PERANCANGAN APLIKASI E-PROCUREMENT DI PT. INDESSO AROMA
|
|
|
- Hendra Kurniawan
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 PERANCANGAN APLIKASI E-PROCUREMENT DI PT. INDESSO AROMA Henkie Ongowarsito Jurusan Sistem Informasi Universitas Bina Nusantara Jl. KH. Syahdan 9 Jakarta Telp (021) [email protected] Abstrak Penelitian ini mempelajari kinerja dan kepentingan dari sistem procurement di PT.Indesso Aroma dan mengembangkan aplikasi pendukung bagi sistem SAP saat ini. Metode analisis yang digunakan adalah perancangan e-procurement menggunakan metode OOAD dengan menggunakan notasi UML diagram. Dari analisis dan perancangan yang dilakukan, dihasilkan suatu aplikasi e-procurement yang memiliki beberapa fitur utama seperti Purchase Requisition, Purchase Order, Purchase Return, Supplier Katalog dan Supplier Quotation. Kata Kunci : E-Procurement, OOAD. 1. PENDAHULUAN Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin pesat setiap saat. Penggunaan internet dalam bisnis juga semakin banyak dimanfaatkan oleh perusahaan. Salah satu bagian dari e-business yaitu e- procurement (electronic procurement) semakin banyak diminati oleh perusahaan. PT.Indesso Aroma sebagai salah satu perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur dalam produk essential oils, natural extracts, dan aromatic chemicals ingin memperbaiki proses pengadaan barangnya, dari proses pengadaan barang secara konvensional agar menjadi lebih efektif dan efisien dengan menggunakan e- procurement. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari kinerja dan kepentingan dari sistem procurement yang berjalan di PT.Indesso Aroma, mengembangkan aplikasi e-procurement sebagai aplikasi pendukung yang mendukung penggunaan SAP di PT.Indesso Aroma dan melakukan analisis Customer Value terhadap aplikasi pendukung untuk melihat manfaat pengembangan e-procurement bagi perusahaan. Manfaat yang ingin didapat bagi Perusahaan adalah dengan adanya penerapan e-procurement diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas, baik dari segi biaya dan waktu di dalam proses pengadaan barang dari pemasok, agar proses pengadaan barang lebih transparan dan mengurangi terjadinya masalah dalam proses pengadaan barang dan memberikan keunggulan kompetitif bagi PT.Indesso Aroma dibandingkan dengan perusahaan pesaingnya. Manfaat bagi Pemasok adalah dapat menghemat waktu untuk memberikan penawaran, karena penawaran dapat diberikan melalui sistem e-procurement secara online, bagi pemasok yang ingin bekerja sama dengan PT.Indesso dapat berhubungan dengan PT.Indesso secara lebih mudah dan membantu pemasok untuk dapat mengetahui informasi kebutuhan barang dari PT.Indesso secara lebih cepat. 2. TINJAUAN PUSTAKA Menurut Whitten et al ( 2001:8 ), Sistem Informasi adalah rangkaian dari orang, data, proses, presentasi informasi dan teknologi informasi yang saling berinteraksi untuk mendukung dan memperbaiki kegiatan operasional sehari-hari dalam bisnis begitu juga untuk mendukung pengambilan keputusan dan penyelesaian masalah bagi manajemen dan penggunanya. Menurut McLeod dan Schell ( 2001:190 ), Analisis sistem adalah proses meneliti sistem yang ada dengan tujuan untuk merancang sistem baru atau memperbarui sistem lama, sedangkan menurut Mulyadi ( 2000:51 ), Perancangan sistem adalah proses penerjemahan kebutuhan dari pemakai informasi ke dalam alternatif rancangan sistem informasi yang kemudian diajukan kepada pemakai informasi untuk dipertimbangkan. Kalakota dan Robinson ( 2001,p.314 ) mendefinisikan Procurement sebagai semua aktivitas perusahaan yang melibatkan proses mendapatkan barang-barang dari pemasok; hal ini meliputi pembelian, dan kegiatan logistik seperti transportasi, penerimaan dan penyimpanan barang di gudang sebelum barang tersebut digunakan. Menurut Chafey (2004), e-procurement ( electronic procurement ) adalah The electronic integration and management of all procurement activities including purchase request, authorization, ordering, delivery and payment between a purchaser and supplier. 3. METODE PENELITIAN Metode yang digunakan untuk melakukan analis dan perancangan sistem adalah dengan OOAD. E-43
2 Object Oriented Analysis and Design ( OOAD ) berusaha untuk menggabungkan data dan proses menjadi suatu gagasan tunggal yang disebut objects. OOAD memperkenalkan object diagram yang mendokumentasikan sistem dipandang dari segi objects dan interaksinya ( Whitten, 2001:.97 ). 4. HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Analisis Sistem yang berjalan Berikut ini adalah beberapa kelemahan yang dapat diidentifikasi dari sistem saat ini yang dijalankan oleh perusahaan seperti yang disajikan pada gambar 1., yaitu: 1. Pengisian kuisioner untuk pemilihan calon vendor pemasok, bisa memakan waktu yang cukup lama dikarenakan kuisioner masih dicetak dalam kertas dan dikirimkan secara konvensional, melalui surat, fax dan representatif dari perusahaan. Masalah muncul ketika kuisioner dari vendor membutuhkan waktu cukup lama untuk sampai ke PT.Indesso Aroma sedangkan kebutuhan barang bagi perusahaan semakin mendesak untuk terpenuhi. 2. Pengiriman penawaran dari pemasok ( Supplier Quotation) kepada PT.Indesso Aroma masih menggunakan sistem konvensional, yaitu dengan menggunakan , fax dan penawaran langsung dari vendor dengan cara mengirimkan perwakilan dari vendor ( representatif ). 3. Terjadinya pembelian barang pada vendor baru yang belum pernah melakukan transaksi dengan PT.Indesso Aroma dapat mengakibatkan barang yang dipesan tidak sesuai permintaan atau tidak dalam kondisi baik, sehingga hal ini dapat mengakibatkan biaya untuk proses retur barang dan juga pemborosan waktu untuk pengecekan kualitas barang. 4. Keterbatasan waktu akses SAP bagi tiap user dapat menjadi masalah ketika user sedang menginput data dan kemudia ada waktu idle dari user, akses user tersebut dapat ditutup sebelum user selesai menginput data. Hal ini menimbulkan keinginan dari perusahaan untuk membuat suatu aplikasi yang dapat mendukung penggunaan SAP. 5. Karena ada 3 departemen yang terlibat dalam proses pengadaan barang, masalah dapat terjadi ketika ada dua departemen atau lebih yang mendapat permintaan barang untuk keperluan produksi dan harus tersedia dalam waktu bersamaan, tetapi ternyata dari pemasok salah satu departemen dapat menyediakan secara lebih cepat, sehingga dapat menimbulkan biaya untuk penyimpanan bahan baku ataupun biaya bagi departemen lainnya untuk dapat menyediakan barang secara lebih cepat. 6. Biaya yang ditimbulkan dari seringnya melakukan kunjungan kepada pemasok sangat besar bagi perusahaan. Dari beberapa kelemahan yang terdapat pada PT.Indesso Aroma saat ini, maka ada beberapa usulan yang disarankan untuk mengataasi masalah tersebut, yaitu : 1. Pada saat melakukan registrasi dalam aplikasi e-procurement, vendor yang ingin menjadi pemasok bagi PT.Indesso Aroma harus men-dowload kuisioner dan mengisinya lalu meng-upload kembali kuisioner yang sudah terisi. Hal ini dapat membantu pengisian kuisioner agar lebih cepat. 2. Dengan membuat aplikasi e-procurement, dalam bentuk portal pengadaan barang berbasis web, yang dapat membantu pemasok memberikan penawaran ( Supplier Quotation ) kepada perusahaan secara lebih cepat. Selain itu, dengan adanya Supplier Katalog, jika terdapat bahan bahan baru yang ingin ditawarkan oleh Supplier, dapat dengan mudah diberikan melalui aplikasi e-procurement. 3. Vendor yang ingin bekerja sama dengan PT.Indesso dapat melakukan registrasi dan pengisian kuisioner. Dari kedua hal tersebut, perusahaan dapat menentukan layak atau tidaknya vendor bekerjasama dengan perusahaan. 4. Aplikasi e-procurement dirancang untuk dapat membantu user, namun untuk pembahasan lebih lanjut mengenai bagaimana aplikasi e-procurement ini berhubungan dengan SAP tidak dibahas dalam penyusunan skripsi ini. 5. Mengembangkan e-procurement sebagai portal bagi departemen yang terlibat dalam proses pengadaan barang, sehingga departemen yang terlibat dapat melihat permintaan dan penawaran barang sehingga dapat menentukan pemesanan yang terbaik bagi perusahaan untuk mengurangi biaya. Meminimalisir biaya untuk kunjungan dengan melakukan kerjasama dengan pemasok tetap di PT.Indesso dan memberikan kepercayaan kepada pemasok tetapnya untuk memberikan penawaran melalui sistem e- procurement, sehingga biaya untuk kunjungan pada saat negosiasi dapat dikurangi. E-44
3 Gambar 1. Value Chain dari PT.Indesso Aroma E-45
4 4.2 Rancangan Sistem yang Diusulkan Gambar dibawah ini akan menunjukan hubungan antar class beserta hubungan multiplicities antar class. Gambar 2 Class Diagram Untuk melihat hubungan dari use case dan actor dalam sistem, maka dapat dilihat pada Gambar 4 di bawah ini. E-46
5 Gambar 3. Use Case Diagram 5. KESIMPULAN Dari analisis dan perancangan yang dilakukan dengan menggunakan OOAD, dihasilkan aplikasi e-procurement yang berbasis web dengan menggunakan bahasa pemrograman ASP.net dan aplikasi ini nantinya akan digunakan oleh beberapa pihak yaitu, Calon Pemasok, Pemasok, user dari Dept.Procurement dan Dept.Material serta Admin. Admin bertugas mengelola aplikasi e-procurement dan mengelola database yang ada. Terima kasih kepada Sdr. Nana Yuliani untuk bantuannya dalam penelitian ini. E-47
6 DAFTAR PUSTAKA Chaffey, Dave. ( 2004 ). E-business and E-commerce Management : Strategy, Implementation, and Practice ( 2nd edition ). Prentice Hall. New Jersey Kalakota, Ravi; Robinson. ( 2001 ). E-business 2.0 : Roadmap for Success. Reading Massachusetts : Addison-Wesley McLeod, Raymond Jr; Schell, George; alih bahasa, Hendra Teguh, SE, Ak. ( 2001 ). Sistem Informasi Manajemen ( 7th edition ). PT.Prenhallindo. Jakarta Mulyadi. ( 2001 ). Sistem Akuntansi ( edisi ke-3 ). Salemba Empat. Jakarta Whitten,J.L., Bentley L.D., Ditmann K.C. ( 2001 ). System Analysis and Design Method ( 5th edition ). Prentice Hall. London. E-48
ANALISIS CUSTOMER VALUE PADA PERANCANGAN APLIKASI E-PROCUREMENT DI PT INDESSO AROMA
ANALISIS CUSTOMER VALUE PADA PERANCANGAN APLIKASI EPROCUREMENT DI PT INDESSO AROMA Henkie Ongowarsito Information Systems Department, School of Information Systems, Binus University Jl. K.H. Syahdan No.
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Dewasa ini, bertahan dan menjadi yang terdepan dalam dunia bisnis tidaklah mudah, butuh usaha keras, perjuangan serta kemampuan untuk tetap bisa bertahan.
IMPLEMENTASI E-PROCUREMENT PADA RUMAH SAKIT
IMPLEMENTASI E-PROCUREMENT PADA RUMAH SAKIT Henry Antonius Eka Widjaja 1 Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer,Universitas Bina Nusantara Jl. K. H. Syahdan No 9, Kemanggisan/Palmerah, Jakarta
ANALISIS DAN PERANCANGAN E- PROCUREMENT PADA PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK
ANALISIS DAN PERANCANGAN E- PROCUREMENT PADA PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK Annissa Fitriani Binus University, Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia Abstrak Proses pengadaan barang (procurement) tidak
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SIKLUS PENJUALAN, PENAGIHAN PIUTANG, DAN PENERIMAAN KAS PADA PT RACKINDO SETARA PERKASA
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SIKLUS PENJUALAN, PENAGIHAN PIUTANG, DAN PENERIMAAN KAS PADA PT RACKINDO SETARA PERKASA Rianto Wijaya, Yanti, dan Vina Georgiana Jurusan Sistem Informasi
BAB 1 PENDAHULUAN. meningkatkan performa mereka. Salah satu dari banyak manfaat yang bisa
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Teknologi informasi dan komunikasi yang semakin maju dan berkembang saat ini memberikan banyak pilihan dan kemudahan bagi dunia bisnis dalam meningkatkan performa
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada zaman ini perkembangan teknologi dengan penggunaan internet sudah tidak asing lagi terhadap masyarakat untuk kepentingan yang berbeda seperti, kebutuhan dalam
BAB 1 PENDAHULUAN. berkembangnya teknologi saat ini, banyak perusahaan semakin memanfaatkan teknologi
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Persaingan antar perusahaan pada saat ini semakin ketat. Dimana semakin berkembangnya teknologi saat ini, banyak perusahaan semakin memanfaatkan teknologi yang ada
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam dunia bisnis, dampak dari internet (baca: teknologi informasi/ti) cukup besar dan mampu merubah wajah bisnis. Dahulu jika ingin membeli sesuatu maka kita harus
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN, PERSEDIAAN DAN PEMBELIAN PADA PT. XYZ
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN, PERSEDIAAN DAN PEMBELIAN PADA PT. XYZ Hendra Alianto Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer, Binus University Jl. KH. Syahdan No. 9, Palmerah,
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Penelitian
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Teknologi Informasi dan Komunikasi telah berkembang pesat hingga menjadi kebutuhan utama bagi Perusahaan dalam menjalankan proses bisnisnya sehari-hari.
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Sistem Informasi Sistem informasi merupakan seperangkat elemen yang saling terhubung atau komponen yang mengumpulkan (input), memanipulasi (proses), menyimpan dan menyebarkan (output)
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, maka dibutuhkan kepraktisan dalam segala hal termasuk penerapan pada sistem penjualan. Salah satu penerapannya
BAB 1 PENDAHULUAN. biasa cepat. Menurut data dari jumlah pengguna internet di
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penggunaan internet di Indonesia telah mengalami perkembangan yang luar biasa cepat. Menurut data dari www.internetworldstats.com, jumlah pengguna internet di Indonesia
ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI BERBASIS WEB E-PROCUREMENT DI PT PILLAR UTAMA CONTRINDO
ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI BERBASIS WEB E-PROCUREMENT DI PT PILLAR UTAMA CONTRINDO Sartika Kurniali; Rudy; Alex Chandra Wijoyo; Ferdianto; Wendy Information Systems Department, School of Information
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1 Analisis Yang Berjalan Sebelum merancang suatu sistem, ada baiknya terlebih dahulu menganalisis sistem yang sedang berjalan di Distro yang akan dibangun tersebut.
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM MANAJEMEN ANGGOTA KLUB SENI FOTOGRAFI BINA NUSANTARA BERBASIS WEB
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM MANAJEMEN ANGGOTA KLUB SENI FOTOGRAFI BINA NUSANTARA BERBASIS WEB Aditya Permana; Frederick L. Musa Kaban; Septiadi Mahardika; Gintoro, S.Kom., MM Jurusan Teknik Informatika,
DESAIN SISTEM INFORMASI PRODUKSI DI PT INDOSIPA BETON
DESAIN SISTEM INFORMASI PRODUKSI DI PT INDOSIPA BETON David Sundoro* dan Arif Djunaidy** * PT Indosipa Beton Raya Surabaya-Mojokerto Km 19, Sepanjang, Sidoarjo email : [email protected] ** Program
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian The International Journal of Bussiness and Management
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Persaingan dalam dunia perindustrian di era globalisasi saat ini semakin ketat dengan kemajuan teknologi informasi. Kemajuan dalam teknologi informasi menjadikan
Analisis Dan Perancangan Sistem Informasi Pelaporan Proyek Pada PT Icon Indonesia
Analisis Dan Perancangan Sistem Informasi Pelaporan Proyek Pada PT Icon Indonesia Jati Putra 1) STMIK IBBI Jalan Sei Deli No. 18 Medan Email: [email protected] Abstrak Pada perusahaan kontraktor seperti
BAB 1 PENDAHULUAN. meningkatkan kualitas pelayanan mereka untuk memberikan kepuasan pada para
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dengan semakin ketatnya kompetisi saat ini, persaingan bisnis tidak hanya dapat mengandalkan produk yang dijual semata. Setiap pelaku bisnis perlu berupaya dalam meningkatkan
BAB I PENDAHULUAN. tersebut, diperlukan bagian yang disebut Procurement. Tugas utama bagian
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Setiap perusahaan tentu memiliki kebutuhan akan suatu barang atau alat tertentu agar operasinya dapat berjalan dengan baik. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, diperlukan
1.4. Tujuan Penelitian Adapun tujuan yang dilakukan penelitian ini adalah Untuk membuat perancangan sistem
ABSTRAK Perkembangan teknologi yang pesat terutama dalam hal internet membuat semakin banyak perusahaan yang berlomba-lomba untuk mengembangkan usahanya. Kingdom Sports merupakan sebuah perusahaan dagang
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN PADA PT. ARTIK FURNITURE & INTERIOR
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN PADA PT. ARTIK FURNITURE & INTERIOR Muhammad Fisabi Setiaadi Universitas Bina Nusantara Jl. Kebon Jeruk Raya No.27, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11530 Telp.
RANCANGAN SISTEM INFORMASI ONLINE BOOKING PADA SALON CANTIK
RANCANGAN SISTEM INFORMASI ONLINE BOOKING PADA SALON CANTIK Vina Georgiana Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer, Binus University Jl. K.H. Syahdan No. 9, Palmerah, Jakarta Barat 11480 [email protected]
BAB 3 ANALIS IS S IS TEM YANG BERJALAN. Timbangan baik mekanik maupun elektronik.
BAB 3 ANALIS IS S IS TEM YANG BERJALAN 3.1 Sejarah Organisasi 3.1.1 Perkembangan Organisasi Perusahaan PT. Indah Sakti terbentuk pada Januari tahun 2004 atas prakarsa dan tujuan serta gagasan, misi yang
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN, PEMBELIAN, DAN PENJUALAN PADA TOKO SINAR JAYA
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN, PEMBELIAN, DAN PENJUALAN PADA TOKO SINAR JAYA Wawan Saputra Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Ilmu komputer, Universitas Bina Nusantara, Jln. KH.
RANCANGAN SISTEM INFORMASI PENAGIHAN PASIEN RUMAH SAKIT
RANCANGAN SISTEM INFORMASI PENAGIHAN PASIEN RUMAH SAKIT Noerlina Jurusan Komputerisasi Akuntansi, Universitas Bina Nusantara, Jalan KH. Syahdan No. 9, Jakarta 11480 e-mail : [email protected] Abstrak
BAB 1 PENDAHULUAN. menggantikan kegiatan manual yang tidak lagi dapat diandalkan. Perusahaan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi yang begitu cepat saat ini telah membawa berbagai perubahan ke dalam proses bisnis perusahaan. Kegiatan manual dengan menggunakan pencatatan
ANALISIS DAN PERANCANGAN E-SCM (STUDI KASUS: PT. MULTI MEGAH MANDIRI)
ANALISIS DAN PERANCANGAN E-SCM (STUDI KASUS: PT. MULTI MEGAH MANDIRI) Rudy 1), Nancy Octavia 2), Novitriana Tjong 3), Tri Harsoyo 4) 1-4) Jurusan Sistem Informasi Universitas Bina Nusantara Jln. KH. Syahdan
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN, PEMBELIAN, DAN PERSEDIAAN MATERIAL PADA PT MITRA SINERGI ADHITAMA
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN, PEMBELIAN, DAN PERSEDIAAN MATERIAL PADA PT MITRA SINERGI ADHITAMA 1 Ria Ayu Anggraini Binus University, Jakarta Barat, DKI Jakarta, Indonesia Tanty Oktavia,
BAB III ANALISIS SISTEM
BAB III ANALISIS SISTEM Analisis sistem adalah penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian dengan maksud untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan dan
MEMBANGUN SISTEM INFORMASI PEMBELIAN TUNAI PADA APOTIK CIPTA DENGAN OBJECT ORIENTED METHODOLOGY
MEMBANGUN SISTEM INFORMASI PEMBELIAN TUNAI PADA APOTIK CIPTA DENGAN OBJECT ORIENTED METHODOLOGY Hamidah 1 1, Okkita Rizan 2 2 1 Program Studi Komputerisasi Akuntansi, STMIK Atma Luhur, Pangkalpinang E-mail
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Perkembangan teknologi informasi yang terus berkembang saat ini mempermudah setiap orang untuk saling berkomunikasi dan bertukar informasi tanpa dibatasi oleh waktu,
PENGEMBANGAN E-CRM PADA DIVISI TOKO PT PRIMAGRAPHIA
PENGEMBANGAN E-CRM PADA DIVISI TOKO PT PRIMAGRAPHIA ERASTUS ABRAHAM Jl. Haji Soleh 1 Kampung Kecil no.36, 081289869639, [email protected] KEVIN LEONARD Jl. Salam Raya no.16 Jakarta Barat, 08988821043,
SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PEMBELIAN MATERIAL PADA PERUSAHAAN KONTRAKTOR
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi 2011 (SNATI 2011) ISSN: 1907-5022 SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PEMBELIAN MATERIAL PADA PERUSAHAAN KONTRAKTOR Lianawati Christian 1, Dinna Meutia Azzahra 2 1
BAB 1 PENDAHULUAN. pesat seiring dengan berkembanganya teknologi. Dengan adanya internet,
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan peranan internet dalam dunia bisnis meningkat dengan pesat seiring dengan berkembanganya teknologi. Dengan adanya internet, kita dapat berkomunikasi dan
ANALISA DAN RANCANGAN SISTEM INFORMASI INVENTARISASI LOGISTIK PADA KOPERASI PEGAWAI TELKOM BARATA
ANALISA DAN RANCANGAN SISTEM INFORMASI INVENTARISASI LOGISTIK PADA KOPERASI PEGAWAI TELKOM BARATA Windarto Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Budi Luhur Universitas Budi
BAB 1 PENDAHULUAN. pendapatan dan keuntungannya. Persaingan bisnis sekarang ini menuntut
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada dasarnya setiap perusahaan didirikan dengan tujuan utama memperoleh keuntungan maksimal dari bisnis yang dijalankannya. Salah satu aspek penting yang mempengaruhi
SISTEM INFORMASI PENJUALAN PADA COFFEE SHOP STUDI KASUS: KRAKATOA COFFEE AND GEMSTONE
Seminar Nasional Sistem Informasi Indonesia, 22 September 2014 SISTEM INFORMASI PENJUALAN PADA COFFEE SHOP STUDI KASUS: KRAKATOA COFFEE AND GEMSTONE Murdiaty 1), Agustina 2), Christy Veronica 3) 1, 3 Program
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM E-PROCUREMENT PADA PT. XYZ
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM E-PROCUREMENT PADA PT. XYZ Teuku Adriansyah Akhmad 1, Dimas Apriano 1, Edi Abdurachman 1 Faculty Binus Business School Jakarta Jln. Hang Lekir I Nomor 6 Kebayoran Baru,
BAB 1 PENDAHULUAN. sebesar-besarnya. Hal ini menyebabkan banyak perusahaan yang sepertinya tidak peduli
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada umumnya perusahaan bertujuan untuk memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya. Hal ini menyebabkan banyak perusahaan yang sepertinya tidak peduli dengan hal-hal
BAB III PERANCANGAN SISTEM
BAB III PERANCANGAN SISTEM 3.1 Pengumpulan Kebutuhan Berdasarkan kebutuhan pengguna web ini digunakanuntuk mempermudah customer untuk berbelanja karena banyak kegiatan atau kesibukan customer. Media perbelanjaan
Analisa Dan Perancangan Sistem Informasi Pemasaran Perumahan pada PT. Anugerah Bangun Cipta
Analisa Dan Perancangan Sistem Informasi Pemasaran Perumahan pada PT. Anugerah Bangun Cipta Anton 1, Hendra 2 STMIK IBBI Jl. Sei Deli No. 18 Medan, Telp. 061-4567111 Fax. 061-4527548 Email : [email protected]
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada saat ini perkembangan teknologi dan informasi berkembang begitu pesat diikuti dengan tingkat persaingan yang begitu ketat dan tuntutan globalisasi yang menyebabkan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan yang pesat terjadi di berbagai bidang tak terkecuali dalam bidang ekonomi dalam hal ini ada kaitannya dengan proses penjualan dan pembelian. Semakin tingginya
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang PT. Hasanah Multiguna Ekspres merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa ekspedisi, beralamat di Jl. Pagarsih, Astanaanyar no.76, Bandung Jawa Barat.
E-PROCUREMENT DALAM PENGADAAN BARANG UNTUK MEWUJUDKAN KEEFEKTIFAN DAN KEEFESIENAN KERJA
E-PROCUREMENT DALAM PENGADAAN BARANG UNTUK MEWUJUDKAN KEEFEKTIFAN DAN KEEFESIENAN KERJA Dwi Buntari Sistem Informasi STMIK ATMA LUHUR PANGKALPINANG Jl. Jend. Sudirman Selindung Lama Pangkalpinang Kepulauan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sistem informasi akuntansi (SIA) merupakan struktur yang menyatu dalam suatu entitas, yang menggunakan sumber daya fisik dan komponen lain, untuk merubah data transaksi
BAB 1 PENDAHULUAN. harga buku dan juga sebagai upaya mengurangi dampak pemanasan global
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring dengan berkembangnya teknologi, berbagai hal mulai diubah formatnya ke dalam bentuk digital, tidak terkecuali berbagai buku cetak. Buku-buku digital, atau yang
Gambar 4.39 Form View Pembelian Pemesanan Supplier
269 Gambar 4.39 Form View Pembelian Pemesanan Supplier Jika User dari menu utama mengklik View -> Penjualan -> View Penjualan, maka akan di tampilkan form View Penjualan. Pada form View Penjualan, user
BAB 1 PENDAHULUAN. mendukung bisnis dan menyediakan sumber daya yang kuat untuk keunggulan
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sistem informasi telah berkembang menjadi sebuah alat bagi organisasi untuk mendukung bisnis dan menyediakan sumber daya yang kuat untuk keunggulan kompetitif perusahaan.
BAB 1 PENDAHULUAN. perusahaan penyedia jasa pengiriman barang memegang peranan yang sangat penting.
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam hal pengiriman barang baik ke dalam negeri maupun luar negeri, perusahaan penyedia jasa pengiriman barang memegang peranan yang sangat penting. Masyarakat dapat
Analisa Sistem E-Procurement pada Perpustakaan STMIK STIKOM Bali Berbasis Zachman Framework
10 JURNAL SISTEM DAN INFORMATIKA Analisa Sistem E-Procurement pada Perpustakaan STMIK STIKOM Bali Berbasis Zachman Framework I Made Adi Purwantara, Ni Nyoman Utami Januhari STMIK STIKOM Bali Jl. Raya Puputan
BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN A. Sistem Informasi Akuntansi Pembelian Pada PT Arwana Citramulia, Tbk Untuk mengetahui tentang prosedur pembelian pada PT Arwana Citramulia, Tbk, maka penerapan prosedur
BAB 1 PENDAHULUAN. investasi lebih dalam teknologi informasi terutama dalam Supply Chain mereka.
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Persaingan bisnis saat ini sangatlah ketat, baik dalam pasar lokal maupun pasar global. Setiap perusahaan harus melakukan peningkatan kualitas produk, kecepatan respon
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PENDAPATAN DEALER MOTOR BERBASIS OBJECT ORIENTED
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PENDAPATAN DEALER MOTOR BERBASIS OBJECT ORIENTED Noerlina 1 1 Jurusan Komputerisasi Akuntansi, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Bina Nusantara, Jl. K.H. Syahdan No. 9,
BAB 2 LANDASAN TEORI. bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu. bersatu untuk mencapai tujuan yang sama.
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Teori Umum 2.1.1 Pengertian Sistem Menurut Mulyadi (2001, p2) Sistem pada dasarnya adalah sekelompok unsur yang berhubungan erat antara satu dengan yang lainnya, yang berfungsi
BAB 1 PENDAHULUAN. mengalami penyempurnaan untuk dapat memenuhi kebutuhan manusia dengan lebih
1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Dunia teknologi informasi telah berkembang dengan sangat pesat dan terus mengalami penyempurnaan untuk dapat memenuhi kebutuhan manusia dengan lebih baik. Dewasa
PENGEMBANGAN BASIS DATA PENJUALAN, PERSEDIAAN DAN LOGISTIC TRACKING: STUDI KASUS PT ABHIMATA CITRA ABADI
PENGEMBANGAN BASIS DATA PENJUALAN, PERSEDIAAN DAN LOGISTIC TRACKING: STUDI KASUS PT ABHIMATA CITRA ABADI Ayuliana; Nadya Permata Putri; Araminta Pranoto; Ronald Novembry Computer Science Department, School
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KEGIATAN ADMINISTRASI SERTIFIKASI PADA PT. PLN (PERSERO) PUSDIKLAT UNIT SERTIFIKASI
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KEGIATAN ADMINISTRASI SERTIFIKASI PADA PT. PLN (PERSERO) PUSDIKLAT UNIT SERTIFIKASI Nugroho Sihraharja Handoko Jurusan Sistem Informasi dan Manajemen, Binus University, Jl. K.
BAB 1 PENDAHULUAN. menjadi suatu alat peraga yang mampu menonjolkan kecanggihan dari suatu
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kemajuan pesat teknologi beberapa tahun belakangan ini membuat simulasi menjadi suatu alat peraga yang mampu menonjolkan kecanggihan dari suatu aplikasi. Secara umum,
BAB I PENDAHULUAN. memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi. Penerapan teknologi informasi
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Pada masa sekarang, banyak perusahaan mengalami perkembangan dalam dunia bisnisnya dan berusaha untuk meningkatkan kinerjanya dengan memanfaatkan kecanggihan
Perancangan Sistem Informasi
Perancangan Sistem Informasi Manager toko Serba Ada ingin memperbaiki sistem informasi yang ada pada tokonya. Untuk itu dia mulai menganalisis sistem informasi yang ada dimulai dari bagian order penjualan
BAB 1 PENDAHULUAN. Gambar 1.1 Grafik Jumlah Penduduk DKI Jakarta Sumber : bappedajakarta.go.id
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penduduk di Indonesia khususnya di Ibukota Jakarta semakin bertambah Setiap harinya. Berdasarkan dari data yang ada, terhitung pada tahun 2013 jumlah penduduk di Jakarta
Penerapan UML pada Usaha Retail
Joan Nugroho Jurusan S1 Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Maranatha, Jl. Suria Sumantri no. 65 Bandung Email : [email protected] Abstract UML (Unified Modelling
BAB I PENDAHULUAN.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam melaksanakan produksi suatu perusahaan dibidang logistik, diperlukan suatu manajemen yang berguna untuk menerapkan keputusan- keputusan dalam upaya pengaturan
BAB 4 PERANCANGAN SISTEM INFORMASI. Sistem yang dirancang bertujuan untuk mendukung persediaan bahan yang
127 BAB 4 PERANCANGAN SISTEM INFORMASI 4.1 The Task 4.1.1 Purpose Sistem yang dirancang bertujuan untuk mendukung persediaan bahan yang dimulai dari pendataan bahan yang baru, bahan masuk yang dimulai
Frendy Budiman Suherli. Binus University, Sukabumi, Indonesia, , Hendry Ciunardy
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM APLIKASI BASIS DATA E-COMMERCE DAN ENQUIRIES POTENSI BISNIS DI INDONESIA BERBASIS WEB PADA EUROPEAN INDONESIAN BUSINESS NETWORK Frendy Budiman Suherli Binus University,
PERANCANGAN SISTEM PRODUKSI, PERSEDIAAN, DAN PEMBELIAN PT. MAJU JAYA MULYA
PERANCANGAN SISTEM PRODUKSI, PERSEDIAAN, DAN PEMBELIAN PT. MAJU JAYA MULYA Stephanie Surja; Lius Steven Sanjaya Information Systems Department, School of Information Systems, Binus University Jl. K.H.
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Berdasarkan informasi dari website Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik (Asperindo, 2015) jumlah anggota perusahaan swasta yang bergerak dalam
BAB 1 PENDAHULUAN. pilihan produk kepada pelanggan sehingga pelanggan dapat saja pindah sewaktu-waktu
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan zaman yang sangat cepat memberikan ruang yang bebas antara pelanggan dan pembeli serta banyaknya variasi produk dan harga akan memberikan pilihan produk
BAB 1 PENDAHULUAN. Pada saat ini, perkembangan teknologi dan perekonomian bergerak sangat cepat sehingga
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada saat ini, perkembangan teknologi dan perekonomian bergerak sangat cepat sehingga mengakibatkan semakin tingginya persaingan antar perusahaan-perusahaan bisnis.
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam menjalankan kegiatan bisnisnya, setiap pelaku bisnis pasti membutuhkan sebuah alat yang dapat mendukung kegiatan operasional bisnisnya dalam menjalankan usaha.
BAB III TINJAUAN TEORI DAN PRAKTIK SISTEM PEMBELIAN BAHAN BAKU PADA CV DIJAWA ABADI JEPARA FUNITURE
19 BAB III TINJAUAN TEORI DAN PRAKTIK SISTEM PEMBELIAN BAHAN BAKU PADA CV DIJAWA ABADI JEPARA FUNITURE 3.1 Tinjauan Teori 3.1.1 Pengertian Sistem Dalam menjalankan operasinya perusahaan/badan membutuhkan
IMPLEMENTASI METODE OOAD PADA PERANCANGAN KAMUS ISTILAH AKUNTANSI BERBASIS MOBILE
IMPLEMENTASI METODE OOAD PADA PERANCANGAN KAMUS ISTILAH AKUNTANSI BERBASIS MOBILE Usman Ependi Program Studi Teknik Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bina Darma Jl Ahmad Yani No 12 Palju Palembang30264
Perancangan Sistem Informasi Pengelolaan Persediaan Perbekalan Farmasi (Studi Kasus Pada Gudang Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bandung)
Perancangan Sistem Informasi Pengelolaan Persediaan Perbekalan Farmasi (Studi Kasus Pada Gudang Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bandung) 1 Setiadi Nurahman, 2 Magnaz L. Oktaroza, 3 Elly Halimatussadiah
SNIPTEK 2014 ISBN:
SNIPTEK 2014 ISBN: 978-602-72850-5-7 PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PEMESANAN MAKAM BARU MENGGUNAKAN METODE RATIONAL UNIFIED PROCESS (Studi kasus pada Taman Pemakaman Umum Joglo Jakarta Barat) Dyah Asrining
ANALISIS DAN PERANCANGAN CUSTOMER RELATION MANAGEMENT BERBASISKAN INTERNET PADA PT GENERAL MOTORS INDONESIA
ANALISIS DAN PERANCANGAN CUSTOMER RELATION MANAGEMENT BERBASISKAN INTERNET PADA PT GENERAL MOTORS INDONESIA Indrajani Universitas Bina Nusantara Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Komputer Jakarta, Indonesia
