BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
|
|
|
- Ivan Rachman
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Elektromiografi (EMG) adalah teknik untuk mengevaluasi dan rekaman aktivitas listrik yang dihasilkan oleh otot rangka. EMG dilakukan menggunakan alat yang disebut Electromyograph, untuk menghasilkan rekaman yang disebut Elektromiogram. Sebuah EMG mendeteksi potensial listrik yang dihasilkan oleh sel-sel otot ketika sel-sel ini elektrik atau neurologis diaktifkan. Sinyal dapat dianalisis untuk mendeteksi kelainan medis, tingkat aktivasi, perintah rekrutmen atau untuk menganalisis biomekanik kondisi manusia atau hewan. Begitu banyak manfaat yang dapat diaplikasikan dalam berbagai bidang sehingga dipilih EMG sebagai objek penelitian ini. Otot adalah bagian tubuh manusia yang berfungsi dalam sistem gerak. EMG berfungsi untuk mendeteksi adanya potensial listrik yang dihasilkan pada saat otot kontraksi dan relaksasi. Sinyal listrik otot dapat diperoleh melalui pemasangan elektroda EMG yang diletakkan di permukaan kulit pada otot yang akan diambil data sinyalnya. Elektroda EMG yang ditempelkan ini menyimpan data beragam kondisi sesuai dengan peletakkan elektrodanya. Sehingga dapat digunakan untuk mengendalikan suatu sistem. Elektroda tersebut akan mengenali kondisi dengan memonitor sinyal otot yang sesuai dengan yang ada pada data yang tersimpan. Hasil perekaman sinyal EMG juga telah banyak digunakan sebagai sinyal kendali untuk berbagai macam sistem diantaranya komputer, robot dan perangkat lainnya. Perangkat antarmuka berbasis pada EMG juga dapat digunakan untuk mengendalikan objek bergerak, seperti robot mobile atau kursi roda listrik. Hal ini sangat membantu individu yang tidak bisa mengoperasikan kursi roda yang dikendalikan joystick. Sistem yang dihasilkan dari EMG mampu mempelajari sinyal otot dari permukaan kulit saat seseorang melakukan kondisi tertentu. Ada banyak aplikasi untuk penggunaan EMG. Penelitian tentang EMG yang merupakan bagian dari biomedical engineering telah berkembang pesat, sebagai contoh yaitu penelitian aplikasi biosignal pada manusia untuk kontrol buatan pada 1
2 manusia maupun untuk mendeteksi adanya kelainan aktivitas pada otot, gangguan gerak, kontrol postural, dan terapi fisik.[2]. Sinyal EMG juga digunakan dalam aplikasi klinis dan biomedis. EMG digunakan sebagai alat diagnostik untuk mengidentifikasi penyakit neuromuskuler, menilai nyeri punggung bawah, kinesiologi, dan gangguan kontrol motor sinyal EMG juga digunakan sebagai sinyal kontrol untuk perangkat palsu seperti tangan buatan, lengan, dan tungkai bawah. Berdasarkan penjelasan di depan maka peneliti ingin melakukan penelitian tentang ekstraksi ciri sinyal electromyograph domain frekuensi dan domain frekuensi untuk diskriminasi kondisi telapak tangan. Kondisi telapak tangan yang akan diakuisisi sinyalnya adalah kondisi membuka yang selanjutnya dinamakan hand open (HO), kondisi mengepal yang selanjutnya dinamakan hand close (HC), kondisi belok kanan yang selanjutnya dinamakan wrist flexion (WF) dan kondisi belok kiri yang selanjutnya dinamakan wrist extension (WE). Dari hasil penelitian ini dapat dikembangkan pada penelitian selanjutnya untuk diaplikasikan pada suatu sistem kendali. 1.2 Perumusan masalah Permasalahan dalam penelitian ini adalah : 1. Bagaimana mengukur aktivitas otot pada kondisi telapak tangan (kondisi hand close, hand open, wrist flexion dan wrist extension) dengan EMG untuk menghasilkan sinyal yang tepat? 2. Bagaimana mengekstraksi ciri sinyal EMG pada kondisi telapak tangan (kondisi hand close, hand open, wrist flexion dan wrist extension) dengan EMG untuk menghasilkan ciri yang tepat? 2
3 1.3 Keaslian penelitian Penelitian tentang analisis sinyal EMG telah banyak dilakukan, akan tetapi penelitian untuk mengetahui karakteristik dan klasifikasi gerak pada telapak tangan belum banyak dilakukan. Begitu pula pemasangan elektroda juga berbagai macam. Sehingga melalui penelitian ini diharapkan dapat diperoleh karakteristik dan klasifikasi sinyal EMG untuk pola gerak tangan dengan penempatan elektroda yang tepat. Pada tahun 2008 Jonghwa Kim, Stephan Mastnik, Elisabeth Andre melakukan penelitian tentang perekaman sinyal EMG pada kondisi gerak tangan untuk interfacing secara realtime. Pada penelitian ini dilakukan perancangan alat EMG untuk merekam sinyal otot pada gerak tangan. Perkondisi tangan yang digunakan adalah kondisi menggengam, kondisi kekanan, kondisi kekiri dan kondisi berputar dengan kondisi tangan selalu mengepal. Akuisisi data EMG digunakan single channel sensor EMG yang dipasang pada lengan bawah. Metode yang digunakan pada penelitian ini untuk klasifikasi dari sinyal digunakan metode KNN dan Bayes.[1]. Kemudian pada tahun 2009 Rika Rokhana, Kemalasari dan Paulus Susetyo Wardana melakukan penelitian identifikasi dan klasifikasi sinyal EMG pada gerak Ekstesi fleksi siku (gerak 45º, 90º dan 135º) dengan menggunakan metode konvolusi dan jaringan syaraf tiruan. Pengambilan sinyal dilakukan dengan menempatkan elektroda pada otot bisep. Analisa sinyal didasarkan pada perbedaan tiap sinyal pengukuran berdasarkan nilai amplitudonya.[2] Penelitian oleh Nissan Kunju dkk pada tahun 2009, melakukan penelitian untuk menentukan standart berjalan orang normal pada umumnya. Analisis data pada penelitian dilakukan secara offline dengan menggunakan Biometrics Management Software dengan parameter utama data amplitudo dan frekuensi sinyal. Analisis selanjutnya menggunakan analisis tapis RMS dan tapis frekuensi. Untuk menganalisis amplitudo digunakan tapis RMS dengan konstanta tapis 100 ms. Sedangkan untuk menganalisis frekuensi sinyalnya digunakan tapis frekuensi median dengan konstanta tapis 40 Hz.[3] 3
4 Angkoon Phinyomark dkk pada tahun 2009 melakukan penelitian tentang ekstraksi ciri EMG pada domain frekuensi dan domain waktu. Akuisisi data dengan merekam kelistrikan otot extensor carpi radialis longus dan otot flexor carpi radialis. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa penghitungan nilai modified mean frequency MMNF memberikan ciri yang paling bagus dengan nilai rata-rata error 6%.[4]. Selanjutnya pada tahun 2010 Ishikawa dkk, melakukan penelitian untuk menghasilkan klasifikasi sinyal dari perkondisi jari tangan dengan menggunakan electromyograph. Metode yang digunakan adalah metode SVM (Support Vector Machine). Pada tahun yang sama Guangying dkk, melakukan penelitian menggunakan metode SVM untuk analisis properties dari empat electromyography (EMG) dilatihkan pada pengenalan emosi. Analisis sinyal menggunakan transformasi wavelet untuk mengekstraksi ciri dengan koefisien minimum dan maksimum pada multi-scale.[5]. Pada tahun 2012 Paulus Susetyo Wardana dkk melakukan penelitian tentang instrumentasi dan pendeteksi sinyal emg dinamik pada gerak elbow joint dengan metode Discrete Fourier Transform (DFT) yang menghasilkan nilai mean power frequency (MPF). Gerak Elbow Joint yang digunakan adalah gerak flexion, extension, pronation dan supination. Otot yang dipilih dalam akusisi data adalah otot triceps brachi, biceps brachi dan pronator teres. Dari penelitian ini diperoleh nilai MPF pada otot Triceps brachii untuk kondisi Elbow Flexion sebesar 75,156 Hz, kondisi Elbow Extension sebesar 65,069 Hz, kondisi Elbow Supination sebesar 27,627 Hz, dan kondisi Elbow Pronation sebesar 47,659 Hz.[8]. Angkoon Pinyomark dkk pada tahun 2012 melakukan penelitian tentang pengurangan ciri dan seleksi untuk klasifikasi sinyal EMG. Dari penelitian ini dihasilkan kesimpulan bahwa mean frequency (MNF) dan power spectrum ratio (PSR) sangat bagus untuk klasifikasi sinyal emg. Untuk mencari ciri optimal dari sinyal EMG digunakan otot extensor carpi radialis longus dan otot flexor carpi ulnaris. Untuk mempelajari ciri spesifik sinyal EMG digunakan scatter plot yang membandingkan nilai dari ciri pada domain frekuensi dan domain waktu.[9]. 4
5 1.4 Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini adalah : 1. Mengukur aktivitas listrik otot pada kondisi telapak tangan (kondisi hand close, hand open, wrist flexion dan wrist extension) dengan EMG untuk menghasilkan sinyal yang tepat. 2. Mengekstraksi ciri sinyal EMG pada kondisi telapak tangan (kondisi hand close, hand open, wrist flexion dan wrist extension) dengan EMG untuk menghasilkan ciri yang tepat. 1.5 Manfaat Penelitian Manfaat dalam penelitian ini adalah : 1. Mengetahui teknik pengukuran aktivitas listrik otot dengan menggunakan elektroda surface EMG (Electromyography). 2. Mengetahui penempatan elektroda surface EMG pada pengukuran kondisi telapak tangan (hand close, hand open, wrist flexion dan wrist extension) dengan menggunakan elektroda surface EMG (Electromyography). 3. Mengetahui karakteristik sinyal EMG pada kondisi telapak tangan (hand close, hand open, wrist flexion dan wrist extension) Sistematika Penulisan BAB I PENDAHULUAN pada penelitian ini berisi tentang latar belakang, perumusan masalah, keaslian penelitian, tujuan penelitian, manfaat penelitian dan sistematika penulisan. BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI pada penelitian ini berisi tentang tinjauan pustaka yang menguraikan penelitian-penelitian sebelumnya yang sudah ada yang berhubungan dengan penelitian ini dan teori dasar yang mendukung penelitian sehingga dapat dihasilkan suatu hipotesis penelitian. 5
6 BAB III METODOLOGI PENELITIAN pada bab ini menjelaskan tentang metodologi yang digunakan pada penelitian ini yang berisi alat dan bahan, jalannnya penelitian dan perancangan sistem. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN pada bab ini berisi tentang penjelasan hasil dari penelitian yang telah dilakukan. BAB V KESIMPULAN DAN SARAN berisi tentang kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian yang telah dilaksanakan dan saran untuk penelitian selanjutnya. DAFTAR PUSTAKA berisi tentang daftar rincian jurnal, buku referensi dll yang sudah dipelajari peneliti untuk mendukung penyelesaian penelitian. LAMPIRAN berisi tentang hal-hal yang berhubungan dengan penelitian tetapi tidak disertakan pada halaman sebelumnya yang berupa gambar, tabel dan listing program. 6
Simposium Nasional Teknologi Terapan (SNTT) ISSN: X ELECTROMYOGRAPHY IN ERGONOMICS
ELECTROMYOGRAPHY IN ERGONOMICS Indah Pratiwi 1, Purnomo 2, Rini Dharmastiti 3, Lientje Setyowati 4 1 Mahasiswa Program Doktor Teknik Mesin, Universitas Gadjah Mada, Jogjakarta 1 Program Studi Teknik Industri,
PENGUKURAN AKTIVITAS OTOT DENGAN PERBEDAAN JENIS KELAMIN PADA POSTUR KERJA BAGIAN KAKI MENGGUNAKAN SURFACE ELECTROMYOGRAPHY
PENGUKURAN AKTIVITAS OTOT DENGAN PERBEDAAN JENIS KELAMIN PADA POSTUR KERJA BAGIAN KAKI MENGGUNAKAN SURFACE ELECTROMYOGRAPHY Indah Pratiwi1 1,2), Purnomo 3), Rini Dharmastiti 3), Lientje Setyowati 3) 1)
Instrumentasi dan Pendeteksian Sinyal EMG Dinamik selama Elbow Joint Bergerak
Instrumentasi dan Pendeteksian Sinyal EMG Dinamik selama Elbow Joint Bergerak P. Susetyo Wardana *, Achmad Arifin Bidang Keahlian Teknik Elektronika, Program Pascasarjana Teknik Elektro Institut Teknologi
BAB 1 Pendahuluan. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Keterbatasan manusia yang memiliki anggota tubuh tidak lengkap disebut dengan tunadaksa. Tunadaksa adalah ketidakmampuan anggota tubuh dalam melaksanakan fungsinya
BAB 1 Pendahuluan 1.1 Latar Belakang
BAB 1 Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Kursi roda merupakan alat bantu mobilitas bagi orang yang memiliki keterbatasan pergerakan dalam melakukan aktivitas sehari- hari. Keterbatasan pergerakan ini dapat
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Anggota tubuh manusia terdiri dari kepala, badan, tangan dan kaki. Seperti anggota tubuh lainnya, tangan berfungsi sebagai anggota gerak bagian atas manusia. Manusia
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kursi roda merupakan alat bantu mobilitas bagi orang yang memiliki keterbatasan pergerakan dalam melakukan aktivitas sehari- hari. Keterbatasan pergerakan ini dapat
BAB I PENDAHULUAN. Otot adalah sebuah jaringan konektif dalam tubuh dengan tugas utamanya
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Otot adalah sebuah jaringan konektif dalam tubuh dengan tugas utamanya kontraksi. Kontraksi otot berfungsi untuk menggerakkan bagian-bagian tubuh dan substansi dalam
ANALISIS EKSTRAKSI CIRI SINYAL EMG MENGGUNAKAN WAVELET DISCRETE TRANSFORM
Seminar Nasional Informatika (semnasif ) ISSN: 979-38 UPN Veteran Yogyakarta, 3 Juni ANALISIS EKSTRAKSI CIRI SINYAL EMG MENGGUNAKAN WAVELET DISCRETE TRANSFORM Ikhwan Mustiadi ), Thomas Sri Widodo ), Indah
BAB I Pendahuluan. 1.1 Latar Belakang
BAB I Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Kemajuan teknologi mendorong manusia untuk mengembangkan ilmu pengetahuan di bidang Robotika. Robot memiliki peranan penting dalam kehidupan manusia khususnya di bidang
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Alas kaki tak hanya memengaruhi penampilan seseorang, juga kesehatan.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Alas kaki tak hanya memengaruhi penampilan seseorang, juga kesehatan. Pasalnya, pemakaian alas kaki yang tidak baik ternyata dapat menimbulkan masalah bagi
A364. JURNAL TEKNIK ITS Vol. 5, No. 2, (2016) ISSN: ( Print)
A364 Sistem Restorasi Gerak Sendi Siku Menggunakan Functional Electrical Stimulation Erwin Setiawan Widjaja, Achmad Arifin, Fauzan Arrofiqi dan Mohammad Nuh Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik Industri,
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Elektromiografi (EMG) adalah sebuah teknik yang digunakan untuk merekam aktivitas elektris yang dihasilkan oleh kontraksi otot manusia. EMG didesain dan digunakan untuk
ARDIKA YENI RUZALIANTO
SKRIPSI ANALISA SINYAL OTOT PERGELANGAN TANGAN DALAM KONDISI FLEXI DAN DALAM KONDISI EXTENSI ARDIKA YENI RUZALIANTO PROGRAM STUDI S1 TEKNOBIOMEDIK FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
Klasifikasi Bahasa Isyarat Indonesia Berbasis Sinyal EMG Menggunakan Fitur Time Domain (MAV, RMS, VAR, SSI)
A175 Klasifikasi Bahasa Isyarat Indonesia Berbasis Sinyal EMG Menggunakan Fitur Time Domain (MAV, RMS, VAR, SSI) Ifut Rahayuningsih, Adhi Dharma Wibawa, Eko Pramunanto Departemen Teknik Komputer, Fakultas
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Suara paru terjadi karena adanya turbulensi udara saat udara memasuki saluran pernapasan selama proses pernapasan. Turbulensi ini terjadi karena udara mengalir dari
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambar Rangkaian EMG Dilengkapi Bluetooth
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambar Rangkaian EMG Dilengkapi Bluetooth Gambar 4. 1 Rangkaian keseluruhan EMG dilengkapi bluetooth Perancangan EMG dilengkapi bluetooth dengan tampilan personal computer
ABSTRAK. Pemodelan Kecerdasan Buatan Untuk Pengenalan Citra Elektrokardiografi (EKG) Oleh: Imam Tazi, M.Si
1 ABSTRAK Pemodelan Kecerdasan Buatan Untuk Pengenalan Citra Elektrokardiografi (EKG) Oleh: Imam Tazi, M.Si Penelitian kecerdasan buatan untuk mengenali pola semakin banyak dilakukan dan dibutuhkan. Pada
Letak Elektroda Elektromiografi pada Upper Extremity Muscle
Letak Elektroda Elektromiografi pada Upper Extremity Muscle Indah Pratiwi Staf Pengajar Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Surakarta Mahasiswa Program Doktor Teknik Mesin Universitas
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seluruh aktivitas tubuh manusia dikendalikan dan dikuasai oleh otak. Otak manusia mengarahkan seluruh tindakan yang dilakukan oleh manusia. Otak menjadi bagian terpusat
BAB I PENDAHULUAN SIMULASI DAN ANALISIS PEMANTAUAN KAMAR PASIEN RAWAT INAP DENGAN DETEKSI DAN KLASIFIKASI SINYAL AUDIO 1
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pasien rawat inap di rumah sakit membutuhkan perawatan yang intensif dari dokter atau perawat. Hal ini dilakukan dengan memantau kesehatan pasien secara fisik dan psikologi
ADLN - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA BAB III METODE PENELITIAN. Program Studi S1 Teknobiomedik, Departemen Fisika, Fakultas Sains dan
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini telah dilaksanakan di Laboratorium Instrumentasi Medis, Program Studi S1 Teknobiomedik, Departemen Fisika, Fakultas Sains dan Teknologi,
PERANCANGAN ELEKTROMIOGRAF DILENGKAPI BLUETOOTH UNTUK KONEKSI DENGAN PERSONAL COMPUTER TUGAS AKHIR. Oleh : LUQMAN BHANU FITRIAN
PERANCANGAN ELEKTROMIOGRAF DILENGKAPI BLUETOOTH UNTUK KONEKSI DENGAN PERSONAL COMPUTER TUGAS AKHIR Oleh : LUQMAN BHANU FITRIAN 20143010012 PROGRAM STUDI D3 TEKNIK ELEKTROMEDIK PROGRAM VOKASI UNIVERSITAS
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Dalam metode penelitian ini dijelaskan bagaimana proses pendeteksian kebohongan menggunakan metode SVM untuk sinyal EEG. Metode penelitian dapat dilihat
PENGEMBANGAN SISTEM DETEKSI KELELAHAN PADA PENGEMUDI MOBIL BERBASIS SINYAL ELECTROMYOGRAPHY (EMG)
PEGEMBAGA SISTEM DETEKSI KELELAHA PADA PEGEMUDI MOBIL BERBASIS SIYAL ELECTROMYOGRAPHY (EMG) Sukma Firdaus, Marlia Adriana Jurusan Mesin Otomotif, Politeknik egeri Tanah Laut email: [email protected]
ADLN - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA BAB I PENDAHULUAN
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang dengan pesat, terutama bidang elektronika dan komputer yang diterapkan pada bidang medis. Kemajuan teknologi
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Meningkatnya ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya pada bidang komunikasi saat ini berkembang dengan cepat. Kemajuan teknologi bertujuan untuk mempermudah kegiatan
BAB I PENDAHULUAN I-1
BAB I PENDAHULUAN Pada bab ini dipaparkan mengenai latar belakang masalah, perumusan masalah, manfaat penelitian, tujuan penelitian, batasan masalah, asumsi yang digunakan dan sistematika penulisan yang
ALHAZEN Journal of Physics Vol. II No. 2 Th ISSN:
ALHAZEN Journal of Physics Vol. II No. 2 Th. 2016 ISSN: 2407-9073 DESAIN DAN ANALISIS ELECTROMYOGRAPHY (EMG) SERTA APLIKASINYA DALAM MENDETEKSI SINYAL OTOT Rizki Multajam 1, Mada Sanjaya 2, Aceng Sambas
IMPLEMENTASI SISTEM PENGENALAN KATA MENGGUNAKAN SINYAL ELECTROMYOGRAPHY BERBASIS RASPBERRY PI
IMPLEMENTASI SISTEM PENGENALAN KATA MENGGUNAKAN SINYAL ELECTROMYOGRAPHY BERBASIS RASPBERRY PI Disusun oleh : Evan Lesmana (1022010) Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Kristen Maranatha
BAB II DASAR TEORI. gerakan supination dan pronation dengan baik. Untuk mencapainya, sepatu
BAB II DASAR TEORI 2.1 Alas Kaki Dalam Ergonomis Saat seseorang memakai sepatu maupun alas kaki lainnya, kaki ditopang oleh struktur sepatu. Oleh karena itu, alas kaki harus dirancang dengan baik agar
Lampiran 4. Penatalaksanaan Terapi Masase pada Cedera Bahu PANDUAN MASASE DAN TERAPI LATIHAN PADA CEDERA BAHU A. Panduan Massage 1. NO 1. Masase Frirage Pada Bahu Posisi Pronation Sendi Masase Keterangan
BAB I PENDAHULUAN. Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab kematian terbesar di
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab kematian terbesar di Indonesia (Depkes, 2011). Penyakit jantung ini merupakan salah satu penyakit yang tidak
BAB I PENDAHULUAN. mencapai kemampuan hidup sehat bagi setiap penduduk agar terwujud derajat
BAB I PENDAHULUAN Pembangunan dibidang kesehatan adalah penyelenggaran upaya kesehatan mencapai kemampuan hidup sehat bagi setiap penduduk agar terwujud derajat kesehatan yang optimal. Hidup sehat pada
Jaringan Syaraf Tiruan pada Robot
Jaringan Syaraf Tiruan pada Robot Membuat aplikasi pengenalan suara untuk pengendalian robot dengan menggunakan jaringan syaraf tiruan sebagai algoritma pembelajaran dan pemodelan dalam pengenalan suara.
RANCANG BANGUN ELEKTROMIOGRAF BERBASIS PERSONAL COMPUTER
RANCANG BANGUN ELEKTROMIOGRAF BERBASIS PERSONAL COMPUTER Rizky Justitian 1, Retna Apsari 2, Franky Chandra Satria Arisgraha 3 Program Studi Teknobiomedik Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Saat ini sepeda motor sudah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat. Kemajuan teknologi di bidang otomotif merupakan faktor pendorong bagi masyarakat untuk menggunakan
Deteksi Sinyal Elektromyogram (EMG) Saat Kontraksi Dan Relaksasi Dengan Personal Komputer
Deteksi Sinyal Elektromyogram (EMG) Saat Kontraksi Dan Relaksasi Dengan Personal Komputer Irmalia Suryani Faradisa 1, Pandu Noortyas 2 1,2) Program Studi Teknik Elektro, ITN Malang e-mail: 1) [email protected],
I. PENDAHULUAN. pembuluh darah secara teratur dan berulang. Letak jantung berada di sebelah kiri
I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Jantung merupakan salah satu rongga organ berotot yang memompa darah ke pembuluh darah secara teratur dan berulang. Letak jantung berada di sebelah kiri bagian dada diantara
TJ41501 TUGAS AKHIR - 3 SKS
Departemen Teknik Komputer FTI Institut Teknologi Sepuluh Nopember Fakultas Teknologi Elektro - ITS TJ41501 TUGAS AKHIR - 3 SKS Nama Mahasiswa : Novita Tristianti Nomor Pokok : 2913 100 010 Bidang Studi
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan teknologi yang pesat mempermudah manusia dalam mencapai kebutuhan hidup. Hal tersebut telah merambah segala bidang termasuk dalam bidang kedokteran.
DESAIN DAN IMPLEMENTASI LENGAN ROBOT BERBASIS ELECTROMYOGRAM UNTUK ORANG BERKEBUTUHAN KHUSUS
ISSN : 2355-9365 e-proceeding of Engineering : Vol.4, No.2 Agustus 2017 Page 1572 DESAIN DAN IMPLEMENTASI LENGAN ROBOT BERBASIS ELECTROMYOGRAM UNTUK ORANG BERKEBUTUHAN KHUSUS DESIGN AND IMPLEMENTATION
Desain Dan Implementasi Lengan Robot Berbasis Electromyogram Untuk Orang Berkebutuhan Khusus
Vol. 2, 2017 Desain Dan Implementasi Lengan Robot Berbasis Electromyogram Untuk Orang Berkebutuhan Khusus Ardhan Dwi Meirika Surachman 1*, Mohammad Ramdhani 2, Ramdhan Nugraha 3 Program Studi Teknik Elektro
BAB I PENDAHULUAN. manusia satu dengan manusia lainnya berbeda-beda intonasi dan nadanya, maka
BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG MASALAH Suara adalah suatu alat komunikasi paling utama yang dimiliki oleh manusia. Dengan suara, manusia dapat berkomunikasi dengan manusia lainnya. Melalui suara,
BAB I PENDAHULUAN. keterbatasan pergerakan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Keterbatasan
BAB I PENDAHULUAN 2.1.1.1. Latar Belakang Kursi roda merupakan alat bantu mobilitas bagi orang yang memiliki keterbatasan pergerakan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Keterbatasan pergerakan ini dapat
Seminar Tugas Akhir Juni ELBOW CPM CONTROLLED EMG SIGNAL (EMG) Twoty Rahayu 1, Dr. I Dewa Gede. Hari Wisana, ST, MT 2, Lamidi S.ST.
ELBOW CPM CONTROLLED EMG SIGNAL (EMG) Twoty Rahayu 1, Dr. I Dewa Gede. Hari Wisana, ST, MT 2, Lamidi S.ST.MT 3 ABSTRAK CPM adalah gerakan pasif yang terus menerus berfungsi melatih kinerja lengan dan siku.
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring berjalannya waktu dan semakin meluasnya jaringan multimedia, maka proses pengiriman dan pengaksesan dari media digital (seperti citra digital, video digital,
Seminar Tugas Akhir Juni 2017
Continuous Passive Motion (CPM) Siku Dengan Control Electromyograph (EMG) Arif Rachman H 1, Dr. I Dewa Gede. Hari Wisana, ST, MT 2, Lamidi S.ST.MT 3 ABSTRAK CPM adalah gerakan pasif yang terus menerus
IDENTIFIKASI SINYAL EEG MENGGUNAKAN KOEFISIEN REGRESI DAN JARINGAN SYARAF TIRUAN
IDENTIFIKASI SINYAL EEG MENGGUNAKAN KOEFISIEN REGRESI DAN JARINGAN SYARAF TIRUAN Hindarto Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo [email protected] Abstrak Dalam
2.4. Vector Quantization Kebisingan BAB III METODOLOGI PENELITIAN Desain Penelitian Requirements Definition...
DAFTAR ISI PERNYATAAN... i KATA PENGANTAR... ii UCAPAN TERIMA KASIH... iii ABSTRAK... v ABSTRACT... vi DAFTAR ISI... vii DAFTAR TABEL... ix DAFTAR GAMBAR... x DAFTAR LAMPIRAN... xii BAB I PENDAHULUAN...
PENGKLASIFIKASIAN TINGKAT DANGEROUS DRIVING BEHAVIOR MENGGUNAKAN DATA ELEKTROENSEFALOGRAFI (EEG) DENGAN PENDEKATAN MACHINE LEARNING
PENGKLASIFIKASIAN TINGKAT DANGEROUS DRIVING BEHAVIOR MENGGUNAKAN DATA ELEKTROENSEFALOGRAFI (EEG) DENGAN PENDEKATAN MACHINE LEARNING Nama : Alisca Damayanti NPM : 50412648 Jurusan : Teknik Informatika Fakultas
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Jenis kelainan pada tulang punggung manusia bermacam-macam, bergantung pada faktor umur, kebiasaan, dan kecelakaan/virusbakteri. Skoliosis adalah kelainan tulang belakang
BAB 1 PENDAHULUAN. misalnya untuk mendeteksi ketidakpuasan pelanggan pada sistem call center otomatis,
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi memungkinkan manusia untuk berinteraksi dengan perangkat elektronik seperti asisten virtual pada ponsel pintar atau komputer. Agar komputer dapat
1. Pendahuluan Latar Belakang
1. Pendahuluan 1.1. Latar Belakang Musik merupakan sarana untuk menyimpan hasil karya seseorang. Dan hampir semua notasi musik dituliskan ke dalam not balok. Not balok adalah susunan nada yang ditulis
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi khususnya di bidang komputer sudah sangat berkembang dengan sangat pesat dan memiliki manfaat yang sangat besar di dalam kehidupan manusia. Oleh karena
Desain dan Implementasi Alat Pengukur Ketegangan Otot
Desain dan Implementasi Alat Pengukur Ketegangan Otot Yohanes Oxa Wijaya 1,FlorentinusBudi Setiawan 2,Siswanto 3 1)Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Elektro Universitas Katolik Soegijapranata [email protected]
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. dicolokan ke komputer, hal ini untuk menghindari noise yang biasanya muncul
37 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil 4.1.1 Pengambilan Database Awalnya gitar terlebih dahulu ditala menggunakan efek gitar ZOOM 505II, setelah ditala suara gitar dimasukan kedalam komputer melalui
HUMAN COMPUTER INTERFACE BERBASIS ELEKTROMIOGRAFI SEBAGAI ALAT PENUNJANG OPERASIONAL KOMPUTER SKRIPSI
HUMAN COMPUTER INTERFACE BERBASIS ELEKTROMIOGRAFI SEBAGAI ALAT PENUNJANG OPERASIONAL KOMPUTER SKRIPSI FIRMAN ISMA SERDANA PROGRAM STUDI S1-TEKNOBIOMEDIK DEPARTEMEN FISIKA FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS
KLASIFIKASI DAN EKSTRAKSI SINYAL EEG-P300 MENGGUNAKAN SUPPORT VECTOR MACHINE
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Otak merupakan organ yang sangat penting pada manusia, dimana otak memiliki kemampuan untuk mengendalikan setiap aktivitas yang dilakukan oleh manusia baik dalam
1. BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
1. BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Diagnosis kanker dapat dilakukan berdasarkan struktur morfologisnya, namun hal tersebut mengalami kesulitan karena perbedaan struktur morfologis yang sangat tipis
J SURAKARTA
PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA KONDISI TENNIS ELBOW DEXTRA DI RSUD Dr. MOEWARDI SURAKARTAA Naskah Publikasi Diajukan Guna Melengkapi Tugas-Tugas Dan Memenuhi Sebagai Persyaratan Menyelesaikan Progam
PENGENALAN SUARA BURUNG MENGGUNAKAN MEL FREQUENCY CEPSTRUM COEFFICIENT DAN JARINGAN SYARAF TIRUAN PADA SISTEM PENGUSIR HAMA BURUNG
PENGENALAN SUARA BURUNG MENGGUNAKAN MEL FREQUENCY CEPSTRUM COEFFICIENT DAN JARINGAN SYARAF TIRUAN PADA SISTEM PENGUSIR HAMA BURUNG TUGAS AKHIR MUHAMMAD AGUNG NURSYEHA 2211100164 Pembimbing: Dr. Muhammad
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN Pada skripsi ini akan dirancang sebuah kursi roda elektrik yang dikendalikan oleh suara berbasis voice yang dilengkapi dengan sistem pengereman otomatis untuk menambah kenyamanan pengguna.
KLASIFIKASI GERAKAN OTOT LENGAN BAWAH PADA PENDERITA STROKE BERDASARKAN SINYAL EMG MENGGUNAKAN METODE K-NEAREST NEIGHBOR
TUGAS AKHIR TJ141502 KLASIFIKASI GERAKAN OTOT LENGAN BAWAH PADA PENDERITA STROKE BERDASARKAN SINYAL EMG MENGGUNAKAN METODE K-NEAREST NEIGHBOR Novita Tristianti NRP 2913 100 010 Dosen Pembimbing Dr. Adhi
BAB I PENDAHULUAN. Kursi roda merupakan alat bantu gerak untuk penyandang cacat dan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Kursi roda merupakan alat bantu gerak untuk penyandang cacat dan orang yang sedang dalam kondisi sakit yang membutuhkan mobilitas untuk dapat melakukan aktivitas
Perancangan Dan Realisasi Pengontrol Gerakan Lengan Robot Berdasarkan Kontraksi Dan Relaksasi Otot Lengan Manusia
Perancangan Dan Realisasi Pengontrol Gerakan Lengan Robot Berdasarkan Kontraksi Dan Relaksasi Otot Lengan Manusia Disusun Oleh : Bonnie Ismailia Mehta 0422108 Email : [email protected] Jurusan
BAB I PENDAHULUAN. Anggota gerak pada manusia terdiri dari anggota gerak atas dan anggota gerak bawah,
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Manusia menggunakan anggota gerak untuk melakukan aktifitas sehari-hari. Anggota gerak pada manusia terdiri dari anggota gerak atas dan anggota gerak bawah, anggota
UKDW BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Pada masa sekarang, Digital Signal Processing (DSP) atau pemrosesan sinyal digital sudah banyak diterapkan di berbagai bidang karena data dalam bentuk digital
Bab 1 Pendahuluan 1.1 Latar Belakang
Bab 1 Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Manusia merupakan makhluk sosial, mempunyai rasa peduli terhadap sesama makhluk hidup lainnya, serta manusia memiliki kebutuhan dan kemampuan untuk berkomunikasi dan
BAB 4 UJICOBA DAN ANALISIS
BAB 4 UJICOBA DAN ANALISIS Bab ini membahas tentang prosedur ujicoba, hasil-hasil ujicoba, dan analisis hasil ujicoba alat stimulasi OpenMCS dan program sinyal terapi µstims. Pembahasan ujicoba dan analisis
ANALISA AKUSTIK UJI STATIS MOTOR ROKET MENGGUNAKAN ALGORITMA FFT
ANALISA AKUSTIK UJI STATIS MOTOR ROKET MENGGUNAKAN ALGORITMA FFT Sri Kliwati Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional Pusat Teknologi Roket Jalan Raya LAPAN Rumpin Bogor Indonesia email: [email protected]
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Teknologi di dunia telah mengalami kemajuan yang sangat pesat, terutama di bidang robotika. Saat ini robot telah banyak berperan dalam kehidupan manusia. Robot adalah
BAB III PERANCANGAN ALAT
BAB III PERANCANGAN ALAT 3.1. Prinsip Kerja Robot Prinsip kerja robot yang saya buat adalah robot lego mindstorm NXT yang menggunakan sensor ultrasonik yang berfungsi sebagai mata pada robot dengan tambahan
Kursi Roda dengan Kontrol Sinyal EMG dilengkapi dengan Rangkaian Safety (Parameter EMG)
Kursi Roda dengan Kontrol Sinyal EMG dilengkapi dengan Rangkaian Safety (Parameter EMG) Aulia Sofura Putri, Dr. Endro Yulianto ST., MT., Dr. I Dewa Gede Hari W.,ST., MT. Jurusan Teknik Elektromedik POLITEKNIK
ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Penelitian ini ditujukan kepada pengguna kursi roda yang mengendarai mobil dalam kegiatan sehari-hari. Kesulitan para pengguna kursi roda yang mengendarai mobil adalah melipat, memindahkan, dan
BAB I PENDAHULUAN. tidak semua orang mau menjalankan pola hidup sehat dan teratur untuk
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Tubuh sehat adalah hal yang pasti diinginkan setiap orang. Akan tetapi, tidak semua orang mau menjalankan pola hidup sehat dan teratur untuk mencapainya. Akibatnya,
4.2.3 UJI PROTEKSI TERHADAP ARUS LISTRIK RATA RATA BERLEBIH
maksimum 1,54%. Nilai kesalahan rata-rata kurang dari 1% ini menunjukkan proteksi terhadap muatan listrik berlebih memadai untuk diterapkan pada sistem terapeutik. Tetapi data kesalahan maksimum yang mencapai
BAB III ALAT UJI DAN METODE PENGAMBILAN DATA
BAB III ALAT UJI DAN METODE PENGAMBILAN DATA 3.1 Alat Uji Kerusakan Bantalan Pada penelitian tugas akhir ini, alat uji yang digunakan adalah alat uji test rig yang digerakkan menggunakan sebuah motor dan
BAB I PENDAHULUAN. saling bertukar informasi baik secara langsung ataupun tidak langsung, interaksi yang paling
BAB I PENDAHULUAN I. Latar Belakang Manusia merupakan mahluk sosial yang memiliki interaksi yang kuat antar sesama, interaksi yang dilakukan bisa berupa komunikasi, tindakan dan perbuatan yang bertujuan
ROBOT PEMADAM API DENGAN KENDALI UCAPAN MENGGUNAKAN LINIER PREDICTIVE CODING DAN JARINGAN SYARAF TIRUAN BACKPROPAGASI
Mikrotiga, Vol 1, No. 2 Mei 2014 ISSN : 2355-0457 25 ROBOT PEMADAM API DENGAN KENDALI UCAPAN MENGGUNAKAN LINIER PREDICTIVE CODING DAN JARINGAN SYARAF TIRUAN BACKPROPAGASI Desi Windi Sari 1*, Sri Agustina
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Fotogrametri adalah suatu seni, pengetahuan dan teknologi untuk memperoleh informasi yang dapat dipercaya tentang suatu obyek fisik dan keadaan sekitarnya melalui proses
III. METODE PENELITIAN
III. METODE PENELITIAN 3.1. WAKTU DAN TEMPAT Kegiatan Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Juni hingga Desember 2011 dan dilaksanakan di laboratorium lapang Siswadhi Soepardjo (Leuwikopo), Departemen
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Selain sebagai media komunikasi, Twitter memberikan akses bagi pihak ketiga yang ingin mengembangkan aplikasi yang memanfaatkan layanannya melalui Twitter API. Salah
4 RANCANGAN SIMULATOR GETARAN DENGAN OUTPUT ARAH GETARAN DOMINAN VERTIKAL DAN HORIZONTAL
33 4 RANCANGAN SIMULATOR GETARAN DENGAN OUTPUT ARAH GETARAN DOMINAN VERTIKAL DAN HORIZONTAL Perancangan simulator getaran ini dilakukan dalam beberapa tahap yaitu : pengumpulan konsep rancangan dan pembuatan
I. PENDAHULUAN. Jantung merupakan salah satu organ tubuh yang sangat vital, karena jantung
I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Jantung merupakan salah satu organ tubuh yang sangat vital, karena jantung berfungsi untuk memompakan darah ke seluruh jaringan tubuh. Jika terjadi gangguan pada jantung
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Salah satu perkembangan teknologi yang popular adalah teknologi bidang robotika. Robot mengambil peran yang penting dalam menangani tugas-tugas yang biasanya ditangani
BAB I PENDAHULUAN. Sebuah mesin yang ideal sempurna pada prinsipnya tidak menimbulkan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Sebuah mesin yang ideal sempurna pada prinsipnya tidak menimbulkan getaran sama sekali, karena seluruh energi yang dihasilkan diubah menjadi kerja. Namun di dunia ini
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. gerak: nyeri cukup berat, sedangkan pada terapi ke-6 didapatkan hasil bahwa
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil 1. Nyeri Hasil evaluasi nyeri dengan menggunakan VDS didapatkan hasil bahwa pada terapi ke-0 nyeri diam: tidak nyeri, nyeri tekan: nyeri ringan, nyeri gerak: nyeri
BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI
BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Spesifikasi Sistem 4.1.1 Spesifikasi Perangkat Keras Proses pengendalian mobile robot dan pengenalan image dilakukan oleh microcontroller keluarga AVR, yakni ATMEGA
BAB 1 PENDAHULUAN. yang umumnya terjadi pada daerah siku (Setiawan, 2011). digunakan dalam permainan tenis dalam melakukan service, overhead
BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Olahraga tidak terlepas dari adanya gerakan yang melibatkan berbagai struktur/jaringan pada tubuh manusia, misalnya sendi, meniscus/discus, capsuloligamenter dan otot.
BAB I PENDAHULUAN. Proses pengenalan kata merupakan salah satu fungsi dari
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Masalah Proses pengenalan kata merupakan salah satu fungsi dari voice recognition. Voice recognition dibagi menjadi dua jenis, yaitu speech recognition dan speaker
BAB III PERENCANAAN DAN PERANCANGAN
BAB III PERENCANAAN DAN PERANCANGAN 3.1 Perencanaan Dalam sebuah robot terdapat dua sistem yaitu sistem elektronis dan sistem mekanis, dimana sistem mekanis dikendalikan oleh sistem elektronis bisa berupa
