BAB III MODEL RELATIONAL
|
|
|
- Suhendra Darmali
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB III MODEL RELATIONAL 3.1 PENDAHULUAN Model relasi pertama kali dikenalkan oleh Codd, pada tahun Sejak itu model relasi memainkan peranan yang sangat penting dalam berbagai perancangan basis data. Ada tiga alas an mengapa model relasi mempunyai peranan penting dalam perancangan basis data yaitu : mempunyai piranti komunikasi yang baik antara user & designer artinya relasi merepresentasikan struktur data yang dapat dimengerti oleh user maupun designer. model relasional mendefinisikan salah satu kriteria perancangan basis data yang penting yaitu relasi bentuk normal. Struktur data yang direpresentasikan oleh relasi dapat segera dikonversikan & diimplementasikan ke RDBMS. 3.2 APA YANG DISEBUT DENGAN RELASI Relasi pertama kali didefinisikan menggunakan teori himpunan. Cara termudah untuk mendefinisikan sebuah relasi adalah sebagai sebuah tabel dimana data-datanya disimpan dalam baris tabel. Contoh Table : Tabel Work dibawah ini Terdiri dari tiga kolom, yaitu Person_Id, Proj_No dan Total_Time. Tabel ini menyimpan waktu yang dihabiskan oleh person pada proyek tersebut. Selain tabel Work terdapat juga relasi Persons. Relasi ini menyimpan secara detail tentang person yang bekerja pada proyek dimaksud. WORK Person_Id Proj_No Total_Time P1 PROJ1 20
2 P3 PROJ1 16 P2 PROJ2 35 P2 PROJ3 42 P3 PROJ2 17 P3 PROJ1 83 P4 PROJ3 41 PERSON Person_Id Date_Of_birth Name P1 JAN 62 JOE P4 FEB 65 MARY P3 AUG 33 ANDREW P2 JUL 48 JOE 3.3 TERMINOLOGI - Relasi = Tabel - Atribut relasi = Kolom tabel - Tuple = Baris Domain Part_Id Deskripsi Warna Berat Dimensi (tipe : alpha) (tipe : string) (tipe : numeric) (tipe : numeric) PARTS Part_No Part_Name Warna Berat Max_Dim P1 Gergaji Hitam P2 Palu Coklat 20 19
3 P3 Bor Abu-abu STRUKTUR LOJIK & FISIK Relasi adalah sebuah representasi data lojik bukan fisik. Relasi menggambarkan struktur data tanpa memperhatikan bagaimana data disimpan atau diakses. Representasi lojik berarti bahwa sebuah relasi harus : - tidak terdapat duplikasi baris - urutan baris tidak diperhatikan - setiap kolom dalam suatu relasi mempunyai sebuah nama yang unik struktur fisik diperlukan selama implementasi fisik yaitu pada saat menentukan layout data & indeks yang digunakan untuk mengakses data dalam suatu relasi. Hal penting lainnya yang harus diperhatikan dalam merancang relasi adalah bahwa nama-nama atribut relasi harus menggambarkan sumber data berasal. 3.5 REDUNDANSI & DUPLIKASI Redundansi Salah satu dari perancangan lojik basis data adalah meniadakan redundansi. Redundansi terjadi jika fakta yang sama disimpan lebih dari sekali. Contoh redundansi adalah relasi Project_Data berikut : dalam relasi Project_Data, Project_Budget dari sebuah proyek disimpan lebih dari sekali. Yaitu sebanyak orang yang bekerja pada proyek tersebut. Hal ini tidak diinginkan karena menyebabkan banyak kerugian sebagai berikut : o Jika Project_Budget untuk Proj_No berubah maka harus dilakukan perubahan lebih dari satu baris dalam relasi tersebut. o Setiap kali penambahan orang baru untuk suatu proyek maka harus dimasukkan pula budget untuk proyek tersebut. o Sebuah proyek yang tidak ada orangnya, seperti PROJ4, akan hanya mempunyai sebuah nilai Project_Budget tetapi tidak punya nilai untuk atribut lainnya. Ini berarti bahwa operasi-operasi terhadap relasi tersbut harus disesuaikan dengan keadaan struktur basis data saat itu.
4 PROJECT_DATA Person_Id Proj_No Project_Budget Total_Time P1 PROJ P3 PROJ P2 PROJ P2 PROJ P3 PROJ P3 PROJ P4 PROJ PROJ Duplikasi Duplikasi berbeda dengan redundansi. Kadang-kadang duplikasi diperlukan dalam basis data sementara redundansi harus dihindari. Contoh duplikasi adalah relasi USE dibawah ini. Relasi USE memiliki lebih dari satu baris yang mempunyai nilai yang sama untuk atribut Project_Id, yaitu Proj1. Demikian juga untuk Proj2. Nilai-nilai ini harus disimpan lebih dari sekali karena menggambarkan fakta yang berbeda. USE Proj_Id Part_No Qty_Used Proj1 P1 17 Proj2 P2 85 Proj1 P3 73 Proj2 P2 80 ASSIGNMENTS Person_Id Dept Date_Of_Birth Date_Started Date_Finished P1 Sales 1 June 53 2 June 80 5 Aug 83 P2 Sales 3 July 51 5 Aug 81 9 Dec 82 P3 Accounting 8 Aug 60 3 Feb Jul 82
5 P1 Production 1 June Mar 82 3 Feb 85 Sedangkan dalam relasi Assigment, satu nilai atribut Date_Of_Birth, yaitu 1 June 1953, dapat juga muncul lebih dari sekali. Berbeda dengan Proj1 & Proj2 di atas, 1 June 53 menunjukkan fakta yang sama yaitu menunjukkan orang yang sama. Hal ini menyebabkan terjadinya redundansi dalam relasi Assignment. 3.6 MENGHILANGKAN REDUNDANSI Salah satu cara untuk menghilangkan redundansi adalah dengan dekomposisi. Sbuah relasi yang menyimpan sebuah fakta lebih dari sekali dapat didekomposisi ke dalam relasi-relasi yang hanya menyimpan sebuh fakta sekali. Contoh relasi Project_Data di atas dapat didekomposisi menjadi relasi Projects dan Work di bawah ini. PROJECT Proj_No Proj1 20 Proj2 17 Proj3 84 Proj4 90 Project_Budget WORK Person_Id Proj_No Total_Time_Spent_By_ Person_On_Project P1 Proj1 20 P3 Proj1 16
6 P2 Proj2 35 P2 Proj3 42 P3 Proj2 17 P3 Proj1 83 P4 Proj QUERY LANGUAGE Query language adalah suatu bahasa yang menyediakan fasilitas bagi user untuk mengakses informasi dari basis data. Pada umumnya level bahasa ini lebih tinggi dari bahasa pemrograman standar. Bahasa query dapat dikategorikan sebagai prosedural & non-prosedural. Dalam bahsa prosedural, user menginstruksikan ke sistem agar membentuk serangkaian operasi dalam basis data untuk mengeluarkan hasil yang diinginkan. Dalam bahasa non-prosedural, user mendeskripsikan informasi yang diinginkan tanpa memberikan prosedur detail untuk menghasilkan informasi tersebut. Sebagian besar system basis data relasional yang beredar dipasaran menawarkan bahasa query dengan pendekatan prosedural & non-prosedural. Bebrapa bahasa query yang murni adalah : aljabar relasional (relational algebra) merupakan bahasa query prosedural, sedangkan kalkulus relasional tuple (tuple relational calculus) & kalkulus relasional domain(domain relational calculus) adalah non-prosedural. Berikut hanya akan dibahas bahasa query bukan bahasa datamanipulation yang lengkap, yaitu bahasa yang tidak hanya terdiri dari bahas query tetapi juga bahasa untuk memodifikasi basis data, seperti perintah insert dan delete tuple Aljabar Relasional ( Relational Algebra) Aljabar relasional adalah sebuah bahasa query prosedural yang terdiri dari sekumpulan operasi dimana masukkannya adalah satu atau dua relasi dan keluarannya adalah sebuah relasi baru sebagai hasil dari operasi tersebut. Operasi-operasi dasar dalam aljabar relasional adalah : select, project, union, set difference, Cartesian product dan
7 rename. Disamping operasi-operasi dasar terdapat beberapa operasi lainnya seperti set intersection, natural join, division dan assignment. Operasi-operasi ini akan didefinisikan dalam terminology operasi dasar Operasi-operasi Dasar Operasi-operasi select, project dan rename disebut operasi unary, karena operasioperasi tersebut hanya memerlukan satu relasi. Tiga operasi lainnya memerlukan sepasang relasi, disebut operasi binary. a. Operasi Select Operasi select menyeleksi tuple-tuple yang memenuhi predikat yang diberikan. Digunakan symbol sigma (σ) untuk menunjukkan operasi select. Predikat muncul sebagai subcript dari σ. Argumen relasi diberikan dalam kurung yang mengikuti σ. Jadi untuk menyeleksi tuple-tuple dari relasi loan dimana branch-name-nya adalah Perryridge, ditulis : σ branch-name = Perrydge (loan) Jika relasi Loan adalah : Brach-name Loan-number Ammount Downtown L Redwood L Perryridge L Downtown L Mianus L Round Hill L Perryridge L Maka hasil dari query di atas adalah : Brach-name Loan-number Ammount Perryridge L Perryridge L
8 Contoh-contoh query lain dengan operasi select adalah : σ amount>1200 (loan), untuk menemukan tuple dengan nilai amount lebih dari 1200, σ brach-name = Perryridge and amount >1200 (loan), untuk menemukan tuple dengan branch-name = Perryridge dimana nilai amountnya lebih dari b. Operasi Project Seandainya diinginkan semua daftar loan-number dan amount, tanpa branchname. Dengan operasi project dapat dihasilkan relasi ini. Operasi project disimbolkan dengan symbol phi (π). Nama-nama atribut yang diinginkan tampil ditulias sebagai subcrip π. Contoh : π loan-number,amount (loan), adalah operasi untuk menampilkan seluruh loan-number & amount tanpa branch-name. Hasil operasi tersebut adalah : Loan-number Amount L L L L L L L c. Komposisi Operasi-operasi relasional Berikut contoh query yang lebih kompleks : Temukan kastemer-kastemer yang tinggal di Horison. Maka query-nya ditulis : π customer-name (σ customer-city= Horison (customer))
9 perhatikan bahwa sebagai argumen dari operasi project adalah sebuah ekspresi untuk suatu relasi. Oleh karenanya, operasi-operasi aljabar relasional dapat digabung dengan suatu ekspresi aljabar relasional. d. Operasi Union Operasi union dalam aljabar relasional sama halnya dengan operasi union pada aritmatika. Misal user menginginkan nama-nama semua nasabah bank yang memiliki sebuah account atau sebuah loan atau keduanya. Perhatikan bahwa relasi customer tidak mengandung informasi tersebut. Untuk menjawab query ini diperlukan informasi dari relasi Depositor dan relasi Borrower. Dengan operasi union informasi yang diinginkan dapat diperoleh dengan menulis query sebagai berikut : π customer-name (borrower) π customer-name (depositor) DEPOSITOR Customer-name Johnson A-101 Smith A-215 Hayes A-102 Turner A-305 Johnson A-201 Jones A-217 Lindsay A-222 Account-number BORROWER Customer-name Jones L-17 Smith L-23 Hayes L-15 Jackson L-14 Curry L-93 Smith L-11 Loan-number
10 Williams L-17 Adams L-16 Hasil query yang union di atas adalah : Customer-name Johnson Smith Hayes Turner Jones Lindsay Jackson Curry Williams Adams Operasi union r s bernilai benar jika kedua relasi memenuhi dua kondisi berikut : 1. Relasi r & s harus mempunyai jumlah atribut yang sama 2. Domain dati atribut ke-i di relasi r dan domain dari atribut ke-i dari s harus sama untuk semua i. e. Operasi Pengurangan Himpunan ( Set Difference) Disimbolkan dengan tanda -. Operasi ini untuk menemukan tuple-tuple yang berada pada satu relasi tetapi tidak berada pada relasi yang lainnya. Contoh untuk menemukan semua nasabah bank yang mempunyai account tetapi tidak mempunyai loan, ditulis : π customer-name (depositor) - π customer-name (borrower) hasil query di atas :
11 Customer-name Johnson Turner Lindsay f. Operasi Cartesian product Operasi Cartesian-product disimbolkan dengan x. Dengan operasi ini dapat dihasilkan informasi yang merupakan kombinasi dari dua relasi. Secara garis besar, jika dipunyai relasi r1(r1) dan r2(r2), maka r1 x r2 adalah relasi yang skemanya merupakan gabungan dari R1 ( atribut-atribut relasi r1) dan R2 (atribut-atribut r2). Relasi R mengandung semua tuple t dimana terdapat sebuah tuple t1 dalam r1 dan t2 dalam r2 sedemikian sehingga t[r1] = t1[r1] dan t[r2]=t2[r2]. Contoh : Jika diinginkan nama-nama dari semua nasabah yang mempunyai pinjaman (loan) di bank cabang Perryridge. Maka query-nya ditulis : σ branch-name= Perryridge (borrower x loan) Relasi yang dihasilkan : Customer-name Loan-number Branch-name Loan-number Amount Jones L-17 Perryridge L Jones L-17 Perryridge L Smith L-23 Perryridge L Smith L-23 Perryridge L Hayes L-15 Perryridge L Hayes L-15 Perryridge L
12 Jackson L-14 Perryridge L Jackson L-14 Perryridge L Curry L-93 Perryridge L Curry L-93 Perryridge L Smith L-11 Perryridge L Smith L-11 Perryridge L Williams L-17 Perryridge L Williams L-17 Perryridge L Adams L-16 Perryridge L Adams L-16 Perryridge L g. Operasi Rename Dilambangkan dengan symbol rho (ρ). Sintaks penulisan rename : ρ x (E). Operasi rename mengeluarkan hasil ekspresi E dengan nama x. Contoh : π account.balance (σ account.balance<d.balance (account x ρ d (account))) Definisi Aljabar relasional Jika E1 & E2 adalah ekspresi aljabar-relasional, maka berikut ini adlah semua ekspresi aljabar-relasional : - E1 E2 - E1 E2 - E1 x E2 - σ p (E1), dimana p adalah sebuah predikat untuk atribut-atribut dalam E1 - π s (E1), dimana s adalah daftar yang terdiri dari bebrapa atribut dalam E1 - ρ x (E1), dimana x adalah nama baru untuk hasil E1
13 3.7.2 Kalkulus relasional Tuple ( Tuple Relational Calculus) Tuple relational calculus adalah query yang non-prosedural. Tuple relational calculus menggambarkan informasi yang diinginkan tanpa memberi prosedurnya secara detil untuk mendapatkan informasi tersebut. Sebuah query dalam tuple relational calculus ditulis : {t P(t)} yaitu : semua tuple t sedemikian sehingga predikat P adalah benar untuk t. dengan mengikuti notasi terdahulu, digunakan t[a] untuk menyatakan nilai tuple t pada atribut A, dan t r untuk menyatakan bahwa tuple t berada dalam relasi r. Contoh Query : Misal diinginkan informasi branch-name, loan-number dan amount untuk pinjaman di atas $1200. Maka query-nya adalah : {t t loan t[amount]>1200}. Andai hanya diinginkan atribut loan-number dari relasi loan. Untuk mengekspresikan permintaan ini, diperlukan notasi terdapatlah (there exists) dengan notasi : t r (Q(t)) dibaca terdapatlah sebuah tuple t dalam relasi sedemikian sehingga bahwa predikat Q(t) adalah benar. Dengan menggunakan notasi ini maka dapat ditulis query Tampilkan loan number untuk setiap pinjaman yang lebih dari $1200 sebagai {t s loan (t[loan-number]=s[loan-number] s[amount]>1200} Kalkulus Relasional Domain ( The Domain Relational Calculus) Bentuk kalkulus relasional ini menggunakan variabel domain yang mengambil sebuah nilai dari domain atribut, bukan dari nilai seluruh tuple. Contoh query :
14 - Tampilkan nama cabang, loan number dan jumlah pinjaman yang lebih dari $1200, dengan kalkulus relasional domain, query-nya ditulis : {<b,l,a> <b,l,a> loan a>1200} - Tampilkan semua loan-number untuk jumlah pinjaman yang lebih dari $1200, dengan kalkulus relasional domain, query-nya ditulis : {<l> b,a(<b,l,a> loan >1200)} - Tampilkan nama-nama semua customer yang mempunyai pinjaman di cabang Perryridge beserta loan-number-nya. {<c,a> (<c,l> borrower b (<b,l,a> loan b = Perryridge ))} - Tampilkan nama-nama semua customer yang mempunyai pinjaman, rekening, atau keduanya pada cabang Perryridge : {<c> l (<c,l> borrower b,a (<b,l,a> loan b = Perryridge )) b,n (<b,a,n> account b = Perryridge ))} - Tampilkan semua nama-nama customer yang mempunyai rekening pada semua cabang-cabang yang berlokasi di Brooklyn : {<c> x,y,z (<x,y,z> branch) y = Brooklyn a,b(<x,a,b> account <c,a> depositor )} Modifikasi Dalam Basis Data 1. Penghapusan (Deletion) Dalam aljabar relasional, operasi deletion diekspresikan dengan : r! r-e, dimana r adalah relasi dan E adalah sebuah query aljabar relasional. Berikut beberapa contoh dari perintah delete dengan aljabar relasional adalah : - Hapus semua rekening atas nama Smith account! account - σ customer-name = Smith (account) - Hapus semua pinjaman dengan jumlah diantara 0 s/d 50
15 loan! loan - σ amount > = 0 and amount <=50 (loan) - Hapus semua account pada cabang-cabang yang berlokasi di Needham r1! σ branch city = Needham (account x branch) r2! π branch-name, account-number, balance (r1) account! account r2 2. Penyisipan (Insertion) Untuk menyisipkan data ke dalam suatu relasi, dapat dilakukan dengan dua cara yaitu menentukan tuple-tuple yang akan disisipkan. Dalam relasional aljabar, penyisipan diekspresikan dengan : r! r E, dimana r adalah relasi dan E adalah sebuah ekspresi relasional aljabar. Contoh : seandainya akan disisipkan fakta bahwa Smith mempunyai $1200 dalam rekening A-973 pada cabang Perryridge. Query-nya ditulis : account! account {( Perryridge, A-973,1200)} Contoh lain : depositor! depositor {( Smith, A-973)} r1! (σ branch-name = Perryridge (borrower x loan)) r2! π branch-name, loan-number (r1) account! account (r2 x {(200)}) depositor! depositor π customer-name, loan-number (r1) 3. Updating Dapat digunakan operator proyeksi secara umum sebagai berikut : r! π F1,F2, Fn (r) Contoh : seandainya akan dibuat bunga tabungan sebesar 5% ditulis query : account! π branch-name,account-number,balance! balance*1.05 (account) 4. View View didefinisikan dengan statement create view. Untuk mendefinisikan sebuah view maka view tersebut harus diberi nama dan query untuk menghasilkan view tersebut.
16 Format statement create view sebagai berikut : Create view v as <ekspresi query> Dimana ekspresi query adalah sebuah ekspresi query relation-algebra yang sah dan nama view direpresentasikan dengan v. Contoh : untuk membuat view yang terdiri dari semua cabang bank dan pelanggannya Create view all-customer as π branch-name, customer-name (depositor x account) π branch-name, customer-name (borrower x loan)
ALJABAR RELASIONAL (RELATIONAL ALGEBRA)
ALJABAR RELASIONAL (RELATIONAL ALGEBRA) Aljabar Relasional suatu jenis formal language yang digunakan oleh pemakai untuk meminta informasi dari database OPERASI DASAR RESTRICT/SELECT Menampilkan tuple-tuple
STRUCTURED QUERY LANGUAGE (SQL)
BAB V STRUCTURED QUERY LANGUAGE (SQL) Sistem basis data komersial menghendaki adanya sebuah bahasa query yang lebih user-friendly. Oleh karena itu dikenal SQL sebagai bahasa query yang marketable. SQL
select, project dan rename unary, karena operasi-operasi Aljabar Relasional union, set difference dan
Aljabar Relasional Uro Abdulroim, S.kom, MT. v Operasi-operasi select, project dan rename disebut operasi unary, karena operasi-operasi tersebut anya memerlukan satu relasi. v Operasi-operasi union, set
PEMROSESAN QUERY. Gentisya Tri Mardiani, S.Kom
PEMROSESAN QUERY Gentisya Tri Mardiani, S.Kom Pendahuluan Pemrosesan terhadap query di dalam suatu basis data dilakukan dengan menggunakan bahasa query (query language) Bahasa query formal basis data relasional
Pertemuan 6 BAHASA QUERY FORMAL
Pertemuan 6 BAHASA QUERY FORMAL BAHASA QUERY FORMAL ALJABAR RELATIONAL Adalah kumpulan operasi terhadap relasi, dimana setiap operasi menggunakan satu atau lebih relasi untuk menghasilkan satu relasi yang
Basis Data. Bagian IV SQL (3) Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika Universitas Pasundan
Basis Data Bagian IV SQL (3) Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika Universitas Pasundan Deletion Yang dapat dihapus (delete) hanyalah tuple bukan nilai ada suatu atribut tertentu. Dalam SQL, deletion
Basis Data. Bagian IV SQL (1) Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika Universitas Pasundan
Basis Data Bagian IV SQL (1) Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika Universitas Pasundan Sejarah SQL IBM mengembangkan versi asli SQL di San Jose Research Laboratory (sekarang Almaden Research Center)
LATAR BELAKANG IBM San Jose Research Laboratory.
SQL LATAR BELAKANG SQL merupakan bahasa basis data relasional standard. Terdapat macam-macam versi SQL. Versi aslinya pertama kali dikembangkan oleh IBM San Jose Research Laboratory. 2 LATAR BELAKANG Bahasa
Basis Data. Bagian IV SQL (2) Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika Universitas Pasundan
Basis Data Bagian IV SQL (2) Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika Universitas Pasundan Fungsi Agregasi Fungsi agregasi digunakan untuk melakukan operasi pada kelompok-kelompok baris data. Fungsi ini
BASIS DATA (BS203) RELASI ALJABAR. fb: NDoro Edi. Page 1
BASIS DATA (BS203) RELASI ALJABAR [email protected] fb: NDoro Edi Page 1 Outline Bahasa Query Pengenalan Relasi Aljabar Operasi pada Relasi Aljabar: Operasi Seleksi Baris Operasi Seleksi Kolom Operasi
PEMROSESAN QUERY. Alif Finandhita, S.Kom
PEMROSESAN QUERY Pemrosesan terhadap query di dalam suatu sistem basis data dilakukan dengan menggunakan bahasa query (query language). Bahasa query formal basis data relasional adalah bahasa untuk meminta
PEMROSESAN QUERY. Alif Finandhita, S.Kom, M.T
PEMROSESAN QUERY Alif Finandhita, S.Kom, M.T Pemrosesan terhadap query di dalam suatu sistem basis data dilakukan dengan menggunakan bahasa query (query language). Bahasa query formal basis data relasional
BASIS DATA (BS203) RELASI ALJABAR. fb: NDoro Edi. Page 1
BASIS DATA (BS203) RELASI ALJABAR [email protected] fb: NDoro Edi Page 1 Outline Bahasa Query Pengenalan Relasi Aljabar Operasi pada Relasi Aljabar: Operasi Seleksi Baris Operasi Seleksi Kolom Operasi
BAB II MODEL ENTITY-RELATIONSHIP
BAB II MODEL ENTITY-RELATIONSHIP Model E-R didasarkan pada persepsi dari sebuah dunia nyata yang terdiri dari sekumpulan objek, disebut entiti & relasi diantar objek-objek tersebut. 2.1 Konsep Dasar Terdapat
Model dan Aljabar Relasional. Rima Dias Ramadhani, S.Kom., M.Kom Wa:
Model dan Aljabar Relasional Rima Dias Ramadhani, S.Kom., M.Kom Email: rima@[email protected] Wa: 087731680017 RECORD BASED DATA MODEL Model Hierarkikal Model Jaringan Model Relasional Struktur Hirarki
BASIS DATA ALJABAR RELASIONAL (RELATIONAL ALGEBRA)
BASIS DATA ALJABAR RELASIONAL (RELATIONAL ALGEBRA) Aljabar Relasional Yaitu sekumpulan operasi yang digunakan untuk melakukan proses manipulasi data dalam rangka untuk mendapatkan informasi yang diperlukan
Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya,
BASIS DATA Aljabar Relasional Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya, Email : [email protected] Pendahuluan Pemrosesan terhadap query di dalam suatu system basis data dilakukan dengan menggunakan
IF Model Relasional
IF3111 - Model Relasional Tricya Widagdo Departemen Teknik Informatika Institut Teknologi Bandung Page 1 1 Model Relasional E. F. Codd, A Relational Model of Data for Large Shared Data Banks, 1970. Model
ALJABAR RELASIONAL BA S I S DATA. Rajif Agung Yunmar, S.Kom., M.Cs.
ALJABAR RELASIONAL BA S I S DATA Rajif Agung Yunmar, S.Kom., M.Cs. PRE TEST Sebutkan macam-macam operasi JOIN. Jelaskan perbedaan masing-masing! Apakah yang disebut dengan fungsi agregasi? Jelaskan! Jelaskan
DEPENDENSI DAN KUNCI RELASI
3.1 PENGENALAN CHAPTER 3 DEPENDENSI DAN KUNCI RELASI Teori relasional memasukan metoda untuk mengidentifikasi berbagai level redundansi dalam relasi. Istilah yang digunakan untuk mendefinisikan level redundansi
Basis Data. Bahasa Kueri. Basis Data.
Basis Data Bahasa Kueri Basis Data [email protected] Tujuan Intruksional Khusus : Setelah mempelajari bagian ini, Mahasiswa mampu memahami dan melakukan operasioperasi manipulasi terhadap model
Aljabar Relasional (Relational Algebra) Teknik Informatika Basis Data (MMT-042)
Aljabar Relasional (Relational Algebra) Teknik Informatika Basis Data (MMT-042) 1 TIU Mahasiswa mampu membuat query dengan aljabar relasional TIK Mahasiswa memahami bentuk Aljabar Relational Mahasiswa
Kontrak Kuliah. Aljabar Relasi. Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom
Kontrak Kuliah Aljabar Relasi Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom Pendahuluan Bahasa query formal merupakan bahasa yang dipergunakan dalam basis data misal yaitu SQL yang dikonversi menjadi bahasa relasional formal
BAB 4 ALJABAR RELASIONAL
BAB 4 ALJABAR RELASIONAL Bahasa Query Relasional (Relational Query Language) Bahasa Query : memungkinkan manipulasi dan pemanggilan data dari suatu basis data. Model Relasional mendukung kesederhanaan,
STRUCTURE QUERY LANGUAGE DDL & DML
STRUCTURE QUERY LANGUAGE DDL & DML OUTLINE Data Definiton Language (DDL) Data Manipulation Language (DML) Data Control Language (DCL) Proses Pembangunan Database Perintah SQL DATA DEFINITION LANGUAGE (DDL)
dalam aljabar relasi kita menggunakan operasi-operasi dasar yang digunakan dalam memanipulasi database, berikut beberapa operasi dasarnya
Alajabar Relasi Materi 4 Aljabar relasi merupakan operasi-operasi yang memanipulasi suatu data untuk mendapatkan informasi yang diinginkan. dalam aljabar relasi kita menggunakan operasi-operasi dasar yang
BAB I PENDAHULUAN. C. Tujuan Penulisan Tujuan penulisan makalah ini adalah:
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Di matematika dikenal istilah aljabar kalkulus, kalkulus integral, serta kalkulus differensial. Banyak buku dalam membahas model relasional membedakan aljabar relasional
Model Entity Relationship Bagian I
Model Entity Relationship Bagian I Sistem Basis Data WAN H. Manihuruk, S.kom Outline Entity Sets Relationship Sets Mapping Constraints Keys Entity Sets Database dapat dimodelkan sebagai : Kumpulan entitas
BASIS DATA I/2009-GENAP ALJABAR RELASIONAL. Oleh Team Teaching Database. 12 Oktober 2011 BASIS DATA I/2009-GENAP 1
BASIS DATA I/2009-GENAP ALJABAR RELASIONAL Oleh Team Teaching Database 1 Aljabar Relational Yaitu sekumpulan operasi yang digunakan untuk melakukan proses manipulasi data dalam rangka untuk mendapatkan
SISTEM BASIS DATA 1. WAHYU PRATAMA, S.Kom., MMSI.
SISTEM BASIS DATA 1 WAHYU PRATAMA, S.Kom., MMSI. PERTEMUAN 4 SBD 1 Model Data Relasional (Bagian 2) Relasional Keys. Relasional Integrity Rules. Bahasa pada Model Relasional. Relasional Keys Super Key
BAB 1 PENDAHULUAN. penting dan digunakan di hampir setiap area dari keseluruhan cabang ilmu
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada era sekarang ini, teknologi penerapan sistem basis data sudah berkembang dengan sangat pesat. Sistem basis data merupakan salah satu komponen yang penting dan
BAB 11 SECURITY (KEAMANAN)
BAB 11 SECURITY (KEAMANAN) 11.1. Level Security Security adalah merupakan tindakan untuk memproteksi kejahatan untuk mencuri atau memodifikasi data dalam sistem database. Macam macam level dalam melakukan
Model Relasional. Basis Data. Pengertian
Model Relasional Basis Data Materi Yang Akan Disampaikan Pengertian 3 MODEL DATABASE Istilah dalam Basis Data Relasional Relational Key Di Model Relational Bahasa pada Model Data Relasional Bahasa Query
Aljabar Relasional. Lecturer: Mahendra Data, S.Kom
Aljabar Relasional Lecturer: Mahendra Data, S.Kom Aljabar Relasional Utama Turunan R Relation (E 1 ) (E 2 ) Natural Join ς c (E) Selection (E 1 ) ϴ (E 2 ) Theta Join π A1,,An (E) Projection (E 1 ) (E 2
MODUL 7 STRUCTURED QUERY LANGUAGE
MODUL 7 STRUCTURED QUERY LANGUAGE BAHASA QUERY KOMERSIAL Berdasarkan acuan model relasional, ada 2 bahasa query komersial yang tersedia : 1. SQL (Structured Query Language) 2. QBE (Query By Example ).
ALJABAR RELASIONAL. Memperoleh tupel tupel dari suatu relasi yang memenuhi predikat tertentu. Tupel tupel hasil SELECT
Operasi Operasi Dasar Select Project Cartesian Product Union Set Defference Operasi Operasi Tambahan Natural Join Theta Join Intersection Division ALJABAR RELASIONAL SELECT Memperoleh tupel tupel dari
PENDAHULUAN. Latar Belakang
1 Latar Belakang PENDHULUN Jumlah pengguna data dan informasi dengan menggunakan sarana IT (Information Technology) semakin meningkat dari hari ke hari. Oleh karena itu perlu suatu penanganan yang sangat
Pertemuan 6 BAHASA QUERY FORMAL
Pertemuan 6 BAHASA QUERY FORMAL BAHASA QUERY FORMAL ALJABAR RELATIONAL Adalah kumpulan operasi terhadap relasi, dimana setiap operasi menggunakan satu atau lebih relasi untuk menghasilkan satu relasi yang
Normalisasi Bagian I
Normalisasi Bagian I First Normal Form (1NF) Domain disebut atomic bila elemen yang ada di dalamnya tidak dapat dibagi menjadi unit yang lebih kecil (indivisible) Sebuah skema relasi R berada dalam kondisi
BAB 9 ALJABAR RELASIONAL DAN KALKULUS RELASIONAL
1 BAB 9 ALJABAR RELASIONAL DAN KALKULUS RELASIONAL Bahasa query formal basis data relasional adalah bahasa untuk meminta informasi dari basis data. Sebelum basis data relasional, query terhadap basis data
System Technology Database 1. 2 Model Relational. Dahlia Widhyaestoeti, S.Kom dahlia74march.wordpress.
System Technology Database 1 2 Model Relational Dahlia Widhyaestoeti, S.Kom [email protected] dahlia74march.wordpress.com Model Relasional Setelah mengikuti pemelajaran pada topik ini, Anda
Model-Model Data. Khabib Mustofa Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Gadjah Mada
Model-Model Data Khabib Mustofa [email protected] Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Gadjah Mada August 30, 2007 Model Entitas-Hubungan (Entity Relationship Model)
MODEL RELASIONAL. Alif Finandhita, S.Kom
MODEL RELASIONAL Alif Finandhita, S.Kom E. F. Codd A Relational Model of Data for large shared data bank 1970 Model relasional merupakan teori formal yang mendasari sistem relasional, adalah suatu cara
MAGISTER TEKNIK INFORMATIKA
DataBaseManagementSystem M O D E L MAGISTER TEKNIK INFORMATIKA R E L A S I O N A L Struktur Model Relasional Aljabar Relasional Perluasan Operasi Aljabar Relasional Tupel Kalkulus Relasional Domain Kalkulus
BASIS DATA TERDISTRIBUSI
SIS DT TERDISTRIUSI Dalam sebuah database terdistribusi, database disimpan pada beberapa komputer. Komputer-komputer dalam sebuah sistem terdistribusi berhubungan satu sama lain melalui bermacam-macam
Definisi Basis Data (1)
Chapter 1 Definisi Basis Data (1) BASIS + DATA Representasi dari fakta dunia yang mewakili suatu obyek yang direkam dalam bentuk angka, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi atau kombinasinya. Markas / tempat
BAHASA QUERI FORMAL. Prosedur - Aljabar Relasional Perangkat Lunak : MACAIMS PL: SQL. Bahasa Queri Formal. Tupel PL. : QUEL
BAHASA QUERI FORMAL Prosedur - Aljabar Relasional Perangkat Lunak : MACAIMS Bahasa Queri Formal PL: SQL Tupel PL. : QUEL Tanpa Prosedur - Kalk.Relasional PL. : DATALOG Domain PL : QBE Bahasa Queri Formal
BAHASA QUERY FORMAL. Himpunan semua elemen(tuple) baik dari relasi A atau relasi B atau keduaduanya terdapat kerangkapan data
BAHASA QUERY FORMAL BAHASA QUERY FORMAL ALJABAR RELATIONAL Alh kumpuln opersi terhp relsi, imn setip opersi menggunkn stu tu leih relsi untuk menghsilkn stu relsi yng ru OPERATOR YANG DIGUNAKAN OPERATOR
Entity Relationship Model
Entity Relationship Model Outline Pendahuluan Entitas Atribut Batasan Keys Hubungan Pendahuluan Model data E-R didasarkan pada persepsi bahwa dunia nyata merupakan sekumpulan dari sejumlah obyek dasar
BASIS DATA I/2011-GANJIL MODEL RELASIONAL. Oleh Team Teaching Database. 12 Oktober 2011 BASIS DATA I/2011-GANJIL 1
BASIS DATA I/2011-GANJIL MODEL RELASIONAL Oleh Team Teaching Database 12 Oktober 2011 BASIS DATA I/2011-GANJIL 1 Konsep-Konsep Model Relasional Model relasional berdasarkan pada konsep relasi dalam matematika
3. File Laporan (report File) File ini bisa disebut output file, yaitu file yang berisi informasi yang akan ditampilkan
Tipe File : 1. File Induk (Master File) File induk acuan (reference master file) : file induk yang recordnya relatif statis, jarang berubah nilainya. Misalnya file daftar dosen, file mata pelajaran. File
PENGENALAN BASIS DATA
BASIS DATA (BS203) PENGENALAN BASIS DATA [email protected] fb: NDoro Edi Page 1 Tujuan Pembelajaran Dapat menjelaskan karakteristik basis data Dapat menjelaskan keuntungan basis data dibandingkan dengan
BAB III MODEL DATA RELASIONAL DAN ALJABAR RELASIONAL
BAB III MODEL DATA RELASIONAL DAN ALJABAR RELASIONAL Model data relasional diperkenankan oleh Codd pada tahun 1970. Didasarkan pada suatu struktur data yang sederhana dan seragam (uniform), yaitu : Relasi
PERTEMUAN IV ADVANCED ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM FAK. TEKNIK JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
PERTEMUAN IV ADVANCED ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM FAK. TEKNIK JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA Pertemuan IV Advanced Entity Relationship Diagram Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika Universitas Pasundan Caca
Aljabar Relasional -2
C H A P T E R 9 Aljabar Relasional -2 ALGEBRA Objectives Tujuan: Memahami operator tambahan aljabar relasional ALJABAR RELASIONAL: INTERSECTION Terdapat beberapa operator tambahan Aljabar Relasional, yaitu
markas / tempat berkumpul / tempat bersarang / gudang
Definisi Basis Data (1) BASIS DATA representasi dari fakta dunia yang mewakili suatu obyek yang direkam dalam bentuk angka, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi atau kombinasinya. markas / tempat berkumpul
Model Relational. Dian Dharmayanti
Model Relational Dian Dharmayanti Pendahuluan Relation Properti Relasi Basis Data Relasional Key Konversi Model E-R ke Relasional Transformasi kedalam skema relasi Pendahuluan Model relasional terkait
Pertemuan IV Advanced Entity Relationship Diagram Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika
Pertemuan IV Advanced Entity Relationship Diagram Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika Universitas Pasundan Caca E. Supriana, S.Si.,MT. [email protected] id 2014 Himpunan Entitas Lemah h(weak
Pengertian Query. Query adalah perintah-perintah untuk mengakses data pada sistem basis data
Kompetensi Dasar Setelah mengikuti kegiatan proses belajar mengenai Pengenalan SQL, mahasiswa dapat mendefinisikan dan memanipulasi sistem basis data menggunakan bahasa SQL dengan tepat Tujuan Pembelajaran
SQL (Structure Query Language) Gentisya Tri Mardiani, S.Kom
SQL (Structure Query Language) Gentisya Tri Mardiani, S.Kom SQL Structure Query Language (SQL) adalah bahasa query standar yang digunakan untuk mengakses basis data relasional. Kemampuan SQL: Query (memperoleh
BAHASA QUERY FORMAL BAHASA QUERY FORMAL ALJABAR RELATIONAL
Pertemuan 9 BAHASA QUERY FORMAL BAHASA QUERY FORMAL ALJABAR RELATIONAL Adalah kumpulan operasi terhadap relasi, dimana setiap operasi menggunakan satu atau lebih relasi untuk menghasilkan satu relasi yang
ESTIMASI QUERY. Sistem Basis Data. Gentisya Tri Mardiani, M.Kom
ESTIMASI QUERY Sistem Basis Data Gentisya Tri Mardiani, M.Kom Estimasi Biaya Query Optimizer query akan membuat informasi statistik yang tersimpan dalam katalog DBMS untuk memperkirakan besarnya biaya
M0564-Pengantar Sistem Basisdata 12/ 1
M0564-Pengantar Sistem Basisdata 12/ 1 SQL : DML (Continue) Query Multi-Table Dapat menggunakan subqueri asalkan kolom yang dihasilkan berasal dari tabel yang sama. Jika kolom yang dihasilkan berasal dari
BAB II LANDASAN TEORI
5 BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Rekayasa Perangkat Lunak Rekayasa perangkat lunak merupakan kegiatan analisis, desain, konstruksi, verifikasi dan manajemen kesatuan teknik yang dikerjakan dalam suatu kerangka
Konsep Model Relasional (1) MODEL DATA RELASIONAL DAN ALJABAR RELASIONAL (Pert. 10) Notasi untuk Model Relasional. Konsep Model Relasional (2)
Konsep Model Relasional (1) MODEL DATA RELASIONAL DAN ALJABAR RELASIONAL (Pert. 10) Oleh : Umi Laili Yuhana, S.Kom, M.Sc. Sarwosri, S.Kom, M.T. Dr. Ir. Siti Rochimah Model relasional menggambarkan database
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA & KOMPUTER JAKARTA STI&K SATUAN ACARA PERKULIAHAN
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMAA KOMPUTER JAKARTA S SATUAN ACARA PERKULIAHAN Mata : Sistem Basis Data Kode Mata : MI - 16303 Jurusan / Jenjang : S1 SISTEM INFORMASI Tujuan Instruksional Umum : Mahasiswa
Database. Pertemuan ke-1
Database Pertemuan ke-1 Definisi Basis Data (1) BASIS DATA?? Definisi Basis Data (1) DATA?? Informasi?? BECA NINA 769819 Nina dengan NPM 769819 Tertabrak BECA Informasi BECA 769819 NINA Data Definisi Basis
SISTEM BASIS DATA II S A N T I W I D I A N T I
SISTEM BASIS DATA II S A N T I W I D I A N T I SISTEM Definisi sebuah tatanan yang terdiri atas sejumlah komponen fungsional (dengan tugas/fungsi khusus) yang saling berhubungan dan secara bersama-sama
PENGANTAR TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI MANAGEMENT 2
PENGANTAR TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI MANAGEMENT 2 PERTEMUAN 3 & 4 MODEL DATA RELASIONAL SAP Pengertian model relasional, contoh tabel tabel dan keterhubungannya Keuntungan model relasional Istilah istilah
BASIS DATA (BS203) NORMALISASI. fb: NDoro Edi. Page 1
BASIS DATA (BS203) NORMALISASI [email protected] fb: NDoro Edi Page 1 Outline Latar belakang Anomali dan jenisnya Dependensi dan jenisnya Dekomposisi Bentuk Normal 1 (1NF) Bentuk Normal 2 (2NF) Bentuk
P7 Perancangan Database
P7 Perancangan Database SQ http://sidiq.mercubuana-yogya.ac.id Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknologi Informasi Universitas Mercu Buana Yogyakarta Tujuan Mahasiswa mengetahui & memahami konsep
Q U E L. Contoh : CREATE S(SN = TEXT(5),SNAME=TEXT(20), QUEL dan QBE Hal. 1 dari 15
Q U E L QUEL adalah query language dari DBMS relasional INGRES, yang dikembangkan di University of California di Berkeley dengan menggunakan sistem operasi UNIX. Bahasa ini dipergunakan secara berdiri
Bahasa dalam Model Relational
Bahasa dalam Model Relational Bahasa Query adalah bahasa yang digunakan untuk model relasional Bahasa Query merupakan suatu bahasa yang menyediakan fasilitas bagi user untuk mengakses informasi dari basis
PENDAHULUAN. Alif Finandhita, S.Kom
PENDAHULUAN Alif Finandhita, S.Kom Basis data : Adalah sekumpulan data persistence yang saling terkait, menggambarkan suatu organisasi(enterprise). Sistem Basis data (DBS): Suatu sistem yang mengelola
Pertemuan 3 dan 4 : MODEL DATA RELASIONAL
Pertemuan 3 dan 4 : MODEL DATA RELASIONAL Tujuan Instruksional Khusus : Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian model data relasional, istilah-istilah dalam model data relasional, jenis-jenis kunci relasional,
ARSITEKTUR SISTEM BASIS DATA
BAB I ARSITEKTUR SISTEM BASIS DATA Arsitektur system basis data memberikan kerangka kerja bagi pembangunan basis data. 1.1 LEVEL ARSITEKTUR BASIS DATA Menurut ANSI/SPARC, arsitektur basis data terbagi
Model Relasional Basis Data
Modul ke: 03 Sabar Fakultas ILMU KOMPUTER Model Relasional Basis Data Mata Kuliah: Basis Data Rudiarto, S.Kom., M.Kom. Program Studi Teknik Informatika Materi Yang Akan Disampaikan Pengertian Keuntungan
CHAPTER 4 BENTUK NORMAL RELASI
CHAPTER 4 BENTUK NORMAL RELASI 4.1 PENDAHULUAN Tujuan desain adalah untuk membangun relasi yang tidak mempunyai redundansi. Untuk melakukan ini diperlukan untuk mendefinisikan kondisi-kondisi yang harus
MODEL DATA RELASIONAL
MODEL DATA RELASIONAL Ditemukan oleh E.F. Codd. Pengertian Model Data Relasional Model Data Relasional adalah suatu model basis data yang menggunakan tabel dua dimensi, yang terdiri atas baris dan kolom
SISTEM BASIS DATA. Oleh : Devie Rosa Anamisa
SISTEM BASIS DATA Oleh : Devie Rosa Anamisa Pengertian Sistem Basis Data Sistem Keterpaduan yang terdiri atas sejumlah komponen fungsional yang saling berhubungan dan secara bersama-sama bertujuan untuk
Pendahuluan. Tujuan MODUL
DATABASE Satrio Agung W, Ari Kusyanti dan Mahendra Data Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya, Email : [email protected] Pendahuluan Model relasional berdasar pada konsep relasi
Data Manipulation Language (DML)
Modul ke: Data Manipulation Language (DML) Pemrograman Basis Data & SQL Fakultas FASILKOM Alen Boby Hartanto, S.Kom,M.M. Program Studi Sistem Informasi Data Manipulation Language DML (Data Manipulation
Relational Database & Pemodelan Data [Review]
Modul ke: 02 Alen Fakultas FASILKOM Relational Database & Pemodelan Data [Review] Pemrograman Basis Data & SQL Boby Hartanto, S.Kom,M.M. Program Studi Sistem Informasi Basis Data Relasional Pada pembuatan
SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH SISTEM BASIS DATA 1 (MI) KODE / SKS KK / 2 SKS
Minggu Pokok Bahasan ke dan TIU 1. 1. PENGENALAN BASIS DATA Basis Data Sub Pokok Bahasan dan Sasaran Belajar 1.1 Perbedaan sistem file tradisional dengan sistem file basis data dan keterbatasannya 1.2
PEMODELAN DATA (ER-D) Basis Data -1 / Dian Dharmayanti
PEMODELAN DATA (ER-D) Basis Data -1 / Dian Dharmayanti OUTLINE Modeling Entity, Relationship, Attributes Mapping Cardinality Constraints Key ER Diagram Design Issues Modeling (Entitas) Entitas adalah sesuatu
RENCANA PEMBELAJARAN
ISO 91 : 28 Written by Checked by Approved by valid date Megawaty. M.Kom A. Haidar Mirza, S.T., M.Kom M. Izman Herdiansyah, S.T., M.M., Ph.D. Subject : Basis Data Semester : 3 Code : Credit : 2 credit
B a s i s D a t a - 1 C H A P T E R. SQL - Basic. Copyright 2005 PENS-ITS
C H A P T E R 11 SQL - Basic Objectives Tujuan: Mengenal dan memahami struktur dasar perintah SQL Database S Q L - Pendahuluan Bahasa user yang meminta pada database untuk menyediakan suatu data yang diperlukan
PERANCANGAN SISTEM DATABASE
PERANCANGAN SISTEM DATABASE 1. PERANCANGAN DATABASE Perancangan Database adalah proses untuk menentukan isi dan pengaturan data yang dibutuhkan untuk mendukung berbagai rancangan sistem. Perancangan sistem
BAB IV PERANCANGAN BASIS DATA RELASIONAL
BAB IV PERANCANGAN BASIS DATA RELASIONAL 1.1 KETERGANTUNGAN FUNGSIONAL & MULTI NILAI 1.1.1 Ketergantungan Fungsional (Functional Dependency (FD)) Adalah ketergantungan nilai-nilai dari satu atau beberapa
MAGISTER TEKNIK INFORMATIKA
DataBaseManagementSystem M O D E L MAGISTER TEKNIK INFORMATIKA R E L A S I O N A L Struktur Model Relasional Aljabar Relasional Perluasan Operasi Aljabar Relasional Tupel Kalkulus Relasional Domain Kalkulus
Komponen-Komponen SQL a. Data Definition Language (DDL) : Digunakan untuk mendefinisikan data dengan menggunakan perintah : create, drop, alter.
BAB V STRUCTURE QUERY LANGUAGE Pengertian SQL SQL (Struktur Query Language) adalah serangkaian pernyataan pada engine database (termasuk engine Jet) yang berisi informasi apa yang ingin ditampilkan oleh
http://www.brigidaarie.com Di lingkungan file-server, pemrosesan didistribusikan ke jaringan yang Local Area Network (LAN). File-Server menunjang kebutuhan file dengan aplikasi-aplikasi dan DBMS. Aplikasi
STRUCTURE QUERY LANGUAGE
STRUCTURE QUERY LANGUAGE Structure Query Language (SQL) merupakan komponen bahasa relational database system. SQL merupakan bahasa baku (ANSI/SQL), non procedural, dan berorientasi himpunan (set-oriented
Database Systems: Ch. 3: The Relational Model. History of The Relational Model. Learning Objectives
1 Database Systems: Thomas Connolly, Carolyn Begg, Database System, A Practical Approach to Design Implementation and Management, 4 th Edition, Addison Wesley History of The Relational Model Terminology
2. Matrix, Relation and Function. Discrete Mathematics 1
2. Matrix, Relation and Function Discrete Mathematics Discrete Mathematics. Set and Logic 2. Relation 3. Function 4. Induction 5. Boolean Algebra and Number Theory MID 6. Graf dan Tree/Pohon 7. Combinatorial
SQL (Structured Query Language)
DIK-034 Database Berbasis Web SQL (Structured Query Language) Dr. Taufik Fuadi Abidin, M.Tech www.informatika.unsyiah.ac.id/tfa Universitas Syiah Kuala Intro: SQL SQL = "Structured Query Language Memiliki
