BAB III KONSEP PERANCANGAN
|
|
|
- Vera Muljana
- 10 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB III KONSEP PERANCANGAN 3.1 Strategi Perancangan Strategi Komunikasi Menurut Laswell komunikasi meliputi lima unsur yakni komunikator, pesan, media, komunikan, dan efek. komunikasi merupakan proses penyampaian pesan dari komunikator kepada komunikan melalui media yang menimbulkan efek tertentu. Suatu komunikasi dikatakan berhasil apabila komunikasi itu mampu mengubah sikap dan tindakan seseorang. Dalam pembuatan perancangan media informasi wisata kuliner di kota Bandung penulis menggunakan metode 5w+H, yang mana uraiannya sebagai berikut : 1. What, informasi apa yang ingin disampaikan kepada target sasaran? dalam pembuatan media informasi wisata kuliner kota Bandung informasi yang disampaikan berupa saranasarana petunjuk keberadaan tempat wisata kuliner yang ada di kota Bandung. 2. Who, siapa target sasaran yang akan dituju dalam informasi tentang wisata kuliner di kota Bandung? target sasaran yang di tuju adalah wisatawan lokal yang tergolong dalam golongan ekonomi menengah ke atas dan usianya berkisar tahun 3. Why, mengapa harus disampaikan informasi tersebut kepada target sasaran? untuk menarik para wisatawan lokal dan membangun citra bahwa kota Bandung merupakan kota pusat tempat kuliner tanah air 4. Where, dimana target sasaran akan mendapatkan informasi tersebut? target sasaran akan mendapat informasi tersebut melalui beberapa tempat seperti hotel, tempat informasi, tempat makan, dinas pariwisata. 15
2 5. When, Kapan saat yang paling tepat untuk menyampaikan informasi ini kepada target sasaran? untuk menarik target saaran waktu yang tepat untuk penyampian informasi di lakukan pada saat menjelang libur panjang dan setiap hari pekan. 6. How, Bagaimana cara media informasi yang dibuat sampai pada target sasaran? dengan melakukan penyebaran media baik secara langsung seperti membagi-bagikan brosur atau flyer. Sedangkan untuk yang tidak langsung di menggunkan pengaplikasian ke media lain seperti halte bus, taksi, dan bus Segmentasi Target sasaran yang dituju yakni wisatawan domestik yang ditentukan berdasarkan segmentasi sebagai berikut : 1. Demografis Secara demografis sasaran ditargetkan pada usia tahun, jenis kelamin laki laki dan perempuan, dimana pada usia ini seseorang mempunyai keinginan untuk menambah pengetahuan dalam hal wawasan. 2. Psikografis Berdasarkan masyarakat psikologis ditargetkan untuk golongan ekonomi menengah keatas, mengingat masyarakat pada golongan ini lebih bersifat royal dan dapat mampu untuk menikmati wisata kuliner ini di tempat restoran mahal sekali pun. 16
3 3. Geografis Secara geografis lebih mengenai pada target sasaran yang memiliki kondisi alam atau kota yang berbeda dengan keadaan alam kota Bandung. Contohnya kota Jakarta, Tanggerang, dan kota - kota lainya, Pesan Utama Pesan yang disampaikan kepada target sasaran adalah sebuah informasi berupa petunjuk tempat tempat wisata kuliner yang ada di kota Bandung. Dimana tempat wisata tersebut sudah mempunyai standarisasi baik berupa standar kesehatan, kebersihan,dan standar kenyamanan.sehingga para wisatawan menemukan dapat tempat dengan mudah rumah makan mencari atau yang tuju. di Disamping turut mengenalkan keberadaan rumah makan yang menjual makanan khas daerah ataupun makanan khas luar negeri lainya Strategi Kreatif Pesan yang disampaikan melalui media dalam hal ini berupa booklet serta media lainnya yang mendukung media utama dalam menginformasikan tempat wisata kuliner di kota Bandung Pendekatan Kreatif Dalam pendekatan kreatif penulis memfokuskan pada perancangan sebuah buku saku atau booklet yang memuat daftar rumah makan yang berada di kawasan Bandung. Bentuk booklet itu sendiri dibuat berbeda dari buku saku pada umumnya. Selain itu dibuat 17
4 pula sebuah map atau peta agar memudahkan akses jalan menuju tempat yang dituju Pendekatan Visual Untuk menarik perhatian para wisatawan tampilan visual dibuat dengan kesan ceria. Sedangkan tampilan map atau peta diberikan sebuah gambar baik berupa icon atau photo yang menggambarkan miniature kota Bandung. dan objek tempat rumah makan yang lebih utama Strategi Media Agar informasi mudah sampai kepada target sasaran. Maka media yang digunakan lebih kearah jenis media yang ada dan dekat dengan masyarakat. Baik itu dari media utama maupun media pendukung Media utama Dalam penyampaian sebuah informasi secara utuh, maka media yang tepat adalah booklet. Sebab booklet adalah buku saku yang memuat informasi lebih detail dan lebih rinci. Selain itu penggunaannya yang praktis memudahkan seseorang untuk membawanya pada saat perjalanan Media pendukung 1. Poster Poster merupakan salah satu media yang dipasang di sebuah dinding atau papan pengumuman, hal ini akan lebih bisa menjangkau kelompok sasaran yang lebih banyak dengan biaya distribusi yang lebih murah. 18
5 2. Spanduk Spanduk merupakan media yang sering di pasang pada pinggir jalan ataupun pada ruas atas badan jalan. 3. Stiker Stiker merupakan media yang bisa ditempelkan pada benda lain sehingga penyebarannya sangat mudah dan dapat membantu dalam penyampaian informasi. 4. Baligo Sebuah media yang mempunyai ukuran yang besar, baligho di pasang dipinggir jalan, sehingga memudahkan para pejalan kaki dan para pengguna kendaraan untuk membacanya. 5. X-Banner salah satu media dalam ruangan yang bersifat sebagai pendukung tempat - tempat tertentu. 6. Flyer Flyer berupa selembaran yang memuat sebuah informasi, dan cara peneyabarannya bisa langsung mengenai target sasaran. 7. Gimmic gimmic bisa berupa perlengkapan atau cenderamata yang bisa mendukung media utama Strategi Distribusi Untuk mempermudah penyebaran media kepada target sasaran maka dibutuhkan kerja sama antara pengelola usaha kuliner dengan intansi-intansi terkait seperti Dinas Pariwisata, Dinas tata lingkungan kota Bandung, agen atau biro perjalanan, dan beberapa pihak terkait. jalan jalan utama kota Bandung terutama jalan pintu masuk tol kota Bandung menjadi tempat efektif dalam penyebaran 19
6 media yang di tunjukan kepada wisatawan. Sebab dari situ para wisatawan atau pengunjung seolah di sambut oleh suasana wisata kuliner yang ada di kota Bandung. Adapun tempat tempat lain yang di gunakan sebagai tempat penyebaran media informasi ini, yaitu pusat-pusat keramaian kota seperti Mall, Terminal, Halte dan tempat umum lainya. menjadi bagian terpenting dalam penyebaran media informasi ini kepada para wisatawan Jalur Distribusi Jalur distribusi dalam penyebaran media informasi ini kepada target sasaran terbagi menjadi 2 jalur yaitu, jalur umum dan jalur khusus. Adapun jalur distribusi dengan cara jalur umum yaitu memperkenalkan langsung media pendukung kepada target sasaran diantaranya adalah poster, spanduk, baligho, billboard dan Flayer. media media tersebut dapat di pasang pada jalan jalan utama kota ataupun pusat keramaian kota. Sedangkan jalur distribusi dengan cara jalur khusus dapat dilakukan dengan cara memperkenalkan wisata kuliner melalui instansi terkait diantaranya dinas pariwisata, biro perjalanan, iklan media massa dan sebagainya. Media Informasi Jalur distribusi Booklet Pintu masuk tol Bandung, Agen Biro Poster perjalanan,dinas pariwisata, lembaga Pusat keramainan kota (Mall, Spanduk terminal,halte, dsb), pinggir jalanan kota, Pinggir jalan sebelum memasuki kawasan kota Bandung 20
7 Baligo Pinggir jalan sebelum dan sesudah Billboard memasuki kawasan Bandung. Persimpangan jalan kota Bandung dan X-banner Flyer sekitarnya Rumah makanan, Mall,Dinas pariwisata Para pejalan kaki, para pengguna Iklan majalah Gimmic kendaraan, Majalah kuliner / masakan Pintu Keluar tol, tempat makan Gambar 3.1 Tabel Jalur Distribusi Jadwal Penyebaran Media Jadwal penyebaran media dilaksanakan pada awal tahun 2009, dan dikarenakan media ini bersifat informasi, maka dari itu tidak menggunakan batas waktu tertulis yang ditentukan, akan tetapi adapun isi dari konten media ini dapat di perbaharui setiap 1 tahun sekali. Sesuai perkembangan wisata kuliner Bandung sendiri 3. 2 Konsep visual Format Desain Format yang digunakan dalam perancangan media informasi wisata kuliner dibuat dalam bentuk portrait dan landscape, dan disesuaikan dengan jenis media yang dipakai Gaya dan Kesan Wisata merupakan sebuah kegiatan atau perjalanan mengujungi objek-objek wisata, untuk tujuan bertamasya dan bersenang-senang, bergembira, dan tentunya para pelaku wisata menginginkan suasana yang bahagia, senang. Oleh karena itu dalam perancangan media informasi wisata kuliner Bandung tidak lepas dari unsur wisata dimana ada objek wisata, suasana 21
8 keadaan alam, sehingga mendapatkan kesan wisata kuliner di Bandung dapat dinikmati sambil menikmati pemandanngan. Gaya visual yang digunakan dalam perancangan media informasi wisata kuliner di kota Bandung yaitu menggunakan gabungan dari beberapa photo real dan beberapa gambar vector. Pemaikaian photo real dikarenakan pada segementasi target sasaran usia diantara tahun, sehingga apabila digabungkan dengan gambar vector unsur kedewasaan masih tetap ada. Selain itu photo real yang di gunakan sebagai ilustrasi pada makanan akan lebih menguatkan pada unsur wisata kuliner. Pemaikan gambar vector berguna untuk memperkuat atau mempertegas dari konsep secara keseluruhan Ilustrasi Ilustrasi yang digunakan dalam perancangan media informasi ini berupa icon-icon yang menjadi ciri khas kota Bandung, berikut ini ilustrasi yang digunakan dalam perancangan media informasi wisata kuliner kota Bandung. 1. Icon kota Bandung Gambar 3.2 Gedung sate Gedung sate merupakan salah satu bangunan yang sudah menjadi icon kota Bandung. Dan sudah terkenal sampai ke luar kota. maka dari itu pemilihan objek gedung 22
9 sate mewakili kota Bandung sebagai kota tujuan wisata dalam perancangan media informasi ini. 2. Tiang Penujuk Arah Gambar 3.3 Tiang petunjuk arah Tiang petunjuk arah merupakan sarana yang memberi petunjuk atau arah jika seseorang tidak mengetahui kemana mereka akan menuju lokasi yang akan diinginkan. Oleh karena itu dalam ilustrasi perancangan media informasi wisata kuliner kota Bandung terdapat tiang petunjuk arah yang menunjukan arah kemana wisatawan akan menemukan sebuah restoran, café, dan rumah makan. 3. Sample Makanan Gambar 3.4 Sample Makanan 23
10 Ilustrasi dari photo makanan menjadi bagian yang terpenting dimana objek yang di angkat dalam perancangan ini yaitu kuliner. 4. Mojang Bandung Gambar 3.5 Mojang Bandung Pemilihan mojang Bandung dalam ilustrasi perancangan media informasi ini, yaitu mewakili warga kota Bandung yang menyambut kedatangan para pelaku wisatawan. 24
11 3.2.4 Layout Layout adalah penyusunan dari elemen-elemen desain yang berhubungan membentuk susunan kedalam artistik. sebuah Hal ini bidang bisa juga sehingga disebut manajemen bentuk dan bidang. Tujuan utama layout adalah menampilkan elemen gambar dan teks agar menjadi komunikatif dalam sebuah cara yang dapat memudahkan pembaca menerima informasi yang disajikan. Berikut ini merupakan layout yang di gunakan dalam pembuatan booklet. 1. Cover Gambar 3.6 Cover Depan 25
12 2. Isi atau content Gambar 3.7 Layout isi Tipografi Tipografi merupakan representasi visual dari sebuah bentuk komunikasi verbal dan merupakan properti visual yang pokok dan efektif. Hadirnya tipografi dalam sebuah media terpan visual merupakan faktor yang membedakan antara desain grafis dan media ekspresi visual lain seperti lukisan. Lewat kandungan nilai fungsional dan nilai estetiknya, huruf memiliki potensi untuk menterjemahkan atmosfir-atmosfir yang tersirat dalam sebuah komunikasi verbal yang dituangkan melalui abstraksi bentukbentuk visual. Dalam perancangan media informasi wisata kuliner tipografi yang di gunakan lebih bersifat informatif sehingga 26
13 memudahkan untuk membacanya. Berikut ini jenis huruf yang di pakai dalam perancangan media utama. 1. Futura Md BT a b c d e f g h I j k l m n o p q r s t u v w x y z ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ ( 12pt) 2. Berlin Sans a b c d e f g h I j k l m n o p q r s t u v w x y z ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ 3. Segoe UI a b c d e f g h I j k l m n o p q r s t u v w x y z ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ 4. Monotype corsiva a b c d e f g h I j k l m n o p q r s t u v w x y z ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ 27
14 3.2.6 Warna Warna merupakan unsur yang cukup penting dalam mendasain sebuah media cetakan.komposisi warna yang tepat, dan menarik akan mampu menguatkan isi pesan. Dalam perancangan media informasi baik itu media utama ( booklet ) atau media pendukung lainya warna yang di gunakan mengambil dari unsur-unsur alam seperti biru untuk langit dan hijau untuk pegunungan, kuning untuk bunga dan sebagainya. Gambar 3.8 Skema warna 28
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL 3.1. Strategi Perancangan Strategi perancangan yang akan dilakukan disimpulkan dari beberapa pemecahan masalah dari Pulau Kemaro yaitu : Membuat suatu media
STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL III.1 Strategi Perancangan Strategi adalah siasat yang direncanakan dengan sebaik mungkin sehingga dalam sebuah pembuatan sesuatu akan berjalan dengan baik
STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL PROMOSI OBJEK WISATA PANTAI GEDAMBAAN
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL PROMOSI OBJEK WISATA PANTAI GEDAMBAAN III.1 Pendekatan Komunikasi Strategi dalam pendekatan komunikasi wisata Pantai Gedambaan ini dibuat dengan komunikasi
BAB III KONSEP PERANCANGAN VISUAL
BAB III KONSEP PERANCANGAN VISUAL 3.1 Strategi Perancangan Permasalahan yang ditemukan penulis setelah melakukan penelitian adalah mengenai kurangnya perhatian pengelola terhadap media informasi berupa
BAB III Strategi Perancangan dan Konsep Visual
BAB III Strategi Perancangan dan Konsep Visual 3.1 Strategi Perancangan 3.1.1 Strategi Komunikasi Strategi komunikasi dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah melalui media gambar. Karena
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL 3.1. Strategi Perancangan Strategi perancangan yang akan dilakukan disimpulkan dari beberapa pemecahan masalah dari bahaya minuman beralkohol pada remaja
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP PERANCANGAN
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP PERANCANGAN 3.1 Strategi Komunikasi Komunikasi massa menurut Jay Black dan Frederick O Whitney (1988) dalam I Putu Suwarbawa (2009), bahasa komunikasi massa adalah
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL III.1 Strategi Perancangan Perancangan sign system dan media informasi pada Museum Geologi Bandung dibuat dengan dilatarbelakangi oleh data-data yang nyata
BAB III KONSEP PERANCANGAN
BAB III KONSEP PERANCANGAN 3.1. Tujuan Perancangan Tujuan dari perancangan yang saya buat agar bisa menaikkan pangsa pasar clas mild dan bisa mempromosikan band band lokal agar bisa menjadi band nasional.
STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL 3.1. Strategi Perancangan Agar promosi mencapai tujuan yang diharapkan maka promosi harus efektif, promosi yang efektif adalah promosi tersebut haruslah berbeda
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL 3.1. Tujuan Perancangan Beberapa tujuan hasil perancangan dari sign system ini, yaitu memudahkan pengunjung untuk mendapatkan informasi yang diberikan di
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL IM3 SEBAGAI PRODUK KARTU PERDANA INDOSAT TBK
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL IM3 SEBAGAI PRODUK KARTU PERDANA INDOSAT TBK 3.1 Strategi Komunikasi Strategi komunikasi dalam pembuatan konsep perancangan IM3 sebagai produk kartu perdana
BAB III KONSEP PERANCANGAN VISUAL
BAB III KONSEP PERANCANGAN VISUAL 3.1 Strategi Perancangan Permasalahan yang ditemukan penulis pada kawasan Jelekong adalah kurangnya media promosi yang ditujukan kepada para wisatawan yang akan berkunjung,
STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL SIGN SYSTEM
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL SIGN SYSTEM GRAHA MELATI III.1 Strategi Perancangan Dengan adanya permasalahan permasalahan yang telah dijelaskan sebelumnya, maka ditetapkan sebuah solusi
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL. hidup sehat untuk mencegah penyakit cacingan pada anak, adalah
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL 3.1 Strategi Perancangan Strategi perancangan yang akan dibuat dalam kampanye sosial hidup sehat untuk mencegah penyakit cacingan pada anak, adalah mengkampanyekan
Tujuan Komunikasi
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL 3.1 Strategi Perancangan 3.1.1 Strategi Komunikasi Dalam penyampaian strategi komunikasi, agar pesannya tersampaikan secara benar, dimana ingin menyampaikan
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL 3.1 Strategi Komunikasi Keberhasilan suatu komunikasi ditentukan oleh bagaimana caranya supaya pesan yang akan disampaikan dapat diterima dengan baik kepada
BAB III STRATEGI & KONSEP VISUAL
BAB III STRATEGI & KONSEP VISUAL 3.1 Strategi Perencangan 3.1.1 Strategi Komunikasi Secara umum komunikasi berarti penyampaian pesan atau informasi, pernyataan yang dilakukan oleh seorang (komunikator)
STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL 3.1 Strategi Perancangan 3.1.1 Pendekatan Komunikasi a. Visual Pendekatan komunikasi dengan visual yang dilakukan dalam perancangan media informasi Gaya Kebaya
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL 3.1 Pendekatan Komunikasi Komunikasi yang akan dibangun dalam perancangan desain terhadap promosi Kombucha Tea meliputi komunikasi massa yang disesuaikan
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL III.1 Strategi Perancangan Strategi Perancangan dalam pembuatan media informasi snorkeling sebagai promosi wisata alam bawah laut Pantai Teluk Limau ini adalah
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP IKLAN. 3.1 Strategi Promosi
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP IKLAN 3.1 Strategi Promosi Pada perancangan promosi wisata edukasi Saung Angklung Udjo ini menggunakan strategi pendekatan pada konsumen yaitu dengan suatu pendekatan
PERANCANGAN ULANG PUBLIKASI BUKU EMPAT RUTE JALAN KAKI KEBUN RAYA BOGOR
PERANCANGAN ULANG PUBLIKASI BUKU EMPAT RUTE JALAN KAKI KEBUN RAYA BOGOR Fenny Kebun Raya Bogor, 0251-8322220, [email protected] Pembimbing : Inda Ariesta S.Sn. ABSTRAK Tujuan penelitian ialah menemukan
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL III.1 Strategi Perancangan Dilihat dari permasalahan-permasalahan yang telah dibahas di bab sebelumnya dan telah difokuskan pada batasan masalah, maka didapat
BAB III KONSEP PERANCANGAN
43 BAB III KONSEP PERANCANGAN 3.1 Tujuan Komunikasi Tujuan komunikasi perancangan buku bergambar sebagai media kampanye pelestarian dan stop eksploitasi lumba-lumba ini adalah untuk mengkomunikasikan suatu
BAB 4 KONSEP DESAIN. 4.1 Landasan Teori Teori Desain Buku. Dalam buku New Book Design yang ditulis oleh Roger Fawcett
14 BAB 4 KONSEP DESAIN 4.1 Landasan Teori 4.1.1. Teori Desain Buku Dalam buku New Book Design yang ditulis oleh Roger Fawcett Tang, faktor faktor yang harus diperhatikan dalam mendesain sebuah buku adalah
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL. kepada anak dan ilustrasi akan menjadi foto lebih menarik. Dan foto yang
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL 3.1 Strategi Perancangan 3.1.1 Pendekatan Komunikasi Komunikasi banyak dilakukan melalui media foto dan gaya ilustrasi yang sederhana. Karena foto akan memberikan
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL. informasi terhadap individu satu dengan lainnya. Penyampaian pesan
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL 3.1 Strategi Komunikasi Komunikasi merupakan media penyampaian pesan atau informasi terhadap individu satu dengan lainnya. Penyampaian pesan dapat melalui
BAB IV PRODUKSI MEDIA
BAB IV PRODUKSI MEDIA 4.1 Gambaran Media Produksi Berdasarkan data dan informasi lapangan yang penulis dapat, maka penulis kemudian menggunakan beragam elemen desain grafis (garis, bidang, ruang gempal,
STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL. III.1.1 Pendekatan komunikasi (pendekatan visual dan verbal)
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL III.1 Strategi Perancangan Strategi perancangan terdiri dari dua kata yaitu strategi dan perancangan, yang masing-masing kata mempunyai pengertian tersendiri.
BAB III STRATEGI & KONSEP VISUAL. Tujuan komunikasi untuk merancang media promosi event BIG MEET
48 BAB III STRATEGI & KONSEP VISUAL 3.1 Tujuan Komunikasi Tujuan komunikasi untuk merancang media promosi event BIG MEET UP Fingerboard Contest sangatlah penting, sebagai pembenahan dari rancangan media
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL III.1 Strategi Perancangan Agar permasalahan bisa diatasi dan tujuan dapat dicapai maka dibutuhkan strategi. Permasalahan yang ditemukan mengenai pengetahuan
BAB IV MEDIA DAN TEKNIS PRODUKSI
BAB IV MEDIA DAN TEKNIS PRODUKSI 4.1. Media Utama a. Billboard Gambar 4.1 Billboard Material : Flexi Front Lite Ukuran : 200 cm x 250 cm Teknis : Printing Outdoor Billboard adalah papan iklan untuk sebuah
BAB III STRATEGI & KONSEPTUAL. paradise in tidung island adalah menciptakan panduan lengkap, informatif dan
53 BAB III STRATEGI & KONSEPTUAL 3.1 Strategi Perancangan Bentuk rancangan yang akan dibuat dalam buku panduan wisata little paradise in tidung island adalah menciptakan panduan lengkap, informatif dan
PERANCANGAN VISUAL DESTINATION BOOK MUSEUM KERETA API AMBARAWA
1 PERANCANGAN VISUAL DESTINATION BOOK MUSEUM KERETA API AMBARAWA GUSNUN PANGARA 3402 109 039 Museum Kereta Api Ambarawa sebagai satu-satunya museum di Indonesia yang berfungsi menyimpan benda-benda bersejarah
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL FILM DOKUMENTER KARINDING
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL FILM DOKUMENTER KARINDING 3.1. STRATEGI KOMUNIKASI Media komunikasi visual, merupakan media yang tepat dan efektif dalam menyampaikan sebuah informasi. Keberhasilan
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL 3.1 Strategi Komunikasi 3.1.1 Pendekatan Visual Strategi komunikasi yang dilakukan dalam perancangan media informasi Upacara Adat Nujuh Bulanan melalui media
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL MEDIA INFORMASI MOTIF BATIK MERAK NGIBING
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL MEDIA INFORMASI MOTIF BATIK MERAK NGIBING III.1 Strategi Perancangan Strategi perancangan yang akan dibuat mengenai media informasi motif batik Merak Ngibing
ABSTRAK. xiii. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Laporan tugas akhir ini dibuat berdasarkan pengalaman penulis selama melaksanakan tugas akhir dengan membuat project Kampanye Menyanyi Untuk Membantu Mengatasi Stres. Dalam kampanye ini penulis
BAB III KONSEP PERANCANGAN VISUAL. 3.1 Strategi Perancangan
BAB III KONSEP PERANCANGAN VISUAL 3.1 Strategi Perancangan Permasalahan yang ditemukan di Taman Budaya Jawa Barat adalah kurangnya promosi yang dilakukan dalam meningkatkan pertunjukan pagelaran seni di
BAB III STRATEGI & KONSEP VISUAL. nantinya disampaikan melalui media poster. Perancangan yang lebih
BAB III STRATEGI & KONSEP VISUAL 3.1 Strategi Perancangan Strategi perancangan akan dibuat penulis melalui beberapa tahapan yang nantinya disampaikan melalui media poster. Perancangan yang lebih mengutamakan
BAB IV PENUTUP. Bobung dikunjungi oleh wisatawan laki-laki maupun perempuan, sebagian besar
BAB IV PENUTUP 4.1 Simpulan Berdasarkan hasil analisis karakteristik wistawan di Desa Wisata Bobung diketahui bahwa karakteristik geografis sebagian besar wisatawan berasal dari luar Yogyakarta. Berdasar
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Berkembangnya teknologi yang semakin pesat membuat pariwisata tidak hanya dapat diketahui melalui surat kabar, brosur ataupun majalah, namun dapat diketahui melalui
Konsep Dasar DKV sebagai Sarana Informasi Pencegahan Hiv/Aids Kiriman: I Putu Gede Mertanaya, Mahasiswa PS. DKV ISI Denpasar Konsep merupakan
Konsep Dasar DKV sebagai Sarana Informasi Pencegahan Hiv/Aids Kiriman: I Putu Gede Mertanaya, Mahasiswa PS. DKV ISI Denpasar Konsep merupakan kerangka atau menterjemahkan ide kedalam bentuk karya. Tanpa
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL III.1 Strategi Perancangan Pengertian strategi menurut Stephanie K (seperti dikutip dalam Bernado Periangan 2011). Strategi didefinisikan sebagai suatu proses
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL. orang lain dalam hubungan sosial. Permasalahan YR Mixing DJ School &
52 BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL 3.1 Strategi Perancangan 3.1.1 Strategi Komunikasi Secara umum komunikasi berarti penyampaian pesan atau informasi, pernyataan yang di lakukan oleh seorang
BAB 4 KONSEP DESAIN. 4.1 Landasan Teori Teori Layout. Dalam buku The Fundamentals of Creative Design
BAB 4 KONSEP DESAIN 4.1 Landasan Teori 4.1.1 Teori Layout Dalam buku The Fundamentals of Creative Design disebutkan bahwa layout adalah penempatan posisi dari elemenelemen baik itu teks maupun gambar pada
BAB III STRATEGI DAN KONSEP VISUAL
BAB III STRATEGI DAN KONSEP VISUAL 1.1 Strategi Perancangan Strategi perancangan sangat di butuhkan termasuk dalam mempromosikan dan menyebarkan informasi, begitu pula dengan sebuah komunitas agar dapat
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL 3.1. Strategi Perancangan 3.1.1. Strategi Komunikasi Secara umum komunikasi berarti menyampaikan pesan atau informasi. Perancangan media promosi Semen White
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL 3.1. Strategi Komunikasi Penyampaian kampanye ini bersifat informatif dengan kadar persuasif yang tidak terlalu banyak. Hal ini didasari pada tujuan perancangan
Desain Grafis Untuk Media Promosi Pada Nusantara English Centre
Konferensi Nasional Sistem & Informatika 2015 STMIK STIKOM Bali, 9 10 Oktober 2015 Desain Grafis Untuk Media Promosi Pada Nusantara English Centre Maimunah 1), Yusuf Hadi 2), Sartim 3) STMIK Raharja Jl.
BAB 4 Konsep Desain. Gambaran Umum
BAB 4 Konsep Desain Gambaran Umum Kabupaten Kediri memiliki potensi yang sangat luas untuk dikembangkan lebih jauh lagi, selain itu Kabupaten Kediri juga adalah Kabupaten yang memiliki ambisi yang sangat
BAB 4 KONSEP. 4.1 Landasan Teori. Landasan teori yang saya ambil untuk mengembangkan penyelesaian masalah pada. desain saya adalah:
17 BAB 4 KONSEP 4.1 Landasan Teori Landasan teori yang saya ambil untuk mengembangkan penyelesaian masalah pada desain saya adalah: 4.1.1 Teori Fotografi Fotografi memiliki banyak teori mengenai bagaimana
BAB I PENDAHULUAN. Informasi berbasis teknologi telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Informasi berbasis teknologi telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat kota Jakarta dan Tangerang. Salah satu cara untuk mendapatkan informasi ialah
BAB I PENDAHULUAN. bagaimana suatu kota mengawasi dan mengenalkan wilayahnya serta
BAB I PENDAHULUAN 1.1. LatarBelakang Di era globalisasi ini persaingan antar kota menjadi semakin nyata, terlihat dari bagaimana suatu kota mengawasi dan mengenalkan wilayahnya serta memaksimalkan potensi-potensi
BAB III STRATEGI DAN KONSEP VISUAL
BAB III STRATEGI DAN KONSEP VISUAL III.1 Strategi Perancangan Strategi perancangan sangat di butuhkan termasuk dalam mempromosikan dan menyebarkan informasi, begitu pula halnya untuk perhiasan khas suku
PERANCANGAN PROMOSI WISATA ALAM LEMBAH HARAU KABUPATEN LIMA PULUH KOTA. Andri Arizka 85870/2007
PERANCANGAN PROMOSI WISATA ALAM LEMBAH HARAU KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Andri Arizka 85870/2007 PROGRAM STUDI DESAIN KOMUNIKASI VISUAL JURUSAN SENI RUPA FAKULTAS BAHASA DAN SENI UNIVERSITAS NEGERI PADANG
STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL. pemecahan masalah dengan melakukan promosi. Salah satunya. dengan cara menggugah emosi target sasaran.
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL 3.1. Strategi Perencanaan Strategi perancangan yang akan dilakukan merupakan suatu pemecahan masalah dengan melakukan promosi. Salah satunya dengan membuat
Gambar III.1 SWOT Sumber: Data Pribadi (15 juni 2016)
BAB III. STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP DESAIN III.1 Strategi Perancangan Untuk memberikan pemahaman K3 kepada pekerja tentang pentingnya pemakaian alat pelindung diri maka dibutuhkan suatu komunikasi
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL 3.1. Konsep Komunikasi 3.1.1. Target market Target market adalah para wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang sedang mencari informasi mengenai alternatif
BAB I PENDAHULUAN. I.1 Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Masalah Bandung sebagai ibu kota provinsi Jawa Barat dikenal dengan berbagai tujuan wisata domestik di Indonesia. Tujuan wisata itu antara lain wisata belanja, wisata
STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL 3.1 Strategi Perancangan Sebagai landasan dalam merancang media informasi tentang manfaat susu sapi untuk anak-anak, diperlukan suatu strategi perancangan
STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL. Dalam perancangan media kampanye sosial ini diperlukan adanya
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL 3.1 Strategi Perancangan Dalam perancangan media kampanye sosial ini diperlukan adanya strategi perancangan sebagai panduan agar media-media yang dihasilkan
BAB 4 KONSEP DESAIN. 4.1 Landasan Teori
BAB 4 KONSEP DESAIN 4.1 Landasan Teori Target audiens dalam publikasi buku ini difokuskan untuk ibu yang mempunyai anak usia 3-8 tahun. Mengapa ditargetkan untuk ibu yang mempunyai anak usia 3-8 tahun?
BAB III STRATEGI DAN KONSEP VISUAL. Tujuan komunikasi untuk merancang media komunikasi visual (pamflet)
53 BAB III STRATEGI DAN KONSEP VISUAL 1.1 Tujuan Komunikasi Tujuan komunikasi untuk merancang media komunikasi visual (pamflet) guna kampanye calon legislative DPR-RI Partai Golkar nomor urut 3 Ir. Dra.
BAB III DATA DAN ANALISA PERANCANGAN
BAB III DATA DAN ANALISA PERANCANGAN A. Kelompok Data Berkaitan Dengan Aspek Fungsi Produk Rancangan Dari data yang Penulis dapatkan, yaitu Mencari media apa saja yang terdapatkan. Selain mendapatkan Media
BAB 4 KONSEP DESAIN. 4.1 Landasan Teori Teori Website
BAB 4 KONSEP DESAIN 4.1 Landasan Teori 4.1.1 Teori Website Kriteria website yang baik adalah Usability Menurut Jacob Nielsen, usability melibatkan pertanyaan dapatkah user menemukan cara untuk menggunakan
BAB I PENDAHULUAN. Khususnya di Provinsi Jawa Barat, terdapat banyak objek wisata yang dapat
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Khususnya di Provinsi Jawa Barat, terdapat banyak objek wisata yang dapat dikunjungi. Salah satu objek wisata yang memiliki daya tarik dengan panorama alam yang indah
BAB III STRATEGI PERANCANGAN & KONSEP VISUAL
BAB III STRATEGI PERANCANGAN & KONSEP VISUAL 3.1. Strategi Perancangan 3.1.1 Strategi Komunikasi Tujuan dari perancangan ini adalah memberikan pengetahuan kepada anak-anak mengenai pahlawan kemerdekaan
BAB III STRATEGI DAN KONSEP VISUAL
47 BAB III STRATEGI DAN KONSEP VISUAL 3.1 STRATEGI KOMUNIKASI Komunikasi menurut dance (1967) adalah usaha yang menimbulakan respons melalui lambang-lambang verbal yang bertindak sebagai stimuli, dengan
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar yang terletak di benua asia, tepatnya dibagian asia tenggara. Indonesia memiliki banyak destinasi wisata alam, seperti
BAB I PENDAHULUAN. salah satu tempat pariwisata di Indonesia memegang peranan penting dalam
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pariwisata merupakan salah satu aset yang dimiliki oleh suatu negara dan peran pariwisata dalam ekonomi dunia senantiasa meningkat pesat. Bali sebagai salah satu tempat
BAB III METODE PERANCANGAN. Pada kerja praktek ini penulis berusaha menemukan dan memecahkan
3.1 Metodologi BAB III METODE PERANCANGAN Pada kerja praktek ini penulis berusaha menemukan dan memecahkan permasalahan yang ada dan mempelajari serta menganalisis permasalahan yang ada pada CV. Deli s
BAB III METODE DAN PERANCANGAN KARYA
3.1 Metodologi BAB III METODE DAN PERANCANGAN KARYA Pada bagian ini menerangkan serangkaian proses atau langkah-langkah dari perancangan ini. Metode pengumpulan data perancangan yang digunakan yaitu secara
PERANCANGAN BOOKLET BANGUNAN BERSEJARAH DI KOTA PADANG. Elfi Tika Sari 14520/2009
PERANCANGAN BOOKLET BANGUNAN BERSEJARAH DI KOTA PADANG Elfi Tika Sari 14520/2009 PROGRAM STUDI DESAIN KOMUNIKASI VISUAL JURUSAN SENI RUPA FAKULTAS BAHASA DAN SENI UNIVERSITAS NEGERI PADANG Wisuda Periode
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL 3.1 Strategi Komunikasi Pada hakekatnya Komunikasi adalah sebuah proses dalam penyampaian sebuah informasi baik itu sebuah pesan, ide ataupun gagasan dari
BAB IV KONSEP PERANCANGAN
BAB IV KONSEP PERANCANGAN A. TATARAN LINGKUNGAN / KOMUNITAS Dari hasil rancangan Kampanye Hemat Kertas Demi Hutan Indonesia di harapkan dapat berpengaruh besar bagi target audience yaitu seluruh pihak
STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL III.1 Strategi Perancangan Strategi perancangan yang akan dibuat mengenai bangunan bersejarah di kawasan Dago adalah dengan merancang buku sebagai media informasi
BAB IV IMPLEMENTASI KARYA. Bab ini membahas tentang proses produksi sarana komunikasi visual yang
BAB IV IMPLEMENTASI KARYA Bab ini membahas tentang proses produksi sarana komunikasi visual yang telah dirancang sesuai dengan konsep ekowisata dengan keyword fresh and nature. Dalam hal ini pembahasan
BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN
BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN DESAIN 5.1. Nameplate Buku Gambar 5.1. Nampeplate Buku Digunakannya balon kata pada nameplate, bertujuan sebagai ajakan pada anak-anak untuk selalu siaga pada bencana Warna biru
BAB III PROSES PERANCANGAN
BAB III PROSES PERANCANGAN A. Konsep Perancangan Konsep perancangan desain disebut inti pesan yang berfungsi sebagai tema utama dalam sebuah desain. Konsep desain merupakan jabaran lengkap mengenai desain
BAB I PENDAHULUAN. Kesehatan merupakan hal yang penting dalam hidup seseorang, namun
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Kesehatan merupakan hal yang penting dalam hidup seseorang, namun masih banyak orang yang belum menyadari bahwa begitu pentingnya kesehatan di dalam kehidupannya.
BAB 4 KONSEP DESAIN. 4.1 Landasan Teori Teori Publikasi
16 BAB 4 KONSEP DESAIN 4.1 Landasan Teori 4.1.1 Teori Publikasi Timothy Samara (2005:10) menyatakan publikasi merupakan sebuah perluasan aplikasi dari dua unsur yaitu teks dan gambar. Perluasan aplikasi
BAB IV KONSEP PERANCANGAN
BAB IV KONSEP PERANCANGAN A. Tataran Lingkungan/Komunitas Pada perancangan desain peta dan buku wisata diperlukan keterkaitan antara rancangan produk dengan lingkungan disekitarnya. Hasil rancangan produk
BAB 4 METODE PERANCANGAN
BAB 4 METODE PERANCANGAN 4.1 Strategi Kreatif Menjadikan buku tersebut menjadi bagian dari dunia wacana desain di Indonesia serta diharapkan mampu membuka dan menambah wawasan masyarakat desainer grafis
BAB III SRATEGI KONSEP DAN PERANCANGAN VISUAL
BAB III SRATEGI KONSEP DAN PERANCANGAN VISUAL 3.1. Strategi Perancangan Berdasarkan beberapa masalah yang telah dituliskan diatas, maka ditetapkan media promosi cetak sebagai media yang cocok sebagai alternatif
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pekalongan adalah salah satu kota yang terletak di pesisir utara Provinsi Jawa Tengah dan terdiri dari empat kecamatan, yakni: Pekalongan Utara, Pekalongan
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL. dengan buku panduan ini, sebagai salah satu dari media komunikasi visual buku
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL 3.1 Tujuan Komunikasi Berbagai cara dapat dilakukan untuk membuat suatu informasi atau pesan bisa dengan mudah disampaikan tentunya secara efektif dan menarik.
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL 3.1 Strategi Perancangan 3.1.1 Pendekatan Komunikasi Komunikasi banyak dilakukan melalui media gambar. Karena anak-anak lebih tertarik terhadap gambar dan
PERANCANGAN IKLAN CIPAGANTI TRAVEL. Oleh : Erpina Mariana Dkv9
PERANCANGAN IKLAN CIPAGANTI TRAVEL Oleh : Erpina Mariana 52109009 Dkv9 Pendahuluan Aktifitas manusia yang banyak Kebutuhan akan transportasi yang nyaman dan aman Cipaganti sebagai pelopor di bidang jasa
BAB II PERANCANGAN SIGN SYSTEM DI UNIKOM Pengertian sistem tanda ( Sign system ) dibagi ke dalam 4 (empat) bagian antara lain :
BAB II PERANCANGAN SIGN SYSTEM DI UNIKOM 2.1 Sign system / system tanda 2.1.1 Pengertian sistem tanda ( Sign system ) Sign system menurut Sumbo Tinarbuko (2008, h.12) adalah rangkaian representasi visual
Bab 1 Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Masalah
1 Bab 1 Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Masalah Kabupaten Poso merupakan salah satu wilayah yang terdapat di Propinsi Sulawesi Tengah yang memiliki wilayah yang luas dan mempunyai keindahan alam maupun
BAB III STRATEGI KOMUNIKASI. Kurang adanya peran media atau sumber-sumber lain
BAB III STRATEGI KOMUNIKASI Kurang adanya peran media atau sumber-sumber lain III.1 Analisis Table manner sendiri dipengaruhi oleh factor budaya, dimana table manner suatu Negara akan berbeda dengan table
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL III.1 Khalayak Sasaran Segmentasi dari khalayak sasaran yang dituju dalam perancangan media promosi kemasam ini meliputi beberapa faktor diantaranya adalah
BAB III STRATEGI PERANCANGAN. untuk pedagang warung kelontong, mereka akan mendapatkan. informasi mengenai bagaimana memberdayakan kembali warung
BAB III STRATEGI PERANCANGAN 3.1 Strategi Perancangan Strategi yang akan digunakan adalah merancang media informasi untuk pedagang warung kelontong, mereka akan mendapatkan informasi mengenai bagaimana
BAB IV STRATEGI KREATIF
BAB IV STRATEGI KREATIF IV.1. Konsep Visual IV.1.1. Tone Maner Tone maner yang ingin ditampilkan dalam buku wisata kota garam adalah ceria, menyenangkan, dan energik. Tone Maner tersebut sangat sesuai
BAB 4 KONSEP DESAIN 4.1 Landasan Teori Teori Layout
BAB 4 KONSEP DESAIN 4.1 Landasan Teori 4.1.1 Teori Layout Dalam buku Layout Dasar dan Penerapannya yang ditulis oleh Surianto Rustan, S.Sn (2009:0)Layout merupakan sebagai tata letak elemen-elemen desain
BAB 4 KONSEP DESAIN. Kampanye isu sosial, bukan kampanye politik, bukan kampanye demonstrasi dan bukan
BAB 4 KONSEP DESAIN 4.3 Landasan Teori 4.3.1 Kampanye Sosial Kampanye isu sosial, bukan kampanye politik, bukan kampanye demonstrasi dan bukan kampanye promosi produk dan jasa. kampanye isu sosial merupakan
