BAB 2 MEMULAI LANGKAH

dokumen-dokumen yang mirip
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

GEDUNG CENTER FOR ADVANCED STUDIES (CAS) DAN CENTER FOR RESEARCH AND COMMUNITY SERVICES (CRCS) DI ITB

BAB II LANGKAH PERTAMA KE NIAS

PENGEMBANGAN KAMPUS UNIVERSITAS MULTIMEDIA NUSANTARA

UTARINA KUSMARWATI BAB I PENDAHULUAN

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. Directorat Data Center UBiNus)

BAB III TINJAUAN WILAYAH

BAB I PENDAHULUAN. I.1 Latar Belakang

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

III. METODOLOGI. Gambar 2. Peta Lokasi Magang (Sumber: metroterkini.com dan PT. RAPP)

INDIAN FESTIVAL WALK (INTEGRASI RUANG LUAR DAN RUANG DALAM)

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI. Kampung BatuMalakasari merupakan objek wisata alam dan pendidikan

BAB I. PENDAHULUAN. Mahasiswa merupakan salah satu aktor dalam perguruan tinggi karena

BAB I PENDAHULUAN CENGKARENG OFFICE PARK LATAR BELAKANG

KAWASAN WISATA BUNGA KOTA BANDUNG

Landasan Konseptual Perencanaan dan Perancangan. Pengembangan Kawasan Kerajinan Gerabah Kasongan BAB I PENDAHULUAN

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Jumlah penduduk di Indonesia dari tahun ke tahun selalu mengalami

BAB I PENDAHULUAN. pembangunan untuk fasilitas-fasilitas pendukungnya. menginap dalam jangka waktu pendek.

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL HALAMAN PENGESAHAN HALAMAN PENGANTAR PERNYATAAN ABSTRAK DAFTAR GAMBAR DAFTAR TABEL

BAB I PENDAHULUAN. Tabel 1. 1 Daya Tampung dan Peminat Kedkteran Gigi

PUSAT STUDI BAHASA DAN BUDAYA JEPANG

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang LATAR BELAKANG TUJUAN LATAR BELAKANG. Eksistensi kebudayaan Sunda 4 daya hidup dalam kebudayaan Sunda

BAB I PENDAHULUAN. Gambar I.1 Peta wilayah Indonesia Sumber:

PENDAHULUAN BAB I. Latar Belakang. Kota Jakarta, ibukota negara sekaligus sebagai pusat ekonomi dan pusat

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Pengadaan proyek

Pokok Bahasan Pemilihan Tapak. Subject Matter Expert Ir. Irina Mildawani, MT. Agus Suparman, ST., MT.

BAB VI HASIL RANCANGAN

BELAWAN INTERNATIONAL PORT PASSANGER TERMINAL 2012 BAB I. PENDAHULUAN

Amalia H.J BAB 1 PENDAHULUAN

BAB I PENDAHULUAN. Pertumbuhan penduduk kota Yogyakarta berdasarkan BPS Propinsi UKDW

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

- BAB I - PENDAHULUAN

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. Auditorium Universitas Diponegoro 2016

Penataan Bukit Gombel, Semarang dengan Bangunan multifungsi Penekanan pada Green Architecture

BAB I PENDAHULUAN. I.1 Latar Belakang

BERITA ACARA AANWIJZING SAYEMBARA PERENCANAAN DAN PERANCANGAN STUDENT HOUSING

BAB I PENDAHULUAN. Service), serta media alam sebagai media pembelajaran dan tempat. school melalui penyediaan fasilitas yang mengacu pada aktivitas

BAB 1 PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara

HOTEL RESORT DI DAGO GIRI, BANDUNG

BAB 3 METODE PERANCANGAN. Metode perancangan yang digunakan dalam perancangan Convention and

BAB I PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara

Selain itu bambu memberikan kesan alami yang eksotis dan indah sehingga akan mempengaruhi karakter orang yang tinggal di dalamnya.

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

PUSAT KEGIATAN MAHASISWA TEKNIK UNIVERSITAS SUMATERA UTARA (ARSITEKTUR HIJAU)

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

PKM UNDIP DI TEMBALANG TA - 37 BAB I PENDAHULUAN

YOGYAKARTA SCHOOL OF PHOTOGRAPHY 8 DAFTAR ISI

RUMAH SUSUN DAN PASAR DI JAKARTA BARAT

masjidlah Rasulullah membina generasi pertama Islam. Maka pertanyaan tentang keterlibatan masjid kampus dalam pusat perkembangan Islam, adalah

Prosiding Seminar Nasional XII Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi 2017 Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Yogyakarta

PERENCANAAN BLOK PLAN

KONSEP: KONTRADIKSI SPONTAN

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

BAB I PENDAHULUAN. tempat ini ramai dikunjung oleh wisatawan baik dari dalam maupun dari luar

Mata Kuliah Perancangan Arsitektur 3 /RTA 3220 SEMESTER A DEPARTEMEN ARSITEKTUR FAKULTAS TEKNIK USU

DAFTAR ISI BAB I. LINGKUP SAYEMBARA. 2. A. Latar Belakang... 2 B. Masterplan Kampus ST Inten 2 BAB II. MAKSUD DAN TUJUAN.. 2

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Wahana Wisata Biota Akuatik BAB I PENDAHULUAN

I. PENDAHULUAN. I.1. Latar Belakang I.1.1. Kampus Menjadi Generator Pertumbuhan Ekonomi Bagi Daerah Disekitarnya 1

BAB VI HASIL PERANCANGAN. Konsep desain kawasan menggunakan konsep dasar transformasi yang

Tengah berasal dari sebuah kota kecil yang banyak menyimpan peninggalan. situs-situs kepurbakalaan dalam bentuk bangunan-bangunan candi pada masa

BAB I PENDAHULUAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB VI HASIL PERANCANGAN. Perancangan Fasilitas Pendukung Kawasan Kampung Inggris Pare

KOMPLEK GEDUNG KESENIAN SOETEDJA PURWOKERTO

BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN

METODOLOGI Waktu dan Tempat

BAB VI HASIL RANCANGAN

Universitas Sumatera Utara. 1 lebih ini, tidak pernah beroperasi sebagai pelabuhan pelelengan ikan, sehingga. 1 Dirjen Perikanan 2000

BAB I PENDAHULUAN. kota Jakarta pada akhirnya menuntut tersedianya wadah fisik untuk menampung

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI

Identitas, suatu objek harus dapat dibedakan dengan objek-objek lain sehingga dikenal sebagai sesuatu yang berbeda atau mandiri.

I. PENDAHULUAN. tempat kerja, di rumah, maupun di tempat lain. Aktivitas rutin tersebut dapat

BAB I PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara

KAWASAN WISATA BUNGA KOTA BANDUNG BAB VI HASIL PERANCANGAN

MEDAN CONCERT HALL ( AKUSTIK ARSITEKTURAL ) LAPORAN PERANCANGAN TGA STUDIO TUGAS AKHIR SEMESTER B TAHUN AJARAN 2008/2009

BAB III : DATA DAN ANALISA

HOTEL RESORT PUTRI NAGA TAPAKTUAN LAPORAN PERANCANGAN TKA STUDIO TUGAS AKHIR SEMESTER A TAHUN AJARAN 2010/2011

PEMBANGUNAN KEMBALI PASAR PADANG BULAN ( ARSITEKTUR PERILAKU ) LAPORAN PERANCANGAN TKA TUGAS AKHIR SEMESTER B TAHUN AJARAN 2010 / 2011

BAB V KONSEP PERANCANGAN

DAFTAR ISI. A. PENDAHULUAN 1. Gambaran Umum Ibukota Rumbia. 2. Gagasan pembangunan Kawasan MTQ.

BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG

BAB 1 PENDAHULUAN BAB 1 PENDAHULUAN

Transkripsi:

BAB 2 MEMULAI LANGKAH Lokasi proyek perencanaan kampus akademi komunitas berada di Kecamatan Lotu. Pemilihan lokasi proyek dikarenakan Kecamatan Lotu merupakan ibukota dari Kabupaten Nias Utara. Kecamatan Lotu berada 55 km dari gunung sitoli, 25 km dari Kecamatan lahewa, dan 42 km dari Kecamatan Afulu. Lokasi proyek berada pada daerah perhutanan yang relatif datar dengan kondisi lahan yang relatif basah. Site perancangan kampus akademi komunitas memiliki batas site bagian utara berbatasan dengan hutan/lahan masyarakat, bagian selatan berbatasan dengan hutan/lahan masyrakat, bagian barat berbatasan dengan hutan/lahan masyrakat, dan bagian timur berbatasan dengan jalan utama menuju site. Gambar 2.1 Peta lokasi proyek (Sumber : Dokumentasi Tim Survey Site AKNIRA) FITHRUL UMRA - 110406039 8

Kondisi lahan terpisah-pisah dan merupakan hasil hibah dari masyarakat untuk pembangunan kampus akademi komunitas. Pada lokasi perancangan juga telah dibangun sarana jalan dan pengukuran site dilakukan oleh tim survey dari akademi komunitas nias utara. Dalam mencari data megenai site, kami banyak mendapatkannya dari Pak Rudolf Sitorus (dosen pembimbing) dan Pak Novrial (dosen arsitektur) yang menjadi bagian dari tim erencanaan Akademi Komunitas Negeri Nias Utara. Gambar 2.2 Kondisi jalan di lokasi proyek Perancangan Kampus Akademi Negeri Komunitas (Sumber : Dokumentasi Tim Survey Site AKNIRA) Gambar 2.3 Pembangunan parit di sekeliling site dan suasana diskusi di saat survey lokasi proyek (Sumber : Dokumentasi Tim Survey Site AKNIRA) FITHRUL UMRA - 110406039 9

Tim survey juga telah menambahkan fungsi danau yang dijadikan sebagai solusi terhadap kondisi tanah yang tergenang air agar keberadaan danau berguna sebagai penyerap air sehingga kondisi tanah menjadi lebih kering. Selain itu, tannah hasil galian danau digunakan untuk timbunan pada area bangunan yang akan di bangun. Selanjutnya dengan data-data yang ada kami mengenai kondisi site, kami memulai untuk menentukan konsep-konsep apa-apa saja yang sesuai untuk perencanaan master plan kampus akademi komunitas. Sebelumnya, karena kondisi site yang kurang ideal dan masih dalam proses untuk dapat digunakan untuk pembangunan kampus. Maka sesuai dengan arahan dari dosen pembimbing (Pak Rudofl Sitorus), kami menambahkan luasan site sehingga didapatkan site yang lebih memungkinkan untuk master plan kampus. Gambar 2.4 Peta Site (Sidang Preview 1) FITHRUL UMRA - 110406039 10

Sesuai dengan data studi kelayakan mengenai Akademi Komunitas Nias Utara yang kami kami dapatkan, akadami komunitas ini di beri nama Akademi Komunitas Tano Niha yang didalamnya terdiri dari beberapa jurusan diantaranya : jurusan pertanian, jurusan peternakan, jurusan perikanan, jurusan pariwisata dan jurusan multimedia. Tema perancangan yang kami angkat sebagai bahan yang akan di presentasikan pada Sidang Preview 1 pada mata kuliah Perancangan Arsitektur 6 ini adalah Spirit of Place. Semangat pembangunan Nias Utara menjadi latar belakang pengambilan tema spirit of place. Akademi Komunitas Tano Niha diharapkan menjadi simbol dari keinginan dan semangat pembangunan. Pembangunan akademi komunitas ini juga menjadi awal dalam usaha pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Nias Utara. Gambar 2.5 Spirit of Place yang menjadi tema perancangan kampus akademi komunitas (Sidang Preview 1) FITHRUL UMRA - 110406039 11

Ada beberapa target perancangan master plan kampus diantaranya : Desain kawasan yang mengakomodasi kegiatan penilitian terpadu. Desain kawasan yang menjadi tolak ukur perancangan fisik Kecamatan Lotu yang merupakan ibukota Nias Utara. Desain kawasan yang mempresentasikan semangat pendidikan. Desain yang mempresentasikan identitas budaya Nias Utara. Selain itu, ada 4 fokus utama yang menjadi dasar pemikiran dalam perencanaan Master Plan Kampus Akademi Tano Niha. Dasar pemikiran tersebut dijelaskan pada gambar berikut. Gambar 2.6 Dasar pemikiran perencanaan masterplan (Sidang Preview 1) FITHRUL UMRA - 110406039 12

Akademi komunitas yang merupakan sebuah perguruan tinggi dari beberapa sarana bangunan utama seperti gedung direktorat sebagai pusat administrasi, sarana auditorium, perpustakaan, student center, dan tempat peribadatan (mesjid dan chapel). Selain itu, pada sarana utama kampus juga dilengkapi dengan taman, area olah raga dan parkir. Selanjutnya, juga terdapat beberapa area masing-masing jurusan yang ada diantaranya area jurusan pertanian, peternakan, perikanan, pariwisata, dan multimedia. Untuk itu dalam penataan kawasan kampus, konsep key building yang banyak dipakai pada beberapa bangunan kampus seperti halnnya kampus UGM (Universitas Gadjah Mada) juga dipakai pada perencanaan kawasan kampus akademi komunitas. Gambar 2.7 Konsep Key Building (Sidang Preview 1) FITHRUL UMRA - 110406039 13

Gambar 2.8 Penzoningan Site (Sidang Preview 1) Gambar 2.9 Konsep Clustering (Sidang Preview 1) FITHRUL UMRA - 110406039 14

The Proudly Place Gambar 2.10 Master Plan (Sidang Preview 1) Gambar 2.11 Gerbang Utama Kampus (Sidang Preview 1) FITHRUL UMRA - 110406039 15

Gambar 2.12 Perspektif bangunan utama. (Sidang Preview 1) Gambar 2.13 Perspektif taman di depan bangunan utama (Sidang Preview 1) Gambar 2.14 Perspektif taman mahasiswa (Sidang Preview 1) FITHRUL UMRA - 110406039 16

Gambar 2.15 Perspektif area Jurusan Perikanan (Sidang Preview 1) Gambar 2.16 Perspektif area Jurusan Pariwisata (Sidang Preview 1) FITHRUL UMRA - 110406039 17