BAB III METODE PENELITIAN
|
|
|
- Suharto Bambang Sudirman
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 41 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian yang Digunakan Objek Penelitian Objek penelitian dalam skripsi ini adalah mengenai prevention cost, appraisal cost, internal failure cost, external failure cost, dan mengenai harga pokok produksi pada PT. Herlinah Cipta Pratama yang berlokasi di Jl. Pasundan No. 102 Garut. Aktivitas pencegahan dan aktivitas penilaian dilakukan untuk menjaga agar kualitas produk yang dihasilkan dan pelayanan yang diberikan sesuai dengan standar. Biaya pencegahan (prevention cost) muncul untuk mencegah terjadinya kualitas buruk dalam produk atau jasa yang dihasilkan. Ketika biaya pencegahan meningkat, kita akan berharap biaya kegagalan akan menurun. Biaya penilaian (appraisal cost) muncul untuk menentukan apakah produk atau jasa telah sesuai dengan kebutuhan pelanggan atau spesifikasi mereka. Tujuan utama dari fungsi penilaian adalah untuk menghindari dikirimnya barang yang tidak sesuai dengan standar kualitas kepada para pelanggan. Biaya kegagalan internal (internal failure cost) yaitu biaya yang timbul karena produk barang dan jasa tidak sesuai dengan spesifikasinya atau kebutuhan pelanggan. Ketidak sesuaian ini dideteksi sebelum produk dan jasa dikirim kepada
2 42 pihak luar. Ini adalah kegagalan yang dideteksi oleh aktivitas penilaian. Biayabiaya ini tidak ada jika barang cacat tidak ada. Biaya kegagan eksternal (external failure cost) yaitu biaya yang timbul karena produk dan jasa gagal memenuhi persyaratan atau memenuhi kebutuhan pelanggan setelah dikirim ke pelanggan. Dari semua biaya, kategori ini adalah yang paling menghancurkan perusahaan. biaya penarikan kembali barang-barang misalnya dapat mencapai jutaan dolar. Sedangkan harga pokok produksi yaitu adalah jumlah dari seluruh biaya yang dikorbankan atau dikeluarkan untuk menghasilkan suatu barang atau jasa yang siap digunakan atau dijual Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi empiris dengan pendekatan penelitian deskriptif asosiatif. Metode studi empiris merupakan metode penelitian terhadap fakta empiris yang diperoleh berdasarkan observasi atau pengalaman, objek yang diteliti lebih ditekankan pada kejadian sebenarnya daripada persepsi orang mengenai kejadian. Sedangkan pendekatan penelitian yang digunakan penuli adalah deskriptif asosiatif. Di mana pengertian penelitian deskriptif menurut Sugiyono (2008:5) adalah sebagai berikut: Penelitian deskriptif adalah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai variabel mandiri, baik satu variabel atau lebih (independen) tanpa membuat perbandingan, atau menghubungkan dengan variabel yang lain.
3 43 Jadi, penelitian dengan metode deskriptif merupakan penelitian yang akan mendeskripsikan atau menguraikan permasalahan yang berkaitan dengan pertanyaan terhadap keberadaan variabel mandiri. Sedangkan penelitian asosiatif menurut Sugiyono (2008:5) adalah sebagai berikut: Penelitian asosiatif merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih. Penelitian asosiatif merupakan penelitian untuk mengetahui hubungan antara dua variabel (atau lebih) tersebut. Di mana hubungan antara variabel dalam penelitian akan dianalisis dengan menggunakan ukuran-ukuran statistika yang relevan atas data tersebut untuk menguji hipotesis. Dalam metode ini akan diamati secara seksama aspek-aspek tertentu yang berkaitan erat dengan masalah yang diteliti, sehingga diperoleh data primer yang menunjang penyusunan laporan penelitian ini. Data-data yang diperoleh selama penelitian ini akan diolah, dianalisis dan diproses dengan teori-teori yang telah dipelajari, sehingga dapat memperjelas gambaran mengenai objek yang diteliti, dan dari gambaran objek tersebut dapat ditarik kesimpulan mengenai masalah yang diteliti. Sedangkan untuk menganalisis data dan pengujian hipotesis, penulis menggunakan teknik statistik inferensial, yaitu statistik parametris karena data yang akan dianalisis berbentuk data kuantitatif dalam bentuk rasio. Statistik parametris adalah statistik yang digunakan untuk menguji parameter populasi melalui statistik, atau menguji ukuran populasi melalui data sampel.
4 Definisi Variabel dan Operasional Variabel Definisi Variabel dan Pengukurannya Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel independen dan variabel dependen. Adapun penjelasannya adalah sebagai berikut: Variabel Independen (X) Dalam penelitian ini yang menjadi variabel bebas (independent variable) adalah prevention cost (X 1 ), appraisal cost (X 2 ), internal failure cost (X 3 ) dan external failure cost (X 4 ). Variabel Dependen (Y) Dalam penelitian ini yang menjadi variabel dependen dalam penelitian ini adalah Harga Pokok Produksi Operasionalisasi Variabel Operasionalisasi variabel diperlukan untuk menentukan jenis dan indikator serta skala pengukuran dari variabel-variabel yang terkait dalam penelitian ini, sehingga pengujian hipotesis dapat dilakukan dengan benar. Secara lengkap operasionalisasi variabel dijelaskan dalam tabel 3.1 dan tabel 3.2 sebagai berikut:
5 45 Tabel 3.1 Operasionalisasi Variabel X (Biaya Kualitas) Variabel Indikator Skala Biaya Pencegahan (X 1 ) Biaya pelatihan kualitas. Biaya riset dan pengembangan. Rasio Biaya pemeliharaan persediaan pabrik. Biaya pemeliharaan dan perbaikan mesin produksi. Biaya suku cadang untuk mesin produksi. Biaya Penilaian (X 2 ) Biaya Kegagalan Internal (X 3 ) Biaya inspeksi dan pengujian bahan baku Biaya inspeksi dan pengujian produk Biaya inspeksi dan pengujian peralatan Biaya audit kualitas Biaya sisa bahan baku Biaya barang cacat Biaya pengerjaan kembali Kerugian akibat terhentinya produksi karena kerusakan mesin atau kehabisan bahaan baku Rasio Rasio Biaya Kegagalan Eksternal (X 4 ) Sumber : Hansen dan Mowen (2009 : 272) Biaya untuk memperbaiki dan mengganti produk rusak selama masa garansi Biaya untuk menangani keluhan pelanggan Biaya hilangnya penjualan akibat ketidakpuasan pelanggan Rasio
6 46 Tabel 3.2 Operasionalisasi Variabel Y Harga Pokok Produksi Variabel Sub Variabel Indikator Skala Harga Pokok 1. Biaya Bahan Harga bahan Rasio Poduksi Baku (Direct baku (Y) Material) Kuantitas bahan baku 2. Biaya Tenaga Tarif upah Rasio Kerja (Direct Jam kerja Labour) langsung 3. Biaya Overhead Tingkat Rasio Pabrik (Factory kapasitas Overhead) produksi Tarif biaya overhead pabrik Sumber : Mulyadi (2005 : 14) 3.3 Populasi dan Sampel Kerangka Sampling dan Unit Sampel Menurut Sugiyono (2008:115) pengertian populasi adalah sebagai berikut: Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas; obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Populasi sasaran adalah populasi yang akan digunakan untuk menjadi sasaran penelitian. Populasi merupakan sekumpulan objek yang mempunyai kuantitas.dan karakteristik tertentu yang ditentukan peneliti melalui kriteria tertentu untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Populasi terdiri dari manusia atau orang, file-file atau dokumen-dokumen yang dapat dipandang sebagai objek penelitian. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi penelitian
7 47 adalah semua data laporan biaya kualitas dan laporan harga pokok produksi yang muncul sejak perusahaan berdiri hingga sekarang. Kerangka Sampling (sampling frame) adalah daftar yang berisi satuansatuan sampling yang ada dalam sebuah populasi yang berfungsi sebagai dasar untuk penarikan sampel (Ating Somantri dan Sambas Ali Muhidin, 2006:65). Maka kerangka sampling pada penelitian ini adalah laporan biaya kualitas, laporan harga pokok produksi. Unit Sampel adalah segala sesuatu yang dijadikan satuan (unit) yang nantinya akan menjadi objek penelitian (Ating Somantri dan Sambas Ali Muhidin, 2006:65). Oleh karena itu unit sampel yang dipilih dalam penelitian ini adalah laporan biaya kualitas dan laporan harga pokok produksi Teknik Sampling Yang dimaksud dengan teknik sampling menurut Sugiyono (2008 : 81) adalah sebagai berikut : Teknik sampling adalah merupakan teknik pengambilan sampel. Dalam penentuan jumlah sampel digunakan metode penetapan sampel Nonprobability Sampling. Pengertian Nonprobability Sampling menurut Sugiyono (2008:84)adalah sebagai berikut: Nonprobability Sampling adalah teknik pengambilan sampel yang tidak memberi peluang/kesempatan sama bagi setiap unsur atau anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel. Teknik sampel ini meliputi: sampling sistematis, kuota, aksidental, purposive, jenuh, snowball
8 48 Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sampling Purposive. Sugiyono (2008:85) menyatakan bahwa: Sampling purvosive adalah teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Sampling Purposive digunakan dengan pertimbangan tujuan atau masalah penelitian yaitu dengan teknik tersebut peneliti dapat menganalisis pangaruh biaya kualitas terhadap harga pokok produksi pada PT. Herlinah Cipta Pratama melalui data hasil laporan manajemen yang berhubungan dengan biaya kualitas dan harga pokok produksi pada periode 2006 sampai dengan Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data merupakan cara-cara yang dilakukan untuk memperoleh data dan keterangan-keterangan yang diperlukan dalam penelitian. Data yang dibutuhkan penulis dalam melakukan penelitian ini adalah data primer. Data primer yaitu data yang diperoleh dari penelitian dengan pengamatan secara langsung terhadap objek yang diteliti, serta dari individu seperti hasil wawancara. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Lapangan (field research). Penelitian lapangan merupakan penelitian yang dilakukan dengan cara melakukan pengamatan langsung pada objek yang diteliti untuk memperoleh data primer. Penelitian ini dilakukan terhadap sebagian populasi yang dianggap penting dan relevan dengan topik yang diambil.
9 49 Pengambilan sampel yang dilakukan diharapkan memberikan gambaran secara umum. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah sebagai berikut: a. Observasi Observasi/pengamatan langsung terhadap kegiatan perusahaan sebagai subjek penelitian, yang diteliti dengan baik secara langsung maupun tidak langsung dalam menunjang pengumpulan data serta mempelajari berbagai berkas yang ada serta peraturan, prosedur, dan kebijakan yang ditetapkan perusahaan sebagai objek penelitian. b. Wawancara Wawancara adalah suatu teknik pengumpulan data dengan cara melakukan tanya jawab secara langsung dengan pihak perusahaan yang berhubungan dengan objek yang diteliti guna memperoleh informasi yang sesuai dengan permasalahan yang diteliti. c. Dokumentasi Pengumpulan data dilakukan dengan cara mempelajari sekumpulan data yang berupa catatan-catatan atau dokumen-dokumen yang berkaitan dengan pembahasan dalam penelitian. d. Studi Kepustakaan Metode pengumpulan data dengan mengadakan tinjauan terhadap beberapa literature yang berhubungan dengan masalah yang diteliti. Maksud dari studi kepustakaan ini adalah agar penulis mempunyai konsep yang jelas sebagai pegangan teori dalam pemecahan masalah, menunjang pengolahan data dan
10 50 mendukung data-data primer dengan cara mencari dan menghimpun serta mempelajari bukubuku yang berkaitan dengan lingkup permasalahan yang diteliti. 3.5 Model Penelitian Model penelitian merupakan abstraksi dari fenomena-fenomena yang sedang diteliti. Dalam hal ini model penelitian mengenai Pengaruh Tunjangan Pajak Penghasilan dengan Menggunakan Metode Gross Up Terhadap Efisiensi Pajak Penghasilan Badan dapat dilihat pada gambar 3.1 di bawah ini: Prevention Cost (X 1 ) Appraisal Cost (X 2 ) Internal Failure Cost (X 3 ) Harga Pokok Produksi (Y) External Failure Cost (X 4 ) Gambar 3.1 Model Penelitian Bila dijabarkan secara matematis, maka hubungan dari variabel-variabel tersebut adalah sebagai berikut: Y = f (X 1,X 2,X 3,X 4 ) Di mana: Y = Harga Pokok Produksi X 1 = Prevention Cost
11 51 X 2 = Appraisal Cost X 3 = Internal Failure Cost X 4 = External Failure Cost f = Fungsi Maksud dari model di atas adalah bahwa harga pokok produksi (Y) dipengaruhi oleh prevention cost (X 1 ), appraisal cost (X 2 ), internal failure cost (X 3 ), external failure cost (X 4 ). 3.6 Metode Analisis Data dan Rancangan Pengujian Hipotesis Metode Analisis Data Analisis data merupakan kegiatan setelah seluruh data dari responden terkumpul. Kegiatan dalam analisis data adalah mengelompokkan data berdasarkan variabel, menyajikan data tiap variabel yang diteliti, melakukan perhitungan untuk menjawab rumusan masalah, dan melakukan perhitungan untuk menguji hipotesis yang telah diajukan. Tahap-tahap yang dilakukan untuk menganalisis data dalam penelitian ini, dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut : 1. Memperoleh data biaya kualitas dan data harga pokok produksi untuk periode 2003 sampai dengan Membuat daftar perhitungan biaya kualitas dan harga pokok produksi untuk periode 2003 sampai dengan Melakukan perhitungan biaya kualitas dan harga pokok produksi untuk periode 2003 sampai dengan 2009.
12 52 4. Melakukan pengujian statistik dan pengujian hipotesis untuk menguji data yang siap diolah untuk mendapat kesimpulan. 5. Menarik kesimpulan berdasarkan hasil penghitungan yang diperoleh. Adapun analisis data yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Analisis Deskriptif Analisis deskriptif adalah analisis yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi. Dalam analisis ini dilakukan pembahasan mengenai bagaimana pengaruh biaya kualitas terhadap harha pokok produksi, dengan rumusan sebagai berikut: 1) Analisis besarnya prevention cost, appraisal cost, internal failure cost, dan external failure cost pada PT. Herlinah Cipta Pratama periode pengamatan yaitu tahun 2003 sampai dengan tahun 2009, melalui kriteria. Kriteria menurut Moh. Nazir (2003: ) dapat dicari dengan rumus sebagai berikut: R = Nilai Maksimum Nilai Minimum k = 3,3 + log n i = R k
13 53 Keterangan: R = Range k = Banyaknya kelas interval n = Jumlah Sampel i = besar kelas interval 2) Analisis besarnya harga pokok produksi pada PT. Herlinah Cipta Pratama periode pengamatan yaitu tahun 2003 sampai dengan tahun 2009, dengan kriteria harga pokok produksi. Kriteria menurut Moh. Nazir (2003: ) dapat dicari dengan rumus sebagai berikut: R = Nilai Maksimum Nilai Minimum k = 3,3 + log n i = R k Keterangan: R = Range k = Banyaknya kelas interval n = Jumlah Sampel i = besar kelas interval 2. Analisis Statistik (Analisis Asosiatif) Analisis statistik yaitu analisis yang digunakan untuk membahas data kuantitatif. Dengan asumsi bahwa data berdistribusi normal dan pengaruh kedua variabel linier, maka pengujian dengan hipotesis dilakukan dengan menggunakan statistik parametrik, karena teknik ini sesuai dengan data
14 54 kuantitatif, yaitu data berbentuk angka. Analisi tersebut terdiri dari analisi regresi sederhana dan analisis korelasi Rancangan Pengujian Hipotesis Rancangan pengujian hipotesis dimulai dengan penetapan hipotesis nol (Ho) dan hipotesis alternatif (Ha), Penetapan tes statistik, pengujian hipotesis penetapan tingkat signifikansi, dan penarikan kesimpulan. Rancangan pengujian hipotesis dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat atau tidaknya hubungan antara variabel independent (X) dengan variabel dependent (Y). Rancangan pengujian hipotesis dimulai dengan penetapan hipotesis nol (Ho) dan hipotesis alternatif (Ha), Penetapan tes statistik, pengujian hipotesis, penetapan tingkat signifikansi, dan penarikan kesimpulan Penetapan Hipotesis Nol (Ho) dan Hipotesis Alternatif (Ha) Hipotesis nol (H o ) merupakan hipotesis yang menyatakan bahwa variabelvariabel independen tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan variabel dependen. Sedangkan Hipotesis alternatif (H a ) merupakan hipotesis yang menyatakan bahwa variabel-variabel independen mempunyai hubungan yang signifikan dengan variabel dependen Hipotesis yang akan diuji dalam penelitian ini berkaitan adanya hubungan yang signifikan atau tidaknya variabel-variabel independen yaitu prevention cost, appraisal cost, internal failure cost, dan external failure cost dengan variabel
15 55 dependen yaitu harga pokok produksi baik secara parsial maupun simultan (bersama-sama). Hipotesis yang dibentuk dari variabel-variabel tersebut adalah: Secara parsial Ho 1 : (β 1 = 0) Prevention cost tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan harga pokok produksi. Ha 1 : (β 1 0) Prevention cost mempunyai hubungan yang signifikan dengan harga pokok produksi. Ho 2 : (β 2 = 0) Appraisal cost tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan harga pokok produksi. Ha 2 : (β 2 0) Appraisal cost mempunyai hubungan yang signifikan dengan harga pokok produksi. Ho 3 : (β 3 = 0) Internal failure cost tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan harga pokok produksi. Ha 3 : (β 3 0) Internal failure cost mempunyai hubungan yang signifikan dengan harga pokok produksi. Ho 4 : (β 4 = 0) External failure cost tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan harga pokok produksi. Ha 4 : (β 4 0) External failure cost mempunyai hubungan yang signifikan dengan harga pokok produksi.
16 56 Secara Simultan Ho 5 : (β 5 = 0) prevention cost, appraisal cost, internal failure cost, dan external failure cost tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan harga pokok produksi. Ha 5 : (β 5 0) prevention cost, appraisal cost, internal failure cost, dan external failure cost mempunyai hubungan yang signifikan dengan harga pokok produksi Penetapan Tes Statistik Berdasarkan ukuran variabel yang semuanya berupa data kuantitatif, maka langkah-langkah dalam penetapan tes statistik adalah sebagai berikut: a) Analisis Regresi Linier Sederhana Analisis regresi ini digunakan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara variabel independent (X) dan variabel dependent (Y), dari persamaan tersebut dapat diketahui besarnya kontribusi variabel X terhadap variabel Y yang ditunjukkan oleh hubungan yang dinyatakan dalam bentuk persamaan matematika yang mempunyai hubungan fungsional antara kedua variabel tersebut. Menurut Sugiyono (2008 : 270), persamaan umum regresi linier sederhana adalah sebagai berikut: Sedangkan untuk nilai konstanta a dan b menurut Sugiyono (2008 : 272) ditentukan dengan menggunakan persamaan sebagai berikut:
17 57 Keterangan: X = Variabel Independen (prevention cost, appraisal cost, internal failure cost, external failure cost) Y = Variabel Dependen (Harga Pokok Produksi) a = Konstanta/nilai Y jika X = 0 b = Keofisien arah/ nilai pertambahan/pengurangan variabel Y n = banyaknya sampel. b) Analisis Regresi Linier Berganda Untuk mengetahui hubungan keempat variabel Independen (X) secara simultan dengan variabel Dependen (Y), maka analisis regresi linier berganda. Menurut Sugoiono (2008 : 277), persamaan analisis regresi linier berganda dapat dirumuskan sebagai berikut : Keterangan: Y = a + b 1 X 1 + b 2 X 2 + b 3 X 3 + b 4 X 4 Y = Variabel Dependen (Harga Pokok Produksi) a = Konstanta/nilai Y jika X = 0 b 1,b 2,b 3,b 4 = Keofisien arah regresi yaitu yang menyatakan perubahan nilai Y apabila terjadi perubahan nilai X.
18 58 X 1 X 2 X 3 X 4 = Variabel Independen 1, yaitu Prevention Cost = Variabel Independen 2, yaitu Appraisal Cost = Variabel Independen 3, yaitu Intrenal Failure Cost = Variabel Independen 4, yaitu External Failure Cost c) Uji Asumsi Klasik Dalam penelitian ini penulis menggunakan analisis regresi dan statistik parametric karena data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data kuantitatif dengan skala rasio. Analisis regresi dan statistik parametrik memerlukan beberapa pengujian pendahuluan sebagai persyaratan analisis yaitu pengujian asumsi klasik. Beberapa asumsi yang penting dipenuhi dalam analisis statistik parametric adalah sebagai berikut : 1. Outlier dan Data Outlier Digunakan untuk melihat apakah spesifikasi model yang digunakan telah benar atau tidak. Melalui uji tersebut dapat diketahui apakah bentuk model linier atau non linier, dan melalui uji tersebut dapat diketahui apakah pengolahan data melalui garis regresi atau tidak. Hasil dari uji tersebut bisa dilihat dari nilai cook s distance pada tabel output residual statistik (output pengolahan data dengan SPSS). Apakah hasil analisis menunjukan nilai cook s distance dibawah nilai 1 maka tidak ada data outlier dan jika hasil analisis di atas 1 maka data outlier.
19 59 2. Uji Normalitas Digunakan untuk mengetahui distribusi data dalam variabel yang akan digunakan dalam penelitian ini. Uji normalitas digunakan untuk mengetahui apakah sampel yang diambil berasal dari populasi berdistribusi normal atau tidak. Data yang baik atau layak adalah data yang memiliki distribusi normal. Uji normalitas data dilakukan dengan menggunakan test Kolmogorov Smirnov, dasar pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan probabilitas (Asymtotic Significanted), yaitu : H 0 : sampel diambil dari distribusi normal H 1 : sampel diambil bukan dari distribusi normal : 0,05 Kriteria Uji : jika nilai probabilitas (s ig ) >, maka H 0 diterima jika nilai probabilitas (s ig ), maka H 0 ditolak 3. Autokorelasi Autokorelasi menunjukan adanya kondisi yang berurutan antara gangguan atau distribusi yang masuk ke dalam fungsi regresi. Autokorelasi dapat diartikan sebagai korelasi yang terjadi antara anggota observasi yang terletak berderetan secara serial dalam bentuk waktu atau korelasi antara tempat yang berdekatan bila datanya cross series. Uji ini merupakan pengujian asumsi dalam regresi dimana variabel independen tidak berkorelasi dengan dirinya sendiri, baik nilai periode sebelumnya atau nilai periode sesudahnya.
20 60 Cara pengujiannya adalah dengan melihat nilai Durbin-Watson. Menurut Agus Widarjono (2005 ; 181), rumus untuk mencari Durbin Watson adalah sebagai berikut : Dimana: d = ( ) ( ) i t = waktu = residual periode t t-1 = residual pada periode t-1 Cara untuk mendeteksi adanya autokorelasi dalam menganalisis regresi dengan menggunakan Durbin Watson adalah dengan melihat tabel 3.3 di bawah ini : Tabel 3.3 Uji Statistik Durbin-Watson (d) Nilai Statistik d Keputusan 0 < d < d L Ada autokorelasi positif d L < d < d U d U d 4-d U Ragu-ragu Tidak ada autokorelasi positif/negatif 4-d U d 4-d L Ragu-ragu 4-d L d 4 Ada autokorelasi negatif Sumber : Agus Widarjono (2005 : 182)
21 61 Autokorelasi Ragu-ragu Tidak ada Ragu-ragu Autokorelasi positif autokorelasi negative 0 d L d U 4-d U 4-d L 4 Gambar 3.2 Statistik Durbin-Watson (d) 4. Uji Multikolinearitas Pengujian ini berguna untuk mengetahui apakah pada model regresi berganda ditemukan adanya korelasi antar variabel bebas. Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi diantara variabel bebas. Multikolinearitas dapat diketahui dari nilai tolerance value dan variance inflation factor (VIF). Batas tolerance value 0.10 dab batas VIF adalah 10. Apabila hasil analisis menunjukan nilai VIF dibawah nilai 10 dan tolerance value di atas 0.10, maka terjadi multikolinearitas sehingga model reliable sebagai dasar analisis. 5. Uji Heteroskedastisitas Uji Heteroskedastisitas adalah asumsi dalam regresi damana varians dari residual tidak sama untuk satu pengamatan yang lain. Dalam regresi, salah satu asumsi yang harus dipenuhi adalah bahwa varians dari residual dari suatu pengamatan ke pengamatan yang lain tidak memiliki pola tertentu. Gejala varians yang tidak sama ini disebut gejala heteroskedastisitas, sedangkan adanya gejala varians residual
22 62 yang sama dari satu pengamatan ke pengamatan yang lain disebut dengan homoskedastisitas. Salah satu uji untuk menguji heteroskedastisitas adalah dengan melihat penyebaran dari varians pada grafik scatterplot. Dasar pengambilan keputusan : 1. Jika pola tertentu, seperti titik-titik yang ada membentuk suatu pola tertentu yang teratur (bergelombang, melebar, kemudian menyempit), maka telah terjadi heteroskedastisitas. 2. Jika tidak ada pola yang jelas, serta titik-titik menyebar di atas dan di bawah angka nol, maka tidak terjadi heteroskedastisitas. d) Analisis Korelasi 1. Analisis korelasi Product Moment (r) Dalam analisis korelasi product moment ini yang dicari adalah koefisien korelasi yaitu angka yang menyatakan derajat hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen atau untuk mengetahui kuat atau lemahnya hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen. Hubungan yang dimaksud bukanlah hubungan sebab akibat yang berlaku pada metode regresi. Metode korelasi hanya bisa digunakan pada hubungan variabel garis lurus (linier). Adapun rumus untuk koefisien korelasi Product Moment (r) menurut Sugiyono (2008 :248) adalah sebagai berikut:
23 63 r n xiy xy = i ( x i ) y i n x 2 i ( x i ) 2 2 n y i yi 2 Di mana : r = Jumlah Koefisien korelasi n = Banyaknya observasi X = Variabel Independen (prevention cost, appraisal cost, internal failure cost,dan external failure cost) Y = Variabel Dependen (Harga Pokok Produksi) Dari hasil analisis korelasi dapat dilihat tiga alternatif yaitu apabila nilai r = +1 atau mendekati positif (+) satu berarti variabel X mempunyai pengaruh yang kuat dan positif terhadap variabel Y. Sedangkan apabila nilai r = -1 atau mendekati negatif (-) satu berarti variabel X mempunyai pengaruh yang kuat dan negatif terhadap perkembangan variabel Y. Dan apabila r = 0 atau medekati nol (0) maka variabel X kurang berpengaruh terhadap perkembangan variabel Y, hal ini berarti bahwa bertambahnya atau berkurangnya variabel Y tidak dipengaruhi variabel X. 2. Analisis Korelasi Berganda Untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara variabel independen secara simultan (bersama-sama) dengan variabel dependen, maka dalam penelitian ini penulis akan menggunakan amalisis korelasi berganda. Menurut Sigiyono (2008 ; 256), analisis korelasi berganda dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut: R (1,2,3,4) =
24 64 Dimana: R (1,2,3,4) = korelasi antara vaariabel X 1, X 2, X 3, X 4 secara bersama-sama sama dengan variabel Y X 1 X 2 X 3 X 4 b 1 = variabel independen 1 (prevention cost) = variabel independen 2 (appraisal cost) = variabel independen 3 (internal failure cost) = variabel independen 4 (external failure cost) = koefisien arah regresi yaitu yang menyatakan perubahan nilai Y apabila terjadi perubahan nilai X 1 b 2 = koefisien arah regresi yaitu yang menyatakan perubahan nilai Y apabila terjadi perubahan nilai X 2 b 3 = koefisien arah regresi yaitu yang menyatakan perubahan nilai Y apabila terjadi perubahan nilai X 3 b 4 = koefisien arah regresi yaitu yang menyatakan perubahan nilai Y apabila terjadi perubahan nilai X 4 Y = variabel dependen (harga pokok produksi) Untuk dapat memberikan interpretasi terhadap kuatnya hubungan itu dan untuk memberikan penafsiran besar kecilnya koefisien korelasi, dapat berpedoman pada ketentuan tabel berikut ini:
25 65 Tabel 3.4 Pedoman Untuk Memberikan Interpretasi Koefisien Korelasi Interval Koefisien Tingkat Hubungan 0,00 0,199 Sangat rendah 0,20 0,399 Rendah 0,40 0,599 Sedang 0,60 0,799 Kuat 0,80 1,000 Sangat kuat (Sumber: Sugiyono, 2008:183) e) Koefisien Determinasi Analisis korelasi dapat dilanjutkan dengan menghitung koefisien determinasi. Koefisien determinasi ini berfungsi untuk mengetahui persentase besarnya pengaruh variabel independen dan variabel dependen. Dalam penggunaanya, koefisien determinasi ini dinyatakan dalam persentase (%) dengan rumus sebagai berikut: Keterangan: Kd = Koefisien Determinasi r = Koefisien Korelasi yang Dikuadratkan (Sumber: Sugiyono, 2005:250) Penetapan Tingkat Signifikansi dan Pengujian Statistik Tingkat signifikan yang dipilih dalam penelitian ini adalah 0,05 (5%) karena dinilai cukup mewakili pengaruh antara kedua variabel dan merupakan tingkat signifikan yang umum digunakan dalam penelitian ilmu-ilmu sosial. Tingkat signifikansi 0,05 (5%) artinya kemungkinan besar dari hasil penarikan
26 66 kesimpulan mempunyai probabilitas 95% atau toleransi kesalahan 5%. Sedangkan untuk menguji diterima atau ditolaknya suatu hipotesis, maka dilakukan dengan cara sebagai berikut: 1. Uji t Hubungan variabel independen secara parsial dengan variabel dependen, akan diuji dengan uji t (menguji signifikansi korelasi product moment) dengan membandingkan t tabel dengan t hitung. Adapun rumus yang digunakan menurut Sugiyono (2008 : 250) dalam menguji hipotesis (Uji t) penelitian ini adalah: Di mana : t r r 2 n = nilai uji t = koefisien korelasi = Koefisien Determinasi = Banyak Sampel yang Diobservasi Setelah dilakukan uji hipotesis (uji t) maka kriteria yang ditetapkan, yaitu dengan membandingkan nilai t hitung dengan nilai t tabel yang diperoleh berdasarkan tingkat signifikansi ( ) tertentu dan derajat kebebasan (df) = n-k Kriteria pengambilan keputusan yang digunakan adalah sebagai berikut : Ho diterima jika t hitung t tabel Ho ditolak jika t hitung > t tabel Apabila Ho diterima, maka hal ini menunjukkan bahwa variabel independen tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan variabel dependen dan
27 67 sebaliknya Apabila Ho ditolak, maka hal ini menunjukkan bahwa variabel independen mempunyai hubunhan yang signifikan dengan variabel dependen. Dalam memudahkan dan mempercepat proses pengolahan data, penulis mengunakan komputerisasi dengan menggunakan program software Statistikal Product & Service Solutions (SPSS) for Windows Release dan Excel. 2. Uji F Untuk menguji signifikansi hubungan variabel independen dengan variabel dependen secara simultan, maka digunakan uji F. Menurut Suugiyono (2008 : 257), rumus yang dapat digunakan untuk dapat melakukan pengujian ini adalah: Fh = R 2 / k 1 R 2 / (n k 1) Dimana: R 2 k n Fh = koefisien korelasi berganda = jumlah variabel independen = jumlah anggota sampel = F hitung yang selanjutnya dibandingkan dengan F tabel Kriteria pengambilan keputusan yang digunakan adalah sebagai berikut : Ho diterima jika F hitung F tabel Ho ditolak jika F hitung > F tabel = 0.05
28 68 F didasarkan pada derajat kebebasan sebagai berikut: Derajat pembilang (df 1 ) = k Derajat penyebut (df 2 ) = n-k-1 Apabila Ho diterima, maka hal ini menunjukkan bahwa variabel independen tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan variabel dependen dan sebaliknya Apabila Ho ditolak, maka hal ini menunjukkan bahwa variabel independen mempunyai hubungan yang signifikan dengan variabel dependen. Dalam memudahkan dan mempercepat proses pengolahan data, penulis mengunakan komputerisasi dengan menggunakan program software Statistikal Product & Service Solutions (SPSS) for Windows Release dan Excel Penarikan Kesimpulan Berdasarkan analisis dan pengujian hipotesis yang telah dilakukan maka hasil analisis dan pengujian hipotesis itu akan dijadikan dasar untuk menarik kesimpulan tersebut, penulis selanjutnya akan memberikan pandangan dan saransaran yang diharapkan bermanfaat bagi perusahaan atau pihak-pihak lain.
BAB III METODE PENELITIAN. penelitian agar dapat terselesaikan secara terarah sesuai dengan permasalahan
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian yang Digunakan 3.1.1 Objek Penelitian Dalam melaksanakan penelitian, penulis harus mampu menentukan objek penelitian agar dapat terselesaikan secara terarah
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian yang Digunakan 3.1.1 Objek Penelitian Menurut Suharsimi Arikunto (2006: 29), objek penelitian adalah: Objek penelitian adalah variabel penelitian yaitu sesuatu
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Desain Penelitian Metode merupakan suatu cara untuk dapat mencapai tujuan tertentu. Dalam buku Metode Penelitian (003: 84), Moh. Nazir mendefinisikan penelitian adalah suatu
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Objek Penelitian merupakan sesuatu target atau sasaran untuk
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Objek Penelitian merupakan sesuatu target atau sasaran untuk mendapatkan data dengan tujuan tertentu untuk mendapatkan sesuatu yang bermanfaat.
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian yang Digunakan 3.1.1 Metode Penelitian Metode penelitian dirancang melalui langkah-langkah penelitian dari mulai operasional variable, penentuan jenis dan
BAB 3 OBJEK DAN DESAIN PENELITIAN. Secara umum pengertian objek penelitian yaitu inti permasalahan yang dijadikan
BAB 3 OBJEK DAN DESAIN PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Secara umum pengertian objek penelitian yaitu inti permasalahan yang dijadikan topik penulisan dalam rangka penyusunan laporan dari suatu penelitian.
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian 1. Pendekatan Penelitian Dalam penelitian ini dengan judul Pengaruh Dana Pihak Ketiga, Modal Sendiri dan Pendapatan Margin terhadap Pembiayaan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
66 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penulis melakukan penelitian pada bulan November 2010. Dalam penyusunan skripsi ini, penulis melakukan penelitian di Bursa Efek Indonesia
BAB III OBJEK DAN METODOLOGI PENELITIAN. dengan pendapat Sugiyono (2010:13) mengenai pengertian objek penelitian
BAB III OBJEK DAN METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Objek Penelitian Objek penelitian merupakan sasaran untuk mendapatkan suatu data, sesuai dengan pendapat Sugiyono (2010:13) mengenai pengertian objek penelitian
BAB III METODE PENELITIAN. Dalam penelitian ini, variabel yang diteliti terdiri dari variabel
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Dalam penelitian ini, variabel yang diteliti terdiri dari variabel dependen/terikat (Y) dan variabel independen/bebas (X). Variabel dependen adalah nilai
BAB III OBYEK DAN METODE PENELITIAN. Obyek penelitian yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah biaya dana
BAB III OBYEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Obyek Penelitian Obyek penelitian yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah biaya dana pihak ketiga dan suku bunga SBI yang ditentukan oleh Bank Indonesia serta
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Rancangan penelitian 1. Pendekatan Penelitian Pada penelitian ini, metode yang akan digunakan untuk melakukan penelitian adalah dengan menggunakan metode penelitian analisis
BAB III METODE PENELITIAN. logika matematika dan membuat generalisasi atas rata-rata.
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian 1. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif adalah suatu penelitian yang didasari oleh falsafah
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. menganalisis data, penulis menggunakan alat bantu komputer seperti paket
49 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian yang dilakukan penulis adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode regresi linier berganda sebagai alat analisis data. Dalam
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilakukan pada pemerintah Provinsi Jawa Timur. Provinsi Jawa Timur yang terdiri dari 29 Kabupaten dan 9 Kota, akan tetapi ada penelitian
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kausal komparatif yang merupakan penelitian dengan karakteristik masalah berupa
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Gambaran Umum Penelitian Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode sekunder, yakni dengan cara mengunduh laporan ringkasan kinerja keuangan perusahaan melalui
BAB III METODE PENELITIAN
45 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, Dikatakan metode kuantitatif karena data penelitian berupa angka-angka dan analisis
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian a. Pendekatan Penelitian Pendekatan penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, yakni penelitian yang
BAB III METODE PENELITIAN. obyek penelitian adalah para pengguna software akuntansi pada perusahaanperusahaan
BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Pengumpulan data dari kuesioner dalam penelitian ini dilakukan sekitar satu bulan dari tanggal 13 Oktober sampai 14 November 2014. Dengan obyek
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian yang Digunakan 3.1.1 Metode Penelitian Perlu ketelitian dalam menentukan metode mana yang cocok untuk diterapkan pada variabel yang diteliti. Berhasil tidaknya
BAB III METODE PENELITIAN. terhadap data tersebut serta penampilan dari hasilnya. 71 Pendekatan
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian 1. Pendekatan penelitian Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, yaitu penelitian yang dituntut
BAB III OBYEK DAN METODOLOGI PENELITIAN. Objek penelitian ini adalah pengaruh faktor-faktor internal bank tahun
BAB III OBYEK DAN METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Obyek Penelitian Objek penelitian ini adalah pengaruh faktor-faktor internal bank tahun 2011 dan 2012 terhadap pertumbuhan kredit perbankan tahun 2011-2012 dan
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. kecukupan modal pada PT Bank Syariah Mandiri. Likuiditas (X) yang diukur
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Pada penelitian ini, objek yang akan dianalisis adalah likuiditas dan kecukupan modal pada PT Bank Syariah Mandiri. Likuiditas (X) yang diukur dengan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Objek penelitian merupakan sasaran untuk mendapatkan tujuan tertentu mengenai suatu hal yang akan dibuktikan secara objektif untuk mendapatkan data sesuai
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Penelitian ini akan membahas mengenai pengaruh kesadaran wajib pajak, sanksi pajak dan pengetahuan pajak terhadap kepatuhan wajib pajak orang
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian 1. Pendekatan Penelitian Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif karena serangkaian observasi (pengukuran)
BAB III METODE PENELITIAN. (independent variable) adalah sumber-sumber penerimaan daerah yang terdiri dari
55 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Obyek Penelitian Adapun yang menjadi obyek penelitian sebagai variabel bebas (independent variable) adalah sumber-sumber penerimaan daerah yang terdiri dari PAD, transfer
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. membuktikan hubungan biasa (korelasi) antara variabel bebas (independent
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang akan digunakan adalah penelitian asosiatif yang akan membuktikan hubungan biasa (korelasi) antara variabel bebas (independent variable)
BAB III METODE PENELITIAN. penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif deskriptif. Metode
37 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif deskriptif. Metode penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Waktu dan Tempat Penelitian Waktu penelitian yang akan digunakan oleh peneliti dalam melakukan penelitian ini sekitar 3 bulan tercatat dimulai dari bulan maret 2015 hingga
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
37 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berupa penjualan, piutang usaha, dan arus kas operasional pada laporan
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Penelitian kuantitatif merupakan
BAB III METODE PENELITIAN A. Obyek/Subyek Penelitian Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Penelitian kuantitatif merupakan analisis yang berupa angka-angka sehingga dapat diukur dan dihitung dengan
BAB III OBYEK DAN METODE PENELITIAN. variabel bebas (independen) dan satu variabel terikat (dependen). Obyek
BAB III OBYEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Obyek Penelitian Obyek yang diteliti dalam penelitian ini terdiri dari tiga variabel, dua variabel bebas (independen) dan satu variabel terikat (dependen). Obyek
BAB III METODE PENELITIAN. Lokasi dari penelitian ini adalah CV.Nusaena Konveksi yang beralamat di
BAB III METODE PENELITIAN 3.1.Lokasi dan waktu penelitian Lokasi dari penelitian ini adalah CV.Nusaena Konveksi yang beralamat di Jalan Pembangunan Gg. Samoa No. 12 Rumbai - Pekanbaru. Penelitian ini di
BAB III METODE PENELITIAN. Sebelum melaksanakan suatu penelitian, seorang peneliti harus
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Sebelum melaksanakan suatu penelitian, seorang peneliti harus menentukan metode apa yang akan digunakan dalam penelitiannya karena hal tersebut merupakan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Dalam penelitian ini, peneliti melakukan penelitian di PT. RRAA, Jl. Raya Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat dari bulan April 2016 hingga Oktober
BAB 3. Metode Penelitian. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah asosiatif atau
BAB 3 Metode Penelitian 3.1 Desain Penelitian Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah asosiatif atau hubungan kuantitatif dengan statistik karena bertujuan untuk mengetahui hubungan
BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN
BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Analisis Data 1. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif pada penelitian ini akan menggambarkan data penelitian tentang FDR, ROE,dan NOM. Sampel penelitian sebanyak
BAB III METODE PENELITIAN. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 32 Provinsi di Seluruh
BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Jakarta. Penelitian ini dimulai pada bulan September 2016. Penelitian ini mengambil data Laporan Realisasi Anggaran
BAB III METODE PENELITIAN. fungsi variabel dalam hubungan antar variabel, yaitu: Variabel Independen (Independent Variable)
33 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Variabel Penelitian Menurut Nur Indriantoro dan Bambang Supomo (2002 : 63), variabel penelitian dapat diklasifikasikan berdasarkan beberapa pendekatan, salah satunya adalah
BAB 3 DESAIN PENELITIAN
BAB 3 DESAIN PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian 3.1.1 Jenis Data Data yang dibutuhkan sebagai bahan yang akan dipakai oleh penulis adalah data sekunder. Data yang digunakan adalah : 1) Pertumbuhan Ekonomi
BAB 3 METODA PENELITIAN
BAB 3 METODA PENELITIAN Metode penelitian merupakan sekumpulan peraturan dan prosedur atau kerangka berfikir yang digunakan untuk menguji hipoteis suatu penelitian. Metodologi penelitian berperan penting
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif. Data kuantitatif adalah data yang berbentuk bilangan, atau data
BAB III METODE PENELITIAN. Prima Artha, Sleman. Sedangkan subjek penelitiannya adalah Data
BAB III METODE PENELITIAN A. Objek dan Subjek Penelitian Objek dalam penelitian ini adalah Koperasi Jasa Keuangan Syariah Prima Artha, Sleman. Sedangkan subjek penelitiannya adalah Data Tingkat Bagi Hasil
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
29 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Ruang Lingkup Penelitian Pada penelitian ini hanya mencakup dalam bidang analisis perpajakan. Objek penelitian ini yaitu pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tanah
BAB III METODE PENELITIAN. profitabilitas serta laporan keuangan perusahan Food And Beverages tahun
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Data Penelitian Jenis data yang diperlukan adalah data sekunder yang berupa nama perusahaan, data mengenai ukuran perusahaan, likuiditas, leverage,dan profitabilitas serta
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Waktu penelitian ini dilakukan pada tahun 2013 dengan objek penelitian adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)/
BAB 4 ANALISIS DAN HASIL PENELITIAN. Penggunaan analisis statistik deskriptif untuk memberikan gambaran data yang akan
BAB 4 ANALISIS DAN HASIL PENELITIAN 1.1 Analisis Hasil Penelitian 1.1.1 Analisis Deskriptif Statistik Penggunaan analisis statistik deskriptif untuk memberikan gambaran data yang akan dijadikan sampel
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. analisis statistik yang menggunakan persamaan regresi berganda. Analisis data
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil 1. Statistik Deskriptif Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis statistik yang menggunakan persamaan regresi
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Adapun lokasi perusahaan tempat penulis dalam memperoleh data-data yang dibutuhkan dan dalam proses penelitian yaitu: Nama Perusahaan Alamat Perusahaan
BAB 3 METODA PENELITIAN. industri penghasil bahan baku sektor pertambangan yang terdaftar di
BAB 3 METODA PENELITIAN 3.1 Jenis dan Sumber Data Peneliti memperoleh data penelitian ini yang terdapat pada sumber data historis berupa laporan keuangan perusahaan yang telah diaudit dengan benar serta
Team project 2017 Dony Pratidana S. Hum Bima Agus Setyawan S. IIP
Hak cipta dan penggunaan kembali: Lisensi ini mengizinkan setiap orang untuk menggubah, memperbaiki, dan membuat ciptaan turunan bukan untuk kepentingan komersial, selama anda mencantumkan nama penulis
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. keuangan dengan menganalisis pengaruh likuiditas yang diukur dengan Current
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Objek dan Subjek Penelitian Dalam penelitian ini, yang menjadi objek penelitian adalah kinerja keuangan dengan menganalisis pengaruh likuiditas yang diukur dengan
BAB III METODE PENELITIAN
32 BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian Dalam penyusunan skripsi ini, peneliti melakukan penelitian pada bulan Januari 2012 di KPP Pratama Kebayoran Baru Tiga yang berlokasi di Jl.
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil Setelah melalui beberapa tahap kegiatan penelitian, dalam bab IV ini diuraikan analisis hasil penelitian dan pembahasan hasil penelitian. Analisis
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. berbentuk time series selama periode waktu di Sumatera Barat
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Sumber Data Metode penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data sekunder yang berbentuk time series selama periode waktu 2005-2015 di Sumatera Barat yang diperoleh dari
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Objek dan Subjek Penelitian Dalam penelitian ini, yang menjadi variabel bebas (independent variable) adalah profitabilitas dengan indikator Return On Asset (ROA),
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Objek penelitian yang dianalisis adalah faktor-faktor yang mempengaruhi
48 BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1. Objek Penelitian Objek penelitian yang dianalisis adalah faktor-faktor yang mempengaruhi ekspor komoditi karet di Indonesia periode 1990-2006. Adapun variabelnya
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
46 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Jenis dan Pendekatan Penelitian Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Metode deskriptif adalah pencarian fakta dengan interpretasi yang tepat. Penelitian
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Dalam Penelitian ini, peneliti akan mengukur pengaruh hubungan antara
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Dalam Penelitian ini, peneliti akan mengukur pengaruh hubungan antara Dana Pihak Ketiga (DPK) dan Non Performing Loan (NPL) terhadap Penyaluran
BAB III METODE PENELITIAN. Waktu penelitian ini dilakukan pada bulan Februari 2015 sampai dengan
BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Waktu penelitian ini dilakukan pada bulan Februari 2015 sampai dengan selesai. Untuk mendapatkan informasi dan data yang diperlukan, tempat penelitian
BAB III METODE PENELITIAN. Barat. Penelitian ini dilakukan pada Maret 2016 sampai dengan selesai.
39 BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan tempat penelitian Penelitian ini dilakukan di Perusahaan yang sudah terdaftar sebagai PKP (Pengusaha Kena Pajak) yang beromzet 4,8 milyar pertahun diwilayah Jakarta
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Objek penelitian yang dipilih oleh penulis dalam penelitian ini adalah auditor-auditor yang bekerja pada kantor akuntan publik (KAP) Big Four (PricewaterhouseCoopers,
BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN
65 BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Analisis Data 1. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif pada penelitian ini akan menggambarkan data penelitian tentang CAR, NPF, BOPO,dan ROA dengan penyajian data
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1. Pendekatan Penelitian Pendekatan Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Pendekatan kuantitatif menitikberatkan pada pengujian hipotesis
BAB III METODE PENELITIAN
53 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Objek yang diteliti dalam penelitian ini adalah Risk Based Capital dan profitabilitas. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah PT. Takaful
BAB III METODE PENELITIAN. sampel auditor internal pada perusahaan perusahaan tersebut. Penelitian
BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di beberapa perusahaan dagang dan jasa di Jakarta yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan mengambil sampel
BAB III METODE PENELITIAN. umum dari obyek penelitian. Pada penelitian ini peneliti mengambil data waktu tiga
BAB III METODE PENELITIAN 1.1 Waktu dan Tempat Penelitian Waktu dan tempat penelitian menguraikan tentang jadwal penelitian dilaksanakan dan lokasi dimana penelitian dilakukan, yang juga mencakup gambaran
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi penelitian Lokasi penelitian ditentukan secara purposive (sengaja). Lokasi terletak di terminal Kota Batu. Penyebaran kuesioner yang terletak di terminal kota Batu adalah
III. METODOLOGI PENELITIAN. Jenis penelitian merupakan cara peneliti yang digunakan dalam mendapatkan data untuk
III. METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Jenis penelitian merupakan cara peneliti yang digunakan dalam mendapatkan data untuk mencapai tujuan tertentu. Menurut Sugiyono (2013:24) metode penelitian
BAB III METODE PENELITIAN. populasi disebut parameter populasi dan ukuran-ukuran pada sampel disebut. sampel merupakan bagian dari populasi.
36 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Populasi dan Sampel Menurut Atmaja (2009 ) Populasi berarti kumpulan objek yang akan diteliti sedangkan sampel merupakan bagian dari populasi. Ukuran pada populasi disebut
BAB III METODE PENELITIAN. dan mempelajari berbagai literatur, jurnal, karangan ilmiah dan penerbitan lainnya
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Pengumpulan Data 3.1.1 Penelitian Kepustakaan Penelitian kepustakaan yaitu metode penelitian yang dilakukan dengan cara mencari dan mempelajari berbagai literatur,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada Dinas Pendapatan Pengelola Keuangan dan Aset/DPPKA karena dinas inilah yang bertugas merumuskan kebijakan teknis,
BAB III METODE PENELITIAN. Objek dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh promosi
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Objek dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh promosi terhadap jumlah wisatawan dan implikasinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di
III METODE PENELITIAN. Tipe penelitian ini adalah explanatory reseach. Menurut Singarimbun (1995)
39 III METODE PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Tipe penelitian ini adalah explanatory reseach. Menurut Singarimbun (1995) penelitian eksplanatori (explanatory reseach) adalah penelitian yang bertujuan untuk
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. (Sugiyono, 2010). Populasi dalam penelitian ini adalah Bank Umum Milik
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Populasi dan Sampel Penelitian 3.1.1. Populasi Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri dari objek atau subjek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. penelitian, objek penelitian ini menjadi sasaran dalam penelitian untuk
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Objek penelitian merupakan sesuatu yang menjadi perhatian dalam suatu penelitian, objek penelitian ini menjadi sasaran dalam penelitian untuk mendapatkan
BAB III METODE PENELITIAN. yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode melalui website :
BAB III METODE PENELITIAN A. Subyek/Obyek Penelitian Dalam penelitian ini penulis memilih Bursa Efek Indonesia sebagai tempat untuk melakukan riset. Lokasi penelitian ini dipilih karena dianggap sebagai
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. mendapatkan jawaban ataupun solusi dari permasalahan yang terjadi.
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Objek penelitian merupakan sesuatu yang menjadi perhatian dalam suatu penelitian, objek penelitian ini menjadi sasaran dalam penelitian untuk mendapatkan
BAB 3 OBJEK DAN DESAIN PENELITIAN. Indonesia (BEI) yang bergerak dalam bidang pertambangan. Perusahaan yang terdaftar
BAB 3 OBJEK DAN DESAIN PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Objek dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang bergerak dalam bidang pertambangan. Perusahaan yang
BAB III METODE PENELITIAN. laporan keuangan perusahaan transportation services yang terdaftar di Bursa
BAB III METODE PENELITIAN A. Data dan Sumber Data Jenis data yang dipakai adalah data sekunder, berupa data-data laporan keuangan perusahaan transportation services yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN. Penelitian ini berjudul pengaruh penagihan tunggakan pajak dengan surat
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1. Objek Penelitian Penelitian ini berjudul pengaruh penagihan tunggakan pajak dengan surat paksa terhadap pelunasan tunggakan pajak pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP)
