Pengelolaan Pengaduan Bansos Pangan 2018

dokumen-dokumen yang mirip
Materi Sosialisasi. Bantuan Sosial Beras Sejahtera (Bansos Rastra) 2018

PEDOMAN UMUM BANTUAN SOSIAL BERAS SEJAHTERA

Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2017: Penyaluran Bantuan Sosial Secara Non Tunai

PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN BANTUAN SOSIAL BERAS SEJAHTERA

FGD Ansipasi Penerapan Kebijakan Rastra menjadi Bantuan Pangan non Tunai (BPNT) Ditjen Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial RI

BERITA DAERAH KOTA BEKASI

PERLUASAN BANTUAN PANGAN NON TUNAI TA 2018

Bahan FGD Antisipasi Penerapan Kebijakan RASTRA Sistem Tunai Oleh : Dirjen Pemberdayaan Sosial

BAB II E-WARONG KUBE JASA PKH SEJAHTERA WIROBRAJAN KOTA YOGYAKARTA. II ini akan menjelaskan mengenai objek penelitian yaitu e-warong Kube Jasa

BUPATI TANGERANG PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI TANGERANG NOMOR 16 TAHUN 2016 TENTANG

BERITA DAERAH KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2017 NOMOR 75

ELEKTRONIK WARUNG KELOMPOK USAHA BERSAMA PROGRAM KELUARGA HARAPAN

GUBERNUR JAWA TIMUR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR JAWA TIMUR,

LAPOR! - SP4N untuk Pelayanan Publik yang Lebih Baik

WALIKOTA YOGYAKARTA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 18 TAHUN 2015 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PROGRAM RASKIN

PEMANFAATAN SATU DATA DAN MEKANISME PEMUTAKHIRAN DATA TERPADU PROGRAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN

BERPENDAPATAN RENDAH (RASKIN) PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2015 BAB I PENDAHULUAN

G U B E R N U R J A M B I

PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI KARAWANG NOMOR 5 TAHUN 2016

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 33 TAHUN 2011 TENTANG

WALIKOTA PADANG PANJANG PROVINSI SUMATERA BARAT

WALIKOTA BANDUNG PERATURAN WALIKOTA BANDUNG NOMOR: 1265 TAHUN 2015 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN LAYANAN ASPIRASI DAN PENGADUAN ONLINE RAKYAT

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 33 TAHUN 2011 TENTANG

TENTANG PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN PENYALURAN BERAS MISKIN DI KOTA SURABAYA TAHUN 2012 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA SURABAYA,

Regulasi Penugasan Pemerintah kepada Perum BULOG 1

GUBERNUR JAWA TIMUR KEPUTUSAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 188/ 98 /KPTS/013/2015 TENTANG TIM KOORDINASI RASKIN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015

Pengelolaan Pengaduan

Mekanisme Pemutakhiran Mandiri (MPM) Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

LAPOR! SP4N untuk Pelayanan Publik yang Lebih Baik PUSDAI, Bandung 26 Oktober 2016

( BAPKPP & BAPPUK ) Nama Kelompok : KEMBANGSONGO I Kelurahan/Desa :... Kota/Kabupaten :. : Daerah Istimewa Yogyakarta NO. NAMA JABATAN KETERANGAN

BUPATI LAMANDAU PROVINSI KALIMANTAN TENGAH RANCANGAN PERATURAN BUPATI LAMANDAU NOMOR TAHUN 2015 TENTANG

PERATURAN WALIKOTA DUMAI NOMOR 2 TAHUN 2014 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN PROGRAM BERAS UNTUK RUMAH TANGGA MISKIN KOTA DUMAI TAHUN 2014

GUBERNUR JAWA TENGAH PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 8 TAHUN 2015 TENTANG

BUPATI SITUBONDO PERATURAN BUPATI SITUBONDO NOMOR 15 TAHUN 2013 TENTANG

WALIKOTA SURABAYA PROVINSI JAWA TIMUR

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 94/PMK.02/2014 TENTANG

BUPATI POLEWALI MANDAR

WALIKOTA PAREPARE PERATURAN WALIKOTA PAREPARE NOMOR 31 TAHUN 2014 TENTANG

BERITA DAERAH KABUPATEN GUNUNGKIDUL ( Berita Resmi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul ) Nomor : 17 Tahun : 2015

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,

BUPATI PROBOLINGGO PROVINSI JAWA TIMUR

REKAPITULASI PENGADUAN MELALUI LAPOR BADAN PENYULUHAN DAN PENGEMBANGAN SDM PERTANIAN

BERITA DAERAH KOTA PADANG PANJANG Tahun

BANTUAN DAN FASILITAS PEMERINTAH DAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PELAKSANAAN PEMILU PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN TAHUN 2014

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN GARUT

INSPEKTORAT KHUSUS INSPEKTORAT JENDERAL KEMENDAGRI

2017, No Tahun 2002 Nomor 3, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4169); 2. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian N

SURAT KEPUTUSAN BERSAMA 4 MENTERI TENTANG PENYELARASAN DAN PENGUATAN KEBIJAKAN PERCEPATAN PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA

BAB I PENDAHULUAN. agraris beras menjadi komoditas pangan yang paling pokok bagi sebagian besar

2011, No beras pemerintah yang sebelumnya telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 158/PMK.02/2009; d. bahwa berdasarkan pertimbangan

Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota, serta Pelaksanaan Cuti Pejabat Negara dalam Kampanye Pemilu

PERATURAN GUBERNUR KALIMANTAN SELATAN NOMOR 064 TAHUN 2014 TENTANG PELAKSANAAN PELAYANAN PUBLIK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

MEMUTUSKAN : BAB I KETENTUAN UMUM

kelautan dan perikanan pariwisata pertanian kehutanan; energi dan sumber daya mineral; perdagangan; perindustrian; dan transmigrasi.

Oleh Bambang Mulyadi Direktur Pemberdayaan Sosial Perorangan, Keluarga dan Kelembagaan Masyarakat DITJEN PEMBERDAYAAN SOSIAL

DIREKTORAT JENDERAL BINA PEMERINTAHAN DESA KEMENTERIAN DALAM NEGERI

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN GARUT

KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI KOORDINATOR BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT NOMOR 54 TAHUN 2014

WALIKOTA BANJAR PERATURAN WALIKOTA BANJAR NOMOR 20 TAHUN 2012 TENTANG

WALIKOTA SURABAYA PERATURAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR 38 TAHUN 2011 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENDISTRIBUSIAN BERAS MISKIN DIKOTA SURABAYA TAHUN 2011

a. Rumah Tangga Sasaran (RTS) diberikan bantuan keuangan dalam bentuk Bantuan Keuangan yang bersifat khusus kepada Kabupaten

PEDOMAN UMUM SUBSIDI RASTRA

KEPUTUSAN BERSAMA MENTERI DALAM NEGERI DAN DIREKTUR UTAMA PERUM BULOG NOMOR : 25 TAHUN 2003 NOMOR : PKK-12/07/2.003

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,

GUBERNUR JAMBI PERATURAN GUBERNUR JAMBI NOMOR 15 TAHUN 2013 TENTANG STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG PENANAMAN MODAL PROVINSI JAMBI

Perencanaan Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PERBENDAHARAAN

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA DEPARTEMEN KEUANGAN. Subsidi Beras. Masyarakat. Pendapatan Rendah.

Penguatan Kapasitas Pemerintah Daerah Dalam Penanggulangan Bencana Di Daerah Tertinggal

TINJAUAN TERHADAP TATA CARA PEMBERIAN DAN PEMANFAATAN INSENTIF PEMUNGUTAN PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH

Oleh : Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah

BUPATI GARUT PROVINSI JAWA BARAT

2018, No Indonesia Tahun 2009 Nomor 12, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4967); 3. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2011 tentang P

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA,

TINJAUAN TENTANG ANGGARAN BANTUAN SOSIAL Biro Analisa Anggaran dan Pelaksanaan APBN Setjen DPR RI

WALIKOTA BATU PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN WALIKOTA BATU NOMOR 35 TAHUN 2017 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA

16. Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2005 tentang Pedoman Penyusunan dan Penerapan Standar Pelayanan Minimal (Lembaran Negara Republik Indonesia

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BUPATI CIAMIS PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI CIAMIS NOMOR 1 TAHUN 2016

2017, No Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 112, Tambahan Lemba

Laporan Tahunan Layanan Informasi Publik Tahun Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Laporan Tahunan LAYANAN INFORMASI PUBLIK

Transkripsi:

Materi Sosialisasi an Pengaduan Bansos Pangan 2018 1

Mengapa Daerah Perlu Mengelola Pengaduan Bansos Rastra dan BPNT? UU 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah Pasal 351 Ayat ( 1 ) Masyarakat berhak mengadukan penyelenggaraan pelayanan publik kepada Pemerintah Daerah, Ombudsman, dan/atau DPRD Pasal 352 Ayat (1) Menteri melakukan evaluasi kinerja pelayanan publik yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah provinsi. Pasal 352 Ayat (2) GWP melakukan evaluasi kinerja pelayanan publik yang dilaksanakan oleh Pemda kabupaten/kota. Pasal 352 Ayat (2) Pasal 352 Ayat (3) Evaluasi yg dilakukan Menteri & GWP merupakan bagian dari evaluasi penyelenggaraan Urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah. 2

Kelembagaan Pengaduan Bansos Rastra dan BPNT di Daerah Bagian dari Tikor Bansos Pangan STRUKTUR (1) SPP; (2) istrator SPP. OPD Unit Pengaduan OPD yang menangani Bidang Urusan Sosial/ Dinas Sosial Dasar Pembentukan Unit Pengaduan Undang-Undang 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah Pasal 345 Ayat (1) Pasal 345 Ayat (2) 1) Pemerintah Daerah wajib membangun manajemen pelayanan publik dengan mengacu pada asasasas pelayanan publik Manajemen pelayanan publik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi: b. pengelolaan pengaduan masyarakat; PENDANAAN 1) Menggunakan APBD atau 2) Daerah dapat mendukung pembiayaan pengelolaan pengaduan sesuai dengan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah dalam rangka mensuksekan Program Nasional. 3

Pengaduan BPNT di Pusat, Provinsi & Kab/Kota PUSAT KEMENKO PMK KEMENDAGRI * Utama Utama KEMENSOS BANK *) Kemendagri sebagai koordinator SPP PROVINSI Dinsos BANK Setiap K/L/Dinsos/BANK menunjuk 1 orang dan minimal 1 orang istrator KAB/KOTA Dinsos BANK Untuk dapat melakukan pengelolaan pengaduan diperlukan akun LAPOR 4

Pengaduan Bansos Rastra di Pusat, Provinsi & Kab/Kota PUSAT KEMENKO PMK KEMENDAGRI * Utama Utama KEMENSOS Perum BULOG *) Kemendagri sebagai koordinator SPP PROVINSI Dinsos Perum BULOG Setiap K/L/Dinsos/Perum BULOG menunjuk 1 orang dan minimal 1 orang istrator KAB/KOTA Dinsos Perum BULOG Untuk dapat melakukan pengelolaan pengaduan diperlukan akun LAPOR 5

Pengaduan Pedoman Umum BPNT hlm. 88 Pedoman Umum Bansos Rastra hlm. 52 6

Kemendagri telah menerbitkan Pedoman Khusus an Pengaduan Bantuan Sosial Pangan sebagai acuan yang lebih spesifik/rinci terkait pengelolaan pengaduan Bansos Rastra dan BPNT. 7

Pencantuman tempat/lokasi rinci sampai ke tingkat desa/kelurahan pada setiap pengaduan diperlukan agar dapat ditindaklanjuti secara tuntas Untuk pengaduan dari masyarakat yang merupakan penerima manfaat/kpm BPNT, perlu mencantumkan nomor KKS dalam pengaduannya. Contoh SMS Pengaduan: NT #DKI#Jkt Selatan#Pancoran#Rawajati#No.KKS 3235386475739456 Saya telah mencoba belanja ke ewarong pada tanggal 30 Jan 2018, namun tidak bisa, katanya saldonya kosong. Mohon dibantu agar saya dapat memperoleh bantuan pangan, terima kasih. 8

Pencantuman tempat/lokasi rinci sampai ke tingkat desa/kelurahan pada setiap pengaduan diperlukan agar dapat ditindaklanjuti secara tuntas Contoh SMS Pengaduan: R #Jawa Timur#Kediri#Ringin Rejo#Purwodadi#kurang efektif dalam pembagian rastra, orang miskin cuma dapat jatah 5kg itu pun tidak setiap rastra turun dapat jatah 5kg. dan harus menebus 10rb/5kg,sedangkan keluarga yang mampu juga mendapatkan jatah yang sama, mohon ditindaklanjuti. 9

Mekanisme an Pengaduan Dalam Jaringan (SMS, Web) 1. Masyarakat membuat pengaduan melalui SMS 1708 atau www.lapor.go.id; 2. Utama di Kemendagri kemudian mendisposisikan sbb: a. Kewenangan Tikor Pusat maka akan didisposisi ke Tikor Pusat. b. Kewenangan Kab/Kota di disposisi ke Provinsi untuk diteruskan ke Kab/Kota tempat laporan pengaduan tersebut berada. c. Terkait Bank HIMBARA atau Perum BULOG maka akan di disposisikan ke Bank HIMBARA atau Perum BULOG Pusat untuk ditindaklanjuti melalui sistem internal masingmasing; 3. Berdasarkan disposisi maka harus ditindaklanjuti oleh Unit Pengaduan terkait dan hasil tindak lanjutnya dimasukkan kembali ke dalam apliaksi LAPOR 4. Masyarakat memperoleh jawaban atas pengaduan yang disampaikan Luar Jaringan (Tatap Muka, Telefon, Surat, dll) Pengaduan perlu didigitalisasi ke dalam aplikasi LAPOR oleh unit pengaduan yang menerima pengaduan tersebut; selanjutnya, melalui mekanisme yang sama dengan dalam jaringan. 10

Kategori Pengaduan BPNT ASPIRASI PERMINTAAN INFORMASI KELUHAN Apresiasi dari Masyarakat Kewenangan BANK HIMBARA 1) Program 2) Kepesertaan 3) Kartu/KKS, PIN, Buku Tabungan + Saldo/Transfer BANK 4) Jenis, Mutu dan Harga Bahan Pangan 5) e-warong/outlet 6) Sosialisasi dan Edukasi 1) Program 2) Kepesertaan 3) Kartu/KKS, PIN, Buku Tabungan + Saldo/Transfer BANK 4) Jenis, Mutu dan Harga Bahan Pangan 5) e-warong/outlet 6) Sosialisasi dan Edukasi 7) Penyalahgunaan Bantuan 11

Kategori Pengaduan Bansos Rastra ASPIRASI Apresiasi dari Masyarakat PERMINTAAN INFORMASI 1) Jumlah Bansos Rastra 2) Kualitas Bansos Rastra 3) Biaya yang dibebankan kepada KPM 4) Sasaran yang mendapatkan Bansos Rastra 5) Waktu penyaluran Bansos Rastra 6) istrasi KELUHAN 1) Jumlah Bansos Rastra 2) Kualitas Bansos Rastra 3) Biaya yang dibebankan kepada KPM 4) Sasaran yang mendapatkan Bansos Rastra 5) Waktu penyaluran Bansos Rastra 6) istrasi 7) Penyalahgunaan Bantuan 12

Tenggat Waktu dan Status Penanganan Pengaduan Jenis Laporan: 1) Apresiasi 2) Permintaan Informasi Tenggat Waktu RINGAN SEDANG BERAT Jenis Laporan: 1) Pengaduan tidak berkadar pengawasan 2) Penyelesaian oleh satu instansi Jenis Laporan: 1) Pengaduan berkadar pengawasan. 2) Indikasi Penyalahgunaan wewenang 3) Penyelesaian oleh banyak instansi (melalui Rapat Tikor) Contoh laporan: - Pertanyaan mengenai prosedur. - Permintaan Informasi Program Standar waktu tindak lanjut: Maksimal 7 Hari Kerja Contoh laporan: - Laporan mengenai standard pelayanan Standar waktu tindak lanjut: Maksimal 14 hari kerja Status Pengaduan Contoh Laporan - Laporan Kepesertaan - Laporan Pungli Standar waktu tindak lanjut: Maksimal 30 hari kerja 1) Belum, pengaduan yang belum ditindaklanjuti. 2) Proses, pengaduan yang sudah pernah diberikan tindak lanjut dan masih belum dianggap selesai karena mendapatkan sanggahan dari pelapor atau masih menunggu penutupan secara otomatis 3) Selesai, pengaduan yang sudah ditindaklanjuti dan tidak mendapat sanggahan dari Pengadu/Pelapor, pengaduan ini akan secara otomatis tertutup atau dianggap selesai dalam waktu 10 hari sejak diberikan tindak lanjut. 13

Terima kasih 14