J. Pijar MIPA, Vol. XI No.2, September 2016: ISSN (Cetak) ISSN (Online)

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "J. Pijar MIPA, Vol. XI No.2, September 2016: ISSN (Cetak) ISSN (Online)"

Transkripsi

1 EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING TIPE SEARCH SOLVE CREATE AND SHARE (SSCS) DAN COOPERATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) DITINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIS TERHADAP PRESTASI BELAJAR Raehanah 1, Sri Mulyani 2, Sulistyo Saputro 2 1 Tadris Kimia IAIN Mataram, Mataram, Indonesia 2 Program Studi Pendidikan Sains Program Pascasarjana, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia raehanah.iain@gmail.com Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model problem solving tipe Search, Solve, Create, and Share (SSCS) dan Cooperative Problem Solving (CPS) terhadap hasil belajar siswa dengan memperhatikan kemampuan matematisnya. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dan dilaksanakan dari bulan Desember 2012-Juni Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA N 1 Ngemplak Boyolali Tahun Pelajaran 2012/2013. Sampel diperoleh dengan teknik cluster random sampling yang terdiri dari dua kelas, XI IPA 1 dan XI IPA 3. Kelas XI IPA 1 diberi pembelajaran dengan model SSCS dan kelas XI IPA 3 diberi pembelajaran dengan model CPS. Data dikumpulkan dengan metode tes untuk prestasi belajar kognitif dan kemampuan matematis, angket untuk prestasi afektif, dan lembar observasi untuk psikomotor siswa. Hipotesis diuji menggunakan Anava dua jalan 2x2. Dari hasil analisis data disimpulkan bahawa: 1) Tidak ada pengaruh penggunaan model SSCS dan CPS terhadap prestasi belajar kognitif siswa, tetapi berpengaruh signifikan terhadap prestasi afektif dan psikomotor; 2) Ada pengaruh kemampuan matematis terhadap prestasi kognitif siswa, tetapi tidak ada pengaruhnya terhadap prestasi afektif dan psikomotor; 3) Ada interaksi antara model pembelajaran SSCS dan CPS dengan kemampuan matematis terhadap prestasi kognitif dan psikomotor siswa, tetapi tidak ada interaksinya terhadap prestasi afektif. Kata Kunci : problem solving, kemampuan matematis, prestasi belajar Abstract : The aims of this study were to determine the effect of the using problem solving type Search Solve Create and Share (SSCS) and Cooperative Problem Solving (CPS) models toward student s learning achievements by observe their mathematical ability. The method used in this research was quasi experimental method and it was conducted from December 2012 to June The population was the students in 11th Science Grade SMAN 1 Ngemplak Boyolali on Academic Year 2012/2013 Semester II. The samples were taken using cluster random sampling, consisted of two class XI IPA 1 and XI IPA 3. The learning method applied to XI IPA 1 was CPS and to XI IPA 3 was SSCS. The data were collected using tests for student s cognitive and mathematical ability, questioner for measuring affective, and observation sheet for assessing psychomotor. The hypotheses were tested using Anova (Analysis of Variance) two way 2x2 and Kruskal-Wallis one way analysis of variance method. From the data analysis, it s could be concluded that: 1) there was no effect of learning models towards student s cognitive, but there was an effect towards student s affective and psychomotor; 2) there was an effect mathematical ability towards student s cognitive, but there was no effect towards student s affective and psychomotor; 3) there was an interaction between learning models and mathematical ability toward student s cognitive and psychomotor, but there was no interaction toward student s psychomotor. Keywords: problem solving, mathematical ability, learning achievement PENDAHULUAN Salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan yaitu dengan inovasi kurikulum. Kurikulum yang ada selalu menekanan pembelajaran berpusat pada siswa (student centered learning) dengan menggunakan metode bervariasi dan memperhatikan faktor internal dan ekstrenal siswa. Hasil wawancara di SMAN 1 Ngemplak Boyolali, terdapat beberapa permasalahan antara lain: guru belum sepenuhnya menerapkan model pembelajaran yang inovatif, kurang memperhatikan faktor internal siswa dalam menentukan metode pembelajaran, serta jarang menggunakan eksperimen di laboratorium. Alasannya karena keterbatasan bahan, alat, serta waktu untuk menuntaskan materi pembelajaran. Teacher centered learning lebih banyak diterapkan karena praktis dan tidak banyak menyita waktu. Sehingga dalam hal evaluasi, guru masih menekankan pada kognitif dan afektif, sedangkan aspek psikomotor jarang dinilai. Dampak hal tersebut siswa menganggap kimia merupakan materi yang sulit. Salah satu penyebab materi kimia sulit dipelajari adalah adanya sistem penggambaran triangle oleh Johnstone (triangle levels of representation) yang mencakup gambaran makroskopis (macroscopic representation), mikroskopis (submicroscopic representation), dan simbolik (symbolic representation) [1]. Oleh karena itu diperlukan model pembelajaran inovatif yang sesuai dengan kurikulum yang diterapkan untuk memudahkan siswa memahami materi kimia. Salah satu model pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum KTSP yaitu model problem solving. Model ini melatih siswa dalam menemukan konsep kimia 75

2 sendiri dengan berlatih memecahkan masalah-masalah yang dihadapai dalam proses pembelajaran. Menurut Suprijono [2] model pembelajaran berbasis masalah dikembangkan berdasarkan konsep-konsep yang dicetuskan oleh Jerome Bruner. Konsep tersebut adalah belajar penemuan atau discovery learning. Tipe problem solving yang akan digunakan dalam penelitian ini yaitu SSCS (Search, Solve, Create, and Share). Tahapan dari SSCS bisa diketahui dari singkatannya. Dalam implementation handbook oleh Pizzini [3] dijelaskan pengertian dari empat langkah tersebut yaitu search merupakan proses pencarian fakta dalam menemukan siapa, apa, di mana, dan bagaimana. Kemudian solve memilah alternatif yang akan digunakan dalam memecahkan masalah serta merencanakan langkah-langkah dalam menyelesaikan masalah tersebut. Selanjutnya create artinya aplikasi dari perencanaan dalam proses solve yaitu penggunaan kreativitas berpikir dan kemampuan analisis. Tahap terakhir yaitu share yaitu mengkomunikasikan solusi pemecahan masalah tersebut kepada teman-temannya. Tipe problem solving yang lain yaitu Cooperative Problem Solving (CPS). CPS menuntut siswa bekerja sama untuk memecahkan masalah dalam kelompok yang kooperatif. Dalam kelas kooperatif, para siswa diharapkan saling membantu, berdiskusi, berargumentasi untuk mengasah pengetahuan yang mereka kuasai saat itu, dan menutup kesenjangan dalam pemahaman masing-masing. Siswa-siswa dalam kelompok kooperatif akan belajar satu sama lain untuk memastikan bahwa tiap orang dalam kelompok tersebut telah menguasai konsep-konsep yang telah dipikirkan [4,5]. Tujuan pembelajaran kooperatif yaitu selain meningkatkan prestasi belajar siswa juga untuk meningkatkan hubungan antar kelompok, rasa harga diri, dan norma-norma pro-akademik sehingga mampu memberikan bekal life skill bagi siswa terutama aspek keterampilan pribadi dan sosial. Selain memperhatikan faktor eksternal berupa model pembelajaran, terdapat faktor internal yang berasal dari diri siswa yang dapat mempengaruhi prestasi belajar. Faktor internal yang diperhatikan dalam penelitian ini adalah kemampuan matematis. Kemampuan matematis menurut Niss [6] yaitu kemampuan untuk mengerti, menilai, melakukan, dan menggunakan matematika di dalam dan di luar konteks matematika. Kemampuan matematis dalam pembelajaran kimia dapat dikaitkan dengan kemampuan menyelesaikan perhitungan dan pengoperasian angka (understanding number) yaitu kemampuan dalam melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan, operasi perkalian dan pembagian, operasi hitung aljabar, penyelesaian persamaan matematis, dan kesebandingan. Materi kimia yang dipilih dalam penelitian ini yaitu larutan penyangga. Pemilihan materi ini sangat erat kaitannya dengan model pembelajaran serta faktor internal yang diperhatikan. Materi larutan penyangga cocok diajarkan dengan model SSCS dan CPS karena banyak permasalahan yang perlu dipecahkan oleh siswa. Kaitan kemampuan matematis dengan materi larutan penyangga yaitu materi larutan penyangga didominasi oleh hitung-hitungan, agar siswa mampu menyelesaikan soal larutan penyangga, siswa tidak hanya dituntut untuk memahami konsep, namun harus memiliki kemampuan berhitung yang baik. Oleh karena itu kemampuan matematis sangat diperlukan dalam mempelajari larutan penyangga terutama dalam menyelesaikan masalah-masalah yang bersifat matematis. Siswa yang memiliki kemampuan matematis tinggi mampu menginterpretasikan simbolsimbol atau angka-angka dengan kalimat yang mudah dipahami sehingga mudah bagi siswa untuk memecahkan masalah yang dihadapi. Berdasarkan uraian di atas perlu adanya penelitian untuk mengetahui efektivitas model problem solving tipe SSCS dan CPS ditinjau dari kemampuan matematis terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomot siswa. METODE PENELITIAN Metode yang digunakan adalah metode quasi eksperimen dengan dua kelompok eksperimen tanpa kelas kontrol. Kelompok eksperimen pertama diberi perlakuan dengan model pembelajaran problem solving tipe SSCS, sedangkan kelompok kedua diberi perlakuan dengan model pembelajaran problem solving tipe CPS. Kedua kelompok tersebut diberikan tes kemampuan matematis sebelum melakukan proses belajar mengajar. Kemampuan kemampuan matematis dibagi menjadi dua kategori, yaitu kemampuan matematis tinggi dan rendah. Pengkategorian ini didasarkan pada nilai acuan normal atau nilai rata-rata seluruh kelas penelitian karena instrumen yang digunakan bukan instrumen yang sudah baku. Penilaian psikomotor akan dilakukan pada saat siswa melakukan praktikum, kemudian setelah proses pembelajaran selesai dilakukan penilaian prestasi belajar untuk ranah kognitif dan afektif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMAN 1 Ngemplak Boyolali Tahun Pelajaran 2012/2013. Sebelum melakukan pengmbilan sampel, dilakukan uji beda rerata populasi dengan uji anava satu jalan dan didapat populasi homogen. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu cluster random sampling, yaitu teknik memilih sampel dari kelompok-kelompok atau unit-unit kecil dari populasi secara acak dengan cara undian. Undian tersebut dilaksanakan satu tahap dengan dua kali pengambilan. Hasilnya yaitu kelas XI IPA 1 diberi perlakuan menggunakan model CPS dan XI IPA 3 diberi perlakuan menggunakan model SSCS. Variabel bebas yang digunakan yaitu model pembelajaran SSCS dan CPS. Variabel moderator terdiri dari kemampuan matematis. Adapun variabel terikat terdiri dari prestasi belajar berupa kognitif, afektif, dan psikomotor. Instrumen pengambilan data prestasi belajar ranah kognitif dan kemampuan matematis berupa tes objektif berbentuk pilihan ganda. Sedangkan untuk prestasi ranah afektif diukur menggunakan angket langsung dan tertutup, yaitu 76

3 daftar pertanyaan diberikan langsung kepada responden dan alternatif jawaban sudah disediakan dalam angket. Penyusunan angket menggunakan skala Likert dengan skala 1 sampai 4. Prestasi ranah psikomotor diukur menggunakan lembar observasi yang dilengkapi rubrik penilaian yang disesuaikan dengan jenis praktikum yang dilakukan. Instrumen yang digunakan dibagi menjadi dua. Pertama, instrumen pelaksanaan penelitian terdiri dari silabus dan RPP. Ke dua, instrumen pengambilan data terdiri dari tes kemampuan matematis dan prestasi belajar. Sebelum melakukan uji coba istrumen, semua instrumen yang digunakan harus divalidasi isi oleh pakar. Setelah itu dilakukan uji coba instrumen untuk mengukur validitas, reliabilitas, daya pembeda, dan tingkat kesukaran soal. HASIL DAN PEMBAHASAN Berikut disajikan data prestasi belajar siswa pada pokok materi larutan penyangga yang meliputi prestasi kognitif, afektif, dan psikomotor pada kategori kemampuan matematis tinggi dan rendah. Tabel 1. Data rerata prestasi belajar siswa Model K.mate Jumlah Kognitif Afektif Psikomotor pembelajaran matis siswa SSCS Tinggi 17 77,35 77,83 82,35 Rendah ,21 78,18 CPS Tinggi 17 79,11 75,88 85,02 Rendah 15 63,33 72,25 84,84 Tabel 2. Hasil Uji Homogenitas Prestasi Kognitif dan Afektif Faktor Sig. terhadap kognitif Kesimpulan Model Pembelajaran 0,966 Ho diterima (homogen) Kemampuan Matematis 0,216 Ho diterima (homogen) Uji hipotesis prestasi kognitif bisa dilanjutkan dengan uji parametris. Sementara itu untuk prestasi afektif dilanjutkan dengan uji nonparametris. Kemudian prestasi psikomotor, karena datanya tidak normal maka homogenitasnya tidak dihitung dan uji hipotesisnya menggunakan statistik nonparametris. Hipo tesis Grouping Variable Tabel 3. Uji Hipotesis Penelitian Prestasi Belajar Sig. terhadap Kesimpulan Afektif 0,909 Ho ditolak (homogen) 0,000 Ho ditolak (tidak homogen) Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah untuk prestasi kognitif menggunakan anava (analisis variansi) 2x2. Data prestasi afektif dan psikomotor dianalisis menggunakan Kruskal-Wallis. Rangkuman data hasil pengujian hipotesis disajikan dalam Tabel 3. Nilai Signifikansi Kognitif Afektif Psikomotor 1 Model 0,254 0,033 0,000 2 Kemampuan matematis 0,000 0,255 0,094 3 Model kemampuan matematis 0,021 0,080 0,000 Tabel 4. Hasil Uji Lanjut Compare Mean Independent t Sample Hipotesis 5 Variabel N Mean SD Sig. Keputusan SSCS-KMR 15 66,00 10,89 0,002 Ho ditolak (ada perbedaan) SSCS-KMT 17 77,35 7,93 SSCS-KMR 15 66,00 10,89 0,450 Ho diterima (tidak ada perbedaan) CPS-KMR 15 63,33 7,94 SSCS-KMR 15 66,00 10,89 0,010 Ho ditolak (ada perbedaan) CPS-KMT 17 78,82 8,20 SSCS-KMT 17 77,35 7,93 0,000 Ho ditolak (ada perbedaan) CPS-KMR 15 63,33 7,94 SSCS-KMT 17 77,35 7,93 0,599 Ho diterima (tidak ada perbedaan) CPS-KMT 17 78,82 8,20 CPS-KMR 15 63,33 7,94 0,000 Ho ditolak (ada perbedaan) CPS-KMT 17 78,82 8,20 77

4 Uji hipotesis prestasi kognitif menghasilkan ada interaksi antara model pembelajaran dengan kemampuan matematis, sehingga dilanjutkan dengan uji Compare Mean Independent t Sample. Berdasarkan Tabel 3 dan Tabel 4 dapat dibahas mengenai hasil pengujian hipotesis pada ranah kognitif, afektif, dan psikomotor sebagai berikut: 1) Pengaruh model pembelajaran SSCS dan CPS terhadap prestasi belajar Hasil analisis menunjukan α = 0,254>0,05, artinya tidak ada pengaruh yang signifikan antara prestasi kognitif siswa dengan model SSCS dan model CPS. Model pembelajaran problem solving bertujuan agar siswa terbiasa dalam menyelesaikan masalah baik dalam masalah materi pelajaran maupun secara luas dalam kehidupan sehari-hari. Problem solving bisa disebut sebagai cara berpikir (way of thinking) yang bisa membantu siswa meningkatkan kemampuan penalaran logis. Problem solving memiliki nilai aestetik yang melibatkan emosi/afeksi dan dapat meningkatkan rasa penasaran, motivasi dan kegigihan siswa selama proses pemecahan masalah [7]. Model pembelajaran problem solving tipe SSCS dan CPS yang memiliki sintak yang hampir sama. Tahap awal siswa diberikan permasalahan yang meyangkut larutan penyangga, kemudian siswa mencari solusi permasalahan, dan terakhir mengkomunikasikan hasil pemecahannya. Perbedaan model ini terletak pada pembentukan kelompok yang heterogen pada CPS sedangkan pada SSCS tidak mengunakan kelompok yang heterogen. Selain itu dalam CPS siswa lebih dibebaskan dalam setiap tahap pemecahan masalah larutan penyangga, sedangkan pada SSCS siswa lebih dituntun ketika menyelesaikan masalah yang diberikan. Salah satu kelebihan kerja kelompok kooperatif dalam CPS terletak pada bantuan yang saling diberikan oleh para murid serta dapat mengembangkan sikap sosial siswa. Akan tetapi ada juga kelemahan dari kelompok kooperatif seperti yang diugkapkan oleh Muijs et al. [8] yaitu tidak mengembangkan belajar mandiri dan dapat menimbulkan ketergantungan pada anggota dominan di kelompok. Sementara itu kelebihan pada kelompok SSCS yaitu masing-masing anggota kelompok memiliki tanggung jawab personal untuk menuntun diri mereka memahami setiap langkah dalam pemecahan masalah. Hal ini karena dalam kelompok tidak ada tanggung jawab kelompok dan ketergantungan positif seperti unsur-unsur dalam kelompok kooperatif. Kaitannya dengan hasil pengujian hipotesis yaitu tidak ada berbedaan signifikan model pembelajaran yang diterapkan dengan prestasi kognitif siswa. Hal ini karena model SSCS dan CPS memiliki sintak yang hampir sama. Selain itu masing-masing model pembelajaran memang memiliki kelebihan dan kekurangan seperti yang diuraikan di atas. Hal itulah yang menyebabkan prestasi kognitif tidak megalami perbedaan yang signifikan. Hasil uji hipotesis afektif α = 0,033<0,05, artinya ada perbedaan signifikan prestasi afektif pada model SSCS dengan CPS. Afektif model SSCS lebih bagus daripada afektif pada model CPS. Hal ini berkaitan dengan karakter siswa yang lebih bersemangat pada kelas XI IPA 3 yang dikenai model SSCS. Hasil uji hipotesis psikomotor α =0,00<0,05, artinya ada perbedaan signifikan antara psikomotor model SSCS dan CPS. Psikomotor model CPS lebih bagus daripada SSCS. Hal ini karena dalam eksperimen di laboratorium dibutuhkan kerjasama yang bagus antar anggota kelompok. Hasil penelitian yang sama juga diperoleh oleh Ardyati [9]. 2) Pengaruh kemampuan matematis terhadap prestasi belajar Hasil uji hipotesis kognitif α = 0,00<0,05, artinya ada pengaruh yang signifikan antara kognitif kemampuan matematis tinggi dengan kemampuan matematis rendah. Kemampuan matematis merupakan salah satu faktor internal yang mendukung keberhasilan kognitif siswa dalam malakukan ketepatan penghitungan matematika, misalnya materi larutan penyangga yang didominasi oleh hitung-hitungan yaitu dalam mencari ph larutan. Pendapat lain juga mengungkapkan bahwa seseorang yang mempunyai intelegensi matematis logis sangat mudah membuat klasifikasi dan kategori dalam pikiran serta cara mereka bekerja [10]. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Apriyanti [11] dan Salpan [12] juga mengungkapkan bahwa kemampuan matematis berpengaruh positif terhadap kognitif siswa. Perkembangan kemampuan matematis memerlukan motivasi dan perkembangan emosi yang tinggi dari peserta didik. Perkembangan kemampuan matematik yang berbeda juga dipengaruhi oleh umur siswa [13]. Berdasarkan perkembangan kognitif Piaget, siswa SMA berada pada tingkat operasional formal dimana dalam masa ini anak dapat menggunakan operasi kongkret yang dimiliki untuk membentuk operasioperasi yang lebih kompleks. Seperti halnya dalam pemecahan masalah larutan penyangga, dengan didukung oleh kemampuan matematis yang bagus siswa akan lebih mudah menyelesaikan masalah yang diberikan karena siswa yang mempunyai kemampuan matematis tinggi bisa membaca petunjuk nonmatematis sama halnya dengan mengerjakan petunjuk matematis. Hasil uji prestasi afektif tidak menujukkan pengaruh signifikan karena angket afektif siswa tidak berkaitan dengan soal matematis. Hal ini sejalan dengan hasil penelitian Apriyanti [11]. Untuk psikomotor tidak ada pengaruh yang diberikan oleh kemampuan matematis karena praktikum dalam menentukan larutan penyangga yang dilakukan tidak menyangkut hitunghitungan. 3) Interaksi penggunaan model pembelajaran SSCS dan CPS dengan kemampuan matematis terhadap prestasi belajar Hasil uji hipotesis kognitif α = 0,021, artinya ada interaksi antara model SSCS dan CPS dengan kemampuan matematis. Kemampuan matematis sangat erat kaitanya dengan model Problem solving SSCS dan 78

5 CPS. Hal ini sejalan dengan yang diungkapkan Muijs et al. [8] bahwa pengajaran matematika yang efektif melibatkan pengajaran untuk tujuan memahami dan menggunakan problem solving. Ohnemus [14] menyatakan bahawa problem solving merupakan bagian terpenting dari matematis. Dengan kemampuan matematis siswa akan lebih bisa memecahkan masalah. Berdasarkan penelitian Nicolaidou et al. [15] dengan judul attitudes towards mathematics, self-efficacy and achievement in problem-solving menyimpulkan bahwa kemampuan matematika memberikan pengaruh positif terhadap problem solving. Hal ini menunjukkan pentingnya kemampuan matematis dalam mendukung model pembelajaran problem solving pada materi larutan penyangga. Data lengkap mengenai interaksi Model SSCS dan CPS bisa dilihat pada Tabel 4. Adanya interaksi antara model SSCS dan CPS bisa dilihat dari nilai α yang diperoleh, sedangkan dengan kasat mata bisa dilihat dari rata-rata kognitif dan psikomotor siswa. Siswa dengan kemampuan matematis tinggi yang diajar dengan model CPS memiliki nilai rata-rata prestasi kognitif lebih tinggi dibandingkan yang diajar dengan model SSCS karena siswa lebih mudah memecahkan masalah larutan penyangga. Sebaliknya siswa yang memiliki kemampuan matematis rendah yang diajar dengan model SSCS memiliki nilai rata-rata prestasi kognitif lebih tinggi dibandingkan yang diajar dengan model CPS. Hal ini disebabkan dalam model CPS kerja kelompoknya lebih efektif karena terdiri dari siswa yag mempunyai kemampuan heterogen. Sehingga masingmasing anggota saling melengkapi, akan tetapi jika kerjasama tidak berjalan sesuai yang diharapkan maka siswa dengan kemampuan rendah akan sulit memahami materi pelajaran. Apalagi materi larutan penyangga memang relatif sulit bagi siswa. Hasil tes untuk psikomotor menunjukkan ada interaksi antara penggunaan model pembelajaran SSCS dan CPS dengan kemampuan matematis tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar psikomotor siswa. siswa yang diajar dengan model CPS selalu memiliki rata-rata psikomotor lebih tinggi dari pada rata-rata psikomotor siswa yang diajar dengan model SSCS. KESIMPULAN Berdasarkan hasi uji hipotesis penelitian pada materi pokok larutan penyangga siswa kelas XI IPA SMA N 1 Ngemplak Boyolali tahun ajaran 2012/2013 maka dapat disimpulkan: a. Tidak ada pengaruh penggunaan model SSCS dan CPS terhadap prestasi belajar kognitif siswa, tetapi penggunaan kedua model ini memberikan pengaruh yang signifikan terhadap prestasi afektif dan psikomotor. b. Ada pengaruh kemampuan matematis terhadap prestasi kognitif siswa, tetapi tidak ada pengaruhnya terhadap prestasi afektif dan psikomotor. c. Ada interaksi antara model pembelajaran SSCS dan CPS dengan kemampuan matematis terhadap prestasi kognitif dan psikomotor siswa, tetapi tidak ada interaksinya terhadap prestasi afektif. DAFTAR PUSTAKA [1] Towns The Biochemistry Tetrahedron and the Development of the Taxonomy of Biochemistry External Representations (TOBER). Chemistry Education Research and Practice. DOI: /c2rp00014h. [2] Suprijono, A Cooperative Learning. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. [3] Pizzini, EL SSCS Implementation Handbook. Iowa: University of lowa. [4] Slavin, RE Cooperative Learning, Teori, Riset, dan Praktik. Bandung: Nusa Media. Terjemahan Nurulita Yusron. Bandung: Nusa Media. [5] Nisa, K., Jekti, D. S. D., & Rasmi, D. A. C Efektivitas metode pembelajaran pemecahan masalah (problem solving) dalam meningkatkan hasil belajar biologi siswa kelas X SMA negeri 3 mataram tahun pembelajaran 2010/2011. Jurnal Pijar Mipa, 7(2). [6] Niss, M Mathematical Competencies and the Learning of Mathematics. Denmark: Roskilde University. [7] Sumardyono Pengertian Dasar Problem Solving. Yogyakarta. UGM. [8] Muijs, D dan Reynolds, D Effective Teaching; Teori dan Aplikasi. Pustaka Pelajar: Yogyakarta. [9] Ardyati, DPI Pengaruh Pembelajaran Biologi Menggunakan Metode Problem Solving dan Metode Proyek Ditinjau dari Keingintahuan Siswa dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa. Tesis Prodi Sains UNS. Surakarta. (Unpublished). [10] Suparno, P Teori Intelegensi Ganda dan Aplikasinya di Sekolah. Yogyakarta. Kanisius. [11] Apriyanti, M Pembelajaran Fisika Melalui Pendekatan Inkuiri dengan Metode Eksperimen dan Demonstrasi Ditinjau dari Motivasi Berprestasi dan Kemampuan Matematika Siswa. Tesis Prodi Sains UNS. Surakarta. (Unpublished). [12] Salpan Pembelajaran Fisika dengan Metode Demontrasi Menggunakan Alat Peraga dan Media Interaktif Berbasis Komputer Ditinjau dari Tingkat Berpikir Abstrak dan Kemampuan Matematika. Tesis Prodi Sains UNS. Surakarta. (Unpublished). 79

6 [13] Borovik, AV & Gardiner, T Mathematical Abilities and Mathematical Skills. World Federation of National Mathematics Competitions Conference. Cambridge, England. (22 28 Juli 2006). [14] Ohnemus, L Mathematical Literacy: Journal Writing to Learn Problem Solving. Math in the Middle Institute Partnership Action Research Project Report. University of Nebraska-Lincoln. [15] Nicolaidou, M dan Philippou, G Attitudes Towards Mathematics, Self-Efficacy and Achievement in Problem-Solving. European Research in Mathematics Education. Volume (III)

Universitas Sebelas Maret Surakarta, 57126, Indonesia Universitas Sebelas Maret, 57126, Indonesia

Universitas Sebelas Maret Surakarta, 57126, Indonesia Universitas Sebelas Maret, 57126, Indonesia PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM SOLVING TIPE SEARCH SOLVE CREATE AND SHARE (SSCS) DAN COOPERATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KEMAMPUAN MATEMATIS Raehanah

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. dimiliki, terutama dalam era globalisasi yang memunculkan persaingan dalam

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. dimiliki, terutama dalam era globalisasi yang memunculkan persaingan dalam BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Kemajuan suatu negara sangat didukung oleh sumber daya manusia yang dimiliki, terutama dalam era globalisasi yang memunculkan persaingan dalam berbagai bidang

Lebih terperinci

TESIS. Disusun untuk memenuhi sebagian persyaratan mencapai derajat Magister Program Studi Pendidikan Sains. Oleh NANIK SURYANTI S

TESIS. Disusun untuk memenuhi sebagian persyaratan mencapai derajat Magister Program Studi Pendidikan Sains. Oleh NANIK SURYANTI S PEMBELAJARAN KIMIA MELALUI INKUIRI TERBIMBING DAN INKUIRI BEBAS TERMODIFIKASI DENGAN MEMPERHATIKAN KEMAMPUAN MATEMATIS DAN SIKAP ILMIAH SISWA (Studi Pembelajaran Kimia Materi Pokok Hidrolisis Garam Kelas

Lebih terperinci

TESIS. Diajukan sebagai Salah Satu Syarat untuk Mencapai Derajat Magister Program Studi Pendidikan Sains Minat Utama: Pendidikan Kimia

TESIS. Diajukan sebagai Salah Satu Syarat untuk Mencapai Derajat Magister Program Studi Pendidikan Sains Minat Utama: Pendidikan Kimia MODEL SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT (STM) DENGAN PROYEK DAN EKSPERIMEN PADA PEMBELAJARAN KIMIA DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIVITAS MAHASISWA Pembelajaran Kimia pada Materi Termokimia Mahasiswa

Lebih terperinci

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DITINJAU DARI KEMAMPUAN AKADEMIK SISWA SMA NEGERI 5 SURAKARTA

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DITINJAU DARI KEMAMPUAN AKADEMIK SISWA SMA NEGERI 5 SURAKARTA 1 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DITINJAU DARI KEMAMPUAN AKADEMIK SISWA SMA NEGERI 5 SURAKARTA SKRIPSI Oleh : SRI WULANNINGSIH K4308057 FAKULTAS KEGURUAN

Lebih terperinci

PENGARUH MODEL GUIDED INQUIRY DISERTAI FISHBONE DIAGRAM TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI

PENGARUH MODEL GUIDED INQUIRY DISERTAI FISHBONE DIAGRAM TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI PENGARUH MODEL GUIDED INQUIRY DISERTAI FISHBONE DIAGRAM TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI SKRIPSI Oleh: VALENT SARI DANISA K4308123 FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU

Lebih terperinci

WHELLY YULIANA K

WHELLY YULIANA K PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD DISERTAI MEDIA KOTAK DAN KARTU MISTERIUS (KOKAMI) TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI DITINJAU DARI AKTIVITAS BELAJAR SISWA SKRIPSI Oleh: WHELLY YULIANA K4308125

Lebih terperinci

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN LISTENING TEAM

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN LISTENING TEAM PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN LISTENING TEAM DISERTAI TALKING STICK TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 JATEN TAHUN PELAJARAN 2010/2011 SKRIPSI Oleh

Lebih terperinci

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF GROUP INVESTIGATION

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF GROUP INVESTIGATION PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X SMA NEGERI 4 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SKRIPSI Oleh

Lebih terperinci

PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN METODE INKUIRI TERBIMBING DAN SIKLUS BELAJAR 5E DITINJAU DARI KEMAMPUAN ANALISIS DAN KEMAMPUAN MATEMATIS

PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN METODE INKUIRI TERBIMBING DAN SIKLUS BELAJAR 5E DITINJAU DARI KEMAMPUAN ANALISIS DAN KEMAMPUAN MATEMATIS PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN METODE INKUIRI TERBIMBING DAN SIKLUS BELAJAR 5E DITINJAU DARI KEMAMPUAN ANALISIS DAN KEMAMPUAN MATEMATIS (Materi Pokok Larutan Penyangga Kelas XI Semester II MAN Babakan

Lebih terperinci

PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN INQUIRING MINDS WANT TO KNOW TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI DITINJAU DARI AKTIVITAS BELAJAR SISWA

PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN INQUIRING MINDS WANT TO KNOW TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI DITINJAU DARI AKTIVITAS BELAJAR SISWA Pendidikan Biologi Volume 4, Nomor 3 September 2012 Halaman 81-88 PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN INQUIRING MINDS WANT TO KNOW TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI DITINJAU DARI AKTIVITAS BELAJAR SISWA THE INFLUENCE

Lebih terperinci

*Keperluan Korespondensi, telp: ,

*Keperluan Korespondensi, telp: , Jurnal Pendidikan Kimia (JPK), Vol. 3 No. 1 Tahun 2014 Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Sebelas Maret ISSN 2337-9995 jpk.pkimiauns@ymail.com STUDI KOMPARASI METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEAM

Lebih terperinci

Universitas Sebelas Maret Surakarta. *Korespondensi, telp: , ABSTRAK

Universitas Sebelas Maret Surakarta. *Korespondensi, telp: ,   ABSTRAK Jurnal Pendidikan Kimia, Vol. 2 No. 1 Tahun 2013 Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Sebelas Maret 36-41 EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN TAI (TEAMS ASSISTED INDIVIDUALIZATION) DISERTAI EKSPERIMEN

Lebih terperinci

Aritsya Imswatama 1, Mardiyana 2, Budi Usodo 3

Aritsya Imswatama 1, Mardiyana 2, Budi Usodo 3 EKSPERIMENTASI METODE PEMBELAJARAN PROBLEM POSING DENGAN PENDEKATAN CTL PADA MATERI BANGUN DATAR DITINJAU DARI TINGKAT INTELEGENSI SISWA KELAS VII SMP NEGERI SE-KABUPATEN PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2012/2013

Lebih terperinci

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA SMA NEGERI 5 SURAKARTA SKRIPSI Oleh : VERA IRAWAN WINDIATMOJO NIM K4308058

Lebih terperinci

PENGARUH PENERAPAN SERVICE LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2011/2012

PENGARUH PENERAPAN SERVICE LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2011/2012 PENGARUH PENERAPAN SERVICE LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SKRIPSI Oleh : VITA ANGGUN CAHYANI K4308059 FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU

Lebih terperinci

Universitas Sebelas Maret Surakarta, 57126, Indonesia Universitas Sebelas Maret, 57126, Indonesia

Universitas Sebelas Maret Surakarta, 57126, Indonesia Universitas Sebelas Maret, 57126, Indonesia PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DILENGKAPI MEDIA PETA KONSEP DAN MEDIA LINGKARAN HIDROKARBON DITINJAU DARI KEMAMPUAN KERJASAMA DAN KEMAMPUAN MEMORI

Lebih terperinci

(Pembelajaran Biologi Materi Sistem Pernapasan Siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 1 Tawangsari Tahun Pelajaran 2012/2013) TESIS

(Pembelajaran Biologi Materi Sistem Pernapasan Siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 1 Tawangsari Tahun Pelajaran 2012/2013) TESIS PEMBELAJARAN BIOLOGI MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DISERTAI TEKNIK FISHBONE DIAGRAM DAN CONCEPT MAPPING DITINJAU DARI KREATIVITAS DAN GAYA BELAJAR SISWA (Pembelajaran Biologi Materi Sistem Pernapasan

Lebih terperinci

HASIL BELAJAR BIOLOGI MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN AKTIF QUESTION STUDENT HAVE

HASIL BELAJAR BIOLOGI MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN AKTIF QUESTION STUDENT HAVE HASIL BELAJAR BIOLOGI MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN AKTIF QUESTION STUDENT HAVE DITINJAU DARI KEAKTIFAN BELAJAR SISWA KELAS XI IPA DI SMA NEGERI 1 SUKOHARJO SKRIPSI Oleh: ENI RAHAYU X4306023 FAKULTAS KEGURUAN

Lebih terperinci

(Studi Pembelajaran pada Materi Ekosistem Kelas X Semester II MA Negeri 1 Praya Kabupaten Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2012/2013)

(Studi Pembelajaran pada Materi Ekosistem Kelas X Semester II MA Negeri 1 Praya Kabupaten Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2012/2013) PEMBELAJARAN BIOLOGI MENGGUNAKAN MODEL PBL DENGAN METODE EKSPERIMEN DISERTAI TEKNIK VEE DIAGRAM DAN FISHBONE DIAGRAM DITINJAU DARI AKTIVITAS BELAJAR DAN KREATIVITAS BELAJAR SISWA (Studi Pembelajaran pada

Lebih terperinci

Mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia FKIP UNS Surakarta, Indonesia 2. Dosen Prodi Pendidikan Kimia FKIP UNS Surakarta, Indonesia

Mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia FKIP UNS Surakarta, Indonesia 2. Dosen Prodi Pendidikan Kimia FKIP UNS Surakarta, Indonesia Jurnal Pendidikan Kimia (JPK), Vol. 5 No. 2 Tahun 2016 Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Sebelas Maret Hal. 36-43 ISSN 2337-9995 http://jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/kimia STUDI KOMPARASI PEMBELAJARAN

Lebih terperinci

PENGARUH PENGGUNAAN STRATEGI PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE

PENGARUH PENGGUNAAN STRATEGI PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE PENGARUH PENGGUNAAN STRATEGI PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE DISERTAI MODUL HASIL PENELITIAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SKRIPSI Oleh: YUNIAR PRASASTI

Lebih terperinci

PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING

PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS X SMA NEGERI 2 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SKRIPSI Oleh : LAKSMI PUSPITASARI K4308019

Lebih terperinci

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DENGAN MEDIA KARTU DAN ULAR TANGGA DITINJAU DARI KEMAMPUAN ANALISIS SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK REAKSI

Lebih terperinci

*keperluan korespondensi, tel/fax : ,

*keperluan korespondensi, tel/fax : , Jurnal Pendidikan Kimia (JPK), Vol. 3 No. 4 Tahun 2014 Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Sebelas Maret ISSN 2337-9995 jpk.pkimiauns@ymail.com STUDI KOMPARASI MEDIA VIRTUAL DAN RIIL PADA PEMBELAJARAN

Lebih terperinci

(Pembelajaran Materi Sistem Peredaran Darah Kelas XI IPA Semester Gasal SMA Negeri 1 Kudus Tahun Pelajaran 2013/2014)

(Pembelajaran Materi Sistem Peredaran Darah Kelas XI IPA Semester Gasal SMA Negeri 1 Kudus Tahun Pelajaran 2013/2014) PENGARUH PEMBELAJARAN CTL DENGAN INKUIRI BEBAS TERMODIFIKASI DAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DITINJAU DARI KREATIVITAS SISWA DAN KEMAMPUAN VERBAL (Pembelajaran Materi Sistem Peredaran

Lebih terperinci

RIDA BAKTI PRATIWI K

RIDA BAKTI PRATIWI K PENGARUH PENERAPAN METODE EKSPERIMEN DISERTAI MEDIA PEMBELAJARAN ULAR TANGGA TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI DITINJAU DARI AKTIVITAS SISWA KELAS VIII SMP N 1 KEBAKKRAMAT TAHUN AJARAN 2011/2012 SKRIPSI Oleh:

Lebih terperinci

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA ANIMASI DAN SIMULASI KOMPUTER TERHADAP HUBUNGAN FISIKA DITINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIKA DAN GAYA BELAJAR

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA ANIMASI DAN SIMULASI KOMPUTER TERHADAP HUBUNGAN FISIKA DITINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIKA DAN GAYA BELAJAR PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA ANIMASI DAN SIMULASI KOMPUTER TERHADAP HUBUNGAN FISIKA DITINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIKA DAN GAYA BELAJAR Henny Puspitasari 1, Sarwanto 2, Mohammad Masykuri 3 1 Prodi Magister

Lebih terperinci

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DITINJAU DARI KEMAMPUAN AKADEMIK SISWA SMA NEGERI 5 SURAKARTA

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DITINJAU DARI KEMAMPUAN AKADEMIK SISWA SMA NEGERI 5 SURAKARTA Pendidikan Biologi Volume 4, Nomor 2 Mei 2012 Halaman 33-43 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DITINJAU DARI KEMAMPUAN AKADEMIK SISWA SMA NEGERI 5 SURAKARTA

Lebih terperinci

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK DAN TEAMS GAMES TOURNAMENTS (TGT) DITINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIK PADA MATERI POKOK HIDROLISIS GARAM TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI

Lebih terperinci

Diterima: 8 Maret Disetujui: 26 Juli Diterbitkan: Desember 2016

Diterima: 8 Maret Disetujui: 26 Juli Diterbitkan: Desember 2016 Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Group Investigation dan Motivasi Terhadap Hasil Belajar Siswa Kela VII SMP Dalam Pembelajaran IPA Terpadu Pada Materi Asam, Basa dan Garam The Effect of Group Investigation

Lebih terperinci

Evi Aspirani SMAN 1 Mare, jalan Makmur no.1 Kec. Mare, Kabupaten Bone

Evi Aspirani SMAN 1 Mare, jalan Makmur no.1 Kec. Mare, Kabupaten Bone 56 Pengaruh Model Pembelajaran Koperatif dan Awal terhadap Hasil Belajar Peserta Didik (Studi pada Materi Pokok Hidrólisis Garam di Kelas Xi Ipa SMA Negeri 1 Mare) The Influence of Cooperative Learning

Lebih terperinci

(Pembelajaran Kimia Materi Tata Nama Senyawa Kelas X Semester 1 SMA Negeri 1 Dagangan Tahun Pelajaran 2012/2013) TESIS

(Pembelajaran Kimia Materi Tata Nama Senyawa Kelas X Semester 1 SMA Negeri 1 Dagangan Tahun Pelajaran 2012/2013) TESIS PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN METODE TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENTS) DENGAN MEDIA KARTU DAN RODA IMPIAN DITINJAU DARI KREATIVITAS DAN KEMAMPUAN ANALISIS SISWA (Pembelajaran Kimia Materi Tata Nama Senyawa

Lebih terperinci

PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW

PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DIPADU DENGAN EKSPERIMEN TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 KARTASURA TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SKRIPSI Oleh: AGASTA IKA WULANSARI

Lebih terperinci

PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION

PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X SMA NEGERI 8 SURAKARTA SKRIPSI Oleh: DEVY ZULYKA P K4307023

Lebih terperinci

PENGARUH PENERAPAN SAVI TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2011/2012

PENGARUH PENERAPAN SAVI TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2011/2012 PENGARUH PENERAPAN SAVI TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SKRIPSI Oleh : WINDA MARTYAS MARA DEWI K4308062 FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Lebih terperinci

Krisna Merdekawati 1,

Krisna Merdekawati 1, PENGARUH PEMBELAJARAN MODEL TPS DAN NHT TERHADAP PRESTASI BELAJAR DAN LOKUS KONTROL INTERNAL DENGAN MEMPERHATIKAN KEMAMPUAN MATEMATIK SISWA (Studi Kasus Pembelajaran Kimia Pokok Bahasan Stoikiometri pada

Lebih terperinci

Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret. Jl. Ir. Sutami No.36A, Surakarta, Indonesia 57126

Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret. Jl. Ir. Sutami No.36A, Surakarta, Indonesia 57126 Jurnal Pendidikan Kimia (JPK), Vol. 6 No. 1 Tahun 17 Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Sebelas Maret Hal. -9 ISSN 7-999 http://jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/kimia KOMPARASI PROBLEM SOLVING DAN

Lebih terperinci

PENGARUH PENGGUNAAN MODEL ACTIVE KNOWLEDGE SHARING TERHADAP HASIL BELAJAR DITINJAU DARI MINAT BELAJAR SISWA SMA N 2 KARANGANYAR

PENGARUH PENGGUNAAN MODEL ACTIVE KNOWLEDGE SHARING TERHADAP HASIL BELAJAR DITINJAU DARI MINAT BELAJAR SISWA SMA N 2 KARANGANYAR PENGARUH PENGGUNAAN MODEL ACTIVE KNOWLEDGE SHARING TERHADAP HASIL BELAJAR DITINJAU DARI MINAT BELAJAR SISWA SMA N 2 KARANGANYAR SKRIPSI Oleh: ASRI NAFI A DEWI X4307018 FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Lebih terperinci

Citra Yunita dan Khairul Amdani Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Medan

Citra Yunita dan Khairul Amdani Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Medan PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DENGAN METODE EKSPERIMEN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI LISTRIK DINAMIS KELAS X SMA DHARMAWANGSA MEDAN T.P

Lebih terperinci

NASKAH PUBLIKASI EKSPERIMEN PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN STRATEGI PROBLEM BASED LEARNING

NASKAH PUBLIKASI EKSPERIMEN PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN STRATEGI PROBLEM BASED LEARNING NASKAH PUBLIKASI EKSPERIMEN PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN STRATEGI PROBLEM BASED LEARNING DAN NUMBERED HEADS TOGETHER TERHADAP HASIL BELAJAR DITINJAU DARI KEAKTIFAN SISWA Naskah publikasi Diajukan untuk

Lebih terperinci

EFEK MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION DAN MOTIVASI TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA MAN TANJUNG BALAI

EFEK MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION DAN MOTIVASI TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA MAN TANJUNG BALAI EFEK MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION DAN MOTIVASI TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA MAN TANJUNG BALAI Amalia Febri Aristi Jurusan Pendidikan Fisika Pascasarjana Universitas Negeri

Lebih terperinci

TESIS. Disusun untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Mencapai Derajat Magister Program Studi Pendidikan Matematika. Oleh: IKA NOVIANTARI NIM S

TESIS. Disusun untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Mencapai Derajat Magister Program Studi Pendidikan Matematika. Oleh: IKA NOVIANTARI NIM S digilib.uns.ac.id 0 EKSPERIMENTASI PENDEKATAN PEMBELAJARAN PROBLEM POSING PADA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) DAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DITINJAU DARI

Lebih terperinci

STUDI KOMPARASI TIPE STAD DAN TGT PADA MATERI KOLOID DITINJAU DARI KEMAMPUAN MEMORI SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 KARANGANYAR TAHUN 2011/2012

STUDI KOMPARASI TIPE STAD DAN TGT PADA MATERI KOLOID DITINJAU DARI KEMAMPUAN MEMORI SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 KARANGANYAR TAHUN 2011/2012 Jurnal Pendidikan Kimia, Vol. 2 No. 1 Tahun 2013 Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Sebelas Maret 7-14 STUDI KOMPARASI TIPE STAD DAN TGT PADA MATERI KOLOID DITINJAU DARI KEMAMPUAN MEMORI SISWA

Lebih terperinci

NASKAH PUBLIKASI EKSPERIMEN PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN STRATEGI NUMBERED HEAD TOGETHER DAN SNOWBALL DRILLING TERHADAP HASIL BELAJAR DITINJAU DARI

NASKAH PUBLIKASI EKSPERIMEN PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN STRATEGI NUMBERED HEAD TOGETHER DAN SNOWBALL DRILLING TERHADAP HASIL BELAJAR DITINJAU DARI NASKAH PUBLIKASI EKSPERIMEN PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN STRATEGI NUMBERED HEAD TOGETHER DAN SNOWBALL DRILLING TERHADAP HASIL BELAJAR DITINJAU DARI KEAKTIFAN SISWA Artikel Publikasi Diajukan untuk Memperoleh

Lebih terperinci

*keperluan Korespondensi, HP: , ABSTRAK

*keperluan Korespondensi, HP: , ABSTRAK Jurnal Pendidikan Kimia, Vol. 1 No. 1 Tahun 2012 Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Sebelas Maret EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF METODE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) DAN

Lebih terperinci

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia, Jurusan PMIPA, FKIP, UNS, Surakarta

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia, Jurusan PMIPA, FKIP, UNS, Surakarta Jurnal Pendidikan Kimia (JPK), Vol. 2 No. 4 Tahun 2013 Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Sebelas Maret ISSN 2337-9995 jpk.pkimiauns@ymail.com PRESTASI BELAJAR DENGAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE

Lebih terperinci

PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN METODE TEAMS GAMES TOURNAMENTS (TGT) DENGAN MEDIA ANIMASI BERBASIS FLASH DAN VIDEO DITINJAU DARI

PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN METODE TEAMS GAMES TOURNAMENTS (TGT) DENGAN MEDIA ANIMASI BERBASIS FLASH DAN VIDEO DITINJAU DARI PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN METODE TEAMS GAMES TOURNAMENTS (TGT) DENGAN MEDIA ANIMASI BERBASIS FLASH DAN VIDEO DITINJAU DARI KEMAMPUAN MEMORI DAN KREATIVITAS (Pembelajaran Kimia Materi Pokok Lambang

Lebih terperinci

Pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe student facilitator and explaining terhadap pemahaman matematik peserta didik

Pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe student facilitator and explaining terhadap pemahaman matematik peserta didik Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pengajaran Matematika vol. 2 no. 1, pp. 29 34, Maret 2016 Pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe student facilitator and explaining terhadap pemahaman matematik

Lebih terperinci

EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STRUCTURED NUMBERED HEADS

EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STRUCTURED NUMBERED HEADS EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STRUCTURED NUMBERED HEADS (SNH) PADA PEMAHAMAN KONSEP SISWA KELAS VII SMP NEGERI SURAKARTA DITINJAU DARI KECEMASAN SISWA PADA MATERI POKOK BANGUN DATAR

Lebih terperinci

*Keperluan korespondensi, HP: , ABSTRAK

*Keperluan korespondensi, HP: ,   ABSTRAK Jurnal Pendidikan Kimia (JPK), Vol. 5 No. 3 Tahun 2016 Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Sebelas Maret Hal. 45-53 ISSN 2337-9995 http://jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/kimia STUDI KOMPARASI MODEL

Lebih terperinci

Keperluan korespondensi, HP : ,

Keperluan korespondensi, HP : , Jurnal Pendidikan Kimia (JPK), Vol. 3 No. 1 Tahun 2014 Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Sebelas Maret ISSN 2337-9995 jpk.pkimiauns@ymail.com PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION

Lebih terperinci

Jurnal Elektronik Pembelajaran Matematika ISSN:

Jurnal Elektronik Pembelajaran Matematika ISSN: EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN COOPERATIVE LEARNING TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA KELAS VII SEKABUPATEN

Lebih terperinci

SKRIPSI PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF MIND MAPS TERHADAP PEMAHAMAN, SIKAP DAN KETERAMPILAN DARI HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS XI IPA

SKRIPSI PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF MIND MAPS TERHADAP PEMAHAMAN, SIKAP DAN KETERAMPILAN DARI HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS XI IPA SKRIPSI PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF MIND MAPS TERHADAP PEMAHAMAN, SIKAP DAN KETERAMPILAN DARI HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS XI IPA Oleh : DANIK WAHYUNINGSIH X 4307023 FAKULTAS KEGURUAN DAN

Lebih terperinci

MOHAN TAUFIQ MASHURI NIM

MOHAN TAUFIQ MASHURI NIM PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION BERBASIS PEDAGOGICAL CHEMISTRY KNOWLEDGE TERHADAP MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR KIMIA MOHAN TAUFIQ MASHURI NIM 10708251032

Lebih terperinci

Agung Putra Wijaya, Mardiyana, Suyono Program Studi Magister Pendidikan Matematika Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret

Agung Putra Wijaya, Mardiyana, Suyono Program Studi Magister Pendidikan Matematika Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) DAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) DITINJAU DARI KEINGINTAHUAN DAN GAYA KOGNITIF PESERTA DIDIK SMP DI KABUPATEN

Lebih terperinci

PENGARUH PENERAPAN QUANTUM LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X SMA NEGERI 4 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2011/2012

PENGARUH PENERAPAN QUANTUM LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X SMA NEGERI 4 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2011/2012 PENGARUH PENERAPAN QUANTUM LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X SMA NEGERI 4 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SKRIPSI Oleh : FAISAL IMAM PRASETYO K4308035 FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU

Lebih terperinci

TESIS. Program Studi Magister Pendidikan Sains OLEH : JOKO DWI SURANTO S FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET

TESIS. Program Studi Magister Pendidikan Sains OLEH : JOKO DWI SURANTO S FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET KAJIAN PRESTASI BELAJAR BIOLOGI MENGGUNAKAN MODEL SETS (SCIENCE, ENVIRONMENT, TECHNOLOGY, AND SOCIETY) DENGAN METODE OBSERVASI LABORATORIUM DAN METODE OBSERVASI LAPANGAN DI TINJAU DARI SIKAP ILMIAH DAN

Lebih terperinci

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 4E

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 4E PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 4E TERHADAP PRESTASI BELAJAR KIMIA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 SURAKARTA PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI

Lebih terperinci

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia, FKIP, UNS, Surakarta, Indonesia 2. Dosen Program Studi Pendidikan Kimia, FKIP, UNS, Surakarta, Indonesia

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia, FKIP, UNS, Surakarta, Indonesia 2. Dosen Program Studi Pendidikan Kimia, FKIP, UNS, Surakarta, Indonesia Jurnal Pendidikan Kimia (JPK), Vol. 2 No. 3 Tahun 2013 Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Sebelas Maret ISSN 2337-9995 jpk.pkimiauns@ymail.com STUDI KOMPARASI PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN METODE

Lebih terperinci

*Keperluan Korespondensi, telp: ,

*Keperluan Korespondensi, telp: , Jurnal Pendidikan Kimia (JPK), Vol. 3 No. 3 Tahun 2014 Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Sebelas Maret ISSN 2337-9995 jpk.pkimiauns@ymail.com PENGARUH PEMBELAJARAN KIMIA DENGAN METODE STUDENT

Lebih terperinci

PEMBELAJARAN FISIKA MENGGUNAKAN PENDEKATAN INKUIRI TERBIMBING DENGAN METODE EKSPERIMEN DAN DEMONSTRASI DISKUSI

PEMBELAJARAN FISIKA MENGGUNAKAN PENDEKATAN INKUIRI TERBIMBING DENGAN METODE EKSPERIMEN DAN DEMONSTRASI DISKUSI PEMBELAJARAN FISIKA MENGGUNAKAN PENDEKATAN INKUIRI TERBIMBING DENGAN METODE EKSPERIMEN DAN DEMONSTRASI DISKUSI DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR DAN GAYA BELAJAR SISWA ( Studi Pembelajaran Fisika Pokok

Lebih terperinci

EFEK MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING DAN KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA

EFEK MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING DAN KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA EFEK MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING DAN KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA Siti Aminah dan Derlina Physics Education Program, Graduate State University of Medan Email:

Lebih terperinci

JCAE, Journal of Chemistry And Education, Vol. 1, No.1, 2017,

JCAE, Journal of Chemistry And Education, Vol. 1, No.1, 2017, JCAE, Journal of Chemistry And Education, Vol. 1, No.1, 2017, 86-92 86 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TREFFINGER TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN HASIL BELAJAR HIDROLISIS GARAM SISWA KELAS XI IPA SMA

Lebih terperinci

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia, PMIPA, FKIP, UNS, Surakarta, Indonesia

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia, PMIPA, FKIP, UNS, Surakarta, Indonesia Jurnal Pendidikan Kimia (JPK), Vol. 4 No. 3 Tahun 2015 Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Sebelas Maret Hal. 31-38 ISSN 2337-9995 http://jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/kimia PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN

Lebih terperinci

Dosen Pendidikan Kimia PMIPA, FKIP, UNS Surakarta, Indonesia. Keperluan korespondensi, HP : ,

Dosen Pendidikan Kimia PMIPA, FKIP, UNS Surakarta, Indonesia. Keperluan korespondensi, HP : , Jurnal Pendidikan Kimia (JPK), Vol. 2 No. 4 Tahun 2013 Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Sebelas Maret ISSN 2337-9995 jpk.pkimiauns@ymail.com PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF

Lebih terperinci

*keperluan korespondensi, telp/fax: ,

*keperluan korespondensi, telp/fax: , Jurnal Pendidikan Kimia (JPK), Vol. 5 No. 4 Tahun 2016 Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Sebelas Maret Hal. 1-7 ISSN 2337-9995 http://jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/kimia PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN

Lebih terperinci

PENGARUH PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING

PENGARUH PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING Pengaruh Penerapan Problem. (Aunurrofiq Hidayat) 454 PENGARUH PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DIPADU DENGAN AKTIVITAS KOLABORATIF TRUE OR FALSE STRATEGY TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA

Lebih terperinci

PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP PERCUT SEI TUAN MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD

PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP PERCUT SEI TUAN MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP PERCUT SEI TUAN MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD Tanti Jumaisyaroh Siregar Pendidikan matematika, Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah

Lebih terperinci

Auliya Puspitaningtyas, Parlan, Dedek Sukarianingsih Jurusan Pendidikan Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang

Auliya Puspitaningtyas, Parlan, Dedek Sukarianingsih Jurusan Pendidikan Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING DALAM MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMAN 10 MALANG PADA POKOK BAHASAN KELARUTAN (s) DAN HASIL KALI KELARUTAN

Lebih terperinci

*keperluan Korespondensi, HP: , ABSTRAK

*keperluan Korespondensi, HP: ,   ABSTRAK Jurnal Pendidikan Kimia (JPK), Vol. 2 No. 3 Tahun 203 Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Sebelas Maret ISSN 23379995 jpk.pkimiauns@ymail.com STUDI KOMPARASI METODE STAD DAN TGT DITINJAU DARI MEMORI

Lebih terperinci

EFFECT OF CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING WITH FIELD AND LABORATORY EXPERIMENT TO STUDENT S LEARNING ACHIEVEMENT OF X GRADE SMAN 2 YOGYAKARTA

EFFECT OF CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING WITH FIELD AND LABORATORY EXPERIMENT TO STUDENT S LEARNING ACHIEVEMENT OF X GRADE SMAN 2 YOGYAKARTA 134 Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun I, No. 2, Desember 2013 PENGARUH PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DENGAN METODE EKSPERIMEN LAPANGAN DAN EKSPERIMEN LABORATORIUM TERHADAP PRESTASI

Lebih terperinci

TESIS. Disusun untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Mencapai Derajad Magister. Program Studi Pendidikan Sains. Oleh : WINDA APTIKA SARI S

TESIS. Disusun untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Mencapai Derajad Magister. Program Studi Pendidikan Sains. Oleh : WINDA APTIKA SARI S PEMBELAJARAN BIOLOGI MODEL PROBLEM BASED LEARNING MENGGUNAKAN FREE MODIFIED CONCEPT SENTENCE DAN GUIDED CONCEPT SENTENCE DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KEMAMPUAN VERBAL (Studi Pembelajaran

Lebih terperinci

Jurnal Elektronik Pembelajaran Matematika ISSN:

Jurnal Elektronik Pembelajaran Matematika ISSN: EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) DAN JIGSAW DENGAN PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK DITINJAU DARI KECEMASAN MENGHADAPI TES SISWA KELAS VII SMP KABUPATEN BREBES TAHUN PELAJARAN

Lebih terperinci

EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN NHT

EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN NHT EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN NHT DAN STAD TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI PESERTA DIDIK KELAS XI IPS SMA NEGERI 5 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2013 / 2014 Bhian Rangga J.R 1,Djoko Subandriyo 2, dan Danang

Lebih terperinci

J. Pijar MIPA, Vol. XI No.2, September 2016: ISSN (Cetak) ISSN (Online)

J. Pijar MIPA, Vol. XI No.2, September 2016: ISSN (Cetak) ISSN (Online) J. Pijar MIPA, Vol. XI No.2, September 216: 11-12 ISSN 197-1744 (Cetak) PENERAPAN PENILAIAN NON TES SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN SIKAP DAN KETERAMPILAN PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS XI

Lebih terperinci

TESIS. Disusun untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Mencapai Derajat Magister Program Studi Magister Pendidikan Sains

TESIS. Disusun untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Mencapai Derajat Magister Program Studi Magister Pendidikan Sains PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN MODEL PROCESS-ORIENTED GUIDED INQUIRY LEARNING (POGIL) DAN PROBLEM-BASED LEARNING (PBL) DITINJAU DARI KEMAMPUAN MEMORI DAN KREATIVITAS PADA MATERI HIDROKARBON KELAS X SMA

Lebih terperinci

Dosen Pendidikan Kimia PMIPA, FKIP, UNS Surakarta, Indonesia. Keperluan korespondensi, HP : ,

Dosen Pendidikan Kimia PMIPA, FKIP, UNS Surakarta, Indonesia. Keperluan korespondensi, HP : , Jurnal Pendidikan Kimia (JPK), Vol. 2 No. 2 Tahun 2013 Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Sebelas Maret ISSN 2337-9995 jpk.pkimiauns@ymail.com PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN POE (PREDICT, OBSERVE,

Lebih terperinci

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia, FKIP, UNS, Surakarta, Indonesia 2. Dosen Program Studi Pendidikan Kimia, FKIP, UNS, Surakarta, Indonesia

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia, FKIP, UNS, Surakarta, Indonesia 2. Dosen Program Studi Pendidikan Kimia, FKIP, UNS, Surakarta, Indonesia Jurnal Pendidikan Kimia (JPK), Vol. 2 No. 3 Tahun 2013 Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Sebelas Maret ISSN 2337-9995 jpk.pkimiauns@ymail.com PENGARUH PEMBELAJARAN KIMIA DENGAN PENDEKATAN CTL

Lebih terperinci

PENGARUH PENGGUNAAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF

PENGARUH PENGGUNAAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF PENGARUH PENGGUNAAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) DENGAN PERMAINAN WORD SQUARE DAN CROSSWORD TERHADAP PRESTASI BELAJAR DITINJAU DARI KEMAMPUAN MEMORI SISWA PADA MATERI POKOK SISTEM

Lebih terperinci

Citra Yunita dan Khairul Amdani Program Studi Pendidikan Fisika FMIPA Unimed

Citra Yunita dan Khairul Amdani Program Studi Pendidikan Fisika FMIPA Unimed PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DENGAN METODE EKSPERIMEN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI LISTRIK DINAMIS KELAS X SEMESTER II DI SMA DHARMAWANGSA

Lebih terperinci

(Materi Struktur Jaringan Tumbuhan Siswa Kelas VIII SMP BK Klego Pada Tahun Ajaran 2011/2012) TESIS

(Materi Struktur Jaringan Tumbuhan Siswa Kelas VIII SMP BK Klego Pada Tahun Ajaran 2011/2012) TESIS PEMBELAJARAN IPA MENGGUNAKAN METODE PROYEK DENGAN MEDIA POWER POINT DAN MACROMEDIA FLASH DITINJAU DARI KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN GAYA BELAJAR SISWA (Materi Struktur Jaringan Tumbuhan Siswa Kelas VIII

Lebih terperinci

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA Febri Irawan 1, Rini Asnawati 2, Pentatito Gunowibowo 2 febri.irawan22@gmail.com 1 Mahasiswa Pendidikan

Lebih terperinci

PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN INSTAD TERHADAP METAKOGNISI DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF BIOLOGI SISWA SMA BATIK 1 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2011/2012

PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN INSTAD TERHADAP METAKOGNISI DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF BIOLOGI SISWA SMA BATIK 1 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2011/2012 PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN INSTAD TERHADAP METAKOGNISI DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF BIOLOGI SISWA SMA BATIK 1 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SKRIPSI Oleh : KISTANTIA ELOK MUMPUNI K4308007 JURUSAN

Lebih terperinci

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 5 PADANG

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 5 PADANG PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 5 PADANG Fitria Ulva Syafrida 1), Sofia Edriati 2), Ainil Mardiyah

Lebih terperinci

HASIL BELAJAR BIOLOGI DITINJAU DARI METODE PEMBELAJARAN PREVIEW, QUESTION, READ, REFLECT, RECITE, REVIEW (PQ4R)

HASIL BELAJAR BIOLOGI DITINJAU DARI METODE PEMBELAJARAN PREVIEW, QUESTION, READ, REFLECT, RECITE, REVIEW (PQ4R) HASIL BELAJAR BIOLOGI DITINJAU DARI METODE PEMBELAJARAN PREVIEW, QUESTION, READ, REFLECT, RECITE, REVIEW (PQ4R) DAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 KEBAKKRAMAT TAHUN PELAJARAN 2011 / 2012 Skripsi

Lebih terperinci

PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF DENGAN TIPE STAD DAN TGT DITINJAU DARI GAYA BELAJAR DAN KEMAMPUAN AWAL

PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF DENGAN TIPE STAD DAN TGT DITINJAU DARI GAYA BELAJAR DAN KEMAMPUAN AWAL PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF DENGAN TIPE STAD DAN TGT DITINJAU DARI GAYA BELAJAR DAN KEMAMPUAN AWAL (Pokok Bahasan Identifikasi dan Penyimpanan Bahan Kimia pada Pembelajaran Mahasiswa

Lebih terperinci

PENGARUH METODE DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS X SMAN 5 BATAM TAHUN PELAJARAN 2014/2015

PENGARUH METODE DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS X SMAN 5 BATAM TAHUN PELAJARAN 2014/2015 PENGARUH METODE DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS X SMAN 5 BATAM TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Yesi Gusmania 1, Marlita 2 1,2 Program Studi Pendidikan Matematika,

Lebih terperinci

Diajukan Oleh: ENGGAR MUSTIKA DEWI A

Diajukan Oleh: ENGGAR MUSTIKA DEWI A EKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN STRATEGI DISCOVERY LEARNING DAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI KEDISIPLINAN SISWA (Penelitian Eksperimen Kelas VII

Lebih terperinci

Arifah Zurotunisa, Habiddin, Ida Bagus Suryadharma Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Negeri Malang

Arifah Zurotunisa, Habiddin, Ida Bagus Suryadharma Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Negeri Malang PENGARUH PENDEKATAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR DAN SIKAP ILMIAH SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 1 LAWANG PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA DAN HIDROLISIS GARAM Arifah Zurotunisa, Habiddin, Ida

Lebih terperinci

EFEKTIVITAS KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF MENGGUNAKAN PROBLEM POSING DAN PROBLEM SOLVING MEMPERHATIKAN EQ

EFEKTIVITAS KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF MENGGUNAKAN PROBLEM POSING DAN PROBLEM SOLVING MEMPERHATIKAN EQ EFEKTIVITAS KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF MENGGUNAKAN PROBLEM POSING DAN PROBLEM SOLVING MEMPERHATIKAN EQ Defryana Eka Susanti, Eddy Purnomo, Nurdin Pendidikan Ekonomi P. IPS FKIP Unila Jalan Prof. Dr.

Lebih terperinci

Mahasiswa S1 Pendidikan Kimia, FKIP, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia ABSTRAK

Mahasiswa S1 Pendidikan Kimia, FKIP, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia ABSTRAK Jurnal Pendidikan Kimia (JPK), Vol. 1 No. 1 Tahun 2012 Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Sebelas Maret ISSN 2337-9995 jpk.pkimiauns@ymail.com PENGARUH METODE PEMBELAJARAN MAKE A MATCH (MM) DAN

Lebih terperinci

*Keperluan korespondensi, HP: , ABSTRAK

*Keperluan korespondensi, HP: ,   ABSTRAK Jurnal Pendidikan Kimia (JPK), Vol. 2 No. 2 Tahun 203 Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Sebelas Maret ISSN 23379995 jpk.pkimiauns@ymail.com STUDI KOMPARASI PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN TEAM

Lebih terperinci

* Keperluan korespondensi, Hp

* Keperluan korespondensi, Hp Jurnal Pendidikan Kimia (JPK), Vol. 3 No. 4 Tahun 2014 Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Sebelas Maret ISSN 2337-9995 jpk.pkimiauns@ymail.com PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN REACT (RELATING, EXPERIENCING,

Lebih terperinci

( Pembelajaran Fisika pada Materi Kinematika Gerak Lurus untuk Siswa Kelas X Tahun Pelajaran 2012/2013 SMK Negeri 1 Mojosongo) TESIS.

( Pembelajaran Fisika pada Materi Kinematika Gerak Lurus untuk Siswa Kelas X Tahun Pelajaran 2012/2013 SMK Negeri 1 Mojosongo) TESIS. PEMBELAJARAN FISIKA MENGGUNAKAN MODEL POE (PREDICTION, OBSERVATION, AND EXPLANATION) MELALUI METODE EKSPERIMEN DAN PROYEK DITINJAU DARI KREATIVITAS DAN SIKAP ILMIAH SISWA ( Pembelajaran Fisika pada Materi

Lebih terperinci

EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DAN NUMBERED HEADS TOGETHER

EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DAN NUMBERED HEADS TOGETHER EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DAN NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) DITINJAU DARI KEMANDIRIAN BELAJAR PADA PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK SMA SE KAB. MAGELANG TAHUN PELAJARAN

Lebih terperinci

EKSPERIMEN MODEL BLENDED LEARNING DAN JOYFULL LEARNING SUB TEMA EKOSISTEM AIR TAWAR DITINJAU DARI AKTIVITAS SISWA KELAS VII SMPN 9 SURAKARTA

EKSPERIMEN MODEL BLENDED LEARNING DAN JOYFULL LEARNING SUB TEMA EKOSISTEM AIR TAWAR DITINJAU DARI AKTIVITAS SISWA KELAS VII SMPN 9 SURAKARTA EKSPERIMEN MODEL BLENDED LEARNING DAN JOYFULL LEARNING SUB TEMA EKOSISTEM AIR TAWAR DITINJAU DARI AKTIVITAS SISWA KELAS VII SMPN 9 SURAKARTA Skripsi Oleh : Anantyas Kusuma D K2311006 FAKULTAS KEGURUAN

Lebih terperinci

JPPPF - Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika Volume 1 Nomor 2, Desember 2015 p-issn: e-issn: Halaman 33

JPPPF - Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika Volume 1 Nomor 2, Desember 2015 p-issn: e-issn: Halaman 33 p-issn: 2461-0933 e-issn: 2461-1433 Halaman 33 Naskah diterbitkan: 30 Desember 2015 DOI: doi.org/10.21009/1.01206 Penggunaan Modul Berbasis Konstruktivis pada Mata Kuliah Fisika Kuantum untuk Meningkatkan

Lebih terperinci

PERBEDAAN HASIL BELAJAR IPA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE INDEX CARD MATCH

PERBEDAAN HASIL BELAJAR IPA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE INDEX CARD MATCH PERBEDAAN HASIL BELAJAR IPA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE INDEX CARD MATCH DAN CARD SORT PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 14 MATARAM TAHUN AJARAN 2016/2017 ARTIKEL SKRIPSI Diajukan untuk

Lebih terperinci

EtnosainsdanPeranannyaD alammenguatkankarakter Bangsa

EtnosainsdanPeranannyaD alammenguatkankarakter Bangsa 246 SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN FISIKA III 2017 "EtnosainsdanPeranannyaDalamMenguatkanKarakterBangsa" Program StudiPendidikanFisika, FKIP, UNIVERISTAS PGRI Madiun Madiun, 15 Juli 2017 Makalah Pendamping

Lebih terperinci