Telp. (0401)

dokumen-dokumen yang mirip
LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA SEKRETARIAT BADAN PPSDM KESEHATAN TAHUN 2014

KATA PENGANTAR. Surakarta, Januari 2016 Direktur Poltekkes Surakarta. Satino, SKM. M.Sc.N. NIP

KATA PENGANTAR. Surakarta, 24 Januari 2017 Direktur Poltekkes Surakarta. Satino, SKM. M.Sc.N. NIP

RENCANA KINERJA POLTEKKES KEMENKES BANTEN TAHUN Program / Kegiatan. Penyusunan Dokumen Perencanaan Program dan Anggaran

1. Pengembangan Institusi a. Persiapan Akreditasi

Kopertis Wilayah III Jakarta RENSTRA. Tahun

RENCANA KINERJA POLTEKKES KEMENKES BANTEN TAHUN Pembinaan dan Supervisi - Uang Makan Mahasiwa yang di asramakan

LAPORAN AKUNTABILITAS

BAB I. PENDAHULUAN 1.1.Latar Belakang Masalah

LAPORAN TAHUNAN POLITEKNIK KESEHATAN TASIKMALAYA TAHUN

KATA PENGANTAR. Surakarta, 19 Januari 2018 Direktur Poltekkes Surakarta. Satino, SKM. M.Sc.N. NIP

Laporan Akuntabilitas Kinerja Badan PPSDM Kesehatan tahun 2014 Page 1

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA SEKRETARIAT INSPEKTORAT JENDERAL TAHUN 2016

LAKIP TA Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan i

STANDAR PENGELOLAAN PEMBELAJARAN

KEBIJAKAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS ABULYATAMA

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Kata Pengantar

BUKU STANDAR PENELITIAN

KATA PENGANTAR. Bandung, Januari 2015 KEPALA BADAN PENANAMAN MODAL DAN PERIJINAN TERPADU PROVINSI JAWA BARAT

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) 2016

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS PADJADJARAN NOMOR 70 TAHUN 2015 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA PENGELOLA UNIVERSITAS PADJADJARAN

BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG

Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Kabupaten Gunungkidul Tahun 2013 KATA PENGANTAR

User [Pick the date]

Bab I Pendahuluan A. LATAR BELAKANG

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH TAHUN 2015

BAB I VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN. A. Visi Menghasilkan tenaga kesehatan profesional dan kompetitif

PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 19 TAHUN 2011 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI SURAKARTA

RENCANA STRATEGIS PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA FKIP UNIVERSITAS SRIWIJAYA

2011, No Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2009 tentang Dosen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 76, Tambahan Lembaran Ne

KEPUTUSAN. Nomor : HK.02.03/I/3/2/03478/2013. Tentang

Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Kabupaten Gunungkidul Tahun 2014 KATA PENGANTAR

PROGRAM KERJA UNRAM YANG MAJU, RELEVAN DAN BERDAYA SAING

MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA

KEBIJAKAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL (SPMI) UNIVERSITAS ISLAM MALANG PUSAT PENJAMINAN MUTU UNIVERSITAS ISLAM MALANG

KATA PENGANTAR. Semoga laporan ini bermanfaat. Jakarta, 30 Januari Plt. Kepala Biro Perencanaan. Suharyono NIP

MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA

Bab I Pendahuluan A. LATAR BELAKANG

L A P O R A N K I N E R J A

Kata Pengantar. Oleh karena itu agar langkah dimaksud dapat menjadi prioritas program lima tahun pembangunan kepegawaian ke depan menyongsong ii

2014, No.16 2 BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Pemerintah ini yang dimaksud dengan: 1. Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi adalah pengaturan

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2010 TENTANG PENGELOLAAN DAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2011 TENTANG PENDIRIAN, ORGANISASI, DAN TATA KERJA POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

LAKIP 2015 BALAI PELATIHAN KESEHATAN BATAM LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH

PERNYATAAN PENETAPAN KINERJA TINGKAT UNIT ORGANISASI POLTEKKES KEMENKES MEDAN PENETAPAN KINERJA TAHUN 2013

RENCANA KINERJA BALAI BESAR PULP DAN KERTAS TAHUN ANGGARAN 2015

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN TINGGI DAN PENGELOLAAN PERGURUAN TINGGI

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2010 TENTANG PENGELOLAAN DAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN, PENDAPATAN DAN ASSET DAERAH

Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Kabupaten Gunungkidul Tahun 2012 KATA PENGANTAR

KATA PENGANTAR. Page i. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung RI Tahun 2014

LAPORAN KINERJA BIRO ORGANISASI DAN KEPEGAWAIAN TAHUN 2014

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA

KA/LPM-UNSRAT/01 KEBIJAKAN AKADEMIK UNIVERSITAS SAM RATULANGI. Tahun

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN TINGGI DAN PENGELOLAAN PERGURUAN TINGGI

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA, NOMOR 62 TAHUN 2012 TENTANG

February 15, 2016 BAPPEDA BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 67 TAHUN 2012 TENTANG

E X E C U T I V E S U M M A R Y

2017, No Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan L

Kata Pengantar. Mataram, Pebruari 2016 Direktur Poltekkes Kemenkes Mataram. H. Awan Dramawan, S.Pd.,M.Kes NIP

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 46 TAHUN 2013 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA UNIVERSITAS PADJADJARAN

BAB I PENDAHULUAN. An evaluation version of novapdf was used to create this PDF file. Purchase a license to generate PDF files without this notice.

BERITA NEGARA. KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN. Organisasi. Tata Kerja. Universitas Samudra. PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

BAB I PENDAHULUAN. A. Pandangan Umum

BAB I PENDAHULUAN. Pembinaan Administrasi Kepegawaian. Meningkatnya Pelayanan Administrasi Kepegawaian di Lingkungan Kementerian Kesehatan

LABORATORIUM SENTRAL ILMU HAYATI UNIVERSITAS BRAWIJAYA

RENCANA KINERJA TAHUNAN 2015

Kata Pengantar. Kepanjen, Januari 2015 SEKRETARIS DPRD KABUPATEN MALANG. Drs. IRIANTORO, M. Si Pembina Tk. I NIP

PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2015 TENTANG

LAPORAN AKUNTABILITAS DAN KINERJA PEMERINTAH (LAKIP)

BAB I PENDAHULUAN 1.1. KONDISI UMUM Kedudukan

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LAKIP) DAN EVALUASI KINERJA Kedeputian Pelayanan Publik

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2012 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA UNIVERSITAS NEGERI MALANG

BAB I PENDAHULUAN. bagi pihak-pihak di dalam sektor publik. Reformasi birokrasi muncul karena adanya

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2013 TENTANG

BAB II PERENCANAAN DAN PENETAPAN KINERJA

MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA

B A B I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA,

2 Memperhatikan : 3. Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi (Lembaran Nega

KATA PENGANTAR. Alhamdulillaah,

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 85 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN STATUTA PERGURUAN TINGGI

Bagian Hukum dan HAM pada Sekretariat Daerah Kota Bandung KATA PENGANTAR

REFORMASI BIROKRASI. Pengantar

RENCANA KINERJA TAHUNAN (RKT) INSPEKTORAT KABUPATEN PANDEGLANG TAHUN 2016

MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA

Laporan Akuntabilitas Kinerja Tahun 2014

RENCANA STRATEGIS Politeknik Kesehatan Kemenkes Mataram Tahun

RENCANA KERJA (RENJA)

2016, No Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomo

BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH

Transkripsi:

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA POLITEKNIK KESEHATAN KENDARI TAHUN 2017 JL. Jend. A.H. Nasution No. G. 14 Andounouhu Kota Kendari Telp. (0401) 3190492. Email:poltekkes_kendari@yahoo.com

POLITEKNIK KESEHATAN KENDARI JL. Jend. A.H. Nasution No. G. 14 Andounouhu Kota Kendari Telp. (0401) 3190492. Email:poltekkes_kendari@yahoo.com

KATA PENGANTAR Segala Puji bagi Allah SWT Tuhan alam semesta dan semua mahluk yang telah memberi kekuatan dan Karunia kepada kami sehingga penyusunan Laporan ini dapat kami selesaikan. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) adalah laporan kinerja dari pelaksanaan tugas dan fungsi yang dipercayakan kepada setiap instansi pemerintah atas penggunaan anggaran. Dan juga, merupakan pengukuran kinerja dan evaluasi serta pengungkapan secara memadai hasil analisis terhadap pengukuran kinerja. Dalam Penyusunan LAKIP tahun 2017 ini, kami telah berusaha dengan maksimal untuk melakukan penyempurnaan namun tentu saja masih ada saja kekurangan yang memerlukan penyempurnaan. Oleh karena itu, kami dengan tangan terbuka memohon saran dan kritiknya serta masukan agar Laporan ini menjadi semakin baik dan reliabel. Semoga Laporan Akuntabilitas Instansi Pemerintah ini dapat bermanfaat bagi pihakpihak terkait dan juga merupakan perwujudan kewajiban suatu instansi pemerintah untuk mempertanggung jawabkan keberhasilan dan kegagalan dalam pelaksanaan kinerja organisasi dalam mencapai sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan melalui sistem pertanggung jawaban secara periodik. Kendari, Januari 2018 Direktur Poltekkes Kemenkes Kendari Askrening, SKM.,M.Kes NIP. 196909301990022001

DAFTAR ISI Kata Pengantar Daftar Isi Daftar Tabel Executive Summary i ii iii iv BAB I. PENDAHULUAN 1 A. Latar Belakang 1 B. Dasar Hukum 2 C. Maksud dan Tujuan 3 D. Visi dan Misi Organisasi 4 E. Gambaran Organisasi 5 F. Sistematika Penyajian 14 BAB II PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA 15 A. Rencana Strategis Politeknik Kesehatan Kendari 15 B. Tujuan 17 C. Sasaran Strategis dan Indikator Kinerja Utama 17 D. Rencana KerjaTahunan 18 E. Penetapan Kinerja 18 BAB III AKUNTABILITAS KINERJA 20 A. Pengukuran Kinerja Organisasi 20 B. Perbandingan Capaian Kinerja Poltekkes Kemenkes Kendari Tahun 2016 2017 25 C. Analisis Akuntabilitas Kinerja 28 D. Upaya Mengatasi Hambatan dan Kendala Pencapaian IKU tahun 2017 E. Realisasi Anggara n 41 BAB IV PENUTUP 42 A. Kesimpulan B. Saransaran LampiranLampiran 44 1) Perjanjian Kinerja 45 2) Data Dokumen Pendukung Indikator Kinerja Utama 46

EXECUTIVE SUMMARY Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Poltekkes Kemenkes Kendari Tahun 2017, merupakan sarana penyampaian pertanggungjawaban kinerja Direktur Poltekkes Kemenkes Kendari beserta jajarannya kepada Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan Republik Indonesia (BPPSDMK RI), dan seluruh pemangku kepentingan baik yang terkait langsung maupun tidak langsung sekaligus menyampaikan proses pencapaian hasil, permasalahan utama, upaya pemecahan masalah dan strategi keberhasilan untuk kurun waktu 2017 yang dapat dijadikan lesson learnt pada perencanaan strategis 5 tahun kedepan. Selain itu LAKIP Poltekkes Kemenkes Kendari merupakan wujud dari pertanggungjawaban atas kinerja pencapaian visi dan misi yang dijabarkan dalam tujuan/sasaran strategis. Tujuan/sasaran strategis tersebut mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 20152019. Didalam RPJMN 20152019 disebutkan bahwa periode 20152019 mempunyai misi Pembangunan Nasional yaitu Memantapkan pembangunan secara menyeluruh dengan menekankan pembangunan keunggulan kompetitif perekonomian yang berbasis SDA yang tersedia, SDM yang berkualitas serta kemampuan IPTEK. Hal ini menunjukkan bahwa orientasi pembangunan mengedepankan pembangunan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing; meningkatkan penguasaan dan pemanfaatan iptek melalui penelitian; pengembangan, dan penerapan menuju inovasi secara berkelanjutan; membangun infrastruktur yang maju serta reformasi di bidang hukum dan aparatur negara; dan memperkuat perekonomian domestik berbasis keunggulan setiap wilayah menuju keunggulan kompetitif dengan membangun keterkaitan sistem produksi, distribusi, dan pelayanan termasuk pelayanan jasa dalam negeri. Badan PPSDM Kesehatan RI adalah unit eselon I dibawah Kementerian Kesehatan yang membidangi tentang Sumber Daya Manusia Kesehatan kemudian melanjutkan Visi Misi dari Kementerian Kesehatan yaitu memenuhi jumlah, jenis, dan mutu SDM Kesehatan sesuai yang direncanakan dalam mendukung penyelenggaraan pembangunan kesehatan Politeknik Kesehatan Kendari sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari Badan PPSDM Kesehatan RI menjadi solusi dalam penyedia tenaga kesehatan profesional di bidang keperawatan, kebidanan, gizi dan analis kesehatan. Paradigma baru pengelolaan perguruan tinggi mengacu kepada empat pilar utama yang harus dibangun yaitu : sistem evaluasi (termasuk evaluasi diri), otonomi, akuntabilitas dan akreditasi. Keterkaitan antara keempat

pilar itu menyuratkan pesan bahwa hasil dan kinerja perguruan tinggi harus selalu mengacu kepada kualitas yang berkelanjutan. Sementara itu, kualitas yang berkelanjutan hanya dapat diwujudkan jika dilandasi kreativitas, ingenuitas dan produktivitas pribadi civitas akademika yang hanya dapat terjadi jika dirangsang dengan pola manajemen yang berasaskan otonomi. Agar efektif, Otonomi perguruan tinggi harus senafas dengan akuntabilitas/ pertanggung jawaban Kinerja Institusi. Namun demikian, akuntabilitas internal belum cukup memadai jika hak masyarakat untuk informasi yang handal dan shahih mengenai penyelenggaraan belum didapat. Hasil dan kinerja perguruan tinggi yang diaktualisasi melalui proses akreditasi baik oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN) maupun oleh lembaga eksternal lainnya yang relevan. Salah satu prinsip tata pemerintahan yang baik (good governance) adalah tersusunnya laporan akuntabilitas pelaksanaan kegiatan tahun berjalan, dan untuk mewujudkan komitmen organisasi penyelenggaraan negara dalam mempertanggungjawabkan dan menguatkan pengelolaan dan pengendalian sumberdaya dengan tugas dan kewenangannya, yang Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2006 Tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah maka disusunlah Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Politeknik Kesehatan Kendari. LAKIP Politeknik Kesehatan Kendari tahun 2017 disusun dengan maksud sebagai : 1. Pertanggungjawaban tertulis Politeknik Kesehatan Kendari kepada Menteri Kesehatan selaku pemberi kewenangan dan Pengguna Anggaran Kementerian Kesehatan atas kinerja Politeknik Kesehatan Kendari Tahun 2017. 2. Gambaran tingkat realisasi anggaran dan capaian kinerja kegiatan/program. 3. Gambaran tingkat keberhasilan/kegagalan capaian kegiatan/porgram. Adapun tujuan penyusunan LAKIP Politeknik Kesehatan Kendari Tahun 2017 adalah : 1. Mewujudkan pertanggungjawaban LAKIP Politeknik Kesehatan Kendari Tahun 2017. 2. Memberikan umpan balik bagi peningkatan kinerja perencanaan kegiatan/program dan pemberdayaan sumberdaya. Dan 3. Menyediakan laporan untuk kepentingan pimpinan dalam pengambilan keputusan. Sedangkan manfaat laporan akuntabilitas kinerja untuk: 1. Bahan evaluasi akuntabilitas kinerja bagi pihak yang membutuhkan. 2. Penyempurnaan dokumen

perencanaan periode yang akan dating. 3. Penyempurnaan pelaksanaan program dan kegiatan yang akan dating. 4. Penyempurnaan berbagai kebijakan yang diperlukan. Pelaksanaan pengukuran kinerja dilakukan dalam rangka mengukur capaian sasaran kinerja yang telah disepakati bersama. Dalam hal ini antara pihak Pertama, yakni Direktur Poltekkes Kemenkes Kendari dan pihak kedua, Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber daya Manusia Kesehatan. Pengukuran kinerja tersebut didasarkan pada target kegiatan dan program yang direncanakan pada institusi tersebut. Adapun capaian kinerja sesuai Indikator Kinerja Utama (IKU), sebagai berikut: 1. Persentase Peningkatan Lulusan Tepat Waktu : Pada tahun akademik 2017, Poltekkes Kendari mentargetkan 85% untuk jumlah mahasiswa yang lulus tepat waktu. Dari targetkan dalam Indikator Kinerja Utama (IKU), pada tahun ini bisa tercapai sebesar 85,86% dinyatakan lulus tepat waktu. Pencapaian ini menunjukkan bahwa target yang direncanakan tercapai dengan baik. 2. Persentase Peningkatan Lulusan dengan IPK > 2,75. Pada tahun 2017 Poltekkes Kemenkes Kendari mentargetkan 95% mahasiswa yang lulus dengan IPK > 2,75. Dari target tersebut bisa dicapai jumlah ratarata lulusan dengan IPK > 2,75 sebesar 98%. Ini menunjukkan target bisa tercapai dan malah melampauai target yang ditetapkan di awal tahun. 3. Persentase Peningkatan Penyerapan Lulusan di pasar kerja < 6 bulan : Berdasarkan hasil penelusuran lulusan dengan masa tunggu lulusan Politeknik Kesehatan Kendari selama 6 bulan untuk mendapatkan pekerjaan ialah 16 orang atau 4,6%. Hal ini disebabkan karena kebanyakan lulusan Poltekkes Kendari berminat mencari pekerjaan di instansi pemerintah, sementara tidak setiap tahun instansi pemerintah menerima pegawai,sedangkan yang lainnya juga ada yang bekerja di lembaga swasta walaupun jumlahnya sedikit. 4. Jumlah Kegiatan Penelitian yang dilakukan oleh Dosen dalam 1 tahun : Jumlah kegiatan Penelitian yang dilakukan oleh dosen dalam setahun pada tahun Anggaran 2017 targetnya adalah 38 judul penelitian. Dari target tersebut dosen poltekkes kemenkes kendari hanya bisa memenuhi target sampai 35 penelitian atau 92,11%. Hal ini disebabkan karena PAGU anggaran tahun 2017 untuk dana penelitian yang dilakukan oleh dosen terkoreksi oleh efesiensi anggaran. Hal ini, berakibat pada banyak penelitian yang

rencananya dilakukan oleh dosen, tidak mendapatkan pembiayaan dari DIPA Poltekkes Kemenkes Kendari pada tahun 2017. 5. Jumlah Karya Ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal, seminar, buletin dan buku ajar/jumlah karya ilmiah per tahun. Di dalam Perjanjian Kinerja Poltekkes Kendari, Poltekkes Kemenkes Kendari mentarget 30 publikasi karya ilmiah yang harus dilakukan oleh Dosen pada tahun 2017. Dari target tersebut, Poltekkes Kemenkes Kendari berhasil mempublikasikan 37 publikasil karya ilmiah atau 123% dan tahun ini melebihi dari target yang direncanakan. 6. Jumlah Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dalam 1 tahun: Pada tahun 2017, target kegiatan pengabdian masyarakat adalah 30 kegiatan. Pada faktanya, realisasi kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang bias dilakukan oleh Dosen Poltekkes Kendari adalah sebesar 33 kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat atau sebesar 110%. Hasil analisis dan pengukuran capaian kinerja Politeknik Kesehatan Kendari pada tahun 2017 terhadap sasaran indikator kinerja utama, yang terkait dengan hakikat penyelenggaraan pendidikan bisa mencapai target yang direncanakan. Politeknik Kesehatan Kendari telah memberikan kinerja yang maksimal. Berdasarkan hasilhasil capaian tesebut maka, Politeknik Kesehatan Kendari akan terus berupaya untuk meningkatkan kinerja, agar pada evaluasi kinerja berikutnya bisa mendapatkan hasil yang terbaik. Selanjutnya, Politeknik Kesehatan Kemenkes Kendari mempunyai pagu anggaran pada Tahun Anggaran 2017 yang terbagi dalam dua aspek. Pertama, terkait dibidang Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan tugas lainnya sebesar Rp. 23.806.308.000. Kedua, adalah anggaran Pembinaan dan Pengelolaan Pendidikan Tinggi sebesar Rp. 15.430.096.000. Total anggaran semula adalah Rp. 39.236.404.000. Kemuadian setelah dilakukan efesiensi anggaran, maka pagu anggaran Poltekkes Kendari berjumlah Rp. 37.228.885.000. Sehingga realisasi anggaran Politeknik Kesehatan Kendari tahun anggaran 2017 per Desember 2017 ialah sebessar Rp 31.021.415.946 atau sebesar 83,33% Direktur, Askrening, SKM.,M.Kes NIP. 196909301990022001

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Untuk mencapai tujuan pembangunan nasional di bidang kesehatan diperlukan antara lain tersedianya sumber daya manusia kesehatan yang tangguh, mandiri, berkualitas dan tersebar merata, sehingga dapat memberikan pelayanan kesehatan yang optimal. Dalam rangka menghadapi ketatnya persaingan bebas pada era globalisasi, maka upaya peningkatan kualitas dan profesionalisme Sumber Daya Manusia kesehatan harus dilaksanakan secara berdaya guna dan berhasil guna. Penyusunan Program kerja Politeknik Kesehatan Kendari tahun 2017 dibuat berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan R.I. Nomor HK.03.01/160/I/2010 tanggal 28 Januari 2010 tentang Rencana Strategis Kementerian Kesehatan (RenstraKemenkes) Tahun 20132017. Program kerja Politeknik Kesehatan Kendari merupakan refleksi program prioritas sesuai dengan domain tugas dan fungsi, yang dilaksanakan secara efektif dan berkesinambungan berdasarkan visi dan misi Politeknik Kesehatan Kendari yang tertuang dalam Rencana Strategis (Renstra) Politeknik Kesehatan Kendari tahun 20132017. Politeknik Kesehatan Kendari adalah salah satu Lembaga Pendidikan Tinggi Kesehatan di Lingkungan Kementerian Kesehatan, dengan maksud untuk mempersiapkan tenaga kesehatan yang profesional dan siap tugas, baik di tingkat daerah maupun di tingkat pusat secara berdaya guna dan berhasil guna. Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (LAKIP) Poltekkes Kemenkes Kendari tahun 2017 merupakan tindak lanjut UndangUndang No. 29 tahun 1999 tentang penyelenggara Negara yang bersih dan bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme dan INPRES Nomor 7 tahun 1999 tentang Akuntabilitas kinerja Pemerintah Instansi Pemerintah. Inpres Nomor 1 Tahun 2010 tentang Percepatan Pelaksanaan Prioritas Pembangunan Nasional Tahun 2010. LAKIP atau Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Poltekkes kemenkes Kendari tahun 2017 merupakan bukti tertulis serta wujud pertanggungjawaban pelaksanaan Perencanaan Strategik (Renstra), yang berisi informasi tentang keberhasilan maupun

kegagalan pencapaian sasaran yang telah ditetapkan, termasuk hambatan yang dihadapidan pemecahan masalahnya. Sebagai salah satu unsur penyelenggara pemerintahan maka Politeknik Kesehatan Kendari menyusun Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dengan mengacu pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Republik Indonesia Nomor 13 tahun 2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah tahun 2010 dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 tahun 2010 Tentang Pedoman Penyusunan Penetapan kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Dasar hukum pembentukan Politeknik Kesehatan Kendari sebagai lembaga pendidikan tenaga kesehatan adalah Keputusan Menteri Kesehatan dan Kessos Nomor 298/Menkes Kessos/SK/IV/2001 tentang Organisasi dan Tata Kerja Politeknik Kesehatan. Keputusan Menteri Kesehatan tersebut telah pula diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 1988/Menkes/Per/IX/2011 tanggal 27 September 2011 tentang Perubahan Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 890/Menkes/Per/VIII/2007 tentang Organisasi dan Tatakerja Politeknik Kesehatan. B. Dasar Hukum Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Politeknik Kesehatan Kendari Tahun 2017, disusun berdasarkan landasan hukum: 1. Instruksi Presiden Nomor 7 tahun 1999 tanggal 15 Juni tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. 2. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah; 3. Peraturan Pemerintah Nomor 39 tahun 2006 tentang Tata cara Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan. 4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 988/Menkes/Per/2006 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penyusunan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja di Lingkungan Departemen Kesehatan. 5. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 1460/Menkes/X/2003 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Departemen Kesehatan.

6. Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Republik Indonesia Nomor 9 tahun 2007 tentang Indikator Kinerja utama. 7. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Republik Indonesia Nomor 13 tahun 2010 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. 8. Instruksi Presiden Nomor 7 tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah 9. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Penetapan Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. 10. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor HK.03.01/160/I/2010 tanggal 28 Januari 2010 tentang Rencana Strategis Kementerian Kesehatan (Renstra Kemenkes) Tahun 20102017. 11. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja dan Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Review atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah. 12. Keputusan Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia tentang Idikator Kinerja Utama (IKU) Unit Pelaksana Teknis Kementrian Kesehatan di Lingkungan Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan. C. Maksud dan Tujuan 1. Maksud Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah dari Satker Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kendari Tahun 2017 dimaksudkan untuk beberapa hal: a. Sebagai pertanggungjawaban secara tertulis Politeknik Kesehatan Kendari kepada Menteri Kesehatan selaku pemberi kewenangan dan pengguna anggaran Kementerian Kesehatan atas kinerja Politeknik Kesehatan Kendari tahun anggaran 2017.

b. Memberikan gambaran mengenai tingkat capaian pelaksanaan kegiatan dan Program Kerja dalam rangka mewujudkan visi, misi, tujuan dan sasaran Politeknik Kesehatan Kendari khususnya dan Kementerian Kesehatan secara umum. c. Memberikan gambaran mengenai tingkat keberhasilan dan atau tingkat kegagalan capaian pelaksanaan suatu kegiatan dan program kerja Politeknik Kesehatan Kendari tahun anggaran 2017. d. Sebagai media informasi tentang sejauh mana penentuan prinsipprinsip good governance termasuk penerapan fungsifungsi manajemen secara benar di Politeknik Kesehatan Kendari. 2. Tujuan Adapun tujuan penyusunan LAKIP Poltekkes Kendari tahun 2017 adalah : a. Memberikan informasi kinerja yang terukur kepada pemberi mandat atas kinerja yang telah dan seharus dicapai b. Mewujudkan pertanggungjawaban Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Politeknik Kesehatan Kendari Tahun 2017. c. Memberikan umpan balik bagi peningkatan kinerja perencanaan kegiatan/program maupun pemberdayaan sumberdaya di lingkungan Politeknik Kesehatan Kendari khusunya dan Kementerian Kesehatan secara umum. d. Menyediakan laporan kepada Pimpinan dalam pengembalian keputusan. e. Sebagai upaaya perbaikan berkesinambungan Perbaikan dalam perencanaan, beberapa perencanaan jangka menengah dan jangka pendek. D. Visi dan Misi, dan Tujuan Organisasi 1. Visi Terwujudnya Lembaga Pendidikan Tinggi sebagai Pusat Pendidikan Tinggi Bidang Kesehatan yang menghasilkan tenaga kesehatan yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menguasai Ilmu Pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan guna mewujudkan masyarakat sehat mandiri dan berkeadilan serta mempunyai daya saing tinggi baik local, Nasional maupun global pada tahun 2019

2. Misi a. Menyelenggarakan pendidikan di bidang kesehatan yang mampu menjawab tututan masyarakat, berkemampuan akademik dan/atau professional yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berkepribadian dan memiliki daya saing tingkat local, Nasional maupun global. b. Menyelenggarakan pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat yang berkualitas dan berdaya saing tingkat local, Nasiona, maupun global c. Melakukan pengembangan dan penyebaranluasan ilmu pengetahuan, Teknologi bidang kesehatan serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat 3. Tujuan a. Mewujudkan Poltekkes Kemenkes Kendari yang unggul dan berdaya saing lokal, nasional, dan global pada tahun 2019 b. Meningkatkan mutu pendidikan dan pengajaran, penelitian serta pengabdian pada masyarakat yang berbasis kesehatan secara berkelanjutan. c. Menghasilkan luaran yang berimandan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berkepribadian dan berwawasan global dalam bidang kesehatan serta mampu bersaing dalam taraf nasional maupun internasional d. Menghasilkan luaran yang mampu berinovasi untuk dapat menciptakan peluang bagi karirnya E. Gambaran Organisasi 1. Struktur Organisasi dan Tata Kerja Struktur Organisasi dan Tata Kerja Politeknik Kesehatan Kendari berdasarkan Peraturan Organisasi dan Tata laksana Kerja Poltekkes dengan Menteri Kesehatan RI Nomor 1988/Menkes/Per/IX/2011 tanggal 27 September 2011 tentang Perubahan Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 890/Menkes/Per/VIII/2007 tentang Organisasi dan Tatakerja Politeknik Kesehatan. Berdasarkan Peraturan Organisasi dan Tata laksana Kerja Poltekkes yang telah disempurnakan dengan Permenkes RI No HK.02.05/1.2/3086/2012. Dan berdasarkan Surat Keputusan Direktur Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kendari No: KP.01.03/1/2953 Tentang Perubahan atas Susunan Pengelola Organisasi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan

Kendari periode 2017 2021 bahwa organisasi Politeknik Kesehatan Kendari terdiri dari: Direktur, Pembantu Direktur I, II, III ; Senat Politeknik; Jurusan terdiri dari Jurusan Keperawatan, Jurusan Kebidanan, dan Jurusan Gizi, dan Jurusan Analis Kesehatan. Sub Bagian yang terdiri dari (1) Sub Bagian Administrasi Akademik, Kemahasiswaan Perencanaan dan Sistem Informasi, (2) Sub Bagian Administrasi Umum, Keuangan dan Kepegawaian. Kemudian UnitUnit Utama: Unit Penjaminan Mutu. Unit Penelitian, Unit Pengabdian Masyarakat, Unit Laboratorium serta Unit Perpustakaan, Unit Workshop. Lalu ada UnitUnit Penunjang: Unit Komputer dan Teknologi Informasi, Unit Pemeliharaan dan Perbaikan, Unit Kerjasama, Unit Laboratorium Bahasa. Satuan Pemeriksaan Internal a. Direktur Politeknik Kesehatan Direktur Politeknik Kesehatan adalah Pimpinan Politeknik Kesehatan Kendari, yang mempunyai tugas memimpin penyelenggaraan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pembinaan civitas akademika dan tugas administrasi melalui tatanan organisasi sesuai dengan kebutuhan serta hubungan dengan lingkungannya. b. Pembantu Direktur Adalah unsur pembantu pimpinan dalam bidang pelaksanaan pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat (Pembantu Direktur I); dalam pelaksanaan kegiatan di bidang administrasi umum, keuangan dan kepegawaian (Pembantu Direktur II); dan dalam pelaksanaan kegiatan di bidang pembinaan dan pelayanan mahasiswa dan alumni, serta melakukan kerjasama dengan pihak lain di luar kegiatan yang terstruktur dalam kurikulum (Pembantu Direktur III). c. Senat Politeknik Senat Politeknik merupakan badan normatif dan perwakilan tertinggi di lingkungan Politeknik Kesehatan Kendari. Senat Politeknik terdiri atas Pimpinan Politeknik Kesehatan Kendari, para Ketua Jurusan dan Perwakilan Dosen yang ditetapkan oleh Kepala Badan PPSDM Kesehatan Kementerian Kesehatan R.I. d. Jurusan Jurusan merupakan himpunan sumber daya pendukung program studi dalam satu rumpun disiplin ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan/atau olah raga.

e. Sub Bagian Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan dan Sistem Informasi Sub Bagian Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan dan Sistem Informasi adalah unsur pembantu pimpinan di bidang akademik, kemahasiswaan, perencanaan dan sistem informasi yang berada di bawah dan bertanggungjawab langsung kepada Direktur dan secara teknisfungsional dibina oleh Pembantu Direktur I. Khusus untuk urusan kemahasiswaan secara teknis fungsional dibina oleh Pembantu Direktur III. f. Sub Bagian Administrasi Umum, Keuangan dan Kepegawaian Sub Bagian Administrasi Umum, Keuangan dan Kepegawaian adalah unsur pembantu pimpinan di bidang umum, keuangan dan kepegawaian yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Direktur. Secara teknis fungsional dibina oleh Pembantu Direktur II. g. Unitunit Kemudian UnitUnit terdiri atas: Unit Penjaminan Mutu. Unit Penelitian, Unit Pengabdian Masyarakat, Unit Laboratorium serta Unit Perpustakaan, Unit Workshop. UnitUnit Penunjang: Unit Komputer dan Teknologi Informasi, Unit Pemeliharaan dan Perbaikan, Unit Kerjasama, Unit Laboratorium Bahasa. h. Kelompok Jabatan Fungsional Kelompok jabatan fungsional terdiri dari sejumlah tenaga fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok tenaga fungsional sesuai dengan bidang keahliannya. Masingmasing kelompok jabatan fungsional dikoordinasikan oleh seorang tenaga fungsional senior yang ditunjuk oleh Direktur. 2. Tugas Pokok dan Fungsi Politeknik Kesehatan Kendari mempunyai tugas melaksanakan pendidikan profesional dalam Diploma III dan Program Diploma IV sesuai peraturan perundangundangan yang berlaku dan melaksanakan tugastugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan PPSDM

Kesehatan Kementerian Kesehatan R.I., memiliki fungsi : a. Pelaksanaan pengembangan pendidikan dalam sejumlah keahlian di bidang kesehatan; b. Pelaksanaan penelitian di bidang pendidikan dan kesehatan; c. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan bidang yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya; d. Pelaksanaan pembinaan civitas akademika dalam hubungannya dengan lingkungan; e. Pelaksanaan kegiatan pelayanan administratif 3. Sumber Daya Manusia, Sarana dan Prasarana Sampai dengan akhir tahun 2017, Sumber Daya Manusia (SDM) Politeknik Kesehatan Kendari berjumlah 147 orang. Secara lengkap pegawai Politeknik Kesehatan Kendari dapat dilihat pada tabel di bawah. A. Sumber Daya Manusia 1. Sumber Daya Dosen Pada Tingkat Jurusan Politeknik Kesehatan Kendari TABEL 1 DISTRIBUSI JABATAN FUNGSIOAL DOSEN MENURUT TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENERIMA SERTIFIKASI PADA POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES KENDARI TAHUN 2017 Tingkat Total Penerima Non No Jurusan Pendidikan Sertifikasi Sertifikasi Strata 3 Strata 2 S1/D IV Rektorat 1 Keperawatan 17 17 11 6 2 Kebidanan 2 18 20 15 5 3 Gizi 4 24 28 26 2 4 Analis 6 6 4 2 Kesehatan JUMLAH 6(8,45%) 65(91,55% 71 56(78,87%) 15(21,13%) Sumber: Kepegawaian Poltekkes Kendari 2017 Dari table 1 di atas dapat dilihat bahwa untuk jabatan fungsional dosen menurut tingkat pendidikan terdapat 71 jumlah dosen dengan kualifikasi pendidikan Strata 3 itu ada 6 orang atau 8,45% dan Strata 2 ada 65 orang atau 91,55% dan yang telah menerima sertifikasi

sejumlah 56 orang atau 78,87%. Sementara yang belum menerima sertifikasi masih ada sekitar 15 orang atau 21,13%. 2. Tenaga Administrsai pada Politeknik Kesehatan Kendari TABEL 2 DISTRIBUSI TENAGA ADMINISTRASI MENURUT TINGKAT PENDIDIKAN PADA POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES KENDARI TAHUN 2017 Tingkat Pendidikan (orang) Total N Jurusan/U Strat Strata Strata DIV DIII SMA SMP SD (oran o nit a 3 2 1 g) 1 Direktorat 6 16 10 2 1 35 2 Keperawat an 4 3 1 2 10 3 Kebidanan 4 3 2 1 2 12 4 Gizi 8 6 1 1 16 5 Analis Kesehatan JUMLAH 22 (28,9 %) Sumber : Kepegawaian 2017 1 2 3 29 (38,16 %) 5 (6,58 %) 3 (3,8 %) 14 (18,42 %) 2 (2,63 %) 1(1,3 % ) 76 Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa pegawai administrasi di Politekni kesehatan Kemenkes Kendari yang berpendidikan strata dua S2 22 orang atau 28,9%, strata satu (S1) 29 orang atau 38,16%, DIV 5 orang atau 6,58%, DIII 3 orang atau 3,8%, SMA 14 orang atau 18,42%, SMP 2 orang atau 2,63%, dan SD 1 orang atau 1,3%. TABEL 3 DISTRIBUSI TENAGA MENURUT JENIS KELAMIN PADA POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES KENDARI TAHUN 2017 No Jurusan/Unit Jenis Kelamin LakiLaki Perempuan Total 1. Direktorat 21 26 48 2. Keperawatan 9 15 24 3. Gizi 11 25 35 4. Kebidanan 1 30 33 5. Analis kesehatan 1 8 9 Total 43 (39,25%) 104 (70,74 %) 147 Sumber : Kepegawaian 2017 Dari tabel di atas menunjukkan bahwa jumlah pegawai lakilaki adalah 43 orang sedangkan jumlah perempuan sebanyak 104 orang. Ini menunjukkan bahwa ada 39,25 % tenaga lakilaki

dan 70,74 % tenaga perempuan. Hal ini berarti tenaga perempuan lebih banyak dan dominan dibanding tenaga lakilaki yang berada di Poltekkes Kemenkes Kendari. TABEL 4 DISTRIBUSI TENAGA MENURUT KELOMPOK UMUR PADA POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES KENDARI TAHUN 2017 No Jurusan/Unit Kelompok Umur (Tahun) 1830 3140 4150 51 58 59 65 Total 1. Direktorat 3 8 22 14 47 2. Keperawatan 1 11 3 8 1 24 3. Gizi 2 18 9 7 36 4. Kebidanan 3 12 11 4 1 31 5. Analis kesehatan 3 1 1 2 1 9 Total 12 (8,16%) 51 (34,69%) 46 (31,29%) 35 (23,80%) 3 (2,04%) 147 Sumber : Kepegawaian 2017 Data tabel di atas menunjukkan bahwa dari 147 tenaga pegawai yang berada di Polekkes Kemenkes Kendari ada 12 orang yang berumur antara 1830 tahun atau 8,16%, 51 orang yang berusia 31 40 tahun atau 34,69%, 46 orang berusia 41 50 atau 31,29%, dan ada 35 orang yang berusia 51 58 atau 23,80%, serta ada 3 orang yang berusia 59 65 tahun atau 2,04%. TABEL 5 DISTRIBUSI TENAGA MENURUT GOLONGAN DI POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES KENDARI TAHUN 2017 No JURUSAN / GOLONGAN PRODI I II III IV (ORANG ) 1. Direktorat 2 9 32 5 48 2. Keperawatan 2 19 3 24 3. Gizi 3 25 7 35 4. Kebidanan 5 25 3 33 5. Analis kesehatan 8 1 9 Total 2(1,36%) 19(12,92%) 107(72,78%) 19(12,92%) 147 Sumber : Kepegawaian 2017 Data di atas menunjukkan bahwa dari 147 tenaga pegawai yang ada di Poltekkes Kemenkes Kendari ada 2 orang golong I atau 1,26%, 19 orang golongan II atau 12,92%, 107 golongan III atau 72,78%, dan 19 orang golongan IV atau 12,92%.

TABEL 6 DISTRIBUSI MAHASISWA MENURUT TINGKAT DI POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES KENDARI TAHUN 2017 No JURUSAN / TK. I TK. II TK. III TK IV PRODI L P L P L P L P (ORANG ) 1. Keperawatan 31 63 42 56 52 88 332 2. Gizi D III 5 36 3 52 8 58 162 3. Kebidanan 100 108 98 137 443 4. Analis 7 43 7 41 5 35 138 kesehatan 5. D IV Gizi 3 26 18 6 23 14 63 153 6 D IV 55 47 38 140 Kebidanan Total 46 (3,36%) Sumber : ADAK 2017 323 (23,61) 52 (3,80%) 322 (23,53%) 71 (5,19%) 340 (24,85) 14 (1,02%) 200 (14,62%) Data tabel di atas menunjukkan bahwa Jumlah mahasiswa Poltekkes Kemenkes Kendari tahun 2017 disemua jurusan yang lakilaki dan perempuan di Tingkat I ada 46 orang lakilaki atau 3,36% dan perempuan ada 323 orang atau 23,6%. Sedangkan pada tingkat II ada 52 orang lakilaki atau 3,8% dan perempuan ada 322 orang atau 23,53%. Sedangkan pada tingkat III ada 71 orang lakilaki atau 5,2% dan perempuan ada 340 orang atau 24,8%. Dan untuk tingkat IV ada 14 lakilaki atau 1,02% sedangkan perempuan 200 orang atau 14,6%. 1368

B. Sarana Dan Prasarana TABEL 7 DISTRIBUSI SARANA / PRASARANA DI POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES KENDARI TAHUN 2017 Prasarana Untuk Kegiatan Akademik /Non Akademik No Jenis Prasarana Jumlah Unit Total Luas Kepemilikan Milik Sendiri Sewa/P injam Terawat Kondisi Tidak Terawat 1 Perkantoran Administras Rektorat 13 Unit 590,96m 2 ` ` 2 Ruang Kerja Dosen Perawat Bidan Gizi Analisis 3 Ruang Kuliah Perawat Bidan Gizi Analisis 4 Ruang Rapat Rektorat Perawat Bidan Gizi Analisis 5 Laboratorium Perawat Bidan Gizi 7 Unit 5 Unit 3 Unit 3 Unit 6 Unit 8 Unit 8 Unit 2 Unit 1 Unit 1 Unit 1 Unit 1 Unit 1 Unit 3 Unit 3 Unit 4 Unit 163,20 m 2 195,17m 2 345 m 2 63,04 m 2 623 m 2 496,7 m 2 561,8 m 2 216 m 2 68,4 m 2 108m 2 126,4 m 2 40 m 2 35,7 m 2 104,3 m 2 162,2 m 2 265 m 2 Prasarana Lain Yang Mendukung Terwujudnya Visi Misi : Tempat Pembinaan Minat Bakat, Ruang Himpunan Mahasiswa DLL No 1 2 3 4 Jenis Prasarana Pendukung PKM ( Pusat Kegiatan Mahasiswa) Lapangan Badminton Meja Tenis Meja Perpustakaan Jumlah Unit 1 Unit 1 Unit 3 Unit 1 Unit Total Luas 1.374 m 2 82 m 2 2 m 2 371.6 m 2 Kepemilikan Kondisi Milik Sewa/ Sendiri Pinjam Terawat Tidak Terawat

C. Sistematika Penyajian Sistematika penulisan lakip Poltekkes Kemenkes Kendari terdiri atas: Kata pengantar Executive Summary Daftar Isi BAB I PENDAHULUAN 1. Latar Belakang 2. Maksud dan Tujuan 3. Gambaran Organisasi 4. Tugas Pokok dan Fungsi 5. Visi dan Misi 6. Sumber Daya Manusia 7. Sistematika Penyajian BAB II PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA A. Rencana Strategis Politeknik Kesehatan Kendari Tahun 20132017 B. Penetapan/Perjanjian Kinerja Politeknik Kesehatan Kendari Tahun 2017 BAB III AKUNTABILITAS KINERJA A. Pengukuran Kinerja Organisasi B. Perbandingan Capaian Kinerja Poltekkes Kemenkes Kendari Tahun 2013, 2014, 2015, 2017. C. Analisis Akuntabilitas Kinerja D. Upaya Mengatasi Hambatan dan Kendala Pencapaian IKU tahun 2017 E. Realisasi Anggaran BAB IV PENUTUP A. Kesimpulan B. Saransaran

BAB II PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA A. Rencana Strategis Politeknik Kesehatan Kendari Rencana Strategis Politeknik Kesehatan Kemenkes Kendari diarahkan pada upaya pencapaian tujuan institusional yaitu menghasilkan lulusan yang kompoten dan profesional. Untuk pencapaian tujuan diperlukan programprogram untuk mencapai sejumlah target yang ditetapkan melalui perumusan rencana kerja tahunan dengan menetapkan sasaran dan indicatorindikator pencapaian. Rencana strategis Politeknik Kesehatan Kemenkes Kendari terdiri atas: 1. Bidang Sasaran Pemerataan Dan Perluasan Akses a. Pengembangan Institusi, b. Pengembangan Fisik, Sarana dan Prasarana c. Peningkatan Program Beasiswa d. Pengembangan ICT e. Pengembangan Skim penerimaan mahasiswa baru f. Pengembangan Data 2. Peningkatan Mutu, Relevansi dan Daya Saing 2.1. Pendidikan 2.1.1. Peningkatan Kualitas Input, Proses, dan Output 2.1.2. Pengembangan Penjaminan Mutu 2.1.3. Pengembangan Sistem Pengendalian Internal Pemerintah 2.1.4. Pengembangan Pendidkan dan kompentensi Tenaga Pendidik dan Kependidikan 2.1.5. Pengembangan Layanan Perpustakaan

2.1.6. Pengembangan Layanan Laboratorium 2.1.7. Pengembangan Kerjasama dengan Pemda 2.1.8. Sosialisasi dan Pelaksanaan Perangkat Akademik 2.1.9. Pengembangan Program Unggulan 2.1.10. Peningkatan Penerbit bukubuku ajar dan E Learning 2.1.11. Perluasan Akses Lapangan Kerja dengan Berbagai Pihak dan Jejaring Alumni 2.2. Penelitian 2.2.1. Pedoman Penelitian 2.2.2. Anggaran Penelitian 2.2.3. Road Map Program Unggulan 2.2.4. Peningkatan Jumlah dan Mutu Penelitian 2.2.5. Peningkatan Jumlah dan kualitas Publikasi Ilmiah 2.3. Pengabdian Masyarakat 2.3.1. Pedoman Pengabdian Masyarakat 2.3.2. Anggaran Pengabdian Masyarakat 2.3.3. Peningkatan Jumlah dan Jenis Kegiatan Pengabdian Masyarakat 2.3.4. Road Map Program Unggulan 2.3.5. Peningkatan Jumlah dan Mutu Pengabdian Masyarakat 2.3.6. Peningkatan Jumlah dan kualitas Publikasi Pengabdian Masyarakat 3. Penguatan Tata Kelola Akuntabilitas dan Pencitraan Publik: Programnya adalah Penataan/Pengembangan Organisasi dan Manajemen. 4. Kemahasiswaan: Programnya adalah Peningkatan Pembinaan Kemahasiswaan. B. Tujuan Perumusan rencana kerja Politeknik Kesehatan Kendari diarahkan pada upaya untuk mencapai beberapa sasaran yang meliputi:

4.1. Peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas. 4.2. Meningkatnya profesionalisme dan kompetensi Dosen dalam kegiatan penelitian 4.3. Peningkatan Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang berdaya guna bagi masyarakat. C. Sasaran Strategis dan indikator Kinerja Utama Sasaran Strategis dan Indikator Kinerja Utama pada Institusi Politeknik Kesehatan Kendari pada tahun 2017 meliputi enam indikator yang merupakan inti program dari Institusi pendidikan seperti pada table berikut ini. No Sasaran Strategis Indikator Kenerja 1 Jumlah lulusan tepat waktu Persentase Lulusan Tepat Waktu 2 Jumlah lulusan dengan IPK >= 2,75 Persentase lulusan dengan IPK > 2,75 3 Tingkat penyerapan lulusan di pasar kerja 4 Meningkatkan jumlah penelitian terapan yang dilakukan Dosen 5 Meningkatkan publikasi karya ilmiah 6 Meningkatkan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Persentase lulusan yang memperoleh pekerjaan dengan masa tunggu kurang dari 6 bulan, dihitung dari kegiatan wisuda Jumlah penelitian yang dilakukan oleh dosen dalam 1 tahun Jumlah karya ilmiah yang dipublikasi dalm jurnal (terakreditasi) per tahun Jumlah kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan dosen per tahun D. Rencana Kerja Tahunan Pada tahun 2017, Rencana Kerja Tahunan berisi sasaran strategis, indikator kinerja dan target kinerja Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Kendari. Kegiatankegiatan tersebut dapat dilihat pada tabel di bawah ini dan ada pada formulir Rencana Kinerja Kegiatan lampiran II.

No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target 1 Meningkatnya Lulusan tepat waktu Persentase Lulusan Tepat Waktu 85 % 2 Jumlah lulusan dengan IPK >= 2,75 Persentase lulusan dengan IPK > 95% 2,75 3 Tingkat penyerapan lulusan di pasar Persentase lulusan yang 65% kerja memperoleh pekerjaan dengan masa tunggu kurang dari 6 bulan, dihitung dari kegiatan wisuda 4 Meningkatkan jumlah penelitian terapan yang dilakukan Dosen Jumlah penelitian yang dilakukan oleh dosen dalam 1 tahun 38 judul 5 Meningkatkan publikasi karya ilmiah Jumlah karya ilmiah yang dipublikasi dalm jurnal (terakreditasi) per tahun 30 karya ilmiah 6 Meningkatkan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Jumlah kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan dosen per tahun 30 kegiatan E. Penetapan Kinerja Penetapan kinerja adalah suatu dokumen pernyataan kinerja yang merupakan kesepakatan kinerja antara atasan dan bawahan untuk mewujudkan target kinerja tertentu berdasarkan sumber daya yang dimiliki. Selain itu, penetapan kinerja juga dimaksudkan untuk dapat menggambarkan tingkat pencapaian suatu kegiatan atau sasaran kinerja yang telah ditetapkan pada tahun 2017. Pernyataan Penetapan Kinerja Poltekkes Kemenkes Kendari pada tahun 2017 dapat dilihat pada tabel berikut ini.

PENETAPAN KINERJA YANG TEREALISASI TAHUN 2017 POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN KENDARI No Sasaran Strategis Indikator Kenerja Target Realisasi 1 2 3 4 5 Meningkatnya lulusan tepat waktu Meningkatnya lulusan dengan IPK >= 2,75 Meningkatnya penyerapan lulusan di pasar kerja Meningkatnya kualitas dan relevansi penelitian dan pelayanan masyarakat oleh Dosen Meningkatnya publikasi karya ilmiah Persentase Lulusan Tepat Waktu 85 % Persentase lulusan dengan IPK > 2,75 Persentase penyerapan lulusan di pasar kerja Melakukan kegiatan penelitian (Jumlah penelitian yang dilakukan dosen dalam 1 tahun) Publikasi karya ilmiah (Jumlah karya ilmiah yang dipublikasi dalam jurnal (ber ISSN) per tahun 85,86% 95% 98% 65% 8,3% 38 judul 35 (92,11%) 30 karya ilmiah 37 (123%) Kegiatan pengabdian masyarakat 6 Meningkatnya Kegiatan Pengabdian Masyarakat (jumlah kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan dalam 30 kegiatan 33 (110%) 1 tahun)

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA 4.3.1.1. Pengukuran Kinerja Pengukuran kinerja merupakan kegiatan yang membandingkan kinerja aktual dengan rencana atau target, serta membandingkan kinerja aktual dengan tahuntahun sebelumnya. Pengukuran kinerja ini diperlukan untuk mengetahui sampai sejauh mana realisasi atau capaian kinerja yang berhasil dilakukan oleh Politeknik Kesehatan Kemenkes Kendari dalam kurun waktu januari sampai dengan Desember 2017. Adapun pengukuran kinerja yang dilakukan adalah dengan membandingkan realisasi capaian dengan rencana tingkat capaian (tar get) pada setiap indikator, sehingga diperoleh gambaran tingkat keberhasilan pencapaian masingmasing indicator. Berdasarkan pengukuran kinerja tersebut diperoleh informasi yang menyangkut masingmasing indikator, sehingga dapat ditindak lanjuti dalam perencanaan program/kegiatan dimasa yang akan datang agar setiap program/kegiatan yang direncanakan dapat lebih berhasil guna dan berdaya guna. Selain untuk mendapatkan informasi mengenai masingmasing indikator, pengukuran kinerja ini juga dimaksudkan untuk mengetahui kinerja Organisasi yang akan dibandingkan pencapaian program kinerja dengan tahun sebelumnya 2016. Manfaat pengukuran kinerja adalah untuk memberikan kepada pihak internal dan eksternal tentang pelaksanaan misi organisasi dalam rangka mewujudkan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam dokumen. 1 Capaian dan Tatget Kinerja Utama 2017 1.1 Jumlah Lulusan Tepat Waktu Jumlah lulusan tepat waktu adalah presentase penyelesaian masa studi dengan jurusan atau program. Adapun datadatanya dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 3.1 Distribusi Jumlah Lulusan yang Lulus Tepat Waktu Di Poltekkes Kemenkes Kendari Tahun 2017 No Jurusan Jumlah Mahasiswa Waktu Masuk Mahasiswa yang menyelesaikan sesuai program Persentase (%) 1 Keperawatan 100 79 79% 2 Kebidanan D III 80 79 98,75% 3 Kebidanan D IV 40 33 82,5% 4 Gizi DIII 54 40 74,07 5 Gizi DIV 75 69 92% 6 Analis 40 34 85% Total 389 334 85,86% Dari tabel di atas menunjukkan bahwa lulusan Poltekkes Kemenkes Kendari tahun 2017 yang terdiri dari 4 jurusan dan 6 prodi telah meluluskan mahasiswa dengan tepat waktu sebesar 334 orang dari 3889 orang atau sekitar 85,86% 1.2 Jumlah Lulusan Dengan IPK 2,75 Jumlah Lulusan dengan IPK 2,75 adalah lulusan yang mendapatkan IPK 2,75 pada akhir pelaksanaan Wisuda pada tahun 2017. Adapun datanya dapat dilihat pada tabel berikut ini. Tabel 3.2 Distribusi Jumlah Lulusan Dengan IPK 2,75 Pada Poltekkes Kemenkes Kendari Tahun 2017 No Jurusan Jumlah Lulusan Lulusan dengan IPK 2,75 Persentase (%) 1 Perawat 84 84 100% 2 Kebidanan D III 84 84 100% 3 Kebidanan D IV 33 33 100% 4 Gizi D III 44 44 100% 5 Gizi D IV 59 64 95,58% 6 Analis 34 34 100% Total 348 343 98,56 Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa Lulusan Poltekkes Kemenkes Kendari tahun 2017 yang terdiri dari 4 jurusan lulus dengan indeks prestasi kumulatif dengan IPK 2,75 sebanyak 343 orang dari 348 lulusan atau 98,56%. Ini menunjukkan jumlah mahasiswa yang lulus dengan IPK 2,75 pada tahun akademik 2017 mencapai target dari yang direncanakan sebelumnya.

1.3 Tingkat Penyerapan lulusan di Pasar Kerja Tingkat penyerapan lulusan di pasar kerja adalah presentase jumlah lulusan yang memperoleh pekerjaan dengan masa tunggu kurang enam bulan dihitung dari kegiatan wisuda. Adapun datanya dapat dilihat pada table berikut ini. Tabel 3.3 Distribusi Tingkat Penyerapan Lulusan di Pasar Kerja 6 bulan Tahun 2017 di Poltekkes Kemenkes Kendari No Jurusan Jumlah Lulusan Bekerja Belum Bekerja Lanjut Pendidikan 1 Keperawatan 84 6 2 Kebidanan D III 84 9 3 Kebidanan D IV 33 4 4 Gizi D III 44 5 5 Gizi D IV 59 1 6 Analis 34 4 Jumlah 348 29(8,3%).(..%)..(.%) Sumber: Kemahasiswaan 2017 Dari table di atas dapat terlihat bahwa jumlah lulusan yang dihasilkan Poltekkes Kemenkes Kendari pada tahun 2017 sebanyak 348 dari tiga jurusan yang telah meluluskan mahasiswa dan dua prodi yang ada di Poltekkes Kendari. Dalam tenggang waktu enam bulan setelah wisuda jumlah yang bekerja pada instansi Pemerintah adalah sebanyak 29 orang 8,3%. Secara umum, ada beberapa orang alumni yang sudah bekerja pada instansi swasta, selain itu ada beberapa alumni yang melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Selebihnya belum mendapatkan pekerjaan. 1.4 Melakukan Kegiatan Penelitian Kegiatan penelitian adalah jumlah penelitian yang dilakukan oleh dosen dalam satu tahun. Adapun distribusi dari kegiatan penelitian yang dilakukan selama satu tahun pada tahun 2017 dapat dilihat pada tabel berikut ini:

Tabel 3.4 Sebaran Jumlah Judul, Biaya Setiap Kategori Penelitian di Poltekkes Kemenkes Kendari Tahun 2017 No Kategori Penelitian Jumlah Penelitian (Judul) A. Sumber Dana DIPA 1. Penelitian Calon Dosen Biaya Penelitian (Rp) 2. Penelitian Pemula 1 5.000.000, 3. Penelitian Hibah Bersaing 12 150.000.000, 4. Penelitian Unggulan 4 50.000.000, B. Sumber dana mandiri dan institusi lain Sub Total 17 205.000.000, 5. Penelitian Mandiri 18 159.050.000, 6. Penelitian sumber dana institusi lain Sub Total 18 159.050.000, Jumlah Total A dan B 35 364.050.000, Dari tabel di atas dapat dilihat jenis penelitian yang sudah dilakukan di Poltekkes Kendari Tahun 2017 sebanyak 35 penelitian atau 92,11%, dari target 38 jumlah penelitian yang direncanakan pada awal tahun 2017. Jumlah Penelitianpenelitiannya terdiri dari 17 penelitian yang menggunakan sumber dana dari DIPA Poltekkes Kemenkes Kendari dan sebanyak 18 penelitian mandiri dosen. Ini menunjukkan bahwa capaian ini tidak mencapai target yang ditetapkan pada rencana kerja utama Poltekkes Kemenkes Kendari tahun 2017. 1.5 Publikasi Karya Ilmiah Publikasi karya ilmiah adalah persentasi karya ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal yang terkreditasi pertahun. Poltekkes Kemenkes Kendari tahun 2017 telah menetapkan target capaian untuk publikasi karya ilmiah yang dilakukan oleh dosen dalam satu tahun adalah 30 publikasi karya ilmiah. Adapun distribusi jumlah publikasi karya ilmiah dosen Poltekkes Kemenkes Kendari tahun 2017 yang dapat dipublikasikan melalui jurnal ilmiah adalah sebagaimana yang terlihat pada table berikut.

N o. Tabel 3.5 Publikasi Karya Ilmiah Dosen Poltekkes Kemenkes Kendari TA 2017 Publikasi Karya Ilmiah Jumlah D IV Kebidanan D III Keperawatan D III Kebidanan D III Gizi D IV Gizi D III Analis Total A. JURNAL ILMIAH 1. Nasional 9 1 5 6 20 2. Internasional 3 1 3 1 2 10 TOTAL A 12 2 8 1 8 30 B. PROSEDING 1. Nasional 3 1 4 2. Internasional 1 1 TOTAL B 3 1 1 5 C. BUKU 1. Nasional 1 1 2. Internasional TOTAL C 1 TOTAL A+B+C 15 2 10 1 9 37 Dari data di atas dapat dilihat bahwa publikasi karya ilmiah yang dilakukan oleh dosendosen Poltekkes Kendari adalah sebanyak 37 karya ilmiah atau 123%. Pencapaian ini telah melewati target yang dari direncanakan dalam Perjanjian Kinerja Utama yakni 30 publikasi karya ilmiah. 1.6 Kegiatan Pengabdian Masyarakat Kegiatan Pengabdian Masyarakat adalah Jenis Kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan dalam waktu satu tahun. Pada tahun 2017 Poltekkes Kemenkes Kendari mentargetkan 30 kegiatan pengabdian masyarakat sebagaimana yang telah diperjanjikan pada Perjanjian Kinerja Poltekkes Kendari dengan Badan PPSDM. Rekapitulasi kegiatan Pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Dosen dalam setahun, dapat dilihat pada sajian data ditabel berikut ini.

Tabel 3.6 Rekapitulasi Kegiatan Pengabdian Pada MasyarakatPoltekkes Kemenkes Kendari 2017 NO Jurusan/Rektorat Pelaksana Frekuensi 1 Keperawatan DIPA 5 Mandiri 3 2 Kebidanan DIPA 10 Mandiri 1 3 Gizi DIPA 9 Mandiri 2 4 Analis DIPA 3 Mandiri 5 Jumlah 33 Dari data di atas menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan oleh Politeknik Kesehatan Kendari berjumlah 33 kegiatan atau 110%. Ini menunjukkan bahwa jumlah Pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dosen Poltekkes Kemenkes Kendari tahun 2017 telah melampaui target yang diinginkan sesuai dengan Perjanjian Kinerja Poltekkes Kendari tahun 2017. 2. Perbandingan Capaian kinerja politeknik Kemenkes Kendari Tahun 2016 dan 2017 Pencapaian kinerja poltekkes Kemenkes kendari pada tahun 2016 dan 2017 dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 3.7 Perbandingan Capaian Kinerja di Polteknik Kesehatan Kendari 2016 dan 2017 No Sasaran Strategis Indikator Kenerja Target 2016 Reali sasi Targ et 2017 Realis asi 1 Meningkatnya lulusan tepat waktu Persentase Lulusan Tepat Waktu 92% 74,5 % 85% 85,86 % 2 Meningkatnya lulusan dengan IPK >= 2,75 Persentase lulusan dengan IPK > 2,75 98% 100% 95% 98% 3 Meningkatnya penyerapan lulusan di pasar kerja Persentase penyerapan lulusan di pasar kerja 75% 18,8 % 65% 8,3% 4 Meningkatnya kualitas dan relevansi penelitian dan pelayanan masyarakat oleh Dosen Melakukan kegiatan penelitian (Jumlah penelitian yang dilakukan dosen dalam 1 tahun) 40 Judul 38 Judul (95% ) 38 35 (92,11 %) 5 6 Meningkatnya publikasi karya ilmiah Meningkatnya Kegiatan Pengabdian Masyarakat Publikasi karya ilmiah (Jumlah karya ilmiah yang dipublikasi dalam jurnal (ber ISSN) per tahun Kegiatan pengabdian masyarakat (jumlah kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan dalam 1 tahun) 40 Karya Ilmiah 30 Kegiat an 14 Kary a Ilmia h (35.5 %) 22 Kegi atan (73.4 %) 30 30 37 (123%) 33 (110%) Dari tabel di atas perbandingan capaian kinerja Poltekkes Kemenkes Kendari tahun 2016 2017 menunjukkan bahwa: 1. Jumlah lulusan tepat waktu di Poltekkes Kemenkes Kendari pada tahun 2016 targetnya adalah 92% dan terealisasi sebesar 74.5%. Sedangkan pada tahun 2017 targetnya adalah 85% dan capaian targetnya adalah 85,86%. Data ini menunjukkan adanya peningkatan jumlah lulusan tepat waktu pada tahun 2017 di banding pada tahun 2016. 2. Jumlah lulusan dengan IPK 2,75 pada tahun 2016 targetnya yang direncanakan adalah 98% dan realisasi capaian adalah 100%. Sedangkan pada tahun 2017 target capaiannya adalah 95% dan bisa terealisasi sampai 98%. Hal ini menunjukkan adanya penurunan realisasi capaian dibanding tahun sebelumnya sebesar 2%. Akan tetapi capaian target tahun ini bisa dicapai sesuai yang ada dalam perencanaan

3. Jumlah lulusan yang memperoleh pekerjaan dengan masa tunggu selama enam bulan setelah pelaksanaan wisuda pada tahun 2016 adalah 18,8%, Sedangkan pada tahun 2017 sebesar 8,3%. Data ini masih akan bertambah terus sampai pada akhir masa enam bulan sejak wisuda dilaksanakan. Target pada capaian ini agak sulit tercapai setiap tahunnya. Ini karena disebabkan banyak hal. Beberapa diantaranya adalah tahapan Ujian Kompetensi dan mendapatkan STR dari Organisasi Profesi. 4. Jumlah kegiatan penelitian yang dilakukan oleh dosen dalam satu tahun selama tahun 2016 adalah 38 penelitian sementara targetnya adalah 40 penelitian. Capaian ditarget ini hanya 95 %. Sedangkan pada tahun 2017, Jumlah kegiatan penelitian yang dilakukan oleh dosen dalam satu tahun selama tahun adalah 35 sedangkan targetnya adalah 38 penelitian. Persentasi capaiannya adalah 92%. Memperhatikan dari hasil capaian antara target kinerja pada tahun 2016 yang sebesar 38 penelitian atau 95% dibandingkan dengan capaian pada tahun 2017 adalah 92% atau 35 penelitian, maka, ini menunjukan adanya penuruan jumlah penelitian yang dilakukan oleh dosen Politeknik Kesehatan Kendari. 5. Kegiatan publikasi karya ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal kesehatan oleh para dosen Poltekkes Kemenkes Kendari. Pada tahun 2016 hanya ada 14 kegiatan pengabdian masyarakat yang bisa dilakukan atau 35% penelitian dari target 40 Publikasi karya ilmiah. Pada tahun 2017, publikasi karya ilmiah oleh dosen Poltekkes Kendari adalah 30 dan realisasi capaiannya adalah 37 atau 123%. Dari data yang terlihat capaian target antara tahun 2016 dan 2017 keduanya menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan. 6. Kegiatan pengabdian masyarakat di lingkungan Poltekkes Kemenkes Kendari pada tahun 2016 berjumlah 30 kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dosen, sementara capaian target adalah 73% atau 22 bentuk kegiatan pengabdian masyarakat. Sedangkan pada tahun 2017, kegiatan pengabdian masyarakat yang direncanakan dalam perjanjian kinerja, targetnya adalah 30 bentuk kegiatan. Sedangkan realisasi capaian target adalah 33 atau 110%. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan capaian target kinerja yang signifikan.

Grafik Perbandingan Capaian Kinerja Poltekkes Kemenkes dari tahun 20162017 1. Meningkatnya lulusan tepat waktu Persentase Lulusan Tepat Waktu 88.00% 86.00% 84.00% 82.00% 80.00% 78.00% 76.00% 74.00% 72.00% 70.00% 68.00% 74.50% 85.86% Realisasi 2016 Realisasi 2017 101% 2. Meningkatnya lulusan dengan IPK >= 2,75 Persentase lulusan dengan IPK > 2,75 100% 100% 100% 99% 99% 98% 98% 98% 97% Realisasi 2016 Realisasi 2017

20.00% 18.00% 16.00% 14.00% 12.00% 10.00% 8.00% 6.00% 4.00% 2.00% 0.00% 3 Meningkatnya penyerapan lulusan di pasar kerja Persentase penyerapan lulusan di pasar kerja 18.80% 8.30% Realisasi 2016 Realisasi 2017 96% 95% 95% 94% 94% 93% 93% 92% 92% 91% 91% 4 Meningkatnya kualitas dan relevansi penelitian dan pelayanan masyarakat oleh Dosen Melakukan kegiatan penelitian (Jumlah penelitian yang dilakukan dosen dalam 1 tahun) 95% 92.11% Realisasi 2016 Realisasi 2017

140.00% 120.00% 5 Meningkatnya publikasi karya ilmiah Publikasi karya ilmiah (Jumlah karya ilmiah yang dipublikasi dalam jurnal (ber ISSN) per tahun 123% 100.00% 80.00% 60.00% 40.00% 35.50% 20.00% 0.00% Realisasi 2016 Realisasi 2017 120.00% 100.00% 6 Meningkatnya Kegiatan Pengabdian Masyarakat Kegiatan pengabdian masyarakat (jumlah kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan dalam 1 tahun) 110% 80.00% 60.00% 73.40% 40.00% 20.00% 0.00% Realisasi 2016 Realisasi 2017

B. Analilisis Akuntabilitas Kinerja Analisis Akuntabilitas kinerja merupakan kegiatan yang dilakukan untuk menganalisis keberhasilan dan ketidak berhasilan pencapaian sasaran yang telah ditetapkan dalam rangka mencapai Rencana strategis Poltekkes Kemenkes Kendari Tahun 2016 2017. Kinerja Poltekkes Kemenkes Kendari diukur berdasarkan tingkat pencapaian Akuntabilitas Kinerja Poltekkes Kemenkes Kendari, dimana tingkat pencapaian akuntabilitas kinerja tersebut, diukur dari target dan realilsasi pencapaian kinerja berdasarkan tugas pokok dan fungsi, dan secara umum mencakup pokokpokok kegiatan di bidang; Dukungan manajemen dan pelaksanaaan tugas teknis lainnya pada. Program Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan dan Pembinaan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan adalah sangat sebesar. Keberhasilan pencapaian kinerja ini didukung antara lain tersedianya sarana dan prasarana penunjang untuk operasional pendidikan dan kegiatan lainnya, serta tersediannya sumber daya manusia yang kompoten. Berdasarkan hasil pencapaian kinerja pada indkator kinerja utama relatif terdapat kenaikan pada pencapaian kinerja dengan indikator; lulus tepat waktu dan pencapaian penyerapan lulusan kurang dari 6 bulan pasca wisuda. Peningkatan target pada indikator kinerja IPK 2,75, sedang penelitian belum mencapai target yang direncanakan, sementara publikasi dan pengabdian masyarakat telah mencapai atau melebihi target yang direncanakan. Pencapaian tersebut tentu tidak lepas dari berbagai program pendukung. Kendala dan hambatan antara lain : Berikut merupakan anilisis capaian program dan upaya pendukung. Kendala dan hambatan I. Presentasi Lulusan Tepat Waktu : Pencapaian Indikator kinerja utama berupa presentasi lulusan tepat waktu pada polteknik kesehatan kendari pada tahun 2017 mencapai 85,86%. Hasil ini telah memenuhi target yang direncanakan yakni sebesar 85%. Faktor Pendukung Perolehan pencapaian Lulus tepat waktu ini didukung oleh beberapa aktivitas penyelenggaraan tahun 2017 yang baik antara lain:

a. Program pembimbing Akademik (PA) oleh Dosen Politeknik Kesehatan Kendari. Program bimbingan akademik pada Politeknik Kesehatan Kendari bertujuan untuk memberikan kesempatan pada mahasiswa untuk melaksanakan proses pendidikan melalui pendampingan oleh pembimbing akademik. Terbitnya panduan bimbingan akademik Politeknik Kesehatan Kendari memberikan panduan dalam melaksanakan proses pembimbingan. Efektifitas Bimbingan Akademik yang dilaksanakan oleh dosen Politeknik Kesehatan Kendari mampu mencegah potensi atau berkembangnya masalah yang dihadapi mahasiswa sehingga dapat membantu mahasiswa menyelesaikan program pendidikan tepat waktu. Program Pembimbingan mahasiswa oleh dosen pada politeknik kesehatan kendari dilaksanakan berdasarkan surat keputusan direktur dengan rasio bimbingan maksimal (1:20) b. Program Monotoring dan Evaluasi Pembelajaran Monitoring dan Evaluasi Proses belajar mengajar pada politeknik kesehatan kendari dilaksanakan melalui program evaluasi perkuliahan dan evaluasi pelaksanakan proses belajar mengajar. Melalui kegiatan evaluasi ini dapat diperoleh informasi mengenai mahasiswamahasiswa yang memerlukan pendamping, serta perbaikan dalam melaksanakan proses belajar mengajar. FAKTOR PENGHAMBAT Presentasi Lulusan tepat waktu pada tahun 2017 telah memenuhi target namun masih ada beberapa kendala antara lain: a. Belum memiliki tenaga khusus yang memiliki kemampuan bimbingan konseling, sebagai rujukan dari pembimbing akademik jika ditemukan permasalahan yang memerlukan penyelesaian. b. Beberapa Jurusan rasio pembimbing dengan mahasiswa tidak ideal, karena keterbatasan sumber daya dosen. c. Belum memiliki ruang bimbingan konseling pada jurusanjurusan di Politeknik Kesehatan Kendari. d. Factor keseriusan dan kesadaran mahawasiswa rendah dalam menyelesaikan studi atau masa perkuliahan secara tepat waktu. Ada karena faktor kemalasan, santai, dan faktor yang lain, berupa berhenti dari kuliah karena menikah, sakit, dan ada yang meninggal.

2. Lulusan dengan Indeks Prestasi Kumulatif >=2,75 Capaian kinerja Politeknik Kesehatan Kendari pada Indikator Lulusan dengan Indeks Prestasi 2,75 pada tahun 2017 adalah sebesar 98%. Pencapaian ini melebihi dari target yang direncanakan pada indikator kinerja pada tahun 2017 yakni 95%. Faktor Pendukung Hasil yang telah melampaui target ini didukung dan di fasilitasi oleh beberapa aktivitas penyelenggara institusi sebagai berikut: a. Pengembangan Tenga Pendidik dan Kependidikan Pada tahun 2017 Politeknik Kesehatan Kendari telah mengembangkan kualitas Sumber Daya Manusia yang meliputi pengembangan tenaga Dosen dan karyawan melalui kegiatan pendidik lanjut (tugas belajar dan izin belajar) serta peningkatan kemampuan dosen melalui kegiatan Pelatihan/ Workshop Eksternal dan Internal, Serta pengembangan jumlah dosen tersertifikasi. Meningkatnya Persentasi IPK lebih dari 2,75 didukung pleh profesionalisasi Dosen Poltekkes Kemenkes Kendari yang pada tahun 2017 ini bertambahnya dosen yang tersertifikasi pada tahun 2017. Upaya pengembangan dosen melalui pendidikan lanjut dan Pelatihan yang telah dilakukan oleh Poltekkes Kemenkes Kendari. Upaya pendidikan lanjut dan pelatihan dilakukan untuk meningkatkan kompetensi dosen sehingga semakin baik dalam menyelenggarakan proses PBM. Data yang menunjukkan bahwa pada tahun 2017 upaya penguat mutu lulusan dilakukan melalui upaya pengembangan mutu SDM Dosen dan Karyawan melalui Pendidikan lanjut ke strata 1, strata 2 dan strata 3 serta pengembangan pelatihan eksternal dan internal. Pengiriman dosen fungsional untuk mengikuti pelatihan sepanjang tahun 2017 sebanyak 40 dosen dan 26 pelatihan administrasi. Politeknik Kesehatan Kendari secara internal juga melaksanakan 3 Workshop yang berhubungan dengan pendidikan yaitu Workshop pengembangan kurikulum, workshop pembuatan bahan ajar dan workshop media pembelajaran. Workshop yang berhubungan dengan administrasi kependidikan yaitu workshop pre assessment Borang Akreditasi BANPT. Refresing audit mutu Internal dan

pelatihan dan penyelenggara assessor di lingkungan Poltekkes Kendari. Sedangkan pada aktivitas pelatihan administrasi umum sebanyak 57 staf karyawan yang meliputi workshop Pengelolaan BMN dan Program Layanan Sirkulasi Berbasis elektronik Program PSenayan b. Penerapan Kurikulum Berbasis Kompetensi dan Uji Kompetensi Penerapan Kurikulum berbasis kompetensi yang telah diterapkan pada Jurusan Jurusan pad Polteknik Kesehatan Kendari, membantu menata serta mengembangkan proses pembelajaran yang antara lain melalui pengembangan Student Central Learning, serta pengembangan pembelajaran tutorial yang dilaksanakan oleh jurusan pada Poltekkes Kemenkes Kendari, seperti jurusan keperawatan. Selajutnya pada tahun 2017 Politeknik Kesehatan berupaya meningkatkan kualitas lulusannya seiiring diberlakukannya uji kompetensi pada jurusan Keperawatan, Jurusan Kebidanan. Metode pembelajaran dan Sistem Penyelenggaraan evaluasi pembelajaran terus diarahkan pada pencapaian kompetensi, Upaya penyiapan peserta didik dalam menghadapi uji kompetensi dilaksanakan antara lain sosialisasi penerapan uji kompetensi kepada semua dosen, mahasiswa, pelaksanaan try out uji kompetensi yang baik secara internal maupun yang diselenggarakan oleh asosiasi, badan atau lembaga c. Peningkatan Sarana dan Prasaran Pembelajaran dengan Mengembangkan IT Kualitas pembelajaran yang efektif memerlukan saranan pendukung berupa tersedianya sarana seperti gedung perkuliahan yang refresentatif, alat pratikum, inventaris perkantoran, perangkat pengolah data, penambahan buku perpustakaan, pengembangan akses internet dan software, dan sarana pendukung lainnya seperti peningkatan daya listrik dan instalansi listrik. Berikut upaya peningkatan penyelenggaraan pendidikan melalui pengembangan sarana prasaranan dilakukan pada tahun 2017

TABEL 3.12 PENGEMBANGAN SARANA PRASARANAN PENDUKUNG KEGIATAN PENYELENGGRAAN PENDIDIKAN TAHUN 2013 JENIS SARANA PRASARANA Internet dan software Gedung Perpustakaan Perangkat Pengolah data Listrik Alat Laboratorium Ada Ada Ada Ada Ada Ada URAIAN PENGEMBANGAN Tabel di atas menunjukkan sejumlah pengembangan sarana prasarana dalam upaya Politeknik Kesehatan Kendari meningkatkan kualitas penyelenggraan pendidikan dengan memfasilitasi mahasiswa, dosen dan segenap civitas akademika dalam melaksanakan berbagai aktivitas penyeloenggaraan pendidikan. FAKTOR PENGHAMBAT Pencapaian kualitas IPK > 2,75 yang dilaksanakan pada politeknik Kesehatan Kendari telah mencapai target tahun 2017. Beberapa kendala dalam penyelenggaraan akademik yang belum optimal dilakukan antara lain: a. Penerapan KBK belum berkembang sepenuhnya sehingga diperlukan peningkatan kualitas penyelenggaraan KBK di Politekni Kesehatan Kendari b. Penataan Sitem remedial yang belum berjalan dengan efektif c. Masih belum optimalnya aspek pendukung penyelenggaraan institusi seperti rasio alat laboratorium dengan mahasiswa yang masih rendah, ketebatasan dukungan perpustakaan terutama jumlah buku dan pemanfaatan teknologi ( e Library) yang belum berkembang 3. Penyerapan lulusan kurang dari 6 bulan pasca wisuda Hasil capaian indikator kinerja penyerapan lulusan kurang dari 6 bulan pasca wisuda tepatnya enam bulan setelah wisuda sebesar 29 dari 348 lulusan (8,3 %). Beberapa ada yang bekerja pada instansi swasta dan lainnya melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Hal ini akan bertambaha terus seiring perjalanan waktu, dan setelah para alumni mengikuti ujian kompetensi. Faktor Pendukung Hasil capaian ini didukung oleh berbagai program penyelenggara institusi anatara lain : a. Pengembangan kegiatan pembelajaran dan penerapa kurikulum berbasis kompetensi Pengembangan kegiatan pembelajaran dilaksanakan melalui penerapan kurikulum berbasis kompetensi pada pembelajaran teori dikelas, maupun pembelajaran di laboratorium dan klinik atau lapangan sehingga lulusan yang dihasilkan mampu bersaing dalam memperoleh pekerjaan. Selanjutnya dalam rangka menyiapkan kompetensi lulusan serta mampu bersaing dalam dunia kerja, penyelenggaraan pendididikan Politeknik Kesehatan Kendari terus diupayakan peningkatan kompetensi dosen dalam rangka melaksanakan proses PBM melalui Workshop pengembangan kurikulum, penyususnan bahan ajar serta pengembangan media pembelajaran yang terlaksana dengan baik pada tahun 2017 b. Peningkatan Peran Serta Alumni Alumni Poltekkes kemenkes Kendari yang diluluskan mulai tahun 2000 serta akademi akademi sebelum penyatuan telah tersebar pada berbagai institusi kesehatan pemerintah maupun swasta di seluruh Indonesia terutama wilayah Sulawesi Tenggara dan sekitarnya. Organisasi Alumni telah memiliki oleh jurusan yang ada di Poltekkes Kendari, selanjutnya melalui peran alumni informasi tentang peluang dan kesempatan kerja bagi para lulusan disebarluaskan baik secara personal maupun melalui Poltekkes Kemenkes Kendari. c. Peningkatan Kemampuan Soft Skill Mahasiswa melalui Kegiatan Ekstra Kurikuler. Kemampuan mahasiswa untuk menghadapi persaingan dalam upaya meraih kerja memerlukan kompetensi baik berbentuk Hardskill maupun softskill. Politeknik Kementerian Kesehatan Kendari mengembangkan kegiatan Ekstra Kurikuler sebagai bagian penting dalam pengembangan kemampuan mahasiswa, pada tahun 2017 telah dilaksanakan kegiatan kemahasiswaan sebanyak 15 Program kegiatan yang pesertanya melibatkan Mahasiswa, dan segenap Civitas Akademika Politeknik Kesehatan Kendari melalui kegiatan BEM dan HMJ, selain itu untuk mendorong

keterlibatan yang luas dari seluruh civitas akademika Politeknik Kesehatan Kendari telah mengembangkan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang kegiatanya dipusatkan di Jurusan Jurusan Politeknik Kesehatan Kendari. Berikut jenis UKM dan penanggung jawab pelaksanaan kegiatan. TABEL 3.10 UNIT KEGIATAN MAHASISWA (UKM) POLTEKKES KENDARI TAHUN 2017 NO UNIT KEGIATAN MAHASISWA 1 BEM 1 2 HMJ 4 3 UKM Pramuka 5 4 Lembaga Dakwa Kampus 1 5 Seni Suara 1 6 Olah raga 2 7 English Meeting Club 1 Jumlah 15 PENANGGUNG JAWAB KEGIATAN Kegiatan Unit kegiatan Mahasiswa (UKM) dan kegiatan organisasi mahasiwa pada Poltekkes Kemenkes Kendari merupakan unsur penguat pencapain Soft skill mahasiswa sehingga mampu meningkatkan daya saing dalam meraih pasar kerja. d. Promosi Institusi Poltekkes Kendari Promosi Institusi Poltekkes Kendari melalui Website Polteknik Kesehatan Kendari serta Promosi Institusi melalui berbagai aktivitas kemahasiswaan, Pengabdian masyarakat oleh dosen dan mahasiswa. Pada tahun 2017 Promosi Institusi dilakukan melalui website Politeknik Kesehatan Kendari dilakukan dengan pembaruan tampilan website, serta peningkatan Bandwith dengan mengembangkan server dan aplikasi sipenmaru 2017 melalui online. Bentuk lain promosi yang dilaksanakan oleh Politeknik Kesehatan Kendari dilaksanakan dengan mengembangkan aktivitas institusi ditengah masyarakat melalui kegiatan pengabdian masyarakat dan penelitian oleh segenap civitas akademika. Faktor Penghambat Capaian pada tahun 2017 belum sesuai dengan target hal ini terkait dengan beberapa hambatan atau kendala antara lain:

a. Hambatan Dalam Pengolahan Ijazah dan transkripsi Nilai. Wisuda bulan September Ijazah baru bisa diterima pada bulan Nopember 2017. Hambatan yang lain adalah transkrip nilai yang harus di terjemahkan kedalam bahasa Inggris. Selain itu, faktor mahasiswa yang lambat datang mengambil ijazah dan transkrip nilai mereka. Kemudian Ijazah dan transkrip nilai tersebut harus diperbanyak atau difoto kopi. Setelah itu masih harus dilegalisir lagi. Tahapantahapan itulah yang biasa menjadi factor penghambat dalam proses cepatnya pengambilan ijazah dan transkrip nilai oleh para alumni. b. Terbatasnya Institusi yang memiliki kerjasama dengan Poltekkes Kemenkes Kendari untuk Penyerapan Lulusan. c. Belum Optimalnya komunikasi Institusi Poltekkes dengan Alumni karena belum dikembangkannya system informasi Alumni. d. Belum maksimalnya Unit yang berperan dalam promosi lulusan. Peningkatan serapan alumni perlu diupayakan lebih optimal sehingga berbagai upaya peningkatan pencapaian seperti mengembangkan kerjasama dengan institusi pengguna lulusan serta membangun Ikatan Alumni Poltekkes Kemenkes Kendari. 4. Penelitian Dosen Pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) untuk program penelitian Dosen pada tahun 2017 dapat dicapai dengan jumlah penelitian dosen sebanyak 35 penelitian atau 92,11%. Capaian ini belum mencapai target yang direncanakan yaitu 38 penelitian. FAKTOR PENDUKUNG Pencapaian Indikator Kinerja Utama ini didukung oleh : a. Program yang telah dilaksankan oleh Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPM) Untuk Mencapai target yang ditetapkan pada tahun 2017 unit penelitian Politeknik Kesehatan Kendari telah mendorong kualitas penelitian dengan melaksankan berbagai aktivitas berupa: Sosialisasi program riset yang diprogramkan oleh Unit PPM ke setiap Jurusan pada Politeknik Kesehatan Kendari. Sementara untuk meningkatkan kualitas penelitian dosen telah dilaksankan kegiatan sosialisasi panduan program riset dosen sebagai pedomen pelaksanaan riset, penguatan per review yang dilaksankan oleh sub unit PPM di jurusan dan program studi, serta dikembangkannya system pencatatan dan pelaporan dalam pelaksanaan riset oleh dosen jurusan secara terpadu oleh unit PPM Politeknik Kesehatan Kendari.

b. Program Riset pembinaan Tenaga kesehatan (Risbinakes) tahun 2017 Pencapaian Indikator Kinerja Utama berupa riset Politeknik Kesehatan Kendari distimulasi oleh penyediaan anggaran DIPA yang cukup memadai berupa program penelitian Risbinakes dengan 17 judul Penelitian yang didanai oleh DIPA Politeknik Kesehatan Kendari. c. Sertifikasi Dosen Hingga tahun 2017 Politeknik Kesehatan Kendari telah memiliki 56 dosen fungsional yang bersertifikasi. Sebagai dosen bersertifikasi memiliki kewajiban untuk menyusun beban kerja dosen yang salah satu komponennya adalah penelitian, sehingga ada kewajiban yang melekat yang harus dapat dilaksanakan oleh dosen sabagai tanggung jawab profesi. FAKTOR PENGHAMBAT Indikator Kinerja Utama dalam bidang penelitian tahun 2017 belum dapat dicapai, ini karena masih ditemukan beberapa kendala untuk program tersebut antara lain: a. Ketaatan waktu pelaksanaan program riset dari dosen b. Seleksi riset pembinaan oleh tim pakar terkendala waktu c. Dana pendukung masih dirasakan kurang khususnya penelitian eksperimen 5. Publikasi Karya Ilmiah Pencapaian Indikator kinerja Utama berupa publikasi penelitian pada tahun 2017 telah mencapai target jurnal publikasi. Pada tahun 2017 publikasi karya ilmiah yang dilakukan dosen Poltekkes Kendari berjumlah 37 publikasi karya ilmiah atau 123%. Politeknik Kesehatan Kendari mentargetkan 30 publikasi karya ilmiah dalam lembar perjanjian kinerja tahun 2017. FAKTOR PENDUKUNG Beberapa hal yang mendukung pencapaian IKU pada kegiatan Publikasi karya ilmiah antara lain:

a. Aplikasi Kinerja Dosen Sebagai Dosen Bersertifikasi Publikasi Ilmiah merupakan bentuk aktivitas akademik yang merupakan wujud tanggung jawab profesi dosen bagi kepentingan pengembangan keilmuan. Publikasi karya ilmiah merupakan nilai kinerja bagi dosen yang wajib dilaksanakan sebagai aplikasi kinerja yang diperlukan bagi penguatan kinerja dosen. Sejumlah dosen fungsional terutama dosen yang telah tersertifiasi memiliki kewajiban akademik melaksankaan penelitian dan publikasi setiap tahunnya sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. b. Program publikasi ilmiah yang diprogramkan oleh Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Program Publikasi Karya Ilmiah melalui pencetakan jurnal Poltekkes tahun 2017 belum memberikan dukungan positif bagi publikasi Karya Ilmiah khususnya penelitian Dosen Politeknik Kesehatan Kendari. Perbitas Jurnal Politeknik Kesehatan Kendari. Penerbitan Jurnal Politeknik Kesehatan Kendari dilaksanakan dalam 2 kali yaitu di bulan Juni dan Desember tidak terbit atau Publikasi. c. Program Penataan Pelaporan dan Penerbitan Karya Ilmiah Penataan Sistem Penilaian melalui audit dan penilaian setiap Karya Tulis Ilmiah dosen oleh tim penilai merupakan sarana efektif untuk meningkatkan kualitas publikasi. Sehingga setiap kegiatan Publikasi karya ilmiah yang dipublikasikan dapat tercatat dan terlaporkan dengan baik. Penilaian PAK dosen serta laporan kinerja dosen (LKD) dosen bersertifikasi yang berhubungan dengan publikasi diharuskan untuk melaporkan aktifitas publikasi kepada unit penelitian Politeknik Kesehatan Kendari. FAKTOR PENGHAMBAT/KENDALA Capaian Indikator Kinerja Utama Publikasi dapat tercapai dengan baik, namun pelaksanaan program Publikasi Karya Ilmiah tahun ini juga ditemukan berbagai kendala, sebagai berikut:

a. Proses penerbitan jurnal yang terkait dengan naskah yang harus diterbitkan sering mengalami keterlambatan b. Dukungan pendanaan dalam proses penerbitan perlu ditingkatkan c. Penguatan Sistem Pelaporan Publikasi karya tulis ilmiah yang dilaksanakan oleh unit penelitian dan pengabdian masyarakat serta penelitian dan publikasi yang dilaksankan oleh dosen poltekkes kemenkes kendari. 6. Pengabdian Masyarakat Pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Pengabdian Masyarakat pada tahun 2017 telah terlaksanakan 33 Kegiatan Pengabdian Masyarakat atau dalam persentasenya 110% oleh Kelompok Dosen Politeknik Kesehatan Kendari. Dan capaian ini telah melampaui target dari Idikator Kinerja Utama yaitu 30 kegiatan pengabdian masyarakat. FAKTOR PENDUKUNG Terlaksananya kegiatan pengabdian Masyarakat pada tahun 2017 didukung oleh sejumlah faktor yang antara lain: a. Program Unit Pengabdian Masyarakat Pencapaian aktifitas Pengabdian Masyarakat pada tahun 2017 dikoordinasikan oleh Unit Pengabdian Masyarakat, beberapa aktivitas yang bersinergi dengan pecapaian kegiatan pengabdian masyarakat antara lain : Koordinasi program yang telah dilaksankan oleh Unit Pengabmas kepada semua jurusan dan program Studi Politeknik Kesehatan. Koordinasi pelaksanaan pengabdian masyarakat yang didukung oleh pembiayaan pengabdian masyarakat dari DIPA Politeknik Kesehatan Kendari sehingga setiap jurusan dan program studi difasilitasi untuk melaksankan program pengabdian masyarakat. Pencapaian IKU pengabdian masyarakat politeknik kesehatan kendari juga didukung dengan pengembangan program daerah binaan yang dilaksanakan oleh Unit Pengabmas Poltekkes Kendari di wilayah daerah pesisir di Provinsi Sulawesi Tenggara yang melibatkan seluruh jurusan yang dilaksanakan secara terpadu. b. Adanya Sinergisitas Kegiatan Pengabdian Masyarakat dosen dengan Aktivitas Mahasiswa Program Pengabdian masyarakat yang merupakan bentuk tanggung jawab kemasyarakatan institusi pendidikan Politeknik Kesehatan Kendari dirancang dan diprogramkan melalui aktivitas terpadu yang melibatkan komponen Dosen Jurusan

dan Mahasiswa Jurusan. Aktivitas pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan pada polrtekkes kemenkes kendari melibatkan peran aktif mahasiwa sebagai komponen civitas akademika c. Peningkatan Jumlah Dosen yang Bersertifikasi Kegiatan pengabdian masyarakat merupakan kegiatan pokok yang merupakan bagian dari aktivitas Tri Dharma Perguruan tinggi yang menjadi tanggung jawab setiap dosen. Pengabdian masyarakat dilaksankan sebagai bentuk peran serta perguruan tinggi dalam kehidupan masyarakat. Aktivitas pengabdian masyarakat merupakan salah satu kinerja utama seorang dosen, sehingga aktivitas ini merupakan kewajiban yang harus dilaksankan oleh seluruh dosen terutama dosen yang telah tersertifikasi untuk kemudian dilaporkan dalam LKD (Laporanj Kinerja Dosen) Faktor Penghambat/Kendala Pencapaian indikator Kinerja Utama (IKU) untuk kegiatan pengabdian masyarakat pada tahun 2017 telah melampaui target yang ditetapkan tahun 2017, namun demikian dalam pelaksanaannya banyak ditemukan beberapa hambatan dan kendala antara lain: Beberapa kendala dalam pencapaian tersebut antara lain : a. Pelaporan Kegiatan pengabdian masyarakat khususnya yang dilaksanakan oleh dosen secara perorangan belum terlaporkan secara efektif. b. Pengaturan waktu pelaksanaan program pengabdian masyarakat yang harus menyesuaikan dengan aktifitas pembelajaran D. Upaya Mengatasi Hambatan dan Kendala dalam Pencapaian IKU Poltekkes Kendari Pada Tahun 2017 Untuk mengatasi kendala dan sejumlah faktor penghambat yang terjadi dalam rangka pencapaian Indikator Kinerja Utama Politeknik Kesehatan Kendari pada tahun 2017 telah melakukan upayaupaya sebagai berikut : Pengadaan Sarana Prasarana khususnya Saran Pembelajaran, Alat Laboratorium/Bengkel Kerja: 1. Penataan system pembelajaran dengan mengembangkan mekanisme evaluasi berbasis kompetensi

2. Evaluasi mekanisme penerbitas dan pengelolaan Ijasah 3. Meningkatkan promosi melalui jaringan elektronik dan promosi institusi melalui berbagai kegiatan pengabdian masyarakat dan kemahasiswaan 4. Mengembangkan Kerjasama dengan institusi pengguna lulusan serta membangun Ikatan Alumni Politeknik Kemenkes Kendari 5. Melaksanakan kegiatan sesuai rencana penarikan dana dan rencana pelaksanaan kegiatan yang telah dibuat 6. Menata system peloparan atas aktivitas penelitian dan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh dosen secara mandiri. E Realisasi Anggaran Politeknik Kesehatan Kendari Tahun 2017 Selanjutnya, Politeknik Kesehatan Kemenkes Kendari mempunyai pagu anggaran pada Tahun Anggaran 2017 yang terbagi dalam dua aspek. Pertama, terkait dibidang Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan tugas lainnya sebesar Rp. 23.806.308.000. Kedua, adalah anggaran Pembinaan dan Pengelolaan Pendidikan Tinggi sebesar Rp. 15.430.096.000. Total anggaran semula adalah Rp. 39.236.404.000. Kemuadian setelah dilakukan efesiensi anggaran, maka pagu anggaran Poltekkes Kendari berjumlah Rp. 37.228.885.000. Sehingga realisasi anggaran Politeknik Kesehatan Kendari tahun anggaran 2017 per Desember 2017 ialah sebessar Rp 31.021.415.946 atau sebesar 83,37%

BAB IV PENUTUP Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Poltekkes Kemenkes Kendari merupakan bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan pada tahun 2017. Diharapkan dengan adanya Laporan ini dapat mengukur Akuntabilitas Kinerja Poltekkes Kemenkes Kendari selama tahun 2017 demi terwujudnya system kinerja aparatur Negara yang akuntable dan bersih, transparan dan bertanggungjawab. Sebagaimana yang telah diungkapkan dalam LAKIP ini, bahwa prestasi yang dicapai antara lain adalah empat bagian dari Indikator Utama bisa mencapai target dan melampaui target dari yang direncankan, sementara dua bagian Indikator Kinerja belum bisa dicapai targetnya pada tahun ini. Salah satu kunci utama penentu keberhasilan ini adalah komitmen yang kuat dari pimpinan Poltekkes Kendari, Jurusan lembaga dan UPT serta seluruh dosen dan pegawai di lingkungan Poltekkes Kendari untuk memfokuskan sumbersumber daya dan dana organisasi dalam melaksanakan program dan kegiatan yang ditetapkan dalam Renstra Poltekkes Kendari 20132017. Secara ringkas seluruh pencapaian kinerja tersebut di atas baik yang berhasil maupun yang belum berhasil telah memberikan pelajaran yang sangat berharga bagi kami untuk meningkatkan kinerja di masamasa mendatang. Oleh sebab itu sesuai dengan hasil analisis kami atas capaian kinerja tahun 2017 Poltekkes Kemenkes Kendari merumuskan beberapa langkah penting sebagai strategi pemecahan masalah yang akan dijadikan masukan atau berbagai pertimbangan untuk merumuskan rencana kinerja tahun 2017 sebagai berikut : 1. Tetap konsisten untuk melakukan koordinasi dengan unitunit kerja yang berada dalam lingkungan Poltekkes Kemenkes Kendari, Instansi Pemerintah maupun pihakpihak terkait lainnya dalam merumuskan kebijakan pengawasan di bidang penyelenggaraan akuntabilitas. 2. Mengoptimalkan efisiensi dan efektifitas pemanfaatan sumbersumber daya dan dana untuk mewujudkan tujuan dan sasaran sasaran stratejik yang ditetapkan. 3. Lebih memperhatikan aspekaspek keseimbangan sesuai pola peta stratejik yang menggunakan Metodologi banced scorecard dalam implementasi Rencana Strategik 2017 sehingga terdapat keseimbangan yang wajar atas pencapaian dan masingmasing tujuan

stratejik. Hal ini penting guna mewujudkan tujuan stratejik ke 5 (The Ultimate Stratejic Objective) yaitu meningkatkan akuntabilitas kinerja Poltekkes Kendari 4. Secara khusus berkaitan dengan perumusan rencana kinerja 2017 sebagai bentuk penegasan dari Renstra 2013 2017 perlu dilakukan penelitian yang mendalam atas kuantitas target dari indikator kinerja dari sasaran stratejik yang ditetapkan sehingga dapat menghindari adanya capaian kinerja yang sangat ekstrim dimasamasa mendatang.

LAMPIRAN LAMPIRAN I. Pernyataan Penetapan Kinerja Tahun 2017 II. Penetapan Kinerja Tahun 2017 III. Realisasi Capaian Kinerja Indikator Utama Tahun 2017 IV. Struktur Organisasi Poltekkes Kendari Periode 20172021 V. Dokumen Penunjang Lainnya

PERNYATAAN PENETAPAN KINERJA POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN KENDARI KEMENTERIAN KESEHATAN PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017 Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, transparan dan akuntabel serta berorientasi pada hasil, kami yang bertanda tangan di bawah ini: Nama Jabatan : Petrus, SKM, M.Kes : Direktur Politeknik Kesehatan Kemenkes Kendari Selanjutnya disebut pihak pertama Nama Jabatan : Usman Sumantri : Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya CManusia Kesehatan Selaku atasan langsung pihak pertama Selanjutnya disebut pihak kedua Pihak pertama berjanji akan mewujudkan target kinerja yang seharusnya sesuai lampiran perjanjian ini, dalam rangka mencapai target kinerja jangka menengah seperti yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan. Keberhasilan dan kegagalan pencapaian target kinerja tersebut menjadi tanggung jawab pihak pertama. Pihak kedua akan memberikan supervisi yang diperlukan serta akan melakukan evaluasi terhadap capaian kinerja dari perjanjian ini dan mengambil tindakan yang diperlukan dalam rangka pemberian penghargaan dan sanksi. Kendari, 30 Januari 2017 Pihak Kedua, Pihak Pertama, Usman Sumantri Petrus, SKM, M.Kes NIP 195908121986111001 NIP 196505181988031001

NO PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017 POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES KENDARI Sasaran Program / Kegiatan Indikator Kinerja Target (1) (2) (3) (4) 1 Meningkatnya lulusan tepat waktu 2 Meningkatnya lulusan dengan IPK >= 2,75 Persentase Lulusan Tepat Waktu 85% Persentase lulusan dengan IPK > 2,75 95% 3 Meningkatnya penyerapan lulusan di pasar kerja 4 Meningkatnya kualitas dan relevansi penelitian dan pelayanan masyarakat oleh Dosen 5 Meningkatnya publikasi karya ilmiah 6 Meningkatnya Kegiatan Pengabdian Masyarakat Kegiatan Persentase penyerapan lulusan di pasar kerja Melakukan kegiatan penelitian (Jumlah penelitian yang dilakukan dosen dalam 1 tahun) Publikasi karya ilmiah (Jumlah karya ilmiah yang dipublikasi dalam jurnal (ber ISSN) per tahun Kegiatan pengabdian masyarakat (jumlah kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan dalam 1 tahun) Anggran 65% 38 30 30 1. Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya pada Program Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan 2. Pembinaan dan Pengelolaan Pendidikan Tinggi Rp. 23.806.308.000, Rp. 15.430.096.000, Jakarta, Januari 2017 Pihak Kedua, Pihak Pertama, Usman Sumantri Petrus NIP. 195908121986111001 NIP. 196505181988031001

PENETAPAN KINERJA YANG TEREALISASI POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN KENDARI TAHUN 2017 N Sasaran Program / Kegiatan Indikator Kinerja Target Capaian O (1) (2) (3) (4) (5) 1 Meningkatnya lulusan tepat waktu Persentase Lulusan Tepat Waktu 85% 85,86 % 2 Meningkatnya lulusan dengan IPK >= 2,75 Persentase lulusan dengan IPK > 2,75 95% 98% 3 Meningkatnya penyerapan lulusan di pasar kerja 4 Meningkatnya kualitas dan relevansi penelitian dan pelayanan masyarakat oleh Dosen 5 Meningkatnya publikasi karya ilmiah 6 Meningkatnya Kegiatan Pengabdian Masyarakat Kegiatan Persentase penyerapan lulusan di pasar kerja Melakukan kegiatan penelitian (Jumlah penelitian yang dilakukan dosen dalam 1 tahun) Publikasi karya ilmiah (Jumlah karya ilmiah yang dipublikasi dalam jurnal (ber ISSN) per tahun Kegiatan pengabdian masyarakat (jumlah kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan dalam 1 tahun) Anggran 65% 8,3% 38 35 (92,11 %) 30 37 (123%) 30 33 (110%) 3. Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya pada Program Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan 4. Pembinaan dan Pengelolaan Pendidikan Tinggi Pihak Kedua, Rp. 23.806.308.000, Rp. 15.430.096.000, Jakarta, Januari 2017 Pihak Pertama, Usman Sumantri Petrus NIP. 195908121986111001 NIP. 196505181988031001