PROGRAM PELAYANAN KOMISI PELAYANAN REMAJA SINODE GMIM TAHUN 2014

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PROGRAM PELAYANAN KOMISI PELAYANAN REMAJA SINODE GMIM TAHUN 2014"

Transkripsi

1 NO BIDANG PELAYANAN BIDANG UMUM/ INTI NAMAKEGIATA N Rapat-rapat Melaksanakan Rakorpel pada Akhir Juli Melaksanakan Retreet bagi Keluarga Besar Lama & Baru. PROGRAM PELAYANAN KOMISI PELAYANAN REMAJA SINODE TAHUN 2014 TUJUAN SASARAN PESERTA PELAKSANA Melakukan Evaluasi berkala terhadap program Mengevaluasi Program Kerja setengah Tahun berjalan mempersiapak program setengah tahun kedepan Menjalin Kebersamaan antar keluarga besar Lama & Baru dalam rangka sinergisme & kesinambungan sinodal Program berjalan sesuai harapan program bisa terkontrol berjalan baik Agar Keluarga memahami menunjang kegiatan KPR Sinode, Pimpinan Rayon KSAsBend KPR se Sinode Kelauarga Besar Lama & Baru WAKTU PELAKSANAAN TEMPAT PELAKSANAAN PEMBIAYAAN ANGGARAN (Rp) PENDAPATA N Setiap Bulan Tentative 12,000,000 - Akhir Juli 2014 Baru Mei Rumah Dinas Bupati Minahasa Akan ditentukan oleh Baru 10,000,000 5,000,000 50,000,000 25,000,000 4 Melaksanakan Konsultasi Pemilihan Terpilihnya Komisi Sinode tahun Agar terpilih pelayanpelayan Tuhan yang terbaik di mata Tuhan Ketua KPR Jemaat Se- Sinode. Sesuai Tata Gereja lama Panitia Pemilihan SInodal Maret 2014 ELIM Pangu Ratahan , ,- 5 Melaksanakan Konsultasi Tahunan Mengevaluasi Program Kerja 2014 Menyusun Program 2015 Agar arah kebijakan serta jalannya program bisa berjalan baik sebagaimana mestinya, KPRW, KPR Jemaat Panitia Pelaksana September 2014 Ranoyapo 20,000, ,000

2 6 Peningkatan Pemberdayaan peran Forum Forum Purna Tela hingga ke tingkat Jemaat. Menjalin komunikasi, dukungan kerjasama Forum Komunikasi Purna Tela, Mantan, KPRW KPRJ dapat terus bekerja bersama dalam melayani Mantanmantan Tela,, KPRW KPR Jemaat Inti yang baru Mei s/d Juni 2014 Di Rayon 7,500,000 7,500, AJARAN IBADAH DAN PERSEKUTUAN Retreat Pembekalan Komisi Jemaat di Rayon Bekerjasama Semua Pengurus Rayon untuk Ibadat Sekota Sekabupaten Selebrasi Paskah pada Paskah kedua Pelatihan Ibadah Kreatif/Variatif Membekali para pembina remaja untuk tetap memilki komitmen melayani remaja mengevaluasi sebelumnya dalam bentuk sharing meningkatkan kualitas iman serta menjalin kebersmaan persekutuan antar remaja pembina se kab/kota Mensyukuri memaknai kebangkitan Yesus Kristus yang telah menang mengalahkan maut dosa Memberikan pengetahuan ketrampilan kepada remaja pembina untuk menciptakan ibadah kreatif/variatif bagi remaja Komisi (KPR) Jemaat remaja pembina se- pembina anggota KPRJ KPRW remaja pembina remaja se kabupaten/ko ta di setiap rayon sekitarnya Pengurus Rayon Pengurus Rayon panitia, Pengurus Rayon Panitia Sepanjang tahun 2014 Disesuaikan 21 April 2014 (Paskah ke dua) Bulan Mei 2014 Di Rayon Di Rayon 8,000,000 5,000,000 7,500,000 7,500,000 Rayon Bitung ,000,000 Tempat di masingmasing Rayon 10,000,000 5,000,000

3 11 Penerbitan Bina setiap 2 bulan sekali Membantu para pembina remaja dalam mempersiapkan khotbah bagi remaja media informasi serta anggota jemaat yang membutuhkan setiap 2 bulan ,000, Ibadah Menyambut Natal Merayakan kelahiran Yesus Kristus panitia Desember 2014 Di setiap Rayon karena itu ditentukan oleh Rayon 12,500,000 12,500, Mengadakan Doa Diakonia serta Kebaktian Penyegaran Iman (KPI) di Jemaat terpencil bekerjasama Rayon Menjangkau remaja pembina serta masyarakat umumnya yang membutuhkan doa, diakonia penyegaran iman untuk menjadi garam terang dunia, pembina, anggota jemaat masyarakat, pembina, anggota jemaat masyarakat Pengurus Rayon, KPRW Disesuaikan Dirayon Masing- Masing 5,000,000 5,000, P3SDM Pelatihan KAMBIUM (Training Of Trainers ) Membekali tenaga remaja ketrampilan membina melayani remaja secara bertahap sebagaimana pertumbuhan sebuah benih menjadi pohon tahapan berakar, bertumbuh, Berbuah., Tela, Tela Sepanjang tahun 2014 HOB disesuaikan 17,500,000 10,000,000

4 15 Latihan Tenaga (LTPR) Tingkat Dasar bagi Jemaat Mandiri I Membekali tenaga pembina remaja ketrampilan membina melayani remaja. Pemerataan ketrampilan tenaga pembina yang ada di jemaat-jemaat mandiri I dalam membina remaja. Jemaat Mandiri I Jemaat Mandiri I, KPRW DAN KPRJ Sepanjang tahun 2014 Jemaat 15,000,000 10,000, P3SDM Latihan Tenaga (LTPR) Tingkat Lanjutan. Meningkatkan ketrampilan tenaga pembina remaja yang telah mengikuti LTPR tingkat dasar. yang telah mengikuti LTPR tingkat dasar yang telah mengikuti LTPR tingkat dasar, KPRW DAN KPRJ Sepanjang tahun Jemaat 30,000,000 30,000, Latihan Kader Gereja (LKRG) Tingkat jemaat Mandiri Membekali remaja pengetahuan wawasan guna Meningkatkan potensi diri yang dimiliki remaja yang di jemaat Mandiri I. yang di jemaat Mandiri I., KPRW DAN KPRJ Sepanjang tahun Jemaat 25,000,000 25,000, Latihan Ketrampilan Kader Gereja. Membekali remaja ketrampilan yang bermanfaat bagi dirinya menurut potensi diri yang dimilikinya yang putus sekolah yang berminat untuk ketrampilan tertentu yang putus sekolah yang berminat untuk ketrampilan tertentu, KPRW DAN KPRJ DISESUAIKAN Jemaat 10,000,000 10,000,000

5 19 PELAYANAN SISWA Seminar-seminar Dan Diskusi Kontekstual Meningkatkan wawasan pengetahuan Tenaga dalam menyikapi masalah-masalah actual yang berkembang ditengah jemaat masyarakat. Sebagai kontribusi remaja dalam perannya bagi pemberdayaan jemaat masyarakat Tenaga, mitra-mitra kelompok masyarakat lainnya Tenaga, mitramitra kelompok masyarakat lainnya 4 BULAN SEKALI Jemaat 10,000,000 10,000, Pembahasan konsep melalui konsolidasi, koordinasi sosialisasi program cara penyampaianpenyampaian konsep pelsis dalam forumforum pertemuan, Rayon Sinodal forum diskusi lainnya. Mensosialisasikan Konsep Program Pengembangan Pelsis di aras menjalin komunikasi pimpinan-pimpinan sekolah komponen KPR para pimpinan sekolah memahami menjalin kerjasama yang erat dalam menjalankan Program Pelsis KPR aras & Pimpinan sekolah BIDANG PELSIS April, Juni, Agustus Oktober 2014 Jemaat 2,500,000 2,500,000

6 21 22 PELAYANAN SISWA Pembentukan kelengkapan Tim/ Pelsis / Rayon/ sekolah. Sosialisasi akan keberadaan PELSIS REMAJA disekolahsekolah baik negeri maupun swasta Koordinasi Kepala-kepala dinas pendidikan/ kabid dikmen (tkt Provinsi/ kabupaten kota). Akan dilaksanakan pada September Oktober 2014 oleh Pelsis. Menyusun Tim Sosialisasi Pelsis di Tingkat Sinode, Rayon, Sekolah Menjalin komunikasi, dukungan kerjasama Siswa Stakeholder Pendidikan/ Pemerintah Agar terbentuk Tim yang bisa melakukan Sosialisasi Siswa di aras juga disekolahsekolah Agar bisa memiliki akses serta Support kerjasama yang baik Pemerintah khususnya dinas pendidikan Propinsi Kabupaten Kota, Guru Siswa disetiap aras sekolah Kepalakepala Dinas Propinsi Kabupaten atau yang diwakilkan Bi Pelsis, KPR di aras Jemaat Guru-guru Pelsis API serta MOK Agustus 2014 DISESUAIKAN Waktu Para Kepala Dinas Jemaat Kabupaten Kota

7 23 Pengorganisasian PELSIS di sekolah-sekolah oleh Komisi dibawah koordinasi Komisi Sinode bekerjasama pihak sekolah yang bersangkutan akan diawali pada sekolah-sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Menyusun/ memilih/ melengkapi struktur Organisasi Pelsis di aras di sekolah Agar di aras segera memiliki Struktur organisasi Pelsis untuk mempermudah koordinasi pelaksanaan setiap program Pelsis, Guru Siswa disetiap aras sekolah Bi Pelsis, KPR di aras Jemaat Guru-guru Agustus 2014 Sekolah, Jemaat masingmasing 24 PELAYANAN SISWA Visitasi ke sekolah-sekolah (SMP/ SMA/ SMK ) Memantau mensupervisi Jalannya Kegiatan Pelsis di Sekolah-sekolah dalam wilayah Agar bisa memantau, mengukur memberikan arahan kepada setiap Tim Pelsis di sekolahsekolah Pengurus Pelsis di sekolahsekolah Tim Pelsis Rayon Minggu keempat setiap Bulan Disesuaikan 25 Seminar/ dialog KPR Siswa Kristen oleh Tim Pelsis. Meningkatkan Kompetensi wawasantiem Pelsis Siswa Kristen dalam menjalankan setiap tugas kesaksian nya Agar Tim Pelsis Siswa Kristen semakin memahami eksistensi peran mereka dalam hidup Bersaksi, Bersekutu Melayani Tim Pelsis Siswa Tim Pelsis serta Rayon Disesuaikan Disesuaikan 10,000,000 10,000,000

8 26 Lomba kreatifitas/ Inovasi bakat siswa akan dibentuk Panitia pada waktu yang akan disesuaikan Menggali, menyemangati meningkatkan Kreatifitas Siswa sebagai wujud kesasian hidup memuliakan Tuhan Agar Tergali terbina Kreatifitas Para Siswa menjadikan Talenta mereka sebagai alat kesaksian untuk Kemuliaan Tuhan Siswa Pelsis, B, Purna Retel Panitia Juni 2014 Akan ditentukan 15,000,000 15,000, PELAYANAN SISWA Kamp Siswa (KSG) bersama Perkemahan Kreatif Meningkatkan Tali Pesaudaraan, membina mental spiritual Sesama siswa Agar diatara sisawa terjalin kebersamaan, saling mengenal bertumbuh bersama dalam Kristus sebagai satu keluarga Siswa, Guru Pelsis, B, Purna Retel Panitia Juni-Juli Pemberian bantuan pendidikan kepada remaja Pelsis yang berprestasi tetapi memiliki kemampuan ekonomi yang memprihatinkan. Memotivasi meringankan beban Siswa yang kurang mampu secara ekonomi tetapi memiliki kemampuan intelektual yang baik Agar Siswa Berprestasi tetapi lemah ekonomi akan tetap bersekolah terus meningkat prestasinya Siswa berprestasi yang lemah ekonomi keluarganya Pelsis, PSPPK MOK April 2014 Disesuaikan 10,000, Rapat Evaluasi akan dilakukan secara berkala oleh Pelsis Mengevaluasi Kinerja Pelsis, Tim Pelsis, Panitia Pengurus Pelsis di setiap sekolah aras Agar bisa memantau, mengukur memberikan arahan kepada setiap Tim Pelsis di sekolahsekolah aras, Tim Pelsis Sinode, Rayon,, Jemaat Sekolah Pelsis 1 bulan sekali Disesuaikan 2,500,000 2,500,000

9 30 Penataan system komunikasi informasi remaja Melanjutkan Penataan system komunikasi informasi remaja yaitu mendata identitas anggota KPR jemaat KPR serta remaja mengumpulkan biodata dibuatkan database. Agar memudahkan dalam menata di aras mendapatkan Data Based remaja Se di Aras KOMINFO Mei - Juli , , KOMUNIKASI DAN INFORMASI Penentuan key person atau orang-orang kunci dalam system pendistribusian surat informasi lainnya. Pengoptimalan fungsi-fungsi kelompok kerja koordinatorium rayon untuk meneruskan surat-surat dari komisi. Mempermudah Sistem distribusi surat menyurat di dalam, Rayon, Jemaat Mendapatkan Orang Kunci yang bisa bertanggung jawab dalam menjalankan/ mendisusikan surat di setiap jemaat dalam wilayahnya. Ditentukan oleh setiap KPR Kominfo KPR Dalam Konsultasi Pemilihan (Maret 2014) Rayon 32 Mengupdate situs facebook secara berkala menggawangi web remaja, serta mengisinya kontenkonten rohani yang membangun remaja. Memberikan informasi terkini terakurat tentang program kegiatan lainnya Agar keluarga Besar mendapatkan Informasi terakurat terkini tentang program kegiatan di Aras Kominfo Setiap Kebutuhan Situs-situs

10 33 Melanjutkan penerbitan Bina memperkaya kembali isinya terutama memperkenalkan profil remaja serta aya ruang khusus informasi. Memberikan bahanbahan kebutuhan Peribadatan perenungan serta informasi Rohani Agar pengguna Bina lebih diperkaya wawasan materi peribadatannya di Aras Kominfo setiap 2 bulan 34 KOMUNIKASI DAN INFORMASI Penerbitan Tabloid Tela secara berkala setiap dua bulan sekali, melibatkan orang-orang professional di bignya. Melakukan kerjasama media local yang memilki percetakan untuk mencetak tabloid Tela. Melakukan perekrutan crew lewat kegiatan pelatihanpelatihan jurnalistik. Memberikan Ruang bagi Informasi berita serta jurnal laporan kegiatan untuk diberitakan disaksikan informasi atau berita di Komisi di aras bisa diberitakan disaksikan di Aras Kominfo Setiap 2 Minggu 15,000,000 10,000,000

11 35 Melanjutkan kerjasama stasiun TV atau radio swasta maupun pemerintah untuk menampilkan siaran remaja. Menyaksikan kepada dunia tentang kehidupan kegiatan Agar sebanyak mungkin orang Tahu tentang Kristus lewat kesaksian di Aras Kominfo Setiap Bulan 5,000,000 5,000, KOMUNIKASI DAN INFORMASI Pembuatan pos-pos Teenagers Crisis Centre di kabupaten/ kota se Sulut. Melakukan kegiatan-kegiatan yang lebih menyentuh kepada seluruh komponen remaja. Perkunjungan orang sakit, terpenjara, dirundung duka, bencana alam pergumulanpergumulan lainnya. Memfasilitasi mendekatkan nyata dari, KPRW KPR Jemaat kepada lingkungan sekitar Semakin banyak jiwa yang dimenangkan dalam Kristus lewat Holistik Berdasarkan kerja Kominfo Hubungan Kerja sama Oikumene Setiap Bulan 5,000,000 5,000, ORGANISASI DAN MANAGEMEN Pembekalan/pelatihan Komisi remaja tingkat Jemaat a. Latihan pengelolaan Manajemen Kristiani b. Latihan pengelolaan Organisasi Kristiani : Membekali setiap perangkat pelayan yang ada (KPRJ KPRW) tentang pengelolaan Manajemen Kristiani mengelola Organisasi Krisriani dalam lingkup KPRW KPRJ memiliki kemampuan managemen organisasi yang baik demi peningkatan kinerja KPRJ KPRW BIDANG MANAGEMEN & ORGANISASI Sepanjag Tahun 2014 RAYON / Kabupaten Kota 10,000,000 5,000,000

12 40 Peningkatan pemberdayaan Struktur fungsi kelembagaan melalui territorial ( Sinode, Rayon, Jemaat ) memantapkan fungsi big Memaksimalkan fungsi tanggung jawab struktural KPR di aras KPRW KPRJ memahami melaksanakan Tugas tanggung jawab sesuai jabatan yang diemban KPR Rayon, Jemaat / Jemaat Sepanjang tahun 2014 Semua Aras 41 ORGANISASI DAN MANAGEMEN Menginventarisir data yang up to date jumlah remaja anggota remaja lewat penerbitan KTP Melanjutkan Penataan system komunikasi informasi remaja yaitu mendata identitas anggota KPR jemaat KPR serta remaja mengumpulkan biodata seluruh remaja dibuatkan database. Agar memudahkan dalam menata di aras mendapatkan Data Based remaja Se di Aras MO KOMINFO Mulai Penjabaran Program (Jan 2014) dn Konsultasi Pemilihan (Maret 2014) Aras Jemaat 42 Mengumpulkan data berdasarkan SK dari masingmasing Jemaat ttg pengangkatan idem idem Idem idem Idem Idem

13 43 Pelatihan pengembangan Karakter sebagai (Character Building) Tahap II Bekerja sama IBLP ( Institute Basic Life in Principle ) Membina mengembangkan karakter positif para Pelayan pembina pelayan memiliki karakter yang membangun Ketua KPR MO bekerjasama Team dari Ibu Polin Tindas & K Olga Singkoh Sesuai Jadwal Fasilitasor Manado, Makassar, Bali 35,000,000 30,000, ORGANISASI DAN MANAGEMEN Meningkatkan peran Forum Pembentukan Struktur di tingkat Kabupaten/Kota. Menjalin komunikasi, dukungan kerjasama Mantan, KPRW KPRJ dapat terus bekerja bersama dalam melayani Mantanmantan, KPRW KPR Jemaat MO Sesudah Konsultasi Pemilihan 2014 Manado 45 Menginisiatif/mediator kerjasama dari berbagai jemaat jemaat yang lain ( Jemaat yang maju jemaat yang lain / Tukar ) Menjalin kemitraan kesetaraan dalam remaja se- Agar terjadi pembinaan yang merata di seluruh di daerah terpencil MO KPR jemaat maju Mulai Januari 2014 Disesuaikan 46 Pembekalan Pelatihan Komisi Sinode Membekali meningkatkan Kinerja KPR Sinode memiliki tanggung jawab tugas kesaksian yang baik November 2013 Juni 2014 Manado Jawa 40,000,000 30,000,000

14 Perlengkapan, Sarana Prasarana serta Perbendaharaan Keuangan Akan menerbitan Buku Kumpulan Lagu yang disertai bentukbentuk Ibadah Kreatif akan didistribusikan ke seluruh jemaat harga penggantian biaya cetak yang terjangkau. Membuat atribut-atribut (Kaos, Buku, Pin) bertuliskan berlogo!, akan dipasarkan awal tahun Membuka peluang usaha di big Marketing, modal kecil, para pelayan akan mendapatkan pelatihan tentang kewirausahaan. Untuk lebih jelas hubungi koordinator, dimulai akhir bulan Februari Memperkaya Bahanbahan peribadatan sarana meningkatkan iman Menyeragamkan atribut membentuk Image Kristiani yang kuat bagi Mengajarkan ketrampilan berwirausaha kepada yang membutuhkan Agar mempermudah dalam mengakses lagu bentuk-bentuk peribadatan remaja Agar memiliki ciri identitas kesaksian yang kreatif inovatif Agar ada wirausahawirausaha dari yang bisa menopang perekonomian pribadi keluarga di Aras di Aras PSPPK API PSPPK PSPPK Profesional Januari 2014 Januari ,000,000 5,000,000 10,000,000 10,000,000 Februari 2014 Manado

15 50 51 Perlengkapan, Sarana Prasarana serta Perbendaharaan Keuangan Menerbitkan kembali Tabloid Tela sebagai wadah informasi ke remaja. Akan dilaksanakan pada awal tahun Harga terjangkau. Sosialisasikan BIna yang Resmi diterbitkan oleh Sinode. Bina harus dibuat lebih menarik lagi ilustrasi dll. Memberikan Ruang bagi Informasi berita serta jurnal laporan kegiatan untuk diberitakan disaksikan Terus memperkenalkan Cetakan Bina kepada Jemaat pembina remaja informasi atau berita di Komisi di aras bisa diberitakan disaksikan Agar Semua Jemaat selalu memakai Bina dalam melayani Kompone n Pelayana n di Aras Pelayana n Kompone n Pelayana n di Aras Pelayana n Kominfo PSPPK PSPPK Setiap 2 Minggu November 2013 Sepnjang Tahun MISI, OIKUMENE DAN KERJASAMA PELAYANAN HOLISTIK Membawa Injil kedalam kehidupan Jemaat di aras dalam bentuk yang komprehensiv yaitu kesehatan, KPI, Kunjungan diakonia, penyuluhan pertanian/ perikanan/ kehutanan penyaluran bantuan social lainnya. Meangaktualisasi kan Program dalam bentuk kegiatan nyata yang bisa langsung dirasakan dinikmati serta berdampak positif kepada Jemaat Warga MOK API serta PSPPK Oktober 2013 s/d Awal Tahun 2014 Holistik ini akan dilaksanakan di aras jemaat, wilayah rayon membentuk kelompok-kelompok remaja peduli. 35,000,000 35,000,000

16 53 PELATIHAN PENGINJILAN Dalam rangka mengembalikan fungsi tugas gereja kita maka perlu digalakkan lagi kegiatan penginjilan yang diawali pelatihan-pelatihan penginjilan. Agar Injil semakin diberitakan banyak Jiwa yang dimenangkan Semua Jemaat non jemaat MOK API serta PSPPK Setiap 2 Bulan HOB Sekolahsekolah (Bekerja sama Team Ibu Pauline Tindas Pnt. Olga Sajow-Singkoh) 7,500,000 5,000, KUNJUNGAN/ PERTUKARAN / KERJASAMA PELAYANAN LINTAS GOLONGAN. Program ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan hubungan jaringan antar sesama. Orang Kristen juga saling bertukar pengalaman dalam rangka pengkayaan variasi tugas terutama dalam big keremajaan. Agar tercipta kerjasama antar golongan Gereja interdenominasi remaj Gereja Tujuan Juni November 2014 Gereja Kristen Protestan Sumatera 45,000,000 40,000, MISI, OIKUMENE DAN KERJASAMA Menindak lanjuti kerjasama BKKBN, Ba Narkotika Nasional, Dikpora Provinsi Kabupaten Kota instansi lainnya yang berkaitan programprogram yang kenya itu akan menunjang programprogram kita kedepan. Memberikan Penyuluhan tentang kesehatan reproduksi Program KB, Narkotika Pendidikan Agar memiliki informasi yang benar terhindar dari jerumus Narkoba Free Sex MOK Instansi terkait Apr-14 Manado, Minahasa Bitung 10,000,000 5,000,000

17 PENGEMBANGAN MINAT DAN BAKAT PERKEMAHAN KREATIF REMAJA 2014 PESTA SENI REMAJA TAHUN 2014 Melaksanakan HPR 28 Januari 2014 di Pineleng Membina, mengembangkan mempersatukan Talenta Kreatifitas untuk menjadi Kekuatan Tuhan Membina mengembangkan Talenta di big seni mendorong mereka untuk senantiasa memuliakan Tuhan lewat seni Menemukan, Membina Mengembangkan Talenta Akademik Fisik Agar bisa menemukan Jati diri talenta mereka digunakan untuk kemuliaan Tuhan Menemukan Minat Bakat remaja di big seni bisa dipakai untuk melayani bersaksi bagi kemuliaan Tuhan Agar bisa menemukan Jati diri talenta mereka digunakan untuk kemuliaan Tuhan ketentuan ketentuan ketentuan Panitia Pelaksana Panitia Pelaksana Panitia Pelaksana Liburan Sekolah Akhir Juni - Awal Juli 2014 Libur Lebaran Januari 2014 Mapanget I WILAYAH PASAN Pineleng 2014 Manado Timur IV ,000, ,000,000 pm pm 59 PENGEMBANGAN MINAT DAN BAKAT FESTIVAL TEATER Membina mengembangkan Talenta di big seni teater mendorong mereka untuk senantiasa memuliakan Tuhan lewat teater Menemukan Minat Bakat remaja di big seni teater bisa dipakai untuk melayani bersaksi bagi kemuliaan Tuhan ketentuan Panitia Pelaksana Agustus 2014 Disesuaikan lokasi PSR ,000,000 35,000,000

18 60 UMUM DAN DATA BASE Aksi riil melakukan pengumpulan data di kantor sinode menyangkut hasil sensus hasil pemilihan komisi remaja jemaat wilayah serta sinode. Mendapatkan Data KPR Jemaat Agar mempermudah terkumpulnya data KPR Jemaat untuk kepentingan Penataan System Informasi Komunikasi KPR di aras Kominfo Sekretariat Sinode Kominfo November 2013 s/d Februari 2014 Kantor Sinode, Jemaat 500, , Melaksanakan Pemilihan Tela 2014 disesuaikan Libur Lebaran. Membina mengembangkan Karakter Kepribadian Tela bagi Mendapatkan Kepribadian Karakter Tela untuk Kesaksian Bagi Tuhan Yesus ketentuan Tim Kerja/ FKPRT Januari s/d Oktober 2014 HOB Koka, Rudis Wabub Minahasa Aula Mapalus Kantor Gubernur 125,000, ,000,000 Total 1,096,000, ,500,000 Selisih 197,500,000 Usaha 122,500,000 Subsidi Kas Sinode 75,000,000 KOMISI PELAYANAN REMAJA SINODE Pnt. Drs. Jantje W. Sajow, MSi Ketua Pnt. Meksi J. Sahensolar, SPi. Sekretaris

PROGRAM KOMISI PELAYANAN PEMUDA SINODE GMIM TAHUN 2015 HASIL SIDANG MAJELIS SINODE TAHUNAN KE- 27 di Wilayah KAWANGKOAN TAHUN 2014

PROGRAM KOMISI PELAYANAN PEMUDA SINODE GMIM TAHUN 2015 HASIL SIDANG MAJELIS SINODE TAHUNAN KE- 27 di Wilayah KAWANGKOAN TAHUN 2014 1. BidangMisi&Oikumene PROGRAM KOMISI PELAYANAN PEMUDA SINODE GMIM TAHUN HASIL SIDANG MAJELIS SINODE TAHUNAN KE- 27 di Wilayah KAWANGKOAN TAHUN 2014 1 Ibadah Agung Paskah& HUT Meningkatkan Pemahaman tentang

Lebih terperinci

BAB IV PENUTUP. A. Kesimpulan. Dari hasil penelitian yang telah dibahas mengenai strategi Badan

BAB IV PENUTUP. A. Kesimpulan. Dari hasil penelitian yang telah dibahas mengenai strategi Badan BAB IV PENUTUP A. Kesimpulan Dari hasil penelitian yang telah dibahas mengenai strategi Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika dikalangan remaja,

Lebih terperinci

PERATURAN BANUA NIHA KERISO PROTESTAN (BNKP) NOMOR 04/BPMS-BNKP/2008

PERATURAN BANUA NIHA KERISO PROTESTAN (BNKP) NOMOR 04/BPMS-BNKP/2008 PERATURAN BANUA NIHA KERISO PROTESTAN (BNKP) NOMOR 04/BPMS-BNKP/2008 tentang J E M A A T Dengan Kasih Karunia Yesus Kristus, Tuhan dan Raja Gereja BADAN PEKERJA MAJELIS SINODE BNKP Menelaah : Kejadian

Lebih terperinci

DOKUMEN PELAKSANAAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH ( DPA SKPD )

DOKUMEN PELAKSANAAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH ( DPA SKPD ) PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI UTARA DOKUMEN PELAKSANAAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH ( DPA SKPD ) SEKRETARIAT DAERAH TAHUN ANGGARAN 203 NAMA FORMULIR DPA SKPD DPA SKPD DPA SKPD 2. Ringkasan Dokumen

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA PEMAHAMAN MENGENAI BENTUK-BENTUK PELAYANAN KOMISI DOA DI JEMAAT GPIB BETHESDA SIDOARJO SESUAI DENGAN

BAB IV ANALISA PEMAHAMAN MENGENAI BENTUK-BENTUK PELAYANAN KOMISI DOA DI JEMAAT GPIB BETHESDA SIDOARJO SESUAI DENGAN BAB IV ANALISA PEMAHAMAN MENGENAI BENTUK-BENTUK PELAYANAN KOMISI DOA DI JEMAAT GPIB BETHESDA SIDOARJO SESUAI DENGAN PRESPEKTIF KONSELING PASTORAL DAN REFLEKSI TEOLOGIS Dalam Bab ini akan dipaparkan analisa

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI 5.1 Kesimpulan Tabloid NOVA merupakan tabloid wanita yang memiliki kompetensi sangat baik dan memiliki market share terbesar dibandingkan dengan para kompetitornya serta

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Strategi pembangunan daerah dirumuskan untuk menjalankan misi guna mendukung terwujudnya visi yang harapkan yaitu Menuju Surabaya Lebih Baik maka strategi dasar pembangunan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA. kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik learning activities yang ada di Sekolah

BAB IV ANALISIS DATA. kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik learning activities yang ada di Sekolah BAB IV ANALISIS DATA A. Pengelolaan Kegiatan Ekstrakurikuler Jurnalistic Learning Activities. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik learning activities

Lebih terperinci

PERATURAN BANUA NIHA KERISO PROTESTAN NOMOR 06/ BPMS-BNKP/ 2008 tentang UNIT PELAYANAN BADAN PEKERJA MAJELIS SINODE BNKP

PERATURAN BANUA NIHA KERISO PROTESTAN NOMOR 06/ BPMS-BNKP/ 2008 tentang UNIT PELAYANAN BADAN PEKERJA MAJELIS SINODE BNKP Menelaah PERATURAN BANUA NIHA KERISO PROTESTAN NOMOR 06/ BPMS-BNKP/ 2008 tentang UNIT PELAYANAN Dengan Kasih Karunia Yesus Kristus, Tuhan dan Raja Gereja BADAN PEKERJA MAJELIS SINODE BNKP : Matius 16:21-28;

Lebih terperinci

TUGAS POKOK DAN FUNGSI PENGURUS ASPAPI

TUGAS POKOK DAN FUNGSI PENGURUS ASPAPI TUGAS POKOK DAN FUNGSI PENGURUS ASPAPI Pengurus ASPAPI mempunyai tugas, pokok dan fungsi melaksanakan pengelolaan, pembinaan, pengembangan Ilmu Administrasi Perkantoran dan SDM A. Tugas Pokok dan Fungsi

Lebih terperinci

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN BAB VI STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN Strategi pembangunan daerah dirumuskan untuk menjalankan misi guna mendukung terwujudnya visi yang harapkan yaitu Menuju Surabaya Lebih Baik maka strategi dasar pembangunan

Lebih terperinci

VISI MISI VISI: ORGANISASI PENGAWAS PROFESIONAL, BERMARTABAT DAN SEJAHTERA MISI :

VISI MISI VISI: ORGANISASI PENGAWAS PROFESIONAL, BERMARTABAT DAN SEJAHTERA MISI : APSI VISI: ORGANISASI PENGAWAS PROFESIONAL, BERMARTABAT DAN SEJAHTERA MISI : VISI MISI a. MENINGKATKAN KOMPETENSI PENGAWAS SEKOLAH/MADRASAH PROFESIONAL. b. MEMFASILITASI PROFESI PENGAWAS SEKOLAH/MADRASAH

Lebih terperinci

POKOK POKOK PERATURAN (P2P) MAMRE GBKP

POKOK POKOK PERATURAN (P2P) MAMRE GBKP Rumusan Amandemen P2P MAMRE GBKP POKOK POKOK PERATURAN (P2P) MAMRE GBKP 2015 2020 BAB I HAKEKAT, KEDUDUKAN DAN TUGAS PANGGILAN Pasal 1 Nama dan Kedudukan 1. Perbapan (Kaum Bapak) merupakan salah satu Lembaga

Lebih terperinci

BAB I PERSYARATAN PRODUK

BAB I PERSYARATAN PRODUK BAB I PERSYARATAN PRODUK I.1. Pendahuluan Pada masa sekarang ini, pencapaian informasi yang cepat dan akurat serta tepat menjadi salah satu bagian terpenting dan telah menjadi tuntutan publik dalam kehidupan.

Lebih terperinci

Biro Bina Sosial, Sekretariat Daerah Propinsi Sumatera Barat

Biro Bina Sosial, Sekretariat Daerah Propinsi Sumatera Barat BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN, DAN PENDANAAN INDIKATIF Untuk mendukung Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Daerah Provinsi Sumatera Barat, dan berdasarkan

Lebih terperinci

GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 21 TAHUN TENTANG

GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 21 TAHUN TENTANG GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 21 TAHUN 2013 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN PERATURAN DAERAH PROVINSI JAWA TIMUR NOMOR 15 TAHUN 2012 TENTANG PENYELENGGARAAN KOORDINASI PENYULUHAN

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 39 TAHUN 2008 TENTANG PEMBINAAN KESISWAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 39 TAHUN 2008 TENTANG PEMBINAAN KESISWAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 39 TAHUN 2008 TENTANG PEMBINAAN KESISWAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, Menimbang : a. bahwa untuk

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 39 TAHUN 2008 TENTANG PEMBINAAN KESISWAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 39 TAHUN 2008 TENTANG PEMBINAAN KESISWAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DRSALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 39 TAHUN 2008 TENTANG PEMBINAAN KESISWAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, Menimbang : a. bahwa untuk

Lebih terperinci

Bab I Pendahuluan UKDW

Bab I Pendahuluan UKDW Bab I Pendahuluan A. Latar Belakang Gereja Kristen Jawa (GKJ) Immanuel Ungaran merupakan salah satu gereja yang terletak di Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang dengan jemaat berjumlah 417 jiwa.

Lebih terperinci

Syarat dan Tugas Pengurus OSIS SMAK PENABUR Cirebon Tahun Ajaran 2016/2017

Syarat dan Tugas Pengurus OSIS SMAK PENABUR Cirebon Tahun Ajaran 2016/2017 BADAN PENDIDIKAN KRISTEN PENABUR SMA KRISTEN PENABUR Jalan Ciptomangunkusumo No. 24 Cirebon Telp. (0231) 206024 Fax. (0231) 245119 E-mail : smak1@penaburcirebon.sch.id www.smak1.penaburcirebon.sch.id Syarat

Lebih terperinci

BUPATI MADIUN SALINAN PERATURAN BUPATI MADIUN NOMOR 28 TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PENDIDIKAN BUPATI MADIUN,

BUPATI MADIUN SALINAN PERATURAN BUPATI MADIUN NOMOR 28 TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PENDIDIKAN BUPATI MADIUN, BUPATI MADIUN SALINAN PERATURAN BUPATI MADIUN NOMOR 28 TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PENDIDIKAN BUPATI MADIUN, Menimbang : a. bahwa dalam rangka pelaksanaan ketentuan Pasal 71 Peraturan

Lebih terperinci

PEDOMAN PEMBINAAN KEMAHASISWAAN DAN PENGEMBANGAN PERANAN ALUMNI

PEDOMAN PEMBINAAN KEMAHASISWAAN DAN PENGEMBANGAN PERANAN ALUMNI BAGIAN KELIMA PEDOMAN PEMBINAAN KEMAHASISWAAN DAN PENGEMBANGAN PERANAN ALUMNI I. Pembinaan Akhlak dan Moral 1. Tujuan Pembinaan Pembinaan akhlak dan moral bertujuan agar mahasiswa IAIN memiliki kepribadian

Lebih terperinci

1. Seksi Pembinaan Keimanan dan Ketaqwaan terhadap Tuhan YME, antara lain: a. Melaksanakan peribadatan sesuai dengan ketentuan agama masing-masing.

1. Seksi Pembinaan Keimanan dan Ketaqwaan terhadap Tuhan YME, antara lain: a. Melaksanakan peribadatan sesuai dengan ketentuan agama masing-masing. - A. Program Seksi / Bidang Pokok-pokok kegiatan seksi: 1. Seksi Pembinaan Keimanan dan Ketaqwaan terhadap Tuhan YME, antara lain: a. Melaksanakan peribadatan sesuai dengan ketentuan agama masing-masing.

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PEMUDA DAN OLAHRAGA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 0059 TAHUN 2013 TENTANG PENGEMBANGAN KEPEMIMPINAN PEMUDA

PERATURAN MENTERI PEMUDA DAN OLAHRAGA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 0059 TAHUN 2013 TENTANG PENGEMBANGAN KEPEMIMPINAN PEMUDA PERATURAN MENTERI PEMUDA DAN OLAHRAGA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 0059 TAHUN 2013 TENTANG PENGEMBANGAN KEPEMIMPINAN PEMUDA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PEMUDA DAN OLAHRAGA REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

PERATURAN BUPATI SUMBAWA NOMOR 11 TAHUN 2008 TENTANG

PERATURAN BUPATI SUMBAWA NOMOR 11 TAHUN 2008 TENTANG PERATURAN BUPATI SUMBAWA NOMOR 11 TAHUN 2008 TENTANG RINCIAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA DINAS PEMUDA OLAHRAGA KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN SUMBAWA BUPATI SUMBAWA Menimbang : Mengingat : a. bahwa

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANDUNG BARAT NOMOR 2 TAHUN 2013 TENTANG PENYELENGGARAAN PROGRAM KELUARGA BERENCANA DAERAH

PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANDUNG BARAT NOMOR 2 TAHUN 2013 TENTANG PENYELENGGARAAN PROGRAM KELUARGA BERENCANA DAERAH PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANDUNG BARAT NOMOR 2 TAHUN 2013 TENTANG PENYELENGGARAAN PROGRAM KELUARGA BERENCANA DAERAH Menimbang : a. Mengingat : 1. DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BANDUNG BARAT,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. sejarah misi terdahulu di Indonesia yang dikerjakan oleh Zending Belanda, orang

BAB I PENDAHULUAN. sejarah misi terdahulu di Indonesia yang dikerjakan oleh Zending Belanda, orang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Keberadaan Gereja X Bandung di Wilayah Jawa Barat tidak terlepas dari sejarah misi terdahulu di Indonesia yang dikerjakan oleh Zending Belanda, orang Tionghoa

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 2011 TENTANG PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN DAN KEPELOPORAN PEMUDA, SERTA PENYEDIAAN PRASARANA DAN SARANA KEPEMUDAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Lebih terperinci

BUPATI BANYUMAS PERATURAN BUPATI BANYUMAS NOMOR 35 TAHUN 2008 TENTANG

BUPATI BANYUMAS PERATURAN BUPATI BANYUMAS NOMOR 35 TAHUN 2008 TENTANG BUPATI BANYUMAS PERATURAN BUPATI BANYUMAS NOMOR 35 TAHUN 2008 TENTANG PENJABARAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN BANYUMAS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BANYUMAS,

Lebih terperinci

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM KERJA BADAN KOORDINASI KEGIATAN MAHASISWA TEKNIK KIMIA INDONESIA

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM KERJA BADAN KOORDINASI KEGIATAN MAHASISWA TEKNIK KIMIA INDONESIA GARIS-GARIS BESAR PROGRAM KERJA BADAN KOORDINASI KEGIATAN MAHASISWA TEKNIK KIMIA INDONESIA I. PENDAHULUAN Seperti yang tercantum dalam Anggaran Dasar BKKMTKI, antara lain dijelaskan bahwa tujuan BKKMTKI

Lebih terperinci

PELAYANAN GEREJA TUHAN

PELAYANAN GEREJA TUHAN PELAYANAN GEREJA TUHAN CATATAN SISWA No. Tanggal Kirim Tulislah dengan huruf cetak yang jelas! Nama Saudara............................ Alamat. Kota,. Propinsi. Umur....... Laki-laki/perempuan............

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 39 TAHUN 2008 TENTANG PEMBINAAN KESISWAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 39 TAHUN 2008 TENTANG PEMBINAAN KESISWAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DRSALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 39 TAHUN 2008 TENTANG PEMBINAAN KESISWAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, Menimbang : a. bahwa untuk

Lebih terperinci

KALENDER PENDIDIKAN SMA, SMALB, SMK, dan PNFI TAHUN PELAJARAN 2009/2010

KALENDER PENDIDIKAN SMA, SMALB, SMK, dan PNFI TAHUN PELAJARAN 2009/2010 KATA PENGANTAR KALENDER PENDIDIKAN SMA, SMALB, SMK, dan PNFI TAHUN PELAJARAN 2009/2010 Buku Kalender Pendidikan ini disusun sebagai pedoman dalam menyusun rencana dan program bagi sekolah SMA, SMALB, SMK,

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN SLEMAN NOMOR 4 TAHUN 2010 TENTANG LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SLEMAN,

PERATURAN DAERAH KABUPATEN SLEMAN NOMOR 4 TAHUN 2010 TENTANG LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SLEMAN, PERATURAN DAERAH KABUPATEN SLEMAN NOMOR 4 TAHUN 2010 TENTANG LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SLEMAN, Menimbang : a. bahwa keberadaan Lembaga Kemasyarakatan Desa dalam

Lebih terperinci

RENCANA KINERJA TAHUN 2013

RENCANA KINERJA TAHUN 2013 RENCANA KINERJA TAHUN 2013 KEMENTERIAN PERTANIAN BADAN PENYULUHAN DAN PENGEMBANGAN SDM PERTANIAN SMK SPP NEGERI SEMBAWA PALEMBANG 2012 KATA PENGANTAR Puji Syukur Kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas tersusunnya

Lebih terperinci

Penamatan Angkatan ke Enam

Penamatan Angkatan ke Enam Baptisan Kudus Seminar satu bulan telah selesai dilakukan di Kota Sragen, begitu luar biasa Tuhan menuntun sepanjang keluarga Amazing Facts Indonesia dan Jemaat Sragen bekerja bersama. 1 Korintus 15:58

Lebih terperinci

BAB III TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN

BAB III TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN BAB III TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN 3.1 Telaahan terhadap Kebijakan Nasional Rencana program dan kegiatan pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pemalang mendasarkan pada pencapaian Prioritas

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. Bagian ini akan membahas latar belakang masalah, identifikasi masalah,

I. PENDAHULUAN. Bagian ini akan membahas latar belakang masalah, identifikasi masalah, I. PENDAHULUAN Bagian ini akan membahas latar belakang masalah, identifikasi masalah, pembatasan masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, kegunaan penelitian, dan ruang lingkup penelitian. A. Latar

Lebih terperinci

BUPATI KLATEN PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN DAERAH KABUPATEN KLATEN NOMOR 9 TAHUN 2014 TENTANG TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN

BUPATI KLATEN PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN DAERAH KABUPATEN KLATEN NOMOR 9 TAHUN 2014 TENTANG TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN BUPATI KLATEN PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN DAERAH KABUPATEN KLATEN NOMOR 9 TAHUN 2014 TENTANG TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI KLATEN, Menimbang

Lebih terperinci

BAB IV PROFIL ORGANISASI

BAB IV PROFIL ORGANISASI 1 BAB IV PROFIL ORGANISASI IV.1. Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga VISI KEMENPORA Terwujudnya kualitas sumber daya pemuda dan olahraga dalam rangka meningkatkan wawasan kebangsaan, kepemimpinan yang

Lebih terperinci

BAB V PROGRAM DAN KEGIATAN. langkah operasionalnya harus dituangkan ke dalam program dan kegiatan indikatif yang mengikuti ketentuan peraturan

BAB V PROGRAM DAN KEGIATAN. langkah operasionalnya harus dituangkan ke dalam program dan kegiatan indikatif yang mengikuti ketentuan peraturan BAB V PROGRAM DAN KEGIATAN Sebagai perwujudan dari beberapa kebijakan dan strategi dalam rangka mencapai setiap tujuan strategisnya, maka langkah operasionalnya harus dituangkan ke dalam program dan kegiatan

Lebih terperinci

Surat-surat Paulus DR Wenas Kalangit

Surat-surat Paulus DR Wenas Kalangit Surat-surat Paulus DR Wenas Kalangit 15 Januari 2008 Jakarta 1 Surat-surat Paulus Catatan Umum Hampir separuh PB, yakni 13 kitab, memakai nama Paulus sebagai penulisnya (= Suratsurat Paulus). Selain itu,

Lebih terperinci

SALINAN LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 12 TAHUN 2009 TANGGAL 4 MARET 2009

SALINAN LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 12 TAHUN 2009 TANGGAL 4 MARET 2009 SALINAN LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 12 TAHUN 2009 TANGGAL 4 MARET 2009 INSTRUMEN AKREDITASI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA/MADRASAH TSANAWIYAH (SMP/MTs) 1. Periksalah kelengkapan Perangkat

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pemerintah Republik Indonesia mengakui ada 6 (enam) agama di Indonesia yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Kong Hu Cu. Keenam agama tersebut juga merupakan

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Perjamuan kudus merupakan perintah Tuhan sendiri, seperti terdapat dalam Matius 26:26-29, Mar

BAB 1 PENDAHULUAN. Perjamuan kudus merupakan perintah Tuhan sendiri, seperti terdapat dalam Matius 26:26-29, Mar BAB 1 PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Dalam pengajaran gereja sakramen disebut sebagai salah satu alat pemelihara keselamatan bagi umat Kristiani. Menurut gereja-gereja reformasi hanya ada dua sakramen,

Lebih terperinci

PERATURAN ORGANISASI IKATAN PERSAUDARAAN HAJI INDONESIA NOMOR : V TAHUN 2010 TENTANG TATA KERJA ORGANISASI

PERATURAN ORGANISASI IKATAN PERSAUDARAAN HAJI INDONESIA NOMOR : V TAHUN 2010 TENTANG TATA KERJA ORGANISASI PERATURAN ORGANISASI IKATAN PERSAUDARAAN HAJI INDONESIA NOMOR : V TAHUN 2010 TENTANG TATA KERJA ORGANISASI IKATAN PERSAUDARAAN HAJI INDONESIA ------------------------------------------------------------------

Lebih terperinci

GUBERNUR PROVINSI BANTEN PERATURAN DAERAH PROVINSI BANTEN NOMOR 10 TAHUN 2014 TENTANG PEMBANGUNAN KEPEMUDAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

GUBERNUR PROVINSI BANTEN PERATURAN DAERAH PROVINSI BANTEN NOMOR 10 TAHUN 2014 TENTANG PEMBANGUNAN KEPEMUDAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR PROVINSI BANTEN PERATURAN DAERAH PROVINSI BANTEN NOMOR 10 TAHUN 2014 TENTANG PEMBANGUNAN KEPEMUDAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR BANTEN, Menimbang : a. bahwa dalam rangka mewujudkan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. pendidikan nasional kabupaten hingga diimplementasikan langsung disekolah

BAB I PENDAHULUAN. pendidikan nasional kabupaten hingga diimplementasikan langsung disekolah 1 BAB I PENDAHULUAN A. Konteks Penelitian Soft Skills dalam pendidikan adalah suatu hal yang harus dicermati bersama oleh semua pihak mulai dari struktur teratas yakni kementerian pendidikan dan kebudayaan,

Lebih terperinci

BUPATI LUWU TIMUR PERATURAN DAERAH KABUPATEN LUWU TIMUR NOMOR 9 TAHUN 2013 TENTANG LEMBAGA KEMASYARAKATAN KELURAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BUPATI LUWU TIMUR PERATURAN DAERAH KABUPATEN LUWU TIMUR NOMOR 9 TAHUN 2013 TENTANG LEMBAGA KEMASYARAKATAN KELURAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA Menimbang Mengingat BUPATI LUWU TIMUR PERATURAN DAERAH KABUPATEN LUWU TIMUR NOMOR 9 TAHUN 2013 TENTANG LEMBAGA KEMASYARAKATAN KELURAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI LUWU TIMUR, : bahwa untuk

Lebih terperinci

BUPATI BANYUWANGI PERATURAN BUPATI BANYUWANGI NOMOR 60 TAHUN 2011 TENTANG

BUPATI BANYUWANGI PERATURAN BUPATI BANYUWANGI NOMOR 60 TAHUN 2011 TENTANG BUPATI BANYUWANGI PERATURAN BUPATI BANYUWANGI NOMOR 60 TAHUN 2011 TENTANG RINCIAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KABUPATEN BANYUWANGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN JEPARA NOMOR 13 TAHUN 2010 TENTANG LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA DAN KELURAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN DAERAH KABUPATEN JEPARA NOMOR 13 TAHUN 2010 TENTANG LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA DAN KELURAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN DAERAH KABUPATEN JEPARA NOMOR 13 TAHUN 2010 TENTANG LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA DAN KELURAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI JEPARA, Menimbang : a. bahwa dalam rangka pemberdayaan masyarakat

Lebih terperinci

1. Sekolah/Madrasah melaksanakan kurikulum berdasarkan muatan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). A.

1. Sekolah/Madrasah melaksanakan kurikulum berdasarkan muatan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). A. I. STANDAR ISI 1. Sekolah/Madrasah melaksanakan kurikulum berdasarkan muatan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Melaksanakan kurikulum berdasarkan 8 muatan KTSP Melaksanakan kurikulum berdasarkan

Lebih terperinci

IKATAN MAHASISWA ELEKTRO PERIODE 2011

IKATAN MAHASISWA ELEKTRO PERIODE 2011 PERANGKAT KERJA IKATAN MAHASISWA ELEKTRO PERIODE 2011 Sekretaris Kabinet (Cabinet Secretary) DESKRIPSI KERJA: 2. Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan fungsi kesekretariatan organisasi secara umum 3.

Lebih terperinci

1. Sekolah/Madrasah melaksanakan kurikulum berdasarkan muatan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). A.

1. Sekolah/Madrasah melaksanakan kurikulum berdasarkan muatan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). A. I. STANDAR ISI 1. Sekolah/Madrasah melaksanakan kurikulum berdasarkan muatan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Melaksanakan kurikulum berdasarkan 8 muatan KTSP Melaksanakan kurikulum berdasarkan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. I.1. Permasalahan. I.1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. I.1. Permasalahan. I.1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN I.1. Permasalahan I.1.1 Latar Belakang Hari Minggu umumnya sudah diterima sebagai hari ibadah umat Kristen. Dikatakan umumnya karena masih ada kelompok tertentu yang menekankan hari Sabat

Lebih terperinci

MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 52 TAHUN 2008 TENTANG

MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 52 TAHUN 2008 TENTANG SALINAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 52 TAHUN 2008 TENTANG KRITERIA DAN PERANGKAT AKREDITASI SEKOLAH MENENGAH ATAS/MADRASAH ALIYAH DENGAN RAHMAT

Lebih terperinci

DISTRIK WILAYAH I WILAYAH II

DISTRIK WILAYAH I WILAYAH II PENGURUS WILAYAH Pengurus Wilayah I Pengurus Wilayah II Pelayanan Pengurus & Program Kerja Pelayanan Pengurus Baru (Periode 2013-2016): Agar setia dalam pelayanan Kehidupan pribadi: sampai akhir. Kesehatan

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA NOMOR 13 TAHUN 2006 TENTANG LEMBAGA KEMASYARAKATAN DAN LEMBAGA ADAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN DAERAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA NOMOR 13 TAHUN 2006 TENTANG LEMBAGA KEMASYARAKATAN DAN LEMBAGA ADAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN DAERAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA NOMOR 13 TAHUN 2006 TENTANG LEMBAGA KEMASYARAKATAN DAN LEMBAGA ADAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI KUTAI KARTANEGARA, Menimbang : a. bahwa untuk melaksanakan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dinyatakan bahwa salah satu tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah mencerdaskan

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.24/MEN/2010 TENTANG

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.24/MEN/2010 TENTANG DRAFT PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.24/MEN/2010 TENTANG PENYELENGGARAAN KEHUMASAN DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

Buku pedoman ini disusun sebagai acuan bagi semua pihak yang terkait dengan pelaksanaan penyaluran tunjangan profesi guru.

Buku pedoman ini disusun sebagai acuan bagi semua pihak yang terkait dengan pelaksanaan penyaluran tunjangan profesi guru. PEDOMAN PELAKSANAAN PENYALURAN TUNJANGAN PROFESI GURU DIREKTORAT JENDERAL PENINGKATAN MUTU PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2008 KATA PENGANTAR UU No 14 Tahun 2005 Tentang

Lebih terperinci

BAB I. Pendahuluan Latar Belakang Masalah

BAB I. Pendahuluan Latar Belakang Masalah 1 BAB I Pendahuluan 1.1. Latar Belakang Masalah Perkembangan Kekristenan di tanah air tidak bisa dilepaskan dari peran badanbadan zending yang bekerja mengabarkan Injil kepada masyarakat. Untuk menjalankan

Lebih terperinci

STANDAR 1. VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN

STANDAR 1. VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN STANDAR 1. VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN 1.1 Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran serta Strategi Pencapaian Visi, misi, tujuan dan sasaran serta strategi pencapaian Program Studi

Lebih terperinci

No Item Penilaian Keterangan/ Bukti Fisik

No Item Penilaian Keterangan/ Bukti Fisik INSTRUMEN KOMPONEN/BIDANG MANAJEMEN KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN No Item Penilaian Keterangan/ Bukti Fisik 1. Muatan KTSP terdiri atas: (1) M (2) M (3) M (4) M (5) M (6) M (7) M (8) M Sekolah melaksanakan

Lebih terperinci

Tulisan Hukum_Subbagian Hukum_BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur 1.

Tulisan Hukum_Subbagian Hukum_BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur 1. PENGELOLAAN KEUANGAN DANA ALOKASI KHUSUS PENDIDIKAN KEGIATAN PEMENUHAN PRASARANA SEKOLAH BAGI SD DAN SMP BERDASARKAN KETENTUAN PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN DASAR NOMOR 144/C/KP/2015 http://binpers.com/wp-content/uploads/2015/10/dak.jpg

Lebih terperinci

Bab 4. Tinjauan Kritis Ibadah, Nyanyian dan Musik Gereja di GKMI Pecangaan

Bab 4. Tinjauan Kritis Ibadah, Nyanyian dan Musik Gereja di GKMI Pecangaan Bab 4 Tinjauan Kritis Ibadah, Nyanyian dan Musik Gereja di GKMI Pecangaan 4.1. Pendahuluan Pada bab ini penulis akan menyampaikan hasil tinjauan kritis atas penelitian yang dilakukan di GKMI Pecangaan

Lebih terperinci

BUPATI BELITUNG PERATURAN BUPATI BELITUNG NOMOR 17 TAHUN 2013 TENTANG PEMBENTUKAN FORUM KABUPATEN SEHAT KABUPATEN BELITUNG

BUPATI BELITUNG PERATURAN BUPATI BELITUNG NOMOR 17 TAHUN 2013 TENTANG PEMBENTUKAN FORUM KABUPATEN SEHAT KABUPATEN BELITUNG SALINAN BUPATI BELITUNG PERATURAN BUPATI BELITUNG NOMOR 17 TAHUN 2013 TENTANG PEMBENTUKAN FORUM KABUPATEN SEHAT KABUPATEN BELITUNG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BELITUNG, Menimbang : a. bahwa

Lebih terperinci

Landasan Yuridis SI, SKL dan KTSP menurut UU No 20/2003 tentang Sisdiknas

Landasan Yuridis SI, SKL dan KTSP menurut UU No 20/2003 tentang Sisdiknas PAPARAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 1 PERTAMA: KONSEP DASAR 2 Landasan Yuridis SI, SKL dan KTSP menurut UU No 20/2003 tentang

Lebih terperinci

PERATURAN HURIA KRISTEN INDONESIA (HKI)

PERATURAN HURIA KRISTEN INDONESIA (HKI) PERATURAN HURIA KRISTEN INDONESIA (HKI) Nomor. Tahun 2016 Tentang : Pengelolaan Keuangan Sentralisasi HKI Dengan Kasih dan Karunia Tuhan Jesus Kristus, Pucuk Pimpinan Huria Kristen Indonesia, M e n i m

Lebih terperinci

BAB II BAB II RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH PENDIDIKAN TAMAN KANAK-KANAK DAN DAN SEKOLAH DASAR

BAB II BAB II RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH PENDIDIKAN TAMAN KANAK-KANAK DAN DAN SEKOLAH DASAR BAB II RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH PENDIDIKAN TAMAN KANAK-KANAK DAN SEKOLAH DASAR 2005-2009 BAB II RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH PENDIDIKAN TAMAN KANAK-KANAK DAN SEKOLAH DASAR 2005-2009 17

Lebih terperinci

PERATURAN DAERAH KOTA MATARAM NOMOR 3 TAHUN 2012 TENTANG PEMBENTUKAN LEMBAGA KEMASYARAKATAN DI KELURAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN DAERAH KOTA MATARAM NOMOR 3 TAHUN 2012 TENTANG PEMBENTUKAN LEMBAGA KEMASYARAKATAN DI KELURAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN DAERAH KOTA MATARAM NOMOR 3 TAHUN 2012 TENTANG PEMBENTUKAN LEMBAGA KEMASYARAKATAN DI KELURAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA MATARAM, Menimbang : a. bahwa keberadaan dan peranan

Lebih terperinci

Profil Sekolah Pelaksana Pusat Sumber Belajar

Profil Sekolah Pelaksana Pusat Sumber Belajar Profil Sekolah Pelaksana Pusat Sumber Belajar Komponen, Aspek, Indikator 1. Sumber Daya Manusia 1.1 Kompetensi pengoperasian komputer, jaringan dan internet 1.1.1 Lebih dari 90% tenaga pendidik mampu mengoperasikan

Lebih terperinci

TUGAS POKOK DAN FUNGSI ORGANISASI DINAS KESEHATAN KABUPATEN JEMBER

TUGAS POKOK DAN FUNGSI ORGANISASI DINAS KESEHATAN KABUPATEN JEMBER PEMERINTAH KABUPATEN JEMBER PERATURAN BUPATI KABUPATEN JEMBER NOMOR TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI ORGANISASI DINAS KESEHATAN KABUPATEN JEMBER DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI JEMBER,

Lebih terperinci

PEDOMAN PENYUSUNAN DAN PENGELOLAAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

PEDOMAN PENYUSUNAN DAN PENGELOLAAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 81A TAHUN 2013 TENTANG IMPLEMENTASI KURIKULUM PEDOMAN PENYUSUNAN DAN PENGELOLAAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN I. PENDAHULUAN

Lebih terperinci

Bandar Lampung, Desember 2015 KEPALA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI LAMPUNG,

Bandar Lampung, Desember 2015 KEPALA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI LAMPUNG, Rencana Strategis (Renstra) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung 2015-2019 ini disusun melalui beberapa tahapan dengan mengacu kepada visi RPJMD Provinsi Lampung tahun 2015-2019, yaitu Lampung

Lebih terperinci

BUPATI BANYUMAS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA,

BUPATI BANYUMAS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA, BUPATI BANYUMAS PERATURAN BUPATI BANYUMAS NOMOR 32 TAHUN 2010 TENTANG PENJABARAN TUGAS DAN FUNGSI BADAN PELAKSANA PENYULUHAN PERTANIAN, PERIKANAN, KEHUTANAN DAN KETAHANAN PANGAN KABUPATEN BANYUMAS DENGAN

Lebih terperinci

GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA NOMOR 10 TAHUN 2012

GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA NOMOR 10 TAHUN 2012 GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA NOMOR 10 TAHUN 2012 TENTANG PEDOMAN TEKNIS PENDATAAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR

Lebih terperinci

KOMPETENSI TENAGA KEPENDIDIKAN 1. KOMPETENSI PENGAWAS/PENILIK PAUD

KOMPETENSI TENAGA KEPENDIDIKAN 1. KOMPETENSI PENGAWAS/PENILIK PAUD LAMPIRAN III PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 137 TAHUN 2014 TENTANG STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI KOMPETENSI TENAGA KEPENDIDIKAN 1. KOMPETENSI PENGAWAS/PENILIK

Lebih terperinci

Dengan senantiasa mengharap rahmat dan ridho Tuhan Yang Maha Esa, Dewan Pengurus Nasional Perhimpunan Cendekiawan Lingkungan Indonesia;

Dengan senantiasa mengharap rahmat dan ridho Tuhan Yang Maha Esa, Dewan Pengurus Nasional Perhimpunan Cendekiawan Lingkungan Indonesia; SURAT KEPUTUSAN DEWAN PENGURUS NASIONAL PERHIMPUNAN CENDEKIAWAN LINGKUNGAN INDONESIA Nomor : 001/KPTS/A/DPN-PERWAKU/I/2012 Tentang PEDOMAN TATA KERJA KEPENGURUSAN PERHIMPUNAN CENDEKIAWAN LINGKUNGAN INDONESIA

Lebih terperinci

BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM REPUBLIK INDONESIA PERATURAN BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM NOMOR 17 TAHUN 2009 TENTANG

BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM REPUBLIK INDONESIA PERATURAN BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM NOMOR 17 TAHUN 2009 TENTANG BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM REPUBLIK INDONESIA PERATURAN BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM NOMOR 17 TAHUN 2009 TENTANG TATA TERTIB BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BADAN PENGAWAS

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. Analisis Situasi 1. Keadaan Fisik Sekolah ).

BAB I PENDAHULUAN A. Analisis Situasi 1. Keadaan Fisik Sekolah ). BAB I PENDAHULUAN Program PPL adalah program kegiatan yang dilihat dari aspek manajemen dan waktu dengan tujuan mengembangkan kompetensi mahasiswa sebagai calon guru atau pendidik atau tenaga kependidikan.

Lebih terperinci

GUBERNUR SUMATERA BARAT PERATURAN GUBERNUR SUMATERA BARAT NOMOR 20 TAHUN 2016 TENTANG PENYELENGGARAAN KESEJAHTERAAN SOSIAL BAGI PENYANDANG DISABILITAS

GUBERNUR SUMATERA BARAT PERATURAN GUBERNUR SUMATERA BARAT NOMOR 20 TAHUN 2016 TENTANG PENYELENGGARAAN KESEJAHTERAAN SOSIAL BAGI PENYANDANG DISABILITAS GUBERNUR SUMATERA BARAT PERATURAN GUBERNUR SUMATERA BARAT NOMOR 20 TAHUN 2016 TENTANG PENYELENGGARAAN KESEJAHTERAAN SOSIAL BAGI PENYANDANG DISABILITAS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR SUMATERA

Lebih terperinci

I. STANDAR ISI. hal. 1/61. Instrumen Akreditasi SMP/MTs

I. STANDAR ISI. hal. 1/61. Instrumen Akreditasi SMP/MTs I. STANDAR ISI 1. Sekolah/Madrasah melaksanakan kurikulum berdasarkan muatan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Melaksanakan kurikulum berdasarkan 8 muatan KTSP Melaksanakan kurikulum berdasarkan

Lebih terperinci

PEDOMAN PELAKSANAAN UPACARA BENDERA HARI GURU NASIONAL TAHUN 2014 DAN HUT KE-69 PGRI

PEDOMAN PELAKSANAAN UPACARA BENDERA HARI GURU NASIONAL TAHUN 2014 DAN HUT KE-69 PGRI PEDOMAN PELAKSANAAN UPACARA BENDERA HARI GURU NASIONAL TAHUN 2014 DAN HUT KE-69 PGRI KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KEMENTERIAN AGAMA PENGURUS BESAR PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2014

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. termasuk kepada anak-anak. Mandat ini memberikan tempat bagi anak-anak untuk

BAB 1 PENDAHULUAN. termasuk kepada anak-anak. Mandat ini memberikan tempat bagi anak-anak untuk BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Ketika Tuhan Yesus naik ke surga, Ia memberikan mandat kepada seluruh murid untuk pergi ke seluruh dunia dan menjadikan semua bangsa menjadi muridnya (Matius

Lebih terperinci

PENELITIAN KEBIJAKAN DAN INOVASI PENDIDIKAN BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL JAKARTA

PENELITIAN KEBIJAKAN DAN INOVASI PENDIDIKAN BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL JAKARTA Contoh: Model TBM Karmidah, dkk PUSAT PENELITIAN KEBIJAKAN DAN INOVASI PENDIDIKAN BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL JAKARTA 2009 MODEL TBM DI TEMPAT UMUM A. Konsep Model

Lebih terperinci

1. Sekolah/Madrasah melaksanakan kurikulum berdasarkan muatan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

1. Sekolah/Madrasah melaksanakan kurikulum berdasarkan muatan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). I. STANDAR ISI 1. Sekolah/Madrasah melaksanakan kurikulum berdasarkan muatan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Melaksanakan kurikulum berdasarkan 8 muatan KTSP Melaksanakan kurikulum berdasarkan

Lebih terperinci

memberikan jaminan mutu pendidikan dengan standar yang lebih tinggi dari Standar Nasional Pendidikan.

memberikan jaminan mutu pendidikan dengan standar yang lebih tinggi dari Standar Nasional Pendidikan. 1. UU No. 20 Tahun 2003, Pasal 50 ayat (3) 2. PP no 19 tahun 2005 (Pasal 61 ayat 1), 3. Renstra Diknas 2005-2009 4. Bervariasinya penyelenggaraan 5. Rekomendasi kajian profil SBI tahun 2006 6. Buku Pedoman

Lebih terperinci

A.M. Hardjana dalam bukunya yang berjudul Penghayatan Agama: Yang Otentik & dengan Tuhan baik secara perorangan maupun secara bersama sebagai umat.

A.M. Hardjana dalam bukunya yang berjudul Penghayatan Agama: Yang Otentik & dengan Tuhan baik secara perorangan maupun secara bersama sebagai umat. BAB SATU PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Eksistensi Proyek A.M. Hardjana dalam bukunya yang berjudul Penghayatan Agama: Yang Otentik & Tidak Otentik (1993) menyatakan bahwa Agama merupakan perwujudan hubungan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional merupakan Lembaga Pemerintahan Non Departemen Indonesia yang bertugas melaksanakan tugas pemerintahan di

Lebih terperinci

KALENDER PENDIDIKAN TK, TKLB, SD, SDLB, SMP, dan SMPLB TAHUN PELAJARAN 2009/2010

KALENDER PENDIDIKAN TK, TKLB, SD, SDLB, SMP, dan SMPLB TAHUN PELAJARAN 2009/2010 KATA PENGANTAR KALENDER PENDIDIKAN TK, TKLB, SD, SDLB, SMP, dan SMPLB TAHUN PELAJARAN 2009/2010 Buku Kalender Pendidikan ini disusun sebagai pedoman dalam menyusun rencana dan program bagi sekolah TK,

Lebih terperinci

KISI-KISI UJI KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH/MADRASAH

KISI-KISI UJI KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH/MADRASAH Manajerial Menyusun perencanaan untuk berbagai tingkatan perencanaan Memimpin dalam rangka pendayagunaan sumber daya secara optimal Menciptakan budaya dan iklim yang kondusif dan inovatif bagi pembelajaran

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan adalah investasi sumber daya manusia jangka panjang yang mempunyai nilai strategis bagi kelangsungan peradaban manusia di dunia. Hampir semua negara

Lebih terperinci

MILIK NEGARA TIDAK DIPERDAGANGKAN PANDUAN OLIMPIADE SAINS NASIONAL SEKOLAH MENENGAH PERTAMA TAHUN 2015

MILIK NEGARA TIDAK DIPERDAGANGKAN PANDUAN OLIMPIADE SAINS NASIONAL SEKOLAH MENENGAH PERTAMA TAHUN 2015 M E R O K O K D A P A T M E M B U N U H M U MILIK NEGARA TIDAK DIPERDAGANGKAN PANDUAN OLIMPIADE SAINS NASIONAL SEKOLAH MENENGAH PERTAMA TAHUN 2015 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL

Lebih terperinci

PRORAM KEGIATAN BIRO BINA SOSIAL SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI SUMATERA BARAT TAHUN 2015 DAN PERKIRAAN MAJU TAHUN 2016

PRORAM KEGIATAN BIRO BINA SOSIAL SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI SUMATERA BARAT TAHUN 2015 DAN PERKIRAAN MAJU TAHUN 2016 PRORAM KEGIATAN BIRO BINA SOSIAL SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI SUMATERA BARAT TAHUN 2015 DAN PERKIRAAN MAJU TAHUN 2016 KEGIATAN TAHUN 2015 PERKIRAAN DAN RENCANA TAHUN 2016 KODE URUSAN/BIDANG PEMERINTAHAN

Lebih terperinci

PEMERINTAH KABUPATEN GRESIK PERATURAN DAERAH KABUPATEN GRESIK NOMOR 6 TAHUN 2010 TENTANG

PEMERINTAH KABUPATEN GRESIK PERATURAN DAERAH KABUPATEN GRESIK NOMOR 6 TAHUN 2010 TENTANG PEMERINTAH KABUPATEN GRESIK PERATURAN DAERAH KABUPATEN GRESIK NOMOR 6 TAHUN 2010 TENTANG PENATAAN DAN PEMBERDAYAAN LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA DAN KELURAHAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI GRESIK

Lebih terperinci