PENGANTAR SISTEM. Pemodelan & simulasi TM03
|
|
|
- Sonny Budiono
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 PENGANTAR SISTEM Pemodelan & simulasi TM03
2 Sistem Mnrt kamus Webster, sistem adalah kumpulan obyek-obyek yang disatukan oleh serangkaian interaksi atau ketergantungan, sekumpulan unit-unit yang dikombinasikan untuk membentuk satu kesatuan, Sistem didefinisikan sebagai sekumpulan entitas, misal manusia atau mesin, yang berinteraksi untuk menghasilkan suatu hasil akhir yang logis. Contoh sistem: Sistem medisbiologis Sistem sosial-ekomoni Sistem komunikasi dan informasi Sistem tatasurya Sistem lingkungan Sistem produksi/manufaktur Sistem manajemen Sistem transportasi Sistem fisik elektris, mekanis, termal, hidrolis, dan gabungannya
3 Setiap sistem terdiri atas subsistem atau komponen pada level bawah dan supersistem pada level yang lebih tinggi. Sistem dicirikan dengan beberapa atribut sebagai berikut. Batas sistem Komponen-komponen sistem dan interaksinya Lingkungan
4 Kompleksitas Sistem Sistem system etimologi: bahasa Yunani systema: hubungan yang terorganisasi antara komponen/unit fungsional Sebagian besar sistem di sekitar kita adalah sistem yang multidimensi, sangat kompleks, bervariasi terhadap waktu dan nonlinier karena tersusun dari berbagai subsistem yang saling berhubungan secara aktif maupun pasif. Kompleksitas suatu sistem bergantung pada: Jumlah komponen yg terinterkoneksi Tipe/sifat komponen Jumlah interaksi Kekuatan interaksi Tipe/sifat interaksi Statik atau dinamik Satu arah atau dua arah Terbatas (constrained) atau tidak terbatas (nonconstrained)
5 Contoh: Family System (a) Single (b) Pasutri (c) Pasutri + 1 anak
6 Semakin banyak jumlah komponen dalam sistem maka semakin banyak pula jumlah interaksi dalam sistem tersebut. Kadang jumlah komponen dalam sistem menjadi sangat banyak sehingga menyebabkan kesulitan dalam pengaturannya (unmanageable).
7 Kompleksitas sistem modern biasanya sangat besar, misalnya dalam bidang: organisasi industri sistem teknis (kelistrikan, mekanis, termal, hidrolik, dll) sistem sosial Keinginan untuk dapat menggunakan input yang efisien mendorong usaha pemahaman sistem secara menyeluruh sehingga dapat membangun strategi pengendalian menggunakan bantuan komputer. Rekayasa sistem berdasar system thinking dan pendekatan sistem (system approach) dapat digunakan untuk memahami struktur dasar sistem.
8 Hard & Soft System Peter Checkland; membangun SSM (Soft System Methodology) yaitu system thinking berbasis metodologi. Ide ini muncul karena kegagalan aplikasi yang disebutnya sebagai rekayasa hard system pada permasalahan manajemen yang rumit. Soft system merupakan bagian dari system thinking yang khusus dirancang untuk penggunaan dan aplikasi dalam berbagai konteks dunia nyata. David Brown; faktor kunci pembangunan soft system adalah pengetahuan bahwa aktivitas manusia dapat dimodelkan secara sistematis. Ide Peter Checkland sangat mempengaruhi pembangunan soft operation research (OR = Riset Operasi) yang menggabungkan optimasi, mathematical programming dan simulasi.
9 Sifat-sifat soft system: permasalahan tidak terdefinisi dengan pasti (ill-defined) komponen/sistem-nya nonquantified solusi tidak definitif input dan output kualitatif Sifat-sifat hard system: permasalahan terdefinisi dengan jelas (well-defined) mempunyai satu solusi optimum pendekatan ilmiah pada permasalahan dapat bekerja dengan baik faktor-faktor teknis cenderung mendominasi
10 Dalam pendekatan hard system (SSADM: Structured Systems Analysis and Design Methodology), teknik dan prosedur baku digunakan untuk menentukan solusi yang pasti bagi data permasalahan yang juga terdefinisi dengan baik. Peter Checkland; 2 paradigma yang menjelaskan sifat dan pentingnya system thinking: paradigma 1: Dunia ini dianggap sistemik dan dipelajari secara sistematis paradigma 2 : Dunia ini chaotic (yaitu diinterpretasikan berbeda-beda) dan dipelajari secara sistematis Paradigma 1: merefleksikan hard systems thinking, yang dicirikan dengan adanya tujuan (akhir) yang akan dicapai dan sistem dirancang untuk mencapai tujuan tsb. Paradigma 2: merefleksikan soft systems thinking, yang dicirikan dengan adanya tujuan yang diinginkan namun cara untuk mencapainya dan hasil (outcome) aktualnya tidak dapat diukur (quantified) dengan mudah.
11 Analisis Sistem Analisis adalah kegiatan untuk menguraikan suatu subyek menjadi bagian-bagian atau elemen-elemen yang menyusunnya dalam usaha untuk mengetahui atau meningkatkan pemahaman terhadap subyek tsb. Sintesis Sistem Sintesis adalah studi terhadap komposisi atau kombinasi bagian-bagian atau elemen-elemen sehingga terbentuk suatu sistem yang dapat berfungsi, bekerja, atau melakukan respon menurut suatu spesifikasi tertentu.
12 System Philosophy Secara umum, setiap entitas yang dapat dibagi-bagi menjadi bagian-bagian atau komponen-komponen yang lebih kecil dapat disebut sebagai sebuah sistem. Misalnya: sistem biologis sistem fisik sistem sosial sistem ekologi sistem transportasi sistem ekonomi sistem bahasa (linguistik) sistem perawatan kesehatan, dll
13 Metode Ilmiah Science adalah cara untuk memperoleh pengetahuan tentang dunia. Dicirikan dengan aplikasi pemikiran rasional ke pengalaman yang diperoleh dari observasi dan eksperimen, yang dirancang dengan tujuan untuk membangun hukum-hukum yang mengatur berputarnya dunia, kemudian menyatakannya secara matematis jika mungkin. Pola aktivitas manusia pada aktivitas tsb dapat dirangkum menjadi 3 sifat penting yaitu 3R: Reductionism Repeatability Refutation
14 Reductionism Tiga hal yang membuat science adalah sebuah/suatu reductionism: Dunia ini penuh keragaman, untuk membuat investigasi yang koheren maka perlu dipilih beberapa item saja untuk diuji. Untuk membuat suatu eksperimen tertentu berarti menentukan reduksi terhadap dunia khusus untuk tujuan yang tertentu pula. Reductionism dapat diartikan sebagai penerimaan penjelasan minimum yang dibutuhkan terhadap suatu fakta. Memecah permasalahan dan menganalisis satu persatu
15 Repeatability Repeatability atau perulangan mengacu ke karakteristik sistem dimana jika diberi masukan yang sama maka akan menghasilkan keluaran yang tetap (tidak berubah), tidak tergantung waktu dan tempat. Refutation Metode ilmiah adalah suatu metode yang seringkali akan mendapat sanggahan (refutation). Sering terjadi juga sanggahan terhadap hipotesis tentang suatu hal dan hal ini yang membuat ilmu selalu berkembang.
16 Emergence of System Science sukses menyelesaikan masalah-masalah fisik dan materialistik namun sifat reductionism dari science itu sendiri yang menyebabkan kelemahannya. Ilustrasi: gelombang kotak komp_kotak.m Science mengasumsikan bahwa komponen-komponen akan mempunyai sifat yang sama meski diuji dalam isolasi; hal ini menjadi tidak benar lagi jika diterapkan dalam masyarakat sosial, sistem biologi, dll. Kenyataan ini mendorong cara pemikiran yang berbeda: Aristotelian Holistic: A whole is more than sum of its parts
17 System Thinking Hall and Fagan: System thinking adalah seni dan science untuk mengaitkan struktur hingga menghasilkan kinerja, dan kinerja hingga menghasilkan struktur seringkali perubahan hubungan juga dilakukan dalam upaya meningkatkan kinerja. Bagaimana cara melihat dunia yang sangat kompleks? Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan adalah memecah sesuatu yang kompleks menjadi bagian-bagian yang lebih kecil sehingga mudah ditangani. Jika bagian-bagian yang lebih kecil tsb dapat dipahami maka dapat digabungkan untuk memahami keseluruhannya. Hal inilah yang disebut reductionism atau Cartesian Thinking. Reductionism dapat bekerja baik untuk hal yang sederhana, namun menjadi lemah saat digunakan untuk hal yang kompleks karena pada saat proses pemecahan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil maka hubungan dan interaksi antar bagian-bagian tsb menjadi hilang.
18 Ilustrasi 1: Mengurai tembok menjadi bagian-bagian penyusun (a) (b) (c) tembok asli bagian-bagian tembok batu bata hasil rekontruksi
19 Ilustrasi 2: Mengurai manusia sebagai suatu sistem menjadi bagian-bagiannya Bagian-bagian tsb adalah: organ-organ dalam tulang otot dll Dapatkan anda menggabungkannya kembali menjadi manusia kembali? Bagaimana hasilnya? Mengapa?
20 Manusia sistem yang sangat kompleks bergantung pada interaksi antar bagian sifatnya mutually dependent manusia harus dilihat secara utuh tidak bisa melakukan eksperimen pada manusia
21 Dengan demikian dibutuhkan untuk dapat melihat sesuatu yang kompleks karena: metode Cartesian tidak dapat digunakan karena tidak mungkin melakukan reduksi pada hal tsb tidak mungkin melakukan eksperimen pada hal tsb Jay Forrester: system thinking merupakan cara memandang suatu permasalahan bukan sebagai satu kejadian yang terisolasi tetapi sebagai bagian-bagian dari struktur yang saling terhubung satu sama lain. Tidak mungkin memahami keseluruhan hanya dengan mempelajari bagian-bagiannya saja. Pendekatan holistik untuk menjelaskan bagaimana sistem bekerja menjadi sangat penting. Bagaimana mempelajari mobil? Cukupkah hanya mempelajari mesin, roda, karburator, transmisi, dll saja? Bagaimana bisa mobil berjalan?
22 System thinking is a conseptual framework, a body of knowledge and tools, developed over the past many years, to explicitly underlie the effects of emergent properties and visualize this implicit and explicit effect. System thinking dapat digunakan untuk memahami sistem yang sangat kompleks. Ilustrasi 1: sistem untuk program mengurangi berat badan Variabel yang terlibat: o unhappiness with weight o jumlah makanan yang dikonsumsi o derajat rasa lapar Bagaimana hubungan antara variabel-variabel tsb?
23 Keinginan mengurangi berat badan? Makan lebih banyak? Mengubah kebiasaan makan / mengurangi makan? Rasa lapar?
24 Ilustrasi 2: sistem untuk program mengurangi biaya produksi Variabel yang terlibat: o Biaya produksi o Pengurangan tenaga kerja o Menyewa tenaga dari luar (misal: outsourcing) o Beban kerja Bgmn hubungan antara variabel-variabel tsb? Biaya Produksi? Outsourcing? Mengurangi pegawai? Beban kerja?
25 Large & Complex Applied System Engineering: Generic Modeling Dunia nyata yang dihadapi sekarang sangat besar dan kompleks sebagai hasil bervariasinya aktivitas manusia dalam ilmu pengetahuan, teknologi, ekonomi, ekologi, manajemen, psikologi, sosiologi, geografi, matematika, etika, dll. Bidang analisis dan desain sistem berfokus dengan masalah perindustrian dan pemerintahan yang biasanya tak terstruktur, bersifat multidisiplin, dan berskala besar. butuh banyak disiplin ilmu butuh metode matematis, ekonomis, tingkah laku (behavioral), teknik butuh banyak informasi tentang sistem dan komponen-komponennya, mengamati pengaruh perubahan dan mengevaluasi efeknya. Contoh: masyarakat industri berubah menjadi masyarakat informasi. Model sistem untuk analisis masyarakat informasi dirancang sebagai suatu sistem yang antisipasif, mengapa?
26 Atribut sistem skala besar: Biasanya mewakili sistem yang kompleks dalam kehidupan nyata Hirarkis multilevel dan struktur informasi terdesentralisasinya menggambarkan bahwa sistem berkaitan dengan masyarakat, bisnis dan manajemen organisasi, ekonomi, lingkungan, jaringan data, tenaga listrik, transportasi, penerbangan, sumber daya air, energi, dll.
27 Filosofi sistem menurut Bahm (1981): 1. Atomism (dunia adalah agregasi elemen-elemen) 2. Holism (ultimate reality is a whole without parts) 3. Emergentism (bagian-bagian itu ada, hubungan dan organisasi antar bagian membentuk keseluruhan, pertama dipahami secara analitis kemudian secara sintesis) 4. Structuralism (dunia adalah satu kesatuan dimana didalamnya semua sistem beserta prosesnya berlangsung sebagai bagian yang saling bergantung satu sama lain) 5. Organicism; setiap sistem mempunyai bagian dan kesatuan (parts and whole) dan merupakan bagian dari kesatuan yang lbh besar lagi
28 Quiz Menggambar lingkaran dengan r = 2 Persamaan lingkaran: y 2 x 2 r 2 Carilah kelilingnya. Keliling = 2 r Menggambar ellips dengan radius-minor=a=2 dan radius-mayor=b=3 Persamaan ellips: x a 2 y b 2 1 Carilah kelilingnya. Keliling 2 a 2 b 2 2
29 Tugas Anda Jelaskan apa maksud dari kalimat: A whole is more than sum of its parts Berikan penjelasan dengan lebih detail terkait dengan pengertian sistem. Masyarakat industri yang mulai berkembang saat revolusi industri kini telah berubah menjadi masyarakat informasi. Model sistem untuk melakukan analisis pada masyarakat informasi harus dirancang sebagai suatu sistem yang antisipasif. Jelaskan mengapa harus demikian?
Bab I Pendahuluan I.1 Latar Belakang
1 Bab I Pendahuluan I.1 Latar Belakang Systems thinking merupakan pendekatan dengan cara pandang yang menganggap bahwa suatu problem merupakan satu kesatuan sistem dalam dunia yang luas. Prinsip systems
Gambar 3.1. Pengertian Sistem (Marimin, 2005)
3. PENDEKATAN SISTEM 3.1 Pengertian Sistem Sistem adalah suatu elemen yang berada dalam keadaan saling berhubungan untuk suatu tujuan yang sama. Dengan demikian, pendekatan sistem selalu mencari mencari
SISTEM DAN MODEL Tujuan Instruksional Khusus:
SISTEM DAN MODEL Tujuan Instruksional Khusus: Peserta pelatihan dapat: menjelaskan pengertian sistem dan model, menentukan jenis dan klasifikasi model, menjelaskan tahapan permodelan Apa itu sistem? himpunan
1/14/2010. Jurusan Informatika
Riani L Jurusan Informatika Universitas Komputer Indonesia 1 PENDAHULUAN Pemodelan & Simulasi : Alat yang digunakan untuk mempelajari atau menganalisis perilaku suatu sistem/proses. Tujuan mempelajari
MENGENAL INTERAKSI MANUSIA DAN KOMPUTER. Dewi Agushinta R, Dyah Pratiwi
MENGENAL INTERAKSI MANUSIA DAN KOMPUTER Dewi Agushinta R, Dyah Pratiwi Jurusan Sistem Informasi Universitas Gunadarma Jl. Margonda Raya 100 Pondok Cina, Depok 16424 {dewiar, dpratiwi}@staff.gunadarma.ac.id
6. PENGEMBANGAN MODEL.
6. PENGEMBANGAN MODEL [email protected] 1 1. TAHAPAN PENGEMBANGAN MODEL Kriteria memodelkan suatu sistem : 1. Harus mewakili (representasi) sistem nyatanya 2. Merupakan penyederhanaan dari kompleksnya
SIMULASI SISTEM INDUSTRI
MIFTAHOL ARIFIN SIMULASI SISTEM INDUSTRI Oleh : Miftahol Arifin Edisi Pertama Cetakan Pertama, 2009 Hak Cipta 2009 pada penulis, Hak Cipta dilindungi undang-undang. Dilarang memperbanyak atau memindahkan
Pendekatan Sistem. Teori dan Pemodelan Sistem TIP FTP UB Mas ud Effendi
Pendekatan Sistem Teori dan Pemodelan Sistem TIP FTP UB Mas ud Effendi Arti Penting Pendekatan Sistem Pendekatan terpadu yang memandang suatu persoalan sebagai suatu sistem, dimana sifat masalahnya kompleks
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Bata beton (paving block) adalah suatu komposisi bahan bangunan yang dibuat dari campuran semen portland atau bahan perekat hidrolis sejenisnya, air dan agregat dengan
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1. Objek Penelitian 3.1.1. Sejarah Singkat Perusahaan Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan berperan dominan di dalam menentukan keberhasilan pelayanan
PEMODELAN SISTEM. Pemodelan & simulasi TM04
PEMODELAN SISTEM Pemodelan & simulasi TM04 Pemodelan untuk permasalahan apa? Mengetahui tinggi menara Pisa tanpa mengukur secara langsung, Mengetahui lebar sebuah sungai tanpa benar-benar menyeberanginya,
Usulan Kurikulum Inti Program Studi Teknik Industri Berbasis KKNI
Usulan Kurikulum Inti Program Studi Teknik Industri Berbasis KKNI Badan Kerja Sama Penyelenggara Pendidikan Tinggi Teknik Industri Indonesia (BKSTI) Yogyakarta, 15 September 2012 Pembahasan Apakah KKNI
Information System Analysis and Design
Information System Analysis and Design 1 Pengantar Perubahan relatif biaya dari H/W dan S/W Hardware Software 1960 1970 1980 1990 Sumber : Software Engineering a Programming Approach 2 nd Edition, Doug
Pemodelan dan Analisa
Pemodelan dan Analisa Pemodelan dan Analisa Komponen pokok DSS Dasar model dan Manajemen model Perhatian: topik sulit yang akan datang Terbiasa dengan ide pokok Dasar konsep dan definisi Tool dan diagram
OPTIMASI DAN HEURISTIK DALAM PENDEKATAN SISTEM. Arif Rahman
OPTIMASI DAN HEURISTIK DALAM PENDEKATAN SISTEM Arif Rahman INDUSTRIAL ENGINEERING..is concerned with the design, improvement, and installation of integrated systems of men, materials, information, energy,
MEMBANGUN ILMU PENGETAHUAN DENGAN KECERDASAN EMOSI DAN SPIRITUAL
MEMBANGUN ILMU PENGETAHUAN DENGAN KECERDASAN EMOSI DAN SPIRITUAL Oleh : Dr. Sri Trisnaningsih, SE, M.Si (Kaprogdi Akuntansi - FE) Pendahuluan Ilmu pengetahuan merupakan karya budi yang logis serta imajinatif,
Deskripsi Umum, Learning Outcomes, dan Kurikulum Inti Program Studi Teknik Industri
Deskripsi Umum, Learning Outcomes, dan Kurikulum Inti Program Studi Teknik Industri Oleh: Dr. Ir. TMA. Ari Samadhi, M.Sc. Rapat BKSTI, Bandung 10 Oktober 2012 Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI)
Universitas Gadjah Mada
A. Pengertian Sistem Secara umum sistem dapat diartikan sebagai sekumpulan objek, ide, berikut sating keterhubungannya (inter-relasi) dalam mencapai tujuan atau sasaran bersama. Kemudian, istilah subsistem
BAB I PENDAHULUAN. Matematika mempunyai peran yang sangat besar baik dalam kehidupan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Matematika mempunyai peran yang sangat besar baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pengembangan ilmu pengetahuan lain. Dengan tidak mengesampingkan pentingnya
Teknik Riset Operasional Semester Genap Tahun Akademik 2015/2016 Teknik Informatiaka UIGM
Teknik Riset Operasional Semester Genap Tahun Akademik 2015/2016 Teknik Informatiaka UIGM Dosen: Didin Astriani Prassetyowati, M.Stat Silabus MATAKULIAH TI214 TEKNIK RISET OPERASI (2 SKS) TUJUAN Agar mahasiswa
RISET OPERASIONAL. Kosep Dasar Riset Operasional. Disusun oleh: Destianto Anggoro
RISET OPERASIONAL Kosep Dasar Riset Operasional Disusun oleh: Destianto Anggoro SEJARAH RISET OPERASIONAL Pembentukan kelompok formal OR Berlangsung Inggris (1939) Perang Dunia II Amerika mengikuti dengan
BAB II LANDASAN TEORI. Pengertian dan definisi sistem pada berbagai bidang berbeda-beda, tetapi
BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Pengertian Sistem Pengertian dan definisi sistem pada berbagai bidang berbeda-beda, tetapi meskipun istilah sistem yang digunakan bervariasi,semua sistem pada bidangbidang tersebut
BAB I. : Kundang K.Juman, Ir.MMSI : Agar Mahasiswa memahami konsep dasar sistem informasi
Oleh Tujuan : Kundang K.Juman, Ir.MMSI : Agar Mahasiswa memahami konsep dasar sistem informasi BAB I Konsep Dasar Sistem 1.1 Pengertian Sistem Definisi sistem berkembang sesuai dengan konteks dimana pengertian
Wholistic Thinking METODE DAN PENDEKATAN BERFIKIR SECARA UTUH DAN MENYELURUH. Prof. Richardus Eko Indrajit Prof. Chan Kah Chee. Richardus Eko Indrajit
Richardus Eko Indrajit Wholistic Thinking METODE DAN PENDEKATAN BERFIKIR SECARA UTUH DAN MENYELURUH Prof. Richardus Eko Indrajit Prof. Chan Kah Chee Wholistic Thinking 1 PENDAHULUAN Dalam sebuah buku terkemuka
SINTESIS DAN INTEGRASI PROSES KIMIA
SINTESIS DAN INTEGRASI PROSES KIMIA Design 2 1. Conceptual design: develop a preliminary flowsheet using approximate methods. 2. Preliminary design: use rigorous simulators to evaluate steady- state and
BAB II LANDASAN TEORI
4 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Definisi Sistem Sistem adalah sekumpulan unsur / elemen yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai suatu tujuan. Contoh :
Lecture 3 : Klasifikasi dan Prinsip Pendekatan Sistem. Teknik industri 2015
Lecture 3 : Klasifikasi dan Prinsip Pendekatan Sistem [email protected] Teknik industri 2015 Pendahuluan Ciri suatu sistem ditandai dengan elemen pembentuknya Elemen suatu sistem selalu mempunyai
PROGRAM STUDI S1 TEKNIK SIPIL SIKAP
PROGRAM STUDI S1 TEKNIK SIPIL SIKAP a. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius; b. menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral,
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) saat ini semakin pesat. Manusia dituntut memiliki kemampuan berpikir kritis, sistematis, logis, kreatif, bernalar,
BAB II DASAR TEORI. 2.2 Sistem Suku Bunga Secara umum terdapat dua metode dalam perhitungan bunga, yaitu metode Flat dan Efektif.
BAB II DASAR TEORI 2.1 Pengertian Kredit Pengertian kredit mempunyai dimensi yang beraneka ragam, dimulai kata kredit yang berasal dari bahasa Yunani credere yang berarti kepercayaan. Maksudnya pemberi
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Desain Eksperimen adalah serangkaian percobaan atau pengujian yang memiliki tujuan untuk melakukan perubahan pada variabel input sehingga dapat meneliti dan mengidentifikasi
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Artificial Intelligence (AI) agen adalah fitur standar game komputer modern, baik sebagai lawan, teman atau tutor dari pemain. Agar tampil otentik, agen tersebut
TEKNIK SIMULASI. Nova Nur Hidayati TI 5F
TEKNIK SIMULASI Nova Nur Hidayati TI 5F 10530982 PENDAHULUAN TUJUAN MEMPELAJARI SIMULASI Melalui kuliah ini diharapkan kita dapat mempelajari suatu sistem dengan memanfaatkan komputer untuk meniru (to
KONSEP SISTEM DAN PENGELOLAAN INTEGRASI
KONSEP SISTEM DAN PENGELOLAAN INTEGRASI Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Mercu Buana Yogyakarta Manajemen Proyek (TKE 3101) oleh: Indah Susilawati, S.T., M.Eng.
Dasar-Dasar Pemodelan Sistem
Bab 1: Dasar-Dasar Pemodelan Sistem Pemodelan dan Simulasi Sistem Monica A. Kappiantari Sumber: Harrell, C., B.K. Ghosh and R.O. Bowden, Jr., Simulation Using Promodel, 2 nd ed., McGraw- Hill, Singapore,
I. PENDAHULUAN. Pendidikan merupakan suatu hal penting dalam kehidupan karena dapat
1 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan merupakan suatu hal penting dalam kehidupan karena dapat menentukan maju mundurnya suatu bangsa. Ihsan (2011: 2) menyatakan bahwa pendidikan bagi kehidupan
SISTEM DAN PEMODELAN. Sistem Pemodelan
SISTEM DAN PEMODELAN Sistem Pemodelan PENDAHULUAN Beberapa sistem di masyarakat: Sistem transportasi dan energi Sistem manufaktur dan konstruksi Jaringan telekomunikasi dan informasi Sistem layanan kesehatan,
I. PENDAHULUAN. Belajar pada hakekatnya adalah proses interaksi terhadap semua situasi yang ada
I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Belajar pada hakekatnya adalah proses interaksi terhadap semua situasi yang ada di sekitar individu. Belajar dapat dipandang sebagai proses yang diarahkan kepada
Bab II Kajian Pustaka
13 Bab II Kajian Pustaka II.1 Pembuatan Keputusan Keputusan merupakan penilaian atas pendapat terhadap persoalan yang dipertimbangkan atau tindakan atas pencapaian kesimpulan (www.answers.com). Sedangkan
OPERATION RESEARCH-1
OPERATION RESEARCH-1 Prof.Dr.H.M.Yani Syafei,MT MATERI PERKULIAHAN 1.Pemrograman Linier (Linear Programming) Formulasi Model Penyelesaian dengan Metode Grafis Penyelesaian dengan Algoritma Simplex Penyelesaian
: ENDRO HASSRIE NIM : MATKUL : REKAYASA PERANGKAT LUNAK PEMODELAN DATA
NAMA : ENDRO HASSRIE NIM : 41813120047 MATKUL : REKAYASA PERANGKAT LUNAK PEMODELAN DATA Pemodelan data (ER Diagram) adalah proses yang digunakan untuk mendefinisikan dan menganalisis kebutuhan data yang
Perancangan Mesin Pengangkut Produk Bertenaga Listrik (Electric Low Loader) PT. Bakrie Building Industries BAB III
BAB III PERANCANGAN MESIN PENGANGKUT PRODUK BERTENAGA LISTRIK (ELECTRIC LOW LOADER) PT. BAKRIE BUILDING INDUSTRIES 3.1 Latar Belakang Perancangan Mesin Dalam rangka menunjang peningkatan efisiensi produksi
Rekayasa Perangkat Lunak (Software Engineering)
Rekayasa Perangkat Lunak (Software Engineering) Graha Prakarsa, ST. MT. Sekolah Tinggi Teknologi Bandung Memahami arti pengembangan perangkat lunak. Mengetahui aktivitas pengembangan perangkat lunak. Memahami
5/12/2014. Plant PLANT
Matakuliah : Teknik Kendali Tahun : 2014 Versi : Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu : menjelaskan gambaran umum dan aplikasi sistem pengaturan di industri menunjukkan kegunaan dasar-dasar
KONSEP SISTEM. Chairul Furqon, S.Sos., MM.
KONSEP SISTEM Chairul Furqon, S.Sos., MM. 1 Source: Systems & system thinking, Beynon-Davies: 2004 2 Organisasi/perusahaan dalam Lingkungan Pemerintah Lembaga Keuangan Masyarakat Global Pemasok ORGANISASI
BAB I. 1. Pengantar PENDAHULUAN
BAB I PENDAHULUAN 1 1. Pengantar Interaksi Manusia Komputer (IMK) (Human Computer Interaction / HCI) Merupakan satu disiplin ilmu yang mengkaji komunikasi atau interaksi diantara pengguna dengan sistem.
Karakteristik Model & Struktur Model. Ratih Setyaningrum, MT Hanna Lestari, M.Eng
Karakteristik Model & Struktur Model Ratih Setyaningrum, MT Hanna Lestari, M.Eng Referensi Prof Dr Ir Soemarno, MS MALANG, 2007 Pemodelan Proses membangun atau membentuk model dari suatu sistem nyata dalam
PROGRAM STUDI S1 TEKNIK PERTANIAN DAN BIOSISTEM SIKAP
PROGRAM STUDI S1 TEKNIK PERTANIAN DAN BIOSISTEM SIKAP a. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius; b. menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan
3. KLASIFIKASI MODEL.
3. KLASIFIKASI MODEL [email protected] (1) KLASIFIKASI MODEL Murdick, Ross, Claggett (1984) dan Ackoff, Gupta, Minas (1962) Kelas I. Fungsi 1. model Diskriptif memberikan gambaran sistem nyata,
MODEL DAN PERANAN RO DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN
MODEL DAN PERANAN RO DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN Pertemuan I Ayundyah Kesumawati, M.Si PROGRAM STUDI STATISTIKA UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA 2015 Pendahuluan Sejak revolusi industri (1750-1850), dunia usaha
MANAGEMENT INFORMATION SYSTEMS Raymond McLeod, Jr. and George Schell. Sistem Informasi Manufaktur
MANAGEMENT INFORMATION SYSTEMS Raymond McLeod, Jr. and George Schell Sistem Informasi Manufaktur 1 Manajemen manufaktur menggunakan komputer baik sebagai satu sistem konseptual dan sebagai satu elemen
Oleh: Sofyan Hadi, ST PROGRAM STUDI TEKNIK KIMIA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT BANJARBARU 2012
Oleh: Sofyan Hadi, ST PROGRAM STUDI TEKNIK KIMIA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT BANJARBARU 2012 Pengertian Metode Optimasi Ruang Lingkup Optimasi Prosedur Umum untuk Penyelesaian Masalah
BAB II LANDASAN TEORI. saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai. Adapun pegertian sistem menurut Jogiyanto :
BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Pengertian Sistem Sistem adalah sekumpulan unsur / elemen yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai suatu tujuan. Adapun pegertian
Sistem Pendukung Keputusan. Oleh: Ade Sarah H., M.Kom
Sistem Pendukung Keputusan Oleh: Ade Sarah H., M.Kom Topik Defenisi Sistem Defenisi Pembuatan Keputusan Tahap pembuatan keputusan Pendekatan untuk pembuatan keputusan Pengertian Sistem Pendukung Keputusan
BAB 2 LANDASAN TEORI
8 BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Tinjauan Pustaka Adapun Proses Pengembangan Produk secara umum terdiri dari beberapa tingkatan atau biasa disebut fase. Dari buku Perancangan dan Pengembangan Produk karangan
MAKALAH REKAYASA PERANGKAT LUNAK ( PEMODELAN DATA )
MAKALAH REKAYASA PERANGKAT LUNAK ( PEMODELAN DATA ) Disusun Oleh : MUKHAMAT JAFAR 41813120014 MATA KULIAH : REKAYASA PERANGKAT LUNAK DOSEN : WACHYU HARI HAJI, S.KOM, MM UNIVERSITAS MERCUBUANA 2015 Mukhamat
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Gambar 3.1 merupakan desain penelitian yang akan digunakan dalam
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Gambar 3.1 merupakan desain penelitian yang akan digunakan dalam proses penelitian penerapan algoritma K-Means pada clustering berita berbahasa Indonesia.
TI10T1: KONSEP TEKNOLOGI
TI10T1: KONSEP TEKNOLOGI Sistem dan Pemodelan www.lspitb.org 2004 Hasil Pembelajaran Memahami pengertian, struktur & mekanisme sistem, serta pengertian model suatu sistem. Tugas 7: Tugas Individual. Dikumpulkan
Salah satu dasar utama untuk mengembangkan model adalah guna menemukan peubah-peubah apa yang penting dan tepat Permasalahan muncul ketika banyak
Salah satu dasar utama untuk mengembangkan model adalah guna menemukan peubah-peubah apa yang penting dan tepat Permasalahan muncul ketika banyak model telah terbentuk. Banyak model yang tersedia yang
PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR
PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR I. SEJARAH PENGEMBANGAN PROGRAM - PROGRAM BANYAK BERISI INSTRUKSI GOTO - BERISI PROSES YANG MELOMPAT MUNDUR KEBARIS SEBELUMNYA Mulai : GOTO Hitung Hitung : GOTO Hitung IDE-IDE :
Konsep Dasar Sistem Hanif Al Fatta M.kom
Konsep Dasar Sistem Hanif Al Fatta M.kom Pengertian Sistem Untuk mengawali pembahasan tentang analisis dan perancangan sistem informasi, maka pemahaman akan sistem terlebih dahulu harus ditekankan. Definisi
Komponen-komponen yg mencirikan suatu sistem :
Komponen-komponen yg mencirikan suatu sistem : 1. Suatu kompleks keseluruhan yg terdiri dari sejumlah elemen; ada bagian-bagian yg menjadi bagian dari sistem tsb; 2. Yg dicirikan oleh adanya interrelasi;
BAB I PENDAHULUAN. mengembangkan daya pikir manusia. Perkembangan teknologi dan informasi
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Matematika sebagai ilmu universal yang mendasari perkembangan teknologi modern, mempunyai peran penting dalam berbagai disiplin ilmu dan mengembangkan daya pikir manusia.
PSIKOLOGI UMUM 1. Pertemuan II: Pengaruh Filsafat Terhadap Perkembangan Ilmu Psikologi
PSIKOLOGI UMUM 1 Pertemuan II: Pengaruh Filsafat Terhadap Perkembangan Ilmu Psikologi Mechanism Determinism Pengertian & Konsep-Konsep Umum Reductionism Empiricism 1. Semangat Mekanistik Dasar pengetahuan
TIN102 - Pengantar Teknik Industri Materi #1 Ganjil 2016/2017. h t t p : / / t a u f i q u r r a c h m a n. w e b l o g. e s a u n g g u l. a c.
6 6 2 3 - T a u f i q u r R a c h m a n Materi #1 TIN102 PENGANTAR TEKNIK INDUSTRI Detail Mata Kuliah 2 Kode TIN102 Nama Pengantar Teknik Industri Bobot 2 sks 6623 - Taufiqur Rachman 1 Deskripsi Mata Kuliah
Bab I Pendahuluan. I.1 Latar Belakang
Bab I Pendahuluan I.1 Latar Belakang Aktivitas kolaborasi memberikan dampak yang signifikan dalam usaha kolektif manusia. Aktivitas ini mendapatkan perhatian yang sangat besar dari sejumlah besar area
MAKALAH ELEMEN MODEL ANALISIS. NAMA : RANI JUITA NIM : DOSEN : WACHYU HARI HAJI. S.Kom.MM
MAKALAH ELEMEN MODEL ANALISIS NAMA : RANI JUITA NIM : 41813120165 DOSEN : WACHYU HARI HAJI. S.Kom.MM JURUSAN SISTEM INFORMASI FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS MERCU BUANA JAKARTA 2015 PEMODELAN ANALISIS
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Perancangan Mesin Perancangan secara umum dapat didefinisikan sebagai formulasi suatu rencana untuk memenuhi kebutuhan manusia, sehingga secara sederhana perancangan dapat diartikan
PERKEMBANGAN SEJARAH TEORI MANAJEMEN
MATERI 2 PERKEMBANGAN SEJARAH TEORI MANAJEMEN STMIK KAPUTAMA BINJAI Wahyu Sugeng Imam Soeparno, SE., M.Si Latar belakang sejarah manajemen Manajemen telah ada sejak lama, dimana usaha yg terorganisasi
BAB III LANDASAN TEORI. yang saling berhubungan yaitu antara sistem dan informasi. Sistem adalah suatu
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Pengertian Sistem Informasi Menurut (Wilkinson, 2007:3-4) Sistem informasi berasal dari dua kata yang saling berhubungan yaitu antara sistem dan informasi. Sistem adalah suatu
REKAYASA PERANGKAT LUNAK
REKAYASA PERANGKAT LUNAK PENDAHULUAN 1. Apakah Perangkat Lunak? 2. Apakah Rekayasa Perangkat Lunak (RPL)? 3. Apa perbedaan antara RPL dengan ilmu komputer (computer science)? 4. Apa perbedaan RPL dan rekayasa
Apa perlunya belajar material teknik? Apa saja yang dipelajari?
Pertemuan I Material Teknik Pendahuluan Apa perlunya belajar material teknik? Apa saja yang dipelajari? Bahan / material merupakan kebutuhan bagi manusia mulai zaman dahulu sampai sekarang. Kehidupan manusia
PENJENJANGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN IDENTIFKASI TAHAP BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM MEMECAHKAN DAN MENGAJUKAN MASALAH MATEMATIKA
PENJENJANGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN IDENTIFKASI TAHAP BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM MEMECAHKAN DAN MENGAJUKAN MASALAH MATEMATIKA Idrus Alhaddad Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas
ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR
ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR Manusia, Sains, Teknologi, dan Seni Drs. Ermansyah, M.Hum. 2014 Manusia makhluk Tuhan yang mempunyai akal. Akal adalah kemampuan pikir manusia sebagai kodrat alami yang dimiliki
KONSEP SISTEM DALAM PELAYANAN KESEHATAN. Oleh: Tri Prabowo,S.Kp,M.Sc.
KONSEP SISTEM DALAM PELAYANAN KESEHATAN Oleh: Tri Prabowo,S.Kp,M.Sc. PENGANTAR Berbagai ragam kegiatan berlangsung di dalam dan diantara sistem organisasi yg lebih luas, dimana perawat dihadapkan kepada
By. Ir. Yustina Ngatilah, MT SKS = 3
KONSEP DASAR SISTEM By. Ir. Yustina Ngatilah, MT SKS = 3 LATAR BELAKANG PEMIKIRAN TERSPESIALISASI : 1. Adanya kecenderungan pengkotak-kotakan ilmu pengetahuan. 2. Pendekatan analitik-mekanistik : Linier
Pemodelan dan Simulasi. Dr. Muljono, S.Si, M.Kom
Pemodelan dan Simulasi Dr. Muljono, S.Si, M.Kom PEMODELAN DAN SIMULASI Diskripsi Mata Kuliah : Mata kuliah ini membahas tentang konsep-konsep pemodelan dan simulasi suatu system serta penerapannya dalam
INDUSTRIAL ENGINEERING
INDUSTRIAL ENGINEERING ENGINEERING The application of scientific and mathematical principles to practical ends such as the design, manufacture, and operation of efficient and economical structures, machines,
PENGANTAR SISTEM INDUSTRI PERTANIAN. Prof.Dr.Ir. Sri Kumalaningsih, M.App.Sc
PENGANTAR SISTEM INDUSTRI PERTANIAN Prof.Dr.Ir. Sri Kumalaningsih, M.App.Sc 1 SISTEM INDUSTRI PERTANIAN DISIPLIN ILMU SISTEM PERTANIAN Merupakan ilmu yg memberikan pengetahuan bagaimana agar suatu kegiatan
Penerapan Metode Fuzzy Mamdani Pada Rem Otomatis Mobil Cerdas
Penerapan Metode Fuzzy Mamdani Pada Rem Otomatis Mobil Cerdas Zulfikar Sembiring Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Medan Area [email protected] Abstrak Logika Fuzzy telah banyak
PERENCANAAN PRODUK PERANCANGAN DAN PENGEMBANGAN PRODUK
PERENCANAAN PRODUK PERANCANGAN DAN PENGEMBANGAN PRODUK ENAM FASE PROSES PENGEMBANGAN GENERIK Fase 0 Perencanaan Fase 1 Pengembangan Konsep Fase 2 Perancangan tingkat Sistem Fase 3 Perancangan rinci Fase
Pendekatan-Pendekatan Keilmuan
TEORI KOMUNIKASI MODUL 1 Pendekatan-Pendekatan Keilmuan Ilmu komunikasi adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan sosial yang bersifat multidisipliner. Disebut demikian karena pendekatan-pendekatan yang
PEMODELAN SISTEM PENDAHULUAN
PEMODELAN SISTEM PENDAHULUAN Sistem, Model, dan Simulasi System didefinisikan sebagai kumpulan entitas seperti orang atau mesin, yang saling berinteraksi dan bersama-sama diselesaikan secara logis. System
DAFTAR ISI. Halaman DAFTAR TABEL... xxi. DAFTAR GAMBAR... xxiii. DAFTAR LAMPIRAN... xxv
DAFTAR ISI Halaman DAFTAR TABEL... xxi DAFTAR GAMBAR... xxiii DAFTAR LAMPIRAN... xxv DAFTAR ISTILAH... xxvii I. PENDAHULUAN... 1 1.1. Latar Belakang... 1 1.2. Perumusan Masalah... 6 1.3. Tujuan Penelitian...
BAB III LANDASAN TEORI. direkam ke dalam berbagai bentuk media. (Gultom et al, 2005).
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Data Data sering disebut sebagai bahan mentah informasi. Tapi menurut Murdick, dkk (1984) merumuskan bahwa data adalah fakta yang tidak sedang digunakan pada proses keputusan,
ILMU ALAMIAH DASAR. Isti Yunita, M. Sc FAKULTAS BAHASA DAN SENI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2015
ILMU ALAMIAH DASAR Isti Yunita, M. Sc [email protected] FAKULTAS BAHASA DAN SENI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2015 Menurut Anda, apakah dasar munculnya sains? Ketidakpuasan terhadap penjelasan mitos
Manajemen Sains. Pengenalan Riset Operasi. Eko Prasetyo Teknik Informatika
Manajemen Sains Pengenalan Riset Operasi Eko Prasetyo Teknik Informatika Univ. Muhammadiyah Gresik 2011 Pendahuluan Riset Operasi (Operations Research/OR) banyak diterapkan dalam menyelesaikan masalahmasalah
Rekayasa Perangkat Lunak
Rekayasa Perangkat Lunak Pertemuan 4 Konsep dan Prinsip Analisis Dan Pemodelan Analisis.: Erna Sri Hartatik :. Definisi Tahap Analisis : yaitu tahap dimana kita berusaha mengenali segenap permasalahan
REKAYASA PERANGKAT LUNAK
REKAYASA PERANGKAT LUNAK A. Pengertian Rekayasa Perangkat Lunak Rekayasa perangkat lunak (RPL, atau dalam bahasa Inggris: Software Engineering atau SE) adalah satu bidang profesi yang mendalami cara-cara
BAB II MODEL Fungsi Model
BAB II MODEL Model adalah representasi dari suatu objek, benda, atau ide-ide dalam bentuk yang lain dengan entitasnya. Model berisi informasi-informasi tentang suatu sistem yang dibuat dengan tujuan untuk
BAB III LANDASAN TEORI
BAB III LANDASAN TEORI Landasan teori atau kajian pustaka yang digunakan dalam pembuatan sistem informasi terbagi dalam dua kelompok, yaitu landasan teori tentang permasalahan dan landasan teori tentang
Bab 6 PERANCANGAN PERANGKAT LUNAK
Bab 6 PERANCANGAN PERANGKAT LUNAK Perancangan adalah proses untuk mengaplikasikan berbagai macam teknik dan prinsip untuk tujuan pendefenisian secara rinci suatu perangkat,proses atau sistem agar dapat
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi
