BAB IV. PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB IV. PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH"

Transkripsi

1 BAB IV. PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH 4.1. Tujuan dan Sasaran Pembangunan Tujuan dan Sasaran Pembangunan RKPD Kota Ambon Tahun 2014, merupakan Tujuan dan Sasaran Pembangunan yang akan dicapai dalam RPJMD Kota Ambon Tahun yang lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel 4.1. Tabel 4.1 Hubungan Visi/Misi dan Tujuan/Sasaran Pembangunan No. Visi/Misi Tujuan Sasaran Visi Pembangunan Kota Ambon Tahun : Ambon Yang Maju, Mandiri, Religius, Lestari Dan Harmonis Berbasis Masyarakat 1. Misi ke-1: Menata dan meningkatkan profesionalisme birokrasi dalam pelayanan 1. Terwujudnya birokrat yang profesional a. Meningkatnya tata kelola pemerintahan ditandai antara lain dengan peningkatan kinerja secara terpadu, penuh integritas, akuntabel, berwibawa, taat kepada hukum dan transparan. b. Terjadinya perubahan dalam pelayanan publik ditandai antara lain dengan melalui peningkatan profesionalisme dan etos kerja serta integritas aparatur birokrasi. c. Pemberdayaan dan peningkatan partisipasi dalam penyelenggaraan pembangunan ditandai antara lain dengan d. Terciptanya tertib administrasi pemerintahan 2. Terwujudnya standar pelayanan minimal a. Tercapainya pelaksanaan standar pelayanan minimal (SPM) dalam sistem birokrasi kota Ambon ditandai antara lain dengan meningkatnya kepuasan, meningkatnya kecepatan pelayanan dan meningkatnya kecepatan dalam proses pelayanan perizinan; b. Meningkatnya pengawasan dan akuntanbilitas kinerja pemerintah dan legislatif ditandai antara lain dengan meningkatnya status laporan keuangan, meningkatnya jumlah SKPD dan desa/kelurahan dengan laporan keuangan baik sesuai peraturan perundang- RENCANA KERJA PEMERINTAH KOTA AMBON TAHUN

2 2. Misi ke-2: Meningkatkan kesejahteraan penduduk dibidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur dasar 3. Meningkatkan kualitas pendidikan undangan, dan meningkatnya laporan realisasi anggaran per tahun; c. Terlaksananya penegakan pelaksanaan peraturan Pemerintah dan peraturan Daerah a. Meningkatnya jangkauan layanan pendidikan dasar dan menengah antara lain ditandai dengan meningkatnya angka partisipasi kasar (APK) dan angka partisipasi murni (APM) SD, SMP, dan SMA serta angka melek huruf b. Meningkatnya mutu pendidikan dasar dan menengah ditandai antara lain dengan meningkatnya angka kelulusan SD, angka kelulusan SMP, angka kelulusan SMA, dan jumlah siswa-siswa yang menjuarai olimpiade sains nasional dan internasional serta meratanya jumlah guru bidang studi pada semua jenjang pendidikan c. Meningkatnya jumlah dan mutu lulusan perguruan tinggi ditandai antara lain dengan meningkatnya persentase penduduk lulus diploma, dan meningkatnya persentase penduduk lulus perguruan tinggi. d. Meningkatnya minat baca ditandai antara lain dengan meningkatnya jumlah perpustakaan, jumlah pengunjung perpustakaan, dan jumlah buku bacaan e. Meningkatnya mutu dan kapasitas guru antara lain persentase guru yang disertifikasi dan persentase guru yang berpendidikan sarjana serta persentase guru bersertifikat pendidik bertaraf internasional f. Meningkatnya jumlah sarana dan prasarana pendidikan tersedianya ruang perpustakaan, laboratorium dan peralatan, perangkat teknologi informasi, sarana dan peralatan olahraga yang merata disemua jenjang RENCANA KERJA PEMERINTAH KOTA AMBON TAHUN

3 sekolah dan ruang kelas baru g. Berkembangnya pendidikan multikulturalisme dan pluralisme disekolah-sekolah antara lain ditandai dengan terlaksananya kurikulum pendidikan pluralisme agama dan multikulturalisme disemua jenjang sekolah, dan terlaksananya kurikulum pendidikan pendidikan orang basudara (POB) yang berperspektif multikulturalisme disemua jenjang sekolah 4. Meningkatkan derajat kesehatan dan akses pelayanan kesehatan a. Meningkatnya jangkauan layanan kesehatan menurunnya angka kematian bayi (AKB) per 1000 kelahiran hidup, dan meningkatnya persentase anak usia 1 tahun yang diimunisasi; b. Meningkatnya mutu layanan kesehatan antara menurunnya prevalensi gizi buruk dan prevalensi balita dengan berat badan lahir rendah (BBLR); meningkatnya persentase jaminan kesehatan miskin (Jamkesmaskin) c. Meningkatnya jangkauan dan mutu pelayanan kesehatan reproduksi antara lain ditandai dengan menurunnya angka kematian ibu per kelahiran hidup, dan meningkatnya persentase kelahiran yang ditolong oleh tenaga kesehatan terlatih; d. Meningkatnya mutu layanan kesehatan antara lain ditandai dengan meningkatnya angka harapan hidup; meningkatnya jumlah dokter spesialis dan tenaga medis lainnya. e. Berkurangnya kasus penyakit menular, penyakit endemik dan penyakit degeneratif antara menurunnya angka kasus penyakit menular, endemik dan degeneratif; meningkatnya pengawasan obat dan makanan, dan meningkatnya ketersediaan obat bermutu, aman dan efektif. f. Meningkatnya jumlah sarana dan prasarana pelayanan RENCANA KERJA PEMERINTAH KOTA AMBON TAHUN

4 kesehatan antara lain ditandai dengan dibangunnya rumah sakit yang memiliki fasilatas dan standar pelayanan prima, bertambahnya jumlah Puskesmas rawat inap dan Pustu pada desa dan kelurahan, meningkatnya angka rehabilitasi para pengguna narkoba dan pengidap HIV/AIDS 5. Meningkatkan layanan dan mutu infrastruktur dasar 6. Meningkatkan peran generasi muda dalam pembangunan a. Tersedianya sarana dan prasarana air bersih antara lain ditandai dengan perluasan jaringan dan peningkatan jumlah penerangan jalan umum (PJU), dan meningkatnya persentase jaringan air bersih pada desadesa dan kelurahan, b. Tersedianya sarana dan prasarana listrik antara lain ditandai dengan tersedia jaringan lampu penerangan jalan, jaringan listrik yang menjangkau keluarga pada semua desa dan keluruhan. c. Tersedianya sarana dan prasarana telekomunikasi jaringan telepon yang terjangkaunya pada semua desa dan kelurahan dan pada keluarga-keluarga. d. Meningkatnya sarana dan prasarana jalan desa antara meningkatnya panjang jalan, mutu jalan desa yang dapat membuka akses ke jalan utama a. Meningkatnya peran pemuda dalam pembangunan olahraga antara lain ditandainya dengan meningkatnya presentase cabang olahraga dan seni yang diikutkan pada berbagai perlombaan tingkat nasional dan internasional, meningkatnya jumlah generasi muda yang menjuarai berbagai cabang olahraga dan seni pada tingkat lokal, nasional dan internasional b. Meningkatnya mutu fasilitas dan sarana olahraga dan seni yang tersedia bagi RENCANA KERJA PEMERINTAH KOTA AMBON TAHUN

5 3. Misi ke-3: Menata dan membenahi kota sesuai fungsi dan peruntukan 7. Meningkatkan mutu lingkungan perkotaan 8. Membuka keterisolasian antar daerah meningkatnya jumlah sarana dan fasilitas berbagai cabang olahraga prestasi, meningkatnya frekuensi penggunaan berbagai sarana dan fasilitas olahraga yang telah tersedia c. Meningkatnya partisipasi generasi muda dalam berbagai kegiatan pembangunan kota antara lain jumlah kegiatan dan program KNPI dalam pengembangan kepemudaan, meningkatkan persentase partisipasi pemuda dalam program kebersihan lingkungan dan penghijauan a. Meningkatnya prasarana dan sarana perkotaan sesuai dengan standar minimal b. Tertatanya pemukiman perkotaan c. Meningkatnya kesesuaian kesesuaian pemanfaatan kawasan perkotaan sesuai dengan rencana tata ruang wilayah d. Terbangunnya sarana dan prasarana drainase dan persampahan kota dan desa/kelurahan a. Terbangunnya sarana dan prasarana ekonomi sebagai landasan percepatan pembangunan b. Berkembangnya pusat-pusat kegiatan lokal disetiap kecamatan sebagai pusat produksi, layanan jasa dan pariwisata c. Meningkatnya arus perdagangan barang dan jasa, dan investasi d. Meningkatnya jumlah sarana dan prasarana terminal dan pelabuhan laut dan pelabuhan tambat e. Tertatanya sistem transportasi kota dan desa 9. Meningkatkan Pengelolaan Kota Kebersihan a. Meningkatnya kualitas pengelolaan sampah di sumber sampah, TPS, dan TPA. b. Meningkatnya pengelolaan sampah mandiri menuju zerro waste c. Tersedianya makam kota RENCANA KERJA PEMERINTAH KOTA AMBON TAHUN

6 dengan kualitas yang memadai dan sesuai dengan kebutuhan 4. Misi ke-4: Menata penduduk dan kependudukan 10. Memantapkan pemanfaatan dan penataan ruang wilayah 11. Meningkatkan pengelolaan administrasi kependudukan 12. Meningkatkan akses dan kualitas program keluarga berencana a. Terwujudnya keterpaduan pemanfaatan ruang wilayah meningkatnya ketaatan dalam pelaksanaan rencana tata ruang secara konsisten b. Meningkatkan kepatuhan dalam melakukan kegiaan pembangunan sesuai dengan RTRW antara lain ditandai dengan ketaatan dalam menepati peraturan tata ruang dan tata bangunan di wilayahnya. c. Terjaminnya kepastian hukum dalam kepemilikan tanah meningkatnya persentase tanah bersertifikat, berkurangnya kasus sengketa tanah, dan meningkatnya surat tanah di SKPD, kecamatan dan desa. a. Meningkatnya mutu layanan administrasi antara lain ditandai dengan persentase penduduk dengan dokumen kependudukan, meningkatnya kepuasan, meningkatkan kecepatan pelayanan b. Meningkatnya mutu layanan sistem informasi administrasi kependudukan (SIAK) antara pemutahiran data kependudukan dan profil penduduk miskin, dan terkendalinya laju urbanisasi penduduk c. Penyempurnaan peraturan daerah antara lain mengatur tentang perkembangan dan dinamika kependudukan mencakup kuantitas, kualitas dan mobilitas penduduk. a. Tercapainya Total Fertility Rate (TFR) dibawah dua antara lain ditandai dengan pencapaian peserta KB aktif minimal 75% dari total pasangan usia subur (PUS) b. Mempertahankan jumlah PUS RENCANA KERJA PEMERINTAH KOTA AMBON TAHUN

7 5. Misi ke-5: Menata dan meningkatkan lingkungan lestari berbasis partisipatif dan kolaboratif 13. Meningkatkan kualitas lingkungan hidup, mengembangkan sikap dan perilaku konservasi yang mengutamakan kebersihan, keindahan dan kelestarian sumberdaya alam dan lingkungan hidup menurut umur istri dibawah 20 tahun tidak lebih dari 1 % dari total PUS antara lain ditandai melalui peningkatan pengetahuan, kesadaran dan perilaku remaja terhadap kesehatan reproduksi c. Terbinanya bina keluarga balita (BKB), bina keluarga remaja (BKR), dan kelompok usaha peningkatan pendapatan keluarga sejahtera (UPPKS) dalam upaya peningkatan pemberdayaan dan ketahan keluarga antara lain ditandai dengan BKB aktif 80 %, BKR aktif 85%, dan UPPKS aktif 18%. d. Melembaganya institusi perkotaan (IMP) dan jejaring KB sampai tingkat basis antara lain ditandai dengan terbentuknya pos pembantu KB Desa (PPKBD) mandiri 90%, Sub PPKBD mandiri 45% dan kelompok KB mandiri 40%. a. Meningkatnya kegiatan untuk menjaga kebersihan, keindahan dan kelestarian sumberdaya alam dan lingkungan hidup antara berkembangnya kegiatan pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan hidup, meningkatkan persentase yang terlibat dalam pemeliharaan dan pelestarian lingkungan hidup; b. Meningkatkan kemampuan aparat dalam merumuskan kebijakan yang mengutamakan kebersihan, keindahan dan kelestarian lingkungan antara lain ditandai dengan tersedianya peraturan daerah dan pedoman yang mengatur pelestarian lingkungan hidup c. Terwujudnya kerjasama dan kemitraan pemerintah, pelaku usaha dan dalam pemeliharaan dan pelestarian sumberdaya alam dan lingkungan hidup yang antara meningkatnya kegiatan kerjasama dan kemitraan RENCANA KERJA PEMERINTAH KOTA AMBON TAHUN

8 dalam mengelola sumeberdaya alam dan lingkungan hidup, berkurangnya kasus-kasus sengketa pengelolaan lingkungan hidup, dan berkurangnya jumlah emisi karbon dari jasa lingkungan dalam mengatasi perubahan lingkungan. 14. Meningkatkan pengendalian dan pelestarian lingkungan 15. Memantapkan pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan hidup yang efektif, efisien dan ramah lingkungan a. Terlaksananya kegiatan pengendalian pencemaran di lokasi kegiatan yang menjadi sumber penghasil limbah di wilayah perkotaan, pantai dan pesisir teluk Ambon dan Baguala antara lain ditandai dengan terlaksananya kegiatan program pengendalian pencemaran lingkungan, persentase sampah pada pantai dan pesisir berkurang 20 % setiap tahun b. Mengembangkan etika dan norma berusaha yang berwawasan lingkungan hidup, dengan indikator kinerjanya adalah terpulihkannya ekosistem pesisir dan laut teluk Ambon dan Baguala dengan meningkatnya kepedulian terhadap laut dan pesisir c. Terlaksananya pendidikan dan penyuluhan pada tentang lingkungan hidup adanya keikutsertaan dalam pengendalian dan pengelolaan lingkungan hidup d. Meningkatnya kualitas lingkungan daerah aliran sungai, lereng dan perbukitan serta daerah peisisir dan pantai. e. Terlaksananya rehabilitasi hutan reboisasi dan penghijauan pada daerah aliran sungai (DAS) a. Tersedianya peraturan daerah yang mengatur tentang pengelolaan sumberdaya alam dan lingkunganhidup b. Menjaga dan mempertahankan ekosistem perairan Teluk Ambon Dalam c. Bertambahnya luas RTH (Ruang RENCANA KERJA PEMERINTAH KOTA AMBON TAHUN

9 6. Misi ke-6: Meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan industri kerakyatan berbasis potensi wilayah/daerah 16. Mengembangkan lembaga ekonomi kerakyatan 17. Mengembangkan iklim investasi dan usaha 18. Mengembangkan komoditas unggulan industri pengolahan yang berdaya saing terutama Terbuka Hijau) sehingga luas RTH proposional dengan luas wilayah Kota Ambon d. Meningkatnya kualitas udara neburunnya tingkat pencemaran udara di perkotaan e. Tersedianya peraturan daerah tentang standar lingkungan hidup Kota Ambon f. Meningkatnya kesadaran terhadap konservasi hutan di wilayah DAS g. Meningkatnya partisipasi dan peran aktif dalam penyediaan dan pengelolaan RTH h. Meningkatnya kepatuhan stakeholder pemabangunan terhadap keharusan Analisis Dampak Lingkungan dalam setiap proyek pembangunan a. Meningkatnya produktivitas usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) dan koperasi antara meningkatnya pertumbuhan UMKM binaan, UMKM mandiri, UMKM tangguh dan koperasi dengan kualifikasi skor baik b. Meningkatnya kesempatan kerja antara lain ditandai dengan meningkatnya tenaga kerja yang memiliki ketrampilan dalam UMKM dan koperasi c. Meningkatnya kesejahteraan UMKM dan koperasi antara lain nilai penjualan dan pendapatan UMKM dan koperasi a. Meningkatnya penanaman modal antara lain ditandai dengan meningkatnya jumlah perusahaan swasta dan meningkatnya akses dan nilai investasi kumulatif rata-rata sebesar 5 persen b. Terbukanya kesempatan kerja meningkatnya jumlah penyerapan tenaga kerja a. Meningkatnya produktivitas industri pengolahan berbasis perikanan, kelautan, pertanian, perkebunan dan peternakan RENCANA KERJA PEMERINTAH KOTA AMBON TAHUN

10 industri pengolahan hasil perikanan, kelautan dan pertanian 19. Mengembangkan industri kerajinan dan produk unggulan daerah 20. Meningkatkan produktivitas perikanan, pertanian, perkebunan dan peternakan 21. Meningkatnya nilai tambah perikanan, pertanian tanaman pangan, perkebunan dan peternakan 22. Mewujudkan kerjasama ekonomi antar daerah yang saling menguntungkan b. Meningkatkan kesempatan kerja di sektor industri pengolahan berbasis perikanan, kelautan, pertanian, perkebunan dan peternakan c. Meningkatkan pendapatan khususnya pelaku usaha di sektor industri pengolahan berbasis perikanan, pertanian, perkebunan dan peternakan d. Meningkatnya pendapatan daerah a. Meningkatnya industri kerajinan dan produk unggulan daerah yang ditandai dengan meningkatnya jumlah dan nilai produksi industri-industri kerajinan b. Meningkatnya ketrampilan pengrajin yang antara lain jumlah dan kualitas pasokan hasil industri kerajinan dalam memenuhi permintaaan pasar lokal, nasional dan internasional. a. Meningkatkan produktivitas perikan, pertanian tanaman pangan, perkebunan dan peternakan antara lain produksi perikanan, meningkatnya jumlah produksi pangan, meningkatnya produksi perkebunan, dan meningkatnya produksi peternakan b. Meningkatnya kesempatankerja di sektor perikanan, pertanian tanaman pangan, perkebunan dan peternakan a. Meningkatkan pendapatan khususnya petani dan nelayan serta para pelaku usaha di bidang perikanan, pertanian, perkebunan dan peternakan b. Meningkatnya pendapatan daerah dari perikanan, pertanian, perkebunan dan peternakan a. Meningkatnya transaksi ekonomi antar daerah antara meningkatnya nilai investasi RENCANA KERJA PEMERINTAH KOTA AMBON TAHUN

11 bersama, dan nilai perdagangan antar daerah 7. Misi ke-7: Meningkatkan kehidupan orang basudara berbasis kearifan lokal 23. Melakukan revitalisasi perusahaan daerah 24. Mewujudkan kehidupan orang basudara berbasis kearifan lokal 25. Mewujudkan kehidupan beragama yang harmonis, rukun dan damai antar pemeluk agama a. Meningkatkan produktivitas perusahaan daerah antara lain ditandai dengan meningkatnya nilai produksi perusahaan daerah b. Meningkatkan efesiensi perusahaan daerah antara lain ditandai dengan meningkatnya nilai jual dan nilai keuntungan perusahaan daerah a. Meningkatnya partisipasi bersama pemerintah dalam menjaga Kota Ambon yang aman,damai dan toleran b. Terwujudnya penguatan hubungan pela dan gandong antar negeri adat c. Meningkatnya semangat hidup orang basudara berdasarkan prinsip hidup Salam dan Sarane d. Terlestarinya simbol-simbol adat Maluku pada berbagai sarana umum, instansi pemerintah, sekolah dan perguruan tinggi e. Meningkatnya dialog antar umat beragama secara rutin f. Meningkatnya ketahanan terhadap isu-isu yang memecah belah kesatuan warga Kota a. Meningkatnya ketaatan dalam menjalankan kewajiban agama antara lain ditandai dengan meningkatnya persentase yang terlibat aktif dalam kegiatan keagamaan, b. Berkembangnya toleransi dan solidaritas antar pemeluk agama antara lain ditandai dengan meningkatnya kerjasama antar pemeluk agama dan berkurangnya konflik antar pemeluk agama c. Terwujudnya perilaku yang didasari norma,etika, dan nilai-nilai keluhuran agama antara lain ditandi dengan berkurangnya kasus kejahatan danmenurunnya kasus pelanggaran RENCANA KERJA PEMERINTAH KOTA AMBON TAHUN

12 8. Misi ke-8: Meningkatkan sistem penegakan hukum dan peran institusi sosial budaya 26. Mengembangkan seni dan budaya lokal 27. Mengembangkan pariwisata 28. Memantapkan tata kehidupan yang damai, aman, tertib, taat hukum, dan harmonis a. Meningkatkan apresiasi terhadap seni dan budaya antara lain ditandai dengan berkembangnya kegiatan seni dan budaya, meningkatnya sanggarsanggar seni dan budaya, dan meningkatnya partisipasi dalam seni dan budaya b. Meningkatnya perlindungan dan penghargaan terhadap pelaku dan hasilkarya seni dan budaya lokal antara lain ditandai dengan tersedianya data dan informasi mengenai warisan budaya daerah c. Meningkatnya modal sosial dan budaya lokal antara lain kegiatan kerjasama pengembangan seni dan budaya a. Meningkatnya pengelolaan potensi dan obyek wisata secara profesional antara lain obyek-obyek wisata yang terkelola, tersedianya sumberdaya manusia bidang pariwisata b. Terwujudnya Ambon sebagai Kota pilihan transit wisata dari berbagai tujuan perjalanan wisata antara lain ditandai dengan berkembangnya jasa wisata dan meningkatnya jumlah wisatawan, serta tersedianya peta perjalanan wisata dengan event-event wisata pilihan yang menarik c. Meningkatnya fasilitas sarana dan prasarana serta infrastruktur yang dibangun pemerintah dan swasta d. Meningkatnya kesempatan kerja di sektor pariwisata e. Meningkatnya pendapatan khususnya para pelaku usaha sektor pariwisata f. Meningkatnya pendapatan daerah dari pariwisata a. Terwujudnya penegakan dan pengembangan hukum secara adil dan bertanggung jawab berkurangnya jumlah kasus RENCANA KERJA PEMERINTAH KOTA AMBON TAHUN

13 kriminalitas, angka kekerasan dan pelanggaran hukum serta meningkatnya penyelesaian kasus-kasus hukum b. Terwujudnya kemampuan dan profesionalisme aparat dan dalam menjaga ketertiban dan keamanan dengan tetap menghargai HAM dan nilai-nilai budaya meningkatnya pemahaman aparat tentang HAM, dan berkurangnya kasus-kasus pelanggaran HAM, c. Terciptanya sistem hukum yang mampu memberikan jaminan rasa keadilan dan perlindungan hukum bagi antara meningkatnya penyelesaian kasus-kasus pemilikan tanah dan rumah yang ditinggalkan pasca konflik 29. Mengembangkan tatanan politik dan pemerintahan yang bertumpu pada profesionalisme, penghormatan terhadap hak azasi manusia dan keraifan lokal a. Terwujudnya lembaga legislatif, partai politik, dan organisasi yang profesional, maju dan modern antara lain kemampuan danperan DPRD, partai politik dan organisasi dalam perumusan kebijakan publik b. Terwujudnya transparansi dan akuntabilitas proses politik dan pemerintahan dalam penyusunan dan penetapan peraturan daerah, anggaran daerah dan pengelolaan aset daerah antara lain ditandai dengan jumlah konsultasi publik, dan meningkatnya persentase penduduk yang terlibat dalam konsultasi publik. c. Terwujudnya iklim politik yang kondusif bagi pemenuhan hakhak sipil dan politik rakyat berkurangnya kasus konflik kepengurusan partai politik, dan organisasi d. Terlaksananya pemilu kepala daerah dan wakil kepala daerah Provinsi Maluku tahun 2013, pemilu legislatif dan pilpres tahun 2014 serta pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Ambon tahun 2016 yang langsung umum, bebas, rahasia, adil dan jujur antara RENCANA KERJA PEMERINTAH KOTA AMBON TAHUN

14 meningkatnya penduduk yang ikut dalam pemilihan umum, berkurangnya kasus sengketa pilkada, dan meningkatnya penyelesaian kasus Pemilu dan Pemilukada Prioritas dan Pembangunan Prioritas pembangunan Kota Ambon Tahun 2014, disusun untuk mewujudkan pencapaian visi dan misi Pemerintah Kota Ambon sebagai mana tertuang dalam RPJMD Kota Ambon Tahun yang ditetapkan dengan Peraturan Walikota Nomor 30 Tahun 2011 dengan tetap memperhatikan sasaran utama pembangunan nasional yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun Tahun 2010 tentang RPJMN yang menetapkan 11 (sebelas) Prioritas Nasional, yaitu: 1. reformasi birokrasi dan tata kelola; 2. pendidikan; 3. kesehatan; 4. penanggulangan kemiskinan; 5. ketahanan pangan; 6. Infrastruktur; 7. iklim investasi dan usaha; 8. energi; 9. lingkungan hidup dan bencana; 10. daerah tertinggal, terdepan, terluas, dan pasca konflik; 11. kebudayaan, kreativitas, dan inovasi teknologi; Adapun prioritas pembangunan Kota Ambon berdasarkan RPJMD Kota Ambon Tahun dapat dilihat pada tabel 4.2. Tabel 4.2. Prioritas Pembangunan Daerah No. Program Prioritas (RPJMD) 1. Prioritas 1: Penataan birokrasi dan peningkatan profesionalisme dalam pelayanan publik 2. Prioritas 2: Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pembangunan pendidikan dan kesehatan 3. Prioritas 3: Peningkatan kualitas dan kuantitas pembangunan infrastruktur dalam upaya menata dan membenahi kota sesuai fungsi dan peruntukan 4. Prioritas 4: Penataan dan peningkatan Prioritas Pembangunan Daerah (RKPD) Prioritas 1: Penataan birokrasi dan peningkatan profesionalisme dalam pelayanan publik Prioritas 2: Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pembangunan pendidikan dan kesehatan Prioritas 3: Peningkatan kualitas dan kuantitas pembangunan infrastruktur dalam upaya menata dan membenahi kota sesuai fungsi dan peruntukan Prioritas 4: Penataan dan peningkatan lingkungan RENCANA KERJA PEMERINTAH KOTA AMBON TAHUN

15 lingkungan lestari berbasis partisipatif dan kolaboratif 5. Prioritas 5: Peningkatan perekonomian daerah yang berbasis pada ekonomi kerakyatan dan potensi daerah 6. Prioritas 6: Peningkatan kehidupan orang basudara berbasis kearifan lokal 7. Prioritas 7: Peningkatan sistem penegakan hukum dan peran institusi sosial budaya lestari berbasis partisipatif dan kolaboratif Prioritas 5: Peningkatan perekonomian daerah yang berbasis pada ekonomi kerakyatan dan potensi daerah Prioritas 6: Peningkatan kehidupan orang basudara berbasis kearifan lokal Prioritas 7: Peningkatan sistem penegakan hukum dan peran institusi sosial budaya RENCANA KERJA PEMERINTAH KOTA AMBON TAHUN

BAB II RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH (RPJM) KOTA AMBON

BAB II RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH (RPJM) KOTA AMBON BAB II RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH (RPJM) KOTA AMBON A. Visi dan Misi Visi Pemerintah Kota Ambon 2011-2016 merupakan rumusan umum mengenai keadaan yang diinginkan sampai dengan akhir periode pemerintahan,

Lebih terperinci

BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH

BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH 4.1. Tujuan dan Sasaran Pembangunan Kota Ambon Pembangunan Kota Ambon tahun 2011-2016 diarahkan untuk mewujudkan Visi Ambon Yang Maju, Mandiri, Religius,

Lebih terperinci

BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH

BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH 4.1. Tujuan dan Sasaran Pembangunan Kota Ambon Pembangunan Kota Ambon tahun 2011-2016 diarahkan untuk mewujudkan Visi Ambon Yang Maju, Mandiri, Religius,

Lebih terperinci

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1 Visi Berdasarkan perkembangan situasi dan kondisi Kabupaten Grobogan pada saat ini, dan terkait dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten

Lebih terperinci

TABEL KETERKAITAN VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

TABEL KETERKAITAN VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.4. Tabel Keterkaitan Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran TABEL KETERKAITAN VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN Visi : Terwujudnya Kabupaten Grobogan sebagai daerah industri dan perdagangan yang berbasis pertanian,

Lebih terperinci

BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN

BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN Prioritas dan sasaran merupakan penetapan target atau hasil yang diharapkan dari program dan kegiatan yang direncanakan, terintegrasi, dan konsisten terhadap pencapaian

Lebih terperinci

V BAB V PENYAJIAN VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN

V BAB V PENYAJIAN VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN V BAB V PENYAJIAN VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN Visi dan misi merupakan gambaran apa yang ingin dicapai Kota Surabaya pada akhir periode kepemimpinan walikota dan wakil walikota terpilih, yaitu: V.1

Lebih terperinci

Rencana Pembangunan Jangka Menengah strategi juga dapat digunakan sebagai sarana untuk melakukan tranformasi,

Rencana Pembangunan Jangka Menengah strategi juga dapat digunakan sebagai sarana untuk melakukan tranformasi, BAB VI. STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Strategi dan arah kebijakan merupakan rumusan perencanaan komperhensif tentang bagaimana Pemerintah Daerah mencapai tujuan dan sasaran RPJMD dengan efektif dan efisien.

Lebih terperinci

TABEL 6.1 STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

TABEL 6.1 STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN TABEL 6.1 STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Visi : Terwujudnya pemerintahan yang baik dan bersih menuju maju dan sejahtera Misi I : Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, akuntabel

Lebih terperinci

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1 Visi Berdasarkan perkembangan situasi dan kondisi Desa Jatilor saat ini, dan terkait dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM-Desa), maka untuk pembangunan

Lebih terperinci

BAPPEDA KAB. LAMONGAN

BAPPEDA KAB. LAMONGAN BAB V ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG DAERAH 5.1 Sasaran Pokok dan Arah Kebijakan Pembangunan Jangka Panjang Untuk Masing masing Misi Arah pembangunan jangka panjang Kabupaten Lamongan tahun

Lebih terperinci

6.1. Strategi dan Arah Kebijakan Pembangunan

6.1. Strategi dan Arah Kebijakan Pembangunan BAB - VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN 6.1. Strategi dan Arah Kebijakan Pembangunan Strategi adalah langkah-langkah berisikan program indikatif untuk mewujudkan visi dan misi, yang dirumuskan dengan kriterianya

Lebih terperinci

BAB V VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN TERWUJUDNYA MASYARAKAT BONDOWOSO YANG BERIMAN, BERDAYA, DAN BERMARTABAT SECARA BERKELANJUTAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN TERWUJUDNYA MASYARAKAT BONDOWOSO YANG BERIMAN, BERDAYA, DAN BERMARTABAT SECARA BERKELANJUTAN BAB V VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN 5.1 Visi 2014-2018 adalah : Visi pembangunan Kabupaten Bondowoso tahun 2014-2018 TERWUJUDNYA MASYARAKAT BONDOWOSO YANG BERIMAN, BERDAYA, DAN BERMARTABAT SECARA BERKELANJUTAN

Lebih terperinci

Tabel 6.1 Strategi, Arah dan Kebijakan Kabupaten Ponorogo TUJUAN SASARAN STRATEGI ARAH KEBIJAKAN

Tabel 6.1 Strategi, Arah dan Kebijakan Kabupaten Ponorogo TUJUAN SASARAN STRATEGI ARAH KEBIJAKAN Tabel 6.1 Strategi, Arah dan Kebijakan Kabupaten Ponorogo VISI : PONOROGO LEBIH MAJU, BERBUDAYA DAN RELIGIUS MISI I : Membentuk budaya keteladanan pemimpin yang efektif, guna mengembangkan manajemen pemerintahan

Lebih terperinci

RPJMD Kota Pekanbaru Tahun

RPJMD Kota Pekanbaru Tahun RPJMD Kota Pekanbaru Tahun 2012-2017 BAB V VISI, MISI, DAN V - 1 Revisi RPJMD Kota Pekanbaru Tahun 2012-2017 5.1. VISI Dalam rangka mewujudkan pembangunan jangka panjang sebagaimana tercantum di dalam

Lebih terperinci

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1. Visi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lamandau Tahun 2013-2018 yang merupakan tahapan kedua dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang

Lebih terperinci

TERWUJUDNYA MASYARAKAT BONDOWOSO YANG BERIMAN, BERDAYA, DAN BERMARTABAT

TERWUJUDNYA MASYARAKAT BONDOWOSO YANG BERIMAN, BERDAYA, DAN BERMARTABAT BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN Sebagaimana dijelaskan pada Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional bahwa visi merupakan rumusan umum mengenai keadaan yang

Lebih terperinci

IKHTISAR EKSEKUTIF. Hasil Rekapitulasi Pencapain kinerja sasaran pada Tahun 2012 dapat dilihat pada tabel berikut :

IKHTISAR EKSEKUTIF. Hasil Rekapitulasi Pencapain kinerja sasaran pada Tahun 2012 dapat dilihat pada tabel berikut : IKHTISAR EKSEKUTIF Sistem AKIP/LAKIP Kabupaten Sukabumi adalah untuk mendorong terciptanya akuntabilitas kinerja Pemerintah Kabupaten Sukabumi sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban yang baik, transparan

Lebih terperinci

BAB VI KEBIJAKAN UMUM

BAB VI KEBIJAKAN UMUM BAB VI KEBIJAKAN UMUM Visi sekaligus tujuan pembangunan jangka menengah Kota Semarang tahun 2005-2010 adalah SEMARANG KOTA METROPOLITAN YANG RELIGIUS BERBASIS PERDAGANGAN DAN JASA sebagai landasan bagi

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Dalam upaya mewujudkan Misi maka strategi dan arah kebijakan yang akan dilaksanakan tahun 2011-2016 adalah sebagai berikut. 6.1. MISI 1 : MENINGKATKAN PENEGAKAN SUPREMASI

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN A. Strategi Pembangunan Daerah Strategi adalah langkah-langkah berisikan program-program indikatif untuk mewujudkan visi dan misi. Strategi pembangunan Kabupaten Semarang

Lebih terperinci

BAB II PERENCANAAN KINERJA

BAB II PERENCANAAN KINERJA 6 BAB II PERENCANAAN KINERJA Laporan Kinerja Kabupaten Purbalingga Tahun mengacu pada Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk

Lebih terperinci

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Palembang Tahun BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Palembang Tahun BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN Perumusan visi, misi, tujuan dan sasaran pembangunan menegaskan tentang kondisi Kota Palembang yang diinginkan dan akan dicapai dalam lima tahun mendatang (2013-2018).

Lebih terperinci

RANCANGAN: PENDEKATAN SINERGI PERENCANAAN BERBASIS PRIORITAS PEMBANGUNAN PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2017

RANCANGAN: PENDEKATAN SINERGI PERENCANAAN BERBASIS PRIORITAS PEMBANGUNAN PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2017 RANCANGAN: PENDEKATAN SINERGI PERENCANAAN BERBASIS PRIORITAS PEMBANGUNAN PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2017 PRIORITAS PEMBANGUNAN 2017 Meningkatkan kualitas infrastruktur untuk mendukung pengembangan wilayah

Lebih terperinci

EFISIENSI PENGGUNAAN SUMBER DAYA PEMERINTAH KABUPATEN SIDOARJO TAHUN VISI : Menuju Sidoarjo Sejahtera, Mandiri, dan Berkeadilan

EFISIENSI PENGGUNAAN SUMBER DAYA PEMERINTAH KABUPATEN SIDOARJO TAHUN VISI : Menuju Sidoarjo Sejahtera, Mandiri, dan Berkeadilan EFISIENSI PENGGUNAAN SUMBER DAYA PEMERINTAH KABUPATEN SIDOARJO TAHUN 2015 VISI : Menuju Sidoarjo Sejahtera, Mandiri, dan Berkeadilan NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA % Capaian Kinerja % Realisasi

Lebih terperinci

BAB 6 STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB 6 STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN BAB 6 STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN strategi dan arah kebijakan merupakan rumusan perencanaan komprehensif tentang bagaiman pemerintah mencapai tujuan dan sasaran RPJMD dengan efektif dan efisien. Dengan

Lebih terperinci

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1 Visi Visi merupakan cara pandang ke depan tentang kemana Pemerintah Kabupaten Belitung akan dibawa, diarahkan dan apa yang diinginkan untuk dicapai dalam kurun

Lebih terperinci

BAB II RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH (RPJMD)

BAB II RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH (RPJMD) Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah BAB II RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH (RPJMD) A. Visi dan Misi 1. Visi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Sleman 2010-2015 menetapkan

Lebih terperinci

BAB 2 PERENCANAAN KINERJA. 2.1 RPJMD Kabupaten Bogor Tahun

BAB 2 PERENCANAAN KINERJA. 2.1 RPJMD Kabupaten Bogor Tahun BAB 2 PERENCANAAN KINERJA 2.1 RPJMD Kabupaten Bogor Tahun 2013-2018 Pemerintah Kabupaten Bogor telah menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) berdasarkan amanat dari Peraturan Daerah

Lebih terperinci

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN BAB V VISI, MISI, DAN 5.1. VISI Dalam rangka mewujudkan pembangunan jangka panjang sebagaimana tercantum di dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kota Pekanbaru 2005-2025, Visi Kota Pekanbaru

Lebih terperinci

2.1 RPJMD Kabupaten Bogor Tahun

2.1 RPJMD Kabupaten Bogor Tahun BAB 2 PERENCANAAN KINERJA 2.1 RPJMD Kabupaten Bogor Tahun 2013-2018 Pemerintah Kabupaten Bogor telah menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) berdasarkan amanat dari Peraturan Daerah

Lebih terperinci

MATRIKS RANCANGAN PRIORITAS RKPD PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2017

MATRIKS RANCANGAN PRIORITAS RKPD PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2017 MATRIKS RANCANGAN PRIORITAS RKPD PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2017 Prioritas Misi Prioritas Meningkatkan infrastruktur untuk mendukung pengembangan wilayah 2 1 jalan dan jembatan Kondisi jalan provinsi mantap

Lebih terperinci

RANCANGAN RENCANA PELAKSANAAN RPJMD TAHUN KE-4

RANCANGAN RENCANA PELAKSANAAN RPJMD TAHUN KE-4 RANCANGAN RENCANA PELAKSANAAN RPJMD TAHUN KE-4 RPJMD KOTA LUBUKLINGGAU 2008-2013 VISI Terwujudnya Kota Lubuklinggau Sebagai Pusat Perdagangan, Industri, Jasa dan Pendidikan Melalui Kebersamaan Menuju Masyarakat

Lebih terperinci

PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN ROTE NDAO TAHUN 2016

PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN ROTE NDAO TAHUN 2016 PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN ROTE NDAO TAHUN 2016 SASARAN INDIKATOR TARGET MISI I : MEWUJUDKAN TATA RUANG WILAYAH KE DALAM UNIT-UNIT OPERASIONAL YANG TEPAT DARI SISI EKONOMI, SOSIAL BUDAYA DAN

Lebih terperinci

PERJANJIAN KINERJA KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN 2017

PERJANJIAN KINERJA KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN 2017 PERJANJIAN KINERJA KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN 2017 Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, transparan dan akuntabel serta berorientasi pada hasil, kami yang bertanda tangan dibawah

Lebih terperinci

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1 Visi Visi didefinisikan sebagai suatu kondisi ideal masa depan yang ingin dicapai dalam suatu periode perencanaan berdasarkan pada situasi dan kondisi saat ini.

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN - 115 - BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Visi dan Misi, Tujuan dan Sasaran perlu dipertegas dengan upaya atau cara untuk mencapainya melalui strategi pembangunan daerah dan arah kebijakan yang diambil

Lebih terperinci

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1 Visi Visi didefinisikan sebagai suatu kondisi ideal masa depan yang ingin dicapai dalam suatu periode perencanaan berdasarkan pada situasi dan kondisi saat ini.

Lebih terperinci

5.3. VISI JANGKA MENENGAH KOTA PADANG

5.3. VISI JANGKA MENENGAH KOTA PADANG Misi untuk mewujudkan sumberdaya manusia yang cerdas, sehat, beriman dan berkualitas tinggi merupakan prasyarat mutlak untuk dapat mewujudkan masyarakat yang maju dan sejahtera. Sumberdaya manusia yang

Lebih terperinci

Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia untuk mewujudkan masyarakat yang memiliki daya saing dalam menghadapi tantangan global

Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia untuk mewujudkan masyarakat yang memiliki daya saing dalam menghadapi tantangan global PENGUKURAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN SIDOARJO TAHUN 2015 VISI : Menuju Sidoarjo Sejahtera, Mandiri, dan Berkeadilan No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Satuan Target 2015 Realiasasi 2015 % Capaian

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN Strategi dan Arah Kebijakan Pembangunan BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN 6.1. STRATEGI Untuk mewujudkan visi dan misi daerah Kabupaten Tojo Una-una lima tahun ke depan, strategi dan arah

Lebih terperinci

RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DAERAH (RKPD) KABUPATEN MALANG TAHUN 2015

RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DAERAH (RKPD) KABUPATEN MALANG TAHUN 2015 RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DAERAH (RKPD) KABUPATEN MALANG TAHUN 2015 Oleh: BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH (BAPPEDA) KABUPATEN MALANG Malang, 30 Mei 2014 Pendahuluan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004

Lebih terperinci

Visi : Ponorogo Lebih Maju, Berbudaya dan Religius

Visi : Ponorogo Lebih Maju, Berbudaya dan Religius Visi : Ponorogo Lebih Maju, Berbudaya dan Religius Tabel 5.1 Keterkaitan Visi, Misi, Dan Sasaran Kabupaten Ponorogo Taget Sasaran Sasaran Target KET. 2016 2017 2018 2019 2020 Membentuk budaya keteladanan

Lebih terperinci

IKHTISAR EKSEKUTIF. Ikhtisar Eksekutif

IKHTISAR EKSEKUTIF. Ikhtisar Eksekutif IKHTISAR EKSEKUTIF Dalam rangka mewujudkan Visi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao sebagaimana tertuang dalam RPJMD Tahun 2014-2019 yaitu : Terwujudnya Peningkatan Kehidupan Masyarakat Rote Ndao yang BERMARTABAT

Lebih terperinci

Tabel 5.1 Visi, Misi, Tujuan, Sasaran, Indikator Sasaran dan Target Sasaran Visi : "Bali Mandara Jilid 2", Bali yang Maju, Aman, Damai dan Sejahtera

Tabel 5.1 Visi, Misi, Tujuan, Sasaran, Indikator Sasaran dan Target Sasaran Visi : Bali Mandara Jilid 2, Bali yang Maju, Aman, Damai dan Sejahtera Tabel 5.1 Visi, Misi, Tujuan,, Indikator dan Target Visi : " Mandara Jilid 2", yang Maju, Aman, Damai dan Sejahtera No 1 Misi Mewujudkan yang Berbudaya, Metaksu, Dinamis, Maju dan Modern Tujuan Meningkatkan

Lebih terperinci

BAB II KEBIJAKAN PEMERINTAHAN DAERAH

BAB II KEBIJAKAN PEMERINTAHAN DAERAH BAB II KEBIJAKAN PEMERINTAHAN DAERAH A. VISI DAN MISI Penyelenggaraan pemerintahan daerah Kabupaten Wonosobo tahun 2012 merupakan periode tahun kedua dari implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah

Lebih terperinci

BAB II PERENCANAAN KINERJA

BAB II PERENCANAAN KINERJA BAB II PERENCANAAN KINERJA Pemerintah Kabupaten Demak Perencanaan strategik, sebagai bagian sistem akuntabilitas kinerja merupakan langkah awal yang harus dilakukan oleh instansi pemerintah agar mampu

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN 6.1 Strategi dan Arah Kebijakan Sesuai dengan amanat Permendagri No. 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tatacara

Lebih terperinci

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, disebutkan bahwa setiap Provinsi, Kabupaten/Kota wajib menyusun RPJPD

Lebih terperinci

BAB V ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG DAERAH

BAB V ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG DAERAH RANCANGAN RPJP KABUPATEN BINTAN TAHUN 2005-2025 V-1 BAB V ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG DAERAH Permasalahan dan tantangan yang dihadapi, serta isu strategis serta visi dan misi pembangunan

Lebih terperinci

Tabel 9.2 Target Indikator Sasaran RPJMD

Tabel 9.2 Target Indikator Sasaran RPJMD "Terwujudnya Kota Cirebon Yang Religius, Aman, Maju, Aspiratif dan Hijau (RAMAH) pada Tahun 2018" Tabel 9.2 Target Indikator Sasaran RPJMD Misi 1 Mewujudkan Aparatur Pemerintahan dan Masyarakat Kota Cirebon

Lebih terperinci

Visi dan Misi RPJMD Kabupaten Kediri Tahun

Visi dan Misi RPJMD Kabupaten Kediri Tahun Visi dan Misi RPJMD Kabupaten Kediri Tahun 2016-2021 Terwujudnya Ketahanan Pangan bagi Masyarakat Kabupaten Kediri yang Religius, Cerdas, Sehat, Sejahtera, Kreatif, dan Berkeadilan, yang didukung oleh

Lebih terperinci

DRAFT RANCANGAN AWAL RPJMD KABUPATEN GUNUNGKIDUL TAHUN Disampaikan pada Forum Konsultasi Publik Rabu, 6 April 2016

DRAFT RANCANGAN AWAL RPJMD KABUPATEN GUNUNGKIDUL TAHUN Disampaikan pada Forum Konsultasi Publik Rabu, 6 April 2016 DRAFT RANCANGAN AWAL RPJMD KABUPATEN GUNUNGKIDUL TAHUN 2016-2021 Disampaikan pada Forum Konsultasi Publik Rabu, 6 April 2016 DASAR PENYUSUNAN Undang- Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan

Lebih terperinci

BAB V. Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Banjarbaru Tahun Visi

BAB V. Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Banjarbaru Tahun Visi BAB V Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran 5.1 Visi Visi merupakan arah pembangunan atau kondisi masa depan daerah yang ingin dicapai dalam 5 (lima) tahun mendatang (clarity of direction). Visi juga menjawab

Lebih terperinci

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1 Visi Visi dan misi merupakan gambaran otentik Kota Banjar dalam 5 (lima) tahun mendatang pada kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota terpilih untuk periode RPJMD

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Strategi dan arah kebijakan pembangunan daerah Kabupaten Bengkulu Utara selama lima tahun, yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun

Lebih terperinci

Lampiran Perjanjian Kinerja Tahun 2015 PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN GOWA

Lampiran Perjanjian Kinerja Tahun 2015 PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN GOWA Lampiran Perjanjian Kinerja Tahun 2015 PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN GOWA NO INDIKATOR SASARAN INDIKATOR KINERJA TARGET SATUAN BESARAN Misi 1 : Meningkatnya kualitas sumber daya manusia dengan berbasis pada

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Strategi dan arah kebijakan dirumuskan untuk mencapai tujuan dan sasaran pembangunan yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten

Lebih terperinci

BAB II PERENCANAAN KINERJA

BAB II PERENCANAAN KINERJA BAB II PERENCANAAN KINERJA Sebagai langkah awal untuk melakukan pengukuran kinerja Pemerintah Kota Depok, diperlukan perumusan suatu perencanaan strategik yang merupakan integrasi antara keahlian sumber

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN 6.1 Strategi Strategi merupakan pemikiran-pemikiran konseptual analitis dan komprehensif tentang langkah-langkah yang diperlukan untuk memperlancar atau memperkuat pencapaian

Lebih terperinci

BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH Tabel IX-1 Indikator Kinerja Daerah Menurut Sasaran Strategis SASARAN INDIKATOR KINERJA Misi satu : Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang melalui peningkatkan

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Untuk dapat mewujudkan Visi Terwujudnya Sebagai Pusat Perdagangan dan Jasa Berbasis Masyarakat yang Berakhlak dan Berbudaya sangat dibutuhkan political will, baik oleh

Lebih terperinci

PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN ROTE NDAO TAHUN 2017

PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN ROTE NDAO TAHUN 2017 PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN ROTE NDAO TAHUN 2017 MISI I : MEWUJUDKAN TATA RUANG WILAYAH KE DALAM UNIT UNIT OPERASIONAL YANG TEPAT DARI SISI EKONOMI, SOSIAL BUDAYA DAN KEAMANAN NEGARA 1 Meningkatnya

Lebih terperinci

LAMPIRAN Capaian Kinerja Sasaran Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 2015

LAMPIRAN Capaian Kinerja Sasaran Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 2015 NO LAMPIRAN Capaian Kinerja Sasaran Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 05 Kehidupan yang kondusif bagi umat beragama. tercapai Mewujudkan tatanan sosial keagamaan 00% Penyelenggaraan pemerintahan

Lebih terperinci

2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah. (RPJPD) Provinsi Riau , maka Visi Pembangunan

2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah. (RPJPD) Provinsi Riau , maka Visi Pembangunan BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1. Visi Sesuai dengan amanat Peraturan Daerah Nomor 9 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Riau 2005-2025, maka Visi Pembangunan

Lebih terperinci

TUJUAN 1. TERWUJUDNYA KOTA BOGOR SEBAGAI KOTA YANG CERDAS, BERDAYA SAING DAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI MELALUI SMART GOVERMENT DAN SMART PEOPLE

TUJUAN 1. TERWUJUDNYA KOTA BOGOR SEBAGAI KOTA YANG CERDAS, BERDAYA SAING DAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI MELALUI SMART GOVERMENT DAN SMART PEOPLE C. STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN PENCAPAIAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2015-2019 MISI 1. MEWUJUDKAN BOGOR KOTA YANG CERDAS DAN BERWAWASAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI TUJUAN 1. TERWUJUDNYA KOTA

Lebih terperinci

Oleh : BAPPEDA KABUPATEN MALANG

Oleh : BAPPEDA KABUPATEN MALANG Oleh : BAPPEDA KABUPATEN MALANG 1 Bahwa dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan daerah sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, pemerintahan daerah, yang mengatur

Lebih terperinci

PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN TAHUN 2016

PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN TAHUN 2016 PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN TAHUN 06 Kabupaten Tahun Anggaran : 06 : Hulu Sungai Selatan TUJUAN SASARAN INDIKATOR SASARAN 4 Mewujudkan nilai- nilai agamis sebagai sumber

Lebih terperinci

Walikota dan Wakil Walikota Samarinda. Periode

Walikota dan Wakil Walikota Samarinda. Periode VISI, MISI dan AGENDA PRIORITAS Walikota dan Wakil Walikota Samarinda Periode 2016-2021 1 INDIKATOR MAKRO KOTA SAMARINDA TARGET TAHAP 3 RPJPD KOTA SAMARINDA 2005-2025 PERMASALAHAN DAN ISU STRATEGIS KOTA

Lebih terperinci

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN V.5.1 Visi Visi merupakan pandangan jauh ke depan, ke arah mana dan bagaimana Kabupaten Situbondo akan dibawa dan berkarya agar konsisten dan eksis, antisipatif, inovatif

Lebih terperinci

PAPARAN Rancangan Awal RPJMD Tahun Wates, 27 September 2017

PAPARAN Rancangan Awal RPJMD Tahun Wates, 27 September 2017 PAPARAN Rancangan Awal RPJMD Tahun 2017-2022 Wates, 27 September 2017 1 PDRB PER KAPITA MENURUT KABUPATEN/ KOTA DI D.I. YOGYAKARTA ATAS DASAR HARGA BERLAKU, 2012-2016 (JUTA RUPIAH) 1 PERSENTASE PENDUDUK

Lebih terperinci

BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH

BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH 4.1. TUJUAN DAN SASARAN PEMBANGUNAN Dengan mempertimbangkan potensi, kondisi, permasalahan, tantangan, peluang yang ada di Kota Jambi, dan mempertimbangkan

Lebih terperinci

Terwujudnya Pemerintahan yang Baik dan Bersih Menuju Masyarakat Maju dan Sejahtera

Terwujudnya Pemerintahan yang Baik dan Bersih Menuju Masyarakat Maju dan Sejahtera BAB - V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN Visi Misi Tujuan dan Sasaran Pembangunan Kabupaten Bengkulu Tengah merupakan rangkaian kegiatan pembangunan yang dilaksanakan secara bertahap dan berkesinambungan,

Lebih terperinci

PERUBAHAN RPJMD KOTA SEMARANG TAHUN

PERUBAHAN RPJMD KOTA SEMARANG TAHUN k e g i a t a n K O N S U L T A S I P U B L I K PERUBAHAN RPJMD KOTA SEMARANG TAHUN 2016-2021 - S e m a r a n g, 0 3 M e i 2 0 1 7-1 K e r a n g k a p e n y a j i a n 2 2 1. Berdasarkan HASIL EVALUASI

Lebih terperinci

IKHTISAR EKSEKUTIF. Pencapaian kinerja sasaran Pemerintah Kabupaten Rote Ndao Tahun 2015 dapat digambarkan sebagai berikut : iii

IKHTISAR EKSEKUTIF. Pencapaian kinerja sasaran Pemerintah Kabupaten Rote Ndao Tahun 2015 dapat digambarkan sebagai berikut : iii IKHTISAR EKSEKUTIF Dalam rangka mewujudkan Visi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao sebagaimana tertuang dalam RPJMD Tahun 2014-2019 yaitu : Terwujudnya Peningkatan Kehidupan Masyarakat Rote Ndao yang BERMARTABAT

Lebih terperinci

VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN BAB VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN Visi dan misi merupakan visualisasi dari apa yang ingin dicapai oleh Kota Sorong dalam 5 (lima) tahun mendatang melalui Walikota dan Wakil Walikota terpilih untuk periode

Lebih terperinci

PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN SIDOARJO TAHUN 2015 (PERUBAHAN) No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Satuan Target 2015

PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN SIDOARJO TAHUN 2015 (PERUBAHAN) No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Satuan Target 2015 PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN SIDOARJO TAHUN 2015 (PERUBAHAN) VISI : Menuju Sidoarjo Sejahtera, Mandiri, dan Berkeadilan No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Satuan Target 2015 MISI 1 : TUJUAN

Lebih terperinci

RINGKASAN EKSEKUTIF. Halaman ii

RINGKASAN EKSEKUTIF. Halaman ii RINGKASAN EKSEKUTIF Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Kabupaten Kubu Raya merupakan wujud dari pertanggungjawaban atas kinerja yang dilaksanakan serta sebagai alat kendali dan penilaian

Lebih terperinci

1. Mewujudkan tata pemerintahan yang amanah didukung oleh aparatur pemerintah yang profesional dan berkompeten. 2. Mewujudkan keamanan dan ketertiban

1. Mewujudkan tata pemerintahan yang amanah didukung oleh aparatur pemerintah yang profesional dan berkompeten. 2. Mewujudkan keamanan dan ketertiban 1. Mewujudkan tata pemerintahan yang amanah didukung oleh aparatur pemerintah yang profesional dan berkompeten. 2. Mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat serta kehidupan politik yang demokratis.

Lebih terperinci

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017 GUBERNUR KALIMANTAN BARAT PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017 Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, transparan dan akuntabel serta berorientasi pada hasil, yang bertanda tangan di bawah

Lebih terperinci

Tabel 6.1 Strategi dan Arah Kebijakan Kabupaten Sumenep

Tabel 6.1 Strategi dan Arah Kebijakan Kabupaten Sumenep Tabel 6.1 Strategi dan Kabupaten Sumenep 2016-2021 Visi : Sumenep Makin Sejahtera dengan Pemerintahan yang Mandiri, Agamis, Nasionalis, Transparan, Adil dan Profesional Tujuan Sasaran Strategi Misi I :

Lebih terperinci

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1. VISI PEMBANGUNAN Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Peraturan Pemerintah RI Nomor 8 Tahun 2008 tentang

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS ISU ISU STRATEGIS

BAB IV ANALISIS ISU ISU STRATEGIS BAB IV ANALISIS ISU ISU STRATEGIS 4.1 Permasalahan Pembangunan Capaian kinerja yang diperoleh, masih menyisakan permasalahan dan tantangan. Munculnya berbagai permasalahan daerah serta diikuti masih banyaknya

Lebih terperinci

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 KABUPATEN BONE BOLANGO NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 KABUPATEN BONE BOLANGO NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 KABUPATEN BONE BOLANGO NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET 1. Optimalisasi peran dan fungsi Persentase produk hukum kelembagaan pemerintah daerah daerah ditindaklanjuti

Lebih terperinci

5.1. VISI MEWUJUDKAN KARAKTERISTIK KABUPATEN ENDE DENGAN MEMBANGUN DARI DESA DAN KELURAHAN MENUJU MASYARAKAT YANG MANDIRI, SEJAHTERA DAN BERKEADILAN

5.1. VISI MEWUJUDKAN KARAKTERISTIK KABUPATEN ENDE DENGAN MEMBANGUN DARI DESA DAN KELURAHAN MENUJU MASYARAKAT YANG MANDIRI, SEJAHTERA DAN BERKEADILAN BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN Mengacu kepada arah pembangunan jangka panjang daerah, serta memerhatikan kondisi riil, permasalahan, dan isu-isu strategis, dirumuskan Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN 6.1. STRATEGI Untuk mencapai tujuan daerah yang merupakan hasil akhir dari tolok ukur pembangunan lima tahun yang akan datang dalam menjalankan misi guna mendukung terwujudnya

Lebih terperinci

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Pemalang Tahun 2013 IKHTISAR EKSEKUTIF

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Pemalang Tahun 2013 IKHTISAR EKSEKUTIF IKHTISAR EKSEKUTIF Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah ( LAKIP ) Kabupaten Pemalang Tahun 2013 merupakan laporan pertanggungjawaban kinerja Pemerintah Kabupaten Pemalang dalam mencapai sasaran

Lebih terperinci

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN Kabupaten Blitar adalah suatu daerah yang telah mulai terbentuk sistem kepemerintahannya sejak lebih dari 650 tahun lalu, atau lebih tepatnya sejak 5 Agustus 1324,

Lebih terperinci

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1. VISI Visi adalah rumusan umum mengenai keadaan yang diinginkan pada akhir periode perencanaan, adapun visi Kabupaten Simeulue yang ditetapkan untuk tahun 2012

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Strategi dan arah kebijakan merupakan rumusan perencanaan komprehensif tentang bagaimana pemerintah Kabupaten Pinrang bersama seluruh pemangku kepentingan mencapai tujuan

Lebih terperinci

BAB IV PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2011

BAB IV PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2011 BAB IV PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH TAHUN 2011 4.1. Prioritas dan Sasaran Pembangunan Daerah Berdasarkan kondisi dan fenomena yang terjadi di Kabupaten Lebak serta isu strategis, maka ditetapkan prioritas

Lebih terperinci

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN Sesuai dengan amanat Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Kubu Raya Tahun 2009-2029, bahwa RPJMD

Lebih terperinci

BAB II KEBIJAKAN PEMERINTAHAN DAERAH

BAB II KEBIJAKAN PEMERINTAHAN DAERAH BAB II KEBIJAKAN PEMERINTAHAN DAERAH A. VISI DAN MISI Penyelenggaraan pemerintahan daerah Kabupaten Wonosobo tahun 2013 periode tahun kedua dari implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah

Lebih terperinci