BAB GEJALA GELOMBANG

dokumen-dokumen yang mirip
BAB GEJALA GELOMBANG

BAB GEJALA GELOMBANG I. SOAL PILIHAN GANDA. C. 7,5 m D. 15 m E. 30 m. 01. Persamaan antara getaran dan gelombang

1. Jarak dua rapatan yang berdekatan pada gelombang longitudinal sebesar 40m. Jika periodenya 2 sekon, tentukan cepat rambat gelombang itu.

Disusun oleh : MIRA RESTUTI PENDIDIKAN FISIKA (RM)

λ = = 1.grafik simpangan waktu dan grafik simpangan-posisi ditunjukan pada gambar dibawah ini.

Gejala Gelombang. gejala gelombang. Sumber:

Gelombang FIS 3 A. PENDAHULUAN C. GELOMBANG BERJALAN B. ISTILAH GELOMBANG. θ = 2π ( t T + x λ ) Δφ = x GELOMBANG. materi78.co.nr

LEMBAR EVALUASI (Pilihan Ganda)

LEMBAR EVALUASI (Pilihan Ganda)

2). Besaran Dasar Gelombang Y arah rambat ( v) A P T 0 Q S U. * Hubungan freakuensi (f) dengan pereode (T).f = n/t n = f.t dan T = t/n n = t/t

FISIKA. Sesi GELOMBANG BERJALAN DAN STASIONER A. GELOMBANG BERJALAN

COBA PERHATIKAN GAMBAR GRAFIK BERIKUT

KISI-KISI SOAL UJI COBA. Menurut medium perambatannya, gelombang

KELAS XII FISIKA SMA KOLESE LOYOLA SEMARANG SMA KOLESE LOYOLA M1-1

: 1. KARAKTERISTIK GELOMBANG 2. PERSAMAAN GELOMBANG BERJALAN DAN GELOMBANG TEGAK

Ditanya : v =? Jawab : v =

HANDOUT FISIKA KELAS XII (UNTUK KALANGAN SENDIRI) GELOMBANG MEKANIS

KARAKTERISTIK GELOMBANG

INTERFERENSI GELOMBANG

BAB GELOMBANG MEKANIK. Pada pembelajaran pertama ini kita akan mempelajari. mekanik.

Gelombang Stasioner Gelombang Stasioner Atau Gelombang Diam. gelombang stasioner. (

LEMBAR KERJA SISWA (LKS) /TUGAS TERSTRUKTUR - - GELOMBANG - GELOMBANG

GELOMBANG BERJALAN DAN GELOMBANG STATIONER

GETARAN DAN GELOMBANG

Waktu yang dibutuhkan oleh gelombang adalah 4 sekon.

5. Satu periode adalah waktu yang diperlukan bandul untuk bergerak dari titik. a. A O B O A b. A O B O c. O A O B d. A O (C3)

Polarisasi Gelombang. Polarisasi Gelombang

Pengertian Gelombang. Getaran yang merambat. Rambatan energi. Getaran yang merambat tetapi partikelpartikel medium tidak ikut merambat.

1. Jika periode gelombang 2 sekon maka persamaan gelombangnya adalah

Pembahasan soal latihan dari buku fisika 3A Bab 1 untuk SMA, karangan Mikrajuddin Abdullah. 1. perhatikan gambar gelombang pada disamping.

Mutawafaq Haerunnazillah 15B08011

01. Panjang gelombang dari gambar di atas adalah. (A) 0,5 m (B) 1,0 m (C) 2,0 m (D) 4,0 m (E) 6,0 m 02.

LATIHAN SOAL PERSIAPAN UTS MATERI: GEM, GEL. BUNYI, GEL. BERJALAN, GEL. STASIONER

MODUL PEMBELAJARAN 1

3.11 Menganalisis besaran-besaran fisis gelombang stasioner dan gelombang berjalan pada berbagai kasus nyata. Persamaan Gelombang.

Antiremed Kelas 12 Fisika

BAB I GETARAN, GELOMBANG DAN BUNYI

BAB I GETARAN, GELOMBANG DAN BUNYI

GELOMBANG MEKANIK. Gambar anak yang sedang menggetarkan tali. Gambar 1

GEJALA GELOMBANG. Gelombang mekanik: gelombang yang merambatnya membutuhkan medium. Contohnya: gelombang tali, gelombang suara, gelombang air

GELOMBANG. Lampiran I.2

materi fisika GETARAN,GELOMBANG dan BUNYI

GELOMBANG MEKANIK 1. Ssebuah gelombang berjalan pada tali memiliki persamaan y Asin(

Gambar 1. Bentuk sebuah tali yang direnggangkan (a) pada t = 0 (b) pada x=vt.

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

Gelombang Transversal Dan Longitudinal

SMA XII (DUA BELAS) FISIKA GELOMBANG. Jenis jenis gelombang dapat dibedakan: a. Berdasar Arah getar terhadap arah rambatnya:

Powered By Upload By - Vj Afive -

GETARAN MEKANIK P R E S E N T A T I O N B Y M U C H A M M A D C H U S N A N A P R I A N T O

RANGKUMAN MATERI GETARAN DAN GELOMBANG MATA PELAJARAN IPA TERPADU KELAS 8 SMP NEGERI 55 JAKARTA

SMA IT AL-BINAA ISLAMIC BOARDING SCHOOL UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL TAHUN AJARAN 2011/2012

1 detik,maka frekuensinya adalah

GETARAN, GELOMBANG DAN BUNYI

BAB 11 GETARAN DAN GELOMBANG

PERCOBAAN MELDE TUJUAN PERCOBAAN II. LANDASAN TEORI

iammovic.wordpress.com PEMBAHASAN SOAL ULANGAN AKHIR SEKOLAH SEMESTER 1 KELAS XII

Soal dan Pembahasan : Getaran dan Gelombang

LEMBARAN SOAL. Mata Pelajaran : FISIKA Sat. Pendidikan : SMA/MA Kelas / Program : XII ( DUA BELAS )

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

1. Perhatikan gambar di bawah ini! Jumlah getaran yang terbentuk dari k-l-m-no-n-m-l-k

GERAK HARMONIK SEDERHANA

Getaran, Gelombang dan Bunyi

GELOMBANG MEKANIK. (Rumus)

Fisika Dasar I (FI-321)

Sifat gelombang elektromagnetik. Pantulan (Refleksi) Pembiasan (Refraksi) Pembelokan (Difraksi) Hamburan (Scattering) P o l a r i s a s i

Laporan Praktikum Gelombang PERCOBAAN MELDE. Atika Syah Endarti Rofiqoh

Petunjuk Penggunaan Modul

BAHAN AJAR MATA PELAJARAN FISIKA Menerapkan konsep dan prinsip gejala gelombang dalam menyelesaikan masalah

Jenis dan Sifat Gelombang

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )

GETARAN DAN GELOMBANG BUNYI

Materi Pendalaman 01:

ISBN (No. Jilid lengkap) ISBN Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp ,-

PRAKTIK YANG MENGASYIKKAN MENGHILANGKAN RASA NGANTUK SAAT PROSES PEMBELAJARAN..

Kompetensi Dasar 1.1 Mendeskripsikan gejala dan ciri-ciri gelombang secara umum

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

GETARAN DAN GELOMBANG STAF PENGAJAR FISIKA DEP. FISIKA IPB

Laporan Praktikum IPA Modul 6. Gelombang

Benda B menumbuk benda A yang sedang diam seperti gambar. Jika setelah tumbukan A dan B menyatu, maka kecepatan benda A dan B

diunduh dari

Fisika Umum (MA-301) Topik hari ini: Getaran dan Gelombang Bunyi

BAB 1 GEJALA GELOMBANG

Fisika Dasar. Gelombang Mekanik 08:36:22. Mampu menentukan besaran-besaran gelombang yaitu amplitudo,

FISIKA. 2 SKS By : Sri Rezeki Candra Nursari

DEFINISI Gelombang adalah suatu usikan (gangguan) pada sebuah benda, sehingga benda bergetar dan merambatkan energi.

Karakteristik Gerak Harmonik Sederhana

KARAKTERISTIK GERAK HARMONIK SEDERHANA

Gelombang. Rudi Susanto

PENDIDIKAN FISIKA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMANSISWA YOGYAKARTA 2014

FISIKA. 2 SKS By : Sri Rezeki Candra Nursari

SMP kelas 8 - FISIKA BAB 6. GETARAN, GELOMBANG, DAN BUNYILATIHAN SOAL BAB 6

7.4 Alat-Alat Optik. A. Mata. Latihan 7.3

K13 Revisi Antiremed Kelas 10 Fisika

Fisika UMPTN Tahun 1986

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

TES STANDARISASI MUTU KELAS XI

KATA PENGANTAR. Semarang, 28 Mei Penyusun

memahami konsep dan penerapan getaran, gelombang, dan optika dalam produk teknologi sehari-hari.

BAB USAHA DAN ENERGI I. SOAL PILIHAN GANDA

- - GETARAN DAN GELOMBANG

Transkripsi:

BAB GEJALA GELOMBANG

1 BAB GEJALA GELOMBANG Contoh 1.1 Pengertian besaran-besaran pada gelombang transversal 1. Pengertian panjang gelombang Gelombang air laut mendekati mercusuar dengan cepat rambat 7 m/s. Jarak antara dua dasar gelombang yang berdekatan 5 m. Tentukan : (a) frekuensi (b) periode gelombang Jawab : Perhatikan Gambar berikut. Jarak antara dua dasar berdekatan (AB) sama dengan panjang gelombang. Jadi, 5 m v 7 m/s A 5m B (a) Frekuensi dapat dihitung dengan Persamaan v f atau f v 7m / s 1,4 Hz 5m (b) Periode adalah kebalikan dari frekuensi : T 1 f 1 5 s 1,4 Hz 7 2. Pengertian panjang gelombang dan periode Dalam 30 sekon ada 10 gelombang laut yang melintas. Jika jarak antara puncak dan dasar gelombang yang berdekatan 6 m, berapa cepat rambat gelombang laut tersebut? ( puncak ) A ( puncak ) C 6 cm B ( dasar ) 2 Jawab : Selang waktu untuk menempuh 1 gelombang T Selang waktu untuk menempuh 10 gelombang 10 T 30 s 10 T T 30s 3s 10 Perhatikan gambar. Jarak antara dua puncak yang berdekatan (AC) sama dengan panjang gelombang (AC ). Jarak antara puncak dan dasar yang berdekatan (AB) sama dengan setengah jarak AC. Jadi, AB AB 6m 1 AC 2 1 2 1 2

12 m Cepat rambat gelombang dapat dihitung dengan persamaan v f 1 T 1 3s (12 m) v 4 m/s 3. Pengertian bukit dan jarak antara puncak dan dasar Pada permukaan sebuah danau terdapat dua buah gabus yang terpisah satu dengan lainnya sejauh 60 cm. Keduanya turun naik bersama permukaan air dengan frekuensi 2 getaran per detik. Bila salah satu gabus berada di puncak bukit gelombang, yang lainnya berada di dasar gelombang, sedangkan diantara kedua gabus itu terdapat satu bukit gelombang, tentukan cepat rambat gelombang pada permukaan danau. A satu bukit gelombang B 2 3 2 Jawab : Soal itu dapat digambarkan seperti pada gambar di atas 3 Jarak AB sehingga 2 3 60 cm 2 3 2x60 cm 40 cm 3 f 2 Hz Dengan demikian, v f ( 40 cm ) ( 2 Hz ) 80 cm /s Cepat rambat gelombang 80 cm/s Contoh 1.2 Jarak antara pusat rapatan dan pusat renggangan Sebuah slinki menghasilkan gelombang longitudinal dengan jarak antara pusat rapatan dan pusat renggangan 20 cm. Jika frekuensi gelombang 60 Hz, tentukan cepat rapat gelombang longitudinal ini. Jawab : Jarak antara pusat rapatan dan pusat renggangan yang berdekatan sama dengan setengah panjang gelombang 1. Jadi, 2 1 2 20 cm 40 cm 0,04 m f 60 Hz Cepat rambat gelombang dihitung dengan v f (0,04 m)(60 Hz) 2,4 m/s 240 cm/s Contoh 1.3 Persamaan umum gelombang berjalan Sebuah gelombang berjalan memenuhi persamaan y 0,20 sin 0,40 π (60t x) dengan x dan y dalam cm, dan t dalam sekon. Tentukan : (a) arah perambatan gelombang, (b) amplitude gelombang, (c) frekuensi gelombang, (d) panjang gelombang, dan (e) cepat rambat gelombang. Strategi: Manipulasi persamaan yang diketahui agar bentuknya sama dengan persamaan umum y A sin ( ω t kx )

Jawab: Kita manipulasi dulu y 0,20 sin 0,40 π ( 60 t x ) agar dapat disamakan dengan persamaan umum y A sin ( ω t kx ). y 0,20 sin 0,40 π (60 t x ) y 0,20 sin [(0,40 π )(60t) 0,40 π x] y 0,20 sin (24 π t 0,40 π x). ( i ) y A sin ( ω t kx ). ( ii ) Dengan menyamakan kedua persamaan di atas kita dapat menjawab pertanyaan (a) sampai dengan (e). (a) Karena tanda dalam sinus adalah negatif, maka arah perambatan gelombang adalah ke kanan. 4 (b) Amplitudo A 0,20 cm (c) ω 24 π. Karena kecepatan sudut ω 2 π f, maka 2 π f 24 π f 24π 2π 12 Hz (d) k 0,40 π. Karena k 2 π /, maka 2π 0,40 π 2π 200 5 cm 0,40π 40 (e) Cepat rambat gelombang v dapat dihitung dengan v f (5cm)(12Hz) 60 cm/s Contoh 1.4 Simpangan pada gelombang berjalan Sebuah gelombang merambat dari sumber S ke kanan dengan cepat rambat 8 m/s, frekuensi 16 Hz, dan amplitude 10 cm. Gelombang itu melalui titik P yang berjarak 9,5 dari S. Jika S telah bergetar 1 sekon dan arah gerak pertamanya ke atas, tentukan 6 simpangan titik P pada saat itu. Arah gerak pertama ke atas Jawab: Cepat rambat v 8 m/s, frekuensi f 16 Hz, amplitudo A 10 cm. Lama titik asal S telah bergetar t 1 s. P S 6 Soal ini adalah soal gelombang berjalan dan simpangan titik P dapay kita hitung dengan : ke atas ke kanan y +A sin ( kx - ω t ) Mari kita hitung dahulu k dan ω. v f k 2π 2π 1 2 v

8 1 16 2 2π x 2 ; ω 2 π f 2 π x 16 yp 10 sin [ 2 π x 2 9 1-2 π x 16 ] 12 6 5 10 sin [2 π x 19-2 π x 10 sin 2 π ( -3 + 10 sin 2 π 10 ( 1 2 8 ] 10 sin 2 π 3 8 3 1 ) 3 1 10 sin 120 0 10 sin 60 0 3 3 ) 5 3 cm Contoh 1.5 Kecepatan, percepatan. Sudut fase, fase, dan beda fase gelombang berjalan Salah satu ujung seutas kawat digetarkan harmonic oleh tangkai sehingga getaran tersebut merambat ke kanan sepanjang kawat dengan cepat rambat 10 m/s. Ujung kawat mula-mula digetarkan ke atas dengan frekuensi 5 Hz dan amplitude 0,01 m. Temtukan : (a) persamaan umum gelombang (b) kecepatan dan percepatan partikel di titik x 0,25 m pada saat ujung kawat telah bergetar 0,1 sekon. (c) Sudut fase dan fase gelombang di titik x 0,25 m pada saat ujung kawat telah bergetar 0,1 sekon. (d) Beda fase antara titik dengan x 0,50 m dan x 0,75 m Jawab: Cepat rambat v 10 m/s ; frekuensi f 5 Hz ; amplitude A 0.01 m (a) Tentukan dahulu k dan ω v 10 2 f 5 ω 2 π f 2 π x 5 10 π Persamaan umum gelombang adalah : ke atas ke kanan y +A sin ( kx - ω t ) 0,01 sin (10 π t kx ) 0,01 sin π ( 10 t x ) (b) Kecepatan partikel di titik sembarang P adalah turunan dari simpangan terhadap waktu dy d [ 0,01 sin π ( 10t x ) ] 0,01 x 10 π cos π ( 10 t x) dt dt 0,1 π cos π ( 10 t x ) vp Untuk x 0,25 m dan t 0,1 s vp 0,1 π cos π ( 10 x 0,1 0,25 ) 0,1 π cos 0,75 π 0,1 π cos 135 0 0,1 π ( - 1 2 2 ) - 0,05 π 2 m/s

Percepatan partikel bisa dihitung dari simpangan y sebagai berikut : 6 ap - ω 2yp - (10 π )2 x 0,01 sin π ( 10t x ) 135 0 (telah dihitung ) - π2( 1 2 2)- 1 2 π 2 2 m/s2 (c) Sudut fase θ p π (10t x) 135 0 θp(rad ) θp(derajat ) 135 3 2π 360 360 8 (d) Untuk menghitung beda fase, ϕ, kita harus menghitung terlebih dahulu. Fase ϕ p v 10 2m f 5 Beda fase antara titik dengan xa 0,50 m dan xb 0,75 m ϕ x (xb x A ) (0,75 0,50) 1 2 8 Contoh 1.6 Gelombang stasioner pada ujung tetap Seutas tali yang panjangnya 116 cm direntangkan mendatar. Salah satu ujungnya digetarkan naik turun sedangkan ujung lainnya terikat. Frekuensi 1 Hz dan amplitude 6 10 cm. Akibat getaran tersebut, gelombang,enjalar pada tali dengan kecepatan 8 cm/s. Tentukan : (a) amplitude gelombang hasil perpaduan (interferensi) di titik yang berjarak 108 cm dari titik asal getaran. (b) Letak perut ke-3 dan simpul ke-4 dari titik asal getaran y2 y1

P B ujung tetap O X t Jawab: Panjang tali l 116 cm; frekuensi f 1 Hz; cepat rambat v 8 cm/s. Amplitudo 6 gelombang berjalan A 10 cm; jarak P dari titik asal getaran O, PO 108 cm. perhatikan gambar di atas, PO l x x l PO 116 108 8 cm (a) Untuk menentukan amplitude gelombang stasioner, As, dengan persamaan As 2A sin kx, kita harus menghitung dahulu nilai kemudian k 2 π /. v 8cm / s 1 48 cm f 6 Hz 2π 2π k cm -1 48 7 2π 1 x 8 ) (20 cm) sin π 48 3 As 2A sin kx 2(10 cm) sin ( As (20 cm) ( 1 3 ) 10 3 cm 2 (b) Letak perut ke-3 ( n + 1 3 atau n 2) dari ujung tetap dihitung dengan persamaan xn+1 ( 2n + 1) 4 x3 ( 2 x 2 +1 ) 48cm 60 cm 4 Letak perut ke-3 dari titik asal O adalah : l - x3 116 60 56 cm Letak simpul ke-4 (n + 1 4 atau n 3) dari titik tetap dihitung dengan persamaan xn+1 ( 2n + 1) x4 4 48cm 2(3) x 72 cm 4 Letak simpul ke-4 dari titik asal O adalah : l - x4 116 72 54 cm Contoh 1.7 Letak simpul dan perut dari ujung bebas Salah satu ujung dari seutas tali yang panjangnya 5 m digetarkan harmonic naik turun, sedang ujung lainnya dibiarkan bebas bergerak. Berapa panjang gelombang yang merambat pada tali jika simpul ke-8 berjarak 2 m dari titik asal getaran? Dimanakah letak perut ke-5? Jawab : B ujung bebas P O x l5m Misalkan simpul ke-8 adalh titik P (lihat gambar di atas), maka OP 2 m OP l x x l OP 5 2 3m Letak simpul ke-8 dari ujung bebas dihitung dengan persamaan dimana n + 1 8 atau n 7 xn+1 ( 2n + 1) 4

x8 ( 2 x 7 + 1 ) x8 15 4 4 4 8 4(3m) 0,8 m 15 15 8 Letak perut ke-5 dari ujung bebas dihitung dengan persamaan dimana n + 1 5 atau n 4 xn+1 ( 2n + 1) x5 4 0,8 2(4) x 1,6 m 4 Contoh 1.8 Komponen komponen dan besaran besarab dasar sebuah gelombang stasioner Seutas kawat bergetar menurut persamaan y ( 0,40 sm) [sin ( π cm-1x)] cos (50 π s-1 )t 6 (a) Berapakah amplitude dan cepat rambat kedua gelombang yang superposisinya memberikan getaran di atas? (b) Berapakah jarak antara simpul yang berdekatan? (c) Berapakah kecepatan sebuah partikel tali pada kedudukan x 1,5 cm ketika t 9 s? 8 Jawab: (a) Persamaan getaran yang diberikan di atas mirip dengan persamaan gelombang stasioner: y 2A sin kx cos ω t, dengan 2A 0,40 cm; k π cm-1 ; dan ω 50 π s-1 6 Tentu saja kedua komponen gelombang stasioner yang menghasilkan getaran di atas memiliki persamaan: y A sin (kx - ω t) dan y A sin (kx + ω t) Dengan demikian, Amplitudo 2A 0,40 cm Cepat rambat v ω k A 0,20 cm 1 50πs 300 cm s-1 1 π cm 6 (b) Jarak antara simpul yang berdekatan 1. Jadi, kita perlu menghitung panjang 2 gelombang,, terlebih dahulu K 2π <> 2π 2π π 12 cm k 6

Jadi, jarak antara simpul yang berdekatan adalah 1 1 x 12 cm 6 cm 2 2 (c) Kecepatan partikel adalah turunan pertama dari simpangan terhadap waktu v dy d π [ 0,40 sin dt dt 6 cos (50 π t)] 9 πx 0,40 sin 6-20 π sin x [ -50 π sin (50 π t)] πx 6 9 Untuk x 1,5 cm dan t s 8 1,5π v -20 π sin 6-20 π sin -20 π sin -20 π x π 4 π 4 sin 50 π t sin ( 50 π x sin 2π 28 + sin 9 ) 8 1 8 π 4 1 1 2 x 2 2 2-10 π -10 (3,14) -31,4 cm s-1 Contoh 1.9 Melukis pemantulan gelombang lurus oleh bidang lengkung Lukislah pemantulan gelombang lurus oleh bidang cekung oada gambar berikut Jawab: Pemantulan gelombang lurus pada bidang cekung akan menghasilkan gelombang tang

berbentuk lingkaran-lingkaran dengan pusat M. Jadi, gelombang pantul menuju ke satu titik (titik M). M 10 Contoh 1.10 Pengertian muka gelombang Sebuah pembangkit bola digetarkan naik dan turun pada permukaan air dalam tanki riak dengan frekuensi tertentu, menghasilkan gelombang lingkaran seperti pada gambar di bawah ini. Suatu keping logam RQS bertindak sebagai perintang gelombang. Semua muka gelombang pada gambar dihasilkan oleh pembangkit bola dalam waktu 0,6 s. Perintang keping logam berjarak 0.015 m dari sumber gelombang P. Hitung : (a) Panjang gelombang ; (b) Frekuensi ; (c) Cepat rambat gelombang Jawab: (a) Jarak dua muka gelombang yang berdekatan 1. Oleh karena itu, jarak PQ 3(1 ) 0,015 3 0,005 m (b) Selang waktu yang diperlukan untuk menempuh dua muka gelombang 1T, dengan T adalah periode gelombang. Gelombang dating (garis utuh) dari P ke Q menempuh 3T, sedangkan gelombang pantul (garis putus-putus) dari Q ke P menempuh waktu 3T. Jadi, selang waktu total 3T + 3T 0,06 s 6T T 0,1 s Frekuensi f adalah kebalikan periode, sehingga f 1 10 Hz 0,1s (c) Cepat rambat v dihitung dengan persamaan : v f (0,005 m) (10 Hz) 0,05 m/s Contoh 1.11 Soal soal pembiasan 1. Persamaan umum pembiasan gelombang Gambar di samping menunjukkan muka gelombang yang dibiaskan dari medium 1 ke medium 2. Cepat rambat gelombang berkurang. Jarak BD adalah 3 cm, dan jarak AC adalah 2 cm. Tentukan cepat 1 rambat gelombang dalam medium 2 jika 2 cepat rambat gelombang dalam medium 1 adalah 60 cm/s. B 3 i I D r A C Jawab: Penyelesaian soal itu adalah dengan cara : sin i v1 sin r v 2 11 BD 3 AD AD AC 2 Perhatikan ACD, sin r AD AD Perhatikan ABC, sin i sin i v1 sin r v 2 3 3 v1 AD v1 2 v2 2 v2 AD 2 60cm / s 40 cm/s v2 3

3 60cm / s 2 v2 Jadi, cepat rambat gelombang dalam medium 2 adalah 40 cm/s. 2. Persamaan umum dan lukisan pembiasan gelombang Sebuah gelombang lurus dating pada bidang batas antara dua medium dengan sudut dating 300. Jika indeks bias medium 2 relatif terhadap medium 1 adalah 1 2, berapa 2 sudut biasnya? Lukislah sinar dan muka gelombang dating, demikian pula sinar dan muka gelombnag bias. Jawab: Sudut dating i 300 Indeks bias n 1 2 2 Sudut bias r? Dengan menggunakan persamaan Snellius, diperoleh n1 sin θ1 n 2 sin θ 2 n sin θ1 1 sin θ 2 n2 2 sin r 2 1 2 sin r 2 2 1 sin r atau r 450 2 sin 300 Jadi, sudut bias gelombang adalah 450 Langkah langkah untuk melukis pembiasan adalah sebagai berikut 12 1. Lukislah garis lurus mendatar sebagai bidang batas antara medium 1 dan medium 2 (garis PQ). 2. Lukislah garis normal, yaitu garis yang tegak lurus denagn bidang batas (garis ON). 3. Lukislah sinar dating yang mempunyai sudut datang 300 dengan menggunakan busur derajat (garis OA). 4. Lukislah sinar bias yang mempunyai sudut bias 450 dengan menggunakan busur derjat (garis OB). 5. Lukislah muka gelombang datang, yaitu garis garis yang tegak lurus sinar dating (garis utuh). 6. Lukislah muka gelombang bias, yaitu garis garis yang tegak lurus sinar bias (garis putus putus).