MODUL BLOK KARDIOVASKULAR, RESPIRASI, DAN HEMATOLOGI
|
|
|
- Suharto Kusnadi
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 MODUL BLOK KARDIOVASKULAR, RESPIRASI, DAN HEMATOLOGI Penanggung Jawab Blok: dr. Imaniar Ranti, M.Sc dr. Sherly Usman Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta 205
2 Daftar Isi Modul Kardiovaskular, Respirasi, dan Hematologi Daftar isi 2 Kata pengantar 3 Rencana proses pembelajaran 5 blok KRH A. Karakteristik Mahasiswa B. Tujuan Blok 4 4 C. TIK 4 D. Topik 4 E. Prasyarat Penilaian 5 F. Strategi Pembelajaran dan 6 Pengalaman Belajar G. Fasilitas 7 H. Evaluasi 8 I. Sumber Belajar 8 Lampiran- Petunjuk Tutorial 9 Lampiran-2 Skenario Tutorial 2 2
3 KATA PENGANTAR Dengan mengucapkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, bimbingan, petunjuk dan kekuatan-nya kepada kita sehingga modul blok Kardiovaskuler, Respirasi, dan Hematologi dapat diselesaikan. Blok Kardiovaskuler, Respirasi, dan Hematologi merupakan bagian dari kurikulum blok problem based learning (PBL) Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Pokok pembelajaran blok Kardiovaskuler, Respirasi, dan Hematologi membahas tentang ilmu biomedik sistem kardiovaskuler, respirasi, dan hematologi meliputi anatomi, histologi, fisiologi, dan biokimia yang merupakan dasar pengetahuan bagi mahasiswa semester awal sebagai bekal dalam penguasaan keilmuan, keterampilan, dan perilaku sehingga kelak menjadi dokter yang profesional. Modul blok ini berisi topik-topik perkuliahan dan praktikum / skills lab, serta beberapa skenario yang digunakan sebagai triger bagi mahasiswa untuk berdiskusi dalam tutorial. Kami mengucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para kontributor, departemen yang terlibat, dan pihak-pihak lain yang berperan aktif selama proses penyusunan sehingga modul blok Kardiovaskuler, Respirasi, dan Hematologi dapat tersusun dengan baik. Semoga buku ini dapat digunakan sebagai pedoman dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar sehingga tercapai tujuan sesuai dengan yang diharapkan. Yogyakarta, Desember 205 Tim Penyusun 3
4 RENCANA PEMBELAJARAN BLOK KARDIOVASKULER, RESPIRASI, DAN HEMATOLOGI A. Karakteristik Mahasiswa Blok Kardiovaskuler, Respirasi, dan Hematologi ditujukan bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UMY yang telah melalui beberapa blok sebelumnya. Blok ini merupakan blok keempat tahun pertama dalam pengetahuan dan keterampilan dasar yang wajib diikuti mahasiswa untuk melanjutkan proses pembelajaran yang lebih kompleks. Mahasiswa diharapkan berfikir kritis dan ethical reasoning dengan belajar secara mandiri ketika berhadapan dengan pembelajaran kardiovaskuler, respirasi, dan hematologi pada blok ini. B. Tujuan Instruksional Umum Blok (TIU Blok). menerapkan aspek agama, moral, etika, sosial, dan budaya dalam praktik kedokteran 2. mempresentasikan / berdiskusi mengenai informasi ilmiah secara efektif 3. menerapkan prinsip-prinsip ilmu Biomedik untuk mengelola masalah kesehatan secara holistik dan komprehensif C. Tujuan Instruksional Khusus Blok (TIK Blok). memahami anatomi sistem Kardiovaskuler, Respirasi, dan Hematologi 2. memahami histologi sistem Kardiovaskuler, Respirasi, dan Hematologi 3. memahami fisiologi (prinsip homeostasis dan koordinasi regulasi) sistem Kardiovaskuler, Respirasi, dan Hematologi 4. memahami biokimia sistem Kardivaskuler, Respirasi, dan Hematologi D. Topik Area Kompetensi Komponen Kompetensi Learning outcome Strategi pembelajaran Topik Pembelajaran. Profesionalitas yang Luhur Lulusan dokter mampu Berke-Tuhan-an (Yang Maha Esa/Yang Maha Kuasa) menerapkan aspek agama, moral, etika, sosial, dan budaya dalam praktik kedokteran Kuliah PSKI Pengelolaan Jiwa (Nafs) dalam Islam Lulusan dokter mampu Bermoral, beretika, dan berdisiplin 3. Komunikasi Efektif Lulusan dokter mampu berkomunikasi dengan mitra kerja (sejawat dan profesi lain) mempresentasikan / berdiskusi mengenai informasi ilmiah secara efektif Tutorial Penetuan kematian Otopsi -Etika Terhadap Jenazah (Kadaver ) dan Hari Akhir (tanggung jawab muslim) Skenario tentang sistem kardiovaskuler dan respirasi Skenario tentang sistem limfatik Skenario tentang sistem hematologi 4
5 5. Landasan Ilmiah Ilmu Kedokteran Lulusan dokter mampu menerapkan prinsip-prinsip ilmu Biomedik untuk mengelola masalah kesehatan secara holistik dan komprehensif memahami anatomi sistem Kardiovaskuler, Respirasi, dan Hematologi memahami histologi sistem Kardiovaskuler, Respirasi, dan Hematologi memahami fisiologi (prinsip homeostasis dan koordinasi regulasi) sistem Kardiovaskuler, Respirasi, dan Hematologi Kuliah Anatomi Anatomi jantung Anatomi vasa darah dan limfatik Anatomi sistem respirasi Praktikum Anatomi Anatomi jantung dan pembuluh darah Anatomi sistem respirasi Anatomi sistem respirasi 2 Kuliah Histologi Histologi sistem kardiovaskuler Histologi sistem respirasi Praktikum Histologi Histologi SCV Histologi limfatik Histologi respirasi Kuliah Fisiologi Fisiologi jantung Fisiologi jantung 2 Fisiologi respirasi Fisiologi respirasi 2 Hemodinamika konsep cairan (fluida) dan Fisiologi hemodinamika darah dan limfatik Fisiologi fungsi dan regulasi sel-sel darah Praktikum Fisiologi Tes fungsi paru (spirometri) VO2 max 6. Keterampilan Klinis Lulusan dokter mampu melakukan prosedur diagnosis memahami biokimia sistem Kardivaskuler, Respirasi, dan Hematologi melakukan pemeriksaan fisik umum menginterpretasi pemeriksaan penunjang dasar memahami prinsip pemeriksaan laboratorium dasar Kuliah Biokimia Skills lab Kuliah radiologi Kuliah Patologi Klinik Praktikum Patologi Klinik Biokimia sistem respirasi Biokimia darah Dasar-dasar pemeriksaan fisik (inspeksi, palpasi, perkusi, dan auskultasi) Radiologi Thorax normal Hematopoesis dan nilai normal darah Hemostasis Hematologi Hematologi E. Prasyarat penilaian Aktivitas pembelajaran harus diikuti oleh mahasiswa sebagai prasyarat untuk mengerjakan evaluasi akhir. Minimal kehadiran dari aktivitas pembelajaran meliputi. Perkuliahan : 75% 2. Tutorial : 75% 3. Praktikum keterampilan medik : 00% 4. Praktikum di Laboratorium : 00% 5
6 F. Strategi Pembelajaran dan Pengalaman Belajar KEGIATAN PERKULIAHAN Minggu dan 2 No Topik Kuliah Departemen Dosen Pengampu Durasi Kuliah pengantar blok PJ Blok dr. Imaniar Ranti, M.Sc 2 Anatomi jantung Anatomi dr. Nur Hayati, M.Med.Ed. 2 4 Histologi sistem KV (struktur sel otot jantung, Histologi Dra. Idiani Darmawati, M.Sc. 2 komponen arteri dan vena, darah) 5 Fisiologi jantung Fisiologi dr. Ikhlas Muhammad Jenie, 2 M.Med.Sc. 6 Fisiologi jantung 2 Fisiologi dr. Ikhlas Muhammad Jenie, 2 M.Med.Sc. 7 Histologi sistem respirasi (sel penyusun Histologi Yuningtyaswari, S.Si, M.Si. 2 saluran nafas & sistem imun saluran nafas) 8 Anatomi sistem respirasi Anatomi dr. Nur Hayati, M.Med.Ed. 2 9 Fisiologi respirasi (tarnsportasi gas di Fisiologi dr. Ratna Indriawati, M.Kes 2 saluran nafas) dan pengaturan nafas 0 Fisiologi respirasi 2 (Tansportasi gas ke Fisiologi dr. Ratna Indriawati, M.Kes 2 jaringan) Biokimia sistem respirasi (keseimbangan asam basa) Biokimia dra.yoni Astuti, M.Kes, PhD 2 9 jam JML SKS,36 Minggu ke 3 dan 4 No Topik Kuliah Departemen Dosen Pengampu Durasi 3 Anatomi vasa darah dan limfatik Anatomi dr. Nur Hayati, M.Med.Ed. 2 3 Radiologi Thorax normal Radiologi dr.ana Majdawati, 2 Sp.Rad.,M.Kes 3 Hematopoesis dan nilai normal darah Patologi Klinik dr. Suryanto, Sp.PK, M.Kes 2 4 Hemostasis Patologi Klinik dr. Suryanto, Sp.PK, M.Kes 2 5 Hemodinamika konsep cairan (fluida) dan Fisiologi drh. Zulkhah Noor, M.Kes. 2 Fisiologi hemodinamika darah&limfatik 6 Fisiologi fungsi dan regulasi sel-sel darah Fisiologi Tri Pitara Mahanggoro, S.Si., 2 M.Kes 7 Biokimia darah (Fe, asam folat, vitamin B2) Biokimia dr. Ika Setyawati, M.Sc 2 8 Pengelolaan Jiwa (Nafs) dalam Islam PSKI dr.kusbaryanto, M.Kes 9 Penetuan kematian Otopsi -Etika Terhadap Jenazah (Kadaver ) dan Hari Akhir (tanggung jawab muslim) PSKI dr.dirwan Suryo Sularto, Sp.F., M.Kes 6 jam JML SKS,4 KEGIATAN NON BLOK No Topik Strategi Pemateri Pertemuan pembelajaran Bahasa Inggris Praktikum PPB 3 2 Kemuhammadiyahan Kuliah Miftahulhaq, M.Si 4 3 Aqidah akhlaq Kuliah Miftahulhaq, M.Si 3 6
7 KEGIATAN TUTORIAL No Topik Bagian Durasi pertemuan Sistem kardiovaskuler dan respirasi Tutorial 2 2 Sistem limfatik Tutorial 2 3 Sistem hematologi Tutorial 2 Total 2 jam 6 JML SKS 0,43 PRAKTIKUM BIOMEDIK No Topik Praktikum Departemen Durasi Anatomi jantung dan pembuluh darah 2 Anatomi sistem respirasi (tr.respiratorius dan pulmo) Anatomi 3 Anatomi sistem respirasi 2 (dinding thorax dan mediastinum 4 Histologi SCV 5 Histologi limfatik Histologi 6 Histologi respirasi 7 Tes fungsi paru (spirometri) Fisiologi 8 VO2 max 9 Hematologi (Hb, hematokrit, jumlah eritrosit, dan indeks eritrosit) 0 Hematologi 2 ( pembuatan sediaan hapusan darah tepi, jumlah leukosit, hitung jenis leukosit dan LED) Patologi klinik 0jam JML SKS 0,7 PRAKTIKUM KETERAMPILAN MEDIK No Topik Skills Lab Departemen Durasi Dasar-dasar pemeriksaan fisik (inspeksi, palpasi, perkusi, dan auskultasi) Skills Lab JML SKS 0,07 TOTAL SKS : 3,7 G. Fasilitas Program Studi Pendidikan Dokter FKIK UMY memiliki beberapa fasilitas yang mendukung aktivitas pembelajaran. Fasilitas tersebut meliputi : a. 3 Amphitheatre untuk proses perkuliahan kelas besar yang dilengkapi computer/notebook & LCD projector, audio recorder, internet b. 5 ruangan tutorial untuk diskusi kelompok kecil/tutorial dengan kapasitas 2-5 mahasiswa/ruangan dilengkapi dengan TV, DVD media player, CCTV, internet c. 2 ruangan laboratorium keterampilan d. 6 laboratorium untuk praktikum biomedis e. perpustakaan fakultas f. laboratorium untuk TI g. hot-spot area 7
8 H. Evaluasi Penilaian dilakukan secara formatif dan sumatif. Penilaian formatif dilakukan dengan menilai aktivitas harian mahasiswa dengan menggunakan check list, laporan tertulis, kuis dan lain sebagainya. Penilaian sumatif dilakukan dengan ujian CBT. Nilai akhir blok akan ditentukan dengan komposisi :. 60% dari MCQ CBT (30% evaluasi belajar dan 70% evaluasi belajar 2) a. Evaluasi belajar adalah penilaian hasil belajar mahasiswa pada 2 minggu pertama b. Evaluasi belajar 2 adalah penilaian hasil belajar mahasiswa pada akhir minggu ke 4 ( 25% hasil belajar 2 minggu pertama dan 75% hasil belajar 2 minggu kedua) 2. 30% dari Tutorial 3. 0% dari Praktikum di laboratorium Mahasiswa dikatakan LULUS BLOK apabila telah memenuhi kriteria sebagai berikut : Nilai minimal untuk MCQ adalah 60 Nilai minimal untuk nilai akhir adalah 60 I. Cetak biru penilaian : Menyusul J. Sumber belajar mandiri a) Agama. Al Qur an 2. AL Hadist b) Journal. BMJ 2. NEJM Daftar Pustaka Ganong, W.F. 200.Review of Medical Physiology,Ganong s 23 edition. New York: The McGraw-Hill Companies.Inc Anderson, Paul D Anatomi & Fisiologi Tubuh Manusia. Jakarta : EGC. Snell RS. Clinical Anatomy for Medical Student. 6th ed. Sugiharto L, HartantoH, Listiawati E, Susilawati, Suyono J, Mahatmi T, dkk, penerjemah. AnatomiKlinik Untuk Mahasiswa Kedokteran. Edisi 6. Jakarta: EGC, 2006 Putz R, Pabst R. Sobotta:Atlas der Anatomie des Menschen. 22nd ed. SuyonoJ, Sugiharto L, Novrianti A, Liena, penerjemah. Sobotta:Atlas AnatomiManusia. Edisi 22. Jilid. Jakarta: EGC, 2007 Sherwood, Lauralee Fisiologi Manusia. Jakarta : Buku kedokteran EGC. Bloom William, Don W. Fawcett Buku ajar histologi. Edisi 2. Terjemahan Jan Tambayong. Jakarta : EGC Junqueira LC, Carneiro J Histologi Dasar Teks & Atlas. 0th ed. Jakarta: EGC. Guyton, Arthur C, Hall, John E Buku Ajar Fisiologi Kedoteran Edisi. Jakarta : EGC Tipton, CM, 2003, Exercise Physiology People and Ideas, Oxpord University Press Dawn M., Allan M., Collen S, 2000, Biokimia Kedokteran Dasar, Sebuah Pendekatan Klinis Armstrong F.B., 995,Buku Ajar Biokimia.Edisi ketiga, Alih Bahasa : Maulany RF, EGC, Jakarta Robert KM, Daryl KG, Victor WR. Biokimia Harper. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC
9 Lampiran- PETUNJUK TUTORIAL BLOK KARDIOVASKULER, RESPIRASI, DAN HEMATOLOGI A. PANDUAN PELAKSANAAN TUTORIAL Mahasiswa akan dibagi dalam kelompok-kelompok kecil, setiap kelompok terdiri dari sepuluh sampai 5 mahasiswa dan dibimbing oleh satu tutor sebagai fasilitator. Dalam diskusi tutorial perlu ditunjuk satu orang sebagai ketua diskusi dan satu orang sebagai sekretaris. Ketua diskusi dan sekertris ditunjuk secbergiliran untuk setiap skenarionya agar semua mahasiswa mempunyai kesempatan berlatih sebagai pemimpin dalam diskusi. Oleh karena itu perlu dipahami dan dilaksanakan peran dan tugas masing-masing dalam tutorial sehingga tercapai tujuan pembelajaran. Sebelum diskusi dimulai, tutor akan membuka diskusi dengan perkenalan antara tutor dengan mahasiswa serta antar mahasiswa. Ketua dari diskusi dibantu sekertaris memimpin diskusi dengan menggunakan tujuh langkah atau seven jumps untuk mendiskusikan masalah yang ada dalam skenario. Tujuh langkah tersebut meliputi :. Klarifikasi istilah atau konsep Proses menulis dan mencocokkan istilah-istilah dalam skenario yang belum jelas atau menimbulkan banyak intepretasi dengan bantuan kamus umum, kamus kedokteran dan tutor. 2. Penentuan masalah Proses mengidentifikasi dan merumuskan masalah yang ada dalam skenario berdasarkan kesepakatan bersama. 3. Pembahasan masalah secara singkat Proses mendiskusikan dan menjelaskan permasalahan yang ditemukan pada nomer 2 dengan singkat sesuai dengan pengetahuan yang telah dimiliki sebelumnya oleh masing-masing anggota (prior knowledge). 4. Analisis masalah Proses menjelaskan masalah yang telah didiskusikan pada nomor 3 secara mendalam dan sistematis berdasarkan pengetahuan yang telah dimiliki sebelumnya. 5. Menetapkan tujuan belajar Proses mengumpulkan beberapa permasalahan yang didapatkan pada proses nomor 4 yang dirasakan kurang jelas dan masih membutuhkan sumber yang benar dan terpercaya atau permasalahan baru yang muncul dan belum teranalisa di nomor 4 untuk dijadikan fokus pembelajaran mandiri. Proses ini merupakan akhir proses dari pertemuan pertama. 6. Belajar mandiri Setiap anggota kelompok melakukan proses belajar mandiri melalui akses internet, jurnal, perpustakaan, kuliah dan konsultasi pakar untuk memecahkan masalah yang menjadi tujuan belajar di nomor 5. 9
10 7. Pelaporan hasil belajar mandiri Pada pertemuan kedua dilakukan proses pelaporan oleh masing-masing anggota tentang hasil yang diperoleh dalam proses belajar mandiri, kemudian dari beberapa hasil dapat ditarik kesimpulan jawaban yang benar dari masing-masing permasalahan yang menjadi tujuan belajar. Setiap skenario akan diselesaikan dalam satu minggu dengan dua kali pertemuan. Langkah pertama sampai dengan langkah kelima dilaksanakan pada pertemuan pertama, sedangkan langkah keenam dilakukan mandiri diantara waktu pertemuan pertama dan kedua. Langkah ketujuh dilaksanakan pada pertemuan kedua. Tutor yang bertugas sebagai fasilitator akan mengarahkan diskusi dan membantu mahasiswa dalam mencari solusi pemecahan masalah tanpa harus memberikan penjelasan atau kuliah mini. Ketua diskusi memimpin diskusi dengan cara : a. memberi kesempatan setiap anggota kelompok sesuai nama yang disebut untuk dapat menyampaikan ide dan pertanyaan. b. mengingatkan bila ada anggota kelompok yang mendominasi diskusi c. mendorong / memberi kesempatan lebih / memancing bila ada anggota yang kurang aktif selama proses diskusi d. membatasi apabila didapatkan pernyataan yang menyimpang jauh dari topik permasalahan yang telah ditentukan e. memeriksa sekretaris dalam melakukan tugasnya mencatat proses jalannya diskusi dan hal-hal penting yang perlu dicatat selama diskusi berlangsung. Ketua diskusi dalam bertugas dibantu oleh seorang sekretaris yang bertugas mencatat tahapan diskusi beserta hasilnya dalam white board atau flipchart. Dalam diskusi tutorial perlu dimunculkan suasana belajar yang kondusif serta iklim keterbukaan dan kebersamaan yang kuat. Mahasiswa bebas mengemukakan pendapatnya tanpa khawatir apakah pendapatnya dianggap salah, remeh dan tidak bermutu oleh teman yang lain, karena dalam tutorial yang lebih penting adalah bagaimana mahasiswa berproses memecahkan masalah dan bukan kebenaran pemecahan masalahnya. Proses tutorial menuntut mahasiswa agar secara aktif dalam mencari informasi atau belajar mandiri untuk memecahkan masalah. Belajar mandiri dapat dilakukan dengan akses informasi baik melalui internet (jurnal ilmiah terbaru), perpustakaan (textbook dan laporan penelitian), kuliah dan konsultasi pakar. GAMBARAN KETERAMPILAN MAHASISWA PADA PROSES TUTORIAL PBL A.TAHAP DISKUSI PADA PERTEMUAN PERTAMA Step Deskripsi Ketua Sekretaris. Klarifikasi istilah atau konsep Menunjuk anggota kelompoknya untuk membacakan problem skenario Memastikan ada anggota yang bersedia membacakan problem skenario Memastikan adanya istilah atau konsep yang kurang dimengerti pada problem skenario Menyimpulkan tahap pertama dan melanjutkan diskusi ke tahap selanjutnya 2. Penentuan masalah Mengajukan pertanyaan kepada anggota untuk kemungkinan penentuan masalah Meringkas pertanyaan para anggota kelompok Memastikan seluruh anggota setuju dengan penentuan Membagi papan tulis menjadi tiga bagian Mencatat istilah yang kurang dimengerti Menulis permasalahan yang telah ditetapkan 0
11 3. Pembahasan masalah secara singkat Menyimpulkan tahap kedua dan melanjutkan diskusi ke tahap selanjutnya Mempersilahkan seluruh anggota kelompok untuk berkontribusi satu persatu Meringkas setiap hasil kontribusi anggota kelompok Menstimulasi anggota kelompok untuk berkontribusi Meringkas hasil curah pendapat sementara Meyakinkan bahwa proses analisa masalah oleh para anggota ditunda sampai pada tahap keempat Membuat tulisan ringkas yang jelas untuk setiap kontribusi dari peserta Membedakan antara poin utama dengan issue pendukung 4. Analisis masalah Memastikan bahwa semua poin dari curah pendapat telah didiskusikan Meringkas setiap hasil kontribusi anggota kelompok Mengajukan pertanyaan untuk memperdalam analisa dalam diskusi Memastikan bahwa anggota kelompok tidak melenceng jauh dari topik pembicaraan Menstimulasi anggota kelompok untuk menemukan hubungan antar topik permasalahan Menstimulasi anggota kelompok untuk berkontribusi Membuat tulisan ringkas yang jelas untuk setiap kontribusi dari peserta Memberikan indikasi adanya hubungan antar topik permasalahan (membuat skema) 5. Menetapkan tujuan belajar Mengajukan pertanyaan kepada anggota kelompok untuk kemungkinan issue yang akan dipelajari untuk tahap belajar mandiri Meringkas setiap hasil kontribusi anggota kelompok Memastikan seluruh anggota menyetujui issue yang akan dipelajari untuk tahap belajar mandiri Memastikan bahwa semua kesulitan dan perbedaan dalam analisis permasalahan sudah dijadikan issue yang akan dipelajari untuk tahap belajar mandiri Menulis issue yang akan dipelajari untuk tahap belajar mandiri B. TAHAP PELAPORAN HASIL PADA PERTEMUAN KEDUA Step Deskripsi Ketua Sekretaris 7. Pelaporan hasil belajar mandiri Menyiapkan struktur pelaksanaantahap pelaporan Membuat daftar dari sumber belajar yang digunakan Mengulang kembali issue yang akan dipelajari pada tahap belajar mandiri dan menanyakan temuan yang didapatkan sebagai hasil belajar mandiri kepada anggota kelompok Meringkas setiap hasil kontribusi anggota kelompok Mengajukan pertanyaan untuk memperdalam analisa dalam diskusi Menstimulasi anggota kelompok untuk menemukan hubungan antar topik permasalahan Menstimulasi anggota kelompok untuk berkontribusi Menyimpulkan dan meringkas hasil diskusi dari setiap issue yang akan dipelajari pada tahap belajar mandiri Membuat tulisan ringkas yang jelas untuk setiap kontribusi dari peserta Memberikan indikasi adanya hubungan antar topik permasalahan (membuat skema) Membedakan antara poin utama dengan issue pendukung
12 Lampiran-2 SKENARIO TUTORIAL BLOK KARDIOVASKULER, RESPIRASI, DAN HEMATOLOGI Skenario Seorang pemuda berusia 8tahun sedang menjalani tes fisik sebagai persyaratan masuk ke Akademi Militer. Pemuda tersebut berlari menempuh jarak 2,4 km selama 2 menit. Setelah berhasil menyelesaikan tugasnya, pemuda tersebut tampak terengah-engah dan dada terasa berdebar-debar. Pada saat sebelum dan sesudah menjalani tes, tim kesehatan militer melakukan pemeriksaan vitalsign dan spirometri kepada pemuda tersebut. Diskusikan dengan menggunakan seven jump Tujuan Umum Skenario. menjelaskan fisiologis sistem kardiovaskular 2. menjelaskan fisiologis sistem respirasi 3. Mahasiwa mampu menjelaskan pengaruh aktifitas fisik terhadap respon sistem kardiovaskular 4. Mahasiwa mampu menjelaskan pengaruh aktifitas fisik terhadap respon sistem respirasi 5. menginterpretasi dan menjelaskan hasil pemeriksaan vitalsign 6. menginterpretasi dan menjelaskan hasil pemeriksaan spirometri 2
13 Skenario 2 Seorang wanita usia 40 tahun sedang melakukan perjalanan dari yogyakarta menuju palembang dengan menggunakan bis. Wanita tersebut hanya duduk terdiam saat didalam kendaraan. Saat turun bis, wanita tersebut merasakan sepatunya menjadi sempit, sehingga dia melepas sepatunya dan menyadari bahwa kedua kakinya bengkak dan terlihat bekas sepatu. Diskusikan dengan menggunakan seven jump Tujuan Umum Skenario 2. menjelaskan homeostasis cairan 2. menjelaskan definisi dan komponen sistem limfatik 3. menjelaskan fungsi sistem limfatik 4. Mahasiwa mampu menjelaskan fisiologi sirkulasi limfatik 5. Mahasiwa mampu menjelaskan hubungan sirkulasi limfatik dengan sirkulasi sistemik 3
14 Skenario 3 Seorang laki-laki 28tahun datang ke PMI untuk melakukan donor darah. Laki-laki tersebut melakukan donor darah secara rutin setiap 3 bulan karena dia merasakan tubuhnya semakin sehat. Petugas PMI kemudian melakukan pemeriksaan vitalsign dan pemeriksaan darah rutin kepada lelaki tersebut. Setelah pemeriksaan selesai, petugas PMI kembali melakukan pengambilan darah sebanyak 300cc. Keadaan Umum: Baik Kesadaran: Compos mentis Vital Sign: TD:20/80; N:84x/mnt; RR:20x/mnt; T:37,2ºC Hasil pemeriksaan darah rutin:. Hemoglobin: 5 g/dl 2. Hematokrit: 45% 3. Leukosit: 7x0 3 /µl 4. Hitung jenis leukosit Basofil: % Eosinofil:% Neutrofil:60% Limfosit:30% Monosit:4% 5. Trombosit: 300x0 3 /µl 6. Eritrosit: 4 jt/µl 7. Indeks Eritrosit MCV: 86 fl MCH: 30pg MCHC: 33 g/dl 8. Laju Endap Darah: 3 mm/jam Diskusikan dengan menggunakan seven jump Tujuan Umum Skenario 3. Mahasiwa mampu menjelaskan fisiologi hematopoesis darah 2. Mahasiwa mampu menjelaskan komponen darah normal dan karakteristiknya 3. menjelaskan fungsi dari berbagai komponen darah (ex: imunitas dan proses pembekuan darah/hemostasis) 4. menginterpretasi hasil pemeriksaan darah rutin 5. menjelaskan biokimia darah 4
15 5
MODUL BLOK Saraf dan Endokrin
MODUL BLOK Saraf dan Endokrin Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta 2015 1 MODUL BLOK Saraf dan Endokrin Penanggung Jawab Blok: dr.
MODUL BLOK Saraf dan Endokrin
MODUL BLOK Saraf dan Endokrin Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta 2014 1 MODUL BLOK Saraf dan Endokrin Penanggung Jawab Blok: dr.
BLOK VII REPRODUKSI DAN URINARIA
BLOK VII REPRODUKSI DAN URINARIA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA 2017 1 MODUL BLOK VII REPRODUKSI DAN URINARIA Penanggung Jawab
PANDUAN. dr. Asti Widuri, Sp. THT-KL, M.Kes. Penanggungawab : dr. Mahendra Priya Adhi Kusuma. dr. Ika Setyawati
PANDUAN BLOK INDERA DAN INTEGUMENTUM dr. Asti Widuri, Sp. THT-KL, M.Kes Penanggungawab : dr. Mahendra Priya Adhi Kusuma dr. Ika Setyawati dr. Nur Shani MeidedehdhjdhgghsbggkBkgbda, Sp.M, M Kes dr. Yunani
MODUL BLOK INFEKSI, INFLAMASI DAN GANGGUAN HEMODINAMIK
MODUL BLOK INFEKSI, INFLAMASI DAN GANGGUAN HEMODINAMIK PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA 2015 1 MODUL BLOK INFEKSI, INFLAMASI DAN
MODUL BLOK INFEKSI, INFLAMASI DAN GANGGUAN HEMODINAMIK
MODUL BLOK INFEKSI, INFLAMASI DAN GANGGUAN HEMODINAMIK PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA 2016 1 MODUL BLOK INFEKSI, INFLAMASI DAN
PANDUAN MODUL BLOK II SITOLOGI DAN SISTEM GERAK
1 PANDUAN MODUL BLOK II SITOLOGI DAN SISTEM GERAK Penanggung Jawab: dr. Sherly Usman dr.mahendra Priya Adikusuma Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah
PEDOMAN AKADEMIK PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER GIGI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA BAB IV PENYELENGGARAAN PEMBELAJARAN
BAB IV PENYELENGGARAAN PEMBELAJARAN Kegiatan pembelajaran di Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya menerapkan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dengan menekankan
MODUL BLOK 10 Muskuloskletal
MODUL BLOK 10 Muskuloskletal Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta 015 1 MODUL BLOK Muskuloskletal Penanggung Jawab Blok: dr. Meiky
RANCANGAN PEMBELAJARAN
RANCANGAN PEMBELAJARAN 1. Mata Kuliah / Kode : Fisiologi I / IKU 1208 2. Semester/SKS : II / 3 SKS 3. Standar Kompetensi : a. Mahasiswa dapat menjelaskan fisiologi seluruh sistem tubuh manusia b. Mahasiswa
MODUL BLOK INFEKSI, INFLAMASI DAN GANGGUAN HEMODINAMIK
MODUL BLOK INFEKSI, INFLAMASI DAN GANGGUAN HEMODINAMIK PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA 2017 1 MODUL BLOK INFEKSI, INFLAMASI DAN
SILABUS MATA KULIAH 1. Standar kompetensi 2. Kompetensi dasar 3. Deskripsi mata ajar 4. Kegiatan Pembelajaran
SILABUS MATA KULIAH Mata kuliah/kode : Fisiologi I / IKU 1208 Semester/SKS : II / 3 SKS Prasyarat : Anatomi, Biologi Keperawatan, Fisika Keperawatan, Kimia Keperawatan, Biokimia 1. Standar kompetensi a.
MATA KULIAH PATOLOGI KLINIK
RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER MATA KULIAH PATOLOGI KLINIK Oleh : Woro Harjaningsih, S.Si., Apt, SpFRS Dra Nurlaila, M.Si., Apt Nanang Munif Yasin, M Pharm., Apt FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS
SILABUS ANATOMI & FISIOLOGI MANUSIA S1 FARMASI
SILABUS ANATOMI & FISIOLOGI MANUSIA S1 FARMASI SEKOLAH TINGGI 1. ILMU KESEHATAN MUHAMMADIYAH KUDUS SK MENDIKNAS RI No:127/D/O/2009 Website : http://www.stikesmuhkudus.ac.id Email : [email protected]
KONTRAK BLOK Biomedical Science (BMS) TAHUN AJARAN 2017/2018
KEMENTERIAN RISET DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA UNIVERSITAS LAMPUNG FAKULTAS KEDOKTERAN Jl. Prof. Dr. Soemantri Brojonegoro no. 1 Telp (0721)7691197 Bandar Lampung KONTRAK BLOK Biomedical Science
KULIT MENGHITAM MODUL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MAHASISWA SISTEM ENDOKRIN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HASANUDDIN
SISTEM ENDOKRIN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HASANUDDIN MODUL PROBLEM BASED LEARNING KULIT MENGHITAM UNTUK MAHASISWA Oleh: Tim Endokrin dan Metabolik Disajikan pada Mahasiswa Semester III Program Studi
JADWAL BLOK KARDIOVASKULER
JADWAL BLOK KARDIOVASKULER Kode : 71105335 Semester / SKS : III / 8 Tahun Akademik : 2010/2011 Ruang : Gedung Prof. Sardjito Lantai 3 MINGGU I Minggu I Senin, 11 Okt Selasa, 12 Okt Rabu, 13 Okt Kamis,
MUDAH LAPAR DAN HAUS
SISTEM ENDOKRIN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HASANUDDIN MODUL PROBLEM BASED LEARNING MUDAH LAPAR DAN HAUS UNTUK MAHASISWA Oleh: Tim Endokrin dan Metabolik Disajikan pada Mahasiswa Semester III Program
TEKNIK SEVEN JUMP. Yunia Hastami Siti Munawaroh FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET 2015
TEKNIK SEVEN JUMP Yunia Hastami Siti Munawaroh FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET 2015 PERAN SEVEN JUMP Sebagai alat bagi mahasiswa untuk mencapai LO. LO (Learning Objective) : tujuan pembelajaran.
Buku Pegangan Mahasiswa MODUL KAKI BENGKAK. Diberikan pada Mahasiswa Semester Kedua Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin
Buku Pegangan Mahasiswa MODUL KAKI BENGKAK Diberikan pada Mahasiswa Semester Kedua Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin SISTEM MEKANISME DASAR PENYAKIT 2013 MODUL KAKI BENGKAK PENDAHULUAN Modul kaki
Pengantar Sistem Sirkulasi Darah I PERTEMUAN-1 Trisia Lusiana Amir, S. Pd., M. Biomed PRODI MIK FAKULTAS ILMU-ILMU KESEHATAN
Pengantar Sistem Sirkulasi Darah I PERTEMUAN-1 Trisia Lusiana Amir, S. Pd., M. Biomed PRODI MIK FAKULTAS ILMU-ILMU KESEHATAN VISI PS MIK UNIVERSITAS ESA UNGGUL Menjadi penyelenggara Program Studi Manajemen
JADWAL BLOK RESPIRASI
JADWAL BLOK RESPIRASI Kode : 71105435 Semester / SKS : III / 7 Tahun Akademik : 2010/2011 Ruang : Gedung Prof. Sardjito Lantai 3 UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA Minggu I Senin, 13 Des Selasa, 14 Des Rabu,
UNIVERSITAS SEBELAS MARET FAKULTAS KEDOKTERAN 2014 SILABUS
UNIVERSITAS SEBELAS MARET FAKULTAS KEDOKTERAN 2014 SILABUS Program Studi : Pendidikan Dokter Kode Blok : Blok : THT Bobot : 4 SKS Semester : V Standar Kompetensi : Mahasiswa mampu: - Menjelaskan organ
RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) FISIOLOGI KEDOKTERAN
RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) FISIOLOGI KEDOKTERAN Prof.dr. Rahmatina B.Herman, PhD, AIF dr. Sofina Rusdan, Cert.Med, AIF dr. Erkadius, MSc, AIF Dr.dr. Afriwardi, SpKO, AIF dr.
Buku Kerja Mahasiswa MODUL DIARE SISTEM MEKANISME DASAR PENYAKIT
Buku Kerja Mahasiswa MODUL DIARE SISTEM MEKANISME DASAR PENYAKIT Tahun Akademik 2014-2015 Semester Akhir Tahun Pertama Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin 2015 PENDAHULUAN MODUL DIARE Modul diare
BAB I PENDAHULUAN. Kurikulum Problem-Based Learning (PBL) diperkenalkan pertama kali di
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kurikulum Problem-Based Learning (PBL) diperkenalkan pertama kali di Fakultas Kedokteran Universitas McMaster Kanada pada tahun 1969, selanjutnya banyak fakultas
BAB I PENDAHULUAN. I. 1. Latar Belakang. Pada beberapa tahun terakhir ini terjadi inovasi. di dalam sistem pendidikan kedokteran di Indonesia,
BAB I PENDAHULUAN I. 1. Latar Belakang Pada beberapa tahun terakhir ini terjadi inovasi di dalam sistem pendidikan kedokteran di Indonesia, yang sebelumnya pembelajaran berbasis pengajar (teacher-centered
Evaluasi. Metoda Evaluasi
JADWAL AKTIVITAS Matrik kegiatan merupakan jadwal aktivitas pembelajaran setiap minggu disesuaikan dengan beban studi tiap mata kuliah. Besaran kredit untuk mata kuliah ini adalah 2 sks AIK III : 2 SKS
BLOK 1.4 PENCERNAAN, METABOLISME, DAN HORMON
BLOK 1.4 PENCERNAAN, METABOLISME, DAN HORMON PENDAHULUAN Pembelajaran pada Blok 1.4 ini dengan judul Pencernaan, Metabolisme, dan Hormon dipersiapkan agar mahasiswa dapat mengerti dan menjelaskan kompetensi
Standard Operating Procedure. FASILITATOR PBL (Problem Based Learning)
Standard Operating Procedure FASILITATOR PBL (Problem Based Learning) PROGRAM STUDI SARJANA KEDOKTERAN GIGI FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 07 0 LEMBAR IDENTIFIKASI Nama Dokumen :
MODUL SISTEM MUSKULOSKELETAL
BUKU KERJA MAHASISWA MODUL SISTEM MUSKULOSKELETAL Diberikan pada Mahasiswa Semester III Fakultas Kedokteran Unhas FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR 2016 PENDAHULUAN SISTIM MUSKULOSKLETAL
UNIVERSITAS SEBELAS MARET FAKULTAS KEDOKTERAN SILABUS
UNIVERSITAS SEBELAS MARET FAKULTAS KEDOKTERAN SILABUS Program Studi Kode Blok Blok Bobot Semester Standar Kompetensi : Pendidikan Dokter : KBK403 : UROGENITAL : 4 SKS : IV : Mengidentifikasi dan menyusun
SILABUS UNIVERSITAS SEBELAS MARET FAKULTAS KEDOKTERAN
SILABUS UNIVERSITAS SEBELAS MARET FAKULTAS KEDOKTERAN Fakultas : Kedokteran Program Studi : Pendidikan Dokter Blok : Hematologi Bobot : 4 SKS Semester : II Standar Kompetensi : etiologi, patogenesis dan
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) PROGRAM STUDI KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) PROGRAM STUDI KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET Identitas Mata Kuliah Identitas dan Validasi Nama Tanda Tangan Kode Mata Kuliah : KBK403 Dosen
UNIVERSITAS SEBELAS MARET FAKULTAS KEDOKTERAN 2014 SILABUS
UNIVERSITAS SEBELAS MARET FAKULTAS KEDOKTERAN 2014 SILABUS Program Studi : Pendidikan Dokter Kode Blok : Blok : REPRODUKSI Bobot : 4 SKS Semester : IV Standar Kompetensi : Mahasiswa mampu: - Menjelaskan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. 1. Pengertian Problem Based Learning (PBL)
8 BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Problem Based Learning (PBL) 1. Pengertian Problem Based Learning (PBL) Problem Based Learning (PBL) merupakan suatu model pembelajaran yang berbasis pada masalah, dimana masalah
Kode: NAMA MATA KULIAH. BUKU BLOK PSIK FKUB Semester, Program A Reguler TIM FASILITATOR:
Kode: 00802 08015. 01 NAMA MATA KULIAH BUKU BLOK PSIK FKUB Semester, Program A Reguler TIM FASILITATOR: BUKU BLOK SISTEM KARDIOVASKULAR A. DESKRIPSI MODUL B. KOMPETENSI BLOK SISTEM KARDIOVASKULER C. TUJUAN
FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA SILABUS MATAKULIAH HISTOLOGI
Fakultas Program Studi Mata Kuliah FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN : Fakultas Ilmu Keolahragaan : Ilmu Keolahragaan : Histologi Kode Mata Kuliah : SKO 301 Sks Semester : 3 Mata Kuliah Prasyarat : - Dosen :
PROBLEM BASED LEARNING (PBL)
Instruksi Kerja PROSES BELAJAR MENGAJAR METODE PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PROGRAM STUDI ILMU GIZI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA Universitas Brawijaya, 2012 All Rights Reserved Instruksi Kerja
MODUL KETRAMPILAN KOMUNIKASI INTER-PROFESI
MODUL KETRAMPILAN KOMUNIKASI INTER-PROFESI Tim Penyusun: Dr. Warih Andan Puspita, Sp.KJ Drg. Indri Kurniasih, M.Med.Ed Indriastuti Cahyaningsih, S.Fam. Apt. Romdzati, S.Kep, Ns. MNS Dr. Oryzati Hilman,
MINGGU I Senin, 25 April Selasa, 26 April Rabu, 27 April Kamis, 28 April Jumat, 29 April Sabtu, 30 April Biokimia :
JADWAL BLOK DARAH Kode : 71104935 Semester / SKS : II / 5 Tahun Akademik : 2010/2011 Ruang : Gedung Prof. Dr. Sardjito Lantai 1 Timur UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA MINGGU I Senin, 25 April Selasa, 26 April
Manual Prosedur. Pembelajaran Metode Problem Based Learning PROGRAM STUDI ILMU GIZI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Manual Prosedur Pembelajaran Metode Problem Based Learning PROGRAM STUDI ILMU GIZI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA Universitas Brawijaya, 2012 All Rights Reserved Deleted: 11 Manual Prosedur
METODOLOGI KEPERAWATAN
RANCANGAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) MATA KULIAH: METODOLOGI KEPERAWATAN Tim: 1.Desy Anggraini S.Kep.M.Kes AKADEMI KEPERAWATAN KESDAM II PALEMBANG TAHUN 2017 KATA PENGANTAR Alhamdulillah, segala puji
SILABUS MATA KULIAH. Revisi : 1 Tanggal Berlaku : 5 Agustus 2014
SILABUS MATA KULIAH Revisi : 1 Tanggal Berlaku : 5 Agustus 2014 A. Identitas 1. Nama Matakuliah : Klasifikasi dan Kodefikasi Penyakit dan Masalah Kesehatan Serta Tindakan (KKPMT) I 2. Program studi : D3
HASIL DAN PEMBAHASAN
17 HASIL DAN PEMBAHASAN Eritrosit, Hemoglobin, Hematokrit dan Indeks Eritrosit Jumlah eritrosit dalam darah dipengaruhi jumlah darah pada saat fetus, perbedaan umur, perbedaan jenis kelamin, pengaruh parturisi
Buku 2 : RKPM PENILAIAN STATUS GIZI
UNIVERSITAS GADJAH MADA FAKULTAS KEDOKTERAN / PRODI GIZI KESEHATAN Jl. Farmako Sekip Utara Yogyakarta Buku 2 : RKPM (Rencana Kegiatan Pembelajaran Mingguan) Modul Pembelajaran Pertemuan Ke 1 PENILAIAN
BPM BLOK BASIC MEDICAL SCIENCE BUKU PANDUAN MAHASISWA SEMESTER I TAHUN AKADEMIK PROGRAM STUDI SARJANA KEDOKTERAN GIGI
BPM BUKU PANDUAN MAHASISWA BASIC MEDICAL SCIENCE SEMESTER I TAHUN AKADEMIK 20162017 BLOK 1.1.2 PROGRAM STUDI SARJANA KEDOKTERAN GIGI FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS BRAWIJAYA 1 BUKU PANDUAN MAHASISWA
Buku Kerja Mahasiswa MODUL KESADARAN MENURUN. Semester Awal Tahun Akademik 2016/2017
Buku Kerja Mahasiswa MODUL KESADARAN MENURUN Semester Awal Tahun Akademik 2016/2017 KEGAWATDARURATAN DAN TRAUMATOLOGI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HASANUDDIN 2016 PENDAHULUAN Modul Kesadaran Menurun
PEMBELAJARAN ILMU FARMASI KEDOKTERAN DI FK UNIVERSITAS TARUMANAGARA DENGAN KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI. Oentarini Tjandra
PEMBELAJARAN ILMU FARMASI KEDOKTERAN DI FK UNIVERSITAS TARUMANAGARA DENGAN KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI Oentarini Tjandra Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara ABSTRAK Seiring dengan diterapkannya
TERAPI INHALASI MODUL PULMONOLOGI DAN KEDOKTERAN RESPIRASI. : Prosedur Tidakan pada Kelainan Paru. I. Waktu. Mengembangkan kompetensi.
MODUL PULMONOLOGI DAN KEDOKTERAN RESPIRASI NOMOR MODUL TOPIK SUB TOPIK I. Waktu : B02 : Prosedur Tidakan pada Kelainan Paru : Terapi Inhalasi TERAPI INHALASI Mengembangkan kompetensi Sesi Tutorial Diskusi
SILABUS BLOK MATA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET TAHUN 2014
SILABUS BLOK MATA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET TAHUN 2014 Program Studi : Pendidikan Dokter Blok : Mata (Blok 18) Bobot : 4 (empat) SKS Semester : 5 (lima)
BAB I. PENDAHULUAN. Yogyakarta (FKIK UMY) telah menggunakan beberapa metode pembelajaran
BAB I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (FKIK UMY) telah menggunakan beberapa metode pembelajaran sejak berdiri tahun 1993.
Prodi kedokteran FK UNS Oktober 2016
Prodi kedokteran FK UNS Oktober 2016 Pimpinan Fakultas Pengelola Program Studi Kedokteran VISI Prodi Kedokteran Menjadi Prodi Kedokteran Sebagai Pusat Pengembangan IPTEK Kedokteran bereputasi Internasional,
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) PROGRAM STUDI KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) PROGRAM STUDI KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET Identitas Mata Identitas dan Validasi Nama Tanda Tangan Kode Mata : BLOCK21 Dosen Pengembang RPS
BUKU MODUL TUTOR BLOK 12 REPRODUKSI. PENYUSUN: dr. Sugiyanta, M.Ked.
BUKU MODUL TUTOR BLOK 12 REPRODUKSI PENYUSUN: dr. Sugiyanta, M.Ked. FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS JEMBER 2013 1 KATA PENGANTAR Blok Reproduksi merupakan blok kedua belas dari keseluruhan blok belajar
MODUL PROBLEM BASED LEARNING GANGGUAN TIDUR
SISTEM NEURO PSIKIATRI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HASANUDDIN MODUL PROBLEM BASED LEARNING GANGGUAN TIDUR BUKU PEGANGAN UNTUK MAHASISWA DISUSUN OLEH M. FAISAL IDRUS FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS
JADWAL BLOK KEPEMIMPINAN & PROFESIONALISME KEDOKTERAN (KPK)
JADWAL BLOK KEPEMIMPINAN & PROFESIONALISME KEDOKTERAN (KPK) Kode : 71104235 Semester / SKS : I / 4 Tahun Akademik : 2010/2011 Ruang : Gedung Prof. Dr. Sardjito Lantai 1 Timur UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) PROGRAM STUDI KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) PROGRAM STUDI KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET Identitas Mata Kuliah Identitas dan Validasi Nama Tanda Tangan Kode Mata Kuliah : BLOCK101 Dosen
( MEU ) Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Rapat Kerja Pendidikan FK-UNAND, 2005 DIRJEN DIKTI KONSEP PARADIGMA BARU PENDIDIKAN DOKTER
MEDICAL EDUCATION UNIT ( MEU ) Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Rapat Kerja Pendidikan FK-UNAND, 2005 DIRJEN DIKTI KONSEP PARADIGMA BARU PENDIDIKAN DOKTER SELURUH FAKULTAS KEDOKTERAN DI INDONESIA
PEDOMAN TUTORIAL A. TUGAS PESERTA DISKUSI KELOMPOK (TUTORIAL)
PEDOMAN TUTORIAL A. TUGAS PESERTA DISKUSI KELOMPOK (TUTORIAL) 1. Tugas Dasar Tutor dalam Diskusi Kelompok a. Mendorong partisipasi aktif setiap anggota diskusi kelompok. b. Membantu ketua kelompok dalam
BATUK & SESAK PADA ANAK
Pegangan Mahasiswa MODUL 2 BATUK & SESAK PADA ANAK Penyusun Tim Dosen Pengampu Sistem Respirasi Diberikan pada mahasiswa semester III SISTEM RESPIRASI Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Makassar
MODUL 1 BATUK & SESAK PADA DEWASA
Pegangan Mahasiswa MODUL 1 BATUK & SESAK PADA DEWASA Penyusun Tim Dosen Pengampu Sistem Respirasi Diberikan pada mahasiswa semester IV SISTEM RESPIRASI Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin 2016 1
UNIVERSITAS SEBELAS MARET FAKULTAS KEDOKTERAN SILABUS
UNIVERSITAS SEBELAS MARET FAKULTAS KEDOKTERAN SILABUS Program Studi : KEDOKTERAN Kode : : RESPIRASI Bobot : Semester : 3 Standar Kompetensi : dasar-dasar sistem respirasi manusia meliputi anatomi, histologi,
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) PROGRAM STUDI KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) PROGRAM STUDI KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET Identitas Mata Kuliah Identitas dan Validasi Nama Tanda Tangan Kode Mata Kuliah : KBK 502 Dosen
Panduan Modul Manajemen Rumah Sakit
Panduan Modul Manajemen Rumah Sakit Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Abdurrab Pekanbaru 2015 Topic Tree Pengantar Manajemen Rumah Sakit Patient Safety dan Hospital
BAB I PENDAHULUAN. manajemen waktu dapat dilakukan dengan metode Problem Based. pendekatan SCL adalah metode pembelajaran dengan Problem Based
BAB I PENDAHULUAN A. Latar belakang Student center learning (SCL) atau pembelajaran yang berfokus pada peserta didik merupakan model pembelajaran yang menempatkan peserta didik sebagai pusat dari proses
Kata Kunci: Dasar Hukum implementasi KBK, Implementasi KBK.
GASTER, Vol. 8, No. 2 Austus 2011 (721-730) (PEMIKIRAN) IMPLEMENTASI KBK DI FAKULTAS KEDOKTERAN (Studi Pustaka tentang KBK) Satimin Hadiwidjaja Laboratorium Anatomi Fakultas Kedokteran UNS Abstrak :Latar
MODUL KETERAMPILAN PENULISAN LEMBAR KONSULTASI PASIEN (menjawab konsul)
MODUL KETERAMPILAN PENULISAN LEMBAR KONSULTASI PASIEN (menjawab konsul) Penyusun Asty Amalia Astrid Pratidina Susilo Kontributor Tim ISLaND Daftar Isi Halaman Sampul Daftar Isi I Ii Pendahuluan 1 Panduan
PEMERIKSAAN ORGAN DALAM
MODUL-II PEMERIKSAAN ORGAN DALAM PEGANGAN MAHASISWA Diberikan pada mahasiswa Semester 5 FORENSIC MEDICINE - MEDICOLEGAL FACULTY OF MEDICINE HASANUDDIN UNIVERSITY 2010 PEMERIKSAAN ORGAN PADA LUKA / TRAUMA
MODUL PROBLEM BASED LEARNING GANGGUAN SOMATOFORM
SISTEM NEUROPSIKIATRI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HASANUDDIN MODUL PROBLEM BASED LEARNING GANGGUAN SOMATOFORM BUKU PEGANGAN UNTUK MAHASISWA DISUSUN OLEH M. FAISAL IDRUS FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS
MODUL PROBLEM BASED LEARNING NYERI KEPALA
SISTEM NEURO PSIKIATRI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HASANUDDIN BUKU KERJA MAHASISWA MODUL PROBLEM BASED LEARNING NYERI KEPALA DISUSUN OLEH : dr. SUSI AULINA, Sp.S(K) dr. A. KURNIA BINTANG, Sp.S., M.Kes
JADWAL BLOK UROPOETIKA
JADWAL BLOK UROPOETIKA Kode : 71105535 Semester / SKS : IV / 6 Tahun Akademik : 2010/2011 Ruang : Gedung Prof. Dr. Sardjito Lantai 3 UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA MINGGU I : Modul Diuresis dan Keseimbangan
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pemeriksaan hematologi adalah pemeriksaan yang digunakan secara luas pada praktek klinis sehari-hari. Rentang referensi hematologi yang sesuai sangatlah diperlukan
LOG BOOK PRAKTIKUM BLOK 1.1 DASAR PROFESSIONALISME DOKTER
LOG BOOK PRAKTIKUM BLOK 1.1 DASAR PROFESSIONALISME DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ANDALAS PADANG 2014 MINGGU I 1. TEKNIK MENCARI LITERATUR DI PERPUSTAKAAN (P1.1) Tujuan Pembelajaran: 1. Mengerti
MODUL 2 MASALAH KESEHATAN DALAM KELUARGA
MODUL MAHASISWA MODUL 2 MASALAH KESEHATAN DALAM KELUARGA Diberikan Kepada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Semester VII BLOK KEDOKTERAN KOMUNITAS UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR 2016 1 PENGANTAR Modul ini
MODUL-1 LUKA / TRAUMA
MODUL-1 LUKA / TRAUMA Pegangan untuk Mahasiswa 6 th Semester Diberikan kepada mahasiswa semester 5 KEDOKTERAN FORENSIK DAN MEDIKOLEGAL FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HASANUDDIN 2010 LUKA / TRAUMA Setelah
OK307 ANATOMI FISIOLOGI
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) OK307 ANATOMI FISIOLOGI Dosen: Upik Rahmi, S.Kp., M.Kep () dr Lucky Angkawijaya R (LA) Lisna Annisa F.,S.Kep.,Ners.,M.Kes (LF) PROGRAM STUDI DIII KAPERAWATAN FAKULTAS
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNIN (PBL) DALAM KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNIN (PBL) DALAM KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI Amelia Dwi Fitri Bagian Pendidikan Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi Email: [email protected]
MODUL GLOMERULONEFRITIS AKUT
TEAM BASED LEARNING MODUL GLOMERULONEFRITIS AKUT Diberikan pada Mahasiswa Semester IV Fakultas Kedokteran Unhas DISUSUN OLEH : Prof. Dr. dr. Syarifuddin Rauf, SpA(K) Prof. dr. Husein Albar, SpA(K) dr.jusli
JADWAL BLOK KESEHATAN JIWA
JADWAL BLOK KESEHATAN JIWA Kode : 71105935 Semester / SKS : V / 5 Tahun Akademik : 2010/2011 Ruang : Gedung Prof. Sardjito Lantai 2 Timur UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA MINGGU 1 Senin 18 Okt Selasa 19 Okt
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Smartphone atau telepon pintar adalah telepon genggam yang mempunyai
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Pustaka 1. Smartphone Smartphone atau telepon pintar adalah telepon genggam yang mempunyai kemampuan lebih tinggi daripada ponsel biasa. Kemampuan yang dimiliki smartphone
Bab 1 KURIKUKULUM BERBASIS KOMPETENSI DAN PROBLEM-BASED LEARNING
Bab 1 KURIKUKULUM BERBASIS KOMPETENSI DAN PROBLEM-BASED LEARNING AREA KOMPETENSI DOKTER Fakultas Kedokteran UNS memiliki visi menyelenggarakan program studi pendidikan dokter yang berkualitas dan memiliki
RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) FISIOLOGI KEDOKTERAN
RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) FISIOLOGI KEDOKTERAN Prof.dr. Rahmatina B.Herman, PhD, AIF FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ANDALAS 2013/2014 A. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. Deskripsi
Implementasinya dalampbl. Perhimpunan Dokter Keluarga Indonesia Departemen Pendidikan Kedokteran FKUI
Implementasinya dalampbl Sugito Wonodirekso Perhimpunan Dokter Keluarga Indonesia Departemen Pendidikan Kedokteran FKUI Pendahuluan KBK tidak sama dengan PBL PBL adalah salah satu cara untuk mencapai kompetensi
PROGRAM STUDI S1 AKUNTANSI
Kata Pengantar Mata kuliah Laboratorium Pengantar Akuntansi (EKSI4101) dan Laboratorium Auditing (EKSI4414) merupakan mata kuliah keahlian berkarya yang bersifat praktik. Praktikum dilakukan dengan simulasi
PEDOMAN AKADEMIK PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER GIGI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA BAB V EVALUASI KEBERHASILAN
BAB V EVALUASI KEBERHASILAN Evaluasi dalam kurikulum berbasis kompetensi dengan metode PBL ini meliputi elemen hasil pembelajaran yaitu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh oleh mahasiswa), proses
UNIVERSITAS SEBELAS MARET FAKULTAS KEDOKTERAN SILABUS
UNIVERSITAS SEBELAS MARET FAKULTAS KEDOKTERAN SILABUS Program Studi : Pendidikan Dokter Kode Blok : Blok ke 12 Blok : SARAF Bobot : 4 SKS Semester : III Standar Kompetensi : Mahasiswa mampu menjelaskan
MATA KULIAH FARMAKOTERAPI SISTEM KARDIOVASKULAR DAN RENAL
RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER MATA KULIAH FARMAKOTERAPI SISTEM KARDIOVASKULAR DAN RENAL Oleh : Dra. Fita Rahmawati, Sp.FRS., Apt. Dra. Tri Murti Andayani, Sp.FRS., Apt. Arief Rahman Hakim,
KOMPETENSI MATA KULIAH PRA KLINIK
KOMPETENSI MATA KULIAH PRA KLINIK No. Mata Kuliah Kode SKS Prasyarat TIU Kompetensi 1. ANATOMI ANATOMI 2. ANATOMI ANATOMI 221 221 214 214 3(2-3) BIO 100 Setelah menyelesaikan mata kuliah menjelaskan struktur
Indek Eritrosit (MCV, MCH, & MCHC)
Indek (MCV, MCH, & MCHC) Pemeriksaan Darah Lengkap (Complete Blood Count / CBC) yaitu suatu jenis pemeriksaaan penyaring untuk menunjang diagnosa suatu penyakit dan atau untuk melihat bagaimana respon
MODUL TUTORIAL. Pegangan Mahasiswa SISTEM RESPIRASI. Penyusun Tim Sistem Respirasi PSPD FKK UMJ
MODUL TUTORIAL Pegangan Mahasiswa SISTEM RESPIRASI Penyusun Tim Sistem Respirasi PSPD FKK UMJ Modul PBL ini untuk dipergunakan oleh Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta 2015
Prasyarat : - Status Matakuliah. Disk ripsi Singkat Matakuliah :
Nama Matakuliah : Penyakit AUTOIMUN Kode/SKS : Autmn/2 SKS Prasyarat : - Status Matakuliah : Wajib Disk ripsi Singkat Matakuliah : Matakuliah penyakit autoimun mempelajari konsep dan teori yang terkait
II. Standar Kompetensi SILABUS. Kode : : Teori : 2 sks Praktik : 1 SKS
SILABUS Program Studi : D III Kebian Mata kuliah : Anatomi Kode : SKS : : 2 sks Praktik : 1 SKS Semester : 1 (satu) MK Prasyarat & Kode : - Dosen : H. Paryon S.Kep. Ns. M.Kes Gita Kostania, SST, M.Kes
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) PROGRAM STUDI KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) PROGRAM STUDI KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET Identitas Mata Kuliah Identitas dan Validasi Nama Tanda Tangan Kode Mata Kuliah : KBK303 Dosen
HISTOLOGI JARINGAN KERAS DAN JARINGAN LUNAK RONGGA MULUT BLOK 5: STRUKTUR SISTEM STOMATOGNATIK
1 BUKU PETUNJUK PRAKTIKUM dan LEMBAR KERJA MAHASISWA HISTOLOGI JARINGAN KERAS DAN JARINGAN LUNAK RONGGA MULUT BLOK 5: STRUKTUR SISTEM STOMATOGNATIK Penyusun: drg. Happy Harmono, M.Kes drg. Nuzulul Hikmah,
MODUL 4 IKTERUS NEONATORUM
MODUL 4 IKTERUS NEONATORUM TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM (TIU) Setelah selesai mempelajari modul ini, mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan tentang penyebab, patofisiologi, komplikasi dan tatalaksana ikterus
