PENJADWALAN Penjadwalan dilakukan dengan tujuan untuk memberikan efisiensi pada pelakasanaan suatu kegiatan, terkait dengan keterbatasan sumber daya dan waktu. Terdapat 3 metode penjadwalan yang umum digunakan, yaitu : Gant Chart PERT (Program Evaluation and Review Technique) CPM (Critical Path Method)
Faktor-faktor dipertimbangkan dalam membuat jadwal pelaksanaan Kegiatan : kebutuhan dan fungsi kegiatan tersebut. Dengan selesainya kegiatan itu diharapkan dapat dimanfaatkan sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan. keterkaitannya dengan kegiatan berikutnya ataupun kelanjutan dari kegiatan selanjutnya. alasan sosial politis lainnya, apabila kegiatan tersebut milik pemerintah. kondisi alam dan lokasi kegiatan. keterjangkauan lokasi kegiatan ditinjau dari fasilitas perhubungannya.
ketersediaan dan keterkaitan sumber daya material, peralatan, dan material pelengkap lainnya yang menunjang terwujudnya kegiatan tersebut. kapasitas atau daya tampung area kerja kegiatan terhadap sumber daya yang dipergunakan selama operasional pelaksanaan berlangsung. produktivitas sumber daya, peralatan kegiatan dan tenaga kerja kegiatan, selama operasional berlangsung dengan referensi dan perhitungan yang memenuhi aturan teknis. cuaca, musim dan gejala alam lainnya. referensi hari kerja efektif.
Gantt Chart adalah suatu alat yang bernilai khususnya untuk kegiatan dengan jumlah anggota tim yang sedikit, kegiatan mendekati penyelesaian dan beberapa kendala kegiatan. secara luas dikenal sebagai alat fundamental dan mudah diterapkan oleh para Pimpinan Kegiatan untuk memungkinkan seseorang melihat dengan mudah waktu dimulai dan selesainya tugas-tugas dan sub- sub tugas dari kegiatan. Semakin banyak tugas-tugas dalam kegiatan dan semkin penting urutan antara tugas-tugas maka semakin besar kecenderungan dan keinginan untuk memodifikasi gantt chart. membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan what if saat melihat kesempatan-kesempatan untuk membuat perubahan terlebih dahulu terhadap kebutuhan.
Keuntungan menggunakan Gantt chart : Sederhana, mudah dibuat dan dipahami, sehingga sangat bermanfaat sebagai alat komunikasi dalam penyelenggaraan kegiatan. Dapat menggambarkan jadwal suatu kegiatan dan kenyataan kemajuan sesungguhnya pada saat pelaporan Bila digabungkan dengan metoda lain dapat dipakai pada saat pelaporan
Kelemahan Gantt Chart : Tidak menunjukkan secara spesifik hubungan ketergantungan antara satu kegiatan dan kegiatan yang lain, sehingga sulit untuk mengetahui dampak yang diakibatkan oleh keterlambatan satu kegiatan terhadap jadwal keseluruhan kegiatan. Sulit mengadakan penyesuaian atau perbaikan/pembaharuan bila diperlukan, karena pada umumnya ini berarti membuat bagan balok baru.
Contoh Gantt chart : Kegiatan Waktu yang dibutuhkan(durasi)
PERT/CPM Diagram PERT adalah urutan kegiatan-kegiatan yang mengidentifikasi sebuah tugas atau sekumpulan tugas yang ditetapkan bagi keberhasilan kegiatan. Bentuk dari bagan ini disebut Precedence Network (jaringan yang diutamakan). Sebuah kegiatan digambarkan menggunakan tanda anak panah ( ), diawali sebuah Node(titik) awal menuju node(titik) akhir. Node(titik) digambarkan dengan menggunakan sebuah lingkaran. Setiap kegiatan juga mempunyai waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan atau sering disebut dengan Durasi(Duration).
Secara fundamental PERT hampir sama dengan CPM. Jalur kritis (CPM) dalam suatu proyek adalah jalur yang memerlukan waktu paling lama untuk menyelesaikan proyek. Jadi, jalur kritis tidak pernah memiliki suatu slack (kelonggaran waktu). Jika terjadi keterlambatan di sepanjang jalur kritis, maka keseluruhan proyek akan terlambat juga Notasi : kegiatan Kegiatan semu / Dummy Node / peristiwa / event Jalur Kritis
Metode CPM (Critical Path Method) Earliest Start Time (ES) : waktu tercepat untuk bisa memulai suatu kegiatan dengan waktu normal, tanpa mengganggu kegiatan lain Latest Start Time (LS) : waktu paling lambat untuk bisa memulai kegiatan dengan waktu normal, tanpa menggangu kegiatan-kegiatan lainnya Earliest Finish Time (EF) : waktu paling cepat untuk menyelesaikan suatu pekerjaan dalam waktu normal, tanpa mengganggu kegiatan lain Latest Finish Time (LF) : waktu paling lambat untuk menyelesaikan suatu kegiatan dalam waktu normal, tanpa mengganggu kegiatan lain
Contoh Soal Aktivitas Aktivitas Pendahulu Waktu Pelaksanaan (Minggu) A - 2 B - 4 C A, B 5 D B 8 E B 12 F C, D 6 G E, F 8 H F 7
Dari tabel diatas dibentuk kedalam diagram PERT seperti terlihat pada gambar dibawah : 1 A 2 3 C 5 8 D 4 F 6 5 7 H B 4 2 12 E 6 8 G 7
Menghitung ESi
Menghitung LSi
Memeriksa kegiatan Kritis Kegiatan A ES1 = LS1 0 = 0 ES3 = LS3 4 7 ES1 + t 13 = ES3 0 + 2 = 4 2 4 Kegiatan B ES1 = LS1 0 = 0 ES2 = LS2 4 = 4 ES1 + t 12 = ES2 0 + 4 = 4 4= 4 Kegiatan D ES2 = LS2 4 = 4 ES4 = LS4 12 = 12 ES2 + t 24 = ES4 4 + 8 = 12 12= 12
Kegiatan E ES2 = LS2 4 = 4 ES6 = LS6 18 = 18 ES2 + t 26 = ES6 4 + 12 = 18 16 18 Kegiatan F ES4 = LS4 12 = 12 ES5 = LS5 18 = 18 ES4 + t 45 = ES5 12 + 6 = 18 18 = 18 Kegiatan H ES5 = LS5 18 = 18 ES7 = LS7 26 = 26 ES5 + t 57 = ES7 18 + 7 = 26 25 26
Kegiatan G ES6 = LS6 18 = 18 ES7 = LS7 26 = 26 ES6 + t67 = ES7 18 + 8 = 26 26 = 26 Kegiatan Kritis : B, D, F, Dummy 2, G JalurKritisnya: 1 2 4 5 6 7 Waktu Kritisnya : 4 + 8 + 6 + 0 + 8 = 26 Waktu penyelesaian persoalan diatas minimal 26 minggu Sehinngga Diagram PERT-CPM akan menjadi seperti berikut :
1 0 0 A 2 3 4 7 C 5 4 12 12 8 Dummy 1 D Dummy 2 F 6 5 18 18 7 H B 4 2 4 4 12 E 6 18 18 8 G 7 26 26