PERPUSTAKAAN DAERAH PROVINSI MALUKU UTARA DI SOFIFI

dokumen-dokumen yang mirip
TERMINAL PENUMPANG PELABUHAN LAUT DI SOFIFI METAFORA; KORA-KORA

RUMAH SAKIT BERSALIN DI TOMOHON ( PENDEKATAN UTILITAS DALAM DESAIN )

REVITALISASI PASAR TRADISIONAL SARIMALAHA DI TIDORE RETROFITTING ARCHITECTURE

BAB I PENDAHULUAN. Pertumbuhan penduduk kota Yogyakarta berdasarkan BPS Propinsi UKDW

SEKOLAH TINGGI SENI TEATER JAKARTA

Sekolah Luar Biasa Untuk Tunarungu Difabel Antropometri

BAB III METODE PERANCANGAN

BAB IV ANALISA PERENCANAAN

TERMINAL BUS ANTARMODA DI ISIMU (GORONTALO) (MOBILITAS SEBAGAI PENDEKATAN DESAIN) ABSTRAK

BAB VI HASIL PERANCANGAN

REDESAIN PERPUSTAKAAAN PROVINSI SULAWESI UTARA (HIBRIDASI PROGRAM)

BAB III METODE PERANCANGAN. Ide perancangan ini muncul dikarenakan tidak adanya suatu tempat untuk

Pengembangan Stasiun Kereta Api Pemalang di Kabupaten Pemalang BAB I PENDAHULUAN. commit to user

didirikannya dekat dengan lingkungan kampus.

BAB III METODE PERANCANGAN. pengumpulan data, analisis, dan proses sintesis atau konsep perancangan.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

PENDEKATAN KONSEP DASAR PERENCANAAN DAN PERANCANGAN. Pendekatan konsep untuk tata ruang dan tata fisik

BAB I PENDAHULUAN. 1 diakses tanggal 25 Juni 2009.

BAB VI HASIL PERANCANGAN. konsep lagu blues Everyday I Have Blues, menerapkan nilai serta karakter lagu

International Fash on Institute di Jakarta

BAB 3 METODOLOGI PERANCANGAN

BAB III METODE PERANCANGAN. Ide perancangan muncul setelah melihat potensi kebudayaan di Madura

BAB IV : KONSEP. 4.1 Konsep Dasar. Permasalahan & Kebutuhan. Laporan Perancangan Arsitektur Akhir

KANTOR DINAS PEMADAM KEBAKARAN DI MANADO GEOMETRI MODULAR. Rocky Brian Wongkar 1 Judy O. Waani 2 Hendriek H. Karongkong 3

BAB I PENDAHULUAN. Bambang Herawan ( ) Universitas Sumatera Utara

BAB VI HASIL PERANCANGAN. terdapat pada konsep perancangan Bab V yaitu, sesuai dengan tema Behaviour

BAB V KONSEP PERANCANGAN

BAB VI DESAIN PERANCANGAN

BAB III METODE PERANCANGAN. untuk mencapai tujuan penelitian dilaksanakan untuk menemukan,

INPUT PROSES OUTPUT PERENCANAAN ARSITEKTUR FENOMENA. Originalitas: Kawasan Perkampungan Budaya Betawi, terletak di srengseng

BAB V KONSEP PERANCANGAN. Tapak perancangan merupakan area yang berada jauh dari kota. Lokasi ini

BAB IV: KONSEP. c) Fasilitas pendukung di hotel (event-event pendukung/pengisi kegiatan kesenian di hotel)

BAB 5 KONSEP PERANCANGAN

BAB III METODE PERANCANGAN. Pembahasan yang dikemukakan dalam bagian bab ini ditujukan untuk

DAFTAR ISI BAB I... 0 PENDAHULUAN PENGERTIAN JUDUL LATAR BELAKANG Kawasan Betawi Condet Program Pemerintah

KONSEP RANCANGAN. Latar Belakang. Konteks. Tema Rancangan Surabaya Youth Center

BAB V. KONSEP PERENCANAAN dan PERANCANGAN. Bina Nusantara adalah sebagai berikut :

BAB V KONSEP DASAR. Konsep dasar yang digunakan dalam perancangan Kepanjen Educaion. Prinsip-prinsip tema Arsitektur Perilaku

BAB VI HASIL RANCANGAN. wadah untuk menyimpan serta mendokumentasikan alat-alat permainan, musik,

BAB V HASIL RANCANGAN

BAB V KONSEP PERANCANGAN

BAB III METODE PERANCANGAN. Dalam proses perancangan Kepanjen Education Park ini dibutuhkan

2016 BANDUNG SPORTS CLUB

AR 40Z0 Laporan Tugas Akhir Rusunami Kelurahan Lebak Siliwangi Bandung BAB 1 PENDAHULUAN

BAB I PENDAHULUAN. I. 1. Latar Belakang

5. HASIL RANCANGAN. Gambar 47 Perspektif Mata Burung

BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN

BAB 5 KONSEP PERANCANGAN

1. ASPEK PENAMPAKAN SIMBOL KULTURAL

BAB I. PENDAHULUAN. umat manusia tanpa termakan oleh waktu. Bentuk tertulis ini membutuhkan sebuah media,

PERENCANAAN BLOK PLAN

BAB 5 KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN. dengan lingkungannya yang baru.

BAB III METODE PERANCANGAN. dalam mengembangkan ide sebuah rancangan. Langkah-langkah ini meliputi

BAB I PENDAHULUAN 1. 1 Latar Belakang

BAB V KONSEP PERANCANGAN

GEDUNG PEMUDA DI MANADO ARSITEKTUR PERILAKU LINGKUNGAN

- BAB I - PENDAHULUAN

BAB V. KONSEP PERANCANGAN

BAB II RUANG BAGI KEHIDUPAN

BAB V KONSEP PERANCANGAN V.1 Organisasi Ruang a. organisasi ruang

BAB I PENDAHULUAN. I.1 Latar Belakang. Kebutuhan akan pendidikan merupakan bagian yang tidak dapat dipungkiri

BAB III METODE PERANCANGAN. di Kota Malang dibutuhkan suatu metode yang merupakan penjelas tentang

HALAMAN JUDUL LEMBAR PENGESAHAN LEMBAR PERNYATAAN ABSTRAK KATA PENGANTAR

BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang

BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN

SEKOLAH MENENGAH TUNANETRA BANDUNG

BAB I PENDAHULUAN. Winda Inayah W L2B

PASAR TRADISIONAL DI TALAUD GREEN ARCHITECTURE Olvis Tamalihis 1 Ir. Julianus A.R. Sondakh, MT 2 ABSTRAK

BAB II STEP BY STEP, UNDERSTANDING THE WHOLE PICTURE

BAB IV KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

BAB I PENDAHULUAN. I.1. Latar Belakang. Pada saat ini keterbatasan lahan menjadi salah satu permasalahan di Jakarta

BAB VI HASIL PERANCANGAN

negara kita sebagai negeri bahari yang kuat. Trend masa kini ternyata tidak hanya terjadi pada gaya hidup dan mode tetapi juga olah raga. Saat ini ola

BAB V KONSEP PERANCANGAN. Konsep dasar yang digunakan dalam Perancangan Kembali Terminal Bus. Tamanan Kota Kediri mencangkup tiga aspek yaitu:

BAB III : DATA DAN ANALISA

BAB 5 KONSEP PERANCANGAN. a. Aksesibilitas d. View g. Vegetasi

KANTOR GUBERNUR BOLAANG MONGONDOW RAYA (Arsitektur Nusantara)

MANADO RACKET SPORTS CENTER (Folding Architecture)

by NURI DZIHN P_ Sinkronisasi mentor: Ir. I G N Antaryama, PhD

MALL KECANTIKAN DI MANADO (Building As Capital Investment)

BAB III METODE PERANCANGAN. dilakukan berbagai metode perancangan yang bersifat analisa yang

REDESAIN PERPUSTAKAAN DAERAH DI MANADO PENELUSURAN MAKNA EDUKATIF DAN REKREATIF DALAM ARSITEKTUR

BAB I PENDAHULUAN. Service), serta media alam sebagai media pembelajaran dan tempat. school melalui penyediaan fasilitas yang mengacu pada aktivitas

BAB V KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

BAB VI KONSEP PERENCANAAN

STUDIO TUGAS AKHIR BAB I PENDAHULUAN

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

KAWASAN WISATA BETAWI DI CONDET DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR REGIONALISME

dengan view sungai Serayu sebagai daya tariknya. Resort yang menjadi sarana akomodasi wisata arung jeram memiliki fasilitas penunjang lainnya, yaitu

BAB VI HASIL PERANCANGAN Hasil Perancangan Tata Masa dalam tapak. mengambil objek Candi Jawa Timur (cagar budaya)sebagai rujukannya, untuk

PENATAAN KORIDOR JALAN KASONGAN DI BANTUL

BAGIAN 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Persoalan Perancangan

4.1 IDE AWAL / CONSEPTUAL IDEAS

Sekolah Luar Biasa Bagian B di Manado Arsitektur Bagi Penyandang Cacat Tunarungu, Mata Yang Mendengar

Penerapan Budaya Sunda dalam Perancangan Pasar Rakyat Kasus: Pasar Sederhana, Bandung

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

BAB VI PENERAPAN KONSEP PADA RANCANGAN. memproduksi, memamerkan dan mengadakan kegiatan atau pelayanan yang

Transkripsi:

PERPUSTAKAAN DAERAH PROVINSI MALUKU UTARA DI SOFIFI IMPLEMENTASI SASADU SEBAGAI ARSITEKTUR TRADISIONAL MALUKU UTARA Disusun Oleh : Sudirman Ruslan 1 Judy. O. Waani 2 Surjadi Supardjo 3 ABSTRAK Perpustakaan daerah provinsi Maluku Utara di Sofifi adalah sebuah fasilitas pendidikan yang lebih menekankan pelayanan masalah pendidikan sebagai salah fasilitas yang mampu mengembangkan sumber daya manusia seutuhnya dan punya daya saing. Maluku utara yang beribukota di Sofifi dan merupakan salah satu provinsi termuda, sudah tentunya harus memiliki fasilitas fasilitas penunjang hidup yang lebih maju agar dapat disetarakan dengan kota lain di Indonesia.Salah satunya adalah fasilitas dibidang pendidikan,hal ini dapat dilihat dari letak geografis dan dari banyak sekolah maupun perguruan tinggi baik negeri maupun swasta yang ada di Maluku Utara. Dengan menggunakan pendekatan desain berupa tema perancangan dengan Impelemnetasi sasadu sebagai arsitektur Tradisional Maluku Utara yaitu pengaplikasian ruang, bentuk, pola sirkulasi dan tatanan ruang luar yang diharapkan dapat membeikan warna tersendiri dalam pelayanan pendidikan di Maluku Utara. Kata Kunci : Perpustakaan Daerah, Sasadu PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Perpustakaan sebagai salah satu wadah melestarikan bahan pustaka sebagai hasil budaya dan berfungsi sebagai sumber informasi ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebudayaan sebagai modal untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan menunjang pembangunan nasional mempunyai peranan penting dan akan mempengaruhi kebutuhan masayarakat dalam memperoleh informasi secara lengkap,dan mempunyai potensi sumber daya karya intelektual yang dapat dimanfaatkan oleh masayarakat. Kota Sofifi sebagai ibukota provinsi Maluku Utara dan merupakan salah satu provinsi termuda, sudah tentunya harus memiliki fasilitas fasilitas penunjang hidup yang lebih maju agar dapat disetarakan dengan kota lain di Indonesia. Salah satunya adalah fasilitas dibidang pendidikan, hal ini dapat dilihat dari letak geografis dan dari banyak sekolah maupun perguruan tinggi baik negeri maupun swasta yang ada di Maluku Utara. Hal ini menyebabkan secara tidak langsung jumlah pelajar maupun mahasiwa mengalami peningkatan dan pengguna jasa perpustakaan yang ingin mendapatakan informasi yang bersumber dari buku buku dan literatur juga akan bertambah. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut. maka membutuhkan sebuah fasilitas penunjang dalam proses pembangunan yang ada di Provinsi Maluku Utara. Maka diharapkan adanya suatu keharusan Perpustakaan Daerah Propinsi Maluku Utara dengan pelayanan berbasis teknologi informasi sehingga mampu menjangkau keseluruh wilayah propinsi Maluku utara, selain itu juga menjadi sarana pendidikan non formal umum yang efektif dan efisiens. Perpustakaan daerah yang dimaksud seabagai wadah sumber informasi dan bahan bacaan bagi seluruh masayarakat yang ada di Provinsi Maluku Utara. 2. Rumusan Masalah Merancang suatu bagunan arsitektur yang representative sebagai suatu bagunan tersendiri yang dapat dipercaya, untuk menyimpan kearsipan daerah, sumber berita dan bahan bacaan secara lebih luas bagi semua lapisan masyarakat.dibutuhkan adanya sebuah wadah yang mampu menjangkau secara teknologi, komunikasi dan menjadi pusat informasi yang ada di MALUT. 1 Mahasiswa Prodi. S1.Arsitektur UNSRAT 2 Staf Pengajar Prodi. S1.Arsitektur UNSRAT 57

3. Maksud dan Tujuan Adapun dalam maksud perancangan ini dapat menghadirkan suatu desain Perpustakaan Daerah Provinsi Maluku Utara yang mampu menunjang seluruh aktivitas pendidikan, pengembangan ilmu pengetahuan teknologi, yang mampu menjangkau keseluruh lapisan masayarakat.serta menonjolkan sebuah perpustakaan yang tidak formal, unik dan dirancang dengan konsep tematik yang berlandaskan pada arsitektur tradisional Maluku Utara. METO DE PERANCANGAN - Pendekatan perancangan Perpustakaan Daerah Provinsi Maluku Utara di Sofifi meliputi tiga aspek utama perancangan yaitu : 1. Tipologi Objek 2. Pendekatan Tematik (ImplementasiSasaduSebagaiTradisonal Maluku Utara) 3. Pendekatan Tapak dan Lingkungan - Proses berpikir yang digunakan yaitu jalur spiralistik yang penuh dengan lompatan dari satu masalah ke masalah yang lain, dari satu forward ke feedback, dari alur maju ke alur mundur, dan sebaliknya, secara terus-menerus dan berdasarkan pertimbangan pemikiran dan pengalaman perancang. - Proses perancangan yang dipakai disini mengarah pada model desain generasi ke II yang di kembangkan oleh John Zeizel (1981), dimana proses desain merupakan suatu proses yang berulang-ulang terus menerus (cyclical/spiral). Model desain seperti ini dipilih sebagai proses perancangan karena meodel desain ini cenderung tidak membatasi permasalahan sehingga desain nantinya bisa optimal sesuai maksud dan tujuan perancangan. KAJIAN PERANCANGAN 1. Deskripsi O bjek Perpustakaan Daerah Provinsi Maluku Utara di Sofifi dengan tema Implementasi Sasadu Sebaga iarsitektur Tradisonal Maluku Utara.Merupakan upaya untuk menerapkan karakteristik bagunan tradisonal dan mengembangkan budaya daerah setempat.perpustakaansebagai salah satu pendukung infrastruktur, dan sebagai daerah yang baru hal ini dapat mendorong pengembangan pembangunan sumber daya manusia yang optimal secara fungsi maupun peran perpustakaan bagi masayarakat Maluku Utara. perpustakaan memiliki lima fungsi dasar yaitu: pelestarian, pelayanan informasi, pendidikan, penelitian dan pembudayaan. Perpustakaan memainkan suatu peranan penting dalam masyarakat. Sebagai suatu institusi, perpustakaan menyediakan informasi dan ilmu pengetahuan. Melalui perpustakaan, warga masyarakat dapat memberdayakan diri mereka sendiri dengan memperoleh berbagai informasi yang sesuai dengan kebutuhan profesi dan bidang tugas masing-masing yang pada akhirnya bernuara pada tumbuhnya warga masyarakat yang terinformasi dengan baik, berkualitas dan demokratis. Mengacu pada perencanaan pengembagan kota Sofifi disektor pendidikan yang bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, diarahkan pada peningkatan kualitas serta pemerataan pendidikan. Dalam implementasinya arahan ini terkait dengan upaya peningkatan kualitas pendidikan dasar, jumlah dan kualitas pendidikan kejuruan, sehingga memenuhi kebutuhan pembangunan daerah dengan memperhatikan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satu strategi dalam upaya pencerdasan dan dapat mempengaruhi minat dan gemar membaca.dengan adanya Perpustakaan Daerah Provinsi Maluku Utara Aktivitas pendidikan dapat berlangsung secara optimal apabila didukung oleh ketersediaan fasilitas pendidikan dalam melakukan perencanaan terhadap fasilitas pendidikan yang perlu dipertimbangkan berbagai faktor yang didasarkan pada tujuan yang ingin diraih dari suatu kegiatan pendidikan. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan melalui perbandingan antara kondisi eksisting fasilitas pendidikan dengan standar fasilitas perkotaan, dapat diketahui tingkat pelayanan untuk setiap jenis fasilitas pendidikapada tahun 2009 dan tingkat kebutuhan penduduk akan fasilitas pendidikan untuk tahun proyeksi 2029. 58

2. LokasidanTapak Gambar 1.1 Lokasi Tapak Penentuan lokasi merupakan prosedur awal dalam perencanaan dan perancangan tapak untuk menjamin fleksibilitas pemanfaatan potensi tapak serta pemanduan bentuk-bentuk alam atau buatan. Penentuan tapak ini dimaksudkan untuk mendapatkan suatu tapak dan mengembangkannya sebaik mungkin sesuai dengan tujuan dan sasaran perencanaan dan perancangan Perpustakaan Daerah Provinsi Maluku Utara. Lokasi perancangan yang diambil merupakan lokasi peruntukan untuk pasar Sarimalaha yang mengacu pada RDTR Pemerintah Kota Sofifi 2010-2029, yang berada di kawasan pengembanganpendidikandanpusatpemerintahan Kota Sofifi. 1. Kajian Tema Melalui tema Implementasi Sasadu Sebagai ArsitekturTradisonal Malutdesain struktur danbentuksebagai penentu berdirinya suatu bangunan yang berperan penting di dalamnya. Dalam perancangan kali ini penerapan strukturdanbentukmengacupadabagunantradisionnal Maluku Utara, tidak hanya terbatas, tetapi mengekspor beberapa jenis struktur sehingga mengahasilkan desain struktur yang berestetika tanpa mengabaikan fungsi ruang dan kegunannya. Penerapan desain yang dipakaiyaituimplemnetasibentukmaupunstruktur pada Perpustakaan harus memperhatikan sudut pandang pada bangunan sasaduyang akan mendukung atap dan bangunan perpustakaan itu sendiri Gambar1.2 RumahSasadu 59

Kata Sasadu berasal dari Masayarakat desa Taraudu di kecamatansahumenyebutkansasadurumah Adat Sasadu ini mendiskripsikan kondisi rumah dan permukiman asli masarakat sahu berdasarkan apa yang ada di literatur dan kondisi lapangan yang mendekatiaslinya.untuk kasus lapangan ini di ambil dari desa taraudu segagai kondisi yang mendekati aslinya. Rumah adat,sabua(bahasa malayu maluku) atau sasadu (bahasa sahu)mempunyai makna budaya yang penting. Pada waktu masarakat sahu hidup di tengah-tengahkebun mereka, masarakat datang berkumpul ke desa hanya pada saat saat di adakan upacaraadat saja, rumah adat sasaduterletak ditengah kampung / (gam) dipingir jalan denga maksut muda di tempuh, dapat menhimpun seluruh masarakat dari berbagai penjuru kampumpung, merupan pusat kegiaatan adat masarakat dari masarakat sahu. Maksudnya sasadu merupakan pusat adat istiadat yang mengayomi seluruh aktifitas sosial kemasarakatan, muda dijangkau serta dapatmenghimpun seluruh lapisan masarakat. Arsitektur sebagai hasil tata atur lingkugan binaan manusia, merupakan wujud fisik budaya, menurut Amos Rapoport dalam cultural origin of arsitektural menguraikan kaitan yang erat antara system nilai dan tindakan dengan bentuk arsitektur baik denah, tampak,potongan, maupun ruang. Amos Rapoport mengajukan istilah ideal schemata yaitu suatu kerangka nilai nilai ideal yang berakibat pada tindakan manusia, yang diwujudkan pada bentuk arsitektur. 2. Analisis Perancangan Luas Total Site (TLS) : 20235 m² Sempadan jalan : 4 m L. Sempadan jalan : 615,2 m² Sempadan bangunan : 3 m L. Sempadan bangunan: 345,78 m² Total Luas Sempadan : 960,98 m² TLS Efektif :20235 960, 98 19275 m² TLS Efektif : 20235 m² BCR 40% : 40% x 20235 m² = 8094 m² Total L. Lantai : 8094 m² FAR : 60% 60% x 8094 m² = 4856 m² Tinggi Lantai : 8094 m² :4856 m² = 1.6668 2 Jadiketinggianbagunantidakkurangdari2 lantai 60

KO NSEP-KO NSEP DAN HASIL PERANCANGAN Konsep Perancangan Perletakan Sirkulasi, Parkir dan Entrance Konsep perancangan Perletakan Entrance Dan Sirkulasi Tapak : Sirkulasi pada Objek terdiri dari sirkulasi kendaraan dan pejalan kaki Merupakan konsep yang diterapkan dalam sirkulasi pelayanan pada objek dimana pengunjung hanya boleh membawa kendaraannya sampai area parkir. Dibatasinya pergerakan pengunjung tersebut dengan tujuan untuk menghindari terganggunya kegiatanyang lain yang ada didalam site. Sirkulasi Pejalan Kaki (Pedestrian way ) Pada dasarnya sirkulasi pejalan kaki terpisah dari sirkulasi kendaraan. Hal ini untuk mendapatkan rasa aman, nyaman dan kemudahan bagi pejalan kaki. Konsep Gubahan Bentuk dan Tata Masa Diambil dari bentuk dasar sasadu sebagai awal dalam rancangan proses ada penambahan dengan memungkinkan bentuk dapat berfungsi secara optimal Fasade bangunan atau tampilan bangunan mengunakan dari sasadu yang merupakan rumah adat provinsi Maluku Utara yang dieksplor menjadi lebih variatif hal ini agar karakteristik dari daerah bias menjadi nilai lebih untuk objek rancangan karena berbedah dengan bangunan sekitar. 61

Konsep Tata Masa Penerapan pada objek perancangan yaitu dengan mengelompokan beberapa jenis ruan g sehingga tercipta tatanan massa yang beraturan dengan satu massa utama Dalam konsep perancangan ini orientasi bangunan menjadi fokus utama dalam perletakan masa yakni dengan memperhatikan sirkulasi dan klimatologi site. Hal ini guna menunjang fungsibagunan yang optimal danmemerlukan perkiraan yang tepat disetiap aspek bentuk dan fungsi. Area Service Parkirdan RTH Area publik Massa Utama Area Service Area Drop Buku Area Service parkir Area Service Parkirdan RTH Area Semi PublikfasilitasP enunjang (Taman Baca) Gambar 5.3 Zooning Area Terbangun Dan Area Terbuka 62

HASIL PERANCANGAN Hasil perancangan dari kajian konsep perancangan baik secara struktural maupun arsitektural dapat dilihat pada gambar di bawah ini : Gambar 7 Lay Outdan Site Plan Gambar 8 PerpektifdanEkterior Gambar 8 IsometridanPotongan 63

PENUTUP Kesimpulan Dari pembahasan yang telah dideskripsikan maka dapat disimpulkan bahwa Perpustakaan Daerah Provinsi Maluku Utara Di Sofifi sebagai salah satu wadah pengembangan dan peelestarikan bahan pustaka sebagai hasil budaya dan berfungsi sumber informasi ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebudayaan. sebagai modal untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan menunjang pembangunan nasional.khususnya pengembangan sumber daya manusia yang dapat bersaing secara intelektual. Perancangan dihasilkan dari proses pengumpulan data yang kemudian dianalisa dan diproses melalui tahapan-tahapan perancangan. Objek ini juga mengimplementasikan gaya arsitektur tradisional sebagai pengembangan budaya dan nila - nilai arsitektur Maluku Utara. Dalam rancangan ini juga mengutamakan tingkat kenyamanan bagi masayarakat maupun pengunjung. Sehingga dapat melayani, khususnya informasi pendidikan secara umum kepada masayarakat di Maluku Utara yang dapat diakses secara menyeluruh dan berbagai lapisan masarakat,dan mendapatkan informasi maupun berita secara luas. Saran Dari keseluruhannya, perancangan tugas akhir ini dirasa masih memiliki banyak kekurangan, untuk itu sangat diharapkan masukan berupa saran ataupun kritik dari pembaca untuk penyempurnaan tugas akhir ini kedepan, sehingga bisa lebih berguna lagi bagi pembaca sekalian. DaftarPustaka Anonimous, 2014. Laporan Akhir RDTR Kota Sofifi 2013-2033. BAPPEDA Provinsi, Maluku Utara.,,, 1993-1984..Penelitian Arsitektur Tradisonal Daerah Maluku Utara;Pusat Pengembangan Penelitian Provinsi Maluku Utara Abdul Main, Teknologi informasi dalam sistem jaringan perpustakaan perguruan tinggi.jurnal IAIN Sunan Ampel, Edisi Desember 1998-Februari 1999, hal 34-42. Dinse amas,2008. Ternate sejarah kebudyaan maluku utara, ternate ; LeKRa Hikmansyah, proses perubahan rumah sasadu akibat urbanisasih Halmahera; Maluku Utara. 64