KONSEP & PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN INOVATIF

dokumen-dokumen yang mirip
Nizamia Learning Center,2016)1-3 2 M.Musfiqon., Nurdyansyah, N. Pendekatan Pembelajaran Saintifik,(Sidoarjo. Nizamia Learning Center,2015)5.

MAKALAH KONSEP TEORI MEDIA PEMBELAJARAN INOVATIF

INOVASI PEMBELAJARAN KOMPETENSI

FALSAFAH TEKNOLOGI PEMBELAJARAN DAN KERANGKA KONSEP

Strategi Dan Ciri Pengajaran Dalam Menghadapi Perbedaan Modalitas Belajar Dan Peran Utama Guru Dalam Inovasi Pembelajaran

MODALITAS BELAJAR. Nama : Faridatul Fitria NIM : Prodi/SMT : PGMI A1/ V. : Ringkasan :

ARTIKEL Tehnik Pecah Warna dalam Pembelajaran IPA

KONSEP DASAR BELAJAR AKTIF DAN CONTOH MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarakan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan : Hasil belajar siswa SMA Negeri 2 Serui Kabupaten Kepulauan Yapen,

A. Pengertian Pembelajaran Meme dan Sejarahnya

BAB I PENDAHULUAN. kompetensi menulis dalam KTSP SD yang berbunyi sebagai berikut:

Pembelajaran memiliki tujuan utama, yaitu mengubah tingkah laku seseorang agar menjadi dewasa.

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

I. PENDAHULUAN. timbul pada diri manusia. Menurut UU RI No. 20 Tahun 2003 Bab 1 Pasal 1

Salah satu materi biologi yang menjadi kesulitan bagi siswa adalah mengenal dunia hewan. Salah satu sub materi dalam dunia hewan yaitu filum

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah. Pembelajaran adalah suatu proses yang tidak hanya sekedar menyerap

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. potensi siswa dengan cara mendorong dan memfasilitasi kegiatan belajar

BAB I PENDAHULUAN. menghasilkan generasi emas, yaitu generasi yang kreatif, inovatif, produktif,

I. PENDAHULUAN. Bagian ini akan dibahas beberapa hal yang berkaitan dengan latar belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. mencapai tingkat keberhasilan yang maksimal. Banyak orang yang sulit

BAB I PENDAHULUAN. (Depdiknas, 2003). Dalam memajukan sains guru di tuntut lebih kretatif. dalam penyelenggaraan pembelajaran.

Nurdyansyah. N. dan Andiek Widodo. inovasi teknologi pembelajaran (Sidoarjo : Nizamia Learning Center, 2015), 26. 2

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. dapat diserap dan dipahami oleh siswa-siswanya. Untuk mencapainya, guru harus

BAB I PENDAHULUAN. emosional peserta didik dan merupakan penunjang keberhasilan dalam

BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

dan mengembangkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dengan memperhatikan dan menerapkan nilai Humaniora.

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN. menghadapi berbagai tantangan dan hambatan. Salah satu tantangan yang cukup

I. PENDAHULUAN. pesat. Manusia dituntut memiliki keterampilan berpikir kritis, sistematis,

BAB I PENDAHULUAN. mengembangkan kualitas sumber daya manusia. Pasal 31 ayat 2 Undang-Undang

Metode Pembelajaran Dengan Menggunakan Audio

BAB 1 PENDAHULUAN. betul-betul diarahkan untuk menghasilkan manusia yang berkualitas dan

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Reti Tresnawati, 2013

BAB I PENDAHULUAN. pendidikan memang memiliki peranan penting dalam kehidupan umat manusia.

BAB I PENDAHULUAN. Hakekat pendidikan merupakan salah satu cara mencerdaskan, membudayakan, dan

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Pendidikan di Indonesia terus berkembang

Pengaruh Strategi Pembelajaran Inkuiri terhadap Hasil Belajar Siswa pada Pelajaran IPA Kelas 3 di MI Nurul Ummah Celep Sidoarjo

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

I. PENDAHULUAN. Pendidikan merupakan hal yang penting dalam kehidupan manusia dan. dilaksanakan semenjak adanya manusia, hakikat pendidikan merupakan

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

I. PENDAHULUAN. terabaikan demikian pula sebaliknya. Merosotnya kualitas pendidikan. para pendidik dan pemerintah. Oleh karena itu pemerintah berupaya

PENERAPAN METODE FIELD TRIP UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS DESKRIPSI PADA SISWA KELAS X-1 SMA NEGERI 1 NGEMPLAK KABUPATEN BOYOLALI

BAB I PENDAHULUAN. yakni menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Empat keterampilan tersebut

MEDIA GRAFIS DAN PENGGUNAANNYA

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. tinggi (high technology) perkembangan dan transformasi ilmu berjalan begitu

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Menurut Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 Pendidikan adalah usaha

UPAYA MENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL MIND MAPPING (PTK Pada Siswa Kelas IX B SMPN 3 Kota Cirebon)

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. pemersatu bangsa Indonesia. Selain itu, Bahasa Indonesia juga merupakan

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pembangunan di bidang pendidikan sebagai salah satu bagian dari

Diajukan Oleh : IRFAKNI BIRRUL WALIDATI A

BAB 1 PENDAHULUAN. Pembelajaran bahasa Indonesia bertujuan untuk meningkatkan kemampuan

BAB I PEMBAHASAN. A. Definisi Psikologi Menurut Para Ahli Sebelum mempelajari psikologi, sudah sepatutnya mencari tahu

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN. karena belajar merupakan kunci untuk memperoleh ilmu pengetahuan. Tanpa

BAB I PENDAHULUAN. pendidikannya. Dengan kata lain, peran pendidikan sangat penting untuk. pendidikan yang adaptif terhadap perubahan zaman.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PRIMA UNTUK MENGOPTIMALKAN PENGUASAAN KONSEP SISWA SMA NEGERI 2 GORONTALO PADA MATAPELAJARAN BIOLOGI

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Tujuan pendidikan nasional adalah menjamin mutu pendidikan

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. apresiasi terhadap hasil karya kesastraan manusia Indonesia. Pembelajaran

BAB I PENDAHULUAN. ini berarti bahwa pembangunan itu tidak hanya mengejar lahiriah seperti

Keterlibatan siswa baik secara fisik maupun mental merupakan bentuk

Oemar Hamalik, Proses Belajar Mengajar, Bumi Aksara, Jakarta, 2003, hlm.54. 2

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. tentang Sistem Pendidikan nasional. Edgar Dalle ( Reigeluth, 2013 : 7 )

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. dibicarakan, tentu dalam rangka penataan yang terus dilakukan untuk mencapai

BAB I PENDAHULUAN. sepanjang hayat. Berbagai desain model dan metode pembelajaran di Indonesia

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

OPTIMALISASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PEMBERIAN TUGAS TERSTRUKTUR DAN KUIS PADA SISWA SMK TKM TAMAN SISWA PURWOREJO

Menganalisis Metode Pembelajaran Dongeng

BAB I PENDAHULUAN. terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL INQUIRY PADA MATA PELAJARAN IPA

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

Transkripsi:

KONSEP & PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN INOVATIF Nama : Risda Septia Wardhani NIM : 152071200014 Prodi/ Smt : PGMI/ 5 E-mail : risdaseptia15@gmail.com Pembelajaran inovatif merupakan pembelajaran yang memberikan kesempatan pada peserta didik untuk membangun pengetahuan itu sendiri atau secara mandiri. Dalam mewujudkan pembelajaran inovasi diperlukan adanya model pembelajaran, media pembelajaran, dan yang paling utama yaitu strategi pembelajaran. A. Konsep Pembelajaran Inovatif Pendidikan merupakan proses panjang dan berkelanjutan untuk mentransformasikan peserta didik menjadi manusia yang sesuai dengan tujuan penciptaannya, yaitu bermanfaat bagidiri sendiri, sesama, dana lam semesta, beserta segenap isi dn peradapannya. 1 Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas disebutkan, bahwa pendididkan merupakan usaha dasar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya. 2 Pada abad pengetahuan, yaitu abad 21, diperlukan sumber daya manusia dengan kualitas tinggi, kreatif terampil, memahami berbagai budaya, mampu belajar sepanjang hayat. 3 Belajar pada hakikatnya adalah suatu proses interaksi terhadap semua situasi yang ada di sekitar individu siswa. Belajar dapat dipandang sebagai proses yang diarahkan 1 Nurdyansyah. N. dan Andiek Widodo, Menejemen Sekolah Berbasis ICT,(Sidoarjo: Nizamia Learning Center, 2015).84. 2 M. Musfiqon dan Nurdyansyah. N. Pendekatan Pembelajaran Saintifik, (Sidoarjo: Learning Center, 2015).1. 3 Ida Bagus Putu Aryana, Pengaruh Penerapan Strategi Pembelajaran Inovativ pada Pelajaran Biologi Terhadap Kemampuan Berfikir Kreatif Siswa SMA, IKIP Negri Singaraja, 2006.497

kepada pencapaian tujuan dan proses berbuat melalui berbagai pengalaman yang diciptakan guru. 4 Di zaman ini, individu dituntut bisa berinovasi untuk mengembangkan ideide kreatif dan menghasilkan karya baru. Dalam kamus bahasa Indonesia kata inovasi adalah pengenalan hal-hal yang baru atau pembaharuan. 5 Sedangkan menurut UU No.18 tahun 2002 inovasi adalah kegiatan penelitian, pengembangan, dan/ atau perekayasaan yang bertujuan mengembangkan penerapan peraktis nilai dan konteks ilmu pengetahuan yang baru, atau cara baru untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah ada ke dalam produk atau proses produksi. 6 Jadi inovasi adalah usaha menuju pembaharuan yang lebih baik. Pembelajaran inovatif merupakan pembelajaran yang memberikan kesempatan pada peserta didik untuk membangun pengetahuan itu sendiri atau secara mandiri. Dalam mewujudkan pembelajaran inovasi diperlukan adanya model pembelajaran, media pembelajaran, dan yang paling utama yaitu strategi pembelajaran. Menurut Prawiradilaga ada beberapa aspek yang mempengaruhi inovasi, yaitu kebaruan, temuan ulang, kekhasan, manfaat relatif, sesuai, rumit, dapat dicoba dan dapat diamati. Inovasi juga merupakan penemuan baru yang berbeda dari yang sudah ada atau diketahui sebelumnya terkait dengan suatu ide, metode, ataupun produk. 7 Dalam proses belajar mengajar, kreatifitas dan inovasi dalam pembelajaran merupakan bagian dari suatu sistem yang tak terpisahkan dengan pendidik dan peserta didik. Pembelajaran inovatif didesain oleh guru atau instruktur merupakan metode yang baru agar mampu memfasilitasi peserta didik mendapat kemajuan 4 Nurdyansyah. N. dan Eni Fariyatul Fahyuni, Inovasi Model Pembelajaran, (Sidoarjo: Learning Center, 2016).2 5 Nurdyansyah. N. dan Andiek Widodo, Inovasi Teknologi Pembelajaran,(Sidoarjo: Nizamia Learning Center, 2015).22. 6 Sumber pengertian.com 7 Nurdyansyah. N. dan Andiek Widodo, Inovasi Teknologi Pembelajaran, (Sidoarjo: Nizamia Learning Center, 2015), 25.

dalam setiap proses dan hasil belajardenga tujuan mewujudkan pembelajaran yang menyenangkan dengan menyeimbngkan fungsi otak kiri dan otak kanan. Pembelajaran inovovatif ini dapat dilihat dari peserta didik kolaboratif dalam mengartikulasikan pikiran dan gagasan secara jelas dan efektifitas melalui tutur lisan dan tulisan. 8 B. Pengembangan Inovasi Pembelajaran Pengembangan inovasi menurut dewi pelajaran dapat dilakukan dari berapa hal. Diantara nya adalah (a) Faktor tak terduga, (b) Kesenjangan, (c) Kebutuhan proses, (d) Perubahan persepsi, (e) keilmuan baru. Dalam pengembangan inovasi pembelajaran dapat dilakukan dengan menyusun suatu kerangka yang jelas biasa disebut dengan model pembelajaran, pemilihan model pembelajaran ini bisa menggunakan pembelajaran menyenangkan yang dapat membangkitkan semangat peserta didik dalam pembelajaran yang sedang berlangsung. 9 Metode diskusi dalm proses pembelajaran menurut adalah suatu cara penyajian bahan pelajaran dimana guru memberi kesempatan kepada peseta didik (kelompok) untuk mengadakan perbincangan ilmiah guna mengumpulkan pendapat, membuat kesimpilan atau menyusun berbagai alternatif pemecahan atau suatu masalah. 10 Dengan menggunakan model pembelajaran diskusi ini proses dan hasil pembelajaran cepat selesai dan lebih baik. Namun hal ini tidak memungkiri bahwa tenaga pendidik sekarang ini susah untuk berinovasi dalam gaya mengajar yang sudah menjadi kebiasaan dari dulu, seperti ceramah kemudian memberikan penugasan kepada peserta didik. Tenaga pendidik harus bia memahami dan menerapkan perubahan paradigma pembelajaran dari yang berpusat pada guru menjadi pelajran yang berpusat pada peserta didik. 11 8 Ibid., 9 Ibid., 10 Tukiran Taniredja dan Efi Miftah Faridli dan Sri Harmianto, Model-model Pembelajaran Inovatif,Alfabeta, Bandung, 2011,23 11 Nurdyansyah dan Andiek Widodo, Inovasi Teknologi Pembelajaran, Nizamia Learning Center, 2015,30

Perubahan paradigma ini dapat diartikan sebagai perubahan pola pikir terhadap proses pembelajaran. Menurut Ida Putu Arnyana, perubahan paradigma terjadi diantara lain : 1. Dari peran guru sebagai pentransfer ke fasilitator, pembimbing dan konsultan, 2. Dari peran guru sebagai sumber belajar menjadi kawan belajar. 3. Dari belajar dijadwal ketat menjadi terbuka fleksibel sesuai keperluan. 4. Dari belajar berdasarkan fakta menuju berbasis masalah dan proyak. 5. Dari belajar berbasis teori menuju dunia tindakan nyata serta refleksi Setiap metode pembelajaran yang membantu siswa melakukan kegiatan dan akhirnya siswa dapat mengkonstruksi pengetahuan yang mereka pelajari dengan baik dan dapat dikatakan sebagai metode yang aktif dan konstruktivistik. 12 Namun lebih baik apabila menggunakan beberapa metode atau kombinasi metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik materi, peserta didik dan sarana yang tersedia. 13 12 Ida Bagus Putu Aryana, Model pembelajaran Inovatif berwawasan lingkungan,pelatihan guru SMP se-bali, 2009 13 Nurdyansyah.N. dan Andiek Widodo, Inovasi Teknologi Pembelajaran, (Sidoarjo: Nizamia Learning Center, 2015),32.

DAFTAR PUSTAKA Bagus Putu Aryana, Ida. Pengaruh Penerapan Strategi Pembelajaran Inovativ pada Pelajaran Biologi Terhadap Kemampuan Berfikir Kreatif Siswa SMA, IKIP Negri Singaraja, 2006 M. Musfiqon dan Nurdyansyah. N. Pendekatan Pembelajaran Saintifik, Sidoarjo: Learning Center, 2015 Nurdyansyah. N. dan Andiek Widodo, Menejemen Sekolah Berbasis ICT, Sidoarjo: Nizamia Learning Center, 2015. Nurdyansyah. N. dan Widodo Andiek, Inovasi Teknologi Pembelajaran, Sidoarjo: Nizamia Learning Center, 2015 Nurdyansyah. N. dan Eni Fariyatul Fahyuni, Sidoarjo: Nizamia Learning Center, 2016. Inovasi Model Pembelajaran, Taniredja Tukiran dan Efi Miftah Faridli dan Sri Harmianto, Model-model Pembelajaran Inovatif,Alfabeta, Bandung, 2011