BUKU LOG DAN BORANG PENGISIANNYA PROGRAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN
|
|
|
- Ade Sanjaya
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BUKU LOG DAN BORANG PENGISIANNYA PROGRAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (CONTINUING PROFFESSIONAL DEVELOPMENT) UNTUK DOKTER PRAKTIK UMUM BP2 KB PUSAT IKATAN DOKTER INDONESIA 1
2 I. BORANG PENGISIAN BUKU LOG A. Kinerja Pembelajaran. Di bawah ini adalah beberapa kegiatan yang ter masuk dalam kinerja pembelajaran: Kegiatan Kriteria pengakuan Dokumen bukti 1 Membaca jurnal dan menjawab Jurnal terakreditasi Bukti artikel & majalahnya pertanyaan dalam suatu uji-diri (self- dengan pernyataan lulus dari test) jurnal (Sertifikat kelulusan) 2 Melakukan penelusuran Database terakreditasi Rangkuman informasi & nama informasi/sesi EBM situs dg tanggal akses 3 Berpartisipasi dalam a. Kegiatan internal yang terstruktur a. Bukti hadir seminar/lokakarya b. Kegiatan eksternal yang diakui IDI b. Sertifikat partisipasi 4 Menghadiri konferensi/kongres/ PIT Kegiatan diakui IDI Sertifikat kesertaan 5 Mengikuti pelatihan untuk kualifikasi Pelatihan diakui IDI Sertifikat kelulusan termasuk yang hands-on 6 Mengikuti pendidikan jarak jauh Kurikulum diakui/terakreditasi Bukti kesertaan & kelulusan 7 Berpartisipasi dalam pertemuan Kegiatan internal resmi Penunjukan & bukti hadir dg auditor topik 8 Dll. Petunjuk pengisian borang penilaian. 1. Untuk kegiatan 7: Dampak Pembelajaran 1. Tidak ada pengetahuan baru maupun keterampilan yang dipelajari namun informasi yang diterima memberikan penyegaran pengetahuan dan keterampilan. 2. Ada peningkatan pengetahuan dan/atau keterampilan yang dikuasai setelah mengikuti kegiatan 3. Ada peningkatan pengetahuan dan/atau keterampilan yang langsung mempengaruhi praktik atau pelayanan kepada pasien setelah mengikuti kegiatan 2. Untuk kegiatan 1 dan 2 dengan sistim on-line akan ditentukan melalui penetapan oleh BP2KB Pusat. SKP Untuk kegiatan 3-6: SKP sesuai dengan SKP IDI untuk kegiatan yang bersangkutan. Nilai SKP yang diperoleh dari kegiatan eksternal (yang diselenggarakan pihak Non-PDPP/BP2KB) dengan tema tertentu akan dikonversi berdasarkan tingkat kompetensi yang dituntut dari seorang DPU. Diharapkan perhitungan konversi dapat dilakukan secara mandiri, tetapi tugas koversi merupakan tugas utama seksi konversi dan verifikasi Tim P2KB Cabang IDI. Sedangkan kegiatan P2KB eksternal yang diselenggarakan oleh PDPP/BP2KB yang jelas peruntukkannya untuk DPU, tidak perlu dilakukan konversi. Diharapkan nantinya setiap kegiatan P2KB eksternal yang diselenggarakan oleh PDSp, PDSm, atau organisasi Lembaga IDI lainnya dengan sasaran a.l untuk DPU, 2
3 diwajibkan PDSp, PDSm, atau Lembaga IDI lainnya untuk bekerjasama dengan PDPP/BP2KB dalam penyelenggaraannya. Petunjuk konversi: Untuk kegiatan pembelajaran Tingkat Kemampuan yang diharapkan Konstanta Konversi Tingkat Kemampuan 1 0,25 Tingkat Kemampuan 2 0,5 Tingkat Kemampuan 3a 0,75 Tingkat Kemampuan 3b 0,75 Tingkat Kemampuan 4 1 Kegiatan pembelajaran (learning), yaitu kegiatan yang membuat seorang dokter mempelajari suatu pengetahuan/keterampilan. Penilaian untuk kegiatan belajar mandiri, meliputi kegiatan : a. Membaca jurnal terakreditasi : Nilai SKP untuk setiap artikel jurnal yang dibaca adalah : a. x (konstanta konversi sesuai tingkat kemampuan yang diharapkan ) b. Menjawab pertanyaan dalam suatu uji-diri (self-test) Nilai SKP adalah : SKP sesuai nilai uji diri x ((konstanta konversi sesuai tingkat kemampuan yang diharapkan ) c. Melakukan penelusuran informasi/sesi EBM Nilai SKP penelusuran EBM adalah : a. x (konstanta konversi sesuai tingkat kemampuan yang diharapkan ) B. Kinerja profesional Daftar kegiatan di bawah ini hanya contoh, tidak tertutup kemungkinan kegiatan lain yang juga mempunyai nilai pendidikan. 3
4 Kegiatan Kriteria pengakuan Dokumen bukti 1 Menangani pasien di lembaga tempat bekerja (intervensi & nonintervensi), termasuk yang rawat Kegiatan internal terstruktur SK penunjukan & bukti jumlah kasus (max 25 SKP/thn) inap 2 Menangani pasien di praktik pribadi (intervensi & Kegiatan rutin SIP & bukti jumlah kasus (max 10 SKP/thn) nonintervensi) 3 Melakukan tindak diagnostik Kegiatan rutin Bukti jumlah kasus (max 10 SKP/thn) 4 Melakukan tinjauan kasus Kegiatan rutin Portofolio* 5 Melakukan penapisan (screening) Kegiatan rutin Bukti hasil penapisan, SK, -termasuk,pengujian kesehatan Surat permintaan kesehatan haji,tki, PNS,Sekolah, 6 Memberikan edukasi kelompok pasien (minimal 10 orang) Kegiatan diakui oleh yang berwenang di tempat kerja Topik dan daftar hadir 7 Menangani korban bencana Penunjukan oleh yang berwenang 8 Pembuatan visum et repertum Kegiatan internal terstruktur Penunjukan oleh yang berwenang & bukti visum 9 Melakukan autopsi Kegiatan internal terstruktur Penunjukan oleh yang berwenang & bukti visum 10 Menyajikan makalah dalam acara Forum diakui IDI Sertifikat sebagai ilmiah pembicara ( oleh BP2KB) 11 Kajian mitra bestari (peer review): Kegiatan internal Nama lembaga dengan: a. penyaji b. peserta aktif terstruktur ( RS, klinik, Dinkes, IDI cabang) a. portofolio b. daftar hadir 12 Diskusi klinik bersama pakar (interactive outreach) Kegiatan internal terstruktur Topik dengan: a. portofolio b. daftar hadir 13 Terlibat dalam suatu panitia/pokja Tingkat nasional/ regional/internasional SK Penunjukan dari organisasi 14 Melakukan tugas jaga (on call) Kegiatan diakui Bukti jadwal 15 Melakukan pengamatan epidemiologi Kegiatan rutin Bukti laporan penyakit (surveillance) Catatan: 1. Yang termasuk penanganan pasien: pemeriksaan umum, anak, ibu hamil, dewasa, pemeriksaan tumbuh kembang anak, pemeriksaan & konsultasi gizi pemeriksaan kesehatan jiwa, dll 2. Termasuk dalam intervensi adalah khitanan, penanganan pasien gawat darurat, bedah minor dan sejenisnya, menolong partus normal, imunisasi, pemasangan/penglepasan infus, pemasangan/ pencabutan alat KB, pemasangan/pencabutan kateter 3. Termasuk tindak diagnostik: pap s smear, USG Diagnostik, EKG, interpretasi hasil lab dasar ( Jumlah kasus utk kegiatan 1, 2, 3 per SKP akan berbeda untuk setiap wilayah/cabang, misal tergantung dari jumlah populasi /penduduknya dan jumlah fasilitas pelayanan kesehatan yang ada) 4. Contoh porto polio dapat dilihat pada lampiran 3 Buku Juknis P2KB DPU. Nilai SKP ditentukan oleh jumlah kasus yang ditangani, tetapi ada batas maksimal SKP yaitu 25 SKP per tahun karena hubungan jumlah pasien yang ditangani dengan nilai pembelajarannya tidaklah linier, demikian juga dengan 4
5 mutu layanan. Di samping itu, pembatasan SKP pada kinerja penanganan pasien juga dimaksudkan untuk mendorong DPU melakukan kegiatan lain dalam kategori ini, seperti kegiatan no 4, 5, 6, 11,-13 yang berperanan dalam memperbaiki mutu layanan. Petunjuk p engisian borang penilaian: Kegiatan SKP/th Maks Menangani pasien tanpa intervensi Menangani pasien dengan 8 10 intervensi Tindak diagnostik 8 10 Kegiatan SKP bagi Penyaji SKP bagi Pendengar Presentasi kasus 2 per kasus 0,5 per kasus Jurnal club / mitra bestari 2 per topik 0,5 per topik Interactive outreach 1 per topik Kegiatan Menangani bencana Memberikan visum et repertum Melakukan autopsi/saksi penggalian Melakukan penapisan Melakukan edukasi kelompok C. Kinerja Pengabdian Masyarakat / Profesi Di bawah ini beberapa contoh kegiatan yang bernilai P2KB. Nilai SKP 3 per kali 1 per kali 2 per kali 1 per 50 orang; maksimal 5 per tahun 2 per topik Kegiatan Kriteria pengakuan Dokumen bukti 1 Memberikan penyuluhan kesehatan Di suatu lembaga atau di kelompok takresmi yang berjumlah > 20 orang Keterangan/sertifikat penghargaan 2 Terlibat dlm kegiatan kemasyarakatan untuk pelayanan medis Diselenggarakan oleh LSM/ perhimpunan profesi/pemerintah Keterangan/sertifikat penghargaan 3 Melaksanakan penapisan masal (mass screening) Diselenggarakan oleh LSM/ perhimpunan profesi/pemerintah 4 Melaksanakan pengobatan masal Diselenggarakan oleh LSM/ perhimpunan profesi/pemerintah Keterangan/sertifikat penghargaan Keterangan/sertifikat penghargaan 5 Terlibat dalam suatu panitia/pokja Tingkat regional/nasional/internasional SK Penunjukan dari organisasi/ SK Partisipasi 6 Dll. 5
6 Petunjuk pengisian borang penilaian: Dampak Pembelajaran SKP 1. Tidak ada pengetahuan baru maupun keterampilan yang dipelajari dalam mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan 2. Ada peningkatan pengetahuan dan/atau keterampilan yang langsung mempengaruhi praktik atau pelayanan kepada pasien setelah mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan D. Publikasi Ilmiah Kegiatan publikasi Kriteria pengakuan Dokumen bukti SKP 1 Laporan penelitian: sendiri Jurnal yang sesuai & Bukti artikel & judul jurnal 8 bersama terakreditasi 10 2 Tinjauan kasus Jurnal yang sesuai & Bukti artikel & judul jurnal 4 / kasus terakreditasi 3 Tinjauan pustaka (sendiri/bersama) Jurnal yang sesuai & Bukti artikel & judul jurnal 4 / topik terakreditasi 4 Menulis/menerjemahkan buku Diterbitkan dan disebarluaskan Bukti buku dg ISBN Sendiri: 10 (sendiri/bersama) Bersama: 20 5 Mengedit buku Diterbitkan dan disebarluaskan Bukti buku dg ISBN 5 6 Monograf Publikasi di jurnal terakreditasi Bukti monograf 4 Untuk kalangan terbatas 2 7 Karya ilmiah populer Dipublikasi Bukti tulisan 3 / judul 8 Mengasuh rubrik kesehatan di media massa 9 Dll. Catatan: Bukti rubrik & judul media massa per tahun Publikasi di jurnal yang tidak terakreditasi mendapatkan nilai separuhnya Penulis utama mendapat nilai SKP 60%; penulis berikutnya 40% dibagi bersama Setiap publikasi hanya dihitung 1 kali 6
7 E. Kinerja pengembangan ilmu dan pendidikan Kegiatan publikasi Kriteria pengakuan Dokumen bukti SKP 1 Mengerjakan penelitian Publikasi di jurnal terakreditasi Bukti artikel 10 Sertifikat penulis 2 Penyelia (supervisor) dalam Kegiatan internal yang terstruktur SK penunjukan/ permintaan 2 / kali journal club/case review & portofolio 3 Memberikan ceramah kepada Kegiatan yang diakui oleh lembaga Keterangan/sertifikat 3 / kali sesama dokter (interactive berwenang penghargaan outreach) 4 Membimbing mahasiswa Perguruan tinggi yang terakreditasi Bukti penugasan S1: 3 S2/Sp: 5 S3: 7 5 Membuat soal ujian Untuk tingkat perguruan tinggi Keterangan dari kolegium/ perguruan tinggi 2 / 10 soal 6 Dll. Catatan: Pada penelitian bersama: penulis utama mendapatkan 60% SKP, penulis lainnya 40% dibagi bersama Penelitian bidang kedokteran/kesehatan yang langsung berdampak menambah keterampilan dalam praktek: konversi 1 Penelitian bidang kedokteran/kesehatan yang tidak langsung berdampak menambah keterampilan dalam praktek: konversi 0,6 7
8 II. BORANG PENDAFTARAN PROGRAM P2KB DOKTER PRAKTEK UMUM Nama lengkap : L / P Foto Gelar Akademik : Nomor Pokok Anggot a IDI : IDI Cabang : Nomor STR Tempat / tanggal lahir A lamat : Kota, Provinsi, Kode Pos : Alamat praktek (nama, alamat, telp, fax) : Dokter Profesor Doktor Lain-lain, sebutkan : : Tanggal berlaku : : Telepon : Fax : HP : 1. Alamat Telp/fax : : 2. Alamat Telp/fax : : 3. Alamat Telp/fax : : Asal Lulusan Fakultas Kedokteran : Tahun lulus : Bersama ini mendaftarkan diri untuk mengikuti Program P2KB untuk Dokter Umum Periode 3x4, ( ) 8
9 III. BUKU LOG Identitas Diri Anggota Nama lengkap : L / P Foto Gelar Akademik : Dokter Doktor/Phd Profesor Lain-lain, sebutkan : Nomor Pokok Anggot a IDI : IDI Cabang : No.Pokok IDI Cabang : Nomor STR : Tanggal berlaku : Tempat / tanggal lahir : Alamat : Kota, Provinsi Telepon : Fax : HP : Alamat praktik (nama, alamat, telp, fax) : Alamat : Telp/fax : Alamat : Telp/fax : Alamat : Telp/fax : Asal Lulusan Fakultas Kedokteran : Tahun lulus : 3 x 4., ( ) 9
10 RENCANA PENGEMBANGAN DIRI Na ma : NPA IDI : Pe riode Tahun : Ranah Kegiatan Nama Kegiatan Jenis Kegiatan (pribadi, internal, eksternal) Kinerja Pembelajaran Dst. Kinerja 1. Profesional Dst. Kegiatan Pengabdian Masyarakat /Profesi Publikasi Ilmiah / Populer Kinerja Pengembangan Ilmu Dst Dst Dst. Target Tahun Pel aksanaan 10
11 Proporsi kegiatan profesional yang idealnya dicapai: Ranah kegiatan Porsi Pencapaian yang Nilai Maksimal diharapkan SKP per 5 tahun A. Kinerja pembelajaran % B. Kinerja profesional % C. Kinerja pengabdian masyarakat/profesi 5 15% 12,5-37,5 D. Publikasi ilmiah/popular 0 5 % 0-12,5 E. Kinerja pengembangan ilmu 0 5% 0-12,5 250 * Catatan: Nilai maksimal bukanlah nilai yang diperoleh dari persentase dalam tabel, melainkan nilai yang ditetapkan untuk menjaga perimbangan ranah kegiatan. 11
12 LEMBAR PENILAIAN A. Kinerja pembelajaran (learning), yaitu kegiatan yang membuat seseorang mempelajari suatu pengetahuan/keterampilan. A.1. Penilaian untuk kegiatan belajar mandiri, meliputi kegiatan : d. Membaca jurnal e. Menjawab pertanyaan dalam suatu uji-diri (self-test) f. Mela kukan penelusuran informasi/sesi EBM Tanggal Kegiatan Nama Kegiatan Nama jurnal / situs web J udul Artikel / Topik Nilai SKP 12
13 A.2. Penilaian untuk kegiatan Pelatihan / Workshop / Lokaka rya / Penataran Tanggal Kegiatan Nama Kegiatan Tempat K egiatan Peran serta (peserta/moderator /fasilitator/ panitia) Penyelenggara Nilai SKP 13
14 A.3. Penilaian untuk kegiatan keikutsertaan dalam pertemuan ilmiah, meliputi : - Kongres / Musyawarah Nasional organisasi profesi - PIT organisasi profesi - Simposium / seminar - Kongres regional / internasional - Konferensi regional / internasional - Siang Klinik / malam klinik Tanggal Kegiatan Nama Kegiatan Tempat Kegiatan Peran serta (peserta / moderator / fasilitator/pani tia ) Penyelenggara Nilai SKP 14
15 A.4. Penilaian untuk kegiatan jurnal club Tanggal Kegiatan Judul Jurnal dan Artikel Tempat Kegiatan Peran serta (penyaji / narasumber / pendengar) Penyelenggara Nilai SKP 15
16 B. Kinerja profesional, yaitu kegiatan yang dilakukan sehubungan dengan fungsinya sebagai dokter sehigga memberinya kesempatan untuk mempertahankan/meningkatkan pengetahuan dan keterampilan klinisnya. B.1. Kegiatan Menangani Pasien - Non intervensi di Lemb aga Tempat Bekerja dan praktik pribadi No Bulan dan Tahun Jumlah pasien di tempat bekerja Jumlah pasien di praktik pribadi Total pasien Nilai SKP 16
17 B.2. Kegiatan Menangani Pasien Intervensi di Lembaga Tempat Kerja dan Praktik Pribadi : Termasuk dalam intervensi adalah khitanan, penanganan pasien gawat darurat, bedah minor dan sejenisnya, menolong partus normal, vaksinasi, pemasangan alat KB, konseling pasien HIV/AIDS, dl. Termasuk dalam hal ini adalah kegiatan-kegiatan interensi khusus : misalnya melakukan tappering darah bagi dokter PMI, visum et repertum, endoskopi, hemodialisa bagi dokter umum dengan kewenangan khusus di tempat kerja tertentu. No Bulan dan Tahun Nama Tindakan Intervensi Jumlah pasien Di tempat bekerja Jumlah pasien Di praktik pribadi Total Pasien Nilai SKP 17
18 B.3. Melakukan tindakan diagnostik Termasuk tindak diagnostik: pap s smear, USG, EKG, interpretasi hasil laboratorium dasar No Bulan dan Tahun Nama Tindakan Diagnostik Jumlah Nilai SKP 18
19 B.4. Melakukan Kegiatan Tinjauan Kasus dan Kajian Mitra Bestari (peer review) No Bulan dan Tahun Jenis Kegiatan Penyelenggara Peran serta (penyaji /narasumber /peserta akif) Nilai SKP 19
20 B 5. Melakukan Penyuluhan / Edukasi Pasien (minimal 10 pasien) No Bulan dan Tahun M ateri Penyelenggara Nilai SKP 20
21 B 6. Menjadi penyaji makalah dalam acara ilmiah yang diakui IDI No Bulan Judul Makalah Nama Pertemuan Ilmiah dan Tahun Jenis Presentasi (presentasi oral / presentasi poster / poster) Nilai SKP 21
22 B 7. Terlibat dalam Pokja / Panitia Khusus /Komite Medik No Bulan Nama Pokja / Panitia khusus Nama Institusi Peran Sebagai dan Tahun (Ketua/Sekretaris/ Anggota) Nilai SKP 22
23 C. Kinerja pengabdian masyarakat/profesi yaitu kegiatan yang dimaksudkan sebagai pengabdian kepada masyarakat umum atau masyarakat profesinya yang memberinya kesempatan untuk mengasah pengetahuan dan keterampilan klinisnya. Bentuk kegiatan misalnya memberikan penyuluhan kesehatan, terlibat dalam penanggulangan bencana, duduk sebagai anggota suatu pokja organisasi profesi (misalnya pokja AIDS, penyusunan formularium). C.1. Kegiatan Pengabdian Masyarakat No Bulan Kegiatan Penyelenggara / dan Tahun Penanggung jawab Kegiatan Nilai SKP 23
24 C.2. Pengurus Organisasi Profesi (IDI, PDSm) N o P eriode Nama Organisasi Jabatan Nilai SKP 24
25 D. Kinerja publikasi ilmiah atau populer di bidang kedokteran yaitu kegiatan yang menghasilkan karya tulis yang dipublikasi. Bentuk kegiatan misalnya menulis buku (dgn ISBN), menerjemahkan buku di bidang ilmunya (dgn ISBN), menulis laporan kasus, menulis tinjauan pustaka yang dipublikasi di jurnal (yang terakreditasi), mengasuh rubrik ilmiah/populer kedokteran. D.1. Kegiatan Publikasi Ilmiah No Bulan Judul Artikel dan Tahun Bentuk (buku, publikasi jurnal) Nilai SKP 25
26 D.2. Kegiatan Penulisan Poluler No Bulan Judul Artikel Judul Buku / Nama Media Nilai SKP dan Tahun 26
27 E. Kinerja pengembangan ilmu dan pendidikan yaitu kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan bidang ilmu yang bersangkutan. Bentuk kegiatan misalnya melakukan penelitian di bidang pelayanan primer, mendidik/mengajar termasuk membuat ujiannya, menjadi supervisor, atau membimbing di bidang ilmunya. E.1. Kegiatan Penelitian No Bulan Judul Penelitian Peran Dipublikasi / dan Tahun diserahkan pada Nilai SKP 27
28 E.2. K egiatan Mengajar No Bulan dan Tahun Judul Mata Kuliah Institusi Peran (dosen/dosen tamu/pembimbing/ penguji) Nilai SKP 28
29 Rangkuman Penilaian P2KB Ranah kegiatan A. Kinerja pembelajaran B. Kinerja profesional C. Kinerja pengabdian masyarakat/profesi D. Publikasi Ilmiah/popular Uraian A.1. Penilaian untuk kegiatan belajar mandiri A.2. Penilaian untuk kegiatan Pelatihan / Workshop / Lokakarya / Penataran A.3. Penilaian untuk kegiatan keikutsertaan dalam pertemuan ilmiah A.4. Penilaian untuk kegiatan jurnal club B.1. Kegiatan Menangani Pasien - Non intervensi di Lembaga Tempat Bekerja dan praktik pribadi B.2. Kegiatan Menangani Pasien Intervensi di Lembaga Tempat Kerja dan Praktik Pribadi : B.3. Melakukan tindakan diagnostik B.4. Melakukan Kegiatan Tinjauan Kasus dan Kajian Mitra Bestari (peer review) B 5. Melakukan Penyuluhan / Edukasi Pasien (minimal 10 pasien) = B 6. Menjadi penyaji makalah dalam acara ilmiah yang diakui IDI B 7. Terlibat dalam Pokja / Panitia Khusus /Komite Medik C.1.Kegiatan Pengabdian Masyarakat C.2.Pengurus Organisasi Profesi (IDI, PDSm) D.1. Kegiatan Publikasi Ilmiah D.2. Kegiatan Penulisan Poluler Jumlah SKP Per Tahun Th.1 Th.2 Th.3 Th.4 Th.5 Total SKP E. Kinerja pengembangan Ilmu E.1. Kegiatan Penelitian E.2. Kegiatan Mengajar 29
30 KONDISI KESEH ATAN Nama : NPA : Keahlian Tempat Kerja : : Dinyatakan : - Jasmani : o o Baik / layak untuk menjalankan profesi praktik profesi / operasi Kurang Baik / tidak layak untuk menjalankan praktik profesi /operasi - Jiwa : o Baik / layak untuk menjalankan profesi praktik profesi / operasi o Kurang Baik / tidak layak untuk menjalankan praktik profesi /operasi Saya yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bertanggungjawab atas kebenaran pelaporan data tersebut dan bersedia untuk memberikan pembuktian apabila diperlukan., Dr.. NPA IDI : STR : 30
31 ETIKA PROFESI Keterangan Kelayakan Etika Setelah memperhatikan rekomendasi berkesimpulan bahwa : Nama : NPA Tempat / tanggal lahir : Pada saat ini secara etis : : dari beberapa sejawat dan perhimpunan profesi/organisasi profesi, maka kami Laik / tidak laik untuk menjalankan praktik sebagai dokter Demikian keterangan kelaikan ini kami buat dan akan ditinjau ulang apabila diperlukan. Keterangan ini berlaku hingga :,. MKEK Wilayah. 31
32 HASIIL EVALUASI BORANG PENILAIAN DIRI P2KB DOKTER UMUM Berdasarkan penilaian atas dokumen/buku log program P2KB atas nama : Nama lengkap : NPA IDI : Periode : Maka yang bersangkutan dinyatakan : Telah memenuhi nilai SKP, layak secara kesehatan, laik secara etika, sehingga LAYAK mendapat rekomendasi untuk memperoleh sertifikat kompetensi. BELUM LAYAK memperoleh rekomendasi sertifikat kompetensi dan dianjurkan untuk menambah kegiatan P2KB di ranah : 1. Berupa kegiatan : 2. Berupa kegiatan : 3. Berupa kegiatan : Ketua BP2KB Wilayah 32
33 33
BUKU LOG & BORANG PENGISIAN
BUKU LOG & BORANG PENGISIAN PROGRAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN DOKTER SPESIALIS BEDAH ANAK INDONESIA BP2KB PERBANI BUKU LOG DAN BORANG PENGISIAN PROGRAM P2KB UNTUK DOKTER SPESIALIS
Buku Log P2KB PERDAFKI dan Borang Pengisian BP2KB PERDAFKI
Buku Log P2KB PERDAFKI dan Borang Pengisian BP2KB PERDAFKI I. BORANG PENGISIAN BUKU LOG A. Kinerja Pembelajaran Selama ini sarana belajar yang dikenal adalah menghadiri seminar/simposium atau menjalani
LOG BOOK PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (P2KB) DOKTER Edisi II
LOG BOOK PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (P2KB) DOKTER Edisi II 2015 1 DATA PESERTA PROGRAM P2KB DPU Nama Lengkap (sesuai Ijazah) Tempat / Tanggal Lahir Alamat Handphone Email Data Organisasi
BUKU LOG DAN BORANG PENGISIAN PROGRAM P2KB IKABI
BUKU LOG DAN BORANG PENGISIAN PROGRAM P2KB IKABI I. PANDUAN PENGISIAN BUKU LOG yang bernilai pendidikan profesi meliputi: a. pendidikan pribadi b. pendidikan internal c. pendidikan eksternal -kegiatan
BORANG P2KB DOKTER SPESIALIS KEDOKTERAN OLAHRAGA INDONESIA
BORANG P2KB DOKTER SPESIALIS KEDOKTERAN OLAHRAGA INDONESIA I. BIODATA Nama (gelar lengkap) : L / P *) Tempat dan tanggal lahir : Alamat tempat tinggal : Alamat korespondensi : Telepon/ Fax : HP : Email
BUKU LOG DAN BORANG PENILAIAN DIRI
BUKU LOG DAN BORANG PENILAIAN DIRI PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN ( P2KB ) Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia ( PERKI ) PENGURUS PUSAT PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS
Buku Log KEGIATAN CONTINUING PROFESSIONAL DEVELOPMENT (CPD) ILMU PENYAKIT DALAM KOLEGIUM ILMU PENYAKIT DALAM
KOLEGIUM ILMU PENYAKIT DALAM Buku Log KEGIATAN CONTINUING PROFESSIONAL DEVELOPMENT (CPD) ILMU PENYAKIT DALAM KOLEGIUM ILMU PENYAKIT DALAM INDONESIA PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS PENYAKIT DALAM (PAPDI) BUKU
PROGRAM PENGEMBANGAN & PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (CONTINUING PROFESSIONAL DEVELOPMENT - CPD) VERIFIKASI CPD DOKTER PRAKTIK UMUM
PROGRAM PENGEMBANGAN & PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (CONTINUING PROFESSIONAL DEVELOPMENT - CPD) VERIFIKASI CPD DOKTER PRAKTIK UMUM Dyah Agustina Waluyo BP2KB Program P2KB - Sertifikasi / Resertifikasi
HASIL PENILAIAN PDSKJI CABANG SURABAYA A. KINERJA PEMBELAJARAN (KOGNITIF) Dokumen yang dibutuhkan
HASIL PENILAIAN PDSKJI CABANG SURABAYA A. KINERJA PEMBELAJARAN (KOGNITIF) No Nama, tempat, waktu, dan tempat penyelenggara kegiatan ilmiah Dokumen yang dibutuhkan SKP 1 Melakukan Penelusuran Informasi
Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia. Sosialisasi Sistem Informasi Portofolio CPD Online Tenaga Kesehatan.
Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia Sosialisasi Sistem Informasi Portofolio CPD Online Tenaga Kesehatan www.patelki.cpdnakes.org Apa sich CPD? Proses pengembangan keprofesian yang meliputi
RINCIAN KEGIATAN P2KB DOKTER UMUM (DU) - Sebagai Penyaji 2 SKP Surat Tugas/Sertifikat. Harus dari Jurnal ilmiah terakreditasi oleh IDI
RINCIAN KEGIATAN P2KB DOKTER UMUM (DU) I. Ranah Pembelajaran No. Nama Kegiatan 1. Kajian Mitra Bestari 2. Membaca jurnal dan menjawab pertanyaan dalam suatu uji diri (self - assesment) 3. Melakukan penelusuran
BUKU PANDUAN PELAKSANAAN PROGRAM P2KB
BUKU PANDUAN PELAKSANAAN PROGRAM P2KB UNTUK DOKTER SPESIALIS FORENSIK P2KB PERHIMPUNAN DOKTER FORENSIK INDONESIA KATA PENGANTAR Buku ini dibuat untuk menjalankan amanat UUPK bahwa setiap dokter yang melakukan
BORANG UJI-DIRI PROGRAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN
IDI Cabang :... BORANG UJI-DIRI PROGRAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN IKATAN DOKTER INDONESIA WILAYAH BANTEN Sekretariat IDI Wilayah Banten Jln. A. Yani No. 9. Tangerang 15111 Telp.
BORANG UJI-DIRI PROGRAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN PERDOKLA PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KELAUTAN (PERDOKLA)
BORANG UJI-DIRI PROGRAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN PERDOKLA PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KELAUTAN (PERDOKLA) JAKARTA, I. Identitas Anggota Nama Lengkap :.. NPA IDI :... NPA PERDOKLA
CONTINUING PROFESSIONAL DEVELOPMENT
CONTINUING PROFESSIONAL DEVELOPMENT (CPD) dr. Indra Z, Sp.THT-KL Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Malikussaleh Continuing Professional Development CPD adalah komitmen seumur hidup dokter untuk
BUKU LOG DAN BORANG PENILAIAN DIRI
BUKU LOG DAN BORANG PENILAIAN DIRI PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS ANDROLOGI INDONESIA (P2KB PERSANDI) P E R S A N D I PENGURUS PUSAT PERSANDI DAN KOLEGIUM
BUKU LOG DAN BORANG PENGISIAN CONTINUING PROFESSIONAL DEVELOPMENT PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (CPD / P2KB)
BUKU LOG DAN BORANG PENGISIAN CONTINUING PROFESSIONAL DEVELOPMENT PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (CPD / P2KB) IKATAN AHLI UROLOGI INDONESIA (IAUI) KOMISI PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN
BUKU LOG Pengembangan Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan PERDOSKI
BUKU LOG Pengembangan Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan PERDOSKI Periode kegiatan: s/d I. Identitas anggota Nama lengkap : NRA IDI : NRA PERDOSKI : Alamat surat : No. Telp/Fax/HP : Telp /Fax HP Email
Buku Log. Program Pengembangan Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (P2KB PERDAMI)
Buku Log Program Pengembangan Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PKB PERDAMI) Pengurus Pusat Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) 00 Buku Log
SOSIALISASI PANDUAN. Badan Pengembangan Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan (BP2KB) Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia
SOSIALISASI PANDUAN Badan Pengembangan Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan (BP2KB) Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia PENGURUS BP2KB PB IDI Periode 2012-2015 DR.Dr.Aida Suriadiredja,Sp.KK (K) FINS-DV
Petunjuk Teknis. Program Pengembangan Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan (P2KB) PERDAFKI BP2KB PERDAFKI
Petunjuk Teknis Program Pengembangan Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan (P2KB) PERDAFKI BP2KB PERDAFKI BAB 1 PENDAHULUAN 1. Latar belakang Dokter Spesialis Farmakologi Klinik (SpFK) diharapkan memiliki
BUKU ISIAN PELAKSANAAN DAN PENILAIAN KEGIATAN P2KB (BUKU LOG) PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS RADIOLOGI INDONESIA DAN KOLEGIUM RADIOLOGI INDONESIA
BUKU ISIAN PELAKSANAAN DAN PENILAIAN KEGIATAN P2KB (BUKU LOG) PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS RADIOLOGI INDONESIA DAN KOLEGIUM RADIOLOGI INDONESIA PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS RADIOLOGI INDONESIA 2007 KATA
PROGRAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (CPD) DI INDONESIA & POLA P2KB UNTUK DOKTER PRAKTEK I.OETAMA MARSIS BADAN P2KB
PROGRAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (CPD) DI INDONESIA & POLA P2KB UNTUK DOKTER PRAKTEK I.OETAMA MARSIS BADAN P2KB IKATAN DOKTER INDONESIA PENDAHULUAN IKATAN DOKTER INDONESIA (IDI)
BUKU PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN PROGRAM PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (P2KB) PERBANI BP2KB DOKTER SPESIALIS BEDAH ANAK INDONESIA
BUKU PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN PROGRAM PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (P2KB) PERBANI BP2KB DOKTER SPESIALIS BEDAH ANAK INDONESIA BUKU PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN PROGRAM PENDIDIKAN KEPROFESIAN
PANDUAN PENGISIAN BORANG
PANDUAN PENGISIAN BORANG A. PENGISIAN BORANG DATA DIRI Anda harus sudah terdaftar sebagai anggota CPD IAUI. Log in pada web www.cpd iaui.org dengan menggunakan member ID dan Password yang telah dikonfirmasi.
BUKU PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN
BUKU I BUKU PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN PROGRAM PENDIDIKAN DAN PROFESIONALISME KEDOKTERAN BERKELANJUTAN Perhimpunan Spesialis Kedokteran Okupasi Indonesia (PERDOKI) Jakarta, April 2008 0 BAB I PENDAHULUAN
KEBIJAKAN PENERBITAN SERTIFIKAT KOMPETENSI DOKTER DAN DOKTER SPESIALIS
KEBIJAKAN PENERBITAN SERTIFIKAT KOMPETENSI DOKTER DAN DOKTER SPESIALIS PENDAHULUAN Peraturan perundang-undangan yang mendasari praktek kedokteran di Indonesia antara lain berasal dari: Undang-Undang Praktek
SURAT KEPUTUSAN DEWAN PIMPINAN PUSAT PERSATUAN AHLI GIZI INDONESIA Nomor:2284/SK/DPP-PERSAGI/XI/2014 T E N T A N G
SURAT KEPUTUSAN DEWAN PIMPINAN PUSAT PERSATUAN AHLI GIZI INDONESIA Nomor:2284/SK/DPP-PERSAGI/XI/2014 T E N T A N G PANDUAN PERHITUNGAN SATUAN KREDIT PROFESI (SKP) KEGIATAN PENGEMBANGAN KEPROFESIAN PERSATUAN
PETUNJUK TEKNIS PROGRAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (CONTINUING PROFFESSIONAL DEVELOPMENT) UNTUK DOKTER PRAKTIK UMUM (DPU)
PETUNJUK TEKNIS PROGRAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (CONTINUING PROFFESSIONAL DEVELOPMENT) UNTUK DOKTER PRAKTIK UMUM (DPU) Badan P2KB Pusat Ikatan Dokter Indonesia KATA PENGANTAR
BORANG SERTIFIKASI ULANG DOKTER SPESIALIS THT-KL / THT KL KONSULTAN PERHATI-KL (PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS THT BEDAH KEPALA LEHER INDONESIA)
PERHATI KL 2005 1 BORANG SERTIFIKASI ULANG DOKTER SPESIALIS THT-KL / THT KL KONSULTAN PERHATI-KL (PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS THT BEDAH KEPALA LEHER INDONESIA) Isi Borang Penilaian Diri A. DATA DIRI B.
RE-REGISTRASI STR BIDAN
RE-REGISTRASI STR BIDAN Netti Herlina Ketua PD Ikatan Bidan Indonesia Prov. Jatim Jl.Kutisari Indah Utara 2/2 Surabaya Email: [email protected] www.ibijatim.com Latar belakang 1.Undang-undang RI nomor
Persyaratan permintaan perpanjangan STR yang diajukan setiap 5 (lima) tahun sekali adalah sebagai berikut:
A. PERSYARATAN RE REGISTRASI Cara mengajukan perpanjangan STR adalah dengan mengirimkan borang penilaian diri (portofolio) yang sudah diisi, dan melampirkan bukti fisik setiap kegiatan pengembangan keprofesian
Pedoman Pelaksanaan Program Pengembangan Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan (Continuing Professional Development)
Pedoman Pelaksanaan Program Pengembangan Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan (Continuing Professional Development) Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Indonesia (PERAPI) 2007 Tim Penyusun dr. Sylvia
FORMULIR PERMOHONAN USULAN VERIFIKASI. Kepada Yth. Ketua DPD PPNI Kabupaten/ Kota...
Lampiran 1 Perihal : Permohonan Verifikasi SKP FORMULIR PERMOHONAN USULAN VERIFIKASI Kepada Yth. Ketua DPD PPNI Kabupaten/ Kota...... Dengan hormat, Yang bertanda tangan di bawah ini, Nama lengkap (termasuk
PEDOMAN PROGRAM PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (P2KB) TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT
PEDOMAN PROGRAM PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (P2KB) TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT PENGURUS PUSAT IKATAN AHLI KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA 2017 0 PASAL 1 PENDAHULUAN Tenaga kesehatan masyarakat
PESERTA PROGRAM P2KB ILMU KEDOKTERAN JIWA/ PSIKIATRI
PANDUAN PELAKSANAAN PROGRAM P2KB ILMU KEDOKTERAN JIWA INDONESIA Kolegium Psikiatri Indonesia Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia Ver. 2.0 PESERTA PROGRAM P2KB ILMU KEDOKTERAN JIWA/ PSIKIATRI
PENGUMUMAN TATA CARA PEMENUHAN SKP YANG KURANG BAGI SEJAWAT YANG TELAH LULUS RESERTIFIKASI
No PENGUMUMAN TATA CARA PEMENUHAN SKP YANG KURANG BAGI SEJAWAT YANG TELAH LULUS RESERTIFIKASI 1. Porsi Pemenuhan SKP dalam 5 tahun Domain Kegiatan Porsi Pencapain yang dianjurkan Nilai Maksimum SKP dalam
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA Program Pengembangan Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Program Pengembangan Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan 2.1.1. Pengertian Program Pengembangan Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan Program Pengembangan Pendidikan Keprofesian
SURAT KEPUTUSAN PENGURUS PUSAT IKATAN APOTEKER INDONESIA Nomor : Kep. 007/ PP.IAI/1418/IV/2014. Tentang
SURAT KEPUTUSAN PENGURUS PUSAT IKATAN APOTEKER INDONESIA Nomor : Kep. 007/ PP.IAI/1418/IV/2014 Tentang PETUNJUK TEKNIS TATA CARA PENGAJUAN PENILAIAN DAN PENGAKUAN SATUAN KREDIT PARTISIPASI (SKP) PROGRAM
Bagian Ilmu Kedokteran Komunitas dan Keluarga PSPD Unja
Bagian Ilmu Kedokteran Komunitas dan Keluarga PSPD Unja Seperti apa sebenarnya Klinik DK? Mari kita sepakati Sesuai dengan keadaan kita Yang jelas memungkinkan penerapan prinsip-prinsip kedokteran keluarga
SURAT KEPUTUSAN PENGURUS PUSAT
SURAT KEPUTUSAN PENGURUS PUSAT IKATAN APOTEKER INDONESIA Nomor: PO.005/PP.IAI/1418/IX/2017 Tentang PERATURAN ORGANISASI TENTANG PETUNJUK TEKNIS TATA CARA PENGAJUAN PENILAIAN DAN PENGAKUAN SATUAN KREDIT
BUKU LOG PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (CONTINUING PROFESSIONAL DEVELOPMENT) BIDAN PROSES PERPANJANGAN STR
BUKU LOG PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (CONTINUING PROFESSIONAL DEVELOPMENT) BIDAN PROSES PERPANJANGAN STR PENGURUS PUSAT IKATAN BIDAN INDONESIA TAHUN 2017 BUKU LOG PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN
BUKU PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN
BUKU PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS ANDROLOGI INDONESIA (P2KB PERSANDI) P E R S A N D I PENGURUS PUSAT PERSANDI DAN KOLEGIUM
PELAKSANAAN PROGRAM P2KB & PENGISIAN BUKU LOG DOKTER PRAKTIK UMUM
PROGRAM PENGEMBANGAN & PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (CONTINUING PROFESSIONAL DEVELOPMENT - CPD) PELAKSANAAN PROGRAM P2KB & PENGISIAN BUKU LOG DOKTER PRAKTIK UMUM Dyah Agustina Waluyo BP2KB Dasar
KEBIJAKAN IDI TENTANG REGISTRASI, PENDIDIKAN DAN PEMBINAAN KEDOKTERAN DI INDONESIA. Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia
KEBIJAKAN IDI TENTANG REGISTRASI, PENDIDIKAN DAN PEMBINAAN KEDOKTERAN DI INDONESIA Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia Undang-undang nomor 29 tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran Pasal 1 butir 12 Organisasi
FORMULIR APLIKASI REKOGNISI PEMBELAJARAN LAMPAU (RPL) Untuk Tenaga Kesehatan Jenjang Pendidikan Menengah/Diploma I. Politeknik Kesehatan Kemenkes :
FORMULIR APLIKASI REKOGNISI PEMBELAJARAN LAMPAU (RPL) Untuk Tenaga Kesehatan Jenjang Pendidikan Menengah/Diploma I Program Studi : Diploma Tiga Keperawatan Politeknik Kesehatan Kemenkes : Bagian 1 : Rincian
PEDOMAN PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (PKB) PERAWAT INDONESIA
0 PEDOMAN PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (PKB) PERAWAT INDONESIA PENYUSUN Departemen DIKLAT Pengurus Pusat PPNI PERSATUAN PERAWAT NASIONAL INDONESIA Sekretariat: Jl. Jaya Mandala Raya No. 15 Patra
PEDOMAN PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (PKB) PERAWAT INDONESIA
PEDOMAN PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (PKB) PERAWAT INDONESIA PENGURUS PUSAT PPNI JANUARI 2013 KATA PENGANTAR Undang-Undang RI no 36 th 2009 mengamanatkan bahwa Setiap orang mempunyai hak dalam
SISTIM PENILAIAN KEGIATAN P3KGB
SISTIM PENILAIAN KEGIATAN PKGB A. RUANG LINGKUP KEGIATANPKGB: 1. Pendidikan dan pelatihan berkelanjutan (Continuing Education), a. Kegiatan Ilmiah Berkelanjutan b. Kegiatan Ilmiah. Pelayanan Profesional
PERATURAN KONSIL KEDOKTERAN INDONESIA NOMOR : 1 /KKI/PER/ I /2010 TENTANG REGISTRASI DOKTER PROGRAM INTERNSIP DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
PERATURAN KONSIL KEDOKTERAN INDONESIA NOMOR : 1 /KKI/PER/ I /2010 TENTANG REGISTRASI DOKTER PROGRAM INTERNSIP DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KONSIL KEDOKTERAN INDONESIA, Menimbang : a. bahwa terhadap
PEDOMAN PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (PKB) PERAWAT INDONESIA. Created By : ASEP SOPARI, SKM, MM, MKM
PEDOMAN PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (PKB) PERAWAT INDONESIA Created By : ASEP SOPARI, SKM, MM, MKM I. DASAR HUKUM 1. Keputusan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia Nomor : 096//PP.PPNI/SK/K/S/VIII/2012
PEDOMAN PENYELENGGARAAN KOMITE KEPERAWATAN RUMAH SAKIT BAB I PENDAHULUAN
11 LAMPIRAN PERATURAN MENTERI KESEHATAN NOMOR 49 TAHUN 2013 TENTANG KOMITE KEPERAWATAN RUMAH SAKIT PEDOMAN PENYELENGGARAAN KOMITE KEPERAWATAN RUMAH SAKIT BAB I PENDAHULUAN Rumah sakit adalah institusi
B U K U PETUNJUK TEKNIS
B U K U PETUNJUK TEKNIS KOLEGIUM BEDAH ONKOLOGI PERHIMPUNAN AHLI BEDAH ONKOLOGI INDONESIA (PERABOI) Sekretariat Pengurus Pusat PERABOI Bagian Bedah Onkologi RS Kanker DHARMAIS, Jl. Letjend S. Parman 84-86
PERSYARATAN ADMINISTRASI UNTUK MENDAPATKAN STR (SURAT TANDA REGISTRASI)
PERSYARATAN ADMINISTRASI UNTUK MENDAPATKAN STR (SURAT TANDA REGISTRASI) 1. Mengisi formulir P2KB 2. Melunasi Biaya Pendaftaran P2KB Kepada IDI Cabang Jakarta Utara, melalui: - BCA Cabang Kelapa Gading
Kepada Yth, Pemegang Sertifikat Insinyur Profesional Persatuan Insinyur Indonesia Di tempat. Perihal : Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan
Kepada Yth, Pemegang Sertifikat Insinyur Profesional Persatuan Insinyur Indonesia Di tempat Perihal : Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Dengan hormat, Persatuan Insinyur Indonesia mengucapkan selamat
PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN TENAGA AHLI KONSTRUKSI (menurut Perlem no 13 tahun 2014)
PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN TENAGA AHLI KONSTRUKSI (menurut Perlem no 13 tahun 2014) Jimmy Siswanto Juwana Ketua Komite Kerjasama Luar Negeri Lembaga Pengembangan jasa Konstruksi Nasional TUJUAN
PETUNJUK TEKNIS CONTINUING PROFESSIONAL DEVELOPMENT PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (CPD/P2KB) IKATAN AHLI UROLOGI INDONESIA (IAUI)
PETUNJUK TEKNIS CONTINUING PROFESSIONAL DEVELOPMENT PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (CPD/P2KB) IKATAN AHLI UROLOGI INDONESIA (IAUI) KOMISI PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN
Satuan Kredit Profesi (SKP) Ikatan Laboratorium Kesehatan Indonesia (ILKI) PENDAHULUAN
Satuan Kredit Profesi (SKP) Ikatan Laboratorium Kesehatan Indonesia (ILKI) PENDAHULUAN Perlu disadari bahwa perangkat organisasi harus lengkap sehingga bisa memenuhi kebutuhan anggota dalam menghadapi
KATA PENGANTAR Ketua Umum PP PABOI
KATA PENGANTAR Ketua Umum PP PABOI Para Sejawat yang Terhormat, Puji dan syukur kita panjatkan kehadiran Tuhan YME atas berkat dan karunianya, buku P2KB PP PABOI telah selesai disusun dan diterbitkan.
Continuing Professional Development (CPD) IAPI adalahe suatu program yang dirancang dalam upaya pembinaan (oversight) bersistem untuk meningkatkan
Continuing Professional Development (CPD) IAPI adalahe suatu program yang dirancang dalam upaya pembinaan (oversight) bersistem untuk meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan (knowledge), keterampilan
MEKANISME REGISTRASI DAN RE- REGISTRASI TENAGA KESEHATAN
MEKANISME REGISTRASI DAN RE- REGISTRASI TENAGA KESEHATAN MAJELIS TENAGA KESEHATAN PROVINSI SUMATERA UTARA DISAMPAIKAN PADA SEMINAR KEPERAWATAN, DPD PPNI PROVINSI SUMATERA UTARA, MEDAN, 11 FEBRUARI 2017
PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN TENAGA AHLI KONSTRUKSI (menurut Perlem no 13 tahun 2014) BAPEL Lembaga Pengembangan jasa Konstruksi Nasional
PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN TENAGA AHLI KONSTRUKSI (menurut Perlem no 13 tahun 2014) BAPEL Lembaga Pengembangan jasa Konstruksi Nasional TUJUAN PKB menjaga terjaminnya pelayanan penyelenggaraan
BAKUAN KEGIATAN PENGEMBANGAN KEPROFESIONALAN BERKESINAMBUNGAN. Biro Sertifikasi Insinyur Profesional PII
BAKUAN KEGIATAN PENGEMBANGAN KEPROFESIONALAN BERKESINAMBUNGAN Biro Sertifikasi Insinyur Profesional PII DAFTAR ISI Halaman 1. KEGIATAN-KEGIATAN YANG DIAKUI DALAM PROGRAM PKB...1 1.1. Pendidikan dan Pelatihan
RUBRIK BEBAN KERJA DOSEN (BKD) UNIVERSITAS SILIWANGI PENGARAH : TIM LP2M-PMP UNIVERSITAS SILIWANGI
RUBRIK BEBAN KERJA DOSEN (BKD) UNIVERSITAS SILIWANGI PENGARAH : TIM LP2M-PMP UNIVERSITAS SILIWANGI LEMBAGA PENELITIAN, PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SILIWANGI
DOKTER DENGAN BP2KB IDI PUSAT
MENINGKATKAN PROFESIONALISME DOKTER DENGAN PROGRAM P2KB I.OETAMA MARSIS BP2KB IDI PUSAT PENDAHULUAN UU No. 29 / 2004 tentang Praktek Kedokteran Bab I DEFINISI Pasal 1(ayat 12) Organisasi Profesi yg dimaksud
PEDOMAN SERTIFIKASI KEDOKTERAN FISIK DAN REHABILITASI INDONESIA
PEDOMAN SERTIFIKASI DAN PROGRAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (CONTINUING PROFESSIONAL DEVELOPMENT) KEDOKTERAN FISIK DAN REHABILITASI INDONESIA PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KEDOKTERAN
RUBRIK BEBAN KERJA DOSEN YANG DISEMPURNAKAN
LAMPIRAN IV RUBRIK BEBAN KERJA DOSEN DAN EVALUASI PELAKSANAAN TRIDHARMA UNIVERSITAS ANDALAS RUBRIK BEBAN KERJA DOSEN YANG DISEMPURNAKAN NO KEGIATAN BIDANG PENDIDIKAN DAN SKS MASA PENGAJARAN 1 Memberi kuliah
Tugas tutorial Nama : Asri Indriyani Putri NIM :
Tugas tutorial Nama : Asri Indriyani Putri NIM : 04081001094 1. Dokter keluarga a. Batasan Dokter keluarga adalah dokter praktek umum yang menyelenggarakan pelayanan primer yang komprehensif, kontinu,
PANDUAN PROGRAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (P2KB)
PANDUAN PROGRAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (P2KB) PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS KELAUTAN (PERDOKLA) JAKARTA, 2008 Tim Penyusun: Dr. H. Harijanto Mahdi, SpTht, SpKl Dr. Damanhuri Rosadi,
PANDUAN KREDENSIAL KEPERAWATAN RUMAH SAKIT ROYAL PROGRESS
PANDUAN KREDENSIAL KEPERAWATAN RUMAH SAKIT ROYAL PROGRESS A. PENDAHULUAN KOMITE KEPERAWATAN RUMAH SAKIT ROYAL PROGRESS 2014 Rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan
Penjaminan Mutu Sertifikat Dokter dan Dokter Spesialis
Penjaminan Mutu Sertifikat Dokter dan Dokter Spesialis Kiki Lukman Wakil Ketua III MKKI IDI 2018 RAKORNAS KKI 4/2018 1 Penjaminan mutu profesi dokter & dokter spesialis: DEFINISI REGULASI SERTIFIKASI RESERTIFIKASI
FORMULIR LAPORAN PENGEMBANGAN KEPROFESIONALAN BERKESINAMBUNGAN (Form PKB) Biro Sertifikasi Insinyur Profesional PII
FORMULIR LAPORAN PENGEMBANGAN KEPROFESIONALAN BERKESINAMBUNGAN (Form PKB) Biro Sertifikasi Insinyur Profesional PII 1. Data Pribadi / Umum Nama Lengkap Tempat & Tanggal Lahir KTA Sertifikat IP Badan Kejuruan
http://annualmeeting2016.lamptkes. org/ 19-20 Nopember 2016 Seminar Pameran Pendidikan (akreditasi A) Konferensi Pers Lokakarya Klinik Akreditasi http://www.akreditasi.lamptkes.org/login.php Pendaftaran,
2 Mengingat e. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b, huruf c, dan huruf d, perlu membentuk Undang-Undang tentang
No.307, 2014 LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA KESEHATAN. Keperawatan. Pelayanan. Praktik. (Penjelasan Dalam Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5612) UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR
AKREDITASI LEMBAGA PENYELENGGARA P2KB. Tim Penilai Akreditasi Lembaga CME non-idi
AKREDITASI LEMBAGA PENYELENGGARA P2KB Tim Penilai Akreditasi Lembaga CME non-idi PENYELENGARA KEGIATAN P2KB Acuan : UUPK pasal 28 ayat 1 Buku Pedoman Pelaksanaan P2KB Surat Edaran PB IDI no 762/PB/A.3-BP2KB/08/2007
Sistem Aplikasi IDI Online Dalam Menunjang Pelayanan. Dr. Mahesa Paranadipa M, M.H Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia
Sistem Aplikasi IDI Online Dalam Menunjang Pelayanan Dr. Mahesa Paranadipa M, M.H Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia Apakah dokter tetap mau gaptek? Siklus Dokter Urus STR Internsip Daftar Internsip
KEPUTUSAN DIREKTUR RS. PANTI WALUYO YAKKUM SURAKARTA Nomor : 2347a/PW/Sekr/VIII/2014 TENTANG
KEPUTUSAN DIREKTUR RS. PANTI WALUYO YAKKUM SURAKARTA Nomor : 2347a/PW/Sekr/VIII/2014 TENTANG KEBIJAKAN PELAYANAN KEDOKTERAN DI RS. PANTI WALUYO YAKKUM SURAKARTA DIREKTUR RS. PANTI WALUYO YAKKUM SURAKARTA
BAKUAN KEGIATAN PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN. Badan Pelaksana PKB PII 2018
BAKUAN KEGIATAN PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN Badan Pelaksana PKB PII 2018 DAFTAR ISI Halaman KEGIATAN-KEGIATAN YANG DIAKUI DALAM PROGRAM PKB...1 1.1. Pendidikan dan Pelatihan Formal... 1 1.2.
JEJARING PROGRAM NASIONAL PENGENDALIAN TUBERKULOSIS DI INDONESIA
JEJARING PROGRAM NASIONAL PENGENDALIAN TUBERKULOSIS DI INDONESIA WIHARDI TRIMAN, dr.,mqih MT-TB Jakarta HP : 0812 660 9475 Email : [email protected] LATAR BELAKANG Thn.1995, P2TB mengadopsi Strategi
PETUNJUK TEKNIS PROGRAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (CONTINUING PROFFESSIONAL DEVELOPMENT) UNTUK DOKTER SEPSIALIS PARASITOLOGI
PETUNJUK TEKNIS PROGRAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (CONTINUING PROFFESSIONAL DEVELOPMENT) UNTUK DOKTER SEPSIALIS PARASITOLOGI KLINIK (DSpParK) BADAN P2KB PUSAT IKATAN DOKTER INDONESIA
IKATAN DOKTER INDONESIA CABANG JAKARTA SELATAN Periode
IKATAN DOKTER INDONESIA CABANG JAKARTA SELATAN Periode 2012-2015 Komite Rekomendasi Izin Praktek (KRIP) Memberikan pengarahan,penilaian dan persetujuan terhadap dokter umum & spesialis yang akan membuat
PETUNJUK TEKNIS DAN BUKU LOG PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (P2KB) ILMU PENYAKIT DALAM
PETUNJUK TEKNIS DAN BUKU LOG PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (P2KB) ILMU PENYAKIT DALAM KOLEGIUM ILMU PENYAKIT DALAM PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS PENYAKIT DALAM 2014 PENGANTAR Puji syukur
PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 49 TAHUN 2013 TENTANG KOMITE KEPERAWATAN RUMAH SAKIT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 49 TAHUN 2013 TENTANG KOMITE KEPERAWATAN RUMAH SAKIT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa untuk
-1-1. Direksi Perusahaan Efek yang melakukan kegiatan usaha sebagai Manajer Investasi; 2. Pengurus Asosiasi yang mewadahi Wakil Manajer Investasi;
-1- Yth. 1. Direksi Perusahaan Efek yang melakukan kegiatan usaha sebagai Manajer Investasi; 2. Pengurus Asosiasi yang mewadahi Wakil Manajer Investasi; 3. Pengurus Lembaga Pendidikan Khusus di bidang
DAFTAR USUL PENETAPAN ANGKA KREDIT JABATAN DOKTER GIGI NOMOR :.
DAFTAR USUL PENETAPAN ANGKA KREDIT JABATAN DOKTER GIGI NOMOR :. INSTANSI : RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto I 1 Nama 2 NIP 3 Nomer Seri KARPEG 4 Pangkat & Golongan ruang terhitung mulai tanggal
SEKOLAH TINGGI KESEJAHTERAAN SOSIAL BANDUNG
KEMENTERIAN SOSIAL RI BADAN PENDIDIKAN DAN PENELITIAN KESEJAHTERAAN SOSIAL SEKOLAH TINGGI KESEJAHTERAAN SOSIAL BANDUNG Jl. Ir. H. Juanda Nomor 367 Bandung 40135 Telepon (022) 2504838, 2501330 Fax. (022)
29 November 2014 Bid Humas Dumas
29 November 2014 Bid Humas Dumas LATAR BELAKANG Teknologi informasi (TI) dan komunikasi komputer sebagai MANAJEMEN INFORMASI, merupakan salah satu tool penting dalam peradaban manusia untuk memperoleh
Kebijakan STR Tenaga Kesmas oleh MTKI
Kebijakan STR Tenaga Kesmas oleh MTKI Oleh Drs. Sulistiono, SKM,M.Sc Ketua Divisi Registrasi Padang,27 Oktober 2014 ? Saat ini STR dgn MTKP UK = Hub MTKI exit-exam & MTKP OP & CPD SKP TUGAS & FUNGSI MTKI
KOLEGIUM NEUROLOGI INDONESIA
KOLEGIUM NEUROLOGI INDONESIA PEDOMAN PELAKSANAAN PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (P2KB) ATAU CONTINUING PROFESSIONAL DEVELOPMENT (CPD) DAN RESERTIFIKASI BIDANG NEUROLOGI KOLEGIUM NEUROLOGI
MISI PD IAI JAWA TIMUR
VISI PD IAI JAWA TIMUR 2014-2018 v Menjadi organisasi profesi kesehatan yang dipercaya dan dibanggakan anggotanya, dikenal masyarakat Jawa Timur karena citra dan peran yang bermanfaat v Dapat berdampingan
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK PERATURAN DAERAH KOTA PONTIANAK NOMOR 4 TAHUN 2008 TENTANG
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK PERATURAN DAERAH KOTA PONTIANAK NOMOR 4 TAHUN 2008 TENTANG PENYELENGGARAAN PELAYANAN KESEHATAN DAN SERTIFIKASI BIDANG KESEHATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA PONTIANAK,
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1.2. Tujuan Penilaian
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Keberhasilan pendidikan tinggi adalah aspek relevansi. Aspek relevansi ini, perguruan tinggi dituntut mampu menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing dan siap
PEMERINTAH KABUPATEN ENDE DINAS KESEHATAN KABUPATEN ENDE PUSKESMAS KOTARATU. KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS KOTARATU Nomor : / / / / 2017 TENTANG
PEMERINTAH KABUPATEN ENDE DINAS KESEHATAN KABUPATEN ENDE PUSKESMAS KOTARATU KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS KOTARATU Nomor : / / / / 2017 TENTANG INDIKATOR PRIORITAS MONITORING DAN PENILAIAN KINERJA PUSKESMAS
PERATURAN WALIKOTA TANGERANG NOMOR : 26 TAHUN 2010 TENTANG IZIN USAHA PELAYANAN JASA MEDIK VETERINER
PERATURAN WALIKOTA TANGERANG NOMOR : 26 TAHUN 2010 TENTANG IZIN USAHA PELAYANAN JASA MEDIK VETERINER DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALI KOTA TANGERANG, Menimbang : a. bahwa sesuai dengan ketentuan
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 93 TAHUN 2015 TENTANG RUMAH SAKIT PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 93 TAHUN 2015 TENTANG RUMAH SAKIT PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.1053, 2013 KEMENTERIAN KESEHATAN. Rumah Sakit. Komite Keperawatan. Pelaksanaan. PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 49 TAHUN 2013 TENTANG KOMITE KEPERAWATAN
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 93 TAHUN 2015 TENTANG RUMAH SAKIT PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 93 TAHUN 2015 TENTANG RUMAH SAKIT PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan
GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 43 TAHUN 2016 TENTANG PEDOMAN FASILITASI AKREDITASI FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA
GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 43 TAHUN 2016 TENTANG PEDOMAN FASILITASI AKREDITASI FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR JAWA TIMUR, Menimbang
