BAB III ANALISA SISTEM

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB III ANALISA SISTEM"

Transkripsi

1 37 BAB III ANALISA SISTEM Dalam merancang sebuah sistem yang baik dan sesuai dengan hasil yang diharapkan, terlebih dahulu diperlukan data dan informasi tentang sistem yang berjalan. Dari informasi tersebut akan dapat diketahui bagaimana sistem yang berjalan sekarang, sehingga dapat diketahui kebutuhan apa saja yang ingin dicapai yang belum bisa ditangani oleh sistem yang sedang berjalan. Analisa sistem akan membantu dan mengetahui informasi-informasi tentang sistem yang sedang berjalan dan bagaimana mencari solusi terhadap kebutuhankebutuhan yang belum bisa terpenuhi sehingga bisa diterapkan dalam tahap perancangan sistem Tinjauan Organisasi a. Sejarah Singkat Organisasi Stasiuan Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kamal Raya di dirikan pada tanggal 15 juni 1999 dengan akta Notaris No. 442 tahun 1999 : Muhammad Rizky Pratama. Sebagai sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang telah dikelola oleh Muhammad Rizky Pratama memiliki bidang atau Program keahlian Penjualan Barang dan Jasa. Dalam menyongsong Era Globalisasi serta melaksanakan Manajemen berbisnis SPBU maka diperlukan usaha nyata yang dapat mendorong peningkatan kualitas pegawai yang memiliki kecakapan hidup diakukan oleh masyarakat agar pegawai SPBU Kamal Raya memiliki kecakapan dan keberanian memecahkan masalah yang timbul dalam lingkungan mereka bekerja maupun bermasyarakat. Melihat kenyataan yang ada berdasarkan pengamatan dilapangan jumlah penyelenggaraan SPBU sudah terlampau banyak maka perlu dilakukan : 1. Penataan Program Keahlian baru 2. Menyusun Perencanaan Penyelenggaraan Pendidikan Pegawai 3. Mengembangkan Keahlian Pegawai Sebagai Terobosan Baru Dalam SPBU

2 38 b. Struktur Organisasi Dalam perkembangan sebuah organisasi, kebutuhan akan pendelegasian tugas mutlak diperlukan dan sudah menjadi keharusan agar kemajuan dan misi perusahaan lebih cepat tercapai. Dan sama halnya di SPBU Kamal Raya, dalam menjalankan nadi perusahaan. Hubungan timbal balik dan saling support antar bagian menjadi kunci sukses, oleh sebab itu meski tergolong sederhana, kebijakan perusahaan ini untuk memaksimalkan SDM yang ada. Sehingga dengan demikian hubungan kerja yang harmonis dan fungsi masingmasing bagian dapat berjalan dengan tepat dan terarah. Dalam suatu perusahaan mempunyai struktur oganisasi yang dijelaskan suatu susunan dan hubungan antara tiap bagian serta posisi yang ada pada suatu organisasi atau perusahaan dalam menjalankan kegiatan operasional untuk mencapai tujuan. Struktur Organisasi menggambarkan dengan jelas pemisahaan kegiatan pekerjaan antara yang satu dengan yang lain dan bagaimana hubungan aktivitas dan fungsi dibatasi. Dalam struktur Organisasi yang baik harus menjelaskan hubungan wewenang siapa melapor kepada siapa Bagan dan strukturnya organisasi Pemilik Kepala Unit Lapangan Staff Operasional Operator Keamanan Kebersihan Gambar 3.1 Struktur Organisasi SPBU Kamal Raya

3 39 c. Tugas dan tanggung jawab Sesuai dengan struktur organisasi dari perusahaan tersebut, maka tanggung jawab dan wewenang dari pelaksana menajemen dibidang mutu adalah sebagai berikut : 1) Pemilik a) Mewakili SPBU di hadapan PERTAMINA b) Menetapkan keputusan-keputusan internal SPBU c) Melakukan proses pengadaan BBM d) Melaksanakan manajemen personalia SPBU 2) Kepala Unit a) Pengelola SPBU b) Mengontrol dan Mengawasi Kinerja para karyawan c) Monitoring setiap fungsi dan berhak memutuskan setiap pelaksanaan tugasnya. 3) Lapangan a) Mengawasi kegiatan produksi/penjualan yang terjadi b) Mendata kehadiran dan kegiatan karyawan c) Mendata kebutuhan fasilitas produksi akibat kerusakan yang terjadi akibat factor terkendali dan factor tidak terkendali. 4) Staff Operasional a) Melakukan perencanaan produksi b) Melakukan pengumpulan data harian/rutin c) Melakukan pengumpulan hasil penjualan pada setiap shiftnya 5) Operator a) Melayani konsumen dalam pengisian BBM, air, dan angin b) Menjaga kebersihan lingkungan dan alat c) Melakukan kegiatan perawatan harian untuk pomba, tangki, dan generator 6) Keamanan a) Menjaga lingkungan agar tetap kondusif b) Menjaga keamanan SPBU 7) Kebersihan a) Melakukan pembersihan rutin seluruh fasilitas dalam kompleks SPBU

4 40 Sistem kerja pada SPBU adalah dengan menerapkan shift, dimana jam kerja yang ditetapkan adalah 24 jam, dengan pergantian shift diantaranya, pengaturannya adalah sebagai berikut : - Shift pertama pukul sampai dengan Shift kedua pukul sampai dengan Shift ketiga pukul sampai dengan Sebagai bahan tambahan untuk kebutuhan pribasi (Sholat, Buang Air, dan lain sebagainya) dilakukan secara fleksibel, dimana setiap karyawan yang akan melakukan hal tersebut harus meminta perijinan kepada pengawas lapangan Uraian Prosedur Menjelaskan proses bisnis dan prosedur sistem penjualan pada SPBU Kamal Raya diantaranya sebagai berikut : - Setiap pegawai operator SPBU Kamal Raya yang bertugas harus menyerahkan laporan hasil meter akhir dan uang setoran pershift kepada pengawas. - SPBU Kamal Raya merekap semua hasil laporan per shift, baik itu laporan meter akhir dan jumlah uang setoran ke dalam buku besar yang akan menjadi laporan harian - Kepala Unit menerima hasil laporan akhir penjualan harian pada SPBU Kamal Raya dari pengawas

5 Analisa Sistem Berjalan Yang Terdapat Pada SPBU a. Use case Diagram System Berjalan Pada SPBU Membuat Catatan Penjualan per Shift Operator Merekap Laporan Penjualan dari Masing-Masing Shift Membuat Laporan Penjualan Harian dari Hasil Rekapan pada Buku Besar Menerima Hasil Laporan Penjualan Harian Kepala Unit b. Activity Diagram Gambar 3.2 Use Case Berjalan Gambar 3.3 Activity Diagram Berjalan

6 Analisa Sistem Usulan Yang Terdapat Pada SPBU a. Use case Diagram System Usulan Pada SPBU Menginput Data Penjualan per Shift Operator <<include>> Mengolah Laporan Penjualan Tiap-Tiap Shift <<include>> Membuat Rekapan Transaksi Penjualan Harian <<include>> Login <<include>> Mencetak Dokumen Rekapan Laporan Penjualan Harian Gambar 3.4 Use Case Usulan Tabel 3.1 Skenario Use Case Menginput Data Penjualan pershift Nama Use Case Actor Deskripsi Singkat Menginput Data Penjualan per Shift Operator Gambaran dari system usulan Pra Kondisi - Skenario - Operator menginput data penjualan per shift - Setelah menginput data penjualan per shift, operator menyerahkan uang setoran kepada pengawas - mengolah laporan per shift,

7 43 setelah operator menginput data penjualan dan menyerahkan uang setoran. Post Kondisi Data penjualan yang diinput oleh operator akan dikelola oleh pengawas Tabel 3.2 Skenario Use Case Mengolah Laporan Penjualan Nama Use Case Actor Deskripsi Pra Kondisi Skenario Mengolah laporan penjualan tiap-tiap shift Untuk mengolah laporan penjualan tiap-tiap shift melihat data penjualan pershift yang sebelumnya dilakukan oleh operator - mencatat data penjualan yang telah diiinput oleh operator -Setelah mencatat, pengawas menolah laporan penjualan pershift Post Kondisi Laporan Penjualan pershift yang telah dibuat dapat di simpan untuk melakukan pembuatan laporan selanjutnya Tabel 3.3 Skenario Use Case Membuat Rekapan Laporan Penjualan Harian Nama Use Case Membuat Rekapan Laporan Penjualan Harian Actor Deskripsi membuat rekapan laporan penjualan harian Pra Kondisi melihat laporan penjualan pershift

8 44 yang sebelumnya dilakukan Skenario Post Kondisi Untuk membuat rekapan laporan penjualan harian, terlebih dahulu harus mencari data laporan penjualan per shift Laporan penjualan yang telah direkap dapat digunakan oleh pengawas untuk laporan penjualan harian kepada atasan Tabel 3.4 Skenario Use Case Mencetak Dokumen Rekapan Laporan Penjualan Harian Nama Use Case Mencetak dokumen rekapan laporan penjualan harian Actor Deskripsi Mencetak dokumen rekapan laporan penjualan harian setelah merekap laporan penjualan harian Pra Kondisi - Skenario Post Kondisi Untuk dokumen rekapan hasil penjualan harian, Terlebih dahulu mendapatkan data penjualan pershift operator, mengolah laporan dari data penjualan pershift, membuat rekapan laporan penjualan harian, setelah itu Mencetak dokumen rekapan laporan penjualan harian Mengetahui informasi Laporan Penjualan Harian b. Activity Diagram Pengolahan Transaksi

9 45 Operator System Masukkan Username dan Password Validasi Usename dan Password Tidak Valid Valid Menampilkan Menu Akses Beserta Status Login Operator Memilih Kegiatan yang akan dilakukan selanjutnya Mengiinput Data Penjualan pershift (Meter awal, Meter Akhir) Memproses Perintah Simpan ke Database Gambar 3.5 Activity Diagram Pengolahan Transaksi Tabel 3.5 Skenario Activity Diagram Pengolahan Transaksi Nama Aktor Deskripsi Pengolahan Transaksi Operator Pertama dimulai dari operator memilih menu login, system akan menampilkan menu login, kemudian operator memasukkan username dan password, lalu memilih kegiatan yang akan dilakukan selanjutnya, operator mengiinput data penjualan pershift (Meter Awal, Meter Akhir), setelah itu operator menginput data penjualan pershift dan system memproses perintah dan menyimpannya kedalam database.

10 46 c. Activity Diagram Pengolahan Laporan penjualan tiap-tiap shift System Masukkan Username dan Password Validasi Usename dan Password Tidak Valid Valid Menampilkan Menu Akses Beserta Status Login Memilih Kegiatan yang akan dilakukan selanjutnya Mengolah Laporan Penjualan tiap-tiap Shift Memproses Perintah Simpan ke Database Gambar 3.6 Activity Diagram Pengolahan Laporan Penjualan tiap-tiap shift Tabel 3.6 Skenario Activity Diagram Pengolahan Laporan Penjualan tiap-tiap shift Nama Aktor Deskripsi Pengolahan Laporan Penjualan tiap-tiap shift Pertama dimulai dari pengawas memilih menu login, sistem akan menampilkan menu login, kemudian pengawas memasukkan username dan password, lalu memilih kegiatan yang akan dilakukan selanjutnya, pengawas mengolah laporan penjualan tiap-tiap shift, setelah itu sistem memproses perintah dan menyimpannya kedalam database.

11 47 d. Activity Diagram Membuat Rekapan Laporan Penjualan Harian System Masukkan Username dan Password Validasi Usename dan Password Tidak Valid Valid Menampilkan Menu Akses Beserta Status Login Memilih Kegiatan yang akan dilakukan selanjutnya Membuat Rekapan Laporan Penjualan Harian Memproses Perintah Simpan ke Database Gambar 3.7 Activity Diagram Membuat Rekapan Laporan Penjualan Harian Tabel 3.7 Skenario Activity Diagram Membuat Rekapan Laporan Penjualan Harian Nama Aktor Deskripsi Membuat Rekapan Laporan Penjualan Harian Pertama dimulai dari pengawas memilih menu login, sistem akan menampilkan menu login, kemudian pengawas memasukkan username dan password, lalu memilih kegiatan yang akan dilakukan selanjutnya, pengawas membuat rekapan laporan penjualan harian, setelah itu sistem memproses perintah dan menyimpannya kedalam database.

12 48 e. Activity Diagram Mencetak Laporan Penjualan Harian System Masukkan Username dan Password Validasi Usename dan Password Tidak Valid Valid Menampilkan Menu Akses Beserta Status Login Memilih Kegiatan yang akan dilakukan selanjutnya Mencetak Dokumen Rekapan Laporan Penjualan Harian Memproses Perintah Simpan ke Database Gambar 3.8 Activity Diagram Mencetak Dokumen Laporan Penjualan Harian Tabel 3.8 Skenario Activity Diagram Mencetak Dokumen Laporan Penjualan Harian Nama Aktor Deskripsi Mencetak Dokumen Laporan Penjualan Harian Pertama dimulai dari pengawas memilih menu login, sistem akan menampilkan menu login, kemudian pengawas memasukkan username dan password, lalu memilih kegiatan yang akan dilakukan selanjutnya, pengawas mencetak dokumen laporan penjualan harian, setelah itu sistem memproses perintah dan menyimpannya kedalam database.

13 49 f. Activity Diagram Pengolahan Laporan System Akses Data Terima Data Liter Awal Terima Data Liter Akhir Selisih Liter Awal dan Akhir dikalikan Harga Produk Cetak Laporan Mengolah Laporan Penjualan Gambar 3.9 Activity Diagram Proses Pengolahan Laporan Tabel 3.9 Skenario Activity Diagram Proses Pengolahan Laporan Nama Aktor Deskripsi Proses Pengolahan Laporan Pertama dimulai pengawas mengakses data yang akan di olah, lalu system akan menerima data liter awal dan akhir yang akan diproses dengan cara selisih liter awal dan akhir dikalikan harga produk, setelah itu system memproses laporan penjualan dan pengawas dapat mencetak laporan.

14 50 g. Sequence Diagram Login Tampilan Proses_login Database Menu_Utama Pengguna Tampilan Login Masukkan Username & Password Validasi Login Gambar 3.10 Sequence Diagram Login Operator dan Admin Tabel 3.10 Skenario Sequence Diagram Login Operator dan Nama Sequence Diagram Deskripsi Login Operator maupun pengawas dapat melakukan proses login pada menu login dengan cara memasukkan username dan password nya, yang nantinya akan di proses oleh system dan di validasi ke dalam database, apabila username dan password operator maupun pengawas sesuai yang tersimpan di system database login maka operator maupun pengawas dapat masuk ke halaman menu utama.

15 51 h. Sequence Diagram Menginput Data Penjualan pershift Menu Transaksi Sub Menu Transaksi Database Operator Pilih sub menu transaksi Add (Id, Nama Operator, Nama Produk,Shift, Jumlah Meter Not_valid? Show cancel message() Validate Valid? save_data() Show Message Success() Gambar 3.11 Sequence Diagram Operator Meninput Data Penjualan Tabel 3.11 Skenario Sequence Diagram Menginput Data Penjualan Pershift Nama Sequence Diagram Deskripsi Menginput Data Penjualan pershift Operator dalam posisi login, Jika login berhasil maka langsung masuk menu untuk mengelola transaksi seperti menginput Id, Nama, Nama produk, Jadwal shift, dan Jumlah Meter (Meter awal, Meter akhir).

16 52 i. Sequence Diagram Mengolah Laporan Penjualan Tiap Tiap Shift Menu Laporan Selisih Penjualan Database Pilih sub menu Hitung Selisih Penjualan Hitung Selisih Mete Not_valid? Show cancel message() Validate Valid? save_data() Show Message Success() Gambar 3.12 Sequence Diagram Mengolah Laporan Tabel 3.12 Skenario Sequence Diagram Mengolah Laporan Nama Sequence Diagram Deskripsi Mengolah Laporan dalam posisi login, Jika login berhasil maka langsung masuk menu untuk mengelola laporan seperti menghitung selisih dimana meter akhir di kurang meter awal maka akan muncul hasil selisih.

17 53 j. Sequence Diagram Membuat Rekapan Transaksi Penjualan Harian Menu Laporan Rekap Penjualan Database Pilih sub menu Rekap Semua Laporan Penjualan Rekap Transaksi Penjualan Not_valid? Show cancel message() Validate Valid? save_data() Show Message Success() Gambar 3.13 Sequence Diagram Membuat Rekapan Transaksi Penjualan Tabel 3.13 Skenario Sequence Diagram Membuat Rekapan Transaksi Penjualan Nama Sequence Diagram Deskripsi Membuat Rekapan Transaksi Penjualan dalam posisi login, Jika login berhasil maka langsung masuk menu untuk membuat rekapan dari hasil transaksi penjualan harian

18 54 k. Sequence Diagram Mencetak Dokumen Menu Laporan Cetak Laporan Pilih sub menu Print Out Database Print Data Show success message() Gambar 3.14 Sequence Diagram Mencetak Dokumen Tabel 3.14 Skenario Sequence Diagram Mencetak Dokumen Nama Sequence Diagram Deskripsi Membuat Rekapan Transaksi Penjualan dalam posisi login, Jika login berhasil maka langsung masuk menu untuk mencetak dokumen hasil proses dari pengolahan laporan sebelumnya.

19 55 l. Class Diagram Operator -id_operator -nm_operator -alamat_operator -tlp_operator +simpan() +ubah() +hapus() +cetak() 1 1 Jadwal Shift -kd_shift -jam_shift -hari_shift -id_operator +perbaharui() +simpan() 1 1 Produk -kd_produk -nm_produk +simpan() +ubah() +hapus() Laporan Meteran 1 1..* -no_laporan_meteran -tgl_laporan -hari -meter_awal -meter_akhir -kd_shift -kd_pompa -kd_produk -jumlah_setoran 1 1..* +simpan() +ubah() +hapus() +cetak() Pompa -kd_pompa -nama_pompa +simpan() +ubah() +hapus() * 1 Laporan Harian -no_laporan_harian -tgl_laporan_harian -id_pengawas -no_laporan_meteran +simpan() +ubah() +hapus() +cetak() 1..* 1 -id_pengawas -nm_pengawas -alamat_pengawas -tlp_pengawas +simpan() +ubah() +hapus() Gambar 3.15 Class Diagram

20 Rancangan Struktur Tabel Dalam pembuatan system ini dibutuhkan rancangan basis data yang sesuai dengan kebutuhan sistem sendiri. Rancangan table secara garis besar dari seluruh proses komputerisasi pengolahan data yang akan dilakukan, tanpa tabel system pengolahan data, komputerisasi tidak dapat berjalan, perancangan ini mencakup penetuan kunci utama dan kunci lainnya untuk menghubungkan tabel satu dengan tabel lainnya. Berikut ini adalah tabel-tabel yang digunakan dalam perancangansistem penjualan pada SPBU Kamal Raya 1. Tabel Operator Nama Tabel : Oprator Field Kunci : id_operator Jumlah Field : 6 Tabel 3.13 Struktur Tabel Oprator No Nama_Field Type Size Keterangan 1 id_operator Int 6 Primary_Key 2 nm_operator Varchar 50 3 alamat_operator Varchar 30 4 tlp_operator Int 15

21 57 2. Tabel Jadwal Shift Nama Tabel : Jadwal shift Field Kunci : kd_shift Jumlah Field : 2 Tabel 3.14 Struktur Tabel Jadwal Shift No Nama_Field Type Size Keterangan 1 kd_shift Int 2 Primary_Key 2 jam_shift Time 8 3 hari_shift Varchar 15 4 id_operator Int 6 Foreign Key 3. Tabel Produk Nama Tabel : Produk Field Kunci : kd_produk Jumlah Field : 5 Tabel 3.15 Struktur Tabel Produk No Nama_Field Type Size Keterangan 1 kd_produk Int 5 Primary_Key 2 nm_produk Varchar 15

22 58 4. Tabel Mesin Nama Tabel : Mesin Field Kunci : kd_mesin Jumlah Field : 5 Tabel 3.16 Struktur Tabel Pompa No Nama_Field Type Size Keterangan 1 kd_mesin Int 5 Primary_Key 2 nm_mesin Varchar Tabel Nama Tabel : Field Kunci : id_pengawas Jumlah Field : 8 Tabel 3.17 Struktur Tabel No Nama_Field Type Size Keterangan 1 id_pengawas Int 8 Primary_Key 2 nm_pengawas Varchar 50 3 alamat_pengawas Varchar 30 4 tlp_pengawas Int 15

23 59 6. Tabel Laporan Harian Nama Tabel : Laporan Harian Field Kunci : no_laporan Jumlah Field : 5 Tabel 3.18 Struktur Tabel Laporan Harian No Nama_Field Type Size Keterangan 1 no_laporan Int 5 Primary_Key 2 tgl_laporan Date - 3 id_pengawas Int 8 Foreign_Key 4 no_laporan_meteran Int 15 Foreign_Key 7. Tabel Laporan Meteran Nama Tabel : Laporan Meteran Field Kunci : no_laporan_meteran Jumlah Field : 15 Tabel 3.19 Struktur Tabel Laporan Meteran No Nama_Field Type Size Keterangan 1 no_laporan_meteran Int 15 Primary_Key 2 Tgl_laporan Date - 3 Hari Varchar 15 4 Meter_awal Int 15

24 60 5 Meter_akhir Int 15 6 Kd_shift Int 2 Foreign_Key 7 Kd_mesin Int 5 Foreign_Key 8 Kd_produk Int 5 Foreign_Key 9 Jumlah_setoran Int 30

25 Perancangan Tampilan Layar Rancangan Layar Menu Utama Gambar 3.14 Perancangan Tampilan Menu Utama Rancangan Layar Menu Jadwal Shift Gambar 3.15 Perancangan Tampilan Menu Jadwal Shift

26 Rancangan Layar Menu About Gambar 3.16 Perancangan Tampilan Menu About Rancangan Layar Menu Login Gambar 3.17 Perancangan Tampilan Menu Login

27 Rancangan Layar Menu Operator Penjualan Awal Gambar 3.18 Perancangan Tampilan Menu Operator Penjualan Awal Rancangan Layar Menu Operator Penjualan Akhir Gambar 3.19 Perancangan Tampilan Menu Transaksi Penjualan Akhir

28 Rancangan Layar Menu Pengolahan Laporan () Gambar 3.20 Perancangan Tampilan Menu Laporan pada Rancangan Layar Menu Edit Jadwal Shift () Gambar 3.21 Perancangan Tampilan Menu Edit Jadwal Shift pada

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Tinjauan Organisasi Perusahaan besar biasanya memiliki suatu bidang atau divisi yang menangani banyak hal yang berkaitan dengan personil perusahaan, maka pada

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1 Gambaran Umum Organisasi adalah tempat dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama, secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali,

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Tinjauan Organisasi Organisasi merupakan wadah serta proses kerjasama sejumlah manusia yang terikat hubungan formal dalam rangkaian hirearki untuk mencapai tujuan

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisa Sistem Hasil penentuan jarak terdekat akan menjadi sebuah pertimbangan dalam proses pengambilan keputusan untuk menentukan jalur yang akan ditempuh. Perangkat

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1. Sejarah Umum PT. Topo Isano Motor Pada hari selasa tanggal 9 Mei 2000 berdiri lah suatu perseroan terbatas yaitu PT Topo Isano Motor yang bertempat di Tangerang

Lebih terperinci

4.1. Perancangan Use Case Diagram

4.1. Perancangan Use Case Diagram BAB 4. PERANCANGAN 4.1. Perancangan Use Case Diagram Gambar 4.1 Use case diagram 1. Use case siswa memilih kandidat Tabel 4.1 Deskripsi use case siswa memilih kandidat Nama Use case Use case siswa memilih

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Gambaran Umum Stasiun Kereta Api Pondok Ranji adalah stasiun kereta api yang terletak di Ciputat, Tangerang Selatan. Stasiun ini juga merupakan stasiun paling

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Sistem informasi pengolahan petty cash yang berjalan saat ini di PT. Langkat Nusantara Kepong dapat memberikan hasil yang cukup akurat, namun dari

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1 Pengkonsepan (Concept) Informasi pada sistem yang berjalan pada saat ini berupa hardcopy seperti buku menu atau daftar menu yang disediakan oleh pihak restaurant dengan

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1. Analisa Sistem Aplikasi ini dibuat berbasis web untuk mendukung aplikasi pencari jasa laundry, dimana aplikasi ini digunakan oleh user admin dan user laundry.

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 31 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Tinjauan Organisasi Dalam analisa dan perancangan sistem, tinjauan organisasi perlu dilakukan untuk mengetahui sejarah perusahaan dari mulai berdirinya suatu

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Gambaran Umum Perusahaan PT. Data Citra Mandiri merupakan salah satu anak perusahaan dari PT. Erajaya Group Of Companies Tbk yang bergerak dibidang retail penjualan

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Masalah Perkembangan dunia bisnis yang ada pada saat ini terutama nasabah perkreditan, dimana tiap-tiap nasabah selalu memiliki system masing-masing dalam

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM Gambaran Umum Tujuan dari Membuat aplikasi Sistem Informasi Monitoring SP2d dan SPM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM Gambaran Umum Tujuan dari Membuat aplikasi Sistem Informasi Monitoring SP2d dan SPM 30 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1. Gambaran Umum Tujuan dari Membuat aplikasi Sistem Informasi Monitoring SP2d dan SPM berbasis Web dilingkungan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten

Lebih terperinci

TUGAS ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM LAUNDRY

TUGAS ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM LAUNDRY TUGAS ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM LAUNDRY Disusun oleh : M. Ridwan Nur Septian 13121023 Widatin Mayasari 13111022 FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI UNIVERSITAS MERCUBUANA YOGYAKARTA 2016 DAFTAR ISI 1.1

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisa Masalah Mini market adalah sebuah toko yang menjual segala macam barang dan makanan, seperti perlengkapan rumah sehari hari dan juga makanan pokok. Berbeda

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Tinjauan Organisasi Dalam hal ini tinjauan organisasi sangat perlu dilakukan untuk mengetahui tentang sejarah organisasi sejak dari awal pendiriannya hingga sekarang

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Saat ini pencatatan dan pengelolaan penginventarisan dan penyusutan barang-barang pada PT. Langkat Nusantara Kepong masih dilakukan secara manual

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1. Analisa Sistem Dalam melakukan sebuah analisa sistem penulis melakukan wawancara ke salah satu objek yang diambil dalam sebuah penelitian untuk proses pengembangan

Lebih terperinci

3 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

3 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisa Sistem Berjalan SDN Tunjungsekar I merupakan salah satu sekolah dasar negeri yang ada di Kota Malang. SDN Tunjungsekar I berlokasi di Jalan Terusan

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM 24 BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1 Analisa Masalah Bab ini di jelaskan mengenai prosedur yang berjalan dan yang di usulkan dari sistem yang ada pada Apotek Kimia Farma. Analisis yang penulis lakukan

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.2 SEJARAH RUMAH HIJAU PT. PRIMA ANDRIYANI LESTARI

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.2 SEJARAH RUMAH HIJAU PT. PRIMA ANDRIYANI LESTARI 39 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1 TINJAUAN ORGANISASI Organisasi adalah suatu sistem yang paling berpengaruh, mempengaruhi diantara orang dalam kelompok berkerjasama untuk mencapai suatu tujuan tertentu

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SYSTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SYSTEM 24 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SYSTEM 3.1 Gambaran Umum Perusahaan PT. Braling Indo sebagai adalah perusahaan jasa outsourcing dan Badan Usaha Penyaluran Jasa merupakan mitra perusahaan yang memberikan

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisis Latar belakang pembuatan aplikasi ini adalah adanya kebutuhan sistem yang terpusat untuk pengolahan dan monitoring jadwal seminar yang ada di Universitas

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1. Analisa dan Deskripsi Sistem 4.1.1. Gambaran Proses Berdasarkan Surat Edaran yang dikeluarkan oleh direksi nomor 22/DIRG/DPPKG/2008 tentang pedoman penagihan

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 5.1 Objek Penelitian 3.1.1 Sejarah Mutiara College adalah salah satu lembaga contoh tempat bimbingan UN yang terdapat di daerah Tangerang. Lembaga ini memiliki focus

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Sistem yang Sedang Berjalan Sebuah sistem informasi dapat efektif jika sistem tersebut dapat memberikan gambaran secara detail dari karakteristik informasi

Lebih terperinci

Tugas SRS dan Skenario Proses System Penerimaan Jamkesmas

Tugas SRS dan Skenario Proses System Penerimaan Jamkesmas Tugas SRS dan Skenario Proses Penerimaan Jamkesmas Disusun Oleh: Nama : 1. Anggo Luthfi Yunanto (13121007) 2. Muhammad Zulfikar (13121030) PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI UNIVERSITAS

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM. 3.1 Gambaran Umum dan Sejarah PT.Hiro Technology Indocipta

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM. 3.1 Gambaran Umum dan Sejarah PT.Hiro Technology Indocipta BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Gambaran Umum dan Sejarah PT.Hiro Technology Indocipta 3.1.1 Sejarah Singkat Perusahaan PT. Hiro Technology Indocipta berdiri pada 28 September 2010. Mengingat

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM 36 BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Masalah Dari hasil analisa yang dilakukan oleh penulis pada SMP Harapan Mekar Medan khususnya pada bagian Penerimaan dan Pengeluaran Dana Bantuan Operasional

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. terhadap sistem yang sedang berjalan (Current sistem). Oleh karena itu kita perlu

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. terhadap sistem yang sedang berjalan (Current sistem). Oleh karena itu kita perlu 39 BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1. Analisis Sistem Yang Berjalan Tujuan dari analisis ini adalah untuk mengetahui gambaran persoalan terhadap sistem yang sedang berjalan (Current sistem). Oleh

Lebih terperinci

Gambar 4.1 Gambar Use Case Diagram

Gambar 4.1 Gambar Use Case Diagram 41 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil Penelitian Pada bab ini diuraikan tahap implementasi dalam rangkaian pengembangan sistem model Waterfall.Tahap ini akan mengimplementasikan persyaratan dan desain

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Sejarah Perusahaan PT. Irma Graha Pratama adalah perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan dan pengadaan Alat Pemadam Kebakaran. PT. Irma Graha Pratama didirikan

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 29 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN Aplikasi database berbasis desktop sekarang ini sangat membantu dalam dunia bisnis, banyaknya manfaat yang di miliki aplikasi ini antara lain; dapat berjalan dengan independen,

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Sistem Yang Berjalan Proses yang sedang berjalan dalam perhitungan premi asuransi akan nasabah pada PT. Asuransi Harta Aman Pratama masih bersifat semi

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem Pada Saat Ini Pada bab ini akan dibahas mengenai Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Alokasi Dana Bos Pada SD Negeri 060944 Medan yang meliputi

Lebih terperinci

BAB IV PERANCANGAN SISTEM

BAB IV PERANCANGAN SISTEM BAB IV PERANCANGAN SISTEM 4.1 Perancangan Sistem Perancangan sistem adalah 1 strategi untuk memecahkan masalah dan mengembangkan solusi terbaik bagi permasalahan itu. Perancangan sistem adalah termasuk

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1 Sejarah Organisasi PT. Almita Jalamaya adalah perusahaan yang mengkhususkan diri dalam Digital Agency Communicaton terpadu. Cakupan layanan meliputi pembuatan website

Lebih terperinci

RANCANGAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN PADA SPBU KAMAL RAYA LAPORAN TUGAS AKHIR

RANCANGAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN PADA SPBU KAMAL RAYA LAPORAN TUGAS AKHIR RANCANGAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN PADA SPBU 34.11707 KAMAL RAYA LAPORAN TUGAS AKHIR Diajukan Untuk Melengkapi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Komputer Adisty Septiana 41811010080 PROGRAM

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Masalah Saat ini pengolahan dana kas kecil pada Kantor Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Medan tidak dilakukan dengan baik, sehingga menyebabkan

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 25 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisa Sistem Secara umum pengertian dari sistem adalah sekelompok elemen atau komponen yang saling berhubungan dan bekerjasama dalam mencapai suatu tujuan

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem Yang Berjalan Sistem yang saat ini sedang berjalan di PT. Sriwidjaja dalam hal pengolahan penjualan pupuk masih dilakukan dengan menggunakan aplikasi

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Masalah Report Passanger dilakukan guna mengetahui masalah-masalah yang terkait didalam knowledge management system tentang layanan Report Passanger yang

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Analisis masalah merupakan tahap pertama dalam tahapan analisis yang bertujuan untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Masalah-masalah yang sering dihadapi oleh Dinas Perhubungan Sumatra Utara adalah kesulitan dalam pencatatan serta menentukan banyak setoran pendapatan

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM 27 BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem ng Sedang Berjalan Adapun analisa sistem yang sedang berjalan dalam saat ini adalah sebagai berikut : III.1.1. Input Adapun yang menjadi analisa

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM 30 BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Sistem Aplikasi layanan rental mobil berbasis mobile phone Android adalah sebuah aplikasi yang bertujuan memberikan pelayanan penyewaan mobil berbasis

Lebih terperinci

BAB 4. PERANCANGAN 4.1. Perancangan UML Sesuai dengan permasalahan bab1 maka peneliti menggunakan pendekatan sistem berorientasi object yakni dengan membuat use case diagram, use case scenario, activity

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Sejarah Giva Musik Studio Perkembangan dunia musik di Indonesia saat ini sangat pesat, diimbangi dengan kebutuhan dari setiap individu yang menginginkan semua

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM 33 BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Masalah Saat ini, proses pengendalian biaya persediaan pada PT. Indojaya Agri Nusa masih kurang efektif karena belum dapat mencapai tujuan yang telah

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN DAN ANALISA

BAB III PERANCANGAN DAN ANALISA BAB III 3.1 Gambaran Umum Instansi PERANCANGAN DAN ANALISA 3.1.1 Sejarah Singkat Instansi Berdasarkan keputusan panitia persiapan kemerdekaan Republik Indonesia, tertanggal 19 Agustus 1945, Departemen

Lebih terperinci

BAB IV PERANCANGAN SISTEM 4.1 PERANCANGAN SISTEM Untuk memudahkan pembuatan aplikasi sistem pakar berbasis website, maka akan dibuat model menggunakan UML (Unified Modeling Language). Perlu diketahui metode

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 29 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Tinjauan Kasus Pada usaha yang bergerak di bidang jasa khususnya jasa laundry dan dry cleaning, masih banyak yang melakukan aktifitas atau transaksi penerimaan

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Masalah Analisa masalah dilakukan guna mengetahui masalah-masalah yang terkait didalam Sistem Informasi Lokasi Yang Terkena Dampak Bencana Gunung Sinabung

Lebih terperinci

Bab III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

Bab III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM Bab III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 1.1 Tentang perusahaan Perusahaan otobus Sumber Alam hingga saat ini sudah mengalami beberapa kali transformasi dalam perkembangannya. Pada kisaran tahun 1969 dibentuklah

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 26 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Profil Perusahaan PT. J.CO Donuts and Coffee didirikan oleh Johnny Andrean yang sebelumnya terkenal sebagai pengusaha salon yang sukses. Tidak kurang dari

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 46 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Sejarah Perusahaan Batalion Barbershop adalah salah satu usaha jasa perawatan rambut yang berada di Jakarta Selatan. Batalion Barbershop merupakan usaha yang

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1 Gambaran Umum Perusahaan One More Gym adalah perusahan yang bergerak dalam bidang jasa, khusunya jasa penyedia tempat latihan kebugaran yang berupa untuk menyediakan

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Masalah Analisa masalah dilakukan guna mengetahui masalah-masalah yang terkait didalam Sistem Informasi Geografis Lokasi Rekreasi Waterboom di Kota Medan.

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Tinjauan Perusahaan 3.1.1 Sejarah Perusahaan PT.XYZ didirikan pada tahun 1959,PT.XYZadalah perusahaan yang bergerak dibidang distributor untuk produk keramik

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 33 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1. Gambaran Umum Perusahaan PT. Sirtu Alam Makmur adalah perusahaan yang bergerak dibidang kontraktor yang melayani jasa pembangunan proyek jalan dan memproduksi hasil

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Gambaran umum Pemesanan tiket bus adalah tempat untuk membantu masyarakat yang ingin melakukan pemesanan tiket yang efektif, yang di dalamnya terdapat banyak

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem yang Sedang Berjalan Sebuah sistem pengelolaan informasi dapat efektif jika sistem tersebut dapat memberikan gambaran secara detail dari karakteristik

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem Yang Berjalan Proses analisa sistem merupakan langkah kedua pada fase pengembangan sistem. Analisa sistem dilakukan untuk mengetahui kelebihan dan

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Masalah Setelah penulis melaksanakan penelitian di Kantor Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil, dan seperti yang telah diuraikan penulis pada bab sebelumnya

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1 Profil Perusahaan PT. Prima Integrasi Solusindo merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penyedia solusi teknologi informasi yang sudah berjalan lebih dari 10 tahun.

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 21 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1 Gambaran Umum Apartemen Slipi adalah kompleks huni bertingkat di Jakarta yang nyaman, aman, dan mempunyai lokasi yang cukup strategis. Apartemen Slipi didirikan oleh

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 21 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 SEJARAH SINGKAT ORGANISASI Darmasiswa RI (DRI) adalah program pemberian beasiswa oleh Pemerintah RI kepada mahasiswa asing dari negara-negara mitra untuk belajar

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Dibutuhkannya ketelitian dalam Melihat hasil penjualan minuman pada kedai kopi Uleekareng & Gayo untuk menentukan minuman yang paling diminati

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Masalah Analisa masalah dilakukan guna mengetahui masalah-masalah yang terkait didalam knowledge management system tentang jasa export dan import yang

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM. Analisis sistem merupakan tahapan awal dalam membuat aplikasi web.

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM. Analisis sistem merupakan tahapan awal dalam membuat aplikasi web. BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisis Sistem Analisis sistem merupakan tahapan awal dalam membuat aplikasi web. Pada tahapan ini yaitu membuat analisis aplikasi yang dibutuhkan oleh Sistem

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Sistem yang Sedang Berjalan Sebuah sistem pengelolaan informasi dapat efektif jika sistem tersebut dapat memberikan gambaran secara detail dari karakteristik

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Masalah-masalah yang sering dihadapi oleh Kantor SAR Banda Aceh adalah kesulitan dalam mengolah dan mencatat penerimaan dan pengeluaran kas yang

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN A. Analisa Sistem A.1. Gambaran Umum Industri Kerajinan di Mayong Penduduk desa yang ada di kecamatan Mayong kabupaten Jepara sebagian besar memiliki mata pencaharian sebagai

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Masalah Anak merupakan suatu individu yang membutuhkan kegiatan dalam mengisi waktu yang ada, dimana seorang anak identik dengan kata bermain, baik itu

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Sistem Yang Sedang Digunakan Sistem yang digunakan saat ini pada PT. Media Medan Pers adalah sistem yang dapat dikatakan masih manual, yang saat ini bergerak

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Masalah-masalah yang sering dihadapi oleh PT. Matahari Department Store Grand Palladium Medan sulit dalam mengelola diskon aging akan suatu produk

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Masalah Kota medan memiliki jumlah penduduk yang tidak sedikit, baik itu yang memiliki perekonomian menengah ke bawah maupun menengah ke atas. Penduduk

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Toko Buku Family merupakan sebuah toko yang menjual buku-buku

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Toko Buku Family merupakan sebuah toko yang menjual buku-buku BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1. Analisis Sistem Yang Berjalan Toko Buku Family merupakan sebuah toko yang menjual buku-buku pelajaran. Dalam bab ini akan dijelaskan mengenai Analisis Sistem

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem yang Sedang Berjalan Analisa sistem dilakukan guna mengetahui gambaran umum mengenai Sistem Informasi Geografis Daerah Wisata di. Adapun sistem dalam

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1 Analisis Sistem Yang Berjalan. Secara garis besar penulis dapat menganalisa sistem pengolahan data barang di Perum Damri Bandung. Pada saat ini bahwa sistem yang

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisa Sistem ng Berjalan Masalah-masalah yang sering dihadapi dalam pengembangan sumber daya manusia yang ada pada Victory Education Center adalah sistem pencatatan

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN III.1. Analisa Sistem Yang Berjalan Sistem yang berjalan atau sistem yang digunakan saat ini pada DJ Com adalah sistem secara manual sehingga pekerjaan yang dilakukan memakan

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM Pada bab ini akan dibahas mengenai Sistem Informasi Geografis Lokasi Transmisi TVRI Di Sumatera Utara yang meliputi analisa sistem yang sedang berjalan dan desain sistem.

Lebih terperinci

PERANCANGAN UML Penyewaan Alat Musik

PERANCANGAN UML Penyewaan Alat Musik Cover PERANCANGAN UML Penyewaan Alat Musik Disusun oleh: Juri Anta Tarigan (13111056) Dimas Agus Sardhika UNIVERSITAS MERCUBUANA YOGYAKARTA PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 34 BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN III.1. Analisa Sistem Yang Sedang Berjalan Proses analisa sistem merupakan langkah kedua pada fase pengembangan sistem. Analisa sistem dilakukan untuk mengetahui kelebihan

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN III.1. Analisis Sistem yang Sedang Berjalan Sistem yang ada saat ini masih dijalankan secara manual pada PT. Industri Tani yang dalam arti seluruh proses penginputan data

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1. Analisis Masalah Penjualan cake dan bakery pada Zahara bakery yang selalu laris, membuat karyawan Zahara bakery harus mempersiapkan penjualan sesuai dengan tingkat

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1 Analisis Sistem Yang Berjalan Analisis sistem merupakan penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh kedalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk

Lebih terperinci

PERANCANGAN UML SISTEM INFORMASI STOK BARANG

PERANCANGAN UML SISTEM INFORMASI STOK BARANG Cover PERANCANGAN UML SISTEM INFORMASI STOK BARANG Disusun oleh: Ikhlas Adi Putra [13111025] Sri Wahyuni [13111061] UNIVERSITAS MERCUBUANA YOGYAKARTA PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNOLOGI

Lebih terperinci

Tugas SRS dan Skenario Proses System Pemilihan perguruan tinggi swasta

Tugas SRS dan Skenario Proses System Pemilihan perguruan tinggi swasta Tugas SRS dan Skenario Proses Pemilihan perguruan tinggi swasta Disusun Oleh: Muhammadu Nawa Addi (13121033) Afrizal Hardiansyah (13122042) Daftar isi Tugas SRS dan Skenario Proses Pemilihan perguruan

Lebih terperinci

LAPORAN ANALISIS SISTEM PENDEKATAN PERANCANGAN SISTEM BERBASIS OBJECT E LAUNDRY

LAPORAN ANALISIS SISTEM PENDEKATAN PERANCANGAN SISTEM BERBASIS OBJECT E LAUNDRY LAPORAN ANALISIS SISTEM PENDEKATAN PERANCANGAN SISTEM BERBASIS OBJECT E LAUNDRY Disusun oleh : 1. Ridlo Pamuji 13111111/22 2. Nova Mustopa 13111115/22 PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNOLOGI

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Gambaran Umum Perusahaan 3.1.1 KPPU dan Undang-Undang Larangan Praktek Monopoli KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha) adalah Lembaga Independent yang dibentuk

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III1 Analisa Masalah Analisa masalah bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisa permasalahan yang terjadi dalam pemilihan bibit jambu madu terbaik Adapun permasalahan

Lebih terperinci

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Penggajian Karyawan Nama Kelompok: 1. Evannata Dwiyan 13121010 2. Rahmat Hidayat 13121022 PRODI SISTEM INFORMASI FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI UNIVERSITAS MERCUBUANA YOGYAKARTA

Lebih terperinci

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Penggajian Karyawan Nama Kelompok: 1. Evannata Dwiyan 13121010 2. Rahmat Hidayat 13121022 PRODI SISTEM INFORMASI FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI UNIVERSITAS MERCUBUANA YOGYAKARTA

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Objek Penelitian 3.1.1 Sejarah Singkat Perumahan Base Camp Perumahan Base Camp merupakan salah satu perumahan yang berada di wilayah kelurahan Jurumudi Baru,

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN 34 BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN III.1. Analisis Masalah Pada analisa masalah yang dilakukan, umumnya sistem yang digunakan pada beberapa persediaan barang adalah sistem manual dengan mencatat pada

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Sejarah Singkat Perusahaan Toko SparePart Tunas Muda Variasi adalah nama sebuah bentuk usaha penjualan peralatan dan perlengkapan variasi mobil yang beralamatkan

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM. professional di perusahaan swasta ataupun pemerintah yang mana diperlukan

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM. professional di perusahaan swasta ataupun pemerintah yang mana diperlukan BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Tinjauan Perusahaan PT PETRAKONSULINDO UTAMA adalah suatu badan usaha yang berdiri pada tanggal 8 Desember 1990 di Jakarta. Kemunculan pada awalnya adalah sebagai

Lebih terperinci