DESAIN PRODUK HOLDER CONNECTOR VGA DENGAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD)

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "DESAIN PRODUK HOLDER CONNECTOR VGA DENGAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD)"

Transkripsi

1 DESAIN PRODUK HOLDER CONNECTOR VGA DENGAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi dan Melengkapi Persyaratan Akademik Mata Kuliah Tugas Akhir pada Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Widyatama Disusun oleh : NAMA : RIAN PERMANA NPM : PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI FAKULTAS TEKNIK-UNIVERSITAS WIDYATAMA SK Ketua Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Nomor: 045/BAN-PT/AK-XII/S1/II/2010 Tanggal 5 Februari 2010 BANDUNG 2013

2 LEMBAR PENGESAHAN DESAIN PRODUK HOLDER CONNECTOR VGA DENGAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) SKRIPSI PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI - FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS WIDYATAMA Disusun Oleh: Nama : Rian Permana NPM : Telah Disetujui dan Disahkan di Bandung, Tanggal... Menyetujui: Pembimbing (Didir Damur Rochman, ST., MT.) Mengesahkan: Ketua Program Studi Dekan Fakultas Teknik Teknik Industri (Didit Damur Rochman, ST., MT.) (Setiadi Yazid, Ir., M.Sc., Ph.D.) i

3 PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI Saya yang bertanda tangan dibawah ini: Nama : Rian Permana NPM : Tempat Tanggal Lahir : Bandung, 27 Januari 1989 Alamat : Jl. Arcamanik Sindanglaya Ds. Sindangjaya Bandung Dengan ini menyatakan bahwa Skripsi dengan judul: DESAIN PRODUK HOLDER CONNECTOR VGA DENGAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) adalah hasil pekerjaan saya dan seluruh ide, pendapat, atau materi dari sumber lain telah dikutip dengan cara penulisan referensi yang sesuai. Pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan jika pernyataan ini tidak sesuai dengan kenyataan, maka saya bersedia menanggung sanksi yang akan dikenakan kepada saya termasuk pencabutan gelar Sarjana Teknik yang nanti saya dapatkan. Bandung, Februari 2013 (Rian Permana) ii

4 ABSTRAK Kegiatan mengajar sering terganggu karena LCD proyektor tidak dapat beroperasi dengan baik.kerusakan-kerusakan pada LCD proyektor ini disebabkan oleh banyak hal, mulai dari lampu yang sudah melemah, adanya kerusakan lensa dan lain-lain.tetapi 80% kerusakan disebabkan karena, kerusakan konektor dan kabel proyektor. Diharapkan pembuatan holder connector ini mampu mengurangi kerusakan konektor VGA dan memperlancar proses mengajar dikelas. Perancangan holder connector dengan menggunakan metode Quality Function Deployment dilakukan karena, QFD dapat membuat produk berdasarkan keinginan serta kebutuhan para pengguna LCD proyektor.perancangan produk dengan QFD ini membutuhkan customer voices untuk menyusun matriks pada House of Quality. Kebutuhan primer bagi para pengguna yang didapat dari customer voices ini nantinya akan dijadikan dasar untuk merancang dan membuat holder connector VGA.Setelah melakukan perancangan, holder connector VGA ini kemudian di cetak dengan menggunakan Printer 3D dalam prototyping holder connector. Holder connector ini diharapkan mampu untuk mengurangi kerusakan pada LCD proyektor sebesar 80% yang merupakan hasil dari jumlah kerusakan LCD proyektor yang disebabkan oleh konektor dan kabel. Jika akan diproduksi, holder connector ini menghabiskan biaya per unit sebesar Rp Kata kunci: Quality Function Deployment, Desain, Holder Connector iii

5 ABSTRACT Teaching activities are often disturbed because of the LCD projector cannot operate properly. Damage to the LCD projector was caused by many things, ranging from a light bulb which is already weakened, there is damage to the lens and others. But 80% of damage caused due to damage to the cable and the connector of the projector. Expected production of holder connector is capable of reducing the damage the VGA connector and streamline the process of teaching a class. The design holder connector using Quality Function Deployment QFD, done because it can make the products according to the wishes and needs of the users of the LCD projector. Designing products with QFD requires customer voices to compile the matrix on the House of Quality. Basic needs for those users who obtained from customer voices this will be relied upon to design and make the holder VGA connector. After doing the design, VGA connector holder is then printed using a 3D Printer in prototyping holder connector. Holder connector is expected to be able to reduce the damage to the LCD projector for 80% which is a result of the amount of damage caused by the projector LCD connectors and cables. If you want this connector holder produced, the cost per unit is Rp Keywords: Quality Function Deployment, Design, Holder Connector iv

6 KATA PENGANTAR Puji syukur saya panjatkan kepada Allah SWT, karena telah memberikan kesehatan dan berkahnya kepada saya hingga bisa menyelesaikan skripsi yang berjudul DESAIN PRODUK HOLDER CONNECTOR VGADENGAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) dengan baik. Skripsi ini disusun dengan melakukan penelitian di Universitas Widyatama.Dikarenakan ilmu pengetahuan saya yang masih terbatas, maka dalam penulisan skripsi ini banyak sekali orang yang terlibat didalamnya agar skripsi ini menjadi lebih sempurna dan lebih baik. Pada kesempatan ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada: 1. Orang tua yang saya cintai, yang telah memberikan dukungan moril dan materil kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan semua kewajiban sebagai mahasiswa. 2. Kakak-kakak yang saya sayangi, yang telah menjadi contoh kepada penulis selama menjadi mahasiswa. 3. Bapak Didit Damur Rochman, S.T., M.T., selaku Ketua Program Studi Teknik Industri dan Dosen Pembimbing, yang telah rela berbagi ilmu dan dengan sabar menuntun penulis untuk menyelesaikan skripsi ini. 4. Segenap dosen Teknik Industri yang telah memberikan ilmunya kepada saya dan semoga ilmu tersebut bermanfaat untuk masa depan saya. 5. Teman-Teman TI 2007, yang selalu setia berbagi suka dan duka serta menjadi penyemangat.dea, Yazz, Lia dan Rio yang menjadi teman sampai titik akhir. 6. Indra, Dika dan Basten yang telah memberikan banyak motivasi dan inspirasi kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan tugas akhir ini. 7. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu. Atas bantuan dan dorongan serta motivasinya penulis ucapkan terima kasih. v

7 Tulisan ini mungkin masih banyak kekurangan atau penulisan yang salah, dengan ini saya minta kepada para dosen atau pihak lain dapat memberikan kritik dan saran yang membangun supaya skripsi ini menjadi skripsi yang sempurna, dan dapat bermanfaat bagi orang lain yang membacanya. Bandung, Februari 2013 Rian Permana vi

8 DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI ABSTRAK ABSTRACT KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah 1.2. Perumusan Masalah 1.3. Tujuan Penelitian 1.4. Batasan Masalah 1.5. Sistematika Penulisan BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Desain Pengertian Desain Peranan Desain Produk 2.2. Quality Function Deployment Perkembangan dan Manfaat Quality Function Deployment 2.3. Tahapan Quality Function Deployment 2.3. Analitychal Hierarchy Process i ii iii iv v vii x xi xii vii

9 Prinsip Dasar Analythical Hierarchy Process Analisis Sensitivitas Pada Bobot Prioritas Dari Kriteria Keputusan 2.4. Harga Pokok Produksi Pengertian Biaya Penggolongan Biaya Metode Penentuan Harga Pokok Produksi Metode Pengumpulan Biaya Produksi 2.5. Diagram Sebab Akibat Diagram Pareto Diagram Sebab Akibat BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Studi Literatur 3.2. Perumusan Masalah 3.3. Penetapan Tujuan Penelitian 3.4. Pengumpulan Data 3.5. Pengolahan Data 3.6. Analisis 3.7. Kesimpulan dan Saran BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA 4.1. Pengumpulan Data Data LCD Proyektor Data Kerusakan Proyektor Customer Voice 4.2. Pengolahan Data Persentase Kerusakan Proyektor QualityFunctionDeployment viii

10 Perancangan Produk Harga Pokok Produksi BAB V ANALISIS 5.1. Analisis Kerusakan Menggunakan Diagram Pareto 5.2. Analisis Perancangan Dengan Metode Quality Function Deployment 5.3. Analisis Perancangan 5.4. Analisis Harga Pokok Produksi BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN 6.1. Kesimpulan 6.2. Saran DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN I LAMPIRAN II LAMPIRAN III ix

11 DAFTAR TABEL Halaman Tabel 4. 1 Data Distribusi Proyektor 2012 Berdasarkan Gedung Tabel 4. 2 Jumlah kerusakan LCD Proyektor Tabel 4. 3 Customer Voice Tabel 4. 4 Presentase Kerusakan Konektor Tabel 4. 5 Pengelompokan Berdasarkan Affinity Diagram Tabel 4. 6 Symbol Impact Tabel 4. 7 Technical Importance Tabel 4. 8 Technical Importance Setelah Di Susun Tabel 4. 9 Hasil Sintesis Pada Alternatif Bentuk Tabel Hasil Sintesis Pada Alternatif Fleksibilitas Tabel Hasil Sintesis Pada Alternatif Fleksibilitas Tabel Hasil Sintesis Pada Alternatif Material Tabel Hasil Sintesis Pada Alternatif Fungsi Tabel Hasil Sintesis Pada Alternatif Instalasi Tabel Hasil Technical Response Tabel Harga Bahan Baku Tabel Harga Pokok Produksi Tabel Data Kerusakan Proyektor Tabel Tabel Jenis Kerusakan x

12 DAFTAR GAMBAR Gambar 2. 1 House Of Quality Gambar 2. 2 Organizational Motivation Gambar 2. 3 Hirarki Keputusan Gambar 2. 4 Diagram Pareto Gambar 2. 5 Diagram Tulang Ikan Gambar 3. 1 Flowchart Tahapan Penelitian Gambar 4. 1 Kerusakan 1 Gambar 4. 2 Kerusakan 2 Gambar 4. 3 Kerusakan 3 Gambar 4. 4 Kerusakan 4 Gambar 5. 1 Diagram Pareto Gambar 5. 2 Fishbone Diagram Gambar 5. 3 Technical Importance Gambar 5. 4 Hasil Perancangan xi

13 DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1 House of Quality Lampiran 2 Hierarki AHP Lampiran 3 Expert Choise xii

14 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Pada saat ini teknologi sangat berpengaruh dalam mendukung semua kegiatan manusia di mukabumi. Semua orang tidak bisa lepas dari teknologi, baik itu teknologi canggih ataupun teknologi sederhana.contoh kecilnya semua orang sangat membutuhkan telepon genggam untuk berkomunikasi.teknologi-teknologi yang ada sangat membantu manusia dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Tidak terkecuali dalam bidang pendidikan. Teknologi-teknologi yang diterapkan dalam bidang pendidikan sangatlah pesat, ini dikarenakan semua pelajar harus mampu menguasai apa yang akan mereka hadapi di dunia kerja nantinya. Sarana belajar saat ini sangat tergantung pada teknologi yang digunakan, baik pada saat mengerjakan tugas, ujian ataupun melakukan presentasi. Sarana belajar yang baik dan lengkap akan sangat membantu parasiswa dalam melaksanakan kegiatan belajar. Semua peralatan penunjang dalam proses belajar haruslah dalam keadaan baik dan dapat dioperasikan. Mulai dari jaringan internet, komputer, proyektor dan lain-lain. Ketergantungan akan teknologi didalam kelas sangat tinggi, dikarenakan kegiatan didalam kelas memiliki pressure yang berbeda jika dibandingkan dengan mengerjakan tugas diluar kelas. Kegiatan belajar dan mengajarakan terganggu jika peralatan yang mendukung kegiatan belajar mengajar mengalami sedikit masalah. Seperti pada saat presentasi, jika proyektor yang akan digunakan mengalami masalah maka kegiatan belajar pun akan terganggu. Beberapa kerusakan yang terjadi pada saat penggunaan proyektor antara lain, filter/saringan yang kotor, kerusakan kabel konektor dan konektor yang menyebabkan tidak terdeteksinya input dari computer atau laptop. Kotornya saringan pada proyektor dapat dibersihkan secara berkala oleh bagian maintenance, sedangkan untuk konektor tidak ada penanganan khusus untuk mencegah kerusakan 1

15 terjadi pada konektor. Padahal jika saringan pada proyektor kotor, proyektor masih dapat digunakan meskipun dengan adanya notifikasi yang mengganggu tampilan presentasi. Kerusakan konektor yang terjadi berakibat pada proyektor yang tidak dapat menerima input dari komputer atau laptop sehingga presentasi tidak dapat dilakukan sama sekali. Jumlah kerusakan yang ada di Universitas Widyatama dari total proyektor sebanyak 35 unit atau sebesar 22,44% dan kerusakan akibat terinjaknya konektor dan kerusakan kabel sebanyak 29 atau sebesar 82.86%. Melihat dari nilai tersebut, kerusakan akibat terinjaknya konektor dan rusaknya kabel karena penyimpanan yang salah lebih dari setengah dari jumlah keseluruhan dari kerusakan total. Berdasarkan data kerusakan konektor dan kabel diatas, makaakan lebih baik jika ada suatu alat yang dapat mengurangi kerusakan tersebut. Untuk itu, akan dibuat sebuat holder untuk menyimpan konektor agar konektor dapat ditempatkan pada tempat yang aman atau tidak terinjak. Metode yang akan digunakan adalah metode Quality Function Deployment (QFD). Metode QFD digunakan karena, metode ini dapat didukung dengan data-data yang ada pada saat observasi penelitian ini dilakukan. Sehingga dapat memperlancar proses pengerjaan penelitian ini Perumusan Masalah Melihat apa yang telah dijelaskan pada latar belakang, maka akan dilakukan sebuah kajian yang diharapkan dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut: 1. Bagaimana merancang tempat penyimpanan konektor VGA pada LCD proyektor sehingga kerusakan pada konektor dapat dikurangi? 2. Berapa besar biaya pokok produksi holder konektor tersebut? 1.3. Tujuan Penelitian Melihat perumusan masalah yang telah disusun, maka dapat disebutkan tujuan utama dalam penulisan laporan skripsi ini: 1. Mendesain sebuah holder untuk konektor VGA pada LCD proyektor dengan menggunakan QFD. 2. Menentukan biaya per unit produk hasil desain rancangan holder konektor. 2

16 1.4. Batasan Masalah Agar penelitian yang dilakukan tetap relevan dengan tujuan penelitian, sehingga tujuan-tujuan penelitian dapat dicapai dengan baik maka penelitian ini hanya meliputi: 1. Penelitian dilakukan di Universitas Widyatama jalan Cikutra No. 204A Bandung. 2. House of Quality pada proses QFD hanya House of Qualityhanya untuk desain produk saja, House of Quality untuk manufaktur dan lain-lain tidak dibuat. 3. Konektor VGA yang dipakai adalah konektor VGA 15 pin standard Sistematika Penulisan Penyusunan sistematika penulisan dimaksudkan untuk lebih mempermudah penyampaian informasi berdasarkan aturan dan urutan yang sistematis. Sistematika penulisan laporan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah : A. BAB I PENDAHULUAN Bab ini berisikan latar belakang, pokok permasalahan yang dikaji beserta perumusan masalah, tujuan penelitian, ruang lingkup masalah dan sistematika penulisan. B. BAB II LANDASAN TEORI Bab ini membahas teori-teori dan konsep yang menjadi landasan berpikir serta dasar dalam penyusunan kerangka penelitian. Teori-teori yang digunakan adalah teori yang relevan dengan topik kajian. C. BAB III METODOLOGI PENELITIAN Bab ini berisikan pendekatan dan model masalah beserta langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian dari awal sampai akhir untuk menyelesaikan masalah. D. BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA Bab ini berisikan pengumpulan data yang terdiri dari data umum perusahaan, data-data yang mendukung pemecahan masalah beserta pengolahan data yang akan digunakan untuk melakukan análisis sesuai dengan perumusan masalah dan tujuan penelitian. 3

17 E. BAB V ANALISIS Bab ini berisi interpretasi dari hasil pengolahan data penelitian dengan berlandaskan teori sesuai dengan metodologi penelitian. F. BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Bab ini berisi kesimpulan yang dirumuskan dari pembahasan masalah sesuai dengan tujuan penelitian dan saran-saran yang berhubungan dengan penelitian sebagai masukan bagi pihak yang memiliki kepentingan. 4

18 BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Desain Pengertian Desain Menurut Kotler & Keller (2012), desain adalah sejumlah fitur-fitur yang berdampak pada bagaimana suatu produk terlihat, dirasakan, dan berfungsi pada konsumen. Desain merujuk pada pengorganisasian berbagai elemen dalam kemasan (Kotler & Amstrong, 2001). Hal tersebut senada dengan definisi yang dikemukakan oleh Eames (dalam Morris, 2009), yaitu desain adalah sebuah rencana dalam menyusun elemen-elemen terbaik yang digunakan untuk menyempurnakan sesuatu dengan tujuan tertentu.desain dipahami sebagai alat persaingan yang ampuh untuk meningkatkan nilai suatu produk (Stokholm, 2003). Desain juga dapat diartikan sebagai salah satu aktivitas luas dari inovasi desain dan teknologi yang digagaskan, dibuat, dipertukarkan (melalui transaksi jual-beli) dan fungsional. Desain merupakan hasil kreativitas budidaya manusia yang diwujudkan untuk memenuhi kebutuhan manusia, yang memerlukan perencanaan, perancangan maupun pengembangan desain, yaitu mulai dari tahap menggali ide atau gagasan, dilanjutkan dengan tahapan pengembangan, konsep perancangan, sistem dan detail, pembuatan prototype dan proses produksi, evaluasi, dan berakhir dengan tahap pendistribusian. Jadi dapat disimpulkan bahwa, desain selalu berkaitan dengan pengembangan ide dan gagasan,pengembangan teknik, proses produksi serta peningkatan pasar (Wardani, 2003). Berdasarkan uraian di atas, maka desain adalah suatu pengembangan ide dan gagasan yang dilakukan secara sadar pada sejumlah fitur-fitur yang berdampak pada bagaimana suatu produk terlihat. 5

19 Peranan Desain Produk Menurut Bagas (dalam Wardani, 2003), untuk menilai suatu hasil akhir dari produk sebagai kategori nilai desain yang baik biasanya ada tiga unsur yang mendasarinya, yaitu fungsional, estetika, dan ekonomi.kriteria pemilihannya adalah function and purpose, utility and economic, form and style, image and meaning.unsur fungsional dan estetika sering disebut fit-form-function, sedangkan unsur ekonomi lebih dipengaruhi oleh harga dan kemampuan daya beli masyarakat.desain yang baik berarti mempunyai kualitas fungsi yang baik, tergantung pada sasaran dan filosofi mendesain pada umumnya, bahwa sasaran berbeda menurut kebutuhan dan kepentingannya, serta upaya desain berorientasi pada hasil yang dicapai, dilaksanakan dan dikerjakan seoptimal mungkin. Ada sejumlah alasan mengapa desain suatu produk dapat mempengaruhi pilihan konsumen terhadap suatu produk.desain suatu produk menentukan kesan pertama konsumen terhadap produk dan dapat mengkomunikasikan manfaat produk tersebut secara cepat.selain itu, tampilan suatu produk dapat meningkatkan nilai produk itu sendiri karena banyak konsumen memilih membeli produk yang terlihat estetis (Schoorman & Cruesen, 2005). Schoorman & Cruesen (2005), membagi peran desain produk menjadi enam, yaitu sebagai berikut: 1. Communication of aesthetic Nilai estetika dari suatu produk berkaitan dengan kesenangan yang didapat dari melihat produk, tanpa mempertimbangkan kegunaan produk tersebut. Ketika produk alternatif lain memiliki fungsi dan harga yang hampir sama, konsumen akan memilih produk yang menarik bagi mereka secara estetis. Beberapa penelitian telah menentukan sifat-sifat dari suatu produk yang berhubungan dengan estetika, salah satunya adalah warna suatu produk. 2. Symbolic Penampilan suatu produk dapat mengkomunikasikan pesan produk tersebut.sebuah produk misalnya dapat terlihat ceria, membosankan, mahal, dan kekanakan. 6

20 3. Functional Nilai fungsional dari suatu produk berkaitan dengan fungsi kegunaan produk yang ditunjukkan.kegunaan suatu produk bisa langsung terlihat jelas dari penampilannya.contohnya adalah adanya pegangan pada sebuah produk menunjukkan bahwa produk tersebut mudah dibawa. 4. Ergonomic product information Nilai ergonomis suatu produk membutuhkan suatu penyesuaian produk tersebut dengan kualitas manusia. Secara teknik, fungsi ergonomis suatu produk dapat diimplementasikan pada sebuah produk dengan cara membuat produk menjadi mudah digunakan. Hal ini mencakup aspek emosional dalam hal tidak adanya rasa frustasi ketika menggunakan suatu produk dan produk tersebut memberikan pengalaman penggunaan yang menyenangkan.konsumen dapat membentuk kesan tentang kemudahan penggunaan suatu produk atas dasar penampilan produk tersebut. 5. Attention drawing Mendapatkan perhatian konsumen adalah langkah awal bagi suatu produk yang memungkinkan konsumen untuk membeli suatu produk. Atensi adalah pembagian kapasitas pengolahan informasi pada suatu stimulus. Secara umum, kemampuan suatu produk dalam menarik perhatian konsumen dapat ditingkatkan melalui ukuran ataupun penggunaan warna yang cerah. 6. Categorization Konsumen menggunakan tampilan produk untuk mengkategorisasikan suatu produk.contohnya adalah, bentuk umum produk sabun mandi padat adalah berbentuk kotak Quality Function Deployment Quality Function Deployment (QFD) merupakan suatu metode yang digunakan untuk menentukan prioritas kebutuhan dan keinginan konsumen serta mengelompokannya. QFD dapat digunakan baik pada perusahaan yang menawarkan produk ataupun jasa bagi konsumen. Berikut ini beberapa definisi QFD: a. QFD adalah metodologi terstruktur yang digunakan dalam proses perencanaan dan pengembangan produk untuk menetapkan spesifikasi kebutuhan dan keinginan konsumen serta mengevaluasi secara sistematis kapabilitas suatu 7

21 produk atau jasa dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen (Cohen, 1995). b. QFD adalah suatu metodologi untuk menterjemahkan kebutuhan dan keinginan konsumen kedalam suatu rancangan produk yang memiliki persyaratan teknis dan karakteristik kualitas tertentu (Akao, 1990). c. QFD adalah sebuah sistem pengembangan produk yang dimulai dari merancang produk, proses manufaktur, sampai produk tersebut ke tangan konsumen, dimana pengembangan produk berdasarkan keinginan konsumen (Djati, 2003). Berdasarkan beberapa definisi diatas, QFD merupakan metode yang digunakan untuk mengetahui keinginan konsumen dengan mengumpulkan customer voices dan customer needs. Kedua hal tersebut kemudian diklasifikasi dan diurutkan berdasarkan prioritas.proses QFD dapat melibatkan satu atau lebih matriks.matriks pertama dalam QFD disebut juga dengan House of Quality (HoQ).Matiks tersebut terdiri dari beberapa sub-matriks yang bergabung dengan beberapa cara, masingmasing memiliki informasi yang saling berhubungan antar satu dengan yang lain. E Technical Correlations C Technical Response A Customer Needs and Benefits D Relationships (Impact of Technical Response on Customer Needs and Benefits) B Planning Matrix (Market Research and Strategic Planning) F Technical Matrix (Technical Response Priorities, Competitive Technical Benchmark, Technical Target) Gambar 2.1 House Of Quality (Sumber: Quality Function Deployment, Cohen 1995) Penggunaan QFD akan sangat membantu dalam proses perancangan produk untuk memperoleh produk yang kompetitif dengan menciptakan produk yang sesuai 8

22 dengan keinginan dan kebutuhan konsumen. Bukan hanya menciptakan produk sesuai dengan keinginan dan kebutuhan konsumen, tapi melibatkan konsumen sebagai sumber inspirasi dalam perancangan dan perencanaan desain produk. QFD bertujuan untuk memenuhi sebanyak mungkin kebutuhan dan keinginan konsumen, bahkan berusaha melampaui harapan dan keiginan tersebut dengan merancang dan menciptakan produk baru yang dapat bersaing dengan produk lain. QFD berguna untuk untuk memastikan bahwa suatu perusahaan sebelum perancangan dilakukan Perkembangan dan Manfaat Quality Function Deployment Hal yang menjadi alasan utama perlunya dilakukan riset untuk mengidentifikasi kebutuhan pelanggan dan pentingnya berkomunikasi dengan pelanggan baik internal maupun eksternal adalah apakah produk yang akan diproduksi dapat memenuhi kebutuhan pelanggan. Konsep QFD dikembangkan untuk menjamin bahwa produk yang memasuki tahap produksi benar-benar akan memenuhi kebutuhan pelanggan. QFD dikembangkanpertama kali di Jepang oleh Mitshubishi s Kobe Shipyard pada tahun 1972, yang kemudian diadopsi oleh Toyota.Ford Motor Company dan Xerix membawa konsep ini ke Amerika Serikat pada tahun 1986.Sejak saat itu QFD banyak diterapkan oleh perusahaan-perusahaan Jepang, Amerika Serikat dan Eropa.Perusahaan-perusahaan besar seperti Procter & Gamble, General Motors, Digital Equipment Corporation, Hewlett Packard dan AT & T kini menggunakan konsep ini untuk memperbaiki komunikasi, pengembangan produk, serta proses dan sistem pengukuran. QFD menjadi terkenal di Amerika Serikat berkat usaha Don Clausing dari Xerox yang kemudian beralih ke MIT, dan Bob King dari GOAL/QPC.Kedua orang ini bekerja masing-masing hingga akhirnya bertemu pada Oktober 1985, ketika Clausing mempresentasikan QFD di konferensi GOAL/QPCdi Massachusetts.Pada saat itu, keduanya telah memperkenalkan serta memberika kontribusi terhadap pengenalan QFD di Amerika Serikat. 9

23 Beberapa karakter QFD dalam bahasa Jepang antara lain: a. Hinshitsu, yang berarti kualitas atau atribut. b. Kino, yang berarti fungsi atau mekanisasi. c. Tenkai, yang berarti penyebaran, pengembangan atau evolusi. Motivasi suatu organisasi sama persis dengan motivasi manusia secara individual. Persamaan diantara individu dan organisasi terbentuk secara natural, karena organisasi tercipta untuk memenuhi kebutuhan dari setiap individu.sebagai seorang individu, pertama-tama kita membutuhkan makanan dan tempat tinggal, dengan kata lain keamanan. Jaminan keamanan yang kita dapatkan akan memudahkan kita untuk mencari tujuan baru seperti menambah inspirasi dari orangorang disekitar. Sebaliknya, jika keamanan akan makanan dan tempat tinggal kita terganggu kita hanya akan mempunyai tujuan untuk mengamankan pasokan makanan dan tempat tinggal. Seperti yang terlihat pada gambar 2.2. SURVIVAL EXPANSION SECURITY Gambar 2.2 Organizational Motivation (Sumber: Quality Function Deployment, Cohen 1995) QFD sangat berperan penting dalam membantu suatu organisasi menjadi lebih kuat, dan dapat bertahan, semakin aman serta semakin berkembang.cara yang paling mudah untuk membagi strategi dalam penangaan organisasi dibagi menjadi 2 kategori, yaitu mengurangi biaya dan meningkatkan keuntungan. Mengurangi biaya dapat dilakukan dengan beberapa cara, seperti menurunkan biaya pembelian material dan jasa, mereduksi overhead cost untuk kantor dan pabrik atau mengurangi gaji karyawan. Pengurangan biaya juga dapat dilakukan dengan menyederhanakan proses dan mengurangi langkah pengerjaan ulang dan menurunkan pembuangan. 10

24 Kategori ke 2 dalam menangani suatu organisasi adalah dengan menaingkatkan keuntungan perusahaan. Pada dasarnya, peningkatan keuntungan dapat dilakukan dengan cara menjual produk atau jasa sebanyak-banyaknya atau menambahkan keuntungan di tiap produk atau jasa. Kedua cara tersebut dapat dicapai jika produk atau jasa yang dijual dapat lebih menarik perhatian konsumen. Produk atau jasa yang dapat menarik kosumen adalah produk atau jasa yang sangat memenuhi kebutuhan mereka. QFD berkontribusi dalam meningkatkan keuntungan dengan membantu perusahaan berkonsentrasi terhadap usaha mereka untuk memenuhi kebutuhan konsumen, serta sangat efektif dan akurat untuk menterjemahkan keinginan konsumen menjadi desain produk atau jasa yang memiliki karakteristik yang tepat. Penggunaan metode QFD dalam perancangan dan pengembangan produk akan sangat membantu, karena akan meningkatkan nilai kompetitif bagi produk tersebut dengan produk perusahaan lain. Beberapa manfaat QFD dalam proses perancangan produk adalah (Dale, 1994): 1. Meningkatkan keandalan produk. 2. Meningkatkan kualitas produk. 3. Meningkatkan kepuasan konsumen. 4. Memperpendek time to market. 5. Mereduksi/mengurangi biaya desain produk. 6. Meningkatkan komunikasi antara perusahaan dan konsumen. 7. Meningkatkan produktivitas. 8. Meningkatkan keuntungan perusahaan. Fokus utama dari QFD adalah melibatkan pelanggan pada proses pengembangan produk sedini mungkin. Filosofi yang mendasarinya adalah bahwa pelanggan tidak akan puas dengan suatu produk yang telah dihasilkan dengan sempurna, bila mereka memang tidak menginginkan atau membutuhkannya. QFD sendiri terdiri atas beberapa aktivitas berikut: a. Penjabaran keperluan pelanggan (kebutuhan akan kualitas). b. Penjabaran karakteristik kualitas yang dapat diukur. c. Penentuan hubungan antara kebutuhan kualitas dan karaktersitik. 11

25 d. Penetapan nilai-nilai berdasarkan nagka tertentu terhadap masing-masing karakteristik kualitas. e. Penyatuan karakterisktik kualitas kedalam produk. f. Perancangan, produksi dan pengendalian kualitas produk. Penerapan QFD dapat mengurangi waktu desain sebesar 40% dan biaya desain sebesar 60% secara bersamaan dengan dipertahankan dan ditingkatkannya kualitas desain. QFD berperan besar dalam meningkatkan kerjasama tim interfungsional yang terdiri dari anggota-anggrota departemen pemasaran, riset dan pengembangan, pemanufakturan dan penjualan dalam focus pada pengembangan produk. Selain itu ada beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari QFD bagi perusahaan yang berusaha meningkatkan daya saingnya melalui perbaikan kualitas dan produktivitasnya secara berkesinambugan. Manfaat-manfaat tersebut adalah: 1. Fokus pada Pelanggan Organisasi TQM (Total Quality Management) merupakan organisasi yang berfokus pada pelanggan.qfd memerlukan pengumpulan masukan dan umpan balik dari konsumen.informasi tersebut kemudian diterjemahkan kedalam sekumpulan persyaratan konsumen yang spesifik.kinerja organisasi dan pesaing dalam memenuhi persyaratan tersebut dipelajari dengan teliti.dengan demkian, organisasi dapat mengetahui sejah mana organisasi itu sendiri dan pesaingnya memenuhi kebutuhan. 2. Efisisensi Waktu QFD dapat mengurangi waktu pengembangan produk karena memfokuskan pada persyaratan konsumen yang spesifik dan teah diidentifikasi dengan jelas.oleh karena itu, tidak terjadi pemborosan waktu untuk mengembangkan ciri-ciri produk yang tidak atau hanya member sedikit nilai (value) kepada konsumen. 3. Orientasi Kerjasama Tim (Teamwork Oriented) QFD merupakan pendekatan kerjasama tim. Semua keputusan dalam proses didsarkan pada consensus dan dicapai melalui diskusi mendalam dan brainstorming/ oleh karena setiap tindakan yang perlu dilakukan diidentifikasi sebagai bagian dari proses maka setiap individu memahami posisinya yang paling tepat dalam proses tersebut, sehingga pada gilirannya hal ini mendorong kerjasama tim yang lebih kokoh. 12

26 4. Orientasi pada Dokumentasi Salah satu produk yang dihasilkan dari proses QFD adalah dokumen komprehensif mengenai semua data yang berhubungan dengan segala proses yang ada dan perbandingannya dengan persyaratan pelanggan. Dokumen ini berubah secara konstan setiap kali ada informasi baru yang dipelajari dari informasi lama yang dibuang. Informasi yang baru mengenai persyaratan pelanggan dan proses internal, sangat berguna bila terjadi turnover Tahapan Quality Function Deployment Sebelum merancang QFD, dilakukan terlebihdahulu pelaksanaan tahapan perencanaan dan persiapan.tahapan ini dilakukan bertujuan untuk mempermudah pelaksanaan QFD dengan mengimplementasikan dalam beberapa kata kunci. Kata kunci yang dimaksud adalah: a. Menetapkan dukungan yang bersifat organisasi Dukungan manajemen mengacu pada komitmen dari manajemen level atas untuk menyediakan dan mengalokasikan sumber-sumber daya yang diperlukan untuk menyelesaikan aktifitas.dukungan fungsional mengacu kepada komitmen dari kelompok fungsional untuk berpartisipasi yang berhubungan dengan aktifitas QFD, meliputi purchasing, manufacturing, quality assurance, sales dan service.pengembangan proses juga dilakukann meliputi purchasing, training, marketing dan finance. Dukungan teknikal QFD mengacu pada keterampilan yang dibutuhkan untuk mengimplementasikan QFD. b. Menentukan kemungkinan yang mungkin didapat Beberapa keuntungan yang diberikan jika melaksanakan metode QFD antara lain: Dapat mengerti akan kebutuhan dan keinginan pelanggan. Menghasilkan urutan dari kemampuan produk. Mengembangkan visi tim secara umum dari sebuah produk atau jasa Mendokumentasikan seluruh keputusan dan asumsi-asumsi selama implementasi secara ringkas. 13

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI Terjadinya banyak cacat produk yang mengakibatkan pengerjaan ulang atau terlambatnya proses, disebabkan oleh beberapa penyebab utama. Penyebab-penyebab utama inilah yang harus dicari,

Lebih terperinci

BAB III DISAIN PRODUK

BAB III DISAIN PRODUK BAB III DISAIN PRODUK 3.1. Pendahuluan Salah satu karakteristik manusia adalah mereka selalu berusaha mencitakan sesuatu, baik alat atau benda lainnya untuk membantu kehidupan mereka. Untuk mewejudkan

Lebih terperinci

BAB II HARGA POKOK PRODUKSI

BAB II HARGA POKOK PRODUKSI BAB II HARGA POKOK PRODUKSI Bab ini berisi teori yang akan digunakan sebagai dasar melakukan analisis data. Mencakup pengertian dan penggolongan biaya serta teori yang berkaitan dengan penentuan harga

Lebih terperinci

II. LANDASAN TEORI. falsafah baru ini disebut konsep pemasaran (marketing concept). Konsep

II. LANDASAN TEORI. falsafah baru ini disebut konsep pemasaran (marketing concept). Konsep II. LANDASAN TEORI 2.1 Arti dan Pentingnya Pemasaran Pemasaran merupakan faktor penting untuk mencapai sukses bagi perusahaan akan mengetahui adanya cara dan falsafah yang terlibat didalamnya. Cara dan

Lebih terperinci

BAB II PENENTUAN HARGA JUAL DENGAN PENDEKATAN VARIABEL COSTING

BAB II PENENTUAN HARGA JUAL DENGAN PENDEKATAN VARIABEL COSTING BAB II PENENTUAN HARGA JUAL DENGAN PENDEKATAN VARIABEL COSTING II.1. Harga Jual Penentuan harga jual suatu produk atau jasa merupakan salah satu keputusan penting manajemen karena harga yang ditetapkan

Lebih terperinci

BAB III DIAGRAM SEBAB AKKIBAT (ISHIKAWA DIAGRAM) Diagram sebab akibat dikembangkan oleh Dr. Kaoru Ishikawa pada tahun

BAB III DIAGRAM SEBAB AKKIBAT (ISHIKAWA DIAGRAM) Diagram sebab akibat dikembangkan oleh Dr. Kaoru Ishikawa pada tahun BAB III DIAGRAM SEBAB AKKIBAT (ISHIKAWA DIAGRAM) Diagram sebab akibat dikembangkan oleh Dr. Kaoru Ishikawa pada tahun 1943 sehingga sering disebut diagram Ishikawa. Diagram sebab akibat menggambarkan garis

Lebih terperinci

SKRIPSI. Oleh : Mahbubil Iqbal NIM. 100210101054

SKRIPSI. Oleh : Mahbubil Iqbal NIM. 100210101054 PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS KARAKTER KONSISTEN DAN TELITI DENGAN PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION PADA SUB POKOK BAHASAN PERSEGI PANJANG DAN PERSEGI KELAS VII SMP

Lebih terperinci

TINJAUAN PUSTAKA. Dalam mengembangkan sebuah program untuk mencapai pasar yang diinginkan,

TINJAUAN PUSTAKA. Dalam mengembangkan sebuah program untuk mencapai pasar yang diinginkan, II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Produk 2.1.1. Pengertian Produk Dalam mengembangkan sebuah program untuk mencapai pasar yang diinginkan, sebuah perusahaan harus memulai dengan produk atau jasa yang dirancang

Lebih terperinci

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA MANAJEMEN PRODUKSI PADA PT. TIRTA OSMOSIS SAMPURNA PALEMBANG M. FADHIL PRATAMA P.

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA MANAJEMEN PRODUKSI PADA PT. TIRTA OSMOSIS SAMPURNA PALEMBANG M. FADHIL PRATAMA P. ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA MANAJEMEN PRODUKSI PADA PT. TIRTA OSMOSIS SAMPURNA PALEMBANG M. FADHIL PRATAMA P. 08 142 179 Diajukan Sebagai Syarat Untuk Mendapatkan Gelar Sarjana PROGRAM STUDI

Lebih terperinci

MATERI VI DIAGRAM SEBAB AKIBAT DIAGRAM PARETO. By : Moch. Zen S. Hadi, ST Communication Digital Lab.

MATERI VI DIAGRAM SEBAB AKIBAT DIAGRAM PARETO. By : Moch. Zen S. Hadi, ST Communication Digital Lab. MATERI VI DIAGRAM SEBAB AKIBAT DIAGRAM PARETO By : Moch. Zen S. Hadi, ST Communication Digital Lab. DIAGRAM SEBAB AKIBAT DIAGRAM SEBAB AKIBAT/TULANG IKAN / FISHBONE / ISHIKAWA Adalah satu alat dalam menganalisa

Lebih terperinci

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMA BANTUAN LANGSUNG TUNAI DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCY PROCESS

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMA BANTUAN LANGSUNG TUNAI DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCY PROCESS SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMA BANTUAN LANGSUNG TUNAI DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCY PROCESS Dita Monita 0811118 Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika STMIK Budi Darma Medan Jl.

Lebih terperinci

OLEH: IRINA KUSUMA DEWI 3203010217

OLEH: IRINA KUSUMA DEWI 3203010217 PERANCANGAN STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP) SISTEM PENJUALAN DALAM RANGKA MENINGKATKAN AKTIVIAS PENGENDALIAN INTERNAL (Studi Kasus Distributor Besi Beton di Sidoarjo) OLEH: IRINA KUSUMA DEWI 3203010217

Lebih terperinci

ANALISIS DIMENSI E-SERVICE QUALITY TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN TOKO ONLINE OLEH: CELIA FAUSTINE NOVELIA 3103010102

ANALISIS DIMENSI E-SERVICE QUALITY TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN TOKO ONLINE OLEH: CELIA FAUSTINE NOVELIA 3103010102 ANALISIS DIMENSI E-SERVICE QUALITY TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN TOKO ONLINE OLEH: CELIA FAUSTINE NOVELIA 3103010102 JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS BISNIS UNIVERSITAS KATOLIK WIDYA MANDALA SURABAYA 2014 ANALISIS

Lebih terperinci

Analisa Dan Perancangan Sistem Informasi Pemasaran Perumahan pada PT. Anugerah Bangun Cipta

Analisa Dan Perancangan Sistem Informasi Pemasaran Perumahan pada PT. Anugerah Bangun Cipta Analisa Dan Perancangan Sistem Informasi Pemasaran Perumahan pada PT. Anugerah Bangun Cipta Anton 1, Hendra 2 STMIK IBBI Jl. Sei Deli No. 18 Medan, Telp. 061-4567111 Fax. 061-4527548 Email : Anton_hwang@yahoo.com

Lebih terperinci

TESIS ANALISIS RENCANA A LIFE CYCLE COST GEDUNG HOSTEL PADA KAWASAN RUMAH SAKIT JIMBUN MEDIKA KEDIRI

TESIS ANALISIS RENCANA A LIFE CYCLE COST GEDUNG HOSTEL PADA KAWASAN RUMAH SAKIT JIMBUN MEDIKA KEDIRI TESIS ANALISIS RENCANAA LIFE CYCLE COST GEDUNG HOSTEL PADA KAWASAN RUMAH SAKITT JIMBUN MEDIKA KEDIRI JULI MARLIANSYAH No. Mhs.: 13..510.2043 PROGRAM STUDI MAGISTER TEKNIK SIPIL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS

Lebih terperinci

IDENTIFIKASI SERVICE QUALITY HYPERMART DI SURABAYA DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERILAKU PENGUNJUNG MENGGUNAKAN MODEL RETAIL SERVICE QUALITY SCALE (RSQS)

IDENTIFIKASI SERVICE QUALITY HYPERMART DI SURABAYA DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERILAKU PENGUNJUNG MENGGUNAKAN MODEL RETAIL SERVICE QUALITY SCALE (RSQS) TUGAS AKHIR IDENTIFIKASI SERVICE QUALITY HYPERMART DI SURABAYA DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERILAKU PENGUNJUNG MENGGUNAKAN MODEL RETAIL SERVICE QUALITY SCALE (RSQS) Ditulis untuk memenuhi sebagian persyaratan

Lebih terperinci

MANFAAT PENETAPAN HARGA POKOK PESANAN DALAM EFEKTIVITAS PENETAPAN HARGA JUAL PRODUK. (suatu studi kasus pada PT PINDAD (Divisi T&C) di Bandung)

MANFAAT PENETAPAN HARGA POKOK PESANAN DALAM EFEKTIVITAS PENETAPAN HARGA JUAL PRODUK. (suatu studi kasus pada PT PINDAD (Divisi T&C) di Bandung) MANFAAT PENETAPAN HARGA POKOK PESANAN DALAM EFEKTIVITAS PENETAPAN HARGA JUAL PRODUK (suatu studi kasus pada PT PINDAD (Divisi T&C) di Bandung) SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi dan Melengkapi Salah Satu

Lebih terperinci

Kata Kunci : AHP (Analytical Hierarchy Process), SPK, seleksi, bobot, calon karyawan.

Kata Kunci : AHP (Analytical Hierarchy Process), SPK, seleksi, bobot, calon karyawan. SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN SELEKSI PENERIMAAN KARYAWAN BARU MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROSCESS (STUDI KASUS: PT. INFOMEDIA SOLUSI HUMANIKA (INSANI) KALIMANTAN BARAT) Randi Ariefianto 1, M

Lebih terperinci

FAJAR NOVA EFENDI B 100 020 445

FAJAR NOVA EFENDI B 100 020 445 ANALISIS PENGARUH DIMENSI KUALITAS TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DI BIDANG JASA TELEKOMUNIKASI SELULER (Studi Kasus Konsumen Pengguna Simcard Indosat IM3 di Kotamadya Surakarta) SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN PRODUK ALAT BANTU MEMINDAHKAN DAN MENUANG AMDK GALON UNTUK KEBUTUHAN RUMAH TANGGA DENGAN METODE QFD DAN TRIZ

PENGEMBANGAN PRODUK ALAT BANTU MEMINDAHKAN DAN MENUANG AMDK GALON UNTUK KEBUTUHAN RUMAH TANGGA DENGAN METODE QFD DAN TRIZ TUGAS AKHIR PENGEMBANGAN PRODUK ALAT BANTU MEMINDAHKAN DAN MENUANG AMDK GALON UNTUK KEBUTUHAN RUMAH TANGGA DENGAN METODE QFD DAN TRIZ Ditulis untuk memenuhi sebagian persyaratan akademik guna memperoleh

Lebih terperinci

Bab1 PENDAHULUAN. Di dalam suatu perusahaan tentu tidak akan lepas dari faktor akuntansi

Bab1 PENDAHULUAN. Di dalam suatu perusahaan tentu tidak akan lepas dari faktor akuntansi Bab1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Di dalam suatu perusahaan tentu tidak akan lepas dari faktor akuntansi manajemen, menghadapi persaingan usaha yang semakin ketat menuntut perusahaan untuk

Lebih terperinci

Uji Penilaian Profesional Macquarie. Leaflet Latihan. Verbal, Numerikal, Pemahaman Abstrak, Kepribadian.

Uji Penilaian Profesional Macquarie. Leaflet Latihan. Verbal, Numerikal, Pemahaman Abstrak, Kepribadian. Uji Penilaian Profesional Macquarie Leaflet Latihan Verbal, Numerikal, Pemahaman Abstrak, Kepribadian. Mengapa Uji Penilaian psikometrik digunakan Dewasa ini semakin banyak perusahaan yang menyertakan

Lebih terperinci

PENGARUH PENGATURAN TEMPAT DUDUK U SHAPE TERHADAP KONSENTRASI BELAJAR SISWA PRIMARY DI HARVARD ENGLISH COURSE SEI RAMPAH SKRIPSI

PENGARUH PENGATURAN TEMPAT DUDUK U SHAPE TERHADAP KONSENTRASI BELAJAR SISWA PRIMARY DI HARVARD ENGLISH COURSE SEI RAMPAH SKRIPSI PENGARUH PENGATURAN TEMPAT DUDUK U SHAPE TERHADAP KONSENTRASI BELAJAR SISWA PRIMARY DI HARVARD ENGLISH COURSE SEI RAMPAH SKRIPSI Diajukan Guna Memenuhi Persyaratan Ujian Sarjana Psikologi OLEH : DEEPRAJ

Lebih terperinci

HUBUNGAN PELATIHAN DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PADA PERSEROAN TERBATAS (PT) TABUNGAN DAN ASURANSI PEGAWAI NEGERI (PERSERO) CABANG JEMBER

HUBUNGAN PELATIHAN DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PADA PERSEROAN TERBATAS (PT) TABUNGAN DAN ASURANSI PEGAWAI NEGERI (PERSERO) CABANG JEMBER HUBUNGAN PELATIHAN DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PADA PERSEROAN TERBATAS (PT) TABUNGAN DAN ASURANSI PEGAWAI NEGERI (PERSERO) CABANG JEMBER SKRIPSI Diajukan guna melengkapi tugas akhir dan memenuhi

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KOPERASI SIMPAN PINJAM KARYAWAN PT.PERTAMINA (PERSERO) UNIT PEMASARAN I MEDAN TUGAS AKHIR

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KOPERASI SIMPAN PINJAM KARYAWAN PT.PERTAMINA (PERSERO) UNIT PEMASARAN I MEDAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KOPERASI SIMPAN PINJAM KARYAWAN PT.PERTAMINA (PERSERO) UNIT PEMASARAN I MEDAN TUGAS AKHIR KARTIKA DEWI BUTAR- BUTAR 082406165 PROGRAM STUDI DIPLOMA III TEKNIK INFORMATIKA DEPARTEMEN

Lebih terperinci

BABI. baik adalah sesuai atau cocok dengan spesifikasi yang diinginkan. pelanggan, maka perusahaan melakukan perbaikan kualitas secara

BABI. baik adalah sesuai atau cocok dengan spesifikasi yang diinginkan. pelanggan, maka perusahaan melakukan perbaikan kualitas secara BABI PENDAHULUAN Di era globalisasi sekarang ini, persaingan antar perusahaan semakin ketat baik dibidangjasa dan manufaktur. Tujuan utama dari perusabaan adalah untuk mendapatkan profit yang sebesar-besamya

Lebih terperinci

Sistem Infromasi Jasa Servis Mobil Pada Bengkel Adi Jaya

Sistem Infromasi Jasa Servis Mobil Pada Bengkel Adi Jaya LAPORAN SKRIPSI Sistem Infromasi Jasa Servis Mobil Pada Bengkel Adi Jaya Laporan Ini Disusun Guna Memenuhi Salah Satu Syarat Untuk Menyelesaikan ProgramStudi Sistem Informasi S -1 Pada Fakultas Teknik

Lebih terperinci

LAPORAN TUGAS AKHIR. Disusun oleh : Nama : Leonard Puji Nugraha NRP : 0323086

LAPORAN TUGAS AKHIR. Disusun oleh : Nama : Leonard Puji Nugraha NRP : 0323086 PENGEMBANGAN PRODUK TELEPON GENGGAM YANG SESUAI KEBUTUHAN DAN KEINGINAN KONSUMEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) DAN MEMPERHATIKAN ASPEK ERGONOMI LAPORAN TUGAS AKHIR Diajukan

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI PENJUALAN PADA TOKO MEBEL TAMBAH REJEKI

SISTEM INFORMASI PENJUALAN PADA TOKO MEBEL TAMBAH REJEKI LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI PENJUALAN PADA TOKO MEBEL TAMBAH REJEKI Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi Sistem Informasi S-1 pada Fakultas Teknik

Lebih terperinci

PENGERTIAN SISTEM DAN ANALISIS SISTEM

PENGERTIAN SISTEM DAN ANALISIS SISTEM PENGERTIAN SISTEM DAN ANALISIS SISTEM 1. DEFINISI SISTEM Sistem adalah sekumpulan unsur / elemen yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai suatu tujuan.

Lebih terperinci

Edianto Berutu (1011418)

Edianto Berutu (1011418) SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENGANGKATAN KARYAWAN TETAP DENGAN METODE ANALYTIC HIERARCHY PROCESS (AHP) PADA PT. PERKEBUNAN LEMBAH BHAKTI PROPINSI NAD KAB. ACEH SINGKIL Edianto Berutu (1011418) Mahasiswa

Lebih terperinci

LAPORAN SKRIPSI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENGANGKATAN KARYAWAN TETAP DENGAN METODE FUZZY SAW DI CV. MAULAYA TEHNIK UNIVERSITAS MURIA KUDUS

LAPORAN SKRIPSI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENGANGKATAN KARYAWAN TETAP DENGAN METODE FUZZY SAW DI CV. MAULAYA TEHNIK UNIVERSITAS MURIA KUDUS LAPORAN SKRIPSI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENGANGKATAN KARYAWAN TETAP DENGAN METODE FUZZY SAW DI CV. MAULAYA TEHNIK UNIVERSITAS MURIA KUDUS Oleh : Hadiyanto 2010-51-190 SKRIPSI DIAJUKAN SEBAGAI SALAH

Lebih terperinci

BAB V PERANAN INFORMASI DALAM KUALITAS PRODUK DAN JASA

BAB V PERANAN INFORMASI DALAM KUALITAS PRODUK DAN JASA BAB V PERANAN INFORMASI DALAM KUALITAS PRODUK DAN JASA Kualitas didefinisikan dalam banyak cara. Menurut James Martin, konsultan komputer terkenal, mendeskripsikan kualitas perangkat lunak sebagai tepat

Lebih terperinci

OPTIMASI PERENCANAAN PRODUKSI DENGAN METODE GOAL PROGRAMMING DI PT. JAKARANA TAMA TUGAS SARJANA

OPTIMASI PERENCANAAN PRODUKSI DENGAN METODE GOAL PROGRAMMING DI PT. JAKARANA TAMA TUGAS SARJANA OPTIMASI PERENCANAAN PRODUKSI DENGAN METODE GOAL PROGRAMMING DI PT. JAKARANA TAMA TUGAS SARJANA Diajukan untuk Memenuhi Sebagian dari Syarat-syarat Memperoleh Gelar Sarjana Teknik Oleh FAHRUR ROZI 080423019

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. molding) dan pembuatan checking fixture. Injection molding/plastic molding

BAB I PENDAHULUAN. molding) dan pembuatan checking fixture. Injection molding/plastic molding BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Industri komponen otomotif di Indonesia berkembang seiring dengan perkembangan industri otomotif. Industri penunjang komponen otomotif juga ikut berkembang salah

Lebih terperinci

ANALISIS PERHITUNGAN UNIT COST PELAYANAN SIRKUMSISI DENGAN PENDEKATAN ABC DI KLINIK SETIA BUDI JAMBI. Tesis

ANALISIS PERHITUNGAN UNIT COST PELAYANAN SIRKUMSISI DENGAN PENDEKATAN ABC DI KLINIK SETIA BUDI JAMBI. Tesis ANALISIS PERHITUNGAN UNIT COST PELAYANAN SIRKUMSISI DENGAN PENDEKATAN ABC DI KLINIK SETIA BUDI JAMBI Tesis Diajukan Guna Memenuhi Persyaratan Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Strata 2 Program Studi Manajemen

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI PENJUALAN DAN PERBAIKAN KOMPUTER (Studi Kasus: CV Computer Plus Palembang)

SISTEM INFORMASI PENJUALAN DAN PERBAIKAN KOMPUTER (Studi Kasus: CV Computer Plus Palembang) SISTEM INFORMASI PENJUALAN DAN PERBAIKAN KOMPUTER (Studi Kasus: CV Computer Plus Palembang) Oleh: Syaprina, Leon Andretti Abdillah, & Nyimas Sopiah Mahasiswa & Dosen Universitas Bina Darma, Palembang Abstracts:

Lebih terperinci

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KUALITAS PRODUK TABUNGAN ib HASANAH TERHADAP KEPUASAN NASABAH PADA BANK BNI SYARIAH

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KUALITAS PRODUK TABUNGAN ib HASANAH TERHADAP KEPUASAN NASABAH PADA BANK BNI SYARIAH PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KUALITAS PRODUK TABUNGAN ib HASANAH TERHADAP KEPUASAN NASABAH PADA BANK BNI SYARIAH SKRIPSI N a m a : Hikmawati N I M : 43111110164 FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS

Lebih terperinci

ANALISIS DAN USULAN PENANGANAN PESANAN DI UD CIPTA MANDIRI

ANALISIS DAN USULAN PENANGANAN PESANAN DI UD CIPTA MANDIRI ANALISIS DAN USULAN PENANGANAN PESANAN DI UD CIPTA MANDIRI LAPORAN TUGAS AKHIR Diajukan Untuk Memenuhi Persyaratan Akademik Mencapai Gelar Sarjana Strata Satu Pada Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknik

Lebih terperinci

PENGARUH TERHADAP GKAPAN DI BURSA OLEH FAKULTAS BISNIS

PENGARUH TERHADAP GKAPAN DI BURSA OLEH FAKULTAS BISNIS PENGARUH MEKANISME CORPORATE GOVERNANCEE DAN KONDISI KEUANGAN TERHADAP LUAS PENGUNG GKAPAN SUKARELA PADAA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA OLEH : STEVEN TANSIL TAN 3203009100

Lebih terperinci

Kata kunci - RUP (Relational Unified Process), Sistem Informasi Manajemen, CV. KARYA SUKSES PRIMA Palembang.

Kata kunci - RUP (Relational Unified Process), Sistem Informasi Manajemen, CV. KARYA SUKSES PRIMA Palembang. 1 RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PADA CV. KARYA SUKSES PRIMA PALEMBANG Hendy Wijaya 1, M.Deni Juliansyah 2, Nyimas Artina 3, Desi Pibriana 4 1,2 STMIK GI MDP 3 Jurusan Sistem Informasi Email

Lebih terperinci

APLIKASI PEMBELAJARAN BANGUN DATAR DAN BANGUN RUANG BERBASIS MOBILE ANDROID

APLIKASI PEMBELAJARAN BANGUN DATAR DAN BANGUN RUANG BERBASIS MOBILE ANDROID APLIKASI PEMBELAJARAN BANGUN DATAR DAN BANGUN RUANG BERBASIS MOBILE ANDROID SKRIPSI Disusun sebagai salah satu syarat menyelesaikan Jenjang Strata I pada Program Studi Teknik Informatika Fakultas Komunikasi

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Produk berkualitas adalah produk yang memiliki tingkat presisi tepat, melalui proses efektif dan efisien. Begitu pula dengan produk bernilai artistik tinggi juga diperlukan

Lebih terperinci

enyatukan dan Memadukan Sumber Daya

enyatukan dan Memadukan Sumber Daya M enyatukan dan Memadukan Sumber Daya Keunggulan kompetitif BCA lebih dari keterpaduan kekuatan basis nasabah yang besar, jaringan layanan yang luas maupun keragaman jasa dan produk perbankannya. Disamping

Lebih terperinci

ALAT UKUR ARUS DAN TEGANGAN BOLAK-BALIK (AC) BERBASIS KOMPUTER

ALAT UKUR ARUS DAN TEGANGAN BOLAK-BALIK (AC) BERBASIS KOMPUTER ALAT UKUR ARUS DAN TEGANGAN BOLAK-BALIK (AC) BERBASIS KOMPUTER LAPORAN PROYEK AKHIR Oleh : HERRY WAHYONO NIM: 011903102092 PROGRAM STUDI DIPLOMA III TEKNIK ELEKTRO JURUSAN TEKNIK ELEKTRO PROGRAM-PROGRAM

Lebih terperinci

SKRIPSI. Oleh : Mevi Isnaini Rizkiyana NIM 080210201025

SKRIPSI. Oleh : Mevi Isnaini Rizkiyana NIM 080210201025 PENINGKATAN MINAT BACA ANAK MELALUI METODE BERCERITA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA DI KELOMPOK B4 TAMAN KANAK-KANAK (TK) AL-AMIEN KECAMATAN PATRANG KABUPATEN JEMBER TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SKRIPSI Oleh :

Lebih terperinci

ROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MURIA KUDUS TAHUN 2013

ROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MURIA KUDUS TAHUN 2013 i ADAPTASI MODEL DELONE DAN MCLEAN YANG DIMODIFIKASI GUNA MENGUJI KEBERHASILAN APLIKASI OPERASIONAL PERBANKAN BAGI INDIVIDU PENGGUNA SISTEM INFORMASI (STUDI KASUS PADA PD.BPR BKK DI KABUPATEN PATI) Skripsi

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Gambar 1.1 Jumlah Rumah Sakit Di Indonesia Tahun 2014 Sumber : www.sirs.buk.depkes.go.id

BAB 1 PENDAHULUAN. Gambar 1.1 Jumlah Rumah Sakit Di Indonesia Tahun 2014 Sumber : www.sirs.buk.depkes.go.id BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pertumbuhan Rumah Sakit khususnya rumah sakit privat di Indonesia semakin meningkat jumlahnya. Menurut informasi yang didapatkan dari website Kementrian Kesehatan RI

Lebih terperinci

SKRIPSI. Disusun Oleh SUSAN 0651076

SKRIPSI. Disusun Oleh SUSAN 0651076 PERAN INFORMASI AKUNTANSI PENUH (FULL ACCOUNTING INFORMATION) DALAM MENGANALISIS PENENTUAN HARGA JUAL TERKAIT BIAYA PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN COST PLUS PRICING BERDASARKAN PENDEKATAN FULL COSTING (STUDI

Lebih terperinci

SOFTWARE BANTU PEMBELAJARAN PETA KARNAUGH SKRIPSI. di Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

SOFTWARE BANTU PEMBELAJARAN PETA KARNAUGH SKRIPSI. di Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta SOFTWARE BANTU PEMBELAJARAN PETA KARNAUGH SKRIPSI Diajukan sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan gelar Sarjana Teknik di Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Lebih terperinci

ANALISIS PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI PADA CV. ABADI JASA. Latifa Tri Utami Jurusan Akuntansi Politeknik PalComTech Palembang.

ANALISIS PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI PADA CV. ABADI JASA. Latifa Tri Utami Jurusan Akuntansi Politeknik PalComTech Palembang. ANALISIS PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI PADA CV. ABADI JASA Latifa Tri Utami Jurusan Akuntansi Politeknik PalComTech Palembang Abstrak Laporan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengklasifikasian

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI SERTIFIKASI LAIK SEHAT PADA DEPOT AIR MINUM DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN KUDUS BERBASIS WEB

SISTEM INFORMASI SERTIFIKASI LAIK SEHAT PADA DEPOT AIR MINUM DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN KUDUS BERBASIS WEB LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI SERTIFIKASI LAIK SEHAT PADA DEPOT AIR MINUM DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN KUDUS BERBASIS WEB Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program

Lebih terperinci

PENGARUH PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

PENGARUH PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PENGARUH PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA OLEH: MIKAEL ANTHONY SUGAMA 3203009303 JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS BISNIS

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1. Latar Belakang. Koperasi Simpan Pinjam atau koperasi kredit adalah salah satu jenis

BAB I PENDAHULUAN. 1.1. Latar Belakang. Koperasi Simpan Pinjam atau koperasi kredit adalah salah satu jenis BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Koperasi Simpan Pinjam atau koperasi kredit adalah salah satu jenis koperasi yang ada di Indonesia yang mempunyai kegiatan utama adalah menyediakan jasa penyimpanan

Lebih terperinci

Outline 0 PENDAHULUAN 0 TAHAPAN PENGEMBANGAN MODEL 0 SISTEM ASUMSI 0 PENDEKATAN SISTEM

Outline 0 PENDAHULUAN 0 TAHAPAN PENGEMBANGAN MODEL 0 SISTEM ASUMSI 0 PENDEKATAN SISTEM Outline 0 PENDAHULUAN 0 TAHAPAN PENGEMBANGAN MODEL 0 SISTEM ASUMSI 0 PENDEKATAN SISTEM Pendahuluan 0 Salah satu dasar utama untuk mengembangkan model adalah guna menemukan peubah-peubah apa yang penting

Lebih terperinci

Sistem Informasi Pemasaran Produk pada PT. Prima Dina Lestari

Sistem Informasi Pemasaran Produk pada PT. Prima Dina Lestari Sistem Informasi Pemasaran Produk pada PT. Prima Dina Lestari Meriana STMIK IBBI Jl. Sei Deli No. 18 Medan, telp. 061-4567111, fax. 061-4527548 email : meriana@yahoo.com Abstrak PT. Pima Dina Lestari adalah

Lebih terperinci

II. TINJAUAN PUSTAKA

II. TINJAUAN PUSTAKA II. TINJAUAN PUSTAKA A. Pengertian Produksi Untuk memenuhi kebutuhan yang beraneka ragam, manusia memerlukan barang dan jasa. Suatu kegiatan yang menghasilkan barang dan jasa disebut produksi. Produksi

Lebih terperinci

ANALISIS PERHITUNGAN PENYUSUTAN AKTIVA TETAP MENURUT STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN DAN UNDANG UNDANG PAJAK SERTA DAMPAKNYA TERHADAP PENGHASILAN

ANALISIS PERHITUNGAN PENYUSUTAN AKTIVA TETAP MENURUT STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN DAN UNDANG UNDANG PAJAK SERTA DAMPAKNYA TERHADAP PENGHASILAN ANALISIS PERHITUNGAN PENYUSUTAN AKTIVA TETAP MENURUT STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN DAN UNDANG UNDANG PAJAK SERTA DAMPAKNYA TERHADAP PENGHASILAN KENA PAJAK PADA PT. HYUNDAI MOBIL INDONESIA CABANG ARTERI PONDOK

Lebih terperinci

Sistem manajemen mutu Persyaratan

Sistem manajemen mutu Persyaratan SNI ISO 9001-2008 Standar Nasional Indonesia Sistem manajemen mutu Persyaratan ICS 03.120.10 Badan Standardisasi Nasional SNI ISO 9001-2008 Daftar isi Daftar isi... i Prakata... iv Pendahuluan... vi 0.1

Lebih terperinci

EVALUASI KONSEP PRODUK DENGAN PENDEKATAN GREEN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT II

EVALUASI KONSEP PRODUK DENGAN PENDEKATAN GREEN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT II JURNAL TEKNIK INDUSTRI VOL. 6, NO. 2, DESEMBER 2004: 156-168 EVALUASI KONSEP PRODUK DENGAN PENDEKATAN GREEN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT II Septin Puji Astuti, Udisubakti Ciptomulyono, Mokh. Suef Program

Lebih terperinci

SKRIPSI YOGYAKARTAA 2011

SKRIPSI YOGYAKARTAA 2011 PEMILIHAN SUPPLIER BAHAN BAKU PLAT DENGAN MENGGUNAKAN METODE PROMETHEEE DI PT. MEGA ANDALAN KALASAN YOGYAKARTA SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Mencapai Derajat Sarjana Teknik Industri

Lebih terperinci

Total Quality Purchasing

Total Quality Purchasing Total Quality Purchasing Diadaptasi dari Total quality management, a How-to Program For The High- Performance Business, Alexander Hamilton Institute Dalam Manajemen Mutu Total, pembelian memainkan peran

Lebih terperinci

2. Pelaksanaan Unit Kompetensi ini berpedoman pada Kode Etik Humas/Public Relations Indonesia yang berlaku.

2. Pelaksanaan Unit Kompetensi ini berpedoman pada Kode Etik Humas/Public Relations Indonesia yang berlaku. KODE UNIT : KOM.PR01.005.01 JUDUL UNIT : Menyampaikan Presentasi Lisan Dalam Bahasa Inggris DESKRIPSI UNIT : Unit ini berhubungan dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dibutuhkan profesi humas

Lebih terperinci

ANALISIS KINERJA KUALITAS PRODUK

ANALISIS KINERJA KUALITAS PRODUK 45 ANALISIS KINERJA KUALITAS PRODUK Perilaku konsumen dalam mengkonsumsi dangke dipengaruhi oleh faktor budaya masyarakat setempat. Konsumsi dangke sudah menjadi kebiasaan masyarakat dan bersifat turun

Lebih terperinci

STMIK MDP ANALISIS DAN PERANCANGAN CUSTOMER RELATIOSHIP MANAGEMENT BERBASIS WEB PADA CV PUTERA REMAJA PALEMBANG

STMIK MDP ANALISIS DAN PERANCANGAN CUSTOMER RELATIOSHIP MANAGEMENT BERBASIS WEB PADA CV PUTERA REMAJA PALEMBANG STMIK MDP Program Studi Sistem Informasi Kekhususan Komputerisasi Akuntansi Skripsi Sarjana Komputer S1. Semester Ganjil Tahun 2010/2011 Abstrak ANALISIS DAN PERANCANGAN CUSTOMER RELATIOSHIP MANAGEMENT

Lebih terperinci

PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA, MOTIVASI BELAJAR, BAKAT, KEMANDIRIAN, INTELEGENSI, DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA

PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA, MOTIVASI BELAJAR, BAKAT, KEMANDIRIAN, INTELEGENSI, DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA, MOTIVASI BELAJAR, BAKAT, KEMANDIRIAN, INTELEGENSI, DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA (Studi pada Siswa Kelas XI Jurusan Akuntansi se Kabupaten Kudus)

Lebih terperinci

Sistem Informasi Manajemen Lembaga Pemasyarakatan Kabupaten Kudus Berbasis WEB

Sistem Informasi Manajemen Lembaga Pemasyarakatan Kabupaten Kudus Berbasis WEB LAPORAN SKRIPSI Sistem Informasi Manajemen Lembaga Pemasyarakatan Kabupaten Kudus Berbasis WEB Disusun Oleh : Nama : Muhamad Kholiq NIM : 2009-53-117 Progdi : Sistem Informasi Fakultas : Teknik FAKULTAS

Lebih terperinci

SKRIPSI PERANCANGAN SISTEM PENUNJANG PENDATAAN PEMAKAIAN DAYA RUMAH TANGGA SECARA WIRELESS MELALUI JARINGAN SMS-GSM

SKRIPSI PERANCANGAN SISTEM PENUNJANG PENDATAAN PEMAKAIAN DAYA RUMAH TANGGA SECARA WIRELESS MELALUI JARINGAN SMS-GSM SKRIPSI PERANCANGAN SISTEM PENUNJANG PENDATAAN PEMAKAIAN DAYA RUMAH TANGGA SECARA WIRELESS MELALUI JARINGAN SMS-GSM Diajukan sebagai salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Teknik program S-1 pada Jurusan

Lebih terperinci

PERSEPSI WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI TERHADAP RENCANA PENGENAAN PPnBM ATAS TELEPON GENGGAM MEWAH

PERSEPSI WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI TERHADAP RENCANA PENGENAAN PPnBM ATAS TELEPON GENGGAM MEWAH TUGAS AKHIR PERSEPSI WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI TERHADAP RENCANA PENGENAAN PPnBM ATAS TELEPON GENGGAM MEWAH Ditulis untuk memenuhi sebagai persyaratan akademik guna memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Strata

Lebih terperinci

# $ !!" ! #$! $% # %!!!'(!! +!! % %+!'!! " #! # % #, #,-! #! )!! %" .'.!% % ) ' ' '!!!! % '! $ )!!'" /!.!% % ) $ % & (!!!!.!% %!$

# $ !! ! #$! $% # %!!!'(!! +!! % %+!'!!  #! # % #, #,-! #! )!! % .'.!% % ) ' ' '!!!! % '! $ )!!' /!.!% % ) $ % & (!!!!.!% %!$ !!"! #$! $%!&!'!!" # %!!!'(!!!$)!" #* $%!++ +!! % %+!'!! " "" #! # % #'!$ #, #,-! #'-!!! #! )!! %" # $.'.!% % ) ' ' '!!!! % '! $ )!!'" /!.!% % ) $ % & (!!!!.!% %!$!!!%.!% % "!.!% % )!')!! %!+!.!% % & &

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI A. Kepuasan Konsumen 1. Pengertian Kepuasan Konsumen Kepuasan konsumen adalah sejauh mana manfaat sebuah produk dirasakan (perceived) sesuai dengan apa yang diharapkan pelanggan (Amir,

Lebih terperinci

FORMULASI STRATEGI RANTAI PASOK TEPUNG TERIGU UNTUK INDUSTRI KECIL MENENGAH DI KABUPATEN JEMBER

FORMULASI STRATEGI RANTAI PASOK TEPUNG TERIGU UNTUK INDUSTRI KECIL MENENGAH DI KABUPATEN JEMBER FORMULASI STRATEGI RANTAI PASOK TEPUNG TERIGU UNTUK INDUSTRI KECIL MENENGAH DI KABUPATEN JEMBER SKRIPSI Oleh Yurika Widya Devi NIM 081710101050 JURUSAN TEKNOLOGI HASIL PERTANIAN FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN

Lebih terperinci

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMEN DALAM MEMILIH PRODUK PT. ASURANSI JIWA CENTRAL ASIA RAYA CABANG SURAKARTA

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMEN DALAM MEMILIH PRODUK PT. ASURANSI JIWA CENTRAL ASIA RAYA CABANG SURAKARTA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMEN DALAM MEMILIH PRODUK PT. ASURANSI JIWA CENTRAL ASIA RAYA CABANG SURAKARTA SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Tugas dan Syarat-syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana

Lebih terperinci

ANALISA PENENTUAN FASE DAN WAKTU SIKLUS OPTIMUM PADA PERSIMPANGAN BERSINYAL ( STUDI KASUS : JL. THAMRIN JL. M.T.HARYONO JL.AIP II K.S.

ANALISA PENENTUAN FASE DAN WAKTU SIKLUS OPTIMUM PADA PERSIMPANGAN BERSINYAL ( STUDI KASUS : JL. THAMRIN JL. M.T.HARYONO JL.AIP II K.S. ANALISA PENENTUAN FASE DAN WAKTU SIKLUS OPTIMUM PADA PERSIMPANGAN BERSINYAL ( STUDI KASUS : JL. THAMRIN JL. M.T.HARYONO JL.AIP II K.S.TUBUN) TUGAS AKHIR Diajukan utuk melengkapi tugas tugas dan Melengkapi

Lebih terperinci

TUGAS AKHIR TEKNIK TEKSTIL TAPESTRI PADA PERANCANGAN LAMPU HIAS DI RUMAH MAKAN LOMBOK ABANG

TUGAS AKHIR TEKNIK TEKSTIL TAPESTRI PADA PERANCANGAN LAMPU HIAS DI RUMAH MAKAN LOMBOK ABANG TUGAS AKHIR TEKNIK TEKSTIL TAPESTRI PADA PERANCANGAN LAMPU HIAS DI RUMAH MAKAN LOMBOK ABANG TUGAS AKHIR Diajukan Untuk Memenuhi sebagian Persyaratan Guna melengkapi Gelar Sarjana Seni Rupa Jurusan Kriya

Lebih terperinci

Manajemen Proyek Minggu 2

Manajemen Proyek Minggu 2 Project Management Process Manajemen Proyek Minggu 2 Danny Kriestanto, S.Kom., M.Eng Initiating / Requirement :...awal siklus! Planning : perencanaan... Executing : Lakukan! Monitoring and Controlling

Lebih terperinci

MATERI VIII LANGKAH PEMECAHAN MASALAH. By : Moch. Zen S. Hadi, ST Communication Digital Lab.

MATERI VIII LANGKAH PEMECAHAN MASALAH. By : Moch. Zen S. Hadi, ST Communication Digital Lab. MATERI VIII LANGKAH PEMECAHAN MASALAH By : Moch. Zen S. Hadi, ST Communication Digital Lab. LANGKAH PEMECAHAN MASALAH A. IDENTIFIKASI MASALAH Sumber data diperoleh dari : a. Data historis dari catatan-catatan

Lebih terperinci

EVALUASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI ASET TETAP UNTUK MENINGKATKAN PENGENDALIAN INTERNAL (Studi Kasus Perusahaan Kemasan Plastik di Sidoarjo)

EVALUASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI ASET TETAP UNTUK MENINGKATKAN PENGENDALIAN INTERNAL (Studi Kasus Perusahaan Kemasan Plastik di Sidoarjo) EVALUASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI ASET TETAP UNTUK MENINGKATKAN PENGENDALIAN INTERNAL (Studi Kasus Perusahaan Kemasan Plastik di Sidoarjo) OLEH : SITI MUAROFAH 3203008308 JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS BISNIS

Lebih terperinci

Virtual Office Semester Ganjil 2014 Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika. caca.e.supriana@unpas.ac.id

Virtual Office Semester Ganjil 2014 Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika. caca.e.supriana@unpas.ac.id Virtual Office Semester Ganjil 2014 Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika Universitas i Pasundan Caca E Supriana S Si MT Caca E. Supriana, S.Si., MT. caca.e.supriana@unpas.ac.id Kantor virtual 2 Kantor

Lebih terperinci

DI KELAS 2014/2015. SKRIPSI Diajukan Guna Program

DI KELAS 2014/2015. SKRIPSI Diajukan Guna Program PENGARUH PROFESIONALISME GURU DAN PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN DI KELAS TERHADAP MOTIVASI BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS XI IPS SMA MTA SURAKARTA TAHUN AJARAN 2014/2015 SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian

Lebih terperinci

ANALISIS DIMENSI KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA BENGKEL AHASS 1662 PT. SERIMPI MAKMUR SEJATI

ANALISIS DIMENSI KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA BENGKEL AHASS 1662 PT. SERIMPI MAKMUR SEJATI ANALISIS DIMENSI KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA BENGKEL AHASS 1662 PT. SERIMPI MAKMUR SEJATI Willy Anggara - 0700687772 ABSTRAK Melihat pentingnya bagi perusahaan jasa untuk mengetahui

Lebih terperinci

SINTESIS FUNGSI-FUNGSI BISNIS

SINTESIS FUNGSI-FUNGSI BISNIS 1 SINTESIS FUNGSI-FUNGSI BISNIS PENILAIAN SUATU BISNIS Mengingat nilai suatu proyek ditentukan dengan mengestimasi present value perkiraan arus kasnya di masa mendatang. Sebuah perusahaan yang menilai

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. yaitu untuk mengetahui atau menggambarkan kenyataan dari kejadian

BAB III METODE PENELITIAN. yaitu untuk mengetahui atau menggambarkan kenyataan dari kejadian BAB III METODE PENELITIAN III.1 Pendekatan Penelitian Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif yaitu untuk mengetahui atau menggambarkan kenyataan dari kejadian yang diteliti sehingga

Lebih terperinci

KELENGKAPAN DOKUMEN STANDAR OPERASIONAL MANAJEMEN (SOM) DAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PADA 9 KOPERASI SIMPAN PINJAM DI KOTA SEMARANG

KELENGKAPAN DOKUMEN STANDAR OPERASIONAL MANAJEMEN (SOM) DAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PADA 9 KOPERASI SIMPAN PINJAM DI KOTA SEMARANG KELENGKAPAN DOKUMEN STANDAR OPERASIONAL MANAJEMEN (SOM) DAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PADA 9 KOPERASI SIMPAN PINJAM DI KOTA SEMARANG Oleh: ADHYARANI PRISSILIA ADIWASONO NIM : 232007002 KERTAS

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Pada masa sekarang ini, di mana pertumbuhan ekonomi yang terjadi dan sangat

BAB 1 PENDAHULUAN. Pada masa sekarang ini, di mana pertumbuhan ekonomi yang terjadi dan sangat BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Pada masa sekarang ini, di mana pertumbuhan ekonomi yang terjadi dan sangat berkembang pesat memacu timbulnya persaingan bisnis yang sangat ketat di antara

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Dunia bisnis semakin berkembang sesuai dengan kemajuan zaman dan teknologi. Perkembangan bisnis lem saat ini menunjukkan bahwa lem menjadi kebutuhan bagi beberapa

Lebih terperinci

PERANCANGAN PERPUSTAKAAN TERINTEGRASI DI GRHA WIDYA MARANATHA DARI SUDUT PANDANG ERGONOMI (STUDI KASUS DI UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA) TUGAS AKHIR

PERANCANGAN PERPUSTAKAAN TERINTEGRASI DI GRHA WIDYA MARANATHA DARI SUDUT PANDANG ERGONOMI (STUDI KASUS DI UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA) TUGAS AKHIR PERANCANGAN PERPUSTAKAAN TERINTEGRASI DI GRHA WIDYA MARANATHA DARI SUDUT PANDANG ERGONOMI (STUDI KASUS DI UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA) TUGAS AKHIR Dibuat dalam rangka memenuhi persyaratan Akademik Dalam

Lebih terperinci

Surakarta) SKRIPSI. Diajukan Untuk

Surakarta) SKRIPSI. Diajukan Untuk ANALISIS PENGARUH DESAIN, KUALITAS PRODUK DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN HANDPHONE SAMSUNG (Studi Pada Mahasiswa FEB Universitas Muhammadiyah Surakarta) SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Tugas dan

Lebih terperinci

BAB 2 FASE DEFINISI Memahami Masalah User

BAB 2 FASE DEFINISI Memahami Masalah User BAB 2 FASE DEFINISI Memahami Masalah User 2.1. PENDAHULUAN Tujuan dari fase definisi adalah untuk memahami dengan baik masalah-masalah yang dihadapi oleh user dalam memperkirakan biaya dan waktu penyelesaian

Lebih terperinci

ANALISIS PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI SEBAGAI DASAR PENETAPAN HARGA JUAL PRODUK FURNITURE

ANALISIS PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI SEBAGAI DASAR PENETAPAN HARGA JUAL PRODUK FURNITURE ANALISIS PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI SEBAGAI DASAR PENETAPAN HARGA JUAL PRODUK FURNITURE ( Studi kasus pada PT. Hanin Designs Indonesia - Indonesian Legal Wood) Oleh: Utcik Anita Fakultas Ekonomi

Lebih terperinci

INVESTASI SKRIPSI. Oleh : /AK. Kepada

INVESTASI SKRIPSI. Oleh : /AK. Kepada PENGUKURAN KINERJA EVA DAN FVA TERHADAP KEPUTUSAN INVESTASI AKTIVAA TETAP SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Dalam Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi Jurusan Akuntansi Oleh : IDFI DWI KARLINA

Lebih terperinci

RANCANG BANGUN APLIKASI PENYIMPANAN DAN TEMU KEMBALI DATA MULTIMEDIA.

RANCANG BANGUN APLIKASI PENYIMPANAN DAN TEMU KEMBALI DATA MULTIMEDIA. RANCANG BANGUN APLIKASI PENYIMPANAN DAN TEMU KEMBALI DATA MULTIMEDIA. Laporan Tugas Akhir Diajukan Untuk Melengkapi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Komputer Oleh: HAMID HANDOYO 41505110024 PROGRAM

Lebih terperinci

BAB II KAJIAN PUSTAKA

BAB II KAJIAN PUSTAKA BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Pengertian dan Tujuan Akuntansi Biaya 2.1.1 Pengertian Akuntansi Biaya Akuntansi biaya menyediakan informasi biaya yang akan digunakan untuk membantu menetapkan harga pokok produksi

Lebih terperinci

MENGENAL SISTEM PRODUKSI TEPAT WAKTU (JUST IN TIME SYSTEM)

MENGENAL SISTEM PRODUKSI TEPAT WAKTU (JUST IN TIME SYSTEM) MENGENAL SISTEM PRODUKSI TEPAT WAKTU (JUST IN TIME SYSTEM) I. Sistem Produksi Barat Sistem produksi yang paling banyak dipakai saat ini adalah yang berasal dari Eropa dan Amerika. Sistem produksi tersebut

Lebih terperinci

ANALISIS TINGKAT KEPUASAN KARYAWAN TERHADAP SOFTWARE CLIPPER PADA PT. PRIMAJASA

ANALISIS TINGKAT KEPUASAN KARYAWAN TERHADAP SOFTWARE CLIPPER PADA PT. PRIMAJASA ANALISIS TINGKAT KEPUASAN KARYAWAN TERHADAP SOFTWARE CLIPPER PADA PT. PRIMAJASA Suryanto 1 e-mail : Suryanto1865@yahoo.com Diterima :20 Juli 2010 /Disetujui : 12 Agustus 2010 ABSTRACT Penelitian ini bertujuan

Lebih terperinci

B A B I PENDAHULUAN. 1.1.Latar Belakang. Penggunaan komputer sebagai salah satu alat bantu dalam menyediakan

B A B I PENDAHULUAN. 1.1.Latar Belakang. Penggunaan komputer sebagai salah satu alat bantu dalam menyediakan B A B I PENDAHULUAN 1.1.Latar Belakang. Penggunaan komputer sebagai salah satu alat bantu dalam menyediakan informasi yang cepat dan efisien sudah bukan merupakan hal yang langka pada era teknologi informasi

Lebih terperinci

PEDOMAN MUTU PT YUSA INDONESIA. Logo perusahaan

PEDOMAN MUTU PT YUSA INDONESIA. Logo perusahaan PEDOMAN MUTU PT YUSA INDONESIA Logo perusahaan DISETUJUI OLEH: PRESIDEN DIREKTUR Dokumen ini terkendali ditandai dengan stempel DOKUMEN TERKENDALI. Dilarang mengubah atau menggandakan dokumen tanpa seizing

Lebih terperinci

ANALISIS PELAKSANAAN MANAJEMEN MUTU PELAYANAN DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT ISLAM MALAHAYATI MEDAN

ANALISIS PELAKSANAAN MANAJEMEN MUTU PELAYANAN DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT ISLAM MALAHAYATI MEDAN ANALISIS PELAKSANAAN MANAJEMEN MUTU PELAYANAN DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT ISLAM MALAHAYATI MEDAN GELADIKARYA Oleh : AMERINA SYAFHARINI, ST 087007074 KONSENTRASI PEMASARAN TEKNOLOGI PROGRAM STUDI

Lebih terperinci