penelitian ini penulis menggunakan metoda deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Penggunaan metoda penelitian dengan pendekatan ini disesuaikan
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini untuk mengetahui efektivitas dari program Posyandu Plus yang
37 BAB III METODE PENELITIAN A. Tipe Penelitian Penelitian ini untuk mengetahui efektivitas dari program Posyandu Plus yang dilaksanakan di Kabupaten Tanggamus dalam rangka peningkatan derajat kesehatan
III. METODE PENELITIAN. Tipe penelitian ini menggunakan tipe penelitian deskriptif. Tipe deskriptif adalah tipe
29 III. METODE PENELITIAN A. Tipe dan Pendekatan Penelitian Tipe penelitian ini menggunakan tipe penelitian deskriptif. Tipe deskriptif adalah tipe penelitian yang mengeksplorasi dan atau memotret situasi
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Paradigma Penelitian Paradigma adalah suatu cara pandang untuk memahami kompleksitas dunia nyata. Paradigma tertanam kuat dalam sosialisasi para penganut dan praktisinya.
BAB III METODE PENELITIAN. pemahaman masing-masing manajemen pembiayaan bank syariah terhadap
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Obyek Penelitian Sesuai dengan tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pemahaman masing-masing manajemen pembiayaan bank syariah terhadap informasi laporan
BAB III METODE PENELITIAN. dengan pendekatan studi kasus. Menurut Sugiyono (2012), metode penelitian
BAB III METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Menurut Sugiyono (2012), metode penelitian kualitatif
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian Penelitian mengenai kebahagiaan pada orang dengan epilepsi (ODE) ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang cenderung mengarah kepada metode penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Waktu Penelitian 1. Lokasi Penelitian Penelitian ini meneliti tentang fenomena perilaku menyimpang di kalangan pelajar SMA Negeri 8 Surakarta, dengan mengambil lokasi
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Pendekatan dan Jenis Penelitian Perilaku manusia justru tidak pasti. Tulis Mulyana dalam bukunya, METODE PENELITIAN KOMUNIKASI: Contoh-contoh Penelitian Kualitatif dengan
BAB III METODE PENELITIAN. Pandanan Kecamatan Wonosari Kabupaten Klaten. yaitu bulan Oktober sampai bulan Desember 2012.
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi Penelitian Penelitian mengenai Pola Asuh Orang Tua terhadap Anak dalam Keluarga pada Bidang Pendidikan, berlokasi di Dusun Pandanan Desa Pandanan Kecamatan Wonosari
BAB I PENDAHULUAN. Hotel adalah suatu badan usaha yang bergerak di bidang jasa akomodasi yang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Hotel adalah suatu badan usaha yang bergerak di bidang jasa akomodasi yang dikelola secara komersial, dengan menyediakan layanan makanan, minuman, dan fasilitas lainnya.
BAB III METODE PENELITIAN
63 BAB III METODE PENELITIAN A. Fokus Penelitian Fokus dalam penelitian ini adalah penerimaan diri pada ibu yang memiliki anak retardasi mental dengan level retardasi mental sedang. Guna mendalami fokus
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif, yaitu jenis
BAB III METODE PENELITIAN A. Tipe dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif, yaitu jenis penelitian yang berupaya menggambarkan suatu fenomena atau
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Data; (D) Instrumen Penelitian; (E) Data dan Sumber Data; (F) Teknik Analisis Data;
BAB III METODOLOGI PENELITIAN Bab III ini akan membahas tentang hal-hal sebagai berikut: (A) Jenis dan Pendekatan Penelitian; (B) Tempat Dan Waktu Penelitian; (C) Teknik Pengumpulan Data; (D) Instrumen
