MATA KULIAH/KODE : MOTOR BAKAR (OT 341) BOBOT SKS : 3 SKS SEMESTER : IV (GENAP) DOSEN : RIDWAN ADAM M. NOOR, S.PD Deskripsi Mata Kuliah Mata kuliah ini memberik bekal kompetensi kepada mahasiswa tentg konsep-konsepmotor, motor pembakar d khususnya motor pembakar dalam, baik gerak trslasi (Motor otto d diesel) maupun gerak rotasi (Wkle) meliputi pengerti, karakteristik d prestasi. Dalam mata kuliah ini digambark klasifikasi motor secara keseluruh, sistem kerja motor 2 lgkah d 4 lgkah d sistemsistem yg menunjg kerja motor, sehingga tergambark kerja motor sebagai suatu sistem. Mahasiswa diajak untuk mengalisis kinerja motor sebagai suatu sistem. Mahasiswa diajak untuk mengalisis kinerja motor deng menggunak konsep-konsep thermodinmika, Perpindah pas, mekika fluida d lain-lain sehingga dapat memahami bagaima rendemen-rendemen motor terjadi d bagai ma rendemen-rendemen tersebut dapat ditingkatk. Bagaima sistem-sistem penunjg kerja motor (sistem bah bakar, sistem pengisi/katup, sistem pembakar, sistem pendingin d sistem pelumas) bekerja d bagaima sistem-sistem ini mempengaruhi rendemenrendemen motor. Deng mengalisis daya motor-motor yg dipergunak dalam kendara-kendara mutakhir, mahasiswa diajak untuk memahami bagaima mercg dasar dari sistem bah bakar, sistem pengapi, sistem pengisi d bagi-bagi utama motor. Tuju Mata Kuliah Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mempunyai kompetensi dalam mengalisis Motor Bakar (Terutama pada Motor pembakar dalam, khususnya Motor Otto d Diesel). 1
Bahas/ Sub Bahas Tuju Umum PERTEMUAN KE: 1 Alat Evaluasi d Tugas Latih Kepustaka d 1/1 Klasifikasi Motor Setelah proses belajar memiliki kemampu tingkat pemaham mengenai klasifikasi motor - Mhs. dapat merumusk d menjelask pengerti pesawat tenaga - Mhs. dapat merumusk d menjelask pengerti motor (engine) - Mhs. dapat merumusk d menjelask pengerti mesin (machine) - Mhs. dapat merumusk d menjelask pengerti motor pembakar dalam (Internal Combustion Engine) - Mhs. dapat merumusk d menjelask pengerti motor pembakar luar (External Combustion Engine) - Mhs. dapat membding-k motor pembakar dalam deng motor pembakar luar - Mhs. dapat menjelask penggolong motor bakar: Berdasark perubah energi Berdasark cara pemba-kar Berdasark prinsip kerja Berdasark gerak yg dihasik Berdasark bah bakar yg digunak Berdasark siklusnya Berdasark kerja yg dilakuk Berdasark jumlah silindernya Berdasark susun silinder Berdasark bentuk rug bakar Berdasark sistem katup Berdasark posisi torak - Dosen melakuk apersepsi berkait deng klasifikasi motor yg familier dalam kehidup mahasiswa - Menginformasik sasar perkuliah untuk pert yg bersgkut, yakni deng memapark indikator ketercapai tuju umum - Mengkondisik kelas untuk proses belajar mengajar deng memberik ilustrasi yg relev. Selain itu, melontark pertya yg mengarah kepada sasar perkuliah - Bersama-sama mahasiswa merumusk setiap sasar perkuliah berdasark hasil pembahas bersama - Meminta mahasiswa untuk mengkak pendapat/hasil kaji teori berkait deng sasar perkuliah - Memberik kesempat kepada mahasiswa untuk melakuk komentar terhadap hasil pembahas dalam proses pembelajar 4 x 50 Tes tertulis dalam: 1. Quiz 2. Tugas 3. UTS - Merumusk pengerti motor, mesin, ICE, ECE berdasark beberapa pendapat ahli (literatur) - Membdingk kelebih d kekurg tara ICE d ECE Wirto A, Motor Bdung 1994, hal 1 s/d 5 P. Shlylakhin, steam turbines, moscow, chapter one page 7 to 10 Crouse glin, mechic, Mc graw Hill,1995, chapter 12 page 125 to 136, Dasardasar automobil, Pt. Toyota Astra. Inc, hal 16 s/d 22 2. Trsparsi 2
Bahas/ Sub Bahas Tuju Umum PERTEMUAN KE: 2 d 3 Alat Evaluasi d Tugas Latih Kepustaka d 2/2&3 Bagi Utama 4 x 50, Motor Bakar Setelah proses belajar memiliki kemampu tingkat pemahamn mengenai bagi utama motor bakar - Mhs dapat merumusk pengerti lgkah - Mhs dapat merumusk pengerti perbding kompresi - Mhs. dapat menggolongk bagi utama motor bakar yg bergerak - Mhs. dapat menggolongk bagi utama motor bakar yg tidak bergerak - Mhs. dapat menjelask karakteristik bagi utama motor bakar: Kepala silinder Blok silinder Silinder Rumah engkol Pci oli Salur isap/bug Torak Katup Poros kam Poros engkol Btal Roda penerus - Mhs. dapat menjelask fungsi dari bagi utama motor: Kepala silinder Blok silinder Silinder Rumah engkol Pci oli Salur isap/bug Torak Katup Poros ksm Poros engkol Btal Roda penerus - Mhs dapat menghitung dimensi d kekuat komponen dinamis d statis motor - Dosen melakuk apersepsi berkait deng bagi-bagi motor bakar - Menginformasik sasar perkuliah untuk pert yg bersgkut, yakni deng memapark indikator ketercapai tuju umum - Mengkondisik kelas untuk proses belajar mengajar deng memberik ilustrasi yg relev. Selain itu, melontark pertya yg mengarah kepada sasar perkuliah - Menjelask materi yg belum dapat dikuasai deng baik oleh mahasiswa - Membagi mahasiswa menjadi dua kelompok untuk mempresentasik bagi utama motor yg bergerak d bagi yg tidak bergerak - Meminta mahasiswa untuk mempresentasik hasil kajinya berkait deng materi bagi utama motor. Presentasi dilakuk secara berkelompok - Bersama-sama mahasiswa membahas d atau mengomentari hasil presentasi tersebut - Mhs menghitung dimensi d kekuat komponen motor - Memberik kesempat kepada mahasiswa untuk melakuk kesimpul pada akhir pert kuliah Latih: penggolong bagi utama motor tara yg bergerak d tidak bergerak - Mengkaji karakteristik setiap bagi utama motor bakar kliping tentg bagi utama motor bakar Dasardasar automobil, Pt. Toyota Astra. Inc, hal 16 s/d 31 1 Training Astra. Inc, hal 3-1 s/d 3-29 Crouse glin, mechic, Mc graw Hill,1995, chapter 12 page 125 d chapter 13 page 138 2. Trsparsi 3
PERTEMUAN KE: 4 & 5 No Bahas/ Sub Bahas Tuju Umum Alat Evaluasi d Tugas Latih Kepustaka d 3/4&5 Motor OTTO 2 x 50 (Motor Bensin) Setelah proses belajar memiliki kemampu tingkat pemaham mengenai Motor Otto - Mhs. dapat merumusk pengerti Motor Otto - Mhs. dapat merumusk pengerti Motor Otto dua lgkah - Mhs. dapat merumusk pengerti Motor Otto empat lgkah - Mhs. dapat menjelask karakteristik Motor Otto - Mhs. dapat menjelask cara kerja Motor Otto dua lgkah - Mhs. dapat menjelask cara kerja Motor Otto empat lgkah - Mhs. dapat membdingk tara Motor Otto dua lgkah deng empat lgkah - Dosen melakuk apersepsi berkait deng Motor Otto - Menginformasik sasar perkuliah untuk pert yg bersgkut, yakni deng memapark indikator ketercapai tuju umum - Mengkondisik kelas untuk proses belajar mengajar deng memberik ilustrasi yg relev. Selain itu, melontark pertya yg mengarah kepada sasar perkuliah - Menjelask materi yg belum dapat dikuasai deng baik oleh mahasiswa - Memberik contoh keberada Motor Otto dalam kehidup sehari-hari - Meminta mahasiswa untuk memberik komentar/pendapat berkait deng materi Motor Otto Latih: rumus pengerti Motor Otto, baik untuk dua lgkah maupun untuk empat lgkah - Menjelask cara kerja Motor Otto untuk dua lgkah d empat lgkah - Membdingk tara Motor Otto dua lgkah deng empat lgkah berdasark prinsip kerjya Wirto A, Motor Bdung 1994, hal 61s/d 82, Dasardasar automobil, Pt. Toyota Astra. Inc, hal 7 s/d 11 1 Training Astra. Inc, 3-3 s/d 3-4 Crouse glin, mechic, Mc graw Hill,1995, page 116 to 117 2. Trsparsi 4
Bahas/ Sub Bahas Tuju Umum PERTEMUAN KE: 6 & 7 Alat Evaluasi d Tugas Latih Kepustaka d 4/6&7 Motor Diesel Setelah proses belajar memiliki kemampu tingkat pemaham mengenai Motor Diesel 4 x 50 89 s/d 104, - Mhs. dapat merumusk d menjelask pengerti Motor Diesel - Mhs. dapat merumusk d menjelask pengerti Motor Diesel dua lgkah - Mhs. dapat merumusk d menjelask pengerti Motor Diesel empat lgkah - Mhs. dapat menjelask karakteristik Motor Diesel - Mhs. dapat menjelask cara kerja Motor Diesel dua lgkah - Mhs. dapat menjelask cara kerja Motor Diesel empat lgkah - Mhs. dapat menjelask cara kerja Motor Diesel deng Supercharger - Mhs. dapat menjelask macam pembilas Motor Diesel dua lgkah - Mhs. dapat membding-k tara Motor Otto deng Motor Diesel, berdasark aspek: Yg dihisap d dikompresik Perbding kompresi Cara pembakar Bah bakar yg lazim dipakai Cara pemasuk bah bakar Alat pengatur jumlah bah bakar yg dimasukk ke dalam silinder Daya yg dihasilk untuk ukur yg sama Getar yg terjadi Gas bug sisa pembakar - Dosen melakuk apersepsi berkait deng Motor Diesel - Menginformasik sasar perkuliah untuk pert yg bersgkut, yakni deng memapark indikator ketercapai tuju umum - Mengkondisik kelas untuk proses belajar mengajar deng memberik ilustrasi yg relev. Selain itu, melontark pertya yg mengarah kepada sasar perkuliah - Menjelask materi yg belum dapat dikuasai deng baik oleh mahasiswa - Memberik contoh keberada Motor Diesel dalam kehidup sehari-hari - Meminta mahasiswa untuk memberik komentar/pendapat berkait deng materi Motor Diesel Latih: rumus pengerti Motor Diesel, baik untuk dua lgkah maupun untuk empat lgkah - Menjelask cara kerja Motor Diesel untuk dua lgkah d empat lgkah - Membdingk tara Motor Otto deng Motor Diesel berdasark karakteristiknya Wirto A, Motor Bdung 1994, hal Dasardasar automobil, Pt. Toyota Astra. Inc, hal 183 s/d 194 1 Training Astra. Inc, hal 3-77 s/d 3-98 2 Training Astra. Inc, hal 8-1 s/d 8-81 Crouse glin, mechic, Mc graw Hill,1995, page 290 to 302 2. Trsparsi 5
Bahas/ Sub Bahas Tuju Umum PERTEMUAN KE: 8 Alat Evaluasi d Tugas Latih Kepustaka d 5/8 Diagram P - V Setelah proses belajar memiliki kemampu tingkat pemaham d keterampil tingkat makisme mengenai diagram P-V 2 x 50 14 s/d 21 Daryto, perhitung perenca - Mhs. dapat merumusk d menjelask pengerti diagram P-V - Mhs. dapat mengambark diagram P-V Motor Otto empat lgkah - Mhs. dapat menjelask diagram P-V Motor Otto empat lgkah - Mhs. dapat mengambark diagram P-V Motor Otto dua lgkah - Mhs. dapat menjelask diagram P-V Motor Otto dua lgkah - Mhs. dapat mengambark diagram P-V Motor Diesel empat lgkah - Mhs. dapat menjelask diagram P-V Motor Diesel empat lgkah - Mhs. dapat mengambark diagram P-V Motor Diesel dua lgkah - Mhs. dapat menjelask diagram P-V Motor Diesel dua lgkah - Mhs. dapat mengambark diagram P-V Motor Gabung - Mhs. dapat menjelask diagram P-V Motor Gabung - Dosen melakuk apersepsi berkait deng diagram P-V motor bakar - Menginformasik sasar perkuliah untuk pert yg bersgkut, yakni deng memapark indikator ketercapai tuju umum - Mengkondisik kelas untuk proses belajar mengajar deng memberik ilustrasi yg relev. Selain itu, melontark pertya yg mengarah kepada sasar perkuliah - Menjelask materi yg belum dapat dikuasai deng baik oleh mahasiswa - Memberik contoh lukis diagram P-V motor berdasark prinsip kerjya - Meminta mahasiswa untuk melukisk d menjelask diagram P-V motor bakar berdasark prinsip kerjya Latih: rumus pengerti diagram P-V motor bakar jenisjenis diagram P-V motor bakar sesuai deng sasar perkuliah Wirto A, Motor Bdung 1994, hal contoh motor bensin 4 lgkah, Tarsito Bdung 1985, hal 6 www. Makinateknik.org 2. Trsparsi 6
Bahas/ Sub Bahas Tuju Umum PERTEMUAN KE: 10 Alat Evaluasi d Tugas Latih Kepustaka d 6/10 Efisiensi Motor Setelah proses belajar memiliki kemampu tingkat aplikasi mengenai efisiensi motor 4 x 50 - Mhs. dapat merumusk pengerti efisiensi motor - Mhs. dapat menjelask macammacam efisiensi motor - Mhs. dapat menurunk rumus efisiensi thermis Motor Otto - Mhs. dapat menurunk rumus efisiensi thermis Motor Diesel - Mhs. dapat menurunk rumus efisiensi thermis Motor Gabung - Mhs. dapat menghitung: Efisiensi volumetris Efisiensi pengisi Efisiensi pembakar Efisiensi thermis Efisiensi mekis - Dosen melakuk apersepsi berkait deng efisiensi motor - Menginformasik sasar perkuliah untuk pert yg bersgkut, yakni deng memapark indikator ketercapai tuju umum - Mengkondisik kelas untuk proses belajar mengajar deng memberik ilustrasi yg relev. Selain itu, melontark pertya yg mengarah kepada sasar perkuliah - Menjelask materi yg belum dapat dikuasai deng baik oleh mahasiswa - Memberik contoh menurunk rumus efisiensi thermis motor Otto berdasark proses thermodinamika - Meminta mahasiswa untuk menurunk rumus efisiensi Motor Diesel berdasark proses thermodinamika yg terjadi - Meminta mahasiswa untuk menghitung efisiensi motor berdasark data yg ada - Bersama-sama mahasiswa membahas d atau mengomentari hasil turun rumus ataupun hasil perhitung efisiensi tersebut pada akhir pert perkuliah Latih: rumus pengerti efisiensi motor bakar turun rumus efisiensi motor bakar Wirto A, Motor Bdung 1994, hal 32 s/d 45 2 Training Astra. Inc, hal 1-1 s/d 1-9 2. Trsparsi 7
Bahas/ Sub Bahas Tuju Umum PERTEMUAN KE: 11 Alat Evaluasi d Tugas Latih Kepustaka d 7/11 Bah Bakar d 2 x 50 Pembakar Setelah proses belajar memiliki kemampu tingkat aplikasi mengenai bah bakar d pembakar - Mhs. dapat merumusk d menjelask pengerti pembakar - Mhs. dapat menghitung perbding bah bakar d udara dalam proses pembakar pada Motor Otto - Mhs. dapat menghitung perbding bah bakar d udara dalam proses pembakar pada Motor Diesel - Mhs. dapat menghitung jumlah udara secara teoritis dalam proses pembakar - Mhs dapat menghitung perhitung thermodinamika siklus otto d diesel - Mhs dapat menghitung dimensi bagi utama karburator - Mhs dapat menghitung dimensi injektor - Dosen melakuk apersepsi berkait deng pembakar - Menginformasik sasar perkuliah untuk pert yg bersgkut, yakni deng memapark indikator ketercapai tuju umum - Mengkondisik kelas untuk proses belajar mengajar deng memberik ilustrasi yg relev. Selain itu, melontark pertya yg mengarah kepada sasar perkuliah - Menjelask materi yg belum dapat dikuasai deng baik oleh mahasiswa - Memberik contoh menghitung jumlah udara teoritis yg dibutuhk dalam proses pembakar pada motor - Meminta mahasiswa untuk menghitung perbding bah bakar deng udara dalam proses pembakar, deng memperhatik jenis bah bakar yg diggunak Latih: rumus pengerti pembakar - Menghitung perbding bah bakar deng udara yg dibutuhk berdasark jenis bah bakarnya Wirto A, Motor Bdung 1994, hal 72 s/d 88 d 95 s/d 96 1 Training Astra. Inc 2 Training Astra. Inc, hal 2-1 s/d 2-13 Crouse glin, mechic, Mc graw Hill,1995, page 195 to 209 2. Trsparsi 8
8/12& 13 Bahas/ Sub Bahas Tuju Umum PERTEMUAN KE: 12 & 13 Alat Evaluasi d Tugas Latih Kepustaka d Sistem Penyala 2 x 50 Motor Setelah proses belajar memiliki kemampu tingkat aplikasi mengenai sistem penyala motor - Mhs. dapat merumusk pengerti sistem penyala motor - Mhs. dapat menjelask cara kerja sistem penyala batere (motor Otto) deng memperhatik rgkai d fungsi komponennya - Mhs. dapat menjelask cara kerja sistem penyala magnet (motor Otto) deng memperhatik rgkai d fungsi komponennya - Mhs. dapat menjelask cara kerja sistem penyala trsistor (motor Otto) deng memperhatik rgkai d fungsi dari komponennya - Mhs. dapat menjelask cara kerja sistem penyala deng pompa distribusi (motor Diesel) deng memperhatik rgkai d fungsi komponennya - Mhs. dapat menjelask cara kerja sistem penyala deng pompa sendiri (motordiesel) deng memperhatik rgkai d fungsi dari komponen-nya - Dosen melakuk apersepsi berkait deng efisiensi motor - Menginformasik sasar perkuliah untuk pert yg bersgkut, yakni deng memapark indikator ketercapai tuju umum - Mengkondisik kelas untuk proses belajar mengajar deng memberik ilustrasi yg relev. Selain itu, melontark pertya yg mengarah kepada sasar perkuliah - Menjelask materi yg belum dapat dikuasai deng baik oleh mahasiswa - Meminta mahasiswa untuk menjelask cara kerja sistem penyala motor berdasark rngkai sistemnya - Bersama-sama mahasiswa membahas d atau mengomentari hasil penjelas cara kerja sistem penyala motor tersebut pada akhir pert perkuliah Latih: rumus pengerti sistem penyala motor rgkum sistem penyala motor Wirto A, Motor Bdung 1994, hal 6- s/d 71, Dasardasar automobil, Pt. Toyota Astra. Inc, hal 163 s/d 168 1 Training Astra. Inc,hal 6-12 s/d 6-24 2 Training Astra. Inc, hal 7-1 s/d 7-32 Crouse glin, mechic, Mc graw Hill,1995,page 387 to 410 2. Trsparsi 9
Bahas/ Sub Bahas Tuju Umum PERTEMUAN KE: 14 Alat Evaluasi d Tugas Latih Kepustaka d 9/14 Katup Motor Bakar Setelah proses belajar memiliki kemampu tingkat aplikasi mengenai katuup motor bakar 2 x 50, - Mhs. dapat menjelask cara penyetel katup deng memperhatik firing order (FO)/urut penyala - Mhs. dapat menjelask cara penyetel katup motor 4 silinder deng memperhatik tabel FO - Mhs. dapat menjelask cara penyetel katup motor 6 silinder deng memperhatik tabel FO - Mhs. dapat menjelask cara pembuat diagram pengatur katup deng memperhatik karakteristik katup - Mhs. dapat menggambar-k diagram katup deng memperhatik datadata karakteristik katup - Mhs dapat menghitung dimensi katup - Dosen melakuk apersepsi berkait deng katup motor bakar - Menginformasik sasar perkuliah untuk pert yg bersgkut, yakni deng memapark indikator ketercapai tuju umum - Mengkondisik kelas untuk proses belajar mengajar deng memberik ilustrasi yg relev. Selain itu, melontark pertya yg mengarah kepada sasar perkuliah - Menjelask materi yg belum dapat dikuasai deng baik oleh mahasiswa - Memberik contoh cara penyetel katup untuk motor deng jumlah silinder tertentu, deng memperhatik tabel uurut penyalanya - Meminta mahasiswa untuk menghitung lamya katup isap/bug membuka dalam satu siklus kerja motor - Meminta mahasiswa untuk menghitung dimensi katup isap/bug Latih: tabel urut penyala untuk motor 4; 6 d 8 silinder berserta penjelasnya - Menghitung lamya katup isap ataupun katup bug membuka d menutup dalam satu silkus kerja motor Dasardasar automobil, Pt. Toyota Astra. Inc, hal 31 s/d 37 1 Training Astra. Inc, hal 3-19 s/d 3-23 2 Training Astra. Inc, hal 1-21 s/d 1-128 Crouse glin, mechic, Mc graw Hill,1995, page 159 to 173 2. Trsparsi 10
Bahas/ Sub Bahas Tuju Umum PERTEMUAN KE: 15 Alat Evaluasi d Tugas Latih Kepustaka d 10/15 Daya Motor Setelah proses belajar memiliki kemampu tingkat aplikasi mengenai perhitung daya motor 2 x 50 Latih: - Menghitung daya motor d ukur silinder motor beerdasark data yg ada - Mhs. dapat menghitung daya indikator motor 4 lgkah - Mhs. dapat menghitung daya efektif motor 4 lgkah - Mhs. dapat menghitung daya indikator motor 2 lgkah - Mhs. dapat menghitung daya efektif motor 2 lgkah - Mhs. dapat mengghitung tek rata-rata berdasark pas yg diubah menjadi usaha - Mhs. dapat menghuitung ukur silinder berdasark besarnya tek rata-rata dalam silinder - Dosen melakuk apersepsi berkait deng daya motor - Menginformasik sasar perkuliah untuk pert yg bersgkut, yakni deng memapark indikator ketercapai tuju umum - Mengkondisik kelas untuk proses belajar mengajar deng memberik ilustrasi yg relev. Selain itu, melontark pertya yg mengarah kepada sasar perkuliah - Menjelask materi yg belum dapat dikuasai deng baik oleh mahasiswa - Memberik contoh cara menghitung daya motor, deng memperhatik data yg ada d rumus yg berlaku Memmberi kesempat kepada mahasiswa untuk berlatih menghitung daya motor sesuai deng sasar perkuliah Wirto A, Motor Bdung 1994, hal 32 s/d 45 2 Training Astra. Inc, 1-3 s/d 1-5 Daryto, contoh perhitung perenca motor bensin 4 lgkah, Tarsito Bdung 1985, hal 1 s/d 18 2. Trsparsi Bdung, Juli 2009 Dosen Penggung jawab Ridw Adam M Noor, S.Pd NIP. 132 314 545 11
12
SATUAN ACARA PERKULIAHAN MOTOR BAKAR (OT 341) OLEH: RIDWAN ADAM M. NOOR, S.PD PROGRAM STUDI OTOMOTIF JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK MESIN FAKULTAS PENDIDIAKN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 13