Sistematika penulisan proposal Ethical clearance dan informed consent Plagiarism dan hak paten Critical thinking Literature review atau referensi yang dibutuhkan dalam penelitian kebidanan Proposal penelitian Penyusunan Proposal - 2
Penyusunan Proposal - 3
Harus singkat dan jelas. Menunjukkan hubungan fungsional dan dengan jelas menunjukkan variabel independent dan dependent. Menarik dan informatif. Dapat mempengaruhi seseorang untuk membaca proposal yang diajukan. Penyusunan Proposal - 4
Pendahuluan umumnya dimulai dengan pernyataan umum dari area masalah, dengan fokus pada masalah penelitian khusus, diikuti dengan rasional atau pembenaran terhadap pengajuan penelitian. Penyusunan Proposal - 5
Pendahuluan pada umumnya meliputi elemen-elemen sebagai berikut: Pernyataan masalah penelitian, yang seringkali dikaitkan sebagai tujuan penelitian. Memberikan gambaran dan dasar untuk menyusun pertanyaan penelitian. Penyusunan Proposal - 6
Memberikan rasional terhadap usulan penelitian dan secara jelas menunjukkan mengapa penting untuk dikerjakan. Secara singkat jelaskan issue utama dan sub masalah yang disebutkan dalam penelitian. Identifikasi variabel dependent dan independent dari eksperimen. (Fenomena khusus yang ingin teliti). Penyusunan Proposal - 7
Pernyataan hipotesis atau teori, jika ada. Berikan batasan pada penelitian yang diajukan dalam rangka memberikan fokus yang jelas. Menetapkan definisi dari kunci konsep (bersifat optional) Penyusunan Proposal - 8
Apa masalahnya? Mengapa masalah tersebut penting? Bagaimana dapat diselesaikan? Apa pendekatan (metode) sebelumnya? Apa pendekatan (metode) anda? Mengapa mengerjakan dengan cara tersebut? Mengapa cara tersebut lebih baik? Apakah cara tersebut merupakan pendekatan baru? Apa hasil atau kesimpulan dari penelitian sebelumnya? Penyusunan Proposal - 9
atau Mengapa anda mengulang pertanyaan dari pekerjaan sebelumnya? Apa kontribusi terhadap bidang pekerjaan anda? Penyusunan Proposal - 10
TUJUAN UMUM (Goal) TUJUAN KHUSUS (Objective) Penyusunan Proposal - 11
Tujuan tinjauan pustaka mengumpulkan informasi yang relevan untuk membantu membangun alasan dilaksanakan penelitian. Jangan keluar dari idea Diperoleh dari idea lain dan didasarkan pada penelitian sebelumnya, yang meliputi kecenderungan, gap dan inkonsistensi. Mendukung variabel terpilih, hubungan, dan hipotesis yang diusulkan. Memberikan alasan terhadap perlunya penelitian ini. Memberikan informasi kepada pembaca untuk mengerti mengapa dan bagaimana anda mengembangkan penelitian ini. Penyusunan Proposal - 12
Keseluruhan rencana untuk menjawab pertanyaan penelitian atau untuk menguji hipotesis penelitian Didasarkan pada: Masalah / Pertanyaan / hipotesis penelitian Kekuatan dan kelemahan desain alternatif Kemungkinan dapat dilaksanakan, resource, waktu, etik Penyusunan Proposal - 13
Pemilihan strategi penelitian (metodologi) adalah didasarkan pada masalah penelitian. Beberapa strategi penelitian: Experimental research Pertanyaan penelitian: Bagaimana, mengapa (exploratory, explanatory) Researcher control: required, sampling strategy necessary Penyusunan Proposal - 14
Experimental research types: True-experimental: randomly chosen individuals in a population are subject to manipulation of an independent variable (control group). Dependent variable is measured Quasi-experimental: non-random selection due to e.g. constraints in research environment, presence of control group, manipulation of independent variable, measurement of dependent variable Penyusunan Proposal - 15
Survey research Research question: who, where (descriptive), how many, how much (predictive) Researcher control: not required, sampling strategy necessary Survey research types Questionnaires Document searches (literature review) Observations Penyusunan Proposal - 16
Case study research Research question: how, why (explanatory) Researcher control: not required, case selection strategy has to be specified Case study research types Single-case Multiple-case What is the unit of analysis the case? An individual, a household, a village, an event, a process, a policy Penyusunan Proposal - 17
Tanpa memperhatikan area penelitian anda dan metodologi yang anda pilih, maka semua proposal penelitian hendaknya ditujukan untuk menjawab pertanyaan: Apa rencana kerja anda? Mengapa anda ingin mengerjakannya? Bagaimana anda melakukan pekerjaan tersebut? Siapa yang diteliti? Populasi jumlah sample -- sampling Bagaimana cara memperoleh sample? Bagaimana tehnik pengambilan sample? Bagaimana menempatkan mereka dalam kelompok penelitian? Bagaimana cara pengumpulan data? Instrument apa yang digunakan? Penyusunan Proposal - 18
Kunci memilih desain penelitian: Secara jelas mengidentifikasi dan menyebutkan desain penelitian dengan menggunakan istilah standar: Quantitative / qualitative Intervensif / deskriptif Cross-sectional -- Data diobservasi, diukur dan dikumpulkan pada sekali waktu) Prospective (longitudinal atau cohort) -- Data dikumpulkan in the future from groups (disebut cohorts) sharing common factors. Retrospective (case control) -- Data dikumpulkan dari waktu yang lalu. True Experiment / Quasi-Experiment Penyusunan Proposal - 19
Harus menetapkan elemen-elemen utama dari desain: Variabel, instrumen Subjek: sampling, jumlah sample, prosedur pemilihan sample Waktu percobaan / intervensi Menggunakan diagram Harus konsisten dengan tujuan / hipotesis Penyusunan Proposal - 20
Pemilihan desain dengan tepat: Pilihan yang tepat untuk menjawab pertanyaan Sedikit bias Kecermatan / ketelitian Dapat dilaksanakan Etikal Penyusunan Proposal - 21
Contoh: Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh fisiologik, psikososial dan pola hidup pada wanita setelah persalinan SC tak terencana pada minggu kedua dan kedelapan Metode: Kita akan menggunakan desain deskriptif survey, dimana semua pasien post SC tak terencana pada minggu kedua dan kedelapan akan dikirimi questionnaire untuk mengkaji pengaruh fisiologik, psikososial dan pola hidupnya. Penyusunan Proposal - 22
Pasien yang bertempat tinggal di pedesaan Alberta lebih sedikit menjalani colonoscopy dalam 18 bulan curative resection akibat kanker colorectal daripada pasien perkotaan Metode: Kita akan menggunakan cross-sectional survey. Pasien dengan diagnosis kanker colorectal yang menjalani curative resection akan dikirimi questionnaire pada 18 bulan setelah pembedahan disertai pertanyaan tentang pemeriksaan diagnostik yang dilakukan sejak pembedahan Penyusunan Proposal - 23
atau Kita akan menggunakan historical cohortstudy. Pasien dengan diagnosis kanker colorectal akan diidentifikasi menggunakan Alberta Cancer Registry dan dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan tempat tinggal. Selanjutnya colonoscopy dideteksi dengan menghubungkan pada Alberta Health Insurance Claim Database selama 18 bulan setelah pembedahan. Penyusunan Proposal - 24
Apakah pemberian analgesik oleh perawat vs oleh pasien sendiri mempengaruhi intensitas nyeri selama pemulihan postoperatif pada orang dewasa? Metode: Kita akan menggunakan two-group randomized clinical trial. Pasien preoperatif akan diacak (randomized) menjadi pemberian analgesia postoperatif oleh perawat dan pemberian analgesia postoperatif oleh pasien. Penyusunan Proposal - 25
Penyusunan Proposal - 26
Penyusunan Proposal - 27
Menjelaskan cara yang akan digunakan untuk mengambil sample. Penting untuk dicatat bahwa penelitian harus dapat dilaksanakan dan tidak terdapat masalah etikal. Penyusunan Proposal - 28
Contoh 1: Pasien MRS untuk pembedahan ortopedik harus ditanyakan ke ahli bedahnya untuk mendapatkan izin diikutkan dalam penelitian. Pasien yang telah disetujui kemudian ditemui oleh peneliti yang akan menjelaskan sifat penelitian kepada pasien dan mengkaji persyaratan untuk penelitian. Pasien yang bersedia kemudian ditemui oleh peneliti utama dan dimintakan informed consent. Penyusunan Proposal - 29
Contoh 2: Memasang poster pada klinik prenatal yang memberitahukan kepada masyarakat yang tertarik berpartisipasi dalam penelitian sampai tercapai jumlah sample yang ditentukan. Penyusunan Proposal - 30
Contoh: Subjek akan ditempatkan pada kelompok penelitian secara simple randomization dengan menggunakan komputer. Selanjutnya diberi nomor urut, dimasukkan dalam amplop. Setelah subjek menandatangani informed consent, berikutnya amplop akan dibuka untuk menentukan perlakuan mana yang diterima. Penyusunan Proposal - 31
Pengamatan Angket Wawancara Pengukuran Penyusunan Proposal - 32
Penyusunan Proposal - 33