PANDUAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL
|
|
|
- Yuliani Erlin Darmadi
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 PANDUAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL Program Studi S LEMBAGA PENJAMINAN MUTU, PENGELOLAAN DAN PERLINDUNGAN KEKAYAAN INTELEKTUAL INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA 6
2 KATA PENGANTAR Dengan mengucap puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, Sistem Pejaminan Mutu Internal (SPMI) ITS sudah mulai diberlakukan sejak tahun 4, melanjutkan kegiatan Penilaian Jurusan Berkinerja Terbaik (PJBT) yang sudah dilakukan sejak 6. Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 5 Tahun 4, ITS melaksanakan SPMI yang mencakup semua kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta sumber daya untuk mencapai Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti). Standar pada SPMI ITS merupakan gabungan dari kriteria Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) tahun 8, dengan ditambahkan standar dari SN Dikti yang diamanahkan dalam Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) No 44 tahun 5, yang belum terakomodasi di dalam kriteria BAN PT dan standar turunan yang sudah menjadi budaya dalam kehidupan akademik di ITS. Standar turunan ini antara lain, pelaksanaan pembelajaran secara daring (e-learning), rapat tentang evaluasi pembelajaran di tingkat Prodi, dan yang lainnya. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Tahun 54 Tahun 5, yang menyatakan Statuta ITS sebagai perguruan tinggi negeri badan hukum (PTNBH), dan disebutkan di pasal 3 bahwa Penyelenggaraan pendidikan ITS didasarkan pada standar pendidikan ITS yang memiliki daya saing internasional mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi dan dapat mengacu pada kriteria yang digunakan oleh Asean University Network Quality Assurance (AUN-QA) dan Academic Board for Engineering and Technology (ABET) Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 7 Tahun Tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, Pasal 96 (): Pelaksanaan penjaminan mutu oleh perguruan tinggi bertujuan untuk memenuhi dan/atau melampaui Standar Nasional Pendidikan agar mampu mengembangkan mutu pendidikan yang berkelanjutan. Buku Panduan ini merupakan pedoman audit mutu pelaksanaan SPMI untuk setiap Program Studi di ITS yang dilaksanakan setiap tahun. Audit mutu pelaksanaan SPMI ini perlu dilakukan sebagai tanggung jawab penjaminan mutu internal ITS secara berkelanjutan setiap tahun terhadap capaian SPMI ITS, dan sebagai bentuk persiapan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) oleh BAN PT dalam periode waktu 5 (lima) tahun sekali. Diharapkan hasil audit mutu internal SPMI dapat menjadi masukkan yang efektif guna mengetahui mutu pelaksanaan Standar Nasional Pendidikan dan untuk melakukan peningkatan mutu SN Dikti yang berkelanjutan pada unit-unit akademik di ITS. Surabaya, Agustus 6 Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Dr. Ir. Heru Setyawan,M.Eng. i
3 DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... i DAFTAR ISI... ii DAFTAR ISTILAH... iv PRAKATA... vi BAB I PENDAHULUAN... BAB II SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL... 3 Visi Misi ITS... 3 Sistem Penjaminan Mutu Internal ITS... 4 Pelaksanaan PPSBT... 5 Standar pada PPSBT ITS... 5 Bagian I: Standar dari Kriteria BAN PT... 6 Standar Internal ITS... 8 Pedoman dan Landasan Pelaksanaan SPMI ITS... 8 BAB III BORANG SPMI PROGRAM STUDI ITS... Standar SPMI Program Studi ITS... Standar : Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran, Serta Strategi Pencapaian. Standar : Tata Pamong, Kepemimpinan, Sistem Pengelolaan, dan Penjaminan Mutu... Standar 3: Mahasiswa dan Lulusan... Standar 4: Sumber Daya Manusia... 3 Standar 5: Kurikulum, Pembelajaran, dan Suasana Akademik... 4 Standar 6: Pembiayaan, Sarana dan Prasarana, serta Sistem Informasi... 6 Standar 7: Penelitian, Pelayanan/Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama... 7 Standar 8: Standar Internal ITS yang diturunkan dari SN Dikti dan Visi, Misi ITS... 8 Kriteria Penilaian, Bobot Penilaian Setiap Indikator dan Sumber data 9 BAB IV PENILAIAN SPMI... BAB V PENUTUP... DAFTAR PUSTAKA... 3 LAMPIRAN... 4 ii
4 AUDITOR SPMI ITS BORANG AUDIT SPMI PROGRAM STUDI S ITS Tahun 6... iii
5 DAFTAR ISTILAH - Bidik misi adalah bantuan biaya pendidikan dari pemerintah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bagi calon mahasiswa tidak mampu secara ekonomi dan memiliki potensi akademik, baik untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi pada program studi unggulan sampai lulus tepat waktu. - Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. - Fakultas adalah himpunan sumber daya pendukung yang menyelenggarakan dan mengelola pendidikan akademik, pendidikan profesi, dan/atau pendidikan vokasi dalam satu rumpun disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi. - Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) adalah kerangka penjenjangan kualifikasi kompetensi yang dapat menyandingkan, menyetarakan, dan mengintegrasikan antara bidang pendidikan dan bidang pelatihan kerja serta pengalaman kerja dalam rangka pemberian pengakuan kompetensi kerja sesuai dengan struktur pekerjaan di berbagai sektor. - Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT) adalah kumpulan data penyelenggaraan pendidikan tinggi seluruh perguruan tinggi yang terintegrasi secara nasional. - Pendidikan Tinggi adalah jenjang pendidikan setelah pendidikan menengah yang mencakup program diploma, program sarjana, program magister, program doktor, dan program profesi, serta program spesialis, yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi berdasarkan kebudayaan bangsa Indonesia. - Program Kemitraan dan Mandiri (PKM), merupakan jalur seleksi penerimaan mahasiswa untuk memasuki perguruan tinggi negeri yang dilaksanakan setelah pelaksanaan SBMPTN, dengan kriteria seleksi penerimaan berdasarkan nilai SBMPTN - Program Studi adalah kesatuan kegiatan pendidikan dan pembelajaran yang memiliki kurikulum dan metode pembelajaran tertentu dalam satu jenis pendidikan akademik, pendidikan vokasi, dan/atau pendidikan profesi. - Standar Mutu Institusi (SMI) adalah standar yang ditetapkan secara internal oleh ITS di luar dari Standar Nasional Pendidikan Tinggi. - Standar Nasional Pedidikan adalah kriteria minimal tentang pembelajaran pada jenjang pendidikan tinggi di perguruan tinggi di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia. - Standar Nasional Penelitian adalah kriteria minimal tentang sistem penelitian pada perguruan tinggi yang berlaku di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia. iv
6 - Standar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat adalah kriteria minimal tentang sistem pengabdian kepada masyarakat pada perguruan tinggi yang berlaku di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia. - Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) adalah satuan standar yang meliputi Standar Nasional Pendidikan, ditambah dengan Standar Nasional Penelitian, dan Standar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat. - Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) adalah sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi yang dilakukan secara eksternal melalui akreditasi BAN-PT atau lembaga akreditasi internasional. - Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) adalah sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi yang dilakukan secara internal pada perguruan tinggi sendiri. - Standar Mutu (quality standarts) adalah dokumen tertulis berisi kriteria, ukuran, patokan atau spesifikasi dari seluruh kegiatan penyelenggaraan akademik dan non-akademik di ITS yang ditetapkan untuk mewujudkan visi dan misi yang telah ditetapkan. - Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi (SPM-PT) adalah sistem penjaminan mutu penyelengaraan pendidikan tinggi yang terdiri dari Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDPT). - Standar Pendidikan Tinggi (SPT) adalah satuan standar yang terdiri dari Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) dan Standar Mutu Internal (SMI) ITS yang mengacu pada SNPT. - Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) adalah jalur seleksi penerimaan mahasiswa untuk memasuki perguruan tinggi negeri yang dilaksanakan serentak seluruh Indonesia, dengan kriteria seleksi penerimaan berdasarkan nilai rapot, nilai Ujian Nasional, dan prestasi akademis lainnya. - Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), adalah jalur seleksi penerimaan mahasiswa untuk memasuki perguruan tinggi negeri yang dilaksanakan serentak seluruh Indonesia, elalui ujian tulis. - Tridharma Perguruan Tinggi adalah kewajiban Perguruan Tinggi untuk menyelenggarakan Pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. v
7 PRAKATA Penjaminan mutu pendidikan tinggi di ITS adalah proses penetapan dan pemenuhan standar mutu pengelolaan pendidikan tinggi secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga stakeholder yaitu: mahasiswa, orang tua, dunia kerja, pemerintah, dosen, tenaga penunjang, serta pihak lain yang berkepentingan memperoleh kepuasan. Standar mutu dalam hal ini digunakan untuk mengukur dan menetapkan mutu dan kelayakan institusi bidang akademik. Untuk mengukur standar mutu tersebut dilakukan penilaian dengan kriteria yang ditetapkan pada SPMI ITS. Kriteria penilaian yang digunakan sebagai dasar untuk mengukur dan menetapkan mutu dan kelayakan kinerja Program Studi (Prodi) di ITS. Penilaian pada SPMI ITS meliputi 8 (delapan) standar, terdiri dari 7 (tujuh) standar yang diambil dari kriteria sampai dengan 7 yang ditetapkan oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN) PT dan (satu) standar internal ITS. Ke delapan standar tersebut, adalah: Standar : Visi, misi, tujuan dan sasaran, serta strategi pencapaian Standar : Tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan, dan penjaminan mutu Standar 3: Mahasiswa dan lulusan Standar 4: Sumber daya manusia Standar 5: Kurikulum, pembelajaran, dan suasana akademik Standar 6: Pembiayaan, sarana dan prasarana, serta sistem informasi Standar 7: Penelitian, pelayanan/pengabdian kepada masyarakat, dan kerjasama Standar 8: Internal ITS Untuk penilaian mutu Prodi diukur berdasarkan ke delapan standar di atas. Mutu inilah yang menunjukkan hasil kinerja dari masing masing Prodi selama (satu) tahun. Dalam proses pelaksanaan SPMI, pimpinan Prodi terlebih dahulu melakukan pengisian indikator hasil kinerja Prodi secara online melalui laman spmi.its.ac.id. Isian tersebut akan dinilai dalam dua tahapan, tahap pertama yaitu penilaian secara desk evaluation dan tahap kedua validasi dengan cara visitasi oleh auditor ke Prodi. Setiap Prodi akan dinilai oleh (dua) auditor. Hasil penilaian pada dua tahap tersebut di atas akan digunakan untuk menentukan peringkat Prodi berkinerja terbaik atau Penilaian Program Studi Berkinerja Terbaik (PPSBT). vi
8 Buku ini disusun sebagai panduan dalam pelaksanaan mengukur kinerja Prodi. Akhir kata semoga buku ini bermanfaat bagi semua pihak, pimpinan institut, pimpinan fakultas, pimpinan jurusan, pimpinan prodi dan pihak lain yang terkait. Buku panduan ini masih perlu perbaikan, untuk itu kami berharap adanya masukan dan saran untuk perbaikan. Surabaya, Agustus 6 Pusat Jaminan Mutu LPMPKI ITS vii
9 BAB I PENDAHULUAN Pendidikan tinggi berfungsi : a. mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa; b. mengembangkan Sivitas Akademika yang inovatif, responsif, kreatif, terampil, berdaya saing, dan kooperatif melalui pelaksanaan Tridharma; dan c. mengembangkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dengan memperhatikan dan menerapkan nilai Humaniora. Penjaminan mutu Pendidikan Tinggi merupakan kegiatan sistemik untuk meningkatkan mutu Pendidikan Tinggi secara berencana dan berkelanjutan. Penjaminan mutu pada pendidikan tinggi dilakukan melalui penetapan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, dan peningkatan Standar Pendidikan Tinggi (SPT). Sistem penjaminan mutu Pendidikan Tinggi terdiri atas : Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang dikembangkan oleh Perguruan Tinggi; dan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) yang dilakukan melalui akreditasi. SPMI yang dilaksanakan oleh ITS adalah menjamin pemenuhan Standar Nasional Dikti secara sistemik dan berkelanjutan sehingga tumbuh dan berkembang budaya mutu di setiap Program Studi di ITS. Menurut UU. Nomor Tahun Pasal 54, dan dijelaskan kembali pada SN Dikti, Permenristekdikti Nomor 44 Tahun 5, standar Nasional Pendidikan Tinggi meliputi satuan standar 3 :. Standar Nasional Pendidikan,. Standar Nasional Penelitian, 3. Standar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat. Sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi dilakukan terhadap ketiga standar pada SN Dikti, dengan melalui 3 (tiga) kegiatan, yaitu;. Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) yang dilakukan dengan menggunakan borang akreditasi BAN-PT untuk Institusi dan Program Studi.. Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang dilakukan oleh ITS. Diambil dari UU. No. Tahun Pasal 5 dan 5. Diambil dari Permendikbud, No 5 Tahun 4, Pasal 3. 3 Diambil dari Permenristekdikti, No. 44 Tahun 5, Pasal. Dokumen Panduan PPSBT 6
10 3. Serta didukung oleh ketersediaan Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT) yang terintegrasi secara nasional. SPME dan SPMI dilakukan dengan berdasarkan SPT yang sama dan/atau melampaui SNP, dimana dalam mengembangkan SPT, setiap perguruan tinggi memiliki keleluasaan mengatur pemenuhan SN Dikti 3. Dalam buku ini akan diberikan penjelasan dan borang evaluasi pelaksanaan SPMI yang ada di ITS sebagai pengembangan dari kegiatan yang sebelumnya telah dilakukan tiap tahun yaitu dalam program Penilaian Jurusan Berkinerja Terbaik (PJBT). Penilaian yang dilakukan mulai tahun 6 ini dinamakan Penilaian Program Studi Berkinerja Terbaik (PPSBT), sebagi penilaian terhadap kinerja yang dilakukan oleh Program Studi: Vokasi, Sarjana dan Magister. Standar yang digunakan dalam SPMI ITS didasarkan pada: SN Dikti dan Borang BAN PT. Pelaksana PPSBT di ITS dilakukan oleh Unit Penjaminan Mutu, sebagai unit yang membantu Rektor dalam fungsi nya sebagai pengelola Perguruan Tinggi 4. Unit ini berada di bawah Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMPKI). Ketiga komponen penjaminan mutu pendidikan tinggi yaitu SPME, SPMI dan PDPT sesuai dengan UU. No Tahun, Pasal 53 dan Pasal 56, serta PP. No. 4 Tahun 4, Pasal 6. 3 Berdasarkan UU. No. Tahun Pasal Peraturan Pemerintah, PP No 54 Tahun 5, tentang Statuta ITS, Pasal 4. Dokumen Panduan PPSBT 6
11 BAB II SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL Visi Misi ITS Visi ITS adalah menjadi perguruan tinggi dengan reputasi internasional dalam ilmu pengetahuan dan teknologi terutama yang menunjang industri dan kelautan yang berwawasan lingkungan. Misi ITS dalam bidang Pendidikan, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Manajemen adalah sebagai berikut 4 : Misi ITS di bidang pendidikan: a. menyelenggarakan pendidikan tinggi berbasis teknologi informasi dan komunikasi dengan kurikulum, Dosen, dan metode pembelajaran berkualitas internasional; b. menghasilkan lulusan yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta memiliki moral dan budi pekerti yang luhur; dan c. membekali lulusan dengan pengetahuan kewirausahaan berbasis teknologi. Misi ITS di bidang penelitian: Berperan secara aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terutama di bidang kelautan, lingkungan dan permukiman, energi, serta teknologi informasi dan komunikasi yang berwawasan lingkungan melalui kegiatan penelitian yang berkualitas internasional. Misi ITS di bidang pengabdian kepada masyarakat: Memanfaatkan segala sumber daya yang dimiliki untuk ikut serta dalam menyelesaikan problem yang dihadapi oleh masyarakat, industri, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah dengan mengedepankan fasilitas teknologi informasi dan komunikasi. Misi ITS di bidang manajemen: a. pengelolaan ITS dilakukan dengan memperhatikan prinsip tata pamong yang baik yang didukung dengan teknologi informasi dan komunikasi; b. menciptakan suasana yang kondusif dan memberikan dukungan 4 sepenuhnya kepada Mahasiswa, Dosen, Tenaga Kependidikan untuk 4 Peraturan Pemerintah, PP No 54 Tahun 5, tentang Statuta ITS 3 Dokumen Panduan PPSBT 6
12 dapat mengembangkan diri dan memberikan kontribusi maksimum pada masyarakat, industri, ilmu pengetahuan dan teknologi; dan c. mengembangkan jejaring untuk dapat bersinergi dengan perguruan tinggi lain, industri, masyarakat, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah dalam menyelenggarakan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Sistem Penjaminan Mutu Internal ITS Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) ITS atau kata lain disebut sebagai Quality Assurance-ITS dilakukan dan didokumentasikan sesuai dengan pedoman Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi (SPM-PT) 5. Dengan pelaksanaan SPMI, ITS diharapkan mampu mencapai Visi dan Misi yang telah ditetapkan pada Statuta ITS, yang dituankan dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 54 tahun 5 4, serta pada Rencana Strategis ITS Tahun Penilaian Program Studi Berkinerja Terbaik (PPSBT) untuk tahun 6 didasarkan pada kriteria yang terdapat pada BAN PT dengan instrumen tahun, Standar Internal ITS. Standar Internal ITS terdiri dari: Standar Nasional Dikti yang tertuang pada Permenristekdikti No. 44 Tahun 5, dan standar yang diturunkan dari Visi, Misi ITS dalam Statuta PP No. 54 Tahun 5. Pelaksanaan SPMI ITS setiap tahun sekali, dengan strategi yang dilakukan adalah melalui audit mutu pelaksanaan akademik di Prodi. Tujuan dilakukan audit setiap tahun adalah:. Mencapai mutu pendidikan tinggi yang memenuhi dan/atau melampaui Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti) dalam bidang akademik sehingga mampu mengembangkan mutu pendidikan yang berkelanjutan.. Penilaian terhadap kinerja program studi dalam bidang akademik, yang dinamakan PPSBT 3. Mendukung pelaksanaaan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal yang dilakukan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) 4. Meningkatkan mutu akademik Program Studi sesuai dengan kriteria Internasional (ABET, AUN QA) 5. Membuktikan bahwa ITS telah memiliki dan mengimplementasikan sistem penjaminan mutu secara internal (internal quality assurance), serta sebagai bentuk pertanggungjawaban mutu kepada pemangku kepentingan. 5 Diambil dari Pedoman Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.; 4 6 RENSTRA ITS, Dokumen Panduan PPSBT 6
13 Pelaksanaan PPSBT Borang SPMI Program Studi S ITS dapat dilihat di lampiran dan masing-masing Prodi dapat mengakses langsung melalui on-line pada Borang SPMI untuk Program Studi S dan D3 tahun 6 dapat diisi melalui file excel yang dapat di-down load dari website tersebut di atas. Pelaksanaan PPSBT di ITS, dengan jadwal yang ditunjukkan pada Tabel. sebagai berikut: Tabel II. Jadwal pelaksanaan PPSBT No Kegiatan Waktu Sosialisasi program PPSBT kepada Ketua 9 Agustus 6 Jurusan, Kaprodi S, S, D3 dan Dekan dan Auditor Workshop: Teknik penilaian PPSBT untuk 3 Agustus 6 seluruh auditor D3, Prodi S dan S 3 Pengisian on line kriteria PPSBT untuk 4 September 6 Program Studi D3, Sarjana dan Magister 4 Refreshing pernyamaan persepsi seluruh auditor D3, Prodi S dan S terhadap penilaian PPSBT 5 September 6 5 Desk evaluasi terhadap isian online oleh Auditor 6 September 6 6 Visitasi Auditor ke Program Studi 3 September 6 Oktober 6 7 Hasil penilaian Auditor 7 Oktober 6 8 Penentuan pemenang PPSBT 4 Oktober 6 9 SK Rektor terhadap pemenang PPSBT 3 Oktober 6 Pengumuman pemenang PPSBT Nopember 6 Standar pada PPSBT ITS Standar yang digunakan pada PPSBT, menggunakan kriteria dari (i) BAN PT tahun, ditambah dengan (ii) Standar internal yang ditetapkan oleh ITS yang tersusun dari Standar Nasional Pendidikan Tinggi dan turunan standar sebagai penjabaran dari Visi dan Misi ITS. 5 Dokumen Panduan PPSBT 6
14 Urutan pada standar PPSBT adalah sebagai berikut: Bagian I: Standar dari Kriteria BAN PT tahun Bagian II: Standar dari internal ITS Bagian I: Standar dari Kriteria BAN PT Kriteria BAN PT yang masih digunakan sampai dengan saat ini adalah kriteria yang ditulis pada tahun. Kriteria tersebut, dengan urutan yang dituliskan pada Tabel di bawah ini. Tabel II. Kriteria Bagian I SPMI ITS yang diambil dari kriteria BAN PT Kode Indikator Standar : Visi, Misi, Tujuan Dan Sasaran, Serta Strategi Pencapaian. Kejelasan dan kerealistikan visi, misi, tujuan, dan sasaran, serta strategi pencapaian sasaran Program Studi. Pemahaman visi, misi, tujuan, dan sasaran Program Studi oleh seluruh pemangku kepentingan internal (internal stakeholders): sivitas akademika (dosen dan mahasiswa) dan tenaga kependidikan. Standar. Tata Pamong, Kepemimpinan, Sistem Pengelolaan, dan Penjaminan Mutu. Kepemimpinan Program Studi memiliki karakteristik: kepemimpinan operasional, kepemimpinan organisasi, kepemimpinan publik..3 Sistem pengelolaan fungsional dan operasional program studi mencakup: planning, organizing, staffing, leading, controlling, operasi internal dan eksternal..4 Penjaminan Mutu.5 Umpan Balik.6 Upaya untuk menjamin keberlanjutan (sustainability) program studi Standar 3: Mahasiswa dan Lulusan 3.. Efektivitas implementasi sistem rekrutmen dan seleksi calon mahasiswa untuk menghasilkan calon mahasiswa yang bermutu yang diukur dari jumlah peminat, proporsi pendaftar terhadap daya tampung dan proporsi yang diterima dan yang registrasi 3.. Penerimaan mahasiswa non-reguler 3..3 Profil mahasiswai: prestasi dan reputasi akademik, bakat dan minat 3..4 Profil lulusan: ketepatan waktu penyelesaian studi, proporsi mahasiswa yang menyelesaikan studi dalam batas masa studi 3..5 Penghargaan Lulusan dengan Pujian 3. Layanan dan kegiatan kemahasiswaan: ragam, jenis, wadah, mutu, harga, intensitas 3.3 Pelacakan dan perekaman data lulusan: kekomprehensifan, pemutakhiran, profil masa tunggu kerja pertama, kesesuaian bidang kerja dengan bidang studi, dan posisi kerja pertama 3.4 Partisipasi alumni dalam mendukung pengembangan akademik dan non-akademik program studi Standar 4: Sumber Daya Manusia 4. Efektivitas sistem seleksi, perekrutan, penempatan, pengembangan, retensi, dan pemberhentian dosen dan tenaga kependidikan untuk menjamin mutu penyelenggaraan program akademik 6 Dokumen Panduan PPSBT 6
15 4. Sistem monitoring dan evaluasi, serta rekam jejak kinerja dosen dan tenaga kependidikan 4.3 Kualifikasi akademik, kompetensi (pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesiona), dan jumlah (rasio dosen mahasiswa, jabatan akademik) dosen tetap dan tidak tetap (dosen matakuliah, dosen tamu, dosen luar biasa dan/atau pakar, sesuai dengan kebutuhan) untuk menjamin mutu program akademik. Pelaksanaan tugas dosen tetap selama satu tahun terakhir 4.4 Jumlah, kualifikasi, dan pelaksanaan tugas Dosen tidak Tetap 4.5 Upaya Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam satu tahun terakhir 4.6 Jumlah, rasio, kualifikasi akademik dan kompetensi tenaga kependidikan (pustakawan, laboran, analis, teknisi, operator, programer, staf administrasi, dan/atau staf pendukung lainnya) untuk menjamin mutu penyelenggaraan program studi. Standar 5: Kurikulum, Pembelajaran, dan Suasana Akademik 5. Kurikulum harus memuat standar kompetensi lulusan yang terstruktur dalam Capaian Pembelajaran dalam aspek Sikap, Pengetahuan, Ketrampilan Umum dan Ketrampilan Khusus 5. Kurikulum dan seluruh kelengkapannya harus ditinjau ulang dalam kurun waktu tertentu oleh program studi bersama fihak-fihak terkait (relevansi sosial dan relevansi epistemologis) untuk menyesuaikannya dengan perkembangan Ipteks dan kebutuhan pemangku kepentingan (stakeholders) 5.3. Pelaksanaan proses pembelajaran 5.4 Sistem pembimbingan akademik: banyaknya mahasiswa per dosen PA, pelaksanaan kegiatan, rata-rata pertemuan per semester, efektivitas kegiatan perwalian 5.5 Sistem pembimbingan tugas akhir (skripsi): ketersediaan panduan, rata-rata mahasiswa per dosen pembimbing tugas akhir, rata-rata jumlah pertemuan/ pembimbingan, kualifikasi akademik dosen pembimbing tugas akhir, dan waktu penyelesaian penulisan. 5.6 Upaya perbaikan sistem pembelajaran yang telah dilakukan selama satu tahun terakhir 5.7 Upaya peningkatan suasana akademik: Kebijakan tentang suasana akademik, Ketersediaan dan jenis prasarana, sarana dan dana, Program dan kegiatan akademik untuk menciptakan suasana akademik, Interaksi akademik antara dosen-mahasiswa, serta pengembangan perilaku kecendekiawanan Standar 6: Pembiayaan, Sarana dan Prasarana, Serta Sistem Informasi 6. Keterlibatan program studi dalam perencanaan target kinerja, perencanaan kegiatan/ kerja dan perencanaan/alokasi dan pengelolaan dana. Keterlibatan aktif program studi harus tercerminkan dengan bukti tertulis tentang proses perencanaan, pengelolaan dan pelaporan serta pertanggungjawaban penggunaan dana kepada pemangku kepentingan melalui mekanisme yang transparan dan akuntabel. 6. Dana operasional dan pengembangan (termasuk hibah) dalam satu tahun terakhir untuk mendukung kegiatan program akademik (pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat) program studi harus memenuhi syarat kelayakan jumlah dan tepat waktu. 6.3 Prasarana Ruang kerja dosen yang memenuhi kelayakan dan mutu untuk melakukan aktivitas kerja, pengembangan diri, dan pelayanan akademik 7 Dokumen Panduan PPSBT 6
16 6.4 Akses dan pendayagunaan sarana yang dipergunakan dalam proses administrasi dan pembelajaran serta penyeleng-garaan kegiatan Tridharma PT secara efektif. 6.5 Akses dan pendayagunaan sistem informasi dalam pengelolaan data dan informasi tentang penyelenggaraan program akademik di program studi Standar 7: Penelitian, Pelayanan/Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama 7. Produktivitas dan mutu hasil penelitian dosen dalam kegiatan penelitian, pelayanan/pengabdian kepada masyarakat, dan kerjasama, dan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut. 7. Kegiatan pelayanan/pengabdian kepada masyarakat dosen dan mahasiswa program studi yang bermanfaat bagi pemangku kepentingan (kerjasama, karya, penelitian, dan pemanfaatan jasa/produk kepakaran). 7.3 Jumlah dan mutu kerjasama yang efektif yang mendukung pelaksanaan misi program studi dan institusi dan dampak kerjasama untuk penyelenggaraan dan pengembangan program studi Standar Internal ITS Kriteria bagian II, merupakan kriteria yang diturunkan dari Standar Nasional Pendidikan Tinggi, yang dituangkan dalam Permenristekdikti No. 44 Tahun 5, ditambahkan dengan kriteria yang diturunkan dari Visi Misi ITS. Kriteria tersebut dinyatakan dalam tabel di bawah ini. Tabel II.3 Kriteria Insternal ITS untuk SPMI tahun 6 STANDAR 8 STANDAR INTERNAL ITS (Berdasarkan SN Dikti Permenristekdikti, No 44 Tahun 5, dan Visi Misi ITS) 8. Standar Kompetensi Lulusan 8. Standar Isi Pembelajaran 8.3 Standar Proses Pembelajaran 8.4 Standar Penilaian Pembelajaran 8.5 Standar Dosen dan Tendik 8.6 Standar Sarana dan Prasarana Pembelajaran 8.7 Standar Pengelolaan Pembelajaran 8.8 Standar Pembiayaan Pembelajaran 8.9 Standar yang diturunkan dari Visi, Misi ITS Pedoman dan Landasan Pelaksanaan SPMI ITS Pedoman dan landasan hukum pelaksanaan SPMI ITS sebagai penjaminan mutu internal adalah sebagai berikut:. Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun Pasal 96.. Undang-Undang No. Tahun tentang Pendidikan Tinggi Pasal Peraturan Pemerintah No. 4 Tahun 4 tentang Penyelenggaraan dan Pengelolaan Perguruan Tinggi Pasal Dokumen Panduan PPSBT 6
17 4. Permendikbud No. 86 Tahun 3 tentang Organisasi dan Tata Kerja (OTK) ITS. 5. Permenristekdikti No. 44 Tahun 5 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. 6. Peraturan Pemerintah No. 54 Tahun 5 tentang Statuta ITS. 7. Panduan Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi (SPM-PT) Tahun. 9 Dokumen Panduan PPSBT 6
18 BAB III BORANG SPMI PROGRAM STUDI ITS Standar SPMI Program Studi ITS Standar : Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran, Serta Strategi Pencapaian Standar ini adalah acuan keunggulan mutu penyelenggaraan dan strategi program studi sarjana untuk meraih cita-cita di masa depan. Strategi dan upaya pewujudan visi, pelaksanaan/penyelenggaraan misi, dan pencapaian tujuannya, difahami dan didukung dengan penuh komitmen serta melibatkan partisipasi seluruh pemangku kepentingannya. Seluruh rumusan yang ada mudah difahami, dijabarkan secara logis, sekuen dan pengaturan langkah-langkahnya mengikuti alur fikir (logika) yang secara akademik adalah wajar. Strategi yang dirumuskan berdasarkan analisis kondisi yang komprehensif, menggunakan metode dan instrumen yang sahih dan andal, sehingga menghasilkan landasan langkah-langkah pelaksanaan dan kinerja yang uruturutannya sistematis, saling berkontribusi dan berkesinambungan. Kesuksesan di salah satu sub-sistem berkontribusi dan ditindaklanjuti oleh sub-sistem yang seharusnya menindaklanjuti. Strategi serta keberhasilan pelaksanaannya diukur dengan ukuran-ukuran yang mudah difahami seluruh pemangku kepentingan, sehingga visi yang diajukan benar-benar visi, bukan mimpi dan kiasan (platitude). Keberhasilan pelaksanaan misi menjadi cerminan pewujudan visi. Keberhasilan pencapaian tujuan dengan sasaran yang memenuhi syarat rumusan yang baik, menjadi cerminan keterlaksanaan misi dan strategi dengan baik. Dengan demikian, rumusan visi, misi, tujuan dan strategi merupakan satu kesatuan wujud cerminan integritas yang terintegrasi dari program studi sarjana. Standar SPMI ITS terdiri dari indikator:. Kejelasan dan kerealistikan visi, misi, tujuan, dan sasaran, serta strategi pencapaian sasaran Program Studi,. Pemahaman visi, misi, tujuan, dan sasaran Program Studi oleh seluruh pemangku kepentingan internal (internal stakeholders): sivitas akademika (dosen dan mahasiswa) dan tenaga kependidikan. Dokumen Panduan PPSBT 6
19 Standar : Tata Pamong, Kepemimpinan, Sistem Pengelolaan, dan Penjaminan Mutu Standar ini adalah acuan keunggulan mutu tata pamong (governance), kepemimpinan, sistem pengelolaan, dan sistem penjaminan mutu program studi sarjana sebagai satu kesatuan yang terintegrasi yang menjadi kunci penting bagi keberhasilan program studi sarjana dalam mewujudkan visi, menyelenggarakan misi, dan mencapai tujuan yang dicita-citakan. Tata pamong adalah sistem yang menjamin penyelenggaraan program studi sarjana dalam memenuhi prinsip-prinsip kredibilitas, transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, dan keadilan. Tata pamong dikembangkan berdasarkan nilai-nilai moral dan etika, serta norma-norma dan nilai akademik. Dalam hubungannya dengan lingkungan eksternal, tata pamong yang baik mampu menciptakan hubungan saling membutuhkan dan saling menguntungkan antara program studi sarjana dengan para pemangku kepentingan. Tata pamong dan kepemimpinan yang baik memerlukan dukungan sistem pengelolaan yang baik. Sistem pengelolaan adalah suatu pendekatan sistematik untuk mengelola sumber daya meliputi infrastruktur, proses, dan atau kegiatan serta manusia. Manajemen mutu adalah kegiatan untuk memenuhi kebutuhan dan permintaan pemangku kepentingan serta memenuhi persyaratan peraturan perundang-undangan serta upaya-upaya untuk meningkatkan kinerja organisasi program studi sarjana. Termasuk di dalamnya langkah-langkah yang harus diambil untuk meminimalkan akibat dari kelemahan mutu produk dan untuk meningkatkan mutu secara berkelanjutan. Penjaminan mutu program studi sarjana adalah proses penetapan dan pemenuhan standar mutu pengelolaan program studi sarjana secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga semua pemangku kepentingan memperoleh kepuasan. Sistem penjaminan mutu program studi sarjana pada umumnya merupakan cerminan sistem pengelolaan masukan, proses, keluaran, dampak, umpan, dan balikan untuk menjamin mutu penyelenggaraan akademik. Sistem penjaminan mutu harus mencerminkan pelaksanaan continuous quality improvement pada semua rangkaian sistem manajemen mutu (quality management system) dalam rangka memenuhi kepuasan pemangku kepentingan (customer satisfaction). Dokumen Panduan PPSBT 6
20 Standar SPMI ITS terdiri dari 6 indikator:. Tata Pamong adalah sistem yang bisa menjamin terlaksananya lima pilar tata pamong yaitu; () kredibel, () transparan, (3) akuntabel, (4) bertanggung jawab, dan (5) adil.. Kepemimpinan Program Studi memiliki karakteristik: kepemimpinan operasional, kepemimpinan organisasi, kepemimpinan publik..3 Sistem pengelolaan fungsional dan operasional program studi mencakup: planning, organizing, staffing, leading, controlling, operasi internal dan eksternal..4 Penjaminan Mutu.5 Umpan Balik.6 Upaya untuk menjamin keberlanjutan (sustainability) program studi Standar 3: Mahasiswa dan Lulusan Standar ini adalah acuan keunggulan mutu mahasiswa dan lulusan. Program studi harus memberikan jaminan mutu, kelayakan kebijakan serta implementasi sistem rekrutmen dan seleksi calon mahasiswa maupun pengelolaan lulusan sebagai satu kesatuan mutu yang terintegrasi. Program studi harus menempatkan mahasiswa sebagai pemangku kepentingan utama sekaligus sebagai pelaku proses pembentukan nilai tambah dalam penyelenggaraan kegiatan akademik untuk mewujudkan visi, melaksanakan misi, mencapai tujuan melalui strategi-strategi yang dikembangkan oleh program studi. Program studi harus berpartisipasi secara aktif melakukan promosi dan sosialisi program pendidikannya kepada masyarakat dan pemangku kepentingan. Program studi harus mengupayakan akses layanan kemahasiswaan dan pengembangan minat dan bakat, dalam bidang spiritual, seni budaya, olahraga, kepekaan sosial, pelestarian lingkungan hidup, serta bidang kreativitas lainnya. Mahasiswa perlu memiliki nilai-nilai profesionalisme, kemampuan adaptif, kreatif dan inovatif dalam mempersiapkan diri memasuki dunia profesi dan atau dunia kerja. Program studi harus mengelola lulusan sebagai produk dan mitra untuk perbaikan berkelanjutan program studi. Program studi harus berpartisipasi aktif dalam pemberdayaan dan pendayagunaan alumni, sehingga menjadikan alumni sebagai human capital bagi program studi yang bersangkutan. Standar 3 SPMI ITS terdiri dari 7 indikator: 3.. Efektivitas implementasi sistem rekrutmen dan seleksi calon mahasiswa untuk menghasilkan calon mahasiswa yang bermutu yang diukur dari Dokumen Panduan PPSBT 6
21 jumlah peminat, proporsi pendaftar terhadap daya tampung dan proporsi yang diterima dan yang registrasi. 3.. Profil mahasiswa-i: prestasi dan reputasi akademik, bakat dan minat Profil lulusan: ketepatan waktu penyelesaian studi, proporsi mahasiswa yang menyelesaikan studi dalam batas masa studi Penghargaan Lulusan dengan Pujian Layanan dan kegiatan kemahasiswaan: ragam, jenis, wadah, mutu, harga, intensitas Pelacakan dan perekaman data lulusan: kekomprehensifan, pemutakhiran, profil masa tunggu kerja pertama, kesesuaian bidang kerja dengan bidang studi, dan posisi kerja pertama Partisipasi alumni dalam mendukung pengembangan akademik dan nonakademik program studi Standar 4: Sumber Daya Manusia Standar ini merupakan acuan keunggulan mutu sumber daya manusia, serta bagaimana seharusnya program studi sarjana memperoleh dan mendayagunakan sumber daya manusia yang bermutu tinggi serta memberikan layanan prima kepada sumber daya manusianya untuk mewujudkan visi, melaksanakan dan menyelenggarakan misi, dan mencapai tujuan yang dicita-citakan. Sumber daya manusia program studi sarjana adalah dosen dan tenaga kependidikan yang mencakup pustakawan, laboran, teknisi, dan tenaga kependidikan lainnya yang bertanggung jawab atas pencapaian sasaran mutu keseluruhan program tridarma perguruan tinggi. Dosen adalah komponen sumber daya utama yang merupakan pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas pokok dan fungsi: mengakuisisi, mentransformasikan, mengembangkan, menyebarluaskan, dan menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan pelayanan/pengabdian kepada masyarakat. Dosen sebagai salah satu unsur penjamin mutu penyelenggaraan akademik program studi sarjana. Program studi sarjana merencanakan dan melaksanakan program-program peningkatan mutu dosen yang selaras dengan kebutuhan, untuk mewujudkan visi, menyelenggarakan misi, dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Program studi sarjana menjalin kerjasama dengan program studi sarjana dan lembaga mitra kerjasama lainnya untuk pengkayaan sumber belajar melalui tenaga pengajar yang profesional di bidang nya. Program studi sarjana yang baik memiliki sistem pengelolaan mutu yang memadai untuk perencanaan dalam pembinaan dalam peningkatan kompetensi dosen dan 3 Dokumen Panduan PPSBT 6
22 tenaga kependidikan, baik bagi pustakawan, laboran, teknisi, staf administrasi, dan tenaga kependidikan lainnya. Program studi sarjana yang baik memiliki dosen dan tenaga kependidikan dengan jumlah, kualifikasi dan mutu kinerja yang sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan program-program yang ada di program studi sarjana yang bersangkutan. Standar 4 SPMI ITS terdiri dari 6 indikator: 4.. Efektivitas sistem seleksi, perekrutan, penempatan, pengembangan, retensi, dan pemberhentian dosen dan tenaga kependidikan untuk menjamin mutu penyelenggaraan program akademik. 4.. Sistem monitoring dan evaluasi, serta rekam jejak kinerja dosen dan tenaga kependidikan Kualifikasi akademik, kompetensi (pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional), dan jumlah (rasio dosen mahasiswa, jabatan akademik) dosen tetap dan tidak tetap (dosen matakuliah, dosen tamu, dosen luar biasa dan/atau pakar, sesuai dengan kebutuhan) untuk menjamin mutu program akademik. Pelaksanaan tugas dosen tetap selama satu tahun terakhir Jumlah, kualifikasi, dan pelaksanaan tugas Dosen Tidak Tetap (Honorer dan Purna Tugas yang masih mengajar) Upaya Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam satu tahun terakhir 4.6. Jumlah, rasio, kualifikasi akademik dan kompetensi tenaga kependidikan (pustakawan, laboran, analis, teknisi, operator, programer, staf administrasi, dan/atau staf pendukung lainnya) untuk menjamin mutu penyelenggaraan program studi. Standar 5: Kurikulum, Pembelajaran, dan Suasana Akademik Standar ini merupakan acuan keunggulan mutu sistem pembelajaran di program studi sarjana. Kurikulum adalah rancangan seluruh kegiatan pembelajaran mahasiswa sebagai rujukan program studi sarjana dalam merencanakan, melaksanakan, memonitor dan mengevaluasi seluruh kegiatannya untuk mencapai tujuan program studi sarjana. Kurikulum disusun berdasarkan kajian mendalam tentang hakekat keilmuan bidang studi dan kebutuhan pemangku kepentingan terhadap bidang ilmu dan penjaminan tercapainya kompetensi lulusan yang dicakup oleh suatu program studi sarjana dengan memperhatikan standar mutu, dan visi, misi program studi sarjana. Sesuai dengan kebutuhan masing - masing program studi sarjana, program studi sarjana menetapkan kurikulum dan pedoman yang mencakup struktur, tataurutan, kedalaman, keluasan, dan penyertaan komponen tertentu. 4 Dokumen Panduan PPSBT 6
23 Pembelajaran (tatap muka atau jarak jauh) adalah pengalaman belajar yang diperoleh mahasiswa dari kegiatan belajar, seperti perkuliahan, praktikum atau praktek, magang, pelatihan, diskusi, lokakarya, seminar, dan tugas-tugas pembelajaran lainnya. Dalam pelaksanaan pembelajaran digunakan berbagai pendekatan, strategi, dan teknik, yang menantang agar dapat mengkondisikan mahasiswa berfikir kritis, bereksplorasi, berkreasi, dan bereksperimen dengan memanfaatkan berbagai sumber belajar. Pendekatan pembelajaran yang digunakan berpusat pada mahasiswa (student-centered) dengan kondisi pembelajaran yang mendorong mahasiswa untuk belajar mandiri dan kelompok. Evaluasi hasil belajar adalah upaya untuk mengetahui sampai di mana mahasiswa mampu meraih Capaian Pembelajaran, dan menggunakan hasilnya dalam membantu mahasiswa memperoleh hasil yang optimal. Evaluasi mencakup semua ranah belajar dan dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel dengan menggunakan instrumen yang sahih dan andal, serta menggunakan penilaian acuan patokan (criterion-referenced evaluation). Evaluasi hasil belajar difungsikan dan didayagunakan untuk mengukur pencapaian akademik mahasiswa, kebutuhan akan remedial serta meta evaluasi yang memberikan masukan untuk perbaikan sistem pembelajaran. Suasana akademik adalah kondisi yang dibangun untuk menumbuhkembangkan semangat dan interaksi akademik antara mahasiswa-dosen-tenaga kependidikan, pakar, dosen tamu, narasumber, untuk meningkatkan mutu kegiatan akademik, di dalam maupun di luar kelas. Suasana akademik yang baik ditunjukkan dengan perilaku yang mengutamakan kebenaran ilmiah, profesionalisme, kebebasan akademik dan kebebasan mimbar akademik, serta penerapan etika akademik secara konsisten. Standar 5 SPMI ITS terdiri dari 6 indikator: 5.. Kurikulum harus memuat Standar Kompetensi Lulusan dinyatakan dalam bentuk Capaian Pembelajaran Lulusan dalam 4 (aspek), yaitu aspek sikap, ketrampilan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan. Ke empat aspek tersebut mendukung tercapainya tujuan, terlaksananya misi, dan terwujudnya visi program studi. 5.. Kurikulum memuat matakuliah yang mendukung pencapaian kompetensi lulusan dan memberikan keleluasaan pada mahasiswa untuk memperluas wawasan dan memperdalam keahlian sesuai dengan minatnya, serta dilengkapi dengan deskripsi matakuliah, silabus dan rencana pembelajaran semester, serta rencana asesmen dan evaluasi Pelaksanaan proses pembelajaran 5.4. Sistem pembimbingan akademik (PA): banyaknya mahasiswa per dosen PA, pelaksanaan kegiatan, rata-rata pertemuan per semester, efektivitas kegiatan perwalian. 5 Dokumen Panduan PPSBT 6
24 5.5. Upaya perbaikan sistem pembelajaran yang telah dilakukan selama satu tahun terakhir Upaya peningkatan suasana akademik: Kebijakan tentang suasana akademik, ketersediaan dan jenis prasarana, sarana dan dana, program dan kegiatan akademik untuk menciptakan suasana akademik, interaksi akademik antara dosen-mahasiswa, serta pengembangan perilaku kecendekiawanan. Standar 6: Pembiayaan, Sarana dan Prasarana, serta Sistem Informasi Standar ini merupakan acuan keunggulan mutu sumber daya pendukung penyelenggaraan proses akademik yang bermutu mencakup pengadaan dan pengelolaan dana, sarana dan prasarana, serta sistem informasi yang diperlukan untuk mewujudkan visi, melaksanakan/menyelenggarakan misi, dan untuk mencapai tujuan program studi sarjana. Pembiayaan adalah usaha penyediaan, pengelolaan serta peningkatan mutu anggaran yang memadai untuk mendukung penyelenggaraan program-program akademik yang bermutu di program studi sarjana sebagai lembaga nirlaba. Sarana pendidikan adalah segala sesuatu yang dapat digunakan dalam penyelenggaraan proses akademik sebagai alat teknis dalam mencapai maksud, tujuan, dan sarana pendidikan yang bersifat mobile (dapat dipindah-pindahkan), antara lain komputer, peralatan dan perlengkapan pembelajaran di dalam kelas, laboratorium, kantor, dan lingkungan akademik lainnya. Prasarana pendidikan adalah sumber daya penunjang dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi yang pada umumnya bersifat tidak bergerak/tidak dapat dipindah-pindahkan, antara lain bangunan, lahan percobaan, dan fasilitas lainnya. Pengelolaan sarana dan prasarana program studi sarjana meliputi perencanaan pengadaan, pengadaan, penggunaan, pemeliharaan, pemutakhiran, inventarisasi (pendaftaran aset), dan penghapusan aset yang dilakukan secara baik, sehingga efektif mendukung kegiatan penyelenggaraan akademik di program studi sarjana. Kepemilikan dan aksesibilitas sarana dan prasarana sangat penting untuk menjamin mutu penyelenggaraan akademik secara berkelanjutan. Sistem pengelolaan informasi dan teknologi informasi (ICT) mencakup pengelolaan masukan, proses, dan keluaran informasi, dengan memanfaatkan 6 Dokumen Panduan PPSBT 6
25 teknologi informasi dan pengetahuan untuk mendukung penjaminan mutu penyelenggaraan akademik program studi sarjana. Standar 6 SPMI ITS terdiri dari 5 indikator: 6.. Keterlibatan program studi dalam perencanaan target kinerja, perencanaan kegiatan/ kerja dan perencanaan/alokasi dan pengelolaan dana. Keterlibatan aktif program studi harus tercerminkan dengan bukti tertulis tentang proses perencanaan, pengelolaan dan pelaporan serta pertanggungjawaban penggunaan dana kepada pemangku kepentingan melalui mekanisme yang transparan dan akuntabel. 6.. Dana operasional dan pengembangan (termasuk hibah) dalam satu tahun terakhir untuk mendukung kegiatan program akademik (pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat) program studi harus memenuhi syarat kelayakan jumlah dan tepat waktu Prasarana ruang kerja dosen yang memenuhi kelayakan dan mutu untuk melakukan aktivitas kerja, pengembangan diri, dan pelayanan akademik Akses dan pendayagunaan sarana yang dipergunakan dalam proses administrasi dan pembelajaran serta penyelenggaraan kegiatan Tridharma PT secara efektif Akses dan pendayagunaan sistem informasi dalam pengelolaan data dan informasi tentang penyelenggaraan program akademik di program studi. Standar 7: Penelitian, Pelayanan/Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Standar ini adalah acuan keunggulan mutu penelitian, pelayanan pengabdian kepada masyarakat, dan kerjasama yang diselenggarakan untuk dan terkait dengan pengembangan mutu program studi sarjana. Penelitian adalah salah satu tugas pokok program studi sarjana yang memberikan kontribusi dan manfaat kepada proses pembelajaran, pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, serta peningkatan mutu kehidupan masyarakat. Program studi sarjana harus memiliki sistem perencanaan pengelolaan serta implementasi program-program penelitian yang menjadi unggulan. Sistem pengelolaan ini mencakup akses dan pengadaan sumber daya dan layanan penelitian bagi pemangku kepentingan, memiliki peta-jalan (road-map), melaksanakan penelitian serta mengelola dan meningkatkan mutu hasilnya dalam rangka mewujudkan visi, melaksanakan/ menyelenggarakan misi, dan mencapai tujuan yang dicita-citakan program studi sarjana. Program studi sarjana menciptakan iklim yang kondusif agar dosen secara kreatif dan inovatif menjalankan peran dan fungsinya sebagai pelaku utama penelitian 7 Dokumen Panduan PPSBT 6
26 yang bermutu dan terencana. Program studi sarjana memfasilitasi dan melaksanakan kegiatan diseminasi hasil-hasil penelitian dalam berbagai bentuk, antara lain penyelenggaraan forum/seminar ilmiah, presentasi ilmiah dalam forum nasional dan internasional, publikasi dalam jurnal nasional terakreditasi dan/atau internasional yang bereputasi. Pelayanan/pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan sebagai perwujudan kontribusi kepakaran, kegiatan pemanfaatan hasil pendidikan, dan/atau penelitian dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni, dalam upaya memenuhi permintaan dan/atau memprakarsai peningkatan mutu kehidupan bangsa. Program studi sarjana yang baik memiliki sistem pengelolaan kerjasama dengan pemangku kepentingan eksternal dalam rangka penyelenggaraan dan peningkatan mutu secara berkelanjutan program-program akademik. Hasil kerjasama dikelola dengan baik untuk kepentingan akademik dan sebagai perwujudan akuntabilitas program studi sarjana sebagai lembaga nirlaba. Program studi sarjana yang baik mampu merancang dan mendayagunakan program-program kerjasama yang melibatkan partisipasi aktif program studi sarjana dan memanfaatkan dan meningkatkan kepakaran dan mutu sumber daya program studi sarjana. Akuntabilitas pelaksanaan tridarma dan kerjasama program studi sarjana diwujudkan dalam bentuk keefektifan pemanfaatannya untuk memberikan kepuasan pemangku kepentingan terutama mahasiswa. Standar 7 SPMI ITS terdiri dari 3 indikator: 7.. Produktivitas dan mutu hasil penelitian dosen dalam kegiatan penelitian, pelayanan/pengabdian kepada masyarakat, dan kerjasama, dan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut. 7.. Kegiatan pelayanan/pengabdian kepada masyarakat dosen dan mahasiswa program studi yang bermanfaat bagi pemangku kepentingan (kerjasama, karya, penelitian, dan pemanfaatan jasa/produk kepakaran) Jumlah dan mutu kerjasama yang efektif yang mendukung pelaksanaan misi program studi dan institusi dan dampak kerjasama untuk penyelenggaraan dan pengembangan program studi. Standar 8: Standar Internal ITS yang diturunkan dari SN Dikti dan Visi, Misi ITS SN Dikti Standar ini merupakan Standar Nasional Pendidikan yaitu kriteria minimal tentang pembelajaran pada jenjang pendidikan tinggi di perguruan tinggi di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia. 8 Dokumen Panduan PPSBT 6
27 SN Dikti bertujuan: a. menjamin tercapainya tujuan pendidikan tinggi yang berperan strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menerapkan nilai humaniora serta pembudayaan dan pemberdayaan bangsa Indonesia yang berkelanjutan; b. menjamin agar pembelajaran pada program studi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia mencapai mutu sesuai dengan kriteria yang ditetapkan dalam Standar Nasional Pendidikan Tinggi; dan c. mendorong perguruan tinggi di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia mencapai mutu pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat melampaui kriteria yang ditetapkan dalam Standar Nasional Pendidikan Tinggi secara berkelanjutan. SN Dikti dituangkan dalam Permenristekdikti No. 44 Tahun 5, terdiri dari 7 bab, dan 67 Pasal. Pada SN Dikti tersebut memuat 8 standar Pendidikan, 8 standar penelitian, dan 8 standar pengabdian kepada masyarakat. Pada standar SPMI ITS, dimasukkan unsur standar dari SN Dikti untuk standar pendidikan saja, yang diberi penomoran standar ke 8, yaitu standar turunan dari 8 standar pendidikan, ditambahkan dengan standar turunan dari Visi, Misi ITS. Standar 8 SPMI ITS terdiri dari 9 indikator: 8.. Standar Kompetensi Lulusan (Psl. 7, Psl. 9 ayat ) 8.. Standar Isi Pembelajaran (Psl. 9 ayat.d) 8.3. Standar Proses Pembelajaran (Psl., ) 8.4. Standar Penilaian Pembelajaran (Psl. ayat, ayat, 4 ayat 3, dan 5) 8.5. Standar Dosen dan Tenaga Kependidikan (Psl. 6, 7 ayat 9, 8, 9 ayat 6, 3 ayat 3) 8.6. Standar Sarana dan Prasarana Pembelajaran (Buku BerISBN) 8.7. Standar Pengelolaan Pembelajaran (Psl. 38) 8.8. Standar Pembiayaan Pembelajaran (Psl. 4 ayat 3) dan, Standar yang diturunkan dari Visi, Misi ITS terdiri dari indikator 8.9. Standar dari Visi, Misi ITS Kriteria Penilaian, Bobot Penilaian Setiap Indikator dan Sumber data Penilaian setiap kriteria pada pelaksanaan SPMI ITS Program Studi S pada masingmasing indikator menggunakan angka skala 4. Bobot setiap kriteria sama 9 Dokumen Panduan PPSBT 6
28 dengan bobot pada saat pelaksanaan SPMI tahun sebelumnya untuk kriteria BAN PT. Untuk kriteria standard internal, digunakan bobot antara..78. NO () Setiap standar diberikan dalam bentuk tabel dengan format sebagai berikut: Tabel III. Format indikator dan bobot absolut untuk setiap nilai pada kriteria yang telah ditetapkan pada SPMI ITS 6 INDIKATOR PENJELASAN INDIKATOR KRITERIA NILAI () (3) (4) (5) (6) (7) Kolom, menunjukkan penomoran untuk urutan dari indikator, kolom () dan (3) merupakan indikator dan penjelasannya, kolom (4) merupakan kriteria untuk setiap penilaian dalam skala sampai dengan 4 yang berada pada kolom (5). Kolom (6) merupakan bobot absolut untuk setiap indikator, dan kolom (7) merupakan sumber data yang digunakan untuk valiadasi terhadap setiap kriteria. Tabel III. Persentase bobot untuk setiap standar pada SPMI ITS 6 Standar Bobot absolut Persentase Total.6 Sumber data pendukung pada penilaian SPMI yang ditunjukkan pada kolom ke 7 tabel 3., diperoleh dari beberapa sumber yaitu:. Wawancara dengan sumber informasi (Kajur, Kaprodi, Dosen, Tendik, Mahasiswa). (Dokumen tertulis) 3. Website masing masing jurusan dan ITS 4. Share.its.ac.id 5. LPTSI 6. Sumber lain yang mudah untuk diakses Dokumen Panduan PPSBT 6
29 BAB IV PENILAIAN SPMI Penilaian pada SPMI ITS dilakukan melalui dua cara, yaitu:. Tahap : Penilaian desk evaluation terhadap isian masing-masing Prodi. Tahap : Penilaian oleh para auditor dengan cara visitasi Penilaian Tahap Penilaian desk evaluastian atau dikatakan sebagai Pra Audit, merupakan penilaian utama dari SPMI ITS, dengan persyaratan bahwa:. Prodi tidak melakukan keterlambatan dalam isian secara online. Penilaian terhadap isian hanya dilakukan terhadap data yang telah diisikan, tanpa ada klarifikasi dari pihak yang meng isikan. Penilaian Tahap Penilaian tahap dilakukan pada saat visitasi ke setiap Prodi. Penilaian dilakukan oleh para auditor yang terdiri dari dosen dengan kualifikasi sebagai berikut:. Asesor BAN PT. Dosen yang dinyatakan lulus dalam pelatihan Auditor yang dilaksanakan oleh LPMPKI Identitas para auditor ditunjukkan pada Lampiran. Penilaian Tahap, dilakukan dengan beberapa cara, sebagai berikut: Wawancara dengan PIC di setiap Prodi Pengamatan secara langsung di lapangan Evaluasi terhadap dokumen pendukung yang ada di Prodi Dokumen Panduan PPSBT 6
30 BAB V PENUTUP Buku Panduan SPMI merupakan pedoman audit mutu dalam pelaksanaan SPMI untuk setiap Program Studi di ITS tahun 6. Hasil audit mutu digunakan untuk evaluasi terhadap kinerja Prodi, sesuai dengan standar BAN PT dan standar internal ITS. Evaluasi ini akan dilaporkan kepada Rektor ITS, untuk kemudian ditindaklanjuti dengan program program yang dapat meningkatkan mutu semua aspek dalam proses akademik di ITS. Dokumen Panduan PPSBT 6
31 DAFTAR PUSTAKA. Presiden RI. UU No Thn ttg Pendidikan Tinggi.. Kemendibud RI. PermenDikBud No 5 Th 4 ttg SISTEM PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN TINGGI.; 4: Kemenristekdikti. Permenristekdiktik No. 44 Th. 5.; 5: Presiden RI. PP No 54 Thn. 5 ttg Statuta ITS.; 5: Kemendikbud RI. Pedoman Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.; ITS. RENSTRA ITS 4-7.; 8. 3 Dokumen Panduan PPSBT 6
32 LAMPIRAN AUDITOR SPMI ITS 6 NO FAKULTAS JURUSAN NAMA FMIPA Kimia Dr.Ir. Endah Mutiara MP.MSi Dr. Fahimah Martak. MSi 3 Fisika Dr. Yono Hadi Pramono M.Eng 4 Dr.rer.nat. Eko Minarto 5 Biologi Kristanti Indah Purwani, S.Si., M.Si 6 Dr. Enny Zulaika, MP 7 Statistika Dra. Lucia Aridinanti, M.Sc 8 Dra. Sri Mumpuni Retnaningsih, MT 9 Dra. Destri Susilaningrum, M.Si Dr. Irhamah, M.Si Matematika Drs. Suhud Wahyudi, M.Si Drs. Sentot Didik Surjanto, M.Si 3 Dr. Mardliyah, MT 4 Dr. Didik Khusnul Arif, S.Si, MSi 5 FTI Teknik Kimia Prof. Ir. Renanto.,MSc.,Ph.D 6 Dr. Siti Machmudah.,ST.M.Eng 7 Ir. Nuniek Hendrianie, MT 8 Dr. Lailatul Qadariyah, ST, MT 9 Teknik Fisika Wiratno Argo Asmoro,Ir Prof.Dr.Ir. Sekartedjo M.Sc Lizda Johar Mawarani ST MT Teknik Mesin Ir. Suhariyanto, MSc 3 Ir. Mahirul Mursid, MSc 4 Arif Wahjudi, Ph.D 5 Prof. Ir. Ing. I Made Londen Batan, M.Eng 6 Teknik Elektro Dr. Trihastuti Agustinah, ST., MT 7 Teknik Industri Ir. Mokh. Suef, M.Sc. (Eng) 4 Dokumen Panduan PPSBT 6
33 8 Teknik Dr. Supeno Mardi Susiki Nugroho, ST., MT 9 Multimedia dan Jaringan Dr.Ir. Yoyon Kusnandar Suprapto, M.Sc 3 Prof.Dr.Ir. Mauridhi Hery Purnama, M.Eng 3 Teknik Ir. Moh. Farid,DEA 3 Material dan Dr. Eng. Hosta Ardhyananta, ST., M.Sc Metalurgi 33 FTSP Arsitektur Johanes Krisdianto,ST., MT 34 Dr.Ir. Vincentius Totok Noerwasito 35 Teknik Sipil Ir. Suwarno, M.Eng 36 Dr. Ir. Wasis Wardoyo, M.Sc 37 Teknik Lingkungan Ir. Eddy Setiadi Soedjono, Dipl. SE, MSc, PhD 38 PWK Rulli Pratiwi Setiawan,ST,M.Sc 39 Teknik Ir. Yuwono, MT Geomatika 4 D3 Teknik Sipil Dr. Ridho Bayu Aji 4 Ir. Widjonarko Roestam, MSc (SC) 4 FTK Teknik Sistem Ir. Aguk Zuhdi, M.Eng.Ph.D 43 Perkapalan Dr. I Made Ariana, ST,MT 44 AA. Bagus Dinariyana Dwi Putranta, ST, MES, PhD 45 Dr. Ir. Aguk Zuhdi Muhammad M, Eng 46 Teknik Aries Sulisetyono, ST., MA.Sc 47 Perkapalan Prof. Ir. Achmad Zubaydi, M.Eng. Ph.D 48 Prof. Ir. IKAP Utama, MSc, PhD 49 Teknik Dr. Muhammad Zikra.ST.M.Sc 5 Kelautan Herman Pratikno, ST.MT.Ph. D 5 Dr. Rudi Walujo Prastianto 5 Yoyok Setyo Hadi Widodo, ST, MT, Dr. 53 FTIF Teknik Informatika 54 Sistem Informasi Arya Yudhi Wijaya S.Kom, M.Kom Nifsu Asrul Sani, MSc 5 Dokumen Panduan PPSBT 6
34 BORANG AUDIT SPMI PROGRAM STUDI S ITS Tahun 6 NO INDIKATOR PENJELASAN INDIKATOR KRITERIA NILAI. Standar : Visi, Misi, Tujuan Dan Sasaran, Serta Strategi Pencapaian. Kejelasan dan kerealistikan visi, misi, tujuan, dan sasaran, serta strategi pencapaian sasaran Program Studi..a Kejelasan dan kerealistikan visi, misi, tujuan, dan sasaran Program Studi Pendelasan. ada matriks yg menghubungkan antara Visi Misi Prodi, dengan Visi Misi Fakultas dan Visi Misi ITS. Evaluasi dilakukan berdasarkan standar 3, 4, 5, 6 dan 7..b Strategi pencapaian sasaran dengan rentang waktu yang jelas dan didukung oleh dokumen. Penjelasan: Strategi pencapaian: a. Sesuai dengan Rencana Jangka Panjang (lima tahunan) dan Rencana Tahunan Jurusan dan Prodi, b. Ada tabel dengan tahapan waktu yang jelas dan target terukur Memiliki visi, misi, tujuan, dan sasaran yang sangat jelas dan 4. Visitasi dan sangat realistik, serta ditampilkan di website. Memiliki visi, misi, tujuan, dan sasaran jelas dan realistik. 3 Memiliki visi, misi, tujuan, dan sasaran yang cukup jelas namun kurang realistik. Memiliki visi, misi, tujuan, dan sasaran yang kurang jelas dan tidak realistik. (Tidak ada skor nol) Strategi pencapaian sasaran a,b dan c 5 dokumen tersedia Strategi pencapaian sasaran a,b dan c 4 dari 5 dokumen tersedia Strategi pencapaian sasaran a,b dan c 3 dari 5 dokumen tersedia Strategi pencapaian sasaran a,b dan c dari 5 dokumen tersedia Strategi pencapaian sasaran a,b dan c < dari 5 dokumen tersedia 4. Visitasi dan 3 Dokumen Panduan PPSBT 6
35 c. Ada dokumen pendukung: Rencana Jangka Panjang dan Tahunan Isi dokumen. Mahasiswa (Prestasi Nasional dan Internasional). Dosen (kegiatan dalam TriDharma) 3. Tendik (pengembangan Kompetensi 4. Kurikulum (Dokumen Kurikulum: ada matrik keterkaitan antara CP dengan MK, Evaluasi Kurikulum, 5. Kerjasama Dalam Negeri dan Luar Negeri, serta output kerjasama 3. Pemahaman visi, misi, tujuan, dan sasaran Program Studi oleh seluruh pemangku kepentingan internal (internal stakeholders): sivitas akademika (dosen dan mahasiswa) dan tenaga kependidikan.. Sosialisasi yang efektif tercermin dari tingkat pemahaman pihak terkait. Penjelasan. ada dokumen tentang aktifitas penyebaran/sosialisasi kepada dosen, tendik dan mahasiswa. ada bukti nyata tentang pelaksanaan Tridarma (yang tertuang pada 5 dokumen pada..b 3. Evaluasi dilakukan berdasarkan standar 3,4,5, 6 dan 7 semua tridharma dilaksanakan dengan 5 dokumen tersedia 4. Visitasi dan semua tridharma dilaksanakan dengan 4 dokumen tersedia 3 semua tridharma dilaksanakan dengan 3 dokumen tersedia semua tridharma dilaksanakan dengan dokumen tersedia semua tridharma dilaksanakan dengan < dokumen tersedia Dokumen Panduan PPSBT 6
36 Standar. Tata Pamong, Kepemimpinan, Sistem Pengelolaan, dan Penjaminan Mutu 4. Tata Pamong adalah sistem yang bisa menjamin terlaksananya lima pilar tata pamong yaitu () kredibel, () transparan (3) akuntabel (4) bertanggung jawab (5) adil. Tata pamong menjamin terwujudnya visi, terlaksanakannya misi, tercapainya tujuan, berhasilnya strategi yang digunakan secara kredibel, transparan, akuntabel, bertanggung jawab, dan adil. Penjelasan: Ada bukti (dokumen) bahwa kegiatan yang dilakukan sesuai dengan Visi, Misi. Ada bukti bahwa ke 5 aspek / prinsip/azas digunakan untuk menjalankan organisasi / tata pamong. Aspek/Prinsip/azas: () kredibel () transparan (3) akuntabel (4) bertanggung jawab (5) adil Kredibel: sesuai dengan kompetensi Transparan: ditandai oleh semua informasi tersampaikan kepada dosen dan atau tenaga kependidikan Akuntabel: perencanaan, pengelolaan, dan pelaporan sesuai, serta tersedia dokumen pendukung Program studi memiliki tata pamong yang memungkinkan terlaksananya secara konsisten prinsip tatapamong, dan menjamin penyelenggaraan program studi yang memenuhi 5 aspek berikut : () kredibel () transparan (3) akuntabel (4) bertanggung jawab (5) adil Program studi memiliki tata pamong yang memungkinkan terlaksananya secara konsisten prinsip tatapamong, dan menjamin penyelenggaraan program studi yang memenuhi 4 dari 5 aspek berikut: () kredibel () transparan (3) akuntabel (4) bertanggung jawab (5) adil Program studi memiliki tata pamong yang memungkinkan terlaksananya secara cukup konsisten prinsip tatapamong, dan menjamin penyelenggaraan program studi yang memenuhi 3 dari 5 aspek berikut: () kredibel () transparan (3) akuntabel (4) bertanggung jawab (5) adil Program studi memiliki tata pamong, namun hanya memenuhi s.d. dari 5 aspek berikut: () kredibel () transparan (3) akuntabel 4.47 Visitasi dan 3 3 Dokumen Panduan PPSBT 6
37 5. Kepemimpinan Program Studi memiliki karakteristik: kepemimpinan operasional, kepemimpinan organisasi, kepemimpinan publik. Bertanggung jawab: mampu memberikan arahan, tujuan, peran, dan tugas kepada seluruh unsur dalam Prodi Adil: Pemberian reward dan punishmen kepada semua unsur dan terdokumentasi dengan baik. Karakteristik kepemimpinan yang efektif. Penjelasan: Kaprodi menjalankan kepemimpinan sebagai: () Fungsi Operasional, () Fungsi Organisasi, dan (3) Fungsi Publik Fungsi Operasional: Mampu menjalankan Visi, Misi kedalam kegiatan operasional Program Studi, dengan pelaksanaan sesuai SOP. Fungsi Organisasi: Mampu menjalankan unit Prodi diantara unit kerja lain (misalnya dengan LPPM, SAC, PJM, BAAK, dll) Fungsi Publik: Mampu menjalin kerjasama dan rujukan bagi publik (4) bertanggung jawab (5) adil (Tidak ada skor nol) Kepemimpinan program studi memiliki karakteristik yang kuat dalam 3 karakteristik berikut () kepemimpinan operasional () kepemimpinan organisasi (3) kepemimpinan publik dan (4) didukung dengan dokumen yang lengkap Kepemimpinan program studi memiliki karakter kepemimpinan yang kuat dalam dua dari 3 karakteristik berikut: () kepemimpinan operasional () kepemimpinan organisasi (3) kepemimpinan publik dan (4) didukung dengan dokumen yang lengkap Kepemimpinan program studi memiliki karakter kepemimpinan yang kuat dalam salah satu dari 3 karakteristik berikut: () kepemimpinan operasional () kepemimpinan organisasi (3) kepemimpinan publik publik dan (4) dikdukung dengan dokumen yang lengkap Tidak ada kepemimpinan dengan karakteristik berikut: () kepemimpinan operasional 4.73 Visitasi dan 3 4 Dokumen Panduan PPSBT 6
38 6.3 Sistem pengelolaan fungsional dan operasional program studi mencakup: planning, organizing, staffing, leading, controlling, operasi internal dan eksternal..3. Sistem pengelolaan fungsional dan operasional program studi mencakup: planning, organizing, staffing, leading, controlling yang efektif dilaksanakan. Penjelasan 5 item: planning, organizing, staffing, leading, controlling 7.3. Kelengkapan job description dari semua unsur dalam organisasi Persentase kesesuaian kegiatan kegiatan Prodi dengan RENSTRA/ PROKER ITS 9.4 Penjaminan Mutu.4 Pelaksanaan penjaminan mutu di program studi () kepemimpinan organisasi (3) kepemimpinan publik (Tidak ada skor nol) Sistem pengelolaan fungsional dan operasional program studi dengan 5 item berjalan sesuai dengan SOP, dan didukung dokumen yang lengkap. Sistem pengelolaan fungsional dan operasional program studi dilakukan dengan 5 item berjalan sesuai dengan SOP, namun dokumen kurang lengkap. Sistem pengelolaan fungsional dan operasional program studi dilakukan hanya sebagian dari 5 item sesuai dengan SOP dan dokumen kurang lengkap. Sistem pengelolaan fungsional dan operasional program studi tidak dilakukan sesuai dengan SOP. Tidak ada sistem pengelolaan. 4.8 Visitasi dan Ada, lengkap, dan semua digunakan 4.5 Visitasi dan Ada, lengkap, dan sebagian digunakan 3 Ada, tidak lengkap, dan digunakan Ada, tidak lengkap, dan tidak digunakan Tidak ada pedoman % 4.5 Visitasi dan 9 % - < % 3 8 % - < 9 % 7 % - < 8 % < 7 % Sistem penjaminan mutu berjalan sesuai dengan standar 4.47 Visitasi dan penjaminan mutu, ada umpan balik dan tindak lanjutnya, yang didukung dokumen yang lengkap. 3 5 Dokumen Panduan PPSBT 6
39 .5 Umpan Balik Pelaksanaannya antara lain dengan adanya: kelompok dosen bidang ilmu yang menilai mutu soal ujian, silabus, dan tugas akhir, serta penguji luar (external examiner) Penjelasan: Terdapat unsur pada:. Kebijakan. Standar 3. Pelaksanaan terhadap standar 4. Monitoring dan evaluasi 5. Umpan balik 6. Tindak lanjut Bukti:. Statuta (PP No 54 Thn 5). SK Rektor 3. Dokumen standar mutu 4. Form pelaksanaan Monev, form kuisioner 5. Dokumen hasil evaluasi antara lain SAR, IPD, dll 6. Dokumen hasil perbaikan.5 Penjaringan umpan balik dan tindak lanjutnya. Sumber umpan balik antara lain dari: () dosen, () mahasiswa, (3) alumni, (4) pengguna lulusan. Umpan balik digunakan untuk perbaikan kurikulum, pelaksanaan proses Sistem penjaminan mutu berjalan sesuai dengan standar 3 penjaminan mutu, umpan balik tersedia tetapi tidak ada tindak lanjut. Sistem penjaminan mutu berfungsi sebagian namun tidak ada umpan balik dan dokumen kurang lengkap. Ada sistem penjaminan mutu, tetapi tidak berfungsi Tidak ada sistem penjaminan mutu. Umpan balik dari 3 kegiatan tersebut, yang diperoleh dari dosen, mahasiswa, alumni, dan pengguna serta ditindaklanjuti secara berkelanjutan. Umpan balik dari 3 kegiatan yang diperoleh dari dosen, mahasiswa, alumni, dan pengguna serta ditindaklanjuti secara insidental / tidak berkelanjutan. Umpan balik hanya sebagian dari 3 kegiatan dan ada tindak lanjut secara insidental / tidak berkelanjutan 4.73 Visitasi dan 3 6 Dokumen Panduan PPSBT 6
40 .6 Upaya untuk menjamin keberlanjutan (sustainability) program studi pembelajaran, dan peningkatan kegiatan program studi. Penjelasan: Kegiatan yang terkait: () perbaikan kurikulum () pelaksanaan proses pembelajaran, dan (3) peningkatan kegiatan program studi..6. Upaya-upaya yang telah dilakukan penyelenggara program studi untuk menjamin keberlanjutan (sustainability) program studi ini antara lain mencakup: a.upaya untuk peningkatan animo calon mahasiswa b.upaya peningkatan mutu manajemen c. Upaya untuk peningkatan mutu lulusan d. Upaya untuk pelaksanaan dan hasil kerjasama kemitraan d.upaya dan prestasi dalam memperoleh dana hibah kompetitif. Bukti:. Brosur promosi. SK penerimaan mahasiswa baru 3. Rapat, Pelatihan, workshop terkait manajemen mutu dan Umpan balik hanya diperoleh dari sebagian 3 kegiatan tersebut, dan tidak ada tindak lanjut. Tidak ada umpan balik terhadap 3 kegiatan tersebut. Ada semua usaha kegiatan a, b, c, d, dan e dilakukan, dan ada bukti, serta hasilnya. 4.5 Visitasi dan Ada 4 dari 5 usaha a, b, c, d, dan e, dan ada bukti, serta 3 hasilnya. Ada 3 usaha kegiatan a, b, c, d, dan e, dan tidak ada bukti Ada dari 5 usaha kegiatan a,, b, c, d, dan e, dan ada bukti Tidak ada usaha. 7 Dokumen Panduan PPSBT 6
41 penulisan proposal bidang TriDharma 4. Kuliah tamu, training, pelatihan, workshop mahasiswa / calon lulusan 5. Dokumen MOU dalam Tridharma 3. Standar 3: Mahasiswa dan Lulusan 3.. Efektivitas implementasi sistem rekrutmen dan seleksi calon mahasiswa untuk menghasilkan calon mahasiswa yang bermutu yang diukur dari jumlah peminat, proporsi pendaftar terhadap daya tampung dan proporsi yang diterima dan yang registrasi 3...a Rasio calon mahasiswa yang ikut seleksi : daya tampung Rasio = jml pendaftar masuk S daya tampung S Catatan : Jumlah pendaftar terdiri dari pendaftar jalur test (SBMPTN, PKM) dan non test (Bidik Misi, SNMPTN) b Rasio mahasiswa baru reguler yang melakukan registrasi : calon mahasiswa baru reguler yang lulus seleksi Rasio = jml mhs yg melakukan regristrasi jml mhs yg lolos seleksi Jika rasio 5, maka skor = LPTSI/ Jika < rasio < 5, maka skor = (3 + Rasio)/ 3 BA Jika rasio, maka skor = *Rasio Jika rasio 95%, maka skor = LPTSI/BA Jika 5% < rasio < 95%, maka skor = [(4 x rasio)-]/7 3 Jika rasio 5%, maka skor = c Jika RM.5, maka skor = LPTSI 8 Dokumen Panduan PPSBT 6
42 Rasio mahasiswa baru transfer terhadap mahasiswa baru bukan transfer. Penilaian butir ini dihitung dengan cara berikut: T MBT = total mahasiswa baru transfer untuk program S reguler dan S non-reguler (lintas jalur) T MB = total mahasiswa baru bukan transfer untuk program S reguler dan S non-reguler RM = T T MBT MB Jika.5 < RM <.5, maka skor = 5 (4 x RM). 3 Jika RM.5, maka skor = Penjelasan Lihat Buku IIIA, standar d Rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) selama satu tahun terakhir Penerimaan mahasiswa non-reguler 3.. Penerimaan mahasiswa non-reguler selayaknya tidak membuat beban dosen sangat berat, jauh melebihi beban ideal (sekitar sks). Jika IPK 3, maka skor = LPTSI Jika.75 < IPK < 3, maka skor = 4 x IPK Jika IPK.75, maka skor = (4 x IPK-)/3 Jumlah mahasiswa yang diterima masih memungkinkan dosen mengajar seluruh mahasiswa dengan total beban mendekati ideal, yaitu kurang atau sama dengan 3 sks. Jumlah mahasiswa yang diterima masih memungkinkan dosen mengajar seluruh mahasiswa dengan total beban lebih dari 3 s.d. 5 sks. Jumlah mahasiswa yang diterima masih memungkinkan dosen mengajar seluruh mahasiswa dengan total beban lebih dari 5 s.d. 7 sks LPTSI 3 9 Dokumen Panduan PPSBT 6
43 Profil mahasiswai: prestasi dan reputasi akademik, bakat dan minat Profil lulusan: ketepatan waktu penyelesaian studi, proporsi mahasiswa yang menyelesaikan studi dalam batas masa studi 3..3 Penghargaan atas prestasi mahasiswa di bidang nalar, bakat dan minat 3..4.a Persentase kelulusan tepat waktu (KTW) b Persentase mahasiswa yang DO atau mengundurkan diri (M DO). Jumlah mahasiswa yang diterima mengakibatkan beban dosen relatif berat, yaitu lebih dari 7 s.d. 9 sks. Jumlah mahasiswa yang diterima mengakibatkan beban dosen sangat berat, melebihi 9 sks. Ada bukti penghargaan juara lomba ilmiah, olah raga, 4.4 BAAK maupun seni tingkat nasional atau internasional. Ada bukti penghargaan juara lomba ilmiah, olah raga, 3 maupun seni tingkat wilayah. Ada bukti penghargaan juara lomba ilmiah, olah raga, maupun seni tingkat lokal PT. Tidak ada bukti penghargaan. (Tidak ada skor nol) Jika K TW 5%, maka skor = LPTSI Jika % < K TW < 5%, maka skor = + (6 x K TW). 3 Jika K TW =, maka skor =. Rumus perhitungan: (f) K TW = % (d) f : jumlah mahasiswa lulus tepat waktu d : total mahasiswa angkatan yang lulus tepat waktu lihat tabel pada butir 3..4 Jika M DO 6%, maka skor = LPTSI Jika 6% < M DO < 45%, maka skor = [8 (4 x M DO)] / Dokumen Panduan PPSBT 6
44 Jika M DO 45%, maka skor =. Rumus perhitungan: MDO= (a)-(b)-(c) % (a) Catatan a = jml mhs yg masuk tahun TS-4 (tahun 8) b = jml mhs tahun TS-4 pada tahun TS c = jml lulusan angkatan tahun TS-4 TS= tahun lihat tabel pada butir Ada semua (5 jenis) pelayanan mahasiswa yang dapat 4.69 Visitasi dan Layanan dan kegiatan Mahasiswa memiliki akses untuk diakses, dan ada bukti kemahasiswaan: ragam, jenis, mendapatkan pelayanan Ada 3 dari 5 jenis layanan (no,, dan 3) dan ada bukti 3 wadah, mutu, harga, mahasiswa yang dapat Ada dari 5 jenis layanan (no dan ) dan ada bukti intensitas dimanfaatkan untuk membina dan mengembangkan penalaran, Ada jenis pelayanan dan ada bukti minat, bakat, seni, dan kesejahteraan. Jenis pelayanan kepada mahasiswa antara lain:. Bimbingan dan konseling Tidak ada pelayanan. Minat dan bakat (ekstra kurikuler) 3. Pembinaan soft skill 4.Layanan beasiswa 5.Layanan kesehatan Penjelasan Tersedia formulir pendukung untuk aktifitas: Bimbingan dan Konseling pelaksanaan proses pembelajaran selama di ITS a Ada upaya yang intensif untuk melacak lulusan dan datanya terekam secara komprehensif 4.94 Visitasi dan Dokumen Panduan PPSBT 6
45 Pelacakan dan perekaman data lulusan: kekomprehensifan, pemutakhiran, profil masa tunggu kerja pertama, kesesuaian bidang kerja dengan bidang studi, dan posisi kerja pertama Upaya pelacakan dan perekaman data lulusan 3.3..b Penggunaan hasil pelacakan untuk perbaikan: () proses pembelajaran, () penggalangan dana, (3) informasi pekerjaan, (4) membangun jejaring. Ada upaya yang intensif untuk melacak lulusan, tetapi 3 hasilnya belum terekam secara komprehensif Upaya pelacakan dilakukan sekedarnya dan hasilnya terekam Upaya pela-cakan lulusan dilakukan sekedarnya dan hasilnya tidak terekam Tidak ada upaya pelacakan lulusan Hasil pelacakan untuk perbaikan 4 item Visitasi dan Hasil pelacakan untuk perbaikan 3 item. 3 Hasil pelacakan untuk perbaikan item Hasil pelacakan untuk perbaikan item Tidak ada tindak lanjut c Pendapat pengguna (employer) lulusan terhadap kualitas alumni. Ada 7 jenis kompetensi / jenis kemampuan pada Tabel 3.3. Jenis kemampuan: a. Integritas (etika dan moral) b. Keahlian berdasarkan bidang ilmu c. Bahasa Inggris d. Penggunaan Teknologi Informasi e. Komunikasi f. Kerjasama Tim g. Pengembangan diri Skor = Skor akhir 4.94 Visitasi dan 3 Dokumen Panduan PPSBT 6
46 Skor akhir = [4 x (a) + 3 x (b) + x (c) + (d)] / Profil masa tunggu kerja pertama R MT = rata-rata masa tunggu lulusan memperoleh pekerjaan yang pertama Profil kesesuaian bidang kerja dengan bidang studi = PBS PBS = persentase kesesuaian bidang kerja dengan bidang studi (keahlian) lulusan Partisipasi alumni dalam mendukung pengembangan akademik dan non-akademik program studi 3.4. Partisipasi alumni dalam mendukung pengembangan akademik program studi dalam bentuk: () Sumbangan dana () Sumbangan fasilitas (3) Keterlibatan dalam kegiatan akademik (4) Pengembangan jejaring (5) Penyediaan fasilitas untuk kegiatan akademik Partisipasi lulusan dan alumni dalam mendukung pengembangan non akademik program studi dalam bentuk: Jika R MT 3 bulan, maka skor = Visitasi dan Jika 3 < R MT < 8, maka skor = (7 4 x R MT ) / 5. 3 R MT 8 bulan, maka skor =. Jika P BS 8%, maka skor = Visitasi dan Jika P BS < 8%, maka skor = 5 x P BS. 3 Semua bentuk partisipasi dilakukan oleh alumni Visitasi dan 3-4 bentuk partisipasi dilakukan oleh alumni. 3 Hanya bentuk partisipasi yang dilakukan oleh alumni. Hanya bentuk partisipasi saja yang dilakukan oleh alumni. Tidak ada partisipasi alumni. Semua bentuk partisipasi dilakukan oleh alumni Visitasi dan 3-4 bentuk partisipasi dilakukan oleh alumni. 3 Hanya bentuk partisipasi yang dilakukan oleh alumni. Hanya bentuk partisipasi saja yang dilakukan oleh alumni. 3 Dokumen Panduan PPSBT 6
47 () Sumbangan dana () Sumbangan fasilitas (3) Keterlibatan dalam kegiatan akademik (4) Pengembangan jejaring (5) Penyediaan fasilitas untuk kegiatan akademik 4. Standar 4: Sumber Daya Manusia 8 4. Efektivitas sistem seleksi, perekrutan, penempatan, pengembangan, retensi, dan pemberhentian dosen dan tenaga kependidikan untuk menjamin mutu penyelenggaraan program akademik 9 4. Sistem monitoring dan evaluasi, serta rekam jejak kinerja dosen dan tenaga kependidikan 4. Pedoman tertulis tentang sistem seleksi, perekrutan, penempatan, pengembangan, retensi, dan pemberhentian dosen dan tenaga kependidikan. 4.. Pedoman tertulis tentang sistem monitoring dan evaluasi, serta rekam jejak kinerja dosen dan tenaga kependidikan Pelaksanaan monitoring dan evaluasi kinerja dosen di bidang pendidikan, penelitian, pelayanan/pengabdian kepada masyarakat Tidak ada partisipasi alumni. Ada pedoman tertulis yang lengkap; dan ada bukti dilaksanakan secara konsisten 4.76 Visitasi dan Ada pedoman tertulis yang lengkap; dan tidak ada bukti dilaksanakan secara konsisten 3 Ada pedoman tertulis yang lengkap; tetapi tidak dilaksanakan Ada pedoman tertulis, tidak lengkap dan tidak dilaksanakan Tidak ada pedoman tertulis. Ada pedoman tertulis yang lengkap; dan ada bukti dilaksanakan secara konsisten 4.69 Visitasi dan Ada pedoman tertulis yang lengkap; dan ada bukti tidak dilaksanakan secara konsisten 3 Ada pedoman tertulis yang lengkap; tetapi tidak dilaksanakan Ada pedoman tertulis, tidak lengkap dan tidak dilaksanakan Tidak ada pedoman tertulis. Ada bukti tentang kinerja dosen di bidang () pendidikan () penelitian (3) pelayanan/ pengabdian kepada masyarakat yang terdokumentasi dengan baik. Ada bukti tentang kinerja dosen di bidang Visitasi dan 4 Dokumen Panduan PPSBT 6
48 () pendidikan () penelitian (3) pelayanan/ pengabdian kepada masyarakat tetapi tidak terdokumentasi dengan baik. Ada bukti tentang kinerja dosen di bidang pendidikan yang terdokumentasikan dengan baik tetapi tidak ada di bidang penelitian atau pelayanan/ pengabdian kepada masyarakat. Ada bukti tentang kinerja dosen di bidang pendidikan tetapi tidak terdokumentasikan dengan baik serta tidak ada di bidang penelitian atau pelayanan/ pengabdian kepada masyarakat. Tidak ada bukti tentang kinerja dosen yang terdokumen tasikan. KD 9% 4.5 LPTSI NO INDIKATOR PENJELASAN INDIKATOR KRITERIA NILAI a Kualifikasi akademik, Dosen tetap berpendidikan kompetensi (pedagogik, (terakhir) S dan S3 yang bidang kepribadian, sosial, dan keahliannya sesuai dengan profesiona), dan jumlah (rasio kompetensi PS dosen mahasiswa, jabatan KD = Persentase dosen tetap akademik) dosen tetap dan berpendidikan (terakhir) S dan tidak tetap (dosen S3 yang bidang keahliannya matakuliah, dosen tamu, sesuai dengan kompetensi PS 3 dosen luar biasa dan/atau 4.3..b pakar, sesuai dengan Dosen tetap yang berpendidikan kebutuhan) untuk menjamin S3 yang bidang keahliannya sesuai mutu program akademik. dengan kompetensi PS Pelaksanaan tugas dosen KD = Persentase dosen tetap tetap selama satu tahun yang berpendidikan S3 yang terakhir bidang keahliannya sesuai Catatan: Butir ini memerlukan dengan kompetensi PS syarat minimum (6 orang). 75% < KD 9% 3 6% < KD 75% 45% < KD 6% KD 45% KD 4% 4.7 LPTSI 3% < KD 4% 3 % < KD 3% % < KD % 5 Dokumen Panduan PPSBT 6
49 Bila pada saat asesmen kecukupan syarat minimum tersebut tidak terpenuhi maka hal ini perlu divalidasi terlebih dahulu pada saat visitasi. Bila ternyata hasil validasi pada saat asesmen lapang PS tidak memenuhi syarat minimum ini, maka asesor melaporkan secara khusus ke BAN-PT mengenai hal ini c Dosen tetap yang memiliki jabatan lektor kepala dan guru besar yang bidang keahliannya sesuai dengan kompetensi PS KD 3 = Persentase Dosen tetap yang memiliki jabatan lektor kepala dan guru besar yang bidang keahliannya sesuai dengan kompetensi PS d Dosen yang memiliki Sertifikat Pendidik Profesional KD 4 = Persentase dosen yang memiliki Sertifikat Pendidik Profesional Rasio mahasiswa terhadap dosen tetap yang bidang keahliannya sesuai dengan bidang PS (RMD) KD % Jika KD3 4%, maka skor = LPTS Jika KD3 < 4%, maka skor = +7.5 x KD3. Jika KD 4 4%, maka skor = LPTSI Jika KD 4 < 4%, maka skor = +7.5 x KD R MD LPTSI 3 < R MD 3 atau < R MD Dokumen Panduan PPSBT 6
50 Catatan: Jumlah mahasiswa jurusan (semua prodi) tahun Rata-rata beban dosen per semester, atau rata-rata FTE (Fulltime Teaching Equivalent) R FTE = rata-rata FTE Kesesuaian keahlian (pendidikan terakhir) dosen dengan mata kuliah yang diajarkannya 3 < R MD 4 atau 7 < R MD 4 < R MD 5 atau 3 < R MD 7 R MD >5 atau R MD 3 < R FTE 3 sks 4.76 LPTSI, Visitasi 9 < R FTE sks 3 dan atau 3 < R FTE 5 sks 7 < R FTE 9 sks atau 5 < R FTE 7 sks 5 < R FTE 7 sks atau 7 < R FTE 9 sks R FTE 5 sks Atau R FTE >9 sks Semua mata kuliah diajar oleh dosen yang sesuai keahliannya 3 mata kuliah diajar oleh dosen yang tidak sesuai keahliannya. 4 7 mata kuliah diajar oleh dosen yang tidak sesuai keahliannya Visitasi dan 3 7 Dokumen Panduan PPSBT 6
51 Tingkat kehadiran dosen tetap dalam mengajar P KDT = Persentase kehadiran dosen tetap dalam perkuliahan (terhadap jumlah kehadiran yang direncanakan) Jumlah, kualifikasi, dan pelaksanaan tugas Dosen tidak Tetap 4.4. Persentase jumlah dosen tidak tetap, terhadap jumlah seluruh dosen (= P DTT) a Kesesuaian keahlian dosen tidak tetap dengan mata kuliah yang diampu b Pelaksanaan tugas/ tingkat kehadiran dosen tidak tetap dalam mengajar (PK DTT) 8 - mata kuliah diajar oleh dosen yang tidak sesuai keahliannya. Lebih dari mata kuliah diajar oleh dosen yang tidak sesuai keahliannya PK DT 95% 4.76 Visitasi dan 9% PK DT < 95% 3 85% PK DT < 9% 8% PK DT < 85% Jika PK DT 6%, maka skor =. Jika P DTT %, maka skor = Visitasi dan Jika % < P DTT < 5%, maka skor = x (5% - P DTT). 3 Jika P DTT 5%, maka skor =. Semua dosen tidak tetap mengajar mata kuliah yang sesuai keahliannya mata kuliah diajar oleh dosen tidak tetap yang tidak sesuai keahliannya. 3-4 mata kuliah diajar oleh dosen tidak tetap yang tidak sesuai keahliannya. 5-6 mata kuliah diajar oleh dosen tidak tetap yang tidak sesuai keahliannya. Lebih dari 6 mata kuliah diajar oleh dosen tidak tetap yang tidak sesuai keahliannya Jika PK DTT 95%, maka skor = 4. 4 Jika 6% < PK DTT < 95%, maka skor = [8 x PK DTT 48]/ Visitasi dan 3.76 Visitasi dan 8 Dokumen Panduan PPSBT 6
52 4 4.5 Upaya Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam satu tahun terakhir PK DTT = Persentase kehadiran dosen tidak tetap dalam perkuliahan (terhadap jumlah kehadiran yang direncanakan) 4.5. Kegiatan tenaga ahli/pakar (sebagai pembicara dalam seminar/pelatihan, pembicara tamu, dsb, dari luar PT sendiri (tidak termasuk dosen tidak tetap). J TAP = Jumlah tenaga ahli/pakar. Catatan: Tenaga ahli dari luar perguruan tinggi dengan tujuan untuk pengayaan pengetahuan dan bukan untuk mengisi kekurangan tenaga pengajar, tidak bekerja secara rutin Peningkatan kemampuan dosen tetap melalui program tugas belajar dalam bidang yang sesuai dengan bidang PS. Perhitungan skor sebagai berikut: Apabila dosen tetap berpendidikan (terakhir) S dan S3 yang bidang keahliannya sesuai dengan kompetensi PS > 9% atau dosen tetap yang berpendidikan S3 yang bidang keahliannya sesuai dengan Jika PK DTT 6%, maka skor = Jika J TAP orang, maka skor = 4 4,76 Visitasi dan Jika J TAP < orang, maka skor = + (J TAP / 4). 3 Jika SD 4, maka skor = Visitasi dan Jika SD < 4, maka skor = SD. 3 9 Dokumen Panduan PPSBT 6
53 kompetensi PS > 4%, maka skor pada butir ini = 4. Jika tidak, gunakan aturan di bawah: N = Jumlah dosen yang mengikuti tugas belajar jenjang S pada bidang keahlian yang sesuai dengan PS dalam kurun waktu satu tahun terakhir. N3 = Jumlah dosen yang mengikuti tugas belajar jenjang S3 pada bidang keahlian yang sesuai dengan PS dalam kurun waktu satu tahun terakhir SD = (.75 N +.5 N3) Kegiatan dosen tetap yang bidang keahliannya sesuai dengan PS dalam seminar ilmiah/ lokakarya/ penataran/ workshop/ pagelaran/ pameran/peragaan yang tidak hanya melibatkan dosen PT sendiri. Perhitungan skor sebagai berikut: Misalkan: a = jumlah makalah atau kegiatan (sebagai penyaji) b = jumlah kehadiran (sebagai peserta) n = jumlah dosen tetap Jika SP 3, maka skor = Visitasi dan Jika < SP < 3, maka skor = + SP. 3 Jika SP =, maka skor =. Dokumen Panduan PPSBT 6
54 45 b a + SP = 4 n Prestasi dalam mendapatkan penghargaan hibah, pendanaan program dan kegiatan akademik dari tingkat nasional dan internasional; besaran dan proporsi dana penelitian dari sumber institusi sendiri dan luar institusi. Catatan: selama satu tahun terakhir Reputasi dan keluasan jejaring dosen dalam bidang akademik dan profesi Mendapatkan penghargaan hibah, pendanaan program dan kegiatan akademik dari institusi internasional (disertai bukti). Mendapatkan penghargaan hibah, pendanaan program dan kegiatan akademik dari institusi nasional (disertai bukti). Mendapatkan penghargaan hibah, pendanaan program dan kegiatan akademik dari institusi regional/lokal (disertai bukti). Mendapatkan penghargaan, hibah, pendanaan program dan kegiatan akademik yang berupa hibah dana dari PT sendiri (disertai bukti). Tidak pernah mendapat penghargaan. Lebih dari 3% dosen tetap menjadi anggota masyarakat bidang ilmu tingkat internasional. Lebih dari 3% dosen tetap menjadi anggota masyarakat bidang ilmu tingkat internasional atau nasional. Antara 5% s.d. 3% dosen tetap yang menjadi anggota masyarakat bidang ilmu tingkat internasional atau nasional. Ada tapi kurang dari 5% dosen tetap yang menjadi anggota masyarakat bidang ilmu tingkat internasional atau nasional. Tidak ada dosen tetap yang menjadi anggota masyarakat bidang ilmu. 47 Jika A 4, maka skor = Visitasi dan Visitasi dan 3 Dokumen Panduan PPSBT 6
55 4.6 Jumlah, rasio, kualifikasi 4.6..a Pustakawan dan Jika A < 4, maka skor = A. 3 Visitasi dan akademik dan kompetensi kualifikasinya tenaga kependidikan (pustakawan, laboran, analis, Catatan: nilai dihitung dengan teknisi, operator, programer, staf administrasi, dan/atau rumus berikut: staf pendukung lainnya) untuk menjamin mutu A = (4 X + 3 X + X 3)/4 penyelenggaraan program studi. X = jumlah pustakawan yang berpendidikan S atau S3. X = jumlah pustakawan yang berpendidikan D4 atau S. X 3 = jumlah pustakawan yang berpendidikan D, D, atau D b Laboran, teknisi, operator, programer Catatan: Agar dibandingkan dengan kegiatan yang seharusnya dilakukan dalam PS yang bersangkutan c Tenaga administrasi Catatan: nilai dihitung dengan rumus berikut: Jumlah cukup dan sangat baik kegiatannya 4.6 Visitasi dan Jumlah cukup dan memadai kegiatannya 3 Cukup dalam jumlah dan kualifikasi tetapi mutu kerjanya sedang-sedang saja Kurang dalam jumlah atau terlalu banyak sehingga kurang kegiatannya Tidak ada skor Jika D 4, maka skor = Visitasi dan Jika D < 4, maka skor = D. 3 Dokumen Panduan PPSBT 6
56 D = (4 X + 3 X + X 3 + X 4)/4 Misalkan: X = jumlah tenaga administrasi yang berpendidikan D4 atau S ke atas. X = jumlah tenaga administrasi yang berpendidikan D3. X 3 = jumlah tenaga administrasi yang berpendidikan D atau D X 4 = jumlah tenaga administrasi yang berpendidikan SMU/SMK Upaya yang telah dilakukan PS dalam meningkatkan kualifikasi dan kompetensi tenaga kependidikan. Upaya peningkatan kualifikasi dan kompetensi dikaitkan dengan:. Pemberian kesempatan belajar/pelatihan. Pemberian fasilitas, termasuk dana 3. Jenjang karir Penjelasan: Didukung dengan dokumen. Perencanaan. Pelaksanaan dengan bukti materi belajar / materi pelatihan / dll Upaya pengembangan telah dilakukan dengan sangat baik sehingga dapat meningkatkan kualifikasi dan kompetensi tenaga kependidikan. Dengan 3 dokumen pendukung Upaya pengembangan telah dilakukan dengan baik sehingga dapat meningkatkan kualifikasi dan kompetensi tenaga kependidikan. Dengan dokumen pendukung Upaya pengembangan telah dilakukan dengan cukup sehingga dapat meningkatkan kualifikasi dan kompetensi tenaga kependidikan. Dengan dokumen pendukung Tidak ada upaya pengembangan, padahal kualifikasi dan kompetensi tenaga kependidikan relatif masih kurang. Tidak ada dokumen pendukung 4.6 Visitasi dan 3 3 Dokumen Panduan PPSBT 6
57 3. Bukti sertifikat/surat keterangan lulus/ surat keterangan mengukuti pelatihan 5. Standar 5: Kurikulum, Pembelajaran, dan Suasana Akademik 5 5. Kurikulum harus memuat standar kompetensi lulusan yang terstruktur dalam Capaian Pembelajaran dalam aspek Sikap, Pengetahuan, Ketrampilan Umum dan Ketrampilan Khusus 5.. Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) Prodi 5...a Capaian Pembelajaran (CP) Prodi dan Kelengkapan rumusan CP Prodi b Capaian Pembelajaran Lulusan tentang orientasi dan kesesuaian dengan visi dan misi PS Struktur Kurikulum Kurikulum memuat Capaian Pembelajaran Lulusan secara lengkap (Sikap, Pengetahuan, Ketrampilan Umum dan Ketrampilan Khusus) yandirumuskan secara sangat jelas. Kurikulum memuat Capaian Pembelajaran Lulusan secara lengkap (Sikap, Pengetahuan, Ketrampilan Umum dan Ketrampilan Khusus) yang dirumuskan secara jelas. Kurikulum memuat Capaian Pembelajaran Lulusan secara lengkap (Sikap, Pengetahuan, Ketrampilan Umum dan Ketrampilan Khusus) yang dirumuskan secara cukup jelas. Kurikulum memuat Capaian Pembelajaran Lulusan secara lengkap (Sikap, Pengetahuan, Ketrampilan Umum dan Ketrampilan Khusus) yang dirumuskan secara kurang jelas. Kurikulum tidak memuat Capaian Pembelajaran Lulusan secara lengkap. Sesuai dengan visi-misi, sudah berorientasi ke masa depan. Sesuai dengan visi-misi, berorientasi ke masa kini. 3 Sesuai dengan visi-misi, tetapi masih berorientasi ke masa lalu. Tidak sesuai dengan visi-misi. Tidak sesuai dengan visi-misi serta tidak jelas orientasinya Atau Tidak memuat memuat standar kompetensi. Sesuai dengan standar kompetensi lulusan dengan CPL berorientasi dalam 4 aspek: () Sikap, () Pengetahuan, (3) Ketrampilan Umum, dan, (4) Ketrampilan Khusus secara lengkap, serta dokumen matriks CPL - MK 4.6 Visitasi dan Visitasi dan 4.6 Visitasi dan 4 Dokumen Panduan PPSBT 6
58 5...a Kesesuaian matakuliah dan urutannya dengan Standar kompetensi Lulusan Standar Kompetensi Lulusan dideskripsikan dalam Capaian Pembelajaran Lulusan Catatan: Untuk menilai kesesuaian mata kuliah dan urutannya, bila perlu asesor memperhatikan silabus/rp Mata kuliah Penjelasan:. Terdapat dokumen CPL yang dideskripsikan dalam CP 4 aspek: () Sikap, () Pengetahuan, Ketrampilan Umum dan Ketrampilan Khusus. Terdapat matriks antara CPL dengan MK b Persentase mata kuliah yang dalam penentuan nilai akhirnya memberikan bobot pada non test / tugas-tugas (praktikum /praktek, kerja lapangan, makalah, presentasi, studi kasus, dll) % P TGS Sesuai dengan standar kompetensi lulusan dengan CPL tidak lengkap (3 dari 4 aspek): () Sikap, () Pengetahuan, Ketrampilan Umum dan Ketrampilan Khusus serta dokumen matriks CPL - MK Sesuai dengan standar kompetensi lulusan dengan CPL tidak lengkap ( dari 4 aspek): () Sikap, () Pengetahuan, Ketrampilan Umum dan Ketrampilan Khusus serta dokumen matriks CPL - MK Sesuai dengan standar kompetensi lulusan dengan CPL tidak lengkap ( dari 4 aspek): () Sikap, () Pengetahuan, Ketrampilan Umum dan Ketrampilan Khusus, serta dokumen matriks CPL - MK Tidak memiliki standar kompetensi lulusan P TGS > 5% (P TGS lebih dari 5%) Jika PTGS < 5%, maka skor = 8 x PTGS Visitasi dan 5 Dokumen Panduan PPSBT 6
59 Cara penghitungan: Jumlah mata kuliah yang diberi tanda pada kolom (7) dibagi dengan jumlah total mata kuliah wajib dan pilihan c Matakuliah dilengkapi dengan deskripsi matakuliah dan silabus P DMK = Persentase mata kuliah yang memiliki deskripsi dan silabus Fleksibilitas mata kuliah pilihan B MKP = Bobot mata kuliah pilihan dalam sks R MKP = Rasio sks mata kuliah pilihan yang disediakan /dilaksanakan terhadap sks mata kuliah pilihan yang harus diambil Catatan: Jika P DMK 95%, maka skor = Visitasi dan Jika 55% < P DMK < 95%, maka skor = x (P DMK 55%). 3 Jika P DMK 55%, maka skor =. Jika B MKP 9 sks dan yang disediakan/ dilaksanakan kali sks mata kuliah pilihan yang harus diambil, maka skor = 4. Jika B MKP 9 sks dan kali sks mata kuliah yang harus 3 diambil, maka skor = x R MKP Jika B MKP < 9 sks atau < kali sks mata kuliah pilihan yang harus diambil maka skor =. Tidak ada penilaian di bawah untuk sub butir ini Bagi PS yang memiliki jalur pilihan/peminatan/konsentra si, matakuliah yang khas jalur pilihan/peminatan/ konsentrasi dianggap sebagai mata kuliah pilihan Semua praktikum mempunyai modul (%) 4. Visitasi dan Sebagian besar praktikum mempunyai modul (>75%) Visitasi dan 6 Dokumen Panduan PPSBT 6
60 58 5. Kurikulum dan seluruh kelengkapannya harus ditinjau ulang dalam kurun waktu tertentu oleh program studi bersama fihak-fihak terkait (relevansi sosial dan relevansi epistemologis) untuk menyesuaikannya dengan perkembangan Ipteks dan kebutuhan pemangku kepentingan (stakeholders) Substansi praktikum dan pelaksanaan praktikum. Atau Tersedianya sumber belajar pendukung pelaksanaan pratikum Catatan: Peer group (RMK) diharapkan menentukan modul-modul praktikum yang harus dilakukan, syarat minimal maupun yang lebih baik. 5..a Pelaksanaan peninjauan kurikulum selama 5 tahun terakhir Penjelasan Pihak yang dilibatkan: Eksternal. Alumni. Pengguna Alumni 3. Asosiasi profesi / asosiasi prodi sejenis Pihak yang dilibatkan internal:. Dosen. Mahasiswa Ada aspek / aktifitas:. Kebijakan (dalam bentuk: Permen dan / SK Rektor). Evaluasi 3. Workshop tentang peninjaauan kurikulum 4. Umpan balik b Penyesuaian kurikulum dengan perkembangan Ipteks dan kebutuhan Sebagian praktikum mempunyai modul (5-75%) Sebagian praktikum mempunyai modul (<5%) (Tidak ada skor nol) Tersedia dokumen dalam 4 aspek tersebut 4.76 Visitasi dan Ada 3 dari 4 aspek tersebut 3 Ada dari 4 aspek Ada dari 4 aspek Dalam 5 tahun terakhir, tidak pernah melakukan peninjauan ulang. Pembaharuan kurikulum dilakukan sesuai dengan perkembangan ilmu di bidangnya dan kebutuhan pemangku kepentingan Visitasi dan 7 Dokumen Panduan PPSBT 6
61 Pelaksanaan proses pembelajaran Penjelasan Pihak yang dilibatkan: Eksternal. Alumni. Pengguna Alumni 3. Asosiasi profesi / asosiasi prodi sejenis Pihak yang dilibatkan internal:. Dosen. Mahasiswa Ada aspek / aktifitas:. Kebijakan (dalam bentuk: Permen dan / SK Rektor). Evaluasi kurikulum lama 3. Workshop tentang pengembangan /pembaharuan kurikulum 4. Umpan balik 5.3..a Pelaksanaan pembelajaran memiliki mekanisme untuk memonitor, mengkaji, dan memperbaiki setiap semester tentang: (a) kehadiran mahasiswa (b) kehadiran dosen (c) materi kuliah Penilaian butir ini dihitung dengan cara berikut: Skor akhir = NA = Jumlah skor setiap butir 3 Pembaharuan kurikulum dilakukan sesuai dengan perkembangan ilmu di bidangnya, tetapi kurang memperhatikan kebutuhan pemangku kepentingan. Pembaharuan hanya menata ulang kurikulum yang sudah ada, tanpa disesuaikan dengan perkembangan. Tidak ada pembaharauan kurikulum selama 5 tahun terakhir 3 Skor = NA 4. Visitasi dan 3 8 Dokumen Panduan PPSBT 6
62 Sedangkan penghitungan skor untuk setiap butir sebagai berikut: : Tidak ada monitoring : Ada monitoring tetapi tidak ada evaluasi 3: Ada monitoring, evaluasi tidak kontinu 4: Ada monitoring dan evaluasi secara kontinu b Mekanisme penyusunan materi perkuliahan Materi kuliah disusun oleh kelompok dosen dalam satu bidang ilmu, dengan memperhatikan masukan dari dosen lain atau dari pengguna lulusan. Materi kuliah disusun oleh kelompok dosen dalam satu bidang ilmu, dengan memperhatikan masukan dari dosen lain Mutu soal ujian Penjelasan, dokumen pendukung. RPS. Rencana Asesmen dan Evaluasi 3. Kisi kisi soal Materi kuliah disusun oleh kelompok dosen dalam satu bidang ilmu, dengan memperhatikan masukan dari dosen lain atau dari pengguna lulusan. Materi kuliah disusun oleh kelompok dosen dalam satu bidang ilmu, dengan memperhatikan masukan dari dosen lain. Materi kuliah disusun oleh kelompok dosen dalam satu bidang ilmu, dengan memperhatikan masukan dari dosen lain. Materi kuliah disusun oleh kelompok dosen dalam satu bidang ilmu. Materi kuliah hanya disusun oleh dosen pengajar tanpa melibatkan dosen lain. Tidak ada mekanisme monitoring. Mutu soal ujian untuk lima mata kuliah yang diberikan semuanya bermutu baik, dan sesuai dengan RPS dan kisikisi soal Dua s.d. tiga contoh soal ujian yang mutunya baik, dan sesuai dengan RPS dan kisi-kisi soal Empat s.d. lima contoh soal ujian yang mutunya baik, dan sesuai dengan RPS dan kisi-kisi soal Hanya satu contoh soal ujian yang mutunya baik, dan sesuai dengan RPS dan kisi-kisi soal 4. Visitasi dan Visitasi dan 3 9 Dokumen Panduan PPSBT 6
63 Semua soal ujian tidak bermutu atau tidak sesuai dengan RPS dan kisi-kisi soal Sistem pembimbingan 5.4..a Rata-rata banyaknya Jika R MPA, maka skor = Visitasi dan akademik: banyaknya mahasiswa per dosen Jika < R MPA < 6, maka skor = (6 - R MPA) /. 3 mahasiswa per dosen PA, Pembimbing Akademik (PA) per pelaksanaan kegiatan, ratarata semester (=R MPA) pertemuan per semester, efektivitas kegiatan Jika R MPA 6 atau tidak ada perwalian, maka skor =. perwalian Tidak ada pembimbingan, hanya ada pengesahan dokumen akademik oleh pegawai administratif b Pelaksanaan kegiatan Dilakukan oleh seluruh dosen PA dengan baik sesuai panduan tertulis. 4.6 Visitasi dan pembimbingan akademik Perwalian dilakukan oleh seluruh dosen PA tetapi tidak 3 seluruhnya menurut panduan tertulis. Perwalian dilakukan oleh sebagian dosen PA dan sebagian oleh Tenaga Administrasi. Perwalian tidak dilakukan oleh dosen PA tetapi oleh Tenaga Administrasi. Tidak ada pembimbingan, hanya ada pengesahan dokumen akademik oleh pegawai administratif atau tidak ada panduan tertulis c Jumlah rata-rata pertemuan pembimbingan per mahasiswa per semester (= PP) Jika PP 3. maka skor = Visitasi dan Jika < PP < 3, maka skor = PP +. 3 Jika PP =, maka skor = Efektivitas kegiatan perwalian Sistem bimbingan akademik sangat efektif 4.6 Visitasi dan Sistem bimbingan akademik efektif 3 Sistem bantuan dan bimbingan akademik cukup efektif. 3 Dokumen Panduan PPSBT 6
64 Sistem pembimbingan tugas akhir (skripsi): ketersediaan panduan, rata-rata mahasiswa per dosen pembimbing tugas akhir, rata-rata jumlah pertemuan/ pembimbingan, kualifikasi akademik dosen pembimbing tugas akhir, dan waktu penyelesaian penulisan a Ketersediaan panduan, sosialisasi, dan penggunaan b Rata-rata mahasiswa per dosen pembimbing tugas akhir (=R MTA) c Rata-rata jumlah pertemuan/pembimbingan selama penyelesaian TA (=R BTA) d Kualifikasi akademik dosen pembimbing tugas akhir Sistem bantuan dan bimbingan akademik tidak efektif. Sistem bantuan dan bimbingan akademik tidak jalan, Atau tidak ada pembimbingan Ada panduan tertulis yang disosialisasikan dan dilaksanakan dengan konsisten Ada panduan tertulis dan disosialisasikan dengan baik, tetapi tidak dilaksanakan secara konsisten Ada panduan tertulis tetapi tidak disosialisasikan dengan baik, serta dilaksanakan secara konsisten. Ada panduan tertulis tetapi tidak disosialisasikan dengan baik, serta tidak dilaksanakan secara konsisten. Tidak ada panduan tertulis. 4.6 Visitasi dan 3 Jika < R MTA 4, maka skor = Visitasi dan Jika 4 < R MTA <, maka skor = 5 (R MTA / 4). 3 Jika R MTA =, atau R MTA, maka skor =. Jika R BTA 8, maka skor = Visitasi dan Jika R BTA < 8, maka skor = R BTA /. 3 Seluruh dosen pembimbing berpendidikan minimal S dan sesuai dengan bidang keahliannya. Seluruh dosen pembimbing berpendidikan minimal S, tetapi sebagian kecil tidak sesuai dengan bidang keahliannya. 4.6 Visitasi dan 3 3 Dokumen Panduan PPSBT 6
65 Rata-rata waktu penyelesaian penulisan tugas akhir (=R PTA) Upaya perbaikan sistem pembelajaran yang telah dilakukan selama satu tahun terakhir Upaya peningkatan suasana akademik: Kebijakan tentang suasana akademik, Ketersediaan dan jenis prasarana, sarana dan dana, Program dan kegiatan akademik untuk menciptakan suasana akademik, Interaksi 5.6 Upaya perbaikan sistem pembelajaran yang telah dilakukan selama satu tahun terakhir berkaitan dengan: a. Materi b. Metode pembelajaran c. Penggunaan teknologi pembelajaran d. Cara-cara evaluasi 5.7. Kebijakan tertulis tentang suasana akademik (otonomi keilmuan, kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik, kemitraan dosen-mahasiswa). Sebagian besar dosen pembimbing berpendidikan minimal S, tetapi sebagian kecil tidak sesuai dengan bidang keahliannya. Sebagian besar dosen pembimbing belum berpendidikan minimal S dan tidak sesuai dengan bidang keahliannya. (Tidak ada skor nol) Jika R PTA 6 bulan, maka skor = Visitasi dan Jika 6 bulan < R PTA < 4 bulan, maka skor = (4 R PTA) /. 3 Upaya perbaikan dilakukan untuk semua dari yang 4.6 Visitasi dan seharusnya diperbaiki/ ditingkatkan. Upaya perbaikan dilakukan untuk 3 dari 4 yang seharusnya 3 diperbaiki/ ditingkatkan. Upaya perbaikan dilakukan untuk dari 4 yang seharusnya diperbaiki/ ditingkatkan. Upaya perbaikan dilakukan untuk dari yang seharusnya diperbaiki/ ditingkatkan. Tidak ada upaya perbaikan. Kebijakan lengkap mencakup informasi tentang otonomi keilmuan, kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik, dan kemitraan dosen-mahasiswa, serta dilaksanakan secara konsisten. Kebijakan lengkap mencakup informasi tentang otonomi keilmuan, kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik, dan kemitraan dosen-mahasiswa, namun tidak dilaksanakan secara konsisten. Kebijakan tertulis kurang lengkap. 4.6 Visitasi dan 3 3 Dokumen Panduan PPSBT 6
66 akademik antara dosenmahasiswa, serta pengembangan perilaku kecendekiawanan Ketersediaan dan jenis prasarana, sarana dan dana yang memungkinkan terciptanya interaksi akademik antara sivitas akademika Interaksi akademik berupa program dan kegiatan akademik, selain perkuliahan dan tugastugas khusus, untuk menciptakan suasana akademik (seminar, simposium, lokakarya, dosen tamu, bedah buku dll) Interaksi akademik antara dosenmahasiswa Pengembangan perilaku kecendekiawanan Tidak ada kebijakan tertulis tentang otonomi keilmuan, kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik, dan kemitraan dosen-mahasiswa. (Tidak ada skor nol) Tersedia, milik sendiri, sangat lengkap dan dana yang 4.6 Visitasi dan sangat memadai. Tersedia, milik sendiri, lengkap, dan dana yang memadai. 3 Tersedia, cukup lengkap, milik sendiri atau sewa, dan dana yang cukup memadai. Prasarana utama masih kurang, demikian pula dengan dukungan dana. Prasarana utama masih kurang, demikian pula dengan dukungan dana. (Tidak ada skor nol) Kegiatan ilmiah yang terjadwal dilaksanakan setiap bulan. 4.6 Visitasi dan Kegiatan ilmiah yang terjadwal dilaksanakan dua s.d tiga 3 bulan sekali. Kegiatan ilmiah yang terjadwal dilaksanakan empat s.d. enam bulan sekali. Kegiatan ilmiah yang terjadwal dilaksanakan lebih dari enam bulan sekali. (Tidak ada skor nol) Upaya baik dan hasilnya suasana kondusif untuk 4.6 Visitasi dan meningkatkan suasana akademik yang baik. Upaya baik, namun hasilnya baru cukup 3 Cukup dalam upaya dan hasilnya. Upaya dinilai kurang dan hasilnya tidak nampak, atau tidak ada upaya. (Tidak ada skor nol) Kegiatan yang dilakukan sangat menunjang pengembangan perilaku kecendekiawanan 4.6 Visitasi dan 33 Dokumen Panduan PPSBT 6
67 Bentuk kegiatan antara lain dapat berupa:.kegiatan penanggulangan kemiskinan.. Pelestarian lingkungan. 3.Peningkatan kesejahteraan masyarakat. 4.Kegiatan penanggulangan masalah ekonomi, politik, sosial, budaya, dan lingkungan lainnya. 6. Standar 6: Pembiayaan, Sarana dan Prasarana, Serta Sistem Informasi Keterlibatan program studi dalam perencanaan target kinerja, perencanaan kegiatan/ kerja dan perencanaan/alokasi dan pengelolaan dana. Keterlibatan aktif program studi harus tercerminkan dengan bukti tertulis tentang proses perencanaan, pengelolaan dan pelaporan serta pertanggungjawaban penggunaan dana kepada pemangku kepentingan melalui mekanisme yang transparan dan akuntabel Dana operasional dan pengembangan (termasuk 6. Keterlibatan program studi dalam perencanaan target kinerja, perencanaan kegiatan/ kerja dan perencanaan alokasi dan pengelolaan dana. 6.. Penggunaan dana untuk operasional (pendidikan, Kegiatan yang dilakukan menunjang pengembangan perilaku kecendekiawanan. Kegiatan yang dilakukan cukup menunjang pengembangan perilaku kecendekiawanan Kegiatan yang dilakukan tidak menunjang pengembangan perilaku kecendekia-wanan. (Tidak ada skor nol) Program studi secara otonom melaksanakan perencanaan alokasi dan pengelolaan dana. Program studi tidak diberi otonomi, tetapi dilibatkan dalam melaksanakan perencanaan alokasi dan pengelolaan dana. Program studi dilibatkan dalam perencanaan alokasi, namun pengelolaan dana dilakukan oleh Fakultas/Sekolah Tinggi. Program studi hanya diminta untuk memberikan masukan. Perencanaan alokasi dan pengelolaan dana dilakukan oleh Fakultas/ Sekolah Tinggi. Program studi tidak dilibatkan dalam perencanaan/ alokasi dan pengelolaan dana Visitasi dan 3 D OM 8 juta 4.4 Visitasi dan Jika DOM < 8 juta, maka skor = DOM / Dokumen Panduan PPSBT 6
68 hibah) dalam satu tahun terakhir untuk mendukung kegiatan program akademik (pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat) program studi harus memenuhi syarat kelayakan jumlah dan tepat waktu. penelitian, pengabdian pada masyarakat, termasuk gaji dan upah). Jumlah dana operasional/ mahasiswa/tahun (=D OM) Dana penelitian dalam satu tahun terakhir. Rata-rata dana penelitian/dosen tetap/tahun (=RPD) Dana yang diperoleh dalam rangka pelayanan/pengabdian kepada masyarakat dalam satu tahun terakhir (= RPKM) Prasarana Ruang kerja dosen yang memenuhi kelayakan dan mutu untuk melakukan aktivitas kerja, pengembangan diri, dan pelayanan akademik 6.3. Luas ruang kerja dosen. Catatan: Data diambil dari kolom 3, tabel Jika luas ruang rata-rata untuk dosen tetap (= jumlah luas ruang dosen tetap dibagi dengan jumlah dosen tetap) kurang dari 4 m, maka skor pada subbutir ini = nol. Jika R PD 3 juta, maka skor = Visitasi + Jika R dan PD < 3 juta, maka skor = (4 x R PD) / 3. 3 LPPM Jika R PKM.5 juta, maka skor = Visitasi + Jika R dan PKM <.5 juta, maka skor = (8 x R PKM) / 3. 3 LPPM Skor = SL RDT Nilai pada butir ini tidak hanya didasarkan pada perhitungan skor luas ruang dosen tetap saja, tetapi juga didasarkan pada kenyamanan, sehingga dosen dapat melaksanakan kegiatan Tri Dharma PT 4.3 Visitasi dan 3 35 Dokumen Panduan PPSBT 6
69 Cara menghitung skor luas ruang dosen tetap (SL RDT): SL RDT = A B A= a + b + 3c + 4d B= a + b + c + d Keterangan notasi: a = Luas total (m ) ruang bersama untuk dosen-tetap b = Luas total (m ) ruang untuk 3-4 orang dosen- tetap c = Luas total (m ) ruang untuk orang dosen- tetap d = Luas total (m ) ruang untuk orang dosen- tetap Prasarana (kantor, ruang kelas, ruang laboratorium, studio, ruang perpustakaan, kebun percobaan, dsb. kecuali ruang dosen) yang dipergunakan PS dalam proses pembelajaran Prasarana lain yang menunjang (misalnya tempat olah raga, ruang bersama, ruang himpunan mahasiswa, poliklinik) Prasarana lengkap dan mutunya sangat baik untuk proses pembelajaran. 4.3 Visitasi dan Prasarana lengkap dan mutunya baik untuk proses 3 pembelajaran. Prasarana cukup lengkap dan mutunya cukup untuk proses pembelajaran. Prasarana kurang lengkap dan mutunya kurang baik. (Tidak ada skor nol) Prasarana penunjang lengkap dan mutunya sangat baik untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa. Prasarana penunjang lengkap dan mutunya baik untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa. Prasarana penunjang cukup lengkap dan mutunya cukup untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa. 4.7 Visitasi dan 3 36 Dokumen Panduan PPSBT 6
70 Akses dan pendayagunaan sarana yang dipergunakan dalam proses administrasi dan pembelajaran serta penyeleng-garaan kegiatan Tridharma PT secara efektif a Bahan pustaka berupa buku teks. Catatan: Buku teks adalah buku di ruang baca dan perpustakaan pusat Prasarana penunjang kurang lengkap dan mutunya kurang baik. Tidak ada prasarana penunjang. Cara menghitung Skor = (Jumlah judul) / 4.7 Visitasi dan 3 86 Catatan: Untuk asesmen kecukupan : Relevan atau tidaknya jenis pustaka yang tersedia disesuaikan dengan contoh yang diberikan. Untuk asesmen lapang: Pustaka yang diperhitungkan hanyalah pustaka yang relevan. Media dari masing-masing pustaka dapat berupa hard copy, CD- ROM atau media lainnya 6.4..b Bahan pustaka berupa disertasi/tesis/ skripsi/ tugas akhir c Bahan pustaka berupa jurnal ilmiah terakreditasi Dikti Cara menghitung Skor = (Jumlah judul) / Visitasi dan 3 3 judul jurnal, nomornya lengkap 4.8 Visitasi dan judul jurnal, nomornya lengkap 3 judul jurnal, nomornya lengkap Tidak ada jurnal yang nomornya lengkap 37 Dokumen Panduan PPSBT 6
71 d Bahan pustaka berupa jurnal ilmiah internasional e Bahan pustaka berupa prosiding seminar dalam satu tahun terakhir Akses ke perpustakaan di luar PT atau sumber pustaka lainnya Penjelasan: Ada dokumen jumlah pengguna RB, jumlah peminjam buku Ketersediaan, akses dan pendayagunaan sarana utama di lab (tempat praktikum, bengkel, studio, ruang simulasi, rumah sakit, puskesmas/balai kesehatan, Tidak memiliki jurnal terakreditasi judul jurnal, nomornya lengkap 4.5 Visitasi dan judul jurnal yang nomornya lengkap 3 Tidak ada jurnal yang nomornya lengkap (Tidak ada skor satu) (Tidak ada skor nol) Jumlah prosiding seminar Visitasi dan 6 <Jumlah prosiding seminar < <Jumlah prosiding seminar < 6 <Jumlah prosiding seminar < 4 Jumlah prosiding seminar < Ada beberapa perpustakaan di luar PT yang dapat diakses dan sangat baik fasilitasnya. Atau jika nilai rata-rata dari butir Ada perpustakaan di luar PT yang dapat diakses dan baik 3 fasilitasnya. Ada perpustakaan di luar PT yang dapat diakses dan cukup baik fasilitasnya. Tidak ada perpustakaan di luar PT yang dapat diakses (Tidak ada skor nol) Sangat memadai, terawat dengan sangat baik, dan PS memiliki akses yang sangat baik (memiliki fleksibilitas dalam menggunakannya di luar kegiatan praktikum terjadwal). Memadai, sebagian besar dalam kondisi baik, dan PS memiliki akses yang baik (masih memungkinkan menggunakannya di luar kegiatan praktikum terjadwal, walau terbatas). 4.7 Ruang Baca dan Perpustakaan ITS 4.5 Visitasi dan 3 38 Dokumen Panduan PPSBT 6
72 9 6.5 Akses dan pendayagunaan sistem informasi dalam pengelolaan data dan informasi tentang penyelenggaraan program akademik di program studi green house, lahan untuk pertanian, dan sejenisnya) Penjelasan Ditandai oleh jumlah pengguna pad seluruh Lab, dll 6.5. Sistem informasi dan fasilitas yang digunakan PS dalam proses pembelajaran (hardware, software, e-learning, perpustakaan, dll.) Aksesibilitas data dalam sistem informasi Nilai butir ini didasarkan pada hasil penilaian jenis data (lihat kolom pada tabel butir 6.5.) dengan cara berikut: Cukup memadai, sebagian besar dalam kondisi baik, namun tidak mungkin digunakan di luar kegiatan praktikum terjadwal. Kurang memadai, sehingga kegiatan praktikum dilaksanakan kurang dari batas minimal. Sangat kurang, kegiatan praktikum praktis tidak pernah dilakukan. Dengan komputer yang terhubung dengan jaringan luas/internet, software yang berlisensi dengan jumlah yang memadai. Tersedia fasilitas e-learning yang digunakan secara baik, dan akses on-line ke koleksi perpustakaan. Dengan komputer yang terhubung dengan jaringan luas/internet, software yang berlisensi dengan jumlah yang memadai. Tersedia fasilitas e-learning namun belum dimanfaatkan secara efektif. Koleksi perpustakaan dapat diakses secara on-line namun masih ada kendala dalam kecepatan akses. Sebagian dengan komputer, namun tidak terhubung dengan jaringan luas/internet. Kebanyakan software yang digunakan belum berlisensi. Koleksi perpustakaan dikelola dengan komputer yang tidak terhubung jaringan. Proses pembelajaran dilakukan secara manual. Pengelolaan koleksi perpustakaan menggunakan komputer stand alone, atau secara manual. (Tidak ada skor nol) Skor = Skor Akhir 4.5 Visitasi dan Visitasi dan 3 39 Dokumen Panduan PPSBT 6
73 Skor akhir = (jumlah total skor pada ke- jenis data) : Sedang untuk setiap jenis data, penilaian didasarkan atas aturan berikut: : Data ditangani secara manual : Data ditangani dengan komputer tanpa jaringan 3: Data ditangani dengan komputer, serta dapat diakses melalui jaringan lokal (LAN) 4: Data ditangani dengan komputer, serta dapat diakses melalui jaringan luas (WAN) 7. Standar 7: Penelitian, Pelayanan/Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Produktivitas dan mutu hasil penelitian dosen dalam kegiatan penelitian, pelayanan/pengabdian kepada masyarakat, dan kerjasama, dan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut. 7.. Jumlah penelitian yang sesuai dengan bidang keilmuan PS, yang dilakukan oleh dosen tetap yang bidang keahliannya sama dengan PS, selama tahun Penilaian dilakukan dengan penghitungan berikut: NK = Nilai 4 n kasar = a nb nc f Keterangan: Jika NK, maka skor = Visitasi + Jika < NK <, maka skor = (.5 x NK) + 3 dan LPPM Jika NK =, maka skor =. 4 Dokumen Panduan PPSBT 6
74 na = Jumlah penelitian dengan biaya luar negeri yang sesuai bidang ilmu nb = Jumlah penelitian dengan biaya luar PT yang sesuai bidang ilmu nc = Jumlah penelitian dengan biaya dari PT/sendiri yang sesuai bidang ilmu f = Jumlah dosen tetap yang bidang keahliannya sesuai dengan PS Keterlibatan mahasiswa yang melakukan tugas akhir dalam penelitian dosen Cara penilaian dilakukan dengan menghitung sebagai berikut: PD = Persentase mahasiswa yang melakukan tugas akhir dalam penelitian dosen Jumlah artikel ilmiah yang dihasilkan oleh dosen tetap yang bidang keahliannya sama dengan PS, selama tahun Jika PD 5%, maka skor = Visitasi dan Jika % < PD < 5%, maka skor = + ( x PD). 3 Jika PD = %, maka skor =. Jika NK 6, maka skor = Visitasi dan Jika < NK < 6, maka skor = + (NK / ). 3 Jika NK =, maka skor =. Penilaian dilakukan dengan penghitungan berikut: NK = Nilai kasar = 4 n n n a b c f Keterangan: 4 Dokumen Panduan PPSBT 6
75 f = Jumlah dosen tetap yang bidang keahliannya sesuai dengan PS na, nb, nc dapat dilihat pada Tabel Catatan: Untuk borang yang masih menggunakan tanda dalam mengisi sel-sel pada kolom 6, 7, dan 8 agar diganti dengan banyaknya dosen pada kolom Dua atau lebih karya yang memperoleh HaKI 4.99 Visitasi + Karya-karya PS/institusi yang Satu yang memperoleh HaKI 3 dan telah memperoleh perlindungan HAKI Hak atas Kekayaan Intelektual Tidak ada karya dosen tetap yang memperoleh HaKI (HaKI) dalam satu tahun terakhir (Tidak ada skor satu) Kegiatan pelayanan/pengabdian kepada masyarakat dosen dan mahasiswa program studi yang bermanfaat bagi pemangku kepentingan (kerjasama, karya, penelitian, dan pemanfaatan jasa/produk kepakaran). 7.. Jumlah kegiatan pelayanan/pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang dilakukan oleh dosen tetap yang bidang keahliannya sama dengan PS selama satu tahun. Penilaian dilakukan dengan penghitungan berikut: NK = Nilai kasar = 4 n n n a b c f Keterangan: na = Jumlah kegiatan PkM dengan biaya luar negeri yang sesuai bidang ilmu nb = Jumlah kegiatan PkM dengan biaya luar yang sesuai bidang ilmu nc = Jumlah kegiatan (Tidak ada skor nol) Jika NK, maka skor = Visitasi + Jika NK <, maka skor = (3 x NK) + 3 dan LPPM Jika NK =, maka skor =. 4 Dokumen Panduan PPSBT 6
76 PkM dengan biaya dari PT/sendiri yang sesuai bidang ilmu f = Jumlah dosen tetap yang bidang keahliannya sesuai dengan PS Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pelayanan/pengabdian kepada masyarakat 7.3 Jumlah dan mutu kerjasama yang efektif yang mendukung pelaksanaan misi program studi dan institusi dan dampak kerjasama untuk penyelenggaraan dan pengembangan program studi 7.3. Kegiatan kerjasama dengan instansi di dalam negeri dalam satu tahun terakhir Catatan; Tingkat kecukupan bergantung pada jumlah dosen tetap PS Kegiatan kerjasama dengan instansi di luar negeri dalam satu tahun terakhir. Catatan; Tingkat kecukupan bergantung pada jumlah dosen tetap PS Mahasiswa terlibat penuh dan diberi tanggung jawab Visitasi + Mahasiswa terlibat penuh, namun tanggung jawab ada 3 dan pada dosen Pembina. LPPM Mahasiswa hanya diminta sebagai tenaga pembantu. Keterlibatan mahasiswa sangat kurang. Mahasiswa tidak dilibatkan dalam kegiatan PkM. Ada kerjasama dengan institusi di dalam negeri, banyak dalam jumlah. Semuanya relevan dengan bidang keahlian PS. Ada kerjasama dengan institusi di dalam negeri, cukup dalam jumlah. Sebagian besar relevan dengan bidang keahlian PS Ada kerjasama dengan institusi di dalam negeri, kurang dalam jumlah. Sebagian besar relevan dengan bidang keahlian PS. Belum ada atau tidak ada kerjasama. (Tidak ada skor nol) Ada kerjasama dengan institusi di luar negeri, banyak dalam jumlah. Semuanya relevan dengan bidang keahlian PS. Ada kerjasama dengan institusi di luar negeri, cukup dalam jumlah. Sebagian besar relevan dengan bidang keahlian PS. Ada kerjasama dengan institusi di luar negeri, kurang dalam jumlah. Sebagian besar relevan dengan bidang keahlian PS. Belum ada atau tidak ada kerjasama Visitasi dan Visitasi + dan IO 3 43 Dokumen Panduan PPSBT 6
77 (Tidak ada skor nol) 8 STANDAR 8 STANDAR INTERNAL ITS (Berdasarkan SN Dikti Permenristekdikti, No 44 Tahun 5 dan Visi Misi ITS) 8. Standar Kompetensi Lulusan 8.. Standar Kompetensi Lulusan 4 aspek yang dirumuskan dalam Capaian Pembelajaran Lulusan sesuai dengan KKNI level 6 (Psl. 7) 8...a Rumusan CPL dalam aspek pengetahuan, minimal memuat kemampuan berikut:. Menguasai konsep teoritis dibidangnya secara umum dan konsep teoritis bagian khusus secara mendalam, serta mampu menyelesaikan masalah prosedural;. Menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi terutama yang menunjang industri dan kelautan yang berwawasan lingkungan; Penjelasan Terdapat dokumen deskripsi CPL dalam aspek Pengetahuan b Rumusan CPL dalam aspek ketrampilan umum, minimal memuat kemampuan berikut:. mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks Dokumen CPL aspek pengetahuan, memuat lebih atau sama dengan kemampuan yang setara Dokumen CPL aspek pengetahuan, memuat kemampuan 3 yang setara Dokumen CPL aspek pengetahuan tidak memuat kemampuan tersebut Tidak ada CPL dalam aspek pengetahuan Tidak ada nilai nol Dokumen CPL aspek Ketrampilan Umum, memuat lebih atau sama dengan 9 kemampuan yang setara Dokumen CPL aspek ketrampilan umum, memuat antara 6-8 kemampuan yang setara Dokumen CPL aspek ketrampilan umum, memuat antara 3-5 kemampuan yang setara Dokumen CPL aspek ketrampilan umum, memuat < 3 kemampuan yang setara 4. Visitasi dan 4. Visitasi dan 3 44 Dokumen Panduan PPSBT 6
78 pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya;. mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur; 3. mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni, menyusun deskripsi saintifik hasil kajiannya dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi; 4. menyusun deskripsi saintifik hasil kajian tersebut di atas dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi; Tidak mempunyai dokumen ketrampilan umum CPL dalam aspek 45 Dokumen Panduan PPSBT 6
79 5. mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data; 6. mampu memelihara dan mengembang-kan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya; 7. mampu bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggungjawab nya; 8. mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada dibawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri; dan 9. mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin 46 Dokumen Panduan PPSBT 6
80 kesahihan dan mencegah plagiasi c Rumusan CPL dalam aspek ketrampilan khusus, minimal memuat kemampuan berikut:. Mampu menerapkan bidang keahliannya dan memanfaatkan IPTEKS pada bidangnya untuk menyelesaikan masalah lingkungan dan permukiman, kelautan, energi, teknologi informasi dan komunikasi dengan konsep pembangunan berkelanjutan serta mendorong penciptaan lapangan kerja sesuai bidang keahliannya;. Mampu mengambil keputusan yang tepat berdasar pada analisis informasi dan data dengan berbekal wawasan pembangunan berkelanjutan yang mencakup aspek lingkungan dan permukiman, kelautan, energi, teknologi informasi dan komunikasi serta mengedepankan kepedulian sosial; 3. Mampu memberikan alternatif solusi berbekal Dokumen CPL aspek Ketrampilan Khusus, memuat lebih atau sama dengan 3 kemampuan yang setara 4. Visitasi dan Dokumen CPL aspek Ketrampilan Khusus, memuat lebih 3 atau sama dengan kemampuan yang setara Dokumen CPL aspek Ketrampilan Khusus, memuat lebih atau sama dengan kemampuan yang setara Tidak mempunyai CPL dalam aspek ketrampilan khusus Tidak ada nilai nol 47 Dokumen Panduan PPSBT 6
81 sikap kepemimpinan, kreatifitas dan kemampuan komunikasi serta bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri dan dapat diberi tanggung jawab atas pencapaian hasil kerja organisasi; memiliki kemampuan literasi d Rumusan CPL dalam aspek sikap, minimal mdngandung kriteria berikut: a. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius; b. menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama,moral, dan etika; c. berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila; d. berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa; Dokumen CPL aspek Sikap, memuat sama atau lebih kriteria 4. Visitasi dan a sd j. Dokumen CPL aspek Sikap, sebagian kriteria a sd j. 3 Dokumen CPL aspek Sikap, tidak memuat kriteria a sd j. Tidak ada nilai satu atau 48 Dokumen Panduan PPSBT 6
82 8. Srtandar Isi Pembelajaran Lulusan paling sedikit menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan dan keterampilan tertentu secara umum dan konsep teoritis bagian khusus dalam bidang pengetahuan dan keterampilan tersebut secara mendalam (Psl. 9 ayat.d) e. menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain; f. bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan; g. taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara; h. menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik; i. menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri; dan j. menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan. 8.. Persentase sks mata kuliah yang menghasilkan lulusan dengan kemampuan : menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan dan keterampilan tertentu secara umum dan konsep teoritis bagian khusus dalam bidang pengetahuan dan keterampilan tersebut secara mendalam (MK Cp level 6) Penjelasan: >9% 4. Visitasi dan Antara 8% sd 9% 3 Antara 7 % sd 8% Antara 6% sd 7% < 7% 49 Dokumen Panduan PPSBT 6
83 8.3 Standar Proses Pembelajaran Sebaran asal mahasiswa Karakteristik Proses Pembelajaran yang bersifat Interaktif dan saintifik untuk meraih CPL (Psl. ) Perencanaan Proses Pembelajaran (Psl. ) Terdapat ceck list MK dengan CP yang dimaksud (matriks keterkaitan antara CP dengan MK) Rumus: Jumlah sks MK Cp level 6/44 sks 8.3. Sebaran lokasi (propinsi) asal mahasiswa baru 8.3. Interaksi akademik berupa program dan kegiatan akademik, selain perkuliahan dan tugastugas khusus, untuk menciptakan suasana akademik (seminar, simposium, lokakarya, bedah buku dll) Mata kuliah dilengkapi dengan RP (PRP) NMK berrp P RP = N NMK berrp = jumlah mata kuliah yang dilengkapi dengan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) N = jumlah mata kuliah 8.4 Standar Penilaian pembelajaran > propinsi 4. WR 7-9 propinsi propinsi - 3 propinsi propinsi Ada penyelenggaraan tingkat Internasional 4. Visitasi dan Minimal ada penyelenggaraan tingkat regional 3 Minimal ada penyelenggaraan tingkat Nasional Penyelenggaraan tingkat lokal Tidak pernah menyelenggarakan kegiatan akademik selain perkuliahan Jika P RP 95%, maka skor = Visitasi dan Jika 55% < P RP < 95%, maka skor = x (P RP 55%). Skor Jika P RP 55%, maka skor = (Plls) > 4. Visitasi dan,75 < (Plls) < 3 5 Dokumen Panduan PPSBT 6
84 Predikat kelulusan Mahasiswa dengan Pujian (Psl. 5) 8.4. Mekanisme dan Prosedur Penilaian (Psl 9 ayat c dan Psl. ayat ) Predikat kelulusan mahasiswa tiap prodi (P lls) = (3x jumlah dengan pujian +x jumlah sangat memuaskan + jumlah memuaskan)/jumlah lulusan 8.4..a Mata kuliah dilengkapi dengan RA&E NMK berrae P RAE = N NMK berrae = jumlah mata kuliah yang dilengkapi dengan Rencana Asesmen dan Evaluasi (RAE) N = jumlah mata kuliah 8.4..b Mata kuliah dilengkapi dengan RT Penilaian (asesmen) terhadap proses dan hasil belajar mahasiswa dalam rangka pemenuhan capaian pembelajaran lulusan (Psl. ayat ) NMK berrt P REA = N NMK berrt = jumlah mata kuliah yang dilengkapi dengan Rencana Tugas (RT) N = jumlah mata kuliah Penjelasan: Tersedia dokumen RT yang diarsip di Prodi Prodi mempunyai dokumen pemeriksaan kesesuaian alat ukur asesmen untuk semua MK (Psl. ayat ) Dilakukan oleh Ka RMK Penjelasan:,5 < (Plls) <,75, < (Plls) <,5, < (Plls) > 8% 4. Visitasi dan 6% - < 8 % 3 4% - < 6% % - < 4% % - < % P REA > 8% 4. Visitasi dan 6% < P REA < 8 % 3 4% < P REA < 6% % < P REA < 4% % < P REA < % NA= 4: Ada dokumen dan diperiksa secara kontinu 4. Visitasi dan NA = 3: Ada dokumen dan jarang diperiksa secara kontinu 3 NA= : Ada dokumen dan tidak pernah diperiksa NA= : Tidak ada dokumen Tidak ada nilai 5 Dokumen Panduan PPSBT 6
85 Pelaporan hasil penilaian diumumkan kepada mahasiswa setelah satu tahap pembelajaran sesuai dengan rencana pembelajaran (Psl. 4 ayat 3) 8.5 Standar Dosen dan Tendik Kegiatan pokok dosen sebagai pelaksana proses pembelajaran (Psl. 8) Tersedia formulir pemeriksanaan kesesuaian asesmen sebagai alat ukur dengan CP MK % Nilai Tepat Waktu ( NTW) Waktu disesuaikan dengan kalender akademik di ITS 8.5. Persentase realisasi kehadiran dosen dalam PBM per semester (%PBM) %PBM = i= Re.gsl.i+ i Re.gnp.i x % Ngsl+Ngnp Ngsl = Jumlah mata kuliah pada sem Gasal Ngnp = Jumlah Mata kuliah pada sem Genap Re.gsl.i = Jumlah realisasi kehadiran dosen dalam PBM semester Gasal Re.gnp.i = Jumlah realisasi kehadiran dosen dalam PBM semester Genap Mekanisme penyusunan materi perkuliahan oleh dosen Ngsl Ngnp NTW = % 4. Visitasi dan 9 % < NTW < % 3 8 % < NTW < 9 % 7 % < NTW < 8 % NTW < 7 % % 4.78 Visitasi dan 9 % - < % 3 8 % - < 9 % 7 % - < 8 % < 7 % Materi kuliah disusun oleh kelompok dosen dalam satu bidang ilmu, dengan memperhatikan masukan dari dosen lain atau dari pengguna lulusan Visitasi dan 5 Dokumen Panduan PPSBT 6
86 Pembelajaran merupakan interaksi dosen, mahasiswa dan sumber belajar Salah satu sumber belajar adalah materi / buku ajar yang disusun dalam rangka pemenuhan CPL (Psl ayat dan Psl. 9 ayat 6) Kompetensi dosen sesuai Kualifikasi level 8 KKNI: mendapat pengakuan dalam pengembangan ilmu dalam level nasional dan internasional (Psl. 7 ayat 9) Dosen wajib memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi pendidik untuk menyelenggarakan pendidikan dalam rangka pemenuhan CPL (Psl. 6) Kompetensi tenaga kependidikan dalam rangka pemenuhan CPL (Psl. 3) Tenaga kependidikan: laboran, pustakawan, tenaga administrasi Kualifikasi akademik Tenaga kependidikan yang Penghargaan Dosen (Peng.Dos) = (6x Jumlah Pengh Int + 4 Jumlah Pengh Nas + Jumlah Pengh Lokal)/jumlah dosen Nilai rata-rata Indeks Prestasi dosen (IPD) IPD = n IPD i n IPD i = IPD mata kuliah ke i, i = n n = jumlah mata kuliah Jumlah Laboran per laboratorium, Catatan: Yang dimaksud dengan laboran termasuk: teknisi, operator dan programer a Tenaga administrasi Materi kuliah disusun oleh kelompok dosen dalam satu 3 bidang ilmu, dengan memperhatikan masukan dari dosen lain. Materi kuliah disusun oleh kelompok dosen dalam satu bidang ilmu. Materi kuliah hanya disusun oleh dosen pengajar tanpa melibatkan dosen lain. Tidak ada mekanisme monitoring. Peng.Dos >. 4. Visitasi dan,5 < Peng.Dos <, 3, < Peng.Dos <,5, < Peng.Dos <, Peng.Dos <, 3 4. P3AI/LPTSI,9 - < 3 3,8 - <,9,7 - <,8 kurang dari,7 Satu laboran menangani satu laboratorium 4.76 Visitasi dan Satu laboran menangani dua laboratorium 3 Satu laboran menangani tiga laboratorium Satu laboran menangani lebih dari tiga laboratorium Tidak ada laboran Jika D 4, maka skor = LPTSI Jika D < 4, maka skor = D Dokumen Panduan PPSBT 6
87 bertugas sebagai tenaga administrasi (Psl 3, ayat 3) Ini tidak sesuai dg SN Dikti, karena dalam SN Dikti untuk tenaga administrasi min SMA Catatan: nilai dihitung dengan rumus berikut: D = (4 X + 3 X + X3 + X4)/4 Misalkan: X = jumlah tenaga administrasi yang berpendidikan D4 atau S ke atas. X = jumlah tenaga administrasi yang berpendidikan D3. X3 = jumlah tenaga administrasi yang berpendidikan D atau D X4 = jumlah tenaga administrasi yang berpendidikan paling tinggi SMU atau sederajad b Upaya yang telah dilakukan PS dalam meningkatkan kualifikasi dan kompetensi tenaga kependidikan. Upaya peningkatan kualifikasi dan kompetensi dikaitkan dengan:. Pemberian kesempatan belajar/pelatihan. Pemberian fasilitas, termasuk dana 3. Jenjang karir Upaya pengembangan telah dilakukan dengan sangat baik (bila > 75% tenaga kependidikan di jurusan mendapat kesempatan belajar/pelatihan) sehingga dapat meningkatkan kualifikasi dan kompetensi tenaga kependidikan. Upaya pengembangan telah dilakukan dengan baik (bila 5% - 75% tenaga kependidikan di jurusan mendapat kesempatan belajar/pelatihan) sehingga dapat meningkatkan kualifikasi dan kompetensi tenaga kependidikan. Upaya pengembangan telah dilakukan dengan cukup (bila % - 5% tenaga kependidikan di jurusan mendapat kesempatan belajar/pelatihan) sehingga dapat meningkatkan kualifikasi dan kompetensi tenaga kependidikan. Upaya pengembangan telah dilakukan dengan kurang (< % tenaga kependidikan di jurusan mendapat kesempatan 4. Visitasi dan 3 54 Dokumen Panduan PPSBT 6
88 8.5.7 Penghargaan Tenaga Kependidikan (PTendik) Tenaga kependidikan menjalankan tugas pokok dan fungsinya Penghargaan Tenaga Kependidikan (Ptendik) = (6x Jumlah Pengh Int + 4 Jumlah Pengh Nas + Jumlah Pengh Lokal)/jumlah Tendik a Persentase kehadiran Tenaga Kependidikan (%Tendik) %Tendik = n i %Hdr tendik i N %Hdr tendik = % kehadiran tendik ke i n dalam (satu) tahun hari kerja efektif N = jumlah tendik % kehadiran tendik = (jumlah hari kehadiran dalam tahun) / Jumlah hari dalam tahun Ket: Cuti, ijin, sakit, tugas dihitung hadir dalam hari kerja efektif *Data diperoleh dari finger print belajar/pelatihan), padahal kualifikasi dan kompetensi tenaga kependidikan relatif masih kurang. Tidak ada upaya pengembangan. Ptendik >, 4. Visitasi dan,5 < Ptendik <, 3, < Ptendik <,5, < Ptendik <, Ptendik <, >95% 4. Visitasi dan 8 sd sd 8 56 sd 65 < b Prestasi Kerja Tendik = N i Cap.SKP tend.ke i N x % >9% 4. dan 76% sd 9% 3 Visitasi 6% sd 75% 55 Dokumen Panduan PPSBT 6
89 Cap.SKP.tend.ke.i = rata-rata realisasi mutu kegiatan tendik ke i (rata-rata realisasi kualitas / mutu pada laporan Capaian dan Penilaian SKP) dalam waktu (satu) tahun N = jumlah tendik 8.6 Standar Sarana dan Prasarana Pembelajaran Buku BerISBN 8.7 Standar Pengelolaan Pembelajaran Monitoring dan Evaluasi proses pembelajaran 8.6. Jumlah buku yang ditulis oleh dosen sesuai dengan bidang ilmu ber-isbn/jumlah dosen 8.7..a Frekuensi rapat Jurusan membahas proses pembelajaran Penjelasan: Dokumen pendukung: notulen rapat 5% sd 6% < 5% 5 % atau lebih 4. dan 3% - < 5 % 3 Visitasi % - < 3 % <% Tidak ada min minggu sekali 4. dan - 4 minggu sekali 3 Visitasi 5 8 minggu sekali 9 minggu - satu semester sekali lebih dari satu semester sekali b % Rata rata kehadiran dosen pada setiap rapat (%Rpt) jml dosen hadir pd rpt ke i %Rpt i = jumlah dosen aktif 9 % 4. Visitasi dan 8 % - > 9 % 3 6 % - > 8 % 5 % - > 6 % kurang dari 5 % Rata%Rpt= n %Rpt i n 56 Dokumen Panduan PPSBT 6
90 Pelaksanaan proses pembelajaran, memiliki mekanisme untuk memonitor, mengkaji, dan memperbaiki setiap semester tentang: (a) kehadiran mahasiswa (b) kehadiran dosen (c) materi kuliah (d) Ketercapaian CP (Psl 38) Jumlah dosen hadir pada rapat ke i= jumlah dosen yg hadir dalam rapat + jumlah dosen yang ijin rapat Ijin rapat: ijin karena tugas, sakit Dosen aktif: dosen yang tidak sedang studi lanjut / ditugaskan oleh ITS dalam waktu > 3 bulan, n = jumlah rapat dalam satu tahun 8.7..a Pelaksanaan pembelajaran, dilakukan monitoring, evaluasi dan tindak lanjut untuk memperbaiki tingkat kehadiran mahasiswa (NA) Penjelasan Dokumen pendukung Rekapitulasi kehadiran mahasiswa dalam PBM dalam periode tertentu yang ditetapkan oleh Prodi yang dilakukan oleh Kasubbag Evaluasi terhadap hasil monitoring oleh Kasubag 3 Pelaporan kepada Kajur 4 Tindak lanjut terhadap hasil evaluasi oleh Kajur b Pelaksanaan pembelajaran, dilakukan monitoring, evaluasi NA = 4 4. Visitasi dan 3 < NA < 4 3 < NA < 3 < NA < NA = Sedangkan penghitungan skor untuk setiap butir sebagai berikut: 4: Ada monitoring, dan evaluasi secara kontinu 3: Ada monitoring, evaluasi tidak kontinu : Ada monitoring tetapi tidak ada evaluasi : Tidak ada monitoring Kontinu: dilakukan setiap 4 (empat) minggu NA = 4 4. Visitasi dan 3 < NA < 4 3 < NA < 3 57 Dokumen Panduan PPSBT 6
91 dan tindak lanjut untuk memperbaiki tingkat kehadiran dosen Penjelasan Dokumen pendukung Rekapitulasi kehadiran Dosen dalam PBM dalam periode tertentu yang ditetapkan oleh Prodi yang dilakukan oleh Kasubbag Evaluasi terhadap hasil monitoring oleh Tim RMK 3 Pelaporan kepada Kajur 4 Tindak lanjut terhadap hasil evaluasi oleh Kajur c Pelaksanaan pembelajaran, dilakukan monitoring, mengevaluasi dan memperbaiki tingkat ketersediaan materi kuliah dalam bentuk modul ajar, diktat Catatan: Modul ajar dapat dalam bentuk e-modul yang sudah di upload dalam share.its.ac.id Penjelasan Dokumen pendukung. Rekapitulasi ketersediaan materi pembelajaran dalam bentuk modul ajar yang dilakukan oleh Kasubbag < NA < NA = Sedangkan penghitungan skor untuk setiap butir sebagai berikut: 4: Ada monitoring, dan evaluasi secara kontinu 3: Ada monitoring, evaluasi tidak kontinu : Ada monitoring tetapi tidak ada evaluasi : Tidak ada monitoring Kontinu: dilakukan setiap 4 (empat) minggu NA = 4 4. Visitasi dan 3 < NA < 4 3 < NA < 3 < NA < NA = Sedangkan penghitungan skor untuk setiap butir sebagai berikut: 4: Ada monitoring, dan evaluasi secara kontinu 3: Ada monitoring, evaluasi tidak kontinu : Ada monitoring tetapi tidak ada evaluasi : Tidak ada monitoring Kontinu: dilakukan setiap 4 (empat) minggu 58 Dokumen Panduan PPSBT 6
92 Evaluasi terhadap hasil monitoring oleh Tim RMK 3 Pelaporan kepada Kajur 4 Tindak lanjut terhadap hasil evaluasi oleh Kajur d Pelaksanaan pembelajaran, dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap dosen dalam perkuliahan minggu untuk menjelaskan Capaian Pembelajaran MK, RP, RE&A Dokumen pendukung Rekapitulasi SAP oleh Kasubbag Evaluasi terhadap hasil monitoring oleh Tim RMK 3 Pelaporan kepada Kaprodi 4 Tindak lanjut terhadap hasil evaluasi oleh Kajur e Prodi mempunyai dokumen pemeriksaan kesesuaian alat ukur asesmen untuk semua MK Penjelasan Tersedia dokumen pemeriksaaan kesesuaian alat ukur asesmen dan CP NA = 4 4. Visitasi dan 3 < NA < 4 3 < NA < 3 < NA < NA = Sedangkan penghitungan skor untuk setiap butir sebagai berikut: 4: Ada monitoring, dan evaluasi secara kontinu 3: Ada monitoring, evaluasi tidak kontinu : Ada monitoring tetapi tidak ada evaluasi : Tidak ada monitoring NA= 4: Ada dokumen dan diperiksa secara kontinu 4. Visitasi dan NA = 3: Ada dokumen dan jarang diperiksa secara kontinu 3 NA= : Ada dokumen dan tidak pernah diperiksa NA= : Tidak ada dokumen Tidak ada nilai f P T > 8% 4. Visitasi dan 6% < P T < 8 % 3 4% < P T < 6% 59 Dokumen Panduan PPSBT 6
93 Mata kuliah, dengan soal test diperiksa oleh Rumpun Mata Kuliah (RMK) P T = NMK periksa RMK N x% Dilakukan Ka RMK NMK periksa RMK = jumlah mata kuliah, dengan soal test diperiksa oleh RMK N = jumlah mata kuliah g Mata Kuliah dengan jumlah mahasiswa maksimum 4 mahasiswa per kelas (P4) NMK dg mhs maks 4 P 4 = N NMK dg mhs maks 4 = jumlah mata kuliah dengan mahasiswa maksimum 4 N = jumlah mata kuliah Perhitungan dilakukan dalam satu tahun 8.8 Standar Pembiayaan Pembelajaran a Persentase dana dari mahasiswa terhadap total dana Perguruan tinggi wajib menyusun kebijakan, % < P T < 4% % < P T < % P 4 > 8% 4. Visitasi dan 6% < P 4 < 8 % 3 4% < P 4 < 6% % < P 4< 4% % < P 4 < % < 3 % 4. 3 % - < 35 % 3 35 % - < 4 % 4 % - 5 % Lebih dari 5 % 8.8..b 3 % 4. dan 5 - < 3 % 3 Visitasi - < 5 % 6 Dokumen Panduan PPSBT 6
94 mekanisme, dan prosedur Persentase dana dari hasil hibah dalam menggalang sumber dan kerja sama terhadap total dana lain secara akuntabel dana (Psl. 4 ayat 3) dan transparan dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan (Psl. 4 ayat 3) 8.9 Standar yang diturunkan dari Visi, Misi ITS Internasionalisasi ITS 8.9..a % Mahasiswa asing = jml mhs asing S dan pascasarjana jml mhs S dan pascasarjana - < % kurang dari % % 4. IO,75 - < % 3,5 - <,75 %, - <,5 % <, % b Kemampuan Bhs Inggris Mhs Baru Nilai Rata- Rata TEFL Ujian Masuk Mahasiswa Baru *Nilai TEFL diperoleh dari UPT Bahasa Misi ITS bidang pendidikan menyelenggarakan pendidikan tinggi berbasis teknologi informasi dan komunikasi dengan kurikulum, Dosen, dan metode pembelajaran berkualitas internasional; Rasio mata kuliah yang menggunakan e-learning terhadap seluruh mata kuliah (R.eMK) NMK dg pemb elearning R 4MK = N NMK dg pemb.elearning = jumlah mata kuliah dengan pembelajaran e learning >45 4. LPTSI < 35 Tidak ada nilia 5 % 4. share.its.ac.id 4 - < 5 % < 4 % - < 3 % kurang dari % 6 Dokumen Panduan PPSBT 6
95 Misi ITS dalam bidang penelitian: Berperan secara aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terutama di bidang kelautan, lingkungan dan permukiman, energi, serta teknologi informasi dan komunikasi yang berwawasan lingkungan melalui kegiatan penelitian yang berkualitas internasional. N = jumlah MK 3..3.b Jumlah hasil kegiatan kemahasiswaan ekivalen =( (3x jumlah kegiatan Int +x jumlah kegiatan nasional + jumlah kegiatan lokal)/jumlah mahasiswa), atau lebih 4. BAAK,8 - <, 3,6 - <,8,5 - <,6 Kurang dari,5 6 Dokumen Panduan PPSBT 6
Standar Mutu UMSIDA (di copy dari BPM UMSIDA) 0
(di copy dari BPM UMSIDA) 0 (di copy dari BPM UMSIDA) 1 STANDAR MUTU UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SIDOARJO STANDAR MUTU Visi, Misi, Tujuan, Sasaran serta strategi pencapaian Tata pamong, Kepemimpinan, Sistem
BOBOT PENILAIAN BORANG PRODI
BOBOT PENILAIAN BORANG PRODI No. Butir Aspek Penilaian Bobot 1 1.1.a Kejelasan dan kerealistikan visi, misi, tujuan, dan sasaran program studi. 1.04 2 1.1.b Strategi pencapaian sasaran dengan rentang waktu
WORKSHOP AKREDITASI PROGRAM STUDI ITY PENYUSUNAN BORANG STANDAR 2 DAN 4. di BPM UMY
WORKSHOP AKREDITASI PROGRAM STUDI ITY PENYUSUNAN BORANG STANDAR 2 DAN 4 di BPM UMY 3-4 Pebruari 2016 BOBOT PER SUBBUTIR PENILAIAN BORANG YANG DIISI OLEH PROGRAM STUDI I. 3,12 II. 6,24 III. 15,6 Visi, misi,
BORANG BARU VS BORANG LAMA
I II III Visi, misi, tujuan dan sasaran, serta strategi pencapaian Tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan, dan penjaminan mutu Mahasiswa dan lulusan BORANG BARU VS BORANG LAMA 1 1.1.a Kejelasan
PANDUAN PEMBENTUKAN ORGANISASI MUTU ITS
PANDUAN PEMBENTUKAN PANDUAN PEMBENTUKAN ORGANISASI MUTU ITS ORGANISASI MUTU ITS i Organisasi Mutu ITS Kata Pengantar Peraturan Pemerintah No 54 Tahun 2015 tentang Statuta ITS, Pasal 41 ayat 2 menyebutkan
BUKU KEBIJAKAN MUTU SPMI UMN AW BUKU KEBIJAKAN MUTU SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL
BUKU KEBIJAKAN MUTU SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL i ii BUKU KEBIJAKAN MUTU SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS MUSLIM NUSANTARA AL-WASHLIYAH Kode Dokumen : KM/UMNAw/LPM/01/01-01 Revisi : 02 Tanggal
MASYARAKAT EKONOMI ASEAN DAN TANTANGAN BAGI TATA KELOLA PERGURUAN TINGGI DI INDONESIA Oleh Dr. Drs. I Gde Made Metera, M.Si. 15
MASYARAKAT EKONOMI ASEAN DAN TANTANGAN BAGI TATA KELOLA PERGURUAN TINGGI DI INDONESIA Oleh Dr. Drs. I Gde Made Metera, M.Si. 15 Abstrak: Pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) tidak hanya membawa
KANTOR PENJAMINAN MUTU INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER
KANTOR PENJAMINAN MUTU INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER 2017 INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER Kampus ITS Sukolilo-Surabaya 60111 Telp: 031-5994418 http://www.its.ac.id STANDAR MUTU SPMI (Quality
FORMAT 1. PENILAIAN BORANG INSTITUSI PERGURUAN TINGGI. Penilaian Dokumen Perorangan. Nama Perguruan Tinggi :... Nama Asesor :... Kode Panel :...
FORMAT 1. PENILAIAN BORANG INSTITUSI PERGURUAN TINGGI Dokumen Perorangan Nama Perguruan Tinggi :... Nama Asesor :... Kode Panel :... Tanggal :... No. 1 1.1 2 1.2 3 1.3.1 4 1.3.2 5 2.1.1 6 2.1.2 7 2.1.3
AKREDITASI PROGRAM STUDI SARJANA
BAN-PT AKREDITASI PROGRAM STUDI SARJANA BUKU VI MATRIKS PENILAIAN INSTRUMEN AKREDITASI PROGRAM STUDI SARJANA DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2008 DAFTAR
AKREDITASI PROGRAM STUDI SARJANA
BAN-PT AKREDITASI PROGRAM STUDI SARJANA BUKU II STANDAR DAN PROSEDUR AKREDITASI PROGRAM STUDI SARJANA DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2008 DAFTAR ISI BAB
AKREDITASI PROGRAM STUDI DIPLOMA
EDISI 7 JANUARI 2010 BAN-PT AKREDITASI PROGRAM STUDI DIPLOMA BUKU II STANDAR DAN PROSEDUR AKREDITASI PROGRAM STUDI DIPLOMA BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2009 DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN...2
PENILAIAN AIPT. Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Juli 2011 BAN-PT
PENILAIAN AIPT Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Juli 2011 Skor AIPT Sumber Penilaian 1 Borang Perguruan Tinggi 2 Evaluasi-Diri Perguruan Tinggi (dalam %) 90 10 Total 100 Status AIPT Rentang Skor
PENILAIAN AIPT. Skor AIPT. Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi. Bobot (dalam %) 90
PENILAIAN AIPT Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi 26/02/2018 1 Skor AIPT 2 Sumber Penilaian 1 Borang Perguruan Tinggi 2 Evaluasi-Diri Perguruan Tinggi (dalam %) 90 10 Total 100 1 Status AIPT 3
STANDART MUTU AKBID HARAPAN MULYA PONOROGO TAHUN 2014/2015
STANDART MUTU AKBID HARAPAN MULYA PONOROGO TAHUN 2014/2015 DISUSUN OLEH : TIM PENJAMINAN MUTU Disahkan Direvisi Manual Mutu Disetujui Tgl. 15 April 2014 - SM.AKBID HMP.2014 Direktur Akbid HMP KATA PENGANTAR
FORMAT 3 : FORMAT PENILAIAN INSTRUMEN AMAI PROGRAM STUDI JENJANG S1 PROGRAM STUDI... FAKULTAS... WAKTU VISITASI,...
FORMAT 3 : FORMAT PENILAIAN INSTRUMEN AMAI PROGRAM STUDI JENJANG S1 PROGRAM STUDI... FAKULTAS... WAKTU VISITASI,... BADAN PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA 2013 FORMAT 3 : BERITA ACARA
FORMAT PENILAIAN INSTRUMEN AMAI PROGRAM STUDI JENJANG S1
FORMAT 1 : FORMAT PENILAIAN INSTRUMEN AMAI PROGRAM STUDI JENJANG S1 PROGRAM STUDI... FAKULTAS... WAKTU DESK EVALUASI,... BADAN PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA 2013 FORMAT 1 : BERITA
I. PENDAHULUAN. agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk
1 I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pendidikan mempunyai peranan besar dalam memberikan kontribusi terhadap pembangunan dan kemajuan bangsa. Pendidikan merupakan kunci utama sebagai fondasi untuk meningkatkan
1. Jatidiri prodi 2. Makna tatapamong 3. Tatapamong dalam konteks SNP 4. Tatapamong dalam perspektif kegiatan akreditasi BAN PT
1. Jatidiri prodi 2. Makna tatapamong 3. Tatapamong dalam konteks SNP 4. Tatapamong dalam perspektif kegiatan akreditasi BAN PT 5. Tatapamong prodi yang efektif 6. Pengembangan tatapamong prodi S1 PGSD
KRITERIA PENILAIAN STANDAR V : Kurikulum, Pembelajaran, dan Suasana Akademik
BAN-PT KRITERIA PENILAIAN STANDAR V : Kurikulum, Pembelajaran, dan Suasana Akademik M. Budi Djatmiko Ketua Umum APTISI Pusat Ketua Umum HPT Kes Indonesia Pengagas Akreditasi Mandiri dan Ketua LAM APTISI
AKREDITASI PROGRAM STUDI SARJANA
DRAFT: 16 November 2008 BAN-PT AKREDITASI PROGRAM STUDI SARJANA BUKU VI MATRIKS PENILAIAN BORANG DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2008 DAFTAR ISI Halaman
KANTOR PENJAMINAN MUTU INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER
KANTOR PENJAMINAN MUTU INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER 2017 INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER Kampus ITS Sukolilo-Surabaya 60111 Telp: (031) 5994418 http://www.its.ac.id STANDAR MUTU SPMI (Quality
KANTOR PENJAMINAN MUTU INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER
KANTOR PENJAMINAN MUTU INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER 2017 INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER Kampus ITS Sukolilo-Surabaya 60111 Telp: (031) 5994418 http://www.its.ac.id STANDAR MUTU SPMI (Quality
KRITERIA PENILAIAN STANDAR 2 : Tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan, dan penjaminan mutu
KRITERIA PENILAIAN STANDAR 2 : Tata pamong, kepemimpinan, BAN-PT sistem pengelolaan, dan penjaminan mutu M. Budi Djatmiko Ketua Umum APTISI Pusat Ketua Umum HPT Kes Indonesia Pengaggas Akreditasi Mandiri
AKREDITASI PROGRAM STUDI MAGISTER PSIKOLOGI PROFESI
BAN-PT AKREDITASI PROGRAM STUDI MAGISTER PSIKOLOGI PROFESI BUKU IIIB BORANG UNIT PENGELOLA PROGRAM STUDI BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2013 BAN-PT: Buku IIIB Borang Unit Pengelola
KANTOR PENJAMINAN MUTU INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER
KANTOR PENJAMINAN MUTU INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER 2017 INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER Kampus ITS Sukolilo-Surabaya 60111 Telp: 031-5994418 http://www.its.ac.id STANDAR MUTU SPMI (Quality
AKREDITASI PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN
BAN-PT AKREDITASI PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN BUKU IIIB BORANG UNIT PENGELOLA PROGRAM STUDI BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2013 DAFTAR ISI STANDAR 1 STANDAR 2 VISI, MISI,
AKREDITASI PROGRAM STUDI SARJANA
BAN-PT AKREDITASI PROGRAM STUDI SARJANA BUKU II STANDAR DAN PROSEDUR AKREDITASI PROGRAM STUDI SARJANA DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2008 DAFTAR ISI BAB
BORANG SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL Program Studi S1
BORANG SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL Program Studi S LEMBAGA PENJAMINAN MUTU, PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN KEKAYAAN INTELEKTUAL & LEMBAGA PENGEMBANGAN TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI ITS 4 KATA PENGANTAR
BAN-PT AKREDITASI INSTITUSI PERGURUAN TINGGI BUKU IV PEDOMAN ASESMEN LAPANGAN
BAN-PT AKREDITASI INSTITUSI PERGURUAN TINGGI BUKU IV PEDOMAN ASESMEN LAPANGAN BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2011 DAFTAR ISI Halaman DAFTAR ISI 1 BAB I. PENDAHULUAN 2 BAB II. PROSEDUR
AKREDITASI PROGRAM STUDI DOKTOR
EDISI SOSIALISASI Oktober 2009 BAN-PT AKREDITASI PROGRAM STUDI DOKTOR BUKU IIIB BORANG UNIT PENGELOLA PROGRAM STUDI BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2009 BAN-PT: Borang Unit Pengelola
KATA PENGANTAR. Surabaya, Maret 2017 Rektor. Prof. Ir. Joni Hermana, M.Sc.ES, Ph.D. NIP
KATA PENGANTAR Dengan mengucap puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, Sistem Pejaminan Mutu Internal (SPMI) ITS sudah mulai diberlakukan sejak tahun, melanjutkan SPMI dalam level Program Studi untuk
AKREDITASI INSTITUSI PERGURUAN TINGGI
BAN-PT AKREDITASI INSTITUSI PERGURUAN TINGGI BUKU VI MATRIKS PENILAIAN BORANG DAN EVALUASI-DIRI BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2011 BAN-PT: Matriks Penilaian Instrumen Akreditasi Institusi
AKREDITASI PERGURUAN TINGGI TERBUKA JARAK JAUH
Lampiran Peraturan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Nomor 9 Tahun 2017 tentang Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi Terbuka Jarak Jauh BAN-PT AKREDITASI PERGURUAN TINGGI TERBUKA JARAK JAUH BUKU
KRITERIA PENILAIAN STANDAR VII : Pembiayaan, sarana dan prasarana, serta sistem informasi
BAN-PT KRITERIA PENILAIAN STANDAR VII : Pembiayaan, sarana dan prasarana, serta sistem informasi M. Budi Djatmiko Ketua Umum APTISI Pusat Ketua Umum HPT Kes Indonesia Pengagas Akreditasi Mandiri dan Ketua
PANDUAN PELAKSANAAN KERJA
PANDUAN PELAKSANAAN KERJA ii LEMBAR PENGESAHAN PANDUAN PELAKSANAAN KERJA LEMBAGA PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS MUSLIM NUSANTARA AL-WASHLIYAH Kode Dokumen : PPK/UMNAw/LPM/05/01-01 Revisi : 01 Tanggal : 10
AKREDITASI INSTITUSI PERGURUAN TINGGI TERBUKA JARAK JAUH
Versi 18 Mei 2016 BAN-PT AKREDITASI INSTITUSI PERGURUAN TINGGI TERBUKA JARAK JAUH MATRIKS BORANG DAN EVALUASI-DIRI BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI 2016 DAFTAR ISI halaman DAFTAR ISI ii MATRIKS
PANDUAN PENGISIAN INSTRUMEN AUDIT MUTU INTERNAL UNIVERSITAS ISLAM MALANG
UNIVERSITAS ISLAM MALANG Kode :UNISMA-PPM.02.05.15 Tanggal : 25 Mei 2015 PANDUAN PENGISIAN INSTRUMEN AUDIT MUTU INTERNAL UNIVERSITAS ISLAM MALANG Revisi : 1 Halaman : 1 dari 41 PANDUAN PENGISIAN INSTRUMEN
AKREDITASI PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEBIDANAN
BAN-PT AKREDITASI PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEBIDANAN BUKU IIIB BORANG UNIT PENGELOLA PROGRAM STUDI BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2013 DATA DAN INFORMASI FAKULTAS* IDENTITAS Nama Perguruan
AKREDITASI PROGRAM STUDI SARJANA
BAN-PT AKREDITASI PROGRAM STUDI SARJANA BUKU V PEDOMAN PENILAIAN AKREDITASI PROGRAM STUDI SARJANA BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2008 DAFTAR ISI No. Keterangan Halaman BAB I STANDAR
PETA MASALAH DALAM AKREDITASI PRODI BERDASARKAN ISIAN BORANG AKREDITASI
1 PETA MASALAH DALAM AKREDITASI PRODI BERDASARKAN ISIAN BORANG AKREDITASI 9-Jun-15 Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti 2 Akreditasi sebagai bagian dari Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan
Dr. Taswan, SE, MSi STANDAR 2. TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN, DAN PENJAMINAN MUTU
Workshop Strategi meraih APT peringkat B, oleh Dr. Taswan, SE, MSi 1 STANDAR 2. TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN, DAN PENJAMINAN MUTU Dr. Taswan, SE, MSi 2 Standar ini adalah acuan keunggulan
BAN-PT AKREDITASI PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS DAN DOKTER GIGI SPESIALIS
Final Draf Tim Kolaborasi Penataan Program Pendidikan Dokter Spesialis dan Prodi Dokter Gigi Spesialis, 26 November 2013 BAN-PT AKREDITASI PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS DAN DOKTER GIGI SPESIALIS
AKREDITASI PROGRAM STUDI MAGISTER
EDISI SOSIALISASI Oktober 2009 BAN-PT AKREDITASI PROGRAM STUDI MAGISTER BUKU IIIB BORANG UNIT PENGELOLA PROGRAM STUDI BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2009 BAN-PT: Borang Unit Pengelola
BAN-PT AKREDITASI PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEBIDANAN BUKU II STANDAR DAN PROSEDUR
BAN-PT AKREDITASI PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEBIDANAN BUKU II STANDAR DAN PROSEDUR BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA, 2013 DAFTAR ISI Halaman BAB I. PENDAHULUAN 2 BAB II. STANDAR AKREDITASI
AIPT UNTUK PENGEMBANGAN IPT
AIPT UNTUK PENGEMBANGAN IPT Melakukan peningkatan mutu input-prosesoutcome secara berkelanjutan Menjamin mutu layanan kegiatan akademik, meningkatkan kesadaran mutu dan kemampuan melakukan analisis mutu
KONTRIBUSI SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL DALAM PENGEMBANGAN MUTU PERGURUAN TINGGI
PRAKTIK BAIK SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL DI PERGURUAN TINGGI Manfaat yang diperolah Setelah Penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal di Perguruan Tinggi KONTRIBUSI SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL
BUKU PROSEDUR MUTU SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL
BUKU PROSEDUR MUTU SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL I II BUKU PROSEDUR MUTU SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS MUSLIM NUSANTARA AL-WASHLIYAH Kode Dokumen : PM/UMNAw/LPM/04/01-01 Revisi : 01 Tanggal
AKREDITASI PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS DAN DOKTER GIGI SPESIALIS
Final Draf Tim Kolaborasi Penataan Program Pendidikan Dokter Spesialis dan Prodi Dokter Gigi Spesialis, 26 November 2013 BAN-PT AKREDITASI PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS DAN DOKTER GIGI SPESIALIS
Pedoman Budaya Mutu Universitas FOR/SPMI-UIB/PED
Pedoman Budaya Mutu Universitas FOR/SPMI-UIB/PED.02-001 SURAT KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS INTERNASIONAL BATAM NOMOR: 033/REK/KEP-UIB/VII/I2016 Tentang PENGESAHAN PEDOMAN BUDAYA MUTU UNIVERSITAS INTERNASIONAL
Sistem Penjaminan Mutu Internal Program Studi di Lingkungan KOPERTIS VII Jawa Timur di Surabaya
Sistem Penjaminan Mutu Internal Program Studi di Lingkungan KOPERTIS VII Jawa Timur di Surabaya NOOR HARINI Ka. BKMA UMM (no.hp. 08123533671) (e-mail : [email protected]) Workshop SPMI KOPERTIS Wil.
PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS PADJADJARAN NOMOR 70 TAHUN 2015 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA PENGELOLA UNIVERSITAS PADJADJARAN
PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS PADJADJARAN NOMOR 70 TAHUN 2015 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA PENGELOLA UNIVERSITAS PADJADJARAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA REKTOR UNIVERSITAS PADJADJARAN, Menimbang
AKREDITASI PROGRAM STUDI SARJANA
BAN-PT AKREDITASI PROGRAM STUDI SARJANA BUKU IIIB BORANG INSTITUSI YANG DIISI OLEH FAKULTAS/SEKOLAH TINGGI DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2008 BAN-PT:
BAN-PT AKREDITASI PROGRAM STUDI DOKTOR
EDISI SOSIALISASI Oktober 2009 BAN-PT AKREDITASI PROGRAM STUDI DOKTOR BUKU II STANDAR DAN PROSEDUR BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2009 DAFTAR ISI Halaman BAB I. PENDAHULUAN 2 BAB II.
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL SEKOLAH TINGGI MULTI MEDIA
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL SEKOLAH TINGGI MULTI MEDIA SEKOLAH TINGGI MULTI MEDIA YOGYAKARTA 2015 STANDAR KOMPETENSI LULUSAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL SEKOLAH TINGGI
AKREDITASI PERGURUAN TINGGI TERBUKA JARAK JAUH
Lampiran Peraturan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Nomor 9 Tahun 2017 tentang Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi Terbuka Jarak Jauh BAN-PT AKREDITASI PERGURUAN TINGGI TERBUKA JARAK JAUH BUKU
AKREDITASI PROGRAM STUDI DOKTOR
BAN-PT AKREDITASI PROGRAM STUDI DOKTOR BUKU V PEDOMAN PENILAIAN INSTRUMEN AKREDITASI BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2009 BAN-PT: Pedoman Penilaian Instrumen Akreditasi Program Studi
Standar Mutu Universitas dan Fakultas/Program
Standar Mutu Universitas dan Fakultas/Program UNIVERSITAS/FAKULTAS/PROGRAM MALANG 2010 i Standar Mutu Universitas dan Fakultas/Program Kode Dokumen : 00000 04000 Revisi : 1 Tanggal : 10 Meil 2010 Diajukan
INSTRUMEN EVALUASI MUTU INTERNAL (EMI) PROGRAM STUDI PADA UNIVERSITAS / INSTITUT /SEKOLAH TINGGI
INSTRUMEN EVALUASI MUTU INTERNAL (EMI) PROGRAM STUDI PADA UNIVERSITAS / INSTITUT /SEKOLAH TINGGI 1. Kurikulum A. STANDAR ISI 1.1 Kejelasan dan kelengkapan dokumen kebijakan tentang penyusunan dan pengembangan
AKREDITASI PROGRAM STUDI SARJANA
BAN-PT AKREDITASI PROGRAM STUDI SARJANA BUKU VII PEDOMAN ASESMEN LAPANGAN BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2008 DAFTAR ISI halaman DAFTAR ISI... 1 BAB I...2 PENDAHULUAN...2 PROSEDUR ASESMEN
BAN-PT AKREDITASI PROGRAM STUDI KEDOKTERAN
BAN-PT AKREDITASI PROGRAM STUDI KEDOKTERAN BUKU II STANDAR DAN PROSEDUR BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2013 DAFTAR ISI Halaman BAB I. PENDAHULUAN 2 BAB II. STANDAR AKREDITASI PROGRAM
Peta Masalah dalam Akreditasi Program Studi Berdasarkan Hasil Penilaian Akreditasi
Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi 1 Peta Masalah dalam Akreditasi Program Studi Berdasarkan Hasil Penilaian Akreditasi Tim Pengembang SPMI Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan
Borang Kinerja Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian
Borang Kinerja Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian 00404 04001 UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2010 Borang Kinerja Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Nama Jurusan : Sosial
INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL
No. Dok: LPM.09 No. Rev : 0 Berlaku: Januari 2018 Hal : 1/ 14 INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL No. Dok: LPM.09 No. Rev : 0 Berlaku: Januari 2018 Hal : 2/ 14 BAB I VISI dan MISI A. Visi ISTA Visi Institut
Widyat Nurcahyo, Analisa Atribut Yang Mempengaruhi Mutu Program Studi
ANALISA ATRIBUT YANG MEMPENGARUHI MUTU PROGRAM STUDI DI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TAMA JAGAKARSA BERDASARKAN HASIL AKREDITASI Widyat Nurcahyo Program Studi Teknik Informatika Universitas Tama Jagakarsa
LAPORAN AUDIT MUTU AKADEMIK INTERNAL (AMAI) TAHUN AKADEMIK
LAPORAN AUDIT MUTU AKADEMIK INTERNAL (AMAI) TAHUN AKADEMIK 2016 2017 SATUAN PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS KUNINGAN 2017 Kata Pengantar Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT sehingga Laporan Audit
AKREDITASI PERGURUAN TINGGI TERBUKA JARAK JAUH
Lampiran Peraturan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Nomor 9 Tahun 2017 tentang Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi Terbuka Jarak Jauh BAN-PT AKREDITASI PERGURUAN TINGGI TERBUKA JARAK JAUH BUKU
Dokumen Pendukung Hasil Akreditasi
Dokumen Pendukung Hasil Akreditasi Oleh As aril Muhajir (Ketua LPM IAIN Tulungagung, Asesor BAN-PT) Disampaikan pada acara Sosialisasi SAPTO dan Upgrading Hasil Akeditasi PS Tulungagung, 18 September 2017
BAN-PT BUKU V PEDOMAN PENILAIAN AKREDITASI PROGRAM STUDI NERS
BAN-PT AKREDITASI PROGRAM STUDI NERS BUKU V PEDOMAN PENILAIAN AKREDITASI PROGRAM STUDI NERS BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI LEMBAGA AKREDITASI MANDIRI PERGURUAN TINGGI KESEHATAN JAKARTA 2012
INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL
No. Dok: LPM.04 No. Rev : 0 Berlaku: Januari 2018 Hal : 1/ 13 INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL No. Dok: LPM.04 No. Rev : 0 Berlaku: Januari 2018 Hal : 2/ 13 BAB I VISI dan MISI A. Visi ISTA Visi Institut
AKREDITASI PROGRAM STUDI DIPLOMA
EDISI 7 JANUARI 2010 BAN-PT AKREDITASI PROGRAM STUDI DIPLOMA BUKU VI MATRIKS PENILAIAN INSTRUMEN AKREDITASI BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2009 Cara Penilaian 1. Setiap standar dan
STANDAR MUTU. Program Studi S1 Teknik Elektro. Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI)
Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung STANDAR MUTU Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Program Studi S1 Teknik Elektro Halaman : 1 dari 10 Penanggung Jawab Proses Nama Jabatan
Pendidikan Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul
Pendidikan Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul Panduan Penulisan Rencana Implementasi Daftar Isi Daftar Isi Pendahuluan 1 Latar Belakang 1 Tujuan Error! Bookmark not defined. Kebutuhan dan Penyediaan
BUKU STANDAR MUTU SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL
BUKU STANDAR MUTU SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL i ii BUKU STANDAR MUTU SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS MUSLIM NUSANTARA AL-WASHLIYAH Kode Dokumen : SM/UMNAw/LPM/03/02-02 Revisi : 02 Tanggal
RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA TENTANG PENDIDIKAN TINGGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR TAHUN TENTANG PENDIDIKAN TINGGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENJAMINAN MUTU PERGURUAN TINGGI BIDANG SUMBERDAYA MANUSIA
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENJAMINAN MUTU PERGURUAN TINGGI BIDANG SUMBERDAYA MANUSIA Yeni Nuraeni Program Studi Teknik Informatika, Universitas Paramadina Email : [email protected] Abstrak Pendidikan
AKREDITASI PROGRAM STUDI NERS
BAN-PT AKREDITASI PROGRAM STUDI NERS BUKU II STANDAR DAN PROSEDUR AKREDITASI PROGRAM STUDI NERS BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2013 BAN-PT, Standar dan Prosedur Akreditasi Program Studi
AKREDITASI PROGRAM STUDI SARJANA
BAN-PT AKREDITASI PROGRAM STUDI SARJANA BUKU VI MATRIKS PENILAIAN INSTRUMEN AKREDITASI PROGRAM STUDI SARJANA BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2008 DAFTAR ISI Halaman STANDAR 1 VISI,
BAB II EVALUASI DIRI DAN ISU STRATEGIS
BAB II EVALUASI DIRI DAN ISU STRATEGIS (Sebelum dilaksanakan Raker Gizi pada tanggal 21 22 Mei 2013) 2.1 Visi Misi, Tujuan, dan Sasaran serta Strategi Pencapaian 2.1.1 Kejelasan dan kerealistikan visi,
Standar Kompetensi Lulusan Acuan Standar Lain
Standar Kompetensi Lulusan Acuan Standar Lain Pasal 5 ayat (2) Permenristekdikti No. 44 Tahun 2015 Standar kompetensi lulusan yang dinyatakan dalam rumusan capaian pembelajaran lulusan digunakan sebagai
SPMI Politeknik Negeri Jakarta
Politeknik Negeri Jakarta SATUAN PENJAMINAN MUTU Jln. Prof. Dr.G.A. Siwabessy, Kampus UI Depok 16425 Telephone : (021) 7270036, Hunting, Fax (021) 7270034 No: KM/PNJ//111 Halaman: 1 dari 15 1. Visi, Misi
Visi Universitas Almuslim: Visi Universitas Almuslim adalah menjadi universitas unggul, professional, dan islami
2 A. Visi, Misi dan Tujuan Universitas Visi Universitas Almuslim: Visi Universitas Almuslim adalah menjadi universitas unggul, professional, dan islami Misi Universitas Almuslim: 1. Meningkatkan mutu pendidikan
BAN-PT BAN-PT AKREDITASI PROGRAM STUDI MAGISTER PSIKOLOGI PROFESI BUKU II STANDAR DAN PROSEDUR
BAN-PT BAN-PT AKREDITASI PROGRAM STUDI MAGISTER PSIKOLOGI PROFESI BUKU II STANDAR DAN PROSEDUR BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2013 DAFTAR ISI Halaman BAB I. PENDAHULUAN 2 BAB II. STANDAR
KEBIJAKAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS ABULYATAMA
KEBIJAKAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS ABULYATAMA LEMBAGA PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS ABULYATAMA ACEH BESAR 2013 Universitas Abulyatama KEBIJAKAN SPMI UNIVERSITAS ABULYATAMA Nomor:../. /..
AKREDITASI PROGRAM STUDI MAGISTER
EDISI SOSIALISASI Oktober 2009 BAN-PT AKREDITASI PROGRAM STUDI MAGISTER BUKU VII PEDOMAN ASESMEN LAPANGAN BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2009 DAFTAR ISI halaman DAFTAR ISI 1 BAB I.
INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL
No. Dok: LPM.03 No. Rev : 0 Berlaku: Januari 2018 Hal : 1/ 11 INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AL-KAMAL No. Dok: LPM.03 No. Rev : 0 Berlaku: Januari 2018 Hal : 2/ 11 BAB I VISI dan MISI A. Visi ISTA Visi Institut
SISTEM INFORMASI PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN TINGGI BIDANG SUMBER DAYA MANUSIA
SISTEM INFORMASI PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN TINGGI BIDANG SUMBER DAYA MANUSIA Yeni Nuraeni Program Studi Teknik Informatika, Universitas Paramadina Jl. Gatot Subroto Kav 97, Mampang Jakarta 12790 021-79181188
KEBIJAKAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL (SPMI) UNIVERSITAS ISLAM MALANG PUSAT PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS ISLAM MALANG
KEBIJAKAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL (SPMI) UNIVERSITAS ISLAM MALANG PUSAT PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS ISLAM MALANG FEBRUARI 2016 UNIVERSITAS ISLAM MALANG KEBIJAKAN SPMI Kode : 01/SPMI/PPM/II/2016
PERATURAN MENTERI RISTEK DAN DIKTI NO 44 TAHUN 2015
PERATURAN MENTERI RISTEK DAN DIKTI NO 44 TAHUN 2015 NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI BIRO HUKUM DAN ORGANISASI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI 2016 26-May-16 08:49 1 Keterkaitan SN Dikti
AKREDITASI PROGRAM STUDI SARJANA
BAN-PT AKREDITASI PROGRAM STUDI SARJANA BUKU VI MATRIKS PENILAIAN INSTRUMEN AKREDITASI PROGRAM STUDI SARJANA BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2008 DAFTAR ISI Halaman STANDAR 1 VISI,
BAN-PT AKREDITASI PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEBIDANAN BUKU V PEDOMAN PENILAIAN INSTRUMEN AKREDITASI
BAN-PT AKREDITASI PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEBIDANAN BUKU V PEDOMAN PENILAIAN INSTRUMEN AKREDITASI BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2013 DAFTAR ISI Halaman BAB I STANDAR DAN ELEMEN PENILAIAN
KA/LPM-UNSRAT/01 KEBIJAKAN AKADEMIK UNIVERSITAS SAM RATULANGI. Tahun
KA/LPM-UNSRAT/01 KEBIJAKAN AKADEMIK UNIVERSITAS SAM RATULANGI Tahun 2016-2020 KEBIJAKAN AKADEMIK UNIVERSITAS SAM RATULANGI TAHUN 2016-2020 KA/LPM-UNSRAT/01 KEBIJAKAN AKADEMIK UNIVERSITAS SAM RATULANGI
BAB I KEBIJAKAN MUTU INTERNAL FAKULTAS A. Kebijakan Umum 1. Fakultas sebagai bagian dari Universitas Andalas berpartisipasi aktif dalam gerakan menjag
MANUAL MUTU INTERNAL FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK TAHUN 2015-2019 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Andalas 2015 Manual Mutu FISIP Tahun 2015-2019 1 BAB I KEBIJAKAN MUTU INTERNAL
UNIVERSITAS NEGERI MALANG (UM) Jalan Semarang 5, Malang Telepon: Laman:
(UM) Jalan Semarang 5, Malang 65145 Telepon: 0341-551312 Laman: www.um.ac.id PERATURAN REKTOR NOMOR 6 TAHUN 2017 TENTANG KEBIJAKAN PROGRAM KERJA TAHUN 2018 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA REKTOR Menimbang
AKREDITASI PROGRAM STUDI DIPLOMA
EDISI 7 JANUARI 2010 BAN-PT AKREDITASI PROGRAM STUDI DIPLOMA BUKU IIIB BORANG UNIT PENGELOLA PROGRAM STUDI BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI JAKARTA 2009 BAN-PT: Borang Unit Pengelola Program
PERATURAN MENTERI RISTEK DAN DIKTI NO 44 TAHUN 2015
PERATURAN MENTERI RISTEK DAN DIKTI NO 44 TAHUN 2015 NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI BIRO HUKUM DAN ORGANISASI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI 2016 12/8/2016 3:54 PM 1 SISTEMATIKA PERMENRISTEKDIKTI
AKREDITASI INSTITUSI PERGURUAN TINGGI (AIPT)
KRITERIA PENILAIAN AIPT > 2.1.1 TINGGI MEMILIKI TATA PAMONG YANG MEMUNGKINKAN TERLAKSANANYA SECARA KONSISTEN PRINSIP-PRINSIP TATA PAMONG, TERUTAMA YANG TERKAIT DENGAN PELAKU TATA PAMONG (AKTOR)
PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2018 TENTANG STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN KEDOKTERAN
SALINAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2018 TENTANG STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN
