Pertemuan 9. Sri Hastuti Handayani, Psi., M.Si
|
|
|
- Widyawati Ida Jayadi
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Pertemuan 9 Sri Hastuti Handayani, Psi., M.Si
2 1. Tahap Demonologi 2. Tahap Pengenalan Medis 3. Tahap Sakit Mental & Revolusi Kesehatan Mental 4. Tahap Pengenalan Faktor Psikologis 5. Tahap Multifaktorial
3 Pemahaman masy thd kes men selalu dikaitkn dg kekuatan gaib, kekuatan spiritual, setan, makhluk halus, ilmu sihir dll Ggg mental tjd akibat adanya penyerangan oleh kekuatan gaib krn pembalasan thd tindakan yg salah Ggg mental ditangani sesuai dg keyakinannya ttg sebab st kesakitan. Ada pihak yg berwenang utk mbentu mengatasinya. Cara penanganannya tdk ilmiah & krg manusiawi, spt dilakukan dg st upacara ritual, menyiksa klien dg mengikat & memukuli utk mengusir roh jahat yg ada di dlm tubuh penderita.
4 Muncul tokoh2 bdg medis: Hipocrates, Hirophilus, Galenus, Vesalius, Paracelsus, dan Cornelius Agrippa., yg mulai menggunakan konsep biologis yang penanganannya lebih manusiawi. Gangguan mental disebabkan gangguan biologis atau kondisi biologis seseorang, bukan akibat roh jahat. Mendapat pertentangan keras dari aliran yang meyakini adanya roh jahat.
5 Revolusi Perancis berpengaruh pd penanganan kes men, yt penanganan yg lbh mengutamakan persamaan, kebebasan, dan persaudaraan dlm penanganan pasien gagg mental di RS. Banyak dibangun Asylum, utk mnampung penderita ggg mental dan sekaligus diupayakan penyembuhannya Muncul tokoh2 : Phillipe Pinel, William Tuke, Benjamin Rush, Emil Kraepelin, Dorothea Dix, Clifford Beers.
6 Tokoh utamanya S. Freud dg Psikoanalisa yg mempelopori penanganan ggg mental secara medis & psikologis. Memandang ggg mental terjadi karena adanya konflik2 psikis antara dorongan instinktif (Id) dan kontrol moral (S) Penanganan ggg mental tidak perlu dihukum, ttp dirawat di RS dan digali faktor2 ketdksadarannya, yg dkenal dg psikoterapi (hipnose, katarsis, asosiasi bebas, analisis mimpi) Muncul : Erik Erikson, Carl G.Jung, Alfred Adler, Adolf Meyer, Karen Horney & Eric Fromm
7 Kes men dipandang tdk hanya krn faktor medis & psikologis, ttp krn multi faktor, yt faktor interpersonal, keluarga, masyarakat & hub sosial. Semua faktor slg berinteraksi & mempengaruhi kes men individu & masy. Kes men tdk saja terbatas pd upaya penyembuhan ttp yg terpenting ad upaya pencegahannya Disebut sbg model kes masy yg berorientasi kpd masy dan menekankan pd usaha pencegahan. Melibatkan seluruh masyarakat dan keterlibatan lembaga2 swadaya masyarakat
8 Pd abad lalu, upaya penanganan masy thd ggg bersifat kuratif, usaha tsb tidak efektif. Masy menyadari bhw usaha2 pencegahan /prevensi lebih baik, urgen & mudah dilakukan, spt konseling genetika. Prevensi kes men didasarkan atas cara kerja usaha pencegahan kes masyarakat. Prevensi mncakup pencegahan kondisi yg lain, spt: Adaptive dysfunction; Social deviation Development impairment. Adler, 1978.
9 Karakteristik gerakan kes men masy dibedakan dr pendekatn klinis ortodoks, Bloom dlm Goldenberg, Menekankn praktek di masy drpd lembaga khusus spt RSJ 2. Pelayanan & program diarahkn k masy sec keseluruhan drpd pasien individual 3. Pelayanan pencegahan sbg prioritas tertinggi 4. Mberikn pelayanan tdk langsung spt konsultasi, pddkn kes men, pelatihan pd pembina masy (guru, perawat, dll) drpd bekerja langsung dg pasien pd populasi lbh besar 5. Mengembangkn strategi klinis yg inovatif agar lbh cepat menemukan kebut kes men bg anggota masy sec lebih luas
10 6. Menggunakan dasar2 rasional utk mengembangkan program spesifik, didsrkn atas analisis demografik masy, menemukan kebut kes men, identifikasi orang2 dg risiko tinggi ggg TL. 7. Menggunakn tenaga2 baru-semi profesional utk melengkapi pelayanan psikiater, psikolog klinis, pekerja sosial psikiatris & perawat psikiatris 8. Ada keterikatan utk mengendalikan masy dg membangun masy melalui program2-nya 9. Mengidentifikasi sumber2 stres dlm masy & tdk meremehkan terjadinya ggg yg bersifat individual.
11 Prevensi dilakukan utk mencegah datangnya st ggg atau utk mencegah berlanjutnya st ggg. 3 (tiga) tujuan prevensi : 1. Mencegah terjadinya ggg mental bg orang yg saat ini dlm keadaan sehat 2. Mencegah terjadinya kecacatan bg orang yg mengalami ggg 3. Mencegah terjadinya kecacatan menetap bg orang yg tlh mengalami st ggg.
12 Berdsrkan tujuan & ciri2nya, dpt diklasifikasikan 3 (tiga) macam prevensi : Prevensi Tersier Prevensi Sekunder Prevensi Primer
13 Prevensi bg orang yg mengalami ggg, bila ggg tsb sp pd tergggnya kemampuan gungsional seseor. Maka diperlukan prevensi utk : Mempertahankan kemampuan yg masih tersisa Mencegah agar gggnya tdk terus berlangsung Segera pulih dan berfungsi sebagaimana mestinya. Sasarannya ad kelompok masy dg ggg yg bersifat jangka panjang atau orang yg tlh mengalami ggg mental akut & berakibat penurunan kapasitasnya dlm bekerja, hub sosial, maupun personalnya
14 Rehabilitasi lbh bersifat individual dan mengacu pd pelayanan medis. Caplan, Prevensi tersier lbh menekankan pd aspek komunitas. Sasarannya ad masyarakat dan mencakup perencanaan masyarakat dan logistik. Prevensi tersier mrpkan intervensi yg antihospitalisasi Sbg bentuk anti-hospitalisasi jangka panjang hrs diupayakan agar pasien keluar dr RS atau institusi apapun yg membatasi sosialisasinya.
15 Pencegahan yg dilakukan utk mengurangi durasi kasus ggg mental. Ggg mental yg dialami ini karena kegagalan dlm usaha pencegahan primer atau tanpa adanya usaha pencegahan primer sebelumnya Sasaran pokoknya ad penduduk atau sekelompok populasi yg sdh menderita st ggg mental P. Sekunder bersifat lbh progresif dan sec ekonomis lebh ringan.
16 Terdpt 2 kegiatan utama dlm P Sekunder, Caplan, 1963, 1967., yt : Diagnosis awal, Spt Skrining sbg seleksi awal thd masy yg diduga alami ggg. Selanjutnya bg yg alami ggg dpt dirujuk kpd yg lbh kompeten. Penanganan secepatnya & seefektif mungkin Penanganannya, dpt dilakukan : Intervensi Krisis Pemberian Psikoterapi Cara2 penanganan lain yg dipandang sesuai dg permasalahan ybs.
17 Aktivitas yg didesain utk mengurangi insidensi ggg atau kemungkinan terjadi insiden dlm populasi risiko. Ini lbh baik bl dibandingkan dg melakukan penanganan setelah ggg itu terjadi Tujuan P. Primer ad : Mengurangi risiko terjadinya ggg mental Menunda atau menghindari munculnya ggg mental Sasaran P. Primer ad : Populasi yg berada dlm kondisi risiko, artinya Penduduk dlm kondisi terpapar, atau Dlm kondisi yg memngknkan munculnya ggg at kesakitan
18 1. Prevensi hrs lbh berorientasi pd kelompok masy drpd individual. 2. Prevensi hrs st kualitas dr fakta2 sebelumnya, yt ditargetkan pd kelompok yg belum mengalami ggg 3. P. Primer hrs disengaja, yg bersandar pd dasar2 pengetahuan yg mendalam yg termanifestasi kdlm program2 yg ditentukan utk meningkatkan kesehatan psikologisnya atau mencegah perilaku maladaptif
19 1. Memodifikasi lingkungan, artinya mengubah, memperbaiki atau menghilangkan lingk fisikbiologis & psikososial yg menggg atau dpt berakibat krg baik & dpt menimbulkan st ggg mental 2. Memperkuat kapasitas individu atau masyarakat dlm menangani situasi, dpt dilakukan melalui berbagai cara spt : * Konseling keluarga * Pddkan kes men * Peningkatan kondisi kes & kehdpan slm kehamilan * Mengurangi kondisi lingkungan yg berisiko krg baik * Mengurangi kesulitan2 psikososial dlm dunia kerja
20 Jauh lebih penting dr usaha prevensi ad upaya promosi Promosi kes men, biasa digolongkan sbg bag dr upaya prevensi primer Beda P. Primer & Promosi : Sasaran P. Primer ad khusus masy yg berada dlm risiko Sasaran Promosi kes men ad keseluruhan masyarakat Promosi kesehatan mrpkn aktivitas yg didesain utk meningkatkan kompetensi, koherensi, & kontrol bg seseor, shg dpt hidup lbh efektif & hidup puas dlm kehidupan sosial yg baik
21 Promosi Kes tdk diarahkan pd sejumlah penyakit at gangguan. Promosi kes mental menangani orang dlm kondisi sehat dan belum sakit. Upaya yg dilakukan al : Konsumsi yg bernilai gizi tinggi Rekreasi Pendidikan utk membangun kompetensi sosial dan akademik Meningkatkan ketahanan emosional dr berbagai tekanan2 lingkungan Peningkatan kemampuan pemecahan masalah Mengurangi perilaku destruktif dan salah penyesuaian di lingkungannya. Lamb & Zusman, 1982
22 Termasuk pemberian atau pengkondisian lingkungan yg mendukung perkemb keprib masy, spt : Perumahan yg memadai Penyediaan fasilitas rekreasi Pengaturan tempat kerja yg nyaman Antisipasi bimbingan utk anak (Mausmer & Kramer, 1985) Konseling pra nikah Pendidikan seks Konseling genetik sec dini
23 Promosi kes pd umumnya sekaligus sbg prom kes men Mengacu pd tipe program kes, program peningkatan kes men dpt diklasifikasikan menjadi 3 jenis program : Program komersial Program kelompok atau organisasi Program komunitas Spacapan & Oskamp, 1988.
24 Program2 (dlm bentuk jasa atau produk ttt) yg ditawarkan oleh pihak ttt, biasanya terorganisasi atau jaringan bisnis, yg mampu meningkatkan atau menjaga kemampuan & kesehatan psikologis. Program ini misalnya : Pendidikan khusus bg anak2 berbakat Permainan2 kreatif utk anak2 Bahan2 bacaan Obat2an yg dpt merangsang pertumbuhan otak
25 Program2 yg tidak mencari keuntungan finansial, dan dilaksanakan oleh kelompok masyarakat tertentu. Misal : Program anti alkohol, yg dilaksanakan oleh LSM Kelompok Self Help di bidang kesehatan mental.
26 Program promosi kesehatan mental yg dilaksanakan secara suka rela oleh masyarakat secara umum, tidak terorganisasi secara rapi, dan tidak bersifat komersial. Misal : Gerakan2 kemasyarakatan Sadar Hukum
27 1. Peningkatan kemampuan dlm keterampilan sosial pd orang tua, wanita, pasangan suami istri 2. Meningkatkan keterampilan hubungan antar pribadi yg bersifat khusus, spt : assertif, komunikasi, pemecahan masalah thd konflik & pemecahan masalah 3. Membantu individu utk menjalankan tahap perkembangan khusus dan transisi, spt : memulai sekolah, memasuki masa remaja, pengalaman menjadi orang tua, pengunduran diri, masa tua. 4. Membantu orang menangani situasi yg menimbulkan stres, spt : perceraian & perpisahan, orang tua tunggal, menjanda, sakit kronis, tdk bekerja, kesakitan, ketdkmampuan, masa tua, anggota yg meninggal dunia. Terutama berkaitan dg intervensi psikososial.
PROGRAM KESEHATAN MENTAL MASYARAKAT
PROGRAM KESEHATAN MENTAL MASYARAKAT Pertemuan 13 Sri Hastuti Handayani, Psi, M.Si PenyusunanProgram Kesehatan Mental Masyarakat Tujuan: memperkuat faktor pelindung psikososial dan menurunkan faktor2 stresor
Kesehatan Mental Dlm Lingkup Kehidupan
Dra. Sri Hastuti Handayani, Psi., M.Si Kesehatan Mental Dlm Lingkup Kehidupan Pertemuan 11 Kesehatan Mental Dlm Lingkup Kehidupan Kes men tdk hanya berlaku bg kelompok usia ttt, namun meliputi sepanjang
Dra. Sri Hastuti Handayani, M.Si
Dra. Sri Hastuti Handayani, M.Si Sehat adalah konsep yg tdk mudah diartikan sekalipun dpt dirasakan & diamati keadaannya spt : Orang tdk punya keluhan ad sehat Orang gemuk ad sehat bersifat subyektif &
Apa yang akan dikaji?
Apa yang akan dikaji? Pengertian dan Arti Penting Kesehatan Mental Sejarah munculnya Kajian Kesehatan Mental Hubungan Kesehatan Mental dan Ilmu lain Kesehatan Mental dan Penyesuaian Diri Pandangan berbagai
KESEHATAN MENTAL DLM KEHIDUPAN REMAJA
KESEHATAN MENTAL DLM KEHIDUPAN REMAJA Pertemuan 12 Sri Hastuti Handayani, Psi, M.Si KESEHATAN MENTAL DLM KEHIDUPAN REMAJA Pendidikan seks Peran sekolah Kelompok resiko tinggi Kecemasan remaja Tugas perkembangan
Konseling Kelompok. Pertemuan ke-13
Konseling Kelompok Pertemuan ke-13 Pengantar Konseling kelompok memungkinkan konselor menghadapi bbrp konseli - dg keuntungan biaya yg lebih murah dmn proses kelompok jg memiliki keuntungan dg tjdnya keunikan
Sejarah dan Aliran-Aliran. Psikologi. Psikologi Positif. Dra. Anna Amanah, Psi., MSi. Psikologi. Psikologi. Modul ke: Fakultas.
Sejarah dan Aliran-Aliran Psikologi Modul ke: Psikologi Positif Fakultas Psikologi Dra. Anna Amanah, Psi., MSi. www.mercubuana.ac.id Program Studi Psikologi Psikologi Positif Meninjau dorongan positif
PARADIGMA KEPERAWATAN
PARADIGMA KEPERAWATAN Jenti Sitorus, SST PARADIGMA KEPERAWATAN The paradigmsis the way we perceive the world the paradigms explain the worlds to us on predict is behavior ( Adam Smith 1975 ) Paradigma
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Sikap (Attitude) 2.1.1 Definisi Sikap Sikap merupakan reaksi atau respon yang masih tertutup dari seseorang terhadap suatu stimulus atau objek. Berdasarkan batasan tersebut,
PROSES ASEMEN PSIKOLOGIS DAN INTERPRETASI PSIKOLOGI. Kuliah 3 Adriatik Ivanti, M.Psi, Psi
PROSES ASEMEN PSIKOLOGIS DAN INTERPRETASI PSIKOLOGI Kuliah 3 Adriatik Ivanti, M.Psi, Psi Pengantar: Proses Asesmen Salah satu proses asesmen adalah intepretasi tes Interpretasi = memberi arti pd gejala2
Intervensi Psikososial
PSIKOSOSIAL SEBAGAI ISU POKOK LAYANAN Intervensi Psikososial Agus Suriadi Materi Pokok Kuliah...! Pengertian intervensi psikososial Permasalahan-permasalahan psikososial Tujuan dari intervensi psikososial
KONSEP DASAR KEPERAWATAN JIWA
KONSEP DASAR KEPERAWATAN JIWA PERKEMBANGAN KEPERAWATAN JIWA SEJARAH KEPERAWATAN JIWA DILUAR NEGERI Sblm th 1860 perawatan klien jiwa dgn costudial care (tertutup & isolatif) Th 1873 Linda Richards mengembangkan
RUANG LINGKUP KESEHATAN MENTAL
RUANG LINGKUP KESEHATAN MENTAL PERTEMUAN 3 Dra. Sri Hastuti Handayani, Psi, M.Si TUJUAN KESEHATAN MENTAL 1. Memahami makna kesehatan mental dan faktorfaktor penyebabnya. 2. Memahami pendekatan-pendekatan
PELAYANAN KESEHATAN PEDULI REMAJA (PKPR)
PELAYANAN KESEHATAN PEDULI REMAJA (PKPR) Mahasiswa mampu: Memahami Standar Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) Memahami Kriteria & jenis PKPR Memahami dan menerapkan Model Alur PKPR STANDAR PELAYANAN
Sejarah dan Aliran-Aliran Psikologi
Sejarah dan Aliran-Aliran Psikologi Modul ke: Psikologi Modern Fakultas Psikologi Dra. Anna Amanah, Psi., MSi. www.mercubuana.ac.id Program Studi Psikologi Psikologi Modern Teori-teori kepribadian modern
Perspektif biopsikososial
PSIKOLOGI SOSIAL DAN KESEHATAN Definisi SEHAT? Perspektif biomedis: objektif: tidak ada tanda-tanda bahwa tubuh tidak berfungsi dengan baik Subjektif: tidak ada simptom subjektif dari penyakit atau luka
Gangguan Tidur (Sleep Disorder) Pertemuan-16
Gangguan Tidur (Sleep Disorder) Pertemuan-16 Dikelompokkan mjd 2 (DSM III) : 1. Dyssomnias 2. Parasomnias Dyssomnias Tanda : gangguan pada jumlah, kualitas, atau waktu tidur 5 tipe : 1. primary insomnias
Tidur = keadaan bawah sadar dimana orang tsb dapat dibangunkan dengan pemberian rangsang sensorik atau dengan rangsang lainnya
Definisi : Tidur = keadaan bawah sadar dimana orang tsb dapat dibangunkan dengan pemberian rangsang sensorik atau dengan rangsang lainnya Koma = keadaan bawah sadar dimana orang tsb tidak dapat dibangunkan
SEJARAH SINGKAT PSIKOLOGI PENDIDIKAN
SEJARAH SINGKAT PSIKOLOGI PENDIDIKAN Hasil penelitian m buktikan t dapat kesamaan antara praktek pengajaran kuno dgn pengajaran modern dewasa ini. Hal ini diperkuat dgn beberapa pendapat yg dikemukakan
TIM CMHN BENCANA DAN INTERVENSI KRISIS
TIM CMHN BENCANA DAN INTERVENSI KRISIS TUJUAN Memahami pengertian bencana dan krisis Memahami penyebab terjadinya bencana Mengidentifikasi proses terjadinya bencana Mengidentifikasi respons individu terhadap
Konsep Sehat-Sakit Dalam Sosial Budaya. 3/23/2011 Fakultas Ilmu Keperawatan UNISSULA
Konsep Sehat-Sakit Dalam Sosial Budaya Konsep Penyakit Masyarakat mendefinisikan penyakit dalam cara yang berbeda-beda. Gejala gejala yg dirasakan sebagai bukti adanya penyakit yg mungkin diabaikan pada
PERTEMUAN 6. Dra. Sri Hastuti Handayani, Psi., M.Si
PERTEMUAN 6 Dra. Sri Hastuti Handayani, Psi., M.Si Setiap mns ingin hidup tenang & bahagia, shg akan berusaha mencarinya meskipun tdk semua org dpt mencapai apa yg diinginkan krn akan menemui rintangan
Seorang wanita yang mengalami kesulitan tidur dan kehilangan konsentrasi setelah kematian suaminya. Seorang wanita muda mencoba memanjakan dirinya
KONSEPSI TENTANG ABNORMALITAS 1 Fakta : Seorang wanita yang mengalami kesulitan tidur dan kehilangan konsentrasi setelah kematian suaminya. Seorang wanita muda mencoba memanjakan dirinya dengan makan,
1. Ggg mental krn memperoleh Pengobatan Psikiatris, org yg terganggu mentalnya ad org yg memperoleh pengobatan (treatment) psikiatris. 2.
1. Ggg mental krn memperoleh Pengobatan Psikiatris, org yg terganggu mentalnya ad org yg memperoleh pengobatan (treatment) psikiatris. 2. Salah Penyesuaian sebagai Gejala sakit mental, penyesuaian sso
KEMAMPUAN KHUSUS INDIVIDU & ANTISIPASI PENDIDIKAN
KEMAMPUAN KHUSUS INDIVIDU & ANTISIPASI PENDIDIKAN I. Pendidikan Anak Berbakat A. Pengalaman Mancanegara & Indonesia Amerika Serikat - 1958 diadakan konferensi ttg pendidikan yg b tuj utk menemukan org
KONSEPTUAL MODEL KEPERAWATAN JIWA
KONSEPTUAL MODEL KEPERAWATAN JIWA Ns. Wahyu Ekowati MKep., Sp Jiwa 1 TUJUAN PEMBELAJARAN Memahami konseptual model dalam keperawatan jiwa Memahami konsep dasar masing masing model konseptual keperawatan
Jahoda (Ihrom, 2008), batasan lebih luas Kesehatan mental mencakup : 1) sikap kepribadian yang baik terhadap diri sendiri, kemampuan mengenali diri
Jahoda (Ihrom, 2008), batasan lebih luas Kesehatan mental mencakup : 1) sikap kepribadian yang baik terhadap diri sendiri, kemampuan mengenali diri dengan baik. 2) pertumbuhan dan perkembangan serta perwujudan
MASA DEWASA Dewasa Awal ( tahun ) Dewasa Madya ( tahun ) Dewasa Akhir ( di atas 60 tahun )
MASA DEWASA Dewasa Awal ( 18-40 tahun ) Dewasa Madya ( 41-60 tahun ) Dewasa Akhir ( di atas 60 tahun ) BATASAN MEMASUKI MASA DEWASA SEGI HUKUM : orang dewasa itu telah dapat dituntut tanggung jawabnya
KONSEP KEPERAWATAN KOMUNITAS
KONSEP KEPERAWATAN KOMUNITAS PENGERTIAN, TUJUAN & SASARAN KEPERAWATAN KOMUNITAS Pengertian : Keperawatan Komunitas adlh st btk pelayanan yg didsrkan ilmu & kiat keperawatan ditujukan terutama pd klpk risti
- keluarga besar. Faktor-faktor yang Berpengaruh terhadap perbedaan Individual
Faktor-faktor yang Berpengaruh terhadap perbedaan Individual Faktor Hereditas (keturunan) --> melalui kromosom Faktor Lingkungan. Perubahan pd masa kanak-kanak berkaitan dg. kematangan --> perbedaan individual
KONSELING KELOMPOK.
KONSELING KELOMPOK http://kajianpsikologi.guru-indonesia.net Latar Belakang Konseling kelompok (salah satu prosedur terapeutik) menjadi metode kelompok yang semakin populer Atkinson (1991), keuntungan
PENGANTAR ILMU KESEHATAN MASYARAKAT & KESEHATAN LINGKUNGAN
PENGANTAR ILMU KESEHATAN MASYARAKAT & KESEHATAN LINGKUNGAN BAGIAN ILMU KESEHATAN MASYARAKAT DAN KEDOKTERAN PENCEGAHAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PADJADJARAN PERKEMBANGAN DUNIA PUBLIC HEALTH Edwin
LINGKUP ILMU KESEHATAN MASYARAKAT. By. Irma Nurianti, SKM, M.Kes
LINGKUP ILMU KESEHATAN MASYARAKAT By. Irma Nurianti, SKM, M.Kes Dari pengalaman-pengalaman praktek kesehatan masyarakat yang telah berjalan sampai pada awal abad ke-20, Winslow (1920) akhirnya membuat
LAFAL SUMPAH/JANJI DRG IND. KODE ETIK KED. GIGI IND. RAHASIA KED. WAJIB SIMPAN MEDICAL RECORDS
ETIKA DAN HUKUM LAFAL SUMPAH/JANJI DRG IND. KODE ETIK KED. GIGI IND. RAHASIA KED. WAJIB SIMPAN MEDICAL RECORDS PTT, MASA BAKTI DAN PRAKTEK PEKERJAAN TUKANG GIGI PERSETUJUAN TINDAKAN MEDIK PENDAYAGUNAAN
PENGANTAR PSIKOLOGI KLINIS DITA RACHMAYANI, S.PSI., M.A
PENGANTAR PSIKOLOGI KLINIS DITA RACHMAYANI, S.PSI., M.A Demonologi Trephination Cairan Tubuh Tritmen Exorcism Ilmu Sihir Munculnya RSJ Sebelum Abad 17 Abad 17-awal 18 Lighter Witmer, lulus Doktoral Abnormalitas
KEMAMPUAN KHUSUS INDIVIDU & ANTISIPASI PENDIDIKAN
KEMAMPUAN KHUSUS INDIVIDU & ANTISIPASI PENDIDIKAN II. CACAT MENTAL Grahita pikir / memahami. Tuna Grahita ketidakmampuan dalam berpikir. MR / Mental Retardation. awalnya hanya mengacu pd aspek kognitif
SISTEM PELAYANAN KESEHATAN & SISTEM RUJUKAN. Dr. TRI NISWATI UTAMI, M.KES
SISTEM PELAYANAN KESEHATAN & SISTEM RUJUKAN Dr. TRI NISWATI UTAMI, M.KES Definisi Sistem kesehatan suatu jaringan penyedia pelayanan kesehatan (supply side) & orang yang menggunakan pelayanan tersebut
RELEVANSI ILMU PSIKOLOGI DALAM PENGEMBANGAN PROGRAM HR. Riza Sarasvita, PhD Kemenkes RI
RELEVANSI ILMU PSIKOLOGI DALAM PENGEMBANGAN PROGRAM HR Riza Sarasvita, PhD Kemenkes RI Pendekatan Holistik Biologis Sosial Psikologi Fakta Angka kekambuhan > 80% setelah program perawatan (Fisher & Harrison,
Sejarah dan Aliran-Aliran Psikologi
Sejarah dan Aliran-Aliran Psikologi Modul ke: Eksistensialisme dan Humanisme Fakultas Psikologi Dra. Anna Amanah, Psi., MSi. www.mercubuana.ac.id Program Studi Psikologi Perkembangan Aliran-Aliran Pesatnya
Ditandai dg penurunan kekuatan fisik & daya ingat Dibagi dlm 2 bagian :
MASA DEWASA MADYA masa dewasa tengah/usia tengah baya Ditandai dg penurunan kekuatan fisik & daya ingat Dibagi dlm 2 bagian : Usia madya dini 40 50 th Usia madya lanjut 50 60 th Karakteristik Usia Madya
Pendahuluan. By : Farida Harahap Tim: Nanang Erma by FH 1. Gunawan:
Pendahuluan By : Farida Harahap Tim: Nanang Erma by FH 1 Gunawan: DEFINISI KLINIS DALAM PSIKOLOGI Asal kata clinical (klinike = Greek) yaitu bed atau pertaining to bed (tempat tidur atau berkaitan dengan
INTERVENSI DALAM PSIKOLOGI KLINIS. DITA RACHMAYANI, S.Psi., M.A dita.lecture.ub.ac.id
INTERVENSI DALAM PSIKOLOGI KLINIS DITA RACHMAYANI, S.Psi., M.A dita.lecture.ub.ac.id [email protected] INTERVENSI? Penggunaan prinsip-prinsip psikologi untuk menolong orang mengalami masalah-masalah
DETEKSI DINI STRES DI TEMPAT KERJA DAN PENANGGULANGANNYA
Environment & Social Responsibility Division ESR Weekly Tips no. 30/III/2006 Sent: 20 Maret 2006 DETEKSI DINI STRES DI TEMPAT KERJA DAN PENANGGULANGANNYA Sebagian besar bahkan mungkin semua orang yang
Ciri Keilmuan Biologi Syarat dapat dikatakan sebagai ilmu : 1. Obyek dan persoalannya jelas 2. Ada prosedur dan metode ilmiah yg digunakan 3.
Ciri Keilmuan Biologi Syarat dapat dikatakan sebagai ilmu : 1. Obyek dan persoalannya jelas 2. Ada prosedur dan metode ilmiah yg digunakan 3. Ada Struktur konsep atau sistematika konsep 4. Ada kecenderungan
PENGKAJIAN KESEHATAN REMAJA
PENGKAJIAN KESEHATAN REMAJA PENDAHULUAN Remaja perlu lingkungan adaptif u/ bertanya & m bentuk karakter bertanggung jawab thd dirinya. Kesan pd remaja seks itu menyenangkan, puncak rasa kecintaan, yg serba
PENGUKURAN FREKUENSI PENYAKIT
PENGUKURAN FREKUENSI PENYAKIT Dalam epidemiologi ukuran yg banyak digunakan dlm menentukan morbiditas dan mortalitas adalah: Angka, Rasio, dan Proporsi RASIO merupakan nilai relatif yg dihasilkan dari
Akreditasi puskesmas 1
Akreditasi puskesmas 1 Pelayanan yang diakreditasi Pelayanan medis dasar Penyelenggaraan program kesehatan: Program KIA dan KB Program P2P Program Gizi Program Promosi Kesehatan Program Kesehatan Lingkungan
SPO ASUHAN GIZI TERSTANDAR AKREDITASI VERSI HERNI ASTUTI INSTALASI GIZI RSUP DR SARDJITO Workshop Gizi, Yogyakarta April 2013
SPO ASUHAN GIZI TERSTANDAR AKREDITASI VERSI 2012 HERNI ASTUTI INSTALASI GIZI RSUP DR SARDJITO Workshop Gizi, Yogyakarta 24-25 April 2013 DASAR HUKUM Keputusan Direktur Jenderal Bina upaya Kesehatan nomor
ABNORMALITAS. By : IkaSari Dewi
ABNORMALITAS By : IkaSari Dewi DEFINISI Perilaku, pikiran & perasaan yg m bahayakan idv maupun org lain. Bentuk Bahayaspt : pengalaman yg tidak menyenangkan (cemas / depresi), tdk mampu berfungsi dlm suatu
tujuan yang diharapkan.
1 Definisi: Implementasi adl inisiatif dari rencana tindakan keperawatan untuk mencapai tujuan yang spesifik. Tahap implementasi dimulai setelah rencana tindakan disusun dan ditujukan nursing orders untuk
Masa kanak-kanak termasuk masa yg panjang dlm rentang kehidupan Masa kanak-kanak dimulai setelah melewati masa bayi yg penuh ketergantungan --> kira-
Masa kanak-kanak termasuk masa yg panjang dlm rentang kehidupan Masa kanak-kanak dimulai setelah melewati masa bayi yg penuh ketergantungan --> kira- kira usia 2 th matang scr seksual ( :±13 th :±14 th)
: Evi Karota Bukit, SKp, MNS NIP : : Kep. Jiwa & Kep. Komunitas. : Asuhan Keperawatan Jiwa - Komunitas
Nama : Evi Karota Bukit, SKp, MNS NIP : 19671215 200003 1 002 Departemen Mata Kuliah Topik : Kep. Jiwa & Kep. Komunitas : Keperawatan Komunitas : Asuhan Keperawatan Jiwa - Komunitas LAPORAN WHO (2002)
c. Politik Hukum Materiil 2/28/2013 2:03 PM
c. Politik Hukum Materiil Bagian dr politik hk yg mengkaji isi kebijakan pemerintah dlm menetapkan hk yg berlaku. Isi kebijakan pemerintah mnrt Dye: Apapun yg dipilih o/ pemerintah u/ dilakukan / tdk dilakukan.
Metode Penugasan. Sumijatun Maret 2008
Metode Penugasan Sumijatun Maret 2008 Penugasan / ( Care Delivery Methode ) Metode yg digunakan pemberian asuhan keperawatan kpd klien Didesain mewujudkan pelayanan keperwatan yg aman, efektif dan efisien
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 40 TAHUN 2011 TENTANG PEMBINAAN, PENDAMPINGAN, DAN PEMULIHAN TERHADAP ANAK YANG MENJADI KORBAN ATAU PELAKU PORNOGRAFI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN
PENGERTIAN FILOSOFI DAN DEFENISI BIDAN
PENGERTIAN FILOSOFI DAN DEFENISI BIDAN Definisi Bidan Bidan dalam bahasa Inggris berasal dari kata MIDWIFE yang artinya Pendamping wanita, sedangkan dalam bahasa Sanksekerta Wirdhan yang artinya : Wanita
TEKNIK-TEKNIK PSIKOEDUKASI
TEKNIK-TEKNIK PSIKOEDUKASI, NEED ASESSMENT & PENYUSUNAN RANCANGAN PROGRAM PSIKOEDUKASI DITA RACHMAYANI, S.Psi., M.A dita.lecture.ub.ac.id TEKNIK-TEKNIK PSIKOEDUKASI DISKUSI KASUS Peserta mendeskripsikan
dalam PENGOBATAN Kuntarti
dalam PENGOBATAN Kuntarti Aspek legal UU No. 23 Tahun 1992 ttg Kesehatan (Ps.32) Ayat 1 Penyembuhan penyakit & pemulihan kesehatan dilakukan dengan pengobatan & perawatan Ayat 2 Pelaksanaan pengobatan
PERAN PEKERJA SOSIAL DALAM UPAYA PELAYANAN KESEHATAN JIWA PARIPURNA
PERAN PEKERJA SOSIAL DALAM UPAYA PELAYANAN KESEHATAN JIWA PARIPURNA Dr. Suryo Dharmono SpKJ Divisi Psikiatri Komunitas Departemen Psikiatri FKUI/RSCM UPAYA PELAYANAN KESEHATAN JIWA DI INDONESIA Dikenal
UPAH DAN JAMINAN SOSIAL
UPAH DAN JAMINAN SOSIAL Pengertian Upah : UU 13/2003 Pasal 1 butir 30: upah adalah hak pekerja/buruh yg diterima dan dinyatakan dlm bentuk uang sbg imbalan dr pengusaha / pemberi kerja kpd pekerja/buruh
ETIK PADA HEWAN PERCOBAAN FASILITATOR: GEMA NAZRI YANTI
ETIK PADA HEWAN PERCOBAAN FASILITATOR: GEMA NAZRI YANTI ETIK PENGGUNAAN HEWAN PERCOBAAN PENGATURAN ETIK PADA HEWAN PERCOBAAN PENGGUNAAN HEWAN PERCOBAAN PERLAKUAN THDP HEWAN PERCOBAAN ETIK PENGGUNAAN HEWAN
UPAYA MENINGKATKAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN MELALUI PUBLIC RELATION (PR)
UPAYA MENINGKATKAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN MELALUI PUBLIC RELATION (PR) PENTINGNYA MUTU YANKES Era demokratisasi Pendidikan masy meningkat Tuntutan keterbukaan keberanian berpendapat UU Perlindungan konsumen
Etika dan Filsafat Lingkungan Hidup Lokakarya Peradilan dalam Penanganan Hukum Keanekaragaman Hayati. A.Sonny Keraf Jakarta, 12 Januari 2015
Etika dan Filsafat Lingkungan Hidup Lokakarya Peradilan dalam Penanganan Hukum Keanekaragaman Hayati A.Sonny Keraf Jakarta, 12 Januari 2015 Krisis dan Bencana LH Global (1) 1. Kerusakan: hutan, tanah,
PENDIDIKAN KESEHATAN & ILMU PERILAKU PERTEMUAN 2 DECY SITUNGKIR, SKM, MKKK KESEHATAN MASYARAKAT
PENDIDIKAN KESEHATAN & ILMU PERILAKU PERTEMUAN 2 DECY SITUNGKIR, SKM, MKKK KESEHATAN MASYARAKAT Tujuan Mahasiswa mampu menguraikan dan menjelaskan defenisi pendidikan kesehatan dan ilmu perilaku Pendidikan
LEGISLASI LEGISLASI ASPEK LEGAL PELAYANAN KEBIDANAN ASPEK LEGAL PELAYANAN KEBIDANAN ASPEK LEGAL PELAYANAN KEBIDANAN 19/08/2010
19/08/2010 ASPEK LEGAL PELAYANAN KEBIDANAN LESTARI PUJI ASTUTI, S.SiT Pengertian Aspek legal adalah aspek/ faktor yang membuat pelayanan kebidanan menjadi legal dimata hukum Tujuan memberikan jaminan keamanan
KEBIJAKAN KEPOLISIAN DALAM PENANGGULANGAN ISU KEBEBASAN BERAGAMA
SEMINAR Peran Polisi, Masyarakat dan Tokoh Agama dalam Penanggulangan Isu Keamanan: Studi Kasus Kekerasan Bernuansa Keagamaan Jogjakarta Plaza Hotel, 23 September 2013 MAKALAH KEBIJAKAN KEPOLISIAN DALAM
1) PERUB SELALU DISERTAI GUNCANGAN, KARENA BUD MATERI DITERIMA LEBIH CEPAT DP BUD NONMATERI
4. TEORI GUNCANGAN (DISEQUILIBRIUM): a. WILLIAM FIELDING OGBURN 1) PERUB SELALU DISERTAI GUNCANGAN, KARENA BUD MATERI DITERIMA LEBIH CEPAT DP BUD NONMATERI 2) KESENJANGAN DLM KECEPATAN PENERIMAAN MENIMBULKAN
MASA USIA LANJUT. Menurut UU No. 13 Th.1998 ttg Kesejahteraan Lanjut Usia yg dimaksud Lanjut Usia adalah seseorang yg berusia 60 th ke atas.
MASA USIA LANJUT Menurut UU No. 13 Th.1998 ttg Kesejahteraan Lanjut Usia yg dimaksud Lanjut Usia adalah seseorang yg berusia 60 th ke atas. Tugas2 Perkemb. Usia Lanjut (Havighurst) 1. Menyesuaikan diri
Santi E. Purnamasari, M.Si., Psikolog. Fakultas Psikologi UMBY 2015
Santi E. Purnamasari, M.Si., Psikolog Fakultas Psikologi UMBY 2015 Faktor Penghambat Lingkungan Lingkungan yang buruk dapat menghambat atau mengganggu tumbuh kembang anak. Biasanya lingkungan yang buruk
BAB I PENDAHULUAN. mengalami gangguan fungsi mental berupa frustasi, defisit perawatan diri, menarik diri
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Narkotika, alkohol, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA) merupakan salah satu permasalahan yang menjadi ancaman serius bagi Bangsa Indonesia. Penyalahgunaan NAPZA
FILOSOFI, KONSEP HOLISTIK & PROSES KEPERAWATAN KEGAWATAN & KEKRITISAN Oleh: Sri Setiyarini, SKp.
FILOSOFI, KONSEP HOLISTIK & PROSES KEPERAWATAN KEGAWATAN & KEKRITISAN Oleh: Sri Setiyarini, SKp. Definisi Keperawatan Dawat Darurat: Pelayanan profesional yg didasarkan pada ilmu kqperawatan gawat darurat
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 40 TAHUN TENTANG
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 40 TAHUN 2011 2011 TENTANG PEMBINAAN, PENDAMPINGAN, DAN PEMULIHAN TERHADAP ANAK YANG MENJADI KORBAN ATAU PELAKU PORNOGRAFI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
ILMU KESEHATAN MASYARAKAT. OLEH IRMA NURIANTI, SKM. M.Kes
ILMU KESEHATAN MASYARAKAT (IKM) OLEH IRMA NURIANTI, SKM. M.Kes SEJARAH KESEHATAN MASYARAKAT ADA 2 TOKOH DLM MITOS YUNANI ASCLEPIUS DISEBUT SBG SEORANG DOKTER PENDEKATAN PENGOBATAN PENY MENUNGGU TERJADINYA
Dimulai saat konsepsi (pembuahan) yg terjadi secara alamiah sel. reprod. pria (spermatozoa) ± 280 hari sebelum lahir
Awal kehidupan Dimulai saat konsepsi (pembuahan) yg terjadi secara alamiah sel reproduksi wanita (ovum) dibuahi sel reprod. pria (spermatozoa) ± 280 hari sebelum lahir KARAKTERISTIK YG PENTING PD MASA
Dasar-Dasar Bimbingan Dan Konseling Oleh Sugiyatno, M.Pd Prodi Bimbingan dan Konseling FIP UNY
Dasar-Dasar Bimbingan Dan Konseling Oleh Sugiyatno, M.Pd [email protected] Prodi Bimbingan dan Konseling FIP UNY Nasehat..? Pasif Reseptif.? Konseling? Teacher Centered Learning Perkembangan Optimum
DEWASA DINI. Periode penyesuaian thd pola kehidupan baru peran baru sbg : masa dewasa dini/awal : usia 20 s/d 40 th
DEWASA DINI Periode penyesuaian thd pola kehidupan baru peran baru sbg : suami/istri, orangtua, pencari nafkah masa dewasa dini/awal : usia 20 s/d 40 th Ciri-ciri masa dewasa dini 1. Masa Pengaturan Settle
KESEHATAN MENTAL. SURYANTO, M.Kes.
KESEHATAN MENTAL SURYANTO, M.Kes. SEJARAH GERAKAN HYGIENE MENTAL 1. Awal Gerakan Hygiene Mental a. Philippe Pinel : di Perancis b. William Tuke : Inggris c. Dorothea Dix : di Amerika pada abad 19 d. Clifford
Sejarah Kesehatan Mental LIA AULIA FACHRIAL, MSI
Sejarah Kesehatan Mental LIA AULIA FACHRIAL, MSI Tujuan Pembelajaran Mampu mendeskripsikan sejarah kesehatan mental Mengerti hubungan antara pandangan masyarakat terhadap gangguan mental dengan perlakuan
Psikologi Konseling Adhyatman Prabowo, M.Psi. Kompetensi konselor & Karakteristik klien
Psikologi Konseling Adhyatman Prabowo, M.Psi Kompetensi konselor & Karakteristik klien KEPRIBADIAN KONSELOR 1. Spontanitas Kemampuan konselor untuk merespon peristiwa dalam situasi seperti yang dilihat
MOTIVASI KONSEP MOTIVASI DIPAKAI UNTUK MENGGAMBARKAN HUBUNGAN ANTARA HARAPAN DENGAN TUJUAN, KEBUTUHAN, DAN RANGSANGAN
MOTIVASI KONSEP MOTIVASI DIPAKAI UNTUK MENGGAMBARKAN HUBUNGAN ANTARA HARAPAN DENGAN TUJUAN, KEBUTUHAN, DAN RANGSANGAN Produktivitass dalam semua orgnisasi adalah hasil dari perilaku anggota organisasi,
PENGANTAR MANAJEMEN KEPERAWATAN. Sumijatun
PENGANTAR MANAJEMEN KEPERAWATAN Sumijatun Beberapa Teori Penting yg terkait dgn Man. Keperawatan : Teori Boulding Paradigma Keperawatan Model Konseptual Keperawatan 9 teori penting dlm man kep : Menurut
P m e b m obotan : E aluasi T e T n e gah S em e e m s e ter e r : 40 % E aluasi A k A h k ir r Sem e e m s e ter e r : 60 %
PSIKOLOGI PERKEMBANGAN KONTRAK KULIAH 1 SKS 14 X Pertemuan Pengajar : Meidriani Ayu Siregar, S.Psi, M.Kes Hari Pertemuan : Jum at, 11.00 12.00 WIB TIU : Agar mhs. Dapat menjelaskan proses perkembangan
PSIKOLOGI ORGANISASI
PSIKOLOGI INDUSTRI DAN ORGANISASI Definisi Studi tingkah laku manusia dalam hubungan dengan aspek pekerjaan dan aplikasi pengetahuan untuk problem manusia dalam pekerjaan. Alasan dibalik pentingnya PIO
etika kebijakan publik Dra. Ayun Sriatmi, M.Kes
etika kebijakan publik Dra. Ayun Sriatmi, M.Kes etika Menyangkut kelakuan yg menuruti norma-norma kehidupan yg baik. ETHICA = ETHOS (Yunani) = adat = cara hidup Kesediaan utk taat & patuh pd seperangkat
FILOSOFI ASUHAN KEHAMILAN
FILOSOFI ASUHAN KEHAMILAN Pernyataan mengenai keyakinan & nilai/value yg dimiliki yg berpengaruh thd perilaku seseorang/kelompok. (Pearson & Vaughan, 1986) Menggambarkan keyakinan yg dianut oleh bidan
MODUL PERKULIAHAN. Kesehatan Mental. Pengantar Kesehatan Mental. Fakultas Program Studi Tatap Muka Kode MK Disusun Oleh 01
MODUL PERKULIAHAN Kesehatan Mental Pengantar Fakultas Program Studi Tatap Muka Kode MK Disusun Oleh Psikologi Psikologi 01 MK61112 Aulia Kirana, M.Psi., Psikolog Abstract Dalam perkuliahan ini akan didiskusikan
MASA USIA LANJUT Menurut UU No. 13 Th.1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia yang dimaksud Lanjut Usia adalah seseorang yang berusia 60 tahun ke atas.
MASA USIA LANJUT Menurut UU No. 13 Th.1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia yang dimaksud Lanjut Usia adalah seseorang yang berusia 60 tahun ke atas. MENGAPA JUMLAH PENDUDUK USIA LANJUT MENINGKAT? Meningkatnya
BAB I PENDAHULUAN. Tesis ini mengkaji tentang perilaku keluarga dalam penanganan penderita
BAB I PENDAHULUAN 1.1.Latar Belakang Tesis ini mengkaji tentang perilaku keluarga dalam penanganan penderita gangguan jiwa (skizofrenia). Sampai saat ini penanganan penderita gangguan jiwa masih sangat
Pertemuan ke-3-4 ALAM PIKIRAN MANUSIA DAN PERKEMBANGANNYA
Pertemuan ke-3-4 ALAM PIKIRAN MANUSIA DAN PERKEMBANGANNYA A. Hakekat Manusia dan Sifat Keingintahuannya Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna Tetapi, apakah manusia adalah makhluk terkuat
SEBAGAI PENYELENGGARA PELAYANAN KESEHATAN KEPADA
YAKES TELKOM SEBAGAI PENYELENGGARA PELAYANAN KESEHATAN KEPADA : PESERTA YAKES TELKOM KARYAWAN : YBS Istri/Suami (1) Anak (3) - Max 25 Tahun - Masih sekolah; - Belum menikah; - Belum bekerja. POSISI BLN
1) MERUMUSKAN SOSIOLOGI (1840) SBG ILMU EMPIRIK ( BAPAK SOSIOLOGI)
a. AUGUSTE COMTE (1798 1857) 1) MERUMUSKAN SOSIOLOGI (1840) SBG ILMU EMPIRIK ( BAPAK SOSIOLOGI) 2) SOSIOLOGI TDA : SOS STATIS (ASPEK STRUKTUR) SOS DINAMIS (ASPEK PROSES, PERUBAHAN) 3) MASY DIPANDANG SBG
Pertemuan 4. Dra. Sri Hastuti Handayani, Psi., M.Si
Pertemuan 4 Dra. Sri Hastuti Handayani, Psi., M.Si Prinsip dlm Kes Mental Tiga prinsip memahami Kesmen (Schneiders, 1964) A. 11 prinsip yang didasari atas sifat mns 1. Kesehatan & penyesuaian mental ad
MASALAH PARTISIPASI. Masalah pembentukan partisipasi menurut Jochen Ropke adalah : 1. Konflik kepentingan / Perbedaan keinginan (Conflict of interest)
MASALAH PARTISIPASI Masalah pembentukan partisipasi menurut Jochen Ropke adalah : 1. Konflik kepentingan / Perbedaan keinginan (Conflict of interest) 2. Biaya partisipasi (The cost of participation) 3.
Ciri akhir masa kanak-kanak
Berlangsung dari usia 6 th matang scr seksual Awal dan akhir dari akhir masa kanak-kanak ditandai dg kondisi yg sangat mempengaruhi penyesuaian pribadi & sosial Permulaan dari akhir masa kanak-kanak ditandai
RISET KUALITATIF DOSEN : DIANA MA RIFAH
RISET KUALITATIF DOSEN : DIANA MA RIFAH PENDAHULUAN Data primer dapat berupa data yang sifatnya kualitatif maupun kuantitatif Kapanpun sebuah masalah ditangani, riset kuantitatif harus didahului oleh riset
SOCIAL COMPARISON. TEORI PERBANDINGAN SOSIAL Festinger (1950, 1954): Proses saling mempengaruhi dan perilaku
SOCIAL COMPARISON TEORI PERBANDINGAN SOSIAL Festinger (1950, 1954): Proses saling mempengaruhi dan perilaku saling bersaing Dalam interaksi sosial ditimbulkan oleh adanya kebutuhan untuk menilai diri sendiri
KONSEP DASAR KEPERAWATAN JIWA
KONSEP DASAR KEPERAWATAN JIWA MASALAH KESEHATAN JIWA DI SEKITAR KITA Stres Agresif anarkis Depresi Paranoid Bunuh diri NAPZA PENGERTIAN KESEHATAN Menurut WHO : Keadaan sejahtera secara tubuh, jiwa, & sosial
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 40 TAHUN 2011 TENTANG PEMBINAAN, PENDAMPINGAN, DAN PEMULIHAN TERHADAP ANAK YANG MENJADI KORBAN ATAU PELAKU PORNOGRAFI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN
Kuliah 4 Psikologi Perkembangan I Adriatik Ivanti, M.Psi MASA BAYI BARU LAHIR
Kuliah 4 Psikologi Perkembangan I Adriatik Ivanti, M.Psi MASA BAYI BARU LAHIR PENDAHULUAN Masa bayi neonate adl : permulaan atau periode awal keberadaan individu dan bukan sebagai parasit di dalam tubuh
