5.2 HIPOTESA PENELITIAN
|
|
|
- Verawati Irawan
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB V PEMBAHASAN 5.1 PENDAHULUAN Pembahasan meliputi hipotesa penelitian berdasarkan literatur, hasil temuan berdasarkan analisa data, pembahasan, tindakan pencegahan dan koreksi hasil temuan dan kesimpulan. 5.2 HIPOTESA PENELITIAN Berdasarkan kajian literatur diperoleh hipotesa bahwa terdapat faktor internal budaya SDM dan faktor eksternal profesionalisme konsultan ERP yang berpengaruh terhadap keberhasilan ERP. Selanjutnya dilakukan pembuktian hipotesa melalui analisa data yang diperoleh dari para responden user ERP di perusahaan. 5.3 HASIL TEMUAN Dari hasil analisa data yang dilakukan diperoleh bahwa faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keberhasilan ERP adalah faktor eksternal profesionalisme konsultan yaitu kemampuan teknis (X1), sistem informasi yang user friendly yaitu sistem terstruktur (X7) dan tampilan sesuai kebutuhan user (X8) serta faktor internal kualitas sosialisasi (X21) dengan model regresi Y = X X X X21. Dari model regresi diperoleh bahwa faktor yang paling berpengaruh terhadap kecepatan perolehan data (Y) adalah faktor eksternal sistem informasi terstruktur (X7) yang ditunjukkan oleh nilai koefisien yang paling besar yaitu Pengaruh dominan dari faktor eksternal sistem informasi terstruktur (X7) disebabkan karena sistem informasi terstruktur dapat menimbulkan persepsi kemudahan penggunaan sistem informasi dan manfaat sistem informasi terhadap user yang akan meningkatkan intensitas user terhadap sistem informasi atau menghilangkan resistansi user terhadap sistem informasi. Hal tersebut dapat menimbulkan komitmen user yang 44
2 mempengaruhi keterlibatan user sebagai pengguna akhir terhadap sistem informasi yang akan mempengaruhi keberhasilan ERP. 5.4 PEMBAHASAN Dari pengumpulan data tahap I dengan responden konsultan ERP diperoleh bahwa variabel bebas terdaftar memiliki tingkat pengaruh cukup berpengaruh sangat berpengaruh. Tingkat pengaruh terbesar diperoleh variabel bebas komitmen manajemen dengan nilai 5 atau sangat berpengaruh dan tingkat pengaruh terkecil diperoleh variabel bebas kemampuan teknis SDM dengan nilai 3.2 atau cukup berpengaruh. Tingkat penyebaran data dapat dilihat dari standar deviasi. Standar deviasi yang semakin kecil menunjukkan tingkat penyebaran data yang semakin baik. Nilai standar deviasi terbesar adalah 1 sehingga untuk tingkat kepercayaan 95% diperoleh range penyebaran data berkisar antara 2 6. Range tersebut tidak terlalu berbeda jauh dengan range minimum maksimum yaitu 3 5 atau penyebaran data masih tergolong baik. Dari pengumpulan data tahap II dengan responden user ERP pada perusahaan diperoleh bahwa tingkat kualitas variabel bebas terdaftar adalah cukup baik baik. Tingkat kualitas terbesar diperoleh variabel bebas infrastruktur hardware dengan nilai 4.1 atau baik dan tingkat kualitas terkecil diperoleh variabel bebas kesesuaian sistem reward dengan nilai 3.23 atau cukup baik. Standar deviasi variabel bebas terdaftar bervariasi antara atau untuk tingkat kepercayaan 95% diperoleh range penyebaran data antara dan Range tersebut tidak terlalu berbeda jauh dengan range minimum maksimum yaitu 3 4 dan 1 5 atau penyebaran data masih tergolong baik. Variabel terikat kecepatan perolehan data memiliki nilai 3.9 atau cepat dengan standar deviasi 0.84 atau untuk tingkat kepercayaan 95% diperoleh range penyebaran data antara yang tidak terlalu berbeda jauh dengan range minimum maksimum yaitu 2 5 sehingga penyebaran data masih tergolong baik. Dari analisis korelasi yang dilakukan diperoleh bahwa terdapat 18 variabel bebas terdaftar dari 22 variabel bebas yang berkorelasi dengan variabel 45
3 terikat kecepatan perolehan data. Variabel bebas terdaftar yang tidak berkorelasi dengan variabel terikat kecepatan perolehan data adalah X9 (faktor eksternal proses knowledge transfer yaitu pelatihan sesuai dengan kebutuhan perusahaan), X11 (faktor internal budaya SDM yaitu komitmen manajemen), X13 (faktor internal kompetensi SDM yaitu kemampuan manajemen) dan X22 (faktor internal sistem reward yaitu kesesuaian sistem reward). Hal tersebut menunjukkan bahwa variabel bebas terdaftar X9 (faktor eksternal pelatihan sesuai dengan kebutuhan perusahaan), X11 (faktor internal komitmen manajemen) dan X13 (faktor internal kemampuan manajemen) pada kenyataannya tidak terlalu berpengaruh terhadap variabel terikat kecepatan perolehan data (Y) meskipun dari pengumpulan data tahap I diperoleh tingkat pengaruh yang besar dari variabel bebas tersebut yaitu 4.6 atau sangat berpengaruh untuk X9 (faktor eksternal pelatihan sesuai dengan kebutuhan perusahaan), 5 atau sangat berpengaruh untuk X11 (faktor internal komitmen manajemen) dan 4.2 atau berpengaruh untuk X13 (faktor internal kemampuan manajemen). Sedangkan tingkat korelasi antara variabel bebas dengan variabel terikat adalah atau korelasi lemah korelasi kuat. Tingkat korelasi terbesar 0.73 diperoleh oleh variabel bebas X7 (faktor eksternal sistem informasi yang user friendly yaitu sistem terstruktur) dan tingkat korelasi terkecil 0.36 diperoleh oleh variabel bebas X14 (faktor internal kompetensi SDM yaitu kemampuan teknis). Dari 18 variabel bebas berkorelasi tersebut dilakukan faktor analisis dimana terjadi pengelompokan variabel bebas tersebut menjadi 4 kelompok faktor. Selanjutnya dilakukan analisis regresi dari kombinasi untuk tiap-tiap kelompok faktor. Dari analisis regresi yang dilakukan diperoleh bahwa faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keberhasilan ERP adalah X1 (faktor eksternal profesionalisme konsultan yaitu kemampuan teknis), X7 (faktor eksternal sistem informasi yang user friendly yaitu sistem terstruktur), X8 (faktor eksternal sistem informasi yang user friendly yaitu tampilan sesuai kebutuhan user) dan X21 (faktor internal proses komunikasi yaitu kualitas sosialisasi). 46
4 - Faktor eksternal kemampuan teknis konsultan Kemampuan teknis dari luar seperti konsultan atau vendor dapat memegang peranan penting dalam keberhasilan implementasi 49. Data konsultan menunjukkan bahwa tingkat pengaruh X1 (faktor eksternal kemampuan teknis konsultan) adalah 4.4 atau berpengaruh. Kemampuan teknis wajib dibutuhkan sebagai fungsional dari konsultan yang akan berpengaruh untuk proses-proses kunci di perusahaan. Kemampuan teknis dibutuhkan karena pada dasarnya ERP merupakan suatu hasil teknologi pengintegrasian data yang berhubungan dengan faktor-faktor teknis hardware, software sistem, software aplikasi maupun sistem manajemen data sehingga penguasaan pada komponen-komponen teknis tersebut sangat membantu dalam menyelesaikan setiap kemungkinan permasalahan yang muncul dalam implementasi. Tindakan pencegahan yang dapat dilakukan terhadap permasalahan yang ditimbulkan oleh kemampuan teknis konsultan adalah dengan mengalokasikan konsultan yang sesuai berdasarkan proses penyaringan. Sedangkan tindakan koreksi yang dapat dilakukan terhadap permasalahan yang ditimbulkan oleh kemampuan teknis konsultan adalah dengan meminta penggantian konsultan dengan yang lebih berkualitas. - Faktor eksternal sistem informasi terstruktur dan tampilan sesuai kebutuhan user Suatu sistem dapat didesain dengan suatu user interface yang buruk. User interface merupakan bagian dari sistem dimana user berinteraksi. Sebagai contoh suatu form input yang didesain dengan buruk sehingga tidak ada yang ingin memasukkan data, prosedur permintaan yang tidak sistematis sehingga user enggan melakukan permintaan atau suatu ikon grafis dimana user tidak mengetahui maksud dan tujuan ikon tersebut. Hal tersebut dapat menyebabkan kurang berfungsinya sistem informasi Kenneth C. Laudon, Jane P. Laudon, Management Information Systems, Prentice Hall, New Jersey, Kenneth C. Laudon, Jane P. Laudon, Management Information Systems, Prentice Hall, New Jersey, Jim Welch, Dmitry Kordysh, Seven Keys to ERP Success, Strategic Finance, Vol. 89, Issue 3, September
5 Reliabilitas sistem ERP yaitu tingkat user friendly dan kesesuaian dengan kebutuhan perusahaan berpengaruh terhadap hasil akhir implementasi 52. Data konsultan menunjukkan bahwa tingkat pengaruh X7 (faktor eksternal sistem informasi terstruktur) dan X8 (faktor eksternal tampilan sesuai kebutuhan user) adalah 4 dan 3.8 atau berpengaruh. Sistem informasi terstruktur dengan tampilan sesuai kebutuhan user akan memperkecil perbaikan yang perlu dilakukan terhadap sistem informasi sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Hal tersebut menyebabkan berkurangnya resiko kegagalan implementasi akibat terlalu banyaknya perbaikan yang dilakukan terhadap sistem informasi. Sistem informasi yang user friendly juga akan menimbulkan suatu pemikiran mudah untuk digunakan atau timbulnya kepuasan user terhadap sistem informasi. Hal tersebut menyebabkan tidak terjadinya user resistance terhadap sistem informasi baru yang akan mempermudah proses pembelajaran user terhadap sistem informasi baru sehingga meningkatkan intensitas penggunaan sistem informasi baru oleh user atau terbentuknya komitmen user terhadap sistem informasi baru. Suatu sistem informasi yang kurang user friendly disebabkan kurang diperhatikannya struktur dan tujuan pada saat desain atau dengan kata lain kurang melibatkan user sebagai pengguna akhir sistem informasi sehingga dihasilkan suatu sistem informasi yang sempurna secara teknis namun kurang mewakili kebutuhan user atau terjadinya gap atau konflik antara designer dan user sistem informasi. Tindakan pencegahan yang dapat dilakukan terhadap permasalahan yang ditimbulkan oleh sistem informasi yang user friendly adalah dengan melakukan pemeriksaan dan pengujian sistem informasi apakah sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Tindakan koreksi yang dapat dilakukan terhadap permasalahan yang ditimbulkan oleh sistem informasi yang user friendly adalah melakukan 52 Piotr Soja, Success Factors in ERP Systems Implementations: Lesson from Practice, Journal of Enterprise Information Management, Vol. 19, No. 6,
6 perbaikan tampilan sistem informasi seminimal mungkin dengan memperhatikan kebutuhan user sebagai pengguna akhir. - Faktor internal kualitas sosialisasi Promosi implementasi berupa informasi dari anggota implementasi terhadap user berpengaruh terhadap keberhasilan implementasi ERP 53. Keberhasilan ERP dipengaruhi oleh komponen interaksi, komunikasi dan kemampuan support tim ERP terhadap user 54. Komunikasi dapat menciptakan kompetensi dalam organisasi dan membentuk komitmen, support dan respon user untuk keberhasilan implementasi ERP 55. Pembagian informasi antara tim ERP dengan user akan meningkatkan performance sistem ERP 56. Data konsultan menunjukkan bahwa tingkat pengaruh X21 (faktor internal kualitas sosialisasi) adalah 4.2 atau berpengaruh. Komunikasi diperlukan karena ERP merupakan program seluruh perusahaan bukan hanya program departemen IT. Komunikasi atau sosialisasi diperlukan untuk menciptakan suatu rasa memiliki terhadap implementasi ERP yang akan menimbulkan kesadaran bagi user bahwa keterlibatan mereka sangat dibutuhkan dalam keberhasilan proses implementasi. Proses komunikasi atau sosialisasi juga menjadi tempat berbagi pengetahuan dan permasalahan yang dihadapi selama proses implementasi ERP sehingga user merasa bahwa permasalahan yang timbul bukan menjadi tanggung jawab user semata namun dapat diselesaikan bersama-sama dengan perusahaan. Hal tersebut dapat membentuk persepsi kemudahan penggunaan sistem informasi sehingga tidak terjadi user resistance terhadap sistem informasi. Pembagian informasi mengenai manfaat sistem informasi apabila proses 53 Piotr Soja, Success Factors in ERP Systems Implementations: Lesson from Practice, Journal of Enterprise Information Management, Vol. 19, No. 6, Jen-Her Wu, Yu-Min Wang, Measuring ERP success: the ultimate users view, International Journal of Operations & Production Management, Vol. 26, No. 8, Majed Al-Mashari, Abdullah Al-Mudimigh, ERP Implementation: Lessons from a Case Study, Information Technology & People, Vol. 16, No. 1,
7 implementasi berjalan lancar dapat membentuk persepsi user bahwa sistem informasi tersebut bermanfaat dan diperlukan atau mempermudah kegiatan kerja mereka sehingga menghindari terjadinya user resistance. Tindakan pencegahan yang dapat dilakukan terhadap kualitas sosialisasi adalah dengan melakukan sosialisasi atau melibatkan user mulai tahap awal implementasi sistem informasi. Tindakan koreksi yang dapat dilakukan terhadap kualitas sosialisasi adalah dengan meningkatkan dan memperbaiki sosialisasi dengan melibatkan user sistem informasi. 5.5 KESIMPULAN Sistem informasi ERP merupakan suatu sistem informasi yang berasal dari suatu vendor dengan proses implementasi pada perusahaan dijalankan dengan bantuan suatu konsultan sehingga keberhasilan implementasi sangat ditentukan oleh faktor eksternal profesionalisme konsultan terutama kemampuan teknis (X1) yang berhubungan dengan sistem informasi sebagai suatu hasil teknologi dan faktor eksternal sistem informasi yang user friendly yaitu sistem terstruktur (X7) dan tampilan sesuai kebutuhan user (X8) yang akan meminimalkan perbaikan tampilan sesuai dengan kebutuhan user. Oleh karena sistem informasi berasal dari vendor dan proses implementasi dijalankan dengan bantuan konsultan maka faktor kualitas proses komunikasi atau sosialisasi (X21) terhadap user juga berpengaruh dalam keberhasilan proses implementasi sehingga suatu proses seleksi konsultan dan sistem informasi yang tepat sangat dibutuhkan untuk keberhasilan proses implementasi. 56 T. Ramayah, May-Chiun Lo, Impact of Shared Beliefs on Perceived Usefulness and Ease of Use in the Implementation of an Enterprise Resource Planning System, Management Research News, Vol. 30, No. 6,
[12] Kenneth C. Laudon, Jane P. Laudon, Management Information Systems (New Jersey: Prentice Hall, 1998) [13] Majed Al- Mashari, Abdullah
DAFTAR ACUAN [1] Agus Irianto, Statistik Konsep Dasar dan Aplikasinya (Jakarta: Prenada Media Group, 2004) [2] Capaldo Guido, Raffa Lelio, Rippa Pierlugi, A Methodological Approach to Assess the Feasibility
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP) PADA PERUSAHAAN TESIS
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP) PADA PERUSAHAAN TESIS Oleh EVA WIJAYANTI 06 06 00 25 34 PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL PROGRAM PASCASARJANA BIDANG ILMU
ERP merupakan fungsi sistem aplikasi software yang dapat membantu organisasi dalam
Teknologi enterprise resources planning (ERP) dapat mengintegrasikan fungsi marketing, fungsi produksi, fungsi logistik, fungsi finance, fungsi sumber daya, fungsi produksi, dan fungsi lainnya. ERP telah
ANALISA IMPLEMENTASI ENTERPRISE RESOURCES PLANNING PADA PERUSAHAAN
ANALISA IMPLEMENTASI ENTERPRISE RESOURCES PLANNING PADA PERUSAHAAN Zeplin Jiwa Husada Tarigan, Silvy Iskandar Tjipto, Sandra Yunita, Ireneus Joy Gosal Pusat Studi Desain dan Inovasi Universitas Kristen
BAB 1. Pendahuluan. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Teknologi informasi saat ini telah berkembang sangat pesat. Hal ini dapat dilihat bahwa informasi merupakan sumber dan faktor utama yang dibutuhkan dalam sebuah organisasi
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
58 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Dari hasil dan analisa data kuisioner dan observasi di lapangan, dapat ditarik beberapa kesimpulan dan saran sebagai berikut : 5.1. Kesimpulan 1. Secara umum, implementasi
10/30/2013. N. Tri Suswanto Saptadi
N. Tri Suswanto Saptadi 1 ERP stands for: Enterprise Resource Planning systems This is what it does: attempts to integrate all data and processes of an organization into a unified system. A typical ERP
PERENCANAAN PROYEK BERBASIS RISIKO PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN ASET DI PDAM KOTA MALANG BERBASIS ISO/FDIS 31000:2009
PERENCANAAN PROYEK BERBASIS RISIKO PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN ASET DI PDAM KOTA MALANG BERBASIS ISO/FDIS 31000:2009 Antonius Gatot Yudo Pratomo, Aris Tjahyanto Magister Manajemen Teknologi,
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Definisi Sistem Informasi Sistem informasi merupakan sekumpulan orang, prosedur, dan sumber daya dalam mengumpulkan, melakukan proses, dan menghasilkan informasi dalam suatu organisasi
PERENCANAAN PROYEK BERBASIS RISIKO PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN ASET DI PDAM KOTAMADYA MALANG BERBASIS ISO/FDIS 31000:2009
Makalah Seminar Nasional Manajemen Teknologi XIV MMT-ITS PERENCANAAN PROYEK BERBASIS RISIKO PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN ASET DI PDAM KOTAMADYA MALANG BERBASIS ISO/FDIS 31000:2009 ANTONIUS GATOT
FAKTOR-FAKTOR KEBERHASILAN DAN KEGAGALAN PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PERUSAHAAN
FAKTOR-FAKTOR KEBERHASILAN DAN KEGAGALAN PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PERUSAHAAN DISUSUN OLEH NURAINI TRIWIJAYANTI E.47 2013 1 DAFTAR ISI DAFTAR ISI... 2 BAB I PENDAHULUAN... 3 BAB II TINJAUAN PUSTAKA...
BAB 1 ASUMSI PERANAN PENGANALISIS SISTEM
BAB 1 ASUMSI PERANAN PENGANALISIS SISTEM Informasi adalah sebuah sumber organisasi dimana harus diatur secara baik seperti sumber daya lainnya. Biaya dihubungkan dengan proses informasi. Proses Informasi
Critical Success Factor (CSF) Pemahaman atas sasaran strategis Komitmen yang kuat dari manajemen dan organisasi Manajemen proyek implementasi yang han
IMPLEMENTASI SISTEM ERP JURUSAN TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA Critical Success Factor (CSF) Pemahaman atas sasaran strategis Komitmen yang kuat dari manajemen dan organisasi Manajemen
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sumber daya manusia merupakan salah satu faktor pendukung terbesar dalam meningkatkan kinerja suatu perusahaan. Pengelolaan sumber daya manusia yang baik merupakan
DAFTAR ISI. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Rumusan Masalah Tujuan Penelitian Manfaat Penelitian...
DAFTAR ISI Halaman SAMPUL DALAM... i PERSYARATAN GELAR... ii PERSETUJUAN PEMBIMBING... iii PENETAPAN PANITIA PENGUJI... iv UCAPAN TERIMA KASIH... v ABSTRAK... vii ABSTRACT... viii RINGKASAN... ix DAFTAR
ABSTRAK. Kata Kunci. Implementasi, ERP, Proyek, Sistem Informasi, Implementasi ERP, Proyek Sistem Informasi.
ABSTRAK Inti sebuah strategi bisnis yang efektif adalah penggunaan efisiensi teknologi informasi yang agresif. Untuk alasan ini sistem ERP muncul sebagai inti dari informasi manajemen yang sukses dan merupakan
PERANAN PARA MANAJER DEPARTEMEN (KEY USER ERP) TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN MELALUI IMPLEMENTASI ERP (Studi kasus Perusahaan Manufaktur Jawa Timur)
PERANAN PARA MANAJER DEPARTEMEN (KEY USER ERP) TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN MELALUI IMPLEMENTASI ERP (Studi kasus Perusahaan Manufaktur Jawa Timur) Zeplin Jiwa Husada Tarigan Jurusan Manajemen, Fakultas
PENGUKURAN TINGKAT MATURITY TATA KELOLA SISTEM INFORMASI RUMAH SAKIT DENGAN MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT VERSI 4.1 (Studi Kasus : Rumah Sakit A )
Media Indormatika Vol. 8 No. 3 (2009) PENGUKURAN TINGKAT MATURITY TATA KELOLA SISTEM INFORMASI RUMAH SAKIT DENGAN MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT VERSI 4.1 (Studi Kasus : Rumah Sakit A ) Hartanto Sekolah Tinggi
ERP (Enterprise Resource Planning) Pertemuan 7
ERP (Enterprise Resource Planning) Pertemuan 7 Pengertian ERP adalah aplikasi sistem informasi manajemen terintegrasi untuk bisnis/organisasi yang mencakup multi fungsionalitas seperti penjualan, pembelian,
FAKTOR DOMINAN PENENTU PELAKSANAAN PROYEK PLTU SKALA KECIL
FAKTOR DOMINAN PENENTU PELAKSANAAN PROYEK PLTU SKALA KECIL Nugroho Artursuwignyo 1) *), Christiono Utomo 2) Program Studi Magister Manajemen Teknologi Institut Teknologi Sepuluh Nopember Jalan Cokroaminoto
ERP (Enterprise Resource Planning) Pertemuan 6
ERP (Enterprise Resource Planning) Pertemuan 6 Implementasi Sistem ERP Dimensi dan faktor yang mempengaruhi implementasi ERP Isu pada manajemen proyek Estimasi waktu, penentuan skala prioritas, fleksibilitas
IT VALUATION PENERAPAN ORACLE E-BUSINESS SUITE MODUL PLAN TO PRODUCE PADA PT. XYZ DENGAN PENDEKATAN B3E
IT VALUATION PENERAPAN ORACLE E-BUSINESS SUITE MODUL PLAN TO PRODUCE PADA PT. XYZ DENGAN PENDEKATAN B3E Monica Dea Puspita BINUS UNIVERSITY, JAKARTA, DKI JAKARTA, INDONESIA Devia Marina BINUS UNIVERSITY,
ANALISIS FAKTOR KESUKSESAN SISTEM INFORMASI MENGGUNAKAN MODEL DELONE AND MCLEAN
ANALISIS FAKTOR KESUKSESAN SISTEM INFORMASI MENGGUNAKAN MODEL DELONE AND MCLEAN Program Studi S1 Informatika, Fakultas Informatika Universitas Telkom Jl. Telekomunikasi No. 1, Bandung Jawa Barat [email protected]
BAH 7 SIMPULAN DAN SARAN
BAH 7 SIMPULAN DAN SARAN BAB 7 SIMPULAN DAN SARAN 7.1 Simpulan Simpulan yang dapat ditarik dari perancangan Sistem Informasi Manufaktur pada proses penanganan bahan baku di PT. "X" dalam menciptakan kinerja
BAB I PENDAHULUAN. Bab pendahuluan ini meliputi beberapa sub bab yaitu 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN Bab pendahuluan ini meliputi beberapa sub bab yaitu 1.1 Latar Belakang Masalah, 1.2 Rumusan Masalah, 1.3 Tujuan Penelitian, dan 1.4 Manfaat Penelitian. 1.1 Latar Belakang Perkembangan
BAH 7 SIMPULAN DAN SARAN
BAH 7 SIMPULAN DAN SARAN BAB7 SIMPULAN DAN SARAN 7.1 Simpulan Sistem infonnasi merupakan suatu cara bagi perusahaan dalam upaya memenangkan kompetisi bisnis dengan menciptakan keunggulan internal sebagai
APLIKASI PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM PEMILIHAN SOFTWARE ERP BERBASIS ISO/IEC 9126
APLIKASI PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM PEMILIHAN SOFTWARE ERP BERBASIS ISO/IEC 9126 Andharini Dwi Cahyani Program Studi Teknik Informatika, Universitas Trunojoyo Madura Jl. Raya Telang Kamal, Bangkalan, 61256,
REDESIGN (MENDESAIN KEMBALI) ORGANISASI MELALUI PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI. Hari Mantik
REDESIGN (MENDESAIN KEMBALI) ORGANISASI MELALUI PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI Hari Mantik [email protected] Abstrak Perubahan teknologi memicu organisasi berpikir ulang untuk melakukan rekayasa ulang
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK DENGAN UML (Studi Kasus: SMP N 1 Jambi)
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK DENGAN UML (Studi Kasus: SMP N 1 Jambi) Lola Yorita Astri, ST, M.S.I Program Studi Sistem Komputer, STIKOM Dinamika Bangsa Jambi [email protected] ABSTRAK
RANGKUMAN SIM BAB 14 Mengelola Rancangan Proyek (Managing Projects)
RANGKUMAN SIM BAB 14 Mengelola Rancangan Proyek (Managing Projects) A. PENTINGNYA MANAJEMEN RANCANGAN PROYEK Ada tingkat kegagalan yang sangat tinggi antara proyek-proyek sistem informasi. Di hampir setiap
BAB 1 Pendahuluan 1.1 Latar Belakang
BAB 1 Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, perusahaan menyadari bahwa teknologi dapat berperan dalam mencapai tujuan pada bagian yang kritis seperti keunggulan
BAB II LANDASAN TEORI
6 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Sistem Informasi Menurut Jeffrey L. Whitten, pada bukunya yang berjudul Systems Analysis and Design Methods (Whitten, 2001), secara umum sistem dapat diartikan sebagai
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Visi Misi
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Menurut UU Perpustakaan pada Bab I pasal 1 menyatakan Perpustakaan adalah institusi yang mengumpulkan pengetahuan tercetak dan terekam, mengelolanya
BAB 1 PENDAHULUAN. perencanaan finansial yang akurat, sesuai dengan kondisi bisnis, baik di dalam
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi informasi di dalam dunia bisnis tidak lepas kaitannya dengan sisi ekonomi dari bisnis. Segala bentuk implementasi teknologi informasi selalu
KONSEP SI LANJUT. WAHYU PRATAMA, S.Kom., MMSI.
KONSEP SI LANJUT WAHYU PRATAMA, S.Kom., MMSI. PERTEMUAN 7 KSI LANJUT ERP (Bagian 2) Arsitektur Pengembangan ERP. Penggunaan Agen pada ERP. Arsitektur Pengembangan ERP Arsitektur ERP [1] Komponen-komponen
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. komponen yang saling berinteraksi untuk mencapai tujuan. Sistem dilihat
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Landasan Teori 2.1.1. Pengertian Sistem Sistem adalah suatu entity yang terdiri dari dua atau lebih komponen yang saling berinteraksi untuk mencapai tujuan. Sistem dilihat
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TURNOVER PEKERJA PROYEK KONSTRUKSI DI SURABAYA. Ana Rakhmawati Christiono Utomo, ST, MT, Phd ABSTRAK
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TURNOVER PEKERJA PROYEK KONSTRUKSI DI SURABAYA Ana Rakhmawati Christiono Utomo, ST, MT, Phd ABSTRAK Pekerja merupakan salah satu elemen dominan dalam sebuah proyek.
BAB 4 HASIL KINERJA SISTEM ERP PADA MODUL MATERIAL MANAGEMENT
124 BAB 4 HASIL KINERJA SISTEM ERP PADA MODUL MATERIAL MANAGEMENT 4.1 Evaluasi Perspektif dalam IT Balanced Scorecard Sesudah menetapkan ukuran dan sasaran strategis dari masing-masing perspektif IT balanced
BAB IV PENUTUP. yang digunakan dalam menyusun penelitian mengenai sistem e-audit adalah
BAB IV PENUTUP 5.1. Kesimpulan Penelitian kualitatif merupakan jenis penelitian yang digunakan pada penelitian saat ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan sistem e-audit pada
Penyebab Kegagalan dalam Pengembangan Maupun Penerapan Sistem Informasi di Suatu Organisasi, Merujuk Pada Pendapat Rosemary Cafasaro.
Penyebab Kegagalan dalam Pengembangan Maupun Penerapan Sistem Informasi di Suatu Organisasi, Merujuk Pada Pendapat Rosemary Cafasaro. Sistem informasi jika diterapkan dengan baik maka akan membawa keberhasilan
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Kerangka Teori Peneliti merangkai kerangka teori berdasarkan olah data yang di ambil dari responden yang menggunakan sistem ERP di satuan kerja kementerian keuangan. sistem ERP
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI
9 BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI 2.1. Tinjauan Pustaka Mengingat bahwa banyak disiplin referensi lain juga terhadap studi sistem informasi (misalnya, pemasaran, psikologi, manajemen, dan sebagainya),
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Dalam bab ini menjelaskan tahap yang dilakukan mulai dari proses awal penelitian hingga proses akhir penelitian. Tahapan dari penelitian dapat dilihat dari Gambar 3.1 dibawah
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA PT PK
MEDIA BISNIS ISSN: 2085-3106 Vol. 6, No. 3, Edisi Khusus November 2014, Hlm. 167-172 http: //www.tsm.ac.id/mb FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA PT PK IVAN KANEL STIE
ENTERPRISE RESOURCE PLANNING
ENTERPRISE RESOURCE PLANNING 02- Pemetaan Proses & Siklus ERP PENGELOLAAN PROYEK ERP Lingkungan struktur organisasi dalam implementasi ERP bisa disesuaikan dengan kebutuhan, karena struktur organisasi
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah Akuntansi merupakan suatu sistem informasi yang dapat membantu
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Akuntansi merupakan suatu sistem informasi yang dapat membantu perusahaan dalam pengambilan keputusan untuk mengalokasikan sumber daya secara efisien sehingga
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Rumah sakit sebagai sarana pelayanan kesehatan mempunyai kewajiban terhadap pasien untuk memberikan pelayanan yang cepat dan tepat dengan menggunakan fasilitas yang
BAB I PENDAHULUAN. diperlukan suatu sistem informasi yang dapat mengkomunikasikan data
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Menghadapi pesatnya kemajuan teknologi informasi saat ini berdampak langsung terhadap semakin ketatnya persaingan usaha. Maka diperlukan suatu sistem informasi yang
BAB III METODE PENELITIAN
39 BAB III METODE PENELITIAN A. Obyek atau Subjek Penelitian Menurut Sugiyono (2007) obyek penelitian adalah suatu atribut, sifat, atau nilai dari seseorang, obyek maupun kegiatan yang memiliki variasi
BAB I PENDAHULUAN. manajemen, sumber daya manusia, piranti lunak (software), dan piranti keras. dengan memanfaatkan teknologi informasi (TI).
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Persaingan yang semakin meningkat membuat kalangan dunia usaha terus meningkatkan daya saingnya, dengan cara perbaikan struktur organisasi dan manajemen, sumber daya
Sistem Informasi Manajemen dan Perencanaan Strategis SI/TI (Pertemuan Pertama) Perencanaan Strategis Sistem Informasi (Ward-Peppard)
Sistem Informasi Manajemen dan Perencanaan Strategis SI/TI (Pertemuan Pertama) Perencanaan Strategis Sistem Informasi (Ward-Peppard) 1 Pokok Bahasan dalam Perencanaan Strategis Sistem Informasi (Ward-Peppard)
Jurusan Sistem Informasi, Universitas Bina Nusantara; 2) Fakultas Ekonomi, Universitas Bina Nusantara; 3)
ANALISIS INVESTASI SISTEM APLIKASI YANG BERJALAN DAN PROYEK SISTEM INFORMASI MENGGUNAKAN METODE NEW INFORMATION ECONOMICS PADA ADANDU (PT NUANSA ASPIRASI BENING, JAKARTA) Hudiarto 1) ; E.A. Kuncoro 2)
APLIKASI MANAJEMEN PERKANTORAN E*/**
APLIKASI MANAJEMEN PERKANTORAN E*/** Pertemuan 4 Enterprise Resource Planning (ERP) PEMAHAMAN ERP Perencanaan sumber daya perusahaan atau yang sering dikenal ERP adalah : Sistem informasi yang diperuntukkan
BAB 1 PENDAHULUAN. (Handayani, 2010 dalam Ratnaningsih, 2014). Teknologi informasi merupakan
BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Saat ini teknologi informasi menjadi salah satu faktor pendukung perusahaan dalam mengembangkan usahanya. Teknologi merupakan alat yang berguna untuk membantu individu
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Teknologi informasi merupakan teknologi yang dapat digunakan untuk membantu manusia dalam memproses data untuk mendapatkan informasi yang bermanfaat. Perkembangan teknologi
UNIVERSITAS PASUNDAN FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS PASUNDAN FAKULTAS EKONOMI Jl. Tamansari. 6-8 Bandung Telp. (022) 4233646 Fax. 4208363 KUISIONER PENELITIAN Responden yang terhormat, Dalam rangka penelitian skripsi yang berjudul Pengaruh kecanggihan
BAB 1 PENDAHULUAN. diperbaharui dalam perusahaan untuk dapat menjadi market leader didalam bisnis
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar belakang Persaingan di dunia bisnis semakin kompleks, banyak hal yang harus diperbaharui dalam perusahaan untuk dapat menjadi market leader didalam bisnis yang mereka kembangkan.
BAB V SIMPULAN DAN SARAN. Kepuasan Wajib Pajak Terhadap Penggunaan e-filing Bagi Wajib Pajak di
BAB V SIMPULAN DAN SARAN A. Simpulan Berdasarkan hasil analisis data dan pengujian hipotesis tentang Pengaruh Persepsi Kebermanfaatan, Persepsi Kemudahan Penggunaan, dan Kepuasan Wajib Pajak Terhadap Penggunaan
BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Perusahan yang modern harus dapat bersaing dalam persaingan dunia bisnis. Dengan berbagai tekanan bisnis yang ada, perusahaan menanggapi dengan melakukan implementasi
Nama : - Kartika Rahel - Mayke - Rinaras - Radhika Frisdela
Nama : - Kartika Rahel - Mayke - Rinaras - Radhika Frisdela Review Question BAB 1 No.1-17 1. Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan perencanaan sumber daya perusahaan yaitu sebuah sistem informasi
DAFTAR ISI. LEMBAR PENGESAHAN... i. SURAT PERNYATAAN... ii. ABSTRAK... iii. ABSTRACT... iv. KATA PENGANTAR... v. DAFTAR ISI...
DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN... i SURAT PERNYATAAN... ii ABSTRAK... iii ABSTRACT... iv KATA PENGANTAR... v DAFTAR ISI... viii DAFTAR TABEL... xi DAFTAR GAMBAR... xiv DAFTAR LAMPIRAN... xv BAB I PENDAHULUAN
RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) KONSEP SISTEM INFORMASI
RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) KONSEP SISTEM INFORMASI Disusun Oleh : Noor Latifah, S.Kom. PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MURIA KUDUS TAHUN AJARAN 2012-2013
KNOWLEDGE MANAGEMENT SYSTEM PADA PEMERIKSAAN LAPORAN KEUANGAN DI BPK RI
74 KomuniTi, Vol. V, No. 2 September 2013 KNOWLEDGE MANAGEMENT SYSTEM PADA PEMERIKSAAN LAPORAN KEUANGAN DI BPK RI ABSTRAK Berbudi Bowo Laksono 1, Noor Akhmad Setiawan, Surjono Jurusan Teknik Elektro dan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Implementasi sistem informasi kesehatan memiliki potensi untuk meningkatkan performa sarana pelayanan kesehatan, menghemat biaya operasional, dan meningkatkan kepuasan
DAFTAR ISI. ABSTRAK...vi. KATA PENGANTAR...vii. DAFTAR ISI...ix. DAFTAR GAMBAR...xii. DAFTAR TABEL...xiii. DAFTAR LAMPIRAN...xvi BAB I PENDAHULUAN...
DAFTAR ISI Halaman ABSTRAK...vi KATA PENGANTAR...vii DAFTAR ISI...ix DAFTAR GAMBAR...xii DAFTAR TABEL...xiii DAFTAR LAMPIRAN...xvi BAB I PENDAHULUAN...1 1.1 Latar Belakang...1 1.2 Rumusan Masalah...3 1.3
BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penerapan teknologi informasi yang sangat pesat membawa dampak secara global dimana hampir semua perusahaan baik yang bergerak di bidang perdagangan ataupun di bidang
BAB III METODE PENELITIAN. Lampung. Waktu Penelitian adalah pada Semester Ganjil Tahun Akademik Spesifikasi Hardware dan Software yang Digunakan
20 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilakukan di Program Studi Ilmu Komputer Jurusan Ilmu Komputer Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Lampung.
EVALUASI KESIAPAN PENGGUNA DALAM ADOPSI SISTEM INFORMASI TERINTEGRASI DI BIDANG AKADEMIK PERGURUAN TINGGI MENGGUNAKAN METODE HOT FIT MUHAMMAD NASIR
EVALUASI KESIAPAN PENGGUNA DALAM ADOPSI SISTEM INFORMASI TERINTEGRASI DI BIDANG AKADEMIK PERGURUAN TINGGI MENGGUNAKAN METODE HOT FIT MUHAMMAD NASIR Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Bina Darma, Palembang,
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) MATA KULIAH: Sistem Informasi Manajemen
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) MATA KULIAH: Sistem Informasi Manajemen PROGRAM STUDI S-1 MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS 2015 Nama Mata Kuliah: Sistem Informasi Manajemen Kode Mata Kuliah/sks:
BAB III LANDASAN TEORI
BAB III LANDASAN TEORI 3.1. Pengertian Dasar Enterprise Arsitektur 3.1.1. Enterprise Architecture Enterprise Architecture atau dikenal dengan arsitektur enterprise adalah deskripsi yang didalamnya termasuk
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESUKSESAN DAN KEGAGALAN PENERAPAN SISTEM INFORMASI PERSERO
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESUKSESAN DAN KEGAGALAN PENERAPAN SISTEM INFORMASI PERSERO Oleh: Teti Filantri Siregar NIM P056132582.48e Dosen : Bapak Dr. Ir. Arif Imam Suroso, MSc PROGRAM PASCASARJANA
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Di zaman teknologi informasi seperti saat ini, hampir seluruh perusahaan didunia tidak dapat dipisahkan dengan kebutuhan akan sistem informasi dan teknologi informasi
ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP)
ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP) Sumber : http://en.wikipedia.org http://yanuar.kutakutik.or.id/ngeweb/erp-masih- validkahditerapkan-di-perusahaan/ www.mikroskil.ac.id/~erwin/erp/00.ppt http://www.komputer-teknologi.net/syarwani/downloads/
BAB 3 METODOLOGI. Kerangka pemikiran konseptual dari permasalahan yang dibahas dalam tesis. Gambar 3.1. Kerangka pemikiran konseptual permasalahan
BAB 3 METODOLOGI 3.1 Peta Pemikiran Konseptual Kerangka pemikiran konseptual dari permasalahan yang dibahas dalam tesis ini digambarkan pada Gambar 3.1. Gambar 3.1. Kerangka pemikiran konseptual permasalahan
WORKSHOP SMOS
ENTERPRISE RESOURCES PLANNING WORKSHOP 23 08-2005 Enterprise Resource Planning (ERP) Sistem informasi yang didesain untuk mendukung keseluruhan unit fungsional dari perusahaan ERP adalah paket software
BAB I PENDAHULUAN. penting bagi perusahaan di bidang apapun. Dengan menguasai teknologi dan
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Di era globalisasi ini, teknologi dan informasi memiliki peranan yang sangat penting bagi perusahaan di bidang apapun. Dengan menguasai teknologi dan informasi yang
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA STUDI KASUS: PERUSAHAAN DISTRIBUTOR SEPEDA MOTOR
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA STUDI KASUS: PERUSAHAAN DISTRIBUTOR SEPEDA MOTOR Fandi Halim 1, Gunawan 2, Linda 3 1,2,3 Program Studi S-1 Sistem Informasi, STMIK Mikroskil Jl. Thamrin
Rancangan Penilaian Keberhasilan Paska Implementasi ERP di Perusahaan XYZ
Rancangan Penilaian Keberhasilan Paska Implementasi ERP di Perusahaan XYZ Christian A. Widianto *1), Yusuf Priyandari 2), Yuniaristanto 3), Teguh Sabarulyaqin 4) 1,2,3) Teknik Industri, Universitas Sebelas
ANALISIS IMPLEMENTASI ERP
TUGAS AKHIR ANALISIS IMPLEMENTASI ERP (ENTERPRISE RESOURCES PLANNING) PADA PERUSAHAAN TEKSTIL DENGAN METODE BUSINESS PROCESS RE-ENGINEERING (Studi Kasus: PT. Apac Inti Corpora (AIC), Bawen Semarang) Diajukan
ANALISIS USABILITY TERHADAP SISTEM LECTIVE GEGULANG BERBASIS USE QUESTIONNAIRE
ANALISIS USABILITY TERHADAP SISTEM LECTIVE GEGULANG BERBASIS USE QUESTIONNAIRE Gita Indah Marthasari* 1, Nur Hayatin 2 1,2 Universitas Muhammadiyah Malang Kontak Person : Gita Indah Marthasari e-mail:
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang kian pesat membuat peran teknologi menjadi hal yang penting bagi proses bisnis di suatu perusahaan. Teknologi informasi
PENINGKATAN KINERJA PERUSAHAAN KEMASAN PLASTIK DENGAN PENDEKATAN METODE PERFORMANCE PRISM DAN OBJECTIVE MATRIX
PENINGKATAN KINERJA PERUSAHAAN KEMASAN PLASTIK DENGAN PENDEKATAN METODE PERFORMANCE PRISM DAN OBJECTIVE MATRIX Vita Rias Prastika 1*, Ahmad Mubin 2*, Shanty Kusuma Dewi 3 1,2,3 Jurusan Teknik Industri,
Memahami dan menguasai konsep sistem informasi, Dapat menjelaskan peranan informasi dalam suatu organisasi, Struktur dari suatu sistem informasi,
Memahami dan menguasai konsep sistem informasi, Dapat menjelaskan peranan informasi dalam suatu organisasi, Struktur dari suatu sistem informasi, Dukungan komputer terhadap suatu sistem informasi, dan
ANALISA DAN DESAIN SISTEM INFORMASI PEMASARAN DI STIE IEU SURABAYA
ANALISA DAN DESAIN SISTEM INFORMASI PEMASARAN DI STIE IEU SURABAYA Nama Mahasiswa : Heru Wijayanto Aripradono NRP : 9103205311 Pembimbing : Ir. Aries Tjahyanto, MSc. Instansi : STIE IEU Surabaya E-Mail
Manajemen Proyek dan Teknologi Informasi. Information Technology Project Management, Fourth Edition
Manajemen Proyek dan Teknologi Informasi Information Technology Project Management, Fourth Edition Manajemen Proyek Secara Menyeluruh Proyek harus berjalan dalam lingkungan organisasi keseluruhan. Manajer
